Anda di halaman 1dari 15

SORGUM

Pembangunan pertanian tanaman pangan di Indonesia merupakan simbol pembangunan pertanian nasional yang meliputi padi dan palawija. Namun dilain pihak pengembangan tanaman serealia lainnyaselainpadidanjagungsangatdiharapkanuntukmenunjang pengembangan diversifikasi pangan sebagai bahan alternatif untuk memenuhikebutuhanakanpangannonberas. TanamansorgumdiIndonesiasebenarnyasudahsejaklamadikenal tetapi pengembangannya tidak sebaik padi dan jagung, hal ini dikarenakanmasihsedikitnyadaerahyangmemanfaatkantanaman sorgum sebagai bahan pangan. Tanaman ini mempunyai prospek yang sangat baik untuk dikembangkan secara komersial di Indonesia, karena didukung oleh kondisi agroekologis dan ketersediaanlahanyangcukupluas. Sorgum juga sangat potensial untuk diangkat menjadi komoditas agroindustrikarenamempunyaibeberapakeunggulansepertidapat tumbuh di lahan kering dan sawah pada musim kering/ kemarau, resikokegagalankecildanpembiayaan(input)usahataninyarelatif rendah. Selain budidaya yang mudah, sorgum juga mempunyai manfaat yang sangat luas antara lain untuk pakan ternak, bahan baku industri makanan dan minuman, bahan baku untuk media jamurmerang(mushroom),industrialkohol,bahanbakuetanoldan sebagainya.

II.

INFORMASISORGUM

A. PenghasilSorgumDunia Padasaatinitanamansorgumbanyakterdapatdibeberapanegara, antaralain: 1. India 2. Cina 3. Nigeria 4. Amerika 5. Sudan 6. Argentina 7. Meksiko 8. Thailand 9. Indonesia

B.DaerahPengembanganSorgum Daerah pengembangan sorgum diutamakan pada daerahdaerah yang pernah melakukan pertanaman sorgum adalah sebagai berikut: 1. PropinsiJawaBarat KabupatenGarut KabupatenCiamis KabupatenCirebon KabupatenSukabumi KabupatenIndramayu 2. PropinsiJawaTengah KabupatenBrebes KabupatenDemak KabupatenWonogiri 3. PropinsiDI.Yogyakarta KabupatenBantul KabupatenKulonProgo KabupatenGunungKidul 4. PropinsiJawaTimur KabupatenPacitan KabupatenLamongan KabupatenSampang 5. PropinsiNusaTenggaraTimur KabupatenKupang KabupatenRoteNdao KabupatenTimorTengahSelatan KabupatenTimorTengahUtara KabupatenBelu KabupatenAlor KabupatenFloresTimur KabupatenSikka KabupatenEnde KabupatenNgada KabupatenManggarai KabupatenSumbaBarat KabupatenSumbaTimur C.Keunggulan Tanaman sorgum mempunyai keunggulan yang tak kalah dari tanamanpanganlain,seperti: Dayaadaptasiluas Tahanterhadapkekeringan Dapatdiratun Sangatcocokuntukdikembangkandidaerahmarginal

Seluruhbagiantanamanmempunyainilaiekonomis.

D.ManfaatTanamanSorgum Manfaatdaritanamansorgumadalahsebagaiberikut: Bahan baku industri kertas, nira, gula, alkohol, apritus dan monosodiumglutamat(MSG) Bahanbakupakanternak(bijisorgum) Bahanbakumediajamurmerang(Mushroom) Sumberhijauanpakanternakruminansia(batangdandaun) Bahanbakuethanol(bijisorgum) E.KomposisiNilaiNutrisiSorgum Komposisi nilai nutrisi tanaman sorgum tidak kalah dari tanaman serealia lainnya seperti padi, jagung dan ubi kayu. Perbandingan kandungan nutrisi tanaman sorgum dan beras adalah sebagai berikut: PerbandinganKandunganNutrisi100grsorgumdanberas. No 1 2 3 4 5 6 7 Nutrisi Kalori(kal) Protein(gr) Lemak(gr) Karbohidrat(gr) Kalsium(mgr) Besi(mgr) Fosfor(mgr) Sorgum Beras 332 11 3,3 73 28 4,4 287 360 6,8 0,7 78,9 6 0,8 140

F. Sifatsifatmorfologisdanfisiologis Adapunsifatsifatmorfologisdanfisiologistanamansorgumadalah sebagaiberikut: Bagian tanaman diatas tanah tumbuh lambat sebelum perakarannyaberkembangdenganbaik. Sistem perakarannya terdiri atas akarakar seminal (akarakar primer) pada dasar buku pertama pangkal batang, akarakar koronal (akarakar pada pangkal batang yang tumbuh ke arah atas) dan akar udara (akarakar yang tumbuh dipermukaan tanah). Tanaman sorgummembentukperakaran sekunder 2kali lipatdarijagung. Batangberuasruasdanberbukubuku,tidakbercabangdanpada bagian tengah batang terdapat seludang pembuluh yang diselubungiolehlapisankeras(selselparenchym).

