Anda di halaman 1dari 47

BAB I PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang Di era yang modern ini kebutuhan akan tenaga listrik sudah menjadi kebutuhan primer baik dikota-kota besar maupun kota-kota kecil, hampir seluruh peralatan penunjang kehidupan sehari-hari kita memerlukan energi listrik. Oleh karena itu kita harus menyadari setidaknya secara umum bagaimana listrik itu bekerja dan penyampaian sistem tenaga listrik dari hulu ke hilir. Sebagai mahasiswa fakultas Teknik Elektro arus kuat saya tertarik untuk kerja praktek di ardu !nduk khususnya mengenai uji tahanan isolasi pada "#T dan pemeliharaan "#T secara umum. "$% sebagai satu-satunya perusahaan yg bergerak dalam bidang penyaluran tenaga listrik ke seluruh !ndonesia harus mampu menjaga ketersediaan listrik dengan cara salah satunya pemeliharaan peralatan-peralatan dari penyaluran energi listrik tersebut. &al ini menginspirasikan saya untuk mengambil topik laporan kerja praktek dibidang pemeliharaan khususnya pengujian tahanan isolasi "#T. Salah satu peralatan yang utama yang terdapat di gardu induk ini yaitu "emutus Tenaga '"#T( atau dalam bahasa inggrisnya )ircuit *reaker ')*(. "emeliharaan dan pengoperasian yang tidak benar terhadap "#T akan memperpendek umur "#T dan akan menimbulkan gangguan 'trouble( lebih dini. *erdasarkan IEV (International Electrotechnical Vocabulary) ++,-,+--. disebutkan bahwa )ircuit *reaker ')*( atau "emutus Tenaga '"#T( merupakan peralatan saklar / switching mekanis, yang mampu menutup, mengalirkan dan memutus arus beban dalam kondisi normal serta mampu menutup, mengalirkan 'dalam periode waktu tertentu( dan memutus arus beban dalam spesifik kondisi abnormal / gangguan seperti kondisi short circuit / hubung singkat. 0ungsi utamanya adalah sebagai alat pembuka atau penutup suatu rangkaian listrik dalam kondisi berbeban, serta mampu membuka atau menutup saat terjadi arus gangguan ' hubung singkat ( pada jaringan atau peralatan lain

I.2

Maksud dan Tujuan #aksud dari laporan kerja praktek ini adalah diharapkan mampu melihat, mengamati,

memahami, dan membandingkan operasi dan pemeliharaan pmt -.k1 secara umum yang dijalankan perusahaan serta dapat memecahkan suatu masalah di perusahaan tempat melakukan kerja praktek. Tujuan penulisan laporan kerja praktek ini adalah untuk mengetahui pengoperasian dan pemeliharaan yang terdapat di gardu induk secara umum dan gardu induk ,2. k1 3ngke secara khusus. #aksud dan tujuan kerja praktek 4 a. #engaplikasikan teori / ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktek kenyataan. b. #emperoleh pengalaman bagaimana suasana dalam bekerja, bagaimana

berkomunikasi dan bersosialisasi dalam lingkungan kerja. c. #emperoleh suatu bekal untuk terjun kelapangan usaha dimasa yang akan datang sehingga menjadi lulusan yang siap pakai setelah menyelesaikan program diploma saya. d. #emberikan solusi terhadap masalah yang ada di tempat kerja praktek. e. Sebagai salah satu syarat dan tugas untuk menyelesaikan mata kuliah praktek kerja nyata. f. 5ntuk menambah wawasan, pengetahuan dan pengalaman kerja serta mempersiapkan mahasiswa dalam mengjadapai tantangan dunia kerja dimasa yang akan datang. g. #elakukan studi lapangan dan terlibat langsung pada kegiatan perusahaan 'baik monitoring ataupun pemeliharaan(. I.3 Pokok Permasala an "okok permasalahan memahami definisi, prinsip kerja serta jenis-jenis "#T secara umum di gardu induk ' !( dan di ! 3ngke secara khusus serta cara kerja uji tahanan isolasi serta langkah-langkah pengujiannya pada pmt juga menganalisa nilai hasil uji yang

didapatkan dan mendapatkan keputusan untuk rekomendasi selanjutnya terhadap peralatan yang diuji.

I.!

Batasan Masala Dalam laporan praktek kerja ini penulis membatasi tentang Definisi, prinsip kerja dan

#acam-macam "#T secara umum yang terdapat di "rinsip kerja alat uji tahanan

ardu !nduk dan di

! 3ngke secara

khusus, "emeliharaan "#T secara umum dan pengujian tahanan isolasi secara khusus, isolasi, "rosedur pengujian tahanan isolasi, dan 3nalisa berdasarkan nilai hasil uji berdasarkan standar yang telah ditetapkan "$%

I."

#$stemat$ka %enul$san

Dalam laporan kerja praktek ini, penyusun menyusun tulisan dengan menggunakan sistematika sebagai berikut 4 a. Ba& 1 Penda ulan *ab ini membahas tentang latar belakang, maksud dan tujuan, pokok permasalahan, batasan masalah dan sistematika penulisan. &. Ba& 2 Pro'$l Perusa aan *ab ini membahas tentang sejarah, tujuan perusahaan, moto perusahaan, dan struktur perusahaan. (. Ba& 3 Landasan teor$ *ab ini #embahas tentang Definisi, prinsip kerja dan #acam-macam "#T secara umum yang terdapat di tahanan isolasi. ! 3ngke dan gardu induk lainnya , "emeliharaan "#T secara umum dan pengujian tahanan isolasi secara khusus, "rinsip kerja alat uji

d. Ba& ! Prosedur ) $nstruks$ kerja uj$ ta anan $solas$ %ada %mt serta anal$sa *ab ini membahas tentang langkah-langkah yang sesuai prosedur dalam melakukan uji tahanan isolasi pmt serta melakukan analisa dari hasil uji yang didapat dan pengaruhnya terhadap sistem tenaga listrik jaringan "$%. e. Ba& " *es$m%ulan dan saran *ab ini menjelaskan garis-garis besar dari setiap pembahasan.

