Anda di halaman 1dari 3

Allah itu sekadar Nama

"Allah yang kamu sebut itu Nama-Nya. Tubuh-Nya mana? Tubuh-Nya, yaitu yang laysa kamitslihi syai'un (tidak ada seumpamanya; tidak sama dengan sesuatu). Bukan kosong yang kita lihat sehari-hari (<-- ini kosong zat-sifat). Sedangkan Allah Ta'ala itu kosong laysa kamitslihi syai'un. "

- Syaikh Undang Siradj Sebagai muslim akhir zaman, wajar jika kita lebih dulu mengenal salat sebelum mengenal Allah. Padahal umat masa awal dibimbing Rasulullah Saw. untuk mengenal Allah dulu baru kemudian mengenal ibadah syariat. Muxlimo's Lair mengajak umat menggenapkan pondasi akidah yang awal: ilmu tauhid. Mengenal Yang Disembah sebelum melakukan penyembahan, inilah sebenar-benar Islam. Mari membersihkan iman, akhlak, dan amal dari kesyirikan yang mungkin masih terselip dalam peribadatan kepada Allah Swt. InsyaAllah. Aamiin Ya Rabb al-alamiin

Artikel Allah itu sekadar Nama ini ditulis dari dengan harapan sampai juga ke . Semoga Allah mudahkan penulis dan pembaca semua mengamalkan kebaikan di dalamnya; semoga Allah lindungi penulis dan pembaca semua dari keburukan di dalamnya. Aamiin. Jangan sungkan memberikan tanggapan Sobat untuk tulisan bertajuk Allah itu sekadar Nama ini. Bila berkenan, sebarkanlah via fasilitas share di bawah. Makasiiih. sumber asli: Allah itu sekadar Nama | Muxlimo's Lair http://muxlimo.blogspot.com/2011/06/allah-itu-sekadar-nama.html#ixzz3p5DgkY8C Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Share Alike

Perkataan Tuhan adalah Pakaian


Perkataan-perkataan Tuhan bukan untuk dibicarakan saja, tapi untuk dipakai buat keselamatan dan pengabdian. Perkataan Tuhan sudah benar dan jadi. Tidak perlu dipikir dan diragukan lagi. Ibarat pakaian sudah rapi, pakailah. Sudah disiapkan di Fushshilat. Pakailah.

sumber asli: Perkataan Tuhan adalah Pakaian | Muxlimo's Lair http://muxlimo.blogspot.com/2011/02/perkataan-tuhan-adalah-pakaian.html#ixzz3p5D7lDbM Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Share Alike

Ketahuilah tentang Ruh Qudus


Ruh Qudus itu nyawanya ruh kita. Nyawa kita disebut idhafi dan nyawa ruh idhafi itulah ruh qudus. Jadi ruh qudus itu nyawanya nyawa. Ini yang berkuasa pada segala ruh. - Syaikh Sirad Salaam, Sobat Sarang...

Membaca quote Syaik Sirad di atas kebanyakan muslim akan berpaling dan mengatakan dalam hati bahwa sesungguhnya hanya Allah Swt. yang mengetahui soal ruh. Benar, Allah Maha Mengetahui. Meski demikian, mustahil Muhammad Rasulullah Saw. tidak mengetahui sama sekali mengenai ini. Sebab, jika beliau tidak Allah karuniai pengetahuan tentang ruh, apalagi tentang ruh qudus, maka kita akan terpaksa menerima kenyataan yang termaktub dalam postulat-postulat berikut ini:

Sungguh, seandainya Nabi Muhammad Saw. tidak mengetahui sedikit pun tentang ruh, niscaya perjalanan Isra Mikraj dan perintah salat lima waktu tidak akan pernah ada dalam khazanah Islam. Sungguh, seandainya Nabi Muhammad Saw. tidak mengetahui sedikit pun tentang ruh, niscaya kalimat ikrar persaksian syahadat selamanya akan sebatas persaksian dalam lisan semata. Sungguh, seandainya ilmu tentang ruh tidak Allah Swt. karuniakan pada hamba-Nya, niscaya Allah adalah Tuhan yang zalim sebab Dia minta dikenal dan disembah, tetapi alat dan ilmu untuk mengenal-Nya tidak Allah turunkan.

Yang dijadikan sandaran dalam tulisan ini adalah dalil berikut; dalil ayat Quran yang juga dijadikan sandaran bagi saudara-saudara muslim di luar sana yang mengatakan bahwa "soal ruh hanya Allah yang tahu". Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: "Ruh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit". (Q.S. al-Israa: 85)

Dengan tanpa mengurangi rasa hormat dan persaudaraan dalam keimanan akidah Islam, saya mohon kesabaran saudara-saudara muslim untuk menantikan postingan selanjutnya mengenai topik ini. Mudah-mudahan tidak ada seorang pun yang membaca tulisan ini terbetik dalam hatinya sebuah kata: sesat. Aamiin. Atau tahanlah kata itu hingga penjelasannya dapat disimpulkan berterima atau tertolak. Setuju?! :) sumber asli: Ketahuilah tentang Ruh Qudus | Muxlimo's Lair http://muxlimo.blogspot.com/2011/12/ketahuilah-tentang-ruh-qudus.html#ixzz3p5CRkYHP Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Share Alike