Daun tumbuh melekat pada bukubuku batang dan tumbuh memanjang, yang terdiri dari kelopak daun, lidah daun dan helaian daun. Daun berlapis lilin yang dapat menggulung bila terjadikekeringan. Bunga tersusun dalam malai. Tiap malai terdiri atas banyak bungayangdapatmenyerbuksendiriatausilang. Biji tertutup oleh sekam yang berwarna kekuningkuningan atau kecoklatcoklatan. Warna biji bervariasi yaitu coklat muda, putih atauputihsuramtergantungvarietas. Tinggi tanaman berkisar 1 1,5 meter bahkan lebih tergantung varietas.

G.JenisTanamanSorgum Terdapatbanyakjenistanaman,antaralain: Sorgumberumurpendek/semusim(Sorghumvulgare) SorgumMakananTernak Varietas sachartum batangnya banyak mengandung gula yang dapat dipakai untuk membuat sirup. Ditanam juga untuk menghasilkanpakanternak. Sorgumpenghasilbijinonsaccharing Jenis sorgum ini diantaranya milo, kafir, feteria dan heigari batangnya tidak mengandung gula dan bijinya mengandung karbohidrat,proteindanlemak,daununtukpakanternak. Sorgumsapu Jenis tanaman sorgum ini menghasilkan malai yang panjang tangkainya(3090cm)untukdijadikansapudansikat. Sorgumrumput(Sorgumvulgaresudanense) Jenis ini dikenal dengan sebagai rumput sunda, mempunyai sifat tahan kering dan tahan kekurangan air. Jenis ini dapat tumbuh denganbaikditempatRumputBenggaladanPaspalum. Rumput inidapatmencapaiketinggian1,5meter. SorgumTahunan(Sorgumhelepensis) Jenis sorgum ini merupakan nenek moyang Sorgum vulgare, dimana jenis sorgum ini tidak menghasilkan biji, namun dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak. Diluar negeri dikenal sebagairumputJohnson.

III.

BUDIDAYATANAMANSORGUM

A. SyaratTumbuh Tanaman sorgum dapat berproduksi walaupun dibudidayakan dilahankurangsubur,airyangterbatasdanmasukkan(input)yang rendah, bahkan dilahan yang berpasirpun sorgum dapat

dibudidayakan. Namun apabila ditanam pada daerah yang berketinggian diatas 500 m dpl tanaman sorgum akan terhambat pertumbuhannyadanmemilikiumuryangpanjang. Menurut hasil penelitian, lahan yang cocok untuk pertumbuhan yangoptimumuntukpertanamansorgumadalah: Suhuoptimum23 30 C Kelembabanrelatif20%40% Suhutanah25 C Ketinggian800mdpl Curahhujan375425mm/th pH5,07,5 Selain persyaratan diatas sebaiknya sorgum jangan ditanam di tanah podzolik merah kuning yang masam, namun untuk memperoleh pertumbuhan dan produksi yang optimal perlu dipilih tanah ringan atau mengandung pasir dan bahan organik yang cukup.Tanamansorgumdapatberadaptasipadatanahyangsering tergenang air pada saat banyak turun hujan apabila sistem perakarannyasudahkuat. B. PenyiapanLahan Lahan dibersihkan dari sisasisa tanaman sebelumnya, kemudian dicangkulataudibajak2kalisetelahitubarudigarudandiratakan. Setelah tanah diratakan, dibuat saluran drainase di sekeliling atau di tengah lahan. Ukuran petakan disesuaikan dengan keadaan lahan. Untuk lahan yang hanya mengandalkan residu air tanah, pengolahanhanyadilakukansecararingandenganmencangkultipis permukaan tanah untuk mematikan gulma. Pengolahan tanah secara ringan sangat efektif untuk menghambat penguapan air tanahsampaitanamanpanen.Tanahyangsudahdiolahsebaiknya diberikanpupukorganik,misalnyapupukkandangataukompos. Pengolahan tanah ini bertujuan antara lain untuk memperbaiki struktur tanah, memperbesar persediaan air, mempercepat pelapukan, meratakan tanah dan memberantas gulma. Sebaiknya pengolahan tanah paling baik dilakukan 2 4 minggu sebelum tanam. C. PemilihanVarietas Untuk mendapatkan hasil yang baik, yang harus diperhatikan adalah penanaman jenis varietas unggul yang cocok dan sesuai