BAB II P+,-IL PE+U#AHAAN 2.1 #truktur Perusa aan Dengan terbitnya Surat 6eputusan Direksi "T "$% '"ersero( %omor -27.6/ .,./ D!8/ -... tanggal - %o9ember -..., tentang "embentukan Organisasi dan Tata 6erja 5nit *isnis Strategis "enyaluran dan "usat "engatur *eban :awa *ali, maka "T "$% '"ersero( ";* yang merupakan unit pusat laba 'profit center( berubah menjadi unit pusat in9estasi 'in9estment center( dengan nama "enyaluran dan "usat "engatur *eban :awa *ali '";*(. Terhitung sejak - %opember -... maka organisasi "T. "$% '"ersero( ";* sebagai unit pusat laba 'profit center( berubah status menjadi unit pusat in9estasi 'in9estment center(. "T. "$% '"ersero( ";* :awa *ali membawahi + 8egion dan , Sub 8egion, yaitu 8egion :akarta dan *anten, 8egion :awa *arat, 8egion :awa Tengah dan D!<, 8egion :awa Timur dan Sub 8egion *ali. "T. "$% '"ersero( ";* :awa *ali 8egion :akarta dan *anten membawahi = 5"T ' 5nit "elayanan Transmisi ( 4 ,. 5"T :akarta "usat -. 5"T :akarta Selatan ;. 5"T :akarta Timur +. 5"T :akarta *arat 2. 5"T :akarta 5tara >. 5"T *ogor 7. 5"T *anten ?. 5"T Tangerang =. 5"T )ilegon 5"T :akarta *arat terbentuk mulai September -..2, dimana sebelumnya bernama 5"T Durikosambi. 5"T :akarta *arat mempunyai unit kerja ,, 'sebelas( ardu !nduk dan ,
5

'satu(

!TET 2.. k1 serta mempunyai ? 'delapan( Saluran 5dara Tegangan Tinggi ,2. k1

'S5TT( dan ; 'tiga( Saluran 6abel Tegangan Tinggi ,2. k1 'S6TT(. 3. ardu !nduk di 5"T :akarta *arat a. ! Durikosambi b. GI Angke c. ! )ileduk d. ! )engkareng e. ! Tangerang $ama f. ! Tangerang *aru g. ! #uarakarang $ama h. ! #uarakarang *aru i. !S rogol j. !S 6ebonjeruk k. !S %ew Senayan l. !S 6embangan *. Saluran 5dara Tegangan Tinggi a. ! #uarakarang $ama @ ! Durikosambi b. ! #uarakarang $ama @ ! 3ngke c. ! #uarakarang *aru @ ! Durikosambi d. ! #uarakarang *aru @ ! #uarakarang $ama e. ! Durikosambi @ !S rogol
6

f. ! Durikosambi @ ! )engkareng g. ! )engkareng @ ! Tangerang *aru h. ! )engkareng @ ! Tangerang $ama i. !S 6embangan @ ! )ileduk ). Saluran 6abel Tegangan Tinggi a. ! Durikosambi @ !S 6embangan b. ! Durikosambi @ !S 6ebon :eruk c. !S 6embangan @ !S %ew Senayan Selanjutnya sesuai dengan permintaan dari 85"S "T "$% '"ersero( tahun -.,, dan diterbitkannya S6 Direksi %o ,+7+.6/D!8/-.,, tanggal ,; Desember -.,, yang baru mulai diterapkan pada tanggal ., 3pril -.,- maka "T."$% '"ersero( ";* :awa *ali 8egion 5"T :akarta *arat dan "T."$% '"ersero( ";* A:awa *ali 8egion :akarta dan *anten 5"T Tangerang bergabung menjadi satu dengan nama "T."$% '"ersero( ";* :awa *ali 3"" Durikosambi. 2.2 #ejara .ardu Induk Angke

"ada akhir dekade tahun ,=2., unit "$%

! 3ngke mulai dibangun dibawah kesatuan ardu !nduk 3ngke

! :3<3 ' :akarta 8aya (. "ada tahun ,=>-

dioperasikan untuk mensupplai wilayah 3ncol, *andengan, "luit, Tangerang dan mengirim tegangan ke ! 6aretB saat itu di :akarta akan diadakan pesta olah raga se3#ES ( ke-+. Sehingga ! 3ngke sangat penting artinya elora *ung 3sia Tenggara ' 3SE3%

untuk mensupplai plasokan listrik dari "$T5 "8!O6 ke wilayah sekitar 6arno / Senayan melalui penghantar 6aret ke

! 6aret, guna mendukung kelancaran

dan suksesnya pesta olah raga se-3sia tenggara tersebut. Tegangan sistem yang digunakan waktu itu adalah 7. k1 dan ,- k1, adapun bay penghantar dan trafo serta penyulang yang saat itu ada adalah ,. *ay Trafo !! ,. #13 7./,- k1, trafo terpasang merk 3E
7

-. *ay penghantar 7. k1 "8!O6 ! dan !!, merupakan penghantar incoming dari ! "8!O6 638ET ! dan !!, merupakan penghantar outgoing ke ! 638ET *+ kabel ! dan !!, mensupplai arah wilayah sekitar 3ncol T kabel ! dan !!, mensupplai arah wilayah sekitar Tangerang *+-7 dan *7-7, mensupplai pabrik 3ir *aja yang berada di daerah *andengan *>-;, mensupplai wilayah "luit
ardu !nduk 3ngke berlokasi di jalan :embatan !!! 8T 4 .., 8C 4 .,, 6elurahan "ejagalan 6ecamatan "enjaringan 6otamadya :akarta 5tara, Telp .-,->>=;,+>, :COT ?-,=7B pada awalnya dibangun pada tanah seluas D -&a dan pada saat ini telah berkembang menjadi D +&a. 3dapun batas-batas lokasi ! 3ngke adalah &ijau. *atas sebelah *arat dan 5tara adalah kompleks perumahan "luit #as. Dalam perkembangannya ardu !nduk sangat banyak perubahan-perubahannya sesuai dengan perkembangan jaman, tuntutan akan kebutuhan energi listrik dan perkembangan teknologi peralatan instalasi listrik. 6ami mengumpulkan data-data mengenai yang pernah berdinas di ardu !nduk 3ngke dengan mengadakan wawancara dengan para sesepuh mantan karyawan dan karyawan ! 3ngkeB mengumpulkan, mencari dan mempelajari buku-buku ! 3ngke ? bay penghantar + bay trafo mengenai ! 3ngke dan mencatat data-data peralatan yang ada di ! 3ngke. 5ntuk saat ini konfigurasi yang terpasang di dan , bay kopel *atas sebelah TimurB komplek "$% :akarta 5tara. *atas sebelah Selatan adalah komplek pertokoan dan pergudangan edung ardu !nduk 3ngke :l. :embatan !!!

