Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM

SISTEM DIGITAL

NAMA

: RONALA JUKARI

NIM

: DBC 114 065

KELAS

:F

MODUL

: I (GERBANG LOGIKA DASAR)

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
2014

BAB I
TUJUAN DAN LANDASAN TEORI
I.1 TUJUAN
1. Mahasiswa dapat memahami cara kerja gerbang logika dasar AND, OR,
NOT, NAND, NOR, dan XOR.
2. Mahasiswa dapat memahami fungsi logika dan tabel kebenarannya.

I.2 LANDASAN TEORI


1. Gerbang AND
Rangkaian AND dinyatakan sebagai Y=A*B, dan output rangkaian Y
menjadi 1 hanya ketika kedua input A dan B bernilai 1, dan output Y
menjadi 0 pada nilai A dan B yang lain.

2. Gerbang OR
Rangkaian OR dinyatakan sebagai Y=A+B, dan output rangkaian Y
menjadi 0 hanya ketika kedua input A dan B bernilai 0, dan output Y
menjadi 1 pada nilai A dan B yang lain.

3. Gerbang NOT
Rangkaian NOT juga dikenal sebagai inverter dan dinyatakan sebagai
Y=A. Nilai output Y merupakan negasi dari nilai input A. Jika input A
bernilai 1, maka nilai output Y menjadi 0 demikian sebaliknya.

4. Gerbang NAND
Rangkaian NAND dinyatakan sebagai Y = A. B, dan output Y bernilai 0
ketika kedua input A dan B bernilai 1, dan 0 untuk nilai yang lain.

5. Gerbang NOR
Rangkaian NOR dinyatakan sebagai Y = (A + B) , dan output Y bernilai
1 ketika kedua input A dan B bernilai 0, dan output Y menjadi 0
untuk nilai-nilai input yang lain.

6. Gerbang XOR
Exclusive-OR dinyatakan dalam Y = A. B + A. B atau disederhanakan
menjadi Y = A

B . Output menjadi 0 ketika input A dan B pada level

yang sama, dan output Y menjadi bernilai 1 ketika kedua input


mempunyai level yang berbeda.

BAB II
LANGKAH KERJA
II.1 PROSEDUR PERCOBAAN
1. Rangkailah gerbang-gerbang logika pada Basic Trainer Kit sesuai dengan
gambar berikut.

2. In 1 dan In 2 sebagai masukan, berilah input logika 1 dan 0 secara


bergantian pada masing-masing In 1 dan In 2
3. Isikan data hasil percobaan pada tabel berikut.
Tabel 1.1 Tabel Hasil Percobaan
In 1

In 2

Kondisi LED Pada Gerbang


AND OR NOT NAND NOR EXOR

4. Jelaskan fungsi masing-masing dari gerbang logika berdasarkan percobaan


yang telah dilakukan.
5. Gambarkan gerbang logika NAND, NOR, EXOR menggunakan gerbanggerbang logika AND, OR dan NOT.

BAB III
PEMBAHASAN

Pada setiap rangkaian gerbang AND, OR, NAND, NOR, dan XOR memiliki
masukan (input) yaitu A/In1 dan B/In2 dan keluaran (output) Y. Pada rangkaian
gerbang NOT memiliki masukan (input) yaitu A/In1 dan keluaran (output) Y.
Masukan (input) bernilai 1 bila lampu LED menyala dan bernilai 0 bila lampu
LED tidak menyala. Dan keluaran (output) bernilai 1 bila lampu LED menyala
dan bernilai 0 bila lampu LED tidak menyala.

1.

Gerbang AND

Pada rangkaian gerbang AND diatas, masukan (input) adalah A/In1 dan
B/In2 dan keluaran (output) adalah Y. Gerbang AND di rangkaikan pada
Digital Basic Trainer dan melakukan percobaan dengan cara memberikan
masukan (input). Data yang di dapatkan setelah melakukan instruksi di atas
adalah seperti pada tabel berikut :

A/In 1
B/In 2
Y
0
0
0
0
1
0
1
0
0
1
1
1
Setelah melakukan percobaan, masukan (input) A/In1 dan B/In2 hanya
membuat lampu keluaran (output) menyala pada saat kedua masukan (input)
bernilai 1 dan bernilai 0 pada masukan (input) yang lain. Dari hasil yang di
dapat percobaan sesuai dengan teori dari gerbang AND.

2.

Gerbang OR

Pada rangkaian gerbang OR di atas, masukan (input) adalah A/In1 dan B/In2
dan keluaran (output) adalah Y. Gerbang OR di rangkaikan pada Digital
Basic Trainer dan melakukan percobaan dengan cara memberikan masukan
(input). Data yang di dapatkan setelah melakukan instruksi di atas adalah
seperti pada tabel berikut :

A/In 1
0
0
1
1

B/In 2
0
1
0
1

Y
0
1
1
1

Setelah melakukan percobaan, masukan (input) A/In1 dan B/In2 hanya


membuat lampu LED keluaran (output) Y tidak menyala pada saat kedua
masukan (input) bernilai 0 dan bernilai 1 pada masukan (input) yang lain.
Hasil yang di dapat dari percobaan sesuai dengan teori dari gerbang OR, yaitu
output akan bernilai 1 bila salah satu atau semua masukan bernilai 1.

3.

Gerbang NOT

Pada rangkaian gerbang NOT di atas, masukan (input) adalah A/In1 dan
keluaran (output) adalah Y. Gerbang NOT di rangkaikan pada Digital Basic
Trainer dan melakukan percobaan dengan cara memberikan masukan (input)

pada A/In1. Data yang di dapatkan setelah melakukan instruksi di atas adalah
seperti pada tabel berikut :

A / In1
0
0
1
1

Y
1
1
0
0

Setelah melakukan percobaan, masukan (input) A/In1 bernilai 0 membuat


keluaran (output) Y bernilai 1 dan masukan (input) A/In1 bernilai 1 membuat
keluaran (output) Y bernilai 0. Dari hasil yang di dapat percobaan sesuai
dengan teori dari gerbang NOT, yaitu membalikkan sinyal masukan (input).

4.

Gerbang NAND

Gerbang NAND merupakan penggabungan dari gerbang AND dan gerbang


NOT. Jika menggambarkan gerbang NAND menggunakan gerbang AND dan
gerbang NOT maka seperti gambar di bawah ini:

Pada rangkaian gerbang NAND di atas, masukan (input) adalah A/In1 dan
B/In2 dan keluaran (output) adalah Y. Gerbang NAND di rangkaikan pada
Digital Basic Trainer dan melakukan percobaan dengan cara memberikan
masukan (input). Data yang di dapatkan setelah melakukan instruksi di atas
adalah seperti pada tabel berikut :

A / In1
0
0
1
1

B / In2
0
1
0
1

Y
1
1
1
0

Setelah melakukan percobaan, masukan (input) A/In1 dan B/In2 membuat


lampu keluaran (output) Y tidak menyala (bernilai 0) pada saat kedua
masukan (input) bernilai 1 dan keluaran (output) Y bernilai 1 pada masukan
(input) yang lain. Dari hasil yang di dapat percobaan sesuai dengan teori dari
gerbang NAND yang merupakan kebalikan dari gerbang AND.

5.

Gerbang NOR

Gerbang NOR merupakan penggabungan dari gerbang OR dan gerbang NOT.


Jika menggambarkan gerbang NOR dengan menggunakan gerbang OR dan
NOT maka akan seperti gambar di bawah ini :

Pada rangkaian gerbang NOR di atas, masukan (input) adalah A/In1 dan
B/In2 dan keluaran (output) adalah Y. Gerbang NOR di rangkaikan pada
Digital Basic Trainer dan melakukan percobaan dengan cara memberikan
masukan (input). Data yang di dapatkan setelah melakukan instruksi di atas
adalah seperti pada tabel berikut :

A / In1
0
0
1
1

B / In2
0
1
0
1

Y
1
0
0
0

Setelah melakukan percobaan, masukan (input) A/In1 dan B/In2 membuat


lampu keluaran (output) Y menyala (bernilai 1) pada saat kedua masukan
(input) A/In1 dan B/In2 bernilai 0 dan keluaran (output) Y bernilai 0 pada
masukan (input) yang lain. Dari hasil yang di dapat percobaan sesuai dengan
teori dari gerbang NOR yang merupakan kebalikan dari gerbang OR.

6.

Gerbang XOR

Gerbang XOR merupakan penggabungan dari 2 gerbang AND yang pada


gerbang AND atas memiliki keluaran (output) AB dan pada gerbang AND
bawah memiliki keluaran (output) AB dan kemudian hasil keluaran (output)
dari 2 gerbang AND dimasukan (input) ke dalam gerbang OR. Jika
digambarkan maka akan seperti gambar di bawah ini :

Pada rangkaian gerbang XOR diatas, masukan (input) adalah A/In1 dan B/In2
dan keluaran (output) adalah Y. Kemudian gerbang XOR di rangkaikan pada
Digital Basic Trainer menggunakan gerbang XOR dan melakukan percobaan
dengan cara memberikan masukan (input). Data yang di dapatkan setelah
melakukan instruksi di atas adalah seperti pada tabel berikut :

A / In1
0
0
1
1

B / In2
0
1
0
1

Y
0
1
1
0

Setelah melakukan percobaan, masukan (input) A/In1 dan B/In2 membuat


lampu keluaran (output) Y tidak menyala (bernilai 0) pada saat kedua
masukan (input) A/In1 dan B/In2 memiliki nilai yang sama (A/In1= 0 dengan
B/In2= 0 dan A/In1= 1 dengan B/In2= 1) dan lampu keluaran (output) Y
menyala (bernilai 1) pada saat kedua masukan (input) memiliki nilai 1 dan 0
(A/In1= 0 dengan B/In2= 1 dan A/In1= 1 dengan B/In2= 0). Dari hasil yang
di dapat percobaan sesuai dengan teori dari gerbang XOR.

BAB IV
KESIMPULAN

Dari percobaan yang didapat dapat disimpulkan :


1. Gerbang logika merupakan dasar untuk membangun rangkaian elektronika
digital.
2. Sebuah gerbang logika memiliki satu atau lebih masukan (input) yang dapat
bernilai antara 0 dan 1. Sebuah gerbang logika memiliki satu keluaran (output)
yang dapat bernilai 0 atau 1 tergantung dari gerbang logika yang digunakan
dan masukan (input) yang dimasukan.
3. Gerbang logika ada 7 macam, yaitu AND, OR, NOT, NAND, NOR, XOR, dan
XNOR.
4. Pada gerbang AND, jika masukan (input) bernilai 1 maka keluaran (output)
bernilai 1 dan jika salah satu atau kedua masukan (input) bernilai 0 maka
keluaran (output) akan bernilai 0.
5. Pada gerbang OR, jika salah satu atau kedua masukan (input) bernilai 1 maka
keluaran (output) bernilai 1 dan jika kedua masukan (input) bernilai 0 maka
keluaran (output) bernilai 0.
6. Pada gerbang NOT, jika masukan (input) bernilai 1 maka keluaran (output)
bernilai 0 dan sebaliknya jika masukan (input) bernilai 0 maka keluaran
(output) bernilai 1 karena gerbang NOT membalik sinyal masukan (input).
7. Pada gerbang NAND, hasil keluaran (output) merupakan kebalikan dari
gerbang AND karena gerbang NAND merupakan penggabungan dari gerbang
AND dan NOT.
8. Pada gerbang NOR, hasil keluaran (output) merupakan kebalikan dari gerbang
OR karena gerbang OR merupakan penggabungan dari gerbang OR dan NOT.
9. Pada gerbang XOR, jika kedua masukan (input) bernilai sama maka keluaran
(output) bernilai 0 dan jika kedua masukan bernilai 1 dan 0 atau 0 dan 1 maka
keluaran (output) bernilai 1.

BAB V
DAFTAR PUSTAKA

Prinsip-Prinsip dan Penerapan Digital, Malvino Leach, Irwan Wijaya


Modul Praktikum Sistem Digital, Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik,
Universitas Palangka Raya, 2014

BAB VI
LAMPIRAN

1. Gerbang AND pada Digital Basic Trainer

2. Gerbang OR pada Digital Basic Trainer

3. Gerbang NOT pada Digital Basic Trainer

4. Gerbang NAND pada Digital Basic Trainer

Gerbang NAND menggunakan gerbang AND dan gerbang NOT

5. Gerbang NOR pada Digital Basic Trainer

Gerbang NOR menggunakan gerbang OR dan gerbang AND

6. Gerbang XOR pada Digital Basic Trainer

Gerbang XOR menggunakan gerbang AND,OR, dan NOT