Anda di halaman 1dari 18

The Code of Conduct for

Responsible Fisheries
(CCRF)
Fisheries Department
FOOD AND AGRICULTURE ORGANIZATION
OF THE UNITED NATIONS

TUJUAN dari CCRF:


A) Menetapkan prinsip, sesuai dengan aturan yang relevan dengan hukum international, untuk
melakukan penangkapan perikanan yang bertanggungjawab, dengan mempertimbangkan semua
aspek yakni; biologi, teknologi, ekonomi, sosial, lingkungan dan aspek komersial.
B) Menetapkan prinsip dan kriteria untuk perluasan dan implementasi kebijakan nasional untuk
konservasi sumber daya perikanan yang bertanggung jawab dan pengelolaan pengembangan
perikanan
C) Berfungsi sebagai alat referensi untuk membantu negara-negara dalam membangun atau
meningkatkan kerangka hukum dan kelembagaan yang diperlukan untuk pelaksanaan perikanan
yang bertanggung jawab
D) Memberikan panduan yang dapat digunakan jika diperlukan dalam formulasi dan pelaksanaan
perjanjian internasional dan hukum lainnya
E) Memfasilitasi dan mempromosikan teknis, keuangan dan kerjasama lain dalam konservasi
sumber daya perikanan dan pengelolaan perikanan
F) Mendorong kontribusi perikanan terhadap ketahanan pangan dan kualitas
makanan,mengutamakan kebutuhan gizi masyarakat setempat
G) Mempromosikan perlindungan sumber daya hayati perairan dan wilayah pesisir mereka
H) Mempromosikan perdagangan ikan dan produk perikanan lain yang relevan dengan aturan
internasional
I) Mempromosikan penelitian tentang perikanan serta ekosistem terkait dan faktor lingkungan yang
relevan
J) Menyediakan standar perilaku bagi semua orang yang terlibat dalam sektor perikanan.

World Fisheries
Untuk konsumsi manusia:
Ikan = 18% dari semua protein hewani yang
dikonsumsi
Perdagangan Ikan Dunia: lebih dari 50 miliar dolar AS /
tahun; dilakukan oleh negara-negara sedang
berkembang; lebih penting daripada teh, kopi, dll
Total produksi: = 117 juta ton (mt)
perikanan tangkap = 86 mt = 74%
(marine = 67%, pedalaman = 7%)
budidaya = 31 mt = 26%
untuk konsumsi manusia = 79% (sisanya = berkurang)

World Fisheries: Major Issues


Contribution to food security
food supply and human nutrition

Poverty alleviation and rural development


livelihoods of small scale fishing & farming
communities

Sustainable development
conservation and management of
resources

World Fisheries: Isu Krusial


Over-fishing & kelebihan kapasitas usaha
penangkapan
Dampak lingkungan dari nelayan: degradasi
habitat
By-catch, membuang
Dampak lingkungan (polusi, degradasi
habitat)

The Code of
Conduct for
Responsible
Fisheries
(FAO, 1995)

The CCRF: Visi ?


1. Manfaat yang berkelanjutan dari perikanan dalam hal
persediaan makanan, pekerjaan, perdagangan dan
kesejahteraan ekonomi bagi orang-orang di seluruh
dunia

2. Memberikan prinsip-prinsip dan standar yang


berlaku untuk konservasi, pengelolaan dan
pengembangan perikanan semua.

Pasal-Pasal CCRF
Artikel Kode
Pasal. 1: Alam dan ruang lingkup
Pasal. 2: Tujuan
Pasal. 3: Hubungan dengan Instrumen Internasional
lainnya
Pasal. 4: Implementasi, Monitoring dan Updating
Pasal. 5: Persyaratan Khusus Negara Berkembang
Pasal. 6: Prinsip Umum
Pasal. 7: Manajemen Perikanan
Pasal. 8: Operasi Perikanan
Pasal. 9: Pengembangan Budidaya
Pasal. 10: Integrasi Perikanan dan Manajemen Wilayah
Pesisir
Pasal. 11: Praktek Pasca Panen dan Perdagangan
Pasal. 12: Penelitian Perikanan

Anggota Pelaksana CCRF


Semua anggota dan non-anggota FAO,
Komisi Perikanan sub-regional/ regional dan
organisasi global, pemerintah atau non-pemerintah,
Dan
Semua pemangku kepentingan lain yang terkait
dengan sumber daya perikanan dan perdagangan
ikan

CCRF: Implementation
FAO Technical Guidelines for Responsible Fisheries

CCRF: Implementasi
Berbagai inisiatif di tingkat nasional
peningkatan kesadaran, latihan yang
lebih baik, perencanaan, undangundang,
Pemantauan, pelaporan dan diskusi
Komite FAO Perikanan (COFI) Daerah
Perikanan Organisasi / Komisi
Perikanan

CCRF: Implementation issues


Membangun kapasitas kelembagaan
Mengatasi permasalahan sosial dan ekonomi
Menemukan jalur transisi optimal
Memilih alternatif tindakan yang optimal
Menggalang partisipasi
Melindungi perikanan skala kecil
Pengembangan kapasitas; pelatihan;
pengembangan sumber daya manusia
Bantuan teknis cukup dan sumber daya
keuangan

CCRF: Implementasi
Dukungan FAO secara Technical & Kebijakan :
1. Eco-label
2. Indikator Keberlanjutan
3. Pemantauan perikanan
4. Hak Kekayaan Manajemen Perikanan burung
laut; hiu
5. Pengelolaan Kapasitas Perikanan.
6. Mengatur Ilegal, Unreported and Unregulated
Fishing

CCRF: Implementasi
Proyek Utama
Program antar-regional untuk bantuan untuk
negara berkembang untuk pelaksanaan CCRF:
Monitoring, Control, dan Surveillance (MCS), dan
Saran Ilmiah untuk Pengelolaan Perikanan (Norway)
Proyek yang butuh dukungan:
Perjanjian
penangkapan;
Statistik;
Operasi
Penangkapan; Survei; Kebijakan, Perencanaan dan
Manajemen; Kebijakan Restrukturisasi Armada; Pasca
Panen Praktek & Perdagangan; Dukungan terhadap
LSM

CCRF: Implementation
FAO Expert Meetings (KONSENSUS
INTERNATIONAL:
Insentif ekonomi dan Perikanan Bertanggung Jawab (.
Termasuk Subsidi)
Strategi & Kebutuhan Investasi untuk Transisi
Perikanan yang bertanggung jawab di Asia
Pengelolaan Saham Bersama
Pengurangan Kapasitas PENANGKAPAN
Perikanan yang bertanggung jawab dalam Ekosistem
Laut

CCRF: Implementasi
Meningkatkan Sumber Daya Informasi - Fakta,
Saran Strategis dan Jaringan Perikanan Dunia
Berkelanjutan :
FAO FISHSTAT PLUS Data Base
UN Atlas of the Oceans
FAO Fisheries Atlas
FAO Fisheries Global Information System
(FIGIS)
GLOBEFISH markets and trade
ONEFISH - Internet Portal for Fisheries
Research

THANK YOU

1.
2.

Apa hubungan otoda dengan perikanan?


Kasus hukum perikanan apa yang sampai saat ini belum
terselesaikan?
3. Apa guna UNCLOS?
4. Maksud dari pengguna perikanan yang bertanggung jawab di bidang
perikanan!
5. Jika tiap orang melakukan sesuatu dengan kehendaknya sendiri
tanpa aturan, maka apa yang terjadi?contohnya seperti apa?
6. Apa pengertian dari top down dan bottom up?dan apa contohnya?
serta bagaimana urutan pembangunan aspirasi masyarakat?
7. UNCLOS menghasilkan UU yang mengatur tentang apa?
8. UNCLOS memiliki manfaat apa terhadap pengaturan perbatasan
wilayah perairan indonesia?
9. Untuk tujuan apa CCRF dibuat?
10. Manfaat apa yang didapat dengan diberlakukan CCRF?