Anda di halaman 1dari 12

Pendiri

BERLIN SIAHAAN

Surat Kabar Umum


nEDISI: 023/Thn I/Senin 13 - 26 Februari 2012

Pemimpin Redaksi
Jenri

nHarga: @Rp 3.500,-

Luar Jawa + Ongkos Kirim

Informasi Aspirasi Rakyat

E-mail: metropolitanpos@yahoo.com

nEDISI: 023/Thn I/Senin 13 - 26 Februari 2012

Hotline pasang iklan dan pengaduan kantor redaksi 021-3190 2301 / 0813 1533 8511

Proyek Rehabilitasi Gedung SDN


Paseban 11 Belum Selesai Dikerjakan

Dipertanyakan Anggaran Direktorat


Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian

Perlu diusut tuntas pelaksanaan proyek rehabilitasi gedung SDN paseban 11 Jakarta Pusat, dengan lokasi jalan
Salemba Tengah, Jakarta Pusat, hingga saat ini belum selesai dikerjakan.
c
Selengkapnya ........Hal 6

Rapat koordinasi imigrasi yang dilaksanakan Direktorat


Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian dipertanyakan
anggarannya dalam APBN 2012.

Selebritis
Shinta Simamora

Seniman Gondang
Batak Tampil Beda

erima
T
n
a
k
i
s
ka
Di indi p 50 Juta dari
Uang R rkoba
Na
ya
estigasin

c
Selengkapnya ........Hal 8

B
Tunggu

Kasus Wisma Atlet, Palembang

Anggie Tersangka, Anas ?


JAKARTA, METROPOLITAS POS

Angelina Sondakh resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam


kasus suap pembangunan wisma
atlet di Jakabaring, Palembang.
Dengan ditetapkannya Angelina
ini menjadi babak baru KPK mengungkap kasus ini sampai tuntas.

Jakarta, Metropolitan Pos,


Shinta Simamora, dalam
usia 18 tahun, berprestasi
memainkan Gondang Batak
Toba di Anjungan Sumatra
Utara, Taman Mini Indonesia Indah (TMII),
dengan gairah, semangat tampil beda

Bersambung Hal 11
........Shinta

TERSANGKA: Angelina Sondakh resmi ditetapkan sebagai tersangka baru kasus suap Wisma Atlet oleh KPK. Den-

gan ditetapkannya Anggie sebagai tersangka diharapkan dapat mengungkap kasus ini secara terang. (INZET) Ketua
Umum DPP Demokrat, Anas Urbaningrum.

Direncanakan Rp40M Terealisasi Rp5M Pembangunan


Jembatan Mensubuk
Ketapang, Metropolitan Pos
Pembangunan jembatan Mensubuk, Ketapang, Kalimantan Barat, sudah direncanakan anggarannya sebesar Rp40 miliar, hingga saat ini baru
terealisasi sebesar Rp5 miliar.
Minimnya anggaran membuat hingga saat ini
pembangunan Jembatan Mensubuk masih belum
terealisasi. Dari total grand disain pembangunan
jembatan senilai Rp40 miliar tersebut, hingga saat
ini daerah baru bisa mengelurkan dana sekitar
Rp5 miliar untuk pembangunan jembatan. Pemaparan tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD,
Ketapang, Budi Mateus.
Panjang jembatan Mensubuk, Ketapang, Kalimantan Barat, panjangnya kurang lebih sekitar 300 meter.
Bersambung Hal 11........Jembatan

BP Batam Bangun Dermaga Pelabuhan Batuampar Sebesar Rp366M


Batam, Metropolitan Pos
Badan Pengusahaan (BP) Batam akan membangun dermaga pelabuhan Batuampar, dengan
pembangunan multiyears atau proyek tahun jamak yang akan dimulai pada pertengahan tahun
ini.
Direktur PT SP dan Humas BP Batam, Dwi
Djoko Wiwoho, menjelaskan dalam konfrensi Persnya, di gedung BP Batam, bahwa pembangunan
dermaga Batuampar akan ditenderkan pada bulan
ini, pekan lalu.
Menurut, Djoko, bahwa dermaga yang akan
ditambah kapasitasnya adalah dermaga sisi utara
Pelabuhan Batuampar. Saat ini panjang dermaga

Bersambung Hal 11........Pelabuhan

erita Inv

Walikota Perlu Copot Kasudin Perumahan dan Gedung Pemda Jakpus

Tipikor Belum Periksa Kasudin Perumahan dan


Gedung Kota Administrasi Jakpus
Jakarta, Metropolitan Pos
Walikota Jakarta Pusat, Drs H
Syaefullah desak
copot Kepala Suku
dinas Perumahan
dan Gedung Pemda Jakarta pusat,
Drs H Asbarani,
pasalnya diduga
korupsi uang Negara.
Rawan korupsi APBD setiap tahun, LSM
desak Tipikor Polda Metro Jaya, periksa
Kepala suku dinas Perumahan dan Gedung
Kota Administrasi Jakarta Pusat, Drs Asbarani bersama Bendahara, dan Kepala
Sub Bagian Tata Usaha, Syafik dan rekanan
pelaksana proyek.
Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal

Investigasi Fakta
Hukum,
Berlin
Siahaan, kepada
Metropolitan Pos.
Diduga korupsi uang Negara,
dengan
menyalahgunakan wewenang jabatan,
sesuai UU Tipikor
No 20 tahun 2001,
tentang tindak pidana korupsi, unsurnya,
gratifikasi, berhubungan dengan jabatan
dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya. Selain itu rekening gendut pejabat
Sudin Perumahan dan Gedung Pemda Jakarta Pusat harus di usut tuntas juga.ungkap,
Siahaan.

Dalam kasus suap wisma atlet kami


menemukan fakta-fakta hukum baru
dan menemukan dua alat bukti berdasarkan KUHAP sehingga dalam kasus
ini ditemukan tersangka baru atau pengembangan dari kasus sebelumnya. Tersangka
baru adalah sebelumnya saksi inisialnya AS,
seorang perempuan, tutur Abraham di KPK,
Jumat (3/2) lalu.
Abraham mengatakan, AS diduga menerima hadiah atau janji yang berkaitan dengan
proyek yang menggunakan anggaran negara
sebesar Rp191 miliar. Tapi, ia tak menjelaskan berapa suap yang diterima AS dan dari
mana suap itu diberikan.
Bersambung Hal 11........Angenila

Yusril: Kasus Korupsi


Bumerang Bagi SBY
JAKARTA, METROPOLITAS POS
Pengamat hukum dan politik, Yusril
Ihza Mahendra, mengatakan tidak ada yang
istimewa dari pidato Ketua Dewan Pembina
Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.
Tidak ada kejutan yang disampaikan SBY menanggapi kisruh yang melanda partai yang
mengantarnya sebagai presiden dalam Pemilu lalu.
Bersambung Hal 11........Yustil

Siapa Tokoh Dibalik


Travel Cheque?

Bersambung Hal 11........Kasudin

Terminal Modern

Pembangunan Terminal Pulo


Gebang Akan Selesai Dikerjakan
Jakarta, Metropolitan Pos
Terminal Pulo Gadung akan di pindahkan
ke terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, dengan bertaraf bergensi modern.
Sekarang pembangunan Terminal Pulo
Gebang, Jakarta Timur, sedang dalam pelaksanaan tahap akhir, dan akan selesai pada
bulan Oktober tahun 2012 ini.
Pembangunan ini akan tepat waktu selesai dikerjakan sesuai rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dilaksanakan
Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi

Bersambung Hal 11........Terminal

JAKARTA, METROPOLITAS POS


Menjelang akhir jabatan, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi jilid
II memberi kejutan dengan menangkap
Nunun Nurbaeti di tempat persembunyiannya di Bangkok, Thailand. Penangkapan Nunun disusul penetapan Miranda
Swaray Goeltom sebagai tersangka oleh
pimpinan KPK berikutnya.
Dua hal itu menjadi terobosan terbesar KPK dalam menangani kasus dugaan
suap cek perjalanan terkait pemilihan
Deputi Gubernur Senior Bank Indone-

Bersambung Hal 11........Travel

REDAKSI

EDISI: 023/THN I/SENIN 13 - 26 FEBRUARI 2012

Diterbitkan Oleh
PT Sukses Parna Sejahtera
SK MENHUM & HAM RI :
Nomor : AHU-0016178.AH.01.09. Tahun 2011

Penasehat Hukum
Drs. Jatenangan Manalu SE MM H.Hum,
Hotman Sitorus SH MH, Paulus Subandi
SH MH, Poltak Siringoringo SH MH., Sabar
Siahaan SH. Ferdinan Montorori SH.MH.,
Abang Nur Yasin SH,
Pendiri
Jenri, Berlin Siahaan, Robert N
Pemimpin Umum
Parel N SE.MM.
Pemimpin Redaksi
Jenri
Redaktur Executive
Peris
Redaktur Pelaksana
Hotdiman
Redaktur
Hasudungan Siregar, T. Jonggara
Manager Pemasaran
Leonar Marbun Lumban Batu,
L. Endarwanto Rendra
Sekretaris Redaksi
Hotdiman S.SE.
Bagian Keuangan
Rinaldi Josua N
Dewan Redaksi
Jenri, Peris,
Robert N, Parel N, T. Jonggara, Tumbur. L,
Pabona. M, Syahri, s.
Staf Redaksi
Jahuale, Nur Syamsu, Rimbun Gurning,
Jhonni T. Tampubolon, Drs. A. Syahri S,
Mangampu S, A. Hasiholan, Halomoan N. Husein Irawan, Bambang Sutaji, Achmad Fatoni,
Litbang
Onasis, Jonni, Robert N, Marlon N SE.,
Tony N SE., Anton. S
STAF AHLI
Wasinthon S, SE.MEc. (Ekonomi & Politik),
Amistan P, SE.S.Si.MM. (Ekonomi, Sosial & Politik) William S. N, SH. (Budaya, Pariwisata & HAKI)
Layout
Tatema Marunduri
Bagian Sirkulasi
Mulatua, Rinaldi Josua
Penasehat
Andar Situmorang SH ML, Jack Monang
Napitupulu, Perdi Sitanggang, Kol. (Pur) Drs.
Lauasa M. Hutagalung, H. Sitanggang
Alamat Redaksi : Jl. Kramat Raya No 1 Blok B
Gedung Paseban, Jakarta Pusat 10450
Telp. 021-51393635, 31902301 Fax. 021- 31902301
E-mail: metropolitanpos@yahoo.com

REKENING BANK :
BANK BCA REK NO : 0948118320
BANK BRI REK NO 086201003057507
A.N: JENRI SITANGGANG

TARIF IKLAN
Iklan Kuping Ukuran Standart
Iklan Warna Ukuran 3R
Iklan Warna Ukuran 4R Photo
Iklan Kolom Ukuran Standart
Iklan 1 Halaman Penuh Warna
Iklan 1/2 Halaman Warna
Iklan Halaman Warna
Iklan 3/4 Halaman Warna

=
=
=
=
=
=
=
=

RP 500.000,RP 1.000.000,RP 2.000.000,RP 50.000,RP 24.000.000,RP 12.000.000,RP 6.000.000,RP 3.000.000,-

DIBUTUHKAN PERWAKILAN,
BIRO DAN WARTAWAN :
1. Depok
2. Ciamis
3. Tasikmalaya
4. Banjar
5. Sumedang
6. Majalengka
7. Cianjur
8. Subang
9. Provinsi Jabar
10. Provinsi Jawa Timur

11. Denpasar
12. Nusa Tenggara
13. Kalimantan Timur
14. Kalimantan Selatan
15. Sumatera Utara
16. Sumatera Barat
17. Sumatera Selatan
18. Lampung
19. Sulawesi

Bagi anda yang berminat


Hubungi Kantor Redaksi
JURISMAN SITANGGANG : 081315338511

dr Bambang Gunawan SpOG Berperan


Kasus Pemecatan & Pencekalan Sekolah
dr Hj Ira Simatupang SpOG
Tangerang, Metropolitan Pos,
ersaksi palsu lindungi pelaku cabul, eksploitasi
tenaga dokter, korupsi, dan langgar Permenkes
untuk memperkaya diri sendiri. Seperti diberitakan beberapa kali di media, ternyata tindak
Pencabulan dr J terhadap pasien dan beberapa
asisten bawahannya, telah sering dilakukan dokter
tersebut sejak beberapa tahun yang lalu.Tindakan sangat
memalukan dan menimbulkan aib bagi beberapa wanita
itu, bahkan ada yang terpaksa melakukan aborsi, terkuak
berkat peneyilidikan dr Hj Ira Simatupang SpOG, salah
seorang korban pencabulannya, yang ironisnya dilakukan
di Ruang USG RSU Kab Tangerang. Dapat diketahui bahwa
rumah sakit itu adalah salah satu lembaga pelayanan
kesehatan masyarakat milik pemerintah.

BERAWAL dari kedekatan dr J karena sering curhat


mengeluh kepada dr I, tentang dr Shirley istrinya, (Kabag
Pelayanan Kesehatan Keluarga Dinkes Kab Tangerang
dan Ketua 2 IDI Tangerang pada waktu itu) yang selingkuh dengan dr Bambang Gunawan SpOG, oknum Kepala
Instalasi Kebidanan RSU Kab Tangerang, dan sebagai
Ketua POGI (Perhimpunan dokter Onkologi Ginekologi
Indonesia) Serang pada waktu itu. Perselingkuhan yang
sangat mem-permalukan profesi kedokteran dan institusi
kesehatan itu diakui sendiri oleh dr BG kepada wartawan
di ruang kantornya di RSU Kab Tangerang, sekitar bulan
September tahun 2010 yang lalu.
Perbuatan bejat itu dilakukan dr J terhadap dr I, pada
tgl 17 Juni 2006. Sambil berontak melepaskan diri, dr I
pada awalnya kaget, sock luar biasa, tak menyangka dr J
akan memperlakukannya sehina itu. Akhirnya dr J minta
maaf sambil menyembah-nyembah kakinya Tetapi besoknya tgl 18 Juni 2006 dengan membohongi dan membawa paksa si Korban ke Hotel Transit, Serpong Kota
Tangsel, dr J kembali hendak memperkosanya.
Sejak kejadian itu, selama 2 tahun hampir tiap hari dr
I menangis, depresi hingga mau bunuh diri, TBC pun kembali menggerogoti tubuh saya, bahkan sempat opname
selama 4 hari di RS Husada Insani Tangerang., Sebagai seorang korban, melakukan pemulihan psikhis atas kejadian tersebut tidak mudah. Kesiapan untuk mengutarakan
hal ini kepada orang lain bukanlah hal yang gampang. Dan
perlu proses 2 tahun lebih, itu pun juga belum sepenuhnya
membuat saya kuat untuk mengembalikan rasa percaya

diri. Perlu saya informasikan bahwa setiap mengingat kejadian tersebut, fisik dan mental saya drop lagi. Didorong
oleh rasa penasaran, maka sambil berusaha keluar dari
tekanan trauma dan depresi itu, saya pun berusaha mencari informasi, menyelidiki bagaimana sebenarnya sifat
dr Joseph ST SpRAD selama ini. Rasa penasaran saya pun
terjawab. Dari temuan informasi hasil penyelidikan yang
saya lakukan, dr Joseph ST SpRAD yang selama ini sudah
saya anggap guru dan orangtua saya, ternyata dengan
memanfaatkan profesi dan jabatannya, ulah cabul Kepala
USG RSU Kab Tangerang tersebut, telah mengakibatkan
banyak wanita jadi korban
Itulah sebabnya, dr I baru melaporkan kejadian yang
sangat mempermalukan dan menghina dirinya itu kepada Direktur RSU Kab Tangerang dr MJN Mamahit SpOG
MARS selaku pimpinannya pada tgl 29 Juli 2008. Merasa
tidak ditanggapi, dr I menemui langsung sang Direktur
untuk menanyakan perihal laporan pengaduannya pada
tgl 04 Agustus 2008. Anehnya oknum Direktur RSU Kab
Tangerang itu malah seperti menyesalkan dr I yang tidak
mau pacaran dengan dr J.
Tidak sampai di situ, Rekomendasi sekolah dr I di
Sekolah Konsultan Onkologi Ginekologi FK-UI pun kemudian dicabut, sekaligus dipecat dari RSU Kab Tangerang
dengan menerbitkan surat pada tgl 27 Februari 2009 No
420/1739/Diklat/02/2009.
dr I tidak pernah dipanggil atau diberi peringatan
sebelumnya. Sehingga sampai sekarang dr I tidak mengetahui kesalahan apa yang telah dilakukan, sehingga dirinya dipecat dari RSU Kab Tangerang dan sekolahnya
pun dicekal dengan mencabut rekomendasi yang pernah
diberikan direktur rumah sakit itu. Yang jelas dr I tidak
dapat melanjutkan sekolahnya di Onkologi Ginekologi
FKUI sampai sekarang. Padahal dia telah menyelesaikan
25 sinopsis dari 27 sinopsis yang harus dikerjakan, dan
tinggal 9 bulan lagi akan selesai, dengan biaya sekolah ditanggung sendiri.
Begitu mengetahui bahwa rekomendasi sekolahnya
dicabut Pihak RSU Kab Tangerang, dr I pun mempertanyakan kepada dr BG, oknum Kepala Kebidanan RSU Kab
Tangerang sebagai atasannya langsung pada Instalasi Kebidanan dan Kandungan di rumah sakit itu, mengapa rekomendasi sekolahnya dicabut, Dengan sangat marahnya,
dr BG malah balik bertanya, Mengapa kamu menghina
Joseph (dr J) dan istrinya? Padahal dr J sendiri yang lebih

dulu menghina dr I, mempermalukan dirinya di hadapan anak-anak buahnya (asistennya). dr S istri dr J juga
sebelumnya telah menghina dan memutar-balikkan fakta,
memfitnah dr I dengan menyebutnya yang mengejar-ngejar suaminya, yang marah karena tidak menyambut cintanya lagi. Hanya karena dr I pernah memberitahu yang
bersangkutan, bahwa dr J suaminya itu kemungkinan
mengidap penyakit kelainan seks. Padahal maksud dr I
supaya dr J diperiksakan dan diobati.
Sebaliknya dr BG bersam dr S istri dr J menyebarnyebarkan fitnah sampai ke sekolahnya di Onkologi FKUI
dengan menyebut dr I sebagai perempuan fatal attraction
(perempuan maniak seks mengejar-ngejar laki-laki dalam
film yang dibintangi Mark Douglas). Seperti diutarakan
nara sumber, terlihat jelas bagaimana kuatnya pembelaan
dr BG oknum Kepala Obsgin (Kebidanan dan Kandungan)
RSU Kab Tangerang terhadap dr J si Pelaku Cabul yang
merupakan suami dr S, selingkuhannya.
Sangat dipertanyakan, karena walaupun telah banyak korbannya, tetapi untuk melindungi dr J yang suka
mencabuli wanita, terlihat konspirasi 3 orang dokter
yakni; dr BG oknum Kepala Instalasi Kebidanan RSU Kab
Tangerang, dan sebagai Anggota Dewan Pertimbangan IDI
Tangerang serta sebagai mantan Pengurus POGI Serang,
Kemudian dr J si Pelaku Cabul sendiri, serta dr S istrinya,
oknum Kabag Pelayanan Kesehatan Keluarga Dinkes Kab
Tangerang, memanfaatkan jabatan dan wewenangnya,
menjurus ke pembunuhan karakter salah seorang korban
pencabulan dr J yakni dr I. Mereka berkolaborasi membela dan melindungi seorang dokter cabul, dr J.
Tidak tanggung-tanggung, dr BG berani memanfaatkan jabatannya menyebar fitnah, dan menyalahkan bahkan menekan habis dr I, korban pencabulan dr J, yang
nyaris hendak memperkosanya.
Timbul tanda tanya; Apa sebenarnya yang menjadi
pertimbangan dr M, sebagai Direktur RSU Kab Tangerang
mengeluarkan surat dinas tertanggal 27 Februari 2009
bercap RSU Kab Tangerang, sehingga pemecatan dr I dari
RSU Kab Tangerang sekaligus pencekalan sekolahnya di
Onkologi Ginekologi FKUI dianggap sesuai prosedur?.
dr BG juga terindikasi kuat telah memberi keterangan
yang tidak benar kepada Ketua Divisi Onkologi Ginekologi
FKUI, sehingga dengan alasan perilaku, dr I yang sebenarnya korban pencabulan suami dr S selingkuhannya itu
dikeluarkan dari sekolahnya.

