Anda di halaman 1dari 5

ANALISIS RASIO KINERJA KEUANGAN

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk SARI ROTI

Praditya Agus

10312557

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA AKUNTANSI

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam Pernyataan International Financial Reporting Standards (IFRS), Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan menyatakan bahwa laporan keuangan bertujuan untuk menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi. Untuk pengambilan keputusan ekonomi, para pelaku bisnis (pihak internal maupun eksternal) membutuhkan informasi mengenai kondisi dan kinerja keuangan perusahaan. Teknik analisis yang sering digunakan dalam hal ini adalah Analisis Rasio Keuangan. Untuk mengetahui kondisi kesehatan financial perusahaan, para pelaku bisnis harus bisa memahami teknik analisis begitupun hasil dari analisis tersebut, untuk kemudian memberikan pertimbangan keputusan dan tindakan apa yang harus diambil. Analisis rasio keuangan didasarkan pada data atau Laporan Keuangan perusahaan yang telah dipublikasikan. Dengan melihat data-data dan kondisi keuangan perusahaan di masa lalu, diharapkan dengan analisis ini para pelaku bisnis dapat memprediksikan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi pada kelangsungan bisnis perusahaan di masa depan. Dalam menganalisis setiap rasio, angka - angka yang diperoleh dari
perhitungan tidak bisa berdiri sendiri. Rasio tersebut berarti jika : Ada perbandingan dengan perusahaan sejenis yang mempunyai tingkat risiko yang hampir sama dan adanya analisis (trend) dari setiap rasio pada tahun tahun sebelumnya. Jenis rasio keuangan secara umum dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

1. Rasio Likuiditas. Rasio ini mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjamin pemenuhan kewajiban-kewajiban lancarnya. Rasio ini antara lain Rasio Kas (cash ratio), Rasio Cepat (quick ratio), Rasio Lancar (current ratio)

2. Rasio solvabilitas. Rasio ini digunakan untuk mengukur tingkat pengelolaan sumber dana perusahaan. Beberapa rasio ini antara lain Debt Ratio, Total Hutang terhadap Total Asset, TIE Time Interest Earned.

3. Rasio Perputaran. Rasio perputaran digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam mengelola asset-asset yang dimilikinya, dengan tujuan memperoleh kas masuk bagi perusahaan. Rasio ini antara lain Rasio Perputaran Persediaan, Perputaran Aktiva Tetap, dan Total Asset Turnover.

4. Rasio Profitabilitas. Rasio ini menunjukan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bagi perusahaan. Rasio ini antara lain: GPM (Gross Profit Margin), OPM(Operating Profit Margin), NPM (Net Profit Margin), ROA (Return to Total Asset), ROE (Return On Equity).

5. Rasio Nilai Pasar. Rasio yang mengukur harga pasar relatif terhadap Nilai Buku perusahaan. Rasio ini antara lain: PER (Price Earning Ratio), Devidend Yield, Deviden Payout Ratio, PBV (Price to Book Value)

1.2 Rumusan Masalah

Penulis menggunakan data dari Laporan Keuangan Tahunan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk selama 5 tahun terakhir , mulai tahun 2007 sampai 2011 untuk kemudian dilakukan analisis terhadap data tersebut, guna mengetahui keadaan financial PT Nippon Indosari Corpindo Tbk selama kurun waktu tersebut.

Dalam analisis ini, penulis memfokuskan pada beberapa permasalahan yang akan dibahas, diantaranya :

1. Bagaimana kinerja keuangan PT NIPPON INDOSARI CORPINDO selama kurun waktu 20072011 ? 2. Bagaimana kondisi keuangan perusahaan dilihat dari hasil analisis rasio .

1.3 Tujuan Penulisan

Ada 2 tujuan dari analisis yang saya lakukan, tujuan umum dan tujuan khusus.

1.3. 1. Tujuan Umum

1. Menganalisis kinerja keuangan perusahaan dengan 5 jenis rasio

2. Menambah wawasan penulis dan pembaca makalah

1.3.2 Tujuan Khusus

1. Memenuhi tugas mata kuliah Sistem Pengendalian Manajemen.

BAB II PEMBAHASAN Hasil analisis yang saya lakukan adalah sebagai berikut : 1. Rasio Likuiditas 1.1 Current Ratio
Tahun 2007 2008 2009 2010 2011 Perhitungan 43.023 36.700 104.200 91.439 137.585 95.448 212.987 92.639 190.231 148.209 Hasil 1.2 1.1 1.4 2.3 1.3

1.2 Quick Ratio


Tahun 2007 2008 2009 2010 2011 Perhitungan 43.023-5.225 36.700 104.200- 7.280 91.439 137.585- 9.075 95.448 212.987-9.603 92.639 190.23116.306 148.209 Hasil 1.0 1.1 1.3 2.2 1.2