Anda di halaman 1dari 12

MATERI

: KESEHATAN LINGKUNGAN

POKOK BAHASAN

: RUMAH SEHAT

B. Sub pokok bahasan Pengertian rumah sehat penyakit yang disebabkan oleh rumah tidak sehat Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam membangun suatu rumah sehat Syarat-syarat rumah sehat

WAKTU DAN TEMPAT PENYULUHAN

Hari/tanggal Waktu Tempat penyuluhan

: Senin, 23 April 2012 : 10.00 WIB s/d selesai :Balai pertemuan masyarakat jalan jamin ginting kelurahan laucih medan Tuntungan.

PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG RUMAH SEHAT


1. LATAR BELAKANG Makna umum suatu pembangunan adalah untuk meningkatkan kualitas manusia dan kualitas kehidupan masyarakat. Pada umumnya kualitas kehidupan masyarakat pedesaan di negara kita masih rendah terutama segi pendidikan, kesehatan, dan pemukiman. Sebagian besar penduduk Indonesia bertempat tinggal tinggal di daerah pedesaan. Pada umumnya mereka masih berada pada tingkat kesejahteraan dan kualitas hidup yang rendah. Diperkirakan penduduk Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan berjumlah dua puluh tujuh juta orang, dan sebagain besar di antaranya berada di daerah pedesaan. Hal ini menyiratkan bahwa masyarakat pedesan patut lebih mendapat perhatian dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup. Kemiskinan merupakan masalah yang tampak dalam berbagai fenomena kehidupan. ciri kaum miskin adalah penduduk yang kurang cukup memperoleh kebutuhan pokok seperti perumahan, fasilitas kesehatan, pendidikan, angkutan serta kesejahteraan sosial lainnya. Rendahnya kualitas kesehatan pemukiman merupakan salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya derajat kesehatan masyarakat. Kualitas kehidupan suatu masyarakat dapat dilihat dari keadaan tempat tinggal dan lingkungannya sehari-hari. Bagi masyarakat pedesaan di Indonesia (umumnya) rumah itu bukan sekedar tempat tinggal, tetapi sekaligus merupakan kehidupan sosial. Di rumah itu seseorang dilahirkan, dikawinkan dan di rumah itu pula terkadang seseorang memenuhi panggilan Tuhan. Jadi pada hakekatnya rumah itu merupakan tempat mengakomodasi siklus kehidupan manusia. Kebutuhan lingkungan pemukian dan rumah sehat bagi masyarakat pedesaan, merupakan kebutuhan yang mendasar di samping kebutuhan sandang dan pangan.

Sejalan dengan itu, di lain pihak laju pertumbuhan penduduk bergerak dengan cepat. Oleh karena itu di pedesaan diperlukan penanganan pemukiman dan rumah sehat melalui pengelolaan pendidikan luar sekolah yang seksama, disertai keikutsertaan dana dan daya serta partisipasi masyarakat itu sendiri.

2. TUJUAN

I. Tujuan Instruksional Umum Setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit tentang rumah sehat, masyarkat yang diberi penyuluhan dapat mengerti dan memahami tentang pentingnya rumah sehat.

II. Tujuan Instruksional Khusus Setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit diharapkan sasaran dapat : 1. Menyebutkan pengertian rumah sehat dengan benar. 2. Menyebutkan penyakit yang diakibatkan oleh rumah yang tidak sehat dengan benar. 3. Menyebutkan Syarat-syarat rumah sehat dengan benar. 4. menyebutkan Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam membangun suatu rumah.

3. SASARAN

Seluruh anggota masyarakat di Jalan Jamin Ginting kelurahan Laucih kecamatan medan tuntungan..

4. Metode Ceramah Diskusi

5. MEDIA DAN ALAT

Leaflet

6. PENGORGANISASIAN

Edukator

: Eka Dharma Putra waruwu

7. KEGIATAN PENYULUHAN Kegiatan Pembukaan Isi Penyuluh Memberi salam Memperkenalkan diri. Menjelaskan deskripsi singkat Menjelaskan manfaat dan relevansi materi Menjelaskan tujuan umum dan khusus Membuat kontrak waktu Menanyakan kepada keluarga pengertian rumah sehat. Menjelaskan penyakit yang disebabkan oleh rumah sehat Menjelaskan syarat-syarat rumah sehat dengan benar .Menjelaskan faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam membangun suatu rumah Melakukan evaluasi tentang materi penyuluhan dengan : Menanyakan kembali hal-hal yang telah disampaikan Menyimpulkan materi penyuluhan secara singkat Memberikan leaflet Mengucapkan salam Menjawab salam Peserta Menjawab salam Memperhatikan Memperhatikan Memperhatikan 5 Menit Media Waktu

Memperhatikan

Setuju Menjawab pertanyaan Memperhatikan Memperhatikan Memperhatikan Memperhatikan Menjawab pertanyaan yang telah diajukan Leaflet 20 Menit

Penutup

Mendengarkan & memperhatikan

Leaflet

5 Menit

8. EVALUASI HASIL

Setelah mengikuti penyuluhan maka anggota masyarakat mampu menjawab 80% pertanyaan yang diajukan oleh penyuluh pada saat evaluasi dan masyarakat mengetahui apa itu rumah sehat dan syarat-syarat yang diperlukan dalam rumah sehat untuk meningkatkan kesehatan masyarakat kedepannya.