;. "enyulang ,- k1

Single $ine Diagram ! 3ngke 2.3 /$s$ /$s$ M$s$ Perusa aan 0

Diakui sebagai pengelola transmisi, operasi sistem dan transaksi tenaga listrik dengan kualitas pelayanan setara kelas dunia, yang mampu memenuhi harapan stakeholders, dan memberikan M$s$0 ,. #elakukan usaha transmisi tenaga listrik yang efisien, andal, aman dan ramah lingkunganB -. #elaksanakan pengelolaan operasi sistem tenaga listrik yang andal, aman, bermutu dan ekonomisB ;. #elaksanakan pengelolaan transaksi tenaga listrik yang transparan dan kredibelB +. #elaksanakan pengembangan dan pemberdayaan sumberdaya manusia 'SD#( yang kompeten dan profesionalB 2. #engembangkan usaha di luar usaha pokok yang dapat memberikan kontribusi pada perolehan laba usaha. Motto 0 E #ewujudkan perubahan nyata menuju "$% kelas dunia, bebas subsidi, menguntungkan dan ramah lingkungan E
9

kontribusi

dalam

peningkatan

kesejahteraan

masyarakat.

BAB III LANDA#AN TE,+I 3.1 De'$n$s$ dan Pr$ns$% kerja PMT *erdasarkan IEV (International Electrotechnical Vocabulary) ++,-,+--. disebutkan bahwa )ircuit *reaker ')*( atau "emutus Tenaga '"#T( merupakan peralatan saklar / switching mekanis, yang mampu menutup, mengalirkan dan memutus arus beban dalam kondisi normal serta mampu menutup, mengalirkan 'dalam periode waktu tertentu( dan memutus arus beban dalam spesifik kondisi abnormal / gangguan seperti kondisi short circuit / hubung singkat. 0ungsi utamanya adalah sebagai alat pembuka atau penutup suatu rangkaian listrik dalam kondisi berbeban, serta mampu membuka atau menutup saat terjadi arus gangguan ' hubung singkat ( pada jaringan atau peralatann lain.

"#T -.61

"#T ,2.61

"#T 2..61

#acam @ macam "#T -.k1, ,2.k1, 2..k1

10

#acam @ macam "#T -.k1

3.2 3.2.1

Ma(am1Ma(am PMT Berdasarkan kelas ) &esar tegangann2a PMT da%at d$&edakan menjad$ 0

a. "#T tegangan rendah '$ow 1oltage( Dengan range tegangan .., s/d , k1 ' S"$% ,.,==2 - ;.; (. b. "#T tegangan menengah '#edium 1oltage( Dengan range tegangan , s/d ;2 k1 ' S"$% ,.,==2 @ ;.+ (. c. "#T tegangan tinggi '&igh 1oltage( Dengan range tegangan ;2 s/d -+2 k1 ' S"$% ,.,==2 @ ;.2 (. d. "#T tegangan eFtra tinggi 'EFtra &igh 1oltage( Dengan range tegangan lebih besar dari -+2 k13) ' S"$% ,.,==2 @ ;.> (. 3.2.2 a. Berdasarkan med$a %emadam &usur a%$3 PMT da%at d$&edakan menjad$ 0 "emadam busur api dengan gas S0> #enggunakan gas S0> sebagai media pemadam busur api yang timbul pada waktu memutus arus listrik. Sebagai isolasi, gas S0> mempunyai kekuatan dielektrik yang lebih tinggi dibandingkan dengan udara dan kekuatan dielektrik ini bertambah seiring dengan pertambahan tekanan. 5mumnya "#T jenis ini merupakan tipe tekanan tunggal (single pressure type), dimana selama operasi membuka atau menutup "#T, gas S0> ditekan ke dalam suatu tabung/silinder yang menempel pada kontak bergerak. "ada waktu pemutusan, gas S0> ditekan melalui nozzle dan tiupan ini yang mematikan busur api.

11

"#T -.k9 media pemadam busur api S0>

"#T Satu 6atup dengan as S0>

b.

"emadam busur api dengan oil / minyak #enggunakan minyak isolasi sebagai media pemadam busur api yang timbul pada

saat "#T bekerja membuka atau menutup.


12

:enis "#T dengan minyak ini dapat dibedakan menjadi 4 !. !!. "#T menggunakan banyak minyak (bulk oil) "#T menggunakan sedikit minyak (small oil) "#T jenis ini digunakan mulai dari tegangan menengah > k1 sampai tegangan ekstra tinggi +-2 k1 dengan arus nominal +.. 3 sampai ,-2. 3 dengan arus pemutusan simetris ,- k3 sampai 2. k3

"#T *ulk oil

+.

"emadam busur api dengan udara hembus / air blast "#T ini menggunakan udara sebagai media pemadam busur api dengan

menghembuskan udara ke ruang pemutus. "#T ini disebut juga sebagai "#T 5dara &embus (Air Blast).

"#T 5dara &embus / Air Blast

2.

"emadam busur api dengan &ampa 5dara '1acuum(

13

8uang hampa udara mempunyai kekuatan dielektrik (dielektrik strength) yang tinggi dan sebagai media pemadam busur api yang baik. Saat ini, "#T jenis 9acuum umumnya digunakan untuk tegangan menengah '-+k1(. :arak 'gap( antara kedua katoda adalah , cm untuk ,2 k1 dan bertambah .,- cm setiap kenaikan tegangan ; k1. 5ntuk pemutus 9acuum tegangan tinggi, digunakan "#T jenis ini dengan dihubungkan secara serie. 8uang kontak utama (breaking chambers) dibuat dari bahan antara lain porcelain, kaca atau plat baja yang kedap udara. 8uang kontak utamanya tidak dapat dipelihara dan umur kontak utama sekitar -. tahun. 6arena kemampuan ketegangan dielektrikum yang tinggi maka bentuk pisik "#T jenis ini relatip kecil.
1. Plat-plat penahan bukan bahan magnet 2. Rumah pemutus dar bahan ber solas !. Pel ndung dar embun uap ". #ontak bergerak $. #ontak tetap %. Penghembus dar bahan logam &. Tutup alat penghembus '. ()ung kontak

