Anda di halaman 1dari 44

NEUROFISIOLOGI

(FISIOLOGI
SYARAF)
ELLYZAR I.M. ADIL
LABORATORIUM FISIOLOGI
DEPARTEMEN BIOLOGI FMIPA
UNIVERSITAS INDONESIA
JADWAL & SATUAN AJARAN PERKULIAHAN

 TANGGAL MATERI KETERANGAN


 01092008 PENDAHULUAN
 PERKEMBANGAN ENCEPHALON
 LBS FRONTAL, PARIETAL, TEMPORAL,
 OCCIPETAL
 08092008 BAGIAN UTAMA SISTEM SYARAF, STRUKTUR
 SEL, SEL PENDUKUNG SSP, ARAH ANATOMI
 SYARAF & PLANES (LANDASAN) SSP
 15092008 POLARISASI, DEPOLARISASI, REPOLARISASI
 STRUKTUR SINAPSIS,
 22092008 SISTEM SYRAF PUSAT & SYARAF TEPI
 29092008 LIBUR IDUL FITRI 1429 H
 06102008 SYARAF KRANIAL & SYARAF SPINALIS
LANJUTAN JADWAL & SAP

 TANGGAL MATERI KETERANGAN

 13102008 UJIAN TENGAH SEMESTER


 20102008 SIMPATIS & PARASIMPATIS, SENSASI &
 PERSEPSI
 27102008 PENGLIHATAN & PENDENGARAN
 03112008 PENCIUMAN, PENGECAP & PERABA
 10112008 PRESENTASI KELOMPOK 1-3
 17112008 PRESENTASI KELOMPOK 4-6
 24112008 PRESENTASI KELOMPOK 7-9
 01122008 PRESENTASI KELOMPOK 10-11
 08122008 LIBUR IDUL ADHA 1429 H
 15122008 UJIAN AKHIR SEMESTER
PEMBAGIAN KELOMPOK PRESENTASI

 KELOMPOK 1 – SCHWANN SHEET


 KHAIRANI NURMAN – INTAN AYU – ISTA ANINDITA – NIDYA SUTANTO
– NISA FITRIANINGRUM – PRAMITA IKA

 KELOMPOK 2 – DOPING
 DJUANITA BOWMAN – PANDU BAYU – WANDA ANGGI – KURNIA –
WAHAB ABDULLAH – RENDY RAHADIAN

 KELOMPOK 3 – NEUROTRANSMITTER
 ANGGI – DESTIA – ASRI – INDAH – MAULIDA – WIDIASTUTI

 KELOMPOK 4 – TERMINAL BUTTON


 SIGIT JUNAEDI – SYARIFAH NABILAH – SARI JULIANTI – TENI
SUPRIYANI – TRI RAHAYU - ZURAIDA
KELOMPOK PRESENTASI
 KELOMPOK 5 – ASETILKHOLIN
 SITI ISTIAA – RATNA MUTIAH – TYAGITA MEYRIL – LILIS AFIATI -
……………

 KELOMPOK 6 – RANVIER
 RATNA KUMALASARI – ERNA FRISTIAN – EKO BURHANUDIN – HASAN
– RERIN SANTIANA – ASMINATUN

 KELOMPOK 7 – HILLOCK
 ARDI SURYO – BANGKIT SYUHADA – KRESNA MUTIA – LEGINA
ADITYA – LYDIA MURSIDA - ………….
KELOMPOK PRESENTASI
 KELOMPOK 8 – DENDRIT – NEURIT
 QUAMILLA YASMINE – FITRI MAISARI – SITI MANDARINI – AGRINA ALI
– LIS AIMEDAWATY

 KELOMPOK 9 – SALTATORIK
 PRATIWI YULIANA – MAYANG SARI – NIKI KURNIAWATI – RIZKA
ALNANDA – TRILIA DARMA
 KELOMPOK 10 – NEUROFISIOLOGI
 ERINA RANTI – RISTA KURNIA – SARAH ALBAR – HILWA SALAMI –
SEPTIANA MANGI – MUNFARIDA

 KELOMPOK 11 – NEURIT
 BETTY – NURMALASARI – PATRICIA CALVINOV – PRETY IHDA ARFIA –
OKVITASARI – SUCI WULANDARI
TOPIK PRESENTASI KELOMPOK

 1. SEDIH, PERMASALAHAN & MENGATASINYA


 2. TAKUT, PERMASALAHAN & MENGATASINYA

 3. CEMAS, PERMASALAHAN & MENGATASINYA


 4. SENANG, PERMASALAHAN & MENGATASINYA
 5. CINTA, PERMASALAHAN & MENGATASINYA

 6. OBESITAS, PEMASALAHAN & MENGATASINYA


 7. KURUS, PERMASALAHAN & MENGATASINYA
 8. CANTIK/MANIS, PERMASALAHAN & MENGATASINYA
 9. MENARIK, PERMASALAHAN & MENGATASINYA
LANJUTAN TOPIK PRESENTASI
KELOMPOK
 10. EMOSI, PERMASALAHAN & MENGATASINYA
 11. MENDENGKUR, PERMASALAHAN & MENGATASINYA
 12. GOSIP, PERMASALAHAN & MENGATASINYA
 13. BURUK/JELEK, PERMASALAHAN & MENGATASINYA
 14 DAN LAIN-LAIN
OTAK KIRI ATAU KANAN YANG
BEKERJA
 TULISLAH : NAMA, TANGGAL LAHIR
SERTA SATU HOBI ANDA DENGAN
TANGAN YANG BIASA ANDA
GUNAKAN ?????? (umumnya tangan
kanan ……………….)

 MUDAH BUKAN ???????


LANJUTAN OTAK KIRI ATAU KANAN YANG
BEKERJA

 SEKARANG TULISLAH KEMBALI


NAMA, TANGGAL LAHIR DAN
SALAH SATU HOBI DENGAN
TANGAN YANG BERLAWANAN ????
(berarti sekarang tangan kiri)

 LEBIHMUDAH ???? ATAU LEBIH


……. SUKAR ???????
LANJUTAN OTAK KIRI ATAU KANAN YANG
BEKERJA

 SEKARANG …… TANGKUPKAN KE 2
TANGAN ANDA ……… MANA YANG DI
ATAS ???? KANAN ATAU KIRI ????
 KALAU KANAN  BERARTI ANDA
LEBIH BANYAK MENGGUNAKAN OTAK
KIRI
 KALAU KIRI  BERARTI ANDA LEBIH
BANYAK MENGGUNAKAN OTAK
KANAN
SIAPA YANG SALAH DALAM PENGGUNAAN
OTAK ????

 TIDAK ADA …………… ATAU ORANG


TUA KITA KAH ?????????? (mana berani kita
menyalahkan orang tua kita ……..)

 SELAMA INI KITA SELALU


MENGGUNAKAN TANGAN KANAN 
BERARTI OTAK KIRI YANG SELALU
DIPEKERJAKAN ……………..
OTAK YANG
MENAKJUBKAN
 ADA 100 MILYARD SEL  OTAK KANAN = OTAK
SYARAF (NEURON) YG AKTIF KREATIVITAS = OTAK
 900 MILYARD NEURON LAIN EMOSIONAL
MENEMPEL, MEMBERI  OTAK KIRI = TATA BAHASA,
NUTRISI & MENGISOLASI SEL LOGIKA, MEMORI, ANGKA,
NEURON AKTIF ABJAD, ANALISIS, RASIONAL,
 MASING-2 NEURON DAPAT REALISASI
TUMBUH 20.000 CABANG  OTAK KANAN = IRAMA,
 OTAK KIRI & OTAK KANAN LAMUNAN, IMAJINASI,
 OTAK KIRI = OTAK KHAYALAN. MUSIK, WARNA,
AKADEMIK = OTAK INSTING DIMENSI
FUNGSI SISTEM
SYARAF
 1. PUSAT KOORDINASI SEGALA
AKTIVITAS TUBUH

 2. PUSAT KESADARAN, MEMORI &


INTELEGENSI (KECERDASAN)

 3. PUSAT “HIGHER MENTAL PROCESSES


yang terdiri dari: REASONING, THINKING
& JUDGMENT
PERKEMBANGAN OTAK
(ENCEPHALON) SECARA EMBRIONIK
 A. PROSENCEPHALON (otak depan) terdiri dari
 1. TELENCEPHALON (Pusat penciuman) &
 2. DIENCEPHALON (Pusat pendengaran &
 keseimbangan)
 B. MESENCEPHALON (otak tengah)  TETAP 
(Pusat penglihatan)
 C. RHOMBENCEPHALON (otak belakang) 
 1. METENCEPHALON (Pusat gerak) &
 2. MYELENCEPHALON (Pusat respirasi = pusat
pernafasan

Nama lain perkembangan otak

 Forebrain (otak depan) terdiri dari:


telencephalon (endbrain) & diencephalon
(interbrain)
 Midbrain (otak tengah)  mesencephalon

 Hindbrain (otak belakang) terdiri dari


metencephalon (afterbrain) &
myelencephalon (marrowbrain)
PERTUMBUHAN & PERKEMBANGAN FISIK
OTAK

 LAHIR : 25% ukuran dewasa (+ 350 gram) 


87,5 gram
 18 bulan (1,5 thn) : 50% ukuran dewasa  175
gram
 72 bulan (6 tahun) : 90% ukuran dewasa  315
gram
 216 bulan (18 tahun) : 100% ukuran dewasa
PERKEMBANGAN INTELEKTUAL
(KECERDASAN) OTAK
VERSI AMERIKA & EROPA DAN VERSI
INDONESIA
 VERSI AMERIKA &  VERSI INDONESIA
EROPA

 LAHIR 4 THN : 50%  LAHIR  6 BLN : 50%


POTENSI ORANG DEWASA POTENSI ORANG DEWASA

 4 THN  8 THN : 80%  6 BLN  3 THN : 80%


POTENSI ORANG DEWASA POTENSI ORANG DEWASA

 8 THN  18 THN : 100%  3 THN  18 THN : 100%


POTENSI ORANG DEWASA POTENSI ORANG DEWASA
SEL SYARAF (NEURON)
 Dendrit = uluran pendek &  Akson = uluran panjang
bercabang mengandung selaput myelin
 Nukleus = inti yg & neurilema (Schwann sheat)
mngandung kromosom gen  Akson Hillock = bentuk
 Membran sel  tdd lipid kerucut pd pertemuan akson
atau lemak dan soma
 Sitoplasma bening & jernih  Nodus of Ranvier  tanpa
 Mitokondria  mengolah selaput myelin
makanan  Terminal Buttons  bg akhir
 Badan sel (soma)  akson berbentuk kancing
bertanggung jwb untuk yang berfungsi melepaskan
kehidupan sel neuro transmiter (berupa
substansi kimia)
SISTEM SYARAF
 SYARAF PUSAT (SSP) :
MELIBATKAN OTAK &  A. SOMATIK  SSP KE OTOT
MEDULA SPINALIS (SUM2 RANGKA
TULANG BELAKANG)  B. OTONOMIK  SSP KE
 SYARAF TEPI (SST) : JUGA OTOT POLOS & OTOT
MELIBATKAN OTAK & JANTUNG & KELENJAR
MEDULA SPINALIS, HANYA  SIMPATIS  BISA
PENYAMPAIANNYA MENINGKATKAN ATAU
BERBEDA MENGURANGKAN
 1. AFFERENT (SENSORIK)  PARASIMPATIS  BISA
RESEPTOR KE SSP MENGURANGKAN ATAU
 2. EFFERENT (MOTORIK) MENINGKATKAN
SSP KE OTOT & KELENJAR
KLASIFIKASI SISTEM SYARAF
 A. BERDASARKAN JUMLAH ULURAN
 1. unipolar
 2. bipolar
 3. multipolar
 4. multipolar interneuron
 B. BERDASARKAN FUNGSI
 1. afferent (sensorik)
 2. efferent (motorik)
 3. internuncial (intermediet)
BERDASARKAN JUMLAH
ULURAN
 1. UNIPOLAR (PSEUDOUNIPOLAR)  AKSON &
DENDRIT  dalam 1 garis  pd hewan avertebrata
 2. BIPOLAR  AKSON DAN DENDRIT DIPISAHKAN
OLEH BADAN SEL (SOMA)  pd sel batang & sel kerucut
mata manusia
 3. MULTIPOLAR  MELIBATKAN SATU AKSON DGN
BANYAK DENDRIT (spt anayomi sel syaraf pd umumnya)
 4. MULTIPOLAR INTERNEURON  BADAN SEL PD
INTERNEURON YANG MELIBATKAN BANYAK
DENDRIT
BERDASARKAN FUNGSI
 AFFERENT  Penghantaran impuls dari
reseptor ke sistem syaraf pusat
 EFFERENT  Penghantaran impuls dari
sistem syaraf pusat ke efektor (organ target)
 INTERMEDIET  penghantaran impuls
antara satu neuron dengan neuron lain pada
sistem syaraf pusat
Lanjutan efferent
 Motor neuron  neuron yg aksonnya berakhir pd otot rangka

 Sekretori neuron  neuron yg aksonnya berakhir pd kelenjar  endokrin &


eksokrin

 Asselerasi neuron  neuron yg aksonnnya berakhir pd otot jantung & otot


polos saluran pencernaan  peningkatan otot jantung (simpatis), peningkatan
otot polos (parasimpatis)

