P. 1
Berita 30 September

Berita 30 September

|Views: 315|Likes:
Dipublikasikan oleh ayefman

More info:

Published by: ayefman on Oct 16, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/12/2015

pdf

text

original

Diterbitkan oleh YAYASAN SISODING PRESS SIUPP Nomor 519/SK/MENPEN/ SIUPP/1998 Pemimpin Umum/ Pem.

Redaksi : SI JBT Manalu, SE Pemimpin Perusahaan : T. Sitorus, BBA Terbit Sejak 8 Oktober 1998

DEMOKRASI
"MENEGAKKAN DEMOKRASI DAN PERSATUAN" Dewan Singkil Pengkianat Rakyat
Aceh Singkil, Panji Demokrasi Terkait dengan terjadinya kenaikan Anggaran Perubahan Kabupaten Aceh Singkil tahun 2012 sebanyak Rp. 10 milyar lebih, menjadi pertanyaan anggota DPRK setempat. Untuk itu kepada seluruh anggota DPRK setempat diminta tolong jangan memakai kacamata kuda dalam melaksanakan tugasnya sebagai wakil rakyat, karena yang dipertaruhkan adalah daerah. Anggota DPRK Aceh Singkil, Karena hal tersebut merupa- Politisi dari partai PAN, Abdi Suka kan bukti nyata se-karang kalau dikatakan bahwa anggota Dewan Aceh Singkil adalah pengkianat rakyat. Sebab, panitia anggar-an membenarkan semua apa yang dikatakan oleh pihak eksekutif. Terakhir mau dikemanakan daerah ini dibawa. Karena bagaimana daerah akan bisa maju kalau anggaran yang sudah diplotkan, diminta kembali untuk menutupi devisit anggaran. Bersambung ke hal 11 kol 1

Kunjungi : http://www.harianpanjidemokrasi.blogspot.com

TB. SIMAMORA AGENCY
Jl. Riau No 73/81 Medan Telp. (061) 4558681 4148148 Fax. (061) 4564767 Menjual Segala Jenis Buku Umum, Agama, TTS, Kamus, Atlas, Novel, dll

Edisi Minggu, 30 Septemebr 2012, No. 771/ Tahun XIII / 2012

Rp. 3.000 – Luar Daerah + Ongkos Kirim

Ketua DPD PPRN Aidil Fitri Mirza didampngi Sekretaris Jonner Simamora, Irwanto Tampubolon, dan sejumlah pengurus lainnya menyerahkan kelengkapan berkas pendaftaran partai peserta Pemilu Tahun 2014 di KPUD Kota Medan, Senin (24/9).

Ketua Forum Komunikasi Guru Sumatera Utara (FKGSU) Drs. Marudut Siringo-ringo (kiri) bersama Mutiha Sitorus, BA (kanan) Staf Redaksi Panji Demokrasi, berdiskusi soal keprihatinan mutu pendidikan di Sumut.

PPRN Medan Siap Verifikasi Faktual Pemilu 2012
Medan, Panji Demokrasi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) Kota Medan melengkapi berkas-berkas persyaratan sebagai peserta pemilu tahun 2014 ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Medan, Senin (24/9). Hal ini dilakukan untuk melengkapi berkas yang sudah diserahkan saat pendaftaran, beberapa waktu lalu. Ketua DPD PPRN Aidil Fitri Mirza didampingi Sekretaris Jonner Simamora, Irwanto Tampubolon yang juga anggota DPRD Medan, dan sejumlah pengurus lainnya, mengatakan bahwa pihaknya telah memenuhi seluruh berkas-berkas persyaratan sebagai peserta Pemilu Tahun 2014. “Kita baru saja menyerahkan fotocopy 963 kartu tanda anggota (KTA) PPRN sebagai tambahan fotocopy 137 KTA yang sudah kita serahkan sebelumnya. Artinya, saat ini sudah ada 1.100 fotocopy KTA PPRN yang sudah kita serahkan dan ini sudah melebihi jumlah yang diwajibkan yakni 1.000 KTA atau 1/1.000 dari jumlah penduduk,” kata Aidil. Selain menyerahkan fotocopy KTA, pihaknya juga meyerahkan daftar nama anggota dalam bentuk soft copy dan hard copy kepada KPUD Kota Medan. Berkas-berkas kelengkapan persyaratan peserta Pemilu Tahun 2014 Bersambung ke hal 11 kol 1

Rp. 1,5 Triliun Dana BOS Hanya Mengisi Kantong Si Bos ?

Mutu Pendidikan di Sumut “Bobrok”
Sumut Ranking 25 dari 33 Provinsi se- Indonesia
Salah satunya sertifikasi guru, terdapat “permainan” yang menjurus menyalahi sistem, dimana ada guru yang masih bekerja 5 tahun telah memperoleh sertifikasi, dipihak lain yang telah bertugas 10 tahun belum memperoleh, membuat guru tersebut dongkol, bahkan mengurangi kesungguhannya dalam bertugas. Hal lain yang membuat perpecahan dikalangan guru di unit sekolah masing-masing, dalam penggurangan Dana Operasi Sekolah (BOS). Oknum kepala sekolah dan ketua komisi menyertakan satu orang guru menjadi anggota komisi. Sedang guru lainnya dibutakan dan tidak mengetahui penggunaan dana BOS tersebut, dan sarat penyelewengan. Dana BOS untuk Sumut sekira 1,5 triliun rupiah pada tahun 2012 atau sekira 375 milyar/tribulan. Nyatanya penggunaannya tidak tepat sasaran, diduga jadi “roti-haram” bagi para “BOS” (oknum pejabat

Medan, Panji Demokrasi Pendidikan sudah merupakan kebutuhan primer bagi setiap orang, terlebih-lebih bagi anak bangsa ini, agar jangan makin jauh tertinggal dari bangsa-bangsa lainnya. Dalam hal ini pemerintah telah berbuat maksimal dengan menyediakan sarana dan prasarana yang kesemuanya bermuara ke peningkatan mutu pendidikan secara nasional. Anggaran pendidikan dari APBN sebesar 20% dimanfaatkan ke berbagai pos, kenaikan gaji guru, bangun gedung baru, bahkan peningkatan mutu para guru.

Aparat Hukum Terkesan Tak Punya Nyali

Dishutbun Madina Diduga Sarang Korupsi
Panyabungan, Panji Demokrasi Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Mandailing Natal diduga tempat para koruptor dimana proyek tahun 2010 sampai 2011 diduga kuat sarat KKN seperti kegiatan pembukaan jalan produksi senilai 500 juta dan dana Perluasan Lahan Karet (PLA) seluas 66 Ha bernilai 4 juta rupiah per hektar. Masing-masing program ini pada tahun 2010 di duga kegiatan proyek tersebut yang dilaksakan oleh mantan kepala Bidang produksi perkebunan Madina yang sekarang menjabat Sekretaris Dishutbun Kabupaten Mandailing Natal. Bersambung ke hal 11 kol 4

koruptor, mulai dari kepala sekolah, pengawas sekolah dan pihak-pihak terkait di jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Sumut. Penyerahan dana BOS langsung dari Dinas Tk I ke unit sekolah mulai diberlakukan tahun 2012 ini, yakni SD dan SMP 11.604 unit, dengan jumlah siswa 2.429.312 orang, pengawasannya sangat lemah, bahkan sarat dengan konspirasi, koreksi atau persekongkolan. Dugaan persekongkolan ini, bukan tanpa alasan, karena berbagai surat kabar sering menyoroti penyelewengan Bersambung ke hal 11 kol 1

Warga Pulo Sarok Harap Perbaikan Talud
Aceh Singkil, Panji Demokrasi Warga Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, yang merupakan desa kawasan ibukota Kabupaten Aceh Singkil, mengharapkan agar Pemkab setempat dapat memperbaiki talud parit besar yang mengalir kelaut yang sudah tumbang dan membangun talud parit desa tersebut. Salah seorang warga Desa Pulo Sarok, Singkil, Iwan, Jum’at (28/9) lalu mengatakan, harapan dan permintaan perbaikan dan pembangunan talud tersebut karena talud parit besar yang mengalir kelaut itu sudah tumbang. Begitu juga penyambungan pembangunan talud yang terletak dikawasan itu yang sudah lama belum dibangun. Dikhawatirkan apabila talud tersebut tidak segera dibangun, badan jalan dan permukiman warga akan longsor, ungkapnya. “Kami berharap agar Pemkab Aceh Singkil untuk segera memperbaiki dan menbangun talud parit di daerah kami. Kami takut melintas di jalan tersebut, apalagi kawasan tersebut sering dilanda banjir,ungkapnya. (AS001)

PDDI Himbau Walikota Medan Kampanyekan Budaya Donor Darah
Medan, Panji Demokrasi Mengingat tingginya kebutuhan darah di kota Medan belakangan ini, sejalan dengan itu diminta kepada seluruh pejabat terkait, khususnya Walikota Medan serta Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar proaktif mengkampanyekan budaya donor darah. Sebab, selain beribadah dan menjaga kesehatan tubuh, donor darah juga sangat penting membantu para korban sakit yang butuh pertolongan darah. Seperti sejumlah rumah sakit melaporkan peningkatan kebutuhan darah karena banyaknya pasien sakit yang membutuhkan serta kesulitan mendapatkan darah. Himbauan ini disampaikan Ketua Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Medan Janlie SE kepada wartawan di Medan, Kamis (27/9). Dikatakan, Kepala daerah maupun

Kinerja Buruk DPRD Medan Menular ke Staf Sekretariat
Medan, Panji Demokrasi Tingkat kedisiplinan kinerja anggota DPRD Medan yang terus memburuk belakangan ini sudah menjadi sorotan public. Bahkan, perilaku tak terpuji tersebut tampaknya sudah menular bagi staf PNS dan honorer di sekretariat DPRD Medan. Buktinya saja, saat anggota DPRD Medan jarang ngantor, begitu juga para staf ikut bermalas malas. Tak heran, jika tudingan miringpun kepada staf PNS dan honorer di sekretariat DPRD Medan selaku pengguna anggaran super boros. Menggunakan dana APBD untuk jalanjalan ke luar kota dengan ala Bersambung ke hal 11 kol 4

Janlie SE Kepala Dinas, BUMN, BUMD serta instansi lainnya diharapkan dapat membudayakan donor darah. “Peran kepala daerah sangat penting menginstruksikan bawahannya untuk mendorong melakukan donor darah secara rutin”, ujarnya. Dikatakan Janlie Wong, SE yang juga anggota DPRD Medan ini, jika saja seluruh instansi mengkampanyekan budaya donor darah secara rutin, Bersambung ke hal 11 kol 1

PTPN II tidak Hadiri Undangan Pelecehan Pada Masyarakat
Palas, Panji Demokrasi Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Cq camat Barumun Tengah undang PTPN II tujuan mencari solusi peyelesaian tanah perkebunan Desa Janji Raja Kecamatan Barumun tengah dengan masyarakat seluas 380 Ha, namun diupaya oleh Camat Barumun Tengah tidak berhasil termasuk tidak hadirnya pihak dari PTPN II, sedangkan surat undangan yang dibuat Camat Barumun tengah Rabu 26/09 pukul 9 di kantor camat dengan kedua belah pihak, sejumlah masyarakat Janji Raja Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas menghadiri undangan camat tepat waktu sesuai dengan jadwal, Camat Barumun Tengah Pamonoran Siregar saat dikonfirmasi Panji Demokrasi 26/09 menerangkan telah mengirim surat ke PTPN II melalui faxmail tapi kita lihat sendiri mereka tidak hadir. Dari keterangan yang diberikan Camat Barumun Tengah tentu masyarakat menilai pihak PTPN II sengaja tidak mau menyelesaikan sengketa tanah perkebunan, Bersambung ke hal 11 kol 1

TIDAK DISIPLIN DAN BOROS ANGGARAN: Para PNS dan honorer di Sekretariat DPRD Medan dituding tidak disiplin dan boros anggaran. Dari sekitar 80 orang staf sekretariat di DPRD Medan, hanya 7 orang yang mengikuti senam kesegaran jasmani, Jumat (28/9). Padahal, seluruh fasilitas dan poding para staf tersebut dibiayai oleh uang rakyat. [foto: lm]

Pembangunan Pelabuhan Laut Sei. Berombang Diduga Menyimpang
Sei.Berombang, Panji Demokrasi Proyek pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Sei. Berombang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu Sumatra Utara yang menghabiskan dana APBN sebesar Rp.4.569.847.000 diduga dikerjakan asal jadi oleh Kontraktornya PT.Tisa Lestari. Hal tersebut diutarakan oleh ketua LSM Lembaga Pemantau Aset Negara(LIPAN) Samsul Bahri Sitepu kepada Wartawan Panji Demokrasi saat memantau pembangunan Fasilitas Pelabuhan Sei. Berombang, Jumat (28/9). Menurut Samsul Bahri Sitepu, bangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Sei.Berombang sudah selesai dikerjakan, Lantai bangunan tersebut tidak rata sehingga dilantai tersebut ada terdapat seperti kolam, apabila datang hujan air tergenang ditengah lantai pelabuhan tersebut, dikhawatirkan lantai yang tergenang air itu suatu saat akan jebol, demikian juga kwalitas bangunan sangat diragukan daya tahannya, disinyalir tidak ada dilakukan uji LEP. Dalam waktu dekat ini LSM LIPAN akan menyurati TIPIKOR Bersambung ke hal 11 kol 4

Pelabuhan Sei.Berombang yang dibangun dengan Dana puluhan Milyar namun,sampai saat ini tidak berfungsi. (Foto:PD/SBR)

Paripurna DPRD Madina Tanpa Kuorum ............................................................................Hal 2 Oknum Satpol PP Palas Dituduh Perlakukan PSK Jadi Sapi Perahan..............................................Hal 3 Kondisinya Semakin Rusak Parah ..............Hal 4 Bupati Aceh Timur : “Jalan Akan Dipalang Bagi Pegawai Terlambat”.......................................Hal 5 Penderita HIV/AIDS di Kota Medan Mencapai 3.175 Orang ................................................................Hal 6 SDN 156477 Pinangsori 10 Membutuhkan Guru PNS........................................................................Hal 7 Jika Utang Rp. 9,750 M Belum Diangsur, Pemkab Akan Ambil Aset Koperasi Tengganau Mandiri ...........................................................................Hal 8 Masyarakat Pinggiran Mendapat Perhatian Walikota Medan Terkait Infrastruktur ...............Hal 9 Hulman Sitorus, SE : Cikal Bakal Menuju Adipura yang Penting..................................................Hal 10

Pedagang Petisah Unjukrasa ke Kantor DPRD Medan, Diterima Satu Anggota Dewan
Medan, Panji Demokrasi Puluhan pedagang kaki lima (PKL) Pasar Petisah mendatangi kantor DPRD Medan sementara di Jl Krakatau ujung Medan, Kamis (27/9). Pedagang mayoritas perempuan ini meminta para wakil rakyat untuk memperjuangkan nasib pedagang serta Walikota Medan Drs Rahudman Harahap tidak semena-mena melakukan pengusuran dengan mengunakan kekuasaan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kepada pedagang. Kedatangan para pengunjukrasa diterima sendirian oleh Ketua Komisi C DPRD Medan, A Hie. Bersambung ke hal 11 kol 4

Paredangedang

Ketua Komisi C DPRD Medan A Hie saat menerima puluhan para pengunjukrasa pedagang kaki lima dari Petisah Medan, di kantor DPRD Medan sementara Jl Krakatau Medan, Kamis (27/9). [foto Panji Demokrasi/lambok]

Quo Vadis Pendidikan Sumut ?

Edisi Minggu, 30 September 2012

POLITIK & PEMERINTAHAN

Halaman 2

PANJI DEMOKRASI
Menegakkan Demokrasi dan Persatuan
SIUPP Nomor 519/SK/MENPEN/SIUPP/1998, Terbit sejak 8 Oktober 1998 Penerbit Yayasan Sisoding Press Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : SI JBT Manalu, SE Pemimpin Perusahaan : T Sitorus BBA Dewan Redaksi : JBT Manalu, SE, Drs. E. Simamora, M, SE, MPd Penanggungjawab/Redaktur Pelaksana : Marlen Hutahaean, S.Sos Koordinator Liputan : Lambok Manurung, BA. Staf Redaksi: Martinus,S.Sos, Selamat Siahaan, Rajaman Purba, Mutiha S Sekretaris Redaksi: Bottor Parlindungan, S.Sos E-mail : redaksi_panjidemokrasi@yahoo.com, http://www.harianpanjidemokrasi.blogspot.com Tarif Iklan : Rp. 5.000 / mm kolom Rekening : AC : 5005092109. A/n JBT. Manalu, SE Bank PANIN Jl. Pulau Pinang Cabang Medan Bank BRI KCP Medan Mall AC: 0692-01-002809-50-6 an. Juara BT Manalu, SE Alamat Redaksi : Jl. Riau No. 81 Medan, Sumatera Utara Telp. (061) 4558681 - 4156749 - 4148148 Fax. (061) 4564767 BIRO BIRO DAERAH : SUMATERA UTARA : L. Sitorus, SH, Mukhlis, JM Silitonga, Benediktus, SH, Ricard Sitorus, M. Taylor Pardede, Surman Yus Tobing, Ronald Silaban, Andi Sitorus, Kristian Situmeang (Medan), Rahman (Belawan), Drs. Rapiun (Ka. Biro Deli Serdang/Serdang Bedagai), Hanter, Arnold Bukit, Cristian Manalu (Wartawan DS), Wesly Sirait (Wartawan Tebing Tinggi). Posman Sitorus (Simalungun/P. Siantar), Thurman Simanjuntak (Ka. Biro), Bahrun (Asahan), S. Siregar, R. Aritonang (Batubara), TANJUNG BALAI : Junaidi Sirait, Amir Ombak Sirait (Wartawan), TAPUT : M. Aries Pernando Manalu (wartawan), DAIRI : Anto K Pandiangan (wartawan), LABUHANBATU : Gunung Hutajulu (Ka. Biro), M. Yusuf (Labuhanbilik), Selamat BR (Sei Berombang), LABUHANBATU SELATAN : Bokhari, TAPTENG / SIBOLGA : Nurhayati Siregar (Ka. Biro), Mangantan L Tobing (Koordinator Liputan), Merdeka Manalu, Syamsul Tumanggor, Asden Marbun, Tasrin Kurniawan Lase, Saroha Harefa, Fenatius Ndraha, Ramli Manalu, Aluisokhi Halawa, (Wartawan), TABAGSEL : Adnan Nasution (Koordinator), MADINA : Toguan Lubis (Ka.Biro), Mundin Hasibuan, Panusunan Dalimunthe, (Wartawan), TAPSEL : M. Adnan Nasution (Ka. Biro), Saidi Ahmad Raja, Alpian Mora Siregar, Ali Husin Nst (Wartawan), PADANG LAWAS : Baharuddin Siregar (Ka.Biro), Sahalamuddin Siregar, Samsudin Sianturi (Wartawan), PALUTA : Ahma S Hsb, Ilham Siregar, Aminullah (Wartawan), LANGKAT : Farhan Parinduri (Ka. Biro), Drs. Syarifendi, Swardi, Mahdar, Sidik, Abdullah, Sampe Niat Ginting (Wartawan), NIAS - NIAS UTARA GUNUNGSITOLI : Sederhana Sarumaha (Ka. Biro), Agustinus Waruwu, F. Waruwu (wartawan). NIAS SELATAN : Aliran Duha (Ka. Biro), Nifaiqiziduhu Duha, Yofianus Duha, Fatiziduhu Maduwu, Fobuata Sarumaha, Juang Solala Maduwu, Aliran Zebua, Emushati Gari, Yofianus Duha, (Wartawan), NANGGROE ACEH DARUSSALAM : Mirza Ibrahim, S.Sos, Mahdi (Wartawan) (Banda Aceh / Aceh Besar), Azhar, SE (Sabang), Ali Arsyad SPdI (Aceh Besar), M. Abbas Gani, Drs. Zakaria, MSi, Yusri (Lhokseumawe - Aceh Utara), Mhd. Saleh Tumangger, Jamaluddin (Aceh Singkil), Pundeh Sinaga (Ka. Biro), Abdul Mutalib (Subulussalam), LANGSA – ACEH TIMUR: J. Miswar Isa (Ka. Biro), BIREUEN : Daud Syam (Wartawan), ROKAN HILIR : M. Pangaribuan (Ka. Biro), Dedi Situmorang (Wartawan), DUMAI: Ningsih (Ka. Biro), BENGKALIS : Polman Manalu (Ka. Biro), Erodes Nambun, SE (Wartawan), KEPRI : Chairullah Mustafa (Ka. Biro), INHU : Saut Manalu (Ka. Biro), Rinto P Marbun, Radiston Tamba (wartawan). PELALAWAN : J. Sinurat (Wartawan). BINTAN : Heni Rulianti (Wartawan), KABUPATEN TEBO: Edi Siboro (Ka. Biro), Dulman Siboro (Wartawan). JABODETABEK - SUKJUR : Adenan Manurung (Koordinator), KABUPATEN KARAWANG : Donal Safrianto Manulang (Ka.Biro), Martines Manalu, SH, Yunus Sinaulan, Franky Manullang, Julfan Dedy Manullang, R. Simanungkalit, M. Sitanggang, Yunus S, JAWA BARAT : Drs. Charly PS, Tigor Samosir, Tonny SE, Piner Manullang, Ronal S, Hermawan Revelino (Bandung), LUAR NEGERI : Lantando Makarim (Kuala Lumpur). Penasehat Hukum : Wanrinson Sinaga, SH,M.Hum, Hotlan Nainggolan, SH, Halomoan Sianipar, SH, Sabam Sitorus, SH. Setiap Wartawan Dilengkapi Kartu Pers. Suratsurat kepada Redaksi Harus Dilengkapi Identitas Diri.

H A R I A N

Paripurna DPRD Madina Tanpa Kuorum
Panyabungan, Panji Demokrasi Meskipun hanya dihadiri 20 dari 40 anggota DPRD Mandailing Natal (Madina),Rapat Paripurna tentang Pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madina TA.2012 tetap dilaksanakan Kamis (27/9). Menurut Ketua DPRD Madina As Imran Khaytamy pada pembukaan Rapat tersebut menyampaikan bahwa sesuai hasil konsultasi dengan Gubernur Sumatera utara meskipun rapat paripurna tersebut kurang dari Kuorum bisa tetap dilanjutkan setelah melalui dua kali Skors ditambah 3 hari, selama masih menyangkut pembahasan bukan dalam pengambilan keputusan. “Setelah konsultasi ke Gubernur Sumatera Utara rapat paripurna dapat dilanjutkan selama rapat paripurna tersebut dalam tahap pembahasan bukan mengambil keputusan setelah melalui dua kali skors dan 3 hari” Jelas Imran. Pelaksanan Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh 20 Orang Anggota DPRD dari Empat Fraksi yakni Faksi Golkar flus,Fraksi Perjuangan repormasi, Fraksi Demokrat dan fraksi PKB sedangkan yang tiga Fraksi Yakni Fraksi PKS,fraksi Hanura dan Madina bersatu tidak hadir. Menurut pengakuan Sekretaris DPRD Madina Zulkarnain Siregar ketiga Fraksi tersebut sedang berada di Luar daerah dalam rangka kunjungan kerja,begitu juga menurut pengakuan Fahrijal Efendi dari Fraksi Hanura melalui selulernya mengakui bahwa ke 19 orang dari tiga Fraksi di DPRD Madina sedang berada di kantor Gubsu dalam rangka Kunjungan Kerja Menanggapi kejadian tersebut Ketua Majelis Masyarakat Madina Abdul Muis Pulungan menyampaikan adanya dugaan rekayasa surat. Tugas yang dilakukan oleh Anggota maupun sekretaris DPRD dimana adanya kunjungan kerja Anggota DPRD pada saat Agenda Rapat paripurna dilaksanakan. Ia juga mempertanyakan bagaimana Agenda DPRD bias berbenturan dengan Kunjungan kerja padahal semua agenda DPRD sudah di bahas pada Rapat badan Musyawarah sebelumnya”hal ini perlu dipertanyakan kenapa terjadi tabrakan antara rapat paripurna dengan kunjungan kerja padahal seluruh Agenda Dewan sudah dirapatkan dalam rapat badan Musywarah sebelumnya” sebut Muis. [tim]

Ranperda Pemekaran Desa Diusulkan
Duri, Panji Demokrasi Rencana peraturan daerah (Ranperda) tentang pemekaran desa se Kabupaten Bengkalis saat ini sudah diusulkan kepada pihak legislative untuk diparipurnakan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Hal itu dikatakan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Bengkalis Eduwar saat di Duri Rabu (26/ 9) lalu. Dikatakannya bahwa pada usulan pertama ada 47 desa yang akan dimekarkan, namun saat pembahasan bertambah menjadi 53 desa.Hal itu terjadi dikarenakan saat anggota DPRD turun ke lapangan banyak menerima usulan dari masyarakat. Eduwar juga mengatakan bahwa pada bulan Oktober mendatang berkas pemekaran sudah harus sampai di Kemendagri Jakarta.Dan setelah Perda nantinya sudah dihasilkan maka aklan diajuhkan kepada pihak Pemerintahan Propinsi Riau dan selanjutnya menunggu keputusan dari Pusat Jakarta. Dalam hal ini Eduwar mengharapkan kepada masyarakat yang daerahnya akan dimekarkan untuk bersabar menunggu proses pemekaran desa sesaui dengan aturan yang ada hingga tahap selanjutnya tentang sosialisasi, “Saat ini kita sedang tahap melakukan pembahasan dari Ranperda menjadi Perda”. tutup Eduwar.
(Polman ).

Komisi VII DPR RI – WALHI - PHS Kampanye Lingkungan di Madina
Panyabungan, Panji Demokrasi Anggota Komisi VII DPR RI, Drh.Jhony Alen Marbun bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup, dan Perkumpulan Hijau Sejahtera (PHS), Minggu (22/9) mengadakan penanaman pohon di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Itu di lakukan dalam rangka program rehabilitasi dan kampanye lingkungan. Penanaman pohon secara symbolis berlangsung di tanah Pemkab Madina di samping Stadion Madina, Desa Aek Sarak Matua – Panyabungan. Hadir di acara itu mewakili Kementerian Lingkungan Hidup, yakni Kepala Pusat Pengelolaan Ekoregion Sumatera, Ir.Ilham Malik, Direktur Eksekutif Nasional Walhi, Albert Nego Tarigan, dan Syafaruddin Siregar, Ketua Dewan Pengurus Perhimpunan Hijau (PHS). Terlihat juga Bupati Madina, Hidayat Batubara, dan sejumlah anggota DPRD Madina, Syafaruddin Ansari/Todonk, Ali Mutiara, Perwakilan PT. PERTANI, Yusuf Siregar, Kakan BLHKP, Drs.Ansari Nasution, Kadis Pertanian Dan Peternakan, Taufik Zulhandra, dan komponen masyarakat lainnya. Sedangkan jumlah pohon yang di berikan untuk Pemkab Madina meliputi pohon Mangga 1.750 batang, Durian 556 batang, Rambutan 325 batang, Aren 200 batang, dan pohon Mahony sebanyak 125 batang. Sebelum penanaman pohon, PHS juga mengadakan acara Seminar Industri Pertambangan Dan Dampak Ekologis di Madina yang dibuka langsung Bupati Madina, Hidayat Batubara. Sedangkan nara sumber langsung oleh Jhony Alen Marbun, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Walhi. Seminar tersebut membahas masalah dampak lingkungan akibat pertambangan dan juga pembukaan lahan perkebunan secara luas. Kemudian masalah kawasan serta desakan revisi SK 44 untuk kepentingan masyarakat. Masalahnya lainnya menyangkut wilayah pertambangan (WP), tentang hak otonomi daerah yang harus di perjelas pemerintah pusat. Karena sering permasalahan muncul di daerah, tidak bisa terselesaikan, karena secara undangundang masih kewenangan pusat. Dengan kata lain kebijakan daerah terbatas. Dalam kesempatan itu Walhi selain menyoroti masalah lingkungan secara nasional akibat pertambangan, juga menghimbau pemerintah daerah supaya memantau peredaran air raksa yang di perjual belikan secara illegal di pasaran untuk meminimalisir kerusakan lingkungan. Walhi dengan tegas mengatakan kejahatan lingkungan sama dengan kejahatan HAM, karena tempat yang layak dan kehidupan sejahtera bagi masyarakat di atur dalam undang-undang. Sementara Jhony Alen Marbun politisi Partai Demokrat yang mengakui 70 persen pendapatan Negara berasal dari tambang, berjanji akan membawa dan mencari solusi untuk semua aspirasi yang di sampaikan masyarakat untuk perobahan yang lebih baik. (tgn)

DPRD Sergai Setujui Perubahan APBD Tahun 2012
Sergai, Panji Demokrasi Setelah melalui pembahasan marathon sejak 17 September 2012 lalu, DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) akhirnya menyetujui Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RP-APBD) Kabupaten Sergai tahun 2012 terdiri dari pendapatan sebesar Rp 868.356.312.855,- setelah dilakukan perubahan atau bertambah Rp 8.949.208.302 dari pendapatan semula sebesar Rp. 859.407.104.553,Untuk belanja daerah, sebelum dilakukan perubahan sebesar Rp 838.182.541.321,98 berubah menjadi Rp 847.251.637.623,98 atau bertambah sebesar Rp 9.069.096.302,sehingga selisih antara pendapatan dan belanja setelah perubahan surplus sebesar Rp. 21.104.675.231,02. Persetujuan P-APBD itu diputuskan melalui rapat paripurna DPRD Sergai, Sabtu (22/ 9) di Sei Rampah yang dipimpin Ketua Dewan H. Azmi Yuli Sitorus SH, MSP didampingi para Wakil Ketua MY. Basrun, Drs. H. Sayuti Nur MPd dan Drs. H. Abdul Rahim SP. Pengambilan keputusan terhadap P-APBD Sergai itu didahului penyampaian pendapat gabungan komisi-komisi dewan yang dibacakan anggota dewan dari Komisi B Rasdiaman Damanik. Selain para anggota dewan, hadir dalam pengambilan keputusan PAPBD itu Kajari Sei Rampah Erwin Panjaitan SH, mewakili Dandim 0204/DS, mewakili Kapolres Sergai, Sekdakab Sergai Drs. H. Haris Fadillah MSi, para anggota DPRD, pimpinan parpol, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD dan Camat se-Sergai. Gabungan komisi-komisi DPRD Sergai dalam pendapat akhirnya mengemukakan bahwa nota pengantar Rancangan P-APBD Kabupaten Sergai tahun 2012 yang disampaikan Bupati Sergai Ir. H. T. Erry Nuradi MSi pada 17 September lalu dapat dipahami dan disetujui untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sergai serta memberikan 29 butir catatan berupa saran pendapat untuk dapat ditindaklanjuti oleh Pemkab Sergai. Sebelum penandatanganan keputusan bersama persetujuan P-APBD, Bupati Sergai dalam pendapat akhirnya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota dewan yang telah melakukan pembahasan terhadap dokumen RP-APBD dan akhirnya disetujui untuk ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Sergai. Perubahan APBD yang disetujui bersama, kata Bupati Erry Nuradi diharapkan dapat dilaksanakan penuh komitmen dan dedikasi serta bertanggungjawab dengan menerapkan 3E yakni ekonomis, efisien dan efektif sehingga dapat memaksimalkan realitas yang telah ditetapkan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sergai. Sementara masukan maupun saran atas P-APBD Sergai tahun 2012 yang disampaikan anggota dewan melalui pendapat gabungan komisi-komisi akan menjadi perhatian seluruh jajaran Pemkab Sergai untuk ditindaklanjuti, kata Erry Nuradi. (mars.rafina/htr)

Buntut Aksi Demo ke Gedung DPRD Langkat :

Sekwan DPRD Tantang LSM K. SEMAR
Langkat, Panji Demokrasi Sorotan para demonstran 24-09-2012 tentang mubazirnya merenovasi rumah dinas Ketua DPRD Langkat Rudi Bangun, SE karena selama ini rumah dinas tersebut tidak dihuni, demikian juga pengadaan mobil untuk sejumlah anggota DPRD, sementara jembatan Sentang Desa Pematang Cengal yang menghubungkan beberapa desa sudah beberapa diusulkan untuk dibangun tetapi dicoret oleh anggota DPRD dengan alasan tidak ada dana. Inilah sebabnya masyarakat Langkat yang tergabung dalam LSM K. SEMAR melakukan demo dengan dikawal ketat oleh pihak Kepolisian H. Rudi Bangun, SE ketua DPRD Langkat yang belakangan ini dijuluki pendemo sebagai mafia proyek, ketika dihubungi 25-09-2012 untuk dimintai keterangannya tidak berhasil, karena yang bersangkutan tidak berada di tempat, padahal jadwal di secretariat DPRD 22 s/d 27 September 212 pembahasan P. APBD Drs. H. Salman Sekwan DPRD Langkat secara terpisah ketika dimintai keterangannya mengatakan bahwa masalah pengadaan mobil terhadap anggota DPRD sudah sesuai prosedur dan mekanisme, sumber dananya jelas, tendernya jelas dan showroomnya juga jelas, kalau LSM. K. SEMAR keberatan silahkan adukan saja (Drs. H. Salman) ke polisi atau ke jaksa, dan kalau LSM haruslah professional jangan tugas penyidik diambil alih dan wartawan ada keberatan silahkan beritakan besarbesar kalau perlu ribuan oplah. Menanggapi masalah ini berbagai elemen masyarakat berpihak kepada LSM K. SEMAR pasalnya belakangan ini rumah dinas Bupati, H. Ngogesa Sitepu SH bergelar Datuk Abdi Negeri tidak ditempati kecuali siang hari, juga rumah dinas wakil Bupati Budiono, SE, Djahisa, MSI, terakhir rumah dinas ketua DPRD Langkat H. Rudi Bangun, SE Wajar dan tepat LSM maupun wartawan menyoroti kinerja birokrasi dalam hal ini bukan berarti menyidik, tanpa LSM dan wartawan untuk banyak pihak semena-mena menghamburkan APBD untuk memperkaya diri pribadi (Tim)

Tanam pohon, Anggota DPR RI Komisi VII, Jhony Alen Marbun di damping Bupati Madina, Hidayat Batubara, Ketua PHS, Anggota DPRD Madina, dan sejumlah Kepala SKPD, saat melakukan penanaman pohon, Minggu (22/9) di Desa Sarak Matua – Panyabungan.

