Anda di halaman 1dari 9

PROPOSAL TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK) TERAPI LINGKUNGAN

Oleh: Ana Restiana Dewi Ganjar Sukmawijaya Giaful Muharam Ryan Herlan Susan Susilawati Syafaat Rudiansyah Yayu Sry Rahayu Yusep Rusmana Wawan Gunawan

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KARSA HUSADA GARUT PROGRAM PROFESI NERS KEPERAWATAN GARUT 2013

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK TERAPI LINGKUNGAN

A. TOPIK Terapi lingkungan

B. LATAR BELAKANG Manusia sebagai makhluk sosial yang hidup berkelompok dan saling berhubungan untuk memenuhi kebutuhan sosial, secara alamiah individu selalu berada dalam kelompok. Dengan demikian dasarnya individu memerlukan timbal balik yang di dapatkan dari kelompok. Penggunaan kelompok dalam praktek keperawatan jiwa memberikan dampak positif dalam upaya pencegahan, pengobatan atau terapi serta pemulihan kesehatan jiwa seseorang. Beberapa keuntungan yang di peroleh individu atau klien melalui terapi aktivitas kelompok melalui dukungan pendidikan, meningkatkan hubungan interpersonal (Barkhhead,1989) Konsep Terapi Lingkungan Lingkungan telah di definisikan dengan berbagai pandangan, lingkungan merujuk dengan berbagai fisik, fisikologis di luar batas sistem, atau masyarakat di mana sistem itu berada. (Murray Z, 1985) Pengertian Terapi Lingkungan Berasal dari bahasa perancis yang berarti perencanaan ilmiah dan lingkungan untuk tujuan bersifat terapetik atau tujuan yang menuju kesembuhan. Pengertian lainnya adalah tindakan penyembuhan pasien melalui manipulasi dan modifikasi atau unsur unsur yang ada pada lingkungan yang berpengaruh positif terhadap individu serta pendukung proses. Tujuan Terapi Lingkungan Membantu indifidu untuk membangun rasa harga diri, mengembangkan kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain. Membantu belajar mempercayai orang lain dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat. Menurut Stuart dan Sundeen : 1. Meningkatkan pengalaman positif pasien khususnya yang mengalami gangguan mental dengan cara mengembangkan harga dirinya. 2. Meningkatkan kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain 3. Menumbuhkan rasa percaya pada orang lain

4. Mempersiapkan diri kembali pada masyarakat dan 5. Mencapai perubahan yang positif

C. TUJUAN 1. Tujuan Umum Membantu klien untuk mengembangkan rasa harga diri, mengembangkan kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain, membantu belajar untuk mempercayai orang lain dan mempersiapkan diri untuk kembali pada masyarakat 2. Tujuan khusus a. Klien dapat menggambar lingkungan sesuai intuksi yang di berikan b. Klien dapat menyebutkan tema gambar, jenis gambar, makna dari gambar c. Klien dapat mengungkapkan lukisanya tersebut 3. Tujuan hari ini a. Klien mampu mengenali gambar yang di gambarnya b. Klien bisa mengekspresikan perasaannya setelah menggambar. c. Klen mampu mengungkapkan pendapatnya tentang keuntungan dari kegiatan TAK

D. PROSES SELEKSI 1. Dengan mengobservasi dari perkembangan klien di mana klien tampak suka menyendiri 2. Menggali minat klien untuk mengikuti terapi aktifitas yang akan di laksanakan

E. KARAKTERISTIK ATAU KRITERIA KLIEN 1. Klien dengan diagnosa halusinasi yang menjadi bahan kasus klien mahasiswa dan mahasiswi STIKes Karsa Husada Garut di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat. 2. Klien tidak memiliki gangguan fisik 3. Klien bersedia mengikuti kegiatan TAK 4. Klien dalam keadaan tenang 5. Klien dapat di ajak bekerja sama 6. Klien tidak memiliki cacat fisik

F. METODE 1. Ceramah (untuk pemberian materi) 2. Tanya jawab 3. Menggambar

G. MEDIA 1. Kartu nama / name tag/ papan nama 2. Tipe dan mic / laptop 3. Kertas putih 4. Pensil 5. Crayon atau spidol warna

H. URAIAN STRUKTUR KELOMPOK 1. Tempat Waktu Orientasi Fase kerja Evaluasi / validasi 2. Tanggal 3. Seting tempat duduk : Lapangan : 10.00 s.d 10.45 WIB (45 menit) : 5 menit : 35 menit : 5 menit : 4 Maret 2013 :

Tempat pelaksanaan di ruang dengan formasi berhadapan seperti pada gambar berikut ini.

Keterangan: : Leader : Co. Leader : Fasilitator : Klien : Observer

I.

PENGORGANISASIAN Peserta yang akan mengikuti TAK adalah pasien yang terpilih sebagai klien mahasiswa yang berdinas di ruangan

J.

JUMLAH DAN NAMA PESERTA/ TERAPIS 1. Jumlah dan nama klien (PS cadangan) - Tn. ..................................................... - Tn. ..................................................... - Tn. ..................................................... - Tn. ..................................................... - Tn. ..................................................... - Tn. ..................................................... - Tn. ..................................................... Jumlah peserta terapis sebanyak 7 orang 2. Leader: (yayu sry rahayu) Tugas: a. Merencanakan, mengontrol dan mengatur jalannya aktivitas kelompok b. Membuka acara c. Memimpin jalannya aktivitas kelompok d. Menjelaskan tujuan terapi aktivitas kelompok e. Memperkenalkan anggota terapi aktivitas kelompok f. Mengatur jalannya diskusi g. Menetapkan jalannya tata tertib h. Dapat mengambil keputusan dengan tepat dan dapat menyimpulkan hasil diskusi pada kelompok terapi tersebut i. Menutup jalannya terapi 3. Co. Lader (Ana Restiana) Tugasnya: a. Membantu tugas leader b. Mengambil alih posisi leader pasif c. Menjadi motivator d. Menyampaikan informasi dari fasilitator kepada leader e. Mengingatkan leader bila diskusi menyimpang f. Mengingatkan lamanya waktu pelaksanaan g. Bersama leader memberikan contoh kerjasama yang baik

4. Fasilitator Tujuan: a. Mengobservasi jalannya terapi dari awal sampai akhir sebagai acuan dan evaluasi b. Mencatat dan mengamati: Jumlah anggota yang hadir Siapa yang terlambat daftar hadir Siapa yang memberi ide atau pendapat Topik diskusi Mengidentifikasi isu penting dalam proses Mengidentifikasi strategi teoritis yang digunakan leader Mencatat modifikasi strategi untuk kelompok yang akan datang

c. Mengobservasi prilaku klien selama jalannya TAK baik secara verbal maupun non verbal

K.

TATA TERTIB Secara acara dimulai yang ingin kebelakang untuk BAB dan BAK dipersilahkan kekamar mandi dahulu Anggota kelompok wajib hadir 10 menit sebelum acara dimulai Anggota kelompok wajib memberitahu leader jika tidak bisa hadir Anggota kelompok tidak diperkenankan untuk makan dan minum, merokok selama acara berlangsung Jika ada pertanyaan anggota mengangkat tangan dan berbicara setelah dipersilahkan Peserta berpakaian rapi bersih dan sudah mandi Anggota tidak diperkenankan menemui kelompoklain selama kegiatan berlangsung Jika ada anggota yang mengacaukan jalannya aktifitas maka anggota kelompok tersebut dikeluarkan Anggota wajib mengikuti kegiatan terapi aktifitas kelompok dari awal sampai akhir

L.

LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN 1. Persiapan: a. b. Menyiapkan ruang dan lingkungan, selanjutnya mengatur posisi duduk Mengingatkan kontrak dengan anggota kelompok

2. Orientasi: 5 menit a. Salam tarapeutik Selamat pagi bapak-bapak beserta rekan-rekan semuanya, perkenalkan nama saya Yayu sry rahayu. Panggil saja saya yayu, saya disini sebagai leader dalam TAK pagi ini. Sekarang saya persilahkan kepada bapak-bapak dan rekan-rekan semua untuk memperkenalkan diri, dimulai dari sebelah kanan saya. Silahkan kalo boleh saya tahu, nama bapak siapa? Senang dipanggil apa? Dan apa hobinya? (sambil memberi nama papan nama) b. c. d. e. f. g. Evaluasi perasaan klien Peserta saling memperkenalkan diri Memakai papan nama Menjelaskan tujuan TAK Menjelaskan topik yang akan dibahas Kontrak Baiklah bapak-bapak hari ini kita akan melaksanakan suatu kegiatan, yaitu: terapi aktivitas kelompok (TAK). Yang mana kita akan belajar untuk menggambarkan perasaan bapak-bapak semua denganmenggambar pemandangan alam. Adapun waktunya selama 45 menit, yaitu dari jam 10.00 s.d 10.45 WIB yang kita laksanakan diluar ruangan. 3. Kerja a. Mengarahkan klien kearah yang digambar Di taman Di bawah pohon

b. Memberi ide pada klien untuk memilih objek yang digambar: Menggambar pohon atau bunga Menggambar bunga dan tanaman

c. Membantu klien menyiapkan alat-alat yang akan digunakan d. Mengobservasi aktivitas klien e. Memberi reward untuk hasil gambar klien f. Menanyakan perasaan klien setelah selesai menggambar g. Menanyakan makna dari gambar klien

4. Terminasi: a. Evaluasi Evaluasi subjektif Bagaimana perasaan bapak setelah kita menggambar pemandangan alam tadi? Evaluasi objektif Mengobservasi respon klien (klien nampak senang dan aktif) Rencana tindak lanjut Baiklah, jika nanti bapak-bapak merasa bosan dan jenuh. Bapak-bapak bisa menggambar apa saja yang bapk-bapak sukai seperti yang kita lakukan tadi Kontrak yang akan datang Baiklah, bapak-bapak TAK kita pada hari ini sudah selesai. Dan untuk besok akan diadakan TAK kembali sesuai dengan jadwal oleh mahasiswa lain 5. Setelah kegiatan berakhir leader mengajak seluruh peserta dan fasilitator untuk berdoa.

M. PROGRAM ANTISIPASI Bila peserta yang direncanakan tidak bisa hadir, maka akan dihadirkan, maka akan digantikan oleh cadangan yang telah dipersiapkan, dengan ditawarkan terlebih dahulu kepada peserta Jika ada anggota kelompok yang melakukan tindakan kekerasan fisik tidak diperkenankan selama kegiatan berlangsung Bila ada anggota kelompok yang menemui anggota kelompok lain, maka harus mendiskusikan terlebih dahulu dengan seluruh anggota kelompok Bila ada anggota kelompok yang diam, leader memberikan motivasi untuk bicara Bila ada anggota kelompok yang tidak mau mengikuti kegiatan maka leader memotivasi klien agar mau mengikuti kegiatan TAK.

N. PENUTUP Demikian proposal yang kami buat, atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan terima kasih dan semoga bisa bermanfaat bagi proses terapi RSJ Provinsi Jawa Barat.