Anda di halaman 1dari 22

Larutan Penyangga

Apakah yang dimaksud dengan larutan penyangga?


Definisi Larutan penyangga adalah satu zat yang menahan perubahan pH ketika sejumlah kecil asam atau basa ditambahkan kedalamnya.

Larutan penyangga yang bersifat asam Larutan penyangga yang bersifat asam adalah sesuatu yang memiliki pH kurang dari 7. Larutan penyangga yang bersifat asam biasanya terbuat dari asam lemah dan garammya acapkali garam natrium. Contoh yang biasa merupakan campuran asam etanoat dan natrium etanoat dalam larutan. Pada kasus ini, jika larutan mengandung konsentrasi molar yang sebanding antara asam dan garam, maka campuran tersebut akan memiliki pH 4.76. Ini bukan suatu masalah dalam hal konsentrasinya, sepanjang keduanya memiliki konsentrasi yang sama. Anda dapat mengubah pH larutan penyangga dengan mengubah rasio asam terhadap garam, atau dengan memilih asam yang berbeda dan salah satu garamnya. Larutan penyangga yang bersifat basa larutan penyangga yang bersifat basa memiliki pH diatas 7. Larutan penyangga yang bersifat basa biasanya terbuat dari basa lemah dan garamnya. Seringkali yang digunakan sebagai contoh adalah campuran larutan amonia dan larutan amonium klorida. Jika keduanya dalam keadaan perbandingan molar yang sebanding, larutan akan memiliki pH 9.25. Sekali lagi, hal itu bukanlah suatu masalah selama konsentrasi yang anda pilih keduanya sama.

Bagaimana cara larutan penyangga bekerja?

Larutan penyangga mengandung sesuatu yang akan menghilangkan ion hidrogen atau ion hidroksida yang mana anda mungkin menambahkannya sebaliknya akan merubah pH. Larutan penyangga yang bersifat asam dan basa mencapai kondisi ini melalui cara yang berbeda. Larutan penyangga yang bersifat asam Kita akan mengambil campuran asam etanoat dan natrium etanoat sebagai contoh yang khas. Asam etanoat adalah asam lemah, dan posisi kesetimbangan akan bergeser ke arah kiri:

Penambahan natrium etanoat pada kondisi ini menambah kelebihan ion etanoat dalam jumlah yang banyak. Berdasarkan Prinsip Le Chatelier, ujung posisi kesetimbangan selanjutnya bergeser ke arah kiri. Karena itu larutan akan mengandung sesuatu hal yang penting:

Banyak asam etanoat yang tidak terionisasi; Banyak ion etanoat dari natrium etanoat: Cukup ion hidrogen untuk membuat larutan menjadi bersifat asam.

Sesuatu hal yang lain (seperti air dan ion natrium) yang ada tidak penting pada penjelasan. Penambahan asam pada larutan penyangga yang bersifat asam Larutan penyangga harus menghilangkan sebagian besar ion hidrogen yang baru sebaliknya pH akan turun dengan mencolok sekali. Ion hidrogen bergabung dengan ion etanoat untuk menghasilkan asam etanoat. Meskipun reaksi berlangsung reversibel, karena asam etanoat adalah asam lemah, sebagaian besar ion hidrogen yang baru dihilangkan melalui cara ini.

Karena sebagian besar ion hidrogen yang baru dihilangkan, pH tidak akan berubah terlalu banyak tetapi karena kesetimbangan ikut terlibat, pH akan sedikit menurun. Penambahan basa pada larutan penyangga yang bersifat asam Larutan basa mengandung ion hidroksida dan larutan penyangga menghilangkan ion hidroksida tersebut. Kali ini situasinya sedikit lebih rumit karena terdapat dua proses yang dapat menghilangkan ion hidroksida. Penghilangan ion hidroksida melalui reaksi dengan asam etanoat Sebagian besar zat yang bersifat asam yang mana ion hidroksida bertumbukan dengan molekul asam etanoat. Keduanya akan bereaksi untuk membentuk ion etanoat dan air.