Walikota Medan Buka Bimtek LPJ APBD
Medan, Panji Demokrasi Walikota Medan Drs H Tahudman Harahap MM membuka acara bimbingan Teklnis tentang tata cara pengelolaan dan laporan pertanggang jawabab tentang pengelolaan keuangan anggaran pendapatan belanja daerah bagi bendahara penerima dan bendahara pengeluaran di jajaran Pemko Medan, Selasa (25/9) di Hotel Darma Deli Medan. Acara bimbingan teknis laporan pertangung jawaban APBD ini mengacu pada peraturan Mendagri nomor 13/2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah, bahwa Kepala SKPD selaku pengguna anggaran berkewajiban menyampaikan laporan pertanggung jawaban APBD SKPD tahun anggaran kepada pejabat pengelola keuangan daerah (PPKD) sebagai dasar penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah. Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dalam kesempatan itu mengatakan, sebagai bagian pokok dari system pengelolaan keuangan daerah, maka bimbingan teknis ini tentunya sangat strategis dan penting bagi SKPD untuk menghasilkan laporan keuangan yang semakin transparan, efektif dan akuntabel. Dikatakannya, laporan pertanggung jawaban atas pelaksanaan APBD merupakan laporan keuangan yang komprehensif, terdiri dari laporan realisasi anggaran, neraca, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan, pemahaman yang memadai dari seluruh aparatur terhadap tata cara penyusunannya sangat penting sebagai bagian dari administrasi keuangan daerah. “Melalui bimbingan teknis ini saya berharap setiap kepala SKPD selaku pengguna anggaran, pejabat penatausahaan keuangan maupun bendahara pengeluaran dan penerima nantinya dapat lebih memahami cara penyususnan laporan pertanggung jawaban atas penggunaan APBD pada SKPD nya masing-masing dengan baik, “ ujar Rahudman. Menurutnya, penyusunan pertanggung jawaban atas pengguna APBD SKPD masing-masing dengan baik, efektif, transparan dan akuntabel ini sangat diperlukan mengingat pemerintah Kota Medan telah melakukan kerja sama dengan Badan Pemeriksa Keunagn Republik Indonesia dalam rangka penerapan elektronik audit (e-audit), kerja sama ini dimaksudkan untuk mengembangkan dan mengelola system informasi perolehan data entitas dalamm rangka mendukung pemeriksaan pengelolaan keuangan daerah. “Kepada setiap peserta saya minta agar jangan menganggap bahwa bimbingan teknis ini merupakan acara formalitas saja, namun benar-benar harus mengikuti setiap pembahasan yang disampaikan oleh para nara sumber dengan baik, “ tegas Rahudman Harahap. Ditambahkannya, pada kesempatan ini juga diucapkan terima kasih kepada badan pengawas keuangan dan pembangunan perwakilan provinsi Sumatera Utara atas kerja sama yang telah dibina selama ini, khusunya dibidang pengelolaan keungan daerah danm berharap kerja sama tersebut dapat terus dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi pada tahun-tahun mendatang. “Kita berharap kepada para bendaharawan penerima dan pengeluaran bisa meningkatkan kualitas pelaporannya, karena laporan ini sangat menentukan, inilah laporan pertanggung jawaban tersebut, dan kita juga berkerja sama dengan BPKP, untuk bisa memberikan pengetahuan kepada mereka agar mereka mampu memberikan laporan keuangan secara transparan, efektif dan akuntabel, “ jelasnya. [lamru]

Edisi Minggu, 30 September 2012

HUKUM & KRIMINAL
Modusnya Razia :

Halaman 3

Oknum Satpol PP Palas Dituduh Perlakukan PSK Jadi Sapi Perahan
Palas, Panji Demokrasi Pemberantasan PSK sangat didukung sebahagian kalangan masyarakat. Tentu diharapkan petugas yang jujur dan adil dapat memberantas dan memberikan pembinaan yang lebih baik kepada Pekerja Seks Komersial. Polisi Pamong Praja Kabupaten Padang Lawas melakukan rajia Rabu malam berhasil menangkap 5 orang PSK termasuk diantaranya dari lokasi akasia Bar-Teng, kelima PSK yang terjaring dibawa ke kantor Satpol PP di Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas. Namun disayangkan semua PSK dilepaskan kembali kepada tempat semula dimana mereka beraksi sebagai wanita penghibur, PSK berinisial DW saat dikonfirmasi Panji Demokrasi 26/09 mengakui mereka baru terjaring oleh satpol PP rabu malam dan dibawa ke kantor, sesampai disana malamnya itu juga kami disuruh bergoyang dan memijiten, jika kami tidak mau kami ditendang dan dipukul Satpol PP selain itu kami disuruh cukur secara bergantian mereka. Termasuk yang menyuruh untuk dipijitin pak Pohan kepala Satpol PP makan kami diberi satu kali sehari semalam begitulah kami selama ditahan satpol PP, kami bisa kembali kesini ditebus oleh bos kami termasuk bu ini yang menebus dengan harga bervariasi, misalkan saya 700.000 dan ada teman saya dari sosa 500.000 tapi yang jelas bervariasi. Regar pemilik warung Akasia saat dimintai keterangan oleh Panji Demokrasi menuturkan wanita yang ada disini semuanya kami tebus dengan 500.000-700.000 kalau tidak mereka tidak bisa keluar. Kearoganan petugas sat pol PP kepada setiap orang tentu menyalahi aturan, dan dinilai dapat melanggar peraturan dan undang-undang juga pelecehan seksual, semestinya yang mereka dapatkan setelah terjaring pembinaan kerohanian dan membuat perjanjian semacam tidak mengulanginya lagi. Tetapi mereka malah dijadikan sapi perahan Satpol PP Kabupaten Padang Lawas, bahkan aparat lain kami dibaut sebagai bulan-bulanan. Awalnya Kepala Satpol PP Praja Kabupaten Padang Lawas Drs H Ahmad Pohan saat dikonfirmasi Panji Demokrasi mengatakan, temui dulu Asisten I untuk minta ijin konfirmasi kesini, panji demokrasi langsung datang kekantor Bupati Padang Lawas namun beliau lagi di Medan saat ditanyakan kepada salah satu staf, berselang kemudian Panji Demokrasi bersama Wartawan Mimbar umum mendatangi kembali kepala Satpol PP praja Drs H Ahmad Pohan, saat dikonfirmasi oleh kedua media kepala satpol terlihat ngertak tetapi sebagai jurnalis tantangan dan rintangan harus dihadapi termasuk memproleh keseimbangan berita, setelah beberapa menit Kasatpol PP dapat memberikan penjelasan dan membenarkan adanya potroli menangkap PSK dan ditahan dikantor satpol pp praja, ia juga membantah adanya anggota satpol PP praja membuat pelecehan seksual apa lagi menendang, semua yang disampaikan pekerja seks Komersial (PSK) itu tidak benar dan mereka hanya mengada-ada, tetapi yang kita tangkap saat satpol PP praja patroli semua sudah kita pulangkan, dengan alasan didaerah Kabupaten Padang Lawas belum ada dana untuk pembinaan termasuk mengantar mereka keparwarsa Brastagi dan baru tahun ini sudah kita ajukan di APBD untuk 2013. Diharapkan kepada Bupati Padang Lawas untuk kedepan dapat meningkatkan pemberantasan penyakit masyarakat termasuk anggota DPRD dan pemerintah supaya dapat meningkatkan anggaran Satpol PP Praja. (BS)

Oknum Satlantas Polres Langkat “Peras” Pengendara
Langkat, Panji Demokrasi Ada ada saja ulah oknum polisi sekarang ini yang pada klimaksnya mencoreng citra kepolisian, seperti Rabu, 26/09/2012 TG oknum Satlantas Polres Langkat yag ditugaskan mengatur lalu lintas di Simpang Kampung Keruni Jl. Proklamasi Kelurahan Kuala Bingai Kecamatan Stabat pukul 06.30 Wib s/d 08.00 Wib. Dalam melakukan tugas tersebut TG bukan mengatur lalu lintas melainkan razia terselubung yaitu tanpa plang dan tim/ regu, sehingga pelajar SMU Negeri 1 Stabat, SMK Negeri 1 Stabat dan murid SMP Negeri 5 Stabat serta pelajar MAN 1 Stabat banyak yang bolos akibat tidak berani melintas. Sebagaimana diketahui saban hari jalan prokalamsi Kelurahan Kwala Bingi Kecamatan Stabat pagi hari sangat ramai lalu lalang para murid dan pelajar yang akan menimba ilmu pengetahuan, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Pemkab Langkat yang akan melaksanakan tugas rutinitasnya Dari rumor yang berkembang bahwa TG oknum Satlantas Polres Langkat selalu bertindak semena mena mengejar anak sekolah/ madrasah dan meminta imbalan Rp 5.000 (Lima ribu rupiah) pun jadi Sementara Oknum TNI dan oknum anggota DPRD yang melintas tanpa menggunakan helm TG tidak punya nyali menindaknya, nyalinya hanya kepada masyarakat kecil, jadi polisi sebagai pengayom masyarakat hanya isapan jempol belaka. Sejumlah masyarakat berharap kepada Kasatlantas Polres Langkat agar menindak bawahannya yang semena mena menyalahi peraturan seperti TG guna mengangkat harkat dan martabat kepolisian di mata public sebab selama ini citra polisi sudah rusak sekali. (Tim)

Pembinaan Rohani Nathania Ministry di LP Pekanbaru dan Dumai Diresmikan
Pekanbaru, Panji Demokrasi Nathania Theological Seminary sebuah Yayasan Kristen berpusat di Jakarta, bergerak dibidang pendidikan Kristen diperuntungkan warga binaan di Lembaga Permasyarakatan atau Rutan terbesar di Indonesia. Sehingga di buat kerjasama Pemerintah via Kementerian Hukum dan HAM, guna melaksanakan pencerahan iman bagi warga binaan beragama Kristen supaya memperoleh keselamatan dari Tuhan Yesus. Demikian kata sambutan Ev.Rudy Silalahi Ketua Nathania Theological Seminary (NTS) disampaikan, Jum’at Lalu dalam peresmian pembukaan Program Pembinaan Rehabilitas Rohani (P2R2) di LP Pekanbaru dan Dumai. Dihari Sekjen Pdt.Edison Sinurat,STh, Karlop Kotapinang Pdt.Yosua Tobing,STh, Karlop Pekanbaru Pdt.Ridho Sihombing, Karlop Dumai Pdt.Boyke Sitorus dan Penaehat Pdt.D.B. Tampubolon,SH. Berturut-turut memberikan kata sambutan dari mewakili Kalapas Pekanbaru Nurhayati Sihombing dan mewakili Kalapas Dumai Sampson Purba pada pokoknya senada mengatakan, dengan diresmikan Program Pembinaan rehalibitas Rohani bagi warga binaan beragama Kristen, sekaligus dapat meningkatkan keimanan dan sadar atas perbuatan yang salah, untuk menempa kehidupan menuju ke jalan yang benar. Pertobatan Paulus berawal dari seorang pembunuh besar, dapat berubah menjadi Hamba Tuhan. Sebaliknya warga binaan di Lembaga Permasyarakatan, dapat menjadi seperti Paulus bertobat berdasarkan Kasih Tuhan. Walau sudah bersalah melanggar Hukum, namun kembali kejalan yang benar dapat diampuni, kata Pdt.Edison Sinurat Sekjen NTS dalam Khotbahnya dihadapan warga binaan beragama Kristen. Dalam kesempatan itu Pdt.Yosua Tobing, STH mengemukakan, pendidikan agama menempa manusia beriman, disamping tujuan pembangunan nasional mencerdaskan anak bangsa. Sejalan dilakukan Yayasan Nathania Theological Seminari (NTS) bermarkas di Jakarta, pemberian pelayanan rohani bagi warga binaan beragama Kristen di berbagai LP atau Rutan di Indonesia guna memberikan kesadaran untuk bertobat melalui firman Tuhan. Diresmikannya Program Pembinaan Rehabilitas Rohani Nathania Ministry di Lembaga Pemasyarakatan Pekan Baru dan Dumai, mendorong bagi Hamba Tuhan dibawah kepemimpinan Ev.Rudy Silalahi dan Sekjen Pdt.Edison Sinurat,STh Berjaya menunaikan pekabaran injil buat warga binaan beragama Kristen, tutup Pdt.Yosua Tobing,STh dan Pdt.D.B.Tampubolon,SH dalam relisnya pada “Panji Demokrasi” di Rantauprapat. (GH)

Polres Madina Amankan Barang Bukti Penyegelan Ruangan Pimpinan dan Sekwan DPRD Madina
Panyabungan, Panji Demokrasi Satreskrim Polres Madina, Sabtu (22/9) membuka dan mengamankan barang bukti penyegelan terhadap ruangan kerja Ketua DPRD Madina, As Imran Khaitamy Daulay, SH, Wakil Ketua, Syafaruddin Ansari, dan ruangan Sekwan, Zulkarnaen Siregar, SH, yang di lakukan sejumlah anggota dewan baru-baru ini. Barang bukti yang di amankan berupa kayu bulat dan 3 buah spanduk bentuk kertas manila berisi tulisan yang berisi kecaman. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lakukan Polres Madina terkait tindak lanjut pengaduan Sekwan DPRD Madina pada hari itu juga membuat pengaduan. Berdasarkan STPL Nomor: 126/IX/2012/RES MD, tanggal 22 September 2012 sekira pukul 11.30 Wib, Sekwan DPRD Madina secara pemerintahan mengadukan anggota DPRD Madina, Sofyan Edisyahputra dan kawan-kawan (anggota dewan). Sofyan Edisyaputra, dkk di duga melanggar pasal 311 KUHP ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara, pasal 207 KUHP ancaman hukuman 1 tahun penjara, dan subsider pasal 310 ancaman hukuman penjara 9 bulan, dengan bunyi pasal menista dengan tulisan dan atau menghina dengan tulisan. Sebelumnya, Sekwan DPRD Madina juga mendatangi Polres Madina membuat pengaduan. Namun saat itu pihak Polres Madina melalui Wakapolres, Kompol.Rinaldo, SH menyarankan supaya ditangani lebih dahulu pihak Badan Kehormatan Dewan (BKD) sesuai tatib DPRD. (tgn)

PN Kisaran Raih Terbaik III Pelayanan Masyarakat se-Sumut
Kisaran, Panji Demokrasi Ketua PN Kisaran Nazar Effriandi,SH didampingi Wakil Ketua Oloan Silalahi,SH,MH, dan Pansek Nirwan Sembiring, SH, MH serta advokat Pdt.Doritz Bidould Tampubolon,SH pada “Panji Demokrasi”, Rabu sore usai persidangan mengatakan, bersyukur memperoleh juara terbaik-III pelayanan masyarakat untuk PN se-Sumut, dengan kriteria penilaian segi manajemen meliput program kerja. Lanjut ketua PN itu, pengumuman penilaian PN terbaik disimpan panitia diantaranya juara terbaik-I Stabat, juara terbaik-II PN Tebingtinggi danb juara terbaik-III PN-Kisaran, dalam suatu acara di Lt.2 Gedung PT Sumut Jalan Pengadilan Medan. Dirangkainya dengan acara Halal Bi Halal dan pelepasan 5 Hakim Tinggi, dihadiri ketua PT Sumut Dr. Hj. Marni Emmy Mustafa,SH,MH dan Hakim Tinggi serta ketua PN se-Sumut. Namun pansek(Panitera/ Sekretaris) PN Kisaran Nirwan Sembiring,SH,MH menambahkan, penilaian criteria PN seluruh Indonesia melalui website Pngadilan tahun 2011, PN Kisaran memperoleh peringkat juara terbaik-XXXI dari 352 PN seluruh Indonesia sedangkan untuk tingkat Sumatera Utara PN Kisaran juara terbaik-I, versi The Australia-Indonesia atas kerja sama Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) dengan Par Tnership for justice(AIPI). Disiplin kerja dan pelayanan masyarakat dibidang hokum harus ditingkatkan setelah memperoleh juara terbaik dilingkungan peradilan, sejalan wejangan dari Ketua PT Sumut Dr.Hj.Marni Emmy Mustafa,SH,MH dalam acara Halal Bi Halal PT Sumut. Ikatan silaturahmi harus dibina secara persaudaraan, disamping tugas pokok sebagai hakim menjadi panutan memberikan putusan objektif, terang Oloan Silalahi,SH,MH Wakil Ketua PN Kisaran. Atas penilaian objektif panitia pusat dan daerah terhadap pelayaan masyarakat diseputar peradilan, menjadikan Peradilan Negeri(PN) Kisaran mendapat penghargaan berupa piagam diterima langsung oleh Ketua PN Kisaran Nazar Effriandi,SH, timpalnya. Pansek dalam berjuang meraih penghargaan juara terbaik-III dan juara-XXXI serta juara versi AITI. Semoga dibawah kepemimpinan Nazar Effriandi,SH dibantu Wakil Ketua Oloan Silalahi,SH,MH dan pansek Nirwan Sembiring,SH,MH semakin sukses dalam menjalankan tugas, walau kantor PN Kisaran direnovasi dari anggaran DIPA 2012,guna menyamakan bentuk bangunan pengadilan secara terpadu di tingkat Sumatera Utara, ungkap advokat Pdt.Doritz Bidould Tampubolon,SH pada “Panji Demokrasi” dalam relisnya di Rantauprapat.
(GH)

Oknum Penyidik Diduga Kurang Profesional, Penadah Jarang Dijadikan Tersangka
Dumai, Panji Demokrasi Belakangan ini, penegakan hukum terkesan semakin amburadul. Dan keamburadulan penegakan hukum itu, diduga disebabkan, adanya pengangkatan dan penempatan, oknum oknum penyidik yang kurang professional dilingkungan penegakan hukum, seperti Kepolisian dan Kejaksaan. Lihat missalnya seperti yang terjadi di Dumai akhir akhir ini.Akibat adanya dugaan ketidak keprofesionalan oknum Kepolisian dan Kejaksaan Negeri Dumai didalam menangani satu perkara dugaan pencurian, banyak pihak penadah/ penampung hasil barang curian, berleha leha dan merasa kebal hukum. Ujang Gemuk yang beralamat di Jalan Hayamuruk Kelurahan Bulukasap missalnya. Walau barang hilang milik Faria Sonata Bin H M Jafar, seperti ban serap plat resing, dongkrak bobot 2 ton, lampu sorot DC, bor listrik dan kunci 1 kotak, yang diduga dicuri Jefri Bin Asri dari dalam mobil Kijang Super warna Siplper BM 1006 AP ( plat Merah ) , 14 Afril 2012 lalu, ditemukan pihak Kepolisian Resort Dumai, didalam gudang atau kediaman warga Hayam Wuruk bernama Ujang Gemuk tersebut. Anehnya, pihak Penyidik Polres maupun Kejaksaan Negeri Dumai dalam hal perkara ini, masih terkesan memaksakan kehendak menjadikan tersangka dan terdakwanya hanya pelaku pencurian, yaitu Jefri Bin Asri. Hal itu dapat dilihat dari isi berkas dakwaan Jaksa Penuntut Umum No PPM-105/11/Dumai/082012 dan berkas perkara Pidana Umum No 270/PID.B/2012/ PN Dum, yang ada di Pengadilan Negeri Dumai saat ini. Menariknya lagi, kendati terdakwa Jefri Bin Asri yang dijerat KUHP Psl 363 Ayat ( 1 ), oleh Kejaksaan Negeri Dumai, sebelumnya telah mengaku kepada pihak penyidik Polres Dumai dan yang punya barang, Faria Sonata, kalau barang hasil curiannya dijual kepada Ujang Gemuk yang beralamat di Jalan Hayamuruk, namun yang dijadikan tersangka dalam perkara Pidana Umum yang akan disidangkan Ketua Majelis Hakim Abdul Kadir,SH ini, hanya Jefri Bin Asri. Sementara, Ujang Gemuk maupun istri-nya, saat ditemui wartawan dikediamannya, Kamis ( 27/09 ), dengan lantang mengaku kalau pihaknya sudah tidak punya masalah dengan perkara pencurian tersebut.” Benar, kami memang menampung barang barang itu. Tapi kami telah sepakat dengan pihak Kepolisian dan Kejaksan, kalau masalah itu, sudah selesai. Jadi kalau mau kalian tulis, tulis aja.” Ujar Ujang Gemuk, saat didampingi istrinya, Kamis ( 27/09 ), pekan lalu. Berbeda dengan Kasat Reskrim Polres Dumai, AKP Taufiq, saat dikonfirmasi Wartawan, terkait perkara tersebut, terkesan tidak bersedia untuk memberikan keterangan. Atas ketidak adanya tanggapan dari pihak Polres Dumai, timbul kesan kalau apa yang disampaikan oleh Ujang Gemuk, adalah benar. (Ninggsih)

Walikota Medan dan BPK RI Sepakati Juknis Terkait Sistem E-Audit
Medan, Panji Demokrasi Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menandatangani keputusan bersama dengan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sumatera Utara tentang Petunjuk Teknis (juknis) Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Informasi untuk Akses Data di Kantor BPK RI Perwakilan Sumatera Utara Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (27/9). Penandatangan ini dilakukan untuk dimulainya akses data dari entitas dalam rangka mendukung diterapkannya Elektronik Audit (E-Audit). Selain dengan Pemko Medan, penandatangan bersama ini juga dilakukan BPK Perwakilan Sumut dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Provsu) diwakili Sekdapropsu M Nurdin Lubis, Pemko Sibolga yang dilakukan langsung Walikotanya HM Syarfi Hutahuruk serta Pemkab Humbang Hasudutan (Humbahas) yang dihadiri Bupatinya Mahidin Sihombing. Menurut Kepala BPK RI Perwakilan Sumut Muktini SH, setelah penandatanagan dengan empat pemerintah daerah ini, segera menyusul penandatanganan dengan sembilan pemerintah daerah lainnya di Sumut. Terkait dengan penyusunan petunjuk teknis tentang pengembangan dan pengelolaan sistem informasi tersebut, jelasnya, pengambilan akses data tidak bisa dilakukan hanya dengan berdasarkan nota kesepahaman bersama yang teklah ditandatangani Ketua BPK dengan 33 pemerintah daerah di Sumut. “Nota kesepahaman itu hanya memuat atau mengatur secara umum tentang kesediaan pemerintah daerah untuk penerapan E-Audit BPK. Sedangkan keputusan bersama tentang petunjuki teknis ini mengatur secara rinci mengenai jenis-jenis data yang diambil BPK dan data yang disediakan pemerintah daerah serta prosedur penarikan data. Untuk itu kita perlu petunjuk teknis secara tertulis yang kita sepakati bersama. Petunjuk teknis ini nantinya akan kita sepakati bersama sebagai pedoman baik bagi BPK maupun pemerintah daerah,” kata Muktini. Selanjutnya, ungkap Muktini, selama ini pengambilan data untuk melakukan pemeriksaan terhadap entitas yang dilakukan BPK masih manual. Disamping itu kesediaan data entitas di BPK tidak selalu mutakhir. Kondisi ini menyebabkan dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk pengumpulan data. Sebab, pihak BPK harus mendatangi entitas yang diperiksa. Ditambah lagi untuk wilayah Sumut dengan kondisi geografis berbeda, pengambilan data cukup sulit. “Untuk itu dengan teknologi yang ada, kendala dan kesulitan yang dialami itu coba diminimalisir. Salah satunya dengan penerapan E-Audit. Melalui E-Audit ini akan diciptakan sinergi elektronik antara sistem informasi di BPK dan sistem informasi entitas dapat berjalan dengan cepat tanpa harus datang ke lokasi data tersebut. Sebab, tujuan E-Audit ini untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas kegiatan pemeriksaan serta tersedianya pusat data pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara,” paparnya. Di samping itu, terang Muktini, pihaknya juga pada hari yang sama akan melakukan pembahasan atau penyusunan petunjuk teknis pengembangan dan pengelolaan sistem informasi untuk akses data dengan 21 pemerintah daerah di Sumut dalam rangka mendukung penerapan EKTP di Sumut. Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menjelaskan, penandatanganan petunjuk teknis dilakukan agar laporan keuangan bisa lebih transparan, efisien dan akuntabel. “Saya kira dengan akses data yang dilakukan akan terjadi efisiensi sekaligus memberikan kemudahan. Di samping itu untuk melakukan pengawasan terhadap pengelola keuangan. Dengan demikian syarat-syarat untuk mendapatkan penilaian Wajib Tanpa Pengecualian (WTP) tidak akan sulit lagi, tinggal bagaimana kita melakukan pengawasan intern, terutama di tingkat staf dan SKPD,” kata Walikota. Sebelumnya, Sekda Provsu Nurdin Lubis menyatakan atas nama Pemprovsu menyambut baik dengan telah ditandatanganinya keputusan bersama tentang petunjuk teknis pengembangan dan pengelolaan sistem informasi untuk akses data. Diharapkannya akses data ini bisa diterapkan di seluruh pemerintah kabupaten/kota di Sumut. Untuk itu Nurdin mengajak Pemko Medan, Pemko Sibolga dan Pemkab Humbahas yang telah memiliki ketersedian alat dan data lengkap untuk dapat menjalankan kepercayaan ini dengan baik. Dengan demikian kita dapat menjadi pilot proyek yang bersih. Untuk itu melalui penandatanganan bersama petunjuk teknis ini, bisa memberikan dampak yang saignifikan sehingga semakin baiknya pengelolaan keuangan serta terwujudnya tata kelola keuangan yang baik di lingkungan pemeruinmtah daerah,” harap Nurdin. [lamru]

Halal Bi Halal Dirangkaikan Syukuran dan Alih Tugas PN Kisaran Berjalan Haru
Kisaran, Panji Demokrasi Acara Halal Bi Halal menyambut hari kemenangan di rangkaikan Syukuran dilantiknya Wakil Ketua PN Oloan Silalahi,SH sekaligus Alih Tugas para hakim dan pegawai serta purna bhakti dilingkungan PN Kisaran berjalan haru dan semarak digelar, Rabu bertempat di Hotel Bintang Jalan Imam Bonjol Kisaran. Pansek Nirwan Sembiring,SH selaku ketua Panitia melaporkan, terselenggaranya acara ini atas dukungan semua pihak, sehingga terwujut silaturahmi diantara hakim dan pegawai PN Kisaran. Termasuk Ketua PN Kisaran banyak memberi masukan dan arahan, agar seluruh acara ini dapat terselenggara maka dibentuk panitia. Saran dan kritik secara santun sangat diperlukan guna memperbaiki kinerja, supaya pelayanan publik di bidang hukum tercapai, sesuai sesuai petunjuk Mahkamah Agung.Terlebih dalam suasana Halal Bi Halal ini, mari kita saling memaafkan dan meningkat kan keimanan kepada Allah SWT, kata ketua PN Kisaran Nazar Effriandi,SH dalam sambutannya. Turut hadir Ketua PA H.Abdul Rahim,SH, Kapolres diwakili AKP.B.Siringo-ringo, Pansek nirwan Sembiring,SH, Wapan Anderson Sijabat, SH, Panmud Hukum Hardi Lubis,SH, Ketua LBH Hidayat Afif,SH, Panmud Pidana Arfan, Ketua Labuhanbatu Lawyer Club Pdt. D. B. Tampubolon,SH, Panmud Perdata Azahar, PP Ustadz Siregar, I.Simatupang dan Surya Ramadhan. Sedangkan terlihat juga hadir para hakim terdiri dari, Nazar Effriandi,SH, Ketua PN Kisaran, Oloan Silalahi,SH Wakil Ketua PN Kisaran, Lusiana Amping,SH, Maria Soraya Sitinjak,SH, Reny Situa Ambarita,SH, Safudin Siregar,SH, Beny Yoga Dharma,SH, Salomo Ginting,SH, Faisal,SH, Darma Indo Damanik,SH dan Acep Sopian Sauri,SH. Hakim Acep Sopian Sauri,SH mewakili rekannya dalam kata perpisahan pengantar tugas mengutarakan, berterima kasih kepada ketua dan Wakil serta para hakim dan pegawai, karena selama kami bertugas di PN Kisaran cukup mendorong meningkatkan kinerja. Sekaligus mohon maaf sedalamnya, agar di tempat baru kami semakin mantap bertugas, Mari kita saling memaafkan disuasana Halal Bi Halal ini, disamping dalam menjalankan tugas PN Kisaran penuh semangat. Maka kata ampun dan maaf senantiasa diucapkan setelah memperolehhari kemenangan, supaya Ridho-Nya diberi terhadap umatnya, demikian dikatakan Ustadz Drs.Abdul Rahman Rifai dalam member siraman Rohani. Setelah usai acara dipandu protokol Helmi dan Lusiana Amping, dilakukan pemberian indra mata dari keluarga besar PN Kisaran dan Perusahaan Perkebunan serta Ketua Labuhanbatu Lawyer Club terhadap Faisal,SH pindah ke PN Padangsidempuan, Darma Indo Damanik, SH pindah ke PN Kabanjahe, Acep Sopian Sauri,SH pindah ke PN Probolingo, Irwan Situmorang Kaur Umum ke PT Medan dan Sulaiman Purna Bhakti.
(GH)

Edisi Minggu, 30 September 2012

PANJI DEMOKRASI

Halaman 4

Kondisinya Semakin Rusak Parah
Indrapura, Panji Demokrasi Lapangan sepakbola Indrasakti Indrapura Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara kembali jadi arena hiburan dengan menghidangkan Pasar Malam, dimulai pada Sabtu 22 September 2012. Tidak terbantah, kondisi lapangan sepakbola itu akan bertambah rusak parah. Laporan yang diterima Panji Demokrasi, pada Pasar Malam tersebut ditampilkan berbagai atraksi hiburan. Demikian juga pemasaran berbagai barang komoditi. Pada setiap kelompok hiburan dan pemasaran barang komoditi, dipasang tarup yang tiangnya dihunjamkan ke tanah. Otomatis tiang tarup dan tiang lainnya menimbulkan lobang pada setiap sektor lapangan. Belum lagi warga yang menyaksikan. Berbagai corak ragam dan karakternya. Terkadang seenaknya membuang sampah di lapangan tersebut. Hiburan-hiburan seperti itu, berlangsung sejak tahun 2011, tepatnya setelah lebaran. Nyaris tidak pernah putus. Akibatnya, para pemain sepakbola Indrapura tidak bisa melakukan latihan, sudah lebih setahun. Karuan saja, pada turnamen sepakbola yang dilaksanakan di Tanjung Kubah beberapa waktu lalu, tim se-pakbola Indrapura kalah telak, 1-8 dan 1-4 vs lawan-lawannya. Kriswanto sebagai pimpinan kesebelasan tidak mampu berbuat banyak. Sebelumnya beberapa tokoh masyarakat pernah melakukan unjukrasa atas penggunaan lapangan Indrapura itu sebagai arena hiburan. Tapi belakangan diperoleh informasi, tokoh masyarakat yang ikut unjukrasa tersebut sudah ‘bersalaman’ dengan jajaran pemerintahan setempat. Kini mereka seperti diam membisu. Sementara di Kelurahan Indrasakti dan Indrapura yang luasnya hanya sekitar 70 hektar, tidak ada lagi lahan yang kosong untuk dijadikan lapangan sepakbola sebagai pengganti yang ada sekarang ini. Kecuali di desa-desa lain. Kalaupun diganti, otomatis milik desa bersangkutan. Itulah cermin kebijakan yang dilakukan jajaran pemerintahan Batubara, khususnya Kecamatan Air Putih. Tanpa latihan, sampai kapanpun tidak akan mampu meningkatkan kwalitas para pemain asuhan sebuah tim sepakbola. Latihan saja belum tentu bias baik. Apalagi tanpa latihan, ujar warga pencinta sepakbola.
(RA)

