Anda di halaman 1dari 30

Laporan keuangan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Belum Diperiksa

Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia


Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifikasi artikel. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.

Akuntansi

Konsep dasar

Akuntan Pembukuan Neraca percobaan Buku besar Debit dan kredit Harga pokok Pembukuan berpasangan Standar praktik Basis kas dan akrual PAB ! "#$S

Bidang akuntansi

Bia%a Dana #orensik &euangan Mana'emen Pa'ak

Laporan keuangan

Neraca (aba rugi Perubahan ekuitas Arus kas )atatan

Audit

Audit keuangan *AAS Audit internal Sarbanes+,-le% .mpat Besar

&otak ini/

lihat

bicara

sunting

Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi :

Neraca Laporan laba rugi Laporan perubahan ekuitas Laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas atau laporan arus dana Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan nsur yang berkaitan secara langsung dengan pengukuran posisi keuangan

adalah aset, ke!ajiban,dan ekuitas. "edangkan unsur yang berkaitan dengan pengukuran kinereja dalam laporan laba rugi adalah penghasilan dan beban. Laporan posisi keuangan biasanya mencerminkan berbagai unsurlaporan laba rugi dan perubahan dalam berbagai unsur neraca.

Daftar isi
#sembunyikan$

% &erbedaan &elaporan dan Laporan 'euangan ( &emakai Laporan 'euangan ) *ujuan Laporan 'euangan + 'arakteristik 'ualitatif Laporan 'euangan , Contoh Laporan 'euangan - &ranala luar

&erbedaan &elaporan dan Laporan 'euangan#sunting . sunting


sumber$
/aruslah dibedakan antara pengertian &elaporan keuangan 0bahasa Inggris: financial reporting1 dan laporan keuangan 0bahasa Inggris: financial reports1. &elaporan 'euangan meliputi segala aspek yang berkaitan dengan penyediaan dan penyampaian informasi keuangan. 2spek3aspek tersebut antara lain lembaga yang terlibat 0misalnya penyusunan standar, badan penga!as dari pemerintah atau pasar modal, organisasi profesi, dan entitas pelapor1, peraturan yang berlaku termasuk &24 0&rinsip 2kuntansi 4erterima mum atau

5enerally 2ccepted 2ccounting &rinciples6522&1. Laporan keuangan hanyalah salah satu medium dalam penyampaian informasi. 4ahkan seharusnya harus dibedakan pula antara statemen 0bahasa Inggris: statement1 danlaporan 0bahasa Inggris: report1

&emakai Laporan 'euangan#sunting . sunting sumber$



In7estor 'arya!an &emberi &injaman &emasok dan 'reditor usaha lainnya &elanggan &emerintah 8asyarakat

*ujuan Laporan 'euangan#sunting . sunting sumber$


8enurut "tandar 2kuntansi 'euangan yang dikeluarkan oleh Ikatan 2kuntan Indonesia tujuan laporan keuangan adalah 8enyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan. Laporan keuangan yang disusun untuk tujuan ini memenuhi kebutuhan bersama sebagian besar pemakai. Namun demikian, laporan keuangan tidak menyediakan semua informasi yang mungkin dibutuhkan pemakai dalam mengambil keputusan ekonomi karena secara umum menggambarkan pengaruh keuangan dan kejadian masa lalu, dan tidak di!ajibkan untuk menyediakan informasi nonkeuangan. Laporan keuangan juga menunjukan apa yang telah dilakukan manajemen 0bahasa Inggris: stewardship1, atau pertanggungja!aban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya. &emakai yang ingin melihat apa yang telah dilakukan atau pertanggungja!aban manajemen berbuat demikian agar mereka dapat membuat keputusan ekonomi. 'eputusan ini mencakup, misalnya, keputusan untuk menahan atau menjual in7estasi mereka dalam perusahaan atau keputusan untuk mengangkat kembali atau mengganti manajemen.

