Anda di halaman 1dari 1

Beberapa Tanda Yang dapat Dijadikan

Barometer Untuk Mengenali Tukang Sihir


FRIDAY, 19 DECEMBER 2008 17:04

Oleh : Wahid bin Abdissalam Baali

Jika Anda mendapat satu tanda dari tanda-tanda berikut ini pada orang-orang yang melakukan
pengobatan, maka tidak diragukan lagi dia adalah seorang tukang sihir. Berikut ini tanda-tanda
tersebut.

1. Menanyakan nama pasien dan nama ibunya
2. Meminta salah satu dari beberapa benda bekas dipakai si pasien (baik itu baju, topi, sapu tangan,
atau kaos).
3. Terkadang meminta hewan dengan kriteria tertentu untuk disembelih dengan tidak menyebut nama
Allah padanya dan terkadang darah binatang sembelihan itu dioleskan pada beberapa tempat
penyakit yang dirasakan oleh pasien atau melempar binatang itu ke tempat puing-puing bangunan.
4. Penulisan mantra-mantra tertentu.
5. Membaca jimat-jimat dan mantra-mantra yang tidak dapat difahami.
6. Memberi suatu pembatas yang terdiri dari empat persegi, kepada pasien yang di dalamnya terdapat
huruf-huruf atau angka-angka.
7. Dia menyuruh pasien untuk mengurung diri dari orang-orang untuk waktu tertentu di suatu ruangan
yang tidak dimasuki sinar matahari, yang kaum awam menyebutnya dengan hijbah.
8. Terkadang si penyihir itu menyuruh pasien untuk tidak menyentuh air untuk waktu tertentu.
9. Memberi beberapa hal pada pasien untuk ditimbun di dalam tanah.
10. Memberi pasien beberapa kertas untuk dibakar dan mengeluarkan asap.
11. Berkomat-kamit dengan kata-kata yang tidak difahami.
12. Terkadang si penyihir memberi tahu pasien nama dan kampung halaman pasien tersebut. Serta
permasalahan yang akan dikemukakannya
13. Si penyihir juga menuliskan untuk pasien beberapa huruf terputus-putus di sebuah kertas (jimat).
Atau di lempengan tembikar putih, lalu menyuruh pasien melarutkan dan meminumnya.
Jika anda mengetahui bahwa seseorang adalah Tukang Sihir, maka hindarilah dan jaganlah anda
mendatanginya, dan jika tidak, maka anda termasuk dalam sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.

"Artinya : Barangsiapa mendatangi seorang dukun, lalu ia membenarkan apa yang dikatakannya,
berarti dia telah kufur terhadap apa yang diturunkankan kepada Muhammad" [1]

[Disalin dari kitab Ash-Shaarimul Battaar Fit Tashaddi Lis Saharatil Asyraar edisi Indonesia Sihir &
Guna-Guna Serta Tata Cara Mengobatinya Menurut Al-Qur'an Dan Sunnah, Penulis Wahid bin
Abdissalam Baali, Terbitan Pustaka Imam Asy-Syafi'i]
www.almanhaj.or.id
__________
Foote Note
[1]. Diriwayatkan oleh al-Bazzar, dengan beberapa penguatnya, hadits ini hasan dan diriwayatkan
juga oleh Ahmad dan al- Hakim, dishahihkan oleh al-Albani: Lihat Shahihul Jaami' (no. 5939)