Lapangan Sepakbola Indrapura Kembali Jadi Arena Hiburan:

Tepungtawari Muspika Panyabungan Tepungtawari 204 Jemaah Calon Haji Kecamatan Ini
Panyabungan, Panji Demokrasi Dari 639 orang jemaah calon haji Madina tahun 2012 ini, 204 orang diantaranya berasal dari Kecamatan Panyabungan dan merupakan kecamatan terbanyak calon hajinya. Baru-baru ini bertempat di halaman kantor camat Panyabungan berlangsung kegiatan tepung tawar terhadap jemaah calon haji asal kecamatan ini yang dilaksanakan oleh Muspika. Drs. Sutan Hasibuan, S.Ag selaku kepala KUA Panyabungan dalam sambutannya menjelaskan bahwa jumlah jemaah calon haji Panyabungan yang 204 orang ini, jika dibandingkan dengan jumlah calon haji tahun lalu terdapat peningkatan yang signifikan dimana pada tahun 2011 lalu hanya 90-an orang saja. Dia berpesan kepada calon haji, apaapa yang disampaikan pembimbing nantinya harus dituruti. Camat Panyabungan Drs.H.Syahnan Batubara,MM menyebutkan, kegiatan ini terlaksana atas kerjasama Muspika plus dengan maksud agar sesama calon haji dapat bersilaturrahmi begitu juga dengan Muspika plus. Syahnan Batubara mengharapkan calon haji yang beruntung dapat menunaikan ibadah haji tahun ini serta dapat menjaga nama baik daerah ini dan dapat meningkatkan kebersamaan serta tolong menolong dalam setiap kesempatan dan jangan lupa panjatkan do’a kepada Allah SWT. Sebelumnya ustadz Drs.M. Kholid Nasution pada kesempatan ini secara panjang lebar menjelaskan seputar pelaksanaan haji ini. Pada intinya ia menyatakan bahwa untuk dapat memperoleh predikat haji mabrur para jemaah calon haji mensucikan diri dan melaksanakan seluruh rangkaian rukun haji baik yang haji maupun sunat. Sementara Kapolsek Panyabungan AKP.E. Zalukhu menyebutkan, para jemaah calon haji jangan terlalu merasa khawatir terhadap keluarga yangb ditinggalkan. Hal ini menjadi prioritas bagi Muspika plus kira-kira apa yang menjadi kendala bagi keluarga yang ditinggalkan dan semoga tidak ada. (Cun-M)

Disaksikan Ribuan Penonton, Panggung Gembira PT Inalum Meriah
Sei Suka, Panji Demokrasi Pagelaran Panggung Gembira PT Inalum di pelataran Gedung Recreational Hall Tanjung Gading Kecamatan Sei Suka Batubara Minggu 23 September 2012 berlangsung cukup meriah. Pagelaran itu disaksikan ribuan pengun jung yang hadir dari berbagai daerah sekitar. Acara diawali Festival Band yang diikuti 37 grup dari daerah sekitar Batubara Sabtu sehari sebelumnya. Minggu pagi esoknya dilaksanakan pula gerak jalan santai, diikuti 2.500 peserta, karyawan dan masyarakat sekitar perusahaan. Setelah itu digelar lomba melukis, diikuti 750 anak sekolah, mulai dari tingkat TK dan SD sampai SMP. Gambar lukisan secara umum kondisi daerah pemukiman karyawan PT Inalum, Danau Buatan yang ada dan lainnya. Acara dibuka dan ditutup oleh Deputy General Manager Umum dan SDM PT Inalum Mhd Rozak yang menguraikan, Panggung Gembira tersebut merupakan sumbangsih perusahaan kepada masyarakat sekitar dalam bentuk hiburan. Pada puncak acara, panitia langsung mengumumkan para pemenang lomba sebagai berikut, Mel;ukis, tingkat TK, juara 1. Aqila Adinova S dari TK II. 2. Sakira NN dari TK Mitra dan 3. Rafta Akram, juga TK Mitra. Tingkat SD, juara 1. Fauzan Athahilah dari SDD Negeri 1, Ohan Prada HS dari SD Negeri 2) dan 3. Aliya Sahlani S dari SD Negeri 3). Sedangkan tingkat SMP, juara 1. Renaldi Setiawan dari MTs Al Ihya Tanjung Gading, 2. Felik Thedy Rumapea dari SMP Negeri 1 Sei Suka dan 3. Raudatun Nisa juga dari SMP Negeri 1 Sei Suka. Festival Band, juara 1. Grup Proista dari Kisaran, 2. Akar Band, juga dari Kisaran dan 3. Tiga Jari dari Indrapura. Sedangkan Band Favorit, Grup Hardfeel Tanjung Gading. Saat pengumuman, pemenang lomba langsung menerima bingkisan dari panitia. Panggung Gembira yang digelar PT Inalum itu menampilkan artis dari ibukota Provinsi.
(RA)

Plt Gubsu Resmikan Joglo Jawa Kabupaten Asahan
Asahan, Panji Demokrasi Plt Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho ST meresmikan pembangunan joglo jawa Kabupaten Asahan, Minggu, 23 September 2012. Dalam sambutanya Gubsu menjelaskan bahwa pihaknya memiliki keinginan terhadap keberadaan suku di Sumatera Utara untuk terus bersatu, agar nantinya Sumatera Utara bisa menjadi miniature pusat kebudayaan di Indonesia, apalagi selain suku dan agama, Sumatera Utara juga memiliki kelompok warga dari luar, diantaranya orang Pakistan, China, Arab Saudi, india dan lain-lain. “Untuk mewujudkan ini mari kita bergotong-royong dan membangun kebersamaan bergerak menuju persatuan dan kesatuan, “ kata Gubsu yang juga Pembina Pujakesuma Sumatera Utara. Kepada pengurus Pujakesuma dan GM, Gubsu meminta untuk terus menjalankan filosofi jawa yang merupakan modal untuk merekat persatuan dan kesatauan. Keberadaan joglo jawa diharapkan untuk dimaksimalkan sebagai tempat menimbah ilmu pengetahuan tentang kebudayaan jawa, sehingga keharmonisan sosial dapat terwujud. Kemupat lahan pembangunan untuk segera melakukan pembangunan rumah adat, bila dalam tahun ini tidak tercapai maka akan dilakukan evaluasi. Sementara itu, Ketua DPD Pujakesuma Asahan, Endang Ngadiman didampingi sekretaris, Widya Satra dan Ketua GM Pujakesuma, Santoso serta sekretaris Iswanto menyatakan dengan keberdaan orang jawa di Asahan sekitar 59 persen, maka orang jawa siap mendukung visi dan misi Pemkab Asahan, apalagi dalam kue pembangunan orang jawa tentunya lebih banyak menikmatinya. Wajar kalau orang jawa terus bermitra dan mendukung Pemkab Asahan mewujudakan visi dan misinya. Acara peresmian dirangkain dengan pengumpulan kekurangan dana pembangunan joglo jawa Kabupaten Asahan, Gubsu membantu Rp 50 juta, Presiden Pujakesuma, Suratman Rp 45 juta, SKPD se- Asahan Rp 10 juta, Camat se- Asahan Rp 10 juta, Pujakesuma wanita Asahan, 5 juta serta SKPD provinsi juga memberikan bantuan serta pihak lainnya sehingga dana terkumpul sekitar 2 ratus juta lebih.
(Bahrum)

Dispora Gandeng KNPI
Labusel, Panji Demokrasi Berkaitan dengan semakin menguatnya arus fundamentalisme baik pasar maupun primordial yang masuk mempengaruhi sistem sosial budaya, ekonomi, masyarakat, tidak ada kata lain bagi bangsa ini untuk kembali secara tegas dan teguh berjuang membangun kembali karakter bangsa yang berkepribadian dalam budaya. Pemuda dalam hal ini memiliki peran strategis, yang secara fitrahnya akan terlahir kembali momentum bersejarah kelahirannya sebagai hari sumpah pemuda. Sebagai persiapan merayakan hari sumpah pemuda 28 Oktober, Kadispora Labusel H.Mahmul M.Pd, menggandeng KNPI sebagai mitra kerja panitia bersama untuk mensukseskan agenda program yang akan dilaksanakan. Dalam sebuah pertemuan Kamis (27/9) dikantor Dispola Labusel pukul 15.30 wib dihadiri oleh unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah dilingkungan Dispora dan utusan dari DPD KNPI Labusel. H.Mahmul M.Pd menyampaikan dalam rangka membangun kepribadian budaya, dibutuhkan strategi pembangunan budaya yang terencana dan sistematis, dengan Ketua DPD KNPI Labusel dr. Daschar Aulia melalui ketua tim investigasinya Lahmuddin Ritonga menyambut baik program kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Dispora menggandeng KNPI untuk turut menjadi bagian penyelenggara demi terwujudnya kesuksesan memeriahkan hari Sumpah Pemuda. Peran KNPI dalam hal ini harus terlihat lebih nyata. Oleh karena itu untuk lebih memeriahkan moment bersejarah ini KNPI mengusulkan agar panitia memasukkan dua kategori jenis perlombaan lagi. Perlombaan yang dimaksud adalah festival dangdut dan lomba puisi untuk insan pers. Khusus lomba puisi bertujuan mengetahui karakter dan menguji nyali wartawan dalam berekspresi bukan hanya sekedar menulis. Pemenang akan mendapatkan hadiah special atau trophy khusus dari ketua DPD KNPI Labusel dr.Daschar Aulia, demikian ungkap Lahmuddin mengakhiri. Menanggapi penyampaian dari ketua tim investigasi DPD KNPi Labusel tersebut, H.Mahmul M.Pd menerima usulan itu dan akan menyesuaikan jadwal kegiatan.
(BOKHARI)

Persiapan Rayakan Hari Sumpah Pemuda

dian kehadiran joglo tersebut harus dapat menjadi berkarya bagi oarng jawa dan dapat terus menigkatkan gotong royong serta kerjasama. Sedangkan, Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP mengatakan atas nama Pemkab Asahan mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik yaitu pengurus DPD Pujakesuma masa bhakti 2011-2016 dan pengurus DPD GM Pujakesuma Kabupaten Asahan masa bhakti 2012-2017. Bupati Asahan menyebutkan pelantikan yang dilakukan akan bermakna, bilamana pengurus dapat menjalankan tugas dan fungsi organisasi dengan baik dalam rangka melestarikan nilai-nilai sosial budaya serta

mengembangkan kehidupan demokrasi secara konkrit di tengah masyarakat. Pengurus juga harus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur bangsa, dimana Pancasila merupakan satu-satunya azas dan falsafah bangsa dalam melaksanakan kehidupan berbagsa dan bernegara. Dengan kehadiran joglo jawa tersebut Bupati Asahan berharap joglo jawa dapat dimanfaatkan sebagai pusat kebudayaan, khususnya melestarikan budaya jawa dan ilmu pengetahuan budaya.” Mari kita satukan barisan untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan melalui kehadiran rumahrumah etnis di Asahan,” kata Bupati Asahan, seraya mengajak kepada etinis yang menda-

Ketua KOTI Pemuda Pancasila dan Ketua Karang Taruna Labusel Taruna Tali Tumor Serahkan Tali Kasih pada Penderita Tumor mata
Labusel, Panji Demokrasi Ketua Komando Inti (KOTI) Pemuda Pancasila Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) H.Rolikul Rahman MT atau yang biasa dipanggil H. Sugeng, bekerja sama dengan ketua Karang Taruna Kab. Labusel Faisal Nasution berikan bantuan peduli kasih berupa uang tunai sebesar Rp. 25.500.000 (dua puluh lima juta lima ratus ribu rupiah) kepada keluarga Armansyah Siregar (3) penderita penyakit tumor di pendopo MHB Kotapinang Kec.Kotapinang, Kab.Labusel Jumat (21/9) yang lalu. Armansyah Siregar (3) adalah anak dari Syahman Sayuti Siregar (30) warga dusun Tomu Tua, Kelurahan Kotapinang, Kec. Kotapinang, Kab. Labusel menderita penyakit tumor di kedua belah matanya. Saat ini dirawat di RSU Adam Malik, Medan. Ketua KOTI Labusel H.Sugeng dalam sambutannya mengatakan, saya atas nama pengurus dan anggota KOTI Labusel turut prihatin terhadap penyakit yang diderita adik kami Armansyah Siregar yang masih berusia dini sudah menanggung beban penyakit seperti ini, semoga orang tua maupun seluruh keluarga dapat tabah menghadapinya karena ini adalah suatu cobaan atau ujian dari Allah SWT kepada hamba-Nya. H.Sugeng juga mengatakan, uang bantuan tersebut diperoleh atas kerjasama KOTI dan Karang Taruna dibantu oleh adik-adik mahasiswa Alwasliyah dari Medan melakukan penggalangan dana selama 3 hari di Simpang 3 Bukit Kotapinang dan sebagian apa yang kami rasakan. Atas bantuan dan jerih payah yang saudara-saudara berikan kepada kami, semoga mendapat balasan yang baik pula dari Allah SWT. Yang berlipat ganda. Amin… Dalam acara tersebut AlUstad Timbul menyampaikan dalam tausiyahnya, setiap penyakit pasti ada obatnya namun kita tidak tahu mana obat yang pas untuk penyakit ini. Maka dengan itu teruslah berusaha dan berupaya jangan putus asa. Ustd. Timbul juga mengatakan, sangat terharu mendengar penyakit yang menimpa Armansyah Siregar, semoga keluarga terutama orang tuanya tabah dan ikhlas menerima cobaan ini. Saya juga bangga atas kepedulian KOTI dan Karang Taruna juga para mahasiswa yang masih mempunyai niat hati yang tulus untuk membantu saudara kita yang kesulitan. Dalam hal ini saya mengucapkan dengan adanya bantuan yang diberikan KOTI, Karang Taruna dan adik-adik kami mahasiswa Alwasliyah semoga anak kami Armansyah Siregar cepat sembuh, Amin.., kata Ustd.Timbul. Menurut pantauan dalam acara tersebut Ketua KOTI Pemuda Pancasila dan Karang taruna Kab.Labusel, sungguh sangat mulia dan wajar dikatakan pimpinan yang bijaksana. Namun yang sangat mengherankan dari Pemkab maupun tokoh masyarakat tidak ada kelihatan yang hadir. Sementara menurut informasi dari anggota KOTI dan karang taruna, undangan sudah disebarkan. (bokhari)

memperhatikan aspek-aspek utama yang menyangkut pembentukan manusia yang berkarakter. Kesadaran dan keanekaragaman budaya, suku, etnis, bahasa, agama dan keyakinan harus ditanamkan. Oleh karena itu diharapkan kepada pemuda pada khususnya ataupun organisasi kepemudaan (OKP) untuk dapat berpartisipasi memeriahkan Hari Sumpah Pemuda dengan turut serta berperan sebagai pelaksana sekaligus terlibat dalam kegiatan ataupun perlombaan yang akan dilaksanakan. Kadispora menambahkan adapun kegiatan dari jenis perlombaan yang akan dilaksanakan adalah pagelaran seni budaya, olahraga dengan berbagai cabang pertandingan dan pemilihan duta wisata.

Walikota Pematangsiantar Lepas Gerak Jalan Sehat Memperingati Haornas XXIX
P. Siantar, Panji Demokrasi SDM yang bugar, sehat dan berkualitas diyakini mampu mendorong tumbuhnya masyarakat yang maju “Olahraga bukan sekedar memelihara kebugaran fisik tapi juga menanamkan sifat-sifat kedisiplinan, kejujuran dan sportivitas. Tingkatkan terus budaya olahraga, baik untuk sekedar rekreasi maupun untuk meraih prestasi, ungkapan tersebut dikatakan Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus, SE pada upacara Peringatan Hari Olah Raga Nasional ke- XXIX tahun 2012 tingkat Kota Pematangsiantar, di Lapangan H. Adam Malik, Jumat pagi (28/9). Ditambahkan Walikota, Olah raga yang teratur memungkinkan seseorang untuk tetap hidup sehat dan prima, jauh dari sumber penyakit. Bahkan disadari, kesehatan yang prima akan menumbuhkan sifat yang positif yang ujungnya mendorong produktivitas kerja dan peningkatan kesejahteraan. Selanjutnya Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus, SE membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Andi Malarangeng yang mengatakan, dengan momentum peringatan Hari Olah Raga Nasional (Haornas) ke-XXIX Tahun 2012 ini, dia mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia baik dari instansi pemerintahan, swasta, para orang tua dan anak-anak sebagai generasi muda untuk terus ikut tingkatkan partispasi dalam menggerakkan dan memasyarakatkan olahraga. Hal ini sesuai dengan tema yang diusung peringatan Haornas ke XXIX tahun ini “Bersatu, Budayakan Olahraga, Raih Puncak Prestasi”. Dengan menerapkan pola hidup berolahraga maka hidup akan menjadi lebih sehat, gembira, dan kerja lebih produktif. Bila anak-anak sehat dan gembira kita akan mendapatkan jutaan bibit-bibit unggul sumber daya manusia Indonesia serta juga olahragawan yang nanti-nya menjadi tulang punggung tim nasional Indonesia untuk berbagai cabang olahraga,” je-las Menpora. Lebih lanjut Menpora Andi Malarangeng me-nyatakan bahwa bibit-bibit olahraga perlu proses pembinaan yang berjenjang melalui olahraga rekreasi, olahraga pendidikan di sekolah-sekolah, dan pembinaan yang intensif melalui klub-klub, serta pemusatan latihan pada tingkat regional dan nasional di setiap cabang olahraga. Sementara itu Kepala Disporabudpar Kota Pematangsiantar Tuahman Saragih melaporkan, bahwa dalam rangka peringatan hari olahraga nasional ke XXIX ta-hun 2012 ini kita telah melaksanakan perlombaan Tenis Meja dan Catur antar SKPD, dan pada hari ini kita juga me-laksanakan gerak jalan sehat serta senam masa yang di ikuti ribuan pelajar, PNS, TNI, Polri dan masyarakat. Kabag Humas Kota Pematangsiantar Drs.Daniel Siregar juga menambahkan, bahwa kegiatan gerak jalan serta senam masal pada puncak peringatan Hari Olah Raga Nasional ke XXIX, Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus, SE bersama Wakil Walikota Drs. Koni Ismail Siregar, Kapolres Pematangsiantar AKBP Albert TB Sianipar S.Ik, Ketua Pengadilan Negeri Pematangsiantar, Ketua DPRD Marulitua Hutapea,SE, Sekda Drs. Donver Panggabean M.Si, Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Rusmiati Rumana Hulman Sitorus, dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Rini Koni Ismail Siregar, Ketua Dharma Wanita Ny.Silvy Diana Donver Panggabean, serta seluruh SKPD turut serta mengikuti Gerak jalan sehat dan senam masal tersebut. Dan diakhir acara Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus, SE bersama Wakil Walikota Drs.Koni Ismail Siregar, Kapolres Pematangsiantar AKBP Albert TB Sianipar S.Ik, Ketua Pengadilan Negeri Pematangsiantar, Ketua DPRD Marulitua Hutapea,SE,Sekda Drs.Donver Panggabean M.Si, Ketua Tim Penggerak PKK Ny.Rusmiati Rumana Hulman Sitorus, dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Rini Koni Ismail Siregar, Ketua Dharma Wanita Ny.Silvy Diana Donver Panggabean, menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba seperti lomba Tenis Meja dan Catur, serta hadiah kupon lucky draw berupa Kulkas,TV 21 inc, Sepeda, dan hadiah lainnya.

Armansyah Siregar (3) penderita tumor mata saat ini masih terbaring di RSU Adam Malik Medan. muda mudi KOTI dan karang taruna melakukan door to door kerumah masyarakat yang ada di lingkungan Kotapinan, dan akhirnya dana tersebut bisa terkumpul sebesar Rp. 25.500.000 dan khusus kepada keluarga adik kami Armansyah Sirgar semoga dana yang kami berikan ini bias bermanfaat dan membantu dalam pengobatan adik kami Armansyah Siregar yang saat ini masih terbaring di RSU Adam Malik Medan. Husaini kakek dari Armansyah Siregar sebagai mewakili dari pihak keluarga mengucapkan ribuan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh pengurus anggota KOTI dan juga seluruh pengurus dan anggota Karang Taruna terlebih-lebih anak kami mahasiswa Alwasliyah dari Medan yang begitu tulus dan ikhlas untuk membantu kami yang masih turut merasakan

Edisi Minggu, 30 September 2012

PROVINSI ACEH

Halaman 5

Bupati Aceh Timur: “Jalan Akan Dipalang Bagi Pegawai Terlambat”
Idi Rayeuk, Panji Demokrasi Bupati Aceh Timur, Hasballah M Thaib, mengatakan jalan utama untuk masuk menuju pusat perkantoran di Desa Seunebok Teungoh, Kecamatan Idi Rayeuk Aceh Timur akan segera ditutup bagi para PNS yang datang terlambat. “Kita akan menutup atau memagarnya, dan ini khusus bagi PNS yang datang terlambat diatas jam tugas kantor yaitu antara diatas pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB,ujarnya”. Hal tersebut dikatakannya ketika selesai menghadiri acara halal bi halal dan pesijuk JCH Aceh Timur, Selasa (25/9). Menurutnya, pada saat dilakukan inpeksi mendadak tersebut yakni antara pukul 8.30 WIB hingga pukul 09.30 WIB, pada pagi ini, dirinya mendapati banyak perkantoran yang pegawainya belum datang bahkan di perkantoran pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Timur yang terletak di Titi Baro ia menjumpai masih ada perkantoran yang belum dibuka alias masih terkunci. “Ini sungguh disayangkan, jam segini saja pegawainya belum pada datang, bagaimana mau mengurusi masyarakat, kalau pegawainya tidak ada,”tegasnya. Oleh sebab itu ia berharap kepada seluruh PNS dalam jajaran Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur untuk menjalankan kewajiban serta tangung jawabnya sebagai Abdi Negara guna terselengaranya pemerintahan yang baik, bersih serta bermartabat dimata masyarakat. Seperti diketahui, pusat perkantoran yang terdapat dikawasan itu yakni Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Kehutanan, Satpol PP/WH, Bapellu, Desperindag, Catatan Sipil, serta sejumlah kantor lainnya.
(AT. 01. JM)

Warga Singkil Keluhkan Sampah Berserakan
Aceh Singkil, Panji Demokrasi Sampah kembali berserakan pinggir jalan masuk yang menghubungkan komplek perumahan BRR Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, dikeluhkan warga sekitar dan para pengguna jalan. Dari pantauan wartawan, Jum’at (28/9) lalu, sampah berserakan dipinggir jalan masuk menuju komplek perumahan BRR, Pulo Sarok, tersebut menyebabkan bau tak sedap dan lalat yang bertebaran di setiap titik tumpukan sampah. Kondisi ini menjadikan pemandangan lokasi tersebut terlihat jorok dan menjadi salah satu sumber penyakit menular yang dibawa lalat dan serangga. “Dalam kondisi musim kemarau saja kondisinya sudah sangat mengganggu. Apalagi kalau hujan dan angin turun. Dipastikan sampah akan berhamburan ke mana-mana dan mengakibatkan bau busuk,”

Bupati Peusijuk JCH Aceh Timur Timur
Idi Rayeuk, Panji Demokrasi Mengerjakan haji (Bahasa Arab: “ziarah”) merupakan salah satu daripada Rukun Islam yang lima. Setiap orang Islam yang mempunyai kemampuan, diwajibkan mengerjakan haji ke Makkah sekali seumur hidup. Haji pada syarak ialah mengunjungi Baitullah Al-Haram dalam bulan-bulan haji karana mengerjakan tawaf, sai’e dan wukuf di Arafah dengan menurut syarat-syaratnya serta menunaikan segala wajib-wajibnya. Selain itu ibadah Haji juga merupakan Pangilan Allah SWT kepada orangorang muslim di seluruh dunia terutama bagi mereka yang mampu untk melaksanakannya. Atas dasar tersebut, pada tahun 2012 ini Aceh Timur memberangkatkan 244 orang JCH ke tanah suci, dari jumlah sekian peserta tersebut, sebanyak 12 orang JCH Aceh Timur yang berasal dari lingkungan Kekemenag Aceh Timur dilakukan pesiuk haji oleh Bupati Aceh Timur, hasballah Bin M. Thaib di halaman mubapak-bapak dan Ibu-ibu tahun ini bisa memenuhi pangilan Allah SWT sebab ibadah haji merupakan ibadah paripurna bagi seorang hamba untuk mensucikan dan membersihkan diri, mohon apunan Allah atas segala noda dan dosa, kadang kala pernah terpasung oleh bisikan syaitan dan nafsu durjana. Oleh sebab itu memohonlah kepada Allah atas segala petunjuk dan segala jalan kebaikan demi keselamatan dan kedamaian yang hakiki dan dalam kesempatan ini saya memohon kepada para JCH Aceh Timur untuk mendo’akan kedamaian di Aceh Timur ini pada khususnya dan Aceh pada umumnya agar bisa berjalan dengan baik dan kami beserta seluruh masyarakat Aceh Timur juga akan mendo’akan Bapak-bapak serta Ibu-ibu para jemaah calon haji selalu dalam keadaan sehat wal’afiat, sempurna dalam menjalankan segala ibadahnya, dapat membentuk kekuatan iman dan memperoleh haji yang mabrur “ tukasnya.
(AT. 01. JM)

Kelihatan sampah berserakan ditengah badan jalan jalur masuk menuju komplek perumahan BRR Pulo Sarok, Singkil, Kabupaten Aceh Singkil. kata Iwan, warga setempat. Warga yang tinggal tak jauh dari lokasi tersebut paling merasakan dampak buruk sampah tersebut. “Para pengguna jalan dan warga setempat sangat terganggu,” ujarnya. Dengan begitu, warga mengharapkan Pemkab Aceh Singkil melalui instansi terkait dapat merapikan sampah yang berserakan tersebut, serta dapat membagikan tong sampah terhadap warga penghuni komplek perumahan BRR yang masih banyak belum memiliki tong sampah, harapnya. (AS001)

Pemkab Resmikan Koperasi
Aceh Singkil, Panji Demokrasi Sebanyak tiga dari Lima unit kantor pelayanan Koperasi dan pasar kaki lima (PKL) yang dibangun pemerintah Kabupaten Aceh Singkil melalui Dinas Perindagkop dan UKM setempat bersumber dari dana otonomi khusus dan APBN tahun 2012 diresmikan. Peresmian bantuan kantor koperasi dan pasar kaki lima tersebut langsung dilakukan oleh Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi,SH. serta melakukan penyerahan kunci kantor koperasi secara simbolis dalam kegiatan yang digelar didepan Kantor Disperindagkop setempat, Selasa (25/9) lalu. Dalam sambutannya Bupati Aceh Singkil, H.Safriadi.SH mengatakan bahwa Pemkab Aceh Singkil telah mengarahkan keseluruh Instansi Dinas yang bergerak disektor perekonomian rakyat, agar dalam menyalurkan bantuan dapat memperioritaskan kepada koperasi yang ada. Karena koperasi adalah suatu wadah yang membangun ekonomi rakyat, ucapnya. Sebelumnya, Kepala Disperindagkop dan UKM Aceh

Bentuk Protes para ulama, Tokoh Agama beserta Para Santri terhadap bangsa Jionis yang telah menghina agama Islam beserta Nabi Muhammad SAW. (Doc : PD / J. Miswar Isa) shalla MAN Idi (25/09/12) yang disaksikan oleh Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul Bin Syama’undan para tokoh agama, masyarakat, unsur Kekemenag Aceh Timur serta pihak keluarga JCH. Dalam laporannya, Kakamenag Kabupaten Aceh Timur, Drs, H. Faisal Hasan mengatakan, untuk tahun ini jumlah seluruh JCH Aceh Timur sebanyak 244 orang yang tergabung kedalam kloter 10 embarkasi Sultan iskandar Muda, sementara untuk lingkungan Kekemenag Aceh Timur sendiri berjumlah 12 orang yang terdiri dari 7 lakilaki dan 2 wanita. Dalam kata sambutannya, Bupati Aceh Timur, Hasballah Bin M. Thaib mengatakan, kepada bapak-bapak dan Ibu-ibu yang sebentar lagi akan berangkat memenuhi rukun islam yang ke 5 perbanyaklah bersyukur sebagai tanda wujud terima kasih kepada Allah SWT karena berkat kesabaran

Danau Belibis Singkil Kembali Ditata
Aceh Singkil, Panji Demokrasi Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil melalui Dinas Disbudparpora kembali mulai merevitalisasi dan menata ulang sarana maupun prasarana kawasan obyek wisata Danau Belibis, Pantai Pulo Sarok, Singkil yang terletak dibukota daerah setempat. Kepala Dinas Budparpora Aceh Singkil, Ir.Safitri Dharma melalui stafnya Razali saat ditemui wartawan baru baru ini saat meninjau Danau belibis, Singkil mengatakan untuk penataan ulang objek wisata Danau Belibis Pantai Pulo Sarok ini membuat tempat permainan Replika bebek dayung trapung. Dengan direvitalisasi dan penataan ulang objek wisata yang berada di Ibukota Bumi Syekh Abdu Rauf AsSingkily tersebut, kelak dapat menjadi lebih menarik bagi wisatawan. Untuk menunjang atraksi wisata, kedepan direncanakan dilokasi tersebut akan dibuat wisata air (water boom) dan penunjang fasilitas wisata lainnya bagi pengunjung Danau Belibis, Pantai Pulo Sarok. Dan masyarakat di sekitar kawasan obek wisata juga diharapkan ikut ambil bagian dalam memelihara objek wisata yang ada, ujarnya. Lokasi yang sempat ditata dan dijadikan lokasi wisata berdasarkan Qanun Aceh Singkil. Namun, belum sempat berjalan, gempa dan tsunami menghancurkan kawasan itu. “Dengan upaya ini kita harapkan penataan pariwisata telah dimulai dan langkah

Kelihatan Koperasi KSU Bunda Pulo Sarok yang merupakan salah satu kantor koperasi yang diresmikan Pemkab Aceh Singkil. Singkil, Drs.Taslim dalam laporannya mengatakan adapun tiga unit kantor pelayanan koperasi yang diresmikan tersebut diantaranya, KSU Bunda Kecamatan Singkil, Kopwan Az-Zahara Kecamatan Singkil, dan Koperbun Karya Mandiri Kecamatan Gunung Meriah. Sedangkan dua unit lagi koperasi lainnya, yakni KSP.Sawita Meriah, Kecamatan Gunung Meriah dan Kopwan Bina Sejahtera, Kecamatan Singkil Utara, karena adanya perubahan kontrak kerja masih dalam pelaksanaan pembangunannya. Selain itu juga diserahkan Bantuan Sosial dari Kementrian Koperasi dan UKM RI kepada 4 koperasi. Dengan masing – masing koperasi mendapatkan bantuan sebesar Rp. 50.000.000, ungkapnya. (AS001)

