Karyawan PT Toyota Motor Tewas dalam Kecelakaan Kerja

Jakarta, Kompas - H Thamrin (51), karyawan bagian produksi di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Rabu (27/8), tewas diduga akibat kepalanya terbentur transferter.Warga Kampung Setu RT 03 RW 01 Kelurahan Bintang, Kecamatan Bekasi Utara, yang telah bekerja lebih dari 25 tahun tersebut tewas saat mengontrol kebocoran sarana produksi.Direktur Produksi PT Toyota Widodo menyatakan, Thamrin yang menjabat sebagai line head maintenance sekitar pukul 08.45 mengecek kebocoran yang terjadi di salah satu alat produksi milik perusahaan mobil di Jalan Gaya Motor Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, itu.Seperti biasa, bila terjadi kebocoran, korban langsung menangani. Selama ini, tidak ada masalah. Selain sudah bekerja lama, almarhum mengetahui seluk-beluk mesin produksi."Tidak ada seorang pun tahu bagaimana Thamrin meninggal. Ia kebetulan sedang sendirian dalam ruangan," kata Widodo.Ia menyatakan, saat ditemukan teman-temannya, Thamrin dalam posisi rebah, tidak ada luka di kepalanya, dan telinganya mengeluarkan darah. Diduga, ia meninggal akibat kepalanya terbentur benda keras yang tengah diangkut transferter. Ditanya apakah hal ini akibat faktor kelalaian, Widodo menyatakan sampai saat ini kasusnya masih diselidiki. Ia sudah menyerahkan masalah itukepada polisi.Pihak PT Toyota Motor juga memberikan beasiswa kepada anak korban.Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Tanjung Priok Inspektur Satu Supardji menyebutkan belum mendapatkan laporan kecelakaan itu.

Setiap Hari Terjadi 451 Kasus Kecelakaan Kerja
Pontianak, Kompas - Kasus kecelakaan kerja di Indonesia dari Januari sampai September 2003 tercatat 81.169 kasus atau setiap hari rata-rata terjadi lebih dari 451 kasus. Tingginya angka kecelakaan kerja ini sangat memprihatinkan. Upaya perlindungan terhadap keselamatan kerja perlu terus ditingkatkan.Direktur Utama PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) A Djunaidi Ak mengatakan hal itu pada acara penyerahan bantuan hibah dana Rp 500 juta untuk pembangunan Pusat Penanggulangan Kecelakaan Kerja (Trauma Centre/TC) dan bantuan satu unit mobil ambulans di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso Pontianak di Pontianak, Jumat (19/12). Penyerahaan bantuan tersebut dilakukan Dirut PT Jamsostek A Djunaidi kepada Gubernur Kalimantan Barat Usman Ja’far.A Djunaidi mengatakan, untuk menyelamatkan pekerja yang menjadi korban kecelakaan kerja, membutuhkan perbaikan mutu pelayanan sejak pra-rumah sakit hingga pelayanan definitif.Kecepatan pelayanan tersebut sangat diperlukan terutama pada satu jam pertama atau yang dikenal dengan The Golden Hour. Penanggulangan satu jam pertama yang optimal akan dapat menyelamatkan 85 persen dari kematian maupun kecacatan.Djunaidi memaparkan, dari 81.169 kasus kecelakaan kerja tersebut, sekitar 9,97 persen di antaranya telah menyebabkan 8.090 tenaga kerja mengalami cacat. Ini artinya, setiap hari kerja lebih dari 44 tenaga kerja mengalami cacat akibat kecelakaan kerja.Dari puluhan ribu kasus tersebut, yang mengalami cacat total tetap ada 71 kasus. Ini artinya, dalam setiap hari kerja, satu tenaga kerja mengalami cacat total. Kenyataan ini sangat memukul bagi pekerja yang bersangkutan karena tidak bisa kembali bekerja. Terjadinya kecelakaan kerja disebabkan oleh 2 faktor utama yakni faktor fisik dan faktor

