Anda di halaman 1dari 7

HAK ASASI MANUSIA

MAKALAH
Disusun guna memenuhi salah satu tugas mata kuliah
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Oleh
HENI SUSILOWATI
IB

PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM MIFTAHUL ‘ULA
Desember 2008
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Secara formal konsep mengenai Hak Asasi Manusia lahir tanggal 10 – 12 – 1948. ketik
PBB memproklamirkan Deklarasi Universal Hak – hak Asasi Manusia, yang didalamnya memuat
30 pasal dan sacara eksplisit menerangkan bahwa Hak Asasi Manusia adalah sesuatua yang melekat
pada manusia sejak lahir yang tidak dapat dihilangkan atau dikurangi oleh siapapun.
B. RUMUSAN MASALAH
Dengan adanya paparan diatas terdapat beberapa permasalahan , antara lain:
1. Apakah pengertian Hak Asasi Manusia ?
2. Ada berapa macam. Macam hak asai manusia?
3. Bagaimana penegakan Hak Asasi Manusia di Indonesia?
C. TUJUAN MASALAH
1. Untuk mengetahui Hak Asasi Manusia
2. Untuk mengetahui mascam- macam Hak Asasi Manusia
3. Untuk mengetahui Hak Asasi Manusia di indonesia
HAK ASASI MANUSIA

I. PENGERTIAN HAK ASASI MANUSIA


Sacara formal konsep mengenai Hak Asasi Manusia lahir pada tanggal 10 Desember
1948, ketika PBB memproklamirkan Deklarasi Universal HAM. Yang didalamnya memuat 30
pasal, yang kesemuanya memaparkan tentang hak dan kewajiban umat manusia.
Secara eksplisit, HAM adalah suatu yang melekat pada manusia, yang tanpanya manusia
mustahil dapat hidup sebagai manusia, sifatnya tidak dapat dihilangkan atau dikurangi oleh
siapapun.
Adapun isi dalam mukadimah Deklarasi Unuversal tentang HAM oleh PBB adalah:
1. pengakuan atas martabat dan hak-hak yang sama bagi semua anggota keluarga,
kemanusiaan dan keadilan didunia.
2. mengabaikan dan memandang rendah hak asai manusia akan menimbulkan perbuatan yang
tidak sesuai dengan hati nurani umat manusia.
3. hak – hak manusia perlu dilindungi oleh peraturan hukum
4. persahabatan antara Negara-negara perlu dianjurkan
5. memberikan hak-hak yang sama baik laki-laki maupun perempuan
6. memberi penghargaan terhadap pelaksanaan hak-hak manusia dan kebebasan asa umat
manusia
7. melaksanakan hak-hak dan kebebasan secara tepat dan benar.
Berikut ini pengertian HAM menurut beberapa ahli:
1. Prof. Dr. Dardji darmodiharjo, sh
Ham adalh hak-hak dasar / pokok yang dibawa manusia sejak lahir sebagi anugrh
tuhan yang maha esa
2. Laboratorium pancasila IKIP Malang.
HAM adalah hak yang melekat pada martabat manusia sebagai insan ciptaan Tuhan
Yang Maha Esa.
3. Prof. Mr. Kuntjono Purbo pranoto.
HAM adalah hak yang dimiliki manusia menurut kodratnya yang tidak dipisahkan
hakikatnya
4. John Locke.
HAM adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Peencipta
sebagai sesuatu yang bersifat kodrati.
Dari uraian diatas bisa disimpulkan bahwa HAM merupakan hak paling individu dan
suatu pelaksanaan umum yang baku bagi semua bangsa dan Negara dan merupakan
seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makluk
Tuhan Yang Maha Esa, yang wajib dihormati , dijunjung tinggi yang dilindungi oleh
Negara, hukum, pemerintah dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan
harkat dan martabt manusia.
.II. MACAM-MACAM HAK ASAI MANUSIA
Menurut Deklarasi Universal Ham ( DUHAM ) terdapat 5 jenis hak asai yang dimiliki setiap
individu.
- Hak personal ( Hak jaminan kebutuhan pribadi )
- Hak legal ( hak jaminan perlindungan hukum)
- Hak sipil dan politik
- Hak subsistensi ( hak jaminan adanya sumber daya unuk menunjang kehidupan )
- Hak ekonomi , sosial dan budaya.
Menurut pasal 3-21 DUHAM : hak personal , hak legal ; hak sipil dan politik meliputi:
1. Hak untuk hidup , kebebasan dan keamanan pribadi
2. Hak bebas dari perbudakan dan penghambatan
3. Hak bebas dari penyiksaan atau perlakuan maupun hukum yang kejam, tak berprimanusiaan /
merendahkan derajat kemanusia
4. Hak untuk memperoleh pengakuan hukum dimana saja secara pribadi.
5. Hak untuk pengampuan hukum secara efektif
6. Hak bebas dari pengakapan , pertahananatau pembuangan yang sewenag-wenang
7. Hak untuk peradilan yang indipenden dan tidak memihak
8. Hak untuk praduga tak bersalah sampai terbukti bersalah
9. Hak bebas dari campur tangan yang sewenang – wenang
10. Hak bebas dari serangan terhadap kehadap kehormatan dan nama baik
11. Hak atas perlindungan hukum
12. Hak bergerak
13. Hak memperoleh suaka
14. Hak atas satu kebangsaan
15. Hak untuk menikah dan membentuk keluarga
16. Hak untuk mempunyai hak milih
17. Hak bebas berfikir
18. Hak menyatakan pendapat
19. Hak berhimpun dan berserikat
20. Hak menikmati pelayanan masyarakat
Adapun hak susistansi, hak ekonomi, sosial dan budaya meliputi:
1. Hak atas jaminan sosial
2. Hak untuk bekerja
3. Hak atas hasil kerja
4. Hak bergabung dan berserikat
5. Hak atas istirahat
6. Hak hidup dan kesehatan yang layak
7. Hak pendidikan
8. Hak berpartisipasi dalam kehidupan yang berkebudayaan.
II. PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA
Setiap orang dan setiap badan dalam masyarakat senantiasa menjunjung tinggi penghargaan
tehadap hak-hak dan kebebasa-kebebasan melalui tindakan progresif baik secara nasional maupun
internasional.
Namun manakala manusia telah memproklamasikan diri menjadi suatu kaum atau bangsa dalam
suatu Negara, status manusia individual akan menjadi stqatus warga Negara. Pemberian hak sebagi
warga Negara diatur dalam mekanisme kenegaraan.
Berikut ini langkah-langkah dalam upaya penegakan HAM di Indonesia adalah:
1. Mengadakan langkah kongrit dan sistematik dalam pengaturan hukum positif
2. Membuat peraturan perundang-undang tentang ham
3. Peningkatan penghayatan dan pembudayaan ham pada segenap element masyarakat
4. Mengatur mekanisme perlindungan ham secara terpadu
5. Memacu keberanian warga untuk melaporkan bila ada pelanggan ham
6. Meningkatkan hubungan dengan lembaga yang menangani ham
7. Membentuk pusat kajian ham
8. Meningkatkan peran aktif media massa
( Muladi ; orientasi pendalaman bidang tugas DPRD I dan DPRD II : 1997)
Dalam penegakan HAM diindonesia perangkat ideology panca sila dan UUD 1945 harus
dijadikan acuan pokok, karena secara terpadu nilai-nilai dasar ytang ada didalamnya merupakan The
Indonesia Bill Of Human Right.
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari paparan diatas dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: HAk Asasi Manusia merupakan hak
paling individu dn suatu pelaksanaan umum yang baku bagi semua bangsa dan Negara.
Namun manakala manusia telah memproklamasikan diri menjadi suatu kaum dalam Negara, status
manusia individual akan berubah menjadi di status warga Negara yang kesemuanya diatas dalam
mekanisme kenegaraan
B. SARAN
Segala puji syukur bagi Allah yang telah memberikan hidayah sehingga makalah ini dapat terselesaikan
saya berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada semua pihak.
Akhir kata semoga makalah ini dapat menjadi sumbangsih pemikiran kepada semua pihak yang
berkepentingan
C. DAFTAR PUSTAKA
- Sarjana, Dkk.2004.Kewarganegaraan. Surakarta: Mefi Caraka