 Inhibitori neuron  sama dgn asselerasi neuron  pengurangan otot jantung


(parasimpatis) & pengurangan kerja otot polos sal. Penc. (simpatis)
Fungsi selaput myelin
 Sebagai isolator
 Melindungi akson dari tekanan dan luka
 Memberi nutrisi (makanan) pada akson
 Mempercepatnya jalannya impuls syaraf 
dengan cara melompat (saltatorik)
 Tanpa myelin  penghantaran impuls ber-jalan
biasa
SYNAPSIS
 Titik kontak antara neuron yg satu dgn neuron
yang lain
 Umumnya terdapat neurotransmitter shg
penghantaran impuls sampai di neuron
berikutnya
 Terdapat celah  synaptic vesicle yg besarnya
lbh krg 200 Ao
 1 Ao = 10 -10
Macam-2 synapsis

 1. Synapsis axosomatik  titik kontak antara akson dr


neuron yg satu dgn soma (badan sel) neuron yg lain
 2. Synapsis axondendritik  titik kontak antara akson
dr neuron yg satu dgn dendrit neuron yg lain
 3. Synapsis axoaxonik  titik kontak antara akson dr
neuron yang satu dg akson neuron yang lain =
axoneuritik
Karakteristika Synapsis
 Berjalan satu arah  dari dendrit ke soma  dr
soma ke akson untuk satu neuron
 Adanya perlambatan (delay) karena di
lepaskannya senyawa pada terminal syaraf ke
neuron berikutnya
 Sangat peka terhadap kelelahan (fatique)
 Sangat peka terhadap obat-2an  bisa
meningkatkan dan bisa jg menurunkan
Lintasan Syaraf
 Di otak :
 a. asosiasi
 b. proyeksi
 c. comisura
 Di medula spinalis
 a. ascendens (ke atas)
 b. descendens ( ke bawah)
Lanjutan lintasan syaraf
 Di otak
 Asosiasi: Penghantaran impuls dari satu titik ke titik lain
pd belahan otak yg sama (bisa bolak balik)
 Proyeksi: Penghantaran impuls dari satu titik di belahan
otak mana saja ke medula spinalis (tidak bisa bolak
balik)
 Comisura: Penghantaran impuls dari satu titik ke titik
lain pd belahan otak yang berbeda
Lanjutan lintasan syaraf
 Di medula spinalis

 Ascendens: Penghantaran impuls yg


menuju ke otak
 Descendens: Penghantaran impuls yg
meninggalkan otak
SYARAF KRANIALIS & SYARAF
SPINALIS
 Syaraf Kranialis ada 12 pasang, kecuali pada kelas Pisces
& kelas Amphibia hanya ada 10 pasang
 Penulisan syaraf kranialis dengan angka romawi  I
s/d XII
 Syaraf spinalis keluar dari masing-2 antara dua tulang
vertebrae
 Penulisan syaraf spinalis dengan angka latin biasa
SYARAF KRANIALIS
 I  Olfaktori untuk penciuman
 II  Optik untuk penglihatan
 III  Okulumotor untuk gerakan bola mata,
mengontrol pupil mata serta lensa dan
mengontrol air mata
 IV  Troklear untuk gerakan bola mata
(gerakan kiri kanan, atas bawah) serta berputar
Lanjutan Syaraf Kranalis
 V  Trigeminal untuk sensasi di bagian muka
serta mengunyah  sekitar rahang atas, sekitar
rahang bawah dan sekitar daerah mata
(opthalmic)
 VI  Abducens untuk gerakan bola mata
terutama untukmelihat benda yang jauh
 VII  Fasialis untuk otot muka, mimik muka,
kelenjar air liur dan rasa (lidah)
Lanjutan Syaraf Kranialis
 VIII  Auditori untuk pendengaran &
keseimbangan  cabang akustik 
pendengaran & cabang vestibular 
keseimbangan
 IX  Glossopharyngeal = glossus = lidah;
pharyng = esophagus untuk otot-2
kerongkongan, kelenjar air liur dan rasa (lidah)
Lanjutan Syaraf Kranialis
 X  Vagus untuk kontrol parasimpatik dari
organ-2 internal; sensasi dari organ-2 internal
serta rasa (lidah); juga sebagai pengontrol kerja
syaraf kranialis yang lain
 XI  Spinal asesoris untuk otot otot kepala dan
leher
 XII  Hypoglossal (hipo = bawah; glossus =
lidah) untuk otot-2 lidah & leher
Syaraf Spinalis
 Vertebrae leher (servikalis, 7 ruas); vertebrae
dada/punggung (thorakalis = sternalis, 12 ruas);
vertebrae pinggang (lumbalis, 5 ruas); panggul
(sakralis, 4 ruas bersatu =fusi); ekor (kaudalis =
coccygi, 3 ruas bersatu (fusi)
 Selain mempersyarafi sesuai dengan nama-2nya,
syaraf spinalis juga mempersyarafi bagian lain
Lanjutan Syaraf spinalis
 Kepala = kaputalis = kranialis; mata = orbitalis; kelopak mata
atas = palpebra superis; kelopak mata bawah = palpebra inferis;
hidung = nasalis; rahang atas = maksilaris; rahang bawah =
mandibularis; dahi = frontalis; pipi = zigomatis; telinga = otis
 Bahu = pektoralis; belikat = skapularis
 Lengan secara keseluruhan = humeralis; tdd: lengan atas =
brakhialis; lengan bawah = antebrakhialis; tdd: yg berhubungan
dgn ibu jari = radialis; yg berhubungan dgn kelingking = ulnalis;
telapak tangan = palmatis = karpalis;
Lanjutan Syaraf spinalis
 Jari-2 = digitalis; tdd: ibu jari tangan = polluksis; ibu jari kaki =
halluksis; sementara jari-2 yang lain tidak ada beda, yaitu: telunjuk
= sekundalis; tengah = medialis; manis = annulis; kelingking =
minimalis
 Punggung = dorsalis; perut = ventralis = abdominalis; samping
tubuh = lateralis
 Paha = femoralis; tlg kering = tibialis; betis = fibulalis; telapak
kaki = tarsalis; tempurung lutut = patelis = patelalis
 Diafragma = phrenikus
 Ereksi = erigenus
Beberapa istilah
 Bila otak dibagi dua disebut potongan longitudinal 
shg kita mempunyai otak kiri (sinistra) dan kanan
(dekstra)
 Bila otak dibagi secara vertikal disebut potongan
melintang  shg kita mempunyai bgn depan (anterior
= kranial) dan bgn belakang (posterior = kaudal)
 Bila otak dibagi secara horizontal disebut potongan
membujur  shg kita mempunyai bgn atas (superior)
dan bgn bawah (inferior)
POLARISASI, DEPOLARISASI & REPOLARISASI

 POLARISASI  serabut syaraf dlm keadaan istirahat  artinya permukaan


luar bermuatan positif, permukaan dalam bermuatan negatif
 DEPOLARISASI  bila serabut syaraf dirangsang, maka akan terjadi
perubahan muatan, yaitu permukaan luar menjadi negatif, dan bagian adalm
bermuatan positif (hanya pada bagian yang dirangsang)

 Karena terjadi perubahan muatan maka daerah yang berubah dengan daerah
sebelahnya ada perbedaan muatan yg akan menyebabkan terdainya arus listrik
setempat = atau arus lokal = strum, maka depolarisasi akan berlanjut ke
daerah sebelahnya dan impuls berjalan secara perlahan
Lanjutan Polarisasi, Dep ………………

 Setelah berlanjut maka muatan akan berubah kembali, menjadi muatan luar
bermuatan positif dan permukaan dalam bermuatan negatif  peristiwa ini
disebut REPOLARISASI

 Peristiwa ini akan berlajut sampai impuls selesai secara keseluruhan dan
repolarisasi berjalan secara sempurna sampai semua serabut syaraf kembali ke
asal  POLARISASI

 BAGIAN YANG DIRANGSANG AKAN BERMUATAN NEGATIF


DARI BAGIAN YANG TIDAK DIRANGSANG
TRANSMISI SINAPSIS

 Neuron berkomunikasi melalui sinapsis dengan perantara substansi kimia yg


dilepaskan oleh terminal button
 Substansi kimia ini disebut sebagai substansi transmitter atau neurotransmitter
yg berdifusi di antara celah terminal button dgn membran neuron penerima
 Macam substansi trnsmitter ini akan menentukan efek pembangkitan
(eksitabilitas = irritabilitas) atau efek penghambatan (inhibitori)

 Dilanjutkan ke bagian neurotransmitter


BAGIAN-2 OTAK
 FRONTAL LOBES: DAERAH PENGON-
TROL GERAKAN TUBUH  KERUSAK-
AN BGN INI  KONTROL THD
GERAKAN KHUSUS JARI-2
 PARIETAL LOBES: MEMBERIKAN
INFORMASI DARI INDERA KULIT