000 3. Bagi yang belum ber-NPWP Total PPh Pasal 21 Jumlah ( Rp ) 2.000 114.800 540. Jumlah Pengurang Penghasilan neto Penghasilan neto disetahunkan PTKP 1.000 4.009. Tunjangan beras 6. Jumlah PTKP PKP Pembulatan PPh Pasal 21 setahun 5% PPh Pasal 21 sebulan Tambahan 20% lebih tinggi.000 21.794 22. Tunjangan anak 4.846.136.000 287.692 6.490 155.794 15. Status WP Kawin 3.320. Tunjangan istri 3.901 3.870.411 355. Biaya jabatan 5% 9.000 22.726. Tunjangan jabatan 5.120.000 198.692 . Gaji pokok 2.000 1. Penghasilan bruto Pengurang 8.000 1. Iuran pensiun 4.300 94. Pembulatan 7.653. Tanggungan 4.726.75% 10. Untuk Wajib Pajak 2.960.848 94.Penghasilan 1.800 200.840.900 43.

6-122.-.000.  Menyetorkan PPh Pasal 21 paling lama tanggal 11 April 2011.485. .  Nama dan NPWP pada SSP adalah Kantor Imigrasi Medan NPWP Bendahara 00.030.692. 100 dengan nilai setoran sebesar Rp.  Melaporkan SPT Masa PPh Pasal 21 paling lama tanggal 20 April 2011.  Kode Jenis Setoran Pajak dan kode MAP yang digunakan adalah 411121.Kewajiban bendahara atas pembayaran gaji bulan Maret 2011 adalah:  Memotong PPh Pasal 21 atas pembayaran gaji. 94.

.

.

275.6-122.485. Membuat bukti potong PPh Pasal 21 Final atas Pembayaran honor. 3. 4. Kode Jenis Setoran Pajak dan kode MAP yang digunakan adalah 411121. Memotong PPh Pasal 21 Final atas pembayaran honor.000.Kewajiban bendahara atas pembayaran honor tersebut : 1. . 2. 6. 402 dengan nilai setoran sebesar Rp. Melaporkan SPT Masa PPh Pasal 21 paling lama tanggal 20 April 2011. 5.-.030.000. Menyetorkan PPh Pasal 21 Final paling lama tanggal 11 April 2011. Nama dan NPWP pada SSP adalah Kantor Imigrasi Medan NPWP Bendahara 00.

.

.

bendahara menyerahkan:   SSP PPh Pasal 22 dan SSP PPN lembar ke-1 yang telah disahkan oleh KPPN.Kewajiban selanjutnya yang harus dilakukan oleh Taufik Hidayat sebagai bendahara MAN Purbalingga adalah sebagai berikut:  Melakukan pengecekan keabsahan Faktur Pajak yang telah diisi dengan data Wajib Pajak CV Susanto. Setelah terbit SP2D. Kode Jenis Setoran dan MAP yang digunakan adalah :   PPh Pasal 22 : 411122. Melaporkan SPT Masa PPN selambat-lambatnya tanggal 31 Maret 2011 ke KPP Pratama Purbalingga.  Menyetorkan PPh Pasal 22 dan PPN dengan cara:   Membuat SSP PPh Pasal 22 dan SSP PPN atas nama CV Susanto dan ditandatangani oleh bendahara. Melaporkan SPT Masa PPh Pasal 22 selambat-lambatnya tanggal 14 Maret 2011 ke KPP Pratama Purbalingga. . dan  Faktur pajak lembar ke-2.kepada CV Susanto.900    Menyerahkan dokumen SPM dilengkapi dengan SSP dan Faktur Pajak ke KPPN.900 PPN : 411211.

