2.

1 SUMBER DAYA & PEMANFAATAN AIR SUNGAI CITARUM
Pemanfaatan Air Sungai Citarum Pada Tahun 2009
0.36% 2% 6% 5% 87%

ika roko

Cirandu

S. Ke lapa

K. G

K.

ole

Ga

k

du

Kali Bekasi

S. Perawan

ng Kali Lia

S. Cipatujang

S Cibe

pel iam S. C

Cig an da soli

Irigasi Industri

Cipodang

gkaop

S. Blencong

Cib a

Sumber: BAPPEDA Provinsi Jawa Barat 2010

Cibi

Cika

Bendung Leuwinangka

w Laut Ja ekasiang-B Cikar way Flood

Cinenga h

Cikaramas

S.

Cib

Cic a

S.

S. Ci
S. Ci para ng

Ka li W ag

30.621 324.461

ibo da s

9% 91%

S. Cijuhung

S. Ci haur

S. Cijeruk

Cih era ng

30.621

S.

Cidurian

Cih

mara n

55.105

y S. Cisangku

S. Cisangkuang

rok o

ng

S. Ke la

Citapen

Ka li

Cila m

awah Ciba nte ng

ak

10685 9205 2329 1176

S. Ci

bula

Kali Watu

S.

n Bu

Cib

lan

K. Blaklak

an

S.

Cil

am

ay

a
S. Cip

unag

ara

amar

KB

S. Cias em

ige m

KARAWANG

K. Ka len S Cisewo ten ga h

Kab. Karawang Kab. Indramayu Kab. Cianjur Kab. Bekasi Kab. Bandung Barat* Kab. Bandung *data tidak tersedia

61 25 8 79

130

gk ap

DAS CIASEM
Kalijati
Cih un

ad

W. Cipancuh

Cib anu ang Cikedon gkaop

ng Kali Lia

do

Citapen

jambe

Ciup

ana

S. Cianom

ng

y

acan

ng

Cibed

Selain karena perubahan iklim, indikasi degradasi hutan terutama di daerah Hulu Sungai Citarum telah mengurangi luasan daerah tangkapan air (catchment area). Kondisi ini meningkatkan perbedaan antara debit aliran pada musim hujan dan musim kemarau. Padahal berdasarkan penelitian D’Arrigo et al. (2010) menyatakan bahwa hutan memainkan peranan yang signifkan dalam meningkatkan ketahanan ekosistem di Wilayah Sungai Citarum terhadap perubahan iklim yang ekstrim. Anomali debit air sungai juga berpengaruh pada produktivitas pertanian terutama padi. Areal persawahan mengalami banjir selama musim hujan dan kekeringan selama musim kemarau. Hal ini juga menunjukan bahwa efektivitas bendungan yang berfungsi untuk mengelola banjir selama musim hujan dan memasok air telah menurun. Tidak hanya produksi listrik dan produksi hasil pertanian, kekurangan air di waduk di Sungai Citarum juga berpengaruh pada ketersediaan air minum khususnya bagi daerah perkotaan terutama Jakarta yang 80% suply air bakunya diambil dari Waduk Jatiliuhur.

be Cijam

S. Ci

k

Bendung Barubug
Cig an da soli
S.

gk ol

S. Ba

lulu

Bendung Salam Darma K. P
S. C

ilan as

gP

ayu

ng

Bendung Lebiah

K. La

K.

Ba

Bendung Cibeet

Bendung Walahar

S. Cipatujang

S Cibe

el mp

ng

Cipodang

Cipam

ingkis

Bendung Curug
ia S. C

et

S.

Bendung Pundong
era Cih

d ibo
idar

Cij

INDRAMAYU

10930

kol dong

Ciw

Bendung Pedati
Cib anu ang gkaop

Cilandak

Cig ad un g

gang

S. Ci

Cil

am ata n

Bendung Cipamingkis

S.

SUBANG

Cisa

Pasirkalong
1192 12085

e we
S. C inus a

at

Bendung Cimacan

a

BOGOR

S. Ciririp
S. Cikanjaya

S. C

ilel

Subang

en

Cibi

S. C

Bendung Cijengkol

Bendung Gadung

K. Me

nir

Cika

Cihuju ng

S. Perawan

Curah hujan rata-rata di wilayah Sungai Citarum antara 2.000 mm di hilir dan 4.000 mm untuk daerah hulu. Variable curah hujan memiliki dampak yang signifikan pada volume air waduk di Indonesia juga di Wilayah Sungai Citarum. Di Indonesia pada musim kemarau yang dipengaruhi oleh iklim el nino, jumlah air di Waduk Jatiluhur dapat turun hingga mencapai 60% dari batas normal. Sedangkan pada musim hujan yang dipengaruhi oleh iklim la nina jumlah air mencapai 120% dari normal. Pada perubahan iklim el nino pada tahun 1994, tercatat produksi listrik di tiga waduk di Sungai Citarum yang juga digunakan sebagai PLTA (Saguling,Cirata & Jatiluhur) masih tinggi, namun semenjak 1997, 2002,2003,2004 dan 2006 cenderung mengalami penurunan.

Debit Min (m3/tahun)
5.000 4.000 4.402

rum S Cita

9727 10700 4059 3293

S. Cipatujang

Kota Bekasi Kota Bandung Kab. Sumedang Kab. Subang Kab. Purwakarta

Cibarusa
eet S Cib
C gkis ipamin

Cij en

95 116 78 12 20

S. Ci

Cikopo
sol i

Bendung Barubug
S.

gk ol

0

4

8

16

24 kilometer

Kota Cimahi

40

jamb

PETA CURAH HUJAN WILAYAH SUNGAI CITARUM
gem

6.613

Debit Maks (m3/tahun)

6.000

S Sedari

S. Cia

3.000
S. C isa ga

ng

Bendung Curug
el mp Cia S.
120

e ijamb

ada tahun 2008 kebutuhan air untuk keperluan domestik, industri dan irigasi di Jawa Barat diperkirakan sebesar 17,6 milyar m3/tahun. Kebutuhan air ini akan terus tumbuh sekitar 1-1,7 % pertahun dan hanya terpenuhi sekitar 50% dari total kebutuhan yang diambil dari air permukaan dan sisanya mengambil dari air tanah. Di kawasan Bandung, 90% dari jumlah penduduk dan 98% industrinya saat ini mengandalkan sumber air tanah. Namun eksploitasi air tanah ini berdampak pada penurunan tanah dan muka air tanah khususnya di Cekungan Bandung. Tercatat terjadi penurunan muka air tanah 5 m per tahunnya di tempat yang sama, dengan total akumulasi penurunan sebesar 85 m pada 80 tahun terakhir. Saat ini pada kegiatan industri untuk mendapatkan air bersih paling tidak harus melakukan pengeboran sedalam 150 m. Padahal kontribusi yang disumbangkan dari sektor industri sangat besar. Tercatat dari industri pertekstilan yang mendominasi di daerah Bandung menyumbang 60% (Rp. 60 trilyun) produksi tekstil nasional (Rp.105,3 trilyun) & Rp. 40 trilyun dari angka tersebut merupakan nilai penjualan produk tekstil di wilayah Bandung. Kurang seimbangnya pengembangan kegiatan industri dengan penanganan penggunaan air dan pengelolaan limbah menjadi ancaman tersendiri terhadap keberlangsungan kondisi ekologis di sekitarnya.
Berkembangnya kegiatan industri besar di sepanjang wilayah Sungai Citarum selain berakibat terhadap terekploitasinya air tanah, juga penurunan kualitas air akibat buangan limbah yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Industri Kecil Menengah 6019

2

110

DAS CIRANDU

115

S. B

Cikampek
alul uk

Pabuaran

Tarum Saluran

Timur

Sukatani

i Bendung Salam Darma K. P S. C ibo

lan s

n ayu gP

e

g

Bendung Lebiah

Bendung Pundong
e ra
da an

da

INDRAMAYU
Kedungdawa
Cipodang

S. C

2.000 1.000 0.884 0.361 S. Citarum
W ag u

3

Pangendenbaru

du

S

ib .C

ad

ar

du

a

Cilandak

125

ng

0.754 S. Citanduy S. Cisadane

0.558

et

S Cibe

li Ka

an

ata

Pa

SUB DAS CIBEET

Cil

Cig a

ncu

n

ng

Bendung Cipamingkis Cariu

S.

SUBANG

DAS CIBODAS
Gantar

gkol don S. Ci

Cig

Pangkalan

Cih

Jonggol

Bendung Cimacan

Ciw

idar

a

Bendung Pedati

K. L

K.

Kali Lia

7.000

Ga

S.

lo

Bendung Cibeet

Bendung Walahar

DAS CIKAROKROK

K. Me

nir

alan

Cis

Bendung Cijengkol

Bendung Gadung

K. Ba do ng

Jumlah Industri di Wilayah Sungai Citarum Tahun 2009 Industri Besar

g ng

t

ub

105

ng Bu

2.3 PERUBAHAN IKLIM & CURAH HUJAN

Perbandingan debit maks dan min di S. Citarum, Citanduy dan Cisadane 2009

2.4 EKSPLOITASI AIR SUNGAI CITARUM

ah

on

ara

mUtara

Ciredak

DAS CIGEMARI

ang

g

S. Perawan

Sumber: Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan,2010

a ya

2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010

P

Sumber: Perum Jasa Tirta II, diolah Team RCMU

Areal Persawahan dengan sistim irigasi

nT aru

100

a

lo Cika

lura

mB

Saluran Taru

DAS SUKAMAJU

K. Ka le

K.

Sumber: PSDA Provinsi Banten, DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat, BBWS/BWS dan BPS

4

Sa

Sukamandi

DAS BATANG LEUTIK

Cirandu

s. C ika

pa

Go

LEGENDA

K.

nte n

lek

Beririgasi Teknis Beririgasi Semi Teknis

Cik uja

S. Ciw ide y

Luas Lahan Sawah di WS Citarum (ha) Luas Lahan Sawah di WS 6 Ci (ha)

Ga

d

Sukra
K. lih Ga

ga

k

h

4.5

S.

Cie

S.

uri

Bendung Cikarang

KB

ng

Semi Teknis

Teknis

Total

Semakin meningkatnya jumlah populasi penduduk, maka angka kebutuhan suplai air juga semakin naik. Jumlah populasi yang dilayani Sungai Citarum adalah 25 juta jiwa (15 juta jiwa Jawa Barat, 10 juta jiwa DKI). Rata-rata kebutuhan suplai air dari Bendungan Jatiluhur yang disalurkan melalui Saluran Kanal Tarum Barat, Timur dan Utara meningkat 140 m3/detik (1996) menjadi 155 m3/dt (2004). Pada tahun 2001 mulai dilaporkan adanya penurunan debit air yang tidak mampu mencukupi kebutuhan air selama 10 bulan bahkan meningkat menjadi 5 bulan di tahun 2005.

ruh Cike

Cisaranten

ah i

Cil

ea

t

Ciangk ep

Kali Watu

Cicuk ang

Cikalintu

Produktivitas Padi (ton/ha)

g ndun kapu

Cibr uk

Cij at up

ok an

an

em

e

BANDUNG
S.

Cir

as

ea

KOTA BEKASI

Sa Karawang lu 85 ra n Ta r 90 95 um Ut am

awa

S. Ciawi

DAS CIBANTENG

DAS CIREUNGIT

Sungai Gokdok

DAS SEWO
g un

S Cisewo

S. Cil a

5

*SRI adalah: satu pendekatan dalam praktek budidaya padi yang menekankan pada manajemen pengelolaan tanah, tanaman dan air melalui pemberdayaan kelompok dan kearifan lokal yang berbasis pada kegiatan ramah lingkungan. (Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian)

S. Ci

on

je

KOTA BANDUNG

BANDUNG BARAT
S. Cis

Cikarang
80

eup seus S. Ci

S. Ci minya

S. Ci

mar

S. Cia sem

S. Citarik

k

DAS CIBADAK

KARAWANG
Wadas

1

Pamanukan

K. Blaklak

S.

S.

S. Cimanuk

5.5

Banten

on Cik

n da

g Cij am

njun

bu

g

S. Cim

ega

Tambun

S.

S.

Cil

en

S. Citu

Bendung bekasi Bekasi

bu S. Ci

Cib a

KOTA CIMAHI

75

Ci

DKI Jakarta

on gk

g

ba

S.

SUB DAS CIPAMINGKIS

Rawamerta

da

CIANJUR

S. Ciheas

Jawa Barat

S.

nte ng

323.461

6

S. Ci tepu s

S. C

Perbandingan Produktivitas Padi di Provinsi Banten, DKI Jakarta & Jawa Barat Tahun 2009

Ciburu ng

Cibed

S. Cib

il

alagu

n

S. Cijen

Cim
gkol

Cilea t

aja

eet S Cib

nan

S. Cianom

Ciup ih

od

S. as

Ciasem

iku nd

Cikandung

Luas Lahan Sawah Beririgasi Wilayah Sungai Citarum Tahun 2009

Kabupaten Karawang, yang dikenal sebagai lumbung padi Jawa Barat/nasional, merupakan salah satu pengguna utama aliran Sungai Citarum, dengan potensi luas sawah mencapai 97.529 Ha. Inovasi penerapan padi dengan metode System of Rice Intensification (SRI)* dilakukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air dan mengantisipasi penurunan debit air Sungai Citarum serta meningkatkan produktivitas hasil panen.

Cilandak

am ata n

Bendung Cipamingkis

Cil

gk ap

Cikedon

nua

ng

S.

Cil

SUBANG

kol dong S. Ci

Air Perkotaan Air minum keperluan DKI Lain-lain

Citapen

S. Ci jambe

Pemanfaatan air Sungai Citarum diantaranya digunakan sebagai sumber air irigasi pertanian, pendukung kegiatan industri, serta sebagai sumber air minum penduduk Bandung, Cimahi, Cianjur, Purwakarta, Bekasi, Karawang, dan 80% penduduk Jakarta. Pemenuhan kebutuhan Perbandingan Luas Lahan Sawah air minum warga DKI dikelola oleh PT. Palyja dengan debit 6.000 l/dt & Beririgasi Wilayah Sungai Citarum & PT. Aetra sebesar 8.500 l/dt. Sedangkan potensi 1.400 MW tenaga Wilayah Sungai 6 Ci, Tahun 2009 listrik yang dihasilkan oleh PLTA di tiga bendungan digunakan untuk 498.853 kebutuhan listrik Jawa-Bali (Paparan Gubernur Jabar pada Rakor 443.746 Penanganan DAS Citarum dan Pasca Banjir di Jawa Barat 6 April 2010) 354.082

ambe

ije ng

k

Bendung Barubug Bendung Pundong
ng era Cih

ko l

S. Ba

lulu

Bendung Salam Darma K. P
ib S. C

ilan as

gP

ayu

ng

K. La

Bendung Cibeet

S. C

Bendung Cijengkol Bendung Walahar

Bendung Gadung

K. Ba do ng

otensi Sumber Daya Air Sungai Citarum diperkirakan sebanyak Kebutuhan Air Domestik & Non 13 milyar m3/tahun, yang sudah dimanfaatkan sebesar 7,5 Domestik Wilayah Sungai Citarum milyar m3/tahun atau 57,9%. Jumlah tersebut terdiri dari 6 2009 milyar m3/tahun bersumber dari Citarum dan 1,5 milyar m3/tahun dari sungai lain. Sisanya sebesar 5,45 milyar m3/tahun atau 42,1% belum dimanfaatkan. Ketersediaan air pada musim penghujan mencapai 33% sekitar 81,4 milyar m3/tahun sedangkan pada musim kemarau tinggal 8,1 milyar m3/tahun. Hal ini berakibat kelebihan air pada musim penghujan dan kekurangan air pada musim kemarau. (ASER BPLHD Jawa Barat 2009).
Dom est ik Non

P

2.2 FUNGSI IRIGASI SUNGAI CITARUM
Jawa Barat merupakan daerah yang mempunyai produktivitas tanaman padi tertinggi. Sejak tahun 2005, produktivitas padi (sawah dan ladang) rata-rata sebesar 5,50 ton/Ha, urutan ke 2 setelah Jawa Timur yang sebesar 5,67 ton/Ha. Potensi air Sungai Citarum digunakan untuk mengairi areal pertanian seluas 420.000 hektar.
rum S Cita

Luas Daerah Irigasi Wilayah Sungai Citarum (Ha)
Irigasi Luas

Cipancuh Cileuleuy

Leuwi nangka 4.387 Subang

Cikarang- Cipamingkis Cihea geusan 4.038 Sukabumi 5.139 Bogor & Bekasi 5.485 Cianjur

Cileutuh

Jatiluhur

PETA PERMASALAHAN KONSERVASI AIR & PENGGUNAAN AIR DI WILAYAH SUNGAI CITARUM
arum S Cit

LEGENDA
Batas Administrasi Garis Pantai Sungai Ordo 1 Sungai Ordo 2 Sungai Ordo 3 Kelebihan Penggunaan Pupuk & Kimia

Perikanan Kualitas Air Rendah Sumber Air Terbatas Kekurangan Air Lahan Terkikis Ketersediaan Suply Air Rendah
0 4 8

Kontaminasi Limbah Limbah Domestik Limbah Pabrik Pembuangan Sampah Sedimentasi Tinggi Perubahan Penggunaan Lahan
16 24

Daya Tampung Saluran Perencanaan Kota Pertanian Daerah Hulu DAS Terpolusi Titik Pantau Kualitas Air Badan Air

S Sedari

S. Cia

gem

6.319 5.378 Daerah Indramayu Subang
Irigasi
isa ga

Sumber: Balai Besar Wilayah Sungai Citarum

S. C

et

S Cibe

li Ka

Pa

ncu

ng

S .Sedari

S.

Cib

gem S. Cia

ad

ar

du

a

PETA IRIGASI PERSAWAHAN WILAYAH SUNGAI CITARUM
u Ka li W ag

4.200 236.986 Sukabumi Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang & Indramayu

5

10 15

Saluran Tarum
Kedaung

Jalan Arteri Primer Bendung/Weir
Cibuaya a g isa S. C Sungaibambu

awah Ciba nte ng

ib ad ak

67%

Tingginya sedimentasi & pencemaran air Sungai Citarum berakibat pada menurunnya produktivitas persawahan. Kurang lebih 100.000 Ha sawah terancam tidak produktif dan Padi SRI berpotensi mengakibatkan kerugian sebesar 16 Trilyun Rupian (Ekspedisi Citarum, Kompas, April 2011)

Kali Watu

S. Ci

bula

S. C

n Bu

lan

KB

S. Cias em

ige m

KARAWANG

K. Blaklak

amar an

C S.

ila

ma

ya
S. Cip

unag

ara

20
K. Nolai
K. Ka len S Cisewo ten ga h

SUB DAS CITARUM HILIR
25

S. Cil

ari

Sungai Gokdok

s. C

ng

Buaya

S. C

h

s. C

ibu

gel

30

Batujaya
35 40

32 kilometer

k

ba

lana

ng

G K. h ali

K. Me

nir

Bendung Lebiah

Lau

S. Cij

Cipam

ingkis

Bendung Curug

et

S. C

od

INDRAMAYU

t Ja

isu

Bendung Cimacan
Cig ad un g

Ciw

idar

a

Bendung Pedati

Babakan
a

45 50 55

wa

DAERAH ALIRAN SUNGAI CITARUM SUB DAS CITARUM HILIR SUB DAS CIBEET SUB DAS CIKASO SUB DAS CIMINYAK SUB DAS CIKAPUNDUNG SUB DAS CIWIDEY SUB DAS CISANGKUY SUB DAS CITARIK SUB DAS CITARUM HULU

DAERAH ALIRAN SUNGAI di WILAYAH SUNGAI CITARUM SUB DAS CIBADAK SUB DAS CIKAROKOK SUB DAS CIBANTENG SUB DAS CIMALAYA SUB DAS CIGEMARI SUB DAS CIASEM SUB DAS BATANG LEUTIK SUB DAS CIREUNGIT SUB DAS CIRANDU SUB DAS CIPUNAGARA SUB DAS SEWO SUB DAS SUKAMAJU SUB DAS BUDEL SUB DAS CIBODAS SUB DAS CIDONGKOL SUB DAS CIPAMINGKIS WILAYAH ADMINISTRASI KOTA BEKASI & KABUPATEN BEKASI (Termasuk dalam kegiatan ICWRMIP)

an

Cisa at

BOGOR

S. Ciririp
S. Cikanjaya

S. C

Cihuju ng

wun

uk

S. Ci kao

Cih

g

un i eru Cik

ilele ija
S. Ci nusa

Bendung Cilalanang
Ciko le
as

Cigarung an

S. Ci lala

we

r

Bendung Curugagung
eb er
Cil

nang

S. C

Rengasdengklok Srengseng
60

PURWAKARTA
an tin g

S. Cim

S. C

Cijere Cipabela

SUMEDANG

BEKASI

S.
65

acan

C

d iba

ar

a du

SUB DAS CIKUNDUL SUB DAS CISOKAN

Cib

g

Cio

de

meta

u

k

Cim

g

h

S.

e Cib S. et
ul

h

Cib od

S. Cib om ak

utu ng

S. Cil

il S. C ala wi
Cil

eu

leu

y

Cikawung

ng

Cil

en

yi

Cid

ad

ap

an li P Ka

cun

g

SUB DAS CIMETA

Sumurgede

S. Cil ala i w

S. Cisent ul
ban S. Cigara

70

lan

Bula

n

S.

Cil

a

y ma

a

Majangan
S. Cip unag ara

Cilamaya

ililin S. C

K. Nola i

C S. iha ru s

Ciasem

Patrol
gel ibu S. C DAS BUGEL

Eretan Wetan

Keterangan

DAS CIDONGKOL
Sukaslamet

S. Cil

Sungai Gokdok

s. C

DAS CIMALAYA
Purwakarta
g wun
i

ika roko

S. Ke lapa

Cirandu

K. G

K.

ole

Ga

k

du

ng

Buaya

lana

isu

Bendung Leuwinangka

uk

S. C

s. C

ibu

gel

*Dasar Penetapan Batas: BPDAS Citarum-Ciliwung

DAS Citarum

ari

K. Nolai

S. Ci

k

G K. ali h

kao

ng

W. Jatiluhur

h

ba

ng

eru Cik

Bendung Cilalanang
le Ciko
eb er Cib

t ee Cib S.

h

Cib od

an

Cil

gk ap

as

Cihuju ng

Cigarung

ija

lala

PURWAKARTA
an tin g

Plered

S. Cim

Ciasem

Cinenga

iku nd

Cikandung

h

S. C

Cijere Cipabela

SUMEDANG

PURWAKARTA
S.
155 160 165

acan

DAS CIPUNAGARA
Sangalaberang
Cijere Cisalak

S. C

we

S. Ci

r

Bendung Curugagung
er
Cil

nang

S. C

nusa

Ciko le

an

S. Cikanjaya

Sumber: Provinsi Jawa Barat Dalam Angka 2009

S. Ci

Cib

Bojongkole

SUB DAS CIKASO

eb

ilala

Cisa at

BOGOR

S. Ciririp

S. C

Cibi

Cika

Cigarung

wun

uk

g

Bendung Leuwinangka

ilele

Bendung Cilalanang
as

r

Bendung Curugagung
Cil utu

nan

S. C

Cikedon

ija

g

S. Ci kao

Cih un i eru Cik

Cib

ih

od

as

Cil

eu

Cikaramas

Cilea

S.

il

gu Cibala

n

S. Cijen

Cim
gkol

t

Cic

S.

Cio

de

Ciburu

S. Ci
S. Ci pa rang

meta

Cil

S. Cim

s

ruh

ah

t

Cike

ea

Cisaranten

i

Cil

Cikaramas

Cicuk ang

Cikalintu

ndun

S. Cimanuk

S. Ci

S.

S. S. o Cih nje

Cidurian

S. Cijeruk

BANDUNG BARAT
S. Cis ok an

minya

eup

S. Ci

an

mar

seus

em

S. Ci

S. Ci

S.

Cij

at

up

e

2250 2750

Cilea

Cic

S. Citarik

k

t

SUB DAS CIKUNDUL

S. Cisangku

Cik uja

y

S.

ide

S. Cisangkuang

Cie

S. C

S. Ciheas

S. C

Cisarante

30 20 10

23 19 12 4 0 0 4 5 2 6 4 15 7 0

Sumber: ASER BPLHD Provinsi Jawa Barat 2009

S. C

Jumlah Timbunan Sampah & Sampah yang Terangkut ke TPA di Beberapa Kab. di Jabar 2009
10.000 9.000 8.000 7.000
volume (m3/hari)

Cik uja ng S. Cisangkuang

*Koperasi Peternak Susu Bandung Utara dalam tulisan Sebuah Potret Uji Coba PES/Diella Dachlan. **Survey Indonesia Power dan UNPAD 2004. Perkiraan Jumlah Timbunan Sampah Dari Rumah Tangga di Jawa Barat 2009
49.058

Titik Pantau

mg/l

mg/l
16 5,7 8,4 54 65 55 48 61 4,9 4,2

mg/l
46 146 146 170 158 128 162 -

mg/l
3,8 1,9 0 0 0 0 0 0 -

jml/100
140.000 41.000 130.000 130.000 140.000 280.000 75.000 75.000

jml/100
210.000 70.000 148.000 148.000 150.000 122.000 78.000 77.000

ug/l
26 29 39 53 43 42 36 28 -

mg/l
60 75 64 60 70 98 93

ug/l
1050 525 497 798 815 250 296

mg/l
1200 8,3 -

iw ide y

Nilai Storet
-66 -57 -77 -88 -85 -95 -92 -111 -69 -47

Mutu Air Cemar Berat Cemar Berat Cemar Berat Cemar Berat Cemar Berat Cemar Berat Cemar Berat Cemar Berat Cemar Berat Cemar Berat

PO4 tot
0,7 0,7 0,91 2,57 2,28 2,13 2,8 0,59 0,41

BOD

COD

DO

E.Coli

Total Coli

Fenol

TSS

Deter- Padatan pH gen

50.000 45.000 40.000 35.000 30.000 25.000 20.000 15.000 10.000 5.000

Timbunan Sampah Kota Sampah Terangkut Ke TPA

6.000 5.000 4.000 3.000 2.000 1.000 0,00

20.975 17.969

1 Tanjung Pura 2 Bendungan Walahar 3 Bendungan Curug 4 Nanjung 5 Burujul 6 Dayeuhkolot 7 Cijeruk 8 Sapan 9 Majalaya 10 Wangisagara

Masalah pakan ikan berlebih juga menjadi salah satu sumber pencemaran air khususnya di Waduk Saguling, Cirata dan Jatiluhur. Dari sekitar 10 ton pakan ikan yang ditebar setiap harinya tidak semuanya terkonsumsi oleh ikan. Sisa pakan tersebut mengendap di dasar bendungan dan berubah menjadi zat sulfur yang berbahaya bagi ikan. ketika arus bawah air naik dan membawa kotoran ke permukaan berakibat pada matinya ikan. Sekitar 300 ton (2004) dan 150 ton (2010) Ikan mati di di Waduk Cirata diduga karena hal tersebut. Kualitas air Sungai Citarum yang buruk akibat pencemaran juga mempercepat korosi peralatan Pembangit Listrik Tenaga Air (PLTA). Terdapat 8 unit pembangkit yang dilengkapi 96 pendingin generator yang seharusnya berumur 5 tahun sampai 7 tahun tapi sekarang baru dua sampai tiga tahun sudah mulai bocor (Wirawan, Manager Engineering PLTA Waduk Cirata, kompas.com).