” tandasnya. Sementara 229 orang mengalami luka ringan dan 74 orang luka berat akibat kecelakaan kerja. Berdasarkan data yang dihimpun Disduknakertrans. ”Dalam catatan kami. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disduknakertrans) Karanganyar. saat ditemui wartawan di sela-sela kegiatan donor darah di Gedung PMI Karanganyar. Selasa (5/2). Joko Wiyono. tetapi masih dalam urusan pekerjaan. Oleh sebab itu kecelakaan kerja juga merupakan bagian dari kesehatan kerja. bila dibandingkan dengan angka kecelakaan kerja selama kurun 2006. Perinciannya. angka kecelakaan kerja di Karanganyar mencapai 313 kasus. Sumakmur (1989) membuat batasan bahwa kecelakaan kerja adalah suatu kecelakaan yang berkaitan dengan hubungan kerja dengan perusahaan. angka kecelakaan kerja pada 2007 menunjukkan tren penurunan. Kecelakaan kerja adalah kejadian yang tidak terduga dan tidak diharapkan akibat dari kerja. saat perjalanan menuju ke tempat kerja atau pulang dari tempat kerja. ”Meskipun angka kecelakaan kerja pada 2007 terhitung menurun dari pada tahun sebelumnya. melalui Kasi Pengawasan Ketenagakerjaan. Kendati demikian. dan lima orang meninggal dunia. menurut Joko. pihaknya meminta kepada seluruh perusahaan di Karanganyar untuk lebih meningkatkan pelaksanaan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di masingmasing perusahaan. Oleh sebab itu. 45 orang luka berat. KECELAKAAN KERJA DI PERUSAHAAN ”10 Naker meninggal akibat kecelakaan kerja” Karanganyar (Espos) Sebanyak 10 orang tenaga kerja (Naker) di lingkungan kerja Karanganyar meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan kerja pada 2007 lalu.” ujarnya. Hubungan kerja disini berarti kecelakaan terjadi karena pekerjaan atau pada waktu melaksanakan pekerjaan. Dengan kata lain kecelakaan lalu lintas yang menimpa tenaga kerja dalam perjalanan ke dan dari tempat kerja atau dalam rangka menjalankan pekerjaannya juga termasuk kecelakaan kerja. Jika pelaksanaan K3 di perusahaan bisa optimal. ”Selama 2007 lalu. pada peringatan Bulan K3 Nasional 2008. sebanyak 269 orang luka ringan.manusia. Misalnya. Sementara itu. kecelakaan akibat kerja ini mencakup 2 permasalahan pokok. dengan perincian 229 orang menderita luka ringan. bukan tidak mungkin angka kecelakaan kerja dapat lebih ditekan.Dalam perkembangan selanjutnya ruang lingkup kecelakaan ini diperluas lagi sehingga mencakup kecelakaan-kecelakaan tenaga kerja yang terjadi pada saat perjalanan atau transpor ke dan dari tempat kerja. dan 10 orang meninggal dunia. yakni a) kecelakaan adalah akibat langsung pekerjaan b) kecelakaan terjadi pada saat pekerjaan sedang dilakukan. Disduknakertrans . angka kecelakaan kerja di Karanganyar selama 2006 mencapai 319 kasus atau enam angka lebih tinggi dibandingkan pada 2007 lalu. kasus kecelakaan kerja di Karanganyar kebanyakan didominasi kecelakaan di luar lingkungan kerja. 74 orang luka berat.” kata Joko. Sartono. Tingkatkan K3 Terkait hal itu. namun jumlahnya masih tergolong tinggi.

Kampanye K3 akan terus dilakukan untuk menekan angka kecelakaan kerja. Pada urutan kedua. ”Kami juga melakukan pembinaan panitia pembina kesehatan dan keselamatan kerja (P2K3) di perusahaan-perusahaan dan berupaya untuk membudayakan K3 di lingkungan perusahaan. PT Indo Acidatama Tbk yang berlokasi di Kecamatan Kebakkramat dinyatakan sebagai perusahaan terbaik dalam pelaksanaan K3. pekerja.Karanganyar melakukan penilaian pelaksanaan K3 di tingkat perusahaan.” Data kecelakaan kerja di Karanganyar ====================================== Tahun 2006 ______________________________________ Luka ringan : 269 orang Luka berat : 45 orang Meninggal dunia : 5 orang Total : 319 kasus ====================================== Tahun 2007 ______________________________________ Luka ringan : 229 orang Luka berat : 74 orang Meninggal dunia : 10 orang Total : 313 kasus ======================================= Sumber : Disduknakertrans Karanganyar. dan Perusahaan Jamu Air mancur yang berlokasi di Jl Solo-Sragen Km 7. masing-masing dipegang oleh PT Mutu Gading (Kecamatan Gondangrejo). Dalam penilaian tersebut. dan masyarakat. Pabrik Gula (PG) Tasikmadu (Kecamatan Tasikmadu). Laporan PBB: Dua Juta Orang Per Tahun Tewas Karena Kecelakaan Kerja 05/05/2003 . ketiga dan keempat.

