Anda di halaman 1dari 40

USAID PRIORITAS:

Mengutamakan Pembaharuan, Inovasi, dan Kesempatan


bagi Guru, Tenaga Kependidikan, dan Siswa

FOTO YANG
RELEVAN

UNIT 8:
MANAJEMEN BERBASIS
SEKOLAH

Introduction 5

Latar Belakang
1.UU Nomor 20 tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional
mengamanatkan dengan tegas
bahwa setiap warga negara berhak
mendapat layanan pendidikan
bermutu.

Lanjutan
2.Pendidikan yang berMUTU tidak
hanya diukur dari produk
(output), tetapi terkait dengan
input dan proses
penyelenggaraan pendidikan

Lanjutan
3.Upaya PENINGKATAN MUTU layanan
pendidikan harus melibatkan
stakeholders pendidikan, khususnya
masyarakat dan orang tua peserta didik.

Lanjutan
4.MBS merupakan INOVASI dalam
pelibatan masyarakat dan orang tua
peserta didik untuk peningkatan mutu
pengelolaan penyelenggaraan
pendidikan di era otonomi daerah

Lanjutan
5.Hasil penelitian di berbagai
negara membuktikan bahwa
implementasi MBS secara benar
dan consisten dapat
meningkatkan mutu pendidikan
anak secara signifikan karena
keterlibatan masyarakat dan
orang tua sesuai dengan
peranannya masing-masing.

Garis Besar Kegiatan


Introduction - 10
Latar belakang
Tujuan pembelajaran
Garis besar kegiatan

Extension/
Penguatan
5
Bacalah sumber lain
tentang

MBS

Connection 25
Brain Storming
Penjelasan Konsep MBS

Reflection
10

Application 40

Ungkapan perasaan
peserta setelah
mengikuti sesi ini.
Review hal hal yang
telah dibahas dalam
sesi ini, dan
memprediksi
hambatan dan solusi.

Penayangan Video MBS


Dilanjutkan Diskusi
Kelompok,

Connection 25

Konsep Dasar MBS

Manajemen Berbasis Sekolah ( School


Based Management) merupakan salah
satu model sistem pengelolaan sekolah
yang memberikan kewenangan lebih
luas dan kekuasaan lebih banyak kepada
institusi sekolah untuk mengurus
kegiatan sekolah sesuai dengan potensi,
tuntutan, dan kebutuhan sekolah yang
bersangkutan tanpa bertentangan
dengan ketentuan yang berlaku

Lanjutan.....
Pemberian kewenangan dalam pengambilan
keputusan dipandang sebagai salah satu
bentuk otonomi di tingkat sekolah
pemberdayaan sumber-sumber
(resourse) sehingga sekolah mampu
secara mandiri dalam hal:

Lanjutan
-

menggali
mengalokasikan
menentukan prioritas
memanfaatkan
mengendalikan, dan
mempertanggungjawabkan
keberhasilan programnya kepada
setiap pihak yang berkepentingan
(stakeholders) pendidikan

Tujuan Implementasi
MBS
1.Pemberian otonomi yang lebih
luas kepada sekolah dalam
pengambilan keputusan untuk
peningkatan layanan pendidikan.

Lanjutan
2.Meningkatkan partisipasi
masyarakat dan
orang tua peserta didik dalam
penyelenggaraan pendidikan
bermutu
3.Mengembangkan kepemimpinan
kepala sekolah yang demokratis
dan profesional

Lanjutan...
4.Membangun team-work yang
demokratis dan profesional untuk
layanan pendidikan yang bermutu, dalam
upaya peningkatan mutu
pendidikan secara menyeluruh

Alasan MBS
1.Sekolah lebih mengetahui kekuatan,
kelemahan, peluang dan ancaman bagi
dirinya
2. Sekolah lebih mengetahui kebutuhan
sendiri.
3. Keterlibatan warga sekolah dan
masyarakat dalam pengambilan keputusan
4. Secara ekonomis, manajemen lokal
dirasakan lebih efisien/efektif.

Paradigma Konsep MBS


Aspek
Politik
Aspek
Edukat
if
Desentralisa
si
Aspek
Administ
ratif

Aspek
Finansi
al

Kurikulum
PBM
Sumber
Daya

MBS
MBS

Komitmen
stakeholder
Analisis SWOT
Profesionalitas

Peningkat
an
Mutu

Peningkatan
Kinerja
Sekolah

Tujuan
Aspek
Finansia
Politik
l

Efisiensi
Manajem
en

Efisiensi
Keuanga
n

Pemerataa
n
Kesempat
an

PARADIGMA BARU PARTISIPASI MASYARAKAT


DALAM PENDIDIKAN
PRA MBS
Hanya dalam input
pendidikan berupa
sumbangan uang

DALAM KONTEKS MBS


Partisipasi dalam input,
proses, dan kontrol kualitas
output pendidikan
Diwadahi dalam formula
Komite Sekolah/Dewan
Sekolah
Fungsi dan peran utama
Komite Sekolah :
Mitra kerja
Penasehat
Penghubung dengan
masyarakat
Pengendali

Karakteristik Keberhasilan
Implementasi MBS
Peningkatan kemandirian
sekolah dalam mewujudkan visi
dan misi
Peningkatan kualitas kinerja
layanan sekolah
Peningkatan kesejahteraan
materil dan non materil

Lanjutan

Peningkatan kualitas partisipasi


masyarakat dan orangtua
Peningkatan transparasi dan
akuntabilitas pengelolaan
sekolah

Permasalahan yang
dihadapi dalam
pelaksanaan implementasi
MBS

Pemahaman terhadap Konsep dan Aplikasi

MBS masih belum benar


Rendahnya tingkat kesiapan dan komitmen
sumber daya manusia

Sistem Regulasi teknis yang tidak


jelas

Lanjutan

Rendahnya kualitas partisipasi


masyarakat dan orang tua terhadap
pendidikan anak
Rendahnya komitmen dukungan dana
dari masyarakat dan orang tua
terhadap layanan pendidikan yang
bermutu

Tujuan MBS
Meningkatkan

kinerja

pemberian

kewenangan

tanggungjawab
kepada

sekolah

sekolah

yang
yang

lebih

melalui
dan
besar

dilaksanakan

berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola


sekolah yang baik, agar mencapai mutu
tinggi.

PROSES MENUJU MBS PERLU


PERUBAHAN.

Perda perlu diatur yang memungkinkan


sekolah menjadi otonom

kebiasaan (routines) berperilaku warga


sekolah perlu disesuaikan MBS

Hubungan antar sekolah, dinas,


Propinsi perlu diperbaiki dengan jiwa
otonomi

Pengertian mutu.

Gambaran dan karakteristik


menyeluruh dari barang atau jasa
yg menunjukan kemampuan dlm
memuaskan kebutuan yg
ditetapkan.
Dalam pendidikan mutu mencakup
input, proses, dan output
pendidikan.

Input.

Makin tinggi tingkat kesiapan input,


makin tinggi mutu input tersebut.

Proses

Proses dikatakan mutu tinggi bila


pengkoordinasian dan penyerasian
serta pemanduan input sekolah(uru,
siswa, kurikulum, uang, peralatan
dsb)dilakukan secara harmonis shg
mampu menciptakan pembelajaran
yg nikmat dan efektif.

Output

Output yg tinggi jika prestasi


sekolah khususnya siswa mencapai
nilai akademik dan nonakademik yg
tinggi.

Karakteistik sekolah yg
melaksanakan MBS

1 OUTPUT?
2.PROSES?
INPUT?

Output

Pencapaian akademik dan non


akademik tinggi.
Contoh: nilai nem rata rata 7
menjadi 8.
Non akademik: dulu juara 2
menjadi juara 1.

Proses
1. efektifitas proses bel.meng. Tinggi.
2. kepemimpinan sekolah yg kuat.
3. pengelolaan yg efektif tenaga
kepd.
4. sek. punya budaya mutu.
5. sek. punya teamwork yg kompak.
6. sek. punya kemandirian.
7. partisp. Warga sek dan mas.

Lanjutan
8.sek. punya kerterbukaan.
9. sek. punya kemauan berubah.
10. sek. melakukan evaluasi dan
perbaikan secara berkelanjutan.
11 sek. responsip thd kebutuhan.
12. sek. memiliki akuntabilitas.
13 sek. memiliki sustainabilitas.

Input
1memiliki kebijakan mutu.
2. sumberdaya tersedia siap.
3. memiliki harapan prestasi tinggi.
4. fokus pada pelanggan.
5. input manajemen: tugas jelas,
rencana rinci dan sistematis,
ketentuan(aturan main) dlm
mencapai tujuan.

Application 40

PENAYANGAN VIDEO MBS


DILANJUTKAN
DISKUSI KELOMPOK :

R
1.

Reflection 10

SECARA GARIS BESAR , HAL APA SAJA YANG SUDAH DIKAJ


DALAM SESI MBS ?
2. KENDALA APA SAJA YANG MUNGKIN DIHADAPI DALAM
PELAKSANAANMBS?
3. SOLUSI APA YANG MUNGKIN DAPAT DILAKUKAN UNTUK
MENGATASI KENDALA TERSEBUT?

Extension/Penguatan
Bacalah
sumber
lain
tentang
5
Manajemen Berbasis Sekolah (
MBS).

TERIMA KASIH
.