'arakteristik 'ualitatif Laporan 'euangan#sunting . sunting sumber$


'arakteristik kualitatif merupakan ciri khas yang membuat informasi dalam laporan keuangan berguna bagi pemakai. *erdapat empat karakteristik kualitatif pokok yaitu :

Dapat Dipahami

informasi yang disajikan dalam laporan keuangan dapat dipahmi peserta dan bentuk serta istilahnya disesuaikan dengan batas para pengguna

9ele7an

laporan keuangan dianggap jika informasi yang disajikan didalamnya dapat mempengaruhi keputusan pengguna

'eandalan

informasi dalam laporan keuangan bebas dari pengertian yang menyesatkan dan kesalahan material

Dapat diperbandingkan

informasi yang disajikan akan lebih berguna bila dapat diperbandingkan dengan laporan keuangan pada periode sebelumnya.

Contoh Laporan 'euangan#sunting . sunting sumber$


4erikut adalah contoh beberapa laporan keuangan yang berada di pranala luar :

Laporan keuangan perusahaan jasa Laporan keuangan perusahaan dagang Laporan keuangan perusahaan manufaktur Laporan keuangan perusahaan *bk

Tujuan Penyusunan /Pembuatan Laporan Keuangan


Tujuan Penyusunan / Pembuatan Laporan Keuangan adalah : 8enyediakan informasi posisi keuangan, kinerja keuangan, dan laporan arus kas suatu entitas yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi oleh siapapun yang tidak dalam posisi meminta laporan keuangan khusus untuk memenuhi kebutuhan informasi tertentu.

Dalam memenuhi tujuannya, laporan keuangan juga menunjukkan apa yang telah dilakukan oleh manajemen 0ste!ardship1 atau pertanggungja!aban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya.

Referensi : &ernyataan "tandar 2kuntansi 'euangan 0&"2'1

Diposkan oleh Wibowo Subekti

Tujuan dan Fungsi Laporan Keuangan Sektor Publik

PENDAHULUAN

Laporan keuangan organisasi sektor publik merupakan komponen penting untuk menciptakan akuntabilitas sektor publik. Laporan keuangan ini merupakan implikasi bagi manajemen sektor publik untuk memberikan informasi kepada publik, salah satun a adalah informasi akuntansi ang berupa laporan keuangan. !nformasi keuangan berfungsi memberikan dasar pertimbangan untuk pengambilan keputusan dan merupakan alat untuk melaksanakan akuntabilitas sektor publik secara efektif. Akuntansi sektor publik harus menghadapi tantangan dalam pelaporan keuangan ini aitu mampukah akuntansi men ediakan informasi ang dapat digunakan untuk memonitori akuntabilitas manajemen, akuntabilitas politik, dan akuntabilitas kebijakan.

Latar belakang

Akuntan sektor publik memiliki ke"ajiban men ediakan informasi baik untuk memenuhi kebutuhan internal organisasi maupun kebutuhan pihak eksternal sebagai salah satu bentuk pelaksanaan akuntabilitas publik.

Akuntansi dan laporan keuangan mengandung pengertian sebagai suatu proses pengumpulan, pengolahan, dan pengkomunikasian informasi ang bermanfaat untuk pembuatan keputusan dan untuk menilai kinerja organisasi. #ebutuhan informasi dari sektor publik tidak han a terbatas pada informasi keuangan, namun informasi non$moneter seperti ukuran output pela anan juga harus dipertimbangkan dalam pembuatan sebuah keputusan.

!dentifikasi %asalah

&rganisasi sektor publik dituntut untuk dapat membuat laporan keuangan eksternal ang meliputi laporan keuangan formal, seperti Laporan 'urplus(Defisit, Laporan )ealisasi Anggaran, Laporan )ugi(Laba, Laporan Aliran #as, Neraca, serta Laporan #inerja ang din atakan dalam ukuran finansial dan non$fnansial.

Laporan keuangan sektor publik tidak dapat disamakan dengan laporan keuangan di sektor s"asta baik format maupun elemenn a, karena organisasi sektor publik memilki batasan$ batasan berupa pertimbangan non$moneter, seperti pertimbangan sosial dan politik.

Alasan pembuatan laporan keuangan ang dilihat dari *sisi, aitu +

,. 'isi manajemen perusahaan, laporan keuangan merupakan alat pengendalian dan e-aluasi kinerja manajerial dan organisasi.