Dua Fraksi DPRK Setujui Walikota LPJ Walikota Subulussalam
Kelihatan di gambar areal lokasi Danau Belibis, Pantai Pulo Sarok, Singkil, Kabupaten Aceh Singkil berikutnya kita harapkan berjalan lebih baik,” ungkapnya Rizal salah seorang warga setempat. (AS001) Subulussalam, Panji Demokrasi Dua Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam menerima dan menyetujui Rancangan Qanun (RaQan) menjadi Qanun Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Walikota Subulussam pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Subulussalam tahun 2011 pada rapat paripurna Dewan digedung DPRK setempat,Senin (24/9). Diterimnya RaQan LPJ Walikota tersebut ditandai dengan pernyataan tertulis yang dibacakan masing-masing juru bicara dari dua Fraksi DPRK setempat,yakni, Fraksi Karya bersama dan Fraksi Keadilan bersama,kendati telah diterimanya RaQan tentang LPJ Walikota tersebut, namun kedua Fraksi masingmasing memberikan catatan tertentu yang harus dipenuhi oleh pihak eksekutif. Seperti yang disampaikan Fraksi Karya bersama melalui Juru Bicaranya H.Ansari Idrus Sambo,SH menjelaskan, dengan pembahasan yang begitu lama sejak tanggal 26 Agustus 2012,Fraksi Karya bersama berpendapat untuk kedepannya perlu menjadi perhatian bersama dalam mempedomani setiap perundangundangan yang ada,dalam rangka untuk mengantisifasi efektifitas pembahasan kedepan, ujarnya. Meskipun Subulussalam mendapat predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keungan (BPK) Laporan Pertanggungjawaban pelaksanaan APBK Subulussalam tahun 2011,namun masih menunjukkan kelemahan, baik dilihat dari proses penyusunannya maupun dampknya terhadap makro ekonomi Kota Subulussalam. Hal ini dapat dipahami karena BPK hanya melakukan proses audit terhadap laporan keuangan yang ada dalam APBK, katanya. Sementara,Fraksi Keadilan Bersama Melalui Juru Bicaranya Supriadi Boang Manalu menjelaskan, menyangkut berbagai temuan BPK yang mengandung pemborosan, kelebihan bayar dan juga potensi kerugin daerah, meminta pimpinan DPRK mengundang BPK kembali untuk melakukan audit investigatif agar potensi kerugian daerahdapatdikurangi. Selanjutnya Fraksi Keadilan bersama juga menyayangkan program relokasi Desa Kuta Beringin Kecamatan Runding berupa pembangunan 43 unit rumah sehat sederhana karena sampai saat ini masih belum dikerjakan oleh rekanan, “diharapkan Walikota Subulussalam memerintahkan Dinas Terkait agar proyek tersebut dapat dikerjakan pada tahun 2012 ini” ujarnya. Rapat paripurna itu dipimpin langsung Ketua DPRK Pianti Mala,didampingi dua Wakil Ketua Siti Ansari Bancin dan Karlinus, turut dihadiri Walikota Subulussalam Merah Sakti, SH, Wakil Walikota H.Affan Alfian,SE,Dandim 0109/Singkil Letkol.Inf.Afson Riswandi Sirait serta unsur muspida dan sejumlah undangan lainnya.
(SS-01)

Wujudkan Pemerintah Aceh Wujudkan Pembangunan Terbesar Pabrik Padi Modern Terbesar
Aceh Utara, Panji Demokrasi Pemerintah Setingkat Propinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Utara, yang memenfaatkan perbankan Bank Aceh bekerja sama dengan Pihak Investor PT. Asrari Padi Pratama Group Indonesia, dalam waktu dekat ini akan mendirikan sebuah pabrik padi modern dan terbesar di Indonesia yang akan ditempatkan di Desa Mane Kawan, Kecamatan Seunoddon, Kabupaten Aceh Utara, dengan luas lahan sekitar 7 hektare. Hari ini, Pemerintah Aceh sudah menandatangani nota kesepakatan kerjasama dengan PT. Asrari Padi Pratama Group untuk mendirikan pabrik padi modern dan terbesar di Indonesia, tepatnya di Desa Mane Kawan. Pabrik modern ini nantinya akan mensejahterakan Rakyat Aceh dari hasil pertanian padi. Maka untuk kedepan, hasil pertanian padi di Aceh akan kita kelola sendiri di pabrik yang akan dibangun ini, kata Wagub Aceh Muzakir Manaf, saat diwawancarai wartawan, Rabu (26/9). Sementara itu Pimpinan PT. Arsari Pratama Group, Hasyim. S. Djojohadikusumo, selaku pihak investor, mengatakan, pabrik padi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan Rakyat Aceh. Hingga saat ini ada dua proyek yang akan didirikan di Aceh kata investor itu. Yang pertama kita akan dirikan pabrik karet modern yang terbesar di dunia dan asia tenggara yang letaknya di Meulaboh. Dan akan diresmikan pada 31 Agustus 2013. Nantinya, pabrik itu akan dapat mensejahterakan rakyat dari 71000 hektare kebun karet. Yang kedua yaitu, pabrik padi termodern di Indonesia kita bangun diKecamatan Seunoddon, Aceh Utara ini, ujar Hasyim. Hasyim juga membenarkan bahwa hasil panen Aceh selama ini banyak yang diolah keluar Aceh. “Produksi Aceh mencapai 1.900.000 ton padi basah. Karena itu, Aceh perlu memiliki sembilan kilang padi. Namun untuk sementara kita bangun satu pabrik dulu. Setelah itu mudah-mudahan kita dapat mendirikan sembilan bangunan kilang padi yang lainnya di Aceh, kupas Hasyim yang didampingi Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf saat diwawancarai wartawan. Sementara hadir dalam acara itu yakni Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib dan Wakilnya Drs. Muhammad Jamil MKes, Komandan Kodim 0103 Aceh Utara, Letkol Inf. Agus Tri Antoni, Wakapolres Aceh Utara Kompol Siswoyo, mantan Pangdam Iskandar Muda, Mayjen Soenarko, serta unsur Muspida dan Muspika setempat.
(AC.04)

BTL Singkil Meningkat
Aceh Singkil, Panji Demokrasi Anggaran belanja langsung (BL) Kabupaten Aceh Singkil pada KUA – PPAS Perubahan APBK 2012 ini terjadi penurunan. Dari besar belanja langsung semula pada APBK induk tahun 2012, sebesar Rp.196.462.915.910, berubah menjadi Rp. 195.788.815.547, yang berarti turun sebanyak Rp. 647.100.363. Sedangkan untuk belanja tidak langsung (BTL) pada KUA PPAS Perubahan APBK Aceh Singkil tahun 2012 mengalami peningkatan sebesar Rp. 11.372.204.325. Dari APBK induk semula sebesar Rp. 206.184.561.214 menjadi Rp. 217.556.765.539. Demikian dikatakan Wakil Bupati Aceh Singkil, Dulmursid saat menyampaikan sambutan Bupati pada rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan kebijakan umum APBK dan PPAS perubahan daerah setempat 2012, Rabu (26/9) lalu. Sebelumnya Wakil Bupati mengatakan sesuai dari hasil pembahasan dengan Badan Anggaran DPRK Aceh Singkil, penerimaan daerah pada APBK tahun 2012 sejumlah Rp. 402.647.477.124 berubah menjadi sebesar Rp. 413.345.581.086. Atau terjadi kenaikan sebesar Rp. 10.698.103.962. (AS001)

Tangani Tujuh WH Tangani Tujuh Kasus Dalam Tiga Bulan Tiga
Idi Rayeuk, Panji Demokrasi Pihak kantor Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Kabupaten Aceh Timur dalam kurun waktu tiga bulan ini telah menangani tujuh kasus , dimana Kasus ini jauh lebih menurun dibandingkan dengan kasus tahun sebelumnya. Kepala Satpol PP/WH Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, didampingi Kasie Penegakan Kebijakan Daerah dan Syariat Islam Aceh Timur, Aminullah SE MAP, di sela-sela waktu sengang mereka di runangan Humas dan Protokol Setdakab Aceh Timur, Selasa (25/9) mengatakan, sejak tiga bulan terakhir ini pihaknya sudah menangani tujuh kasus dimana ketujuh kasus tersebut didominasi oleh kasus khalwat (mesum). “Kasus-kasus itu dominan terdapat diwilayah Peureulak dan sekitarnya,”ujarnya. Menurutnya, pada tahun sebelumnya yakni 2011, pihaknya juga telah menangani sebanyak 11 kasus sejak tiga bulan. “Ini artinya kasus yang terjadi di Aceh Timur menurun dibandingkan tahun sebelumnya, kita harapkan untuk tahun-tahun mendatang juga terus menurun dan kesadaran masyarakat akan pelaksanaan syariat islam makin tinggi,’tambahnya. Demi terlaksananya pelaksanaan Syariat Islam secara kaffah, pihaknya mengharapkan dukungan dan partisipasi dari seluruh komponen masyarakat untuk sama-sama menjaga dan mengawasinya, sehingga kasus-kasus yang tidak diinginkan tidak terjadi.
(AT. 01. JM)

APBK-P Singkil 2012 Seimbang
Aceh Singkil, Panji Demokrasi Setelah perubahan anggaran Kabupaten Aceh Singkil tahun 2012 ini berada pada posisi balance (seimbang) antara pendapatan dan belanja daerah. Karena sebelum pembahasan, total target perubahan pendapatan daerah Aceh Singkil tahun 2012 berjumlah 402 milyar. Namun setelah pembahasan mengalami peningkatan sebesar Rp. 10 milyar, ungkap Nazli, politisi partai PBR saat menyampaikan Laporan Badan Anggaran DPRK Aceh Singkil dalam sidang paripurna yang digelar, rabu (26/9) lalu digedung wakil rakyat setempat. Sehingga total pendapatan Kabupaten Aceh Singkil tahun 2012 menjadi sebesar Rp. 413.345.581.086, yang bersumber dari pendapatan asli daerah, dana perimbangan, dan lain–lainnya pendapatan daerah yang sah, penerimaan pembiayaan, dan pengeluaran pembiayaan,ungkapnya. Dengan realisasi Belanja Langsung (BL) sebesar Rp. 195.788.815.547, dan belanja tidak langsung (BTL) sebesar Rp.217.556.765.539, jelasnya. (AS 001)

Edisi Minggu, 30 September 2012

Penderita HIV/AIDS di Kota Medan Mencapai 3.175 Orang
Medan, Panji Demokrasi Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap diwakili Asisten Adminstrasi Kesejahteraan Masyarakat Drs H Darussalam Pohan membuka Pelatihan Pengembangan Sistem Pelayanan Terpadu Terkait HIV/ AIDS Puskesmas se Kota Medan Tahun 2012 di Hotel Grand Antares Jalan Sisingamangaraja Medan, Senin (24/9). Menurut Darussalam Pohan, intensitas kasus HIV/AIDS di Kota Medan dari tahun ke tahun cenderung meningkat cukup pesat, bahkan berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Medan dari Januari 2006 s/d bulan Mei 2012 jumlah penderita HIV/AIDS telah mencapai 3.175 orang. Kondisi ini dipastikan mencemaskan khususnya ibu rumahtangga dan anak balita. Menurutnya tingkat angka kesakitan dan kematian diakibatkan oleh infeksi HIV/AIDS masih cukup tinggi , serta laju transmisi yang terus meningkat, diperlukan langkah langkah-langkah strategis penanggulangan infeksi HIV/AIDS termasuk dengan melibatkan Puskesmas sebagai sarana layanan kesehatan primer untuk penyakit HIV/AIDS. Dalam hal ini, Puskesmas merupakan lini terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat dianggap sangat efefktif dan penting dalam menanggulangi penyebaran HIV/AIDS. “Pemerintah Kota Medan akan memperkuat Puskesmas agar penanggulangan infeksi HIV/AIDS bisa lebih cepat ditangani, persoalannya adalah apakah Puskesmas-Puskesmas dapat dengan cepat dan tepat menangani dan merawat pasien yang terinfeksi HIV/AIDS, untuk itulah kepada tenaga medis di Puskesmas diberikan pelatihan tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, dengan pelatihan ini juga diharapkan dapat menghapus stigma dan diskriminasi di kalangan tenaga medis dalam melayani orang dengan HIV/AIDS (ODHA)”, paparnya. “Diperlukan upaya penguatan peran puskesmas, kita harus perkuat front line yang te-

PENDIDIKAN, AGAMA, BUDAYA & OLAHRAGA

Halaman 6

PTPN III Berangkatkan 75 Karyawan Ibadah Haji
Medan, Panji Demokrasi PT. Perkebunan Nusantara III di tahun 2012 ini memberangkatkan 75 orang karyawannya yang terdiri dari karyawan dan keluarga sebanyak 31 orang beserta keluarga 44 orang ke tanah suci, sebagaimana dikatakan oleh Aja Ibrafan, Kepala Bagian Umum PTPN III dalam laporannya. Ia menambahkan bahwa para karyawan tersebut telah menunggu jadwal selama beberapa tahun lamanya sehingga pada tahun 2012 ini merupakan kesempatan yang berharga bagi para jemaah untuk menunaikan ibadah haji. Pada momen yang sama, Kusumandru NS, Wakil Direktur Utama PTPN III menyerukan kepada seluruh jamaah haji agar benar–benar manfaat kesempatan ibadah tersebut dengan baik, Menjaga baik, menjaga kesehatan, menjaga kebersamaan dengan suami atau istri dan anak sehingga ibadah tetap optimal dilakukan, karena ibadah haji merupakan berkah yang tidak terduga dan panggilan khusus dari Allah SWT. Banyak orang yang mampu dan sehat namun belum tentu terpanggil dan bila tahun ini kita mendaftar baru bisa berangkat ibadah di tahun 2021, Jadwal tunggu sangat lama. “Oleh karena itu saya berharap toleransilah saat beribadah dengan jammaah dari kloter dan dari Negara lain tetap perhatikan. Jangan lupa, doakanlah perusahaan agar tetap berkah dan jaya,” pintanya di hadirin dan para calon jemaah haji. Hadirin jajaran direksi diantaranya Kusumandru NS, Wadirut, Bagas Angkasa, Dirpem, Erwan Pelawi, Dirkeu dan Ractmat PKm Direktur SDM, para kepala bagian, distrik manager, manager, karyawan dan calon jamaah haji. Lantunan ayat suci Al-quran dibacakan oleh Ahmad Fairi Lubis, Juara terbaik II Qori tingkat Internasional tahun 2003 dan penterjemah, Murisan Nasutin, Juara Puitis tahun 2006 tingkat Sumut. Ustadz Irvan Yusuf dalam kesempatan itu mengingatkan kepada seluruh kadirin agar tetap khusuk saat beribadah di tanah haram. “Banyak tempat yang muktajam, banyak kesempatan untuk memohon ampunan. Gunakanlah waktu selama ibadah haji itu, untuk fokus beribadah kepada Allah. Lupakan hal – hal duniawi, iklaskanlah semua yang tinggal di tanah air, katanya dengan tegas. Semoga para jamaah haji yang berangkat di tahun 2012 ini akan menjadi mabrur dan hajjah mabruroh sepiulangnya nantu, agar kinerja individu meningkat dan mendorong kinerja perusahaan semakin baik lagi. (Jms/Rel)

lah kita miliki, kalau dari tingkat kecamatan front line kecamatan baik, keataspun pelayanan kesehatan akan menjadi lebih baik lagi’ harapnya. Sementara itu Kepala Bagian Administrasi Kesehjateraan Rakyat Drs H Ahmad Raja Nasution mengatakan tujuan kegiatan adalah meningkatkan kemampuan tenaga terlatih di Puskesmas yang mau dan mampu berpartisipasi aktif dalam penanggulangan HIV/ AIDS, memghapus stigma dan diskriminasi layanan kesehatan bagi penderita HIV/ AIDS.Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 24 s/d 25 september 2012 diikuti 59 peserta yang mewakli dari Puskesmas se Kota Medan. [lamru]

Walikota Medan Terima Lencana Melati Terima Bidang Pramuka
Medan, Panji Demokrasi Pembinaan gerakan pramuka di Kota Medan akan lebih ditingkatkan lagi. Sebab, gerakan ini menjadi wadah pembentukan pendidikan karakter bangsa yang dilakukan mulai sejak tingkat SD, SMP dan SLTA. Selain itu juga sebagai tempat untuk mempelajari aspek moral dan etika serta ketrampilan yang menjadi bekal hidup kelak di kemudian hari. “Untuk itu saya akan meningkatkan pembinaan gerakan pramuka di Kota Medan,” kata Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM didampingi Wakil Walikota Drs H Dzulmi Eldin MSi usai menerima penghargaan tertinggi di bidang kepramukaan yakni Lencana Melati di Lapangan Ika Bina Labuhan Batu, Rantau Prapat, Sabtu (22/9). Apalagi, lanjutnya, sesuai dengan instruksi dari Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Prof. Dr dr Azrul Azwar MPH agar pemerintah daerah dan kota untuk lebih merapatkan barisan dan menyatukan gerak langkah dalam rangka pembentukan karakter generasi muda. Sekaligus peningkatan kualitas gugus depan sebagai wahana pendidikan karakter bangsa. “Yang paling utama membangun karakter generasi muda kita mulai tingkat SD, SMP dan SMA. Salah satu caranya bisa dilakukan dengan peningkatan disiplin. Sebab, orang yang disiplin itu memiliki karakter. Untuk hasil yang optimal dalam pembentukan watak, kepribadian dan akhlak mulia, bisa diperoleh dengan mengikuti pendidikan gerakan pramuka,” ungkapnya. Dengan diterimanya penghargaan Lencana Melati, Wali Kota mengaku semakin termotivasi untuk meningkatkan pembinaan gerakan pramuka di Kota Medan. Orang nomor satu di Pemko Medan ini berharap gerakan pramuka di kota ini harus bisa lebih baik dibandingkan daerah maupun kota lainnya. “Saya mengucapkan terima kasih atas penganugerahan penghargaan tertinggi di bidang kepramukaan ini. Untuk meningkatkan pembinaan gerakan pramuka di Kota Medan, saya akan menata lahan Cadika Pramuka di Jalan Karyawisata Medan. Saya ingin menjadikan tempat itu benar-benar sebagai kawah candradimuka pramuka di Kota Medan. Dengan demikian gerakan pramuka di Kota Medan lebih baik lagi,” harapnya. Ungkapan senada disampaikan Wakil Wali Kota Medan Drs H dzulmi Eldin mSI, guna peningkatan pembinaan pramuka, dia selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Medan berrjanji akan meng-aktifkan kembali gugusgugus depan yang ada di Kota Me- dan. Sedangkan untuk mengembangkan generasi muda untuk lebih baik lagi, maka nantinya akan diaktifkan kembali jambore pelajar. “Selama ini jambore pelajar aya lihat kurang aktif. Untuk itu harus kita aktifkan kembali. Caranya, kita akan menyurati seluruh kwartir-kawartir yang ada. Saya yakin dengan cara ini gerakan pramuka di Kota Medan semakin bergeliat dan lebih aktif lagi dalam rangka pembentukan karakter generasi muda,” jelas Wakil Walikota. Penganugerahan tanda penghargaan Lencana Melati ini diterima Walikota dan Wakil Walikota Medan dalam apel besar peringatan Hari Pramuka ke 51 Tahun 2012 yang dilaksanakan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara di lapangan Ika Bina Labuhan Batu. Penghargaan itu disematkan langsung Plt Gubsu H Gatot Pujonugro ST selaku Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut yang bertindak sebagai pimpinan apel.
[lamru]

Akademi Fisioterapi Siti Hajar Medan Wisuda 44 Ahli Madya
Medan, Panji Demokrasi Mulai tahun 2012 ini Akademi Fisioterapi Siti Hajar Jl. Jamin Ginting Medan di targetkan akan membuka program Sarjana (S-1) Fisioterapi dimana selama ini masih megelola program Akademi Ahli Mudya,” Tahun ini mudah – mudahan sudah keluar keputusan izin program sarjana (S1) fisioterapi yang sekarang sedang diproses di Dikti Depdiknas Jakarta,” Kata Direktur Akademi Fisiterapi Siti Hajar Medan Dr. Hj. Amira Permata Sari Tarigan, Sp.P saat wisuda ahli waris madya fisioterapi sebanyak 44 orang Hotel Danau toba Internasional Jl. Imam Bonjol Medan, Rabu (26/9). Dr. Hj. Amira Permata Sari menambahkan bahwa saat ini di era teknologi dan globalisasi dibutuhkan peningkatan bukan hanya kwantitas tetapi kwalitas lulusan termasuk bidang fisioterapi oleh karena itu di Yayasan Fisioterapi Siti Hajar Medan harus terus ditingkatkan kwalitasnya, dan juga sarana dan prasarana pendidikan. Sementara itu, ketua Ya-

Ketua Yayasan dan Direktris Fisioterapi Siti Hajar Medan foto bersama para wisudawan/i, Rabu (26/9). (Foto: JMS/PD) yasan Fisioterapi Siti Hajar Medan Ir. H. Ahmad Rulianto Tarigan mengatakan bahwa di lingkungan yayasan terus dipacu kwalitas di segala bidang agar senantiasa lulusan fisioterapi nantinya bisa bersaing lapangan kerja baik di Sumut yang sudah dikenal dan cukup busa bersaing dari lulusan secara nasional maupun ke luar negeri. Pada saat bersamaan pihak yayasan memberikan tanda penghargaan kepada wisudawati yang menonjol prestasi akademik yang langsung diserahkan oleh ketua yayasan didampingi Direktur Akademi Fisioterapi Siti Hajar Medan dan disaksikan Civitas Akademika Siti Hajar, mewakili Kopertis wil. I Sumut – NAD, Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Sumut, dan Segenap Orang Tua Wisudawan/ti. (Jms)

Bupati DS Letakan Batu Pertama Tamora Pembangunan SMPN 4 dan 5 Tamora
Deli Serdang, Panji Demokrasi Masyarakat Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang menyampaikan terimakasih kepada Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan karena gedung sekolah SMP Negeri 5 yang berada di PT PP Lonsum Desa Sei Merah dan SMP Negeri 4 di Desa Telaga Sari yang mereka dambakan mulai dibangun ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati, Minggu (23/9). Kegembiraan tampak terlihat diwajah para Tokoh masyarakat, Agama, guru, orang tua murid, dan masyarakat lainnya yang hadir dengan mengucapkan terima kasih kepada H Amri Tambunan yang saat itu hadir bersama Dirut SDM PP Lonsum H Joefli J. Bachruny, Legal Affair PT PP Lonsum, Manajer Sei Merah Estate PT PP Lonsum, Perwakilan dari kemitraan Pendidikan Indonesia Australia ( AUSAID ), Asisten I H Safrullah S.Sos, Kadis Pendidikan Hj Saadah Lubis MAP, Kadis Infokom Drs Neken Ketaren, Kaban Kesbang Drs H Hasbi, Camat Tanjung Morawa Drs Zainal Abidin Hutagalung MAP beserta Muspika serta mantan Kepala Desa sewaktu Amri Tambunan menjabat Camat Tanjung Morawa. Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan pada peletakkan batu pertama di SMP Negeri 5 Desa Sei Merah mengatakan bahwa Masyarakat Deli Serdang masih dengan komitmen bersama yaitu komitmen membangun bangsa, oleh karena itu terimakasih saya kepada kita semua demi memperkokoh semangat itu, semangat yang dari duluh telah ditunjukkan oleh para sesepuh para pejuang kemerdekaan kita, sehingga kita bisa mengusir para penjajah hanya dengan modal semangat kebersamaan. Bupati juga mengajak untuk melihat ini sebagai sebuah lambang baru yang mewujudkan tekad kita untuk bagai mana memajukan Bangsa ini khususnya masyarakat Deli Serdang dalam kehidupan sesuai dengan tuntutan dari tujuan Nasional kita untuk mencerdaskan bangsa. Karena pendidikanlah yang mengajarkan kita nanti hidup menghadapi tantangan-tantangan yang sudah pasti berada didepan kita, tidak akan pernah mungkin ada langkah yang kita lakukan tampa menghadapi rintangan, sehingga selalu dibutuhkan pembaharuan-pembaharuan serta tekat semangat perkembangan kemajuan pengetahuan untuk bisa mengatasi tantangan itu, karena tantangan yang kita hadapi dari tahun ketahun akan semakin sulit karena akan semakin kompleks. Sementara itu Direksi PT PP Lonsum H Joefli J. Bachruny mengatakan bahwa PT PP Lonsum melakukan suatu upaya untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat khususnya yang ada di Kecamatan Tanjung Morawa, yaitu pembangunan gedung SMP Negeri 5 satu atap di Desa Sei Merah diatas lahan hak guna usaha PT Lonsum yang pada hari ini kami serahkan untuk penggunaan pinjam pakai seluas 6000 Meter. Oleh karenannya kami berharap dengan terbangunnya SMP Negeri 5 ini pendidikan bagi anak-anak kariawan Lonsum dan masyarakat Tanjung Morawa akan dapat lebih terbantu dalam proses belajar mengajar. Tokoh Masyarakat Umar Daulay menyampaikan terima kasih kepada Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan yang begitu giat dan gigih melaksanakan kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, seperti Program Cerdas di bidang Pendidikan, Gerakan Deli Serdang Membangun, Konsep Ceria di bidang Kesehatan serta program bedah 10 ribu rumah tidak layak huni menjadi layak huni untuk warga kurang mampu di Kabupaten Deli Serdang, untuk itu kami berharap agar program yang bapak cetuskan di Deli Serdang agar biasa dilanjutkan lagi ke tingkat Sumatera Utara. Ketua panitia Swito SPd dalam laporannya mengatakan bahwa pembangunan SMP Negeri 5 Desa Sie Merah KecamatanTanjung Morawa ini bersumber dari dana APBN 2012 yang berasal dari hibah Negara Australia melalui AUSAID, dan gedung yang akan dibangun tiga ruang kelas, satu kantor, satu ruang gedung serbaguna dan fasilitas pendukung lainnya diatas lahan seluas 6000 Meter. Lepas Jalan Santai dan peresmian sekretariat Karang Taruna……………….. Sebelumnya Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan, di Desa Telaga Sari Kecamatan Tanjung Morawa melepas gerak jalan santai dan sepeda santai yang diikuti ribuan masyarakat, anak-anak sekolah serta ratusan komunitas sepda ontel Tanjung Morawa yang ditandai dengan pelepasan bendera Start oleh Bupati. Gerak jalan santai dan sepeda santai tersebut mengambil garis stat dan finish di depan kantor kepala Desa Telaga Sari Kecamatan Tanjung Morawa, kegembiraan peserta tampak diraut wajah mereka ketika Amri tambunan melepas start tanda dimulainya jalan santai, para peserta tampak menyapa dan menyalami Bupati yang dikenal sangat dekat dengan rakyatnya ini. Dalam kesempatan tersebut Bupati mencabut nomor undian untuk mendapatkan hadia utama berupa Telivisi. Usai melepas Gerak jalan santai dan sepeda santai Bupati Drs H Amri Tambunan meresmikan Kantor Sekretariat Karang Taruna “ Satria Pandawa” di halaman Kantor Kepala Desa Telaga sari Kec Tanjung Morawa, yang ditandai dengan penandatangan batu prasati dan penguntingan pita oleh Bupati.
(mars.rafina/htr)

Bupati DS Melepas Jemaah Calon Haji Deli Serdang
Deli Serdang, Panji Demokrasi Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan bersama Wabup H Zainuddin Mars melepas keberangkatan jamaah calon haji (Calhaj) asal Kab.Deli Serdang yang tergabung dalam Kloter 05 untuk masuk Asrama Haji Medan dari Masjid Al Ikhlas Lubuk Pakam, Senin (24/9). Hadir pada pemberangkatan itu, Unsur Muspida, Sekdakab Drs H Azwar MSi yang turut berangkat ke Tanah Suci menunaikan ibadah Haji, Ketua TP PKK Ny Hj Anita Amri Tambunan, Wakil Ketua TP PKK Ny Hj Asdiana Zainuddin, unsur Muspida, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Drs H Dur Berutu MA, Kasi Urusan Haji Kankemenag Deli Serdang H Syawal Harahap S.Ag, dan sejumlah pimpinan SKPD sejajaran Pemkab Deli Serdang. Pada kesempatan itu Bupati Drs H Amri Tambunan menyampaikan ucapan selamat jalan serta mengingatkan seluruh jamaah calhaj untuk tetap menjalin kekompakan dan kebersamaan selama berada di dua tanah suci. Dalam melaksanakan ibadah agar menjaga kesehatan karena ibadah haji dalam pelaksanaannya lebih bersifat fisik dan mental, memerlukan pemahaman sungguh-sungguh, sehingga dengan demikian, sekembalinya dari tanah suci para jamaah dapat menjadi haji dan hajjah yang mabrur. Kepala Kementerian Agama Kabupaten Deli serdang Drs H Dur Brutu MA menjelaskan jamaah calon haji yang akan berangkat ke tanah suci asal Kabupaten Deliserdang tergabung dalam kloter 05, berjumlah 490 orang, laki-laki 186 dan prempuan 304 orang yang akan masuk karantia asrama haji Medan, selama satu hari dan pada hari ini (25/9) pukul 07.15 Wib terbang menuju Jeddah bandara King Abdul Aziz selanjutnya menuju Madinah dan kembali ke Indonesia tanggal 4 November 2012. Pelepasan pemberangkatan jamaah calhaj asal Deli Serdang menuju Asrama Haji Medan diawali pembacaan Al Qur’an dan Talbiyah. Pantauan di Mesjid Al Iklas bahwa ratusan keluarga jamaah serta warga yang sengaja datang ke Masjid, Al Iklas, saat azan dikumandangkan sebagai tanda pelepasan, terlihat saling bersalaman dan berpelukan seraya berbisik “Doakan kami di tempat-tempat mustajab doa dan dipanggil nama kami untuk dapat memenuhi panggilan Ka’bah”.
(mars.rafina/htr)

Terlambat Tiada Istilah Terlambat Untuk Belajar
Langkat, Panji Demokrasi Kaidah agama Islam menegaskan bahwa menuntut ilmu pengetahuan diperintahkan sejak buaian tentunya ayah emaknya memberikan pelajaran lapaz yang baik, makan yang halal dan baik. Selanjutnya menuntut ilmu hingga ke liang lahat oleh karenanya untuk menimba ilmu pengetahuan tidak mengenal batas usia, dalam kaidah islam juga dijelaskan bahwa kalau ingin kebahagiaan dunia maka tuntut ilmu dunia, kalau ingin kebahagiaan akhirat maka tuntut ilmu akhirat, kalau hendak keduanya maka tuntut keduanya. Penulis (Mahdar) bincangbincang dengan Drs. Syarifendi 25-09-2012. Deklarator dan pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Pendidikan Nasional Indonesia (LSM PPNI), Badan Pendiri Yayasan Jamaiyah Mahmudiyah Batu nyak bermunculan insan pers (wartawan) yang latar belakangnya, bukan dari jurusan sekolah/madrasah jurnalistik, tapi dengan wajib belajar ilmu wartawan dapat diperoleh dari membaca, seminar, pelatihan kewartawanan, lomba karya tulis dan sebagainya, sehingga profesi wartawan itu menjadi pilar kekuatan, intinya kalau seorang petani dia harus menguasai ilmu pertanian, kalau seorang nelayan demikian juga, dan seterusnya. Maka dalam konteks islam tempatkan/ dudukkan seseorang sesuai keahliannya, kembali tentang kewajiban menuntut ilmu sudah barang tentu tidak ada istilah terlambat atau mengenal usia, yang menjadi pembatasan yaitu kalau menuntut ilmu dari kecil bagai mengukir diatas batu, kalau menuntut ilmu setelah dewasa bagai mengukir di atas air. (MAHDAR)

Walikota Medan Kukuhkan Pengurus FKUB 2012-2017
Medan. Panji Demokrasi Selama ini Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Medan mampu menjalankan program kerjanya dengan baik. Meski demikian kondisi Kota Medan yang saat ini kondusif bukan tidak mungkin terusik akibat adanya gesekangesekan berbagai kepentingan seperti politik, ekonomi dan sebagainya. Karenanya melalui FKUB, para tokoh agama bisa bahu membahu mengantisipasinya secara dini. Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menyampaikan hal ini ketika mengukuhkan Pengurus FKUB dan Dewan Penasehat FKUB Kota Medan periode 20122017 di Aston Citi Hall Medan, Selasa (25/9) malam. “Kita memiliki masyarakat kota yang mejemuk, memiliki keanekaragaman suku, ras, agama dan golongan yang berbeda namun hidup penuh persaudaraan. Karena itu saya memandang kedudukan, fungsi dan perananan FKUB sebagai fasilitator, mediator kerukunan sosial dan pengembangan toleransi beragama sepanjang berdirinya cukup stategis dan penting di tengah masyarakat,” kata Walikota. Menurut Wali Kota, sebagai wadah kerjasama antar umat beragama, FKUB selalu menjadi perekat dalam perbedaanperbedaan yang ada. Selain itu sebagai wadah komunikasi dan persatuan dalam kemajemukan yang dimiliki. Hal inilah yang membuat daerah sampai Kementrian Luar negeri ingin memahami lebih baik model kerukunan yang ada di kota Medan. Ditambah lagi, lanjutnya, masyarakat kota Medan sangat toleran terhadap keberagaman kepercayaan sehingga terciptanya kondisi yang aman dan kondusif. Berkat keondusifan inilah yang membuat pembangunan dapat dilaksanakan dengan semangat persatuan dan kesatuan serta persaudaraan yang kokoh. Sementara itu Ketua FKUB Kota Medan Drs Palit Muda Harahap MA mengucapkan terima kasih kepada Pemko Medan karena telah mempercayakan mereka untuk duduk di kepengurusan FKUB kota Medan periode 2012-2017. Untuk itu dia mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk memberikan kinerja dan pengabdian terbaik dalam memelihara kerukunan umat beragama. Sebelum pengukuhan ini dilakukan, Palit mengaku pihaknya sudah menggelar sejumlah kegiatan keagamaan seperti dialog keagamaan dengan seluruh kepala lingkungan, pemuda serta tokoh keagamaan yang ada di Kota Medan. Termasuk, akan menggelar dialog kerukunan siswa SLTA Lintas Agama. [lamru]

