Anda di halaman 1dari 32

TARBIYAH

DZATIYAH

OLEH

Abdullah Bin Abdul Aziz Al-Aidan


Depan Tamat

KANDUNGAN

Info Intro
Definisi
Urgensi Tarbiyah Dzatiyah
Mengapa Tarbiyah Dzatiyah Diketepikan
Sarana Tarbiyah Dzatiyah
Buah Tarbiyah Dzatiyah
INFO INTRO
EDISI ARAB

JUDUL ASLI : AT- TARBIYYAH ADZ-DZATIYAH MA ALIM WA TAUJIHAT


PENULIS : ABDULLAH BIN ABDUL AZIZ AL-AIDAN
PENERBIT : AL-MAKTAB AT-TA AWUNI LI AD-DA WATI WA AL-IRSYADI
WA TAU IYATI AL-JALIYAT, RIYADH, SAUDI ARABIA, CETAKAN PERTAMA ,
1413 H / 2002 M

EDISI INDONESIA

JUDUL BUKU : TARBIYYAH DZATIYAH


PENERJEMAH : FADHLI BAHRI , Lc
SETTING : ABDULLAH AL-AMIN
PENERBIT : AN-NADWAH

CETAKAN I , JUMADIL AKHIR 1423 H / SEPTEMBER 2002 M


CETAKAN IV, JUMADIL AKHIR 1424 H / JULAI 2003 M

BIL. M/S : 96
DEFINISI

Sejumlah sarana tarbiyyah (pembinaan),


yang diberikan orang Muslim, atau
Muslimah, kepada dirinya, untuk
membentuk keperibadian Islami yang
sempurna di seluruh sisinya; ilmiah, iman,
akhlak, sosial, dan sebagainya, dan
mengoptimumkan ke tahap yang tertinggi.
DEFINISI

Atau dengan kata lain:

“TARBIYYAH SESEORANG TERHADAP


DIRI SENDIRI DENGAN DIRINYA
SENDIRI”
URGENSI TARBIYAH DZATIYAH

1. Menjaga diri mesti didahulukan daripada


menjaga orang lain.
(66:6)
2. Jika kita tidak mentarbiyah diri, siapa
yang akan mentarbiyah kita?
(64:9) Peringatan supaya menyediakan
bekalan untuk akhirat.
URGENSI TARBIYAH DZATIYAH

1. Hisab kelak bersifat individual.


(19:95) (17:13-14)
3. Lebih mampu mengadakan perubahan.
(keluarga, masyarakat)
4. Sarana Tsabat(tegar) dan Istiqamah
5. Sarana dakwah yang paling kuat
6. Cara yang benar dalam memperbaiki
realiti yang ada.
7. Kerana keistimewaan Tarbiyah Dzatiyah.
MENGAPA TARBIYAH DZATIYAH
DIKETEPIKAN?

1. Kurang ilmu pengetahuan


Al-Quran dan Sunnah
2. Lengket dengan dunia.
Harta, jawatan, keluarga.
3. Pemahaman yang salah tentang
Tarbiyah
Diri akan jauh dari kehidupan dan manusia.
MENGAPA TARBIYAH DZATIYAH
DIKETEPIKAN?

4. Faktor persekitaran
Mempunyai asas tarbiyah atau tidak.
5. Perasaan akan panjangnya angan-
angan
Apabila ingin mentarbiyah diri, akan
merasakan diri masih muda, masa masih
panjang.
Akan menangguh untuk membuat amal-
amal soleh.
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

Muhasabah
Taubat dari Segala Dosa
Mencari Ilmu dan Memperluas Wawasan
Mengerjakan Amalan-amalan Iman
Memperhatikan aspek akhlak
Terlibat dalam Aktiviti Dakwah
Mujahadah
Berdoa dengan Jujur kepada Allah Taala
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

1. MUHASABAH
Mengira kebaikan dan kejahatan yang telah
dikerjakan.
Sebagai persiapan di hari perhintungan.
(59:18)
“Hisablah diri kalian sebelum kalian
dihisab…”
(Ibnu Katsir)
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

1. MUHASABAH
(BAGAIMANA)

Secara rutin.
Muhasabah mengikut prioriti penting
Muhasabah sebelum dan selepas
berbuat.
Betulkan niat kerana Allah Ta’ala
Tinggalkan apa yang patut ditinggalkan.
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

1. MUHASABAH
(BAGAIMANA)

Muhasabah atas waktu


Sabda Rasululllah S.A.W
“Pada Hari Kiamat, kedua kaki seorang hamba
tidak dapat bergerak, hingga ia ditanya tentang
empat hal; tentang umurnya; untuk apa ia
gunakan, masa mudanya; untuk apa ia
habiskan, tentang harta; dari mana ia
memperolehnya dan ia belanjakan di hal-hal apa
saja, dan tentang apa saja di antara ilmunya
yang telah ia amalkan”
(At-Tirmizi)
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

1. MUHASABAH
(BAGAIMANA)

Ingat hisab terbesar.


SARANA TARBIYAH DZATIYAH

2. TAUBAT DARI SEGALA DOSA


Setelah bermuhasabah, lakukan
pembersihan sebelum pengisian. (66:8)
Syarat-syarat taubat
Berhenti dari melakukan dosa tersebut
Menyesali dosa-dosa silam
Bertekad tidak akan mengerjakan lagi
“Jangan lihat kecilnya dosa. Namun lihatlah
kepada siapa Anda bermaksiat."
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

3. MENCARI ILMU DAN MEMPERLUAS


WAWASAN
Al-Quran dan Sunnah (Hadis)
melahirkan rasa taqwa
Muhammad bin Ismail berkata,” Ahmad bin
Hanbal melewati kami, dengan memegang
kedua sandalnya, dan berlari di jalan-jalan
Baghdad, guna pindah dari satu liqa’ ke
liqa’ lain. Ayahnya bertanya,”Sampai bila
engkau akan mencari ilmu?” Dia menjawab
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

3. MENCARI ILMU DAN MEMPERLUAS


WAWASAN
Cara mendapatkan ilmu
Menghadiri halaqah/usrah yang diadakan.
Membaca buku-buku ilmiah.
Membaca informasi dan kondisi umat Islam.
Memanfaatkan dengan baik materi-materi
ilmiah.
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

3. MENCARI ILMU DAN MEMPERLUAS


WAWASAN
(SAMBUNGAN)

Hal yang perlu ditekankan


Ikhlaskan niat  keredhaan Allah
Rajin mencari ilmu  tidak berhenti meskipun
mempunyai ijazah tinggi.
Terapkan ilmu  jadi teladan dr aspek akhlak, iman,
sosial…..
Tunaikan hak ilmu berdakwah, menyebarkan dan
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

4. MENGERJAKAN AMALAN-AMALAN
IMAN
Bukti ketaatan, kejujuran dlm mencari
petunjuk.
Bukti keikhlasan dan kesungguhan untuk
berubah.
Sebagai ujian untuk mengetahui kejujuran
istiqamah
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

4. MENGERJAKAN AMALAN-AMALAN
IMAN
Mengerjakan ibadah wajib seoptimal
mungkin  solat 5 waktu, puasa, haji
(23:1-2)
Meningkatkan ibadah sunat (59:2)
 Qiammullai, dhuha, puasa sunat
Sentiasa berzikir  membaca Al-Quran,
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

5. MEMPERHATIKAN ASPEK AKHAK


Sabar (39:10), Adil (49:9) dan lain-lain.
Membersihkan hati dari sifat tercela
 hasad, sombong, dengki, pemarah
Meningkatkan kualiti akhlak
Bergaul dengan orang-orang berakhlak mulia
Memperhatikan etika-etika umum
etika berkomunikasi, mematuhi peraturan
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

6. TERLIBAT DALAM AKTIVITI DAKWAH


(3:104) (3:110) (103:1-3)
Merasakan kewajiban berdakwah (12:108)
Sabda Rasulullah s.a.w
“Siapa mengajak kepada petunjuk, ia mendapatkan
pahala sebesar pahala orang-orang yang
mengikutinya, tanpa mengurangi sedikit pun
pahala-pahala mereka.”
(Riwayat Muslim)
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

6. TERLIBAT DALAM AKTIVITI DAKWAH


Menggunakan setiap kesempatan utk
berdakwah.
Tegar dan tidak berhenti di tengah jalan.
(futur)
“sedikit, namun berterusan, adalah lebih
baik dari banyak, namun futur di tengah
jalan.”
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

7. MUJAHADAH (JIHAD)
Jihad melawan jiwa, hingga melaksanakan
kewajiban, meninggalkan maksiat, terbiasa
dengan ibadah sunat, dekat dengan Allah
dan merindukan akhirat.
Untuk mendapatkannya, penuh dengan
kesulitan dan dihalang musuh.syaitan
dan hawa nafsu
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

7. MUJAHADAH (JIHAD)
Sabar adalah bekal mujahadah.
Sumber keinginanharta yang banyak dan
bercita-cita tinggi--untuk mentarbiyah diri
tanpa susah payah.
SALAH!! Ini adalah hasutan syaitan! [29:69]
Bertahap dalam melakukan mujahadah.
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

8. BERDOA DENGAN JUJUR KEPADA


ALLAH TA’ALA
Memohon bantuan dan bimbingan dari Allah.
 tidak mungkin berjaya tanpa izin Allah.

“ Dan Tuhan kalian berfirman, ’Berdoalah


kepada-Ku, nescaya aku kabulkan (doa)
kalian”
(40:60)
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

8. BERDOA DENGAN JUJUR KEPADA


ALLAH TA’ALA
Waktu paling utama.
1/3 terakhir malam, saat azan utk solat lima
waktu, antara azan dan iqamah, ketika
sujud Antara 2 khutbah jumaat dll
Tempat paling mulia
Di dalam Ka’bah, Hajar Aswad, Shafa, dll
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

8. BERDOA DENGAN JUJUR KEPADA


ALLAH TA’ALA
Syarat-syarat doa
Makan makanan yang halal
Berdoa dengan bersungguh-sungguh
Menzahirkan kelemahan dan kepasrahan diri
Menghadirkan hati bertaubat dari dosa
SARANA TARBIYAH DZATIYAH

8. BERDOA DENGAN JUJUR KEPADA


ALLAH TA’ALA
Syarat-syarat doa
Cinta dan takut pada-Nya
Tidak berputus asa jika doa tidak
dimakbulkan. Teruskan berdoa.
Tidak berdoa untuk diri sahaja—juga untuk
orang lain.
BUAH TARBIYAH DZATIYAH

Mendapat Keredhaan Allah S.W.T Dan


Syurganya.
[18:107] [20:75]
Kebahagiaan Dan Ketenteraman [16:97]
Dicintai Dan Diterima Allah [19:96]
Sukses
Terjaga Dari Keburukan [22:38]
Keberkahan Waktu Dan Harta
TAMAT

SEKIAN, TERIMA
KASIH