0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan16 halaman

Template Paparan K3

Dokumen ini menjelaskan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan (SMK3L) dalam proyek pembangunan Bendungan Bagong Paket I di Trenggalek. SMK3L bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, serta melindungi lingkungan sekitar melalui identifikasi bahaya, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kinerja. Proyek ini melibatkan berbagai pihak dan memiliki nilai kontrak sebesar Rp 1.124.442.021.000.

Diunggah oleh

Elgi Permana Putra
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan16 halaman

Template Paparan K3

Dokumen ini menjelaskan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan (SMK3L) dalam proyek pembangunan Bendungan Bagong Paket I di Trenggalek. SMK3L bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, serta melindungi lingkungan sekitar melalui identifikasi bahaya, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kinerja. Proyek ini melibatkan berbagai pihak dan memiliki nilai kontrak sebesar Rp 1.124.442.021.000.

Diunggah oleh

Elgi Permana Putra
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

UJI KOMPETENSI

FR.IA.04 PENJELASAN SINGKAT PROYEK


TERKAIT / KEGIATAN TERSTRUKTUR
LAINNYA
Skema :
Sertifikasi :
Jenjang :
Nama :
Asesi Tgl. :
Asesmen :

TUK
Nama
Asesor
Timeline

D4 Teknik Sipil Program S2 Teknik Sipil


Manajemen Rekayasa Profesi Manajemen Proyek
Konstruksi Insinyur Konstruksi
Politeknik Negeri Malang ITS ITS
Ags Okt ‘18 Juli Des ‘22 Nov
‘14 ‘21 ‘24

Proyek Bendungan Proyek Bendungan Proyek Bendungan


Semantok Paket 1 Semantok Paket 3 Bagong Paket 1
Rp. 909, 7 M Rp. 334,5 M Rp. 1.013,0 M
Data Umum proyek

PEMBANGUNAN BENDUNGAN BAGONG PAKET I DI KAB.


NAMA PAKET :
TRENGGALEK (MYC)
SNVT PEMBANGUNAN BENDUNGAN BBWS BRANTAS, BALAI BESAR
PEMBERI KERJA :
WILAYAH SUNGAI BRANTAS
NAMA PENYEDIA JASA : PT. BRANTAS ABIPRAYA – PT. SAC NUSANTARA, KSO

TANGGAL KONTRAK : 27 DESEMBER 2018

PEKERJAAN PERSIAPAN, PEMBANGUNAN JALAN MASUK,


LINGKUP PEKERJAAN :
BENDUNGAN UTAMA (MAIN DAM), PEKERJAAN LAIN-LAIN

NILAI KONTRAK : Rp 1.124.442.021.000 (INCL. PPN)

NOMOR KONTRAK : IK.02.04-Am.10.2/SP.03/2018


KSO RAYAKONSULT – CIRIA JASA ENGINEERING – BRAHMA SETA
KONSULTAN SUPERVISI :
INDONESIA
WAKTU PELAKSANAAN : 2003 Hari

WAKTU PEMELIHARAAN : 365 Hari


Penerapan SMK3L di
Proyek
SMK3L (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan), Dalam konteks proyek konstruksi,
SMK3L merupakan suatu sistem yang terintegrasi untuk mengelola risiko yang terkait dengan keselamatan dan
kesehatan tenaga kerja, serta dampak lingkungan dari aktivitas konstruksi.

Tujuan utama SMK3L adalah menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan. Dengan kata lain,
SMK3L bertujuan untuk:
• Mencegah kecelakaan kerja: Melalui identifikasi dan pengendalian bahaya yang potensial di lokasi proyek.
• Mencegah penyakit akibat kerja: Dengan memastikan kondisi kerja yang sehat dan bebas dari paparan bahan
berbahaya.
• Melindungi lingkungan: Dengan menerapkan praktik-praktik konstruksi yang ramah lingkungan dan
meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.
• Meningkatkan produktivitas: Dengan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, pekerja dapat
bekerja lebih efektif dan efisien.
Penerapan SMK3L di
Proyek
Alur Proses Penerapan SMK3L
Penerapan SMK3L di
Proyek
1. Penetapan Kebijakan
Kebijakan K3L adalah Pernyataan tertulis dari pimpinan proyek mengenai
komitmen terhadap keselamatan, kesehatan, dan lingkungan. Penetapan
komitmen K3L akan di sesuaikan kebutuhan pelaksanaan pekerjaan yang
mengacu pada kebijakan perusahaan dan pemenuhan persyaratan pemberi
kerja.

Kebijakan K3L akan menjadi dasar hukum dalam pelaksanaan kegiatan K3L di
area proyek dan menjadi pedoman bagi pekerja. Perlu dilaksakan sosialisasi
mengenai kebijakan terbaru agar kebijakan tersebut dapat dipahami oleh
semua pihak.
Penerapan SMK3L di
Proyek
2. Perencanaan K3L

Perencanaan K3L merupakan tahap krusial dalam penerapan Sistem


Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan (SMK3L).
Tahap ini bertujuan untuk merancang langkah-langkah konkret dalam
mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan ramah lingkungan.

Proses perencanaan meliputi kegiatan :


1. Identifikasi kebutuhan dan harapan stakeholder
2. Identifikasi bahaya dan aspek K3L dengan mengacu pada aktivitas
pekerjaan
3. Evaluasi pemenuhan peraturan perundangan
4. Sasaran, Program dan Kegiatan K3L
5. Rencana Biaya K3L
Penerapan SMK3L di
Proyek
3. Pelaksanaan Rencana K3L

Penerapan K3L dalam SMK3L adalah proses implementasi dari semua rencana
dan program yang telah disusun dalam sistem manajemen keselamatan dan
kesehatan kerja serta lingkungan (SMK3L).

Implementasi K3L meliputi :


1. Komunikasi
2. Pelatihan
3. Pengendalian operasional
4. Pengendalian Limbah B3 dan non B3
5. Kesiapsiagaan Tanggap darurat
Penerapan SMK3L di
Proyek
3. Pelaksanaan Rencana K3L
Komunikasi
Penerapan SMK3L di
Proyek
3. Pelaksanaan Rencana K3L
Pelatihan
Penerapan SMK3L di
Proyek
3. Pelaksanaan Rencana K3L
Pengendalian Operasional
Penerapan SMK3L di
Proyek
3. Pelaksanaan Rencana K3L
Pengendalian Limbah B3 dan Non B3
Penerapan SMK3L di
Proyek
3. Pelaksanaan Rencana K3L
Kesiapsiagaan Tanggap Darurat
Penerapan SMK3L di
Proyek
4.Pemantauan dan Evaluasi Kinerja K3L
Pemantauan dan evaluasi kinerja K3L merupakan salah satu tahapan penting dalam
penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan
(SMK3L). Tahapan ini bertujuan untuk memastikan bahwa sistem yang telah dibangun
berjalan efektif dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja K3L:


• Inspeksi: Melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap tempat kerja, peralatan, dan
kondisi lingkungan untuk memastikan semuanya sesuai dengan standar K3L.
• Audit: Melakukan audit internal dan eksternal untuk mengevaluasi sistem SMK3L secara
menyeluruh.
• Pengumpulan data: Mengumpulkan data terkait kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja,
pelanggaran terhadap prosedur K3L, dan hasil pemantauan lingkungan.
• Analisis data: Menganalisis data yang telah dikumpulkan untuk mengidentifikasi tren,
pola, dan akar penyebab masalah.
• Perbandingan kinerja: Membandingkan kinerja K3L dengan target yang telah ditetapkan
dan dengan kinerja perusahaan lain yang sejenis.
Penerapan SMK3L di
Proyek
5. Peninjauan dan peningkatan kinerja K3L
Peninjauan dan Peningkatan Kinerja K3L dalam SMK3L adalah proses berkelanjutan yang bertujuan untuk
memastikan bahwa sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan (SMK3L) yang telah
diterapkan terus relevan, efektif, dan mampu mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Proses ini melibatkan
evaluasi terhadap kinerja sistem yang ada, identifikasi area yang perlu perbaikan, serta pelaksanaan tindakan-
tindakan untuk meningkatkan kinerja tersebut.

Tujuan Peninjauan dan Peningkatan Kinerja K3L:


• Memastikan kesesuaian dan efektivitas SMK3L: Mengevaluasi apakah sistem SMK3L yang diterapkan
sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan, standar yang berlaku, dan kebutuhan perusahaan.
• Mengidentifikasi peluang perbaikan: Menemukan area-area dalam sistem SMK3L yang dapat ditingkatkan
untuk mencapai kinerja yang lebih baik.
• Meningkatkan kinerja K3L: Melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan untuk mencapai tujuan K3L
yang telah ditetapkan, seperti mengurangi kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, dan dampak lingkungan.
• Menjaga relevansi SMK3L: Memastikan bahwa sistem SMK3L tetap relevan dengan perubahan kondisi
kerja, teknologi, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai