Anda di halaman 1dari 7

VISI DAN MISI PUSKESMAS PUDING BESAR

VISI : TERCAPAINYA PUDING BESAR SEHAT MENUJU INDONESIA SEHAT

2010.

MISI : 1. MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN BAIK

PERORANGAN, KELUARGA DAN MASYARAKAT.

2. MENCIPTAKAN LINGKUNGAN KERJA YANG BERSIH DAN

SEHAT.

3.MENINGKATKAN PEMBANGUNAN BERWAWASAN

KESEHATAN DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PUDING

BESAR.

1
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, kemauan
dan kemampuan hidup sehat bagi setiap pendudduk untuk mencapai derajat kesehatan
yang optimal. Puskesmas merupakan suatu kesatuan organisasi kesehatan fungsional yang
memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah
kerja masing-masing.
Berbagai upaya telah dilakukan semaksimal mungkin melalui 6 program pokok
puskesmas yaitu Promosi Kesehatan, Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit, Kesehatan
Keluarga, Pelayanan Kesehatan, Kesehatan Lingkungan dan Higiene Sanitasi dan
Pengobatan.
Profil ini merupakan gambaran kinerja bidang kesehatan yang memberikan
informasi tentang kondisi dan situasi kesehatan, derajat kesehatan, lingkungan kesehatan
dan pelayanan kesehatan.

B. TUJUAN
1. TUJUAN UMUM
Memberikan informasi tentang situasi kesehatan di wilayah kerja Puskesmas
Puding Besar dalam rangka meningkatkan kemampuan upaya kesehatan seoptimal
mungkin.

2. TUJUAN KHUSUS
a. Diperolehnya gambaran tentang situasi kesehatan di wilayah kerja Puskesmas
Puding Besar .
b. Untuk meningkatkan kemampuan manajemen kesehatan.
c. Tersedianya wadah integrasi untuk analisa dan peningkatan cakupan program.

2
BAB II
DATA UMUM PUSKESMAS PUDING BESAR

A. DATA GEOGRAFIS
Wilayah kerja Puskesmas Puding Besar mempunyai luas 854,38 km2 atau 85.438
ha yang dibatasi oleh:
 Sebelah Utara : Desa Sampan, Kecamatan Pemali
 Sebelah Selatan : Desa Dam, Kecamatan Tempilang
 Sebelah Barat : Desa Bakam, Kecamatan Bakam
 Sebelah Timur : Desa Zed, Kecamatan Mendo Barat
Terdapat 7 (tujuh) desa dalam wilayah kerja Puskesmas Puding Besar yaitu;
1. Desa Puding Besar
2. Desa Kayu Besi
3. Desa Labu
4. Desa Nibung
5. Desa Tanah Bawah
6. Desa Saing
7. Desa Kotawaringin
Kondisi geografis di kecamatan Puding Besar umumnya dataran rendah dan rawa-
rawa yang dimanfaatkan sebagai perkebunan karet, lada dan sawit.

B. DATA DEMOGRAFIS
Berdasarkan data statistik tahun 2006, jumlah penduduk di kecamatan Puding
Besar adalah 15.007 jiwa. Sebaran penduduk relatif merata dengan kepadatan yang tidak
terlalu tinggi. Pertambahan penduduk relatif sedikit dengan adanya program KB. Mata
pencaharian utama penduduk adalah berkebun (karet, lada, sawit) dan sebagian kecil
sebagai nelayan .

3
BAB III
PELAKSANAAN PROGRAM KESEHATAN

A. PROGRAM
Program yang dilaksanakan di Puskesmas Puding Besar selama tahun 2006
meliputi 6 (enam) Program Pokok Puskesmas yaitu:
1. Promosi Kesehatan, meliputi:
 Penyuluhan
 PSM
 PHBS
 Batra (Pengobatan Tradisional)
2. Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit, meliputi:
 Imunisasi
 Tb Paru
 Malaria
 Diare
 ISPA
 MTBS
 Surveilens
 DBD
 Kusta
 Filariasis
 HIV/AIDS
 Kesehatan haji
 Laboratorium
3. Kesehatan Keluarga, meliputi:
 KIA
 KB
 Gizi
 Usila
 UKS
4. Kesehatan Lingkungan dan Higiene Sanitasi, meliputi:
 Kesehatan lingkungan
 TTU
 TPM

4
5. Pelayanan kesehatan, meliputi:
 ASKES/rujukan
 PHN
 ASKESKIN
 JKSS
 Kesehatan jiwa
 Kesehatan indera penglihatan
 Kesehatan indera pendengaran
 Kesehatan gigi dan mulut
6. Pengobatan, meliputi:
 Balai Pengobatan

B. PERMASALAHAN
 Adanya tugas rangkap yang dipegang oleh staf Puskesmas yang disebabkan
kurangnya tenaga kesehatan di berbagai bidang.
 Data statistik penduduk yang tidak sama dengan hasil pendataan sehingga
menyebabkan tingginya target untuk program-program tertentu.
 Sosial budaya masyarakat yang sulit diubah sehingga pelaksanaan program
terhambat.

C. UPAYA PENYELESAIAN MASALAH


 Mengatur kembali pembagian tugas bagi pengelola program sesuai dengan
bidangnya.
 Mengusulkan penambahan tenaga kesehatan yang dibutuhkan seperti analis dan
ahli gizi.
 Memanfaatkan tenaga kader-kader yang aktif .
 Pendekatan terhadap tokoh masyarakat melalui rapat lintas sektoral

5
BAB IV
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Dalam rangka mencapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal, diperlukan
kerjasama antara tenaga kesehatan dengan seluruh lapisan masyarakat semaksimal
mungkin, didukung SDM yang berkualitas, manajemen yang terkoordinir baik dan
fasilitas yang memadai

B. SARAN
Dengan adanya profil ini, dapat dilihat program apa saja yang perlu
ditingkatkan lagi di tahun-tahun mendatang. Harapan kami agar Dinas Kesehatan
Kabupaten Bangka dapat membantu permasalahan yang ada di Puskesmas Puding
Besar ini dalam rangka mewujudkan Bangka Sehat 2008.

6
7