Anda di halaman 1dari 2

Tugas anestesi Nama : Fiha Seratin NPM : 1102007119 Pembimbing: dr Uus R Sp.

An Mesin Anestesi Mesin anestesi merupakan suatu alat yang berfungsi untuk mencampur oksigen dan obat anestesi, seperti enfluran, isofluran, sevofluran, dan N2O, kemudian campuran gas tersebut disalurkan pada sistem pernapasan yang akan menghasilkan efek anestesi. Pada mesin anestesi menggunakan bermacam-macam obat yang diklasifikasikan berdasarkan warna, antara lain: 1. Halothane yang menggunakan warna merah 2. Enflurane yang menggunakan warna oranye 3. Isoflurane yang menggunakan warna ungu 4. Sevofluran yang menggunakan warna kuning 5. Desfluran yang menggunakan warna biru Bagian-bagian mesin anestesi 1. Flowmeter dan regulator, berfungsi untuk mengatur besarnya aliran gas yang masuk pada pasien 2. Vaporizer, berfungsi untuk menguapkan obat yang dipakai dan mengatur besarnya konsentrasi obat yang masuk pada pasien 3. Bellow dan filter CO2, bellow berfungsi untuk memompa dan mengatur jumlah gas yang masuk kedalam saluran pernapasan, filter CO2 berfungsi untuk memfilter kadar CO2 dari saluran pernapasan 4. Ventilator, berfungsi sebagai alat bantu pernapasan pasien, mengatur volume gas yang masuk pada pasien, dan mengatur berapa kali dalam 1 menit pasien tersebut bernapas

Cara kerja mesin anestesi O2 dan N2O masuk kedalam mesin dan diatur alirannya oleh regulator dan berapa besarnya aliran gas dapat dilihat dari flowmeter. Dari flowmeter O2 dan N2O akan bercampur melewati vaporizer, didalam vaporizer O2 akan membawa partikel obat. Setelah melewati vaporizer, gas yang telah bercampur dengan partikel obat akan masuk kedalam saluran pernapasan melalui masker atau endotrakeal tube. Setelah masuk kedalam paru-paru pada saat pasien menghembuskan nafas maka gas tersebut akan keluar. Pada proses ini sebagian O2 akan di filter kandungan CO2nya dan setelah CO2 hilang O2 tersebut masuk lagi kedalam saluran pernapasan. Siklus tersebut akan berulang sampai pasien tertidur. Setelah pasien tertidur, N2O dan obat tersebut akan dihentikan dan O2 tetap dialirkan yang berfungsi untuk menjaga sistem pernapasan. Daftar pustaka Morgan GE, Mikhail MS. 1996. Clinical Anesthesiology. Stamford: Aplleton and Lange