32.. NPWP Nama Alamat : : : - / BAGIAN A.I. BAGIAN D. 5.03/2008 : a.1. Diskonto SBI dan Jasa Giro a. pekerjaan dan kegiatan 6. Sewa dan Penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta ***) 6.……………………….………………………………… …………….1.………………………. 4. Bukti Pemotongan PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 : Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh Final Pasal 4 ayat (2). Imbalan sehubungan dengan jasa.. lengkap dan jelas. IDENTITAS PEMOTONG PAJAK/WAJIB PAJAK 1. DIREKTORAT JENDERAL PAJAK SURAT PEMBERITAHUAN (SPT) MASA PAJAK PENGHASILAN FINAL PASAL 4 AYAT (2) Formulir ini digunakan untuk melaporkan Pemotongan/Pemungutan Pajak Penghasilan Final Pasal 4 Ayat (2) SPT Normal SPT Pembetulan KeMasa Pajak Masa Pajak / BAGIAN A. Jasa Teknik b.……………………. c. Penyewa sebagai Pemotong Pajak Orang Pribadi/Badan yang Menyetor Sendiri PPh Perencana Konstruksi 1) Jumlah Penghasilan Bruto (Rp) 6.. LAMPIRAN 1. Jasa Manajemen c. Bunga Simpanan yang Dibayarkan oleh Koperasi kepada Anggota Wajib Pajak Orang Pribadi 9.04 2 tanggal bulan 0 tahun 2 0 tahun Tanda Tangan Lam piran IV.. Premi asuransi/reasuransi 12... LAMPIRAN BAGIAN C. Penghasilan dari pengalihan saham 13. Persewaan Tanah dan/atau Bangunan a. lengkap dan jelas. Bunga/Diskonto Obligasi dan Surat Berharga Negara 4. Surat Setoran Pajak : lembar. Bunga 3.……………………………. a.. b. Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B). Keuntungan karena pembebasan utang 10.32. Transaksi Derivatif Berupa Kontrak Berjangka yang Diperdagangkan di Bursa 10. Wajib Pajak yang Melakukan Pengalihan Hak atas Tanah/Bangunan 8. Dividen yang Diterima/Diperoleh Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri 11..I. Jasa Teknik..1. ***) Kecuali sewa tanah dan bangunan. PPh Pasal 23 yang telah Dipotong Uraian KAP/KJS Jumlah Penghasilan Bruto (Rp) PPh yang Dipotong (Rp) BAGIAN B...…………………………………………….……………………………………………………………………… 7. Pelaksana Konstruksi 1) 2) (1) 1. **) Tidak termasuk bunga simpanan yang dibayarkan oleh koperasi kepada WP OP. Dividen 2. c. Penghasilan Tertentu Lainnya a. Bunga Deposito/Tabungan. lembar.. Hadiah dan penghargaan 7.………………………… 411124/104 411124/104 411124/104 (2) 411124/101 411124/102 411124/103 411124/100 411124/100 (3) (4) Uraian KAP/KJS Nilai Obyek PajaK (Rp) Tarif (%) PPh yang Dipotong/ Dipungut/Disetor Sendiri (Rp) (1) 1.…. PERNYATAAN DAN TANDA TANGAN Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.……………………………………………………………………………………………………………. OBJEK PAJAK 1.Simulasi Pengisian SPT PPh Pasal 23 dan Pasal 4 ayat (2) Workshop Bendahara Mahir Pajak KPP Pratama Tarakan – Pemkab Nunukan DEPARTEMEN KEUANGAN R. Terbilang : ………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………. 3.……………………………………………………………………… 2) …………………………. Surat Kuasa Khusus.. OBJEK PAJAK (1) 1.