Anda di halaman 1dari 9

Topik

Sistem Kardiovaskuler

Sub topic

Hipertensi

Waktu

30 Menit

Tempat

Ruang perawatan Melati 2

Hari/tanggal

Selasa, 28 Oktober 2014

Sasaran

Pasien dan keluarga keluarga

1. Tujuan Instruksional Umum


Setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit diharapkan keluarga dapat
mengetahui dan memahami tentang hipertensi
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberikan penyuluhan, diharapkan keluarga mampu menjelaskan
kembali tentang:
a. Pengertian Hipertensi
b. Penyebab Hipertensi
c. Tanda dan gejala Hipertensi
d. Cara penanganan Hipertensi
e. Cara pencegahan Hipertensi
f.Komplikasi Hipertensi
3. Metode
a.Penyuluhan
b. Tanya jawab
4. Media
a.Leaflet
5. Materi
a. Pengertian Hipertensi
b. Penyebab Hipertensi
c. Tanda Dan Gejala Hipertensi
d. Cara Penanganan Hipertensi

e. Cara Pencegahan Hipertensi


f.Komplikasi Hipertensi
6.

Kegiatan Penyuluhan

NO. WAKTU

TAHAP

KEGIATAN

1.

Pembukaa

PENYULUH
1.
Memberikan

5 menit

KEGIATAN PESERTA
salam

1.

Menjawab salam

2.

Memperkenalkan diri

2.

Mendengarkan

3.

Menjelaskan maksud

3.

Mendengarkan

4.

Menyetujui

pembuka

dan tujuan
4.

Melakukan

kontrak

waktu
5.

Evaluasi awal (apa


yang dimaksud dengan

2.

20 menit

Isi

hipertensi)
1. Memberikan penjelasan
tentang:
a.

Pengertian
Penyebab
hipertensi

c.

Tanda dan gejala


hipertensi

d.

Cara
hipertensi

1. Mendengarkan
memperhatikan

hipertensi
b.

5. Menjawab pertanyaan
yang diberikan

penanganan

dan

e.

Cara

pencegahan

hipertensi
f.

Komplikasi

2. 2. Bertanya

hipertensi
2. Memberikan
kesempatan

kepada

3. Mendengarkan

peserta untuk bertanya


3. Memberikan jawaban /

3.

5 menit

Penutup

1.

penjelasan

dari

pertanyaan

yang

diajukan
Mengevaluasi

1. Menjawab pertanyaan

kembali / memberikan

yang diberikan

pertanyaan atas materi


yang telah disampaikan
2.

Membuat
kesimpulan

2. Mendengarkan

dan

memperhatikan
3. Mendengarkan

dan

menerima leaflet
3.

Menyatakan kegiatan
telah
mengucapkan

selesai,
terima

kasih kepada peserta dan


membagikan leaflet
4.

Mengucapkan salam
sebagai penutup acara

4. Membalas salam

7.

Evaluasi
a. Evaluasi struktur
1)
2)
3)
4)

Penyuluhan diberikan kepada pasien dan anggota keluarga


Penyuluhan dilakukan di ruang perawatan pasien
Kegiatan penyuluhan diharapkan berlangsung selama 30 menit
Diharapkan semua anggota keluarga hadir

b. Evaluasi proses
1) Diharapkan pasien dan anggota keluarga antusias terhadap materi yang
disampaikan
2) Diharapkan pasien dan anggota keluarga tenang dan tidak gaduh selama
penyuluhan berlangsung
3) Diharapkan pasien dan anggota keluarga kooperatif selama penyuluhan
berlangsung
c. Evaluasi hasil
Setelah dilakukan penyuluhan selama 30 menitdiharapkan :
1) Pasien anggota keluarga dapat menyebutkan pengertian hipertensi
2) Pasien dan anggota dapat menyebutkan penyebab hipertensi
3) Pasien dan anggota keluarga dapat menyebutkan tanda dan gejala
hipertensi
4) Pasien dan anggota kelurga dapat menyebutkan cara penanganan
hipertensi
5) Pasien dan anggota keluarga dapat menyebutkan cara pencegahan
hipertensi
6) Pasien dan keluarga dapat menyebutkan komplikasi dari hipertensi
8.

Pengorganisasian
a. Pembimbing akademik

: Olipa Sembiring, Skep, Ns

b. Pembimbing klinik

: Yasinta Dizi Amd, Kep

c. Penyaji

: Ida Ayu Ketut Widiastiti

HIPERTENSI
(TEKANAN DARAH TINGGI)
A. Pengertian Hipertensi
Hipertensi adalah tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya
diatas 140 mmHg dan tekanan diastolik diatas 90 mmHg. (Bruner dan
Suddarth, 2002)
Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan
darah baik sistole dan diastole karena adanya gangguan peredaran darah tepi
dengan tanda dan gejala yang khas.
Hipertensi / tekanan darah tinggi adalah meningkatnya tekanan darah
dimana berkisar antara 160/90 mmHg pada usia> 50 tahun dan 140/90 mmHg
untuk usia 13 50 tahun. Biasanya tekanan darah normal :< 120/80 mmHg.
B. Klasifikasi Hipertensi
The join National Commite on Detection, Evaluation, And Treatment Of
High Pressure (Komite Deteksi, Evaluasi Dan Pengobatan Hipertensi)
mengklasifikasikan hipertensi dalam tabel dibawah ini :
Tabel Stadium Hipertensi
Kategori
Normal tinggi (perbatasan )
Stadium I (Ringan)
Stadium 2 (Sedang)
Stadium 3 (Berat)
Stadium 4 (Sangat Berat)

