Anda di halaman 1dari 9

Ujian Tengah Semester

Pengantar Komunikasi

Disusun Oleh :

Antonio Grafiko
FIA 007 002

Dosen Pembimbing
Mas Agus

Matematika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Bengkulu
2010
UTS Pengantar Ilmu Komunikasi
1. Jelaskan apa yang saudara ketahui tentang komunikasi!
Jawaban :
Komunikasi adalah suatu proses dalam menyampaikan suatu informasi
yang ditujukan bagi pendengar baik pendengar tunggal maupun majemuk yang
dimana didalam proses penyampaian bisa dilakukan dengan cara
lisan,tertulis,insyarat tubuh maupun melalui mimik wajah sekalipun.
Dan komunikasi ini juga bisa dikatakan suatu kesamaan makna mengenai
suatu hal yang dikomunikasikan,dan komunikasi juga berguna untuk
membangun dan mempertahankan hubungan interpersonal.
Dan komunikasi merupakan suatu proses yang dinamis dan secara
konstan berubah sesuai dengan situasi yang berlaku.
Komunikasi ini adalah hubungan dalam pemberian suatu informasi dalam
dua rah jadi informasi tidak hanya bisa diberikan ke pendengar,dan pendengar
juga bisa melakukan sebaliknya yaitu menyampaikan suatu informasi dari
pendengar ke pembicara tadi.
Komunikasi juga bisa berupa fakta,gagasan dan perasaan dan bisa juga
komunikasi ini dapat memberikan suatu pengaruh kepada orang lain bahkan
dapat mengubah suatu sikap orang lain juga.

2. Bagaimana proses komunikasi dapat berlangsung,jelaskan!


Jawaban :
Pengertian proses komunikasi pada hakikatnya adalah proses
penyampaian pikiran atau perasaan oleh sesorang (komunikator) kepada orang
lain (komunikan).Pikiran bisa merupakan gagasan,informasi,opini,dan lain-lain
yang muncul dari benaknya.Perasaan bisa berupa keyakinan,kepastian keragu-
raguan,kekhawatiran,kemarahan,keberanian,kegairahan,dan sebagainya yang
timbul dari lubuk hati.
Proses komunikasi terbagi atas dua yaitu :
a) Proses komunikasi secara primer
Proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang kepada
orang lain dengan menggunakan lambing (simbol) sebagai media.Lambang
sebagai media primer dalam proses komunikasi adalah
bahasa,kial,isyarat,gambar,warna dan lain sebagainya yang secara langsung
mampu “menerjemahkan” pikirandan atau perasaan komunikator kepada
komunikan.
Bahasa adalah yang paling banyak dipergunakan dalam komunikasi
karena hanya bahasalah yang mampu “menerjemahkan” pikiran seseorang
kepada orang lain,baik berupa ide,informasi atau opini,baik mengenal hal
yang konkret maupun yang abstrak.
Kial (gesture) memang dapat “menerjemahkan” pikiran seseorang
sehingga terekpresikan secara fisik.Akan tetapi menggapaikan tangan atau
memainkan jemari-jemari atau mengedipkan mata atau menggerakkan
anggota tubuh lainnya hanya dapat mengkomunikasikan hal-hal tertentu
saja.
Isyarat dengan menggunakan alat seperti tongtong,sirine dan bedug
dan lain-lainnya serta warna yang mempunyai makna tertentu,keduanya
amat terbatas kemampuannya.
Gambar sebagai lambang yang banyak dipergunakan dalam
komunikasi memang melebihi kial,isyarat dan warna dalam hal kemampuan
“menerjemahkan” pikiran seseorang,tetapi tetap tidak melebihi bahasa.
Proses berlangsungnya komunikasi yaitu pertama-tama komunikator
menyandi (encode) pesan yang akan disampaikan kepada komunikan.Ini
berarti ia menginformulasikan pikiran dan atau perasaannya ke dalam
lambang (bahasa) yang diperkirakan akan dimengerti oleh
komunikan.Kemudian menjadi giliran komunikan untuk mengawa-sandi
(decode) pesan dari komunikator itu.Ini berarti ia menafsirkan lambang
yang mengandung pikiran dan atau perasaan komunikator tadi dalam
konteks pengertiannya.Dalam prose situ komunikator berfungsi sebagai
penyandi (encoder) dan komuniknnya berfungsi sebagai pengawa-sandi
(decoder).
Yang penting dalam proses penyandian (coding) itu ialah bahwa
komunikator dapat menyandi dan komunikan dapat mengawa-sandi hanya
ke dalam kata bermakna yang pernah diketahui dalam pengalamannya
masing-masing.
Dalam proses komunikasi antarpersona yang melibatkan dua orang
dalam situasi interaksi,komunikator menyandi suatu pesan,lalu
menyampaikannya kepada komunikan,dan komunikan mengawasandi pesan
tersebut.Sampai disitu komunikator menjadi encoder dan komunikasi
menjadi decoder,akan tetapi karena komunikasi antarpesona itu bersifat
dialogis,maka ketika komunikan memberikan jawaban,ia kini menjadi
encoder dan komunikator menjadi decoder.Untuk jelasnya,jika komunikator
itu bernama A dan komunikan bernama B,maka selama komunikasi
berlangsung antara A dan B itu,akan terjadi penggantian fungsi secara
bergiliran sebagai encoder dan decoder.Jika A sedang berbicara,ia menjadi
encoder,dan B yang sedang mendengarkan menjadi decoder,ketika B
memberikan tanggapan dan berbicara kepada A,maka B kini menjadi
encoder dan A menjadi decoder tanggapan B yang disampaikan kepada A
itu dinamakan umpan balik atau arus balik.
Umpan balik memainkan peranan yang amat penting dalam
komunikasi sebab ia meneruskan berlanjutnya komunikasi atau berhentinya
komunikasi yang dilancarkan oleh komunikator.Oleh karena itu,umpan
balik bisa bersifat positif dapat pula bersifat negatif.Umpan balik positif
adalah tanggapan komunikan yang menyenangkan komunikator sehingga
komunikasi berjalan lancar.Sebaliknya umpan balik negatif adalah
tanggapan komunikan yang tidak menyenangkan komunikatornya sehingga
komunikator enggan untuk melanjutkan komunikasinya.
b) Proses komunikasi secara skunder
Proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain dengan
menggunakan alat bantu atau sarana sebagai media kedua setelah memakai
lambang sebagai media pertama.
Seorang komunikator menggunakan media kedua dalam melancarkan
komunikasinya karena komunikan sebagai sasarannya berada di tempat
yang relatif jauh atau jumlahnya banyak.Surat,telepon,teleks,surat
kabar,majalah,radio,televise,film dan banyak lagi adalah media kedua yang
sering digunakan dalam komunikasi.
Unsur – unsur dalam proses komunikasi :
1) Sender : komunikator yang menyampaikan pesan kepada seseorang atau
sejumlah orang.
2) Encoding : penyandian,yakni proses pengalihan pikiran ke dalam bentuk
lambang.
3) Message : pesan yang merupakan seperangkat lambang bermakna yang
sampaikan oleh komunikator.
4) Media : saluran komunikasi tempat berlalunya pesan dari komunikasi pada
komunikan.
5) Decoding : pengawasandian,yaitu proses dimana komunikan menetapkan
makna pada lambang yang disampaikan oleh komunikator kepadanya.
6) Receiver : komunikan yang menerima pesan dari komunikator.
7) Response : tanggapan,seperangkat reaksi pada komunikan setelah diterpa
pesan.
8) Feedback : umpan balik,yakni tanggapan komunikan apabila tersampaikan
atau disampaikan kepada komunikator.
9) Noise : gangguan tak terencana yang terjadi dalam proses komunikasi
sebagai akibat diterimanya pesan lain oleh komunikan yang berbeda dengan
pesan yang disampaikan oleh komunikator kepadanya.
Agar komunikasi efektif,proses penyandian oleh komunikator harus
bertautan dengan proses pengawasandi oleh komunikan,metumpangkan pesan
sebagai tanda esensial yang harus dikenal oleh komunikan.Semakin tumpang
tindih bidang pengalaman komunkator dengan bidang pengalaman komunikan
akan semakin efektif pesan yang dikomunikasikan.

3. Setiap perilaku manusia adalah tindakan komunikasi.Bagaimana menurut


pendapat saudara tentang pernyataan tersebut?Jelaskan!
Jawaban :
Setiap perilaku manusia adalah tindakan komunikasi pernyataaan tersebut
benar karena semua hal yang kita berikan baik suatu hal yang bersifat hanya
suatu bahasa tubuh adalah salah satu cara dalam komunikasi dikarenakan hal
tersebut diketahui oleh komunikan.
Dan juga komunikasi tidak hanya difokuskan terhadap suatu lisan atau
ucapan melainkan dengan mimik wajah saja itu juga termasuk suatu
komunikasi,hal ini dapat dilihat bahwasanya bila kita bertindak diam dan sedih
maka bagi komunikan dapat mengetahui apa yang sedang kita rasakan dan itu
salah satu contoh yang menyatakan bahwa tindakan yang kita lakukan itu juga
berupa suatu komunikasi.