…………. Legalisasi fotocopy Surat Keterangan Domisili yang masih berlaku.53/PJ/2009 Lampiran I. IDENTITAS PEMOTONG PAJAK/WAJIB PAJAK 1. Bunga **) 3.. Sewa dan Penghasilan lain sehubungan penggunaan harta 5. Pensiun dan pembayaran berkala 8. Jasa Konsultansi dan jasa lain sesuai dengan PMK-244/PMK. b. 2. Hadiah Undian 5. PEMOTONG PAJAK/PIMPINAN 2 tanggal bulan Tanda Tangan 0 tahun Diisi Oleh Petugas SPT Masa Diterima: Langsung dari WP Melalui Pos KUASA WAJIB PAJAK Tanggal Tanggal Nama NPWP Tanda Tangan & Cap Tanggal tanggal bulan F.. Daftar Bukti Pemotongan PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26. DIREKTORAT JENDERAL PAJAK SURAT PEMBERITAHUAN (SPT) MASA PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 DAN/ATAU PASAL 26 Formulir ini digunakan untuk melaporkan Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 23 dan/atau Pasal 26 SPT Normal SPT Pembetulan KeDEPARTEMEN KEUANGAN R. Transaksi Penjualan Saham 3. Yang ditempatkan di Dalam Negeri Yang ditempatkan di Luar Negeri (2) (3) (4) (5) 411128/404 411128/404 411128/404 411128/404 411128/407 411128/407 411128/401 411128/405 411128/403 411128/403 Diskonto Sertifikat Bank Indonesia Jasa Giro Saham Pendiri Bukan Saham Pendiri 2.1 Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER. saya menyatakan bahwa apa yang telah saya beritahukan di atas beserta lampiran-lampirannya adalah benar.…………. Pengawas Konstruksi 1) 2) 7. a. Bunga Deposito/Tabungan 1) 2) b.…………………………………… ……………..53/PJ/2009 .……………………………………………………………………… 3) …………………………..1..………………. PERNYATAAN DAN TANDA TANGAN Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Jasa Konsultan d. 2. Jasa Konstruksi Pengguna Jasa sebagai Pemotong PPh Penyedia Jasa yang Menyetor Sendiri PPh Pengguna Jasa sebagai Pemotong PPh Penyedia Jasa yang Menyetor Sendiri PPh Pengguna Jasa sebagai Pemotong PPh Penyedia Jasa yang Menyetor Sendiri PPh 411128/409 411128/409 411128/409 411128/409 411128/409 411128/409 411128/402 411128/417 411128/418 411128/419 PPh Pasal 26 yang telah Dipotong Uraian KAP/KJS Perkiraan Penghasilan Neto (%) 2) PPh yang Dipotong (Rp) b.1 Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nom or PER.. Penjualan harta di Indonesia 11. ****) Apabila kurang harap dibuat lampiran tersendiri. Jasa Manajemen. Hadiah dan penghargaan 5.…… JUMLAH Terbilang 2. …. Surat Setoran Pajak : lembar.………………………… *) Tidak termasuk dividen kepada WP Orang Pribadi Dalam Negeri. Premi swap dan transaksi lindung nilai 9. 3. 3.………. 4. Jasa lain :****) 1) …………………………. NPWP Nama Alamat : : : - BAGIAN B.…………. b. 2. Royalti 4.. BAGIAN C. ……………………………………………………………. ……………. Royalti 4.03 2 0 tahun KUASA WAJIB PAJAK Diisi Oleh Petugas SPT Masa Diterima: Langsung dari WP Melalui Pos BAGIAN D. PEMOTONG PAJAK/PIMPINAN Nama NPWP Tanda Tangan & Cap Tanggal tanggal bulan F. dalam hal PPh Pasal 26 dihitung berdasarkan tarif lembar. 3. Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh Final Pasal 4 ayat (2) : Surat Kuasa Khusus. 2.……………. Penghasilan Kena Pajak BUT setelah pajak JUMLAH Terbilang (2) 411127/101 411127/102 411127/103 411127/100 411127/104 411127/100 411127/100 411127/102 411127/100 411127/100 411127/100 411127/100 411127/105 (3) (4) (5) c. Dividen *) 2.………………………… JUMLAH ……………. saya menyatakan bahwa apa yang telah saya beritahukan di atas beserta lampiran-lampirannya adalah benar. 1..

