Anda di halaman 1dari 29

GAMBAR

TEKNIK

PENUNJUKAN
UKURAN

9 November 2010 1
Penunjukan Ukuran

Merupakan syarat penting untuk melengkapi gambar Teknik


yaitu :
 Mencatat/menulis semua ukuran yang diperlukan untuk
membuat potongan benda kerja.
 Jangan menulis nilai ukur terlalu banyak, yang tidak perlu atau
tidak masuk akal.
 Cara penulisan ukuran yang benar.
Dalam penunjukan ukuran perlu diperhatikan :
 Bentuk-bentuk pokok
 Bagaimana kita mengukur ukuran saat mengerjakan dengan
mesin atau perkakas lain.
 Menetapkan ukuran yang perlu

9 November 2010 2
Prinsip - Prinsip

1. Ukuran yang dibuat harus jelas, sederhana dan mudah dibaca.


2. Penunjukan ukuran harus diletakan pada pandangan depan
(pandang utama) suatu benda dan menyatakan semua bagian
dari suatu konstruksi benda.
3. Jika memungkinkan, semua ukuran diletakan di luar garis
benda.
4. Functional Dimentions (F) /ukuran yang berfungsi : yaitu
ukuran yang mempunyai fungsi untuk pertimbangan
pemasangan (assembly)
5. Non-Functionals (NF) : yaitu ukuran yang tidak mempunyai
fungsi dalam pemasangan (assembly)
6. Auxilary Dimentions (Aux) : yaitu ukuran bantu yang diberikan
tanpa toleransi, hanya sebagai informasi.
9 November 2010 3
Ukuran dan Lokasi

80

W
L

60
L=3xW

F F
F

NF NF
NF
NF
AUX

9 November 2010 4
Aturan Dasar

Aturan dasar pemberian ukuran :


 Bentuk Ukuran :
Proses definisi suatu ukuran, lokasi dan komponen geometris
pada gambar teknik atau gambar lainnya.
 Terdapat 2 type bentuk ukuran yang dipergunakan :
1. Dimensi Ukuran
Ukuran dari komponen geometris dari suatu bagian (Diameter
silinder atau lebar sebuah lingkaran/lobang).
2. Dimensi Lokasi
Penempatan semua komponen geometris yang mempunyai
hubungan satu sama lainnya (jarak antara bagian tepi dan
pusat suatu lingkaran/lobang.

9 November 2010 5
Ukuran dan Lokasi

Ukuran Ukuran
Lokasi Lokasi Lokasi

Lokasi

Ukuran
Ukuran Ukuran Ukuran

9 November 2010 6
Pembuatan Penunjukkan Ukuran

f c 5 b Keterangan :
a. Kelebihan garis batas ukuran + 1 –
2 mm
b. Ekor panah + 2 mm
20

c. Tinggi angka ukuran + 3,5 mm


d. Jarak angka ukuran dari garis
g ukuran + 1 mm
e. Jarak garis ukuran terhadap garis
50

benda + 10 mm
d

33 3 33
33333 f. Jarak antara tiap-tiap garis ukuran
atau
+ 10 mm (Bila ruang gambar tidak
memungkinkan dapat dikurangi,
15

asal serasi)
g. Ukuran yang tidak mungkin dibuat
20 anak panah dapat diganti dengan
a 40 e titik atau garis miring.

9 November 2010 7
Letak Ukuran

Semua angka ukuran harus diletakkan diatas garis ukuran/penunjukkan.


– Ukuran horisontal terletak diatas garis ukuran
– Ukuran vertikal terletak disebelah kiri garis ukuran (caranya dengan
memutar kertas gambar 900 searah
10 jarum jam)

23
10
10

5
10 4 5 10 10 4

36 23 36

9 November 2010 8
Letak Ukuran

 Angka-angka ukur yang tidak  Penulisan ukuran sudut


horisontal atau vertikal, ditulis sesuai garis busurnya
harus ditulis sesuai garis
ukurnya300

600 600
300

30
16

16

0
60 0
16

600
16 16

600
16 600
16
16 30 300
0
16

60 0 0
600 600
60
16

9 November 2010 9
Garis Bantu, Tanda Panah, Huruf/Angka

– Garis bantu  Garis tipis


– Gambar kepala panah digambar pada garis pembantu dan besarnya
disesuaikan dengan tebal garis benda
– Angka/Huruf ukuran diletakkan ditengah-tengah garis penunjukkan ukuran,
besarnya disesuaikan dengan gambar benda.
– Jika mungkin, garis penunjukkan ukuran jangan sampai memotong garis
bantu
– Ukuran lebih panjang diletakkan semakin menjauhi gambar benda

( Salah ) ( Benar )

9 November 2010 10
Ukuran Pembantu

Hanya sekedar membantu untuk lebih menjelaskan ukuran yang berfungsi,


tanpa ukuran inipun, pembuatan benda sudah dapat dilaksanakan, oleh karena
itu ukuran ini “tidak harus” dibuat. Bila diberikan, penulisannya harus didalam
“Tanda Kurung”.

( Benar )

8 8 (17) 8 17

25 25 (25)

( Salah )

8 17
8 17
25

9 November 2010 11
Penambahan Huruf dan Simbol

10
R2

R
0
Φ 25
Φ 15

Φ 20

9 November 2010  15 12
Penambahan Huruf dan Simbol

Φ 44

Φ 31

 17
15 12

47
Keterangan :
a. Simbol Φ = Penampang bagian berbentuk bulat
b. Simbol  = Penampang bagian berbentuk bujursangkar (bila bentuk penampang
sudah jelas bulat/bujursangkar maka simbol Φ dan  tidak boleh digambar
c. Simbol _ = Dibawah angka ukuran menunjukkan bagian tersebut digambarkan
lebih panjang (karena kesalahan penggambaran), tetapi cara ini sedapat
mungkin dihindari.

9 November 2010 13
Jarak Lingkaran

Penunjukkan ukuran jarak lingkaran ditentukan dari titik pusat lingkaran,


bukan dari sisi lingkaran.

Φ6 R6
R2 Φ2

20
15
15 25

( Salah ) ( Benar )

9 November 2010 14
Jarak Lingkaran

20 50

30
15
75 15

9 November 2010 15
Ujung-ujung yang melengkung

Untuk mendapatkan “Garis Batas Ukuran” pada ujung-ujung yang


melengkung tersebut, tarik lurus garis pembantu.

R R
R
R

R
R

9 November 2010 16
Radius / Jari-Jari

Penunjukkan Ukuran Radius / Jari-Jari :


– Bila pusat busur/radius berada diluar
ruang yang tersedia, garis ukur
R0, dapat diperpendek / dipotong (dalam
5
hal ini letak titik pusat tidak
diperlukan).
00

– Tanda Panah harus :


R3

R
25
0
 Menyentuh lengkungan tsb.
0
R5

 Garis ukur sampai/melewati


titik pusat lingkaran.
 Ukuran harus disertai dengan
huruf R (Radiius/Jari-Jari)
 Lengkungan berupa bola,
angka ukuran disertai
keterangan “Bola” dan
9 November 2010 “Simbol Diameter”. 17
Radius dan Diameter Bola

24
Φ

la
Bo
Bola Φ 60

60
R
a
ol
B

9 November 2010 18
Pengulangan Ukuran

Untuk menghindari pengulangan ukuran yang sama dapat dipergunakan


tabel (catatan)

Z Y

Y Z

Z Y

Y = Φ 15
Z = Φ 10

9 November 2010 19
Tali Busur, Busur dan Sudut

100 ARC 105 420

100 ARC 105


420
00

00
R2
R2

a. Tali Busur b. Busur c. Sudut

9 November 2010 20
Sudut

30 0

45 0
45
0 900

9 November 2010 21
Benda Simetris

 Penunjukkan benda simetris  Ukuran dari bagian benda yang


dengan menambahkan tanda simetris digambar dengan garis
simetris sumbu yang sama

9 November 2010 22
Susunan Ukuran

1. Ukuran Paralel
Cara pemberian ukuran ini, yang lebih dipentingkan adalah ukuran-
ukuran untuk tiap elemen terhadap suatu garis referensi atau titik
dasar

9 November 2010 23
Ukuran Berantai

2. Ukuran Berantai
Cara pemberian ukuran ini dipakai bila jarak antara setiap elemen
harus lebih diperhatikan.

9 November 2010 24
Ukuran Kombinasi

3. Ukuran Kombinasi
Mengingat berbagai variasi kepentingan, maka pada prakteknya cara
inilah yang paling banyak dipergunakan.

9 November 2010 25
Ukuran dengan Koordinat

3. Ukuran dengan Koordinat


Dalam hal-hal tertentu, penggunaan tabel yang menentukan koordinat
sekelompok titik pusat lebih menguntungkan

110

140
150
50

80
20

0 0 X
0 0
1 2 3
25 Y
X 6 16 11
45
Y 8 16 30
70 Φ 5 10 8

100

130

150

9 November 2010 26
Ukuran Berjarak Sama

Pemberian ukuran untuk bagian benda yang berjarak sama dapat


disederhanakan.

10 5 x 18 = (90)
5 x 10o = (50)

atau 4 – Φ 12

0
Φ5
18

10 5 x 18 = (90)

9 November 2010 27
Ukuran Letak Lubang
Terhadap Bidang Referensi

8–Φ8

9 November 2010 28
TERIMA KASIH

GEDUNG D
JURUSAN
TEKNIK ELEKTRO

9 November 2010 29