4. Apakah yang dimaksud dengan konsep Johari Window,Jelaskan bagaimana


kaitannya dengan komunikasi?
Jawaban :
Di dalam konsep Johari Window dijelaskan bahwasanya kesadaran diri
merupakan landasan bagi semua bentuk dan fungsi komunikasi,di dalam
konsep Johari Window ini dibagi kedalam empat ruang yaitu daerah
terbuka,daerah gelap,daerah buta dan daerah tertutup.
a) Daerah terbuka
Informasi tentang diri kita yang diketahui oleh orang lain seperti
nama, jabatan, pangkat, status perkawinan, lulusan mana, dll. Ketika
memulai sebuah hubungan, kita akan menginformasikan sesuatu yang
ringan tentang diri kita. Makin lama maka informasi tentang diri kita akan
terus bertambah secara vertical sehingga mengurangi hidden area. Makin
besar open area, makin produktif dan menguntungkan hubungan
interpersonal kita.
b) Daerah buta
Yang menentukan bahwa orang lain sadar akan sesuatu tapi kita tidak.
Misalnya bagaimana cara mengurangi grogi, bagaimana caranya
menghadapi dosen A, dll. Sehingga dengan mendapatkan masukan dari
orang lain, blind area akan berkurang. Makin kita memahami kekuatan dan
kelemahan diri kita yang diketahui orang lain, maka akan bagus dalam
bekerja tim.
c) Daerah gelap
Berisi informasi yang kita tahu tentang diri kita tapi tertutup bagi
orang lain. Informasi ini meliputi perhatian kita mengenai atasan, pekerjaan,
keuangan, keluarga, kesehatan, dll. Dengan tidak berbagi mengenai hidden
area, biasanya akan menjadi penghambat dalam berhubungan. Hal ini akan
membuat orang lain miskomunikasi tentang kita, yang kalau dalam
hubungan kerja akan mengurangi tingkat kepercayaan orang
d) Daerah tertutup
Informasi yang orang lain dan juga kita tidak mengetahuinya. Sampai
kita dapat pengalaman tentang sesuatu hal atau orang lain melihat sesuatu
akan diri kita bagaimana kita bertingkah laku atau berperasaan. Misalnya
ketika pertama kali seneng sama orang lain selain anggota keluarga kita.
Kita tidak pernah bisa mengatakan perasaan “cinta”. Jendela ini akan
mengecil sehubungan kita tumbuh dewasa, mulai mengembangkan diri atau
belajar dari pengalaman
Yang dimaksud dengan daerah publik adalah daerah yang memuat
hal-hal yang diketahui oleh dirinya dan orang lain. Daerah buta adalah daerah
yang memuat hal-hal yang diketahui oleh orang lain tetapi tidak diketahui oleh
dirinya. Dalam berhubungan interpersonal, orang ini lebih memahami orang
lain tetapi tidak mampu memahami tentang diri, sehingga orang ini seringkali
menyinggung perasaan orang lain dengan tidak sengaja. Daerah tersembunyi
adalah daerah yang memuat hal-hal yang diketahui oleh diri sendiri tetapi tidak
diketahui oleh orang lain. Dalam daerah ini, orang menyembunyikan atau
menutup dirinya. Informasi tentang dirinya disimpan rapat-rapat. Daerah yang
tidak disadari membuat bagian kepribadian yang direpres dalam
ketidaksadaran, yang tidak diketahui baik oleh diri sendiri maupun orang lain.
Namun demikian ketidaksadaran ini kemungkinan bisa muncul.
Oleh karena adanya perbedaan individual, maka besarnya masing-masing
daerah pada seseorang berbeda dengan orang lain. Gambaran kepribadian di
bawah ini dapat memberikan contoh mengenai daerah-daerah dalam Jendela
Johari.
Sehingga dalam hubungannya dengan komunikasi dari konsep Johari
Window ini adalah dimana semua bidang dari empat bidang tersebut dapat
berubah dengan kata lain bersifat dinamis apabila dipengaruhi dengan namanya
komunikasi.
Manusia memiliki kemampuan untuk mengubah atau mengembangkan
diri,dari berbagai media komunikasi.
Pengenalan diri dapat dilakukan melalui 2 tahap, tahap yang pertama
pengungkapan diri (self-disclosure) dan tahap yang kedua menerima umpan
balik ( Feedback ). Tahap pengungkapan diri, orang memperluas daerah C,
sedangkan untuk memperluas daerah B dibutuhkan umpan balik dari orang
lain. Akhirnya, ia akan mempunyai daerah publik (A) yang semakin luas.
Dan hubungan lainnya yaitu dimana konsep Johari Window ini berkaitan
dengan penyampaian suatu informasi yang baik berupa ide,gagasan maupun
suatu perasaan yang dimana semua informasi yang disampaikan tersebut akan
sangat berpengaruh pada bagian-bagian yang telah didefinisikan oleh Johari
Window.