0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
52 tayangan15 halaman

Teknik Operant Conditioning

Dokumen tersebut membahas tentang terapi modifikasi perilaku menggunakan teknik operant conditioning untuk meningkatkan atau menurunkan perilaku dengan memberikan konsekuensi berupa penguatan positif, negatif, hukuman, atau punishemen untuk mempengaruhi frekuensi perilaku di masa depan.

Diunggah oleh

Lekok Ermawati
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
52 tayangan15 halaman

Teknik Operant Conditioning

Dokumen tersebut membahas tentang terapi modifikasi perilaku menggunakan teknik operant conditioning untuk meningkatkan atau menurunkan perilaku dengan memberikan konsekuensi berupa penguatan positif, negatif, hukuman, atau punishemen untuk mempengaruhi frekuensi perilaku di masa depan.

Diunggah oleh

Lekok Ermawati
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Terapi atau modifikasi perilaku

Aplikasi / terapan dari tehnik “ Operant


conditioning “.
• Menggunakan lingkungan sosial untuk
membantu dalam meningkatkan kontrol
terhadap perilaku yang berlebihan.
• proses pembentukan serangkaian perilaku
karena adanya konsekwensi dari perilaku
itu sendiri
PERILAKU

• Perilaku adalah tindakan, pergerakan dan


respon individu yang bisa diamati, dicatat
dan diukur.

• Perilaku = Respon terhadap faktor


internal dan eksternal. Dipengaruhi oleh
stimulasi lingkungan dan dapat dikontrol
Meningkatkan atau mempertahankan
perilaku
• Operant = Seperangkat perilaku / respon
yang dilakukan dalam suatu lingkungan.

• Operant conditioning = Suatu modifikasi


lingkungan sehingga bisa memodifikasi perilaku
sehingga perilaku yang diinginkan bisa
dipertajam / ditingkatkan frekuensinya.

• Modifikasi perilaku dihasilkan dari


konsekuensi perilaku itu sendiri.
Meningkatkan atau mempertahankan perilaku

Positive
Reinforcement
• Bila kejadian yang terjadi setelah modifikasi perilaku tersebut dapat
diterima lingkungan, maka perilaku dikuatkan

• Misal :
Menyapa ......... disambut senyum ......... semakin
sering menyapa

operant operant conditioning perilaku yang


termodifikasi

Anak belajar orang tua tersenyum anak


tambah rajin
Meningkatkan atau mempertahankan perilaku

Positive Reinforcement
• Kadang-kadang respon individu terhadap
perilaku/operant yang bertujuan untuk
menurunkan perilaku, malah membuat
perilaku meningkat atau tetap.
• Misal :
Anak naik ke meja orang tua berteriak
anak malah tambah naik
................positive reinforcement
Meningkatkan atau mempertahankan perilaku

Negative Reiforcement
• Suatu cara agar orang berusaha lepas atau menghindar
dari situasi yang tidak enak.
Misal :
Cahaya matahari kuat Orang pakai kaca mata hitam
cahaya berkurang dimata

menghilangkan stimulus
yang menyakitkan
(reinforcement negatif)
...........di masa datang, setiap ada cahaya silau, orang itu
pakai kaca mata
Meningkatkan atau mempertahankan perilaku

Negative Reiforcement
• Ibu yang sedang mengomel .............anak
datang dan mencium ibu ...........omelan

berhenti.

• Dimasa datang, setiap kali ibu mengomel,


anak mencium ibu.

• Perilaku sebelum pengkondisian dihilangkan


Atau
• Perawat A ingin bicara tentang pertengkaran mereka
dengan Perawat B. Perawat B, tidak siap sehingga
setiap kali melihat Perawat A, Perawat B pura-pura
sibuk untuk menghindar, Perawat A tidak jadi untuk
bicara.

• Di masa datang, setiap kali melihart Perawat A, Perawat


B sibuk.

.
Atau
• Seorang anak kabur dari rumah karena dimarah orang
tuanya karena membolos. Selama kabur dia terpaksa
numpang-numpang di rumah orang.

• Anak pulang lagi ke rumah dan minta maaf dan Orang


tuanya memaafkan kesalahannya

• Anak jadi mengerti bahwa bolos itu melanggar aturan,


kabur itu tidak enak dan minta maaf itu langkah yang
baik.
• Di masa akan datang, anak tidak mau membolos
lagi, tidak akan kabur lagi bila dimarahi orang tuanya dan
akan minta maaf bila salah
Menurunkan perilaku

• Dengan memberikan hukuman : menurunkan kemungkinan


perilaku akan timbul lagi.

• Positive punishment (ada hasil yang menyakitkan terjadi segera


setelah perilaku dilakukan)
Misal ;
Melepaskan kaca mata .......mata silau .......... kaca mata tidak
dilepaskan
hasil yang menyakitkan

Anak naik ke atas meja …… ibu teriak ………. perilaku


anak naik ke atas meja menurun
Menurunkan perilaku

Negative punishment
• Ada sesuatu yang menurun atau hilang bila perilaku
dilakukan

1. Respon cost
Reinforment dihilangkan/dikurangi, bila ada perilaku
yang tidak diinginkan terjadi
reinforcement ditarik

Misal : Seorang anak pulang telat – kesempatan


mamakai mobil hilang – perilaku pulang telat menurun.
Menurunkan perilaku

Negative punishment
2. Time out
Tidak ada reinforcement yang mengikuti
perilaku atau tidak diberi kesempatan perilaku
terjadi lagi

Misal : Anak coret – coret dinding ----- ibu


meletakkan anak di atas kursi dan memberikan
buku/pena – mencoret – coret dinding
menghilang.
Menurunkan perilaku

Extinction
• Tindakan oleh pemberi renforcement untuk
menghilangkan perilaku. Respon terhadap
perilaku yang selama ini diterimanya
dihilangkan.

• Misal : Anak yang bersikap temper tantrum – ibu


selalu memarahi. Ibu bosan sehingga ketika
anak temper tantrum lagi, ibu tidak memberi
perhatian / cuek ......... sikap temper tantrum
menghilang.
Tehnik modifikasi perilaku

Shaping
Memberikan reinforcment pada tiap perkembangan perilaku.
Reinforcement berfokus pada perilaku yang diharapkan

Modelling
Membentuk perilaku baru dengan cara meniru perilaku orang lain.
Modelling terjadi secara alami/terapi (role play)

Premack principle
Respon perilaku akan terjadi setelah reinforcment Positif.

Anda mungkin juga menyukai