743. Sedap (02.500.000) menunjuk CV.Contoh 1.469. Bendahara Pemda Gorontalo (00.425.00. membayar tagihan catering tersebut pada tanggal 25 Februari 2011. Gorontalo. 3.2-822. Untuk acara rapat koordinas daerah.000) yang bergerak di bidang jasa catering untuk menyediakan konsumsi rapat tersebut. Bendahara Pemda Kab. Anton . Bagaimana kewajiban perpajakan yang harus dilakukan ? .875. Kontrak yang disepakati untuk jasa catering tersebut adalah Rp.0-822.000.

000. .000.500.a. 3.00 atas jasa catering dikenakan pemotongan PPh Pasal 23 sebagai berikut Besar potongan pasal 23 = 2 % X Rp. 3. Pemotongan/Pemungutan PPh Terhadap jumlah bruto tagihan sebesar Rp.000. 70.00 Pemungutan PPN Bendahara TIDAK memungut PPN atas jasa catering karena penyerahan jasa catering tersebut tidak dikenai PPN b.500.00 = Rp.

Kewajiban Anton sebagai Bendahara Pemda Kab.000. Memberikan bukti pemotongan PPh Pasal 23. Menyetorkan PPh Pasal 23 yang dipotong paling lambat tanggal 10 Maret 2011 menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP) ke kas negara melalui Bank Persepsi atau Kantor Pos dan Giro. Gorontalo atas pembayaran jasa catering tersebut adalah :     Memotong PPh Pasal 23 atas jasa catering sebesar Rp.70. Melaporkan SPT Masa PPh Pasal 23 paling lambat tanggal 21 Maret 2011 ke Kantor Pelayanan Pajak Pratama Gorontalo. .00 .

.000). Dalam rangka ikut melestarikan warisan budaya nasional maka Dinas Pendidikan Kab. sebuah perusahaan garmen di Kab. Boyolali membuat baju seragam dengan corak batik untuk seluruh pegawainya dan untuk seluruh guru yang berada di wilayah kerjanya sejumlah 2. Garmindo (02.Contoh 2. Batikindo.347.425.2-527. Boyolali. Kontrak ditandantangani oleh Saudara Budiman selaku Direktur PT. Spesifikasi model ditentukan oleh Dinas Pendidikan Kab. Pada tanggal 5 Januari 2011 telah disepakati kontrak pengerjaan tersebut dengan PT. Garmindo.000 potong. Boyolali serta bahan baku utama berupa kain batik yang dibeli pada tahun sebelumnya dari PT.

000.000.00 yang dikeluarkan PT.000.875.000. Bendahara Dinas Pendidikan Kab. 00. Atas pekerjaan ini disepakati biaya pengerjaan sebesar Rp.00 Handayani. Garmindo Rincian tagihan PT. Boyolali (NPWP.000.000). 60.00 Biaya pembuatan baju seragam Rp.PT Garmindo selaku pihak yang mengerjakan pembuatan baju seragam tersebut menyediakan bahan tambahan yang diperlukan.000. Garmindo kepada Dinas Pendidikan Kab Boyolali : Biaya untuk bahan tambahan Rp. 10. 60. menerima tagihan atas pengerjaan baju seragam tersebut pada tanggal 21 Februari 2011 dan melunasi pembayarannya pada tanggal 23 Februari 2011 Bagaimana kewajiban perpajakann yang harus dilakukan ? .0527.000.000.964. 10.00 tidak termasuk biaya untuk bahan tambahan sebesar Rp.

1.000. Boyolali memungut PPN sebesar : Besar potongan PPN = 10 % X Rp. 70.000. .000. Handayani selaku Bendahara Dinas Pendidikan Kab.000. 70.400.00 = Rp.a.000. 7.10. 150.00 Pemungutan PPN Atas penyerahan jasa maklon dan bahan tambahan tersebut.000.000. Garmindo dipotong PPh Pasal 23 atas jasa maklon sebesar : Besar potongan pasal 23 = 2 % X Rp. 60.000.00 2) Atas pembayaran bahan tambahan kepada PT Garmindo dipungut PPh Pasal 22 atas belanja barang sebesar: Besar potongan pasal 22 = 1.00 = Rp.00 b.000.200. 70.00 3) Dalam hal TIDAK ADA BUKTI PENDUKUNG atas rincian tagihan di atas maka jumlah bruto sebagai dasar pemotongan PPh Pasal 23 adalah sebesar Rp.00 = Rp.000.5% X Rp.00 sehingga Besar potongan pasal 23 = 2 % X Rp.000. Pemotongan/Pemungutan PPh 1) Atas pembayaran ongkos pembuatan baju seragam kepada PT.000. 1.000.000.000.00 = Rp.