dengan lingkungan hidup setempat serta penerapan teknik budidayayangtepat. Varietas unggul yang dianjurkan untuk ditanam harus memperhatikan kegunaan dan lingkungan tumbuhnya. Untuk keperluan konsumsi manusia (pangan) varietas yang dianjurkan antara lain UPCA S1, Keris, Badik dan Hegari Genjah. Karena varietas ini mempunyai keunggulan seperti berumur genjah, tinggi batang sedang, berbiji putih dengan rasa olah sebagai nasi cukup enak. Varietas Kawali dan Numbu yang dilepas tahun 2001 juga mempunyai rasa olah sebagai nasi cukup enak, namun umurnya relatif lebih panjang. Sedangkan untuk pakan ternak dipilih varietas sorgum yang tahan hama penyakit, tahan rebah, tahan disimpandandapatdiratun. Padalingkunganyangketersedianairnyaterbatasdanmasatanam yang singkat dipilih varietasvarietas umur genjah seperti Keris, Badik, Lokal Muneng dan Hegari Genjah. Ditinjau dari segi hasil, varietasumurgenjahmemanghasilnyajauhlebihrendahdaripada varietas umur sedang atau dalam, tetapi keistimewaannya dapat segera dipanen, menyelamatkan dari resiko kegagalan hasil akibat kekeringan. D.WaktuTanam Sorgumdapatditanampadasembarangmusimtanamasalkanpada saat tanaman muda tidak tergenang atau kekeringan. Namun begitu waktu tanam yang paling baik adalah pada akhir musim hujanatauawalmusimkemarau. Pada areal yang telah disiapkan sebelumnya dibuatkan lubang tanam dengan jarak tanam disesuaikan dengan varietas yang digunakan,ketersediaanairdantingkatkesuburantanah. Pada tanah yang kurang subur dan kandungan air tanah rendah sebaiknya di gunakan jarak tanamlebihlebar atau populasi tanam dikurangidaripopulasibaku(seharusnya). E.Penanaman Jarak tanam sorgum dapat bervariasi sesuai dengan varietas yang digunakan,ketersediaanairtanahdankesuburan.Untukmencapai hasilyangoptimum,varietaspendekdansedangmemerlukanjarak tanamyanglebihrapatdibandingkandenganvarietastinggi.Pada jenisvarietassedangsampaibatastertentuterjadikenaikkanhasil dengansemakintingginyapopulasitanam.Sedangkankebutuhan benih untuk pertanaman sorgum berkisar 10 kg/ha dengan jarak

tanam 70 cm x20 cm atau 15 20 kg/ha dengan jaraktanam60 cmx20cm. Pada tanah yang kurang subur dan kandungan air tanah rendah, sebaiknya digunakan jarak tanam lebih lebar atau populasi tanam kurang dari populasi baku. Untuk mengurangi penguapan air tanah,jaraktanamantarbarisdipersempittetapijarakdalambaris diperlebar. Menanam sorgum dapat dilakukan dengan cara ditugal seperti halnya menanam jagung, bila jarak tanamnya tidak terlalu rapat. Lubang tanam diisi sekitar 3 5 biji, kemudian ditutup dengan tanah ringan. Penutupan tanah secara padat dan berat menyebabkan biji sukar berkecambah. Tanaman rapat dilakukan dengan menyebar biji di sepanjang alur garitan dan pengaturan jarak tanam dilakukan pada saat penjarangan. Tetapi cara ini hanya dapat dilakukan pada tanah yang mempunyai struktur gembur. Setelah umur 3 minggu, tanaman harus segera dijarangi dan ditinggalkan2tanamanagardapattumbuhdanberproduksisecara optimum.Pertanamanyanghanyamengandalkanresiduairtanah tidak perlu digemburkan. Pembumbunan dilakukan bersamaan dengan pemupukan ke2 (3 4 minggu setelah tanam), dengan tujuan untuk memperkokoh kedudukan tanaman dan untuk menekanpenguapanairtanah. F. Pemeliharaan 1. Pengairan Tujuan pengairan adalah menambah air bila tanaman kekurangan air. Bila tidak kekurangan maka pengairan tidak perlu dilakukan. Sebaliknya, bila kebanyakan air justru harus segera dibuang dengancaramembuatsalurandrainase. Sorgum termasuk tanaman yang tidak memerlukan air dalam jumlahyangbanyak,tanamaninitahanterhadapkekeringan,tetapi adamasatertentutanamantidakbolehkekuranganairyaitu:

Tanaman berdaun empat, masa bunting waktu biji malai berisi, padawaktutersebuttanamantidakbolehkekurangan. Selama pertumbuhan pemberian air cukup dilakukan 3 6 kali setiap410harisekali. Pemberian air dilakukan pada sore/malam hari, setelah suhu tanahtidakterlalutinggi.

Pemberianairdihentikansetelahbijimulaiagakmengeras,halini dikarenakanagarbijidapatmasakdenganserempak.

2. Pemupukan. Tanaman sorgum banyak membutuhkan pupuk N (Nitrogen), namun demikian pemupukan sebaiknya diberikan secara lengkap (NPK) agar produksi yang dihasilkan cukup tinggi. Dosis pemupukan yang diberikan berbedabeda tergantung pada tingkat kesuburan tanah dan varietas yang ditanam, tetapi secara umum dosisyangdianjurkanadalah200kgUrea,100kgTSPatauSP36 dan50kgKCl. Pemberian pupuk Urea diberikan dua kali, yaitu 1/3 bagian diberikan pada waktu tanam sebagai pupuk dasar bersamasama denganpemberianpupukTSP/SP36danKCl.Sisanya(2/3bagian) diberikansetelahumursatubulansetelahtanam. Pemupukandasardilakukansaattanamdengancaraditugalsejauh 7 cm dari lubang tanam. Urea dan TSP/SP36 dimasukkan dalam satulubang,sedangKCldalamlubangdisisiyanglain. Pemupukan kedua juga ditugal sejauh 15 cm dari barisan, kemudian ditutup dengan tanah. Lubang tugal baik untuk pupuk dasarmaupunsusulansedalam10cm. 3. PenjaranganTanaman Pertumbuhan tanaman sorgum biasanya sudah merata/seragam pada umur 2 minggu setelah tanam. Namun demikian tidak semuanya tanaman yang tumbuh di tiap lubang dengan baik. Apabila terdapat tumbuh yang kurang baik perlu dilakukan penjarangandenganmencabuttanamanyangkurangbaiktersebut. Sehingga pada tiap lubang tersisa tanaman yang terbaik untuk dipeliharahinggapanen. 4. Penyiangan Penyiangan dilakukan dengan mencabut tumbuhan pengganggu (gulma) hingga perakarannya secara hatihati, agar tidak menggangguperakarantanamanutama. Keberadaan gulma akan menjadi pesaing bagi tanaman utama dalam mendapatkan air dan unsur hara yang ada di dalam tanah atau bahkan menjadi tempat hama atau penyakit. Oleh sebab itu gulmaharussecararutindisiangi.

Gulma yang telah dicabut sebaiknya ditampung atau dikubur di suatu tempat agar membusuk sehingga kemudian dapat dijadikan kompos. 5. Pembubunan Pembubunan dilakukan dengan cara menggemburkan tanah disekitartanamansorgum,kemudianmenimbunkantanahtersebut pada pangkal batang tanaman sorgum sehingga membentuk guludanguludan kecil yang bertujuan untuk mengokohkan batang tanaman agar tidak mudah rebah dan merangsang terbentuknya akarakarbarupadapangkalbatang. 6. Pengendalianhamapenyakit Tanaman Sorgum termasuk tanaman yang sedikit terserang hama penyakit bila dibandingkan dengan tanaman lainnya. Namun terdapatbeberapahamadanpenyakittanamansorgumyangutama seperti:

Lalatbibit(AtherigonaexiquaStein) Lalat bibit ini menyerang tanaman di bagian pangkal batang tanaman dengan menggerek dan menyerang tanaman sorgum muda(berumur3minggusetelahtanam)sehinggamenyebabkan berlubang kecil tidak teratur dan akhirnya tanaman menjadi layu mati. Pengendalian lalat bibit dapat dilakukan dengan melakukan pertanamanserempakdanmenaburkaninsektisida10kgFuradan 3Gperhektarpadasaattanam.