Pertanyaan

1. Apa pengertian dari rumah sehat ? 2. Apakah Penyakit Yang Ditimbulkan oleh Rumah Yang Tidak Sehat ? 3. Coba sebutkan syarat-syarat rumah sehat ? 4. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan alam membangun suatu rumah

Jawab

1. Rumah sehat adalah tempat untuk berlindung atau bernaung dan tempat untuk beristirahat, sehingga menumbuhkan kehidupan yang sempurna baik fisik, rohani maupun social. 2. salah satu penyakit yang dapat timbul akibat Rumah yang tidak sehat, diantaranya adalah penyakit saluran pernafasan. Misalnya : Influenza, Batuk, TBC dll. 3. a. Bahan Bangunan Lantai Dinding Atap Lain-lain : (tiang, kaca, reng) kayu untuk tiang, bambu untuk kasa dan reng

b. Ventilasi Fungsi nya adalah untuk menjaga agar aliran udara didalam rumah tersebut tetap segar. Adapun Fungsi lainnya yaitu untuk menjaga agar ruangan rumah selalu tetap didalam kelembaban yang optimum. Ada 2 macam ventilasi, yaitu

Ventilasi alamiah, adalah dimana aliran udara di dalam ruangan tersebut terjadi secara alami melalui jendela, pintu, lubang angin, lubang-lubang pada dinding dan sebagainya Ventilasi buatan, yaitu dengan menggunakan alat-alat khusus untuk mengalirkan udara tersebut. Misalnya kipas angin, dan mesin penghisap udara. c. Pencahayaan Cahaya dapat dibedakan menjadi 2 yaitu ; Cahaya alamiah yakni matahari, cahaya ini sangat penting karena dapat membunuh bakteri-bakteri patogen didalam rumah Cahaya buatan yaitu menggunakan cahaya yang bukan alamiah, seperti minyak tanah, listrik, api, dan sebagainya. Rumah yang sehat harus mempunyai fasilitas-fasilitas sebagai berikut : 1. Menyediakan air bersih yang cukup 2. Pembuangan tinja 3. Pembuangan air limbah (air kotor) 4. Pembuangan samah 5. Fasilitas dapur 6. Ruang berkumpul keluarga. 4. 1. Faktor Lingkungan 2. Tingkat kemampuan ekonomi masyarakat 3. Teknologi Yang Dimiliki oleh Masyarakat 4. Kebijakan (Peraturan-peraturan) Pemerintahan yang Menyangkut Tata Guna Tanah

RUMAH SEHAT A. Pengertian Rumah sehat adalah tempat untuk berlindung atau bernaung dan tempat untuk beristirahat, sehingga menumbuhkan kehidupan yang sempurna baik fisik, rohani maupun social. yang memenuhi syarat-syarat rumah sehat seperti adanya ventilasi, pencahayaan yang cukup, bngunan yang sesuai dengan penghuni rumah dan di dukung oleh kesehatan lingkungan sekitar.

Penyakit

Yang

Ditimbulkan

oleh

Rumah

Yang

Tidak

Sehat

Adapun salah satu penyakit yang dapat timbul akibat Rumah yang tidak sehat, diantaranya adalah penyakit saluran pernafasan. Jenis penyakit saluran pernafasan ada dua, yaitu: 1.Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), misalnya influenza, batuk, pneumonia, dll. 2.Infeksi Saluran Pernafasan Kronis, misalnya TBC

Penyebab dan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya penyakit saluan pernafasan, yaitu: Penyebab : Bakteri Pneumococcus Faktor pendukung : - lingkungan yang tidak sehat (rumah yang kotor) - kurang gizi - tertular oleh orang lain