Karena sebagian besar ion hidroksida dihilangkan, pH tidak berubah terlalu besar. Penghilangan ion hidroksida melalui reaksi dengan ion hidrogen Harus diingat bahwa beberapa ion hidrogen yang ada berasal dari ionisasi asam aetanoat.

Ion hidroksida dapat bergabung dengannya untuk membentuk air. Selama hal itu terjadi, ujung kesetimbangan menggantikannya. Hal ini tetap terjadi sampai sebagian besar ion hidrogen dihilangkan.

Sekali lagi, karena anda memiliki kesetimbangan yang terlibat, tidak semua ion hidroksida dihilangkan karena terlalu banyak. Air yang terbentuk terionisasi kembali

menjadi tingat yang sangat kecil untuk memberikan beberapa ion hidrogen dan ion hidroksida. Larutan penyangga yang bersifat basa Kita akan menganbil campuran larutan amonia dan amonium klorida sebagai contoh yang khas. Amonia adalah basa lemah, dan posisi kesetimbangan akan bergerak ke arah kiri:

Penambahan amonium klorida pada kondisi ini menambahkan kelebihan ion amonium dalam jumlah yang banyak. Berdasarkan Prinsip Le Chatelier, hal itu akan menyebabkan ujung posisi kesetimbangan akan bergeser ke arah kiri. Karena itu larutan akan mengandung beberapa hal yang penting:

Banyak amonia yang tidak bereaksi; Banyak ion amonia dari amonium klorida; Cukup ion hidrogen untuk menghasilkan larutan yang bersifat basa.

Hal lain (seperti air dan ion klorida) yang ada tidak penting pada penjelasan. Penambahan asam pada larutan penyangga yang bersifat basa Terdapat dua proses yang dapat menghilangkan ion hidrogen yang anda tambahkan. Penghilangan ion hidrogen melalui reaksi dengan amonia Sebagian besar zat dasar yang mana ion hidrogen bertumbukan dengannya adalah molekul amonia. Keduanya akan bereaksi untuk membentuk ion amonium.

Sebagian besar, tetapi tidak seluruhnya, ion hidrogen akan dihilangkan. Ion amonium bersifat asam yang sedikit lemah, dan karena itu ion hidrohen akan dilepaskan kembali. Penghilangan ion hidrogen melalui reaksi dengan ion hidroksida Harus diingat bahwa beberepa ion hidroksida yang ada berasal dari reaksi antara amonia dan air.

Ion hidrogen dapat bergabung dengan ion hidroksida tersebut untuk menghasilkan air. Selama hal itu terjadi, ujung kesetimbangan menggantikan ion hidroksida. Hal ini terus terjadi sampai sebagian besar ion hidrogen dihilangkan.

Sekali lagi, karena anda memiliki kesetimbangan yang terlibat, tidak semua ion hidrogen dihilangkan hanya sebagian besar. Penambahan basa pada larutan penyangga yang bersifat basa Ion hidroksida dari alkali dihilangkan melali reaksi yang sederhana dengan ion amonium.

Karena amonia yang terbentuk merupakan basa lemah, amonia akan bereaksi dengan air dan karena itu reaksi sedikit reversibel. Hal ini berarti bahwa, sekali lagi, sebagian besar (tetapi tidak semuanya) ion hidrogen dihilangkan dari larutan.