Boyolali atas pembayaran jasa maklon tersebut adalah : 1. menyerahkan dokumen SPM dilengkapi dengan SSP dan Faktur Pajak ke KPPN. Bukti Pemotongan PPh Pasal 23. b. Garmindo. setelah terbit SP2D. melakukan pengecekan keabsahan Faktur Pajak yang telah diisi dengan data Wajib Pajak PT. membuat SSP PPh Pasal 22 dan PPN atas nama PT Garmindo dan ditandatangani oleh Handayani. melaporkan SPT Masa PPh Pasal 22 paling lama tanggal 14 Maret 2011 ke KPP tempat Bendahara Dinas Pendidikan Kab Boyolali terdaftar. Faktur Pajak lembar ke-2. kepada PT Garmindo. 3. membuat bukti potong PPh Pasal 23 atas nama PT. melaporkan SPT Masa PPN paling lambat tanggal 31 Maret 2011. 7. 8.Kewajiban Handayani sebagai Bendahara Dinas Pendidikan Kab. bendahara menyerahkan : a. melaporkan SPT Masa PPh Pasal 23 (yang telah dilengkapi dengan SSP PPh Pasal 23 ATAS NAMA BENDAHARA) paling lambat tanggal 21 Maret 2011 ke KPP Pratama Boyolali . 2. SSP PPh Pasal 22 dan PPN lembar ke-1 yang telah disahkan oleh KPPN. Garmindo. 6. 5. c. 4.

00.000.12.799. Bendahara Dinas Tata Ruang Pemkot.100.000 ) Bagaimana perlakuan pajaknya? .00 dan biaya service charge dan fasilitas lainnya sebesar Rp.0-821.003.00 kepada PT.0-821.Contoh 3.457. 50.000.000) membayar sewa rukan untuk tahun 2011 sebesar Rp. Pada tanggal 5 Januari 2011. Manado (NPWP. Prabu Wijaya. Maju Hidayat (NPWP/NPPKP 02.000.000.

Prabu Wijaya selaku Bendahara Dinas Tata Ruang Pemkot Manado memungut PPN sebesar : Besar potongan PPN = 10 % X Rp.a.00 . biaya fasilitas lainnya dan “service charge” baik yang perjanjiannya dibuat terpisah maupun yang disatukan b. Pemungutan PPN Atas pembayaran sewa dan service charge rukan tersebut.000. biaya pemeliharaan.000.00 = Rp. 62.000. 6. biaya keamanan. 6. Pemotongan/Pemungutan PPh 1) Atas penghasilan yang diterima atau diperoleh dari persewaan tanah dan/atau bangunan wajib dibayar PPh yang bersifat final dengan tarif 10 % dari jumlah bruto nilai persewaan sebesar : Besar PPh Final pasal 4 ayat (2) = 10 % X Rp.200.000. 62.00 = Rp.000.00 *Penting Jumlah Bruto nilai persewaan adalah semua jumlah yang dibayarkan oleh penyewa yang berkaitan dengan tanah dan/atau bangunan yang disewa termasuk biaya perawatan.200.000.

Maju Hidayat. membuat SSP PPh Final Pasal 4 ayat (2) dan SSP PPN atas nama PT. 2. menyerahkan dokumen SPN dilengkapi dengan SSP dan Faktur Pajak ke KPPN. c. Maju Hidayat dan ditandatangani oleh Prabu Wijaya. 6. kepada PT Maju Hidayat. bendahara menyerahkan : a. membuat bukti potong PPh Final Pasal 4 ayat (2) atas nama PT Maju Hidayat. Bukti Pemotongan PPh Pasal 4 ayat (2). . melaporkan SPT Masa PPN paling lambat tanggal 28 Februari 2011. 5. 4.Kewajiban Bendahara Dinas Tata Kota adalah : 1. 3. setelah terbit SP2D. melakukan pengecekan keabsahan Faktur Pajak yang telah diisi dengan data Wajib Pajak PT. SSP PPh Final Pasal 4 ayat (2) dan PPN lembar ke-1 yang telah disahkan oleh KPPN. Faktur Pajak lembar ke-2. b. melaporkan SPT Masa PPh Final Pasal 4 ayat (2) ke KPP Pratama Manado paling lama tanggal 21 Februari 2011 7.

