Anda di halaman 1dari 6

DASAR TEORI Dioda ialah jenis VACUUM tube yang memiliki dua buah elektroda.

Dioda juga merupakan salah satu komponen elektronika yang termasuk komponen aktif Hampir semua peralatan elektronika memerlukan sumber arus searah. Penyearah digunakan untuk mendapatkan arus searah dari suatu arus bolak-balik. Arus atau tegangan tersebut harus benar-benar rata tidak boleh berdenyut-denyut agar tidak menimbulkan gangguan bagi peralatan yang dicatu. Dioda bersifat menghantarkan arus listrik hanya pada satu arah saja, yaitu jika kutub anoda kita hubungkan pada tegangan + dan kutub katoda kita hubungkan dengan tegangan (kita beri bias maju dengan tegangan yang lebih besar dari 0.7 volt) maka akan mengalir arus listrik dari anoda ke katoda (bersifat konduktor). Jika polaritasnya kita balik (kita beri bias mundur) maka arus yang mengalir hampir nol atau dioda akan bersifat sebagai isulator. Karena sifat dioda yang bekerja sebagai konduktor jika kita beri bias maju dan bekerja sebagai isulator pada bias mundur, maka dioda sering digunakan sebagai penyearah (rectifier) arus bolak-balik. Contoh penggunaannya adalah pada rangkaian adaptor, DC power supply (Catu Daya DC) dsb. Menurut bahan semi konduktor yang digunakan dalam pembuatannya, dioda ada 2 jenis yaitu : Dioda silikon: Dibuat dari bahan silikon. Dioda germanium: Dibuat dari bahan germanium. Jenis-jenis dioda dan penggunaannya : - Dioda silikon: Banyak digunakan pada peralatan catu daya sebagai penyearah arus, pengaman tegangan kejut dsb. Contoh : 1N4001, 1N4007, 1N5404 dsb. - Dioda zener: Digunakan untuk membatasi/mengatur tegangan. Contoh : zener 6.2 volt, zener 3.2 volt dsb. - Dioda Bridge: 4 buah dioda yang dirangkai menjadi rangkaian jembatan/bridge. Banyak digunakan pada rangkaian catu daya sebagai penyearah gelombang penuh (full wave rectifier). Contoh : B40C800, kiprox pada kendaraan bermotor dsb. Dalam pemasangannya dioda harus terpasang dengan benar, tidak boleh terbalik. Secara fisik kaki katoda ( K ) adalah kaki yang dekat dengan tanda gelang yang terdapat pada body-nya. Untuk mengetahui sebuah dioda masih bagus atau sudah rusak adalah dengan menggunakan AVO Meter. Posisikan pada Ohm meter, kasih bias maju (tap AVO + terhubung ke katoda dan ke anoda) > harus tersambung (jarum bergerak), kasih bias mundur > harus tidak tersambung (jarum tidak bergerak). Jika dan hanya jika ke-dua kriteria tsb. terpenuhi semua maka dioda tsb. masih bagus, selain itu berarti rusak (putus/bocor). Sejarahnya sebagai berikut : walaupun dioda kristal (semikonduktor) dipopulerkan sebelum dioda termionik, dioda termionik dan dioda kristal dikembangkan secara terpisah pada waktu yang bersamaan. Prinsip kerja dari dioda termionik ditemukan olehFrederick Guthrie pada tahun 1873. Sedangkan prinsip kerja dioda kristal ditemukan pada tahun 1874 oleh peneliti Jerman, Karl Ferdinand Braun. Pada waktu penemuan, peranti seperti ini dikenal sebagai penyearah (rectifier). Pada tahun 1919, William Henry Eccles memperkenalkan istilah dioda yang berasal dari di berarti dua, dan ode (dari ) berarti "jalur".Dalam pemberian tegangannya, dioda memiliki karakteristik. Terdapat dua karakteristik dioda, yaitu sebagai berikut : 1. Bias Maju Dioda. Adalah cara pemberian tegangan luar ke terminal diode. Jika anoda dihubungkan dengan kutub positif batere, dan katoda dihubungkan dengan kutub negative batere, maka keadaan diode ini disebut bias maju (forward bias). Aliran arus dari anoda menuju katoda, dan aksinya sama dengan rangkaian tertutup. Pada kondisi bias ini akan terjadi aliran arus dengan ketentuan beda tegangan yang diberikan ke