KOSBA BATAK TOBA PERLU DUKUNGAN MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF, MARI PANGESTU

Senang Gondang Batak Datang ke TMII


Jakarta, Metropolitan Pos,
KOSBA Batak Toba perlu dukungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif, Mari Pangestu, untuk menggalakkan senibudaya Batak Toba menarik wisatawan mancanegara ke Indonesia khususnya ke TMII.
Perlunya pertukaran budaya untuk di promosikan ke seluruh dunia dalam hal positif mendapatkan devisa Negara, sehingga mencintai budaya dari
berbagai budaya yang ada di dunia.
Kosba Batak Toba, diresmikan di Taman Mini Indonesia Indah tepatnya
di Anjungan Sumatra Utara, pada tanggal (8/2).
Dalam acara peresmian tersebut telah dihadiri, Kepala Anjungan, Sumatera Utara, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Tatan Daniel Nasution, sekaligus penasehat Kosba Batak, Ir Tanda Tampubolon, Letnan Jenderal (Purn)
Cornel Simbolon, Sudin Sitanggang SE, Perdi Sitanggang, Olo Lopez Sitanggang, D Parlin Sitorus, SH MA, Ir Busmin Naibaho, Drs Bindu Marbun, Edi
Naibaho, Mangara Gultom, Binsar Hutagalung, Ir Kastiman Sitorus M Eng.
Selain itu, Kepala Biro Perupa (Gorga, Tekstil dan sebagainya) Kosba Batak,
Ramlan Hutahaean, Kepala Biro Musik, Andi Sitanggang SE, Kepala Biro Opera, Drs Mangisi Naibaho, Kepala Biro Tortor, Ida boru Pangaribuan S Pd.
Tatan Daniel Nasution, dalam kata sambutannya menyampaikan, Kosba
Batak Toba ini diresmikan, untuk menggalang dan menghidupkan kembali
senibudaya Gondang Batak dan musik lainnya yang sudah dilupakan orang,
dengan adanya generasi muda ini Gondang Batak akan bangkit kembali sampai ke mancanegara untuk menarik minat wisatawan asing ke Indonesia
khusunya ke TMII.
Munculnya Kosba Batak ini, senibudaya batak akan berhasil serta dapat
memberikan semangat kepada pecinta musik batak, yang termotivasi dengan harapan seniman batak, baik mengangkat nilai nilai senibudaya Batak ke
taraf internasional kata, Daniel.
Ketua Umum, Kosba Toba, Drs Togarma Naibaho M Pd, menyampaikan,
dengan adanya Kosba Toba, Gondang Batak ini, dan alat musik lainnya akan
dikembangkan dan dihidupkan kembali, karena senibudaya Batak Toba
tidak bisa dilupakan atau disampingkan sesuai hasil peninggalan leluhur
kita, ungkapnya.
Generasi muda akan dibangkitkan kembali untuk melanjutkan senibudaya Batak Toba, khususnya yang berbakat, gondang, seruling, kecapi, tortor, gerantung.
Melihat dari pengalaman dari tahun ketahun Gondang Batak sudah
bergesar ke arah musik lainnya, bukan lagi langsung dimainkan orang orang
yang berbakat seniman atau musik. Hal inilah menunjukkan pergeseran alat
musik tersebut.
Kosba Toba akan berkibar terus dan akan dipertunjukkan dan digelar

di Anjungan TMII sesuai jadwal yang akan disusun panitia kembali, untuk
menggalang dan menghidupkan senibudaya Gondang Batak dan musik lainnya.
Sekretaris Umum, Petrinus Nainggolan, dalam sambutannya, Kosba Toba
perlu dukungan moral dari Bapak Letnan Jenderal (Purnawirawan), Cornel Simbolon, untuk menghidupkan senibudaya batak yang sudah tertinggal
dari buadaya lainnya.
Dalam acara Kosba Batak Toba di TMII, hadir juga Cornel Simbolon, dengan semangat tinggi, dan memberikan dorongan kepada seniman budaya
Batak Toba, agar seniman budaya Batak termotivasi dan dapat mengangkat
nilai dan makna budaya batak dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan Kosba Batak Toba adalah memelihara dan memajukan seni tradisional batak ke seluruh bangso batak, dan terciptanya suatu kekuatan
moral bagi seluruh pelaku seni Batak Toba.
Selain itu, meningkatkan persaudaraan, kesatuan, kepedulian sesama
anggota seniman Batak Toba baik suka maupun duka, serta memelihara dan
memajukan seni tradisional seperti gondang, uning uningan, andung andung, opera, tortor, gorga, ulos dan sebagainya.
Shinta Simamora seniman masa depan, yang mampu mengembangkan
bakat bagi generasi berikutnya, dan mudah mudahan orang Batak bisa mendorong dan termotivasi untuk membantu seniman bagi generasi muda ini.
Kosba Batak Toba digelar di Anjungan Sumatra Utara, TMII, dan sudah
dikalenderkan, cinta, senang Gondang Batak datanglah ke TMII sesuai jadwal
yang sudah dikalenderkan duaminggu sekali atau sebulan sekali, setiap hari
Rabu, jam 10 sampai selesai, tujuannya untuk menarik wisatawan domestik
dan mancanegara , Cinta Senang Gondang Batak di gelar di TMII. Jenri/Hotdiman/ Naldi.

Koordinator Liputan Polda Metro Jaya : Mulyawan. Pengadilan Jakarta Pusat: Lambok Gurning, SH DPRD
DKI Jakarta: Nur Mochammad. Biro Jakarta Timur : Maruli. s Biro Jakarta Pusat : M. Surya Biro Jakarta
Barat: Prayogo, Sri Rejeki. Biro Jakarta Selatan: Rimbun, Nopiadi, Kamsul Alam Biro Jakarta Utara: Iwan Haris.
Biro Depok : Sudarmo (Kepala) Perwakilan Banten: Leonar Marbun Lbn Batu (Kepala) Biro Kabupaten Tangerang: Tumbur Limbong (Kepala), G. Harry
Simbolon, Batara Aritonang, Alden Robertus Simbolon. Biro Kotamadya Tangerang: Erwin Sinaga (Koordinator). Biro Kotamadya Tangerang Selatan:
Pabona Marbun (Kepala). Perwakilan Sumatera Utara: Happy Silalahi (Kepala) Biro Samosir: Sahat Sitanggang. Biro Aceh Tenggara: Muhibbudin,
Sekedang, Hasan Basry, SH. Biro Dairi: Benget Hutasoit. Perwakilan Kepri: Biro Pekanbaru: Biro Batam: Junael Marbun, Pasu Sihite. Perwakilan
Jawa Barat: TM. Harianja SH. (Kepala), M. Saragih. Biro Bandung : Faozanolo Laia (Kepala), Dedi Silalahi Biro Bandung Barat : S. Sitanggang (Kepala).
Biro Bandung Cimahi : Antonius SE. (Kepala). Perwakilan Kalimantan Barat: A. Rahman HS. (Kepala), Suparto.
PERCETAKAN : CV. Grazia Indah (Isi diluar tanggungjawab percetakan).

METROPOLITAN

EDISI: 023/THN I/SENIN 13 - 26 FEBRUARI 2012

Salah Tangkap, Sopir Tewas


JAKARTA, METROPOLITAN POS,

ejumlah anggota
Resese Polres Depok dilaporkan
telah bertindak lalai
sehingga menimbulkan
korban jiwa. Satu sopir
angkot K-19 (jurusan Terminal Bekasi-Jombang)
tewas saat polisi menangkap belasan orang
yang diduga sebagai
perampok.

KAMI meminta penjelasan


kenapa saudara kami ditangkap
dan kemudian meninggal, kata M.
Saleh Horela, di Polda Metro Jaya,
6 Februari 2012.
Menurut Saleh, polisi menggrebek sebuah bangunan gedung
kosong di Kalimalang, Bekasi

Timur, Sabtu lalu. Tempat itu biasa


digunakan sopir angkot untuk bersantai dan bermain billiard.
Abdulah Rolobessy, rekan Saleh
yang ikut tertangkap dalam penggrebekan itu mengatakan, dia dan
teman-temannya tidak tahu apa
alasan polisi menangkap mereka.
Kami sedang menonton televisi
tiba-tiba polisi datang, kata Abdulah. Saat itu di sana ada Abdulah,
Hamid Rolobessy, dua orang satpam, dan sembilan anak berusia
14 sampai 18 tahun.
Bukannya memberi jawaban,
polisi justru membentak saat ditanya tujuan kedatangan mereka.
Rekan Kami sudah jelaskan kalau
kami satpam, tapi mereka tetap
membentak dan menyuruh kami
masuk ke dalam mobil, ujar Abdulah. Tangan mereka diikat, mata
dan mulut di tutup lakban .
Abdulah mengatakan, polisi
membawa mereka ke Puncak,
Bogor, untuk diinterogasi. Dalam
proses introgasi itu, Abdulah men-

Izin Bermasalah,
9 Rumah Mewah
Dibongkar

galami penganiayaan. Bibir dan alisnya luka. Ini ditendang karena


saya menolak menyerahkan tas
adik saya, yang kata polisi menjadi
barang bukti, kata Abdulah.
Kesaksian lain datang dari
Fahmi Abdillah Horela, 17 tahun.
Ketika di dalam mobil saya dengar
suara. Teriakan hmmm! suara
Hamid, waktu itu sepertinya masih
hidup, katanya. Menurut Fahmi,
waktu itu tidak ada suara pukulan. Hanya saja polisi ada yang blg
Kamu mabuk? Ceburin saja ke kalimalang.
Sewaktu di puncak, Fahmi juga
diinterogasi. Ditanya apakah kenal Aldo, Hugo, Jefry, dan Udin.
Saya bilang tidak kenal. Katanya
mereka adalah perampok Bank
Danamon Cimanggis, ucapnya.
Dalam proses interogasi itu matanya masih tertutup lakban.
Setelah semalaman diperiksa di
Puncak, dua belas orang itu dibawa ke Polres Depok. Pada saat itulah mereka baru tahu kalau Hamid

Rolobessy sudah meninggal.


Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar
Rikwanto mengatakan, Hamid
Rolobessy, 45 tahun, warga Kelurahan Jatimulya, Tambun Selatan,
Bekasi, meninggal saat polisi tengah menyelidiki kasus pencurian
brankas di UI Depok. Jenazahnya
sekarang berada di Rumah Sakit
Polri Kramat Jati untuk diotopsi
biar diketahui penyebab kematiannya, kata Rikwanto.
Menurut Rikwant, Hamid tewas
karena jatuh setelah tersandung
trotoar. Jadi saat penggerebekan,
Hamid belum sempat dimintai keterangan. Ketika akan dibawa ke
mobil dia tersandung. Kemudian
saat hendak dibawa ke RS dia meninggal dunia, ucap Rikwanto.
Secara terpisah, Kepala Polresta Depok, Mulyadi Kaharni mengatakan Hamid dipastikan tidak
terlibat kasus pencurian brankas
itu. Namun dia belum tahu apa penyebab kematian Hamid. Jenri

34 Tutup Gorong-gorong di Ibu Kota Raib


JAKARTA, METROPOLITAS POS

JAKARTA, METROPOLITAS POS


SEBANYAK sembilan rumah mewah yang
berada dalam kompleks perumahan di Kecamatan Jagakarsa, tak jauh dari Situ Babakan, Jakarta Selatan, dibongkar paksa oleh Suku Dinas
Pengawasan dan Penertiban Bangunan Jakarta
Selatan dan Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta
Selatan, Senin (6/2/2012).
Pembongkaran town house tersebut disebabkan ada masalah perizinan dari manajemen perumahan. Pembongkaran sekarang
tengah berjalan, kata staf Humas Pemerintah
Kota Jakarta Selatan, Anita.
Penertiban berupa penyegelan dan pembongkaran bangunan tanpa izin atau izinnya
bermasalah seperti berdiri di lokasi yang tidak
semestinya gencar dilakukan Pemkot Jakarta
Selatan setidaknya sejak tahun 2008 lalu.
Rumah tinggal yang berubah fungsi menjadi tempat usaha di kawasan Kebayoran Lama,
Kebayoran Baru, dan beberapa kecamatan lain
di Jakarta Selatan sudah ratusan jumlahnya
yang ditertibkan.
Di kawasan Jagakarsa, ada aturan untuk
membangun perumahan dengan sistem 30-70,
yaitu 30 persen untuk bangunan dan sisanya
untuk ruang terbuka hijau. Jenri

PARA pengguna jalan di ibu


kota tampaknya harus lebih
berhati-hati dan waspada terlebih saat berkendara. Sebab,
selain banyak jalan berlubang,
puluhan tutup gorong-gorong
di sejumlah ruas jalan juga
diketahui hilang. Berdasarkan
catatan Dinas Pekerjaan Umum
(PU) DKI Jakarta, selama Januari tahun ini saja, sebanyak 34
tutup gorong-gorong telah hilang di curi oknum yang tidak
bertanggungjawab.
Kepala Bidang Pengelolaan
Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta,
Tarjuki mengatakan, sebanyak
34 penutup gorong-gorong yang
hilang tersebut nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Untuk
itu, pihaknya segera membentuk tim pengawas dan patroli
perlindungan infrastruktur sarana dan prasarana jalan di ibu
kota agar peristiwa serupa tidak

kembali terulang.
Dirinya menduga, aksi pencurian infrastruktur sarana pengendali genangan air yang terbuat
dari baja dengan berat puluhan
kilogram tersebut dilakukan secara terencana dan profesional.
Aksi pencurian ini tidak dilakukan manual namun kuat dugaan
menggunakan mobil derek. Karena penutup itu sudah dicor jadi
tidak mungkin mengambilnya
hanya dengan tangan atau linggis. Tindakan pencurian ini jelas
merugikan negara, ujar Tarjuki,
Selasa (7/2).
Diungkapkan Tarjuki, pencurian tutup gorong gorong ini terjadi hampir di seluruh wilayah
DKI Jakarta dengan jumlah bervariasi. Tutup gorong-gorong
atau grill yang hilang kebanyakan berukuran 80 x 80 sentimeter dan rata-rata memiliki berat
sekitar 200 kilogram.
Data milik Dinas PU DKI Jakarta mencatat, tutup gorong-

Pemukiman Kumuh Akan Ditertibkan


JAKARTA, METROPOLITAS POS
PERMUKIMAN kumuh di Jakarta khususnya
di sepanjang bantaran Sungai Ciliwung akan ditertibkan mulai tahun 2012 hingga 2014. Warganya akan dipindahkan ke rumah susun sederhana sewa.
Tahun ini akan dilakukan penertiban wilayah
kumuh dengan Kementerian Perumahan Rakyat
sebagai leading sector (sektor utama), kata
Direktur Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan Kementerian Sosial Wawan Mulyawan di
Jakarta, Senin.
Menurut Wawan, Kementerian Perumahan
Rakyat telah menyiapkan konsepnya di mana
rincian program masih juga dibahas. Sementara
Kementerian Sosial akan melakukan pendampingan kepada masyarakat yang dipindahkan
dengan memberikan penyuluhan sosial untuk

gorong yang hilang diantaranya


yakni, 4 unit di depan Polda Metro Jaya, 2 unit di depan Universitas Atmajaya, 1 unit di depan Gedung MPR/DPR, 1 unit di Jl Gatot
Subroto dan 12 unit di Jalan Latumenten. Selain itu, masing-masing 1 unit hilang di Jl Rasuna Said,
Jl Gatot Subroto depan Kementerian Perindustrian dan depan RS
Medistra, Jl Ahmad Yani samping
gerbang tol Rawamangun serta
di Jl Kramat Bunder.
Ditegaskan Tarjuki, pihaknya
telah melaporkan pencurian tutup gorong-gorong yang hilang ini
ke pihak kepolisian. Sedangkan
untuk mengantisipasi agar peristiwa serupa tidak kembali terulang, pihaknya mengelas tutup
gorong-gorong ke badan jalan.
Secara terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya,
Kombes Rikwanto memastikan,
akan menyelidiki kasus hilangnya sejumlah gorong-gorong di
ruas jalan di ibu kota. Jenri

mengubah pemahaman berpikir mereka tentang tempat tinggal yang lebih baik.
Pada 2011, Kementerian Sosial ikut serta dalam penertiban wilayah kumuh dengan menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam
menertibkan warga yang tinggal di sepanjang
rel kereta api di wilayah Pejompongan, Jakarta
Pusat. Kementerian Sosial memfasilitasi warga
yang terkena penertiban yang sebagian besar
pendatang untuk pulang ke daerah asal mereka
dengan jasa kereta api gratis dari PT KAI.
Penertiban wilayah kumuh termasuk dalam
program penanganan kemiskinan di perkotaan
yang menjadi salah satu fokus Kementerian Sosial. Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian
Sosia, Hartono Laras mengatakan, penanganan
kemiskinan pada 2012 akan terfokus pada daerah perbatasan dan daerah tertinggal. Jenri

Polda: Pengawasan Sel Tahanan Diperketat


JAKARTA, METROPOLITAS POS
KEPOLISIAN Daerah Metro Jaya
menginstruksikan peningkatan pengawasan sel tahanan di masing-masing Kepolisian Sektor dan Kepolisian
Resor. Hal ini menyusul peristiwa
kaburnya 12 orang tahanan di Polsek Metro Cempaka Putih pada Selasa (7/2) dini hari lalu.
Sudah langsung diminta ke
Polsek dan Polres untuk meningkatkan pengawasan terhadap
akses tahanan, ujar Kepala Bi-

dang Humas Polda Metro Jaya,


Komisaris Besar Rikwanto, Selasa,
di Mapolda Metro Jaya.
Rikwanto mengatakan, petugas
jaga di sel tahanan diharapkan untuk disiplin terhadap jadwal piket
patrolinya. Di beberapa polsek
ada yang 15 menit atau 30 menit
sekali, petugas harus memeriksa
kondisi tahanan mulai dari jumlahnya, kesehatannya, dan kelengkapan administrasi, katanya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat,

Komisaris Besar Angesta Romano Yoyol, memimpin langsung


tim khusus yang dibentuk untuk
mengejar para tersangka ini. Tim
khusus sudah dibentuk dan langsung Kapolrestro juga terjun untuk menindaklanjuti peristiwa ini,
kata Rikwanto.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 12 orang tahanan Polsek Metro
Cempaka Putih melarikan diri dari
sel tahanannya pada Selasa (7/2)
pukul 02.00 WIB. Mereka kabur

dengan cara menggergaji teralis


besi di jendela kamar mandi yang
ada di dalam sel tahanan nomor 1.
Upaya pembobolan teralis
besi ini sudah dilakukan selama
seminggu terakhir. Gergaji diduga
didapat dari pengunjung yang
membesuk. Sebanyak dua tahanan
yakni Suwardi dan Agus Winsuprio berhasil diamankan lagi oleh
kepolisian pada pukul 10.00 di
Tanjung Priok, Jakarta Utara dan
Bekasi, Jawa Barat. Jenri

LINTAS BERITA

Ida: Desak Sekwan Batalkan Rehab Jembatan


Penyeberangan
Jakarta, Metropolitan Pos
Rehab jembatan penyeberangan yang
menghubungkan gedung baru ke gedung
lama mendapat tanggapan serius dari komisi
A DPRD DKI Jakarta. Pasalnya anggaran senilai Rp.80 miliar dianggap terlalu besar dan
pemborosan anggaran.
Menurut ketua komisi A DPRD DKI Jakarta, Hj.Ida Mahmudah, komisi A tidak
akan bertanggungjawab seandainya proyek
jembatan dilaksanakan yang nantinya akan
menimbulkan hukum,komisi menilai sebagai mitra kerja sekretariat DPRD DKI Jakarta,
tidak merasa dilibatkan dalam proses penganggarannya, kata Ida.
Ida mengatakan akan memanggil pihakpihak terkait proyek ini, seperti Dinas Perumahan dan Gedung Pemda, Sekretaris Dewan, konsultan perencanaan dan kolsultan
Pengawas dalam waktu dekat,mereka harus
dapat memberikan keterangan secara rinci,
tambah Ida di ruang komisi A baru lalu.
Sementara itu , rehab ruang paripurna
menurut Ida, Komisi A tidak bertanggung
jawab dalam proses penganggaran tidak
melalui komisi A, melainkan melalui Panitia
Urusan Rumah Tangga Dewan (PURT) yang
kini telah dibubarkan.
Penjelasan Sekretaris Dewan, menurut
Ida Mahmudah, dalam rehab ruang paripurna menelan anggaran Rp.16,5 miliar, namun
ketika ditanya bahwa dalam APBD-Perubahan tahun 2011 juga dianggarkan mata anggaran Display Screen dan Proyektor terawang
sebesar Rp.2,6 miliar, sehingga proyek rehab
ruang paripurna melebihi Rp.16,5 miliar.
Akan segara memeriksa APBD-Perubahan
dan meminta penjelasan Sekwan jika memang anggaran rehab melebihi Rp.16,5 miliar, serta meminta pihak BPK untuk mengaudit kebenaran proyek rehab ruang paripurna
yang terbilang mahal dan mewah. Nrm

