P. 1
Contoh Kasus Pajak.ppt

Contoh Kasus Pajak.ppt

|Views: 359|Likes:
Dipublikasikan oleh daking
Contoh Kasus Pajak.ppt
Contoh Kasus Pajak.ppt

More info:

Published by: daking on Jul 04, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/08/2015

pdf

text

original

960.692 6. Untuk Wajib Pajak 2.136.846.000 114.800 540.848 94.901 3.000 1.800 200. Bagi yang belum ber-NPWP Total PPh Pasal 21 Jumlah ( Rp ) 2. Tunjangan jabatan 5.000 21.794 15. Pembulatan 7. Tanggungan 4.840.000 4. Jumlah Pengurang Penghasilan neto Penghasilan neto disetahunkan PTKP 1.120. Tunjangan beras 6.75% 10.870.794 22.Penghasilan 1. Tunjangan anak 4. Status WP Kawin 3.320. Gaji pokok 2. Jumlah PTKP PKP Pembulatan PPh Pasal 21 setahun 5% PPh Pasal 21 sebulan Tambahan 20% lebih tinggi. Biaya jabatan 5% 9.726.000 22. Penghasilan bruto Pengurang 8.300 94.692 . Tunjangan istri 3.900 43.000 1.000 287.411 355. Iuran pensiun 4.726.000 3.490 155.000 198.009.653.

6-122.030.-. 100 dengan nilai setoran sebesar Rp.Kewajiban bendahara atas pembayaran gaji bulan Maret 2011 adalah:  Memotong PPh Pasal 21 atas pembayaran gaji.000. 94.  Nama dan NPWP pada SSP adalah Kantor Imigrasi Medan NPWP Bendahara 00.  Melaporkan SPT Masa PPh Pasal 21 paling lama tanggal 20 April 2011.485. .  Kode Jenis Setoran Pajak dan kode MAP yang digunakan adalah 411121.692.  Menyetorkan PPh Pasal 21 paling lama tanggal 11 April 2011.

.

.

Membuat bukti potong PPh Pasal 21 Final atas Pembayaran honor. 4. 2. 5.485. .-.030. Kode Jenis Setoran Pajak dan kode MAP yang digunakan adalah 411121. Menyetorkan PPh Pasal 21 Final paling lama tanggal 11 April 2011. 3.Kewajiban bendahara atas pembayaran honor tersebut : 1. 6. 402 dengan nilai setoran sebesar Rp.000. 275. Nama dan NPWP pada SSP adalah Kantor Imigrasi Medan NPWP Bendahara 00.000.6-122. Melaporkan SPT Masa PPh Pasal 21 paling lama tanggal 20 April 2011. Memotong PPh Pasal 21 Final atas pembayaran honor.

.

.

Kode Jenis Setoran dan MAP yang digunakan adalah :   PPh Pasal 22 : 411122. Melaporkan SPT Masa PPN selambat-lambatnya tanggal 31 Maret 2011 ke KPP Pratama Purbalingga. . dan  Faktur pajak lembar ke-2.900 PPN : 411211. bendahara menyerahkan:   SSP PPh Pasal 22 dan SSP PPN lembar ke-1 yang telah disahkan oleh KPPN.kepada CV Susanto.900    Menyerahkan dokumen SPM dilengkapi dengan SSP dan Faktur Pajak ke KPPN.  Menyetorkan PPh Pasal 22 dan PPN dengan cara:   Membuat SSP PPh Pasal 22 dan SSP PPN atas nama CV Susanto dan ditandatangani oleh bendahara.Kewajiban selanjutnya yang harus dilakukan oleh Taufik Hidayat sebagai bendahara MAN Purbalingga adalah sebagai berikut:  Melakukan pengecekan keabsahan Faktur Pajak yang telah diisi dengan data Wajib Pajak CV Susanto. Setelah terbit SP2D. Melaporkan SPT Masa PPh Pasal 22 selambat-lambatnya tanggal 14 Maret 2011 ke KPP Pratama Purbalingga.

