Anda di halaman 1dari 14

PENGURUTAN KEJADIAN GEOLOGI Pendeskripsian pada pengurutan kejadian geologi gambar 1 6 5 4 3 2 1

No. 1. 2. 3. 4. 5.

Batuan Bidang 1-2 2-3 3-4 4-5 5-6

Struktur Perlapisan Perlapisan Perlapisan, Kekar Perlapisan Perlapisan

Umur Relatif Batuan 1 lebih tua daripada batuan 2 Batuan 2 lebih tua daripada batuan 3 Batuan 3 lebih tua daripada batuan 4 Batuan 4 lebih tua daripada batuan 5 Batuan 5 lebih tua daripada batuan 6

Kejadian geologi yang terekam Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Ketidakselarasan, Disconformity Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Ketidakselarasan, Disconformity 1

Pendeskripsian pada pengurutan kejadian geologi gambar 2

3 2 1

No. 1. 2.

Batuan Bidang 1-2 2-3

Struktur Perlapisan Perlapisan

Umur Relatif Batuan 1 lebih tua daripada batuan 2 Batuan 2 lebih tua daripada batuan 3

Kejadian geologi yang terekam Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Kesinambungan lateral, dan Keselarasan Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Kesinambungan lateral, dan Keselarasan

Pendeskripsian pada pengurutan kejadian geologi gambar 3

4 3 2 1 No. 1. 2. 3. 4. 5. Batuan Bidang 1-2 2-3 3-4 Fault Monocline Struktur Perlapisan Perlapisan Perlapisan Sesar Turun Lipatan Umur Relatif Batuan 1 lebih tua daripada batuan 2 Batuan 2 lebih tua daripada batuan 3 Batuan 3 lebih tua daripada batuan 4 Umur batuan sama seperti di atas, namun sebagian kedudukannya bergeser menurun Umur batuan sama seperti di atas, namun sebagian kedudukannya bergeser menurun dan miring Kejadian geologi yang terekam Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan Sesar Turun Lipatan, Ketidakselarasan, dan Angular unconfority

Pendeskripsian pada pengurutan kejadian geologi gambar 4

No. 1. 2. 3. 4.

Batuan Bidang C-B B-A D E

Struktur Perlapisan Perlapisan Intrusi Sesar Naik

Umur Relatif Batuan C lebih tua dari batuan B Batuan B lebih tua daripada batuan A Batuan C, B, A lebih tua daripada batuan hasil intrusi D Umur batuan sama seperti di atas, namun sebagian kedudukannya bergeser naik

Kejadian geologi yang terekam Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Keselarasan Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan Cross Cutting Relationship Terjadi Sesar Naik dan Uplift, lalu tererosi pada warna hijau sehingga sebagian batuan A terkikis menjadi tipis dibanding lapisan awal

Pendeskripsian pada pengurutan kejadian geologi gambar 5

No. 1.

Batuan Bidang Tanah lain-B

Struktur Perlapisan

Umur Relatif Batuan tanah lain jauh lebih tua daripada batuan B ditandai dengan adanya sesar A yang hanya memotong tanah lain Batuan tanah lain jauh lebih tua daripada batuan B ditandai dengan adanya sesar A yang hanya memotong tanah lain sehingga tanah lain bergeser menurun Batuan lain dan batuan B jauh lebih tua daripada batuan C Batuan D lebih muda dari batuan lain, B, dan C

Kejadian geologi yang terekam Terjadi Superposisi, Ketidakselarasan, Nonconformity

2.

Sesar Turun Perlapisan Intrusi

Sesar turun Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Ketidakselarasan, Disconformity Cross Cutting Relationship, Inklusi 5

3. 4.

Tanah lain-C D

5. 6. 7.

F C-E E-permukaan tanah

Sesar turun Perlapisan Perlapisan

Umur batuan masih seperti di atas Batuan lain, B, C, D lebih tua daripada batuan E Batuan lain, B, C, D,E lebih tua daripada batuan permukaan tanah

Sesar turun Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Keselarasan, dan Kesinambungan Lateral Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Ketidakselarasan, Disconformity, dan Kesinambungan Lateral

Pendeskripsian pada pengurutan kejadian geologi gambar 6

No. 1.

Batuan Bidang Q-O

Struktur Perlapisan

Umur Relatif Batuan Q lebih tua daripada batuan O

Kejadian geologi yang terekam Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan 6

2. 3. 4. 5. 6. 6. 7. 8. 9.

O-N N-M M-L Q-O-N-M-L P H-Semua lapisan dibawahnya H-I I-J J-K

Perlapisan Perlapisan Perlapisan Perlapisan Intrusi Perlapisan Perlapisan Perlapisan Perlapisan

Batuan O lebih tua daripada batuan N Batuan N lebih tua daripada batuan M Batuan M lebih tua daripada batuan L Umur batuan masih seperti di atas Umur batuan masih seperti di atas Batuan H lebih muda daripada batuan pada semua lapisan dibawahnya Batuan H lebih tua daripada batuan I Batuan I lebih tua daripada batuan J Batuan J lebih tua daripada batuan K

Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Keselarasan, dan Inklusi Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Keselarasan, dan Inklusi Ketidakselarasan, Angular unconformity Cross cutting Relationship, Inklusi Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Ketidakselarasan, Disconformity Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Ketidakselarasan, Disconformity

Pendeskripsian pada pengurutan kejadian geologi gambar 7

No. 1. 2.

Batuan Bidang B D-C E-Lapisan batuan dibawahnya

Struktur Sesar turun Intrusi

Umur Relatif Lapisan batuan D pertama kali terbentuk, jadi paling tua Batuan D lebih tua daripada batuan C karena batuan C yang mengintrusi batuan D Batuan E lebih muda daripada batuan pada lapisan dibawahnya

Kejadian geologi yang terekam Sesar turun Cross cutting Relationship Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Ketidakselarasan, Disconformity pada lapisan batuan ELapisan batuan dibawahnya, sedangkan pada lapisan batuan E sendiri terjadi ketidakselarasan yaitu nonconformity

3.

Perlapisan

Pendeskripsian pada pengurutan kejadian geologi gambar 8

2 1-2 1 Batuan Bidang 1 1-2 2

No. 1. 2. 3.

Struktur Perlapisan Perlapisan Perlapisan

Umur Relatif Secara berurutan pada lapisan batuan ini dari bawah ke atas adalah umur batuan dari tua ke muda Lapisan batuan 1 jauh lebih tua daripada lapisan batuan 2 Secara berurutan pada lapisan batuan dari bawah ke atas adalah umur batuan dari tua ke muda

Kejadian geologi yang terekam Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan Ketidakselarasan, Angular unconformity Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Kesinambungan Lateral, dan Keselarasan

Pendeskripsian pada pengurutan kejadian geologi gambar 9

No. 1. 2. 3. 4.

Batuan Bidang 1 2 3 4

Struktur Perlapisan Perlapisan Perlapisan Perlapisan

Umur Relatif Batuan 1 pertama terbentuk sehingga paling tua umurnya Batuan 1 jauh lebih tua daripada batuan 2 Batuan 2 jauh lebih tua daripada batuan 3 Batuan 3 jauh lebih tua daripada batuan 4

Kejadian geologi yang terekam Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Kesinambungan Lateral, Ketidakselarasan, Nonconformity Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Kesinambungan Lateral, Ketidakselarasan, Angular unconformity Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Kesinambungan Lateral, Ketidakselarasan, Disconformity Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Kesinambungan Lateral, Ketidakselarasan, Disconformity 10

5.

Perlapisan

Batuan 4 jauh lebih tua daripada batuan 5

Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Kesinambungan Lateral, Ketidakselarasan, Disconformity

Pendeskripsian pada pengurutan kejadian geologi gambar 10

4 3 2 1

No. 1. 2. 3. 4. 5.

Batuan Bidang 1 2 3 4 5

Struktur Perlapisan Intrusi Perlapisan Intrusi Perlapisan

Umur Relatif Lapisan batuan 1 pertama terbentuk sehingga paling tua umurnya Batuan 2 mengintrusi lapisan batuan 1 yang lebih tua Batuan 2 jauh lebih tua daripada batuan 3 Batuan 4 mengintrusi lapisan batuan 3 dan 1 yang lebih tua Batuan 4 jauh lebih tua daripada batuan 5 yang tererosi

Kejadian geologi yang terekam Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Ketidakselarasan, Disconformity Cross cutting Relationship Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Kesinambungan Lateral, Keselarasan Cross cutting Relationship Terjadi isostasi, keselarasan, kesinambungan lateral 11

Sesar Umur batuan masih seperti di atas turun Pendeskripsian pada pengurutan kejadian geologi gambar 11 6. 6

Sesar turun

No. 1.

Batuan Bidang 1-2

Struktur Intrusi

Umur Relatif

Kejadian geologi yang terekam Cross cutting Relationship Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Ketidakselarasan, Nonconformity, Inklusi, Kesinambungan Lateral Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Kesinambungan Lateral, Keselarasan Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, Keselarasan, dan Transgresi

Batuan 1 mengintrusi lapisan batuan 2 yang lebih tua Batuan 2 jauh lebih tua daripada 2. 3 Perlapisan batuan 3, terlihat dari inklusi batuan 2 Lapisan batuan 4 lebih muda 3. 4 Perlapisan daripada lapisan batuan 3 Lapisan batuan 5 lebih muda 4. 5 Perlapisan daripada lapisan batuan 4 Pendeskripsian pada pengurutan kejadian geologi gambar 12

12

No. 1. 2. 3. 4. 5. 6.

Batuan Bidang P-E E-F F-D I D, E, F L L-O

Struktur Perlapisan Perlapisan Perlapisan Intrusi Perlapisan Perlapisan

Umur Relatif Batuan P lebih tua daripada batuan E Batuan E lebih tua daripada batuan F Batuan F lebih tua daripada batuan D Batuan D, E, F lebih tua daripada batuan I Batuan D, E, F, I jauh lebih tua daripada batuan L Batuan L lebih tua daripada batuan O

Kejadian geologi yang terekam Terjadi Superposisi, Ketidakselarasan, Diconformity Terjadi Superposisi, Ketidakselarasan, Diconformity Terjadi Superposisi, Ketidakselarasan, Diconformity Cross cutting Relationship Terjadi Superposisi, Ketidakselarasan, Angular unconformity Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan 13

7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14.

O-M M-J H J-A K-G N G-B C

Perlapisan Perlapisan Sesar Naik Perlapisan Perlapisan Intrusi Perlapisan Intrusi

Batuan O lebih tua daripada batuan M Batuan M lebih tua daripada batuan J Umur batuan sama seperti di atas, namun sebagian kedudukannya bergeser naik Batuan J jauh lebih tua daripada batuan A Batuan K lebih tua daripada batuan G Batuan F, D, L, O, M, J, A, K,G lebih tua daripada batuan N Batuan G lebih tua daripada batuan B Batuan F, D, L, O, M, J, A, K,G,B lebih tua daripada batuan C

Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan Terjadi Sesar Naik dan Uplift Terjadi Superposisi, Ketidakselarasan, Disconformity Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan Cross cutting Relationship Terjadi Superposisi, Horizontality Strata, dan Keselarasan Cross cutting Relationship

14