UlatTanah(Agrotissp) Ulat ini biasanya menyerang tanaman pada malam hari dengan sasaran tanaman sorgum stadium muda. Serangannya menyebabkan pangkal batang tanaman terpotong tepat diatas permukaantanahsehinggabekasserangannyatampakterkulai. Cara pengendalian dengan menaburkan insektisida Furadan 3 G berdosis 20 30 kg/ha yang dilakukan bersamaan saat penanaman.

Hamabubuk Disebabkan oleh serangan Sitophilus sp yang menyerang biji sorgum di gudang penyimpanan. Serangga ini menyerang biji sorgum yang berlubanglubang dan keropos sehingga tidaklayak untukdikonsumsi.

Pengendalianhamabubukinidengancaramenyimpanbijisorgum yang dicampur dengan serbuk daun putri malu (Mimosa pudica) dengan perbandingan 10 : 1. Hal ini disebabkan karena daun putrimalumengandungproteinmimosanyangdapatmerusakdan menghambatpertumbuhanlarvahamabubuk.

Karatdaun Gejala serangannya adalah munculnya nodanoda kecil berwarna merah karat yang kemudian diikuti dengan timbulnya massa tepung berwarna coklat kekuningkuningan yang menutupi permukaandaun. Pengendaliannya dengan cara memangkas daun yang terinfeksi beratdanmelakukanpergiliran/rotasitanaman.

Bercakdaun Ditandai dengan munculnya bercak bulat berukuran kecil dan berwarna kuning yang dikelilingi warna coklat pada daun yang terinfeksi. Pengendalian penyakit bercak dapat dilakukan dengan menanam varietas yang tahan (Mandau) dan disemprot dengan fungisida (DithaneM45atauAntracol70WP).

KapangJelaga Gejalaseranganpadapermukaanatasdauntertutupolehlapisan yang berwarna hitam, kering dan tipis dan dapat dikendalikan denganmenyemprotkankapurataumenghembuskanbelerang.

IV.PANENDANPASCAPANEN Untuk mendapatkan hasil panen yang optimal, waktu musim penanaman diusahakan tepat sehingga pada saat pemasakan biji sampai panen berada pada musim kering. Karena apabila pada waktu pemasakan pada musim hujan dikhawatirkan banyak biji yang busuk dan berkecambah. Kualitas dan kuantitas hasil panenan sorgum sangat ditentukan oleh ketepatan waktu (baik tanammaupunpanen),carapanendanpenangananpascapanen. A. Panen Tanaman sorgum sudah dapat dipanen pada umur 3 4 bulan tergantung varietas. Penentuan saat panen sorgum dapat dilakukan dengan berpedoman pada umur setelah biji terbentuk atau dengan melihat ciriciri visual biji. Pemanenan juga dapat

dilakukan setelah terlihat adanya ciriciri seperti daundaun berwarna kuning dan mengering, bijibiji bernas dan keras serta berkadartepungmaksimal. UmurPanenTanamanSorgumBerdasarkanVarietas No Varietas Umur Panen (HST) 110120 105115 105115 100105 100110 100105 100110

1 2 3 4 5 6 7

MalangNo.26 BirdproofNo.65 KatenguNo.183 PretoriaNo.184 Cempaka(Ekwangit) Numbu Kawali

Panenyangdilakukanterlambatataumelampauistadiumbuahtua dapat menurunkan kualitas biji. Bijibiji akan mulai berkecambah bila kelembaban udara cukup tinggi. Pemanenan sebaiknya dilakukanpadakeadaancuacacerah/terang.Padasaatpemanenan sebaiknyapemotongandilakukanpadapangkaltangkai/malaibuah sorgumdenganpanjangsekitar1525cm. Untuk meningkatkan produksi sorgum dapat dilakukan budidaya lanjutan dengan cara ratun yaitu pemangkasan batang tanaman padamusimpanenpertamayangdilanjutkandenganpemeliharaan tunastunasbarupadaperiodekedua. Adapun tata cara budidaya sorgum ratun setelah panen musim pertamaadalahsebagaiberikut: Seusaipanenpadamusimpertamasegeradilakukanpemotongan batangyangtuatepatdiataspermukaantanah. Tanah disekitar tanaman sorgum dibersihkan dari rumput liar/gulma. Di buatkan larikan kecil sejauh 10 15 cm dari pangkal batang tanamansorgumkemudiandisebarkanpupukyangterdiridari45 kg Urea + 100 kg TSP + 50 kg KCl per hektar. Satu bulan kemudiandiberikanpupuksusulanberupa90kgUrea/ha. Tanaman yang berasal dari tunastunas baru (ratun) dipelihara denganbaiksepertipadapemeliharaantanamanperiodepertama. Padastadiumbuahtuadilakukanpanenmusimkedua. Hal yang sangat perlu diperhatikan adalah tata cara pemotongan batang tanaman. Pemotongan harus tepat dilakukan diatas