SUB DAS CIHAUR Luas area 17.150,40 ha Lahan Kritis 2.447,78 ha Run off; 497,1 juta m3/th Sedimentasi 857.446 ton/th SUB DAS CIWIDEY Luas area 29.374,56 ha Lahan Kritis 1.982 ha Run off; 389,1 juta m3/th Sedimentasi 1.023.891 ton/th SUB DAS CITARIK Luas area 45.164,16 ha Lahan Kritis 3.782,24 ha Run off; 3439,5 juta m3/th Sedimentasi 773.001 ton/th
Sumber: Balai Besar Wilayah Sungai Citarum

S. Cisangku

Pengelolaan sampah yang kurang baik dan minimnya kesadaran akan kebersihan membuat Sungai Citarum dinobatkan menjadi salah satu sungai terkotor di dunia. (International Herald Tribune edisi 5 Desember 2008, “ Citarum,The World Dirtiest River”)

Tabel Kualitas Air Sungai Citarum 2010

S. Ciawi

Masalah lain adalah sampah perkotaan dan limbah domestik yang tidak terangkut ke TPS dan dibuang ke sungai. Rata-rata jumlah sampah padat yang disaring di Bendungan Saguling mencapai 250.000 m3/tahun (greenersmagz, 2 Feb 2010) Selain itu sebanyak 1.500 industri di kawasan Bandung dan sekitarnya menyumbang limbah kimia sebebesar 280 ton ke Sungai Citarum setiap harinya.**

S. Cijeruk

ak

us Cise

S.

Fisika Kimia

IPAL Gabungan

S.

Jumlah Industri Tekstil yg Beroperasi

Ci

Fisika Biologi

Fisika Kimia-Biologi

S. Ci

ja

tu

Kota Bandung

Kab. Bandung

Kab. Bandung Barat Kota Cimahi

SUB DAS CIKAPUNDUNG Luas area 43.439,04 ha Lahan Kritis 3.865 ha Run off; 529,5 juta m3/th Sedimentasi 1.023.347 ton/th

miny

y

pa

ng

0

eup

Cidurian

ermasalahan limbah Sungai Citarum sudah dimulai dari daerah hulu. Kegiatan peternakan sapi yang berkembang di daerah dataran tinggi sebelah Utara dan Selatan Kota Bandung seperti Lembang dan Pengalengan menyumbang limbah kotoran setidaknya 400 ton per hari. Limbah ini dihasilkan dari sekitar 29.000 ekor sapi yang dimiliki oleh 7.000 orang peternak dimana pengelolaan limbah kotoran sapi (rata-rata 15 kg/ekor/hari) belum ditangani dengan optimal dan langsung digelontorkan ke Sungai Citarum melalui saluran-saluran pembuangan*.

69

uk

60 50 40

51

51 45 31

Dari 600 industri yang bergerak di bidang pertekstilan ini hanya 10% saja yang mengoperasikan IPAL standar (Ade Sudrajat, Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia, Ekspedisi Citarum-Kompas 2011). Di sepanjang aliran di DAS Citarum hulu di Kab. Bandung setiap hari kurang lebih 1.320 l/dt atau setara dengan 280 ton limbah dibuang dari industri tekstil ini per harinya (BPLHD Jabar). Padahal SK Gubernur Jawa Barat No.39/2002 telah menegaskan bahwa limbah hasil industri harus melalui pengolahan agar sesuai dengan baku yang aman bagi lingkungan.

S. Cimanuk

SUB DAS CIASEA Luas area 34.208,64 Ha Lahan Kritis 3.234,5 ha Run off; 696,8 juta m3/th Sedimentasi 1.755.517 ton/th

S. C

ikap

un und

Cibr

g

70

Cicuk ang

Cikalintu

72

Jumlah Industri Tekstil Yang Beroperasi & Jenis IPAl yang Digunakan Pada 4 Kabupaten di Cekungan Bandung.

SUB DAS CIMINYAK Luas area 34.295,04 ha Lahan Kritis 4.626 ha Run off; 616,9 juta m3/th Sedimentasi 1.132.692 ton/th

Ciangk ep

Jumlah Industri di Wilayah Sungai Citarum Tahun 2009

S.

Cim

S.

Pangalengan

1.100.000 1.115.000 1.100.000 1.115.000

4.482

3.751

961

920

1
Kota Kab. Bandung Bandung Kota Cimahi Kab. Kab. Bandung Barat Bogor Kota Bogor Kab. Bekasi Kota Bekasi Kab. Cianjur

2

3

4

5

6

7 7 Total

Sumber: ASER BPLHD Provinsi Jawa Barat 2009

1 Cekungan Bandung 3 Bodebekjur 2 Priangan Timur 4 Ciayumajakuning

6 Kawasan Sukabumi 5 Purwasuka

Akibat menggunakan air berkualitas buruk, sebagian masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai menderita penyakit kulit.

Keterangan: (-) Data tidak tersedia , Lokasi titik pantau dapat dilihat pada Peta Permasalahan Konservasi Air & Penggunaan Air di Wilayah Sungai Citarum. Nilai Index Pencemaran dan Storet Mengacu pada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No.115/2003. Baku Mutu Air Mengacu Pada PP No 82/2007 Klas II.

Situ Cisanti, salah satu mata air Sungai Citarum di hulu Gunung Wayang sebelah Selatan Kota Bandung yang disekitarnya telah berkembang kegiatan pertanian & pemukiman penduduk.

CISANTI
310

305

Pemukiman Areal Pertanian

Keterangan: Skala yang tertera mungkin berbeda pada beberapa jarak & ukuran. Untuk analisa & perencanaan yang bersifat detail & teknis dapat menghubungi instansi-instansi yang berwenang mengeluarkan data & peta tersebut.Tingkat klasifikasi sungai yang tertera di peta sampai dengan sungai ordo 3 berdasarkan 7 klasifikasi ordo sungai oleh Puslitbang Air PSDA PU. Peta tematik ini diambil dari berbagai sumber & diolah oleh tim RCMU. Pengkuran kilometer sungai pada peta berdasarkan Laporan Kegiatan WANADRI pada Ekspedisi Citarum Wanadri 2010. Peta juga tersedia dalam bentuk Data Spasial Digital (GIS). Untuk mendapatkannya dapat menghubungi info@citarum.org. Sumber Peta: Data permasalahan konservasi air & penggunaan air diambil dari berbagai sumber. Diolah oleh Team RCMU 2010

B

Sumber: Dinas SDA & Permukiman Provinsi Banten, BPLHD Jawa Barat, PU-PSDA pada laporan Institutional Strengthening for Integrated Water Resources Management (IWRM) in the 6 Ci’s RB Territory-Package B

2.7 BANJIR SUNGAI CITARUM
S Cita

2.8 CITARUM ROADMAP & ICWRMIP
PETA POTENSI BENCANA BANJIR & TANAH LONGSOR WILAYAH SUNGAI CITARUM
0
S Sedari
gem S. Cia

2.9 SUNGAI MATI (Fenomena Danau Tapal Kuda/OXBOW)
SKEMA RECANA KERJA STRATEGIS DALAM PERENCANAAN & PELAKSANAAN CITARUM ROADMAP (FrameWork Strategy for Citarum Roadmap)

Cike

ah

i

ruh

n

2.5 INTRUSI LIMBAH KE DALAM SUNGAI CITARUM

P

2.6 PENURUNAN KUALITAS AIR SUNGAI CITARUM

ecara alami Sungai Citarum sudah tidak mampu menurunkan konsentrasi bahan-bahan pencemar karena terlalu beratnya beban pencemar yang dibuang dan kemudian dibawa oleh sungai tersebut. Industri tekstil adalah salah satu industri yang berkontribusi besar terhadap perubahan kualitas air. Penyebaran industri tekstil ini mayoritas berada di wilayah tengah dan barat Jawa Barat seperti wilayah Bandung, Bekasi, Karawang,dan Purwakarta.

ihau

S. C

itep

Sumber: Isoyet dari Proyek Transmigrasi Bakosurtanal didijitasi pleh Bina Program SDA untuk proyek BWRR 1991-1992pada laporan Institutional Strengthening for Integrated Water Resources Management (IWRM) in the 6 Ci’s RB Territory-Package B, diolah tim RCMU

Ciw

S.

uri

3750 4250 4500

S

ibo

da

KONDISI DAS CITARUM HULU
SUB DAS CISANGKUY Luas area 30.456 ha Lahan Kritis 6.084,95 ha Run off; 559,6 juta m3/th Sedimentasi 1.332.692 ton/th

s

r

us

Ciburu

S.

Cir

ng

3250

S.

Cibed

BANDUNG
y

as

ng

ea

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 1991 Tentang SUNGAI,Sungai adalah engk a ol S. Cib Cid i tempat-tempat dan wadah-wadah serta jaringan ny e g Cil en pengaliran air mulai dari mata air sampai muara iod a C Cianjur 185 met S. S. Ci dengan dibatasi kanan dan kirinya serta sepanjang Lembang Ciranjang ang par pengalirannya oleh garis sempadan. S. Ci 190 Ngamprah SUB DAS CIMETA SUB DAS CIKAPUNDUNG Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun S. Cijuhung 2004 Tentang Sumber Daya Air (SDA), Wilayah Padalarang 195 S. CIANJUR Cil ea Sungai adalah kesatuan wilayah pengelolaan sumber t 200 daya air dalam satu atau lebih daerah aliran sungai ng dan/atau pulau-pulau kecil yang luasnya kurang dari 205 araban o Tanjungsari S. Cig KOTA CIMAHI gk SUB DAS CISOKAN en atau sama dengan 2.000 km2. Undang-Undang Cimahi Cil Batujajar S. Citu S. njun 210 Republik Indonesia No. 7 Tahun 2004 Tentang g Ujung Berung Bandung bu S. Cim Sumber Daya Air (SDA), Daerah Aliran Sungai 230 W. Saguling Cibeber am ega Cij Cileunyi S. 4 (DAS) adalah suatu wilayah daratan yang merupakan ng a KOTA BANDUNG nd 235 nje Rancaekek Cililin iko satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak iho .C .C S S 240 5 sungainya, yang berfungsi menampung, menyimpan, 250 6 255 BANDUNG BARAT SUB DAS CIMINYAK 8 270 245 dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan ke Cicalengka 265 S. Citarik S. C danau atau ke laut secara alami, yang batas di darat S. 260 ima Cis rem 7 275 ok SUB DAS CITARIK e an merupakan pemisah topografis dan batas di laut Soreang 9 Campaka sampai dengan daerah perairan yang masih Gununghalu 280 Ciparai Banjaran terpengaruh aktivitas daratan. Peraturan Pemerintah Majalaya 10 Republik Indonesia No. 37 Tahun 2010 Tentang 285 ea BANDUNG s ira Bendungan, Bendungan adalah bangunan yang C S. Unit Konsumsi Pemakaian Air Domestik 2905 berupa urukan tanah,urukan batu, beton, dan/atau SUB DAS CITARUM HULU Unit Konsumsi Ciwidey Katagori Kota (liter/capita/hari) pasangan batu yang dibangun selain untuk menahan Marujung S. Cie 295 ur dan menampung air, dapat pula dibangun untuk Babakan Jampang Metropolitan Cianjur 190 i menahan dan menampung limbah tambang (tailing), Kota Besar 170 SUB DAS CIWIDEY Kota Sedang 150 atau menampung lumpur sehingga terbentuk waduk. Waduk adalah wadah buatan yang terbentuk sebagai Kota Kecil 130 300 SUB DAS CISANGKUY Desa 30 akibat dibangunnya bendungan.
m an
il

S. Ciawi

n alagu

S. Cij

Cim

aja

Ciup

ana

KOTA BANDUNG

1750

S. Cianom

ng

ih

on Cik

Cij

am

S. Cim

kapu

da

ng

bu

Cibr

S.

njun

uk

Cil

en

S. Cigara

KOTA CIMAHI
S. Citu ega g

Ciangk ep

on gk

g

ban

750 1250

Cipanas

W. Cirata

S.

Cib

od

S. as

Ciasem

CIANJUR

S.

S.

Cim

Pacet

l Cikalongkulon

Cinenga

S. Cijuhung

S. Ciheas

S. Ci

LEGENDA

ndu

Cipabela

Cikandun

iku

ibo

S. C

tepu

haur

S. Ci

h

g

da

s

g

g

C S. ibe et
ul

h

Cib od

S. Cib om ak

utu ng

S. Cil

S. C ilala wi

ng

S.

S.

Karangbungur Wanayasa

leu

aja

Cikawung

ng

en

yi

C

d ida

ap

S. C

SUMEDANG

*Dasar Penetapan Batas: PSDA Kementerian Pekerjaan Umum

Wilayah Sungai Citarum

S. C

S.

Ci

S. Cil ala w i

ba

Ci la in nt

ilal aw

m ko

S. Cisent ul
S. C ililin

g

i

Cil

eu

leu

y Cikalongwetan

Ciater

Cikawung

Landasan Perundangan
p da

Ci so g

S. Cise

S. Cih aru s

ntul

S. C

ilili

n

C S.

iha

ru

s

2.10 DATA SUNGAI, SUB DAS & BENDUNGAN DI WILAYAH SUNGAI CITARUM
NAMA SUNGAI UTAMA DI WILAYAH SUNGAI CITARUM SUB-DAS UTAMA PADA DAS CITARUM HULU
SUB DAS Cimahi Cibeureum Ciwidey Cibolerang Citepus Cisangkuy Cigede Cicadas Cidurian Cipamongkolan Cikeruh Citarik Citarum Hulu Luas Catchment Panjang Sungai (km) (km2) 32,61 60,71 228,36 60,85 36,52 280,95 145,40 29,71 33,95 42,23 190,33 257,49 363,44 8,22 11,36 20,99 4,99 10,98 18,80 15,42 8,91 8,45 13,79 13,78 11,50 43,85

ige ma

em

KARAWANG

K. Blaklak

Sungai Gokdok

S Cisewo

S. Cias

S. Cil

anjir sering terjadi di kawasan Bandung atau bagian hulu dan tengah Sungai Citarum. Akumulasi permasalahan yang menyebabkan banjir diantaranya adalah; penggundulan kawasan hulu, penurunan air muka tanah akibat penggunaan berlebih, sedimentasi, dan tidak terkelolanya sampah dengan baik. Selain itu posisi geografis kawasan Bandung yang berada di daerah cekungan (bekas Danau Bandung Purba), menyebabkan daerah ini mempunyai potensi tergenang air yang cukup tinggi. Sedangkan di kawasan hilir, bergabungnya anak Sungai Citarum menyebabkan kapasitas aliran meningkat sehingga terjadi limpasan di kawasan hilir. Kondisi ini diperparah dengan konversi lahan resapan air (cathment area) menjadi kawasan industri dan permukiman, pengelolaan persampahan dan limbah yang belum memadai serta sedimentasi yang terjadi menghambat aliran air menuju ke muara.
Prosentase Banjir di Jawa Barat Tahun 2008
1,48% 0,44% 15,75% 0,02% 3,40% 5,87% 0,01% 0,85% 14,02% 58,18%

rum

4

8

16

24 kilometer

S. C

isa

ga

S.

