Anda di halaman 1dari 48

GERINDA DATAR

OLEH
ZALDY S.SUZEN, SST

PRINSIP KERJA
Roda Gerinda

Benda kerja

Roda Gerinda berputar bersentuhan


dengan benda kerja dan terjadilah
proses pemotongan / penggerindaan

JENIS MESIN GERINDA DATAR

Berdasarkan Sumbu Utama

1.

Mesin gerinda datar horisontal


dengan gerak meja bolak-balik,
digunakan untuk menggerinda bendabenda permukaan rata dan menyudut.

2.

Mesin gerinda datar horisontal


dengan gerak meja berputar,
digunakan untuk menggerinda
permukaan rata poros.

3. Mesin gerinda datar vertikal dengan


gerak meja bolak-balik, digunakan
untuk menggerinda benda-benda
permukaan rata lebar dan menyudut.

4. Mesin gerinda datar vertikal dengan


gerak meja berputar, digunakan untuk
menggerinda permukaan rata poros.
Berdasarkan prinsip kerja mesin.

Berdasarkan prinsip kerja


mesin
1. Mesin gerinda datar semi otomatis,
proses pemotongan dapat dilakukan secara
manual (tangan) dan otomatis mesin.

2. Mesin gerinda datar otomatis


proses, pemotongan diatur melalui
program (NC dan CNC).
NC = Numerical Control
CNC = Computerized Numerical
Control

Dimensi dan Kapasitas Mesin


Gerinda Datar
Bagian-BagianUtama Mesin

Kepala Utama

Meja

Panel Kontrol

Perlengkapan Pendingin

Perlengkapan Mesin Gerinda Datar


a
d

b
e
h

c
f

Meja magnet listrik


Meja Magnet Permanen
Ragum Presisi
Ragum Sinus Presisi
Meja Sinus
Meja Sinus Universal

Blok Penghantar Magnet


Blok Pengurang Jarak
Kutub Magnet
Penghilang Sisa
Kemagnetan de magnetiser
Pengasah Roda Gerinda
(Dresser)

Perlengkapan Mesin

Mesin Gerinda Datar


Meja Magnet Listrik, pencekaman terjadi akibat
adanya medan magnet yang ditimbulkan oleh
aliran listrik
Meja Magnet Permanen, pencekaman terjadi
akibat adanya magnet permanen yang terdapat
pada pencekam

Perlengkapan Mesin

Mesin Gerinda Datar


Ragum Mesin Presisi, semua bidang digerinda dimana antara
satu dengan yang lainnya saling tegak lurus dan sejajar
Ragum Sinus Presisi, dapat digunakan untuk mencekam
benda kerja dalam penggerindaan yang membentuk sudut
dengan ketelitian mencapai detik

Perlengkapan Mesin

Mesin Gerinda Datar


Meja Sinus, digunakan untuk pengerindaan menyudut dengan
ketelitian hingga detik. Sistem pencekaman menggunakan
magnet permanen atau klem
Meja Sinus Universal, meja jenis ini selain dapat membentuk
sudut kearah vertikal juga kearah horizontal

Perlengkapan Mesin
Mesin Gerinda Datar

Balok Penghantar Magnet,


berfungsi untuk meneruskan aliran
medan magnet dari sumber
magnet ke benda kerja. 3 bentuk
standar blok penghantar magnet:

Bentuk persegi
Bentuk segitiga
Beralur V

Blok Pengurang Jarak Kutub Magnet,


digunakan untuk mencekam benda kerja
kecil
Penghilang Sisa Kemagnetan (de
magnetiser), untuk menghilangkan sisa
kemagnetan pada benda kerja akibat
pengaruh pencekaman yang
menggunakan pemcekam magnet

Perlengkapan Mesin

Mesin Gerinda Datar


Pengasah roda gerinda (dresser),
digunakan untuk mengasah roda
gerinda. Terdapat 2 macam
pengasah :

Intan tunggal
Butiran intan kecil yang disatukan
(cluster)

Perlengkapan penyetimbang roda


gerinda

Dudukan penyetimbang
Arbor penyetimbang

Roda Gerinda
Bagian bagian
roda gerinda
Butiran Pemotong
(Abrasive)
berfungsi sebagai pemotong

Perekat (bond)
berfungsi untuk mengikat
antara satu butiran
dengan butiran
yang lainnya
dengan tingkat
kekuatan tertentu

Butiran Pemotong (Abrasive)

Jenis Butiran
Pemotong

Aluminium oxide
(Al203)
Silicon carbide
(Sic)
Boron Nitride
(BN)
Diamond
(C)

Perekat (Bond)
Jenis-jenis Perekat :
1.
Perekat Keramik ( V )
2.
Perekat Silikat ( S )
3.
Perekat Shellac ( E)
4.
Perekat Karet ( R )
5.
Perekat Syntetic Resin Bond (B)
6.
Perekat Logam ( Metal Bond )
7.

Emril & Corundum

Pembuatan Roda Gerinda

Butiran-butiran abrasive dan perekat dicampur,


kemudian dicetak/dibentuk dan dikeringkan
dalam cetakan pada tekanan yang tinggi dan
suhu antara 42- 45 C. Ukuran terakhir dan
bentuknya dibuat setelah proses pengeringan.
Perekat
roda
gerinda
kemudian
dipanaskan/pengkacaan (vitrify) pada suhu
antara 1200- 1300C dan didinginkan dengan
perlahan-lahan sekali. Proses pendinginan
kadang-kadang maksimum lamanya 120 hari.
Sebagai tindakan pencegahan demi keamanan,
pemeriksaan yang teliti diadakan setelah proses
pendinginan.

Tingkat Kekerasan(Grade)
Kekerasan bahan perekat tergantung dari :

Tebalnyanya pematang-pematang bahan perekat

Jarak antara butiran-butirannya

Besarnya butiran

Suhu pembakaran batu gerinda

Roda Gerinda Lunak


Jumlah persentase perekat sedikit. Roda gerinda jenis ini mempunyai sifat mudah
untuk melepaskan butiran di bawah tekanan pemotongan tertentu. Digunakan untuk
menggerinda material yang keras.

Roda gerinda keras

Jumlah persentase perekat besar. Roda gerinda jenis ini mempunyai sifat sulit untuk
melepaskan butiran tekanan pemotongan tertentu. Digunakan untuk menggerinda
material yang lunak

BENTUK RODA GERINDA


Bentuk standart roda gerinda
1.

2.
3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

Lurus
untuk penggerindaan datar, silinder luar
Silinder
untuk penggerindaan datar dengan spindel vertikal atau horizontal
Tirus kedua ujungnya
untuk penggerindaan terak bekas pengelasan dan pengecoran
Dengan pengurangan satu sisi
untuk penggerindaan dalam,datar dan alat potong
Mangkuk lurus
untuk penggerindaan datar dengan spindel vertikal dan horizontal
Dengan pengurangan dua sisi
untuk penggerindaan datar dan silinder
Mangkuk kerucut
untuk penggerindaan alat potong
Piring
untuk penggerindaan alat potong
Gergaji
untuk penggerindaan pisau pisau gergaji

Roda Gerinda Khusus


Roda gerinda ini berbuku buku, digunakan
untuk penggerindaan datar.
Bila roda gerinda ini rusak, yang diganti
hanya bukunya

Penandaan Roda Gerinda

Pada roda gerinda terdapat


suatu standar untuk
menentukan identitas roda
gerinda. Identitas ini
dituliskan pada kertas label
roda gerinda yang berupa
huruf atau angka
Contoh penandaan pada
roda gerinda :

A = Aluminium oksida
16= Ukuran butiran kasar
P = Kekerasan sedang
5 = Struktur sedang
v = Perekat keramik
B = Perekat Resin
E = Perekat Shellac

PENGASAHAN DAN PEMBENTUKAN RODA


GERINDA

Pengasahan
Tujuan : untuk mempertajam roda gerinda yang
diakibatkan oleh loading dan glazing.
Loading adalah tumpulnya roda gerinda yang
diakibatkan oleh kotoran yang menutupi sisi
potong butiran.
Glazing adalah tumpulnya roda gerinda yang
diakibatkan oleh ausnya sisi potong butiran
pemotong. Pada umumnya terjadi pada RG
yang keras.

Pengasah Roda Gerinda


DRESSER

BUTIRAN INTAN YANG


DISATUKAN (cluster)

INTAN TUNGGAL

Pengasah batu gerinda


Dresser
digunakan untuk mengasah batu
(dresser)
gerinda. Adapuncara penggunaan
dresser untuk mengasah batu gerinda
sebagai berikut.
a) Dresser diletakkan di atas meja magnet
tepat di bawah batu gerinda,
sesuai tempat batu gerinda yang akan
diasah.
b) Sentuhkan batu gerinda pada dresser
dengan menaikkan meja mesinsedikit
saja.
c) Saat menggerinda jangan lupa hidupkan
pendingin agar batu gerindatidak terjadi
panas berlebih.
d) Dressing dilakukan satu kali langkah
sudah cukup untuk membersihkanbatu
gerinda dan menajamkanya.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pemakaian intan


sebagai alat dressing dan truing

Intan digunakan untuk pekerjaan


presisi
Intan sangat keras dan tahan pakai
tapi mudah pecah
Bila ujung intan diletakkan
berlawanan dengan arah putaran
roda gerinda atau jatuh, intan bisa
pecah
Untuk menghindari getaran yang
sangat besar ,poros intan dicekam
semaksimal mungkin

Pencekaman benda kerja menggunakan


ragum mesin presisi

Permukaan benda kerja yang


dijepit oleh ragum ini
menghasilkan bidang yang akan
tergerinda dengan kesikuan dan
kesejajaran yang baik
Ragum dicekam dengan
menggunakan pencekam
magnet dalam posisi yang bisa
dirubah-rubah sesuai dengan
penggerindaan yang diinginkan.
Bidang-bidang dari ragum
digunakan sebagai bidang dasar
dan penahan

Pencekaman benda kerja menggunakan


ragum mesin presisi (lanjutan)

Permukaan bidang pencekam dan


yang tercekam harus bersih dari
kotoran-kotoran yang
mengganggu pencekaman dan
ketelitian penggerindaan
Untuk menggerinda benda kerja
tegak lurus, ragum diputar 90
tanpa harus membuka penjepitan
benda kerja, dengan syarat
permukaan benda kerja Iebih
tinggi dari permukaan rahang
ragum

Pencekaman benda kerja menggunakan


meja sinus

Meja ini dicekam pada


meja magnet
Kemiringan sudut yang
dikehendaki diatur dengan
cara mengganjal pada
bagian bawah memakai
slip-gauges
Benda kerja dipasang
pada bidang atas meja
sinus dengan sistim
pencekaman meja magnet

Pencekaman benda kerja


menggunakan meja sinus Universal
Meja sinus universal digunakan untuk membentuk sudut
ke arah vertikal dan ke arah horizontal

Pencekaman khusus

Blok penghantar medan magnet


(packing berlapis), digunakan untuk
mencekam benda kerja yang tidak
memungkinkan dicekam Iangsung
pada meja magnet
Blok penghantar medan magnet
beralur Vee, digunakan untuk
mencekam benda kerja menyudut
dengan sudut istimewa
Perhatikan : posisi pemasangan blok
penghantar magnet terhadap garis
kerja medan magnet. Sisipan yang
terdapat pada blok penghantar
medan magnet harus sejajar dengan
sisipan yang terdapat pada meja
pencekam magnet

Pencekaman benda kerja


Blok pengurang jarak kutub magnet

Digunakan untuk mengurangi jarak


kutub medan meja magnet sehingga
memungkinkan benda kerja ukuran
kecil tercekam dengan baik

Pencekaman benda kerja tipis dengan


permukaan tidak rata

Supaya tidak terjadi perubahan


bentuk akibat tertarik selama
pencekaman dengan magnet,
digunakan pelat-pelat sisipan untuk
mengisi rongga antara benda kerja
dengan meja magnet

PENYETIMBANGAN RODA GERINDA

1.
2.

3.

Tujuannya : untuk pembagian massa dari roda


gerinda yang tidak sama dengan menggunakan bobot
penyeimbang
Roda gerinda yang tidak seimbang disebabkan:
Struktur butiran roda gerinda yang tidak seragam
Roda gerinda basah akibat memberhentikan pada saat
pendingin masih keluar dari keran
Adanya cacat pada roda gerinda akibat benturan

Perlengkapan Penyetimbang Roda Gerinda


Dudukan penyetimbang
Sistem roller
Dengan water pas berbentuk lingkaran

Arbor penyetimbang
Tanpa ulir
Dengan ulir

Pencekam roda gerinda


Dengan 3 bobot penyetimbang yang bisa dilepas
Dengan 3 bobot penyetimbang yang tidak bisa dilepas
Dengan 2 bobot penyetimbang

Spirit Level
Kapur atau Spidol

Ciri ciri roda gerinda


tidak setimbang
1. Awal atau akhir putaran timbul getaran
2. Adanya suara desingan
3. Hasil penggerindaan tidak rata

Akibat akibat Ketidakseimbangan


Roda Gerinda
*

Kualitas permukaan benda kerja yang dihasilkan jelek

Mempercepat keausan bantalan pada mesin gerinda

Penyetimbangan (Balancing) Roda


Gerinda

Penyetimbangan Roda gerinda baru


yang akan digunakan

Periksa roda gerinda, Pemeriksaan


suara Roda gerinda ditahan dengan
tangan, dan dipukul perlahan
dengan kayu atau palu plastik Roda
gerinda berperekat keramik dan
silikat akan berbunyi seperti bunyi
lonceng

Roda gerinda yang retak tidak akan


berbunyi

Pemilihan Roda Gerinda


3 faktor pemilihan tingkat kekerasan roda
gerinda

Kecepatan potong roda gerinda (VC)


Kecepatan potong benda kerja
Konstruksi mesin

Menghitung kecepatan putar roda

Waktu Pemesinan Gerinda Datar


(Penggerindaan Keliling)

Panjang gerak memanjang :

L = l + (2 x 15) dalam mm

L = Panjang gerak memanjang (mm)

l = Panjang benda kerja (mm)

15 = jarak pusat roda gerinda terhadap ujung


benda kerja (mm)

Panjang gerak melintang :

Panjang gerak melintang :


C = A + (4/3 b) dalam mm
C = panjang gerak melintang (mm)
A = lebar benda kerja (mm)
b = tebal roda gerinda (mm)
S = pemakanan kesamping (mm/langkah)

Waktu kerja Mesin

Waktu kerja mesin tanpa pemakanan ke


samping :
Wm =
2xL
(menit)
v x 1000
Waktu kerja mesin dengan pemakanan ke
samping :
Wm=
2xLxBxi
(menit)
v x 1000 x s
v = kecepatan gerak meja (m/menit)
s = banyaknya pemakanan kesamping
(mm/langkah), nilainya ditentukan
berdasarkan kemampuan mesin
i = Banyak Pemakanan
tebal Pemakanan
i = Jumlah Pemotongan ( kali )

Waktu Pemesinan Gerinda Datar


(Studi kasus)

Akan dilakukan penggerindaan sebuah balok dengan ukuran


202 x 164 x 33 mm menjadi ukuran 200 x 160 x 30 mm,
kadalaman setiap kali pemotongan adalah 0,02mm. Banyaknya
langkah kesamping adalah lebar roda gerinda per langkah.
Jika diketahui diameter roda gerinda adalah 100 mm, tebal
50mm (Vc roda gerinda 30 m/menit), hitunglah waktu yang
dibutuhkan untuk menggerinda benda tersebut ?

Penggerindaan muka (depan)


Penggerindaan muka/depan memiliki keuntungan lebih jika dibandingkan
dengan penggerindaan keliling. Penggerindaan muka secara teoritis
memiliki waktu mesin yang lebih cepat dibandingkan penggerindaan
keliling.
Contoh: Sebuah besi kotak memiliki panjang 750 mm yang akan
digerinda
dengan 4kali pemakanan. Kecepatan gerak meja 2
m/menit. Hitung waktu penggerindaan!
Jawab:
L = l + diameter batu gerinda
L = 750 mm + 150 mm = 900 mm
tm = 2 x L x i = 2 x 900mmx4
= 3,6 menit
v x 1000
2m/menit x 1000

Media Pendingin

Tujuan pendinginan :

Mendinginkan panas yang timbul pada benda


kerja
Membersihkan permukaan roda gerinda dari
kotoran yang menempel

Media Pendingin

Syarat - syarat pendingin yang baik :

Mampu menyerap panas dengan baik


Tidak mudah panas
Mempunyai tingkat kekentalan rendah
(viskositas)
Tidak mengandung asam

KKJ
Gunakan selalu pakaian
kerja dengan lengkap
Pakailah kacamata pada
saat mengoperasikan
mesin
Gunakan masker jika
mesin tidak dilengkapi
dengan penghisap debu

Keselamatan Kerja

Demi keselamatan dan keamanan pada waktu


bekerja pada gerinda datar, gunakan pakaian kerja
lengkap dan perlengkapan yang lainnya.

Jangan coba-coba menjalankan mesin apabila


belum menguasai

Jangan membersihkan mesin saat mesin masih


jalan

SELESAI