000.Dalam setiap pembuatan bukti pembayaran. Rp.00 di setiap bukti pembayaran yang nilai transaksinya diatas Rp. 250. 1. 1. 3.00. Rp.000. 6.00 di setiap bukti pembayaran yang nilai transaksinya diantara Rp.000. b. Rp.000. bendahara sebagai pihak penerima kuitansi terutang mea meterai sebesar : a.000.00.000.d.000.00 s. .

850. 00.000) melaksanakan proyek pemerintah pembangunan jalan dengan menggunakan dana yang berasal dari hibah Bank dunia sebesar US$. Kementerian Pekerjaan Umum (NPWP. Proyek pemerintah ini dilaksanakan selama jangka waktu 3 tahun yaitu dari tahun 2009 s.100.012.8.000 yang memiliki kualifikasi usaha besar yang dibuktikan dengan sertifikasi pelaksana konstruksi dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Bagaimana kewajiban perpajakan yang harus dilakukan Syarif selaku Bendahara Kementerian PU.000.00/US$) yang telah tercantum dalam DIPA Kementerian PU.500.Contoh 4.00 (Rp.340.849. Andang Konstruksi NPWP/NPPKP : 02.d.854. 2011.00. 100.00 dengan kurs Menkeu pada saat ditandatangani kontrak sebesar Rp.000. Proyek pemerintah ini dilaksanakan oleh kontraktor utama PT.000. Untuk tahun 2011 sisa anggaran yang belum dicairkan adalah Rp.000. Syarif mencairkan sisa anggaran untuk membayar jasa konstruksi PT Andang Konstruksi ? .000.000.000.000.0-012.2. apabila pada bulan Mei 2011.668.

000. 340.dan pemasok (supplier) utama dari pekerjaan yang dilakukan dalam pelaksanaan proyek-proyek pemerintah yang dibiayai dengan dana hibah dan/atau dana pinjaman luar negeri DITANGGUNG PEMERINTAH Besar PPh Final pasal 4 ayat (2) yang ditanggung pemerintah b. Pemotongan/Pemungutan PPh 1) PPh yang terutang atas penghasilan yang diterima atau diperoleh kontraktor.00 = Rp. termasuk proyek yang dibiayai dengan Perjanjian Penerusan Pinjaman (PPP)/Subsidiary Loan Agreement (SLA) a.000.200. konsultan.00 Pemungutan PPN Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang terutang atas impor serta penyerahan barang dan jasa dalam rangka pelaksanaan Proyek Pemerintah yang dibiayai dengan hibah atau dana pinjaman luar negeri TIDAK DIPUNGUT PPN .000.Proyek Pemerintah adalah proyek yang tercantum dalam Daftar Isian Proyek (DIP) atau dokumen yang dipersamakan dengan DIP.000. 10. = 3 % X Rp.000.

melakukan pengecekan keabsahan Faktur Pajak yang telah dibubuhi cap “PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH TIDAK DIPUNGUT. membuat bukti potong PPh Final Pasal 4 ayat (2) atas penghasilan dari usaha Jasa Konstruksi atas nama PT Andang Konstruksi. 6. kepada PT Andang Konstruksi. 4. 2. SSP PPh Final Pasal 4 ayat (2) dan PPN lembar ke-1 yang telah disahkan oleh KPPN. Faktur Pajak lembar ke-2. c. membuat SSP PPh Final Pasal 4 ayat (2) dengan dibubuhi cap “PAJAK PENGHASILAN DITANGGUNG PEMERINTAH” serta menandatanganinya.Kewajiban Bendahara Kementerian PU adalah : 1. menyerahkan dokumen SPN dilengkapi dengan SSP dan Faktur Pajak ke KPPN. Bukti Pemotongan PPh Pasal 4 ayat (2) atas penghasilan dari usaha Jasa konstruksi. Andang Konstruksi. setelah terbit SP2D. 3. 5. bendahara menyerahkan : a. melaporkan SPT Masa PPh Final Pasal 4 ayat (2) ke KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru paling lama tanggal 20 Juni 2011 . yang telah dibuat oleh PT. b.