Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN RANCANGAN SISTEM INFORMASI PERANGKAT LUNAK RENTAL MOBIL HANS

NAMA NIM KELAS : MEYLINA JUWITA : A2.1000097 : TI - IVA

A. Use Case Diagram Use case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Yang ditekankan adalah apa yang diperbuat sistem, dan bukan bagaimana. Sebuah use case merepresentasikan sebuah interaksi antara aktor dengan sistem. Use case merupakan sebuah pekerjaan tertentu, misalnya login ke sistem, meng-create sebuah daftar nyewaan, dan sebagainya. Seorang/sebuah aktor adalah sebuah entitas manusia atau mesin yang berinteraksi dengan sistem untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu. Use case diagram dapat sangat membantu bila kita sedang menyusun requirement sebuah sistem,

mengkomunikasikan rancangan dengan klien, dan merancang test case untuk semua feature yang ada pada sistem. Use Case Diagram menggambarkan interaksi antara actor dengan proses atau sistem yang dibuat. Use Case Diagram mempunyai beberapa bagian penting seperti : Actor, Use Case, Undirectional Association, Generalization. 1. Actor Actor merupakan bagian dari Use Case yang bertindak sebagai subjek (pelaku) dalam suatu proses. 2. Use Case Use Case adalah proses-proses yang terjadi dalam suatu sfotware. Use Case juga menggambarkan apa yang sedang dilakukan oleh seorang Actor. 3. Relasi Relasi menggambarkan hubungan antara actor dan use case. Relasi-relasi tersebut dapat dibagi menjadi : Undirectional Association

Generalization Dependency B. Class diagram Class adalah sebuah spesifikasi yang jika diinstansiasi akan menghasilkan sebuah objek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi objek. Class menggambarkan keadaan (atribut/properti) suatu sistem, sekaligus menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut (metoda/fungsi). Class diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, package dan objek beserta hubungan satu sama lain seperti containment, pewarisan, asosiasi, dan lain-lain. Class memiliki tiga area pokok : 1. Nama (dan stereotype) 2. Atribut 3. Metoda Atribut dan metoda dapat memiliki salah satu sifat berikut : Private, tidak dapat dipanggil dari luar class yang bersangkutan\ Protected, hanya dapat dipanggil oleh class yang bersangkutan dan anakanak yang mewarisinya Public, dapat dipanggil oleh siapa saja Class dapat merupakan implementasi dari sebuah interface, yaitu class abstrak yang hanya memiliki metoda. Interface tidak dapat langsung diinstansiasikan, tetapi harus diimplementasikan dahulu menjadi sebuah class. Dengan demikian interface mendukung resolusi metoda pada saat run-time. Sesuai dengan perkembangan class model, class dapat dikelompokkan menjadi package. Kita juga dapat membuat diagram yang terdiri atas package.

C. Sequence Diagram Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar sistem (termasuk pengguna, display, dan sebagainya) berupa message yang digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atar dimensi vertikal (waktu) dan dimensi horizontal (objek objek yang terkait). Sequence diagram biasa digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai respons dari sebuah event untuk menghasilkan output tertentu. Diawali dari apa yang men-trigger aktivitas tersebut, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal

dan output apa yang dihasilkan. Masing-masing objek, termasuk aktor, memiliki lifeline vertikal. Message digambarkan sebagai garis berpanah dari satu objek ke objek lainnya. Pada fase desain berikutnya, message akan dipetakan menjadi operasi/metoda dari class. Activation bar menunjukkan lamanya eksekusi sebuah proses, biasanya diawali dengan diterimanya sebuah message. Untuk objek-objek yang memiliki sifat khusus, standar UML mendefinisikan icon khusus untuk objek boundary, controller dan persistent entity.

D. Studi Kasus ANALISI PERANCANGAN SISTEM INFORMASI RENTAL MOBIL 1. Identifikasi Masalah Proses penyewaan mobil masih menggunakan pencatatan secara manual tanpa system terkomputerisasi. Penyimpanan data yang tidak efektif karena data penyewaan tersimpan secara fisik tidak dengan system yang sudah terkomputerisasi, sehingga mengakibatkan penumpukan penyimpanan data penyewaan. Terjadi kesulitan saat pengecekan data penyewaan, karena belum

terkomputerisasi. 2. Batasan Masalah Pembahasan hanya pada penyewaan saja ( mobil dan supir). Orang yang terlibat adalah petugas atau bagian administrasi dan supir yang akan disewa. System dapat mencetak transaksi penyewaan dan laporan keseluruhan mengenai penyewaan. Petugas atau bagian administrasi hanya melayani customer yang akan menyewa dan melakukan pencetakan transaksi penyewaan. 3. Tujuan Sistem Perangkat Lunak Rental Mobil ini dibuat untuk membantu dalam pengelolaan sewa mobil agar tidak terjadi jadwal yang bentrok antara penyewa mobil dan yang akan menyewa mobil, serta keterlambatan pengembaliaan mobil yang berimbas pada jadwal penyewaan yang telah ada yang dapat merugikan customer dan pemilik rental mobil itu sendiri.maka dari itu, dengan dibuatnya Sistem Perangkat Lunak ini diharapkan pengelolaan dalam penyewaan mobil dapat lebih efektif dan efisien. Perangkat Lunak ini juga mempunyai ruag lingkup sistem meliputi pemilik dan

petugas/bagian administrasi. Sehingga yang dapat masuk ke Sistem ini hanya mereka yang mempunyai akses ke Sistem PerangkatLunak ini. Membantu dalam pengelolaan sewa mobil agar tidak terjadi jadwal yang bentrok. Membatu para pengelola dalam mengelola penyewaan mobil sehingga menjadi lebih cepat dan mudah. Data penyewaan tersimpan rapih dan aman. Membantu pengelola dalam pencarian data penyewaan sehingga lebih cepat dan mudah. Mempermudah petugas atau bagain administrasi dalam melakukan transaksi penyewaan. Mempercepat kerja petugas dalam melakukan pekerjaan agar lebih efektif dan efisien. Mempermudah dalam perekapan laporan data penyewaan.

4. Sumber Data 1. Data Penyewaan 3. Data Customer 5. Informasi yang diperoleh Informasi rental mobil meliputi jumlah penyewaan mobil dan supir perbulan nya apakah mengalami peningkatan dan jenis mobil yang banyak di sewa. Identitas customer Data penyewaan Jumlah mobil yang tersedia Jumlah supir yang tersedia

2. Data Petugas Identitas petuga (Id_petugas, Nama, Alamat, No_HP)

Lampiran Sistem Informasi Rental Mobil yang saya kerjakan menggunakan sorftware Rational Rose 2003 1. USE CASE DIAGRAM
USE CASE DIAGRAM

pendaftaran data rental CUSTOMER data penyewaan PETUGAS

login laporan keseluruhan KASIR pembayaran

Pada gambar di atas yang bertugas menjadi aktor adalah customer, petugas dan kasir. pada sistem ini customer tidak masuk pada sistem, customer hanya melakukan pendaftaran secara manual. petugas lah yang nantinya akan menginputkan data customer pada sistem. petugas dan kasir akan login masing0masing untuk masuk ke form utama, form kepegawaian. petugas bertugas menginputkan data rental, data penyewaan dan laporan, termasuk data customer yang mendaftar untuk melakukan penyewaan. sedangkan kasir hanya bertugas pada transaksi pembayaran penyewaan saja.

2. SEQUENCE DIAGRAM Sequence Diagram Pendaftaran Customer


Pendaftaran Customer

: CUSTOMER

Formulir Pendaftaran

Input Data Pendaftaran

: PETUGAS

1. mengambil formullir penaftaran 2. input data pendaftaran 3. data customer

4. cek

5. save

6. data customer belum lengkap

Prosedur pelaksanaannya : 1. customer akan mengisi formulir pendaftaran. 2. data customer berupa fisik, akan di serahkan pada bagian petugas. 3. petugas akan melakukan pengecekan apakah sudah lengkap atau belum. apabila masih ada yang belum lengkap petugas akan mengkonfirmasikan lagi ke customer. 4. petugas akan menyimpan data terlebih dahulu sebelum di masukan kedalam sistem yang terkomputerisasi.

Sequence Diagram Input Data Pendaftaran


Input Data Pendaftaran

: PETUGAS

Menu Utama Form

Input Data Customer

Data Customer

1. pilih input data customer 2. input data customer 3. data customer 4. cek

5. save

6. data customer belum lengkap

Prosedur pelaksanaanya : 1. petugas memilik form input data custsomer. 2. petugas akan melakukan input data customer. 3. sistem akan mengecek apakah sudah lengkap apa belum, kalo belum sistem akan memunculkan peringatan data customer belum lengkap. 4. sistem akan menyimpan data customer tersebut apabila prosedur sudah lengkap.

Sequence Diagram Login Petugas


Login Petugas

: PETUGAS

Login Form

Pegawai

Menu Utama Form

1. username,password

3. petugas 4. cek 2. username,password salah

5. Tampilkan

Prosedur pelaksanaanya : 1. petugas memasukan username dan password pada sistem. 2. petugas masuk pada bagian kepegawaian. 3. sistem akan melakukan pengecekan apabila terjadi kesalahan akan muncul peringatan username atau password salah. 4. apabila sudah masuk ke sistem, petugas akan masuk ke manu utama form

Sequence Diagram Login Kasir


Login Kasir

Login Form : KASIR

Pegawai

Menu Utama Form

1. username,password 2. kasir 3. cek 4. username,password salah

5. Tampilkan

Prosedur pelaksanaanya : 1. kasir memasukan username dan password pada sistem. 2. kasir masuk pada bagian kepegawaian. 3. sistem akan melakukan pengecekan apabila terjadi kesalahan akan muncul peringatan username atau password salah. 4. apabila sudah masuk ke sistem, kasir akan masuk ke manu utama form

Sequence Diagram Input Data Rental


Input Data Rental (Data Mobil & Data Supir)

: PETUGAS

Input Data Mobil Form

Input Data Supir Form

Data Mobil

Data Supir

1. input data mobil 2. data mobil 3. cek

4. save

5. data mobil belum lengkap 6. input data supir 7. data supir 8. cek

9. save

10. data supir belum lengkap

Prosedure pelaksanaannya : 1. petugas masuk ke form data mobil. 2. petugas menginputkan data mobil. 3. sistem akan mengecek dan menyimpan. apabila ada yang kurang atau tidak cocok akan muncul peringatan data belum lengkap. 4. petugas masuk ke form data supir. 5. petugas menginputkan data supir. 6. sistem akan mengecek dan menyimpan. apabila ada yang kurang atau tidak cocok akan muncul peringatan data belum lengkap.

Sequence Diagram Input Data Customer dan Penyewaan


Input Data Customer dana Penyewaan

: PETUGAS

Menu Utama Form

Input Data Penyewaan Form

Data Penyewaan

1. pilih input data penyewaan 2. inputdata penyewaan 3. data penyewaan 4. cek

5. save 6. data penyewaan belum lengkap 7. tampilkan

Prosedur Pelaksanaannya : 1. petugas memili input data penyewaan pada form utama. 2. petugas menginputkan data customer yang melakukan penyewaan. 3. sistem akan mengecek dan mengesave pada data penyewaan. apabila masih ada data yang belum lengkap sistem akan memunculkan peringatan data penyewaan belum lengkap. 4. sistem akan menampilkan data yang sudah di inputkan.

Sequence Diagram Transaksi Pembayaran


Transaksi Pembayaran

: KASIR

Menu Utama Form

Input Pembayaran

Data Pembayaran

: CUSTOMER

1. pilih input pembayaran 2. input pembayaran 3. data pembayaran 4. cetak

5. pembayaran

6. struk pembayaran

Prosedur pelaksanaannya : 1. kasir memilih form input pembayaran. 2. kasir penginputkan data pembayaran. 3. sistem akan mencetak data pembayaran tersebur. 4. customer melakukan pembayaran ke kasir. 5. kasir akan memberikan struk pembayaran pada customer.

Sequence Diagram Laporan


Laporan

: PETUGAS

Menu Utama Form

Laporan Form

Laporan Data Rental

Laporan Data Penyewaan

1. pilih menu utama 2. pilih form laporan

3, pilih laporan data renatal 4. cetak

5. tampilkan laporan data rental

6. pilih laporan data penyewaan 7. cetak

8. tampilkan laporan data penyewaan

Prosedur pelaksanaannya : 1. petugas masuk pada menu utama. 2. petugas memilih form laporan. 3. petugas memilih laporan data rental. 4. sistem akan mencetak laporan tersebut apabila diperlukan. 5. akan tampil laporan data rental pada sistem tersebut. 6. petugas memilih laporan data penyewaan. 7. sistem akan mencetak laporan data penyewaan apabila diperlukan. 8. akan tampil laporan data penyewaan pada sistem tersebut.