diode dan akan selalu positif. 2. Bias Mundur Dioda. Sebaliknya bila anoda diberi tegangan negative dan katoda diberi tegangan positif, arus yang mengalir jauh lebih kecil dari pada kondisi bias maju. Bias ini dinamakan bias mundur (reverse bias) pada arus maju diperlakukan baterai tegangan yang diberikan dengan tidak terlalu besar maupun tidak ada peningkatan yang cukup significant. Sebagai karakteristik dioda, pada saat reverse, nilai tahanan diode tersebut relative sangat besar dan diode ini tidak dapat menghantarkan arus listrik. Nilai-nilai yang didapat, baik arus maupun tegangan tidak boleh dilampaui karena akan mengkibatkan rusaknya dioda. Fungsi Dioda : Penyearah, contoh : dioda bridge Penstabil tegangan (voltage regulator), yaitu dioda zener Pengaman /sekering Sebagai rangkaian clipper, yaitu untuk memangkas/membuang level sinyal yang ada di atas atau di bawah level tegangan tertentu. 5. Sebagai rangkaian clamper, yaitu untuk menambahkan komponen dc kepada suatu sinyal ac 6. Pengganda tegangan. 7. Sebagai indikator, yaitu LED (light emiting diode) 8. Sebagai sensor panas, contoh aplikasi pada rangkaian power amplifier 9. Sebagai sensor cahaya, yaitu dioda photo 10. Sebagai rangkaian VCO (voltage controlled oscilator), yaitu dioda varactor LED (light emiting diode), Dioda jenis ini mempunyai lapisan fosfor yang bisa memancarkan cahaya saat diberi polaritas pada kedua kutubnya. LED mempunyai batasan arus maksimal yang mengalir melaluinya. Diatas nilai tersebut dipastikan umur led tidak lama. Jenis led ditentukan oleh cahaya yang dipancarkan. Seperti led merah, hijau, biru, kuning, oranye, infra merah dan laser diode. Selain sebagai indikator beberapa LED mempunyai fungsi khusus seperti LED inframerah yang dipakai untuk transmisi pada sistem remote control dan opto sensor juga laser diode yang dipakai untuk optical pick-up pada sistem CD. Dioda jenis ini dibias maju (forward). Dioda photo merupakan jenis komponen peka cahaya. Dioda ini akan menghantar jika ada cahaya yang mauk dengan intensitas tertentu. aplikasi dioda photo banyak pada sistem sensor cahaya (optical). Contoh:pada optocoupler dan optical pick-up pada sistem CD. Dioda photo dibias maju (forward). Dioda varactor, kelebihan dari dioda ini adalah mampu menghasilkan nilai kapasitansi tertentu sesuai dengan besar tegangan yang diberikan kepadanya. Dengan dioda ini maka sistem penalaan digital pada sistem transmisi frekuensi tinggi mengalami kemajuan pesat, seperti pada radio dan televisi. Contoh sistem penalaan dengan dioda ini adalah dengan sistem PLL (Phase lock loop), yaitu mengoreksi oscilator dengan membaca penyimpangan frekuensinya untuk kemudian diolah menjadi tegangan koreksi untuk oscilator. Dioda varactor dibias reverse. Dioda sebagai salah satu komponen aktif sangat popular digunakan dalam rangkaian elektronika, karena bentuknya sederhana dan penggunaanya sangat luas. Ada beberapa macam rangkaian dioda, diantaranya : penyearah setengah gelombang (Half-Wave Rectifier), gelombang penuh(Full-Wave Rectifier), rangkaian pemotong(Clipper), rangkain penjepit (clamper), maupun pengganda tegangan(voltage multiplier). Sisi positif diode disebut Anoda dan sisi negatif disebut Katoda. Lambing diode seperti anak panah yang arahnya dari sisi positif ke negative. Diode terbagi atas 1. 2. 3. 4.

beberapa jenis, antara lain: diode geranium, diode silicon, diode selenium, diode zener, diode cahaya(LED). Diode sendiri termasuk komponen elektronika yang terbuat dari abhan semi konduktor. Struktur dioda tidak lain adalah sambungan semikonduktor P dan N. Satu sisi adalah semikonduktor dengan tipe P dan satu sisinya yang lain adalah tipe N. sambungan PN dengan sedikit porsi kecil yang disebut lapisan deplesi (depletion layer), dimana terdapat keseimbangan hole dan elektron. Diode Zener, Sebuah tegangan breakdown dioda ini mengilhami pembuatan komponen elektronika lainnya yang dinamakan zener. Sebenarnya tidak ada perbedaan struktur dasar dari zener, melainkan mirip dengan dioda. Tetapi dengan memberi jumlah doping yang lebih banyak pada sambungan P dan N, ternyata tegangan breakdown dioda bisa makin cepat tercapai. Jika pada dioda biasanya baru terjadi breakdown pada tegangan ratusan volt, pada zener bisa terjadi pada angka puluhan dan satuan volt. Di datasheet ada zener yang memiliki tegangan Vz sebesar 1.5 volt, 3.5 volt dan sebagainya. Ini adalah karakteristik zener yang unik. Jika dioda bekerja pada bias maju maka zener biasanya berguna pada bias negatif (reverse bias). Dioda banyak diaplikasikan pada rangkaian penyearah arus (rectifier) power suplai atau konverter AC ke DC. Di pasar banyak ditemukan dioda seperti 1N4001, 1N4007 dan lain-lain. Masing-masing tipe berbeda tergantung dari arus maksimum dan juga tegangan breakdown-nya. Zener banyak digunakan untuk aplikasi regulator tegangan (voltage regulator). Peralatan kecil portabel kebanyakan menggunakan baterai sebagai sumber dayanya, namun sebagian besar peralatan menggunakan sember daya AC 220 volt 50Hz. Di dalam peralatan tersebut terdapat rangkaian yang sering disebut sebagai adaptor atau penyearah yang mengubah sumber AC menjadi DC. Bagian terpenting dari adaptor adalah berfungsinya diode sebagai penyearah (rectifier). Rectifier adalah alat yang digunakan untuk mengubah sumber arus bolak-balik (AC) menjadi sinyal sumber arus searah (DC). Gelombang AC yang berbentuk gelombang sinus hanya dapat dilihat dengan alat ukur CRO. Rangkaian rectifier banyak menggunakan transformator step down yang digunakan untuk menurunkan tegangan sesuai dengan perbandingan transformasi transformator yang digunakan. Penyearah dibedakan menjadi 2 jenis, penyearah setengah gelombang dan penyearah gelombang penuh, sedangkan untuk penyearah gelombang penuh dibedakan menjadi penyearah gelombang penuh dengan center tap (CT), dan penyearah gelombang penuh dengan menggunakan dioda bridge. Pada bagian ini dipelajari bagaimana rangkaian dasar adaptor tersebut bekerja. Penyearah Setengah Gelombang, penyearah Setengah gelombang adalah sirkuit, yang mengubah tegangan ac menjadi tegangan dc. Dalam rangkaian penyearah gelombang Setengah ditunjukkan di atas trafo melayani dua tujuan. Hal ini dapat digunakan untuk memperoleh tingkat yang diinginkan dari tegangan dc (menggunakan langkah atau mundur transformer). Ini memberikan isolasi dari kabel listrik. Untuk trafo dihubungkan ke suplai ac. Ini menginduksi tegangan ac seluruh sekunder transformator. Selama setengah siklus positif dari tegangan input polaritas tegangan bias maju dioda sekunder. Sebagai akibatnya seorang Saya saat ini L mengalir melalui resistor beban, R L. Dioda bias maju menawarkan resistensi yang sangat rendah dan karenanya tegangan jatuh di atasnya sangat kecil. Selama setengah siklus negatif dari tegangan input polaritas dari tegangan sekunder akan terbalik. Akibatnya, dioda bias balik. Praktis tidak ada arus melalui sirkuit dan tegangan hampir tidak dikembangkan di resistor. Semua tegangan input muncul

melintasi diode itu sendiri. Penyearah Gelombang Penuh, Penyearah adalah rangkaian elektronika yang berfungsi menyearahkan gelombang arus listrik. Arus listrik yang semula berupa arus bolak-balik (AC) jika dilewatkan rangkaian Penyearah akan berubah menjadi arus searah (DC).Seperti rangkaian setengah gelombang, gelombang rangkaian penyearah penuh menghasilkan tegangan output atau arus yang murni DC atau memiliki beberapa komponen DC yang ditentukan. Rectifier gelombang penuh memiliki beberapa keuntungan mendasar atas rekan-rekan setengah gelombang penyearah mereka. Rata-rata (DC) tegangan output lebih tinggi daripada setengah gelombang, output dari penyearah gelombang penuh memiliki riak jauh lebih sedikit dibandingkan dengan penyearah setengah gelombang menghasilkan gelombang keluaran halus. Dalam rangkaian Gelombang Rectifier Kendali ada dua dioda yang sekarang digunakan, satu untuk setiap setengah siklus. Transformator yang digunakan gulungan sekunder dibagi rata menjadi dua bagian dengan pusat umum mengetuk koneksi, (C). Hasil konfigurasi ini di setiap dioda melakukan pada gilirannya ketika terminal anoda adalah positif sehubungan dengan transformator pusat titik C menghasilkan output selama kedua siklus setengah, dua kali lipat untuk penyearah gelombang setengah jadi itu adalah 100% efisien. Gelombang rangkaian penyearah penuh terdiri dari dua dioda daya yang terhubung ke tahanan beban tunggal (R L) dengan setiap dioda mengambil pada gilirannya untuk memasok arus ke beban. Ketika titik A dari transformator adalah positif terhadap titik C, dioda D 1melakukan ke arah depan seperti yang ditunjukkan oleh panah. Ketika titik B adalah positif (pada paruh negatif siklus) sehubungan dengan titik C, dioda D 2 melakukan dalam arah maju dan arus yang mengalir melalui resistor R adalah dalam arah yang sama untuk kedua setengahsiklus. Sebagai tegangan keluaran pada resistor R adalah jumlah fasor dari dua bentuk gelombang digabungkan. Series Clipper, Dalam Series Clipper terdapat dua Clipper yaitu positif dan negative. Sebuah gunting bias berguna ketika sebagian kecil dari siklus setengah positif atau negatif dari tegangan sinyal akan dihapus. Ketika sebagian kecil dari setengah siklus negatif yang akan dihapus, itu disebut clipper negatif bias. ketika tegangan sinyal input positif, dioda 'D' adalah reverse-bias. Hal ini menyebabkan ia bertindak sebagai saklar terbuka. Jadi setengah siklus seluruh positif muncul di seluruh beban. Jadi clipper negatif bias menghilangkan tegangan masukan ketika tegangan sinyal input menjadi lebih besar dari tegangan baterai. Kliping dapat diubah dengan membalik koneksi baterai dan diode, clipper adalah perangkat yang dirancang untuk mencegah output dari sirkuit dari melebihi tingkat tegangan yang telah ditentukan tanpa mendistorsi bagian yang tersisa dari bentuk gelombang diterapkan. Sebuah rangkaian kliping terdiri dari unsur-unsur linier seperti resistor dan non-linear elemen seperti dioda junction atau transistor , tetapi tidak mengandung penyimpanan energi elemen seperti kapasitor . Kliping sirkuit yang digunakan untuk memilih untuk tujuan transmisi, bagian dari bentuk gelombang sinyal yang terletak di atas atau di bawah tingkat referensi tertentu tegangan. Dimana dioda di dihubungsingkat seluruh resistansi beban. Dalam gunting shunt, ketika dioda dalam kondisi 'off, transmisi sinyal input harus dilakukan untuk output. Tapi dalam kasus sinyal input frekuensi tinggi, kapasitansi dioda mempengaruhi operasi sirkuit buruk dan sinyal akan dilemahkan (yaitu, melewati dioda kapasitansi ke tanah). Sebenarnya rangkaiannya hamper sama dengan seri clipper.

Jadi rangkaian clipper dapat menghapus bagian-bagian tertentu dari gelombang sewenang-wenang di dekat puncak positif atau negatif. Kliping dapat dicapai baik di satu tingkat atau dua tingkat. Biasanya di bawah bagian kliping, ada perubahan yang dibawa dalam bentuk gelombang sinyal. Sirkuit Kliping juga disebut sebagai slicers, penyeleksi amplitudo atau pembatas. Menggunakan gelombang persegi lebih mudah untuk menganalisis jaringan clipper daripada gelombang sinusoidal, karena di alun-alun bentuk gelombang hanya dua tingkat (ietwo DC tingkat) harus dipertimbangkan. Clamper adalah sebuah sirkuit elektronik yang mencegah sinyal dari melebihi besaran tertentu yang telah ditentukan dengan menggeser nilai DC nya. Clamper tidak membatasi kunjungan puncak ke-puncak sinyal, tetapi bergerak ke atas atau bawah dengan nilai tetap. Sebuah penjepit dioda(tipe sederhana, umum) bergantung pada dioda , yang melakukan arus listrik hanya dalam satu arah, resistor dan kapasitor dalam rangkaian yang digunakan untuk mem -pertahankantingkat dc diubah pada keluaran clamper. Fungsi Umum Sebuah rangkaian menjepit (juga dikenal sebagai clamper a) akan mengikat atas atau bawah ekstrim dari gelombang ke tingkat tegangan DC tetap. Sirkuit ini juga dikenal sebagai restorasi tegangan DC.Clampers dapat dibangun di kedua polaritas positif dan negatif. Ketika bias, menjepit sirkuit akan memperbaiki batas bawah tegangan (atau batas atas, dalam kasus clampers negatif) ke 0 Volt. Sirkuit ini menjepit puncak gelombang ke level DC tertentu dibandingkan dengan sinyal capacitively digabungkan yang swings tentang tingkat DC rata-rata. JenisSirkuit Clamp dikategorikan oleh operasi mereka, negatif atau positif, dan bias atau tidak bias. Sebuah rangkaian penjepit positif output gelombang murni positif dari sinyal input, melainkan offset sinyal input sehingga semua gelombang lebih besar dari 0 V. Sebuah penjepit negatif adalah kebalikan dari ini - penjepit ini output gelombang murni negatif dari input sinyal.Sebuah tegangan bias antara dioda dan offset tanah tegangan output dengan jumlah tersebut. Kapasitansi dioda mempengaruhi pengoperasian clipper pada frekuensi tinggi dan mempengaruhi pilihan antara kedua tipe di atas. Sinyal frekuensi tinggi yang dilemahkan dalam clipper shunt sebagai kapasitansi dioda menyediakan jalur alternatif untuk output saat ini. Dalam clipper seri, efektivitas kliping berkurang untuk alasan yang sama seperti arus frekuensi tinggi melewati tanpa cukup diblokir. Clippers dapat diklasifikasikan berdasarkan orientasi (s) dari dioda. Orientasi yang memutuskan setengah siklus dipengaruhi oleh aksi kliping. Tindakan kliping dapat dibuat terjadi pada tingkat yang sewenang-wenang dengan menggunakan elemen biasing (sumber potensial) secara seri dengan dioda.Setengah gelombang penyearah sirkuit dapat digunakan di sejumlah aplikasi yang berbeda. Gelombang setengah sirkuit penyearah biasanya menggunakan dioda tunggal. Ini melewati setengah siklus, dan blok yang lain. Dengan cara ini hanya setengah dari siklus yang digunakan, tetapi saat ini hanya dibiarkan mengalir dalam satu arah. Dioda penyearah setengah gelombang dasar sirkuit Setengah gelombang penyearah sirkuit sering dapat digunakan dengan transformator jika ingin digunakan untuk menjalankan peralatan dengan cara apapun. Biasanya dalam aplikasi ini input bolak gelombang disediakan melalui trafo. Ini digunakan untuk memberikan tegangan masukan yang diperlukan. Rectifier merupakan peralatan elektronika yang digunakan untuk mengubah tegangan listrik AC menjadi DC. Rectifer dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu ; Rectifier setengah gelombang dan rectifier gelombang penuh, sedangkan rectifier gelombang penuh masih dibagi lagi

menjadi dua jenis, yaitu Rectifier gelombang penuh dengan menggunakan CT, dan Rectifier gelombang penuh dengan menggunakan jembatan dioda. Rectifier dapat digunakan untuk keperluan catu daya pada rangkaian elektronika seperti ; HT (handy talky), televisi, Pesawat radio CB (Cityzen Band), dan lain-lain. Penyearah gelombang (rectifier) adalah bagian dari power supply / catu daya yang berfungsi untuk mengubah sinyal tegangan AC (Alternating Current) menjadi tegangan DC (Direct Current). Komponen utama dalam penyearah gelombang adalah diode yang dikonfiguarsikan secara forward bias. Dalam sebuah power supply tegangan rendah, sebelum tegangan AC tersebut di ubah menjadi tegangan DC maka tegangan AC tersebut perlu di turunkan menggunakan transformator stepdown. Ada 3 bagian utama dalam penyearah gelombang pada suatu power supply yaitu, penurun tegangan (transformer), penyearah gelombang / rectifier (diode) dan filter (kapasitor) yang digambarkan dalam blok diagram berikut. Penyearah dibedakan menjadi 2 jenis, penyearah setengah gelombang dan penyearah gelombang penuh, sedangkan untuk penyearah gelombang penuh dibedakan menjadi penyearah gelombang penuh dengan center tap (CT), dan penyearah gelombang penuh dengan menggunakan dioda bridge. Penyearah setengah gelombang (half wave rectifer) hanya menggunakan 1 buah diode sebagai komponen utama dalam menyearahkan gelombang AC. Prinsip kerja dari penyearah setengah gelombang ini adalah mengambil sisi sinyal positif dari gelombang AC dari transformator. Pada saat transformator memberikan output sisi positif dari gelombang AC maka diode dalam keadaan forward bias sehingga sisi positif dari gelombang AC tersebut dilewatkan dan pada saat transformator memberikan sinyal sisi negatif gelombang AC maka dioda dalam posisi reverse bias, sehingga sinyal sisi negatif tegangan AC tersebut ditahan atau tidak dilewatkan seperti terlihat pada gambar sinyal output penyearah setengah gelombang berikut. Penyearah gelombang penuh dapat dibuat dengan 2 macam yaitu, menggunakan 4 diode dan 2 diode. Untuk membuat penyearah gelombang penuh dengan 4 diode menggunakan transformator non-CT seperti terlihat pada gambar berikut : Prinsip kerja dari penyearah gelombang penuh dengan 4 diode diatas dimulai pada saat output transformator memberikan level tegangan sisi positif, maka D1, D4 pada posisi forward bias dan D2, D3 pada posisi reverse bias sehingga level tegangan sisi puncak positif tersebut akan di leawatkan melalui D1 ke D4. Kemudian pada saat output transformator memberikan level tegangan sisi puncak negatif maka D2, D4 pada posisi forward bias dan D1, D2 pada posisi reverse bias sehingan level tegangan sisi negatif tersebut dialirkan melalui D2, D4.