Cib

a ad

rd

ua

et

S Cibe

li Ka

Pa

ncu

ng

KB awah Ciba nte

S. Ci

bula

Kali Watu

S.

n Bu

Cib

lan

amar an

S.

Cil

am

ay

a
S. Cip

unag

ara

K
K. Nolai
nte
ad

onsep pengelolaan sumber daya air terpadu atau Integrated Water Resources Management (IWRM) adalah proses yang mengutamakan fungsi koordinasi dan pengelolaan air, tanah dan sumber daya terkait.

VISI

Sungai

“Pemerintah dan Masyarakat bekerjasama demi terciptanya sungai yang bersih, sehat dan produktif, serta membawa manfaat yang lestari bagi semua orang khusunya di wilayah Sungai Citarum”

ika roko k

Go lek

Cirandu

lapa

Ka le

G K.

ng

un

g

S. Ke

aya

K.

S. C

s. C

K.

ibu

gel

Cis

do

la K. La

Citapen

Kali Lia

Ba

Bendung Cibeet

Bendung Cijengkol Bendung Walahar
jambe

Bendung Gadung

S.

K. Me

nir

be

S. Ci

am S. Cij

k

Bendung Barubug
li
S.

gk ol

S. Ba

lulu

Bendung Salam Darma K. P
S. C ibo

ilan s

gP

ayu

ng

Bendung Lebiah

S. Cipatujang

pel

ng

S. C

Cig a

Cih

Bendung Cimacan
Cilandak

am

anu a

an

at

BOGOR

S. Ciririp
S. Cikanjaya

S. C

Cisa

ilele ija
S. Ci nusa

Cihuju

Cibi

Cika

wun

ng

Bendung Leuwinangka

uk

g

Bendung Cilalanang
le

Cigarung

er

PURWAKARTA
t an in g

S. Cim acan

Cib

Cilea

il Cibed

ng

S. Cib

alagu

n

S. Cijen

Cim
gkol

Cic

aja

Ciup

ana

S. Cianom

ng

ih

od

as

Cil

eu

leu

Cikaramas

S.

S.

Ciasem

Cinenga

iku nd

ul

Cipabela

Cikandung

h

S. C

Cib

Cijere

SUMEDANG

S. Ci

eb

lala

we

r

Bendung Curugagung
utu Cil

nang

Ciko

S. C

an

Cikedon

gkaop

Cil

gk ap

Cib

S. Ci

ata

ng

Cil

Cig a

Bendung Cipamingkis

S.

n

SUBANG

ko dong

Ciw

idar

a

Cipodang

iam

aso

Cip

S Cibe

kis aming

Bendung Curug
nd

et

Bendung Pundong
era

da

Cij

INDRAMAYU

Bendung Pedati

Tujuannya yaitu memaksimalkan hasil secara ekonomis dan kesejahteraan sosial dalam pola yang tidak mengorbankan keberlangsungan ekosistem vital (Global Water PartnershipTechnical Advisory Committee, 2000). Konsep ini membawa paradigma baru yaitu lebih mengedepankan keterpaduan lintas sektor, pengelolaan, lingkungan dan keterpaduan antar individu. Konsep IWRM atau pengelolaan sumber daya air terpadu diadopsi dalam UU No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air, dan dilakukan untuk membenahi permasalahan Citarum. Sejak beberapa tahun lalu pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam serangkaian dialog telah menghasilkan Citarum Roadmap, yaitu suatu rancangan strategis berisi hasil identifikasi program-program utama untuk meningkatkan sistem pengelolaan sumber daya air dan memperbaiki kondisi di sepanjang aliran Citarum. Citarum Roadmap mengidentifikasi sekitar 80 jenis kegiatan yang perlu dilakukan untuk pemulihan Sungai Citarum dan pelaksanaannya akan secara bertahap dalam waktu 15 tahun. Beberapa program kegiatan dilakukan melalui Integrated

BIDANG KUNCI UTAMA (PILAR)

Kelembagaan dan Perencanaan IWRM

Pengembangan dan Pengelolaan Sumber Daya Air

Pembagian dan Penggunaan Air

Perlindungan Lingkungan

Pengelolaan Bencana

y

Cikawung

S.

Cio

n de

S. Ci
S. Ci para ng

meta

da

s

ibo

tepu

s

Ciburu

g

Cil

en

yi

Cid

ad

ap

BIDANG KUNCI PENDUKUNG

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

DATA DAN INFORMASI

S. Cijuhung

S.

S. S. Cih on je

S. Cimanuk

on Cik

Cij

am

S. Cim

ega

kapu S. Ci

da

ng

Cibr

bu

g

ndun

S.

njun

uk

Cil

S. Citu

Cicuk ang

g en

Cikalintu

S. Cigara

KOTA CIMAHI

Ciangk ep

n ko

g

ban

S.

Cim

ah

t

g

Cike

ea

Cisaranten

i

Cil

ruh

CIANJUR

S.

Citarum Water Resources Management Investment Program (ICWRMIP) yang akan dilakukan dalam beberapa tahapan. Koordinasi perencanaan program dilakukan oleh BAPPENAS, sedangkan koordinasi pelaksanaan kegiatan program dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Kementerian Pekerjaan Umum dengan melibatkan kementerian terkait dan pemerintah daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota, kalangan LSM, komunitas dan swasta. Pengelolaan sumber daya air terpadu di Wilayah Sungai Citarum juga telah menjadi suatu rencana induk, sebagai prioritas nasional yang dilaksanakan 2010 hingga 2025.

KOTA BANDUNG
Cidurian

S. Cijeruk

BANDUNG BARAT
S. Cis ok an

minya

eup

S. Ci

S. Citarik

an

mar

seus

em

S. Ci

S. Ci

S. Ciawi

S.

Cij

at

up

e

BANDUNG
S. Cisangku
S.

Cir

as

ea

Cik uja

S. Cisangkuang

S.

LEGENDA

y

S.

ide

Cie

Ciw

S.

uri

Sukabumi Bandung

Cirebon Kuningan

Indramayu Bekasi

Tasikmalaya Ciamis

Sumedang Subang

Resiko Bencana Abrasi Resiko Bencana Banjir Resiko Bencana Longsor

Sumber: ASER BPLHD Provinsi Jawa Barat 2009

Sumber: PSDA PU, diolah Team RCMU

edimentasi yang terjadi di Sungai Citarum dipengaruhi oleh proses terjadinya erosi terutama di daerah hulu. Erosi pada tebing sungai umumnya terjadi dapa tebing busur luar tikungan yang selalu dihantam oleh kekuatan arus air sungai. Pada daerah lanjutan proses erosi ini kemudian membentuk meander. Perubahan alur sungai juga disebabkan oleh kegiatan pelurusan sungai yang lebih dikenal dengan normalisasi sungai. Normalisasi di Sungai Citarum juga telah meninggalkan kelokankelokan sungai yang dikenal dengan istilah sungai mati atau Oxbow.

S

Sungai Mati (Oxbow) hasil normalisasi sungai di Cigosol Andir (atas). Pemanfaatan bentukan danau tapal kuda di Kampung Mahmud Bale Endah Kabupaten Bandung sebagai kolam ikan (bawah).

Panjang Mata Air (km) 50 Gn Pangrango Ciluar Kali Bekasi 40 Gn Pangrango Cikarang 71 Gn Pangrango Cipamingkis 20 Gn Pangrango 60 Gn Sanggabuana Cibeet 75 Gn Sanggabuana Cigentis 220 Gn Wayang Citarum 36 Gn Burangrang Cikawao Ciherang Harus 25 Gn Burangrang 23 Gn Burangrang Cisomang Ciherangnunggali 35 Gn Burangrang Cilamaya 60 Gn Burangrang Cijengkol 30 Daerah K.Jati 64 Gn Tangkubanperahu Ciasem 21 Sagala Herang Cibodas Cigadung 30 Gn Sapotong Cileuleuy 23 Gn Tangkubanperahu Cipunagara 80 Gn Tangkubanperahu Cikandung 40 Gn Tampomas 8 Gn Tampomas Cibeber Cilalanang 50 Gn Tampomas

Muara Bekasi
Floodway Cikarang-BekasiLaut Jawa (CBL)

Laut Jawa Cibeet Citarum Cibeet Laut Jawa Citarum Citarum Citarum Laut Jawa Laut Jawa Ciasem Laut Jawa Ciasem Cipunagara Cirata

Ka li W ag u

ad

ng

ak

s. C

ri

ah

S. Perawan
l

K. lih Ga

ah

ng Bu

en

S. C

haur

S. Ci

t

du

ng

K.

nang

ub

ng

S. Ci kao

un Cih i h eru Cik

S. Ciheas

S. Ci

k

g

y

ng

S. ee Cib t

as od Cib

S. Cib om ak

ng

S. Cil

S. C ilala wi

S. Cil ala w i

S. Cisent ul
S. C ililin

BENDUNGAN DI WILAYAH SUNGAI CITARUM
NAMA BENDUNGAN SAGULING CILEUNCA CIPANUNJANG CIRATA JATILUHUR TAHUN SELESAI 1986 1984 1930 1988 1967 KAPASITAS 10 m3 Sungai Catchment Area (km2) 2.283 21 8 4.119 2.283 Tujuan Irigasi/PLTA Irigasi Irigasi PLTA Irigasi/PLTA

Muara Pancer Lempeng (Laut Jawa)

Cipunagara Cikandung Muara Eretan (Laut Jawa)

Citarum 982.000 Cileunca 12.000 Cipanunjang 22.400 Citarum 973.000 Citarum 2.556.000