*. 'isi pemakai eksternal, laporan keuangan merupakan salah satu bentuk mekanisme pertanggunja"aban dan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan.

&toritas keuangan di sektor s"asta, seperti pasar modal dan lembaga penga"as pasar modal, mens aratkan dibuatn a laporan keuangan ang telah diaudit untuk memberikan jaminan kenadalan dan dapat diperca ainn a laporan keuangan.

Laporan keuangan juga perlu dilampiri pengungkapan .disclosure/ mengenai informasi$informasi ang dapat mempengaruhi keputusan. 'ektor publik pun di"ajibkan untuk membuat laporan keuangan ang telah diaudit untuk menjamin telah dilakukann a true and fair presentation.

PE%0AHA'AN

Laporan keuangan sektor publik memiliki tujuan dan fungsi secara umum aitu +

,. #epatuhan dan Pengelolaan .compliance and ste"ardship/+

Laporan keuangan digunakan untuk memberika jaminan kepada pengguna laporan keuangan dan pihak otoritas penguasa bah"a pengelolaan sumber da a telah dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan lain ang telah ditetapkan.

*. Akuntabilitas dan Pelaporan )etrospektif .accountabilit and retrospecti-e reporting/+

Laporan keuangan digunakan sebagai bentuk pertanggungja"aban kepada publik, memonitori kinerja dan menge-aluasi manajemen, memberikan dasar untuk mengamati trend antar kurun "aktu, pencapaian atas tujuan ang telah ditetapkan, dan membandingkann a dengan kinerja organisasi lain sejenis. 'elain itu juga memunkinkan pihak luar untuk menilai efisiensi dan efekti-itas penggunaan sumber da a organisasi.

1. Perencanaan dan !nformasi &torisasi .planning and authori2ation information/+

Laporan keuangan berfungsi untuk memberikan dasar perencanaan kebijakan dan akti-itas di masa ang akan datang seperti memberikan informasi pendukung mengenai otorisasi penggunaan dana.

3. #elangsungan organisasi .-iabilit /+

Laporan keuangan berfungsi untuk membantu pembaca dalam menentukan apakah suatu organisasi atau unit kerja dapat meneruskan men ediakan barang dan jasa .pela anan/ di masa ang akan datang.

4. Hubungan %as arakat .public relation/+

Laporan keuangan berfungsi untuk memberikan kesempatan kepada organisasi untuk mengemukakan pern ataan atas prestasi ang telah dicapai kepada pemakai ang dipengaruhi, kar a"an, dan mas arakat. 0erfungsi sebagai alat komunikasi dengan publik dan pihak$pihak lain ang berkepentingan.

5. 'umber fakta dan gambaran .source of facts and figures/+

Laporan keuangan bertujuan untuk memberikan informasi kepada berbagai kelompok kepentingan ang ingin mengetahui organisasi secara lebih dalam.

Dalam pemerintahan, tujuan umum dari akuntansi dan laporan keuangan adalah+

,. memberikan informasi ang digunakan dalam pembuatan keputusan ekonomi, sosial dan politik serta sebagai bukti pertanggungja"aban .accountabilit / dan pengelolaan .ste"ardship/.

*. memberikan informasi ang digunakan untuk menge-aluasi kinerja manajerial dan organisasional.

Pemerintah berke"ajiban untuk memberikan informasi keuangan ang akan digunakan untuk pengambilan keputusan ekonomi, sosial, dan politik oleh pihak$pihak ang berkepentingan. Laporan keuangan untuk mendukung pembuatan keputusan ekonomi, sosial, dan politik tersebut meliputi informasi ang digunakan untuk 6

a. membandingkan kinerja keuangan aktual dengan ang dianggarkan,

b. menilai kondisi keuangan dan hasil$hasil operasi,

c. membantu menentukan tingkat kepatuhan terhadap peraturan perundangan ang terkait dengan masalah keuangan dan ketentuan lainn a,

d. membantu dalam menge-aluasi efisiensi dan efekti-itas.