Royalti 4. BAGIAN C. Royalti 4. DIREKTORAT JENDERAL PAJAK SURAT PEMBERITAHUAN (SPT) MASA PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 DAN/ATAU PASAL 26 Formulir ini digunakan untuk melaporkan Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 23 dan/atau Pasal 26 SPT Normal SPT Pembetulan KeDEPARTEMEN KEUANGAN R. Surat Kuasa Khusus..……………………………. 3.…………………………………… ……………. Jasa lain :****) 1) ………………………….1.. Jasa Konsultansi dan jasa lain sesuai dengan PMK-244/PMK.I. Hadiah dan penghargaan 5. LAMPIRAN 1.1.32... ****) Apabila kurang harap dibuat lampiran tersendiri.03 2 0 tahun KUASA WAJIB PAJAK Diisi Oleh Petugas SPT Masa Diterima: Langsung dari WP Melalui Pos BAGIAN D.………. Surat Setoran Pajak : lembar.………………………… *) Tidak termasuk dividen kepada WP Orang Pribadi Dalam Negeri.…. Daftar Bukti Pemotongan PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26.…………………………………………….. b.………………. Penjualan harta di Indonesia 11. a.32. NPWP Nama Alamat : : : - / BAGIAN A. Wajib Pajak yang Melakukan Pengalihan Hak atas Tanah/Bangunan 8. Bukti Pemotongan PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 : Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh Final Pasal 4 ayat (2). PERNYATAAN DAN TANDA TANGAN Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. DIREKTORAT JENDERAL PAJAK SURAT PEMBERITAHUAN (SPT) MASA PAJAK PENGHASILAN FINAL PASAL 4 AYAT (2) Formulir ini digunakan untuk melaporkan Pemotongan/Pemungutan Pajak Penghasilan Final Pasal 4 Ayat (2) SPT Normal SPT Pembetulan KeMasa Pajak Masa Pajak / BAGIAN A.I. OBJEK PAJAK (1) 1. Penghasilan Tertentu Lainnya a.……………………. Jasa Manajemen c. Sewa dan Penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta ***) 6. Penyewa sebagai Pemotong Pajak Orang Pribadi/Badan yang Menyetor Sendiri PPh Perencana Konstruksi 1) Jumlah Penghasilan Bruto (Rp) 6... PEMOTONG PAJAK/PIMPINAN Nama NPWP Tanda Tangan & Cap Tanggal tanggal bulan F.1 Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER. lengkap dan jelas. NPWP Nama Alamat : : : - BAGIAN B. Hadiah Undian 5. PERNYATAAN DAN TANDA TANGAN Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. b. 2. Persewaan Tanah dan/atau Bangunan a. Penghasilan dari pengalihan saham 13. Bunga/Diskonto Obligasi dan Surat Berharga Negara 4. dalam hal PPh Pasal 26 dihitung berdasarkan tarif lembar. PEMOTONG PAJAK/PIMPINAN 2 tanggal bulan Tanda Tangan 0 tahun Diisi Oleh Petugas SPT Masa Diterima: Langsung dari WP Melalui Pos KUASA WAJIB PAJAK Tanggal Tanggal Nama NPWP Tanda Tangan & Cap Tanggal tanggal bulan F. IDENTITAS PEMOTONG PAJAK/WAJIB PAJAK 1. LAMPIRAN BAGIAN C.………….1. Penghasilan Kena Pajak BUT setelah pajak JUMLAH Terbilang (2) 411127/101 411127/102 411127/103 411127/100 411127/104 411127/100 411127/100 411127/102 411127/100 411127/100 411127/100 411127/100 411127/105 (3) (4) (5) c. Imbalan sehubungan dengan jasa.53/PJ/2009 Lampiran I. 1.……………………………………………………………………… 2) …………………………. 3. Bunga Deposito/Tabungan. saya menyatakan bahwa apa yang telah saya beritahukan di atas beserta lampiran-lampirannya adalah benar.03/2008 : a.. 3. Bunga **) 3. Pelaksana Konstruksi 1) 2) (1) 1.