Anda di halaman 1dari 10

Homeopati

Disusun Oleh : Isna Indriyani Nur Ardianti Kamila Suci Nurani Ngesti Wisuda Prastowo Dite Raditya Sodik Meiful Adri Nur Rahmat Sulistyo Viqa Ainuroviqa 0908010096 0908010098 0908010100 0908010102 0908010104 0908010106 0908010108 0908010110

Pengertian Homeopati
Homeopati

adalah sistem pengobatan yang melibatkan terapi individu dengan zat yang sangat diencerkan, diberikan terutama dalam bentuk tablet, dengan tujuan memicu sistem alami tubuh untuk penyembuhan. Setiap pasien diberi obat yang paling sesuai menurut gejala spesifik yang dikeluhkan.

Prinsip Dasar Homeopati


Prinsip

dasar homeopati adalah Similia Similibus Curentur yang artinya serupa menyembuhkan yang serupa. Artinya homeopati bekerja dengan prinsip bahwa penyakit dapat disembuhkan oleh bahan yang sama yang mungkin telah menyebabkan timbulnya penyakit tersebut, dengan cara dipotentisasikan. Homeopati didasarkan pada prinsip mengobati penyakit dengan yang sejenis. Zat yang menyebabkan gejala-gejala bila diambil dalam dosis besar dapat digunakan dalam jumlah kecil untuk mengobati gejala-gejala tersebut

Latar Belakang Terapi Homeopati


Penggunaan pengobatan alternatif berkembang pada

obat manusia . Tetapi untuk informasi tentang perpanjangan penggunaan pada kedokteran hewan terbatas, sebagai catatan yang baik penggunaan pengobatan ini tidak ada. Dalam pengobatan hewan ternak, terapi alternatif telah di fokus terutama kaitannya dengan pertanian organik, karena penekanan pada metode alami dan obat-obatan dalam standar organik dan tujuan umum untuk mengurangi penggunaan zat kimia.

Pembahasan
Sampel penelitian terdiri dari 57 ekor sapi

perah yang menyusui di 39 ternak yang berbeda di timur Norwegia, termasuk dalam periode antara Oktober 2000 dan Desember 2001. Sapi-sapi yang telah diperiksa disertakan pada proyek dokter hewan yang dihubungi oleh peternak atau dokter hewan tentang kasus mastitis dianggap memenuhi kriteria inklusi.

Jumlah laktasi dan keparahan mastitis

digunakan sebagai faktor stratifikasi. Laktasi pertama dan kedua atau laktasi berikutnya dalam kombinasi ringan, sedang dan berat. Pemeriksaan klinis dan pengumpulan sampel susu yang dilakukan dalam hari 0, 1, 7 dan 28. Pemeriksaan klinis juga dilakukan pada hari ke 2 pada sapi dengan tanda-tanda sistemik pada hari ke 1 Jika para peternak mengamati gejala yang memburuk atau gejala baru yang dikembangkan selama periode penelian maka dilakukan penelitin lanjutan.

Pemeriksaan laboratorium sampel susu

dilakukan meliputi identifikasi mikroorganisme, pengujian sensitivitas dan adanya zat antibakteri. Obat homeopati diproduksi oleh Heel Homeoden, Gent, Belgia, sesuai dengan standar Good Manufacturer Practice(GMP). Obat homeopati diberikan secara oral, dilarutkan dalam air. Homeopath telah melakukan kontak dengan peternak melalui telepon dan sapi kembali diperiksa jika perlu. Dalam praktek pengobatan homeopati sering berubah, mengikuti perubahan gejala sepanjang proses penyembuhan.

Evaluasi dilakukan melelui skala, termasuk

suhu tubuh, nafsu makan, gejala peradangan akut pada kuartal yang terpengaruh, perubahan yang terlihat di susu sapi.

Kesimpulan
Dari kasus mastitis ini, terapi homeopati

tidak lebih baik dibandingkan terapi antibiotik. Terapi antibiotik dapat menyembuhkan lebih cepat, sedangkan terapi homeopati membutuhkan waktu yang lama dan mempunyai resiko lebih besar dalam kegagalan terapi, dibandingkan terapi dengan antibiotik.

TERIMA KASIH