Melenggang Kec. Hinai menyatakan bahwa proses kegiatan belajar mengajar keberlangsungannya selama hidup, makanya pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, orang tua, di sekolah/madrasah, lingkungan dan keluarga yang populernya formal, non formal serta informal. Drs. Syarifendi menambahkan, sekarang ini cukup ba-

Edisi Minggu, 30 September 2012

PENDIDIKAN, AGAMA, BUDAYA & OLAHRAGA

Halaman 7

SDN 156477 Pinangsori 10 Membutuhkan Guru PNS
Tapanuli Tengah, Panji Demokrasi Demi kelancaran proses belajar mengajar di SD Negeri 156477 Pinangsori 10 Kecamatan Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah kekurangan tenaga guru PNS dibidang Studi Bahasa Inggris, dan Olah raga Kesenian. Kepala sekolah L. Tarihoran, S.Pd mengha-rapkan agar ada penambahan jumlah tenaga guru PNS dibidang study tersebut. Karena di SD Negeri 156477 Pinangsori 10 jumlah guru PNS masih sangat minim sedangkan dilihat dari jumlah murid-nya yang sudah berjumlah ± 120 Orang dengan hanya di-bantu 8 orang guru honor jadi sangat tidak memungkinkan. Melihat dana sebagai pengganti jasa honor tidak memadai dari dana biaya dana BOS karena yang bisa dikelurkan dari dana BOS tersebut hanya 20% untuk tenaga guru Honorer. Diminta kepada instansi terkait agar lebih menyeleksi guru-guru PNS yang ada disekolah lain agar ada keseimbangan antara guru PNS yang ada disekolah lain dan di SD Negeri 156477 Pinangsori 10, kepala sekolah L. Tarihoran, S.Pd meminta kepada instansi terkait agar memahami permohonan ini lewat media koran Panji Demokrasi ini. Pendidikan dan keberhasilan siswa meraih ilmu dan pelajaran yang diprogramkan pemerintah sesuai dengan yang telah diterapkan. Mengingat siswa-siswi yang ada di SD Negeri 156477 Pinangsori 10 ingin lebih giat lagi belajar demi terciptanya siswa-siswi teladan dari sekolah SD Negeri 156477 Pinangsori 10 dengan Visi dan Misi : Siswa bijak, berpendidikan, bermoral dan berakhlak khovimah sesuai norma agama dan program pendidikan. Belajar keras atas prestasi guru – guru bidang study yang membidanginya sesuai dengan pola pikir yang lebih maju dan dapat diandalkan dalam meraih prestasi, lomba antar siswa SD yang lain serta dapat meraih Juara I sesuai dengan harapan orang tua / guru dengan keberhasilan dan

SMPN 7 Kekurangan Guru Dinas Pendidikan Madina Harus Tanggap
Panyabungan, Panji Demokrasi Seperti diketahui SMP Negeri 7 Panyabungan berada pada desa terpencil persisnya desa Siobon Jae Kec. Panyabu-ngan dan merupakan SMP satu atap (dengan Sekolah Dasar) yang terdapat di desa tersebut. Andi Bugis selaku Sekdes Siobon Jae kepada wartawan Koran ini menyebutkan bahwa dengan dibangunnya sekolah SMP di Desa ini cukup membanggakan warga desa Siobon Jae dan siobon Julu serta Aek Mata. Hal ini sangat mendasar Karena selama ini jika anak-anak SD hendak melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi terpaksa keluar desa. Sementara jarak dari desa ini ke Pannyabungan menurut Andi Bugis mencapai 11 km dengan kondisi jalan yang tidak sebagus jalan di desa lain di sekitarnya. Dengan kehadiran sekolah SMP Negeri 7 ini setidaknya para orangtua di desa ini sudah bisa menyambung sekolah anaknya disini tanpa harus mengeluarkan ongkos transport lagi. Lebih jauh ia mengharapkan para pihak Dinas Pendidikan Madina agar secepatnya mendrop tenaga pendidik ke sekolah agar proses belajar mengajar di sekolah berlangsung normal. Sementara kepala sekolah SMP Negeri 7 Sahruddin S.Pd menjelaskan, sekolah ini sampai sekarang masih kekurangan tenaga guru. Untuk sementara gurunya direkrut dari sekolah dasar. Maklum, sekolah ini sekolah satu atap. Pihak sekolah terus mengupayakan agar pihak Disdik Madina secepatnya menugaskan guru ke Sekolah ini. (Cun-M)

membesarkan nama harum SD Negeri 156477 Pinangsori 10. Mewujudkan mutu pendidikan dengan optimal sebagai cermin

Generasi penerus bangsa di NKRI yang dapat berbakti bagi nusa dan bangsa sebagai Pahlawan tanpa tanda jasa yang dapat memajukan dunia pendidikan.
(**Nurhayati Siregar / Tasrin)

Lomba Cipta Menyusun Menu Beragam, Bergizi dan Berimbang Tingkat Tahun (3B) Non Beras Tingkat Kota Pematangsiantar Tahun 2012
Pematangsiantar, Panji Demokrasi Untuk menggali potensi dan kreatifitas ibu-ibu rumah tangga dalam membuat menu hidangan makanan seharihari yang memenuhi prinsip beragam, bergizi dan berimbang sehinggga kecukupan gizi setiap individu dalam rumah tangga terpenuhi. Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus, SE mendorong warganya menciptakan makanan non beras yang beragam, bergizi, berimbang, dan aman. Sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap beras sebagai makanan pokok. Menciptakan makanan beragam, bergizi, berimbang, dan aman lebih di Tingkatkan tersebut disampaikan Walikota Hulman Sitorus, SE didampingin istrinya PKK Ny.Rusmiati Rumana Hulman Sitorus boru Pardosi, yang juga selaku ketua TP-PKK Kota Pematangsiantar pada acara lomba cipta menyusun menu beragam, bergizi, berimbang dan aman (3BA) yang dilaksanakan Badan Ketahanan Pangan bekerjasama dengan PKK Kota Pematangsiantar di Aula Balai Kehutanan Siantar, Rabu (26/9). Dikatakan, sebagai akibat dampak pemanasan global, petumbuhan penduduk tang terus meningkat, ketergantungan pada beras sangat besar, sehingga percepatan penganeka ragaman konsumsi pangan merupakan suatu tuntutan yang tidak bias ditawartawar lagi. Menurutnya, untuk mengurangi ketergantungan terhadap komsumsi beras sudah saatnya didorong penggunaan pangan lokal seperti jagung, sorghum, singkong, ubi jalar, sagu, ganyong, sukun, pisang dan sejenisnya dengan tetap memperhatikan prinsip beragam, bergizi, berimang dan aman. “Salah satu upaya menciptakan SDM yang berkualitas adalah dengan memperbaiki kualitas konsumsi pangan. Sedangkan, konsumsi yang berkulaitas dapat diwujudkan apabila makanan yang dikonsumsi mengadung zat gizi lengkap sesuai dengan kebutuhan tubuh,” katanya. Lebih lanjut Walikota Hulman Sitorus,SE mengatakan, untuk memotivasi warga agar mau mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang, maka setiap unit kerja yang terkait serta kelompok mastarakat perlu terus konsisten melakukan sosialisasi maupun gerakan yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang konsumsi pangan yang beragam, bergizi, berimbang dan aman. Untuk itu “Badan Ketahanan Pangan dan penyuluhan Kota Pematangsiantar untuk tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi dengan slogan “Panganku beragam, bergizi, berimbang, dan aman (3BA),”katanya. Pada kesempatan itu juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pematangsiantar PKK Ny.Rusmiati Rumana Hulman Sitorus boru Pardosi, mengharapkan kepada masyarakat dan warga binaan agar setelah kegiatan ini, masyarakat lebih mencintai makanan yang beragam, bergizi, berimbang dan aman (3BA). Sementara Kepala Badan Ketahanan Pangan Pematangsiantar, Jhon Pieter Sitorus yang bertindak sebagai Ketua Panitia Lomba melaporkan, bahwa tujuan penyelenggaran lomba menyusun menu 3BA non beras adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan 3BA untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Lomba juga dimaksudkan mendorong dan meningkatkan kratifitas masyarakat dalam memilih, menentukan, menyusun dan menciptakan menu 3BA sesuai potensi sumber daya lokal. Ditambahkan, lomba juga ditujukan, membangun budaya keluarga untuk mengkonsumsi aneka menu makanan 3BA untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari. Diakhir acara lomba cipta menyusun menu beragam, bergizi, berimbang dan aman (3BA) Wlikota Pematangsiantar Hulman Sitorus, SE di dampingi Ketua Tim Penggerak PKK Ny.Rusmiati Rumana Hulman Sitorus boru Pardosi, Kepala Badan Ketahanan Pangan Pematangsiantar, Jhon Pieter Sitorus , Kabag Humas Drs. Daniel Siregar, dan Para Camat se-Kota Pematangsiantar menyerahkan hadia kepada para pemenang lomba. Pemenang lomba tersebut diraih juara pertama Kecamatan Siantar Barat, juara kedua Kecamatan Siantar Utara, juara ketiga Siantar Martoba, dan untuk juara harapan diraih juara harapan satu Kecamatan Siantar Marihat, harapan kedua Kecamatan Siantar Sitalasari, serta harapan ketiga Kecamatan Siantar Selatan, dan para pemenang lomba mendapatkan hadia berupa tropy dan uang pembinaan serta kepada yang tidak meraih juara juga mendapatkan uang pembinaan.
(PS 10)

Hari Olahraga Nasional XXIX Tahun 2012 di Pemkab Simalungun
Simalungun, Panji Demokrasi Berlokasi di lapangan Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun, Pemerintah Daerah Kabupaten Simalungun memperingati Hari Olah Raga Nasional XXIX Tahun 2012 dengan tema “bersatu, budayakan, Olah Raga, raih puncak prestasi” dalam peringatan upacara tersebut bertindak sebagai pembina upacara mewakili Bupati Simalungun adalah Asisten III Administrasi dan Umum Sudiahman Saragih, SH dan sebagai komandan upacara Junan Manurung. Dalam sambutan Menteri Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia yang dibacakan langsung oleh Asisten III, Mengajak seluruh instansi pemerintah dan swasta para orangtua dan anak-anak untuk ikut berolahraga karena dengan berolah raga hidup menjadi lebih sehat, gembira, dan kerja lebih produktif. Selanjutnya dalam sambutannya Menteri Pemuda dan Olah Raga menekankan pentingnya proses pembinaan yang berjenjang yang intensif melalui klub-klub, serta pemusatan latihan pada tingkat regional dan nasional di setiap cabang olahraga, serta melibatkan sport science secara menyeluruh diasah dengan metode latihan yang efektif dalam rangka mengembangkan atlet-atlet di berbagai cabang olahraga. Menteri kemudian menambahkan untuk mengajak kepada seluruh kepala daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/ kota untuk menggerakkan masyarakatnya berolahraga melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak dan baik sehingga terjadi kerja sama yang kuat hingga dapat membangun budaya olahraga untuk mewujudkan kejayaan prestasi olahraga kita di tingkat internasional. Selain pelaksanaan Upacara Hari Olah Raga Nasional XXIX Tahun 2012 di Pemkab Simalungun dilakukan juga lucky draw kepada beberapa orang yang beruntung dalam rangka menyemarakkan upacara Hari Olah Raga Tahun 2012. (PS 10)

Home Centra Medan Gelar Halal bi Halal dan Santuni Anak Yatim Piatu
Medan, Panji Demokrasi Untuk tahun 2012 ini, beragam kegiatan yang dilakukan oleh Home Centra dalam melakukan kegiatan sosial salah satunya adalah mengadakan halalbihalal dalam rangka Idul Fitri 1933 H, sekaligus memberikan santunan kepada 50 orang anak yatim piatu dari panti asuhan Al-Wasliyah Titi Kuning Medan. Berbagai kasih melalui kegiatan keagamaan seperti halal bi halal, bagi Building Inspiration Home Central Medan merupakan kewajiban dalam mengungkapkan rasa syukur atas segala nikmat dan keberhasilan bisnis yang ditempuh sebagai perusahaan sentra material bangunan. General Manager (GM) Home Centra, Budi Kho, mengemukakan itu kepada wartawan sehubungan acara halalbihalal keluarga besar Home Centra dirangkai pemberian santunan kepada 50 anak yatim piatu dari Panti Asuhan Al-Washliyah Titi Kuning di kantor perusahaan itu, Jalan Ring Road Setia Budi II No. 99 S Medan, baru–baru ini. “Setiap even keagamaan kita selalu melaksanakan kegiatan sosial, terutama untuk membantu fakir miskin dan anak–anak yatim piatu” jelas Budi Kho. Lebih lanjut dia mengatakan, Home Centra siap menyediakan kebutuhan masyarakat, misalnya dalam pembangunan rumah atau merenovasi pihaknya menyediakan secara lengkap. “Tahun 2013 kita akan ekspansi, membangun Home Centra Cabang Jalan Pancing dengan fasilitas hampir sama di Home Centra ini,’ ujar Budi Kho dan menambahkan, selain dari Kota Medan. Dalam tausiyah singkatnya, Al Ustadz Irwanto mengungkapkan, ada tiga hal yang menyebabka amal ibadah seorang muslim tidak di terima oleh Allah SWT. Pertama, seseorang yang berdisa kepada orang tuanya dan dia belum meminta maaf. Kedua, seorang istri yang durhaka kepada suaminya dan ketiga seorang muslim yang melakukan perbuatan dosa terhadap muslim lain dan dia tidak meminta maaf. Diacara yang sama, HR dan GA Home Centra, maya Syura Shakti mewakili GM Home Centra, melalui sambutannya mengatakan dalam memberikan pelayanan kepada konsumen pihaknya tidak memandang status dan dalam berbagi kepada sesama tidak membedakan agama.
(Jms/Rel)

Diberangkatkan Ribuan Jemaat HKBP Martoba

Ephorus HKBP Pdt. WTP Simarmata, MA Walikota Diulosi Walikota
Pematangsiantar, Panji Demokrasi Ribuan Jemaat HKBP Resort Martoba bersama Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus, SE memberangkatkan Ephorus HKBP yang baru terpilih Pdt. WTP Simarmata, MA untuk menjalankan Tugas sebagai Pemimpin HKBP, dalam kesempatan itu Walikota Pematangsiantar didampingi Ketua DPRD Marulitua Hutapea, SE beserta Pekerja Gereja (Parhalado) HKBP Resort Siantar Martoba mengulosi Ompui Ephorus beserta istri (inang Ephorus) dalam Kebaktian Minggu sekaligus Pesta Puncak Parheheon Ama HKBP Martoba Resort Martoba di Gereja HKBP Martoba jalan Rakutta Sembiring Pematangsiantar, Minggu (23/9). Walikota Pematangsiantar dalam Pidatonya berpesan agar setiap jemaat HKBP memberikan anaknya yang terbaik bagi Negara. Jemaat HKBP juga diminta untuk dapat berpikir Positif dan membangun (Konstruktif) sehingga dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan Negara. Hidup harus bekerja keras, dan mari kita jaga persatuan saling bekerjasama “ ujar Walikota. Ditambahkan juga untuk Maju dan berkembang Warga HKBP juga harus dipimpin orang yang cerdas dan Pekerja Keras dan ini semua tentunya ada pada sosok Ephorus HKBP yang baru yakni ompui Pdt WTP Simarmata, MA. Walikota juga mengucapkan selamat bertugas pada Ephorus HKBP untuk dapat melayani dan membawa HKBP pada pelayanan dan dapat berperan besar dalam kemajuan bangsa dan Negara. Sementara itu Ompui Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata, MA dalam bimbingan Pastoralnya mengatakan bahwa saat ini saatnya semua jemaat HKBP untuk dapat bersatu Padu, mari semua jemaat bekerjasama setelah melaksanakan sinode yang aman damai serta sukses, untuk itu kedepan banyak tugas – tugas yang harus dilaksanakan sesuai dengan amanah sinode godang dalam bidang pelayanan kepada gereja. Ephorus menyebutkan bahwa setelah dilantik menjadi Ephorus ini minggu pertama kebaktian yang dilakukannya yakni di HKBP Martoba mengingat ephorus merupakan Jemaat HKBP Martoba. Banyak kenangan yang diperoleh bersama jemaat HKBP Martoba seperti Minum kopi dengan cangkir Kaleng dan Pisang Goreng. Kepada jemaat HKBP Ephorus juga berpesan bahwa kita semua dipersatukan oleh Tuhan ada 3 pilar tugas HKBP yang harus dilaksanakan yakni Rekonsiliasi, Pemberdayaan dan pembaharuan. Tugas – tugas kedepan sudah menanti seperti tahun depan akan menjadi tuan rumah sidang raya Dewan gereja seAsia, Ephorus juga mengharapkan jemaat HKBP untuk mengangkat kearifan Lokal, mempertahankan budaya batak, melakukan Penguatan organisasi Gereja seperti Forum Sintu, Organisasi Naposo Bulung dari tingkat pusat hingga Resort. Jemaat HKBP harus mempertahankan moral dan budaya Batak mengingat Budaya dan Agama adalah pemberian Tuhan. Misi terbesar dari gereja HKBP adalah Global Mission artinya semua warga HKBP sudah dapat mengkaryakan anak – anaknya bukan lagi hanya didalam Negeri melainkan keluar Negeri. Jadi saatnya warga HKBP sudah Go Internasional. Untuk dapat bersaing dikancah internasional maka Para calon Pendeta HKBP juga haruslah dapat berbahasa Inggris yang nantinya akan diterapkan di sekolah Tinggi Theologia. Saat ini juga di Dubai akan dibangun Gereja HKBP sungguh saat menakjubkan ujar Ephorus. Acara juga ditandai dengan penyerahan Hadiah berbagai lomba dalam puncak Parheheon Ama HKBP serta Kebaktian yang diikuti Ribuan Jemaat HKBP Martoba dan dipimpin oleh Praeses Distrik V Sumatera Timur Pdt. Pieter Hutapea, MTh dengan Kotbah dari Jeremia 11 : 18 – 23. (PS 10)

Al Ustad Irwanto memimpin doa halal bi halal Home Centra di gedung perusahaan itu, Sabtu (22/9). (Foto: JMS/PD)

Lomba Kreativitas Pada Pendidikan Tahun Anak Usia Dini Tahun 2012
Panyabungan, Panji Demokrasi Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2012 Bagian Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal dibuka secara resmi oleh Bupati Madina H.M. Hidayat Batubara, SE di gedung serbaguna baru-baru ini. Bupati Madina H.M Hidayat Batubara SE mengatakan kegiatan yang telah diprogramkan bidang PLS pada disdik Madina ini sangat baik untuk memotivasi para guru Taman KanakKanak dan anak didik supaya berlomba–lomba mengembangkan bakat terhadap seni, lomba kreativitas yang dilakukan hari ini hendaknya menjadi agenda tahunan agar peserta memiliki persiapan yang matang dalam memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut. Sebelum itu, ketua Panitia pelaksana Zulkarnai S.Pd dalam laporannya antara lain menjelaskan bahwa dasar dilaksanakannnya kegiatan ini UUD 1945, UU No. 4 tahun 1974 tentang kesejahteraan anak, UU No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, instruksi presiden No. 22 tahun 1989 tentang pembinaan kesejahteraan anak, UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan RKA Dinas Pendidikan tahun 2012. Dengan tujuan memberikan informasi dan sosialisasi program layanan pendidikan bagi anak usia dini kepada seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka HAN. Selain itu, meningkatkan akses dan mutu pelayanan PAUD serta pencitraan publik terhadap pendidikan anak usia dini melalui jalur formal, nonformal dan informal serta meningkatnya dukungan partisipasi dan peran serta masyarakat terhadap pengembangan penyelenggaraan dan pembinaan program PAUD nonformal. Kegiatan yang dilaksanakan disamping pengukuhan Bunda PAUD Kab. Mandailing Natal juga lomba mewarnai gambar, berjumlah 46 anak TK yang merupakan utusan kecematan, lomba melukis dan mewarnai dari kelompok bermain berjumlah 200 orang perwakilan dari berbagai lembaga dan lomba fashion show dengan jumlah 180 anak perwakilan dari TK dan kelompok bermain. Sementera itu kadis pendidikan H. Imron Lubis S.Pd MM melalui Kabid PLS Gong Matua S.Pd MM juga mengatakan bahwa PAUD sebagaimana yang dinyatakan dalam UU No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional adalah upaya pembinaan khusus ditujukan kepada anak sejak lahir sampai usia enam tahun yang ditujukan melalui pemberian ransangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. (Cun-M)

Halal Bihalal di Lingkungan UPT Dinas Pendidikan Panyabungan
Panyabungan, Panji Demokrasi Guna meningkatkan Silaturrahmi di lingkungan UPT Dinas Pendidikan Panyabungan Madina maka belum lama ini dilaksanakan kegiatan Halal Bihalal serta menepung tawari Jemaah Calon Haji 7 orang guru dan 3 orang yang sudah pensiun. Pada kesempatan itu hadir Kabid Dikdas H. Asmara Hadi, Kasi Kurikulum Zulkarnain S.Pd, KUPT Dinas Pendidikan Panyabungan Safaruddin Nasution S.Pd serta para guru di lingkungan UPT Dinas Pendidikan Panyabungan dan undangan lainnya. Dalam sambutannya Safaruddin Nasution S.Pd selaku KUPT Dinas Pendidikan Panyabungan menyebutkan bahwa kegiatan Halal Bihalal dan menepung tawari guru-guru yang akan berangkat ke Tanah Suci menunaikan rukun islam kelima sudah merupakan agenda setiap tahunnya. Safaruddin menambahkan, pada tahun ini jumlah jemaah calon Haji yang tujuh orang plus tiga orang pensiunan diharapkan setibanya ditanah suci nantinya dapat melaksanakan rukun Haji biar dapat predikat Haji Mabrur. Disamping itu, kegitan seperti ini dapat mempererat tali persaudaraan. Sementara Kasi Kurikulum pada bagian pendidikan dasar di Dinas Pendidikan Madina Zul Karnain S.Pd mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang sifatnya mempersatukan sesama pegawai dilingkungan pendidikan dan diharapkan pada tahun-tahun mendatang dapat lebih ditingkatkan lagi. (Cun-M)

Edisi Minggu, 30 September 2012

Halaman 8

Jika Utang Rp.9,750 M Belum Diangsur, Pemkab Akan Ambil Aset Koperasi Tengganau Mandiri
Bengkalis, Panji Demokrasi Jika pinjaman Koperasi Tenggau Mandiri kepada pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Koperasi hingga tahun 2013 mendatang maka, Dinkop akan segera mengambil tindakan dengan cara mengambil asset Koperasi yaitu PKS mini yang berada di Desa Tengganau Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Koperasi Bengkalis Umi Kalsum di Duri. Dikatakannya bahwa PKS Tengganau Mandiri pada tahun 2002 telah meminjam dana dari Dinas koperasi melalui Baperstok sebesar Rp.9,75 M dengan bunga 3 persen setahun. Dan sebesar Rp.2 M adalah merupakan penyertaan modal dari bahagian Ekonomi Sekda Bengkalis. Selanjutnya Koperasi Tengganau Mandiri bekerja sama dengan PT Tengganau Mandiri Lestari.dengan membangun satu unit pabrik kelapa sawit mini Namun berjalan beberapa tahun hingga saat ini pihak Koperasi Tengganau Mandiri tidak melakukan angsuran terhadap pinjaman tersebut. Umi Kalsum menambahkan bahwa setelah dirinya diangkat menjadi Kepala Dinas Koperasi Bengkalis tahun 2011 telah melakukan langkah langkah diantaranya dengan melakukan teguran secara tertulis untuk segera melunasi tunggakan pembayaran utang. tersebut “Jika jatuh tempo tahun 2013 belum juga ada upaya yang dilakukan untuk membayar angsuran utann, maka kita ambil tindakan dengan cara mengambil seluruh asset PKS Tengganau Mandiri,” tegas Umi Kalsum. (Polman)

Pemerintah Kota Cimahi Jamin Tidak Ada Penyelewengan Dana Hibah
Cimahi, Panji Demokrasi Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi memastikan, pemberian dana hibah bagi instansi vertikal akan lebih diperketat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kebijakan itu diambil untuk menghindari pembagian dana hibah fiktif dan mempermudah pertanggungjawabannya. “Kita akan lebih ketat dalam menentukan siapa saja yang berhak menerima dana hibah. Jadi, kemungkinan bagi-bagi uang pada instansi yang tidak jelas sangat tipis. Bahkan tidak akan pernah terjadi,” ujar Kepala Sub Badian Keuangan Pemkot Cimahi, Ricard Nikolas di ruang kerjanya, Jumat (21/9). Ia menjelaskan, Pemkot Cimahi telah melakukan berbagai tahapan agar pemberian dana hibah tepat sasaran. Mereka yang bisa memperoleh dana hibah, lanjut Richard, harus terdaftar di Bagian Kesatuan Bangsa (Kesbang). “Kalau tidak ada datanya di sana (kesbang, red), kita tidak bisa memberikan bantuan. Kalaupun tercatat, instansi tersebut harus memberi pernyataan pertanggungjawaban dana yang diterima. Jadi kami pastikan, di Cimahi tidak akan terjadi penyimpangan dana hibah,” tandas Richard. Menurut Richard, pemberian dana hibah sudah seharusnya dilakukan secara selektif, sesuai dengan urgensi, kepentingan dan kemampuan keuangan daerah. Dengan begitu, katanya, pemberian dana hibah tidak mengganggu penyelenggaraan urusan wajib serta tugas-tugas pemerintahan lainnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan umum kepada masyarakat. Disebutkannya, alokasi dana hibah bagi intansi vertikal pada tahun ini mencapai Rp 26 miliar. Dana terbesar dialokasikan untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi yang mencapai Rp 21 miliar. “Karena ada pemilukada, ya kita salurkan dana cukup besar bagi KPU. Sisanya diserahkan kepada Panwaslu, organisasi masyarakat, LSM, pengadilan hingga muspida,” paparnya. Sedangkan untuk dana bantuan sosial (bansos), kata Richard, APBD 2012 hanya me-ngalokasikan Rp 1 miliar. Jumlah itu, katanya, lebih kecil bila dibandingkan alokasi tahun 2011 yang mencapai Rp 2 miliar. “Ini (penurunan bansos, red) karena pedoman dalam Permendagri sangatlah spesifik kepada siapa bantuan itu diberikan. Contohnya kepada mereka yang termasuk kategori beresiko ekonomi tinggi dan terkena bencana,” terangnya. Ia menambahkan, pada prinsipnya dengan terbitnya peraturan baru itu, Pemkot akan memperhatikan ketentuan dan menindaklanjutinya. “Sedangkan mengenai adanya ketentuan larangan memberikan bantuan bagi organisasi secara berulang, juga ada ketentuan lainnya yang membolehkan selama kegiatannya untuk kepentingan masyarakat, maka organisasi seperti PMI, MUI berhak mendapatkannya,” ujarnya.
(B.03)

PT Wilmar Serahkan Bantuan
Dumai, Panji Demokrasi PT. Wilmar Group kuat memiliki komitmen untuk membantu masyarakat Kota Dumai terutama untuk dunia pendidikan, perusahaan ini bergerak dalam industri Pengelolaah Kelapa Sawit itu kerap memberi bantuan kepada masyarakat Dumai juga untuk pendidikan kamis 27/9. Guna untuk menunjang dunia pendidikan di Kota Dumai dan Perusahaan tersebut kembali menyerahkan bantuan bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) dengan tajuk Penyerahan Wilmar Education Partner Ship Program (WEPP) 2012 di laksanakan di Gedung LAMR Kecamatan Medang Kampai. PT. Wilmar Nabati Indonesia ini telah menyerahkan bantuan kepada 9 sekolah, bantuan berbentuk sumur bor, dan alat-alat permainan PAUD, Kursi, meja belajar, dan bantuan dana 14 orang guru Honorer PAUD selama satu tahun. Kemudian sasaran bantuan lagi di berikan ke SDN 01 Teluk Makmur, SDN 05 Pelintung. SMAN 5 Dumai, Serta Paud Baitul Ummi Pelintung, dan PAUD Bunga Bangsa Dumai. General Manager (GM) Wilmar Group Dumai Pelintung Tan Min menjelaskan bahwa bantuan tersebut di berikan guna untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang handal juga bentuk kepedulian Perusahaan ini yang beroperasi di Kota Dumai dan bantuan yang bersumber dari dana CSR Perusahaan guna wujud dan kepedulian tentang dunia pendidikan di Kota Dumai. Adapun dana secara keseluruhan bantuan tersebut, kurang lebih Rp. 203 Juta di tahun 2012 ini” jelas Tan Min kepada wartawan kamis 27/g kamaren. Kepada Dinas Pendidikan Dumai Drs. Sya’ari MP pada kesempatan ini mengucapkan terimakasih kepada PT Wilmar Group yang sudah memberikan bantuan dan menunjang dunia Pendidikan di Kota Dumai, Bantuan yang telah di berikan PT. Wilmar Group, bulan yang pertama kali bahkan sudah berulang kali di lakukan PT Wilmar Group dan sudah membuahkan hasil sebagai mana yang di harapkan oleh Pemerintah Kota Dumai. Sebenarnya bantuan ini sudah menunjukkan rasa kebersamaan untuk menolong dan meningkatkan SDM untuk dunia Pendidikan di Kota Dumai. Dengan adanya bantuan ini saya mewakili Pemko Dumai, mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya, semoga PT Wilmar Group menjadi perusahaan yang lebih sukses da menjadi tauladan untuk Perusahaan lainnya,” Paparnya
(Ningsih)

Dinas Koperasi Lantik Pengurus Koperasi Tani Lkmd Dumai
Dumai, Panji Demokrasi Dinas Koperasi Tani LKMD dan anggota foto bersama dengan petugas dari Dinas Koperasi Kota Dumai. Dinas Koperasi mengadakan penyuluhan kepada Koperasi Tani LKMD Kota Dumai. Dengan adanya acara penyuluhan ini dilakukan guna untuk memberikan pemahaman kepada anggota koperasi juga pengembangan koperasi Tani LKMD untuk ke depan selain itu, tentang penyuluhan yang di lakukan oleh Dinas Koperasidan juga melantik pengurus Koperasi Tani LMKD Kota Dumai. Pemerintah Kota Dumai berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan di bidang koperasi itu merupakan program yang harus mewujudkan dan memajukan Kota Dumai dan ke sejahteraan masyarakat Dumai. Sementara itu koperasi juga perlu ada rencana untuk pembangunan misalnya pembangunan di bidang usaha agar koperasi dapat berkembang dan juga mendapatkan pemasukan yang bisa membantu untuk koperasi Tani LKMD Kota Dumai lebih sukses lagi.untuk keseriusan itu terlihat dari dukungan dari tingkat Kelurahan juga Kecamatan dan Pemko Dumai serta DPRD I Dumai. Dengan ini untuk mendirikan sebuah koperasi tentu harus mengurus izin dari instansi terkait seperti ke Dinas Koperasi supaya lebih jelas legalitasnya”, Kata Koman Silalahi kepada bidang Koperasi Kota Dumai selasa 26/9 kemaren di kantor koperasi Tani LKMD di jalan Cempedak No. 6 C Dumai Barat. Tambahnya lagi, jika koperasi hanya bergerak di bidang simpang pinjaman tentu harus memiliki modal yang besar menimal 15 Juta atau 20 Juta rupiah. Ketua koperasi Tani LKMD Kota Dumai menjelaskan bahwa langkah untuk pengelolaan Koperasi Tani LKMD, semoga dapat berjalan dengan baik dan semoga sukses untuk ke depannya, sebenarnya rencana untuk mengelola koperas Tani LMKD, memang cukup berat, namun berkat dukungan dan kerjasamanya dan juga kesabaran dari para anggota akhirnya dapat terlaksanakan juga,” terang Abdullah. Alhamdulillah selesailah sudah penyuluhan Pelantikan Pengurus Koperasi Tani LMKD Dumai. Atas terpilihnya ketua Koperasi Tani LKMD dan sekretaris Gipri Raides dan Bendahara Said Adlan dan Pegawas Walter Gultom, itu semua berkat kita bersama. (Ningsih)