S. aru Cih s

*Profil BBWS Citarum Dirjen SDA Kementerian PU

S. Waringin (2.7 SUNGAI CITARUM DI CEKUNGAN BANDUNG 1.0 milyar m3) (4. Sumber grafis: Bobby Wibowo/ITB/2004 Cig ad un g Cilandak anu at PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI WILAYAH SUNGAI CITARUM (ha) tahun 2000 .Candi Batujaya. Cias Cil Sumber: Pola Pengelolaan SDA WS 6 Ci KB ma em KARAWANG K.1 2. S. gk ol 115 S. Ga lih 1. Pesatnya proses urbanisasi dan tingginya tingkat pertumbuhan penduduk berdampak pada terjadinya konversi lahan dari lahan non terbangun menjadi kawasan terbangun. S.3000 3000 . Cikanjaya Cisa G.Patuha S. Cil Cib DAS CIMALAYA Kalijati Cih g Gantar anu gk ap DAS CIASEM W. C im g S. Cimanuk Cigarung ija we r Bendung Curugagung Cil S Cidurian S. C SUB JUDUL PETA INFORMASI CITARUM Waduk Jatiluhur ungai Citarum mengalir dari hulu yang berada di daerah Gunung Wayang. Cil a y ma a S.4 SUNGAI CITARUM DALAM PERSPEKTIF SEJARAH 1. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada Citarum Dalam Prespektif Sejarah Singkat.000 49.225 2.414.614 km2 atau 22% luas wilayah Jawa Barat bersifat strategis karena merupakan sumber mata air yang menyangga keberlanjutan fungsi Bendungan Saguling.56 ndu Cipabela Pacet l W. Cipatujang pel Cig an da soli Cih era ng Cilandak CIAMIS Cika Cihuju ng wun Bendung Leuwinangka S. 2 Jakarta Pusat 10310 Tel: +62 21 3926186 Fax: +62 21 3149641 Program Coordination and Management Unit (PCMU) Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum JL.045 m RENCANA WADUK Campaka Gununghalu Genangan: 1.381 2. Cibeet. Diolah Team RCMU 9000 .143 19. Sedangkan Tarum (Indigofera spec. 1. Me nir lana G. Cisen tul Ga k ibo s.000 m3 Aliran PURWAKARTA Genangan: 5. C ilala wi S. gk ol Rengasdengklok en r da du Laut Citapen Penggunaan Lahan di DAS Citarum Hulu S. La 55 K. K. C S. diketahui sekitar 36.29 Ha Volume: 718.067 35.114. Ci S. Ba Bendung Cibeet Bendung Walahar S. t ee Cib r Bendung Curugagung Cil utu Pamanukan Sungai Gokdok Cikaramas KB rok ok ng long Cika S. lih S. Cim 1. iod en S.1 Cikalintu K.087 749. terjadi penurunan luasan hutan di hulu Citarum seluas 45% dari seluas 35.8 milyar m3) (5. Ci S.63 Cimeta Ciminyak Waduk Saguling 1.1 139.165 juta m3 dan Jatiluhur(1963) berkapasitas 3.90 Ha S. Ceder (1. C haur tepu s Ciburu Sumber peta Danau Bandung Purba: T. Cikanjaya S.454 m dpl) Gn. CIKITU BANDUNG BARAT SUB DAS CIMINYAK Volume: 51.293 1. Cij at u pa ng mar em BANDUNG S.9 SEJARAH BANJIR DI KAWASAN BANDUNG Punclut Lembang Gedebage Bandung Tegal Luar P Cihuju Kondisi ini lah yang kemudian mendorong Bupati Bandung R. .Ng Swan Ti. terutama sebagai kawasan permukiman dan industri. salah satunya adalah tanaman Tarum Areuy (Marsdenia Tinctorial R.000 tahun yang lalu air di dua Danau Bandung Purba ini pun mulai menyusut. Citu Cicuk ang Cikalintu S.156.6 milyar m3) 6. tengah dan hilir. 27.500 18. C Ci S. C ibu gel BEBERAPA SPESIES UNIK SUNGAI CITARUM S. Cim ah t Cike ea Cisaranten i Cil ruh S.853 Ciw S. Cipunagara K Kerusakan ekosistem di muara Sungai Citarum terjadi karena penumpukan sedimentasi.387 1. Ikan Hampala di Jawa Barat disebut Hampal. Cib om ak S.714 118. Sumber Daya & Pemanfaatan Sungai Citarum.985 2.698 1. lih Ga S. ole nte Ga k ng 45 Sungai Gokdok du ng S Cisewo S.80 Ha ija Aliran we Bendung Curugagung r S.Laporan: TA 7189-INO_Package B: Institutional Strengthening in the 6 CIS River Basin Territory pada Topografi Wilayah Sungai Citarum.000 m g en Genangan: 4. Ci tepu s S. Citu Cicuk ang ng Cikalintu S.704 2. Cijeruk 2010 se S.361.031 10. Cianom ng y Cikawung gna 143. mengalami peningkatan area pertanian seluas 31. g Cidurian Cih on je KOTA BANDUNG S.07% 0.8 KONSERVASI & KEANEKARAGAMAN HAYATI 1. Ciw Geraham Gajah yang ditemukan di daerah Rancamalang Fosil Koleksi Museum Bandung Gigi Badak yang ditemukan di daerah Cipeundeuy Gigi Tapir Bandung RGM.12 EROSI & SEDIMENTASI DI WILAYAH SUNGAI CITARUM SKEMA SEDIMENTASI SUNGAI CITARUM* *dalam unit/tahun ** 1 unit = 10 jt ton AS Citarum dengan luas 6. C era S.7 BANJIR SUNGAI CITARUM 2.22% 0.312 1.428 321. Mandalawangi (1. CIAWIRUKA Status: Identifikasi W. acan S.45% ang ng Bu ng alan Citapen a Kali Li Ba S. Ciwidey on Cik da ng Cij am bu S.086 15.12 EROSI & SEDIMENTASI DI WILAYAH SUNGAI CITARUM 2.4 256. uk Cil g en Cikalintu 48. C S. Ci S.1 iam era da S. R.30% 0. di JawaTengah disebut Palung. Ciga KOTA CIMAHI gk SUB DAS CISOKAN en Cimahi W. Ciririp S. Cikanjaya S. Exploitasi Air Sungai Citarum. Nolai s. C Cijere SUMEDANG jna riC Cekungan Bandung merupakan cekungan yang dikelilingi oleh gunung api dengan ketinggian rata-rata 650 m dpl sampai dengan 2000 m dpl.163 8.000 Ha. dan morfologi tubuh gunung api. Ciheas jambe La S.831.556. Di daerah pesisir Karawang peresapan air asin secara setempat telah mencapai ke arah daratan antara 7 sampai 15 km dari garis pantai. Cib eb lala Cilamaya S. kemudian bermuara di pantai utara Pulau Jawa tepatnya di Kabupaten Karawang. C ibo ilan s gP ayu ng Bendung Lebiah K. S. Hampir setiap musim hujan bencana banjir mengancam berbagai kawasan di Jawa Barat. Kerajaan Galuh dan Kerajaan Sunda (pergantian nama Kerajaan Tarumanegara pada tahun 670M) menggunakan Sungai Citarum sebagai batas wilayah kekuasaannya. Cimanuk 110 100 S. Burangrang Ci M eta gem **Klasifikasi Segmen DAS Citarum Hilir. sedangkan 2 di Kalimantan & Malaysia dikenal sebagai Sebarau.059 3. Sungai yang hampir membelah Pulau Jawa bagian Barat ini bersumber dari mata air Gunung Wayang (sebelah Selatan Kota Bandung). Luas lahan di wilayah daerah tangkapan/cathcment LUAS LAHAN KRITIS area yang perlu direhabilitasi DI WILAYAH SUNGAI CITARUM 2009 seluas 22.064. C isa ga D 1. Ci S. Cipunagara S. S.000 m Genangan: 3.2 TOPOGRAFI WILAYAH SUNGAI CITARUM S Sedari S.000 7. Ci para ng meta S. Manglayang (1.405 1. Ci bu S. C Ci S. Bekasi Kab.BAPPENAS JL. Ci S. Cidurian Cih on je KOTA BANDUNG S. C iku Genangan: 1.8 CITARUM ROADMAP & ICWRMIP 2.208 m dpl) Gn. Tangkuban Perahu (2.679 aya i Cil ruh CIANJUR S. Nolai wi S. Cicalengka Aliran S.G lek il Sukra K. Ci Cipodang S Cib an Cih Cilandak ong un ng 125 S.378 1. Ciwidey W. Ba lulu Bendung Salam Darma K. Karawang Kab. Cihaur. Pesatnya proses urbanisasi yang terjadi sebagai dampak percepatan pembangunan. Cie 1. C h Cijere SUMEDANG Cib Cil eu leu y Cikawung Kota Bandung Cid ad ap t Cil y en i Kab. Diolah Team RCMU Hampala. C ah ng Bu ub ng Waduk Jatiluhur 0. Tubuh Air (Waduk).295.1 1.072 1. S. Cisangkuang Cie 6000 . Bentuk morfologi Citarum hilir lebih didominasi oleh dataran. Populasi yang dilayani sebesar 25 Juta (15 Juta Jawa Barat.3 o Cih nje KOTA BANDUNG S.4% dari luas WS Citarum.076 m dpl) Bukit Tunggul (2. Cis ok an S. Citarum di Cekungan Bandung.div).4 DTA Jatiluhur en S Cikundul 0. Buaya KOTA SUKABUMI SUKABUMI CIANJUR K. Bandung Kab.000 Ha) dan Taman Nasional Gunung Halimun (40.6% 1. serta sebagai pemasok air untuk kegiatan industri. Ci eb lala nang Ciko Cileunyi nu S. rumah tangga maupun pembangkit listrik.981 S. Ciheas ng S. om ak ib ng utu S.1 POTENSI & PEMANFAATAN AIR 2.3 1. Cimeta Cibed S. Cikapundung. Cib il alagu n S. C ilel Purwakarta wun Sumber: Rencana Pengelolaan DAS Citarum Terpadu BPDAS Citarum-Ciliwung 2009 un i Bendung Leuwinangka Subang Sumber: PODES .4000 da s S. mengalir ke Utara melalui Cekungan Bandung dan bermuara di Laut Jawa. Implikasinya adalah banyak kawasan hijau atau daerah resapan air yang beralih fungsi menjadi kawasan terbangun. Ci tepu K. Cikanjaya S. Ciasem iku nd ul Cipabela Cikandung h S.127 Cib ih od as Cil eu leu Cikaramas S. Cikapundung W. Cimanuk on Cik Cij a S. Cis ok an eup S. Sedangkan peningkatan kegiatan industri dan jumlah penduduk ini akan memberikan dampak yang signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan air. Ci minya eup S. Cisangkuang Ciw S.7 SUNGAI CITARUM DI CEKUNGAN BANDUNG Bakosurtanal/Rencana Pengelolaan DAS Citarum Terpadu BPDAS Citarum-Ciliwung 2009 BOGOR Pasirkalong S.2010 Sawah Beririgasi Bangunan Lain Permukiman Badan Air Mangrove Rawa Hutan 146 146 629 625 -4 -2.65 Ha iod eta C Cianjur S. Cip Ngamprah SUB DAS CIMETA W.9 1.85 Ha Ciparai Banjaran WADUK EKSISTING Majalaya W. C S. . Cisangku g 0. opografi Wilayah Sungai Citarum digambarkan dalam bentuk lahan atau morfologi yang dibagi dalam 3 bagian.321 18. Citarik k seus e S. Lahan kritis di Citarum Hulu tersebar di DAS Ciminyak.169 25. C Cihaur 27.79 Ha Ci S. intrusi air laut terjadi 31% di sepanjang Sungai Citarum Hilir yaitu wilayah Karawang dan Indramayu.01% n 80 DAS CIBADAK KARAWANG PURWAKARTA an tin g Cib S. Cim 250 255 773. Ci an S. Cisent 4 S.001 1.839 m3 Genangan: 1.18 0. Luas tambak di daerah Babakan Jampang muara seluas sekitar SUB DAS CIWIDEY 4.5 PENGGUNAAN LAHAN DI WILAYAH SUNGAI CITARUM 1.92% 16. Cikeru 185 Sungai Gokdok nda Cira t W.3 PERUBAHAN IKLIM & CURAH HUJAN 2. Cijuhung Volume: 307. 1842)(1). da s ibo S. yaitu Kerajaan Tarumanegara.476. Cim mb W.396. S.000 m3 Genangan: 7. C itar Cilandak Ciangk ep Cikalintu Cicuk ang y Cil gk ap Cib anu ang gkaop 205 Tanjungsari 230 ah n ko g ban S.39% 10. S. et ibe h Cib a od S.000 S Cita 500. Yoyo Budiman. C PENGGUNAAN LAHAN DI DAS CITARUM (Ha)** Jenis Tutupan Lahan Hilir Tengah Hulu awah Ciba nte Cib 30 amar an ige - - KB ma em KARAWANG K. Cia 1. SUKAWANA 3 Genangan: 15.989 20. Cipeundeuy dan kawasan Cekungan Bandung lainnya. Citu ega Ciangk ep 7.01% 3.000 571 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 S.639 4. SUBANG dong S. Me nir Bendung Lebiah S. PETA KEPADATAN PENDUDUK WILAYAH SUNGAI CITARUM 0 4 8 16 24 kilometer rum S Cita S. uk Cil e S. CIBODAS 3 a Volume: 31`7.486. C ililin BANDUNG BARAT S. Ci bula n Bu lan ng ap an Sangat Ringan S Cibe itarum merupakan sungai purba. Cisent ul ililin S. Cisangkuang am an ata Cig 29. Makin lama paras air danau makin tinggi. CITARIK SUB DAS CIKAPUNDUNG S.2 2. artinya air. Cim o Cis n ka 1.755.441.540. 