Anda di halaman 1dari 3

Kelumpuhan Pita Suara

Definisi1
kelumpuhan pita suara adalah terganggunya gerakan pita suara karena disfungsi saraf ke
otot-otot laring.

Klasifikikasi dari kelumpuhan pitas suara1


Kelumpuhan otot laring dapat digolongkan berdasarkan :
1). Lokasi
- Paralisis bilateral
- Paralisis unilateral
2). Jenis otot yang terkena
- Paralisis abduktor
- Paralisi aduktor
3). Jumlah otot yang terkena
- Paralisis sempurna
- Paralisis tidak sempurna

Etiologi1
Kelumpuhan pita suara terbagi 2 yaitu:
1). Kelumpuhan pita suara kogenital
Kelumpuhan pita suara kogenital gejala tersering adalah stridor. Kelainan ini tidak
selalu disertai oleh kelainan bawaan lainnya. Penyebab pasti kelumpuhan pita suara kogenital
belum diketahui secara pasti diduga kelainan pada batang otak atau trauma kepala pada saat
proses persalinan.
2). Kelumpuhan pita suara didapat
Kelumpuhan pita suara didapat disebabkan oleh keganasan pada paru, esophagus, atau
tiroid, penyebab lain adalah tindakan pembedahan tiroid. trauma leher atau kepala juga dapat
penyebab kelainan ini. selain itu aneurisma arkus aorta, pembesaran jantung kiri dan dilatasi
arteri pulmonalis dapat menjadi penyebab. Tuberkulosis paru bisa menjadi penyebab
kelumpuhan pita suara karena karena keterlibatan kelenjar atau jaringan parut di mediastinum.
Kelainan di sentral seperti penyakit serebrovaskuler dapat menyebabkan kelumpuhan pita suara.
pada banyak kasus penyebab tidak diketahui.
Diagnosis1
Kelumpuhan pita suara didapat adalah suara parau, stridor atau bahkan disertai kesulitan
menelan tergantung dari penyebabnya, Pemeriksaan laringoskop diperlukan untuk menentukan
pita suara sisi mana yang lumpuh serta gerakan abduksi dan aduksinya. selain itu pemeriksaan
laryngeal electromyography (LEMG). pemeriksaan lain seperti foto toraks, tomografi computer
atau MRI dilakukan tergantung dari dugaan penyebabnya.

laryngeal electromyography (LEMG).

laringoskop indirect

Tatalaksana1
Pengobaatan pada kelumpuhan pita suara adalah terapi suara (Voice therapy) dan bedah pita
suara (phonosurgery). Pada umumnya terapi suara dilakukan terlebih dahulu. Setelah terapi
suara, tindakan bedah pita suara dapat dapat dilakukan tergantung dari beratnya gejala,
kebutuhan suara pada pasien, posisi dan penyebab kelumpuhan pada pasien tersebut.