Sistolik (Atas)
130-190
140-159
160-179
180-209
210

Diastolik (Bawah)
85-89
90-99
100-109
110-119
120

C. Faktor Pencetus Terjadinya Hipertensi


Faktor terjadinya hipertensi secara umum disebabkan oleh empat factor yaitu:
1. Faktor Keluarga
Mereka yang anggota keluarganya mempunyai sejarah tekanan darah
tinggi, penyakit kardiovaskuler atau diabetes, maka biasanya penyakit itu
2.

akan menurun kepada anak-anaknya.


Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan juga merupakan factor yang dapat menyebabkan
terjadinya hipertensi seseorang. Keadaan seperti stress juga berpengaruh
memicu terjadinya hipertensi esensial. Stres emosi yang merangsang system
saraf simpatis.
3. Faktor Kegemukan
Orang yang memiliki kelebihan berat badan, kegemukan atau obesitas
sangat berpotensi terkena hipertensi apabila tidak segera dilakukan upaya
penurunan berat badan.
4. Faktor Kebiasaan Hidup
Kebiasaan hidup yang sering menyebabkan timbulnya hipertensi adalah
konsumsi garam yang tinggi (melebihi dari 30 gr, natrium membuat retensi
air yang dapat menyebabkan volume darah meningkat), kegemukan atau
makan berlebihan dan pengaruh lain misalnya merokok (nikotin dapat
membuat pembuluh darah menyempit), minum alcohol (meningkatkan
plasma katekolamin),

D. Tanda dan Gejala Hipertensi


1. Sakit kepala
2. Wajah kemerahan dan kelelahan
3. Tekanan darah meningkat, nadi meningkat
4. Pusing
5. Lemas
6. Jantung berdebar-debar
7. Gelisah, Gemetar
8. Sering marah marah
9. Keringat berlebihan
10. Gangguan penglihatan

11. Rasa berat ditekuk


12. Sukar tidur
E. Cara Penanganan Hipertensi
Rujuk kerumah sakit / Puskesmas untuk mendapatkan pengobatan.
Terapi obat :
1. Chlorfalidone, indoponide, spironokicktone
Obat ini mempertinggi pengeluaran garam dengan menurunkan kadar
natrium, sehingga tekanan darah menurun.
2. Propanol, atenolol dan pindodol
Obat obat ini mengurangi daya dan kontraksi jantung sehingga tekanan
darah menurun.
3. Hidralazine dan ecarazine
Obat ini langsung mengembangkan dinding pembuluh darah sehingga daya
tahan pembuluh berkurang dan tekanan darah menurun.
4. Captopril
Obat untuk mengurangi tekanan darah tinggi
5. Amlodipine
Penggunaannya sebagai anti hipertensi, dengan cara mendeplesi atau
mengosongkan natrium tubuh dan menurunkan volume darah.
6. Nifedipine
Bekerja menurunkan tekanan darah arteri dengan cara melebarkan
pembuluh darah perifer.

F. Cara Pencegahan Hipertensi


1. Modifikasi pola hidup
Dua pola hidup yang sangat perlu disesuaikan adalah kebiasaan merokok
danstres.

Rokok

mempunyai

efek

vasokontriksi

padapembuluh

darah.Relaksasi manajemen stres yang efektif sangat membantu dalam


mengendalikan hipertensi.
2. Diet
Diet adalah pola hidup yang perlu dimodifikasi.
a) Mengurangi garam dalam makanan
b) Menurunkan berat badan bagi yang obesitas

c) Tidak menggonsumsi lemak jenuh untuk mengurangi resiko penyakit


jantung
d) Mengurangi konsumsi alcohol
3. Aktivitas
Gerakan erobik secara teratur dianjurkan karena dapat membantu
mengurangi berat badan dan resiko penyakit jantung.Akan tetapi gerakan
badan yang melelahkan. Seperti mengangkat beban atau gerak badan yang
menimbulkan manuvervalsalva lebih baik dihindari.
4. Mengontrol tekanan darah secara teratur.
G. Komplikasi
Pada orang dengan hipertensi jika tidak ditangani dapat menyebabkan
komplikasi pada organ lain seperti :
a. Efek pada organ Otak
Pemekaran pembuluh darah
Perdarahan
Kematian sel otak : stroke
b. Komplikasi pada organ Ginjal
Malam banyak kencing
Kerusakan sel ginjal
Gagal ginjal
c. Komplikasi pada Jantung
Jantung dapat Membesar
Sesak nafas (dyspnea)
Cepat lelah
Gagal jantung

DAFTAR PUSTAKA
Bruner dan sudart, 2002, Fundamental keperawatan, edisi 8, EGC : Jakarta
Corwin. J, Patofisiologi Penyakit, 2002, edisi 1, EGC : Jakarta
L. Gunawan, Hipertensi Tekanan Darah Tinggi, 2001, KANISIUS :
Yogyakarta.