Gambar Ruang kontak utama (breaking chamber) pada PMT vacuum

"#T dengan &ampa 5dara '9acuum(

14

3.3
3.3.1

Pemel$ araan PMT Pengert$an Pemel$ araan. "emeliharaan adalah suatu kegiatan yang sangat terhormat, karena pemeliharaan yang

baik akan memperpanjang umur

peralatan dan akan menjamin berfungsinya peralatan

dengan baik , dan pemeliharan yang telah dilaksanakan tidak ada bekasnya namun dapat dirasakan pengaruhnya , 3pabila pemeliharaan tidak dilaksanakan kemudian peralatan menjadi rusak atau gangguan maka kejadian tersebut dapat dikatagorikan hina/ memalukan $ain halnya kalau pemasangan baru atau pengadaan baru yaitu yang tadinya tidak ada menjadi ada dan jelas sekali perubahannya. Sebagai contoh pemeliharaan mobil ' mencuci, perubahannya yang tadinya kotor menjadi bersih, ganti oli yang ada adalah oli bekas, dll ( yang secara keseluruhannya perubahannya sangat kecil seolah olah tidak terjadi perubahan. 3.3.2 Tujuan Pemel$ araan. Tujuan pemeliharaan adalah untuk mempertahankan kondisi atau menjaga agar peralatan menjadi tahan lama dan meyakinkan bahwa peralatan dapat berfungsi sebagaimana mestinya sehingga dapat dicegah terjadinya gangguan yang menyebabkan kerusakan. Dalam SE. %o..;-/"ST/,=?+ tanggal -; #ei ,=?+ tersebut adalah merupakan himpunan rekomendasi pabrik serta instruction manual dari masing-masing peralatan instalasi listrik dan pengalaman operasi dan pemeliharaan.*erdasarkan pengalaman dilapangan yang cukup lama didalam melaksanakan pemeliharaan peralatan instalasi listrik sesuai siklus pemeliharaan peralatan. <ang dituangkan dalam suplement SE SE. Direksi %o..;-/"ST/,=?+, maka sejak bulan 3pril -... di "$% ";* telah dilakukan perubahan %o..;-/"ST/,=?+ 3.3.3 Pedoman %emel$ araan PMT *erdasarkan fungsinya dan kondisi peralatan bertegangan atau tidak, jenis pemeliharaan pada "emutus dapat dikelompokkan sebagai berikut 4 1. In er!ice " Visual Inspection #. In er!ice $easurement " %n &ine $ontoring
15

'.

hutdo(n $easurement " hutdo(n )unction *heck

+. %!erhaul 2. "asca relokasi / "asca angguan In er!ice Inspection, In er!ise $easurement"%n &ine $ontoring, hutdo(n

$easurement " hutdo(n )unction *heck dan %!erhaul sebagaimana dimaksud dalam butir , s/d + di atas, merupakan bahagian dari uraian kegiatan pemeliharaan yang tertuang dalam re9iew SE..;-/"ST/,=?+ dan Suplemennya. &al-hal yang dire9iew pada SE..;-/"ST/,=?+ antara lain adalah perubahan periode pemeliharaan dari , Tahun menjadi - Tahun dan penyesuaian item kegiatan pemeriksaan maupun pengujian yang mengacu kepada analisis efek modus gangguan ()ailure $ode E,,ect Analysis " )$EA) dari setiap komponen peralatan tersebut. 3.3.3.1 !n dilaksanakan IN SERVICE / VISUAL INSPECTION er!ice !nspection adalah inspeksi/pemeriksaan terhadap peralatan yang dalam keadaan peralatan beroperasi/bertegangan (on-line), dengan

menggunakan 2 panca indera (,i!e senses) dan metering secara sederhana, dengan pelaksanaan periode tertentu '&arian, #ingguan, *ulanan, Tahunan(. !nspeksi ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui/memonitor kondisi peralatan dengan menggunakan alat ukur sederhana/umum 'seperti Thermo un( yang dilaksanakan oleh petugas operator/asisten super9isor di gardu induk 'untuk Tragi/5"T "$% ";* Sumatera/Cilayah( atau petugas pemeliharaan/super9isor gardu induk 'untuk 5"T/8egion "$% ";* :*(.

+e4$e5 #E.632)P#T)178! "emeriksaan yang dilaksanakan secara periodik &arian/#ingguan, *ulanan dan Tahunan berdasarkan re9iew SE..;-/"ST/,=?+ adalah sebagai berikut 4 Pemer$ksaan Har$an ) M$ngguan misalnya meliputi 4 ,. "emeriksaan lemari kontrol, pemanas ruang 'heater(, lampu penerangan, supply 3)/D)
16

-. "emeriksaan posisi indikator O%/O00 ;. "emeriksaan counter "#T +. "emeriksaan pondasi apakah terdapat keretakan atau penurunan 2. "emeriksaan bushing apakah terdapat keretakan >. "emeriksaan debu pada bushing dan body "#T. 7. "emeriksaan terminal utama, jumperan dan bahagian bertegangan terhadap benda asing, bunyi-bunyian, bau-bauan. ?. "engukuran infrared thermo meter =. "emeriksaan 6ebocoran gas S0> pada sambungan-sambungan. 'jenis "mt dengan media gas( ,.. #onitor tekanan as S0 > 'jenis "mt dengan media gas( ,,. "emeriksaan kebocoran pada instalasi udara 4 katup-katup, sambungan pipa safety !al!e, blast !al!e, reducing !al!e ,?. bar G ,2. bar. 'jenis "mt dengan media Air Blast( ,-. #onitor tekanan %,;. "emeriksaan warna dan le9el minyak 'jenis "mt dengan media minyak( ,+. "emeriksaan !ndikator "egas mekanik pada "#T sistim pegas. ,2. "emeriksaan kebocoran minyak pada instalasi, sambungan, katup-katup pipa. ,>. "emeriksaan le9el indikasi ,7. #onitor penunjukkan counter hour pompa. ,?. "emeriksaan start-stop 'durasi siklus( pompa . ,=. "emeriksaan kebocoran udara pada instalasi udaraB pipaB nepelB safety !al!e katupkatup 'aktuator(. -.. "emeriksaan counter kerja kompressor apakah ada penambahan angka secara dratis bila bertambah lakukan pemeriksaan kebocoran udara lebih intensif. -,. "emeriksaan le9el minyak pelumas --. "emeriksaan kebocoran minyak pelumas -;. "emeriksaan counter jam kerja kompressor -+. "emeriksaan coupling ring. -2. "emeriksaan kipas pendingin cylinder. ->. "emeriksaan %il pressure gauge. -7. "emeriksaan .ressure gauge ,st stage. -?. "emeriksaan .ressure gauge #nd stage. -=. "emeriksaan .ressurre gauge 'rd stage.
17