Contoh Soal
1. Hitunglah pH larutan berikut. a. H2SO4 0,04 M b. CH3COOH 0,1 M (Ka = 105) c. Ca(OH)2 0,3 M d. NH4OH 0,1 M (Kb = 105) Jawab

2. Tentukan konsentrasi ion H+ dalam masing-masing larutan berikut. a. H2SO4 0,02 M b. HNO3 0,1 M c. CH3COOH 0,05 M jika derajat ionisasinya 1% d. H2SO3 0,001 M jika Ka = 1 105) Jawab :

3. Tentukan konsentrasi ion OH masing-masing larutan berikut. a. Ca(OH)2 0,02 M b. KOH 0,004 M c. Al(OH)3 0,1 M jika Kb = 2,5 106) d. NH4OH 0,01 M jika terion sebanyak 5% Jawab:

4. Bila 0,15 mol CH3COOH (Ka = 2 . 1015) dan 0,1 mol NaOH dilarutkan dalam air sehingga diperoleh larutan penyangga dengan volume 1 liter. Tentukan pH larutan penyangga tersebut! Jawab:

5. Bila 3,4 gram gas NH3 dilarutkan ke dalam 1 liter air. Kemudian ke dalam larutantersebut ditambahkan 5,35 gram NH4Cl. Jika KbNH3 = 1,8.10-5, Mr NH3 = 17

dan Mr NH4Cl = 53,5, tentukanlah pH larutan tersebut! Jawab:

6. Bila 2 liter larutan NH4OH 0,2 M dicampurkan dengan 2 liter larutan NH4Cl 0,2 M dan Kb NH4OH = 1,8.10-5. Tentukan: a. pH larutan penyangga b. pH larutan penyangga setelah penambahan 10 ml HCl 0,1 M c. pH larutan penyangga setelah penambahan 10 ml NaOH 0,1 M Jawab: a. Jumlah mol NH4OH = V M = 2 0,2 = 0,4 mol Jumlah mol NH4Cl = V M = 2 0,2 = 0,4 mol

b. Pada campuran NH4OH dan NH4Cl ditambahkan HCl, maka NH4OH akan bereaksi dengan HCl membentuk NH4Cl. Jumlah mol NH4Cl awal = 0,4 mol = 400 mmol Jumlah mol NH4OH awal = 0,4 mol = 400 mmol Jumlah mol HCl = V M = 10 ml 0,1 M = 1 mmol

c. Pada campuran NH4OH dan NH4Cl ditambahkan NaOH, maka NaOH akan bereaksi dengan NH4Cl sehingga NH4OH bertambah dan NH4Cl berkurang. Jumlah mol NH4OH awal = 0,4 mol = 400 mmol Jumlah mol NH4Cl awal = 0,4 mol = 400 mmol Jumlah mol NaOH = V M = 10 ml 0,1 M = 1 mmol

7. Berapa konsentrasi H+ dan OH dalam 500 mL larutan HCl 0,1 M? Jawab HCl(aq) H+(aq) + Cl(aq) Perbandingan koefisien = 1 : 1 : 1

Konsentrasi OH dalam HCl 0,1 M adalah [H+] [OH] = 1014 M 0,1 M [OH] = 1014 M

8. Berapa konsentrasi ion H+ dan ion SO42 dalam 500 mL larutan H2SO4 0,2 M? Jawab H2SO4(aq) 2H+(aq) + SO42(aq) Perbandingan koefisien = 1 : 2 : 1

9. Berapa konsentrasi OH dan H+ dalam larutan NaOH 0,2 M? Jawab NaOH(aq) Na+(aq) + OH(aq) Perbandingan koefisien = 1 : 1 : 1

[H+] [OH] = 1014 M [H+] x 0,2 = 1014 M

10. Tentukan [OH] yang terdapat dalam larutan amonia 0,5 M jika diketahui Kb.NH3 = 1,8 x 105. Jawab Dalam air NH3 terionisasi sebagai berikut = NH4OH(aq) <==> NH4+(aq) + OH(aq)

3 x 10-3

SOAL
1. Diantara campuran larutan berikut ini, yang dapat membentuk larutan penyangga adalah..... a. 100 mL larutan gas NH3 0,1 M + 100 mL larutan NaOH 0,1 M b. 100 mL larutan gas NH3 0,1 M + 100 mL larutan NaOH 0,2 M c. 50 mL larutan gas NH3 0,1 M + 100 mL larutan NaOH 0,1 M d. 100 mL larutan gas NH3 0,1 M + 50 mL larutan NaOH 0,1 M e. 50 mL larutan gas NH3 0,1 M + 50 mL larutan NaOH 0,1 M

