Anda di halaman 1dari 2

SOLID STATE POWER AMPLIFIER

I. Tujuan
a. Dapat mengetahui solid state power amplifier
b. Dapat mengetahui fungsi solid state power amplifier
c. Dapat mengetahui blok-blok pada solid state power amplifier

II. Pendahuluan
SSPA (Solid State Power Amplifier) merupakan penguat daya terakhir sebelum
sinyal transmisi dikirim ke satellite. karena umumnya sinyal RF yang sudah
dikonversi oleh ODU (Converter) masih sangat lemah sekali walaupun ada penguat
didalam, namun penguat ini hanya sebatas pre-amp. SSPA bekerja pada range
frequensi C-Band (6 GHz) dan berfungsi sangat fital karena SSPA harus memiliki
flatness gain dan noise reduksi yang stabil dan baik. Pada beberapa ODU yang saat
ini banyak diproduksi kebanyak sudah built-in dengan SSPA atau dengan istilahnya
SPT (Single Packet Transceiver).

III. Alat dan Bahan
a. SSPA
b. Obeng

IV. Langkah Kerja
1. Siapkan SSPA dan Obeng sebagai alat untuk membuka baut SSPA.
2. Buka unit atas yang tertutup oleh 6 buah baut.
3. Gambarkan pada buku tulis blok diagram solid state power amplifier

V. Kesimpulan
Pengenalan blok rangkaian dan komponen suatu alat sangat penting karena selain
kita dapat mengoperasikannya, kita juga setidaknya mengetahui prinsip kerja alat
tersebut. Bagian-bagian pada SSPA sebetulnya banyak, namun telah disatukan. Sehingga
terlihat lebih sederhana.