;.. "emeriksaan .ressure gauge +th stage. ;,. "eriksa amper starting. ;-. "eriksa amper running. ;;. "eriksa kipas pendingin motor. ;+. "embuangan air pada tanki udara. ;2. "emeriksaan kebocoran udara pada instalasi. Pemer$ksaan Bulanan meliputi 4 ,. "emeriksaan kebocoran pada instalasi udara 4 katup-katup, sambungan pipa safety !al!e, blast !al!e, reducing !al!e ,?. bar G ,2. bar. -. "emeriksaan kebocoran minyak pada instalasi, sambungan, katup-katup pipa. ;. "emeriksaan le9el indikasi +. Sumber tegangan 3)/D). 2. "emeriksaan lampu indikator / bendera indikator >. "emeriksaan automatic seHuence Berdasarkan -MEA ) -ME9A Tahun -..?, "$% kembali melaksanakan kajian dan analisis terhadap efek modus gangguan yang terjadi pada komponen peralatan sehingga uraian kegiatan pemeliharaan dalam re9iew SE-.;- dan Suplemennya mengalami perubahan, seperti pada uraian formulir inspeksi sebagai berikut 4 Pemer$ksaan Har$an *erdasarkan 0#E3/0#E)3 dan !nspeksi $e9el-,, meliputi 4 ,. "emeriksaan kopel penggerak 'khusus ; pole( -. "emeriksaan kondisi kesiapan pegas ;. 6esesuaian penunjukkan indikator pegas +. "enunjukkan G pemeriksaan tekanan hidrolik 2. "enunjukkan G pemeriksaan counter kerja pompa >. "enunjukkan G pemeriksaan le9el minyak 'hidrolik( 7. "emeriksaan sambungan / katup / pipa 'hidrolik(
18

?. "enunjukkan G pemeriksaan tekanan udara 'pneumatik( =. "enunjukkan G pemeriksaan counter kerja pompa kompresor ,.. "emeriksaan le9el minyak kompresor ,,. "emeriksaan sambungan / katup / pipa 'pneumatik( ,-. "enunjukkan G pemeriksaan tekanan gas S0> ,;. "emeriksaan manometer warna - tekanan gas S0> ,+. "emeriksaan instalasi gas S0> ,2. "enunjukkan G pemeriksaan le9el minyak 'bulk oil( ,>. "enunjukkan G pemeriksaan tekanan %,7. "enunjukkan le9el minyak bushing (bulk oil) ,?. "emeriksaan sambungan / katup (!al!e) minyak ,=. "enunjukkan G pemeriksaan tekanan udara 'air blast) -.. "emeriksaan instalasi air blast Pemer$ksaan M$ngguan *erdasarkan 0#E3/0#E)3 dan !nspeksi $e9el-,, meliputi 4 ,. "emeriksaan kondisi terminal utama terhadap benda asing -. "emeriksaan kondisi isolator interrupter ;. "emeriksaan kondisi isolator 8esistor 'jika ada( +. "emeriksaan kondisi isolator 6apasitor 'jika ada( 2. "emeriksaan kondisi isolator support compartment 'jika ada( >. "enunjukkan G pemeriksaan counter "#T 7. 6esesuaian penunjukkan indikator posisi "#T ?. "emeriksaan kondisi indikator "#T =. "emeriksaan lampu penerangan ,.. "emeriksaan heater ,,. "emeriksaan terminal wiring ,-. "emeriksaan kabel kontrol ,;. "emeriksaan sekering / #)* ,+. "emeriksaan terhadap bebauan yang asing ,2. "embuangan udara kondensasi

19

Pemer$ksaan Bulanan *erdasarkan 0#E3/0#E)3 dan !nspeksi $e9el-,, meliputi 4 ,. "emeriksaan kondisi pintu lemari -. "emeriksaan kondisi / kebersihan dalam lemari ;. "emeriksaan kondisi door sealent +. "emeriksaan lubang kabel 2. "emeriksaan grounding "#T >. "emeriksaan grounding lemari 7. "emeriksaan kondisi pelumas pada roda gigi ?. "emeriksaan tabung akumulator =. "emeriksaan belt kompresor ,.. "emeriksaan tangki 'pneumatik( Pemer$ksaan Tr$5ulanan *erdasarkan 0#E3/0#E)3 dan !nspeksi $e9el-,, meliputi 4 ,. 6ondisi suhu terminal utama 'image thermo9isi( -. 6ondisi suhu interrupter chamber 'image thermo9isi( Pemer$ksaan Ta unan *erdasarkan 0#E3/0#E)3 dan !nspeksi $e9el-,, meliputi 4 ,. "emeriksaan struktur besi/baja atau beton -. "emeriksaan pondasi

3.3.3.2

IN SERVISE MEASUREMENT / ON LINE MONITORING #erupakan pengukuran yang dilakukan pada periode tertentu dalam keadaan

peralatan bertegangan (%n &ine). "engukuran dan/atau pemantauan yang dilakukan bertujuan untuk

mengetahui/memonitor kondisi peralatan dengan menggunakan alat ukur yang ad!anced 'seperti Thermal !mage thermo9ision( yang dilakukan oleh petugas pemeliharaan.

20

3.3.3.3

SHUTDOWN MEASUREMENT / SHUTDOWN FUNCTION CHECK #erupakan pengukuran yang dilakukan pada periode tertentu dalam keadaan

peralatan tidak bertegangan (%,, &ine). "engukuran dilakukan bertujuan untuk mengetahui kondisi peralatan dengan menggunakan alat ukur sederhana serta ad!anced yang dilakukan oleh petugas pemeliharaan. #acam @ macam pengukuran/pengujian 4 !. "engujian/pengukuran pada interrupter 4 . ii. iii. i9. 9. !!. i. Peng!k!"#n T#$#n#n %&'#% "engukuran Tahanan kontak 6eserempakan kontak 'breaker analyIer( "engukuran nilai 8 pada 8esistor 'bila ada( "engukuran nilai ) pada )apasitor 'bila ada( 6ualitas gas S0>

"engujian pada media pemadam busur api 4 ii. 6arakteristik minyak iii. "engujian ke-Vacuum-an i9. "engujian kerapatan gas (density gas)

!!!.

