Anda di halaman 1dari 1

Konvensional radiolography : as superimposed / flat hanya 2 dimensi perlu proyeksi multi, media kontr

kemampuan membedakan jaringan [imaging contrast] terbatas, ini tergan tung pada: - Perbedaan x-ray attenuation - Kwalitas media { mis : film } tak dapat mendeteksi perubahan atenuasi yang kecil, hanya antara udar a, fat, soft tissue, tulang, logam. Kebanyakan organ tak bisa dideteksi hanya berdasarkan perbedaan atten uase (liver dengan lien) sehingga perlu media kontras. CT Scan: - Memakai x-ray - Lebih sensitive menilai perubahan attenuasi yang minimal. MRI : - Tidak memakai x-ray - Informasi gambar sama dengan CT Scan - Tidak tergantung perubahan attenuasi - Tergantung pada interaksi jaringan dengan kekuatan elektromagnetik