7o-ernmental Accounting 'tandards 0oard .7A'0/ dalam 8oncepts 'tatement No. , tentang &bjecti-es of 9inancial )eporting men atakan bah"a akuntabilitas merupakan dasar dari pelaporan keuangan di pemerintahan dan menjelaskan keterkaitan akuntabilitas dan pelaporan keuangan sebagai berikut +

..Accountabilit re:uires go-ernments to ans"er to the citi2enr to justif the raising of public resources and the purposes for "hich the are used. 7o-ernmental accountabilit is based on the belief that the citi2enr has a ;right to kno".< a right to recei-e openl declared facts that ma lead to public debate b the citi2ens and their elected representati-es. 9inancial reporting pla s a major role in fulfilling go-ernment=s dut to be publicl accountable in a democratic societ .par. 45/.

'ecara rinci tujuan akuntansi dan laporan keuangan organisasi pemerintah adalah+

,. %emberikan informasi keuangan untuk menentukan dan memprediksi aliran kas, saldo neraca, dan kebutuhan sumber da a finansial jangka pendek unit pemerintah6

*. %emberikan informasi keuangan untuk menentukan dan memprediksi kondisi ekonomi suatu unit pemerintahan dan perubahan$perubahan ang terjadi di dalamn a6

1. %emberikan informasi keuangan untuk memonitor kerja, kesesuaiann a dengan peraturan perundang$undangan, kontrak ang telah disepakati, dan ketentuan lain ang dis aratkan6

3. %emberikan informasi untuk perencanaan dan penganggaran, serta untuk memprediksi pengaruh akuisisi dan alokasi sumber da a terhadap pencapaian tujuan operasional6

4. %emberikan informasi untuk menge-aluasi kinerja manajerial dan organisasional+

a. Untuk menentukan bia a program, fungsi, dan akti-itas sehingga memudahkan analisis dan melakukan perbandingan dengan kriteria ang telah ditetapkan6

b. Untuk menge-aluasi tingkat ekonomi dan efisiensi operasi, program, akti-itas, dan fungsi tertentu di unit pemerintah6

c. Untuk menge-aluasi hasil suatu program, akti-itas, dan fungsi serta efekti-itas terhadap pencapaian tujuan dan target6

d. Untuk menge-aluasi tingkat pemerataan .e:ualit / dan keadilan .e:uit /.

'umber Da a 9inansial >angka Pendek

'umber da a finansial jangka pendek digunakan untuk melakukan transaksi rutin. #as merupakan contoh sumber finansial jangka pendek, dimana bagian keuangan perlu mengetahui jumlah uang ang ada di tangan .cash on hand/ dan ang berada di bank. !nformasi mengenai ketersediaan dana finansial untuk penggunaan transaksi jangka pendek sangat diperlukan untuk

mengetahui apakah pemerintah memiliki dana ang cukup untuk membia ai suatu transaksi dan mampu memba ar utang$utangn a ang telah jatuh tempo, serta untuk mengukur likuiditas dan sol-abilitas unit pemerintah dan memprediksi kemampuan pemerintah untuk melanjutkan memberi pela anan.

#ondisi Ekonomi

#ondisi ekonomi suatu entitas mengacu pada seberapa bagus nilai ekonomi suatu entitas pada "aktu tertentu. Nilai ekonomi merupakan nilai bersih entitas .total aset ? total utang/. !nformasi akuntansi dibutuhkan untuk memprediksi nilai bersih unit pemerintah dan mengukur kondisi ekonomi pemerintah.

#etentuan Hukum, #ontraktual, dan #etentuan Lainn a

Dalam melakukan eksploitasi sumber da a dan penggunaann a, pemerintah harus selalu mengacu pada peraturan$peraturan hukum ang mengikat, misaln a undang$undang, peraturan pemerintah, Letter of !ntent .Lo!/, %emorandum of Understanding .%oU/, dan sebagain a.

Perencanaan dan Penganggaran

Anggaran merupakan alat perencanaan mengindikasikan target ang harus dicapai oleh pemerintah, sekaligus sebagai alat pengendalian mengindikasikan alokasi sumber dana an disetujui legislatif untuk dibelanjakan.

Dalam membuat anggaran, akuntansi dibutuhkan terutama untuk mengestimasi bia a program dan memprediksi kondisi ekonomi pemerintah dan perubahan$perubahan ang akan terjadi. !nformasi akuntansi juga sangat membantu dalam pemilihan program an efektif sesusai dengan kemampuan ekonomi pemerintah.

#inerja %anajerial dan &perasional

#inerja pemerintah tidak dapat dinilai berdasarkan laba ang diperoleh, karena organisasi pemerintah bukan entitas bisnis ang mencari laba. Pemerintah dapat mengalami surplus untuk

sebuah program atau akti-itas ang dikerjakan, namun arti surplus harus dilihatlagi, apakah surplus tersebut ada karena penarikan tarif ang terlalu tinggi terhadap mas arakat atau publik.

Pemerintah juga berkepentingan untuk mendistribusikan beban bia a kepada pemba ar pajak dan pengguna jasa publik secara adil. 0erbeda dengan sektor s"asta, pemerintah bertanggungja"ab tidak sebatas pada produksi barang dan jasa publik akan tetapi juga bertanggung ja"ab terhadap distribusi secara adil dan merata.

@U>UAN LAP&)AN #EUAN7AN %ENU)U@ '9A8 N& 3

9inancial Accounting 'tandards 0oards .9'A0, ,ABC/ mengeluarkan 'tatement of 9inancial Accounting 8oncepts No. 3 .'9A8 3/ mengenai tujuan laporan keuangan untuk organisasi nonbisnis(nirlaba, adalah6

,. %emberikan informasi ang bermanfaat bagi pengguna laporan dalam pembuatan keputusan ang rasional mengenai alokasi sumber da a organisasi. *. %emberikan informasi ang bermanfaat bagi pengguna laporan dalam menilai pela anan ang diberikan oleh organisasi nonbisnis serta kemampuann a untuk melanjutkan memberi pela anan tersebut. 1. %emberikan informasi ang bermanfaat bagi pengguna laporan dalam menilai kinerja manajer organisasi nonbisnius atas pelaksanaan tanggung ja"ab pengelolaan. 3. %emberikan informasi ang bermanfaat bagi pengguna laporan mengenai sumber da a ekonomi, ke"ajiban, dan keka aan bersih organisasi, pengaruh transaksi, peristi"a dan kejadian ekonomi ang mengelola sumber da a tersebut. 4. %emberikan informasi ang bermanfaat bagi pengguna laporan mengenai kinerja selama satu periode. 5. %emberikan informasi ang bermanfaat bagi pengguna laporan mengenai bagaimana organisasi memperoleh dan membelanjakan kas, mengenai utang, dan faktor$faktor lainn a ang dapat mempengaruhi likuiditas organisasi. D. %emberikan penjelasan dan interpretasi untuk membantu pemakai dalam memahami informasi keuangan ang diberikan.

PE%A#A! LAP&)AN #EUAN7AN 'E#@&) PU0L!# DAN #EPEN@!N7ANNEA

@erdapat sepuluh kelompok pemakai laporan keuangan ang ang diklasifikasikan berdasarkan atas sumber pen edia keuangan organisasi, pen edia tenaga kerja dan sumber da a material, dan pembuat keputusan alokasi sumber da a berdasarkan Drebin et al, aitu +

,. Pemba ar pajak .taFpa ers/ *. Pemberi dana bantuan .grantors/ 1. !n-estor 3. Pengguna jasa .fee$pa ing ser-ice recipients/ 4. #ar a"an(pega"ai 5. Pemasok .-endor/ D. De"an legislatif B. %anajemen A. Pemilih .-oters/

,C.0adan penga"as

Anthon mengklasifikasikan pemakai laporan keuangan sektor publik menjadi lima kelompok dengan mempertimbangkan semua organisasi nonbisnis, aitu+

,. Lembaga pemerintah .go-erning bodies/ *. !n-estor dan kreditor 1. Pemberi sumber da a .resource pro-iders/ 3. 0adan penga"as .o-ersight bodies/ 4. #onstituen

Hanle at al. .,AA*/ mengklasifikasikan pengguna laporan keuangan sektor publik menjadi dua belas, aitu+

,. Anggota terpilih .elected members/

*. %as arakat sebagai pemilih dan(atau pemba ar pajak

1. Pelanggan atau klien

3. #ar a"an(pega"ai

4. Pelanggan dan pemasok

5. Pemerintah

D. Pesaing .competitors/

B. )egulator

A. Pemberi pinjaman .lenders/

,C. Donor dan sponsor

,,. !n-estor atau partner bisnis

,*. #elompok penekan lainn a

Pengklasifikasian pemakai laporan keuangan sektor publik menurut 0orgono-i dan Anessi$ Pessina .,AAD/, adalah+

,. %as rakat pengguna jasa publik *. %as arakat pemba ar pajak 1. Perusahaan dan organisasi sosial ekonomi 3. 0ank dan mas arakat sebagai kreditor pemerintah 4. 0adan$badan internasional .0ank Dunia, !%9, AD0, P00, dsb/ 5. !n-estor asing dan 8ountr Anal st D. 7enerasi ang akan datang B. Lembaga negara A. #elompok politik .partai politik/

,C. %anajer publik .7ubernur, 0upati, Direktur 0U%N(0U%D/

,,. Pega"ai pemerintah

'erikat dagang sektor publik 7A'0 .,AAA,p. 0,B3/ mengidentifikasikan pemakai laporan keuangan pemerintah menjadi tiga kelompok besar, aitu+

,. %as arakat ang kepadan a pemerintah bertanggung ja"ab *. Legislatif dan 0adan Penga"asan ang secara langsung me"akili rak at 1. !n-estor dan kreditor ang memberi pinjaman dan(atau berpartisipasi dalam proses pemberian pinjaman

HA# DAN #E0U@UHAN PE%A#A! LAP&)AN #EUAN7AN

,. Hak untuk mengetahui .right to kno"/+

$ %engetahui kebijakan pemerintah

$ %engetahui keputusan ang diambil pemerintah

$ %engetahui alasan dilakukann a suatu kebijakan dan keputusan tertentu

*. Hak untuk diberi informasi .right to be informed/

Hak untuk diberi penjelasan terbuka atas permasalahan$permasalahan tertentu ang menjadi perdebatan publik.

1. Hak untuk didengan aspirasin a .right to be heard and to listened to/.

#ebutuhan informasi pemakai laporan keuangan pemerintah, aitu+

a. %as arakat pengguna pela anan publik membutuhkan informasi atas bia a, harga, dan kualitas pela anan ang diberikan.

b. %as arakat pemba ar pajak dan pemberi bantuan ingin mengetahui keberadaan dan penggunaan dana ang telah diberikan.

c. #reditor dan in-estor membutuhkan informasi untuk menghitung tingkat resiko, likuiditas, dan sol-abilitas.

d. Parlemen dan kelompok politik memerlukan informasi keuangan untuk melakukan fungsi penga"asan, mencegah terjadin a laporan ang bias atas kondisi keuangan pemerintah, dan pen ele"engan keuangan negara.

e. %anajer publik membutuhkan informasi akuntansi sebagai komponen sistem informasi manajemen untuk membantu perencanaan dan pengendalian organisasi.

f. Pega"ai membutuhkan informasi atas gaji dan manajemen kompensasi.

PE)0EDAAN LAP&)AN #EUAN7AN 'E#@&) PU0L!# DEN7AN 'E#@&) 'GA'@A

Perbedaan

Laporan Departemen Pemerintah

Laporan #euangan 'ektor '"asta

9okus 9inansial dan Politik

9okus 9inansial

$#inerja diukur secara finansial dan non$finansial

$Pertanggungja"aban kepada parlemen dan mas arakat luas

$0erfokus pada bagian organisasi

$%elihat ke masa depan secara detail

$Aturan pelaporan ditentukan oleh departemen keuangan

$Laporan diperiksa oleh @reasur

$8ash accounting

$'ebagian besar kinerja diukur secara finansial

$Pertanggungja"aban kepada pemegang saham dan kreditur

$0erfokus pada organisasi secara keseluruhan

$@idak dapat melihat masa depan secara detail

$Aturan pelaporan ditentukan oleh undang$undang, standar akuntansi, pasar modal, dan praktik akuntansi

$Laporan keuangan diperiksa oleh auditor independen

$Accrual accounting

Persamaan

Dokumen$dokumen sumber

0erperan sebagai hubungan mas rakat .public relations/

Laporan #euangan pemerintah ang buruk dapat menimbulkan implikasi begatif, antara lain+

a. %enurunkan keperca aan mas arakat kepada pengelola dana publik .pemerintah/.

b. !n-estor akan takut menanamkan modaln a karena laporan keuangan tidak dapat diprediksi ag berakibat meningkatn a risiko in-estasi.

c. Pemberi donor akan mengurangi atau menghentikan bantuann a.

d. #ualitas keputusan menjadi buruk.

e. Laporan keuangan tidak dapat mencerminkan kinerja aktual.

Pemberian informasi keuangan ang tidak dapat diandalkan akan mempengaruhi kualitas keputusan baik bagi pemakai internal maupun pemakai eksternal.

LUA' PEN7UN7#APAN .D!'8L&'U)E/ EAN7 D!PE)LU#AN

Pemerintah harus menentukan kebijakan ang menjelaskan komponen apa saja ang dapat dkategorikan sebagai pendapatan atau bia a operasi ang tepat untuk suatu unit kerja ang dilaporkan, luas pengungkapan .disclosure/ dan kebijakan$kebijakan akuntansi ang dipraktikkan secara konsisten. Pemerintah diharapkan dapat memberikan informasi tambahan untuk hal$hal sebagai berikut+

,. 9okus pengukuran dan dasar akuntansi ang digunakan untuk pembuatan laporan. *. #ebijakan menghapuskan(menhentikan akti-itas internal unit kerja pada Laporan Akti-itas. 1. #ebijakan kapitalisasi akti-a dan menaksir umur ekonomi akti-a$akti-a tersebut untuk menentukan bia a depresiasin a. 3. Deskripsi mengenai jenis$jenis transaksi ang masuk dalam penerimaan program dan kebijakan untuk mengalokasikan bia a$bia a tidak langsung kepada suatu fungsi atau unit kerja dalam Laporan Akti-itas. 4. #ebijakan pemerintah dalam menentukan pendapatan operasi dan non$operasi. 5. Pemerintah harus mengungkapkan secara detail(lengkap dalam catatan .notes/ laporan

keuangan mengenai aset modal dan hutang jangka panjang.

PENU@UP

#E'!%PULAN

Akuntansi sektor publik memiliki peran utama untuk men iapkan laporan keuangan sebagai salah satu bentuk pelaksanaan akuntabilitas publik. Dimana akuntansi sektor publik bertujuan untuk memberi informasi untuk pengambilan keputusan ekonomi, sosial, politik, dan sebagai bukti pertanggungja"aban dan pengelolaan6 serta untuk memberi informasi ang digunakan untuk menge-aluasi kinerja manajerial dan organisasional.