………………………. Transaksi Penjualan Saham 3. Pengawas Konstruksi 1) 2) 7. Terbilang : ………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………. 2.. Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh Final Pasal 4 ayat (2) : Surat Kuasa Khusus.……………... b.04 2 tanggal bulan 0 tahun 2 0 tahun Tanda Tangan Lam piran IV. Sewa dan Penghasilan lain sehubungan penggunaan harta 5. Jasa Konsultan d. PPh Pasal 23 yang telah Dipotong Uraian KAP/KJS Jumlah Penghasilan Bruto (Rp) PPh yang Dipotong (Rp) BAGIAN B. lengkap dan jelas.. c.……………………………………………………………………… 7. Jasa Teknik. Surat Setoran Pajak : lembar.1 Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nom or PER. ***) Kecuali sewa tanah dan bangunan..……………………………………………………………………… 3) …………………………. ……………. Dividen *) 2. 2. c. Jasa Teknik b. IDENTITAS PEMOTONG PAJAK/WAJIB PAJAK 1. Dividen 2. lembar. Diskonto SBI dan Jasa Giro a. a.………………………… 411124/104 411124/104 411124/104 (2) 411124/101 411124/102 411124/103 411124/100 411124/100 (3) (4) Uraian KAP/KJS Nilai Obyek PajaK (Rp) Tarif (%) PPh yang Dipotong/ Dipungut/Disetor Sendiri (Rp) (1) 1.. Yang ditempatkan di Dalam Negeri Yang ditempatkan di Luar Negeri (2) (3) (4) (5) 411128/404 411128/404 411128/404 411128/404 411128/407 411128/407 411128/401 411128/405 411128/403 411128/403 Diskonto Sertifikat Bank Indonesia Jasa Giro Saham Pendiri Bukan Saham Pendiri 2. 4. BAGIAN D. Transaksi Derivatif Berupa Kontrak Berjangka yang Diperdagangkan di Bursa 10.53/PJ/2009 . OBJEK PAJAK 1. Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B).……………………….1. 2. Bunga Deposito/Tabungan 1) 2) b.…………. Jasa Konstruksi Pengguna Jasa sebagai Pemotong PPh Penyedia Jasa yang Menyetor Sendiri PPh Pengguna Jasa sebagai Pemotong PPh Penyedia Jasa yang Menyetor Sendiri PPh Pengguna Jasa sebagai Pemotong PPh Penyedia Jasa yang Menyetor Sendiri PPh 411128/409 411128/409 411128/409 411128/409 411128/409 411128/409 411128/402 411128/417 411128/418 411128/419 PPh Pasal 26 yang telah Dipotong Uraian KAP/KJS Perkiraan Penghasilan Neto (%) 2) PPh yang Dipotong (Rp) b. **) Tidak termasuk bunga simpanan yang dibayarkan oleh koperasi kepada WP OP. Pensiun dan pembayaran berkala 8. Premi asuransi/reasuransi 12. Legalisasi fotocopy Surat Keterangan Domisili yang masih berlaku. Premi swap dan transaksi lindung nilai 9. 5. Bunga 3... pekerjaan dan kegiatan 6.…… JUMLAH Terbilang 2. Bunga Simpanan yang Dibayarkan oleh Koperasi kepada Anggota Wajib Pajak Orang Pribadi 9.………………………… JUMLAH ……………. ….……………………………………………………………………………………………………………. Keuntungan karena pembebasan utang 10.………………………………… ……………. Hadiah dan penghargaan 7....………….Simulasi Pengisian SPT PPh Pasal 23 dan Pasal 4 ayat (2) Workshop Bendahara Mahir Pajak KPP Pratama Tarakan – Pemkab Nunukan DEPARTEMEN KEUANGAN R. Dividen yang Diterima/Diperoleh Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri 11. Jasa Manajemen. saya menyatakan bahwa apa yang telah saya beritahukan di atas beserta lampiran-lampirannya adalah benar.. …………………………………………………………….. 4. 3.