permukaantanahagartunastunasbarutumbuhdaribagianbatang yangberadadidalamtanah. B. PascaPanen 1. Pengeringan Pengeringandapatdilakukandenganduacarayaitudengandijemur dibawah sinar matahari atau dengan menggunakan mesin pengering.Lamapenjemuranhinggabijisorgumberkadarair12% 14%adalahsekitar60jam. 2. Perontokkan Bijisorgumdirontokandarimalainyadengancaradiirikataudapat puladenganmenggunakanmesinperontok.Bijisorgumdibersihkan dari kotoran atau limbah (sekam) kemudian dijemur ulang dengan disebarkansecarameratadiataslantaijemur. 3. PewadahandanPenyimpanan Biji sorgum segera diwadahi dalam karung, tiap karung sebaiknya berkapasitas 25 kg 50 kg, kemudian disimpan dalam gudang penyimpananyangkeringdanberventilasibaik.

V. HASILOLAHANSORGUM Biji sorgum yang telah dihasilkan dapat dijadikan bahan baku berbagaijenismakanandansnack,dimanasebelumnyatelahdiolah menjaditepung.Beberapajenismakanan/snackdarisorgumantara lain: CakePisang 1,5onstepungsorgum 1,5onstepungterigu 2,5onsgulapasir 6butirtelurayam 3buahpisangambon 6sendokmakanmentega 2sendokthesodakue 1sendokthevanili GabesUdang 0,25kgtepungsorgum 2onstepungberas 1onswortel 1onsbuncis

1onstouge 2Batangdaunsaledri 2butirtelur 0,5kgminyaksayur 0,25kgudangbasah 2siungbawangputih 0,5sendokladahalus 1sendokmakangaram

Kuelapis 2litersantan 500gramtepungsorgum 250gramtepungberas 600gramgulapasir KueDonat 0.25kgtepungsorgum 0,5kgtepungterigu 1gelasairputihhangatkuku 1butirtelurayam 2sendokmakangulakasar 1sendokragifernipan 0,5sendokthevanili 1sendoksusububuk 0,5kgminyaksayur 1onsgulahalus KueSempritDahlia 1kgtepungsorgum 3onsmentega 4butirtelur(2untukpengoles) 2sendokmakansusukental 4sendokmakanbubukcoklat 1sendoktehvanili KueKeju 1kgtepungsorgum 0,5kggulapasir 400gramblueband 1sendoktehvanili keju 4butirkuningtelur 2buahnanas(diparut) 0,25kggulapasir CendolTepungSorgum 0,5kgtepungsorgum

2butirkelapa 0,25gulamerah 0,25kggulapasir 2sendoktehpastapandan 10buahnangka 4gelasairdingin garamsecukupnya

Siomaydaritepungsorgum 1kgtepungsorgum 1kgikan 1onsbawangputih 2sendoktehladahalus 2sendoktehkemiri 2sendoktehgaram 3sendoktehsasa 0,25kgbawangdaun 1kgkacangtanah 0,25kgcabe 0,5kggulamerah 2bungkusbawangmerah 2sendokmakangaram 3sendokmakansasa 10lembardaunjeruknipis Kuekacang 1kgtepungsorgum 2butirkuningtelur 0,5kgminyaksayur 0,5kgkacangtanah 1onsgulahalus KueBakpia 1kgkacanghijau 0,5gulapasir 1kgtepungsorgum 3gelasminyaksayur 1,5gelasairputih 0,5kgtepungterigu Kueputrisalju 1kgtepungsorgum 0,5kgmentega 0,5gelasminyakgoreng 0,25gelasair 2butirtelur gulahalussecukupnya

OngolOngol 3onstepungsorgum 2onsgulamerah sedikitgaram 3,5gelasair 0,5butirkelapadiparutkasar