C. Syarat-syarat Rumah Sehat

1. Bahan Bangunan Lantai : ubin atau semen adalah baik namun tidak cocok untukkondisi ekonomi pedesaan. Lantai kayu sering terdapat pada rumah-rumah orang yang mampu di pedesaan, dan inipun mahal. Oleh karena itu lantai rumah pedesaan cukuplah tanah biasa yang didapatkan. Syarat-syaratpenting disini adalah tidak berdebu pada musim kemarau dan tidak becek pada musim hujan. Untuk memperoleh lantai tanah yang padat (tidak berdebu) dapat ditempuh dengan menyiram air kemudian dipadatkan dengan benda yang sangat berat dan dilakukan berkali-kali. Lantai yang basah dan berdebu merupakan sarang penyakit. Dinding : tembok adalah baik, namun disamping mahal, tembok sebenarnya kurang cocok untuk daerah tropis, lebih-lebih bila ventilasinya tidak cukup. Dinding rumah didaerah tropis khususnya di pedesaan, lebih baik dindingnya atau papan. Sebab meskipun jendela tidak cukup, maka lubanglubang pada dinding atau pada papan tersebut dapat merupakan ventilasi dandapat menambah penerangan alamiah. Atap : genteng adalah umum dipakai baik di pedesaan ataupun di perkotaan. Disamping atap genteng cocok untuk daerah tropis, juga dapat terjangkau oleh masyarakat dan bahkan masyarakat dapat membuatnya sendiri. Namun demikian, banyak masyarakat pedesaan yang tidakmampu untuk itu, maka atap daun rumbai atau kelapapun dapat dipertahankan. Atap seng ataupun asbes tidak cocok untuk rumah pedesaan disamping mahal juga menimbulkan suhu panas di dalam rumah Lain-lain : (tiang, kaca, reng) kayu untuk tiang, bambu untuk kasa dan reng adalah umum di pedesaan. Menurut pengalaman bahan-bahan ini tahan lama. Tapi perlu diperhatikan bahwa lubang-lubang ini merupakan sarang tikus yang baik. Untuk menghindari ini maka cara memotongnya harus menuruti ruas bambu tersebut. Apabila tidak pada ruas, maka lubang pada ujung-ujung yang digunakan untuk kasa tersebut ditutup dengan kayu.

2. Ventilasi

Ventilasi rumah mempunyai fungsi. Fungsi pertama adalah untuk menjaga agar aliran udara didalam rumah tersebut tetap segar. Fungsi lainnya adalah untuk menjaga agar ruangan rumah selalu tetap didalam kelembaban yang optimum.

Ada 2 macam ventilasi, yaitu a. Ventilasi alamiah, adalah dimana aliran udara di dalam ruangan tersebut terjadi secara alami melalui jendela, pintu, lubang angin, lubang-lubang pada dinding dan sebagainya b. Ventilasi buatan, yaitu dengan menggunakan alat-alat khusus untuk mengalirkan udara tersebut. Misalnya kipas angin, dan mesin penghisap udara.

3. Pencahayaan Cahaya dapat dibedakan menjadi 2 yaitu ; a. Cahaya alamiah yakni matahari, cahaya ini sangat penting karena dapat membunuh bakteribakteri patogen didalam rumah b. Cahaya buatan yaitu menggunakan cahaya yang bukan alamiah, seperti minyak tanah, listrik, api, dan sebagainya.

FASILITAS-FASILITAS DIDALAM RUMAH SEHAT

Rumah yang sehat harus mempunyai fasilitas-fasilitas sebagai berikut : 1. Menyediakan air bersih yang cukup 2. Pembuangan tinja 3. Pembuangan air limbah (air kotor) 4. Pembuangan samah 5. Fasilitas dapur 6. Ruang berkumpul keluarga.

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam membangun suatu rumah 1. Faktor Lingkungan Membangunan suatu rumah harus memperhatikan baik lingkungan fisik, biologis maupun lingkungan sosial dimana rumah itu didirikan dipegunungan atau di tepi pantai, di desa, ataukah di kota-didaerah dingin atau di daerah panas, di daerah dekat gunung berapi (daerah gempa), atau di daerah bekas gempa dan sebagainya. Rumah di daerah pedesaan sudah tentu disesuaikan dengan kondisi sosial budaya pedesaan misalnya bahannya, bentuknya, menghadapnya dan sebagainya.

2. Tingkat kemampuan ekonomi masyarakat Rumah dibangun berdasarkan kemampuan keuangan penghuni untuk itu maka bahan-bahan setempat yang murah misalnya bambu, kayu dan sebagainya adalah merupakan bahan-bahan pokok pembuatan rumah.

10

3. Teknologi Yang Dimiliki oleh Masyarakat Teknologi perumahan sudah begitu maju dan sudah begitu modern. Akan tetapi teknologi modern itu saat mahal dan bahkan kadang-kadang tidak dimengerti oleh masyarakat. Rakyat pedesaan bagaimanapun sederhananya sudah mempunyai teknologi perumahan sendiri yang dipunyai turun-temurun. Dalam rangkapenerapan teknologi tepat guna, maka teknologi yang sudah dipunyai oleh masyarakat tersebut dimodifikasi. Segi-segi yang merugikan kesehatan dikurangi, dan memperhatikan segi-segi yang sudah positif.

4. Kebijakan (Peraturan-peraturan) Pemerintahan yang Menyangkut Tata Guna Tanah Untuk hal ini, bagi perumahan masyarakat pedesaan belum merupakan problem, namun di kota sudah menjadi masalah yang besar.

11

DAFTAR PUSTAKA

Prof. Abdurrahman Muhammad, SH. 2005. Ilmu sosial budaya dasar. Bandung : P Cipta Aditya Bhakti. Notoadmodjo, Soekidjo. 2003. Ilmu kesehatan masyarakat. Jakarta : Rineka Cipta.

12