2. Larutan penyangga merupakan campuran....... a. larutan asam kuat dengan asam konjugasinya b. larutan asam lemah dengan asam konjugasinya c. larutan asam lemah dengan basa konjugasinya d. larutan basa lemah dengan basa konjugasinya e. larutan asam kuat dengan basa konjugasinya 3. Berdasarkan pasangan larutan berikut ini: 1) 50 mL CH3COOH 0,2M dan 50 mL NaOH 0,1M 2) 50 mL CH3COOH 0,2M dan 100 mL NaOH 0,1M 3) 50 mL H2CO3 0,2M dan 100 mL NH3 0,1M 4) 50 mL HCl 0,1M dan 50 mL NH3 0,2M 5) 50 mL HCl 0,2M dan 50 mL NH3 0,2M Pasangan larutan yang pH-nya tidak berubah apabila ditambah sedikit larutan basa atau asam adalah..... a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 1 dan 4 d. 1 dan 5 e. 2 dan 3

4. Campuran berikut dapat membentuk larutan pengangga.......KECUALI: a. HCN dengan KCN b. HCN dengan Ca(CN)2 c. HCN dengan NH4CN d. HCl dengan KCl e. H2S dengan (NH4)2S 5. Campuran di bawah ini termasuk larutan penyangga, kecuali.......... a. NH4OH dan NH4Cl b. CH3COOH dan CH3COONa c. Ca(OH) 2 dan CaCl2 d. HCN dan KCN e. H2CO3 dan KHCO3 6. Salah satu contoh larutan penyangga dapat dibuat dengan mencampurkan...... a. asam nitrat dengan natrium asetat b. asam nitrat dengan natrium nitrat c. Asam sulfat dengan natrium asetat d. Asam asetat dengan natrium asetat e. Asam asetat denga nantrium nitrat 7. Penambahan sedikit HCl ke dalam campuran NH4OH dan NH4Cl tidak mempengaruhi pH, karena....... a. akan menambah [H+] b. akan mengurangi [OH-] c. HCl bereaksi dengan NH4OH d. [NH4Cl] berkurang banyak e. [NH4OH] bertambah banyak 8. Penambahan sedikit asam maupun basa pada larutan penyangga berakibat..... a. berubahnya pH secara drastis b. berubahnya Ka dari asam lemah c. Berubahnya Kb dari basa lemah d. pH larutan relatif tidak berubah e. Konsentrasi basa konjugasi tetap 9. Asam di bawah ini jika dicampurkan dengan basa konjugasinya akan membentuk larutan penyangga, kecuali......... a. H2S

b. H2SO4 c. CH3COOH d. H2CO3 e. H3PO4

10. Berikut data perubahan pH larutan pH larutan setelah penambahan Larutan Air Asam Basa A B C D E 3,18 2,15 4,00 1,48 2,32 1,34 2,15 3,00 4,82 4,45 11,72 2,15 5,00 7,48 11,68

Berdasarkan data di atas, larutan yang mempunyai sifat penyangga adalah.... a. A b. B c. C d. D e. E

11. Campuran larutan berikut yang dapat membentuk larutan penyangga adalah..... a. 50mL NaOH 0,2M+50 mL CH3COOH 0,1M b. 35mL NaOH 0,2M+70 mL NH3(aq) 0,1M c. 40mL NaOH 0,1M+60 mL NH3(aq) 0,1M d. 50mL NaOH 0,1M+50 mL CH3COOH 0,2M e. 50mL NaOH 0,2M+70 mL CH3COOH 0,1M 12. Diketahui pasangan larutan senyawa seperti berikut ini: 1) CH3COOH dan CH3COONa 2) HCl dan NaCl 3) NH3(aq) dan NH4Cl 4) NaOH dan NH3(aq) 5) KOH dan KCl pasangan yang dapat membentuk larutan penyangga adalah..... a. 1 dan 2 d. 3 dan 4 b. 1 dan 3 e. 4 dan 5

c. 2 dan 3 13.Larutan penyangga yang terdiri dari 100 mL larutan 0,1M HCN (Ka= 2x 10 -5) dan 200 mL larutan KCN 0,1 M mempunyai pH sebesar.... a. 5 log 2 d. 9 b. 5 e. 9 + log 2 c. 5 + log2 14.Larutan penyangga sebanyak 500 mL mengandung 0,1 M NH4Cl dan NH3 (Kb= 2x10-5). Larutan ini mempunyai pH= 9. Molaritas NH3 dalam larutan tersebut ialah..... a. 0,01 M d. 0,1 M b. 0,02 M e. 0,5 M c. 0,05 M

15.Suatu larutan penyangga terdiri dari campuran larutan CH3COOH 0,01 M (Ka = 10-5) dan CH3COONa 0,1M mempunyai pH sebesar 6. Perbandingan volum CH3COOH: CH3COONa adalah.... a. 1: 1 d. 1: 100 b. 1: 10 e. 100: 1 c. 10: 1 16.Campuran NH3 (aq) 0,1M dengan NH4Cl 0,01M mempunyai pH= 10. Jika Kb NH 3= 10-5, maka volum NH3 dan NH4Cl yang dicampurkan kemungkinannya adalah....... a. 25 mL dan 25 mL d. 50mL dan 10 mL b. 25 mL dan 50 mL e. 100mLdan 10mL c. 50 mL dan 25 mL 17.Apabila ke dalam 3,4 gram amoniak (NH 3) ditambahkan 100 mL NH4Cl, maka pH larutan yang terjadi adalah.....(Kb NH3= 10-5, Mr NH3= 17) a. 4 log 2 d. 10 log 2 b. 4 e. 10 + log 2 c. 4 + log 2 18.200 mL larutan HCOOH 0,1M direaksikan dengan 50 mL larutan NaOH 0,2M. Jika Ka HCOOH= 2x10-5 dan log 2= 0,3, pH setelah reaksi adalah....... a. 5,3 d. 3,7 b. 4,7 e. 2,7 c. 4,3 19.300 mL CH3COOH 0,1 M dicampur dengan 400 mL NaOH 0,05 M, maka akan terjadi.......

( Ka CH3COOH= 2x10-5) a. bukan larutan penyangga dengan pH> 7 b. larutan penyangga dengan pH= 5 c. larutan penyangga dengan pH= 5 log 2 d. larutan penyangga dengan pH= 9 e. Bukan larutan penyangga dengan pH= 9 20.Larutan penyangga yang dibuat dari 1 liter larutan KOH 0,05M dan 1 liter larutan CH 3COOH 0,5M. Jika Ka CH3COOH= 2x10-5 dan log 3= 0,477 maka larutan tersebut mempunyai pH...... a. 4,056 d. 5,056 b. 4,523 e. 5,477 c. 5 21.Mengapa larutan yang mengandung campuran asam kuat dengan garamnya bukan merupakan larutan penyangga? 22.Mengapa larutan penyangga tidak berubah apabila diencerkan? Jelaskan dengan menggunakan rumus pH larutan penyangga! 23. Ke dalam 2 liter larutan asam asetat 0,2 M (Ka = 105) ditambahkan 8 gram NaOH. Hitunglah pH larutan yang terjadi! 24.Tentukan pH larutan yang dibuat dengan mencampurkan 100 mL larutan NH3 0,1 M dengan 500 mL larutan NH4Cl 0,1 M. (Kb NH3 = 1,8 105) 25.Hitunglah pH larutan yang dibuat dengan mencampurkan 50 mL larutan CH3COOH 0,1 M dengan 50 mL larutan NaCH3COO 0,2 M. (Ka CH3COOH = 105) 26.Berapa mL larutan CH3COOH 0,1 M harus ditambahkan ke dalam 200 mL larutan NaCH3COO 0,1 M untuk membuat larutan penyangga dengan pH = 5 (Ka CH3COOH = 105)? 27.Asam format (HCOOH) dan asam asetat (CH3COOH) keduanya tergolong asam lemah. Apakah larutan yang mengandung Na-format dan asam asetat bersifat penyangga? Jelaskan! 28.Mengapa larutan penyangga penting dalam cairan tubuh? 9. Mengapa ion-ion H2PO4 maupun HPO42 sangat berguna bagi sel tubuh kita? 29.Suatu penyangga bikarbonat, HCO3, merupakan sistem yang penting dalam plasma dan cairan tubuh. Jelaskan alasan pernyataan tersebut!

30. Larutan penyangga adalah campuran.. a. asam lemah dan basa lemah

b. asam kuat dan garamnya c. basa lemah dan garamnya d. asam lemah dan basa kuat e. basa kuat dan asam kuat

31. Campuran berikut bersifat buffer, kecuali a. larutan NaH2PO4 dengan larutan Na2HPO4 b. larutan HNO3 dengan larutan NH4NO3 c. larutan CH3COOH dengan larutanCH3COONa d. larutan NH4OH dengan larutan NH4Cl e. larutan NH3 dengan larutan (NH4)2SO4

32. Campuran larutan berikut yang membentuk larutan penyangga bersifat basa adalah. a. larutan HCl dan larutan NH4Cl b. larutan CH3COOH dan larutan CH3COONa c. larutan HBr dan larutan NaBr d. larutan NH3 dan larutan NH4Cl e. larutan KOH dan larutan KCl

33. Suatu larutan yang volumenya 900 ml berisi campuran 0,1 M larutan NH3 dan 0,1 M larutan NH4Cl, jika Kb. NH3 = 2. 10-5 maka PH campuran tersebut adalah a. 2 log 5 d. 9 log 2 b. 5 log 2 e. 9 + log 2 c. 5 + log 2

34. Larutan 0,2 mol CH3COOH dicampur dengan larutan CH3COONa sehingga PH-nya menjadi 5. Jika diketahui Ka. CH3COOH = 10-5, maka CH3COONa ( Ar. C = 12; H = 1, Na = 23, O = 16 ) yang dilarutkan adalah a. 1,64 gram d. 32,8 gram b. 8,20 gram e. 164 gram c. 16,4 gram

35. Dalam 1 liter larutan mengandung 0,5 mol NH3 dan 0,25 mol (NH4)2SO4. Jika Kb. NH3 = 10-5, maka pH larutan ini adalah a. 11 d. 5 b. 9 + log 2 e. 5 log 2 c. 9

36. Campuran berikut ini yang merupakan larutan bufferadalah a. 100 ml CH3COOH0,2 M+150 ml NaOH 0,2M b. 100 ml CH3COOH0,2 M+50 ml NaOH 0,2 M c. 100 ml HCN 0,2 M + 100 ml Ba(OH)2 0,2 M d. 100 ml NH3 0,2 M + 150 ml HCl 0,2 M e. 150 ml NH3 0,2 M + 150 ml HCl 0,3 M

37. Perhatikan tabel berikut ini : Larutan yang memiliki sifat penyangga adalah. a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5

38. Untuk menghasilkan larutan penyangga yang memiliki pH = 5, maka perbandingan volume asam propio-nat 0,2 M ( Ka = 2. 10-5 ) dan natrium propionat 0,1 M adalah. a. 1 : 4 d. 2 : 1 b. 1 : 2 e. 4 : 1 c. 1 : 1

39. Ke dalam larutan basa lemah LOH ditambahkan padatan garam L2SO4 sehingga konsentrasi LOH men-jadi 0,1 M dan konsentrasi L2SO4 0,005 M. Jika Kb.LOH = 2.10-5, maka pH campuran adalah. a. 4 log 2 d. 8 + log 4 b. 4 log 4 e. 8 + log 2 c. 5 log 2

40. Jika diketahui Ka. C6H5COOH = 6 . 10-5, harga pH campuran antara 100 ml larutan C6H5COOH 0,2 M dan 100ml NaOH 0,1 M adalah. a. 4 + log 6 b. 5 log 6 c. 5 d. 5 + log 6 e. 9 log 6

41. Dalam 300 ml larutan NH4OH 0,1 M ditambahkan larutan HCl 0,1 M sehingga pH larutan = 9. Jika Kb. NH4OH = 2 . 10-5, volume larutan HCl yang ditambahkan adalah a. 100 ml d. 400 ml b. 200 ml e. 500 ml c. 300 ml

42. Bila 800 ml larutan CH3COOH 0,2 M ( Ka = 2.10-5 ) di-reaksikan dengan 200 ml larutan Ba(OH)2 0,2 M, maka pH setelah reaksi adalah. a. 5 log 2 b. 5 c. 6 d. 9 e. 9 + log 2

43. Jika 100 ml larutan HCl 0,1 M dicampur dengan 50 ml larutan NH3 0,3 M ( Kb = 10-5 ), maka pH campuranadalah. a. 8 log 2 b. 8 + log 5 c. 9 log 2 d. 9 log 5 e. 9 + log 2

44. Larutan 50 ml CH3COOH 0,8 M ( Ka = 10-5 ) dicampur dengan 50 ml larutan NaOH mempunyai pH sebesar 5 log 3. Konsentrasi larutan NaOH adalah. a. 0,2 M b. 0,3 M c. 0,4 M d. 0,6 M e. 0,8 M

Soal Esay Ar H=1 C=12 N=14 O=16 Na=23 Mg=24 Ca=40 S=32 1.Campuran yang membentuk larutan penyangga adalah larutan campuran nomer 1. HCl + NaCl 3. HCN + Ca(CN)2 5. NH4OH + NH4Cl 2. NH4OH + NaCl 4. HCN + NaOH 2.Larutan penyangga (buffer) dapat dibuat dengan mencampurkan larutan-larutan. 1. asam formiat dan natrium formiat 4. asam asetat dan natrium nitrat 2. asam nitrat dan natrium nitrat 5. natrium hidroksida dan natrium klorida 3. amonium hidroksida dan amonium klorida

3.Jika 0,2 mol CH3COOH (Ka CH3COOH = 2.10-5 dicampur dengan V ml larutan CH3COONa 0,1 M diperoleh larutan dengan pH = 9 +log 3. Maka harga V sama dengan . 4. Berapa gram CH3COONa yang harus dilarutkan dalam 200 ml larutan CH3COOH 0,5 M ( Ka = 2.10-5 ) supaya diperoleh larutan dengan pH = 9,3 ?. 5.Jika Ka HA = 2.10-6 maka berapa pH larutan campuran 200 ml larutan HA 0,1 M dengan 50 ml larutan NaOH 0,1 M ?. 6.Untuk menghasilkan larutan buffer dengan pH = 9 maka perbandingan volume larutan HCN 0,1 M ( Ka HCN =4.10-6 ) dan larutan Ca(CN)2 0,1 M sama dengan. 7. Larutan buffer dengan volume 2.10 L mengandung 0.11 mol asam propionat ( CH3CH2COOH ) dan 0.10 mol natrium propionat ( CH3CH2COONa ), jika Ka asam propionat adlah 1.310-5 maka: 1. Hitung pH larutan buffer tersebut 2. Tentukan pH larutan buffer tersebut setelah ditambahkan 0.04 mol NaOH 3. Tentukan pH larutan buffer tersebut setelah ditambahkan 0.02 mol H