Anda di halaman 1dari 1

Menanggulangi batubara terbakar distockpile.

Dalam hal ini penanganan yang diajurkan adalahsebagai berikut : - Melakukan spreading / penyebaran untuk mendinginkan batu bara.- Bila kondisi cukup parah, maka bagian batu bara yang terbakar dapat dibuang. - Memadatkan ( kompaksi ) batu bara yang mengalami self heating atau sponcom. - Tidak diperbolehkan menggunakan air dalam memadamkan batubara yang mengalami sponcom.- Batu bara yang mengalami sponcom tidak diperboleh langsung diloading ke tongkang sebelumdilakukan pendinginan terlebih dahulu.Untuk penyetokan yang relatif lama bagian atas stockpile harus dipadatkan ( kompaksi ), gunamengurai resapan udara dan air ke dalam stockpile
Mungkin anda pernah melihat batubara terbakar dengan sendirinya baik itu di stockpile atau tambang. Kejadian ini merupakan hal yang biasa mengingat batubara adalah bahan bakar padat dimana unsur pembentuknya adalah tumbuhan yang mengandung carbon. Batubara yang teronggok cukup lama di stockpile atau tambang bisa terbakar dengan sendirinya akibat proses oksidasi dimana oksigen masuk ke rongga-rongga dari tumpukan batubara, akibat cuaca yang cukup panas dan disertai hujan serta angin maka terjadilah gesekan oksigen dengan batubara yang teronggok yang sudah mengandung uap air karena hujan dan panas. Dari sini terjadilah terjadi gesekan panas dan oksigen yang menimbulkan api yang menyebabkan terbakar dengan sendirinya. Oleh karenanya management stockpile harus diperhatikan untuk menghindari batubara terbakar dengan sendirinya diantaranya : 1. Kondisi stockpile harus berada diatas bukit (topografi bukit dengan elevasi yang tinggi). 2. Disekeliling Stockpile harus ada drainage untuk menghindari terkumpulnya air akibat hujan. 3. Dari segi tumpukan harus diperhatikan tinggi tumpukan batubara <