16. Blaklak amara sem S Cisewo era S.PETA INFORMASI CITARUM 2011 Roadmap Coordination and Management Unit (RCMU) Directorat Pengairan dan Irigasi .1 SUNGAI CITARUM DALAM WILAYAH ADMINISTRATIF Dalam dua puluh tahun terakhir kondisi lingkungan dan kualitas air di sepanjang aliran Sungai Citarum mengalami penururan yang cukup signifikan. Tarum Barat ng S.076. LEUWILIANG BANDUNG Volume: 10. .83% 1. Gede-Pangrango (2. Ci kao S.621 k minya p up ok an useu e an g S. K. Di tahun yang sama.6 PENURUNAN KUALITAS AIR SUNGAI CITARUM 2. Cisangku S.456.086 13. Ciririp S. C ibu gel Cis ub ah ng Kali Lia Citapen jambe ambe S.045 40.303.400 MW (Data diolah dari Paparan Gubernur Jawa Barat pada Rakor Penanganan DAS Citarum dan Pasca Banjir di Jawa Barat. yang lebih dikenal sebagai Cekungan Bandung. C S.7000 uri 7000 .57% 10. Ba do ng S.57% 6. Citarum merupakan sungai terpanjang dan terbesar di Provinsi Jawa Barat. Ci 55 45 25 15 0 S. ko l S. PU-PSDA pada laporan Institutional Strengthening for Integrated Water Resources Management (IWRM) in the 6 Ci’s RB Territory-Package B Sangat Kritis Kritis Agak Kritis Potensial Kritis Di wilayah pesisir. Cikeo s.000Ha) terletak di Wilayah Sungai Citarum.Profil Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC) Dirjen SDA Kementerian PU. Pe m Cikaramas Ci Ciasem Be ng ana ak Ka li CI T AR Ci Haur Cimahi ih ap Ci K Dago Cinengah Cisalak Cikandun C Cisa 1.300 Ha terletak di sekitar Muara Bendera & Muara Gembong.200 mdpl. Sungai Citarum mempunyai peran yang sangat penting bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat khususnya di Jawa Barat dan DKI Jakarta.272 1.611 m dpl) Gn.800 n ko g ban S.Sedari ungai Citarum adalah sungai terpanjang dan terbesar di Provinsi Jawa Barat dengan aliran sepanjang 297 km.930 -1. Taman Suropati No. C DAS BUGEL g ibu el Eretan Wetan Luas Potensi Banjir Tinggi Sedang Total Luas Potensi Banjir 657 260.000 tahun yang lalu Citarum terbendung oleh letusan dasyat Gunung Sunda yang kemudian membentuk Danau Bandung Purba.4 juta m3/tahun dan di Waduk Jatiluhur (1987-1997) 1. Citarik mar em BANDUNG S.1 Miliar m3 & aliran terkecil 3.700 m dpl) melewati dasar cekungan dan mengalir menuju Waduk Saguling.000 m g Ujung Berung Bandung u Genangan: 9.C 1. Cipatujang Cig an da soli eet am anu gkaop 65 Cil Ka an li P Cilandak 20% gk ap ang an S.865 14.24 Ha n raba on S.461 30.5 470. manjadi salah satu bukti luasnya daerah kekuasaan pada masa Kerajaan Tarumanegara (kiri bawah). Cibalagung 152 142 Waduk Cirata S. Purwakarta s g BANDUNG BARAT S.770 m Genangan: 40.2 TOPOGRAFI WILAYAH SUNGAI CITARUM 1. Bandung. Cisent ul S. 1. Citarum Hulu Ciwidey. Sekitar 105. Cib om ak ng S. Cil isangkuy Cip eun anu ca njan g Cekungan Bandung merupakan cekungan (basin) i Jambu C yang dikelilingi oleh gunung api dengan ketinggian 650 m dpl sampai lebih dari 2000 m dpl. Cia ng an Cih Cika wun Bendung Leuwinangka uk Cibi Perkembangan urbanisasi yang tidak seimbang dengan ketersediaan lahan. S. S. Tangkubanparahu G. Cirasea. Cisarea.850.500 Ha areal tambak terancam terkontaminasi akibat rendahnya kualitas air Sungai Citarum serta tingginya sedimentasi.650 1.914 S. SUBANG ad un Soreang ko dong S.49% 16. Ke 53 26.196 S.575 38.866. Cimahi Ciup S. ** Petunjuk Tehnis Perencanaan Rancangan Teknik Sistem Penyediaan Air Minum Perkotaan.023.25 Ha S. C S. Ci ata Cig S. P S. Perawan K. Ci S.141 m3 Genangan: 3.3 INDEX & INFORMASI PETA Peta informasi ini diproduksi untuk memberikan gambaran situasi di Wilayah Sungai Citarum berdasarkan sumber data sebagai berikut: SUMBER DATA: .Veronica Wijaya (Dok Cita-Citarum). C om ak Cib ng utu C S.27% 7.649 6. Kata “Citarum” berasal dari dua kata yaitu Ci dan Tarum. Cim tu p SUB DAS CITARIK 280 il Cibed ng S.Mandalawangi Cihuju W Majalaya Cibi 210 Cika wun ng Bendung Leuwinangka uk g Cikedon uk ide Ciparay S. Cukapundung-Cipamokolan 30. Blaklak ri (juta m3) (5. Bandung Barat.8000 8000 . Cib ee t h as od Cib S. Ke lapa Cirandu S. Selain itu tercemarnya air Sungai Citarum juga diakibatkan masih adanya sanitasi-sanitasi sederhana di sepanjang sungai (kanan). Cim 300. S. Kabupaten Sumedang. Cim acan S. Ci Tarik SUB DAS Luas (ha) Erosi Lahan (ton/tahun) Sedimentasi (ton/tahun) S. yaitu: Kabupaten Bandung. Degradasi Lahan Wilayah Sungai Citarum. Cirasea km S.A Wiranatakusumah II (1794-1829) memindahkan ibu kota kabupaten dari Krapyak ke daerah Kabupaten Bandung bagian tengah (pusat kota Bandung sekarang). Cil am ay a S.212 280.1 S. P s da ibo S. Cipatujang pel sol ng S.000 m W. Ci i un Cih eru Cik Bendung Cilalanang le 3 S. Ciheas Cicuk ang S. Cias S. Cigara KOTA CIMAHI Ciangk ep Aliran S.Artikel dan Tulisan oleh T. S. Kejadian evolutif dan aliran air anak sungai yang aktif menyebabkan adanya patahan dan kawasan yang amblas sehingga semenjak 16.000 3. SEKERENDE m3 Volume: 288. Gunung Gede merupakan sumber dari beberapa mata air sungai yang menuju ke Teluk Jakarta dan bermuara di Laut Jawa.000 PETA KAWASAN HIJAU WILAYAH SUNGAI CITARUM 0 rum 4 8 16 24 kilometer eb S. ndun Cikampek Sukatani ayu gP da ng bu Cibr e njun uk 110 DAS CIRANDU ng Cij INDRAMAYU Kedungdawa Cihaur CukapundungCipamokolan Cikeruh Ciminyak Cirasea Cisangkuy Citarik Ciwidey S.2010 S. BPS & BBWS/Balai SDA (2010) pada beberapa grafik & peta.065 Sa Karawang lu 85 ra n Ta r 90 95 um Ut am S. Cias em KARAWANG K.11% 8. . C Cisa ilele ija S.795. Saguling Cibeber ega ija . K.269. .53 Ha ey iwid S.249 m dpl) Gn.443.669 1. C K. Laju sedimentasi di Waduk Saguling (1988-2009) mencapai 8. S. areal permukiman dan konversi lahan sebagai area terbangun. di sebelah Selatan Kota Bandung. Cib Volume: 733. Sumedang S.951 22. Cil en Cicuk ang K. Sungai Gokdok kok lek ika ro Cirandu Go lapa Ka le K. Ci 162 559. Cidurian SUB DAS CIKASO Bojongkole Plered W.8% 17. lih Ga S. Cijuhung S.278 6. C s. Elevasi Daerah Aliran Sungai Citarum bagian hulu berkisar antara 625 – 2. C ilala S. merupakan jenis tanaman yang menghasilkan warna ungu atau nila yang digunakan sebagai bahan pencelup alami pada kain tradisional.68% luas sawah beririgasi dimana lahan sawah seluas 415. Sedangkan di daerah tengah morfologi bervariasi antara dataran (elf 250-400 mdpl). Cik eru Cik 1.57 ikeru C h Sumber: BBWS Citarum. Cib S. Cib alagu n S. Tengah & Hulu Cikao. Cik uja y S.1000 1000 .403.48% k 0.13 t Cimahi Cibeureum Ciwidey 1. Kurnia Pramadhani Editor: Diella Dachlan. Ci S.042 37. Ciririp S. Cil ilala S. Cis S. Cimahi Volume: 319.400-2400 m dpl).878 ah Ciasem ng n du g Patrol LUAS POTENSI BANJIR DI DAS SUNGAI CITARUM HULU 2009 S. dimana Sungai Citarum sebagai batas antara Kesultanan Cirebon dan Kesultanan Banten. C ililin Rendah Sedang Tinggi Kab. SANTOSA Volume: 21.953 20 27 331 28.9 SEJARAH BANJIR DI KAWASAN BANDUNG 1. Cik S. Kabupaten Subang. kemudian menimbulkan dampak terjadinya tanah longsor. Ciwidey dan DAS Cisangkuy.334 uri SUB DAS CIWIDEY Kab. Cia awa Cih DAS CIBANTENG iku nd ul Cipabela Cikandung h S.088 Ha. Longsoran pada tebing umumnya terjadi dengan ketinggian lebih dari 2m dengan kemiringan lebih dari 50%.3 INDEX & INFORMASI PETA 1. C Sungaibambu 4.Dirjen Cipta Karya.555 39.BTA 155 (1989). Hal ini berulang lagi pada sekitar abad 15.347 an Cih Bendung Cimacan g Cig Ciw a idar Cipodang Cim iam S. Cikalongkulon W.70 Ha W.org 1. WAKAO e an 3 Soreang Volume: 94.875 26. Ciheas Cil ng ruh Cike CIANJUR S.082. Cigara KOTA CIMAHI S.273 2. Ci S.943 -444 141. Komunitas agraris di Hulu Citarum masih memilih pola tanaman sayuran yang mempunyai pola tanam singkat dan tidak mempunyai kemampuan untuk mempercepat peresapan air ke dalam tanah karena biasanya tanaman ini tidak mempunyai akar tunjang yang mampu menahan tanah dari bahaya erosi. ambe gk ol S.064 m dpl) Gn.Laporan: Integrated Citarum Water Resources Management Program (ICWRMP) (ADB TA4381-INO Phase III) Strategic Environmental Assessment (SEA) pada Konservasi & Keanekaragaman Hayati. Nolai K. C KELAS EROSI TANAH DI WILAYAH SUNGAI CITARUM 600.9 244.84% 9. nte Ga ng du s ah DANAU BANDUNG PURBA BARAT CURUG JOMPONG ny a ah ng 190 LUAS POTENSI EROSI & SEDIMENTASI DAS SUNGAI CITARUM HULU 2009 ng S Cisewo ige S. Penggunaan Lahan di DAS Citarum Tengah Cirandu lapa Ka le s. Kab.110 34. Subang k mar em e g Kab. Cia gem 1. C nusa Ciko le n Bula S. industri. C K. . Tarikannya khas dan luar bisa menantang. Cia Rencana Pengelolaan DAS Citarum Terpadu BPDAS Citarum-Ciliwung 2009 20 25 S . e Cil S.citarum.org BALAI BESAR WILAYAH SUNGAI CITARUM (BBWS) Gunung Wayang (Hulu) Sumber: Balai Besar Wilayah Sungai Citarum Luas Daerah Aliran Sungai (DAS) yaitu 6.098 26.630 22. Sedangkan di jaman pemerintahan Belanda. Cim t Bendung Cijengkol Bendung Gadung ah t Cike ea Cisaranten o gg ub ara 105 Utara Ciredak DAS CIGEMARI Luas (ha) S. Ciasem i iku nd ul Cipabela y Cikawung g Cikandung an sok S. Citarik S. S. dan manajemen budidaya tanaman. SUBANG DAS CIBODAS kaop Cik uja 35. CIBINTINU Volume: 210. as Ciasem DAS CIREUNGIT Cinenga 4. Kabupaten Cianjur. TARETEP S.02Cikapundung Cidurian Cirasea 0. Perawan Cis a Jawa S. Citarik Sub DAS S Sedari S. Sejak jaman dahulu Citarum sudah memainkan peranan penting bagi kehidupan sosial masyarakat terutama bagi masyarakat di Jawa Barat. an SKEMA POTENSI WADUK DI CITARUM HULU e inu S.174 116. C ng Bu ub Cis Bendung Cibeet Bendung Walahar do Bendung Cijengkol Bendung Gadung K. Ba lulu Bendung Salam Darma K. waduk.289 129 93 23. iha ru s .flicker. Cigara KOTA CIMAHI g Ciangk ep n ko ng g ban S.458 253. Bukit Tunggul un du ng 155 m Ciage Lembang ur e um G. Ga ng du ng S Cisewo S. C Pa yun g K.Krisnanta. ibu gel Cis Citapen Kali Lia jambe S. Cidurian S.209 541. amb S.650. bermula dari Jayashingawarman membangun sebuah dusun kecil di tepi Sungai Citarum yang lambat laun berkembang menjadi sebuah kerajaan besar. Cid SUB DAS CIBEET 130 S.4 milyar m3) S.15%1. Citarum Hilir Citarum Hilir Citarum Tengah Cikundul. Blaklak amar an PANDEGLANG CIREBON S.48 Ha W.813 m) Gn. Cil am S. perikanan. bahkan masuk ke jaringan prasarana air. Cib ee t h Cib od as < 15 15-60 60-180 180-480 >480 Ka a li P ncu ng ua taman nasional yaitu Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (15. ide Cie S. Cim ega kapu Ciwidey SUB DAS CITARUM HULU a Cih S. Ci mB Saluran Tarum ah DAS SUKAMAJU SUB DAS S. Ci S. e Cib et h Cib od 1.032. S. Cibeet s ki ng SERANG ar l. Cisangku ng Cik uja y ide S.310. Citu BANDUNG SELATAN S. Pembangkit listrik tenaga air di ketiga waduk tersebut menghasilkan daya listrik sebesar 1. Intrusi Limbah Sungai Citarum.740 49. Wayang (2. Ke aya K.8 199. Cikeruh Cim S. Cij n engk W. Cim Lembang Aliran Ciranjang g aran S. Daerah tertinggi terdapat di bagian hulu Citarum.3 2. Ciawi 0 cm 2 Fosil binatang purba seperti Gajah (Elephas Maximus). Cianom Cikalongwetan SUB DAS CIKUNDUL aja Aliran S. Ini menjadi bukti bahwa di sekitar kawasan Danau Bandung Purba pernah dihuni oleh hewan-hewan purba.023. C ibo ilan s gP ayu ng Bendung Lebiah Bendung Curug da i Cij INDRAMAYU en Bendung Pedati l K.659. Blaklak an S.739 1. W.Tilu Tengah 265 Cib od as Cil eu leu Cikaramas G.699 205. Ciririp S. C S. Gn.036 28.10000 Halaman 2 S. do Bendung Cijengkol Bendung Gadung K. C Cib Luas (ha) DAS CIPUNAGARA ata Ci M ng T ahi eng ah Karangbungur 400.629 17.005 809. Cil ala w i S.121.951 22. Perubahan Penggunaan Lahan Wilayah Sungai Citarum.9 SUNGAI MATI & FENOMENA DANAU TAPAL KUDA (OXBOW) 2.000 km2 mencakup 12 wilayah administrasi kabupaten/kota di lingkungan Provinsi Jawa Barat. pengolahan lahan yang kurang tepat.560 12. Cijeruk inya k an g use S.146 2. Cijen Cim gkol Cic aja ana S.966. Citarum di Cekungan Bandung pada Citarum Dalam Perspektif Sejarah Singkat. Ciheas S. C ika roko k KOTA CIMAHI BANDUNG BARAT BANDUNG KOTA BANDUNG nte SUMEDANG KUNINGAN Sungai Gokdok K. La K. gu Cibala n S.5000 5000 .132. Cim ega kapu 13.org.2 juta m3/tahun. SKEMA ALIRAN SUNGAI CITARUM DARI HULU KE HILIR Laut Jawa (Hilir) 297 KOTA CILEGON KAPULAUAN SERIBU S. C 50 Cirandu Buaya ah K. W.073.189. Ci bula Kali Watu Cibuaya a g isa S. .36% 0.372 2009 2008 2007 K gem ad ng ak S. Untuk informasi lebih lanjut.829 14.3 210. Cir as ea y ng Ci 285 Cikeruh Ciminyak Cirasea Cisangkuy Citarik Ciwidey Cikundul Cimeta-Cilangka Cisokan-Cibalagung Cikao DTA Jatiluhur Cibeet Citarum Hilir 19. C wi S. Cangak (1.Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) pada beberapa peta. Kabupaten Bandung dan Kabupaten Ciamis misalnya.77 Citarik 0 . C sa at Bendung Cilalanang Ciko nan S.038. be Cijam W.46 Cibalagung Waduk Cirata an S. Batu Prasasti Ciareunteun di Bogor.4 1.jabarprov 2007-2009. Ci Cib 3 eb 0. Ci S. Penurunan Kualitas Air Sungai Citarum. Cisangk ng Cik uja S. Citarik S.00% 6. C n wi ala a Cil S.500 500 . T um a ar Ut KOTA JAKARTA BARAT KOTA JAKARTA UTARA KOTA TANGERANG JAKARTA PUSAT KOTA TANGERANG BEKASI KOTA JAKARTA TIMUR KOTA JAKARTA SELATAN KOTA BEKASI KOTA DEPOK KARAWANG T INDRAMAYU 1.416 102.827.952 -22.6 3. P s da ibo S. Cijuhung ea t Cisaranten i Cil h keru CIANJUR S. Ba lulu Bendung Salam Darma K.20% 0. C nusa Ciko le S. Lahan Kritis di DAS Citarum Hulu (Cekungan Bandung) diperkirakan seluas kurang lebih 46. Irigasi Teknis (ha) Irigasi Semi Teknis (ha) LEGENDA Lahan Sangat Kritis Lahan Kritis y S. S. C S. ikan yang sulit ditemukan di kolam atau di toko aquarium ini sangat mengasyikan untuk dipancing.038 S. Cil s.Tingkat klasifikasi sungai yang tertera di peta sampai dengan sungai ordo 3 berdasarkan 7 klasifikasi ordo sungai oleh Puslitbang Air PSDA PU.242 1. d Cio ja en S.326.25% kol Cig Pangkalan S. Cibeureum S. 2. Kendeng (1. Me nir do on gk g ban S. Patuha (2. Diolah Team RCMU le Cigarung ilala U 0 km 10 acan S Sedari 160 S. Cirata Volume: 1. Ci S. C W. DTA Jatiluhur.Provinsi Jawa Barat Dalam Angka 2009 pada beberapa data.328 2. Ci ng k Bendung Barubug S.87% Cipam seus at ingkis e ijamb eet minya up Bendung Curug an Bendung Pundong ilan Bendung Salam Darma K. C S.692 1.1 S. S. perbukitan terjal (elf 1. Cis ok an Cidurian Letusan Gunung Tangkubanparahu (anak Gunung Sunda) materialnya melebar ke Selatan hingga ke dekat Citarum di sekitar Curug Jompong sekarang. Cij S.4 SUNGAI CITARUM DALAM PERSPEKTIF SEJARAH S 1.7 669 993.945. Ci k Bendung Barubug soli S. Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan Hindu tertua dan terbesar di Jawa Barat. Cil ala w i S. Cikundul Dengan panjang sekitar 297 km.160. Citarik 457. C 53% haur 13% S. Rencana Pengelolaan DAS Citarum Terpadu BPDAS Citarum-Ciliwung 2009 Sumber: Kementerian Kehutanan 2008. C S.05% 7. Cijen Cim gkol Cic aja Ciup ana DAS SEWO S. Citarum Hulu Cik Cih Genangan: 13. .893 140. Cib ad ar du a li P Ka an cun g TEAM LEADER S.120 2. Citu g Ciangk ep Ga lon Cis Bendung Cibeet Bendung Walahar DAS CIKAROKROK K.332. Kaledong (1. C ilele uk Cibi g Bendung Cilalanang s Cikedon TASIKMALAYA KETINGGIAN GUNUNG DI SEKITAR WILAYAH SUNGAI CITARUM anu gkaop Cil gk ap am Cib ang an S. Ciasem Cinenga 245 270 Cicalengka iku nd ul Cipabela y Cikawung Cikandung G.10 PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI WILAYAH SUNGAI CITARUM 1. silahkan menghubungi info@citarum. Sedangkan sedimentasi adalah besarnya endapan yang masuk ke dalam sungai akibat erosi lahan. C S. C Pangendenbaru a idar Ciw Bendung Lebiah 30.446 S. Sag a ulin g Jua Mi ng ihau Citapen Kali Lia na Cisaranten S.138 755. pel ng Cipam ingkis et S Cibe 60 Cib Cij a k Bendung Barubug S.411 35.28 Cikao S. acan PENURUNAN LAHAN SAWAH IRIGASI TEKNIS & IRIGASI SEMI TEKNIS DI WILAYAH SUNGAI CITARUM tahun 1985 .5 PENGGUNAAN LAHAN DI WILAYAH SUNGAI CITARUM PETA PENGGUNAAN LAHAN WILAYAH SUNGAI CITARUM arum S Cit LEGENDA Hutan Primer Hutan Sekunder Perkebunan Sawah 10 ALIRAN SUNGAI CITARUM 1963-2008 Semak Belukar Kebun Campuran Lahan Kosong Ladang Permukiman Tambak Badan Air 9. Exploitasi Air Sungai Citarum. CISANTI 310 305 79. menuju ke Utara dan bermuara di Laut Jawa. uri Luas Cekungan Bandung = 234.493. Cirata (1988) berkapasitas 2. S.029 32. Cijuhung S.054 3.962 789. ima Cis rem ok W. Cim ega Cibr njun g ndun kapu S.000 200. La Bendung Cibeet Bendung Cijengkol Bendung Walahar Bendung Gadung K. Cisangkuy S.03% 0. Peta juga tersedia dalam bentuk Data Spasial Digital (GIS). Cikeruh.159 22.472 13.717 38.725 277. Sumber: Balai Besar Wilayah Sungai Citarum K. Nolai ah PROSENTASE POTENSI BANJIR DI DAS SUNGAI CITARUM HULU 2009 ub Bendung Curug S.dpl Bandung Kontur 700 m. dan tidak dipungkiri akan berdampak pada terjadinya banjir.072 41. Jatiluhur S.983 9.88% be Cijam S.113 631. Cijeruk BANDUNG BARAT S. Cip unag ara Bendung Walahar S. Tarum Timur S KOTA CIREBON MAJALENGKA ma KB em KARAWANG K.1485c-1-Tapirus Indicus SUB DAS CISANGKUY Pangalengan 300 LEGENDA Hutan Lindung Hutan Produksi Hutan Produksi Tetap Penggunaan Lain S. di sekitar Gunung Guha.11 Ha S.6 POPULASI PENDUDUK DI WILAYAH SUNGAI CITARUM 1.32 C S. Ciawi S. Cikanjaya W.Sanggar Cic G.1 875. umpannyapun tidak bisa menggunakan cacing atau umpan mati lainnya.543 Ha (20%) (BPLHD Prov Jabar 2010).8 KONSERVASI & KEANEKARAGAMAN HAYATI g Cikawung er et t Ringan Sedang Berat Sangat Berat u ri S. S.958 m dpl) Gn. termasuk salah satunya adalah Sungai Citarum. C S. Peta tematik ini diambil dari berbagai sumber & diolah oleh tim RCMU.12 Ha.212. C isa ga 13. C ibu gel S. Cih aru s 1. S. G.051 23. Kawasan Swaka & Pelestarian Alam Mangrove : Sumber: Badan Kementerian Kehutanan 2008. Ga lih Cilea 110. Cianom Ciup ih od as Cil eu leu Cikaramas S. Ci tepu 366.148. Ciririp S. Manglayang W ag Aliran S.543 Ha atau sekitar 20% dari luas Cekungan Bandung (234. berbanding linier dengan perkembangan kegiatan industri.76% 0. Air tanah dangkal dengan kedalaman kurang dari 3 meter sudah tercemar air asin.000 m3 g Genangan: 63. Bu lan Cib lan amar KB ma S. Cib alagu n S. Ci para ng meta s s Ciburu ng Cil en yi Cid ad ap S. sedangkan Gunung Gede Pangrango yang diselimuti dengan vegetasi pegunungan merupakan salah satu kawasan hutan hujan utama di Indonesia. Cij 120 Hulu S.000 (luasan ha) Ciup 195.88 Ha S.390. Keterangan: Skala yang tertera mungkin berbeda pada beberapa jarak & ukuran. Cimanuk Cij am S. Perawan lana ng Sal.BPS Provinsi Jawa Barat 2008. Me nir lana ng - - ika ro lapa K. ija we S.63% 0.784 Hampir setiap terjadinya banjir selalu Sumber: Rencana Pengelolaan DAS Citarum Terpadu BPDAS Citarum-Ciliwung 2009 meninggalkan lumpur seperti yang terjadi di Cieunteung Bandung. Blaklak UM Batujajar Ci Pa tik nte Cib Kontur 725 m. Cisangkuang S. CIWIDEY Volume: 734. Cidurian k Bendung Barubug S. Tarum Barat Sal. Nolai K.811. Bendung Curug Sa ad nte ar l.930. Sungai Citarum berperan menjadi penghubung antara daerah pedalaman dengan pesisir untuk membawa hasil pertanian dan perdagangan.181 m dpl) Gn.9000 Catatan: Segala informasi dan data yang tersedia dalam peta informasi ini seluruh keabsahannya menjadi tanggung jawab dan kewenangan instansi yang mempublikasikan data dan informasi ini. n Bu lan S.2000 2000 . ad Cil n SUBANG un GARUT KOTA TASIKMALAYA KOTA BANJAR kol dong Ciw idar Bendung Pedati Halaman 1 Bendung Cimacan g a Cipodang Cipam ingkis et S Cibe Bendung Curug iam S.267 Go nT aru da Sa ibo lura 100 a Sukamandi DAS BATANG LEUTIK ika S. www. T um ri S Cisewo ige Sal.Gaghauna. menyebabkan kawasan ini hampir selalu mengalami permasalahan banjir terutama pada musim hujan.01% 9. Frederick E. Ba Bendung Cibeet Bendung Walahar S.3 97. Pencemaran air sungai akibat aktivitas industri dan pertanian telah mencapai tingkat yang membahayakan dan dapat mengancam kesehatan dan sumber penghidupan masyarakat. P ibo ilan s gP ayu ng Bendung Lebiah Cij e Bendung Pundong da INDRAMAYU K. Lahan Kritis adalah lahan yang berada di dalam dan di luar kawasan hutan yang sudah tidak berfungsi lagi sebagai media pengatur tata air dan unsur produktivitas lahan sehingga menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem DAS.000 Ha dari tahun 1992 sampai dengan 2010.433 2. y ide S.6 POPULASI PENDUDUK DI WILAYAH SUNGAI CITARUM PROYEKSI PERTUMBUHAN JUMLAH PENDUDUK JAWA BARAT 2000 s/d 2025 52. Kabupaten Bandung Barat.4 EKSPLOITASI PENGGUNAAN AIR SUNGAI 2.006.517 BOGOR an Cig Cil am ata n Bendung Cipamingkis S. Diolah Team RCMU Sumber: Aser BPLHD Jabar 2009 & Pola Pengelolaan SDA WS 6 Ci Hulu Sungai Citarum di Gunung Wayang berubah menjadi areal perkebunan tanaman sayuran dataran tinggi (kiri atas). d ida ad il S. Badak (Rhinocerus Sondaicus) dan tapir (Tapirus Indicus) serta gigi Kuda Nil (Hippopotamus) juga pernah ditemukan kawasan Rancamalang. Cil S.143 2.951 3. Cil am ay a Sumber: Data Kependudukan Provinsi Jawa Barat.87 Ha 240 h S.Guntur up 260 S. Ciawi S.774 24. Cip ara unag 28% BOGOR S. jenis vegetasi. Cib S. sedimentasi di Waduk Cirata (1988-2008) 6.600 mdpl. Kompleksitas permasalahan yang terjadi di Wilayah Sungai Citarum menjadi sebuah tantangan bersama dalam upaya pemulihan dan pengelolaan menjadi Sungai Citarum yang lebih baik. menyebabkan alih fungsi lahan yang tidak sesuai dengan peruntukan lahan yang seharusnya.04% 11.078 Cilea S.540. Ci S. Kota Cimahi & Kab Sumedang) 8.650 m) Gn. Ci ng para a Cimet Ciburu g Cil en yi Cid ad ap LEGENDA 0 . Cip unag ara 2020 2025 awasan Bekasi dan Bandung merupakan daerah yang mengalami perkembangan pembangunan dan pertumbuhan penduduk sangat cepat. Cih aru s DAS CIDONGKOL Sukaslamet S.5% S. Ci bula Kali Watu S. Cipatujang S Cibe el mp .02% Sumber: Penutupan Lahan RBI skala 1:25000.9 910.266.4 490. perbukitan bergelombang lemah dan terjal dengan variasi elevasi antara 200-1.6000 BANDUNG y S. Bendung Pundong da INDRAMAYU Bendung Pedati 49% S. Ci S.008 2. Cipancuh K. .112.472 19. S. CIKUDA Volume: 895. Sumber: Unite State Geological Survey. Berhulu di Gunung Wayang Kabupaten Bandung (1.C S W.981 11.000 juta m3. Cisangkuy. S. Gunung Halimun merupakan salah satu kawasan hutan hujan tropis yang masih tersisa di pulau Jawa.42 S. E Ka li W ag u ng ak K.000 m3 on Cililin on S.375 m3 Genangan:71.32% S. BOGOR Bendung Cimacan kol Cig Ciw idar a Cipodang Cipam ingkis Bendung Curug et Bendung Pundong era da g ilan Bendung Salam Darma K. Bachtiar pada Citarum Dalam Prespektif Sejarah Singkat.000Ha3 Cipanas eu od W.809 37. Cianjur 2. luas lahan kritis (2009) 46.Data Base Roadmap Coordination and Management Unit (RCMU) pada beberapa Peta.984 2. Cianom ng ih od S.074 S. Tempat susutnya Danau Bandung Purba di ada di Curug Jompong.531.000 6. Cir as ea * data ketinggian ini dikumpulkan dari beberapa sumber. Tarum Timur 0.159 22. Wilayah Sungai Citarum bagian hulu nampak seperti cekungan raksasa.id ao S. Ci S. . Cianjur i S. Bachtiar Hilir uy S. 3% S.176.2% g 165 Cijere SUMEDANG 17. a Cib da rd ua li Ka Pa ncu ng 2000 Ka li W ag u n Bu lan 2005 2010 2015 S. Cianom 275 aja Ciup ih ana ng