membayar tagihan catering tersebut pada tanggal 25 Februari 2011.0-822. Bendahara Pemda Kab.500.875. Anton .469. Kontrak yang disepakati untuk jasa catering tersebut adalah Rp.000) menunjuk CV. Sedap (02. Bendahara Pemda Gorontalo (00.Contoh 1.000) yang bergerak di bidang jasa catering untuk menyediakan konsumsi rapat tersebut. Gorontalo.425.000. Bagaimana kewajiban perpajakan yang harus dilakukan ? . Untuk acara rapat koordinas daerah.2-822.00. 3.743.

500.500. Pemotongan/Pemungutan PPh Terhadap jumlah bruto tagihan sebesar Rp.00 Pemungutan PPN Bendahara TIDAK memungut PPN atas jasa catering karena penyerahan jasa catering tersebut tidak dikenai PPN b.00 = Rp.a. 3. 70.00 atas jasa catering dikenakan pemotongan PPh Pasal 23 sebagai berikut Besar potongan pasal 23 = 2 % X Rp.000.000.000. . 3.

000.Kewajiban Anton sebagai Bendahara Pemda Kab. Memberikan bukti pemotongan PPh Pasal 23. .00 . Melaporkan SPT Masa PPh Pasal 23 paling lambat tanggal 21 Maret 2011 ke Kantor Pelayanan Pajak Pratama Gorontalo.70. Gorontalo atas pembayaran jasa catering tersebut adalah :     Memotong PPh Pasal 23 atas jasa catering sebesar Rp. Menyetorkan PPh Pasal 23 yang dipotong paling lambat tanggal 10 Maret 2011 menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP) ke kas negara melalui Bank Persepsi atau Kantor Pos dan Giro.

425. sebuah perusahaan garmen di Kab. Boyolali.000). Boyolali membuat baju seragam dengan corak batik untuk seluruh pegawainya dan untuk seluruh guru yang berada di wilayah kerjanya sejumlah 2.2-527. Kontrak ditandantangani oleh Saudara Budiman selaku Direktur PT.000 potong.Contoh 2. Pada tanggal 5 Januari 2011 telah disepakati kontrak pengerjaan tersebut dengan PT. Garmindo. Garmindo (02. Spesifikasi model ditentukan oleh Dinas Pendidikan Kab.347. Boyolali serta bahan baku utama berupa kain batik yang dibeli pada tahun sebelumnya dari PT. Dalam rangka ikut melestarikan warisan budaya nasional maka Dinas Pendidikan Kab. . Batikindo.

000. menerima tagihan atas pengerjaan baju seragam tersebut pada tanggal 21 Februari 2011 dan melunasi pembayarannya pada tanggal 23 Februari 2011 Bagaimana kewajiban perpajakann yang harus dilakukan ? .00 tidak termasuk biaya untuk bahan tambahan sebesar Rp.000). 60.875. Boyolali (NPWP. Atas pekerjaan ini disepakati biaya pengerjaan sebesar Rp. 60.000. 10.00 Biaya pembuatan baju seragam Rp. 00.000.000. Garmindo kepada Dinas Pendidikan Kab Boyolali : Biaya untuk bahan tambahan Rp.000.964. 10.000.00 yang dikeluarkan PT.PT Garmindo selaku pihak yang mengerjakan pembuatan baju seragam tersebut menyediakan bahan tambahan yang diperlukan. Garmindo Rincian tagihan PT.00 Handayani.000. Bendahara Dinas Pendidikan Kab.0527.000.

00 = Rp.00 sehingga Besar potongan pasal 23 = 2 % X Rp.200.00 = Rp.000. 7.000.10.a. 70. 1.000.00 2) Atas pembayaran bahan tambahan kepada PT Garmindo dipungut PPh Pasal 22 atas belanja barang sebesar: Besar potongan pasal 22 = 1.00 = Rp. 70.000.00 3) Dalam hal TIDAK ADA BUKTI PENDUKUNG atas rincian tagihan di atas maka jumlah bruto sebagai dasar pemotongan PPh Pasal 23 adalah sebesar Rp.000.000. Garmindo dipotong PPh Pasal 23 atas jasa maklon sebesar : Besar potongan pasal 23 = 2 % X Rp. 70.000.000.400.00 = Rp.000.00 b. 150.000.00 Pemungutan PPN Atas penyerahan jasa maklon dan bahan tambahan tersebut. 60.000. 1. .000. Boyolali memungut PPN sebesar : Besar potongan PPN = 10 % X Rp.000.5% X Rp. Pemotongan/Pemungutan PPh 1) Atas pembayaran ongkos pembuatan baju seragam kepada PT. Handayani selaku Bendahara Dinas Pendidikan Kab.000.000.