Selasa (4/11). Jukka Takala. dua juta orang. SELASA . Sementara. Laporan itu menyimpulkan bahwa kecelakaan atau sakit yang disebabkan pekerjaan. jumlah klaim untuk jaminan kematian akibat kecelakaan kerja dan lainnya satu tahun sekitar Rp3 triliun. Sedangkan jumlah perusahaan yang aktif menjadi peserta Jamsostek 93 ribu perusahaan dan yang tidak aktif sebanyak 70 ribu perusahaan. Sedangkan. jurubicara organisasi perburuhan sedunia. Kata laporan itu. karena adaya peraturan pencegahan yang lebih baik dan adanya fasilitas rumah sakit darurat yang baik. konstruksi dan perikanan. turun di negara-negara industri.Kata sebuah laporan PBB.Klaim asuransi jaminan kecelakaan kerja (JKK) masih mendominasi 60 persen yang terbayarkan PT Jamsostek selama 2008. seusai pelantikan Kepala Cabang PT Jamsostek Surakarta di Gedung Balai Kota Surakarta. pekerjaan yang dianggap paling berbahaya adalah di bidang pertanian. 4 November 2008 | 18:08 WIB JAKARTA. mati tiap tahun karena kecelakaan ketika bekerja. kata Direktur Perencanaan Pengembangan dan Informasi PT Jamsostek HD Suyono. . antara lain klaim jaminan hari tua (JHT)satu tahun antara 600-700 kasus. Kata laporan ILO itu.000 orang pekerja anak-anak. pertambangan. ILO mengatakan. Rasio klaim JKK lebih tinggi sebab angka kecelakaan kerja di Indonesia juga tinggi. peserta Jamsostek yang aktif mencapai delapan juta orang sementara sebanyak 17 juta orang lainnya non-aktif. Saat ini. Selasa. kira-kira lima ribu kematian tiap hari sebetulnya bisa dihindarkan. kecelakaan yang mengakibatkan kematian ketika melakukan pekerjaan paling banyak di Asia Tenggara dan Cina. Peserta jamsostek yang tidak aktif tersebut ada yang belum mengambil JHT karena persyaratannya masih kurang. perusahaan yang tidak aktif itu antara lain disebabkan karena perusahaan melakukan merger serta perusahaan pailit. termasuk 12. Selebihnya. dan juga karena banyak pekerjaan yang berbahaya itu telah diekspor ke negara-negara berkembang.

246 perusahaan.11:40 wib Lamtiur Kristin Natalia Malau . Jakarta. Sarjan Lubis.Jumlah karyawan yang terserap menjadi peserta jamsostek baru sekitar 35 persen dari jumlah karyawan. Sementara itu. Kalla meminta agar K3 harus disosialisasikan dengan baik melalui media. M. Untuk itu. 2008." kata Kalla usai menyampaikan penghargaan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) kepada perusahaan yang dinilai berhasil menekan angka kecelakaan kerja didampingi Menteri Dalam Negeri Mardiyanto dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Soeparno di Istana Wakil Presiden. di Kanwil Wilayah Surakarta hingga saat ini baru tercatat 120.Pemerintah menargetkan angka kecelakaan kerja di Indonesia pada tahun 2008 bisa turun 50 persen dari tahun 2007 menjadi sebesar 35 ribu kecelakaan. Kepala Cabang PT Jamsostek Surakarta sekarang dijabat Kusumo. Bahkan Kalla menegaskan tidak ada toleransi untuk penerapan disiplin agar angka kecelakaan kerja di Indonesia bisa terus menurun tiap tahunnya. Angka Kecelakaan Kerja Ditargetkan Turun 50% Rabu.Okezone JAKARTA . semula Kabag TI Kanwil V Jawa Tengah . Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar disiplin dalam melaksanakan aturan kerja bisa diterapkan di setiap bidang pekerjaan hingga akhirnya disiplin bisa menjadi budaya. Para . "Tiga hal yang harus dilakukan adalah membuat aturan kerja yang jelas. 12 Maret 2008 . "Wilayah Jateng secara keseluruhan target peserta Jamsostek tahun 2008 sebanyak 254 ribu dan bulan Desember ini kami yakin bisa tercapai.570 karyawan peserta Jamsostek dari 1. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan dengan potensi yang ada. menjadikan disiplin kerja sebagai budaya dan pemilihan tekhnologi. Kondisi ini terjadi hampir semua kantor wilayah PT Jamsostek yang berjumlah delapan Kanwil dan 119 cabang di Indonesia.Yogjakarta dan pejabat lama Susiswo sebagai Kepala Biro Peningkatan Kesejahteraan Peserta (PKP) dan Kemitraan Bina Lingkungan (KBL) di Kantor PT Jamsostek Pusat Jakarta. Rabu (12/3/2008)." kata Kepala Kantor Wilayah V PT Jamsostek Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ia menuturkan. meski sulit untuk mencapai angka kecelakaan kerja nol tiap tahunnya.624 kecelakaan.pejabat juga harus terjun langsung ke lapangan untuk memperhatikan jika ada kelalaian dan memberikan penghargaan jika di lapangan ditemukan prestasi. Erman mengakui.986 kecelakaan dibanding tahun 2007 yang mencapai 65. Basuki Rachmat kepada wartawan.474 kecelakaan dan pada 2008 menjadi 36. hal ini terjadi akibat perluasan dan pengembangan otonomi daerah." tandasnya. Jumat (18/1).Jakarta. terdiri dari 15 kecelakaan lalu lintas . Senin (20/10) malam ini.Angka kasus kecelakaan kerja di Kabupaten Purbalingga cenderung menurun. Namun. (der) Sabtu. Pada 2006 jumlah angka kecelakaan sebanyak 95. Untuk mengawasi 207.986 kecelakaan atau berkurang hingga 50 persen. dalam tahun 2006 terdapat 92 kasus. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Purbalingga. meski terjadi penurunan angka kecelakaan kerja tapi kuantitas dan kualitas tenaga pengawas ketenagakerjaan dinilai masih rendah.846 orang pengawas dan 505 Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Ketenagakerjaan. namun ada kecenderungan penurunan dari tahun ke tahun. karena hanya 63 kasus. namun dalam tahun 2007 terjadi penurunan. pada 2007 sebanyak 65. rasio ideal tenaga pengawas yang dibutuhkan adalah 4. (mbs) 20/10/2008 20:39 WIB Angka Kecelakaan Kerja Menurun 50% Kusman Yuliadi .474 kecelakaan. Menurut Erman. 19 Januari 2008 Tahun 2007 terjadi 63 kecelakaan kerja PURBALINGGA . dibagi menjadi kecelakaan dalam perjalanan berangkat dan pulang (kecelakaan lalu lintas) dan kecelakaan di tempat kerja. Dari data di Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertran). "Dalam tahun 2006 terjadi 92 kasus kecelakaan kerja. "Kalau begitu kita bisa menciptakan lingkungan kerja yang baik. Angka kecelakaan kerja tahun 2008 mengalami penurunan 50 persen sebanyak 36.149 orang. Tetapi saat ini yang tersedia hanya 1. Demikian disampaikan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno di Jakarta. Diungkapkan dalam istilah kasus kecelakaan kerja.433 perusahaan.

Dia juga menjelaskan bahwa Tahun 2008 ini.dengan 1 korban meninggal dunia dan 77 kecelakaan di tempat kerja. Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) dan Antar Kerja Lokal (AKL). disamping menggelar bursa kerja." tambahnya." paparnya. Disnakertran meluncurkan beberapa program seperti Antar Kerja Antar Negara (AKAN). Dalam tahun ini. Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pantauan angka kasus kecelakaan kerja. Disnakertran akan melakukan pembinaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di semua perusahaan. "Dari data banyaknya kecelakaan kerja yang disebabkan human error. ST/Pr .000 pencari kerja. serta memberikan penghargaan bagi perusahaan yang nihil kecelakaan kerja (zero accident). dengan 14 kasus kecelakaan lalu lintas dan 49 kasus ditempat kerja. Untuk mendukung program ini." terangnya. Untuk program ini. " terangnya. "Pertengahan tahun 2008. Sedangkan dalam wilayah Kabupaten Purbalingga. kami juga mensosialisasikan bursa kerja online. Diungkapkan Basuki Rachmat. Terdiri dari Transmigrasi Umum (TU) 15 KK ke Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan dan 50 KK ke kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur. 80 persen didominasi oleh faktor manusia atau human error sedangkan faktor mesin 20 persen. dalam tahun ini pula berdiri dua perusahaan sektor rambut di Desa Penolih Kejobong dan Kelurahan Karangsentul Padamara. setidaknya sudah ada perusahaan elektronik di Batam yang menginformasikan membuka lowongan pekerjaan untuk 250 tenaga kerja. pihaknya mentargetkan menempatkan minimal 6. "Bursa kerja akan dimulai pada awal April mendatang. dari keseluruhan angka kecelakaan kerja yang berada di tempat kerja. Disnakertran berencana menggelar Bursa Kerja setiap 3 bulan sekali. akan dikirim pula peserta transmigrasi sejumlah 65 Kepala Keluarga (KK). Pada tahun 2007 terjadi 63 kasus.

Peralatan lain misalnya dapur pembakar dan pemanas. didalam bangunan dan dibawah tanah). . instalasi pendingin. seperti : a.Luka di permukaan . zat-zat dan radiasi. Kondisi-kondisi lingkungan pekerjaan yang tidak aman atau unsafety condition misalnya lantai licin. mesin yang terbuka.Pengaruh suhu tinggi . alat angkut darat.Geger dan remuk . Klasifikasi menurut sifat luka atau kelainan : . . gas.Amputasi . dan sebagainya.Penyebab lain yang belum masuk tersebut diatas. kecelakaan akibat kerja ini diklasifikasikan berdasarkan 4 macam penggolongan.Memar dan luka dalam yang lain . ngantuk. kecerobohan.Gerakan-gerakan melebihi kemampuan . Klasifikasi menurut jenis kecelakaan : .Opini Tentang Kasus Kecelakaan Kerja : Kecelakaan kerja memang tidak bisa dihindari. zat-zat kimia. kelelahan. yakni : a.Patah tulang .Kontak bahan-bahan berbahaya atau radiasi. Dalam kecelakaan kerja ada beberapa hal yang menyebabkan kecelakaan kerja itu terjadi.Bahan-bahan.Regang otot (urat) . b.Alat angkut.Lingkungan kerja (diluar bangunan. . misalnya karena kelengahan.Terjatuh . c.Tertimpa benda . .Dislokasi (keseleo) . 85% dari kecelakaan yang terjadi disebabkan faktor manusia ini. .Mesin. dan sebagainya. Menurut hasil penelitian yang ada. Klasifikasi menurut penyebab : . Perilaku pekerja itu sendiri (faktor manusia/human error) yang tidak memenuhi keselamatan. pencahayaan kurang. misalnya mesin pembangkit tenaga listrik. dan sebagainya.Tertumbuk atau terkena benda-benda . alatalat listrik. misalnya bahan peledak.Terkena arus listrik . b.Terjepit oleh benda . silau. dan sebagainya. mesin penggergajian kayu. udara dan air. dan sebagainya.

Letak lain yang tidak termasuk dalam klasifikasi tersebut.Leher .Badan .Banyak tempat . menjadikan disiplin kerja sebagai budaya dan pemilihan teknologi.Pengaruh radiasi ..Anggota atas . Klasifikasi menurut letak kelainan atau luka di tubuh : . .Kepala . Dalam contoh di atas mengenai kasus kecelakaan kerja yang terjadi di PT Toyota Motor. pihak PT Toyota Motor memberikan pertanggungjawaban kepada keluarga korban dengan cara memberikan beasiswa pendidikan kepada anak korban.Keracunan-keracunan mendadak .Lain-lain d.Anggota bawah .Luka bakar . Beberapa hal yang harus dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan kerja adalah membuat aturan kerja yang jelas. Klasifikasi-klasifikasi tersebut bersifat jamak karena pada kenyataannya kecelakaan akibat kerja biasanya tidak hanya 1 faktor tetapi banyak faktor.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful