Anda di halaman 1dari 5

PROFIL FARMAKOKINETIK OBAT INDEKS TERAPI SEMPIT

DIGOXIN Bioaviabilitas :75% - 85% (80%) Elixir : 70% - 80 % (75%) tablet konvesional : 90% - 100% (95%) Lanoxicaps VD : alpha distribusi (35 menit)

Sample serum : 4 hari setelah pemberian intravena ,atau 6 jam setelah dosis peroral VD = 7.3 L/kg Ikatan protein dengan obat : 20 -30 % dengan albumin Eliminasi :75 85% diginjal

T eliminasi : 36 jam dengan fungsi ginjal normal Loading dose : Load 10 15 mcg/Kg Toksisitas : GI (anoreksia,mual , muntah , diare) SSP (sakit kepala, kelelahan, kebingungan, delirium, psikosis) Jantung (Ventrikel ektopi, AV blok) Interaksi obat : cholestyramine, antasida dan metoclopramide mengurangi bioaviabilitas digoksin 20-35% Propantheline menaikan bioaviabilitas Verapamil tingkat digoksin meningkat hingga 70 % Amiodarone dan kinidina meningkatkan kadar digoksin dua kalinya Kadar dalam plasma : 0,5-2 ng / ml, namun sebagian besar uji coba HF menunjukkan tidak ada tambahan dengan Cp> 1,2 ng / ml

Lithium Bioaviabilitas (F) Lithium dengan cepat diserap, konsentrasi maksimal dicapai dalam waktu 1,5 3 jam setelah pemberian obat Tablet lithium karbonat atau kapsul diseap dalam gastrointestinal 95 100%. Penyerapan produk susained release lihium lebih bervariasi, dan rentang dari 60 -90% Penyerapan lithium dalam sediaan larutan diserap sangat cepat dan konsenrasi puncak dicapai 60 menit. VD Volume distribusi normal lithium adalah sekitar 0,7 L/kg Meskipun VD sama dengan air dalam tebuh, konsentrasi lithium dalam berbagai ruang intrakompartemen memiliki sifat sangat lambat untuk menyeimbangkan dengan volume cairan ekstraseluler Distribusi lithium mengikuti model dua kompartemen enan awal VD 0,25 0,3 Lkg dan Volume akhir keseimbangan distribusi 0,7 L/Kg Clirens Lithium dimetabolisme dan dieliminasi dari tubuh melali ginjal tetapi bisa melalui tinja dan keringat Pada pasien dengan keseimbangan natrium normal, CL lithium adalah 25 % dari klirens kreatinin.

T1/2 eliminasi T1/2 distribusi sekitar 6 jam dan t eliminasi adalah 18 24 jam.

Parameter farmakokinetik Rentang terapi F VD Cl Waktu paruh t1/2 :6 jam : 0,6 - 0,8 mg/L : 100% : 0,7 L/kg : 0,25 c CLCr

t1/2

: 20 jam

Carbamazepine Diabsorbsi maksimal setelah pemberian secara oral dosis tunggal T eliminasi sekitar 35 jam (kisaran 18 65 jam) selama beberapa dosis waktu paruh menurun menjadi 10-20 jam Kadar plasma karbamazepin menurun selama kehamilan, akibat dari peningkatan metabolisme Obat mudah melintasi plasenta sehingga pengkuran konsentrasi plasma pada bayi baru lahir sama dengan ibu. Farmakokinetik karbamazepin pada anak usia w3- 15 tahun sama dengan orang dewasa. Efek antikonvulsa terbaik karbamazepine berkisar pada 5- 10 (mu)g/ml (2040[mu]mol/L) Ekskresi melalui urin setelah mengalami metabolisme Proten plasma mengikat metabolit sekitar 50 % dibandingkan dengn obat utuh skitar 75 % Setelah dosis tunggal karbamaepin,eliminasi tergantung dosis kinetika orde kesatu.

Phenytoin Bentuk sediaan orak diasumsikan memiliki BA 100% BA dari suspensi mengalami penurunan ketika diberikan dengan tube feeds Pelepasan oba kapsul konvesional segera tercapai dalam waktu 1,5-3 jam Pelepasan obat kapsul rilis di perpanjang 4- 12 jam. Distribusi Vd = 0,6 1 liter/kg Dewasa = 0,7 liter/kg Dosis Loading dosis = 15-20 mg/kg (i.v atau p.o) Maintenance dose = 4-7 mg/kg/hari ikatan protein 90 % protein terikat pada albumin Fraksi brbas (~10%) yang menimbulkan efek.

Theophyline Bioaviablitas Salt form Theophyline Aminophyline Voume distribusi Clirens :1,0 : 0,8 : 0,5 l/kg (0,3-0,7) : 0,043 l/hr /kg (dewasa bukan perokok) 0,09 l/hr/kg (anak-anak bukan perokok) T 1/2 : 8,7 jam : 1,0

Dewasa normal loading dosen : 16 mg/kg/hari-400 mg/hari Dewasa normal MD : 13 mg/kg/hari -900mg/hari

Kurva konsentrasi plasma vs waktu setelah pemberian intravena sesuai model 2 komprtemen 2 terbuka dengan fase cepat distribusi dalam waktu 20-45 menit 53-65% teofilin dalam plasma terikat protein Metabolit yang memiliki efek farmakologi adalah 3- metil xanthine,

Cyclosporine Memiliki aktivitas imuunosupresif setelah pemberian oral penyerapan cyclosporin tidak lengkap. Tingkat penyerap cyclosporin tergantung pada masing-masing pasien dan formulasi. Eliminasi cyclosporine terutama empedu denga 6% dari dosis induk obat dan metabolit) diekskresikan dalam urin. Disposisi cyclosporin dari darah umumnya bifasik, dengan t eliminasi 8,4 jam (kisaran 5- 18 jam) setelah pemberian intravena. Klirens sekitar 5-7 ml/menit/kg pada pasien dewasa allografts ginjal atau hati clirens cyclosporin tampak lebih lambat pada pasien transplantasi jantung Absorbsi bioaviabilitas tergantung pada pasien diperkirakan kurang dari 10% pada pasien transplantasi hati dan sebagian besar 89 % pada pasien tranplantasi ginjal rheumatid arthritis dan pasien psoriasis,rata-rata AUC sekitar 20-50% dan konsentrasi puncak 40-106%. Siklosporin didistribusikan terutama diluar volume darah. Volume seady state distribusi selama dosis intravena adalah 3-5 L/kg pada pasien tranplantasi organ

padat. Didistribusikan sekitar 33-47% dalam plasma, 4-9 % dalam limfosit, 5-12 % dalam granulosit, dan 41 -58 % pada eritrosit. Metabolisme Siklosporin secara ekstensif dimetabolisme oleh sistem 450 p sitokrom enzim 3A dalam hati, dan untuk tingkat yang lebih rendah dalam saluran pencernaan, dan ginjal. Metebolisme siklosporin dapat diubah oleh administrasi CO dari berbagai agen. Ekskresi Hanya 0,1% dari dosis.siklosporin diekresikan dalam bentuk utuh dalam urin. Eliminasi terutma empedu hanya 6% dari dosis diekresikan dalam urin. Pada dialisis. Atau ginjal dapat mengubabh pembersihan siklosporin yang signifikan.

Phenobarbital phenobarbital memiliki waktu paruh 52-118 jam (rata-rata 74 jam).untuk anak-anak dan bayi baru lahir waktu paruh (60-180 jam).

Warfarin konsentrasi puncak pada umumnya dicapai dalam 4 jam pertama. Volume distribusi sekitar 0,14 l/kg. Fase distribusi yang berlangsung 6-12 jam dibedakan setelah pemberian intravena atau oral 99% dari obat yang terikat dalam protein plasma. T eliminasi warfarin setelah dosis unggal adalah sekitar 1 minggu namun waktu paruh yang efektif berkisar antara 20-60 jam dengan rata-rata 40 jam.