Anda di halaman 1dari 7

NDRA PENGECAP DAN INDRA PEMBAU

DIPOSKAN OLEH DAUZ BIOTEKHNO DI 19.55 JUMAT, 07 DESEMBER 2012

BAB I
PENDAHULAN
1.1 Latar Belakang
Alat indra adalah organ yang berfungsi untuk menerima jenis rangsangan tertentu. Anda mungkin
telah mempelajari bahwa manusia memiliki lima indra yang berhubungan dengan penglihatan, pendengaran,
pengecapan, perabaan, dan pembauan. Semua indra kita berkembang untuk membantu kita bertahan hidup.
Bahkan rasa sakit yang menyebabkan banyak penderitaan manusia adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan
dari warisan evolusi kita, karena rasa sakit dapat memperingatkan kita akan penyakit dan cidera. Orang yang lahir
dengan kondisi cacat indra yang membuat merekan tidak mampu merasakan sakit dan luka akan sangat rentan
terhadap luka bakar, memar, dan patah tulang, dan sering kali mereka meninggal dalam usia muda karena mereka
tidak dapat mengambil keuntungan dari sinyal peringatan rasa sakit. Semua organisme telah dilengkapi dengan
beberapa reseptor sebagai alat penerima informasi. Informasi tersebut dapat berasal dari dalam atau dari luar.
Reseptordiberi nama berdasarkan jenis rangsangan yang diterimanya, seperti kemoreseptor (penerima rangsang
zat kimia), fotoreseptor (penerima rangsang cahaya), audioreseptor (penerima rangsang suara),
dan mekanoreseptor (penerima rangsang fisik seperti tekanan sentuhan dan getaran). Selain itu dikenal pula
beberapa reseptor yang berfungsi mengenali perubahan lingkungan luar yang dikelompokkan
sebagaieksoreseptor. Sedangkan kelompok reseptor yang berfungsi untuk mengenali lingkungan dalam tubuh
disebut.
Interoreseptor, yang terdapat diseluruh tubuh manusia. Eksoreseptor yang kita kenal ada lima
macam yaitu indra penglihatan, indrapendengaran, indra peraba, indra pengecap, dan indra pembau. Pada
pembahasan berikutnya akan dijelaskan tentang struktur dan fungsi panca indra serta proses pengindraan

1.
2.
3.

1.
2.
3.

1.2 Rumusan Masalah


Dari latar belakang di atas dapat kita mengambil rumusan masalah sebagai berikut.
Apa yang dimaksud dengan Panca Indra?
Bagaimana proses kerja indra pengecapan ?
Bagaimana struktus indra pengecapan dan idra penciuman?
1.3 Tujuan
Dari paparan rumusan masalah diatas dapat ditarik beberapa tujuan sebagai berikut.
Dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan panca indra.
Agar kita dapat mengetahui proses kerja panca indra, salah satunya yaitu, indra pengecap. Dan
dapat mengetahui struktur dari panca indra tersebut, seperti indra pengecap dan penciuman.
Sebagai bahan refrensi untuk menunjang pengetahuan kita.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 INDRA PENGECAP (LIDAH)
2.1.1 Bagian-bagian Lidah
2.1.1.1 Permukaan lidah, terdapat:

papilla, yang di dalamnya terdapat saraf pengecap,

selaput yang berlendir.


2.1.1.2 Bagian lidah berdasarkan kemampuan ujung-ujung saraf pengecap rasa, yaitu:

bagian ujung lidah dapat merasakan rasa manis,

bagian ujung lidah agak ke samping dapat merasakan rasa asin,

bagian tepi dapat merasakan rasa asam,

bagian pangkal dapat merasakan rasa pahit.

2.1.2 Fungsi Lidah


sebagai indra pengecap,
sebagai alat berbicara,
pengatur letak makanan saat dikunyah,
membantu menelan.
2.1.3 Kerja Lidah
Makanan dan minuman yang masuk ke mulut dapat merangsang saraf-saraf yang ada pada
lidah. Selanjutnya saraf-saraf tersebut menyampaikan ke otak sehingga kita dapat merasakan apa
yang kita makan dan minum.
2.1.3 Perawatan
Penyakit yang sering menggangu lidah adalah sariawan dan radang lidah. Agar terhindar
dari sariawan atau radang lidah, kita harus selalu menjaga kesehatan lidah dengan melakukan
perawatan sebagai berikut.
Hindari mengonsumsi makanan dan minuman yang terlalu panas dan dingin.
Sering makan sayuran dan buah-buahan.
Ketika kita sedang makan, jangan sampai lidah kita tergigit.
Periksa ke dokter jika ada gangguan pada lidah.
2.2 STRUKTUR DAN ANATOMI LIDAH
Lidah terdiri atas dua kelompok otot yaitu
2.2.1 otot intrinsik
yang berfungsi untuk melakukan semua gerakan lidah dan
2.2.2 otot ekstrinsik

Otot ekstrinsik ini mengaitkan lidah pada bagian - bagian sekitarnya serta melakukan
gerakan -gerakan kasar yang sangat menekannya pada langit-langit dan gigi,
kemudianmendorongnya masuk ke faring. Gambar Struktur dan Anatomi Lidah Manusia. Permukaan atas
lidah manusia seperti beludru karena dilapisi oleh beberpalapisan. Pada manusia reseptor bagi
stimulus rasa berada pada kuncup pengecap (Taste bud) yang tersebar di lidah. Permukaan lidah
manusia seperti beludru, karena ditutupi oleh beberapa lapisan. Pada penampang lidah kuncup
pengecap mengalami penjuluran yang biasa disebut dengan papila. Papila bermacam-macam
sesuai bentuk dan lokasi banyaknya papila tersebut ditemukan.

2.2.2.1 Pap[la Filiformis


Papila filiformis banyak dan menyebar pada seluruh permukaan lidah yang berfungsi
untuk menerima rasa sentuh dari rasa pengecapan. Filiformis merupakan penonjolan berbentuk seperti
konus.
2.2.2.2 Papila Sirkumvalata

Papila sirkum valatam memiliki bentuk V dan terdapat 8 12 jenis yang terletak di bagian
dasar lidah. Sirkum valatum merupakan papila yang sangat besar dengan permukaan menutupi
papila lainnya. Pada bagian belakang lidah. banyak kelenjar serosa (von ebner) dan mukosa yang
mengalirkan sekresinya ke dalam cekungan yang megelilingi papilla ini. Puting kecap banyak disisi papila
ini
2.2.2.3 Papila Fungiformis
Papila fungiformis merupakan penonjolan dengan tangkai kecil yang menyebar pada
permukaan ujung dan sisi lidah dan berbentuk jamur. Papila ini mengandung indera perasa pada permukaan
samping atas dan terdapat disela-sela antara papila filiformis
2.2.2.4 Papila Foliata
Papila foliata merupakan penonjolan yang sangat padat sepanjang pinggir samping
belakang lidah. Papila ini mengandung puting perasa
2.3 PROSES PENGECAPAN
Seperti halnya indera yang lain, pengecapan merupakan hasil stimulasi ujung saraf
tertentu. Dalam hal mampu membedakan kelezatan makanan tersebut karena ada stimulasi
kimiawi. Pada manusia, ujung saraf pengecap berlokasi dikuncup-kuncup pengecap pada lidah.
K uncup-kuncup pengecap mempunyai bentuk seperti labu, terletak pada lidah di bagian depan
hingga ke belakang. Di dalam satu papila terdapat banyak kuncup pengecap (taste bud) yaitu suatu bangunan
berbentuk bundar yang terdiri dari 2 jenis sel, yaitu sel-sel penyokong dan sel-sel pengecap sebagai
reseptor. Setiap sel pengecap memiliki tonjolan-tonjolan seperti rambut yang menonjol keluar
taste bud melalui taste pore(lubang). Dengan demikian zat-zat kimia yang terlarut dalam cairan
ludah akan mengadakan kontak dan merangsang sel-sel kemudian timbul lah impuls yang akan menjalar ke
syaraf no VII dan syaraf IX otak untuk diteruskan ke thalamus dan sberakhir di daerah pengecap
primer di lobus parietalis untuk kemudian di interpretasikan. Makanan yang dikunyah bersama
air liur memasuki kuncup pengecap melalui pori-pori bagian atas. Di dalam makanan akan
merangsangujung saraf yang mempunyai rambut (Gustatory hair). Dari ujung tersebut pesanakan
dibawa ke otak, kemudian diinterpretasikan dan sebagai hasilnya kita dapatmengecap makanan
yang masuk ke dalam mulut kita. Banyak sekali jenis makanan dan minuman yang ada di sekitar
kita. Rasa makanan dan minuman itu bermacam-macam, ada yang manis, asin, asam, bahkan ada
pula yang pahit.
kita dapat merasakan rasa manis, asin, asam, dan pahit menggunakan lidah. Rasa yang
dikenal lidah terdiri atas 4 rasa. Berikut merupakan tinjauan sensasi rasa dilihat dari zat-zat kimia
penimbul sensasi rasa.
1) Pahit, ditimbulkan oleh alkaloid tumbuhan. Alkaloid ialah zat-zat organik yang aktif
dalam kegiatan
fisiologis
yang
terdapat
dalam
tumbuhan.Contohnya ialah kina,
cafein, nikotin, morfin dan lain-lain. Banyak dari zat-zat ini bersifat racun.
2) Asin, ditimbulkan oleh kation Na+, K + dan Ca+3.
3) Manis, ditimbulkan oleh gugus OH- dalam molekul organik. Gugus initerdapat pada gula, keton dan asam
amino tertentu.4.

4) Asam, ditimbulkan oleh ion H+


K uncup pengecap untuk masing-masing indra tersebut terletak di daerah
yang berbeda-beda pada lidah kita. Untuk citarasa manis berada di bagian ujung lidah, juga
untuk rasa asin.
K uncup pengecap untuk rasa masam ada di sisi lidah. Sedangkan kuncup pengecap untuk cita
rasa pahit berada di bagian belakang lidah. Inilah sebabnya apabila kamu makan makanan yang
mempunyai rasa manis dan pahit sekaligus, maka yang terasa lebih awal adalah rasa manis
barulah kemudian rasa pahit

2.4 INDRA PENCIUM (HIDUNG)


2.4.1 Hidung berfungsi sebagai indra pencium dan alat pernapasan.
2.4.1.1 Bagian-bagian Hidung
a. Lubang hidung
b. Batang hidung
c. Rongga hidung terdiri dari:
1)
Rambut
hidung
berfungsi
untuk
menyaring
udara
2) Lapisan lendir berfungsi sebagai pelembab.

yang

dihirup.

2.4.1.2. Kerja Hidung


Zat yang berbau dapat tercium oleh hidung jika telah sampai ke rongga hidung.
Kemudian ujung-ujung saraf penciuman terangsang dan disampaikan ke otak sehingga kita dapat
mencium baunya.
2.4.1.3. Kelainan pada Hidung
Kelainan pada hidung dinamakan ansomnia, yaitu ketidak mampuan hidung untuk
mencium bau. Ansomnia disebabkan karena rongga hidung tersumbat dan gangguan pada urat
saraf hidung. Selain ansomnia, kelainan yang lain adalah influenza dan polip.

2.4.1.4 Perawatan Hidung


a. Membersihkan hidung dengan teratur
b. Menutup hidung saat di tempat yang bau atau berdebu.
c. Hindarkan hidung dari benturan.
d. Memeriksa ke dokter THT jika ada gangguan.
2.5 STRUKTUR INDRA PEMBAU
Pernahkah kalian mencium bau parfum? Apa yang kalian rasakan? Tentu saja bau harum.
Bagaimana kalian dapat mendengar kicauan burung, dapat melihat megahnya bangunan, dan

merasakan lezatnya makanan ? Untuk mengenal lingkungan manusia dilengkapi dengan sistem
alat indera. Manusia mempunyai lima (panca) indera itu yaitu : indera pembau(hidung), indera
pengecap(lidah), indera penglihatan(mata), indera pendengaran(telinga), indera peraba(kulit).
Alat indera kita berfungsi sebagai reseptor atau penerima rangsangan, dan setiap reseptor
berfungsi untuk merespon rangsangan tertentu saja, misalnya mata untuk merespon rangsangan
cahaya, dan hidung sebagai indra pencium berfungsi untuk merespon rangsangan bau.

Hidung merupakan indera pembau pada manusia. Hidung merupakan indera khusus yang
terletak di dalam rongga hidung. Daerah sensitif pada indera pembau terletak di bagian atas
rongga hidung.
2.5.1 Struktur indera pembau terdiri dari :
1.
Sel-sel penyokong yang berupa sel-sel epitel.
2.
Sel-sel pembau(sel olfaktori) yang berupa sel saraf sebagai reseptor
Sel-sel olfaktori sangat peka terhadap rangsangan gas kimia (kemoreseptor).
Sel-sel olfaktori memiliki tonjolan ujung dendrit berupa rambut yang terletak pada selaput lendir
hidung, sedangkan ujung yang lain berupa tonjolan akson membentuk berkas yang disebut saraf
otak I (nervus olfaktori). Saraf ini akan menembus tulang tapis dan masuk ke dalam otak
manusia.
2.6 KELAINAN PADA INDRA PEMBAU
Salah satu kelainan pada indera pembau adalah Anosmia. Akibat kelainan Anosmia ini
indera pembau kita dapat kehilangan sensitivitas terhadap rasa bau, sehingga kita tidak bisa
mencium
bau
dari
sesuatu
benda
atau
zat
tertentu.

1.
2.
3.
4.

Anosmia dapat disebabkan oleh :


Penyumbatan rongga hidung akibat pilek.
Terdapat polip atau tumor di rongga hidung.
Sel rambut rusak akibat infeksi kronis.
Gangguan pada saraf olfaktori.

BAB III
PENUTUP
3.1

Kesimpulan
Dari pembahasan diatas dapat kita tarik beberapa kesimpulan yaitu. Alat indra merupakan
organ yang berfungsi untuk menerima jenis rangsangan tertentu. Salah satu alat indra yaitu indra
pengecap dan indra penciuman, dimana indra pengecap ( Lidah ) ini memiliki bagian-bagian
tertentu, antara lain adalah bagian ujung, bagian ujung lidah agak kesamping, bagian tepi lidah
dan bagian pangkal.
Selain indra pengecap ada pula indra penciuman ( Hidung ), bagian-bagian indra
penciuman terdiri dari lubang hidung, batang hidung, rongga hidung yang terdiri dari : rambut
hidung, dan lapisan lendir.

3.2 Saran
Dengan adanya makalah ini, penulis mengharapkan kepada para pembaca setelah
membaca, mempelajari serta memahami seluruh isi makalah ini dapat menerapkan dalam
lingkungan masyarakat.
Seorang pemula dalam menulis mengalami berbagai kesulitan dalam menuangkan
fikirannya dalam bentuk coretan, dengan membaca makalah ini penulis mengharapkan pembaca
mudah dalam menuangkan fikirannya dalam bentuk tulisan.

http://dauzbiotekhno.blogspot.com/2012/12/indra-pengecap-dan-indra-pembau.html