Anda di halaman 1dari 5

NAMA / NIM MATA KULIAH

: WIDI WIDJANARKO / 1209801105 : HAK ASASI MANUSIA

KELAS / SEMESTER : ADMINISTRASI NEGARA C / VII NO 1. PELANGGARAN HAM BERAT GENOSIDA INTERNASIONAL 1. Pembantaian oleh Rezim Khmer Merah terhadap rakyat Kamboja Genosida di Kamboja yang terjadi pada tahun 1975-1979 adalah salah satu tragedi kemanusiaan terburuk dalam sejarah manusia abad ke-20. Diperkirakan sekitar 1,7 juta orang tewas, atau sekitar 21% dari jumlah penduduk Kamboja. Rezim Khmer Merah dibawah pimpinan Pol Pot menggabungkan ideologi ekstrim, kebencian etnis, dan kekejian yang tidak manusiawi yang melahirkan penindasan, penderitaan, dan pembunuhan dalam skala besar. Saat itu, Pol Pot memproklamirkan Kamboja sebagai sebuah negara baru. Ia menyebut tahun 1975 sebagai "Year Zero". Segala sesuatunya ingin dibangun dari titik nol. Tanggal 17 April 1975 dinyatakan sebagai Hari Pembebasan (Liberation Day) dari rezim Lon Nol yang buruk dan korup. Ternyata, pembebasan yang dijanjikan Pol Pot justru merupakan awal masa kegelapan bagi rakyat Kamboja. 2. Genosida oleh Rezim Saddam Hussein terhadap bangsa Kurdi Genosida ini dilakukan oleh rezim saddam husein yang memerintah irak di seputarah tahun 1980. Suku Kurdi berasal dari rumpun bangsa Indo-Eropa. Mereka dikenal sebagai suku yang mendiami daerah pegunungan di perbatasan Iraq, Iran dan Turki sejak 8000 tahun yang lalu. Menurut Profesor Mehrdad R Izady, seorang pakar Kurdi dari Universitas Harvard, sejarah suku ini dapat dibagi menjadi 4 periode. Di mata dunia, Kurdi adalah potret etnis yang malang. Mereka tercerai-berai di seantero empat negara berbeda: Turki, Suriah, Iraq dan Iran. Sedihnya lagi, karena minoritas di keempat negara itu, sering kali kepentingan bangsa Kurdi diabaikan NASIONAL 1. Kerusuhan Sampit, (Februari 2001) di Kalimantan Barat antara suku Dayak dan Suku Madura. Kerusuhan Sampit merupakan salah satu kasus Genosida yang memiliki latar belakang pertikaian budaya dan sarat dengan isu etnis. yang menjadi pemicu utama peristiwa Sampit adalah banyaknya kasus antara warga Madura dan warga Dayak yang tidak diselesaikan dengan seharusnya. Tercatat dari tahun 1972 hingga tahun 2001 sedikitnya ada 15 kasus pembunuhan dan pemerkosaan oleh warga Madura atas warga Dayak yang tidak mendapat penyelesaian hukum yang layak. Keseluruhan kasus tersebut berkahir dengan tidak tertangkapnya pelaku, atau tertangkap tapi lalu dibebaskan tanpa tuntutan. Kasus pembunuhan seorang warga Dayak oleh suku Madura pada Februari 2001 merupakan pemicu yang berlanjut dengan kerusuhan Sampit yang mencekam. Dimana warga Dayak berbondong-bondong membersihkan warga Madura di Kalimantan Tengah Kerusuhan ini menyebabkan jatuhnya banyak korban dari pihak Madura. Media massa menyebutkan bahwa tidak kurang dari 200 warga Madura terbunuh namun diduga korban lebih daripada itu karena pembersihan bukan hanya terjadi di ibukota Palangkaraya tapi juga di seluruh kecamatan pelosok Kalimantan Tengah. 2. Tragedi 1965. Setelah gerakan G30SPKI terjadi, gerakan membersihkan komunis menggelora dimana-mana. Militer dikerahkan ke seluruh negri,

oleh pemerintah masing-masing negara tempat mereka berdiam. Akibatnya gampang ditebak, mereka ingin memisahkan diri dari negara induk masing-masing lalu mendirikan negara Kurdi Tentu saja keinginan mereka, yang dinilai sebagai gerakan separatisme, segera ditentang oleh pemerintah masing-masing negara. Bahkan tidak hanya ditentang, tetapi juga ditumpas. Itulah yang menyebabkan Saddam membumihangus kawasan utara yang didiami Kurdi. Amerika dan koalisinya membuat aturan zona larangan terbang di langit Iraq kawasan ini.

Mereka yang dianggap pendukung komunis, dibantai, ditangkap, disiksa dan dibuang tanpa pernah ada pengadilan yang adil dan bukti yang jelas. Kebanyakan dari mereka yang ditangkap adalah buruh dan petani. Diperkirakan lebih dari setengah juta orang dibantai dan lebih dari satu juta orang dipenjara dalam peristiwa tersebut. Pembersihan ini merupakan peristiwa penting dalam masa transisi ke Orde Baru: Partai Komunis Indonesia (PKI) dihancurkan, pergolakan mengakibatkan jatuhnya presiden Soekarno, dan kekuasaan selanjutnya diserahkan kepada Soeharto.

2.

AGRESI

1.Agresi Militer Amerika ke Irak agresi militer Amerika di Irak sejak 2003 . Irak sporak poranda... Lebih dari 650 ribu warga jadi korban, 60%-nya anak-anak tak berdosa..Mungkin presiden Irak (Saddam Husein) memang layak digantung karena pembunuhan yang dilakukannya atas ratusan warganya sendiri, tapi pertanyaannya... hukuman apa yang pantas ditimpakan kepada Bush dan Blair, 2 aktor utama yang mengkreasi perang jahiliyah di abad modern ini? Padahal korbannya juga jauh lebih besar, 655 ribu . Tuduhan bahwa Irak memproduksi senjata kimia jelas-jelas tak terbukti. Semua orang juga tahu, bahwa tuduhan palsu ini hanyalah rekayasa yang dibuat-buat sebagai legitimasi agresi AS atas Irak. Yang sebenarnya adalah, AS memang mulai tidak suka dengan Irak dan Saddam Husein yang pernah menjadi anak emasnya (dulu). Maka dibuatlah skenario jahat untuk menghancurkan negeri 1001 malam itu.... dan sekarang, semua ini sungguh telah terjadi.

1. Ganyang Malaysia Pada 20 Januari 1963, Menteri Luar Negeri Indonesia Soebandrio mengumumkan bahwa Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia. Pada 12 April, sukarelawan Indonesia (sepertinya pasukan militer tidak resmi) mulai memasuki Sarawak dan Sabah untuk menyebar propaganda dan melaksanakan penyerangan dan sabotase. Pada 1 Juli 1965, militer Indonesia yang berkekuatan kurang lebih 5000 orang melabrak pangkalan Angkatan Laut Malaysia di Semporna. Serangan dan pengepungan terus dilakukan hingga 8 September namun gagal. Peristiwa ini dikenal dengan "Pengepungan 68 Hari" oleh warga Malaysia. Menjelang akhir 1965, Jendral Soeharto memegang kekuasaan di Indonesia setelah berlangsungnya G30S. Oleh karena konflik domestik ini, keinginan Indonesia untuk meneruskan perang dengan Malaysia menjadi berkurang dan peperangan pun mereda.

2. Agresi Militer Israel ke Gaza SERANGAN Israel ke Gaza dimulai pada hari Rabu (14/11/2012) ketika Israel menewaskan Komandan Hamas Ahmed Al-Jaabari. Israel kemudian mulai menembaki Gaza dari darat, udara dan laut. Militer Israel mengatakan, mereka menargetkan 250 titik di Gaza. Mereka mengklam bahwa lebih dari 270 roket telah menghantam Israel sejak awal operasi ini, dan menghantam Iron Dome, sistem penahan serangan roket yang dipunyai oleh Israel. 105 roket menuju daerah pemukiman Israel. Agresi militer Israel terhadap Gaza tampaknya tak bisa lagi dihindari, ketika pesawat tempur Israel menjatuhkan selebaran di Gaza yang mengimbau warga Gaza untuk menjauh dari Hamas dan militan lainnya. Amerika Serikat segera meminta negaranegara yang memiliki kontak dengan Hamas untuk mendesak kelompok itu menghentikan serangan roket dari Gaza, demikian penasihat Gedung Putih mengatakan. Kami sudah mendesak orang-orang yang memiliki pengaruh dengan Hamas seperti Turki, dan Mesir, dan beberapa mitra Eropa kami untuk menggunakan pengaruh itu mendesak Hamas untuk menghentikan serangan (kepada Israel), kata Ben Rhodes, wakil penasehat keamanan nasional Israel , dalam konferensi pers dengan wartawan. Presiden Prancis Francois Hollande telah memulai pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan para pemimpin dunia lainnya untuk mencegah eskalasi peranag di Jalur Gaza, demikian pernyataan Perdana Menteri Prancis Jean-Francois Ayrault.

2. Operasi Pembebasan Papua Barat Operasi Trikora, juga disebut Pembebasan Irian Barat, adalah konflik 2 tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian barat. Pada tanggal 19 Desember 1961, Soekarno (Presiden Indonesia) mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. Soekarno juga membentuk Komando Mandala. Mayor Jenderal Soeharto diangkat sebagai panglima. Tugas komando ini adalah merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia. Pasukan Indonesia di bawah pimpinan Mayjen Soeharto melakukan operasi infiltrasi udara dengan menerjunkan penerbang menembus radar Belanda. Mereka diterjunkan di daerah pedalaman Papua bagian barat. Penerjunan tersebut menggunakan pesawat angkut Indonesia, namun operasi ini hanya mengandalkan faktor pendadakan, sehingga operasi ini dilakukan pada malam hari. TNI Angkatan Laut kemudian mempersiapkan Operasi Jayawijaya yang merupakan operasi amfibi terbesar dalam sejarah operasi militer Indonesia. Lebih dari 100 kapal perang dan 16.000 prajurit disiapkan dalam operasi tersebut. Karena kekhawatiran bahwa pihak komunis akan mengambil keuntungan dalam konfik ini, Amerika Serikat mendesak Belanda untuk berunding dengan Indonesia. Karena usaha ini, tercapailah persetujuan New York pada tanggal 15 Agustus 1962. Pemerintah Australia yang awalnya mendukung kemerdekaan Papua, juga mengubah pendiriannya, dan mendukung penggabungan dengan Indonesia atas desakan AS.

3.

KEJAHATAN MANUSIA

1.Pembunuhan Presiden Amerika John F Kennedy , Presiden John F. Kennedy terbunuh dengan tembakan di leher di Dallas ketika ia sedang dalam iring-iringan kepresidenan dengan mobil yang terbuka pada tanggal 22 November 1963. Saat itu, Gubernur Texas, John Connally juga terluka. Hanya dalam waktu dua jam kemudian, Lee Harvey Oswald ditangkap karena kasus pembunuhan seorang polisi Dallas, dan malam itu juga ia didakwa atas tuduhan pembunuhan dalam kematian seorang perwira polisi, J.D Tippit. Pada keesokan harinya di pagi hari, Oswald tiba-tiba sudah didakwa dengan tuduhan membunuh Presiden. Pada 24 November 1963 kemudian, ketika sedang dalam perjalanan untuk memindahkan Oswald dari Kepolisian Dallas ke penjara county, Oswald ditembak oleh Jack Ruby, seorang pemilik club malam dan tewas seketika. 2. Penyiksaan TKW di Arab Saudi Pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Madinah baru menerima laporan penganiayaan Sumiati pada 8 November 2010. Perwakilan KJRI langsung mengunjungi Sumiati yang tengah dirawat di RS Kings Fahd Madinah. Dari kunjungan itu diketahui bahwa kondisi Sumiyati sangat memperihatinkan. Hampir semua bagian tubuh, wajah, dan kedua kakinya mengalami luka-luka. Media massa setempat memberitakan bahwa Sumiati mengalami luka bakar di beberapa titik, kedua kaki nyaris lumpuh, kulit tubuh dan kepala terkelupas, tulang jari tengah tangan retak, dan alis mata rusak. Yang paling mengenaskan adalah bagian atas bibirnya dipotong. Pemerintah Indonesia menyebut perbuatan majikan Sumiati sangatlah tidak berperikemanusiaan. Oleh karena itu, Kemlu telah memanggil Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia di Jakarta, Abdulrahman Mohammad Amen Al Khayyat. Dalam pertemuan itu, Pemerintah Indonesia melalui Kemlu mendesak Pemerintah Arab Saudi untuk membawa pelaku ke pengadilan.

1.Bom Bali adalah rangkaian tiga peristiwa pengeboman yang terjadi pada malam hari tanggal 12 Oktober 2002. Dua ledakan pertama terjadi di Paddy's Pub dan Sari Club (SC) di Jalan Legian, Kuta, Bali, sedangkan ledakan terakhir terjadi di dekat Kantor Konsulat Amerika Serikat, walaupun jaraknya cukup berjauhan. Rangkaian pengeboman ini merupakan pengeboman pertama yang kemudian disusul oleh pengeboman dalam skala yang jauh lebih kecil yang juga bertempat di Bali pada tahun 2005. Tercatat 202 korban jiwa dan 209 orang luka-luka atau cedera, kebanyakan korban merupakan wisatawan asing yang sedang berkunjung ke lokasi yang merupakan tempat wisata tersebut 2. Robot Gedek pelaku pembunuhan dan Sodomi terhadap Bocah Terpidana mati, Robot Gedek, sekitar tahun 1995 sempat mengemparkan warga Jakarta dan jawa tengah, karena melakukan sodomi terhadap puluhan anak pada rentang waktu 1994-1996 dengan korban 12 orang anak. selain disodomi robot gedek juga memutilasi korbannya dan merobek isi perut korbannya untuk dia ambil dan dilakukan untuk pemenuhan hasrat seksualnya. Pada tahun 1996, dia berhasil ditangkap dan di sidang oleh pengadilan setempat dijatuhi hukuman mati dan akhirnya di masukkan ke LP Nusa Kambangan, Cilacap. Ciswanto alias Robot Gedek (39), Sebelum eksekusi mati meninggal dunia akibat serangan jantung, dan jenazahnya di makamkan di TPU Desa Beji, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.