Warga Harap : Pemkab/Wakil Rohil Diharapkan Tuntaskan Kemiskinan
Rokan Hilir, Panji Demokrasi Kita harus mendukung pelaksanaan pembangunan perluasan Bagan Batu Kec. Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir Riau yang saat ini dipimpin : Bupati H. Annas Mahmun wakilnya : H. Suyatno ujar Hendika (49) warga Bagan Pada media ini. Pada 25 September 2012 ia mengatakan kemajuan dan pekerkembangan di Bagan Batu tersebut dapat dikejar agar sejajar dengan kabupaten lainnya. Memang kita harus bangga karena sekarang ini sepanjang jalan pasar hitam Balam menuju Bagan Batu tidak lagi berlubang seperti kubangan kerbau jelas Hendra. Hendra menambahkan sekarang tempat pesat pembangunan, infrastruktur, perkantoran, pembangunan ruko bertingkat di sepanjang jalan simpang Pujud sampai ke kota Bagan Batu. Objek wisata di harap juga akan meningkatkan incoome perkapita. Dengan demikian terdapat masyarakat yang adil dan makmur, juga pembangunan mall, pengelolahan kepala sawit, pabrik pembuatan minyak goreng konveksi juga dapat menyerap tenaga kerja dan membuka usaha baru seperti Rusman Nadeak (20) Tahun. Warga km 16 Balam dan kedua orang tuanya buka tempel ban di pinggiran, pasar hitam. (RH-06)

Herliyan : Demo Warga di Kantor Bupati dan DPRD Bengkalis Bukti Rakyat Sudah Cerdas
Duri, Panji Demokrasi Terkait aksi demo di kantor Bupati Bengkalis dan kantor DPRD Bengkalis, Bupati Bengkalis Ir H Herliyan Saleh MSc mengatakan bahwa masyarakat Kabupaten Bengkalis cukup cerdas dalam menyikapi setiap permasalahan yang ada saat ini. Dirinya mengatakan bahwa untuk setiap kegiatan yang bersifat demo atau penyampaian aspirasi dilindungi oleh undang-undang. “Kalau demo atau penyampaiaan aspirasi itu tidak jelas dan bersifat anarkis tentu saja pihak keamanan akan bersikap tegas. Ya sekarang ini kita sama-sama saling menghormati saja, kita pun bekerja sebagai mana biasanya saja. Lagi pula rasanya di Bengkalis tidak perlu ada hal-hal yang aneh-aneh saya rasa,” papar Herliyan saat ditemui usai rapat koordinasi dengan seluruh Kepala SKPD.di hotel Surya (26/9) malam Dirinya pun merasakan dan bertanya-tanya, kenapa masyarakat Kabupaten Bengkalis sampai melakukan aksi seperti itu. Dirinya mengatakan, kenapa kita tidak melihat bersama-sama di tahun 2015 nanti, apakah program-program dirinya berjalan atau tidak. “Ya bagaimana pun juga berikan saya kesempatan untuk membuktikan kinerja. Karena dalam melakukan sesuatu itu kan ada aturan mainnya tidak langsung jadi seperti membalikkan telapak tangan,” tegasnya. “Terkecuali kalau saya melangkar dari sisi hukum atau konstitusi yang menyebabkan saya bersalah, baru saya bisa di demo. Sebenarnya saya berharap bagi para pendemo, mereka jangan mau dikendalikan oleh pihak-pihak lain yang tidak jelas. Ya kalau memang aspirasi murni saya pun mendukungnya, jangan hanya mendengar cerita orang yang tidak tahu bagaimana kebenaran sesungguhnya,” katanya. Dirinya pun menegaskan, kalau memang aksi ini ada unsur pencemaran nama baik, dirinya akan melakukan proses hukum. Sedangkan terkait interplasi anggota DPRD Kabuaten Bengkalis dirinya mengatakan akan mengikuti proses yang ada. “Kalau interplasi itukan bertanya, ya saya akan jawab,” ucapnya. Terkait kinerja dirinya hingga saat ini, Heriyan menjawab selalu berusaha semaksimal mungkin melakukannya lebih baik dari waktu ke waktu. Dirinya juga berkeinginan dalam bekerja berkonsentrasi secara penuh. “Saya rasa kita pun masih dalam koridor itu,” tutupnya seraya meninggalkan tempat rapat untuk melanjutkan rapat selanjutnya pukul 21.00 WIB. (Polman)

Walikota Medan Tinjau Pembangunan Drainase
Medan, Panji Demokrasi Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM di dampingi Kepala Dinas Bina Marga Gunawan Surya ST, Kepala Dinas TRTB Ir Sampurno Pohan, Kepala Dinas Kebersihan Pardamean Siregar SH, Asisten Administrasi Umum Drs Musadad dan sejumlah pimpinan SKPD lainnya, Selasa (25/9) meninjau pembangunan drainase di kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung, pembangunanan drainase ini terkait untuk mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi diwilayah tersebut, dan kondisi ini menjadi keluhan masyarakat. Dalam peninjauan ini Walikota Medan temukan pengembang perumahan Rahayu Central dikawasan tersebut menimbun parit yang sudah dibangun oleh PU Bina Marga Medan dengan tanah timbun untuk difungsikan sebagai titi guna keluar masuk truk pengangkut matrial bangunan, sehingga dengan penimbunan parit ini mengakibatkan air tidak bisa mengalir, dan kondisi ini menjadi keluhan masyarakat di seputaran tersebut., melihat ini Walikota Medan memanggil pihak pengembang tetapi pengusahanya tidak beBPK dan mengejar sumbernya. Bukan dengan meributkan hal–hal yang tidak dipahami secara substantive. Saya jadi bingung, mereka yang tidak rada ditempat. “Saya minta agar pihak pengembang membangun titi jangan seperti ini, ini merugikan masyarakat sekitar, kepada Camat saya minta segera hubungan pengusahanya, agar ini menjadi perhatiannya, saya tidak mau masyarakat saya dirugikan oleh pengusdaha, “tegas Rahudman. Selain meninjau pembangunan drainase tersebut juga melihat alur sungai yang ada di Jalan Intisari Kelurahan Bantan MedanTembung, sehingga drainase yang dikorek sedalam dua meter ini nantinya akan di tembus ke parit besar rel kreta api, dan rel kreta api tersebut harus di jebol, karena bila melalui Jalan Padang terlalu panjang dua Km, sehingga dibuatlah crosing yang bisa kita bangun untuk segera membebaskan kawasan yang kerap banjr, karena bila hujan rintik-rintik aja kawasan disini sudah tergenang air. “ Dalam peninjauan ini kita melihat pembangunan parit di Jalan Intisari sedalam 2 meter yang menembus ke alur sungai melalui rel kreta api, kita buat crosing sehingga rel kreta api harus dijebol, karena melalui Jalan Padang terlalau panjang 2 Km, dengan pemmengerti masalah atau ada target lain, misalnya biar popular,” tutur Gus. Menurutnya, kalau sumber informasinya BPK lalu menyabangunan ini dapat membebaskan banjir, kasihan warga kerap mengalami banjir, “ ujar Rahudman. Dikatakannya, bila ini sudah terbanguna maka Jalan Letda Sujuno persisnya dibawah Jalan Tol nantinya akan kering, karena genangan air yang ada dikawasan jalan Intisari dan sekitarnya mengalir kearah Jalan Letda Sujono, sehingga genanagnn air tidak bisa menaglir kemana-mana lagi dan akibatnya terjadi banjir, untuk itulah diperintahkan kepada Dinas Bina Marga untuk segera menggambarnya, dan masyarakat relah dan setuju untuk di bongkar Jalan setapak yang ada sebagai jalur tembus ke rel kreta Api Walikota Medan minta dukungan kepada masyarakat agar pembangunan ini segera cepat selesai, apa lagi cuaca ekstrem, tidak disangka hujan dan tiba-tiba bisa hujan lebat, dan hujan ini tidak tanggungtanggung, sehingga menimbulkan genangan air dan banjir, dan mengenai PT KAI sudah di bicarakan dan mereka mendukung rencana ini, sebelum mereka mengganti bantalan rel kreta api yang baru, pembangunan ini sudah selesai.
(lamru)

PT. Bank Sumut Diaudit Minimal Tiga Lembaga
Medan, Panji Demokrasi Gus Irawan Pasaribu, mantan Direktur Utama PT. Bank Sumut, mengapresiasi Statement yang dilontarkan mantan Deputi Gubernur Senior BI Anwar Nasution terkait kinerja Bank Sumut yang terus meningkat saat dipimpin selama 3 periode. Dia menyatakan, penegasan Anwar Nasution sebenarnya meng-clear-kan persoalan termasuk laporan keuangannya.”Kalau laporan keuangan kita diperiksa BPK kemudian ada indokasi penyimpangan maupun kekeliruan pengelolaan pasti ada follow up dari mereka,’’ katanya di Medab, Minggu (23/9). Gus irawan mengatakan, selama memimpin Bank Sumut mereka di audit minimal tiga lembaga. “pertama BPK kemudian Bank Indonesia. Lalu ada 3 auditor (eksternal dan internal). Bayangkan dengan 3 lembaga itu bagaimana kita bias lolos kalau laporan keuangan kacau balau,” jelasnya. Ketua masyarakat ekonomi Syariah (MES) Sumut ini sekaligus ingin menegaskan tentang pentingnya prinsip kehati – hatian dalam mengelola laporan keuangan bank,” saya pikir banyak yang mencoba memanfaatkan laporan yang disajikan BPK. Ada laporan tahunan 2006, tahun 2010 tenta-ng write off (hapus buku kredit macet), bukan hapus tagih. Itu berbeda,” kata gus irawan. Anwar Nasution turut menegaskan persoalan write off (hapus buku) kredit macet adalah suatu kebijakan direksi dalam rangka memperkuat kapasitas Bank Sumut. Dia tidak yakin jika langkah write off yang diambil gus irawan adalah menghilangkan kredit macet untuk tujuan penyimpangan. “Bank Indonesia (BI) pasti tahu dan mendapat laporan ujarnya. Sejauh ini pun, BI tidak melihat adanya indikasi penyimpangan dalam kebijakan “write off”. BI tidak menjatuhkan sangsi kepada Gus Irawan dan direksi lainnya. Gus Irawan menyatakan untuk membuat laporan keuangan yang kelak beresiko pasti dihindari perbankan. ”Sekarang keterbukaan informasi sudah cukup luas. Kita tidak bias menutup–nutupi tentang laporan keuntungan dan sebagainya” katanya Bank Indonesia pasti akan memberi sanksi kalau ada yang tidak beres dalam pengelola perbankan, bukan hanya di Bank sumut tapi di seluruh perbankan. “Tapi seperti kegiatan yang di Bank Sumut dan hasil laporan BPK dimana oleh beberapa pihak,” ujarnya. Dia mengemukakan,” Kalau saya prinsipnya simple. Yang menilai laporan keuangan itu itu kan BPK. Harusnya mereka yang butuh informasi tentang itu bsa mengonfirmasi

takan ada penyimpangan atau napapun yang berhubungan dengan laporan keuangan Bank Sumut kenapa tidak dikonfirmasi ke sana.

Edisi Minggu, 30 September 2012

EKONOMI DAN PEMBANGUNAN

Halaman 9

Masyarakat Pinggiran Mendapat Perhatian Walikota Medan Terkait Infrastruktur
Medan, Panji Demokrasi Masyarakat yang bermukin dikawasan pinggiran persisnya daerah perbatasan antara Pemerintah Kota Medan dengan Kabupaten Deli Serdang mendapat perhatian oleh Pemerintah Kota Medan, pasalnya agar masyarakat pinggiran tersebut tidak terisolasi dan merasa sama dengan masyarakat yang berada dekat inti kota, bentuk perhatian tersebut adalah dengan membangun infra struktur, seperti pembenahan jalan, pembangunan drainase, pembangunan jembatan penyebrangan diatas tol dan akses lainnya.
Hal ini terungkap ketika saat Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM beserta rombongan melakukan safari magrib di Masjid Rahmatullah Jalan Puskesmas (Jermal XIV/Kramat Indah) Kelurahan Medan Tenggara Kecamatan Medai Denai, Rabu (26/9). “Saya melakukan kunjungan kesini pada 2010, yang pertama dilakukan adalah pembenahan infra struktur, jalan menjadi bagus, jalan setapak sudah diperbaiki, jembatan penyebrangan diatas tol dibangun, sehingga kawasan pinggiran ini tidak terisolasi lagi, dan masyarakat pinggiran ini merasa sama dengan mayarakat yang ada di dekat inti kota, “ ujar Rahudman. Lebih lanjut ditambahkannya, setelah melakukan pembanahan infra struktur lalu membantu pembangunan rumah Ibadah (Masjid Rahmatullah), semoga dengan perhatian dari pemerintah Kota Medan ini, masyatrakat yang ada di perbatasan ini tidak merasa berbeda dengan masyarakat yang ada di kawasan dekat inti kota, untuk itulah maka dipilih daerah pinggiran ini agar semua masyarakat di Kota Medan semuanya bisa maju. Walikota Medan Drs H Rahusdman Harahap MM dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasihnya atas antusias masyarakat kelurahan Medan Tenggara pada khususnya dan Medan Denai pada umumnya yang, begitu baik dan bergembira saat dikunjungi, dan orang-orang seperti inilah yang mendoakan kita. “Semoga dengan safari Magrib ini akan mampu menjalin komunikasi, keharmonisan hubungan, membangun jembatan hati antara pemerintah Kota Medan dengan masyarakatnya untuk mendukung berbagai program pembagunan yang ada, “ harap Walikota Medan. Menurutnya, rumah Allah harus kita urus,dan kegiatan sepeti ini sudah sering kita lakukan dan menjadi program Pemko Medan, dengan kegiatan ini kita bisa bertatap muka langsung dengan masyarakat selain itu juga dapat menerima masukan dan menerima keluhannya, dengan kegiatan ini dapat merajut jemabatan hati, membangun kebersamaan sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat dapat terwujud. “Saya minta kepada Camat dan Lurah untuk dapat membangun kepedulian mayarakat dan membangun kebersamaan, ini harus menjadi perhatian, prhjatikan setriap perkembangan diwilayahnya awasi dan tanggap pefrmasalah tanvg terjadi, seperti banjir, utamakan pelayanan kepada masyarakat, “ tegas Rahudman. Sebelumnya, nazir Masjid Rahmatullah Ramli Pulungan melaporkan, kunjungan Walikota Medan ke daerah ini sudah empat kali, dengan kunjungan ini membawa berkah pepada masyarakat, sepeti pembangunan jalan, jembatan, drainase dan bantuan ke beberapa tempat ibadah. (lamru)

Pimpinan dan Manajemen Wiraland properti Medan foto dengan hadiah utama 1 unit Sedan saat opening Minggu (23/9). Foto : JMS/PD

Aksi Damai Hasilkan Kesepakatan : Pembangunan Jembatan Sentang Kec. Tj. Pura Dengan Dana Pendahuluan
Langkat, Panji Demokrasi Jembatan Pematang Sentang desa Pantai Cermin kecamatan tanjung Pura Kab. Langkat, pada saat ini kondisinya sangat memprihatinkan (rusak berat) yang sangat mengganggu aktifitas dan prekonomian masyarakat yang setiap harinya melintasi jembatan tersebut dan jembatan ini juga satu-satunya alat penghubung yang dilalui oleh anak-anak sekolah dari 4 dusun. Perwakilan masyarakat yang ditunjuk 10 orang dari 4 Desa diterima diruang rapat kantor Bupati Langkat. Rapat dipimpin oleh Sekda Langkat yang dihadiri Ketua DPRD Langkat H.Rudi Hartono Bangun SE dan 4 orang anggota dewan serta lebih kurang 700 orang pengunjuk rasa aksi dame menunggu dengan sabar dihalaman luar kantor Bupati Langkat sambil menunggu hasil yang diharapkan Senin (24/9). Setelah rapat berjalan beberapa jam dan akhirnya menemui kesepakatan yang tertuang dalam notulen rapat yang ditanda tangani oleh ketua DPRD Langkat H.Rudi Hartono Bangun dan Sekda H.Surya Djahisa serta perwakilan masyarakat Mahmud K. Dan Syahrial. Dalam notulen rapat tertuang kesimpulan yaitu : 1. Bupati Langkat melalui Sekda memerintahkan kepala Dinas PU Kab.Langkat melalui KTU sdr.Reza untuk melakukan survey kelapangan menghitung taksasi dana pembangunan jembatan dimaksud termasuk ganti rugi tanah yang terkena dalam rencana pembangunan jembatan. 2. Dinas PU Kab.Langkat membuat surat pekerjaan pendahuluan yang ditanda tangani oleh Bupati Langkat yang ditujukan kepada pimpinan Dewan untuk menyetujui pekerjaan pendahuluan dari proyek pembangunan jembatan sentang desa patai cermin dusun pematang cengal kecamatan tj. Pura Kab. Langkat dengan ukuran 60m X 4m. 3. Pimpinan Dewan dalam hal ini ketua DPRD Langkat Bpk.Rudi Hartono Bangun SE,MAP segera menanda tangani persetujuan pendahuluan pembangunan jembatan tersebut begitu surat yang diusulkan ke Bupati diterima.
(Effendi/A)

Graha Wiraland Siap Melayani Investasi Property di Sumut
Medan, Panji Demokrasi Wiraland Property Group salah satu perusahaan pengembangan industry real estate di Sumut berkomitmen untu menjadi perusahaan developer nasional yang mengedepankan kualitas, fungsi dan inovesi. Terbukti untuk lebih mengedepankan kualitas pelayanan kepada publik sudah selesai dibangun kantor yang begitu megah Graha Wiraland terketak di Jl. Aimir Hamzah Komplek Grya Riatur Helvetia Medan. “Kami membangun Graham Wiraland ini dengan tujuan untuk mem-fasilitasi dan mendukung produktivitas karyawan agar tetap semangat pada saat bekerja. Selain itu juga untuk memberikan kenyamanan kepada customer dalam bertransaksi dan berkonsultasi dengan staff marketing kami, ujar Budiman, Managing Director Wiraland Property Group saat Opening dan Launching Website Graha Wiraland yaitu www. Wiraland. Com. Minggu (23/9). Budiman menambahkan Graha Wiraland akan membentuk image perusahaan yang lebih professional dan terpercaya, mengingat real estate bukanlah industry yang ringan dan bisa digeluti sembarang orang. Graha Wiraland ini berkapasitas hingga 200 personol dimana dalam gedung sebelah kanan satu lantai dua dengan desain interior yang modern, segar dan elegan. Dan dilantai sebagai tempat presentasi dan seminar yang bisa muat sekitar 50 personal. Saat ini wiraland Property Group disamping sudah diap sebagai pemain property di Sumut, juga kini sudah mengembangkan sayapnya hingga ke Jakarta dan Batam. Sesuai dengan tagline “ we build communities in home at a time” wiraland selain mengembangkan area hunian dan komersial yang sehat juga mempunyai misi untuk memberikan nilai tambah pada setiap projeknya dan membangun komunitas masyarakat dalam lingkungan yang hijau dan asri.
(Jms)

Yuda dan Tiara Moka KBB 2012
Bandung Barat, Panji Demokrasi Juri Pasanggiri Moka KBB 2012 menetapkan pasangan Arif Ramdan dan Citra Arista sebagai wakil pertama serta Arif Kurnia dan Aziza Faiziah sebagai wakil kedua. Sebagai Moka KBB 2012, Yuda dan Tiara akan menjadi Duta Pariwisata KBB dan menjadi wakil daerahnya di ajang serupa tingkat Jawa Barat. Keduanya terpilih setelah menyingkirkan 14 pasangan lain yang tampil di babak grandfinal Pasanggiri Moka KBB 2012 di Hotel Mansion Pine Kota Baru Parahyangan Padalarang, Selasa (25/9) Akhirnya Pasangan Yuda Purwa dan Tiara Rachmawati dinobatkan menjadi Mojang dan Jajaka (Moka) Kabupaten Bandung Barat 2012.. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Aos Kaosar mengatakan, kriteria penilaian yang diberikan dalam kegiatan tersebut adalah pengetahuan umum, kebudayaan dan parisiwata, serta perilaku. Pasanggiri Moka KBB 2012 dihadiri Bupati Bandung Barat, H. Abubakar. Bahkan, Abubakar diberi kesempatan bertanya kepada para finalis. Pertanyaan yang dilontarkan Abubakar adalah apa yang akan dilakukan finalis jika kelak menjadi Bupati Bandung Barat.”Kelak, mereka (finalis, red) harus siap menerima estafet kepemimpinan. Makanya saya sampaikan pertanyaan kepada mereka manakala kelak jadi Bupati, apa yang akan dilakukan dalam mengangkat citra dan budaya,” katanya. Menurut Abubakar, Pasanggiri Moka KBB 2012 merupakan kaderisasi dalam mengangkat budaya yang nantinya bisa mendongkrak potensi daerah. Ia menambahkan, moka bisa menjadi simbol potensi generasi muda yang akan memegang komando pembangunan di KBB. (B.03)

Ketua DPRD Langkat H.Rudi Hatono Bangun SE.MAP. (pegang mic) sedang membacakan kesimpulan dari hasil rapat didepan gedung DPRD Kabupaten Langkat didampingi wakil ketua Abdul khair dan para anggota dewan serta dikelilingi ratusan pengunjuk rasa aksi dame Senin (24/9).Foto doc.Ase.

Medan, Panji Demokrasi Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menerima kunjungan delegasi Kota Yi Wu, Cina di Balai Kota Medan, Kamis (27/9). Kunjungi ini dilakukan dalam upaya untuk menjajaki kerjasama antara kedua kota, terutama di bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab, Yi Wu merupakan kota yang terkenal akan perkembangan UMKM. Delegasi Yi Wu yang datang berkunjung berjumlah empat orang yakni Leen Tze Zhiang mewakili Wali Kota Pemerintah Yi Wu, Chen Xiao Bao, Ye He Hong dan Zhu Xiao Mei. Mereka didampingi Konjen Cina Eddie Kusuma, Adjie Susanto, Hasan Kosasih, Sukanto, Susanto Lim, Dr Ferry, Eddy Firgo dan Nicholas Lim. Yang melatarbelakangi kerjasama ini karena adanya kesamaan antara Kota Medan dengan Yi Wu. “Kedatangan kita kemari untuk melihat dan mencari sisi mana yang bisa dikerjasamakan antara Kota Yi Wu dengan Medan. Karenanya, kerjasama yang akan dilakukan nanti bisa di bidang kebudayaan, ekonomi, budaya dan industri, terutama lagi UMKM. Apalagi Yi Wu saat ini merupakan pusat pameran produkproduk dunia,” kata Leen. Leen menjelaskan, Kota Yi Wu berada di tengah daratan Tiongkok dengan penduduk le-

Tingkatkan PAD, Walikota Medan Walikota Medan Terima Delegasi Kota Yi Wu Cina Minta TTPPD Bekerja Maksimal
bih kurang 2 juta jiwa. Mereka sudah punya sejarah hebat sejak 2.200 tahun silam. Saat ini Kota Yi Wu melaju dengan pesat, dihuni 3.000 perusahaan dan menghasilkan produk 600.000 kontainer pertahun. Kondisi ini membuat Yi Wu menjelma menjadi pusat bisnis dan lokasi pameran yang terkenal di seantero dunia. ”Semua hasil produk dunia ada di Kota Yi Wu. Karena itulah hampir seluruh negara memiliki perwakilannya di sana untuk memasarkan produknya. Kondisi inilah yang membuat Kota Yi Wu kini berubah menjadi kota bisnis dan pusat pameran hasil produk-produk di dunia,” ungkapnya seraya berharap kerjasama dengan Kota Medan dapat direalisasikan. Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM didampingi Sekda ir Syaiful Bahri, Asisten Ekbang Ir Qamarul Fatah, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Drs Busral Manan, Kabag Hubungan Kerjasama Drs Rivai Nasution, Kabag Umum M Husni SE MSi dan Kabag Humas Budi hariono SSTP MAP menyambut baik atas kunjungan delegasi dari Kota Yi Wu. Kepada para delegasi, Wali Kota sangat berharap agar kerjasama ini dapat direalisasikan. Apalagi Kota Medan saat ini cukup baik untuk berinvestasi. Dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi di ibukota provinsi Sumatera Utara ini cukup pesat. Tingkat pertumbuhan ekonomi Kota Medan saat ini sebesar 7,9 persen. Angka ini di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara. Sedangkan tingkat inflasi sebesar 0,04 persen dan angka ini paling rendah dari kota lainnya di seluruh Indonesia. “Kunjungan ini sangat saya harapkan. Semoga dengan kunjungan yang dilakukan ini, terjalin hubungan kerja sama antara pemerintah Kota Medan dengan Kota Yi Wu. Terlebih lagi saya berharap dilakukannya kerjasama di bidang UMKM. Hal ini sangat penting dalam upaya untuk meningkatkan hasil produk UMKM,” kata Wali Kota. Untuk merealisasikan kerjasama itu, Wali Kota minta kepada Konjen Cina untuk Medan Mrs Yang Lingzhu yang ikut mendampingi delegasi Kota Yi Wu mengunjungi Balai Kota agar membantu dilakukannya kerjasama antara kedua kota. “Dengan bantuan Ibu Konjen, saya yakin akan mempermudah kerjasama yang akan dilakukan,” harapnya.
(lamru)

Medan, Panji Demokrasi Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), WaliKota Medan Drs H Rahudman Harahap MM telah membentuk Tim Terpadu Penegakan Peraturan Daerah (TTPPD). Tim ini bertugas untuk meneliti dan memeriksa prosedur pemberian izin apakah telah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang telah diberikan kepada usaha perseorang maupun badan usaha. “Pembentukan tim ini dila-

KUPJ Andalkan Pelayanan Penumpang Bagan Batu
Rokan Hilir, Panji Demokrasi KUPJ utamakan pelayanan pada tiap penumpang warga Bagan Batu Kec. Bagan sinembah Kab. Rokan hilir Riau, Koperasi uasaha pinggir KUPJ adalah sebuah koperasi yang bergerak di bidang jasa, transportas angkatan umum (penumpang )dalam bidang bisnis, transoptasi mengedpankan pelayanan prima bagi konsumen (penumpang) dengan prinsip adalah raja, membuat KUPJ semakin di minati semakin maju dan berkembang ucap mandor pada media ini. Selanjutnya armada KUPJ tersebut harus nyaman, kota Pakpahan selaku mandor KUPJ koperasi usaha pinggir di Bagan Batu mengatakan pada media ini sudah menginstruksikan pada setiap supir KUPJ, harus memberikan pelayanan yang baik dan lembut pada tiap penumpang. Jangan sombong dan sok Ucapan yang keras jangan sempat membuat penumpang sakit hati, juga barang-barang penumpang harus aman. Penumpang jangan sempat di kecewakan. Berangkat dari Bagan batu menuju ke Medan jangan sampai menyambung ke mobil yang lain, sebaliknya penumpang dari medan ke bagan batu juga jangan menyambung dari mobil lain, sesuai dengan izin trayek KUPJ. Mandor tersebut mengharapkan apabila sopirnya tertib maka membuat pelanggan dan konsumen nyaman hingga transportasi semakin maju dan berkembang kata mandor tersebut mengakhiri. (PD/RH06)

kukan karena selama ini banyak PAD yang belum tergali secara maksimal dari berbagai sektor. Selain itu masih banyak usaha perseorangan maupun badan usaha yang belum sadar untuk membayar retribusi maupun pajak. Padahal itu merupakan kewajibannya,” kata Wali Kota ketika memberikan arahan terkait pembentukan TTPPD di pendopo rumah dinas Jalan Sudirman Medan, Selasa (25/6). Untuk itu Wali Kota berharap agar tim yang melibatkan pegawai sejumlah instnasi terkait seperti Inspektorat klota Medan, Kesbangpol dan Linmas, Badan Pelayanan Perijinan Terpadu, Dinas Pertamanan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas pendapatan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Sosial dan tenaga Kerja, Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunzan, Dinas Perhubungan, Dinas Bina Marga, satpol PP, Bagian Hukum, Bagian Administrasi Umum, Bagian Humas, camat, lurah serta dibantu petugas dari Denpom 1/5 Medan, Kondim 0201/BS Polresta Medan , kejari Medan dan Kejari Belawan untuk bekerja maksimal. “Saya tidak tidak mau tim yang dibentuk ini mandul, mere-

ka harus bekerja maksimal. Untuk itu seluruh anggota tim harus saling bersinergi dan bekerjsama sehingga hasilnya mampu meningkatkan PAD Kota Medan!” tegasnya. Dijelaskan Wali Kota, TTPPD yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota No. 556/1903.K/2012 tanggal 20 September 2012 bertujuan untuk meneliti izin usaha yang dimiliki oleh usaha perseorangan dan badan usaha. Selain itu meneliti dan memeriksa surat/kwitansi pembayaran pajak maupun retribusi kepada pemilik usaha apakah telah membayar atau terdapat tunggakan-tunggakan maupun penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan usaha perseorangan maupun badan usaha. Kemudian, lanjutnya, TTPPD juga bertugas untuk meneliti Izin Mendirikan Bangunan serta peruntukannya. Lalu, meneliti prosedur pemberian izin sesuai dengan Perda yang diberikan kepada usaha perseorangan dan badan usaha. “TTPAD akan memberikan sanksi yang tegas kepada pemilik usaha yang tidak melunasi maupun tunggakan-tunggakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
(lamru)

Edisi Minggu, 30 September 2012
Pemko P.Siantar Terima 2500 Bibit Pohon

EKONOMI

Halaman 10

Hulman Sitorus,SE : Cikal Bakal Menuju Adipura Yang Penting
Pematangsiantar, Panji Demokrasi Seluruh SKPD memaksimalkan pemanfaatan bantuan atau pemberian pihak ketiga. Seperti halnya 2.500 batang pohon yang disumbangkan PT Bank Negara Indonesia (BNI) 46 cabang Pematangsiantar, ungkapan ini dinyatakan Walikiota Pematangsiantar Hulman sitorus,SE saat menerima bantuan pohon tersebut di kantor BLH Jl Rakuttasembiring, Kamis (27/9).
Lebih lanjut Walikota Hulman Sitorus,SE menagatakan dan menyambut baik penyerahan pohon yang akan ditanam di wilayah kota Pematangsiantar itu. “Ini jumlahnya sudah cukup besar. BLH, agar benarbenar memperhatikan tatacara penanaman. Bukan asal diberikan ke kecamatan, sangat jelas tujuannya untuk Pematangsiantar yang benar-benar bersih dan hijau,” ujarnya. Juga diapresiasi jenis tanaman yang diserahkan BNI. Dimana akan bermanfaat bagi masyarakat Pematangsiantar. Tidak sekedar pohon penghijauan namun juga akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. “Pilihan tanamannya saya rasa sangat tepat. Karena selama ini, ditanam pohon yang kurang bermanfaat,” katanya. Untuk itu Walikota menekankan, agar pohon tersebut juga diserahkan kepada masyarakat yang mau untuk menanam dan memiliki pekaranagan dan tidak perlu dibatasi jumlah pohon yang bisa diterima seorang warga. Dan perlu diingat, agar mekanismenya jelas, agar pohon benarbenar ditanam. “BLH memberikan ke kecamatan, dan harus diawasi. Jangan ditanam di lokasi warga yang tidak mau menanam serta menerimanya, bahkan jika dirasa perlu, pihak BNI jug bisa turun meninjau penanaman pohon tersebut. Selain itu “Saya menginginkan antusias masyarakat, dimana yang paling perlu adalah cikal bakal meraih adipura. Itu yang paling penting. Kalau adipura diperoleh karena dipoles, saya tidak mau,” ujar Hulman. Untuk itu, seluruh SKPD Walikota Hulman Sitorus,SE juga mengatakan, bahwa kondisi saat ini sangat sulit. Dilihat dari segi kemampuan keuangan pemko, sangat minim. Sehingga, masing-masing SKPD harus benar-benar bisa meningkatkan sumbangan dari pihak lain. Terutama dalam mewujudkan Pematangsiantar menjadi Kota yang benar- benar Hijau dan bersih. Sementara itu Pemimpin Cabang BNI Pematangsiantar Drs Wagiyo, bahwa penyerahan bibit pohon ini dalam rangka memperingati memperingati Hari Ozon Sedunia yang jatuh pada 16 September sejak 1987, untuk itu BNI kantor Cabang Pematangsiantar menyerahkan berbagai macam bibit pohonsebanyak 2500 batang, pohon yang diserahkan berupa 1.000 pohon pucuk merah, 500 pohon mangga, 500 pohon jambu, dan 500 pohon rambutan, dan perintan hari ozon sedunia tahun 2012 pada kegiatan ini yang bertemakan “BNI Go Green”, serta bantuan bibit pohon ini adalah menanggapi proposal permintaan dari Badan Lingkungan Hidup Kota Pematangsiantar. “Mudah-mudahan upaya yang kita lakukan untuk kemajuan bangsa, khususnya kota Pematangsiantar menuju Kota yang hijau, selain itu Pimpinan Cabasng BNI Pematangsiantar menyampaikan ucapan terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada BNI untuk berpartisipasi dalam menghijaukan Kota Pematangsiantar. “Ini untuk masa depan anak cucu kita. Kalau dilihat dari segi jumlah tidak seberapa, namun kami berharap ini akan bermanfaat. Kesempatan itu juga Kepala BLH Jekson H Gultom dalam laporannya bahwa, saat ini BLH terus berupaya dalam mewujudkan Pematangsiantar menjadi Kota yang Hijau.”Kami akan terus berupaya dengan melakukan komunikasi ke berbagai pihak untuk mewujudkan Pematangsiantar kota hijau, dan juga dikatakanannya, bahwa pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan kecamatan untuk penyebaran bibit pohon yang diperoleh dari berbagai pihak. (PS 10)