GRIB Lebih Peduli


Masyarakat Kecil
Jakarta, Metropolitan Pos,
SELURUH kader Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) harus mampu mengadakan
perubahan , khusunya dalam mensejahterakan warga miskin di Jakarta, yang membutuhkan bantuan baik berupa sembako maupun kesehatan.
Wilayah Jakarta masih banyak kantong-kantong kemiskinan, terutama di daerah kumuh dan
padat penduduk di Jakarta utara tidak tersentuh, ada beberapa titik yang menjadi perhatian,
seperti Rawamalang, Kampung Beting, Tanah
Merah, sepanjang rel Tanjung Priok, Muara
Angke dan masih banyak lagi warga miskin di
pelosok-pelosok yang belum terindentifikasi.
Hal ini dikatakan Ketua DPC GRIB Jakarta Utara, Philis Sudiyanto.SM, yang dihadiri
Ketua Umum, Wakil Ketua III dan Sekjen DPP
Grib, melalukan bakti social memberikan 190
kurang beras, 444 dus mie Instan, 82 dus buku
tulis, 82 dus air minetal, dan 65 kurang pakaian, untuk warga jalan Kp.Muka RT.09/04, Blok
D, Jakarta Utara, baru lalu. Menurutnya akan
berperan aktif untuk membantu masyarakat
kecil agar kehidupan menjadi lebih layak.
Sedangkan menurut Ketua Umum DPP
GRIB, Hercules Rosono Marshal, GRIB berjalan di atas penderitaan masyarakat yang
membutuhkan bantuan, terlebih masyarakat
kecil dan miskin, siapa lagi kalau bukan kita
yang peduli, walaupun masyarakat Jakarta
mengenal saya sebagai mantan preman,
tetapi saat ini saya hadir bersama GRIB ingin membantu saudara-saudara saya yang
meninginkan bantuan, saat ini saya sudah
memiliki sebuah Pondok Pasantren di indramayudan sekolah bertaraf Internasional di
Jl.A.M.Sangaji, Jakarta Pusat, kata Hercules.
Sementara itu, menurut Ketua DPC GRIB
Jakarta Pusat, H.Amirulloh,S.sos, walaupun
seorang Hercules tidak sekolah, namun akan
selalu berharap seluruh generasi penerus RI
berpendidikan tinggi dan disegani di mata
dunia Internasional. Nrm

METROPOLITAN

EDISI: 023/THN I/SENIN 13 - 26 FEBRUARI 2012

LINTAS BERITA

Pemprov Bangun
Hanggar Sampah
Jakarta, Metropolitan POS
UNTUK menghemat biaya pengangkutan sampah ke Bantar Gebang, Bekasi,
Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan
Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen
PU) berencana membangun hanggar pengolahan sampah di kawasan Pesanggrahan,
Jakarta Selatan. Nantinya, sampah-sampah
yang ada diolah di tempat tersebut, agar
bisa dimanfaatkan kembali dengan nilai
ekonomis tinggi.
Menurut Eko, dana yang diperlukan
untuk pembangunan hanggar sampah itu
mencapai Rp 3,5 miliar. Sedangkan Dinas
Kebersihan DKI Jakarta hanya bertanggung
jawab pada pengadaan alat serta penyediaan SDM. Kita yang akan menyuplai alatalat serta SDM. Butuh sekitar Rp 3 miliar
biaya penyediaannya, jelas Eko.
Awalnya ada 10 dengan total biaya
pembelian sekitar Rp 1 miliar. Tadinya
akan kita bagikan ke wilayah, tapi karena
membutuhkan 5.000 watt listrik untuk
mengoperasikannya terpaksa ditampung
di sana dulu, paparnya.
Hanggar yang akan dibuat ini, lanjut
Eko, dalam sehari bisa mengolah 200-300
ton sampah ibu kota yang kemudian akan
diolah dan dipres agar bisa dimanfaatkan
kembali. Jenri

Kapolri Dipusingkan
Maraknya Pungli

Jakarta, Metropolitan POS


KEPALA Kepolisian RI Jenderal (Pol)
Timur Pradopo mengaku dipusingkan
dengan banyaknya praktik pungutan liar
(pungli) yang dilakukan oknum petugas
kepolisian di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Menurutnya, praktik pungli
ini dilakukan mulai dari jalan tol hingga di
pelabuhan Tanjung Priok. Kapolri mengetahui persoalan pungli ini dari sebuah survei yang mengungkapkan bahwa 46 persen
pungli dilakukan polisi.
Dua hari ini kita dipusingkan pungli
di Jakarta, tertinggi 46 persen itu dilakukan oleh polisi. Dimulai dari masuk tol dan
keluar-masuk Tanjung Priok, ujar Jenderal
(Pol) Timur Pradopo saat mengadakan pertemuan dengan sejumlah pengusaha di Jakarta beberpa waktu lalu.
Menurutnya, akibat pungli ini Provinsi
Jawa Barat berencana membuat pelabuhan
laut sendiri karena cemas dengan aktivitas
pungli di Pelabuhan Tanjung Priok.
Oleh karena itu, Kapolri berkomitmen
untuk memberantas habis pungli oleh polisi
itu. Tak hanya itu, pungli oleh oknum pemerintah di pelabuhan tersebut menurutnya
juga perlu ditindak. Namun yang terpenting,
kata dia, memperbaiki bobrok yang dilakukan oknum polisi terlebih dahulu.
Jadi, semua harus ditertibkan dan diurus. Setelah polisi sudah menunjukkan teladan baik, baru yang lain ditangkap. Kalau
masalahnya polisi, ya kita urus polisinya
dulu, ungkap Kapolri.
Ia bertekad untuk melindungi dunia
usaha melalui pemberantasan pungli yang
berdampak buruk bagi perjalanan eksporimpor di Pelabuhan Tanjung Priok. Dunia
usaha harus diajak komunikasi. Mengurangi
pungli ini untuk melindungi dunia usaha,
pungkas Kapolri. Jenri

Kapolri Jenderal Timur Pradopo

HUT SMAN 78 Jakarta Barat


Penuh Apresiasi
P

erayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-37, SMAN


78 RSBI, Palmerah, Jakarta Barat, pada Sabtu
(28/1), terselenggara dengan penuh hikmat
an sukses dalam nuansa kekeluargaan yang begitu
erat, Sabtu,(28/1).
Jakarta, Metropolitan Pos,
APRESIASI ini sukses dilaksanakan dan diberkan pihak sekolah
kepada guru yang menjelang masa
purnatugas,termasuk para mantan
Kepala Sekolah yang penuh dengan
dedikasi membimbing dan mencerdaskan para siswa guna menggapai
cita cita masa depan yang cerah.
Besar kecilnya ulang tahun SMAN
78 ini perlu diadakan, karena selain
bertujuan untuk membangkitkan kebersamaan yang lebih baik lagi.
Drs. H. Endang Hidayat, SE,Edm,
kepada Metropolitan Pos, menyebutkan, pihak sekolah dengan para guru
masih melakukan hubungan baik dimasamenjelangpurnatugas,termasuk
para alumni,orangtua,dan siswa itu
sendiri.
Selain itu, diharapkan rasa
memiliki ( sense of belonging) tetap
tumbuh berkembang, termasuk memikirkan bagaimana memajukan
prestasi siswa lebih baik lagi, disamping selalu mengingatkan jika ada
penyimpangan.
Perayaan dihadiri Kasudin Dikmen Kota Administrasi Jakarta Barat, Drs.H.Slamet Widodo,Mpd,Kasi
SMA Sudin Dikmen Jakarta Barat,
Drs.Yusen Hardiman, MM, Kasi
Dikmen Kecamatan Palmerah, Drs.
H. Aman Suherman, para mantan
Kepala Sekolah SMAN 78.
Ketua Komite Sekolah Hj.Etik,

menyebutkan, kegiatan bakti sosial


juga melengkapi perayaan, seperti,
donor darah, santunan balita dan
edo-far,yang menampilkan pilihan
kuliah di Universitas terkemuka di
dunia.
Saat dikonfirmasi terkait kegiatan dan eksistensi sekolah rintisan sekolah bertaraf internasonal
(RSBI) dan sekolah bertaraf internasional (SBI), Kasudin Dikmen,
mengatakan bahwa kegiatan ini
sangat bermanfaat dan membantu
membangun pendidikan berkarakter siswa didik.
Di samping penentuan eksistensi atas sekolah RSBI dan Sbi ke
depannya merupakan wewenang
dari Direktorat Pusat, bukan dari
Sudin Jakarta Barat. Ia juga mengatakan bahwa sekolah RSBI dab SBI
tidak akan bertambah,namun yang
sudah ada akan diperbaiki, jelasnya.
SMAN RSBI 78 mempunyai
segudang prestasi baik akademis
dan non akademis, diantaranya,
juara pertama lomba sekolah sehat
tingkat DKI Jakarta tahun 2011.
Juara olimpiade biologi internasional, juara pertama nasional
OSN bidang IPA di Manado, Juara
Pertama lomba paduan suara di
Kutai,Kalimantan.Juara pertama
O2SN dan PL2SN tingkat nasional.
Termasuk bidang non akademis ,seperti, juara SSD (Seni Dra-

BERSAMA Kepala Sekolah SMAN 78 Jakarta Barat Bpk.H.Endang Hidayat dan


Para Mantan Kepala Sekolah SMAN 78 Jakarta Barat
ma) tingkat DKI, juara kedua lomba
bulu tangkis tingkat DKI , serta mewakili DKI dalam lomba karate antar
pelajar tingkat nasional.
Kelengkapan dalam menunjang
kegiatan belajar juga tersedia lengkap seperti, fasilitas laboratorium
fisika, kimia, biologi, bahasa, komputer
konfensional dari digital dan laptop.
Sedangkan bagi siwa dan keluarga
kurang mampu, pihak sekolah mengalokasikan anggaran sebesar 20 persen
untuk mensubsidinya.
Awal tahun 2006, RSB dan SBI
mempunyai dua jenis kelas yaitu
kelas regular dan internasional.
Namun sekarang tidak ada lagi pe-

Merayakan Tahun Baru Imlek 2563

BAPAK Edi Jasa dan Bapak Ir. Fajar Sudarso, foto bersama Tokoh
Agama Setempat, warga Pademangan

Merayakan Tahun Baru Imlek dengan Penuh keceriaan bersama Bapak Edi Jasa dan tokoh
masyarakat serta organisasi kepemudaan warga Pademangan.
Bapak Edi jasa mengatakan,
perbedaan harus disikapi dengan toleran saling menghormati,
saling menghargai dan jauhkan
sikap prasangka dan dugaan terhadap sesame, kita tidak boleh
menjelekkan satu sama lain.
Merayakan Tahun Baru Imlek 2563 shio naga air, shio ini
melambangkan kekuatan, kebaikan, keberanian, pendirian teguh.
Naga juga merupakan lambang
kewaspadaan dan keamanan.

Lucky: Fasum-fasos Jangan di Uangkan.


Jakarta, Metropolitan Pos
PERNYATAAN Gubernur DKI
Jakarta, dengan tegas melarang
PT.Copylas Indonesia (PT.CI) untuk membangun proyek apapun
di wilayah Jakarta. Terkait permasalahan hukum antara Pemerintah DKI Jakarta dan PT.CI
selaku pengembang perumahan
Puri Botanical Garden. Dalam instruksi Gubernur dinyatakan untuk menunda perizinan atas PT.
Copylas Indonesia. Inspektorat
DKI Jakarta mengawasi pemenuhan kewajiban fasilitas umum dan
fasilitas sosial PT. Copylas Indonesia. Kepala Dinas P2B diminta
menunda semua proses perizinan,
seperti Izin Mendirikan Bangunan
(IMB) dan Sertifikat Laik Fungsi
(SLF).Instruksi ini ditandatangani

pada 9 Januari 2012.


Sedangkan menurut Kepala
Sub Bidang Sengketa, Biro Hukum DKI Jakarta, I Made Suarjaya, Biro Hukum tidak pernah
dihubungi atau diberitahu Pengadilan Negeri Jakarta Barat,
perihal dibayarkannya uang konsinyasi kepada PT. Copylas Indonesia sebesar Rp.187 miliar.
Masalah ini muncul saat proyek
jalan Tol JORR W2 akan dimulai.
Dimana proyek itu akan melewati
lahan seluas 146.629 meter persegi yang berada di lahan PT. Copylas Indonesia, namun lahan itu
tidak bisa dipakai, karena PTUN
menyatakan lahan itu milik PT.
Copylas Indonesia. Padahal PTUN
pada 15 Agustus 2011 membatalkan surat Gubernur DKI Jakarta

Nomor 2349/1.711.52 tertanggal


5 November 2008 terkait dengan
fasilitas umum dan fasilitas sosial.
Dengan adanya putusan tersebut
maka lahan milik PT. Copylas Indonesia dan tidak perlu diserahkan
kepada Pemerintah DKI Jakarta.
Sementara itu, menurut Wakil
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta,
H. Lucky P.Sastrawiria,MBA, tidak
ada yang nama konsinyasi yang
dilakukan PT. Copyl;as Indonesia
melalui pengadilan, apalagi sebesar
Rp.187 miliar harus dibuktikan.
Lucky mengatakan asset Pemda DKI Jakarta berupa fasilitas
umum dan fasilitas sosial sampai
kapanpun tidak bisa diuangkan,
kalau ini terjadi komisi A akan
memanggil instansi terkait, kata
Lucky. Nrm

mangkasan atau pembedaan tersebut, sehingga diharapkan efektifitas Kegiatan Belajar dan Mengajar (
KBM) akan lebih fous.
Universitas Cambridge London telah menawarkan kerjasama
kepada seluruh sekolah di dunia
untuk berprestasi mendapatkan
ijasah internasional melalui system pembelajaran University of
Cambrige International Examinatin Sistem yang meliputi system
kurikulum,ujian,pelatihan MoA (
Memorandum Of Ation) yang bermaksud melakukan kemitraan seperti study Banding Nasional dan Internasional. Mulyawan

BPN Jakarta Utara


Terus Tingkatakan
Layanan Prima

Jakarta, Metropolitan Pos,


BADAN Pertahanan Nasional Jakarta
Utara, tahun ini memberikan sertifikat secara gratis kepada seribu warga.
Menurut, Pelaksana Teknis, Kasie Hak
Tanah Pendaftaran Tanah (HTPT) BPN Jakut, Dwi Kristianto, warga berhak memiliki
bukti kepemilikan tanah yang sah bagi setiap bidang pertahanan. kami tidak boleh
mempersulit,tetapi berkas permohonan
harus sesuai aturan, cetus, Dwi.
Dijelaskan, pihaknya terus berusaha
meningkatkan pelayanan meskipun sumber daya manusia (SDM) sangat terbatas.
BPN semula ada 103 pegawai,namun
saat ini hanya 77 pegawai saja, sementara berkas permohonan terus meningkat.
Meskipun begitu banyak berkas tersebut,
itu bisa dselesaikan dengan baik dan tidak
lama lama,ujarnya.
Sebelum pelayanan di BPN Jakut meraih
sertifikat system manajemen mutu (SMM)
ISO: 90012008 kategori percepatan pelayanan perpanjangan hak dan pendaftaran hak.
ini menunjukan pelayanan sesuai
standar internasional dan salah satu bukti
pelayanan BPN Jakarta Utara memuaskan
masyarakat. Mulyawan

EKONOMI & BISNIS


Lelang LPSE Jabar
Capai Rp500 Miliar
Bandung, METROPOLITAS POS

Kepala Balai Layanan Pengadaan Barang/


Jasa Secara Elektronik (LPSE) Jawa Barat Ika
Mardiah mengatakan aktivitas lelang melalui LPSE sejak awal tahun 2012 meningkat
mendekati angka setengah triliun rupiah.
Aktivitas lelang melalui LPSE cukup
bagus. Sejak awal tahun 2012 hingga bulan
Februari jumlahnya mencapai 240 dengan
nilai mendekati angka setengah triliun rupiah, kata Ika Mardiah, dalam siaran persnya,
Kamis.
Menurut Ika, meningkatnya aktivitas lelang tersebut merupakan implementasi dari
Peraturan Presiden No. 54 tahun 2012 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah serta Instruksi Presiden Nomor 17 tahun
2011 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi.
Semua instansi didorong untuk menggunakan Sistem Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (SPSE), ujar Ika.
Ia menuturkan, sebanyak 240 paket lelang sudah diumumkan yang berasal dari 30
agensi senilai lebih dari Rp482 miliar.
Dari jumlah itu, kata dia, terbanyak berasal dari Unit Layanan Pengadaan Provinsi
Jawa Barat sebanyak 100 paket, menyusul
Kabupaten Indramayu 55 paket, Rumah
Sakit Hasan Sadikin 12 paket.
Kemudian Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) 10 paket dan hal itu menunjukan
tingkat kepercayaan publik terhadap LPSE
kian meningkat, kata Ika.
Dikatakannya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam berbagai kesempatan seringkali mengangkat tema LPSE yang
menjadi salah satu program unggulan dalam
reformasi birokrasi, khususnya dalam hal
layanan pengadaan.
Terlebih, kata Ika, dengan LPSE terjadi
efisiensi anggaran serta memutus benang
merah korupsi.
Hal ini merupakan bukti komitmen
kepala pemerintahan, khususnya Gubernur Jawa Barat yang peduli dan fokus pada
pencegahan tindak korupsi, melalui LPSE
sesuai amanat dari Instruksi Presiden tersebut, katanya.
Lebih lanjut Ika menyatakan sejumlah balai di bawah instansi yang berada di
wilayah Provinsi Jawa Barat menyatakan ingin bergabung dengan menggunakan LPSE
Provinsi Jawa Barat. Begitu juga dengan sejumlah perguruan tinggi yang selama ini belum menggunakan SPSE.
Antusias itu sudah tentu diikuti dengan upaya peningkatan pelayanan dan infrastruktur layanan sehingga mereka puas.
Hal itu merupakan instruksi Gubernur Jawa
Barat agar terus meningkatkan pelayanan,
katanya.
Ia menuturkan, aktivitas lelang yang selama ini dilaksanakan LPSE Provinsi Jawa
Barat selalu diikuti dengan layanan bimbingan teknis bagi panitia dan penyedia.
Selain itu juga dilakukan proses registrasi dan verifikasi penyedia dan saat ini
jumlah penyedia yang melakukan registrasi
dan verifikasi terus meningkat, kata Ika.
Sementara bagi penyedia yang sudah terdaftar semakin mudah dengan memanfaatkan agregasi data penyedia dengan user ID
atau single Sign On. Sahat/Antonius

EDISI: 023/THN I/SENIN 13 - 26 FEBRUARI 2012

Wow.... Bank Mutiara


Ditawar 6,7 Triliun
JAKARTA, METROPOLITAS POS

T. Yawadwipa
Companies
yang baru saja
berdiri bulan lalu
melakukan langkah
yang sangat mengajukan, Bagaimana
Perusahaan investasi melakukan
penawaran pembelian PT Bank Mutiara
Tbk (dahulu bernama
Bank Century) dengan harga Rp 6,7
triliun.
LANGKAH Yawadwipa ini
sangat mengejutkan dan banyak mengundang tanda tanya.
Banyak yang menanggapi dengan skeptis. Bahkan tak sendikit yang menuding keinginan
Yawadwipa ini mencari sensasi. Sebab penawaran senilai
dana talangan yang berikan
oleh pemerintah untuk menyelamatkan bank tersebut dinilai
terlalu tinggi.
Saya skeptis dengan rencana tersebut karena lembaga
tersebut masih baru. Tidak punya track record. Duitnya darimana? Jangan-jangan money
laundering, ujar pengamat perbankan Tony Prasetiantono.
Komentar miring juga datang dari Wakil Ketua Komisi XI

DPR RI Achsanul Qasasi. Menurutnya, itu hanya cari sensasi.


Enggak ada orang atau perusahaan di dunia ini yang mau
beli bank bukannya datang
ke pemiliknya tetapi malah
gembar-gembor ngomong ke
koran. Terkesan cari sensasi
saja, kalau memang niat beli,
datang ke LPS bawa letter of
intent, bicara dan buat pra due
dilligence, katanya.
Ekonom Dradjad Wibowo
menilai penawaran yang diajukan Yawadwipa merupakan
lelucon karena banyak persyaratan yang tidak terpenuhi
oleh perusahaan equity fund
itu. Saya sih menganggap penawaran tersebut sebagai lelucon. Persyaratan administratif,
Yawadwipa tidak memenuhi.
Dia baru berdiri 2012, sementara pembeli Bank Century harus
sudah bergerak di perbankan
selama minimal tiga tahun yang
dibuktikan dengan laporan
keuangan, tutur Dradjad.
Meski ditanggapi secara
skeptis, Presiden Direktur Yawadwipa C. Christopher Holm
menyatakan optimismenya.
Menurut Christopher, pihaknya mempunyai visi untuk
Bank Mutiara ini, yakni akan
dijadikan bank kelas regional
pertama di Indonesia seperti
bank asal Malaysia yakni CIMB
dan Maybank.
Diakui Holm, sebelum memutuskan untuk membeli
Bank Mutiara seharga 750 juta
dollar AS atau sekitar Rp 6,75
triliun, Yawadwipa telah secara

menyeluruh melihat kinerja


operasi dan keuangan bank eks
Century yang jadi korban krisis
di 2008 ini.
Bank Mutiara memang sudah lama akan dijual oleh pemerintah. Pemerintah melalui
Lembaga Penjamin Simpanan
(LPS) menguasai 99,996 persen saham Bank Mutiara melalui bailout senilai Rp 6,7 triliun.
Pemegang saham lama terdilusi paksa menjadi hanya sebesar
0,004 persen dan akan hilang
setelah dijual nanti. Hingga
akhir 2011, LPS menyampaikan Bank Mutiara memperoleh
laba Rp 291 miliar (unaudited).
Angka ini naik dari tahun sebelumnya Rp 218 miliar. Jenri

INDONESIA merupakan salah


satu negara yang kaya dengan
sumber daya alam untuk energi.
Sayangnya, pemerintah tidak
punya kebijakan energi yang
menyeluruh. Tidak heran, kalau
pemerintah terkesan kedodoran
ketika harga BBM terus naik.
Pemerintah tidak punya
kebijakan yang berkelanjutan
terkait sektor energi. Itu sebabnya, secara moral pemerintah kehilangan legitimasi untuk menaikkan harga BBM dan
tarif dasar listrik (TDL), karena
tidak ada upaya yang sungguhsungguh untuk mengantisipasi
tingginya harga bahan bakar

minyak, ujar anggota Badan


Anggaran DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Ecky
Awal Mucharam, di Jakarta, Selasa (7/2/2012).
Menurut Ecky, pemerintah
tidak bisa hanya selalu mengandalkan kenaikan harga BBM
dalam negeri dan TDL untuk
mengamankan APBN. Pemerintah harus punya upaya serius
untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM.
Ecky menyebutkan, tren kenaikan harga minyak itu sudah
terjadi sejak tahun 2004, persis
ketika Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono berkuasa. Kenaikan
harga itu berlanjut di tahun-ta-

hun berikutnya, dan mencapai


puncaknya tahun 2008.
Walaupun agak mereda karena krisis global tahun 2009,
harga minyak tetap tinggi dan
kembali memuncak saat krisis
nuklir Iran sekarang.
Artinya sudah hampir delapan tahun harga minyak tinggi,
dan tidak ada tanda-tanda akan
melemah secara signifikan.
Dengan waktu selama itu, seharusnya pemerintah sudah
mampu mengurangi ketergantungan terhadap BBM, dan beralih ke sumber energi yang lebih
murah dan melimpah di dalam
negeri seperti gas dan panas
bumi, kata Ecky. Jenri

Pemerintah: Upah Buruh Seharusnya Rp2,7 Juta


JAKARTA, METROPOLITAS POS

STAF Khusus Menteri


Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dita Indah Sari, menyatakan upah minimum buruh di Tangerang dan Bekasi
setidaknya Rp2,7 juta. Dita
menyebutkan itu berdasarkan sebuah lembaga survei
dan kajian ilmiah.
Kalau kami ikuti data
survei, ada 163 komponen
survei. Jika semua komponen
terpenuhi yang muncul Rp2,7
juta, kata Dita di Jakarta, Sabtu, 4 Februari 2012.
Namun demikian, dia
mengatakan jika upah minimum itu ditetapkan, maka

ada pihak yang keberatan,


yaitu pengusaha. Pengusaha
bisa sakit kepala. Dari angka
Rp1,5 juta ke Rp2,7, katanya.
Karenanya, dia mengusulkan agar kenaikan itu berlangsung secara bertahap melalui
proses dialog yang berkesinambungan. Selain itu, pemerintah juga perlu membereskan
masalah-masalah yang memberatkan dunia usaha.
Menurut dia, buruh tidak
akan sejahtera dengan upah
minimum, karena upah tidak
didesain untuk kesejahteraan.
Upah minimum hanya didesain untuk anak baru masuk
yang masih lajang. Kalau su-

dah menikah tidak mungkin


pakai angka ini, katanya.
Dita mengatakan, selain
memperbaiki upah minimum,
hal yang dapat dilakukan untuk mensejahterakan buruh
antara lain, menjadikan industri efisien sehingga alokasi keuntungan untuk pekerja
lebih besar.
Kedua, adalah pemerintah harus lebih jeli dalam
mengendalikan harga barang, seperti sembilan bahan
pokok khususnya beras harus
dipantau. Aspek jaminan sosial, juga perlu dijamin. Buruh harus mendapatkan jamsostek, ujarnya. Jenri

LINTAS BERITA

Hatta: 2012, Bakal


Terserap 400 Ribu
Pekerja
BANDUNG, METROPOLITAS POS
KEMEN
T E R I A N
Koordinator
Bidang Perekonomian
menyatakan
bahwa penyerapan tenaga
kerja di tahun
ini akan mencapai
400
ribu
pekerja. Ya, optimis tercapai penyerapan 400
ribu di tahun ini, kata Menteri Koordinator
Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa, saat
ditemui di kantornya, Jakarta, Senin 6 Januari 2012. Hatta yakin setelah melihat hasil
2010, dengan pertumbuhan 6,1 persen, pemerintah telah membuat lapangan kerja sebanyak 3,3 juta, dengan penyerapan tenaga
kerja sebanyak 550 ribu pekerja.
Tapi ingat penciptaan lapangan kerja tidak
murni dari APBN saja, akan tetapi ada juga program social protection, kata Hatta. Misalnya, lanjut Hatta, dengan penerapan melalui empat kluster yang terdiri dari penanggulangan kemiskinan,
peningkatan kesempatan kerja, percepatan dan
perluasan pertumbuhan. Sahat/Antonius

Tiket Commet, Telah


Diberlakukan PT. KA

Pemerintah Terkesan Kedodoran


JAKARTA, METROPOLITAS POS

PT. KA Telah meluncurkan Commuter


Electronic Ticketing (Commet) berlaku sejak 1 Februari 2012. Bagi para penumpang,
penerapan ini sebenarnya tidak masalah selama pelayanannya semakin meningkat bagi
masyarakat. Mau pakai tiket elektronik,
mau pakai sistem melingkar atau apa aja,
saya nggak masalah asal pelayanannya semakin baik, kata penumpang Commuter
Line Bogor-Tanah Abang.
Ia menyadari bahwa perubahan sistem
yang dilakukan saat ini agar semuanya menjadi lebih baik dan memudahkan masyarakat.
Tapi saya kok agak ragu ya. Bayangkan saja,
dengan tiket elektronik ini penumpang kan
harus satu-satu. Jadi antreannya pasti nanti
akan merepotkan, ujar Nauli.
Kendati demikian, Nauli mengharapkan
pengelola sudah menyiapkan segalanya dengan baik sehingga tidak ada kesulitan pada
penerapan secara menyeluruh pada Juli nanti. Petugas juga harus benar-benar disiapkan
agar penumpang tidak bingung saat pengoperasian tiket elektronik ini. Harus siap secara keseluruhan. Jangan setengah-tengah.
Biar lancar semuanya., ujarnya. Jenri

Gejolak Harga Pangan

Menkeu Siapkan
Rp35,9 T
JAKARTA, METROPOLITAS POS

PEMERINTAH telah menyiapkan anggaran dalam bentuk dana kontingensi


sebesar US$4 miliar (Rp35,9 triliun) untuk ketahanan pangan nasional. Menteri
Keuangan Agus Martowardojo mengatakan dana kontingensi loan ini berasal dari
kerjasama Indonesia dengan agensi multilateral maupun negara lain. Gejolak harga
pangan belum lama ini juga diakibatkan
dari fenomena perubahan iklim.
Permasalahan ini dapat diatasi dengan peningkatan kerjasama kawasan dan
melindungi mereka yang rentan terhadap
gejolak harga pangan melalui perbaikan
infrastruktur yang lebih ramah lingkungan, ujarnya di sela seminar How Asia
Responds to Global Economic Crisis Transformation and Food Price Volatility di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (6/2).
Sementara Ekonom ADB, Changyong
Rhee, menyatakan krisis keuangan telah
mengakibatkan gejolak harga pangan dan komoditi lain di dunia. Hal ini diperparah dengan ketatnya dana untuk penelitian, Jenri

PENDIDIKAN & IPTEK

EDISI: 023/THN I/SENIN 13 - 26 FEBRUARI 2012

Perlu Diusut Tuntas Anggarannya

Proyek Rehabilitasi Gedung SDN


Paseban 11 Belum Selesai Dikerjakan
Jakarta, Metropolitan Pos
ERLU diusut tuntas pelaksanaan proyek rehabilitasi gedung SDN paseban 11 Jakarta Pusat,dengan lokasi jalan
Salemba Tengah, Jakarta Pusat, hingga saat ini belum
selesai dikerjakan.
PT Wijaya Karya Nusantara dengan alamat jalan Fachrudin
Raya No 5 Kampung Bali, sebagai pelaksana proyek rehabilitasi total gedung SDN Paseban 11 Jakarta Pusat, dan sebagai
perencana PT Sugitek PP, dengan tanggal kontrak mulai 23
Agustus 2011 sampai selesai kontrak 15 Desember 2011.
Proyek tersebut dianggarkan dalam APBD tahun 2011
dengan nomor kode rekening, 523 26 09 yang sudah diajukan anggarannya dan ditagih seratus persen oleh rekanan
pelaksana.
Kepala Dinas Pendidikan Propinsi DKI Jakarta,Taufik Yudi
Muliyanto, bersama Ketua Panitia lelang pengadaan barang /
jasa harus layak diperiksa Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Surat laporan pertanggungjawaban dan laporan pertanggungjawaban diduga direkayasa dan dimanipulasi sehingga
dapat ditagih dan dibayarkan seratus persen.
Sementara, proyek dikerjakan tidak sesuai dengan biaya
yang sudah diajukan, dalam APBD tahun 2011, melainkan
di mark-up, pasalnya volume dikurangi dan bobot pekerjaan
tidak sesuai kualitasnya. Jenri/ Rimbun / hotdiman.

LINTAS BERITA

K3SK Cetak Banten


ZERO Pengangguran
Banten, Metropolitan Pos,

KELOMPOK Kerja Kepala Sekolah Kejuruan (K3SK) siap mewujudkan Banten


zero pengangguran dengan mencetak
lulusan yang siap kerja dan bisa menciptakan lapangan kerja. Kita terus melakukan
gebrakan guna mencetak lulusan yang siap
pakai, bahkan bisa bekerja di luar negeri,
kata pengurus K3SK Mas Kosim ketika
dikonfirmasi di Pandeglang, Selasa.
Bahkan, kata dia, para kepala sekolah kejuruan, sudah satu tahun ini telah
melakukan gerakan membangun Banten
sejahtera, dengan berupaya menghasilkan
lulusan berkualitas dalam rangka mewujudkan Banten zero pengangguran.
Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah,
memberikan dukungan penuh pada upaya
tersebut. Kabupaten Pandeglang, kata dia,
menjadi prioritas dari gerakan membangun Banten sejahtera itu.
Demi suksesnya gerakan ini, kita terus
melakukan sosialisasi kepada masyarakat
terutama, kepada para orang tua siswa,
kata Sudi yang juga Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 7 Pandeglang itu.
Harry

Cirebon Siap Laksanakan Ujian Nasional


Cirebon, Metropolitan Pos,

SEBANYAK 4.131 siswa Sekolah Menengah Umum (SMU) dan Madrasah Aliyah
(MA) negeri dan swasta di Kota Cirebon,
Jawa Barat, siap untuk mengikuti ujian nasional yang digelar 16-19 April 2012.
Jumlah peserta ujian nasional untuk
siswa SMU/MA tercatat 2894, SMU swasta
754, Madrasah Aliyah Negeri 377 sedangkan Madrasah Aliyah swastanya 106 siswa
total mencapai 4131,kata H Abdul Haris
Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Cirebon kepada wartawan di Cirebon.
Ia menambahkan, semua siswa sudah
menjadi daftar nominatif peserta Ujian
Nasional yang akan di laksanakan pada 16
April hingga 19 April 2012, sementara bagi
siswa yang berhalangan hadir karena sakit
diikutkan ujian susulan 23 April sampai 26
April 2012. Harapanya Ujian Nasional berjalan lancar dan semua siswa lulusa dalam
mengikuti ujian tersebut. antonius

GEDUNG SDN paseban 11 Jakarta


Pusat,dengan lokasi jalan Salemba
Tengah, Jakarta Pusat, hingga saat ini
belum selesai dikerjakan.

Bank Mega Salurkan Dana BOS Barito Utara


Kalteng, Metropolitan Pos,

BANK Mega Cabang Muara


Teweh, Kabupaten Barito Utara,
Kalimantan Tengah, ditunjuk sebagai bank penyalur dana Bantuan
Operasional Sekolah (BOS) tahun
2012 kepada sejumlah SD dan
SLTP di daerah setempat.
Dana BOS tahun ini yang kami
salurkan khusus bantuan dari pemerintah pusat yang alokasinya
sebesar Rp14,196 miliar, kata
Kepala Bank Mega Cabang Muara
Teweh, Akhmad Amin kepada
wartawan.
Menurut Amin, penyaluran
dana BOS melalui bank swasta
untuk sejumlah sekolah di Kabupaten Barito Utara ini sesuai kerja
sama kesepahaman (MoU) Dinas
Pendidikan Kalimantan Tengah
dan Bank Mega.

Untuk tahap pertama atau triwulan pertama dana BOS yang


disalurkan sebesar Rp3,549 miliar
yang penyalurannya didistribusikan ke rekening sekolah masingmasing penerima dana BOS pada
16 Januari 2012.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, H Sofiansyah
mengatakan, tahun ini Kabupaten
Barito Utara mengalokasikan dana
BOS sebesar Rp20,5 miliar atau
meningkat dibanding tahun lalu
Rp19,1 miliar untuk SD, SMP dan
SMA yang tersebar di enam kecamatan.
Penyaluran BOS untuk daerah ini yang dananya dari pemerintah pusat dilakukan melalui
Bank Mega, sedangkan dana dari
Provinsi Kalteng melalui kantor
pos dan kabupaten melalui benda-

Rektor: Alumni UNPAD


Pelopori Perilaku Jujur
Bandung, Metropolitan Pos,
REKTOR Universitas Padjadjaran Bandung Prof Dr Ganjar
Kurnia meminta para alumni
perguruan tinggi itu untuk menjadi pelopor dari perilaku jujur.
Para lulusan adalah duta
universitas, ketika berhasil di
masyarakat almamater terbawa
baik, jika terlibat kasus merugikan negara nama almamater
dipertanyakan orang, kata Ganjar Kurnia di sela-sela pelantikan
Wisudawan Unpad Gelombang
II Tahun Ajaran 2011-2012 di
Kampus Unpad Bandung, Selasa.
Karena ketidakjujuran jualah
akhirnya terjadi ekonomi biaya
tinggi, kata Rektor yang juga budayawan itu.
Ketika suatu lembaga dianggap tidak jujur, kata Ganjar,
dibuatlah lembaga pengawasan
yang diantaranya disebut komisi.
Semakin banyak lembaga pengawasan dan komisi yang dibentuk
untuk mengawasi ketidakjujuran,
semakin besar pula biaya yang

harus dikeluarkan oleh negara.


Padahal semua tahu, tidak
ada satu universitaspun di dunia
ini yang mendidik para mahasiswanya untuk menjadi insan-insan yang tidak jujur, kata Ganjar.
Sementara itu terkait diberlakukannya Kerangka Kualifikasi
Nasional Indonesia (KKNI), maka
kompetensi dari setiap lulusan
akan lebih jelas lagi.
Kompetisi menurut dia diartikan sebagai akumulasi kemampuan seseorang dalam melaksanakan suatu deskripsi kerja secara
terukur melalui asasment yang
terstruktur, mencakup aspek kemandirian dan tanggung jawab
individu pada bidang kerjanya.
Kompetensi dapat dianggap sebagai kontrak sosial dengan masyarakat, KKNI dengan
kompetensi sebagai produknya
merupakan bentuk akuntabilitas
atau pertanggungjawaban universitas akan kemampuan para
lulusannya, kata Ganjar Kurnia
menambahkan. Sahat

hara Dinas Pendidikan setempat,


katanya didampingi koodinator
dana BOS, Asnan.
Menurut Sofiansyah, dana BOS
untuk SD/SDLB dan Madarasah
Ibtidaiyah (MI), SMP baik negeri
maupun swasta serta Madarasah
Tsanawiyah dialokasikan Rp16,6
miliar dan tingkat SMA/MA/SMK
sederajat Rp3,8 miliar.
Dana tersebut, kata dia, akan
disalurkan bagi murid SD sebanyak 19.844 orang tersebar di 171
sekolah, pelajar SMP sebanyak
6.519 orang pada 35 sekolah dan
SMA/MA 3.161 siswa serta SMK
1.597 orang.
Dana BOS tersebut selain dari
bantuan pemerintah pusat dan
APBD Kabupaten Barito Utara,
juga ada bantuan Provinsi Kalteng,
namun alokasi tersebut terpisah

atau tersendiri guna mendukung


kebijakan pendidikan gratis bagi
pendidikan dasar.
Dana yang dialokasikan untuk anak sekolah ini dimanfaatkan pihak sekolah untuk kegiatan
belajar-mengajar, katanya.
Dia menjelaskan, dana BOS
yang bersumber dari pusat dalam
satu tahun setiap murid SD negeri
mendapat Rp580.000,- dan SMP
negeri Rp710 ribu.
Sedangkan dari dana APBD
kabupaten dalam setahunnya untuk SD/MIN negeri dan swasta
masing-masing Rp122.400,- per
murid, SMP/MTs masin-masing
Rp144.000,- per orang, sementara
SMA/MA mendapat Rp720.000,per siswa dan SMK Rp1 juta per
orang.
rahman

BEM Ingin rektor berkualitas


Kalteng, Metropolitan Pos,
BADAN Eksekutif Mahasiswa
Universitas Palangkaraya meminta senat universitas dapat
memilih rektor yang berkualitas,
akuntabel, integral dan memiliki
komitmen tinggi.
Jika ingin Unpar lebih maju,
maka rektor yang dipilih nanti
hendaknya bukan karena uang,
suku, agama atau saudara, kata
Presiden BEM Universitas Palangka Raya, Evandi, Senin.
Menurutnya, kendati pelaksanaan pergantian rektor Unpar,
baru akan berlangsung pada
2013 mendatang, namun tidak
ada salahnya untuk mengemukakan pendapat kriteria calon
rektor yang menjadi idaman semua mahasiswa.
Kami tidak ingin calon rektor nanti hanya asal-asalan yang
tidak memiliki visi untuk memajukan kualiatas mutu pendidikan
di Kalteng, tegasnya.
Kedepan, pihaknya sangat
berharap, ada peran dari mahasiswa untuk ikut memilih
dan menentukan calon rektor,
meskipun dalam peraturan

Mendikbud No 24/2010 tentang


pengangkatan dan pemberhentian rektor/ketua/direktur pada
Perguruan tinggi diselenggarakan oleh pemerintah.
Namun tidak ada salahnya
jika dipertimbangkan adanya hak
suara dari mahasiswa untuk ikut
memilih rektor, karena secara
logika suatu perguruan tinggi
baik negeri maupun swasta tidak
akan ada kalau tidak memiliki
mahasiwa, ujarnya.
Untuk itu lebih mewujudkan
Unpar menjadi lembaga pendidikan yang mementingkan kualitas
pendidikan dengan mengutamakan pengembangan penelitian,
sarana prasarana, pembelajaran seperti laboratorium dan
pengembangan kualiatas dosen,
maka rektor yang dipilih harus mempunyai kapasitas dan
komitmen merealisasikannya.
Seorang calon rektor harus
mempunyai visi dan misi tersebut, tuturnya serta dapat transpanrans dalam setiap pengelolaan anggaran pendanaan yang
diambil dari mahasiswa melalui
SPP. Suparto

POLITIK & HUKUM

EDISI: 023/THN I/SENIN 13 - 26 FEBRUARI 2012

Hakim Nakal Dihukum 20 Tahun

13.000 Laporan Soal Hakim Nakal


Jakarta, Metropolitan Pos

ersangka kasus
dugaan suap kepailitan PT Sky Camping
Indonesia, Hakim Syarifuddin Umur, dituntut 20
tahun penjara dan denda
Rp. 500 juta subsidair 6
bulan kurungan.
PEMBACAAN tuntutan,di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pusat. Mendengar tuntutan
tersebut sejumlah keluarga Syarifuddin, yang hadir dalam ruang
sidang hanya tersenyum.
Informasi lainnya, dakwaan
tersebut dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum, yaitu Tadung Allo,
SH.,MH, Supardi SH MH, Irene Putrie SH MH, Ely Kusumastuti,SH
MHum, Fitroh Rohcahyanto, SH
MH, dan Hendra Apriansyah SH.
Meskipun laporan mengenai hakim nakal yang masuk ke Komisi
Yudisial dalam enam tahun terakhir, yakni 2005 2011, tercatat
sebanyak lebih dari 13.000 laporan
masyarakat terhadap Hakim Nakal
yang diterima Komisi Yudisial.
Komisi Yudisial belum perlu
membuka kantor di daerah, Hingga
kini, Komisi Yudisial medapat laporan dari jaringan yang memiliki
komitmen kuat untuk penegakan
keadilan seperti perguruan tinggi,
masyarakat Madani, Lembaga ban-

tuan hukum dan media.


Demikian diungkapkan Ibrahim, Ketua Komisi Yudisial bidang
hubungan antar lembaga, kepada
wartawan seusai ceramah dan
Dialog Interaktif di Fakultas Hukum Universitas Jember, di Jember
Jawa Timur, pekan lalu.
Jika laporan masuk banyak
sekali dan keberadaan KY di Jakarta tidak mengatasi, demi pencari
keadilan , maka pembukaan kantor di daerah bisa dilakukan, kata
Ibrahim.
Selain menampilkan Ibrahim,
Ceramah dan Dialog Interaktif
bertema Sinergisitas Perguruan
Tinggi dan Komisi Yudisial dalam
Menjaga Independensi dan Akuntabilitas Hakim Juga menampilkan
Sekretaris Jenderal Komisi Yudisial Muzayyin Mahbub.
Ibrahim menambahkan, undang-undang yang baru telah
memberikan kesempatan kepada
Komisi Yudisial supaya membentuk penghubung sekarang sedang
diolah bagaimana mekanisme
pembentukannya kata Ibrahim.
Bukti laporan, Muzayyin Mahbub menambahkan sejak tahun
2005 hingga 2011, Komisi Yudisial
menerima laporan dari masyarakat
mengenai perilaku Hakim itu lebih
dari 13.000 laporan. Namun, tidak
semua laporan yang masuk disertai bukti dan fakta yang akurat sehingga ada sekitar 477 hakim yang
diundang untuk dimintai klarifikasi tentang laporan masyarakat
tersebut. Jenri / Hotdiman

Lima Pejabat Polda


Metro Dimutasi

JAKARTA, METROPOLITAS POS


KEPALA Polda Metro
Jaya Inspektur Jenderal
Untung S Rajab melantik lima pejabat utama
di jajarannya. Pelantikan ini menandai lima
pejabat utama di Polda
tersebut resmi berganti.
Pejabat yang berganti
adalah Direktur Intelijen dan Pengamanan,
dari Komisaris Besar (Kombes) Irlan kepada
Kombes Awan Samudra, Direktur Reserse
Kriminal Umum dari Kombes Gatot Edy Pramono kepada Kombes Toni Hermanto.
Direktur Pengamanan Obyek Vital dari
Kombes Suntana kepada Kombes Adi Cahyo,
Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan dari
Kombes Agusli Rasyid kepada Kombes Hari
Harnowo, dan Kepala Polres Metro Jakarta
Barat dari Kombes Setija Juninanta kepada
Kombes Suntana.
Irlan dimutasi ke Mabes Polri, karena ia
akan mengikuti pendidikan di Lemhanas.
Gatot Edy mengikuti pendidikan di Sekolah
Pimpinan Staf dan Tingkat Tinggi (Sespinti)
di Lembang, sama seperti Setija Juninanta.
Sementara, Agusli Rasyid dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Wabprof
Divpropam Polri. Jenri

Mahfud: Kasus Andi


Nurpati Terserah Polri

Jero: Sesama Bupati


Jangan Rebutan Lahan
Jaksa Syariffudin Umar

PPATK: 630 Transaksi


Mencurigakan PNS Muda
JAKARTA, METROPOLITAS POS
KEPALA Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf
mengungkapkan dari tahun 2003 sampai dengan Januari tahun 2012, pihaknya telah menerima sekitar 86.264 laporan dari transaksi mencurigakan. Laporan itu didapat dari laporan 359
penyedia jasa keuangan (PJK).
Dari jumlah tersebut dipilah lagi menjadi
1890 laporan yang dianalisis dan diberikan pada
penegak hukum. Diantara jumlah itu, kata Yusuf,
terdapat 630 berasal dari rekening gendut pegawai negeri sipil. Menyangkut yang PNS tidak
semua kita kirim ke penegak hukum karena belum ditemukan menyangkut indikasi pidana. Total
yang kita analisis dari pihak PJK tadi ketemu angka
630 untuk PNS-nya, jelas Yusuf dalam jumpa pers
di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi, Jakarta, Rabu (8/2).
Jumlah rekening yang mencurigakan ini,
menurut Yusuf, bervariasi sehingga ia tak menyebutkan angka secara signifikan, ada yang
berkisar dari Rp 50 juta hingga Rp 1 miliar atau
Rp 2 miliar. Salah satu kementerian yang menurutnya, terdapat jumlah PNS pemilik rekening
mencurigakan terbanyak adalah Kementerian
Keuangan, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai.
Kemenkeu khususnya Pajak dan Bea Cukai,

berikan uang yang dibungkus kertas kado kepada supir Nazaruddin.


Bahri mengatakan perintah
itu dilakukannya pada April 2010.
Bahri bekerja di bagian akuntan
Permai Grup sejak Desember 2009.
Ia mengaku hanya diperintahkan
untuk turut mengantarkan uang
berbungkus kertas kado kepada
supir Nazaruddin bernama Aan.
Kata Mbak Rina suruh pergi saja,
yang tahu Aan itu Luthfi, ujarnya.
Selang dua minggu kemudian, Bahri

LINTAS BERITA

JAKARTA, METROPOLITAS POS


KETUA Mahkamah
Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan,
kelanjutan kasus
surat
keputusan
palsu MK yang diduga
melibatkan
mantan
anggota
Komisi
Pemilihan
Umum (KPU), Andi Nurpati, terserah Polri. Kami serahkan
kelanjutan kasus tersebut ke pihak kepolisian, Jadi, terserah Polri, unjurnya.
Menurut Mahfud, meskipun ada desakan
dari berbagai pihak, MK tidak bisa melakukan tindakan lebih untuk mendorong Andi
Nurpati ditetapkan menjadi tersangka dalam
kasus surat keputusan palsu MK atas perkara Dewi Yasin Limpo.
Dalam kasus tersebut ada logika hukum
awam, ada logika hukum istimewa, kami serahkan saja ke Polri karena hal itu merupakan kewenangannya. Apa pun, MK tidak bisa
melakukan tindakan lebih dari yang sudah
dilakukan, katanya.
Mahfud mengatakan, MK tidak akan
melakukan upaya apa pun agar kepolisian
segera menjerat Nurpati dengan status tersangka. Dengan demikian, hal itu sekarang
terserah Polri. Hal itu terserah Polri. Kita
sudah tahu, masyarakat sudah tahu, Polri
juga sudah tahu, saya kira semua terserah
saja, katanya. Jenri

sementara lainnya variatif. Kami minta aparat


penegak hukum untuk lebih serius lagi, khususnya menindak lanjuti temuan PPATK yang berhubungan dengan pemasukan uang negara seperti Pajak dan Bea Cukai, tuturnya.
Dari 630 data ini, lanjut Yusuf, kebanyakan
berusia sekitar 30 tahun hingga 40 tahun. Namun ia tak ingin menjelaskan lebih rinci dari golongan mana saja, para PNS tersebut.
Sebuah rekening PNS dinyatakan melanggar
jika tidak sesuai dengan gaji yang ditetapkan
pada golongannya dan jika terdapat transaksi
melebihi Rp 10 juta. Transaksi yang dicurigai,
misalnya seorang pegawai negeri gaji Rp 10 juta
tapi di transaksi di perbankannya Rp 30 juta, 50
juta dan sebagainya sampai miliaran rupiah. Itu
sudah mencurigakan, jelas Yusuf.
PPATK, menurut Yusuf, meminta agar penegak hukum tidak menutup mata terhadap jumlah penemuan tersebut. Bukan hanya menelusuri PNS di Dirjen Pajak dan Bea Cukai, tapi juga
harus ditelusuri dari rekening pegawai negeri
yang bekerja pada bidang-bidang yang langsung
berhubungan dengan hajat hidup orang banyak.
Penegak hukum harus juga serius telusuri rekening mencurigakan yang berhubungan dengan
hajat hidup orang banyak seperti Kementerian
Kesehatan dan Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, kata Yusuf. Jenri

Permai Group Pernah Kirim Paket Kado Uang Ribuan Dollar ke DPR
JAKARTA, METROPOLITAS POS
PERMAI Group, perusahaan
milik Nazaruddin pernah mengirimkan paket kado berisi ratus
ribuan dollar. Ini merupakan fakta
baru setelah terungkap adanya
kiriman ke Angelina Sondakh dan
I Wayan Koster.
Hal itu berdasar kesaksian mantan staf keuangan Permai Grup,
Saiful Bahri, di PN Tipikor Jl Rasuna
Said, Kuningan, Jaksel. Saiful mengaku pernah diminta untuk mem-

mengaku kembali diminta menemani Luthfi mengantarkan uang


ke Gedung DPR. Sama seperti paket
uang sebelumnya, paket kali ini juga
dibungkus seperti kado.
Besar paketnya hampir sama,
dengan kertas kado berwarna
anak-anak, tutur Bahri. Bahri sempat bertanya kepada Oktarina mengenai isi paket yang diantarkan ke
DPR itu. Bahri mengatakan Oktarina menyebut isi paket itu berupa
uang senilai 200.000 dollar AS.

Pada persidangan sebelumnya,


Luthfi, supir Yulianis mengaku pernah dua kali mengantarkan uang
ke gedung DPR pada 5 Mei 2010.
Pagi hari, dia mengantar uang dalam kardus printer kemudian sore
harinya kembali ke DPR mengantar uang dalam kardus rokok.
Menurut Luthfi, uang miliaran
rupiah itu ditujukan ke ruangan
anggota Badan Anggaran DPR, I
Wayan Koster di lantai enam gedung DPR. Jenri

JAKARTA, METROPOLITAS POS


Menteri Energi Sumber Daya Mineral
Jero Wacik, Jumat, 3 Februari 2012, membuat surat edaran kepada 16 gubernur untuk menyelesaikan permasalahan tumpang
tindih lahan pertambangan.
Jero menjelaskan, masalah tumpang tindih lahan pertambangan paling banyak berada di Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi.
Tumpang tindih ini dari berbagai komoditas,
mulai dari emas, nikel, hingga batu bara.
Dalam pertemuan dengan 16 gubernur
hari ini, Jero mengarahkan kepada seluruh
gubernur untuk memberi tahu bupati agar
bekerjasama dengan sesama bupati, serta
masyarakat, Jero mengkritik kepala daerah
yang tidak bisa bekerjasama karena rebutan
lahan tambang.
Masa sesama bupati tak bisa bekerjasama? Jangan anggap (wilayah lain) seperti
negara lain, pembagian seperti perbatasan,
katanya. Kalau dengan Malaysia, Australia,
merebut lahan satu jengkal, kita bela. Kalau
sesama provinsi ya rukun-rukun, sama-sama
satu negara kok. Lambok

Bagir Manan: Persoalan


Pers Belum Terangkat

JAKARTA, METROPOLITAS POS


Benturan antara etika dan kepentingan
bisnis kerap memunculkan berbagai persoalan dalam dunia pers. Akan tetapi, persoalan-persoalan, seperti dumping, monopoli,
dan persaingan usaha, belum mendapat perhatian memadai dari lembaga berwenang.
Ketua Dewan Pers Bagir Manan mengatakan, Komisi Pengawas Persaingan Usaha
(KPPU) belum memberi perhatian dalam
menangani persoalan-persoalan pers. Penyebabnya adalah minimnya laporan dari
dunia pers sendiri.
Hal itu berarti, lanjut Bagir Manan, dunia
pers belum menganggapnya sebagai hal utama yang harus dikendalikan. KPPU belum
memberi pengawasan untuk pers, ujarnya
dalam acara Konvensi Media Massa di Hotel
Abadi Jambi, Rabu (8/2/2012). Acara ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari
Pers Nasional 2012.
Bagir mengingatkan agar kalangan perusahaan pers tetap menjamin keberlangsungan etika pers dalam menjalankan bisnis
mereka. Bahkan, etika perlu lebih ditekankan. Jenri

INVESTIGASI

EDISI: 023/THN I/SENIN 13 - 26 FEBRUARI 2012

LINTAS BERITA

Eks Kapolsek
Cicendo Dituntut
1,5 Tahun
Bandung, Metropolitan Pos

KOMPOL Brussel Duta Samodra, mantan


Kapolsek Cicendo yang menjadi terdakwa
dalam perkara suap senilai Rp 1 miliar dituntut hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan
oleh jaksa penuntut umum. Pembacaan tuntutan tersebut dilakukan dalam sidang di ruang II Pengadilan Tipikor Bandung.
Brussel didakwa dengaan pasal 12 UU 31
Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor
sebagaimana telah diubah dengan Undangundang nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55
KUHPidana. Dan dakwaan subsidernya,
pasal 11 jo pasal 18 UU Nomor 31 Tahun
1999 sebagaimana telah diubah dengan UU
20 tahun 2001 jo pasal 55 dan lebih subsidernya pasal 5 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20 tahun
2001 jo pasal 55 KUHPidana.
Dalam surat tuntutannya, JPU menyatakan bahwa Brussel bebas dari dakwaan
primairnya. Namun terbukti dalam dakwaan subsidair, yaitu terbukti melakukan
kerjasama yang berkesinambungan dalam
melakukan tindak pidana bersama dengan
Kanitreskrim Polsek Cicendo AKBP Suherman yang juga menjadi terdakwa dalam
perkara yang sama.
Perbuatan Suherman yang memberitahu adanya keinginan untuk penangguhan
penahanan disertai uang Rp 1 miliar ditindaklanjuti secara aktif oleh terdakwa, ujar
JPU Suroto.
Hal-hal yang memberatkan yaitu karena
terdakwa adalah penegak hukum yang seharusnya memberi contoh. Sementara yang
meringankan, terdakwa selama masa persidangan bersikap sopan, masih jadi tulang
punggung keluarga dan belum menikmati
uang serta belum pernah dihukum.
Menuntut mejelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini untuk memutuskan bahwa terdakwa tidak terbukti bersalah dan membebaskan terdakwa dalam
dakwaan primairnya, katanya.
Sidang akan dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda pembelaan. Brussel menyatakan akan memberikan nota pembelaan
sendiri selain yang akan disampaikan oleh
kuasa hukumnya. Sahat

Acara Rapat Di Hotel Arya Duta Dianggap Pemborosan

Dipertanyakan Anggaran Direktora


Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian
A
Jakarta, Metropolitan Pos,

cara di Hotel Arya


Duta dalam rapat
koordinasi imigrasi
untuk meningkatkan
pengawasan keberadaan
imigrasi ilegal di rumah
detensi maupun ditempat penampungan imigrasi, yang dilaksanakan
Direktorat Penyidikan
dan Penindakan Keimigrasian dipertanyakan
anggarannya dalam
APBN 2012.

DALAM hal ini dianggap pemborosan uang Negara dengan memakan


waktu rapat koordinasi pengawasan
tersebut dilaksanakan di Hotel Arya
Duta, mulai tanggal 16 Januari 2012
sampai 18 Januari 2012 yang di

hadiri peserta perwakilan setiap


kantor imigrasi propinsi yang ada di
Indonesia.
Dalam acara tersebut setiap perwakilan mendapat fasilitas nginap
di Hotel Arya Duta dan transportasi
yang sudah dibagikan kepada setiap
yang mewakili dari kantor imigrasi
berupa amplop yang sudah di siapkan panitia.
Setiap peserta yang mewakili
dari kantor imigrasi tersebut amplop
yang diberikan panitia dipertanyakan, apakah itu transportasi atau
dana hiba yang harus dianggarkan
dalam APBN.
Selama dua hari acara di Hotel
Arya Duta dengan akomodasi biaya
tinggi harus dipertanyakan serta
jumlah peserta yang hadir dan berapa amplop yang di berikan panitia
tersebut.
Biaya di hotel Arya Duta harus
juga dipertanyakan sesuai volume
peserta dan dicocokkan dengan item
anggaran yang sudah diajukan dalam APBN.
Sementara, Dirman Soekardi SH

tersebut.
LSM Investigasi Fakta Hukum,
akan investigasi ke Hotel Arya Duta,
sesuai biaya yang dipakai dalam acara tersebut, serta mempertanyakan
jumlah peserta dan fasilitas lainnya.
Rancangan
Undang-undang
Keimigrasian No.7 Tahun 2011, sebagai pengganti Undang-undang Nomor 9 tahun 1992, yang telah disetujui DPR-RI dan pemerintah, dimana
perubahan UU ini sesuai perkembangan Zaman, yang harus dilakukan
Direktorat Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian, jangan diabaikan
hanya cari uang pungli.
Ada dua hal sebagai hasil perubahan yaitu pertama tindakan administratif Keimigrasian sebagai salah
satu proses penegakan hukum diluar sistem peradilan, selama ini hanya jalan ditempat, ini merupakang
detensi sebagai tempat penempatan
sementara bagi orang asing yang
melanggar Peraturan Perundangundangan dan korban perdagangan
orang dan penyeludupan manusia.
Tjonggara/ Hotdiman/Jenri.

Jakarta, Metropolitan Pos

commitment fee kepada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.


Besarannya 10 persen dari total nilai
proyek sebesar Rp 73 miliar.
Dalam sidang yang dipimpin
ketua majelis hakim, Herdi Agusten, Dharna mengaku, tanda terima
kasih yang rencananya akan diberikan untuk Muhaimin berbeda dengan commitment fee sejumlah Rp
1,5 miliar yang sudah disiapkan.
Karena itu, ia mengaku bingung
saat Dadong mendesaknya untuk
memenuhi pembayaran Rp 1,5 miliar pada 24 Agustus 2011 lalu. Saat
itu Dadong beralasan duit itu akan
diberikan kepada Muhaimin sebagai bantuan Lebaran.
Dharna akhirnya meminta bantuan Dhani Nawawi, orang dekat
Muhaimin, untuk mengklarifikasi
permintaan itu langsung ke Muhaimin. Namun, hingga 25 Agustus
2011, Dhani tak berhasil bertemu
Muhaimin. Oleh karena itu, ia memutuskan menyerahkan uang Rp
1,5 miliar yang dibungkus kardus
durian itu kepada Dadong. Belum
sampai ke tangan Muhaimin, petugas Komisi Pemberantasan Korupsi keburu menangkap tangan Dadong. Jenri

Saksi: Ada Tanda Terima Kasih buat Muhaimin


KUASA Direksi PT Alam Jaya
Papua, Dharnawati, mengaku sudah menyiapkan tanda terima
kasih untuk Menteri Tenaga Kerja
dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar. Tanda terima kasih itu diberikan karena ia mendapat proyek
Dana Percepatan Pembangunan
Infrastruktur Daerah (DPPID) di
empat kabupaten di Papua, yakni
Mimika, Keerom, Teluk Wondama,
dan Manokwari.
Saya pernah bilang ke Syamsu
Alam, kalau proyek itu saya kerjakan dan selesai, saya akan kasih
ke Menteri, kata dia saat bersaksi
di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin, 6 Februari 2012.
Dharnawati bersaksi untuk terdakwa Dadong Irbarelawan, Kepala
Bagian Evaluasi Program Direktorat
Pembinaan dan Pengembangan
Masyarakat Kawasan Transmigrasi
(P2MKT). Namun ia tak menyebutkan bentuk tanda terima kasih itu.
Sedangkan Syamsu Alam, selain
menjabat Direktur Utama PT Alam
Jaya, adalah kerabat Dharnawati. Dia
memberi pinjaman Rp 1,25 miliar
untuk Dharnawati. Uang itu kemudian digunakan untuk membayar

Korupsi Rp 27 M
Diputus Bebas,
Terdakwa Lain
Mengadu ke KPK
Jakarta, Metropolitan Pos

SEORANG pria berusia 71 tahun bernama Aksum Miharjo, bersama istrinya, Eka
mendatangi kantor Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK). Keduanya menuntut keadilan atas putusan hukum anaknya, Teguh
Budiono yang divonis hukuman delapan tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi DKI.
Teguh Budiono (anak saya) hanya seorang calo tanah yang diberikan surat kuasa yang sah dari pemilik tanah untuk mewakili pemilik tanah dalam menyampaikan
harga tanah yang diminta pemilik tanah kepada P2T Walikota Jakarta Selatan. Ia tidak
memiliki kapasitas atau wewenang yang
menentukan dalam pembeban tanah itu,
kata Aksum. Teguh Budiono divonis oleh
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan
hukuman 1 tahun 6 bulan penjara. Namun,
AW yang juga menjadi terdakwa divonis
bebas murni oleh hakim.
Dengan putusan bebas itu, AW bebas
dari tahanan. Sedangkan Teguh kembali
melanjutktan tahanannya. Tidak terima
dengan putusan hakim itu, Teguh kemudian
mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi
(PT) DKI Jakarta. Namun, yang diharapkan
ternyata tidak sesuai dengan harapan. PT
DKI Jakarta malah menjatuhkan vonis delapan tahun penjara, Aksum mempertanyakan putusan PT DKI Jakarta itu yang sangat
jauh dari putusan PN Jakarta Selatan. Oleh
karena itu, ia mengadukan hal tersebut ke
KPK karena menduga ada rekayasa dalam
perkara anaknya tersebut. Jenri

MH, Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian, belum bisa


menjelaskan kepada media berapa
biaya acara rapat koordinasi imigrasi untuk meningkatkan pengawasan
keberadaan imigrasi ilegal dirumah
detensi imigrasi maupun ditempat
penampungan imigrasi yang dilaksanakan selama dua hari oleh Direktorat Penyidikan dan Penindakan
Keimigrasian tersebut.
Menurut, Sekertaris Jenderal
(Sekjend), LSM Investigasi Fakat
Hukum, Berlin Siahaan, kepada Metropolitan Pos, mengatakan, acara di
Hotel Arya Duta yang dilaksanakan
selama dua hari oleh Direktorat Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian merupakan pemborosan uang
Negara, dan ini harus di usut penyidik, berapa anggaran yang sudah
terpakai, selain itu jumlah peserta
juga harus di data kembali sesuai
yang datang ke acara tersebut, hal
ini untuk menjaga rekayasa dan manipulasi laporan pertanggungjawaban dalam pengeluaran uang Negara
yang dipakai selama acara di Hotel

Muhaimin Iskandar

Membangun Rumah Diatas Tanah Bukan Miliknya

Hakim Ketua Segera Putuskan Perkara, Rumah Harus Dieksekusi


SAMOSIR, METROPOLITAN POS

MEMBANGUN rumah diatas


tanah bukan miliknya, adalah perbuatan melanggar hukum, untuk itu
diminta Hakim Ketua Pengadilan
Negeri Kabupaten Samosir, segera
memutuskan perkara gugatan tanah
dan mengeksekusi rumah tersebut.
LSM Investigasi Fakta Hukum,
meminta supaya Hakim Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Samosir
memutuskan perkara gugatan tanah
tersebut dengan adil dan profesional.
Berdasarkan data dan bukti kepemilikan tanah, di Desa Pardomuan
Satu, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, dengan lebar 5
meter, panjang 12 meter dengan nomor Kavling 116 milik Saur Friana
Sitanggang, dengan batas batas sebagai berikut, sebelah Timur jalan

Nahum Situmorang, sebelah Utara


Kavling 116A milik Bangun Tamba,
sebelah Selatan Kavling 117 milik
Posman Simbolon, sebelah Barat,
Danau Toba.
Jadi Kepemilikan tanah di
Desa Pardomuan Satu, Kecamatan
Pangururan, Kabupaten Samosir,
harus
diawasi
pihak
Badan
Pertanahan Nasional Kabupaten
Samosir. Setiap ke pemilikan tanah
berkas surat surat harus jelas dan
tidak bisa dipalsukan atau direkayasa
oleh semua pihak, supaya tidak
melawan hukum.
Menurut, Sekjend LSM Investigasi
Fakta Hukum, Berlin Siahaan, di
gedung KPK, mengatakan, bila ada
pihak tertentu memalsukan atau
merekayasa surat surat kepemilikan
tanah dari aslinya di desa Pardomuan

Satu, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir dapat diancam pidana


kurungan penjara.
Sedikitpun surat surat atau data
kepemilikan tanah di desa Pardomuan
Satu,
Kecamatan
Pangururan,
Kabupaten Samosir, dipalsukan
atau direkayasa akan dipidana
kurungan penjara, dan itu tidak bisa
dipermainkan atau direkayasa, warga
pasti tau kepemilikannya, tegasnya.
Polisi setempat harus menyikapi
setiap permasalahan yang ada di
Desa Pardomuan Satu, Kecamatan
Pangururan, Kabupaten Samosir,
untuk mengantisifasi setiap persidangan dipengadilan kalau ada ancaman.
Jenri Sitanggang, ilmu Hukum
Universitas Azzahra Jakarta, sebagai
Pemimpin redaksi (Pemred) Metro-

politan Pos, menghimbau kepada


masyarakat
desa
Pardomuan
Satu,
Kecamatan
Pangururan,
Kabupaten Samosir, supaya sadar
atas kepemilikan tanah tanah di
Pangururan Samosir, dan diminta
supaya tidak mencoba coba merampas
tanah milik orang lain, resikonya akan
di eksekusi dan siap menanggung
kerugian materi, jadi lebih baik kita
membeli daripada merampas hak
orang lain, kalau tidak mau berurusan
dengan pidana penjara.
Apalagi permasalahan tanah
sangat rumit, di kota kota besar mafia
tanah sudah banyak masuk penjara,
terlibat pemalsuan surat tanah,
merampas tanah orang, seperti, DL
Sitorus terlibat kasus tanah sekarang
sedang dalam tahanan lapas Salemba
di Jakarta. tim

DAERAH

EDISI: 023/THN I/SENIN 13 - 26 FEBRUARI 2012

Pemkot Batam Komitmen


Meningkatkan Pembangunan
Batam- Metropolitan Pos,

emerintah Kota
Batam, komitmen
melaksanakan pembangunan di segala bidang khususnya di Kota
Batam, dan ini menjadi
isapan jempol.

DALAM acara ini telah menunjukkan suatu komitmen yang luar biasa, dalam kepemimpinan Walikota
Batam Drs.Ahmad Dahlan dan Wakil Wali Kota Batam, Rudi,SE,MM.
Walikota tersebut telah menunjukkan suatu kepemimpinan yang
mengedepankan
kepentingan
masyarakat, hal ini dapat dirasakan
oleh seluruh lapisan masyarakat
kota Batam.
Bantuan genset dan listrik tenaga surya atau solar home systim
tersebar di enam Kelurahan yang
ada di Kecamatan Bulang, seperti,
pulau seraya, 80 Kva, 130 Kepala
rumah tangga sasaran (RTS), Kelurahan air Naga 60 Kva, untuk 83
Kepala Keluarga Sasaran (RTS),
Pulau Kasu 45 kva untuk 55 Kepala
Keluarga sasaran (RTS), Selat Nipah
30 Kva untuk 43 Kepala Keluarga
sasaran (RTS), pulau Aweng 30 Kva
untuk 53 Kepala Keluarga Sasaran
(RTS), Bulang Lebam 100 Kva untuk
135 Kepala Keluarga sasaran (RTS)
, total Kepala rumah tangga sasaran
yang telah menikmati aliran listrik
berjumlah 1.251 Kepala Keluarga
sasaran (RTS).
Pemko Batam terus berupaya meningkatkan kesejahteraan
masyarakat melalui berbagai program pemerintah, sebagai komitment pemerintah untuk mengurangi jumlah kebutuhan masyarakat
menengah kebawah untuk memperbaiki rumah tidak layak huni.
Pemkot batam melalui Wakil Wali
Kota Batam Rudi,SE, telah menyerahkan secara simbolis bantuan stimulant
perumahan swadaya dari Kementeri-

an Perumahan Rakyat Republik Indonesia tahun anggaran 2011.


Bantuan Stimulant Perumahan
swadaya dari Kementerian Negara
Perumahan Rakyat RI tahun anggaran 2011 untuk Kota Batam sebesar
200 paket kegiatan. Paket kegiatan
ini diberikan kepada Kecamatan
sagulung dan Kecamatan Sei Beduk,
sebesar Rp1,9M. Sementara APBN
tahun anggaran 2012 , Pemerintah
Kota Batam berupaya mengajukan
1.195 unit data rumah tidak layak
huni (RTLH) yang berada di Kecamatan Nongsa.
Wakil Wali Kota Batam, Rudi,
SE, berharap kepada masyarakat
supaya menerima bantuan Stimulan
perumahan swadaya ini agar memamfaatkan dengan sebaik-baiknya
bantuan pemerintah tersebut.
Program ini merupakan wujud kepedulian pemerintah pusat,
Provinsi maupun daerah dalam
mensejahterakan masyarakat.
Pembangunan jalan utama perumahan hutatap yang dapat menghubungkan perumahan dapur
duabelas, jalan ini sekarang sudah
dinikmati masyarakat terutama
masyarakat dapur 12 dan peruma-

han Hutatap
yang berpenghuni
kurang lebih tiga puluh ribu jiwa.
Para pengguna jalan telah merasakan kelegaan yang luar biasa karena kondisi jalan sudah mulus tanpa
ada gangguan debu dan lumpur.
Jalan perumahan hutatap ini
sebelumnya tidak layak dilalui oleh
kenderaan bermotor atau pejalan
kaki akibat rusak parah.
Pembangunan yang ditunggutunggu selama bertahun-tahun kini
telah dinikmati oleh masyarakat, Ungkap, Anton Medan(58), salah satu
tokoh masyarakat, dibilangan pasar
aviari, menjelaskan, masyarakat
batuaji khususnya Kecamatan Sagulung mengucapkan terima kasih
kepada Pemko Batam yang telah
membuka mata untuk pembangunan Kota Batam.
Selain pembangunan
infrstruktur jalan, Pemkot Batam terus
melakukan pembenahan untuk kepentingan masyarakat terbukti dengan dibangun rumah sakit umum
daerah (RSUD)tipe C. Pembangunan gedung Rumah sakit tersebut
dibangun diatas lahan seluas 3,88
hektar dan memiliki luas bangunan
12.490 m2, pembanguan rumah

sakit umum daerah ini merupakan jawaban persoalan kebutuhan


masyarakat terhadap pelayanan
kesehatan.
RSUD Embung Fatimah Batuaji
yang dibangun Pemkot Batam akan
menjawab kekurangan fasilitas pendukung, RSUD yang sebelumnya
seperti ruangan intensive care unit
(ICU), neonatal intensive Careunit
(NICU) dan ruang scanning.
Pembangunan puskesmas dikelurahan sungai langkai di Kecamatan Sagulung,pembangunan rumah
inap puskesmas kecamatan galang.
Pembanguan Rumah sakit umum
daerah (RSUD) embung fatimah menelan angaran sebesar Rp84,5M,
memiliki blok A merupakan gedung administrasi dengan dua lantai, blok B gedung rawat inap dengan
empat lantai dan blok C diperuntukkan untuk ruang UGD dua lantai.
Pembangunan infrastruktur tersebut merupakan jawaban kebutuhan
masyarakat terhadap infrastruktur
dasar seperti sekolah, rumah sakit,
draenase , jalan-Jalan berlubang
juga tak terlepas dari upaya Pemkot
Batam untuk memperbaiki jalanjalan yang rusak. Junael Marbun

Ribuan Warga Ketapang Saksikan Atraksi Tatung

artis ibukota, yang dipusatkan di


Ketapang, Metropolitan Pos,
pentas budaya pendopo Bupati KetRibuan warga Kota Ketaapang, tegas, A.Rahman.
pang, Kalimantan Barat, meSementara itu, Suhaimi S.Sos,
nyaksikan atraksi Tatung, yang
Kepala bagian Hubungan masyarakat
digelar sekali setahun. Setelah
Setda Ketapang, yang juga koordinaprosesi ritual dilakukan, tatung
tor dokumentasi dalam kepanitiaan
melakukan atraksi di jalan-jalan
Imlek Bersama di Kompleks PendoKota Ketapang, dan dijaga ketat
po Bupati Ketapang, menjelaskan,
oleh petugas keamanan, atraksi
dalam rangkaian Imlek dan Cap Go
tatung sepanjang ruas Jalan
Meh, Senin, (6/2), malam digelar
Kota Ketapang menjadi tontopawai lampion.
nan, Kami ke sini memang inPawai Lampion akan dilepas oleh
gin melihat atraksi naga, tatung,
Bupati Ketapang, di pendopo Bupati
dan barongsai, kata Mul, warga
Ketapang, kata Suhaimi S.Sos, KaMuara Pawan, Ketapang, di sebag Humas Setda Ketapang.
la-sela kerumunan warga yang
Selain pawai lampion yang digemenyaksikan atraksi tatung dan
naga di Jalan A.Yani Ketapang.
RIBUAN warga Kota Ketapang tak mau ketinggalan menyaksikan atraksi lar, secara adil juga dihelat hiburan
dan Imlek Bersama di pentas budaAtraksi tersebut, sangat Tatung,dalam perayaan Cap Go Meh, Senin (6/2) di Kota Ketapang.
ya pendopo Ketapang.
menghibur, untuk melestarikan
A.Rahman, Kepala Perwakilan Metropolitan
Selain itu juga akan dihibur denseni budaya, ini terdapat pembauran etnis yang ada di Kabupaten Ketapang, Pos di Kalimantan Barat, sekarang yang terpi- gan atraksi Barongsai dari Yayasan Bhakti Suci
lih menjadi Kasubbag Peliputan, Dokumentasi Pontianak.
Kalimantan Barat.
Bupati Ketapang, Kalimantan Barat, Drs
Harmonisasi dan kerjasama yang baik sep- dan Pelaporan Bagian Humas Setda Ketapang,
erti itu patut dipertahankan demi kekompakan menilai atraksi Tatung ini sebagai bentuk nyata Henrikus M.Si dan Boyman Harun SH, melayani
antar kelompok, dan dinilai dapat menggalang pengembangan pelestarian seni dan budaya dengan adil. Semoga Ketapang selalu maju dan
sejahtera, katanya ketika menerima penghormapersatuan dan kesatuan di Kabupaten Keta- warga Ketapang.
Selain itu, juga menjadi salah satu daya tarik tan dua ekor naga di kantor Bupati Ketapang.
pang yang kondusif.
Adanya Imlek Bersama serta hiburan di penAdanya atraksi naga, barongsai, dan tatung pariwisata di daerah ini, dalam mendukung
dalam perayaan Cap Goh Meh ini dinilai sangat perayaan Imlek dan Cap Go Meh, pekan lalu tas budaya pendopo Bupati Ketapang tersebut
ini dilaksankan sesuai dengan motto pasangan
bermamfaat bagi masyarakat setempat dan ter- dari penanggalan Tionghoa.
Hari perayaan Imlek dihibur dengan artis Bupati tersebut. Suparto
hibur.

LINTAS BERITA

Gubernur Banten dan


Wali Kota Tangsel
Abaikan Jalan Rusak
Sarua
Banten, Metropolitan pos
Kondisi jalan rusak dengan lubang menganga bak kubangan kerbau yang berada tepat
di antara SPBU dan Kantor Lock and Lock, di
Jalan Ciater, Desa Sarua, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, sudah berbulan-bulan diabaikan
pemerintah.
Kemacetan berjam-jam terjadi hampir
sepanjang hari, terutama pagi dan sore. Padahal, jalan desa tersebut merupakan jalur
utama dari arah Ciputat dan Pamulang menuju
Bumi Serpong Damai. Kekesalan warga yang
terlontar pada Sabtu-Minggu (4-5/2/2012)
menunjukkan kegagalan pemerintah daerah
dalam merawat jalan. Terbukti, lubang besar
yang tidak segera diperbaiki menyebabkan
perjalanan dari arah pintu keluar Tol BSD-Pamulang menuju persimpangan Pamulang Dua
yang hanya berjarak tidak kurang dari 3 kilometer harus ditempuh selama 1-2 jam.
Percuma bayar pajak. Percuma pilih gubernur, percuma pilih wali kota kalau lubang
kecil begini saja enggak dibetulin, ujar Johnny,
warga Grand Serpong Residence, dengan kesal. Dana, warga Bintaro, pun tidak habis pikir.
Jalan rusak begitu tidak cepat diperbaiki. Percuma petugas DLLAJ diterjunkan kalau Dinas
Pekerjaan Umum Tangerang Selatan dan Banten cuek saja.
Kalau pilkada saja, jalan dibetulin. Begitu
menjabat kepala daerah, seperti Atut dan Rano
Karno, mereka lupa. Rakyat dibohongi, nih, kalau begini terus, ujar Dana, semalam.
Fungsi jalan desa ini semestinya harus ditingkatkan. Sebab, truk kontainer pabrik ataupun
distributor serta truk pengolah adukan semen
dan truk tangki SPBU kerap berlalu-lalang di
sepanjang jalan tersebut. Walaupun diatur jam
masuknya, kerap kali pengemudi truk-truk itu
melanggar. Begitu juga bus-bus berukuran besar
yang kerap melintas di jalan itu. Marbun

Ratusan Warga
Tuntut Penyelesaian
Sengketa Lahan

Banten, Metropolitan pos


RATUSAN warga Bengkong Nusantara,
Kota Batam berunjuk rasa di halam kantor Badan Pengusahaan Batam menenuntut
penyelesaian lahan seluar 15 hektar antara
warga dengan PT Tri Sukses Jembartama
yang juga mengklaim memiliki lahan tersebut, Rabu.
Beberapa spanduk dan poster kecaman terhadap Badan Pengusahaan (BP)
Batam yang dianggap tidak memihak pada
masyarakat diusung oleh massa. Massa juga
menghadiahi BP Batam seekor kambing,
seekor bebek dan dua keranda mayat sebagi
simbol matinya keadilan bagi rakyat kecil.
BP Batam tidak punya hati, mereka lebih
berpihak pada investor daripada masyarakat
kecil, kata salah satu demonstran.
Koordinator aksi Rustam Efendi Bangun
mengatakan sengketa lahan bermula dari
alokasi lahan seluas 15 hektar di Bengkong
Nusantara oleh BP Batam kepada PT Tri
Sukses Jembartama pada tahun 2004.
Padahal, pada 27 April 2000 BP Batam
telah mengeluarkan izin prinsip lahan kepada masyarakat setempat melalui koperasi
unit bersama. Sebelumnya pernah ada kesepakatan antara DPRD Batam, Pemko Batam
dan BP Batam soal penyelesaian status lahan
tersebut. Namun sampai sekarang kesepakatan tersebut tiidak pernah dilaksanakan,
kata Rustam.
Perwakilan massa sempat berdialog dengan pihak BP Batam yang diwakili Direktur
Investasi, Marketing, dan Humas BP Batam
Rustam Hutapea dan Direktur Pengamanan
BP Batam Cecep Rusmana. Namun pendemo
dan BP Batam belum mencapai kesepakatan sehingga warga hingga berita ini ditulis
masih melakukan aksi unjuk rasa.
Warga mengancam akan menduduki BP
Batam hingga mereka diberikan kejelasan
tentang hak atas lahan tersebut. Limbong

10

DAERAH

EDISI: 023/THN I/SENIN 13 - 26 FEBRUARI 2012

LINTAS BERITA

Warga Kepuh Tagih


Ganti Rugi
Banten,Metropolitan Pos
SUDAH hampir setahun, warga di tiga lingkungan di Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, yakni Lingkungan Kalempar, Bunder,
dan Ciromo, belum ada kejelasan pembayaran
lahan mereka yang dibebaskan untuk pembangunan PT Indoferro. Sementara pabrik pengolahan bijih besi tersebut hingga kini masih
dalam tahap pembangunan.
Sebanyak 82 kepala keluarga pemilik lahan yang dibebaskan mengaku belum menerima uang yang sudah dijanjikan akan dibayar
akhir 2011 lalu. Jumlah uang yang seharusnya
dibayarkan PT Indoferro sebesar Rp 33 miliar.
Harga tanah dan bangunan sendiri sudah disepakati saat tim dari Dinas Pekerjaan Umum
(DPU) Cilegon melakukan penghitungan.
Mashuri, Ketua RT 18 Lingkungan Kalempar, mengaku kesal lantaran hingga saat ini
uang ganti rugi pembebasan lahan warganya
belum juga dibayarkan. Kita harus menunggu
sampai kapan? Pihak perusahaan hanya janjijanji terus, kata Mashuri didampingi Ketua
Forum Masyarakat Terancam Lingkungan
Kalempar, Bunder, dan Ciromo (Formater
LKBC) Syaifulloh Asas.
Ditambahkan Syaifulloh, sejak penghitungan yang dilakukan oleh tim DPU Cilegon Juli
2011, pihak perusahaan berjanji akan membayarkannya. Harga tanahnya Rp 300 ribu
per meter. Untuk nilai bangunan dan lainnya
berbeda-beda sesuai kondisinya, ujarnya seraya mengaku telah berulangkali mengadukan
masalah ini ke Walikota.
Sutrisno, tim pembebasan tanah dari PT
Indoferro yang dikonfirmasi mengaku sudah
tidak tahu-menahu urusan tersebut. Waktu
pembebasannya memang saya yang mengurusi. Tapi sekarang sudah tidak tahu, itu urusan
manajemen, katanya yang dihubungi. Harry

DPRD: Kepri Pintu


Masuk Narkoba

Kepri, Metropolitan Pos


DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi
Kepulauan Riau, menyatakan, wilayah tersebut
sebagai pintu masuk narkoba dari luar negeri.
Setelah melihat beberapa kasus yang terjadi sejak tahun lalu hingga sekarang, kami
mengindikasikan Kepulauan Riau menjadi basis peredaran dan pendistribusian narkoba dari
dari dalam negeri maupun luar negeri, ungkap
Wakil Ketua DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Iskandarsyah, di Tanjungpinang, Minggu.
Kemarin sore, petugas Bea dan Cukai berhasil menangkap As, seorang kurir yang membawa heroin seberat 750 gram di Pelabuhan
Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang,
Provinsi Kepri. Heroin yang dibawa dari Malaysia itu diperkirakan senilai Rp3,75 miliar.
Itu menunjukan bahwa posisi Kepri sangat strategis sebagai wilayah transit narkoba,
ungkapnya. Selain penangkapan narkotika golongan I kemarin, beberapa pekan lalu, petugas
di Pelabuhan Tanjung Priok juga berhasil menangkap beberapa tersangka yang membawa
sabu-sabu dari Tanjungpinang seberat 2 kg.
Heroin yang dibawa tersangka As juga akan
dibawa ke Jakarta.
Kasus narkoba yang terungkap itu sudah
mengkhawatirkan. Tetapi kami lebih sangat
khawatir dengan kasus narkoba yang belum
terungkap, ujarnya.
Ia menyatakan, narkoba merupakan musuh
bersama, yang harus dilawan dan diberantas
tanpa tebang pilih. Tempat atau lokasi tempat
beredarnya narkoba harus ditutup segera.
Jangan sampai generasi penerus bangsa
semakin rusak karena narkoba, ujarnya.
Hal senada dikatakan Ketua Komisi I DPRD
Kepri, Sukhri Fahrial. Ia menambahkan, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara
komprehensif dan berkesinambungan.
Pemberantasan narkoba harus dilakukan
secara bersama oleh instansi yang berwenang,
tanpa tebang pilih. Siapapun pelakunya harus
ditangkap dan dihukum, ujarnya.
Menurut dia, narkoba sudah mengancam Kepri, karena hampir setiap pekan kasus
narkoba terungkap. Kasus narkoba harus diberantas sampai ke akar-akarnya, karena telah
merusak generasi muda. Junael

Kadinkes Kab. Tangerang


Terindikasi Rekayasa Data
Banten,Metropolitan Pos

olos kerja bertahun-tahun, pungli


biaya praktek, calon
Dokter-dokter dari FKUPH & Restribusi Perizinan Pelayanan Kesehatan, dan Penyelewengan
Dana Jamkesmas Anggaran 2008 - 2009 & 2010
oleh dr Shirley Ivonne
Moningkay MKes, yang
Dilaporkan ke KPK;
MASIH terkait dugaan penyelewengan Dana Jamkesmas di Kabupaten Tangerang oleh dr Shirley
Ivonne Moningkay MKes sebagai
Penanggungjawab Pengelola Program, sebelum digantikan oleh dr
Eta, terlihat jelas bagaimana oknum Kepala Dinas Kab Tangerang,
dr NI sangat melindungi kinerja
dr SM MKes. Dalam surat klarifikasi Kadinkes ke LSM CITRA
disebutkan bahwa, sisa Dana Jamkesmas Anggaran Tahun 2010
sebesar Rp 2.782.009.360,- (dua
miliar tujuh ratus delapan puluh
dua juta sembilan ribu tiga ratus
enam puluh rupiah) telah disetor
oleh masing-masing Puskesmas
melalui PT Kantor Pos Indonesia,
ke rekening Kementerian Kesehatan RI. Padahal, dari konfirmasi
sebelumnya dengan salah satu
pejabat berkompeten di sana,
berkali-kali dijelaskan bahwa sisa
dana Jamkesmas dimaksud, disetor melalui Dinas Kesehatan Kab
Tangerang oleh pejabat di sana,
ke rekening Kementerian Kesehatan. Jadi drg NI sampai berbohong
demi melindungi bawahannya.
Ada apa? Demikian pula jumlah
sisa Dana Jamkesmas Anggaran 2
tahun sebelumnya, menjadi simpang-siur. Di samping tidak ada
perinciannya, juga berbeda dengan laporan tertulis, yang pernah
diperlihatkan salah seorang staf
Kabagyankesga kepada beberapa
Wartawan dan Pengurus LSM
Menara. Sehingga sangat diragukan, apakah data yang diberikan

ke LSM Citra, benar valid? Dapat diketahui, bahwa masalah ini


terkait puluhan miliar hak Warga
Masyarakat Kab Tangerang yang
tidak mampu.
Apalagi karena pada tahun
yang sama, saat Anggaran Jamkesmas tidak terealisasi sampai
puluhan miliar rupiah, Pemkab
Tangerang pernah mengucurkan
dana sampai ratusan juta rupiah,
untuk penggantian biaya puluhan
pasien yang dirawat di RSU Kab
Tangerang, sesuai permintaan
direktur rumah sakit itu, dr MJN
Mamahit SpOG MARS, suami Menkes RI KIB 2 sekarang, sesuai data
yang diperoleh Wartawan.
Dapat pula diketahui, dr SIM
MKes oknum Kabagyankes ini
dulu bahkan pernah menjegal
drg NI MKes agar tidak diangkat
menjadi Kadinkes Kab Tangerang,
dengan alasan yang bersangkutan pada waktu itu hanyalah
dokter gigi. dr SIM MKes juga
terindikasi kuat pernah melakukan pendekatan kepada petinggi
Kab Tangerang agar dirinyalah
yang diangkat menjadi Direktur
RSU Balaraja yang baru berdiri
sekarang. Tidak sampai di situ,
dengan pe-de-nya dokter yang
suka selingkuh ini juga menerima
jabatan sebagai Anggota Majelis
Etik IDI. Belum lagi bahwa dengan
memanfaatkan jabatannya, yang
bersangkutan telah terdindikasi
kuat melakukan KKN terkait; Pengadaan Alat-alat Kesehatan di RSU
Balaraja Kab Tangerang. Kemudian membuat Kesepakatan MoU
dengan Pemda Kab Tangerang, sehingga RS Siloam yang merupakan
bagian dari FK-Universitas Pelita
Harapan tempatnya bertugas sebagai Pejabat Public Health dan
mengajar secara illegal, menjadi
rumah sakit rujukan para pasien
yang dibiayai Jamkesda, setelah
gagal merealisasikan rencananya
menjadi rujukan pasien yang dibiayai Jamkesmas. Padahal dilihat
dari lokasi keberadaan Rumah
Sakit Siloam, jelas-jelas sasarannya adalah pelayanan kesehatan
bagi orang-orang kelas menengah
ke atas di Komplek Lipo Karawaci
Tangerang. Juga melakukan pungli
terhadap para mahasiswa kedok-

teran dari FK-UPH, yang melakukan praktek palayanan di puskesmas-puskesmas Kab Tangerang,
dan terhadap pengeluaran izin
pembukaan tempat Praktek-praktek Bidan Bersalin, Klinik klinik,
dan RS Swasta.
Maka benarlah seperti ditegaskan Ketua MK, Mahfud MD; Orang
yang baik pun kalau memegang
kekuasaan akan terdorong untuk
korupsi. Sebab, meskipun secara
pribadi dia baik (sebutlah Soekarno
dan Soeharto), lingkungan kekuasaan di mana dia ada akan terus
mendorongnya untuk korup..
Jadi Patut pula dicurigai semua Administrasi terkait laporan penggunaan Jamkesmas yang
dilakukan dr SIM MKes selama
yang bersangkutan ditunjuk sebagai penanggungjawab program
Jamkesmas di Kab Tangerang,
karena ada seorang petugas dari
salah satu Puskesmas di Kab.
Tangerang menjelaskan kepada
narasumber,Setiap Dana Jamkesmas yang dikirim dari pusat
ke rekening-rekening Puskesmas
di Kab Tangerang, diperintahkan
oleh oknum dari Dinkes agar ditransfer 10 % ke rekening Dinas
Kesehatan Kab Tangerang. Sehingga semakin terindikasi kuat,
bahwa sistem administrasi yang
sudah baku, sengaja direkayasa
dengan membuat laporan fiktif.
Seperti dipaparkan Kompol
Slamet Pribadi; Dengan kehebatannya, sistem administrasi dijadikan sarana taktis untuk merekayasa sitem sedemikian rupa,
sehingga terdapat kesan window
dressing (kelihatan baik). Namun
sebenarnya di balik semuanya itu
banyak rekayasa, manipulasi, pemalsuan dokumen dll. Dia mengerti
sistem, tapi dia justru pintar mencari lubang jarum untuk mengelabui sistem adminstrasi. Perbuatannya berasal dari niat untuk
mendapatkan suatu kesempatan.
Selanjutnya Kompol Slamet
Pribadi menyarankan,
Produk administratip sebagai
hasil dari perbuatan administrasi
tersebut harus dilakukan penyitaan, karena berkaitan dengan
perbuatan penyelenggara negara
ketika menjalankan kegiatan ad-

ministrasinya. Dari situ terbaca


urutan tindak sebagai fakta hukum yang harus diungkap oleh
Penegak Hukum. Produk administratip adalah produk yang sensitif,
rawan berubah, maupun diubah,
oleh karena itu harus dilakukan
tindakan lebih cepat oleh Penegak
Hukum. Pelaku adalah orang yang
menguasai pekerjaanya, penegak
hukum baru tahu kemudian, namun tidak ada kejahatan yang
sempurna, selalu ada lubang yang
bisa diketemukan, meskipun memerlukan waktu untuk menemukan. Tindakan penyitaan adalah
tindakan pen
Terkait indikasi berbagai pelanggaran peraturan/hukum yang
dilakukan dr SIM MKes selama
menjabat sebagai Kabagyankes,
baik ketika diberi wewenang sebagai penanggungjawab Dana
Jamkesmas, maupun setelah dicopot wewenangnya di Dinkes Kab
Tangerang, beberapa kali Wartawan dan Pengurus LSM hendak
mengkonfirmasi yang bersangkutan di kantornya. Ternyata dr SIM
MKes, oknum Kabagyankes Dinkes
Kab Tangerang itu sering tidak berada di kantor. Kalau pun ada yang
bersangkutan tidak pernah bersedia dikonfimasi. Sebaliknya drg NI
L.MKes sebagai Kepala Dinkes Kab
Tangerang yang selalu memberi
keterangan kepada Wartawan.
Tarakhir melalui surat tertanggal
09 Nobvember 2011, yang dikirim
ke LSM Citra DPD Prov.Banten.
Sayangnya isi surat dengan
No. 440/6674/Dinkes itu sama
persis dengan keterangan beliau
sebelumnya saat dikonfirmasi
langsung. Di samping tidak dapat
dijadikan acuan yang sesungguhnya - karena hanya memaparkan
hitung-hitungan Dana Jamkesmas
secara global di Kab Tangerang.
Tidak disertai bukti-bukti penyaluran/penggunaan dana dimaksud. Beberapa permasalahan yang
ditanyakan Pengurus LSM Citra
lainnya lainnya juga tidak dijawab.
Malah mengharapkan pengurus
LSM Citra agar lebih cermat mengumpulkan data. Jadi timbul pertanyaan, apakah isi dalam surat
itu sudah memaparkan data yang
sesungguhnya?. syahri

Petani Rotan Kotim Ancam Babat Hutan


Kalteng, Metropolitan Pos
PETANI rotan Kabupaten Kotawaringin
Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mengancam akan membabat seluruh hutan yang menjadi tempat budidaya tanaman rotan.
Pemusnahan hutan tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan petani rotan terhadap pemerintah pusat yang memberlakukan
larangan ekspor rotan mentah dan setengah
jadi, kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotim,
Dirhamsyah di Sampit, Selasa.
Sejak dikeluarnya peraturan penghentian
sementara ekspor rotan tersebut harga rotan
anjlok dan mengakibatkan petani mengalami
kerugian.
Petani rotan juga sangat keberatan dengan
pemerintah pusat yang selama ini menganggap
rotan di Kotim merupakan hasil hutan ikutan
dan bukan hasil budidaya.
Hutan dan tanaman rotan tersebut dimusnahkan akan diganti dengan tanaman kelapa sawit, karena petani menganggap tanaman rotan tidak bisa lagi menghasilkan uang.
Menurut Dirhamsyah, tindakan yang akan
dilakukan petani rotan Kotim merupakan

sebuah ancaman besar bagi Indonesia karena


selain akan berkurangnya produksi rotan juga
akan kehilangan prodok unggulan, yakni rotan.
Selama ini produksi rotan petani Kotim sudah dikenal oleh dunia Internasional terutama
Hongkong.
Kami harap pemerintah pusat bisa menanggapi dengan serius ancaman para petani
dan dapat mempertimbangkan dan meninjau
kembali kebijakan penghentian sementara
ekspor rotan mentah dan setengah jadi serta
menghapus anggapan bahwa rotan adalah hasil hutan ikutan, katanya.
Kelestarian hutan di Kotim sangat terancam apabila tidak segera ada kebijakan khusus
dari pemerintah pusat terhadap hasil produksi
rotan.
Alih fungsi hutan dan tanaman rotan menjadi perkebunan kelapa sawit tersebut bisa
benar-benar terjadi sebab sejumlah investor
telah menyatakan kesiapannya untuk membiayai para petani tersebut.
Kehancuran juga mengancam kawasan
hutan yang masuk dalam program Reducing

Emission from Deforestation and Forest Degradation (REDD-plus) di Desa Terantang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotim seluas 70
ribu hektare. Suparto

SAMBUNGAN

EDISI: 023/THN I/SENIN 13 - 26 FEBRUARI 2012

Dari halaman1....................................................................................................Angelina
Angelina yang juga Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR ini disangka melanggar Pasal 5 Ayat (2) atau Pasal
11 atau Pasal 12 huruf a UU
Pemberantasan Tindak Pidana
Korupsi. Dengan ancaman pidana penjara paling lama 20
tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.
Pihaknya yakin dengan
penetapan tersangka AS ini
akan menjadi pintu masuk
lembaganya untuk mengusut
lebih jauh keterlibatan pihak
lain. Abraham menjelaskan,
penahanan terhadap AS belum
diperlukan dalam waktu dekat
ini. Ia berjanji akan menahan
politisi Partai Demokrat itu
apabila berkas perkaranya sudah akan lengkap.
(Penahanan) Kita menunggu agar berkasnya rampung
agar tidak timbul yang bersangkutan bebas demi hukum.

Tersangka
Sementara itu Pengamat
komunikasi politik Tjipta
Lesmana menegaskan Ketua
Umum DPP Partai Demokrat
Anas Urbaningrum mestinya sudah menjadi tersangka
sebelum Angelina Sondakh.
Dalami saja siapa-siapa
yang bawa mobil boks yang
berisi duit ke Bandung pada
Kongres PD di Bandung. Lalu
dalami siapa ketua besar, bos
besar. Ditambah keterangan
saksi, beres, ujar Tjipta.
Tjipta juga mengatakan,
terlalu banyak kesalahan
yang dilakukan SBY. Terakhir,
SBY membuat pernyataan
yang mengatakan tidak akan
menonaktifkan Anas Urbaningrum.
Itu kesalahan besar yang
dilakukan oleh SBY. Kenapa demikian? Karena, dari keterangan saksi-saksi dipersidangan

jelas mengatakan Anas terlibat


sangat dalam dalam perkara
Nazarudin, ujarnya.
Tjipta menambahkan, saksi-saksi telah memberikan kesaksian yang jelas dan terang
benderang soal keterlibatan
Anas dalam kasus Nazarudin.
Tjipta menyakini KPK dihadapkan pada tekanan-tekanan yang begitu besar dalam

sia tahun 2004. Meskipun demikian, penangkapan Nunun


dan penetapan Miranda sebagai tersangka tetap menyisakan pertanyaan besar. Siapa
cukong cek perjalanan itu?
Duit siapa yang dipakai untuk
membeli 480 lembar cek perjalanan senilai Rp 24 miliar
yang mengalir ke anggota DPR
1999-2004?

Sementara Agus Condro,


salah satu terpidana kasus ini
yang sudah bebas, mengatakan, tidak masuk akal jika uang
itu milik Miranda. Gaji Miranda sebagai Deputi Gubernur BI
selama lima tahun tak cukup
untuk membeli cek-cek itu.
Kalau dari penghasilan, tak
mungkin, pasti menombok,
ujarnya. Jenri

SBY malah menganggap


merosotnya citra PD di mata
rakyat hanyalah ulah para kadernya belaka, kata Yusril, da-

lam keterangan tertulis yang


diterima VIVAnews, Minggu, 5
Februari 2012.
Dalam penilaian Yusril,

Jakarta Timur.
Dalam hal ini pembangunan terminal tersebut sesuai
hasil pekerjaan terpantau dilapangan, bahwa pembangunan
konstruksinya sudah mencapai 70 persen.
Pembangunan
terminal
Pulo Gebang ini sesuai kontrak
pelaksanaan pembangunannya
akan berakhir pada bulan Oktober 2012.
Sesuai perkembangan pembangunan tersebut telah sesuai
kebutuhan saat ini, sebab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
melalui Suku dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta
Timur sudah sangat tepat untuk
mengantisipasi perkembangan
dan kebutuhan masyarakat
pengguna angkutan umum, baik
untuk warga Jakarta, maupun
luar Jakarta hingga angkutan
antar provinsi.
PembangunanterminalPulo
Gebang diharapkan dapat selesai tepat waktu pada bulan oktober 2012 mendatang,karena
sudah di tunggu untuk kelanjutan Bus Transjakarta koridor
XI yang saat ini dari Kampung
Melayu hingga Walikota Jakarta Timur, pembangunan akses
tembus untuk Bus Transjakarta koridor XI nanti akan sampai
ke terminal Pulo Gebang.
Menurut rencana akan
mulai beroperasi pada bulan
Desember 2012, seperti, yang
dikatakan Kepala Seksi Fasili-

tasi pendukung Dinas Perhubungan DKI, Erna Yuni, di


Jakarta beberapa waktu lalu.
Terminal Pulo Gebang akan
menjadi terminal modern dan
terminal terpadu, sangat berbeda dari terminal yang sudah
ada di Jakarta saat ini.
Bus antar provinsi akan
langsung masuk lewat jalan tol,
dan sangat strategis untuk mengurangi kemacetan, sehingga
pembangunan Terminal Pulo
Gebang menjadi prioritas utama,
Pemerintah propinsi DKI Jakarta
karena letaknya yang ideal dan
berada di pinggir JORR.
Sehingga semua bis akan
melaju cepat dan tidak mengalami kemacetan lagi khusus
angkutan dalam kota Jakarta.
Dilain tempat, Kementerian Pekerjaan Umum sudah
memberikan persetujuan terhadap desain terminal Pulo
Gebang,sehingga terminal tersebut dapat dilaksanakan pembangunannya. Sebelumnya ada
rencana perubahan desain dari
Kementerian Perhubungan, sebagaimana yang dikatakan,Wakil
Kepala Dinas Perhubungan,
Riza Hasyim, pekan lalu.
Namun, Gubernur DKI
Jakarta, DR Ing Fauzi Bowo
mengatakan akan menyurati
Kementerian
Perhubungan
untuk mengeluarkan izin,
pembukaan akses ke jalan tool
(JORR),tambahnya.
Jenri/Hotdiman.

kasus yang melibatkan sejumlah kader Demokrat bukanlah


kasus biasa. Karena yang terlibat merupakan petinggi partai. Mereka adalah pimpinan
teras partai, yang jumlahya
bukan hanya satu-dua orang
saja, ucap Yusril.
Tak hanya itu, Yusril pun
merasa wajar jika orang bertanya-tanya apakah kasus ini
melibatkan kekuasaan. Karena

Demokrat merupakan partai pemenang pemilu, yang berkuasa


di parlemen dan berhasil mengantar SBY sebagai presiden.
Menjadi pertanyaan bagi
saya: apakah ini memang sekedar ulah kader, ataukah korupsi ini telah menjadi sistemik
dan terstruktur melalui PD
yang menguasai pemerintah
dan badan-badan perwakilan? kata Yusril. Jenri

Namun sejak dua tahun terakhir ini


baru dialokasikan dana Rp5 miliar
untuk pembangunan jembatan,
kata, Budi.
Menurutnya, anggaran sebesar
Rp5 miliar itu belum bisa menutupi kekurangan untuk membangun
jembatan. Pasalnya keuangan milik pemerintah masih belum mencukupi untuk menutupi kekurangan senilai Rp35 miliar itu.
Agar pembangunan beragam
poryek di Ketapang denga nilai
yang tidak sedikit itu bisa segera
terealisasi, Budi mengatakan bahwa mulai tahun 2012 ini, pihaknya
akan menggunakan sistem multiyears atau tahun jamak, untuk
pembangunan. Tujuannya agar
penganggaran pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan,
sehingga pemerintah tak lagi sibuk

menganggarkannya setiap tahun.


Di samping itu para kontraktor
juga akan dapat terus-menerus
bekerja, menyelesaikan pembanguna proyek, ucapnya.
Dengan menerapakan sistem
tersebut, menurutnya, semua pembangunan akan menjadi satu kesatuan, misalnya, untuk ruas jalan
Pelang Tumbang Titi pun menggunakan sistem multiyears senilai
Rp300 miliar. Kemudian pada ruas
jalan Pesaguan Kendawangan.
Maka perlakuan yang sama juga
diharapkan pada pengerjaan Jembatan Mensubuk.
Selain itu juag Budi, menjelaskan, dengan ditetapkannya anggaran untuk sebuah multiyears,
kontraktor juga akan bekerja
sesuai dana yang sudah dipatok
tersebut, sebagai langkah antisi-

utara Pelabuhan Batuampar


hanya 350 meter dan akan
ditambah 660 meter sehingga
nantinya menjadi 1.010 meter.
Proyek multiyears ini dijadwalkan selesai pada 2014
dengan total anggaran sebesar
Rp366 miliar dari anggaran
pendapatan dan belanja negara (APBN).
Tahapannya, tahun pertama
(2012) sebesar Rp63,7 miliar,
tahun 2013 sebesar Rp200
miliar dan tahun 2014 sebesar
Rp102,3 miliar. Penambahan
kapasitas dermaga ini sebagai
antisipasi terhadap makin pa-

datnya arus lalu lintas barang


di pelabuhan tersebut.
Bahkan, saat ini arus barang di Pelabuhan Batuampar
sudah kelebihan kapasitas,
di mana kapasitas pelabuhan
hanya 200 ribu TEUs (twenty
feet equivalent units) namun
saat ini arus barang (kontainer) yang masuk melalui
Pelabuhan Batuampar mencapai 350 ribu TEUs.
Dengan penambahan kapasitas dermaga ini, nantinya kapasita pelabuhan menjadi 400
ribu sampai 600 ribu TEUs,
kata Djoko. Junael Marbun

menghadapai persioalan kasus Wisma atlet dan Bank Century. Tapi menurut Tjipta, KPK
tidak boleh kendur. Karena,
dua lembaga penegak hukum
di negeri ini masih tidak bisa
diharapkan.
Saya masih menyakini
KPK masih bisa bekerja sesuai
dengan bidang tugasnya, kata
Tjipta lagi. Tim

Dari halaman1.................................Travel

Dari halaman1..........................................................................................................Yusril

Dari halaman1.............................Terminal

Dari halaman1.........................Pelabuhan

11

Dari halaman1.................................Shinta
dibanding pemain gondang batak
toba lainnya yang sering ditonton.
Hal ini membuat para simpatik atau penonton dan sponsor
dalam pagelaran Kosba Toba, Gondang Batak, di Anjungan Sumatra
Utara TMII, Rabu, (8/2), ikut tertarik melirik ayunan Gondang
Batak Toba dengan alat musik
kolaborasi dan dapat dirasakan
yang dimainkan Shinta.
Shinta Simamora, dengan usia
dini, kini akan meneruskan warisan leluhur orang Batak di seluruh persada maupun wisatawan
mancanegara cinta orang Batak
dengan musik Gondang Batak.
Khususnya di dunia senibudaya Batak Toba, Shinta Simamora
akan bangkit meneruskan generasi muda di Nusantara berbakat
seniman gondang batak yang selama ini telah bergeser ke musik.
Kosba Toba, akan mempromosikan adegan yang dibawakan
sesuai senibudaya Batak Toba
dengan alat kolaborasi, seperti,
Gondang, Seruling, Kecapi, Guitar,
serta alat tiup lainnya.
Dengan wajah kecantikan
Shinta Simamora, generasi dini
orang Batak, tidak mau kalah dengan artis lain di Ibukota.
Inilah bedanya, dibanding artis lain di ibukota, dia mempunyai
bakat luar biasa dalam memainkan Gondang Batak yang digelar di
Anjungan Sumatra Utara, TMII.
Artis Ibukota lainnya bisa kalah, karena tidak memiliki bakat
memainkan alat alat musik dahulukala yang sudah dilupakan, namun Shinta Simamora akan membawakan Bangso Batak Toba cinta
Gondang Batak berkibar kembali

di Nusantara ini yang pagelarannya sudah di kalenderkan di TMII,


Anjungan Sumatra Utara.
Shinta Simamora Cs dalam
usia mudanya akan terus menggalang semangat bagi pecinta
Gondang Batak khususnya orang
tua penggemar Gondang Batak.
Gondang Batak Toba, dengan
Komunitas Seniman Batak Toba
(KOSBA TOBA) yang berdiri di Jakarta, pada tanggal 14 September
tahun 2011 dan diresmikan di
Anjungan Sumatera Utara, Rumah
Adat Batak Toba di Taman Mini
Indonesia Indah (TMII), Rabu,(
8/2/2012).
Ini merupakan suatu upaya
dari beberapa tokoh Batak Toba
yang ingin memberikan semangat dan dorongan agar seniman
Batak dapat tetap lestari dan bertahan terus serta tidak dilupakan
sesuai perkembangan jaman yang
bergeser kearah musik.
Tujuan, Kosba Batak Toba,
untuk melestarikan Senibudaya
Batak Toba, yang sekarang ini
sudah digalakkan di TMII, Kosba
Batak Toba sudah membina generasi muda, mulai dari penyanyi
hingga semua yang punya talenta
di berbagai alat musik, seperti,
Gondang, Kecapi, Seruling, Uninguningan, Tor-tor, dan lain sebagainya.
Dalam hal ini menunjukkan
keistimewaan alat musik khas asli
Batak, sekaligus untuk menunjukkan kepada masyarakat batak
dan dunia bahwa seniman batak
akan dapat bertahan dan tetap
eksis dari persaingan dan kemajuan yang telah banyak mengikuti
musik modern. Rinaldi

Dari halaman1..................................................................................................Jembatan
pasi keterbatasan APBD.
Tak menunggu penganggaran
lagi, dipatok anggaran, kontraktor
akan kerjakan. Kalau tidak, akan
dibahas tahun depan lagi. Dengan multiyears kan kontraktor
mengerjakan lebih dulu, kemudian seberapa besar pekerjaan baru
dibayar pemerintah, kata Budi.
Pembahasan
pembangunan
Jembatan Mensubuk telah dilakukan
pada Desember 2010, namun kenyataanya hingga sekarang jembatan
tersebut belum juga ada tanda-tanda
akan dibangunya sebuah jembatan di
daerah tersebut, keluhnya.
Menurut Budi, seharusnya
pada 2011 lalu jembatan tersebut
sudah terealisasikan meskipun
tidak sepenuhnya selesai. Realisasi pembangungan jembatan
tersebut dinilainya sangat pent-

ing. Pasalnya melalui jembatan


itulah alternatif memperpendek
jarak menuju Kecamatan Nanga
Tayap, maupun Pemahan.
Saya dan seluruh masyarakat
Desa Sungai Awan Kiri dan Desa
Tanjung Pura sangat mendambakan terealisasinya pembangunan
jembatan itu, kata, Budi.
Jika Jembatan Mensubuk telah
dibangun, maka hubungan dengan
kecamatan lainnya seperti Kecamatan Sungai Laur, Sandai, Hulu
Sungai, Simpang Hulu, Simpang
Dua, maupun dengan Kecamatan
Tumbang Titi, Sungai Melayu, dan
lainnya yang semakin dekat. Saya
yakin dengan terelisainya pembangunan jembatan ini, maka perekonomian masyarakat akan mengalami perubahan ke arah yang lebih
baik, cetus, Budi. Suparto

Sambungan Dari halaman1.................................................................................Kasudin


Kepala Suku dinas Perumahan dan Gedung Jakpus, Drs Asbarani, ketika di konfirmasi sesuai
surat Metropolitan Pos, dengan
surat No.57/SK/MP/E-1/2012,
tanggal 19 Januari 2012, yang diterima staf Tata Usaha, Tuti, yang
sudah pensiun, tapi masih bekerja di instansi tersebut, hingga
berita ini diturunkan, Kepala
Sudin Perumahan dan Gedung
Pemda Kota Administrasi Jakarta
Pusat, Drs Asbarani, belum bisa
menjelaskan, dan selalu tidak
berada ditempat.
Informasi yang diperoleh
Metropolitan Pos, banyak perusahaan yang tidak jelas pelaksananya setiap proyek yang dikerjakan, selain itu perusahaan
pelaksananya diduga hanya
dibayar Fee sebesar 10 persen
sampai 20 persen.
Untuk hal ini Tipikor Polda
Metro Jaya, sudah saatnya serius
mengusut tuntas perusahaan
tersebut bersama Kepala Suku
dinas Perumahan dan Gedung
Pemda Kota Administrasi Jakarta Pusat, Drs Asbarani di duga
korupsi kolusi dan nepotisme.

Pejabat Sudin Perumahan dan


Gedung Pemda Kota Administrasi
Jakarta Pusat, diduga ikut jadi
pemborong dengan meminjamkan perusahaan saja.
Selain itu, setiap perbaikan
saluran warga dikerjakan tidak
sesuai dengan anggaran yang di
ajukan dalam billy quantity, baik
itu volume dan bobot pekerjaan. Setiap pekerjaan tidak ada
ditemukan bedeng atau papan
proyek perusahaan pelaksana.
Setiap Direktur Utama perusahaan yang terlibat melaksanakan proyek di Sudin Perumahan
dan Gedung Pemda Jakarta Pusat
harus diusut tuntas juga. LSM
akan demo ke Tipikor bila tidak
diperiksa dengan serius, cetus,
Sekjend.
Adapun pekerjaan yang tidak
beres, Seperti, perbaikan saluran lingkungan permukiman
saluran jalan orang RW 05 Kelurahan Karet Tengsin Pekerjaan
konstruksi dengan pagu, sebesar
Rp470.400.000,- dengan pelaksana pemenang Anggadita Teguh
Putra, jalan Kebon Sirih Timur
Dalam No 28 Kelurahan Kebon

Sirih Kecamatan Menteng, Jakarta


Pusat, dicurigain perusahaannya,
perbaikan prasarana lingkungan
permukiman saluran jalan orang
RW 08 Kelurahan Pegangsaan
pekerjaan konstruksi dengan pagu
sebesar Rp898.800.000,- dengan
pelaksana CV Lajur Sejahtera,
jalan Raya Penggilingan komp PIK
Blok D No 6, perbaikan prasarana
lingkungan permukiman saluran
jalan orang RW 04 Kelurahan Kebon Sirih pekerjaan konstruksi
sebesar Rp949.200.000,- dengan
pelaksana CV Danau Toba Indah,
jalan MHT KP Besar Cipinang
Besar Selatan, Jakarta Timur,
perbaikan sarana lingkungan pemukiman saluran jalan orang RW
07, 08 Kelurahan Karang Anyar,
pekerjaan konstruksi dengan pagu
sebesar Rp798.000.000,-dengan
pelaksana Geminka Mandiri, jalan
Kebon sirih Timur Dalam No 28
Kelurahan Kebon Sirih Kecamatan
Menteng, Jakpus, perbaikan prasarana lingkungan permukiman saluran jalan orang RW 03 Kelurahan Mangga Dua Selatan pekerjaan
konstruksi dengan pagu sebesar
Rp394.800.000,-dengan
pelak-

sana CV lajur Sejahtera, jalan Raya


Penggilingan Komp PIK Blok D No
6, perbaikan sarana lingkungan
pemukiman saluran jalan orang
Gg XV RW 05 Kelurahan Kramat
pekerjaan konstruksi pagu sebesar Rp596.400.000,-dengan pelaksana CV Kristahas Mulia, jalan
percetakan Negara No 27 C Rt 23/
007 Kelurahan Johar Baru, Jakarta
Pusat, perbaikan prasarana lingkungan permukiman saluran jalan
orang RW 01 Kelurahan Menteng
pekerjaan konstruksi dengan
pagu sebesar Rp949.200.000,pelaksana Takashita hobashi,
jalan Komplek pertokoan pulo
mas Blok II No 1, jalan Perintis Kemerdekaan Pulo Gadung, perbaikan sarana lingkungan pemukiman saluran jalan orang Gg VI RW
05 Kelurahan Kramat pekerjaan
konstruksi dengan pagu sebesar
Rp798.000.000,-pelaksana
CV
Kristahas Mulia, jalan percetakan
Negara No 27 C Rt 023 / 007 Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat.
Semua proyek tidak sesuai biaya
yang di ajukan dalam data billy
quantity, hanya direkayasa dan dimanipulasi. Paris

12

ANDA PUNYA BAKAT JURNALIS?

nEDISI: 023/Thn I/Senin 13 - 26 Februari 2012

Informasi Aspirasi Rakyat

Hal 12

Senin 13 - 26 Februari 2012

membuka peluang anda menjadi jurnalis sejati. kirimkan biodata anda


ke Alamat Redaksi atau hubungi Telp: 021-3190 2301, 0813 1533 8511

Sanksi Jaksa Nakal Terlalu Ringan

Jaksa Jufrizal Peras


Pejabat DPU Pemkot
Batam Rp200 Juta

Segenap Pimpinan
&
Karyawan
Surat Kabar Umum

Informasi Aspirasi Rakyat

Mengucapkan

Selamat Hari Jadi

Pers Nasional
Ke-27

Rizky F

Jufrizal

Filpan

Batam, Metropolitan Pos


Jaksa pemeras sanksinya terlalu ringan,
khusunya untuk jaksa yang terindikasi menerima suap atau memeras dinilai masih terlampau ringan dan sama sekali tidak menimbulkan efek jera. Dalam hal inilah penyebab
kasus pemerasan oleh jaksa selalu muncul.
Jaksa Jufrizal, Jaksa Pidana Khusus di Kejaksaan Negeri Batam, terbukti peras pejabat Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kota
Batam sebesar Rp200 juta terkait proyek batu
miring di Sekupang, Batam.
Ketua Harian Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia, Hasril Hertanto, Jumat (3/2)
di Jakarta, menjelaskan Jaksa Nakal sulit dihukum berat karena jaksa masih tergolong
sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Karena
tergolong sebagai PNS, pemberian sanksi
harus berpatokan pada PP No. 53 Tahun 2010
tentang Disiplin PNS. Padahal sebagai penegak hukum , sanski yang dikenakan kepada
jaksa seharusnya lebih berat dariapada PNS
umumnya. Sanksi untuk jaksa yang terindikasi menerima suap atau memeras seharusnya
adalah pemecatan dan dipidanakan.
Ketua Komisi Kejaksaan Halius Hosen menyarankan Pimpinan Kejaksaan Agung memberikan sanski yang lebih berat sebagai terapi, bagi jaksa-jaksa lainnya. Kasus pemerasan
oleh jaksa yang terus terjadi merupakan indikasi bahwa sanksinya selama ini diberikan
sudah tidak menimbulkan efek jera.
Halius juga berpendapat agar pengenaan
sanski tidak hanya dikenakan kepada jaksa
yang berbuat tercela, tetapi juga pada atasannya. Ini dilakukan agar pengawasan melekat
menjadi optimal.
Seperti diberitakan, jaksa berinisial J ditangkap Polisi Polda Kepulauan Riau karena
diduga memeras pegawai Dinas Pekerjaan
Umum Pemerintah Kota Batam seniali Rp
200 Juta. Pemerasan dilakukan terkait proyek
batu miring di Sekupang, Batam, yang nilainya tidak sesuai dengan peruntukannya.
Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan,
Marwan Effendi mengatakan kepada wartawan, belum mendapatkan informasi yang
pasti mengenai kasus pemerasan yang dilakukan jaksa di Batam. q junael

STOP PERS
Surat Kabar Umum

Informasi Aspirasi Rakyat

Pemimpin Umum
Parel N, SE, MM

Pemimpin Redaksi
Jenri

Bersama ini kami informasikan bahwa


nama-nama dibawah ini sudah tidak
lagi Wartawan Metropolitan Pos.

1. Bernad H, Batam
2. Muhammad Furqon, Jakarta
3. Achmad Sugiharianto, Jakarta
4. Regan Purba, Jakarta
5. Malino Sianipar, Jakarta