P. 1
3 Hak dan Kewajiban Warga Negara

3 Hak dan Kewajiban Warga Negara

|Views: 50|Likes:
Dipublikasikan oleh Rasyidin Setia

More info:

Published by: Rasyidin Setia on Mar 16, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/16/2011

pdf

text

original

3 Hak dan Kewajiban Warga Negara Dalam kehidupan warga Negara, setiap manusia pasti sudah mempunyai hak

dan kewajiban sebagai warga Negara yang telah diberikan oleh Negara. Apakah berupa pendidikan, kehidupan, maupun agama. Dalam hak dan kewajiban warga Negara terhadap agama yaitu Negara akan memebrikan kebebasan kepada warga Negara untuk memeluk atau menganut agama yang menurut warga Negara tersebut yakini. Apakah Islam, Kristen Katholik, Kristen Protesta, Hindu, atau Budha. Negara akan memebrikan hak sepenuhnya terhada warganya untuk menganut agama yang di percayainya. Dan kewajiban warga Negara tersebut adalah untuk melindungi agama yang dianutnya dari orang atau siapapun yang membuat agama tersebut akan mempunyai ajaran yang kurang bagus untuk penganutnya, yaitu dengan cara menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya.

Hak dan Kewajiban
26 09 2008

Demonstrasi terjadi dimana2, ketidakpuasan merajalela, rakyat terus-menerus mengutuk pemerintah, dan mereka menuntut perbaikan. Yak, hal2 seperti ini wajar terjadi di masyarakat. Rakyat sering sekali menyalahkan pemerintah dan selalu menuntut sesuatu dari pemerintah. Tapi, ada satu hal yang mereka lupakan. Yaitu kewajiban mereka sendiri, mereka meminta hak tanpa melakukan kewajiban mereka sendiri. Contohnya, mereka mengaku tidak puas dengan pemerintah padahal mereka sendiri Golput. Ya, kalo tidak memilih yang merupakan kewajiban warga negara. Ya mereka gak berhak protes lah! Siapa suruh g milih! Lalu contohnya lagi, PKL dan rumah liar. Mereka bisanya protes, protes, ama protes. Padahal dikira mereka berhak nempatin tempatnya? Tanahnya aja punya negara, ya wajar kan kalo diusir ama negara. Memangnya berhak? Kalo g digituin ya pemerintahnya namanya g tegas dan berwibawa. Sayangnya negara ini negara lembek, pasti orang2 mikirnya. Kasihan2, kasihan2, damai, damai, dsb. Yah, kalo kayak gitu terus gimana mau maju, Lagipula, biasanya tempat2 kumuh gitu jadi ajang ngumpulnya para penjahat. Misalkan kalo tempatnya digusur kan jadi pergi lagi itu penjahat2nya. Dan mari bicara dari sisi lain, DPR selalu minta haknya. Naikin tunjangan, naikin gaji, minta peralatan ³dinas´. Padahal, sudahkah mereka memuaskan rakyat? Sudahkah mereka becus? Pejabat2 itu manja sekali yak. Heran« Orang2 negara ini kebanyakan kayak gitu, selalu meminta hak tanpa melakukan kewajiban. Jadilah negara ini molor dan g maju2, kewajibannya ditinggalkan«

Hanya mau sedikit mengeluarkan unek2. mumpung kebebasan diperbolehkan. maaf jika saya nulisnya rada emosi dan singkat. .Sekian dulu.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->