Sekdakab Labusel H.Rusman Syahnan saat menyerahkan Kartu PJKMU pada Camat Kotapinang Ali Imron Harahap

Kartu Askes PJKMU Dibagikan di Labusel
Labusel, Panji Demokrasi Pendistribusian kartu ASKES PJKMU (Program jaminan kesehatan masyarakat umum) di Kabupaten Labuhanbatu Selatan Dalam rangka mendukung program pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menciptakan masyarakat yang sehat dan religius pemerintah melakukan kerja sama yang baik dengan PT Askes Persero Cabang Tanjung Balai. Hal ini terbukti dengan di baginya kartu Askes PJKMU secara simbolis Rabu (26/9). Dalam penyerahan kartu Askes tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah H.Rusman Syahnan,SH di dampingi Kepala PT Askes Persero Cabang Tanjung Balai Rasinta Ria Ginting, SE. AK. M.Si hadir dalam acara tersebut para Asisten, SKPD, Direktur RSUD Kotapinang dr. Daschar Aulia, Kepala Dinas Kesehatan Labusel dr. Rusman Lubis, para kepala puskesmas Se-Labuhanbatu Selatan, para camat se-Labusel. Acara dilaksanakan di aula kantor Bupati Labuhanbatu Selatan. Dalam laporannya kepala PT ASKES mengatakan bahwa untuk Kabupaten Labuhanbatu Selatan jumlah peserta sampai saat ini mencapai 16.666 jiwa dari 5 kecamatan di Labuhanbatu Selatan. Dalam kesempatan itu di serahkan kartu Askes PJKMU kepada camat yaitu camat Kampung Rakyat, camat Kotapinang, camat Silangkitang, camat Sei Kanan dan Camat Torgamba juga berupa leaflet kepada para peserta askes dengan harapan peserta lebih memahaminya. lebih lanjut. Kepala PT ASKES Persero CabangTanjung Balai Rasinta Ria Ginting,SE.AK.M.Si mengatakan, bahwa RSUD Kotapinang telah di hunjuk sebagai Rumah Sakit rujukan bagi para peserta ASKES. Dalam acara itu Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu Selatan, Dr. Rusman Lubis, dalam sambutannya mengatakan, bahwa tahun ini jumlah peserta ASKES Labuhanbatu Selatan mengalami peningkatan dari tahun 2011 yang berjumlah 12 ribuan, ini menunjukkan bahwa masyarakat Labuhanbatu Selatan cukup mendukung program kesehatan. Rusman juga menegaskan bahwa para kepala puskesmas tak perlu bingung lagi jika ada pasien yang sakit sudah bisa di rujuk ke RSUD Kotapinang dengan membawa surat rujukan dari puskesmas. Dalam arahannya Sekda menegaskan agar Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Kotapinang dapat lebih meningkatkan kinerjanya dalam menciptakan masyarakat yang sehat hingga kita dapat mewujudkan motto pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang “Santun Berkata Bijak Berkarya”. Mengakhiri arahannya H. Rusman Syahnan SH menyampaikan bagaimana upaya kita bersama dalam memajukan Labuhanbatu Selatan sehingga dapat selangkah lebih maju dari kabupaten lain di Sumatera Utara. (bokhari)

WalikotaPematangsiantar Resmikan TPU SANGKAKALA
P.Siantar, Panji Demokrasi Pengusaha sukses DL Sitorus terus mengembangkan investasinya di Pematangsiantar dengan membuka tempat pemakaman umum (TPU) modern di Jalan Bongbongan Raya, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Utara. Peresmian tempat pemakaman umum modern bagi tiga agama sekaligus dan dikelola Yayasan Taman Pemakaman Umum Sangkakala dan diresmikan oleh Walikota Pematangsiantar pada hari Kamis (27/9), dan dihadiri Walikota Pematangsiantar, Hulman Sitorus,SE beserta istri Ny.Rusmiati R boru Pardosi, Wakil Wali kota Konis Ismail Siregar juga dengan istrinya Ny.Rini boru Silalahi, Sekda Drs.Donver Panggabean,M.Si, juga dengan istrinya, dan tampak hadir juga istri DL Sitorus Boru Siagian, Hakim Agung Sukunan Sitorus yang juga Ketua yayasan beserta para keluarga besar DL Sitorus, tokoh masyarakat dan agama, dan sejumlah pejabat Pemko antara lain para Kadis, Kakan, Kaban, Kabag, Camat dan Lurah se-Kota Pematangsiantar, serta ratusan warga sekitar TPU Sangkakala. Dalam acara itu, Hakim Agung, Sukunan Sitorus mengatakan, pertumbuhan penduduk yang semakin besar mengakibatkan tanah pekuburan makin menipis, sehingga DL sitorus terpikir mendirikan pemakaman. Pemakaman itu kata dia tidak dikhususkan pada satu golongan masyarakat saja tapi diperuntukkan bagi tiga agama sekaligus yakni, Islam, Kristen dan Budha. Yayasan yang dipimpinnya kata dia akan mengutamakan warga setempat untuk bekerja di lokasi. Selain itu pihaknya akan memberi potongan harga bagi warga setempat. Ephros Huria Kristen Indonesia (HKI) DR Langsung Sitorus, menyatakan kekagumannya, karena baru kali ini melihat ada pemakaman umum bersama tiga umat beragama.”Melihat pertumbuhan penduduk yang begitu pesar, harga tanah semakin mahal sehingga mati dan dikubur pun sangat mahal. Walaupun hanya peristirahatan sementara tapi harus diurus dengan baik,”katanya. Sedangkan,Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus, SE mengatakan, Pemko Siantar tidak bisa lagi mengandalkan APBD untuk membangun kota ini, karena hampir 70 persen APBD habis untuk belanja pegawai. “Kalau 70 persen APBD digunakan untuk belanja tak langsung dipastikan pembangunan tidak ada. Sehingga diharapkan kedatang investor,”katanya. Untuk menarik investor ke kota yang kita cintai ini, Walikota Pematangsiantar menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kota Pematangsiantar agar menjaga kondusifitas dan kenyamanan para investor dengan sebaiknya. Saat ini Kota Siantar sudah kondusif, Pemerintah Kota juga sudah mempermudah pengurusan perijinan, sehingga investor kata Hulman tidak perlu khawatir menanamkan modalnya dikota ini, selain itu Walikota meminta, “Setelah menanamkan modal pada pemakaman umum, saya harapkan investor (Abang DL Sitorus) mau menanamkan modal dibidang lainnya,”katanya. Ditemui usai acara peresmian Sekretaris Yayasan Taman Pemakaman Umum Sangkakala, Togar Sitorus menjelaskan, lahan pemakaman yang didirikan di lahan sekira 6 hektar itu, merupakan pemakaman modern yang diadopsi seperti pemakaman di karawang dan Tanjung Morawa. Lahan kata dia akan dibagi menjadi tiga bagian, yakni TPU bagi umat Islam, Kristen, dan Budha. Setiap TPU juga akan dibagi menjadi tiga type yakni type A, B, dan C dengan jenis bangunan dan harga yang berbeda-beda, dan “Bentuk, material bangunan dan harga setiap type tentunya berbedabeda. Kalau yang termahala adalah tipe yang diperkirakan mencapai Rp20 juta, tapi masalah harga masih akan dirembukkan dengan pihak yayasan. Lebih lanjut dikatakan, pihaknya juga bertanggungjawab dalam perawatan setiap makam. Hanya saja keluarga yang dimakamkan harus membayar biaya perawatan setiap tahun, ujarnya. (PS 10)

Pengusaha Sukses DL Sitorus Buka TPU Modern

Bupati Asahan Canangkan RRTLH
Kisaran, Panji Demokrasi Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang mencanangkan tahun 2012 adalah tahun renovasi rumah tak layak huni (RRTLH) Kabupaten Asahan. Pencanangan RRTLH tersebut dilakukan di Desa Sei Kamah, Kecamatan Sei Dadap, Kamis, 20 September 2012. Dalam sambutanya, Bupati Asahan mengatakan bahwa program RRTLH ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan. Pencanangan merupakan wujud dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam gerakan pengentasan kemiskinan secara terpadu. Selain melakukan bedah rumah, Pemkab Asahan juga akan melakukan program bedah ekonomi buat keluarag yang rumahnya dibedah. Dengan cara memberikan bantuan ternak secara kelompok, agar kedepan keluaraga yang rumahnya dibedah dapat lebih sejahtera. Kemudian, Bupati berharap kepada kelompok masyarakat (Pokmas) sebagai pelaksana RRTLH untuk dapat bekerja secara maksimal dengan sebaik-baiknya, laksanakan amanah yang telah dipercayakan masyarakat demi untuk kepentingan masyarakat Asahan. Megenai RRTLH, Bupati Asahan menjelaskan bahwa ditahun 2011 Pemkab Asahan telah berhasil merehabilitasi rumha masyarakat sebanyak 893 rumah. Dana bersumber dari APBD, Menteri Sosial, Menteri Perumahan Rakyat, CSR, bantuan P2KP dan Keuangan Desa. Dan untuk tahun 2012 program RRTLH akan dilanjutkan dengan jumlah 1.186 rumah yang bersumber dari APBD Kabupaten Asahan, Menteri Sosial, Dinsos tingkat I, Menteri Perumahan Rakyat, CSR, Tarukim tingkat I dan Keuangan Desa. Dan pada tahun ini partisipasi pihak perusahaan sudah mulai meningkat, seperti bank BRI, Bank Sumut, Jamsostek dan perusahan lainya. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan, Syafruddin Harahap meyebutkan bahwa bertujuan RRTLH untuk meningkatakan rasa nyaman tinggal dirumah, dari rumah tak layak menjadi layak, begitu juga untuk meningkatkan kesehatan penghuni rumah. “Target Pemkab Asahan untuk RRTLH hingga tahun 2015 sebanyak 16 ribu lebih rumah tak layak huni untuk dibedah, “ kata kepala dinas Sosial. Acara pencanangan dirangkai dengan pemberian alat bantu kepada penyandang cacat berupa kursi roda, tongkat dan alat pendengar serta menyerahkan dana kepada kelompok masyarakat (Pokmas) untuk melaksanakan bedah rumah didaerahnya masingmasing. (BAHRUM)

Rehab Balairung Dwikora Disosialisasikan, Pedagang Sambut Baik
P.Siantar, Panji Demokrasi Rehab Kantor Pasar dan 4 Balairung Pasar Dwikora segera dikerjakan diharapkan Para pedagang dapat Memahami dan Mengetahui dengan adanya Perbaikan tersebut, demikian disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Agus salam, SE disela–sela Sosialisasi dengan Para pedagang Pasar Dwikora yang berada di balairung dan Organisasi Pedagang yaitu HIPDA dan IPPD di Aula Kantor Camat Siantar Utara Rabu, 26/9. Kadis Menyebutkan pertemuan ini bertujuan agar Pedagang mengetahui akan ada rehab tempat berjualannya dimana dengan mengetahui adanya Pekerjaan rehab ini tentunya Para Pedagang juga dapat mendukung sehingga Pekerjaan dapat selesai nantinya dengan baik dan secepatnya, mengingat Proses Rehab ini tentunya juga untuk Perbaikan Pasar Dwikora dan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli, intinya untuk kebaikan Bersama, ujar Kadis. Direncanakan Pekerjaan akan selesai pada awal Bulan Desember. Sementara itu mewakili Pedagang S Manurung dari Himpunan Pedagang Pasar Dwikora (HIPDA) mengucapkan terimakasih atas kepedulian Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk Merehab Balairung sehingga nantinya Pedagang dan Pembeli Dapat merasa Nyaman dan diharapkan Omset Berjualan juga akan semakin dapat bertambah. Senada dengan itu Pedagang bermarga Tambunan dari Ikatan Pedagang Pasar Dwikora (IPPD) menyebutkan bahwa Rehab Balairung sangat mereka sambut Positip akan tetapi diminta kepada Pihak Pekerja untuk dapat melaksanakan Pembangunan dengan sebaik mungkin untuk kebaikan semua pihak. Pihak Kecamatan Siantar utara diwakili Kasi Bimadora J Simamora mengharapkan Para pedagang dapat menjaga kebersihan Pasar Dwikora sehingga Tetap dapat tertata dengan baik. Dalam Kesempatan itu Konsultan perencana Mario Ginting, memaparkan Pekerjaan Rehap kantor pasar dan Balairung pasar dwikora meliputi : Pekerjaan rehap Balairung I (Tampomas) yakni Atap, Dinding, Lantai, Pembuatan WC Umum, dan Normalisasi Drainase, untuk rehab kantor Pasar meliputi Atap, Dinding dan Lantai. Untuk Rehab Balairung II dan III (Pasar Inpres) rehap Atap dan untuk Balairung IV (Pasar Makanan) Atap, Lantai dan Drainase, serta Pekerjaan Normalisasi Drainase Keliling Luar Pasar Dwikora. Ini merupakan program Revitalisasi Pasar Tradisional. (PS 10)

Pencanangan Bhakti Sosial Bunga Tinggi Dana PNPM-MP Agar TNI KB–Kesehatan Terpadu Madina

Gaji Pengurus Bertambah
pangan melalui Kepala Desa (kades) dan anggota kelompok PNPM Mandiri Pedesaan kecamatan kotapinang, dengan bunga sangat mencekik mencapai 20% per 10 bulan, seperti yang telah diberitakan minggu yang lalu, oleh Koran ini, Kepala Badan (KaBan) Zainuddin Harahap SH yang didampingi oleh Kepala bidang (kabid) PNPM Siti NurJanah tepat di ruangan kerja Kaban, waktu di konfirmasi kabid pemdes menyatakan, untuk biaya gaji unit Pelayanan Kecamatan (UPK) nambah, ‘ katanya Sebab dari pihak kordinator provinsi yang ditempatkan di kabupaten labusel. tahu perhitunganya, sedang dari pihak Pemdes tak mengetahui, karena lebih banyak simpanan dikecamatan itu, dan semenjak dana PNPM Mandiri ditangani oleh Alijon disini membuat para UPK gaji menjadi naik/bertambah, sebab dimana-mana gaji masih Rp.750.000, sedang untuk dikecamatan kampung Rakyat sudah mencapai jutaan rupiah, dan sumber gaji berasal dari keuntungan SPP,” katanya Tingkat pemberian dana simpan pinjam PNPM Mandiri Pedesaan sudah mencapai keberhasilan sekitar 99% ucap Zainuddin Harahap SH ruan-

Kotapinang, Panji Demokrasi Tujuan Penyaluran dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan yang sudah tersalurkan di Tiga (3) kecamatan seperti, Kotapinang, Torgamba, dan Kampung Rakyat, masing-masing dalam Satu (1) kecamatan menyalurkan dana simpan pinjam PNPM mencapai 1,5 Medalah untuk mensejahterakan masyarakat ekonomi lemah, supaya dapat tambahan penghasilan dengan bunga dibawah standard BANK. Tetapi sungguh sangat diluar dugaan setelah Tim wartawan, mendapat temuan dila-

gan kerjanya,dapat diduga dalam penyaluran dan pemberdayaan buat Masyarakat Ekonomi Lemah dengan bunga seperti di atas. Ditambahkannyakalau jika bunga di bawa bunga BANK apa lagi sama pengurus dan waktu ditanyakan tentang bunga yang disalurkan tersebut, kabid yang menangani PNPM-MP, kembali bertanya apakah kalau bunga 20% per 10 bulan itu lebih dari bunga BANK? tanyanya nada pura-pura nggak tahu. Siti juga menerangkan kepada TIM wartawan bahwa PNPM di kecamatan kampung Rakyat itu sangat bagus, dan dengan bunga penyaluran

Panyabungan, Panji Demokrasi Pencanangan Bhakti Sosial TNI KB-Kesehatan Terpadu Mandailing Natal Tahun 2012 belum lama ini berlangsung di Hotel Rindang Panyabungan. Dalam sambutannya Bupati Madina diwakili wakil Bupati Drs.H.Dahlan Hasan Nasution menyebutkan bahwa

bentuk simpan pinjam PNPM Mandiri di buat seperti itu sudah hal yang wajar, masalah dengan keuntungan tersebut dari pihak PEMDES tidak mendapat apa pun, dan masalah Sisa Hasil Usaha (SHU) buat kesejahteraan anggota dimusyawarahkan oleh kepala Desa,karena semua keuntungan SPP kelompok desa terkumpul di PJOK,” katanya. (TIM)

mengacu kepada undang-undang nomor 52 tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga menyatakan bahwa kependudukan merupakan hal yang berkaitan dengan jumlah, penyebaran dan kualitas serta kondisi kesejahteraan. Selanjutnya ia menambahkan, keluarga berencana adalah upaya untuk mengatur kelahiran anak termasuk jarak dan usia ideal melahirkan, mengatur kelahiran melalui promosi perlindungan dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga berkualitas. Sementara ketua panitia kegiatan pencanangan bhakti sosial TNI KB-kesehatan terpadu tahun 2012 ini Dra. Rinawati dalam laporannya menjelaskan bahwa anggaran sa-

tuan kerja perangkat daerah (DPASKPD) kantor pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan keluarga berencana Madina kemudian surat kepala perwakilan BKKBN Provsu No.253/HL-102/1.5/ 2012 tanggal 28 Mei 2012 tentang pelaksanaan pencanangan kegiatan bhakti sosial TNI KB-kesehatan terpadu 2012. Rinawati selanjutnya menyebutkan bahwa tujuan kegiatan ini antara lain untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera yang sekaligus akan memperkuat ketahanan nasional. Aksebilitas dan kualitas pelayanan dalam rangka mewujudkan keluarga berkualitas tahun 2015 melalui penyediaan alat dan obat kontrasepsi yang berkualitas dan lain-lain.
(Cun-M)

Edisi Minggu, 30 September 2012

PANJI DEMOKRASI

Halaman 11

LSM PPNI Kecam Ka SD 056611 Bukit Dinding Kecamatan Wampu
Langkat, Panji Demokrasi Pelecehan yang dilontarkan oleh H Poniman selaku Kepala SD 056611 Bukit Dinding Kecamatan Wampu terhadap sejumlah wartawan belum lama ini yang menyatakan bahwa wartawan adalah pemalas akhirnya mendapatkan kecaman keras dari Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Pendidikan Nasional Indonesia (LSM PPNI) 26/09-2012 Stabat. Agustua Hutapea SE dan Sumadi SPd fungsionaris LSM PPNI menjelaskan bahwa seorang pendidik apalagi seorang kepala sekolah seharusnya punya moral dalam berkomunikasi apalagi berhadapan dengan publik sehingga tidak menyinggung perasaan orang lain. Agustua Hutapea SE dan Sumadi SPd menambahkan bahwa kalau mau jujur dana bantuan operasional sekolah (BOS) Rp 580.000/tahun persiswa dan bantuan siswa miskin apakah sudah sesuai disalurkan oleh H Poniman Kepala SD 056611 Bukit Dinding Kec Wampu tersebut. Menurut fungsionaris LSM PPNI diatas ungkapan H Poniman yang menyatakan bahwa wartawan orangnya malas bekerja sebagaimana dicontohkan oleh “RD” merupakan tindakan pelecehan terhadap propesi wartawan sehingga hal tersebut tidak dapat ditolerir lagi, oleh karenanya kepada Bapak Dr H Indra Salahuddin M Kes selaku pelaksana tugas kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kab Langkat untuk segera menindak dan memberi sanksi kepada H Poniman Barulah ketahuan berapa Silpa, dan realisasi anggaran tahun 2012 kemarin. Selanjutnya barulah data tersebut bisa diplotkan pada anggaran perubahan, ujarnya. Dengan begitu diharapkan kepada Pasangan Bupati terpilih agar jangan membawa lagi mekanisme kinerja yang sudah – sudah. Karena dengan sebanyak 56 persen atau bahkan 60 persen rakyat memilih, artinya harapan masyarakat Aceh Singkil untuk perubahan yang lebih baik disandarkan kepada pasangan Bupati terpilih,ungkapnya. Sementara anggota DPRK kan masyarakat Janji Raja tmbah penghasilan sekian tahun perusahaan sudah beroperasi. Kepala Desa Janji Raja saat ditemui Panji Demokrasi di kantor Camat Barumun Tengah menegaskan pihaknya atau masyarakat janji raja sudah hadir sejak jam 8 pagi untuk menyelesaikan permasalahan lahan perkebunan PTPN II yang berlokasi di Desa Janji Raja, dan jika mereka tidak mau hadir kita tetap kuasai lahan tersebut dan memanen buah yang ada dan kita juga sudah laksanakan setiap hari ada pegawasan terhadap an Tamba kepada wartawan mengungkapkan, jumlah partai politik (Parpol) yang mendaftar ke KPUD Kota Medan sebagai peserta pemilu tahun 2014 ada sebanyak 19 partai. Namun jumlah Parpol sudah melengkapi berkas pendaftaran baru ada 7 partai. “Sampai hari ini baru tujuh Parpol yang berkasnya dinyatakan lengkap yakni NasDem, Demorat, PKS, PDS, PBB, PPRN, dan PPN. Berkas-berkas pendaftaran itu berupa meyerahkan 1.000 fotocopy KTA, nama anggota dalam bentuk soft copy dan hard copy,” kata Pandapotan. Sementara untuk tujuh Parpol lainnya, yakni partai Gerindra, PKBI, Partai SRI, PAN, PPP, Hanura, dan PDIP, sejauh ini Ditambahkan Janlie selaku Ketua DPC Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) Kota Medan, kegiatan ini dilakukan mengingat kebutuhan darah di Medan tetap meningkat. Namun, menurutnya, saat ini masih fokus menanggulangi kebutuhan darah di Medan yang sudah mencapai sekitar 300 kantong darah per hari. Kepada seluruh masyarakat pihak Rumah Sakit di Medan diharapkan tidak mempersulit para pasien yang membutuhkan darah. “Kita harapkan masyarakat jangan dipersulit mendapatkan darah”, harap Janlie. Kesulitan mendapatkan darah juga diakui Lindo Sitorus, cara yang dilakukan para kepala sekolah dalam menggerogoti dana BOS untuk kepentingan pribadinya, tanpa peduli dengan perbaikan sistem belajar mengajar. Salah satu contoh, saat penulis dengan beberapa wartawan beberapa surat kabar terbitan Medan melakukan penjajakan ke lapangan, tepatnya di SDN 106145 Serbajadi II Kec Sunggal Deli Serdang. Kepala Sekolahnya Nurmala Purba membuat daftar fiktif tenaga honor di sekolah tersebut dengan membuat anak kandungnya Fran Siscus Siagian tak pernah kuliah, dan bekerja sehari-hari dari pagi sampai sore adalah supir bis Kota di Martubung tempat Nurmala tinggal. Jelasnya ada rekayas dalam membuat LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban) secara trisebelum seluruh wartawan bertindak. Informasi yang layak dipercaya sejumlah organisasi propesi kewartawan seperti Komite Nasional Wartawan Indonesia (KOMNAS WI), Asosiasi Pers Mingguan Indonesia (APMI), Himpunan Insan Perss Seluruh Indonesia (HIPSI) dan lainnya pernah melayangkan surat resmi kepada Drs Syamsumarno Kadis P dan P Langkat untuk segera menindak H Poniman Kepala SD 056611 Bukit Dinding sayangnya Drs Syamsumarno tiba-tiba Nonjob. H Poniman kepala SD 056611 Bukit Dinding Kecamatan Wampu berungkali dihubungi untuk dimintai keterangannya sekitar pelecehan dan penghinaan terhadap propesi wartawan tidak pernah berhasil. (TIN) Aceh Singkil lainnya, H. Syafril Harahap mengingatkan bahwa kelebihan anggaran sebesar Rp.10 milyar lebih adalah penambahan. Jadi kalau defisit ditutup dari APBK induk 2012, berarti jumlah APBK-P sama tetap 402.647.477.124 . Berarti dengan adanya penambahan anggaran sebesar Rp.10 milyar lebih yang mungkin pendapatannya dari pusat ataupun hibah, inilah untuk menutupi devisit yang terjadi. “Saya tetap berpegang nanti di RKA, bahwa 10 milyar lebih adalah penambahan”, ucapnya.
(AS001)

Tutur (Sapaan) Masyarakat Melayu Langkat Berdasarkan Urutan Kelahiran
Oleh Drs Syarifendi Wartawan Panji Demokrasi
Langkat, Panji Demokrasi Suku Melayu yang berada di Kabupaten Langkat secara khusus disebut Melayu Deli yang garis keturunannya dari suku Karo brmarga Perangin-angin, namun secara umum terdiri dari beberapa Puak antara lain Puak Deli, Puak Tamiang, Puak Minang, Puak Semenda, Puak Resam dan sebagainya, sehingga dialeknya pun satu sama lain berbeda tapi saling mengerti dan memahami. Nilai moralitas etika, akhlak dan adab bagi masyarakat Melayu memang ditanamkan kepada keturunannya sejak dini yang dikenal hidup berpantang. Demikian juga dalam bertutur (Bersapa) terhadap seseorang harus mengunakan turut (sapaan) sesuai urutan kelahiran tidak dengan menyebut namanya. Pada tahun 1970 an di TVRI sering ditayangkan pelawak Pak Alang yang berasal dari Desa Bubun Kec Tanjung Pura Kab Langkat kalimat pak adalah menunjukkan jati dirim kepada seorang lakilaki dan kalimat alang adalah tutur (sapaan). Lajimnya tutur (sapaan) versi masyarakat Melayu Langkat sesuai urutan kelahirannya 9 orang baik laki-laki (jaka) maupun perempuan (dara), kalau lebih dari 9 orang yaitu anak ke 10 dan seterusnya ditutur (disapa) dengan Acit/kecit. Untuk lebih jelasnya penulis menguraikan dalam tabel tutur (sapaan) masyarakat Melayu Langkat berdasarkan urutan kelahiran, sebagai berikut:

Arwin Harahap Alias Ucok Wasit Tournamen Catur
Labuhanbatu, Panji Demokrasi Tournamen catur di kabupaten Labuhanbatu masih langkah digelar, kecuali olahraga sepak bola acap kali dilangsungkan dalam bentuk tournament, memperebutkan piala perseorangan atau institusi maupun kepala daerah, maka guna mencari bibit berprestasi digalakkan tournament catur, dikaitkan memperingati Hari Jadi Kabupaten Labuhanbatu dibulan Oktober mendatang. Hal itu dikatakan pemerhati olohraga Labuhanbatu Arwin Harahap Alias Ucok Wasit pada “Panji Demokrat”, Kamis (27/09) siang di R.M. Pagaruyung Jalan Sudirman Rantauprapat. Sekaligus menambahkan, dalam suatu tournament catur diadakan kesiapan panitia jeli menyusun programnya, sekaligus minta petunjuk pengurus pescasi dan KONI serta Pemkab Labuhanbatu guna tournament catur berjalan sukses. Memang diakuinya, kegiatan catur berbentuk tournamen selama ini di Labuhanbatu belum berjalan apa yang diharapkan. Sebab perlu penataan dan pembinaan secara berkala, guna mencapai tujuan dibidang kegiatan catur termasuk diberi kesempatan kepada pengusaha sebagai sponsor member sumbangsihnya, digunakan pemberian hadiah dan trophy sang juara catur. berharap Arwin Harahap Alias Ucok Wasit. Bupati Labuhanbatu Tigor Siregar dan KONI Zainal Arifin Hasibuan, AMd dapat mendorong, kegiatan catur berbentuk tournamen setiap tahunnya dapat digelar vakum catur. (G.H) Perhubungan Laut dengan jumlah 3 Milyar Rupiah lebih namun,Pelabuhan tersebut tidak berfungsi,kapal Fery dan pengangkutan hasil laut dan barang serta penumpang tujuan Tanjung Balai Asahan tidak bersandar di Pelabuhan yang dibangun Pemerintah tersebut. Kapal Fery dan Speed Boat tersebut masing-masing memiliki tangkahan sendiri, sehingga pelabuhan yang dibangun dengan dana Miliaran Rupiah telah menjadi Mubazir. Pada tahun 2012 dibangun kembali Fasilitasnya dengan hanya formalitas. Bukti buruknya disiplin dan pemborosan anggaran yang dilakukan staf sekretariat DPRD Medan, seperti pada kegiatan senam kesegaran jasmani yang diprogramkan setiap hari Jumat. Program ini dinilai hanya menghabiskan anggaran karena tersebut tidak berjalan maksimal. Seperti halnya pelaksanaan senam pada Jumat (28/ 9) lalu hanya diikuti 7 orang saja dari 80 orang staf. Pada hal, seluruh staf selalu dibekali pakaian dan sepatu olahraga. Bukan itu saja, bahkan biaya poding bagi staf berikut struktur (guru senam) serta fasilitas lainnya seluruh ditanggung APBD Pemko Medan. Dan tak heran untuk anggaran senam dalam satu tahun berkisar Rp 50 juta rupiah. Untuk P APBD TA 2012 Pemko Medan yang rimbaru kecamataman Kotanopan, Kemudian pengurus mencairkannya lalu menyerahkannya kepada pejabat di Dinas Kehutanan Madina yang berinisial (HZ) . Oleh pejabat itu dana di patokkan sekitar 20 persen dari total dana, sisanya dipergunakan kelompok tani untuk membiayai proyek tersebut. Dan dana program PLA senilai Rp 4 Juta per hektarnya dengan total 66 hektar, bersumber dari APBN. “Ironis nya kegiatan proyek pembukaan jalan produksi senilai 500 juta diduga sarat korupsi dimana aparat hukum maupun pihak kejakasaan dan kepolisian Kabupaten Mandailing Natal tidak punya orasinya. Disebutkan salah seorang pedagang, mereka sudah tiga minggu tidak berjualan dan hingga saat ini belum mendapatkan apa pun sehingga tidak dapat memenuhi kehidupan keluarga. Pedagang sangat menderita dengan tindakan arogansi yang dilakukan oleh personil Satpol PP. “Sudah tiga minggu kami tidak berjualan, kami butuh makan, anak-anak kami juga sekolah. Tapi lain dengan kebijakan yang dilakukan oleh Dirut PD Pasar yang merupakan perpanjangan tangan pemimpin di kota ini justru menyuruh Satpol PP menggusur pedagang dengan arogan,” tandas pedagang. Dihadapan para pengunjukrasa, Ketua Komisi C DPRD Medan, A Hie menyebutkan, pihaknya berjanji akan segera memperhatikan keluhan

DEWAN..........................
Demikian dikatakan anggota DPRK Aceh Singkil, politisi partai PAN, Abdi Suka, dalam sidang paripurna, yang digelar, Rabu (26/9) lalu di gedung wakil rakyat setempat . Karena sebelumnya Abdi mengatakan bagaimana bisa neraca perubahan diketahui, tanpa mengetahui realisasi anggaran tahun 2012. Semestinya tahapan – tahapan KUA PPAS perubahan harus terlebih dahulu diadakannya Pansus oleh legislatif yang merupakan wakil rakyat terhadap realisasi anggaran tahun 2012.

Kalau ada anak ke 10 dan seterusnya maka tutur (sapaan) sama dengan tutur (sapaan) anak kesembiln yaitu Acit/Kecit. Dalam kesempatan ini penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun dari dewan adat dan pengurus Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia Kab Langkat guna perbaikan dan penyempurnaan tulisan ini. dana Rp. 4.569.847.000, apakah hal ini tidak diperhatikan dan ditinjau oleh Dirjen Perhubungan Laut, ujar masyarakat kepada Wartawan Panji Demokrasi di Sei.Berombang. Dalam pantauan Wartawan Panji Demokrasi dipapan proyek tidak ada keterangan volume proyek,hanya tertera Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Sei.Berombang NO Kontrak UK.305/1/02/FPL-I/ SBB/IV/2012 Nilai kontrak Rp. 4569.847.000(Empat Milyar Lima Ratus Enam Puluh Sembilan Ribu Delapan Ratus baru saja disahkan, Sekretariat DPRD Medan mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp 1,7 M lebih dengan alasan untuk kegiatan penyediaan jasa jaminan pemeliharaan kesehatan PNS. Pengamatan wartawan akhir-akhir ini, kegiatan senam di DPRD Medan tidak diminati para PNS dan staf honor kendati menggunakan nbiaya cukup besar. Bukti terakhir Jumat (28/9), kegiatan senam hanya diikuti 7 orang, itupun 2 orang tidak menggunakan pakaian resmi olahraga hanya kepngin diabadikan fotonya oleh wartawan. Sementara beberapa staf terlihat tidak peduli dengan suara music senam, mereka duduk santai dan ngerumpi. Menanggapi hal ini, anggota Komisi A DPRD Medan, Ilhamsyah SH ketika dimintai ketenyali untuk memangil pejabat yang bersangkutan”Sebut Munir ketua Format RI pusat di Panyabungan, (25/9) di Panyabungan. “Munir menjelaskan banyak nya kasus-kasus korupsi di kabupaten mandailing natal membuat aparat hukum jadi letoy lain lagi proyek peremajaan karet tahun 2011 seluas 100 ha yang di laksanakan oleh dinas Kehutanan Kab. Mandailing Natal di dua lokasi yaitu di Desa Purba Baru dan Desa Roburan Lombang yang bersumber dari APBN sebesar Rp. 668.000.000,- yang masing-masing lokasi memiliki anggaran sebesar Rp. 334.000.000.”Ungkap Munir para pedagang. Sejalan dengan itu, komisi C sudah menyurati Walikota Medan maupun PD Pasar untuk meminta dasar dan upaya yang dilakukan terhadap nasib pedagang. “Saya sangat mengerti dengan keluhan para pedagang, persoalan ini akan segera dicari solusi”, janji A Hie. Selanjutnya, A Hie mengajak perwakilan pedagang ke ruangan komisi C DPRD Medan untuk membicarakan dan langkah serius yang dapat ditempuh dalam waktu dekat. Disebutkan, Komisi C sudah membuat surat serta memanggil Direksi PD Pasar dan Pemko Medan terkait kebijakan menggusur pedagang. Surat Komisi C itu juga mempertanyakan terkait adanya Inpres No 6 tahun 2012 masalah penataan PKL. Kepada wartawan A Hie menyeEmpat Puluh Tujuh Juta Rupiah) Kontraktor PT.Tisa Lestari, konsultan CV. Hawarins, tidak tertulis dimana alamatnya sehingga tidak mengacu pada undang-undang tentang keterbukaan informasi publik No:14 Thn 2008. Kepala Syahbandar Sei. Berombang Hotma Siregar yang hendak dikonfirmasi tidak berhasil ditemui oleh Wartawan Panji Demokrasi karena sudah Pensiun dan pulang ke Medan. Pelaksana tugasnya belum berhasil ditemui.
(SBR_M.YUSUF)

PEMBANGUNAN.........
MABES POLRI dan Mentri Perhubungan di Jakarta untuk meminta bangunan Fasilitas Pelabuhan laut Sei. Berombang yang menelan dana APBN Rp.4.569.847.000,ujar Samsul Bahri Sitepu kepada Wartawan Panji Demokrasi di Sei.Berombang. Menurut masyarakat Sei. Berombang mengatakan, Pelabuhan Sei.Berombang pada tahun 2005 sudah dibangun dengan dana Kementrian Perhubungan Dierktorat Jendral

PTPN II.............................
termasuk tidak mau mencari solusi dengan masyarakat yang dimediasi pemerintah Kabupaten Padang Lawas. Jika sepihak yang menghadiri undangan pemerintah sedangka disisi lain yang tidak perduli tentu tidak menyelesaikan permasalah. Diharapkan agar pihak pemerintah dan kepolisian tidak menyalahkan masyarakat jika menguasai lahan perkebunan tersebut, pada hal tuntutan masyarakat termasuk dimana letak kebun inti dan plasma yang diserah-

perkebunan tersebut. Pihak PTPNII saat dikonfirmasi Panji Demokrasi lewat telepon seluler terkait undangan yang dibuat camat barumun tengah, menyatakan kami lagi rapat. Dari jawaban yang diberikan pihak PTPN II tentu dinilai kurang etis sebab permasalahan lahan perkebunan seluas 380 Ha bukan odong-odongan. Semestinya pihak penegak hukum dapat mengusut tuntas penyelewengan yang ada ditubuh PTPN II, termasuk tindakan PTPN II dapat merugikan Negara.
(BS)

KINERJA.........................
san mendampingi kunjungan dewan hingga berperan sebagai “calo” dan “joki” SPPD. Sementara banyak tenaga honorer yang tidak difungsikan sehingga hanya menerima gaji buta. Informasi yang didapat wartawan, ada beberapa staf PNS yang “doyan” hingga 3 kali dalam satu bulan pergi ke luar kota alasan mendampingi kunjungan dewan, persis bagaikan artis group band tour keliling Indonesia. Persoalan penyimpangan anggaran bukan disitu saja, seperti beberapa orang terdaftar selaku Staf ahli di pimpinan dewan serta di alat kelengkapan dewan menerima gaji dari APBD nanun kinerjanya nihil. Sedangkan kinerja oknum yang mengaku staf ahli tadi

PPRN MEDAN...............
tersebut diterima langsung oleh Ketua Pokja Verifikasi Patai KPUD Kota Medan, Pandapotan Tamba SH. “Dari kelengkapan berkas yang sudah kami serahkan tersebut, PPRN di wilayah Kota Medan siap diverifikasi faktual oleh KPU sebagai peserta pemilu tahun 2014. Siap (diverifikasi, red), sebagai bentuk kepatuhan PPRN terhadap hukum yang berlaku,” ujarnya seraya mengaku optimis PPRN khususnya di wilayah Kota Medan akan lolos dari verifikasi faktual tersebut. Tujuh Partai Lengkap Sementara itu, Pandapot-

baru hanya menyerahkan fotocopy KTA tetapi belum menyerahkan nama-nama anggota dalam bentuk soft copy dan hard copy. Sedangkan lima partai lainya yakni Partai Golkar, PKPI, Nasrep, Buruh, dan PKDI sejauh ini juga belum melengkapi berkas pendaftaran, seperti jumlah fotocopy KTA bedan sesuai ketentuan dan belum meyerahkan soft copy dan hard copy. Berkas pendaftaran Partai Golkar sejauh ini baru ada 400 fotocopy KTA, PKPI hanya ada 74 fotocopy KTA, Partai Nasrep hanya ada 90 fotocopy KTA, Partai Buruh hanya ada 781 fotocopy KTA, dan PKDI sama sekali belum ada.
[lamru]

rangannya, Sabtu (29/9) sedikit kaget ketika mendengar ada staf hingga 3 kali bahkan lebih dalam satu bulan pergi ke laur kota. Terkait hal ini Ilhamsyah mengharapkan agar Sekwan dapat mengawasi bawahannya. Melakukan rotasi untuk pemerataan giliran berangkat mendampingi dewan saat kunjungan kerja. Menurut politisi Golkar ini, ke depan, Sekwan harus mampu meningkatkan disiplin pegawai. “Kita harafkan staf fokus dengan tugasnya sebab sebagian fungsi mereka menunjang kinerja dewan”, ujar Ilhamsyah. Begitu juga dengan kegiatan senam pagi harus dimanfaatkan dengan maksimal bukan hanya menghambur-hamburkan biaya, sebab, senam pagi sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. [lamru] Menurut Munir proyek yang dilaksanakan Dinas Kehutanan dan perkebunan Kabupaten Mandailing Natal dijadikan ajang korupsi oleh pejabat yang tidak bertanggung jawab, proyek peremajaan karet pada tahun 2011 di duga di kutip 500 ribu setiap anggota kelompok yang ikut dalapm proyek kata sumber yang kami peroleh”, sebut Munir. Munir menegaskan apabila kasus ini belum terjamah hukum “kami akan adukan pejabat terkait ke Kejatisu dan ke Polda.” Sesuai amanat KPK salah satu anggaran yang rentan dikorupsi adalah dana Bansos tambah Munir mengakhiri. (andi/mts) butkan, terkait dengan keluhan pedagang, Walikota diharapkan dapat melakukan pendekatan dengan pedagang bukan harus dibenturkan dengan Satpol PP. PKL yang dinilai penggerak ekonomi kecil harus dilindungi dan ditata dengan baik. “Kita setuju jika PKL ditertibkan dan ditata, namun bukan kekerasan. Kita sangat menyayangkan jika dilakukan tindakan kekerasan namun tidak mencari solusi”, ujar politisi Demokrat ini. Terkait keluhan pedagang, A Hie mengharapkan perhatian serius oleh Walikota Medan Drs Rahudman Harahap agar dicari solusi terbaik. “Kapasitas Walikota harus sanggup mendekatkan diri dengan pedagang, sehingga PKL merasa tidak terabaikan dan kelangsungan hidupnya lebih terjamin”, papar A Hie. [lamru]

PPDI.................................
maka masyarakat umum pun akan terikut. Sehingga dipastikan persediaan darah di Medan tetap tersedia. Tentu sekali pasien sakit di seluruh Rumah Sakit di Medan tidak lagi kesulitan melayani siapa saja yang membutuhkan darah. Menurut Janlie, saat ini pihaknya (red-PDDI Medan) bekerjasama dengan Lion Club, manajemen Swiss-Belhotel bersama masyarakat telah mengagendakan rutin kegiatan donor darah. Dikatakan, sampai saat ini sudah ada sekitar 300 orang yang terdaftar selaku pendonor darah dan diharapkan tetap bertambah.

yang saat ini anaknya (Sunardi) menjalani operasi tumor di Rumah Sakit H Adam Malik Medan. Menurut Lindo kepada wartawan, Kamis (27/9) mengatakan, pihaknya terpaksa harus ke Rumah Sakit Colombia mendapatkan darah untuk keperluan anaknya karena alasan di RS Adam Malik tidak tersedia. Ditambahkan Sitorus, sejak masuk RS Adam Malik dua pekan lalu, anaknya sudah menggunakan darah sebanyak 8 kantong. Bahkan, kebutuhan darah untuk anaknya diperkirakan pasti bertambah karena operasi lanjutan masih akan berlangsung.
[lm]

DISHUTBUN..................
Saat dikonfirmasi oleh wartawan media terbitan Medan, Kadis Hutbun Maraondak mengatakan bahwa sepengetahuannya kegiatan itu dijalankan sesuai dengan teknis yang ada. Dikelola oleh kelompok tani langsung dan rekeningnya langsung rekening kelompok tani. Kalau masalah teknis yang terjadi dilapangan saya kurang tau kata “Maraondak” karena saya belum menjabat di Madina ini ungkapnya. Lain halnya sesuai dengan pantauan wartawan dilapangan bahwa pelaksanaan kegiatan ini melalui dari kelompok tani maju bersama Desa Huta-

MUTU PENDIDIKAN....
dana BOS diberbagai daerah Tkt II di Sumut. Tak pernah mendapat tanggapan, walau berita tersebut objektif dan hasil penjajakan para wartawan dilapangan. Gambaran dana BOS untuk BOS sebagaimana diutarakan ketua Forum Komunikasi Guru Sumatera Utara (FKGSU) yang juga Ketua LSM Scoci Sumut, Drs Marudut Siringoringo kepada penulis. Betapa besar dosanya yang menyelewengkan dana BOS tersebut. Merugikan para murid dan masyarakat, bahkan bangsa dan negara. Sekiranya Kadis P dan K Sumut Drs Syaiful Safri mau dan mampu melakukan pengawasan terhadap seluruh jajarannya, bukanlah hal yang sulit menemukan berbagai

bulan. Ini hanya contoh dari rekayasa para kepala sekolah, dan pihak pengawas dengan serta merta menerimanya, ada apa dibalik itu. Sungguh ironis, berbagai kepincangan dan kejanggalan mewarnai dunia pendidikan terus berlangsung di Sumut, telah membuahkan kwalitasnya sangat terpuruk, kini menduduki rangking 25 dari 33 propinsi se Indonesia. Sangat dikhawatirkan, bila pengawasan internal seolah pasif dan adanya pembiaran dari pihak atasan, sudah saatnya pengawas external yakni wartawan, LSM bahkan DPRD yang membidangi pendidikan lebih serius menyoroti kemerosotan pendidikan di Sumut, karena kondisi ini jelasnya adalah kesalahan dan dosa para pengelola.
(Mutiha Sitorus BA )

PEDAGANG...................
Sementara anggota DPRD lainnya masih menikmati pelesiran di luar kota. Kepada A Hie, puluhan pedagang Pasar Petisah yang tergabung dalam Forum Solidaritas Menolak Pengusuran Pedagang Kaki Lima mengharapkan agar tidak ada lagi penggusuran pedagang. “Penggusuran No, penataan Yes, ujar para pedagang yang juga membawa poster. Masih menurut salah seorang pengunjukrasa, Walikota Medan Drs Rahudman selaku pemimpin harus peka dan peduli terhadap nasib para pedagang. Sebagaimana yang disebutkan Presiden RI SBY mengatakan kesedihannya jika para PKL digusur. “Mana hati nurani Rahudman yang berani melangkahi pemimpin di negeri ini,”ucap pedagang dalam

Edisi Minggu, 30 September 2012

PANJI DEMOKRASI

Halaman 12

Masyarakat Segel Tiga Ruangan Fraksi di DPRD Madina
Sekretaris Jhon Frans Manalu (kiri), Mutiha Sitorus BA (tengah) dan Tombang Hutabarat Ketua Koperasi TKBM Belawan (kanan). Panyabungan, Panji Demokrasi Forum Masyarakat Penyelamat Madina atas nama Masyarakat Madina melakukan penyegelan terhadap ruangan fraksi Hanura, Fraksi Keadilan Sejahtera dan Madina Bersatu di Kantor DPRD Madina Kamis (27/9). Penyegelan tersebut dilakukan serangkaian aksi Unjuk Rasa yang dilakukan Forum Masyarakat Penyelamat Madina di Gedung DPRD sebagai bentuk kekecewaan Masyarakat terhadap ketiga Fraksi tersebut yang dianggap lalai dalam menjalan amanah yang diberikan oleh Masyarakat. Dalam Orasinya yang dibacakan oleh Kordinator Aksi Saifuddin Lubis menyampaikan bahwa kisruh di Internal DPRD Madina bermula dari kegagalan lobi lobi politik serta issu ketidak adilan tentang bagi bagi reseki pasca pembahasan dan pengesahan APBD TA 2012 yang berujung pada Mosi tidak percaya yang dilontarkan kepada Ketua DPRD As Imran Khaytamy 9 bulan yang lalu yang kemudian berkembang menjadi perpecahan dan timbulnya dua kubu di DPRD Madina. Untuk itu Forum Masyarakat Penyelamat madina meminta supaya kisruh di DPRD Madina harus segera dihentikan karena Masyarakat menganggap bahwa kisruh di DPRD bukan sebuah lelucon politik dan cerminan demokrasi yang sehat dan juga bukan pencerminan sikap politisi yang Demokratik,karena secara kelembagaan DPRD madina dianggap telah mengabaikan tugas dan wewenang yang diatur didalam Tatib DPRD Pasal 2 Ayat 1 tentang fungsi sebagai legislasi Anggaran dan Pengawasan dan telah melanggar Tatib pasal 86 tentang kewajiban Anggota DPRD untuk menghadiri rapat Paripurna Dewan, yang dibuktikan dengan sejumlah agenda kerja dewan yang telah tertunda pembahasannya mulai dari pembahasan LKPJ Bupati, Pembahasan KUA-PPAS APBD 2012, pembahasan dan Pengesahan RP.APBD TA 2012, KUA-PPAS RAPBD TA 2013 dan RAPBD TA 2013 yang menurut aturan sudah di bahas tigabulan sebelum tahun anggaran berjalan habis. Selain itu Forum juga meminta ketegasan sikap DPRD Madina menyangkut aspirasi rakyat dimana sejumlah warga masyarakat Mandailing natal yang bertarung hidup di Tor Sihayo naga Juang yang kini telah menjadi tersangka dan ditahan dalam kasus pengrusakan dan pembakaran Camp PT.Sorik Masmining tanpa ada pembelaan dari DPRD Madina. Menanggapi permintaan para Demonstran tersebut ketua DPRD Madina As Imran khaytamy didamping beberapa Anggota dewan berjanji untuk secepatnya membenahi kisruh yang terjadi di lembaga yang dipinpinnya, dan bila perlu untuk memberdayakan Badan Kehormatan Dewan untuk menindak lanjuti dan memproses oknum anggota DPRD yang jarang masuk dan tidak hadir dalam rapat paripurna.
(tim/mts)

TOHODOI

Duet Kepimpinan Tombang Hutabarat dan Jhon Frans Manalu Tingkatkan Kesejahteraan Anggota
Medan, Panji Demokrasi Koperasi Usaha Karya Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) pelabuhan Belawan yang beranggotakan 3.458 orang, makin baik dibawah duet kepemimpinan Ketua Tombang Hutabarat dan Sekretaris Jhon Frans Manalu. Koperasi yang dasar hukumnya dinaungi Dinas Perhubungan Laut, dan Dirjen Pengawasan Ketenaga kerjaan (PPK) serta Deputi Bidang Kelembagaan Koperasi dan Unit Usaha Kecil dan Menengah (Dep BKK UKM). Pengurus Koperasi telah banyak berbuat, terutama pembangunan Perumahan TKBM yang ada di Sungaimati, Marelan dan Complek UKA di Medan Labuhan. Pada suatu kesempatan, wartawan Panji Demokrasi berbincang-bincang dengan ketua dan Sekretaris Koperasi Karyawan TKBM di Kantornya di Belawan, Tombang Hutabarat dan Jhon Frans Manalu mengutarakan, bahwa mengurusi anggota sebanyak itu tidak selalu gampang, memerlukan kesungguhan dan kesabaran. Sebagai contoh menurut Tombang, baru-baru ini ada kelompok 9 yang terdiri dari 9 orang karyawan dibawah Ketua Kelompok bermarga Purba, yang melanggar aturan dan peraturan koperasi mengadukan mereka ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Brahmana yang berkantor di Medan. Apa alasan pengaduan tersebut tidak jelas masuk akal. Segala sesuatu telah melalui Rapat Anggota (RAT) 2012, dimana segala sesuatu kebijakan pengurus dalam menjalankan kegiatan koperasi tersebut, didasari keputusan rapat anggota, yang juga dihadiri Purba Cs. Para anggota koperasi yang ribuan orang sangat marah atas ulah Purba Cs. Karena jelas menjelek-jelekkan pengurus dan koperasi tersebut. Wujud kemarahan anggota atas ulah kelompok Purba Cs, mereka membentuk Kelompok Penyelamat Koperasi (KPK), mendesak ketua memecat kelompok perusak koperasi Purba Cs. Dalam hal ini, Tombang berprinsip memanggil Purba Cs untuk diperingati dan dibina, sehingga Purba Cs telah menyadari kesalahannya, dan berjanji akan menarik pengaduannya. Beberapa orang karyawan TKBM tersebut kepada Panji Demokrasi mengakui duet Tombang dan Jhon Frans Manalu telah membuat koperasi tersebut makin maju, dan memberi keuntungan bagi anggota. (Mutiha Sitorus BA)

+ Para PNS dan honorer di Sekretariat DPRD Medan dituding tidak disiplin dan hanya boros anggaran, kinerja anggota DPRD juga memburuk. - Yang pasti setiap awal bulan tak pernah lupa ambil gaji, selalu disiplin kalau ambil gaji.

Forum Masyarakat penyelamat Madina sedang melakukan penyegelan ruangan fraksi Madina Bersatu, fraksi Hanura dan Fraksi PKS Kamis (29/9).

SISODING

Hasil Panen Padi Aceh Haram Dikelola Keluar Aceh
Kilang Padi Modern Terbesar Dibangun di Aceh
Aceh Utara, Panji Demokrasi Selama ini, hasil panen pertanian padi dari Aceh banyak yang dibawa dan dikelola keluar Aceh. Maka oleh karena itu, akan kita ‘haramkan’ jika hasil panen Aceh nantinya masih dikelola di luar Aceh. Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, Rabu (26/9) pagi, dalam sambutannya pada acara penanda tanganan nota kesepakatan mendirikan kilang/pabrik padi modern dan terbesar di Indonesia, tepatnya di Desa Mane Kawan, Kecamatan Seunoddon, Kabupaten Aceh Utara. Kedepan, kita haramkan hasil pertanian di Aceh jika dibawa dan dikelola keluar Aceh. Karena mulai tahun ini kita akan mendirikan kilang padi terbesar di Indonesia yang letaknya di Desa Mane Kawan, Seunoddon, Aceh Utara. Wacana ini atas kerjasama Pemerintah Aceh, Pemkab Aceh Utara, dan Bank Aceh, dengan PT. Arsari Padi Pratama Indonesia. Jadi, hasil panen masyarakat nantinya akan dikelola di Desa ini,’’ ucap Muzakir Manaf. Dimana dikatakan, Desa Seunuddon merupakan kawasan persawahan rakyat terbesar dan terluas di Aceh Utara. Sementara itu, Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib mengatakan, Kecamatan Seunoddon sangat terkenal dengan kawasan lumbung padi yang juga berdampingan dengan kabupaten Aceh Timur. “Diperkirakan ada sekitar 44.000 ribu hektare luas sawah kawasan itu, dan mampu memproduksi padi sekitar 729 ton. Nah, untuk itu, Seunoddon memang cocok untuk didirikan pabrik padi modern. Jadi hasil panen masyarakat nantinya tidak akan dibawa lagi keluar Aceh,’’ kata Muhammad Thaib. Berlangsungnya acara penandatanganan itu juga turut dihadiri oleh Direktur PT. Arsari Pratama Group selaku Pihak Investor, Hasyim. S. Djojohadikusumo, Kapolres Aceh Utara (mewakili), Komandan Kodim 0103 Aceh Utara, Komandan Korem 011 Lilawangsa (mewakili), dan unsur Muspida lainnya, serta Muspika setempat.
(AC.04)

Film Innocence Of Muslim Beredar, Santri dan Masyarakat Aceh Timur Beraksi
Idi Rayeuk, Panji Demokrasi Sepertinya pihak barat dan antek-anteknya terus melakukan provokasi dan propaganda dengan tujuan meghina umat muslim yang ada di muka bumi ini, sebelumnya mereka menggambarkan wajah Nabi Muhammad S.A.W. melalui bentuk kartunis di salah satu media di Denmark yang menimbulkan reaksi keras dari negara-negara dan umat muslim di dunia. Kini lebih parah lagi mereka dengan sengaja dan terang-terangan menggambarkan Nabi dan umat Muslim itu dalam bentuk film. Film tersebut berjudul Innoncene Of Muslims, dimana dalam film tersebut menggambarkan umat islam sebagai pembunuh, perusak, dan suka meneror sehingga menjadi biang kerok lahirnya teroris. Hal ini benar-benar sangat jauh dari apa yang diajarkan Agama Islam dan Nabi Muhammad SAW sebagai panutan umat Islam dimuka bumi ini. Reaksi terhadap beredarnya film ini bermacammacam, mulai dari aksi damai hingga anarkis, dikarenakan film ini telah menyulut kemarahan umat muslim diseluruh dunia yang nayata-nyata menghina Nabi Muhammad dan Umat Muslim. Hal ini juga terjadi di Kabupaten Aceh Timur dimana santri-santri dan lapisan masyarakat daerah itu menolak dengan tegas apa yang digambarkan dalam film tersebut, dalam tajuk Aksi Damai menentang keberadaan film Inonncene Of Muslims, Kamis (27/ 9) di Mesjid Darussalihin Idi. Aksi yang dilakukan santri dan masyarakat Aceh Timur sebagai bentuk kecamanan terhadap penghinaan yang ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW dan Agama Islam. Aksi diawali dengan Selawat Badar yang dipimpin oleh Tgk. Rusli, lalu Yasinan oleh Tgk. Abu Gureb dan di lanjutkan doa. Hal itu dilakukan dengan maksud mendapat ridha dan safaat dari Allah SWT, “semoga apa yang kita lakukan tadi mendapat ridha Allah SWT agar mereka yang menghina Nabi kita Muhammad SAW dan Umat Muslim mendapat ganjaran dari Nya”, ujar Tgk. Rusli. Selain itu juga digelar Orasi dan Tausyiah dengan harapan dapat menyentuh hati umat islam untuk melawan terhadap penghinaan yang ditujukan kepada Agama Islam dan Nabi Muhammad S.A.W, “Aksi kita pada hari ini merupakan reaksi terhadap adanya Film Innoncene Of Muslims yang nyata-nyata telah menghina Agama dan Nabi Kita, maka dari itu kita umat muslim harus bersatu padu melawan musuh-musuh Islam,” ujar Tgk. Zulkarnaini dalam orasinya. Dalam kesempatan itu bertindak sebagai orator adalah Tgk Yunus, Tgk. Muhibuddin, Tgk Abdullah Rasyid dan Ketua KNPA Aceh Timur, Beny Kaldi dimana mereka masingmasing mengajak segala bentuk penghinaan yang dilakukan oleh siapapun kepada Agama Islam dan Nabi Muhammad S.A.W., selain itu juga agar umat islam memboikot produk apapun yang yang dikeluarkan oleh Bangsa Amerika, Yahudi dan antek-anteknya. Sementara itu Zubir, Ketua Panitia Aksi Damai tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti oleh santri-santri dari dayah di wilayah serta dari elemen masyarakat Kabupaten Aceh Tiimur dan diharapkan aksi ini dapat berjalan damai tanpa mengganggu aktifitas dan fasilitas umum, “aksi ini diikuti santri dan elemen masyarakat dengan harapan dapat memperkuat ukhwah dan amal ibadah umat islam untuk bersatu melawan bentuk provokasi dunia barat dan antekanteknya yang menghina Nabi Muhammad S.A.W dan Agama Islam”, jabarnya. [AT. 01. JM]

Warga Kurang Mampu Menjerit, Desa Simarlelan Tapteng Butuh Perhatian
Tapteng, Panji Demokrasi Dalam rangka percepatan perkembangan dan persiapan pelaksanaan pembangunan daerah di wilayah Tapanuli Tengah Kecamatan Lumut Desa Simarlelan dan sekitarnya. Pemerintah tolong lebih perhatikan nasib warga serta pembangunan di daerah ini tepatnya Desa Simarlelan. Segala fasilitas pendukung untuk Desa Simarlelan menjauhi skala prioritas untuk dilaksanakan diantaranya insfrastruktur jalan, Puskesmas, Sekolah, Penerangan Listrik , rumah ibadah, pos Kamling dari segi air minum maupu fasilitas lainnya. Dan yang tak kala pentingnya perbaikan pengambilan air minum yang merupakan salah satu kebutuhan hidup seharihari masyarakat Desa Simarlelan. Harapan seluruh warga setempat agar pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah meninjau dan menggerakkan pembenahan pembangunan di desa tersebut. - Berhubung sepanjang jalan kerja sebagai buruh harian di PT ada disekitarnya. 3. Warga Desa Simarlelan kebanyakan tidak mempunyai pendidikan tingkat SMP, SMA, dan bahkan masih banyak yang sama sekali tidak sekolah. Lagi-lagi Elman manalu menuturkan melalui perpanjangan tangan lewat media Panji Demokrasi ini mengharapkan semoga Pemkab Tapanuli Tengah dapat memperhatikan nasib keberadaan warga Desa Simarlelan terutama masalah penerangan listrik, PAM, Pendidikan dan Kesehatan. Diminta kepada pihak instansi terkait agar lebih peduli dengan kesehatan warga di Desa Simarlelan seperti: - Pengobatan segala penyakit - Program KB - Rumah persalinan, dan - Sekolah PAUD Warga meresahkan rumah persalinan tidak ada di Desa Simarlelan ini, mengingat sangat jauhnya dijangkau dan jalannya rusak apalagi kendaraan susah didapat. Penghasilan mata pencaharian di Desa Simarlelan adalah menderes getah dan kelapa sawit. Demi kelancaran roda perekonomian dan peningkatan kesejahteraan rakyat di Desa Simarlelan tersebut. Harapan warga Desa Simarlelan yang disampaikan melalui Elman Manalu mengatakan “Kasihan warga saya mengangat sangat minimnya pendidikan anak-anak di desa ini ujarnya sambil tersenyum. (** Nurhayati
Siregar/Saroha Harefa)

Desa Simarlelan sangat amburadul, rusak berlobang sehingga becek. - Setiap melintas jalan tersebut ibarat nyawa di ujung tanduk, keselamatan tidak mendukung. - Siapa saja yang lewat dari areal jalan tersebut sangat merasa resah - Pendidikan kurang tetapi tetapi perkawinan usia muda. Wartawan Koran ini coba konfirmasi kepada Kepala Ling-

Jaga Generasi Bangsa dari Narkoba
Idi Rayeuk, Panji Demokrasi Tanggungjawab memerangi narkoba di Aceh Khususnya dan Aceh Timur umumnya ini bukan semata tugas aparat hukum, namun elemen masyarakat lainya juga mempunyai tanggungjawab untuk menjaga generasi bangsa ini dari ancaman bom narkoba yang akan menghancurkan segala sendi kehidupan masyarakat. Hal itu dikatakan, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Timur, Tgk. H. Lahmuddin, didampingi Kepala Bidang Pelestarian Adat dan Budaya Ilyas Ismail dalam acara sosialisasi “ Narkoba Hancurkan Adat dan Budaya” di SMAN 1 Julok Aceh Timur, Selasa(25/9) pagi. Tgk.H. Lahmuddin dalam ceramahnya didepan ratusan siswa SMA disekolah itu, mengajak semua generasi penurus bangsa untuk terus menjahui Narkoba dan melestarikan adat dan budaya Aceh yang sejak dulu dikenal oleh bangsa-bangsa lain, “ ancaman bahaya narkoba bukan saja menghancurkan masa depan generasi kita, namun sendisendi adat dan budaya bangsa sebagai warisan khazanah juga akan terpuruk sirna, untuk itu kami sangat mengaharapkan kepada seluruh pelajar untuk terus menjaga keutuhan adat istidat kita serta budaya sebagai warisan endatu,” ucap Tgk Lahmuddin dengan gaya pidato yang penuh jenaka. Ketua MAA Aceh Timur, pada kesempatan itu juga mengatakan, bahwa sosialisasi Narkoba untuk menjaga adat dan budaya ini merupakan salah satu program MAA Aceh Timur untuk sekolah-sekolah menengah keatas, dia menyebutkan hari pertama digelar di SMAN 1 Julok, selanjutnya akan dilanjutkan di SMK 1 Idi Rayeuk dan di MAN Peureulak Kota,” semoga apa yang kita lakukan ini dapat memberi manfaat bagi generasi bangsa yang cinta akan adat istiadat dan budaya kita sendiri, “ demikian pungkas Tgk. H. Lahmuddin. (AT. 01. JM)

kungan V Desa Simarlelan Bapak Elman Manalu untuk mempertanyakan hasil informasi dari beberapa warga yang ditemui dilapangan membenarkan Desa Lingkungan V Simarlelan memang selayaknya mohon diperhatikan pihak Pemkab Tap. Teng berhubung penduduk Desa Simarlelan sudah berjumlah Ribuan jiwa, yang mana tiap kepala keluarga mempunyai anak yang sudah duduk di bangku sekolah SMA, SMP, dan SD. Elman Manalu menuturkan bahwa penduduk Desa Simarlelan mayoritas keluarga muda tetapi sudah mempunyai banyak anak dan tergolong keluarga miskin. 1. Sekolah sangat jauh dengan pemukiman penduduk yang berkisar 4-3 jam untuk menempuhnya. 2. Penduduk di daearh Desa Simarlelan tergolong keluarga miskin, hanya berpenghasilan dari menderas getah hapea dan be-

Akibat Hujan Deras, hubungan lalu lintas tersendat. Jalan Kolang menuju Desa Gonting Mahe Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah (Rabu, 25 September 2012) Ribuan warga antri berjam-jam menunggu air surut.
(Nurhayati Siregar)

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->