Anda di halaman 1dari 44

MEMPROSES

DOKUMEN DANA KAS


DI BANK
Hot Radja Thomas Jourdan G
XII AKSELERASI

Materi yang akan disampaikan berdasarkan


SKL adalah :
Menyusun Laporan Rekonsiliasi Bank
Membukukan Penyesuaian Kas di Bank

SKL I
MENYUSUN LAPORAN
REKONSILIASI BANK

Definisi Rekonsiliasi Bank


Rekonsiliasi bank adalah pembuatan laporan oleh pihak perusahaan mengenai
saldo kas dan penjelasan sebab-sebab terjadinya ketidaksamaan antara
saldo kas perusahaan dan saldo kas pada bank yang dilaporkan dalam
rekening koran.
Kegunaan daripada Rekonsiliasi Bank adalah :
Mengecek ketelitian pencatatan kas perusahaan dengan pencatatan kas di
bank.
Mengetahui penerimaan atau pengeluaran yang sudah dilakukan oleh bank,
tetapi belum dicatat perusahaan.
Untuk membuktikan bahwa semua transaksi kas dan pencatatannya telah
dilakukan dengan benar.
Untuk menyamakan saldo kas antara catatan perusahaan dan catatan di
bank.

Hubungan rekening koran


dengan akun kas

sistem pengawasan kas mengharuskan semua kas


baik dalam bentuk uang tunai maupun cek yang
diterima setiap hari disetorkan ke bank.
Sementara pembayaran kas dilakukan dengan
menggunakan cek sehingga semua transaksi yang
menyangkut kas selain dicatat perusahaan juga
dicatat oleh bank. Semua kas yang diterima,
sebelum disetor ke bank oleh perusahaan dicatat
dalam jurnal penerimaan kas, dan semua jenis
pembayaran dicatat dalam jurnal pengeluaran kas.

Setoran dana dari perusahaan dan penguangan


cek yang dikeluarkan perusahaan oleh pihak
bank dicatat dalam suatu rekening yang
disebut rekening giro, yang bersifat lancar
(current) dalam arti dapat ditarik sewaktuwaktu hingga saldonya sering berubah. Oleh
karna itu, rekening giro sering juga disebut
rekening koran.

Bank biasa mengirimkan rekenig koran pada nasabah giro untuk


mutasi kas setiap bulan, yang memuat informasi mengenai :
Saldo simpanan perusahaan (nasabah) pada awal bulan
Setoran perusahaan baik tunai maupun cek yang diterima
perusahaan dari pihak lain
Cek yang ditarik perusahaan untuk pembayaran kepada pihak lain
yang telah diuangkan oleh penerima cek, dicatat sebagai mutasi
debet.
Jasa giro (bunga) yang diperhitungkan bank untuk keuntungan
perusahaan, dicatat sebagai mutasi kredit.
Biaya administrasi bank dibebankan pada perusahaan, dicatat
sebagai mutasi debet.
Saldo simpanan giro perusahaan akhir bulan yang bersangkutan

Tujuan dan Bentuk


Rekonsiliasi Bank

Perbedaan saldo kas menurut catatan perusahaan


dengan saldo kas menurut rekening koran pada
umumnya terjadi karena pencatatan suatu transaksi
kas di perusahaan dan pencatatan di pihak bank
dilakukan pada waktu yang berbeda. Rekonsiliasi bank
merupakan kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk
merukunkan catatan kas di perusahaan dan catatan
dalam rekening koran, agar dapat diketahui transaksi
yang sudah dicatat perusahaan tapi belum dicatat
bank atau sebaliknya sehingga dapat diketahui
penyebab terjadinya perbedaan saldo kas.

dalam hal rekonsiliasi bank dilakukan hanya


terhadap saldo akhir, laporan rekonsiliasi bank
dapat disusun dalam bentuk sebagai berikut:
Rekonsiliasi saldo menurut bank dan saldo
menurut perusahaan kearah saldo yang benar
Rekonsiliasi saldo menurut bank kearah saldo
menurut catatan perusahaan

PROSEDUR
REKONSILIASI BANK

Penghitungan selisih saldo kas


Dalam perusahaan yang menyelenggarakan
akuntansi secara manual, saldo kas menurut
catatan perusahaan tampak dalam buku besar
pada akun kas setelah dilakukan posting data
jurnal penerimaan dan pengeluaran kas. Dengan
demikian selisih saldo kas menurut catatan
perusahaan dengan saldo kas menurut rekening
koran dapat diketahui dari saldo rekening koran
dan saldo akun kas yang diperbandingkan.

Proses rekonsiliasi diperlukan buku-buku dan


dokumen antara lain:
Buku jurnal penerimaan kas
Buku jurnal pengeluaran kas
Rek. Koran untuk periode yang bersangkutan
Daftar bukti setoran ke bank untuk periode
yang bersangkutan
Bukti penerimaan dan pengeluaran kas dengan
dokumen pendukungnya.

Identifikasi penyebab timbulnya


perbedaan saldo kas
Transaksi yang biasa mengakibatkan terjadinya perbedaan saldo
kas menurut catatan perusahaan dengan rek. Koran yaitu:
Setoran dalam proses (deposit in transit), yaitu setoran
perusahaan yang belum diterima bank pada saat rek. Koran sudah
ditutup. Termasuk kas yang sudah diterima perusahaan tapi belum
disetor ke bank.
Cek dalam peredaran (outstanding check) yaitu cek yang sudah
dikeluarkan perusahaan untuk pembayaran pada pihak lain, tapi
sampai dengan saat penutupan rek. Koran, cek yang bersangkutan
belum diuangkan(dicairkan) sehingga belum tercatat dalam rek.
Koran.
Penerimaan piutang perusahaan oleh bank, misalnya piutang yang
diterima melalui inkaso (penagihan oleh bank) atau lewat transfer.

Jasa

giro dan biaya administrasi yang telah


diperhitungkan dan dicatat oleh bank dalam rek. Koran
sementara perusahaan baru mengetahui setelah
menerima rek. Koran dari bank.
Kesalahan pencatatan jumlah, misalkan seharusnya Rp
4.500.000,00 dicatat dengan jumlah Rp 5.400.000,00.
hal ini bisa terjadi di perusahaan maupun bank.
Bank mencatat dalam rekening yang salah, misalkan
setoran PT CBR dicatat dalam rekening PT CRB.
Cek yang diterima dari debitor telah disetorkan ke
bank, ditolak oleh bank karena dana tidak mencukupi.

1.
2.

3.
4.
5.
6.

cek yang diterima PD DEVIA sebesar Rp12.000.000,00 sebagai


pembayaran hutangnya, ditolak oleh bank karena tidak cukup dana.
Piutang perusahaan yang telah berhasil diinkaso bank sebesar
Rp21.000.000,00 dikurangi biaya inkaso Rp100.000,00 belum dicatat
perusahaan
Setoran dalam proses sebesar Rp38.000.000,00
Cek dalam peredaran berjumlah Rp62.000.000,00
Cek no C.001542 sebesar Rp10.000.000,00 dikeluaran perusahaan untuk
membayar hutang, dicatat dengan jumlah Rp1.000.000,00
Bank telah memperhitungkan jasa giro untuk keuntungan perusahaan
sebesar Rp587.500,00 dan biaya administrasi yang dibebankan sebesar
Rp20.000,00 yang belum dicatat perusahaan.
Nb : saldo kas menurut perusahaan sebesar 147.800.000 dan menurut
rekening koran sebesar 172.267.500

Rekonsiliasi saldo akhir


menurut
bank dan
menurut perusahaan
kearah saldo yang benar

Langkah-langkah untuk dapat menyusun daftar


rekonsiliasi bank kearah saldo yang benar
adalah sebagai berikut:
Menentukan saldo menurut pihak mana (bank
atau perusahaan) yang harus diubah dari setiap
penyebab terjadinya perbedaan saldo kas
Menentukan perubahan yang harus dilakukan
pada saldo yang bersangkutan, apakah harus
ditambah atau dikurangi.

PENJELASAN ILUSTRASI
1.

Cek yang diterima dari debitur sebesar


Rp12.000.000,00 ditolak bank karna tidak cukup
dana. Pada saat cek yang bersangkutan diterima
dari debitor, oleh perusahaan dicatat sebagai
penambahan kas sebesar 12.000.000, setelah
disetor ke bank, ternyata cek yang bersangkutan
dananya tidak mencukupi. Pihak bank tidak akan
mencatat sebagai penambahan rek. Koran oleh
karena itu perusahaan harus membatalkan dan
dalam catatannya harus mengurangi 12.000.000

2. Hasil inkaso bank sebesar 21.000.000


dikurangi biaya inkaso 100.000 belum dicatat
perusahaan. Piutang perusahaan yang
berhasil diinkaso dicatat sebagai penambahan
saldo rek. Koran. Sementara biaya inkaso
dicatat sebagai pengurangan saldo rek.
Koran. Penambahan dan pengurangan kas tsb
belum dicatat perusahaan, sehingga
perusahaan masih harus menambah
21.000.000 dan mengurangi 100.000.

3. Setoran dalam proses sebesar


38.000.000 jumlah ini belum diterima
bank pada saat penutupan rek. Koran di
akhir periode. Oleh karena itu saldo rek.
Koran harus ditambah 38.000.000

4. Cek dalam peredaran 62.000.000 cek yang


bersangkutan sudah dicatat perusahaan
sebagai pengurangan kas saat diserahkan ke
pihak lain, oleh pihak bank belum dicatat
dalam rek. Koran karena cek yang
bersangkutan belum diuangkan. Dengan
demikian saldo rek. Koran mengurangi
62.000.000

5. Cek nomor C.001542 dikeluarkan untuk


membayar hutang sebesar 10.000.000 dicatat
perusahaan sebesar 1.000.000. kesalan ada di
perusahaan. Saldo kas perusahaan harus
dikurangi 9.000.000

6. Jasa giro 587.500 untuk keuntungan


perusahaan dan biaya administrasi 20.000
dibebankan. Bank sudah mencatat penambahan
rek. Koran sebesar 587.500 dan pengurangan
20.000 tapi belum dicatat perusahaan, dan
akan dicatat perusahaan pada saat menerima
rek. Koran dari bank. Perusahaan harus
menambah 587.500 dan mengurangi 20.000

PD DEVIA
REKONSILIASI BANK
31 DESEMBER 2008
A. Saldo menurut bank
saldo rek koran per 31 des 2008
172.267.500
ditambah:
-setoran dalam proses
38.000.000
210.267.500
dikurangi:
-cek dalam peredaran
(62.000.000)
saldo yang benar
148.267.500
B. Saldo menurut catatan perusahaan
saldo kas per 31 des 2008
147.800.000
ditambah:
-penerimaan piutang
21.000.000
-jasa giro
587.500
21.587.500
169.387.500
dikurangi:
-cek ditolak bank
12.000.000
-koreksi kesalahan
9.000.000
-biaya inkaso
100.000
-biaya administrasi bank
20.000
(21.120.000)
saldo yang benar
148.267.500

Berikut ini adalah laporan rekonsiliasi bank jika rekonsiliasi saldo akhir menurut bank
kearah saldo menurut catatan perusahaan.
PD DEVIA
REKONSILIASI BANK
31 DESEMBER 2008
Saldo menurut rekening koran per 31 des 2008 172.267.500
ditambah:
-setoran dalam proses38.000.000
-cek ditolak
12.000.000
-kesalahan pencatatan
9.000.000
-biaya inkaso yang telah dibebankan
100.000
-biaya administrasi bank
20.000
59.120.000
231.387.500
dikurangi:
-cek dalam peredaran 62.000.000
-hasil inkaso bank 21.000.000
-jasa giro
587.500
(83.587.500)
saldo kas menurut catatan perusahaan per 31 des 2008 147.800.000

SKL II
Membukukan Penyesuaian
Kas di Bank

Dari kegiatan rekonsiliasi bank dapat


diketahui transaksi yang belum dicatat atau
salah catat baik pihak bank maupun
perusahaan. Transaksi yang belum atau salah
catat oleh perusahaan harus segera dibuat
jurnal koreksinya.

1.

2.

3.

4.

Cek dari debitor sebesar 12.000.000 ditolak bank karena dana tidak cukup.
Cek yang diterima dari debitor dan dananya tidak cukup harus dicatat lagi
sebagai piutang. Jurnalnya:
piutang
12.000.000
-kas
12.000.000
Penerimaan piutang melalui inkaso 21.000.000 dan biaya adm 100.000, dicatat
dengan jurnal:
kas
20.900.000
biaya inkaso
100.000
-piutang
21.000.000
Pembayaran hutang 10.000.000 dicatat dengan jumlah 1.000.000 menyebabkan
akun hutang terlalu rendah di debet dan akun kas terlalu rendah di kredit,
masing-masing 9.000.000. jurnal koreksi yang perlu dibuat adalah :
Hutang dagang
9.000.000
-kas
9.000.000
Penerimaan jasa giro dari bank 587.500 dan beban administrasi 20.000 yang
belum dicatat. Juranl yang diperlukan adalah :
kas
567.500
biaya administrasi
20.000
-pendapatan bunga
587.500

SOAL
LATIHAN

1.Saldo kas menurut rekening koran 30.000.000 sedang


menurut kas perusahaan 40.000.000 setelah dianalisis
perbedaan terjadi karena:
-setoran dalam proses 20.000.000
-cek no 12345 yang belum dicairkan sebesar
10.000.000
Saldo kas yang benar adalah.
a. 10.000.000
b. 20.000.000
c. 30.000.000
d. 40.000.000
e. 50.000.000

Penjelasan:
saldo kas menunjukkan angka 40.000.000
sedangkan tidak ada data yang
menambah dan mengurangi dalam kasus
ini. Jadi jawabannya adalah 40.000.000
(d)

2. Dalam menyiapkan rekonsiliasi bank, jumlah


outstanding check akan.
a. menambah saldo kas menurut catatan bank
b. mengurangi saldo kas menurut catatan
bank
c. menambah saldo kas menurut catatan
perusahaan
d. menambah saldo utang menurut catatan
perusahaan
e. mengurangi saldo kas menurut catatan
perusahaan

3. Akun kas pada tanggal 31 januari 2010 menunjukkan


saldo 250.300.000 pada tanggal yang sama rekening
koran dari bank menunjukkan saldo 247.150.000
setelah diteliti ternyata ada outstanding check sebesar
70.000.000 biaya adm sebesar 100.000, deposit in
transit 73.050.000. maka saldo kas setelah rekonsiliasi
adalah
a. 177.150.000
b. 250.200.000
c. 104.100.000
d. 250.400.000
e. 247.150.000

Penjelasan:
saldo kas 31 jan 2010
250.300.000
dikurangi:
-biaya adm
(100.000)
saldo kas yang benar
250.200.000
jawaban : b

4. Dalam menyiapkan rekonsiliasi bank,


inkaso pengaruhnya adalah
a. menambah saldo kas catatan
perusahaan
b. menambah saldo kas catatan bank
c. mengurangi saldo kas catatan bank
d. mengurangi saldo kas catatan
perusahaan
e. menambah saldo kas catatan bank dan
perusahaan

5. Berdasarkan data rekonsiliasi terdapat


administrasi bank belum dicatat oleh
perusahaan. Jurnal koreksi yang diperlukan
adalah
a. kas di debet, beban adm di kredit
b. beban adm di debet dan kas di kredit
c. kas di debet, pendapatan adm di kredit
d. pendapatan adm di debet, kas di kredit
e. tidak dijurnal

6. Salah satu alasan dilakukannya rekonsiliasi


bank adalah
a. kesalahan pencatatan nama supplier
b. banyak pelunasan piutang lewat transfer
bank
c. penggunaan cat dalam pembayaran
piutang
d. kesalahan penulisan nomor cek oleh
perusahaan
e. adanya setoran dalam perjalanan

7. Biaya inkaso dalam penyusunan


rekonsiliasi bank akan mempengaruhi.
a. menambah saldo kas catatan
perusahaan
b. menambah saldo kas catatan bank
c. mengurangi saldo kas catatan
perusahaan
d. mengurangi saldo kas catatan bank
e. tidak memperngaruhi keduanya

8. Berdasarkan data rekonsiliasi terdapat jasa giro


yang belum dicatat oleh perusahaan, maka jurnal
penyesuaian yang diperlukan adalah
a. kas di debet dan beban jasa giro di kredit
b. beban jasa giro di debet dan kas di kredit
c. kas di debet dan pendapatan jasa giro di
kredit
d. pendapatan jasa giro di debet dan kas di kredit
e. beban jasa giro di debet dan pendapatan jasa
giro di kredit

9. Saldo buku bank perusahaan per tanggal 31 oktober


sebesar 50.000.000 sedangkan menurut rekening koran
sebesar 75.000.000 setelah diteliti ternyata cek no3231
sebesar 10.000.000 tertanggal 15 oktober 2009 belum
dicairkan. Sementara itu ada pembayaran melalui
transfer bank yang belum dicatat perusahaan sebesar
15.000.000 maka saldo yang sebenarnya adalah.
a. 65.000.000
b. 75.000.000
c. 50.000.000
d. 125.000.000
e. 100.000.000

Penjelasan
A.Saldo menurut bank
saldo rekening koran 31 okt 2009
dikurangi:
-cek dalam peredaran
saldo yang sebenarnya

75.000.000
(15.000.000)
65.000.000

B.Saldo menurut perusahaan


saldo kas per 31 okt 2009
50.000.000
ditambah:
-inkaso
15.000.000
saldo yang sebenarnya
65.000.000
Jadi , saldo yang sebenarnya dari kedua belah pihak
adalah 65.000.000 (A)

10. Penerimaan jasa giro dari bank 700.000 dan beban administrasi
50.000 yang belum dicatat. Jurnal koreksi yang diperlukan adalah.
a. kas
750.000
pendapatan bunga
750.000
b.

pendapatan bunga
700.000
biaya adm
50.000
-kas
750.000

c.

biaya adm
50.000
kas
700.000
-pendapatan bunga
750.000

d. kas
700.000
biaya adm
50.000
-pendapatan bunga
e.

750.000

biaya adm
50.000
-pendapatan bunga
50.000