G.512 S.025 Ha turun menjadi 354.891 PURWAKARTA in nt g Cib 235 er Rancaekek Cijere SUMEDANG g Cil en yi Cid ad ap S. Kondisi DAS Citarum saat ini mulai menurun. Kawasan Bandung dan Bekasi merupakan daerah yang mengalami laju perkembangan pembangunan perkotaan yang cukup pesat. Cijen Cim gkol Cilea t aja nan S. CIKALIMIRING 3 alagu ol S.S. do Bendung Cijengkol Bendung Gadung K. Cisangkuy W.088 Ha).32% 0.468 m3 Genangan: 37. Cikapundung www.49% 0. Ci lala we S. Ci Ci k Bendung Barubug Bendung Pundong gk ol 195 ruh M S. Ci Marujung S.com) rum S Cita S. Materialnya kemudian mengisi lembah-lembah yang menyebabkan danau raksasa tersebut terbelah menjadi dua yaitu Banau Bandung Purba Barat dan Danau Bandung Purba Timur.7 615 293. C S. Ke s.000 Ha menjadi 19. Mandalagiri (1. Engkang-engkang (Holobates Keyanus) (2) & Kijing (Pilsbryoconchaexillis) (3) bisa dijadikan sebagai bioindikator yang menandakan kualitas air masih baik. Ba lulu S. iku ja Ciw ide y S. Kabupaten Bekasi.dpl Kali Watu awah Ciba h yi en ng C S.1 1.000 6. Cisangkuang S.02% 9.3 milyar m3) (5. Cir as ea ng K. Selain unik dan cantik dipajang di aquarium. Kabupaten Indramayu. C Bendung Cimacan ad y Bendung Pedati ang 32. Cimapalokan W. 12 Jan 2010).37 Ha S. Sumber Daya & Pemanfaatan Air Sungai Citarum.614 km2.6 199. S.764 1. Malabar (2. Bentukan Cekungan Bandung menyerupai mangkuk yang merupakan sisa dari proses menyusutnya danau Bandung Purba.507 -23. Citarik Kab.33 S.314 197. Ci Sedangkan di kawasan hulu dimana 40% penduduknya masih tergantung pada kehidupan agraris. Cimeta Waduk Saguling Cigarung an ija PURWAKARTA an tin g Cinenga h Cib Cic a g ranj an ng Cibed S. Cil s. C ibo haur S.390.32% 9. am Cil ay a S. Ciliwung Cib ad ak awah Ciba nte 270 264 257 251 245 232 214 200 190 187 K.082 Ha. Cijuhung S. Cias S. Cipamalokan Cilea Cic ng ndu Hulu Cibr apu . Cio de S. Cil Sal. Macrolepidota 1 (Valenciennes. 6 April 2010). Ci Cih un i eru Cik C S. Perawan itep u S.11 DEGRADASI LAHAN DI WILAYAH SUNGAI CITARUM 1.Bubut Ci at Banjaran G.929 819.000 et S Cibe SUB DAS CITARUM HILIR Batujaya 35 40 1963 1964 1965 1966 1967 1968 1969 1970 1971 1972 1973 1974 1975 1976 1977 1978 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 Cikedong ng Cihuju Cika Cibiu Candi Jaya. Rumput Kebun Kawasan Dayeuh Kolot Bandung hampir menjadi langganan banjir apabila musim hujan tiba. Cijen Cim gkol Cilea t G. CIPANENGAH Aliran 1.ASER 2008 & 2009 Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jawa Barat pada Curah Hujan di Wilayah Sungai Citarum. Cipatujang Cike S. Ci S.9% S.5 206.000 m3 Volume: 593. Ci S.520 3.128. Bendung Walahar Sa Bendung Curug KOTA BOGOR LEBAK PURWAKARTA Ka li W ag u BOGOR SUBANG et S Cibe p Ci am i S. C isa ga 4 8 16 24 kilometer S.127 318.468. n Cil S.969m BANDUNG se ra Genangan: 5. C Cib eb er Cijere SUMEDANG minya k p useu Cise S. on Cik da S. Cil Cih un i eru Cik h Cib od ng S.814 21 1 262 739 93 26. La K. Ci r Bendung Curugagung utu Cil nang S.000 S. B alulu rumTi luran Ta mur 15.854 m dpl) Gn.65% Bendung Cipamingkis Cariu S.000 100. Menurut catatan sejarah pada abad ke-5. Untuk analisa & perencanaan yang bersifat detail & teknis dapat menghubungi instansi-instansi yang berwenang mengeluarkan data & peta tersebut.Malabar ise S. Perawan Air Laut Air Tawar Belukar/Semak Empang Gedung Hutan Hutan Rawa Kebun Pasir Darat Pasir Pantai Permukiman Penggaraman Rawa Rumput/Tanah Kosong Sawah Irigasi Sawah Tadah Hujan Tanah Berbatu Tegalan/Ladang K.112.555 m dpl) Cisa at BOGOR S. PETA KETINGGIAN WILAYAH SUNGAI CITARUM 0 S. limbah dan perubahan fungsi lahan oleh manusia (kiri).389 2. (2.000 tahun yang lalu paras danau tertinggi mencapai 725 m dpl. Prosentase areal dengan tingkat erosi berat dan sangat berat (>180 ton/Ha/th) adalah sebesar 31. C ige ah S.149.10 DATA SUNGAI.50% 7.1 Roadmap Management (RCMU): Ngadirin TIM PENYUSUN: Koordinator & penyusun: Nancy Rosma Rini Pengolah Peta: Anjar D. Cij en S. .56 leu as y Ciater Genangan: 1.077 1.140 m dpl) Gn. Cip unag ara Cil utu ng S. Ka le S.478.122 2. Kota Bekasi dan Kota Cimahi. Cir e as a S.82 kis ng mi pa Ci Sub DAS a ar Ut rosi adalah proses terkikisnya lapisan atas tanah oleh air hujan yang dipengaruhi oleh erodibilitas tanah.724 15 Kedaung 0 4 8 16 24 32 kilometer 5.29% ng Wadas acan 0. irigasi pertanian.764 kok ng Kali Lia jambe S Cib Ka li W ag u Cib an ten g Ci ba da k 70 75 Cisa at Rawamerta Kali Watu Cigarung an er 20. sumber bagi pembangkit tenaga listrik tenaga air untuk pasokan Pulau Jawa dan Bali.725 23. CIKUKANG 3 Aliran S. Ci para ng meta Ciburu K nte ng Cibed a . Cij at up an S. Banjir sungai Citarum.627 22.000 322. s 28. SUB DAS & BENDUNGAN ng ri K. Ba S. C isa ga 5 42.6 juta m3/tahun (Sekretariat pelaksana koordinasi tata pengaturan air Sungai Citarum. Ciliwung ad ar d ua et S Cibe li Ka Pa ncu ng Kali Watu awah Ciba S. Ciawi Semak Belukar 2.856 CIANJUR S. PU . Cihaur. C haur Sangat Tinggi S. kekeringan dan terhambatnya suplai air untuk kebutuhan irigasi. Untuk mendapatkannya dapat menghubungi info@citarum. Kadar erosi yang semakin tinggi mengakibatkan sedimentasi di palung sungai. P S.496 18. Cigara KOTA CIMAHI S. Cil ala i w S. Kabupaten Karawang.575 38.go. Ci ata Cig Bendung Cipamingkis S. Ciawi 8. Ci nang ulan S.863 532. ad Cil n Sumurgede Bendung Cipamingkis SUBANG kol dong cun g Cih Bendung Cimacan un g Ciw a idar Cipodang iam S.2 FUNGSI IRIGASI SUNGAI CITARUM 2. Cimeta Status: Identifikasi W.084. tingginya laju pertambahan penduduk. Cijeruk BANDUNG BARAT S. Berbagai dampak negatif timbul sebagai kompensasi akumulatif dari ketidakselarasan pesatnya perkembangan kegiatan pembangunan perekonomian dengan pelestarian lingkungan hidup. CIGUMENTONG 3 Cil Batujajar S. Cil S.11% 0. Sungai Mati (Fenomena Danau Tapal Kuda/OXBOW). Air Sungai Citarum digunakan sebagai sumber air baku.544 357 32. Cim kapu n da g u mb Cibr njun g g ndun S. CIANJUR Cil BANDUNG ea KOTA t TIMUR W. la w i ul S. Laut Jawa (Hilir) 1. K. C PURWAKARTA g tin an ibo da 1985 S.Dinas Sumber Daya Air (SDA) & Pemukiman Provinsi Banten. Inspeksi Cidurian Soekarno-Hatta STA 5600 Bandung 40292 Tel: +62 22 7564073 Fax: +62 22 7564073 1. Saat ini. C S.600 m dpl) Gn.356 819. Ci S. Cidurian Ciburu amar S. nte Ga du ng ah ermasalahan banjir khusunya di daerah Bandung yang sudah terjadi sejak jaman dahulu tidak lepas dari faktor geologis dan topografis. C ilele sa S. salah satu bangunan candi di kompleks percandian Batu Jaya yang terletak di hilir Citarum tepatnya di Kabupaten Karawang dengan areal seluas 25 km2 diduga merupakan kompleks Candi Budha-Hindu tertua dan perbesar di Asia Tenggara (atas).CIMETA 3 Volume: 970. Penurunan Kualitas Air Sungai Citarum.583 Cikedon gkaop Cil gk ap am a Cib ang Cil an tan Bendung Cipamingkis S. S.02 Cisangkuy 1. C Ci S Cibe ik era da Sa ah pel soli ng n 200 Cipam ingkis et S. Bahkan hingga saat ini Sungai Citarum juga digunakan sebagai batas administratif. Ciminyak. 3 S. PETA DEGRADASI LAHAN WILAYAH SUNGAI CITARUM S Sedari gem S. TUGU Cib Cil m 3 Volume: 610. Cip unag ara Diproduksi oleh Cita-Citarum c 2011. Ci kao Cih i un eru Cik S.Laporan: TA 7189-INO_Package E: Institutional Strengthening Integrated Water Resources Management in the 6 Cis River Basin Teretory pada Perubahan Cuaca & Curah Hujan. Cimeta Cikapundung-Cipamokolan. .533 977. Cimanuk Penggunaan Lahan di DAS Citarum Hilir Pabuaran on Cik m ija S. Diella Dachlan. Erosi & Sedimentasi Wilayah Sungai Citarum.603 473 688 4. Cib ad ar du a D S. ay a K.947 48.412 1. Cio de S.448 857. Cirata dan Jatiluhur. Cisent ul S.288 1.000 Jumlah aliran terbesar terjadi pada tahun 1992 sebesar 8. G Ka le S. Cikapundung S. 10 Juta DKI). S. C Ciw iw id ideey y S. Ci S.10 PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI WILAYAH SUNGAI CITARUM rum S Cita egiatan sosial ekonomi khususnya di Daerah Aliran sungai Citarum berkembang sangat cepat.BR) (4).316 2. Cij Cij INDRAMAYU Bendung Pedati ng g Cinenga il Cibed ng LUAS GENANGAN BANJIR DI WILAYAH CEKUNGAN BANDUNG (ha) (meliputi wilayah: Kota Bandung Kab. yaitu bagian hulu. S. Tiga waduk buatan yaitu Saguling (1986) berkapasitas 982 juta m3.000 S.343 m dpl) Gn.6 miliar m3 1. sekitar 2.134. perbukitan bergelombang lemah (elf 200-800 mdpl). Berkurangnya tanaman berakar tunjang yang mampu menahan tanah dari bahaya erosi serta mampu menyerap air mempercepat proses erosi di lahan-lahan dengan kemiringan lebih dari 50% (kiri bawah).228 7.384 2. ilili ila il S. Citarik mar em e 4000 .134. Cie uri 0 Sumber: Balai Besar Wilayah Sungai Citarum Lahan Kosong 2000 2010 Perubahan Sumber: BPS. Indramayu BANDUNG S. S. Ci ba Ci la ilal m ko nt aw in g i Ci so m an g S.114 518. Go lek S.434 1.110 34. Ci nusa Bendung Cilalanang le as Cigarung lala we r Bendung Curugagung er Cil nang Ciko S. erosivitas hujan.4 Citarum Hilir Cibeet 0. Me nir lana ng kao S. njun Volume: 1.288 m Genangan: 10. CIMULU ng Aliran da je KOTA BANDUNG Volume: 2. Burangrang. erosi dan sedimentasi.029 1. Cil s. Ci S. C ilele Cibi Cika Cihuju ng Majangan wun Bendung Leuwinangka uk g Bendung Cilalanang as Cikedon 0.000Ha S.Wahyuningrat Foto: Candra Samekto.11 DEGRADASI LAHAN DI WILAYAH SUNGAI CITARUM 0 4 8 16 24 kilometer S.456 9. uy gk U AR CI T S.123 3. Cisokan. Ke s aya kao S. S. internet (www. Kabupaten Purwakarta. C ililin ru s S. C W.PU-PSDA. S. Ci Kerusakan DAS terutama pada DAS hulu yang diakibatkan antara lain karena penebangan liar.025 399. CIKAWARI Sangalaberang Wanayasa W. Bandung Barat Kab. Kota Bandung. Ci S. Ci atau dalam Bahasa Sunda Cai. Citarik. Berdasarkan standar kebutuhan air untuk kawasan perkotaan saat ini adalah 150-170 l/orang/hari**.169 S. C K.33%3. 295 Cie ur o Cih nje KOTA BANDUNG S. Urbanisasi serta pengembangan kegiatan industri selalu diikuti dengan berkembangnya kawasan permukiman. 1998 JUMLAH PENDUDUK DI WILAYAH SUNGAI CITARUM 2007-2009 (jiwa) Kota Cimahi Kota Bekasi 547. Populasi Penduduk di sepanjang sungai (Data BPS 2009) 15.73 Ha Genangan: 3.5 INTRUSI LIMBAH KE DALAM SUNGAI CITARUM 2.76% 16. Cimahi Wilayah Sungai Citarum seluas kurang lebih 12. Cisangku S.609. 112 Cim ah i ea t Cisaranten S. Steve Griffiths. Cij at 4. ng bu g ndun njun Cibr uk Sumber: Hasil overlay studi-studi pada Dinas PSDA Prov Jawa Barat oleh BBWS Citarum 2905 S.Profil Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat Tahun 2009. Cia 46.737 32. . kemiringan lahan.1 SUNGAI CITARUM DALAM WILAYAH ADMINISTRATIF 1. Dalam kurun waktu 1985-2001 terjadi penurunan sebesar 14.01% 1.664 569. Cijeruk Cikopo i Sa S. L 197. Baleud DANAU BANDUNG PURBA TIMUR r ng BANDUNG BARAT kok da lek ika ro Cirandu lapa Go Ka le K.63 Ha Padalarang S. a Cih ru s 1.000 8. Selain itu beberapa vegetasi khas dari Sungai Citarum saat ini sudah sangat sukar ditemukan.473.758 (50% Urban).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful