Anda di halaman 1dari 39

SOSIOLOGI KESEHATAN

HIGH MORAL & ETHICAL CONDUCT OF EMPOWERMENT. HOLISTIC CARE GIVER LIFE LONG, CRITICAL AND OPEN MIND LEARNER PROFESIONAL AND TEAM LEADER INFORMATION MANAGER AND COMMUNICATOR

SARJANA KESEHATAN MASYARAKAT


Lulusan SKM = tenaga kesehatan = dokter, perawat, dan paramedis lain Penanganan dokter bertanggungjawab lebih pada kesehatan individu ; SKM lebih ke kesehatan komunitas Pendidikan SKM juga terdapat pendidikan profesi yang pada tahun ini akan dibuka di Unair dan Undip

Tenaga kesehatan sangat perlu untuk memahami masyarakat secara utuh, yaitu melihat sosok pasien secara holistik (DR. Omas Bulan Rajagukguk) Faktor sosial budaya penting untuk dipahami, terutama ketika kita berbicara tentang standar kompetensi dokter yang memerlukan pemahaman sosial budaya seperti didalam hal komunikasi dengan pasien, keluarga pasien dan masyarakatnya, melakukan identifikasi perilaku dan gaya hidup serta pendidikan kesehatan dalam rangka melakukan promosi kesehatan pada masyarakat (Prof. Dr. Lukman Hakim M, SpPD) Pemahaman ilmu scientific adalah explaining, seperti ilmu

MENURUT PAKAR

kedokteran yang bersifat kausalitas, sementara dalam ilmu humaniora adalah pemahaman, seperti ilmu sosial yang bersifat pemaknaan. Pemahaman sama dengan empati
dimana kita selalu mengguna- kan perspektif subyek yang dilayani. Menangkap gejala dengan pola understanding menjadi penting karena manusia itu merupakan kesatuan bio-psycho-socio-cultural, sehingga dokter memang dipersiapkan untuk bisa melakukan proses pemahaman tadi (DR. Siti Oemijati Djajanegara)

Sebenarnya dokter untuk pelayanan primer adalah penting

sosial budaya menjadi sangat penting pula untuk memahami masyarakat sehingga pelayanan kesehatan dapat lebih berkualitas. Jadi kalau di program ini Saudara kebingungan itu adalah sebuah awal untuk sebuah proses pemahaman. (Dr. Siti Oetarini Sriwidodo, SpPA) "Cara pandang kita terhadap realitas tidak pernah utuh. Namun kita seharusnya berupaya sedapat mungkin mendekati keutuhan itu. Oleh karena itu kita selalu membutuhkan pengetahuan, cara pandang, dan pendekatan lain agar kita semakin lengkap dalam memahami realitas. Pendekatan sosial budaya mengenai kesehatan adalah salah satu dari cara pandang yang memperkaya pengetahuan dan nilai-nilai kita agar kita mampu memahami manusia dan kesehatan sebagai kesatuan yang mendekati keutuhan itu. Semoga kita menjadi semakin arif." (Prof. DR. Achmad Fedyani Saifuddin) Pemahaman kita atas realitas sosial yang terpenting dan utama bukan faktornya tetapi adalah prosesnya. Dalam proses tadi bukan hanya menggambarkan perilaku tetapi menggambarkan pula hal-hal yang terkait dengan perilaku seperti sistem kepercayaan, nilai dan norma-norma. Kebudayaan bukan hanya adat istiadat maupun mitos. Kebudayaan dalam konteks kesehatan adalah aspek ideal dari perilaku, persepsi, kepercayaan, nilai, norma, aturan, pengetahuan dan pengalaman-pengalaman yang ada dari sekelompok masyarakat. (DR. Iwan Tjitradjaja)

dan menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat dengan pendekatan dokter keluarga, sehingga masalah faktor

Kesehatan reproduksi tidak terlepas dari masalah sosial budaya, karena berbicara masalah reproduksi terlibat dua manusia yaitu perempuan dan laki-laki atau pasangan homoseksual; keduanya merupakan konstruksi sosial yang dapat menimbulkan masalah karena adanya relasi yang bisa bermuatan ketimpangan-ketimpangan tertentu, misalnya dalam masyarakat dimana otoritas dipegang oleh kaum lakilaki (Atas Hendartini Habsyah, MA) Komunikasi pada prinsipnya tidak saja dapat dilakukan secara verbal, tetapi juga non verbal, sehingga seorang praktisi seperti dokter harus memperhatikan dan menangkap pesan yang tidak dikatakannya. Kemampuan komunikasi seseorang untuk menggali akar masalah dalam masyarakat diam diperlukan kecerdasan untuk menangkap simbol, dimana simbol tersebut berkaitan erat dengan persoalan sosial budaya. (DR. Ibnu Hamad)

REALITAS SOSIAL yg DIAMATI

Kuantitatif Kerangka Interpretasi

REALITAS SOSIAL

PENELITI

REALITAS yg DIALAMI
REALITAS yg DICERITAKA N Kualitatif Kerangka interpretasi

PARADIGMA
Suatu cara pandang besar yang mengandung perspektif, pendekatan-pendekatan metodologi dan teori-teori. Paradigma itu harus dievaluasi didalam paradigma itu sendiri. Paradigma itu tidak bisa digabung dengan paradigma lain

Faktor Sos-Bud

Masalah2 Kesehatan

Metode memperoleh informasi yang utama :


Pengamatan Wawancara Tool, Quesioner Study dokumentasi

SOSIOLOGI KESEHATAN

Pengertian sosiologi : Sosiologi berasal dari kata latin, socius berarti kawan. Kata yunani Logos berarti kata atau berbicara sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat. Auguste Comte (abad 19) yang pertama memberikan nama sosiologi. Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antar manusia dengan kelompoknya ( Roucek & Waren, 1962) Sosiologi atau ilmu masyarakat adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses sosial termasuk perubahan sosial (Selo Sumardjan,1974) Sosiologi adalah suatu cabang ilmu pengetahuan yang mengembangkan pengetahuan mengenai cara berlangsungnya kehidupan suatu sistem sosial (Muzaham,1995)

Sosiologi yang memusatkan perhatiannya pada masalah kesehatan yang merupakan problem yang terjadi pada semua lapisan masyarakat Penerapan teori-teori sosiologi terhadap masalah-masalah kesehatan (Soeryono Soekamto, 1990) Ruang Lingkup Sosiologi : Sosiologi Pendidikan ~ Sosiologi Politik Sosiologi Keluarga ~ Sosiologi Agama Sosiologi Kesehatan ~ Sosiologi Kriminal Sosiologi Ekonomi ~ Sosiologi Pedesaan & Perkotaan

PENGERTIAN KESEHATAN Menurut WHO Sehat adalah segala bentuk kesehatan badan, rohani/mental dan bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit, cacat atau kelemahan-kelemahan Menurut UU No.23 tahun 1992 Sehat adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan seseorang untuk hidup secara sosial dan ekonomi

SOSIOLOGI DALAM KESEHATAN

SOSIOLOGI KESEHATAN

BIDANG PENEKANAN
Ekologi & Etiologi Peny.

Mencari macam2 mslh kesehatan berdasarkan data/pengalaman empiris & riwayat pengobatan pasien. Hubungan antara faktor2 sosial dgn penyakit contoh : Merokok dan kanker

Pemanfaatan tenaga profesional dalam menangani penyakit Optimalisasi kesehatan Perilaku personil bidang kesehatan Rekruitmen pers.Kesht Pelatihan pers.Kesht Hub. Dokter dengan tenaga profesional kes.Lain Pembangunan Kesmas.

SOSIOLOGI DALAM KESEHATAN BIDANG PEMBAHASAN


Merupakan aplikasi konsep, pengetahuan dan teknik sosiologi u/ menjelaskan masalah2 sosial psikologi dlm dunia kesehatan. Contoh : Pengetahun sosiologi melengkapi pengetahuan medis u/ mennemukan pemecahan masalah medis. Studi yg dilaksanakan adalah studi terapan bersama.

SOSIOLOGI KESEHATAN

Merpkn pmslhn a/

pokok bahasan sbg bag. dr sos profesi & sos orgns Topik yg relevan mencakup perekrutan, pelatihan & penataan profesi medis serta hub dg agen external Studi-studi yg dilaksanakan sesuai dg sosiologi tradisional

PERILAKU KESEHATAN
Masalah kesmas - 2 aspek 1. fisik sarana / prasarana 2. non fisik / perilaku pengaruhnya besar thd status kes individu/ masy. Perilaku - stimulus dari luar respon individu thd stimulus dari luar/ dalam Interaksi manusia dengan lingkungan Bentuk : - pengetahuan - sikap - tindakan Aktif - tindakan (dapat dilihat) Pasif - berfikir , pendapat, bersikap, pengetahuan ,motivasi,persepsi (tidak tampak)

Segala bentuk pengalaman dan interaksi individu dg Lingkungannya (yg menyangkut pengetahuan dan tindakan yg berhubungan dg kesehatan) BLOOM 1. Kognitif (kesadaran/pengetahuan) 2. Afektif (emosi) 3. Psikomotor (tindakan) SIKAP kecenderungan utk berespon thd orang obyek atau situasi tertentu bisa negatif / positif . Sikap tidak sama dg perilaku perilaku tidak selalu mencerminkan sikap (contoh???)

INDIVIDU DAN MASYARAKAT Manusia menjadi satu kesatuan dg masy -- interaksi sosial spy tetap eksis Kelompok terkecil yg paling dekat dg kehidupan individu keluarga
Masyarakat : Sekelompok orang yg memiliki identitas sendiri dan mendiami wilayah atau daerah tertentu Motivasi salah satu aspek yang ikut menentukan perilaku individu dlm masyarakat. Timbul karena adanya kebutuhan / keinginan Merupakan satu dorongan

Ilmu Perilaku Hub.nya dg Kesehatan Ilmu Perilaku : Cabang ilmu sosial yang sasaranya adalah manusia Terdiri : - psikologi (kejiwaan) - sosiologi (kemasyarakatan) - anthropologi (kebudayaan) (perkemb.evolusi manusia) Sosiologi Mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara individu dg kelompok (dari kel masy ) struktur sosial, proses sosial (perubahan sosial) Parsudi Suparlan : Ilmu Penget. Yg scr sistematik mempelajari kelakuan sosial manusia - berkaitan dengan pola dan proses interaksi diantara individu

SOSIOLOGI KESEHATAN Di bidang kedokteran kebutuhan untuk memahami faktor-faktor sosial yg berhubungan dengan penyebaran penyakit Sosiologi Kedokteran Mencakup : studi tentang faktor sosial - penyebab , prevalensi, penafsiran dari penyakit profesi kedokteran , hub antara dokter dan masyarakat umum Dalam perkembangan Upaya penanggulangan penyakit mayarakat merupakan tanggung jawab bersama petugas kesehatan ( interaksi dokter petugas kesehatan dan masyarakat ) KONSEP-KONSEP POKOK konsep yang diutamakan kumpulan individu yang saling berinteraksi , mempunyai tujuan bersama , sikap dan perilaku yang sama

Masyarakat (community / Society) kelp. Kecil komunitas Untuk memahami studi sosial 1. Emik perilaku ( sudut pandang si pelaku) 2. Etik menganalisa perilaku dari pandangan orang luar. PERSEPSI SEHAT- SAKIT DAN PERILAKU SAKIT Penyakit (desease) adalah fungsi fisiologis dari suatu organisme sbg bakibat infeksi atau tekanan dari lingkungan (Sf. Obyektif) Sakit (masy. Tradisional) - orang kehilangan nafsu makan & gairah kerja

Sehat (WHO ) a state of complete physical mental and social wellbeing Perilaku sakit - segala tindakan yang dilakukan individu yang sedang sakit agar memperoleh kesembuhan Perilaku sehat - tindakan yang dilakukan individu untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya Sifatnya subyektif Ahli Sosiologi (Bush) kemampuan fungsional dibedakan : 1. kemampuan menggerakan anggota tubuh 2. mobilitas 3. kemampuan menjalankan kegiatan utama nya 1 dan 2 indikator fisik 3 difinisi sos-bud ttg kesehatan dan penyakit - berhubungan dg interaksi sosial

Perawat Petugas Pekerja sosial

pasien kel.pasien DOKTER petugas administ apoteker

petugas keamanan

MECHANIC teori respon - perilaku sakit adalah reaksi optimal dari individu jika kena suatu penyakit Ditentukan sistem sosialnya, berkaitan dg konsep diri 2 faktor utama : - persepsi - kemampuan individu

Reaksi thd terjadinya sakit - dirasakan gejala-gejala - banyaknya gejala yang dianggap serius - dampak gejala terhadaphubungan dengan keluarga - frequensi dan gejala/ tanda yg nampak dan persistensinya - Nilai ambang - Perbedaan interpretasi - Informasi /pengetahuan REAKSI TERHADAP PERUBAHAN Reaksi masyarakat thd perubahan /inovasi (teknik, kesehatan, kebudayaan) dipengaruhi : a. Keterbukaan masyarakat b. Intensitas unsur keagamaan c. Struktur sosial masyarakat d. Kemiripan dengan unsur budaya asli e. Bukti kemanfaatan ide baru

Kesimpulan
Lingkungan ikut berperan aktif dalam kehidupan mahluk hidup utamanya manusia Lingkungan berperan aktif dalam terjadinya penyakit pada masyarakat Lingkungan itu ada 3 -- 1. Lingkungan Fisik / Kimia 2. Lingkungan biologi 3. Lingkungan Sosial,ekonomi dan budaya

Konsep konsep pokok Sosiologi Kesehatan

Pendahuluan
Bidang kedokteran memerlukan pemahaman tentang faktor-faktor sosial yang berhubungan dengan pola penyebaran penyakit (epidemiologi) dalam kelompok-kelompok masyarakat tertentu Muncul disiplin keilmuan yang dinamakan Sosiologi Kedokteran Paradigma sehat merubah pusat perhatian dari penyakit menjadi kesehatan Muncul disiplin kelimuan baru yaitu Sosiologi Kesehatan dimana Sosiologi Kedokteran menjadi salah satu bagiannya

Pendekatan dalam Sosiologi


Pendekatan Emik: memahami perilaku individu/masyarakat dari sudut pandang si pelaku sendiri (individu tersebut atau anggota masyarakat yang bersangkutan Pendekatan Etik: menganalisa perilaku atau gejala sosial dari pandangan orang luar serta membandingkannya dengan budaya lain. Apa saja kelebihan dan kekurangan dua pendekatan tersebut??

Konsep-Konsep Pokok
Society : menunjuk pada pengertian masyarakat luas Community: kelompok-kelompok lebih kecil bagian dari Society Kepercayaan: sikap untuk menerima suatu pernyataan atau pendirian tanpa menunjukkan sikap pro dan kontra Nilai: kepercayaan tentang apa yang dinaggap baik dan apa yang dianggap tidak baik Norma: peraturan yang disetujui oleh masyarakat Reference group: kelompok yang dijadikan acuan atau panutan individu Konformitas : berubahnya pandangan atau tindakan seorang individu sebagai akibat dari tekanan kelompok Compliance : konformitas terpaksa True conformity: benar-benar setuju dengan pendapat kelompok Akulturasi: perpaduan dua atau lebih kebudayaan dengan tetap menampakkan ciriciri dari budaya masing-masing Asimilasi: perbaduan budaya yang benar-benar baru sehingga tidak bisa dikenali lagi dari masing-masing kebudayaan sebelumnya

Teori-Teori Sosiologi
Teori Aksi (Action Theory)
Teori Weber Teori Parsons

Teori Sistem
Teori Bertalanffy Teori Parsons

Teori Fungsionalisme Teori Konflik Teori Perilaku Pertukaran

Teori Aksi
Menurut Max Weber, individu melakukan suatu tindakan berdasarkan atas pengalaman, persepsi, pemahaman dan penafsirannya atas suatu obyek stimulus atau situasi tertentu Menurut Talcott Parsons, tindakan individu dan kelompok dipengaruhi oleh tiga sistem, yaitu sistem sosial, sistem budaya, dan sistem kepribadian

Teori Sistem Bertalanffy


SUPRA SISTEM SISTEM SISTEM SUB-SISTEM SUB-SISTEM SUB-SISTEM SISTEM

Teori Sistem Parsons


Inter-relasi antara fungsi-fungsi utama dalam sistem
L Latent Patternmaintenance I Integration

A Adaptation

G Goal Attainment

Teori Fungsionalisme
Masyarakat merupakan suatu sistem sosial yang terdiri atas bagian-bagian yang saling berkaitan dan saling menyatu dalam keseimbangan Setiap struktur dalam sistem sosial adalah fungsional terhadap yang lain Konsep-konsep utamanya adalah: fungsi, disfungsi, fungsi laten, fungsi manifest dan keseimbangan (equilibrium).

Teori Konflik
Masyarakat senantiasa dalam proses perubahan yang ditandai oleh pertentangan yang terus menerus di antara unsur-unsurnya Setiap elemen memberikan sumbangan terhadap disintegrasi sosial Keteraturan dalam masyarakat hanyalah disebabkan karena adanya tekanan atau pemaksaan kekuasaan dari atas oleh golongan yang berkuasa Konflik memimpin ke arah perubahan dan pembangunan

Teori Perilaku Pertukaran


Inti teori ini adalah bahwa setiap perilaku akan ditentukan oleh imbalan (reward) Bentuk imbalan bisa berwujud materi dan juga bukan materi. Dikembangkan dengan 5 proposisi yaitu:
Proposisi Sukses Proposisi Stimulus Proposisi Nilai Proposisi Kekurangan-Kejenuhan Proposisi Persetujuan-Agresi