"engujian pada sistem mekanik penggerak 4 i. Sistem pegas / spring ,. "engujian fungsi start G stop motor penggerak -. "engukuran arus beban motor penggerak ;. Tahanan isolasi belitan motor penggerak +. "engukuran tegangan 3) dan D) ii. Sistem pneumatik ,. "engujian fungsi start G stop motor kompresor -. "engujian fungsi system block ;. "engujian kebocoran udara +. "engukuran konsumsi udara saat %pen-*lose-%pen 2. "engujian fungsi sa,ety !al!e >. 6alibrasi manometer 7. "engukuran tegangan dan arus 3) dan D) ?. "engukuran waktu kerja kompresor
21

iii.

Sistem hidrolik ,. "engujian fungsi start G stop motor hidrolik -. "engujian fungsi system hidrolik ;. "engujian kebocoran hidrolik +. "engukuran konsumsi hidrolik saat Open-)lose-Open 2. "engujian fungsi safety !al!e >. 6alibrasi manometer 7. "emeriksaan oil pressure switch ?. "engukuran tegangan 3) dan D) =. "engujian tekanan akumulator ,.. "engujian waktu reinflation

!1. 1.

"engukuran /rounding/ pentanahan "emeriksaan fungsi lemari mekanik 4 i. "engujian fungsi close dan open 'local/remote dan scada( ii. "engujian tegangan 3) dan D) iii. "engujian emergency trip i9. "engujian fungsi alarm 9. "engujian fungsi interlock mekanik dan elektrik

3.3.!

E4aluas$ as$l %emel$ araan

MET,DE E/ALUA#I HA#IL PEMELIHA+AAN

ambar-;.,. 0low chart metode e9aluasi #etode e9aluasi untuk pemeliharaan "#T mengacu pada flow chart / alur seperti pada gambar diatas. Secara umum meliputi ; 'tiga( tahapan e9aluasi pemeliharaan, yaitu 4 3. E9aluasi $e9el @ , "elaksanaan tahap awal ini berdasarkan pada hasil !n er!ice / 1isual !nspection yang sifatnya berupa harian, mingguan, bulanan atau tahunan, serta dapat juga dengan
22

menambahkan hasil on line monitoring. Tahapan ini menghasilkan kondisi awal 'early warning( dari "#T. *. E9aluasi $e9el @ &asil akhir serta rekomendasi pada tahap pertama menjadi inputan untuk dilakukannya e9aluasi le9el @ -, ditambah dengan pelaksanaan !n pemeliharaan lebih lanjut. ). E9aluasi $e9el @ ; #erupakan tahap akhir pada metode e9aluasi pemeliharaan. &asil e9aluasi le9el @ ditambah dengan hasil shutdo(n measurement dan shutdo(n function check, menghasilkan rekomendasi akhir tindak lanjut yang berupa &i,e e0tension program dan Asset de!elopment plan, seperti retro,it, re,urbish, replacement atau rein!estment. er!ice #easurement. Tahapan ini menghasilkan gambaran lebih lanjut untuk justifikasi kondisi "#T, serta menentukan

3.3."

#tandar E4aluas$ Has$l Pemel$ araan Standar e9aluasi adalah acuan yang digunakan dalam menge9aluasi hasil

pemeliharaan untuk dapat menentukan kondisi peralatan "#T yang dipelihara. Standar yang ada berpedoman kepada 4 instruction manual dari pabrik, standar-standar internasional maupun nasional ' !E), !EEE, )! 8E, 3%S!, S"$%, S%! dll ( dan pengalaman serta obser9asi / pengamatan operasi di lapangan. Dikarenakan dapat berbeda antar merk / pabrikan, maka acuan yang diutamakan adalah manual dari pabrikan "#T tersebut. Dapat digunakan acuan yang berasal dari standar internasional maupun nasional, apabila tidak diketemukan suatu nilai batasan pada manual dari pabrikan "#T tersebut.

BAB I/ Prosedur ) $nstruks$ kerja uj$ ta anan $solas$ %ada %mt serta anal$sa
23

4.1 Pengukuran Tahanan Isolasi

"engukuran tahanan isolasi pemutus tenaga '"#T( ialah proses pengukuran dengan suatu alat ukur Insulation 1ester (megger) untuk memperoleh hasil 'nilai/besaran( tahanan isolasi pemutus tenaga antara bagian yang diberi tegangan 'fasa( terhadap badan (case) yang ditanahkan maupun antara terminal masukan '!/" terminal( dengan terminal keluaran 'O/" terminal( pada fasa yang sama. &al yang bisa mengakibatkan kerusakan alat ukur adalah bilamana alat ukur tersebut dipakai untuk mengukur obyek pada lokasi yang tegangan induksi listrik di sekitarnya sangat tinggi atau masih adanya muatan residual pada belitan atau kabel. $angkah untuk menetralkan tegangan induksi maupun muatan residual adalah dengan menghubungkan bagian tersebut ke tanah beberapa saat sehingga induksinya hilang. 5ntuk mengamankan alat ukur terhadap pengaruh tegangan induksi maka peralatan tersebut perlu dilindungi dengan ' hield 2ire(. :adi untuk memperoleh hasil yang 9alid maka obyek yang diukur harus betul - betul bebas dari pengaruh induksi. angkar )araday 'lihat gambar ;.,( dan kabel-kabel penghubung rangkaian pengujian sebaiknya menggunakan kabel yang dilengkapi pelindung

Plat sen ukuran dihub

ambar. "engukuran tahanan isolasi menggunakan sangkar 0araday

24

!.2

Pr$ns$% *erja Alat Ukur Ta anan Isolas$ "ada dasarnya pengukuran tahanan isolasi "#T adalah untuk mengetahui besar 'nilai(

kebocoran arus ' leakage current ( yang terjadi antara bagian yang bertegangan !/" terminal dan O/" terminal terhadap tanah. 6ebocoran arus yang menembus isolasi peralatan listrik memang tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, salah satu cara meyakinkan bahwa "#T cukup aman untuk diberi tegangan adalah dengan mengukur tahanan isolasinya. 6ebocoran arus yang memenuhi ketentuan yang ditetapkan akan memberikan jaminan bagi "#T itu sendiri sehingga terhindar dari kegagalan isolasi. !nsulation tester banyak jenisnya 'merk dan type megger(, masing-masing memiliki spesifikasi yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. #ulai dari type sederhana, menengah sampai dengan yang canggih. Display 'tampilannya( juga banyak ragamnyaB mulai dari tampilan analog, semi digital dan digital murni. "ada panel kendali ')ront .anel( ada yang sangat sederhana, namun ada pula yang super canggih. Tapi seluruhnya memiliki prinsip kerja yang sama.
4.3 Macam-Macam alat ukur tahanan isolasi

2.1.

MET+I#, t2%e "666 A.

2.2.

*:,+IT#U 3123

model

25

2.3.

MET+I#, t2%e "666

2.!.

AEM9

t2%e

E;TE9H <d$g$tal=.

2.".

MET+I#, t2%e "666 A* <d$g$tal=.

2.>.

A/, t2%e M?1"

2.@.

HAA#HIN t2%e H#1 "16

2.7.

-LU*E <d$g$tal=.

t2%e

1"26

26

2.8. !.!

AEM9 <analog=

2.16. AEM9 <d$g$tal=

9ara Penggunaan ) 9ara Pengukuran ta anan $solas$ Pers$a%an ,. "ersiapkan alat ukur dan dan accessories lainnya serta yakinkan semuanya dalam kondisi baik

ambar apabila menggunakan megger merk kyoritsu -. "eriksa sumber tegangan / baterenya

27

ambar apabila menggunakan megger merk kyoritsu ;. "ersiapkan tool set yang diperlukan +. "ersiapkan blanko pengukuran '0ormulir4 ";*:* TE6/0#$/!6.T80/..-.#E ( 2. )atat spesifikasi "#T yang akan diukur >. $etakkan alat ukur pada tempat yang aman dan terjangkau. 7. 8eferensi hasil pengukuran tahanan isolasi adalah , #J/k1 G "! K ,,-2 @ - 'SE "$% %o..;-/"ST/,=?+ dan Suplemennya serta *uku "anduan "emeliharaan Trafo Tenaga( Pelaksanaan ,. #asukkan pangkal kabel tester pada terminal alat ukur. -. &ubungkan 6abel $!%E dan kabel E38T& ke objek uji seperti pada tabel di bawah untuk beberapa 9ariasi pengukuran. %O , ; + 2 > 7 ? = "engukuran 0asa 8 atas @ 0asa 8 bawah 0asa 8 atas @ ground / body 0asa 8 bawah @ ground / body 0asa S atas @ 0asa S bawah 0asa S atas @ ground / body 0asa S bawah @ ground / body 0asa T atas @ 0asa T bawah 0asa T atas @ ground / body 0asa T bawah @ ground / body 6abel line 0asa 8 atas 0asa 8 atas 0asa 8 bawah 0asa S atas 0asa S atas 0asa S bawah 0asa T atas 0asa T atas 0asa T bawah 6abel earth 0asa 8 bawah round / body round / body 0asa S bawah round / body round / body 0asa T bawah round / body round / body 6abel guard round / body 0asa 8 bawah 0asa 8 atas round / body 0asa S bawah 0asa S atas round / body 0asa T bawah 0asa T atas

28

Ra Sa Ta Sb Tb Rb

Gambar PMT 1$*kv merk +,, d G- +ngke. tanda merah t t k pengu) an megger

;. "ada saat pengukuran yakinkan bahwa semua probe terhubung dengan baik. +. "indahkan posisi selector tegangan ke 2... 1olt 2. Setting waktu pengukuran dengan menekan tombol T!#E SET4 a. Time , K , menit b. Time - K ,. menit >. Tekan dan putar sesuai arah panah tombol "8ESS TO TEST hingga posisi $O)6 7. 3mati hasil penunjukkan pada alat ukur dan catat pada blanko yang telah disediakan. ?. Tekan dan putar berlawanan arah panah tombol "8ESS TO TEST ke posisi semula. =. Tunggu sejenak untuk memberikan waktu ke alat ukur melakukan self discharge atau dapat juga dilakukan dengan menghubung singkat terminal ukur ke ground. ,.. "indah selektor tegangan ke posisi O00

-$n$s $ng ,. $epas rangkaian kabel alat ukur -. Simpan pada kotak penyimpanan bersama dengan kabel atau accessoriesnya ;. $akukan pengecekan ulang untuk meyakinkan sambungan konduktor/kabel pada
29

terminal telah terpasang dengan baik dan benar

!."

#tandar Pengukuran ) %enguj$an Ta anan Isolas$ *atasan tahanan isolasi "#T sesuai *uku "emeliharaan "eralatan SE..;-/"ST/,=?+

dan menurut standard 1DE 'catalouge --?/+( minimum besarnya tahanan isolasi pada suhu operasi dihitung E 1 k$lo /olt B 1 MC <Mega , m= E. Dengan catatan , k1 K besarnya tegangan fasa terhadap tanah, kebocoran arus yang diijinkan setiap k1 K , m3. *ila dilihat dari hitungan teori standard minimal tahanan isolasi dapat dihitung dengan rumus < 1666 . U = + B DDDDD E U E 23" G + B 266 MC Dimana 4 8 5 L K Tahanan isolasi minimal. K Tegangan kerja. K Tegangan #egger. < 1666 . 26666 / = (onto 0 + B FFFFFFFFFFFFFFFF . 26666 / . 23" "666 /

,... K *ilangan tetap. -,2 K 0aktor 6eamanan 'apabila baru(.

#egger ini banyak digunakan petugas dalam mengukur tahanan isolasi pada 6abel instalasi pada rumah-rumah / bangunan 6abel tegangan rendah 6abel tegangan tinggi Transformator, O)* dan peralatan listrik lainnya. BAB / *es$m%ulan dan lam%$ran ".1 *es$m%ulan
30

Setelah melaksanakan kerja praktek dengan judul laporan 5:! T3&3%3% !SO$3S! "#T D3$3# "E#E$!&3833% TE8&3D3" S!STE# TE%3 3 $!ST8!6 "T "$% '"ersero( 3"" D58!6OS3#*! berikut 4 a. "engukuran tahanan isolasi pemutus tenaga '"#T( ialah proses pengukuran dengan suatu alat ukur Insulation 1ester (megger) untuk memperoleh hasil 'nilai/besaran( tahanan isolasi pemutus tenaga antara bagian yang diberi tegangan 'fasa( terhadap badan (case) yang ditanahkan maupun antara terminal masukan '!/" terminal( dengan terminal keluaran 'O/" terminal( pada fasa yang sama. b. Dalam melakukan pengukuran tahanan isolasi "#T harus sesuai dengan buku instruksi kerja ataupun buku manual untuk meminimalisir kerusakan alat uji dan mendapatkan hasil uji yg maksimal sehingga akurat untuk dijadikan bahan analisis pmt tersebut. c. *atasan tahanan isolasi "#T sesuai *uku "emeliharaan "eralatan ! 3% 6E maka dapat membuat kesimpulan sebagai

SE..;-/"ST/,=?+ dan menurut standard 1DE 'catalouge --?/+( minimum besarnya tahanan isolasi pada suhu operasi dihitung E 1 k$lo /olt B 1 MC <Mega , m= E. Dengan catatan , k1 K besarnya tegangan fasa terhadap tanah, kebocoran arus yang diijinkan setiap k1 K , m3.