Garmindo. Garmindo. kepada PT Garmindo. membuat SSP PPh Pasal 22 dan PPN atas nama PT Garmindo dan ditandatangani oleh Handayani. Boyolali atas pembayaran jasa maklon tersebut adalah : 1. melaporkan SPT Masa PPh Pasal 23 (yang telah dilengkapi dengan SSP PPh Pasal 23 ATAS NAMA BENDAHARA) paling lambat tanggal 21 Maret 2011 ke KPP Pratama Boyolali . 4. membuat bukti potong PPh Pasal 23 atas nama PT.Kewajiban Handayani sebagai Bendahara Dinas Pendidikan Kab. SSP PPh Pasal 22 dan PPN lembar ke-1 yang telah disahkan oleh KPPN. bendahara menyerahkan : a. Faktur Pajak lembar ke-2. 7. c. 3. melaporkan SPT Masa PPN paling lambat tanggal 31 Maret 2011. b. 2. 5. Bukti Pemotongan PPh Pasal 23. melakukan pengecekan keabsahan Faktur Pajak yang telah diisi dengan data Wajib Pajak PT. 8. melaporkan SPT Masa PPh Pasal 22 paling lama tanggal 14 Maret 2011 ke KPP tempat Bendahara Dinas Pendidikan Kab Boyolali terdaftar. 6. menyerahkan dokumen SPM dilengkapi dengan SSP dan Faktur Pajak ke KPPN. setelah terbit SP2D.

00 dan biaya service charge dan fasilitas lainnya sebesar Rp.100.12. 00.0-821.799. 50.000.457.000 ) Bagaimana perlakuan pajaknya? .0-821. Bendahara Dinas Tata Ruang Pemkot.Contoh 3. Maju Hidayat (NPWP/NPPKP 02.003. Prabu Wijaya. Manado (NPWP.000) membayar sewa rukan untuk tahun 2011 sebesar Rp.000.000.000.00 kepada PT. Pada tanggal 5 Januari 2011.

00 .00 *Penting Jumlah Bruto nilai persewaan adalah semua jumlah yang dibayarkan oleh penyewa yang berkaitan dengan tanah dan/atau bangunan yang disewa termasuk biaya perawatan. 6.200.000.00 = Rp.a.000.000.000. 62. 62. biaya keamanan.00 = Rp.000. 6.200. Pemungutan PPN Atas pembayaran sewa dan service charge rukan tersebut.000. biaya fasilitas lainnya dan “service charge” baik yang perjanjiannya dibuat terpisah maupun yang disatukan b. Pemotongan/Pemungutan PPh 1) Atas penghasilan yang diterima atau diperoleh dari persewaan tanah dan/atau bangunan wajib dibayar PPh yang bersifat final dengan tarif 10 % dari jumlah bruto nilai persewaan sebesar : Besar PPh Final pasal 4 ayat (2) = 10 % X Rp. Prabu Wijaya selaku Bendahara Dinas Tata Ruang Pemkot Manado memungut PPN sebesar : Besar potongan PPN = 10 % X Rp. biaya pemeliharaan.

menyerahkan dokumen SPN dilengkapi dengan SSP dan Faktur Pajak ke KPPN. melakukan pengecekan keabsahan Faktur Pajak yang telah diisi dengan data Wajib Pajak PT. Bukti Pemotongan PPh Pasal 4 ayat (2). setelah terbit SP2D. membuat bukti potong PPh Final Pasal 4 ayat (2) atas nama PT Maju Hidayat. 3. c. 6. b. 2. melaporkan SPT Masa PPh Final Pasal 4 ayat (2) ke KPP Pratama Manado paling lama tanggal 21 Februari 2011 7. 4. Maju Hidayat dan ditandatangani oleh Prabu Wijaya. membuat SSP PPh Final Pasal 4 ayat (2) dan SSP PPN atas nama PT. Faktur Pajak lembar ke-2. . bendahara menyerahkan : a.Kewajiban Bendahara Dinas Tata Kota adalah : 1. Maju Hidayat. 5. melaporkan SPT Masa PPN paling lambat tanggal 28 Februari 2011. SSP PPh Final Pasal 4 ayat (2) dan PPN lembar ke-1 yang telah disahkan oleh KPPN. kepada PT Maju Hidayat.