31

".2

LAMPI+AN -,+MULI+ IN#PE*#I LE/EL H 1

Per$ode Har$an

32

33

34

Per$ode M$ngguan

35

36

Per$ode Bulanan

37

38

39

Per$ode 1 ta unan

40

Per$ode Tr$5ulanan <Pelaksanaan * usus 1 T ermo4$s$=

41

42

Lem&ar Has$l Pemel$ araan Ta unan PMT


Lokasi Ba$ LEMBAR HA IL PEMELIHARAA! PEM"T" TE!A#A TAH"!A! Merk %t$&e Tegangan Tanggal !o A 1. 2. !. ". "raian 'egiatan B Pembers han ,ush ng0-solator Pemer ksaan Term nal-term nal Pemer ksaan Pondas Pemer ksaan 1emar #ontrol - Pemer ksaan #ebers han A("A! ( ,ers h #encang. bers h #okoh. retak t dak 'on)isi A*al a + Tin)akan E Hasil Akhir 1 , . 'esim&ulan I # II H / / / / / Pelaksana

,ers h T dak putus #encang

$.

2ounter

,eker)a ba k Penun)ukann3a benar

%.

-nd kator Pemer ksaan nd kator level m n3ak Pemer ksaan nd kator tek. (dara Pemer ksaan nd kator 6 trogen 7 stem Penggerak 8 drol k - Pemer ksaan tekanan m n3ak - Pemer ksaan seal-seal 4elas 5 pada pos s normal ,eker)a normal 4elas 5 pada pos s normal ,eker)a normal 4elas 5 pada pos s normal

&.

4elas 5 pada pos s normal 4elas 5 pada pos s normal

43

'.

- Pemer ksaan oil level - Pembers han 9 lter m n3ak Pengu) an tr p ng0closing coil - Pemer ksaan kontaktor motor :2 7 stem Penggerak phenemat c - Pemer ksaan ol compresor - Pembers han 9 lter udara

4elas 5 pada pos s normal ,ers h ,eker)a normal ,a k. bers h

,a k dan t dak berkurang ,ers h ,ers h. t dak buntu0mampet 6ormal0t dak bocor 2ukup dan t dak ada aus T dak ada cacat ,ers h dan ba k

- Pemer ksaan v belt Pengu) an tr p ng0closing coil ;. 7 stem Penggerak Pegas

,eker)a normal ,ers h. seal karet t dak rusak 2ukup. t dak ada aus0cacat ,a k. beker)a normal 4elas. beker)a normal ,eker)a normal ,ers h.t dak aus.pelumas cukup

- Pemer ksaan nd kator pegas Pengu) an tr p ng0closing coil

1*.

Pengukuran Tahanan -solas - ?asa R / atas - ba@ah atas - tanah ba@ah - tanah

-solas 3ang d ) nkan R < 1 M. =hm0k> Meger $*** >olt

44

?asa 7 /

atas - ba@ah atas - tanah ba@ah - tanah - ?asa T / atas - ba@ah atas - tanah ba@ah - tanah A0<1"*k> 0 cm 7esua name plate 4ern h. $B tr p (7mall Oil) 7td G.C D 1** - 2$* EF 7td G.C D 1** - !$* EF EF 7td +7C+ D "$ EF 7tandard 12. - ,uka - Tutup 1!. 1". Pengu) an 2apas tor Pemer ksaan ,ush ng 2apas tor Maks. $* ms Maks. 1** ms R D0< 1 =hm ,ers h. t dak ada keretakan ,a k sesua name plate ,a k sesua name plate T dak bocor. t dak rembes ,ers h dan ba k ,eker)a 6ormal 1%. Pengecatan tanda-tanda ?asa 4elas @arna atau huru9 MG !$ EF .(7?%) T/

11.

Pengukuran Tahanan #ontak - #ontak atas ba@ah

R/ 7/

1$.

=ver haul PMT (kond s onal)

Penanggung /a*a+

Penga*as0

45

1 22222222222.. 3 #eterangan / a / ,a k b / T dak ,a k

1 22222222222.. 3

1 / 7esua +cuan 2 / ,a k

- / T dak ,a k -- / 7esua +cuan

Gang s 9atn3a pengukuran d tul s harga0angka

DA-TA+ PU#TA*A

46

&anif

untoro. -..?. 9$r(u$t Breaker 1 #akelar Pemutus Tenaga)PMT1&ag$an I 'online(

' tt%0))dun$a1l$str$k.&logs%ot.(om)2668)16)($r(u$t1&reaker1sakelar1%emutus. tml . Diakses -> februari -.,;(. &anif untoro. -..?. 9$r(u$t Breaker 1 #akelar Pemutus Tenaga)PMT1&ag$an I! 'online(

'http4//dunia-listrik.blogspot.com/-..?/,./jenis-jenis-circuit-breaker-sakelar.html. Diakses -> februari -.,;(. "$% D!S:3<3. -..=. "E% E%3$3% 65*!6E$. :akarta, penerbit "$% D!S:3<3 "$% ! 3% 6E. -..,. SE:383& !.3% 6E. :akarta, "enerbit tim ! 3ngke. "$% ";* :*. -.,.. !%ST856S! 6E8:3 T3&3%3% !SO$3S!. :akarta, "enerbit "$% ";* :*. "$% "5SD!6$3T. -.,,. *.,.,.-..?.; "E% 5%33% "E83$3T3% 6E8:3 D3%

3$3T5658 $!ST8!6. :akarta, "enerbit "$% "5SD!6$3T. "$% "5SD!6$3T. -.,,. *565 "ET5%:56 "E#5T5S TE%3 3 '"#T( :akarta, "enerbit "$% "5SD!6$3T. "$% "5SD!6$3T. -.,,. "E#E$!&3833% "E83$3T3% "5SD!6$3T. !. :akarta, "enerbit "$%

47

Beri Nilai