000. .00 s.00 di setiap bukti pembayaran yang nilai transaksinya diantara Rp.000. 250.000. Rp. 1. Rp.000. 1.Dalam setiap pembuatan bukti pembayaran.d.00. Rp. 6.00 di setiap bukti pembayaran yang nilai transaksinya diatas Rp.000. 3. bendahara sebagai pihak penerima kuitansi terutang mea meterai sebesar : a.000.000.00. b.

000) melaksanakan proyek pemerintah pembangunan jalan dengan menggunakan dana yang berasal dari hibah Bank dunia sebesar US$.8. 850.012.0-012.340. Andang Konstruksi NPWP/NPPKP : 02.000. Syarif mencairkan sisa anggaran untuk membayar jasa konstruksi PT Andang Konstruksi ? .849.100.000.2.000 yang memiliki kualifikasi usaha besar yang dibuktikan dengan sertifikasi pelaksana konstruksi dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Bagaimana kewajiban perpajakan yang harus dilakukan Syarif selaku Bendahara Kementerian PU.Contoh 4.668. 100.00/US$) yang telah tercantum dalam DIPA Kementerian PU.d. Proyek pemerintah ini dilaksanakan selama jangka waktu 3 tahun yaitu dari tahun 2009 s.000.500.000.00.00 dengan kurs Menkeu pada saat ditandatangani kontrak sebesar Rp. Untuk tahun 2011 sisa anggaran yang belum dicairkan adalah Rp.000.000.000.000.00 (Rp. apabila pada bulan Mei 2011. Kementerian Pekerjaan Umum (NPWP.854. 00. Proyek pemerintah ini dilaksanakan oleh kontraktor utama PT. 2011.

00 Pemungutan PPN Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang terutang atas impor serta penyerahan barang dan jasa dalam rangka pelaksanaan Proyek Pemerintah yang dibiayai dengan hibah atau dana pinjaman luar negeri TIDAK DIPUNGUT PPN .Proyek Pemerintah adalah proyek yang tercantum dalam Daftar Isian Proyek (DIP) atau dokumen yang dipersamakan dengan DIP. 340. termasuk proyek yang dibiayai dengan Perjanjian Penerusan Pinjaman (PPP)/Subsidiary Loan Agreement (SLA) a.dan pemasok (supplier) utama dari pekerjaan yang dilakukan dalam pelaksanaan proyek-proyek pemerintah yang dibiayai dengan dana hibah dan/atau dana pinjaman luar negeri DITANGGUNG PEMERINTAH Besar PPh Final pasal 4 ayat (2) yang ditanggung pemerintah b.000.200. Pemotongan/Pemungutan PPh 1) PPh yang terutang atas penghasilan yang diterima atau diperoleh kontraktor.000.000. 10.000. konsultan. = 3 % X Rp.00 = Rp.000.

membuat bukti potong PPh Final Pasal 4 ayat (2) atas penghasilan dari usaha Jasa Konstruksi atas nama PT Andang Konstruksi. 6. c. setelah terbit SP2D. Andang Konstruksi. SSP PPh Final Pasal 4 ayat (2) dan PPN lembar ke-1 yang telah disahkan oleh KPPN. 5. bendahara menyerahkan : a. melaporkan SPT Masa PPh Final Pasal 4 ayat (2) ke KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru paling lama tanggal 20 Juni 2011 . 2. 4. yang telah dibuat oleh PT. membuat SSP PPh Final Pasal 4 ayat (2) dengan dibubuhi cap “PAJAK PENGHASILAN DITANGGUNG PEMERINTAH” serta menandatanganinya. b. melakukan pengecekan keabsahan Faktur Pajak yang telah dibubuhi cap “PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH TIDAK DIPUNGUT. 3. Faktur Pajak lembar ke-2. Bukti Pemotongan PPh Pasal 4 ayat (2) atas penghasilan dari usaha Jasa konstruksi. kepada PT Andang Konstruksi. menyerahkan dokumen SPN dilengkapi dengan SSP dan Faktur Pajak ke KPPN.Kewajiban Bendahara Kementerian PU adalah : 1.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->