Teori Akuntansi Tujuan Pelaporan Keuangan

Sebelum membahas apa tujuan dari pelaporan keuangan, harus dibedakan terlebih dahulu apa itu pengertian Laporan Keuangan(Financial Statements) dan Pelaporan Keuangan (Financial Reporting) (Yadiati, !!") #$ %aporan Keuangan (Financial Statements) %aporan Keuangan adalah in&ormasi keuangan 'ang disajikan dan disiapkan oleh manajemen dari suatu perusahaan kepada pihak internal dan eksternal, 'ang berisi seluruh kegiatan bisnis dari satu kesatuan usaha 'ang merupakan salah satu alat pertanggungja(aban dan komunikasi manajemen kepada pihak)pihak 'ang membutuhkann'a$ %aporan keuangan merupakan seperangkat laporan keuangan &ormal (&ull set) 'ang terdiri dari* + ,eraca (balance sheet), 'ang menggambarkan posisi keuangan dari satu kesatuan usaha 'ang merupakan keseimbangan antara akti-a (assets), utang (liabilities), dan modal (e.uit') pada suatu tanggal tertentu$ + %aporan laba rugi (income statement) merupakan ikhtisar dari seluruh pendapatan dan beban dari satu kesatuan usaha untuk satu periode tertentu$ + %aporan perubahan ekuitas (statement o& change o& e.uit') adalah laporan perubahan modal dari satu kesatuan usaha selama satu periode tertentu, 'ang meliputi laba komprehensi&, in-estasi dan distribusi dari dan kepada pemilik (in-estment b' and distributions to o(ner/s) + %aporan arus kas (cash &lo( statement) berisi seluruh penerimaan dan pengeluaran kas baik 'ang berasa dari akti-itas operasional, in-estasi dan pendanaan dari satu kesatuan usaha selama satu peride tertentu$ + 0atatan atas pelaporan keuangan (notes o& &inancial statement) berisi in&ormasi 'ang tidak dapat diungkapkan dalam keempat laporan keuangan di atas, 'ang mengungkapkan seluruh prinsip, prosdur, metode, dan teknik 'ang diterapkan dalam pen'usunan laporan keuangan tersebut$ $ Pelaporan Keuangan (Financial Reporting) Pelaporan keuangan adalah laporan keuangan 'ang ditambah dengan in&ormasi)in&ormasi lain 'ang berhubungan, baik langsung maupun tidak langsung dengan in&ormasi 'ang disediakan oleh sistem akuntansi keuangan, seperti in&ormasi tentang sumber da'a perusahaan, earnings, current cost, in&ormasi tentang prospek erusahaan 'ang merupakan baian integral dengan tujuan untuk memenuhi tingkat pengungkapan 'ang cukup$ 1enurut SFA0 ,omor # tentang 2bjecti-e o& Financial Reporting b' 3usiness 4nterprises, tujuan pelaporan keuangan adalah* + 1en'ediakan in&ormasi 'ang berguna bagi in-estor, kreditor, dan pengguna potensial lainn'a dalam membantu proses pengambilan keputusan 'ang rasional atas in-estasi, kredit dan keputusan lain 'ang sejenis$ + 1en'ediakan in&ormasi 'ang berguna bagi in-estor, kreditor, dan pengguna potensial lainn'a 'ang membantu dalam menilai jumlah, (aktu, dan ketidakpastian prospek penerimaan kas dari di-iden atau bunga dan pendapatan dari penjualan, penebusan atau jatuh tempo sekuritas atau pinjaman$ 1enaksir aliran kas masuk (&uture cash &lo() pada perusahaan$

+ 1emberikan in&ormasi tentang sumber da'a ekonomi, klaim atas sumber da'a tersebut dan perubahann'a$ Rumusan tujuan pelaporan keuangan tersebut, berkaitan dengan aspek)aspek sebagai berikut* + 5n&ormasi 'ang berguna untuk keputusan kredit dan in-estasi$ + 5n&ormasi 'ang berguna untuk menilai prospek arus kas$ + 5n&ormasi tentang alokasi sumber da'a ekonomi, klaim dan perubahann'a$ 6alam paragra& berikutn'a SFA0 mengemukakan bah(a pelaporan harus men'ajikan tentang kinerja dan earnings dari satu kesatuan usaha tersebut, 'aitu* + Pelaporan harus men'ediakan in&ormasi tentang kinerja keuangan perusahaan (&inancial per&ormance) selama suatu periode tertentu$ + Pelaporan kinerja keuangan tersebut berguna untuk mengukur earning po(er dengan seluruh komponenn'a, karena para pengguna sangat berkepentingan atas prospek penerimaan kas bersih dari perusahaan$ + Pelaporan keuangan harus men'ajikan in&ormasi, bagaimana manajemen perusahaan mempertanggungja(abkan kepada para stakeholders7)n'a atas pengelolaan sumber da'a ekonomi 'ang telah diperca'akan kepada manajemen$ Sementara itu, bagi organisasi nirlaba (nonbisnis) tujuan pelaporan keuangan akan berbeda dengan pelaporan keuangan untuk perusahaan bisni$ Perbedaan tujuan tersebut dikarenakan karakteristik organisasi 'ang berbeda$ 3erikut adalah karakteristik dari organisasi nonbisnis, antara lain* + Tidak terdapatn'a indicator kinerja seperti pada perusahaan bisnis$ + Tujuann'a tidak mencari keuntungan$ + 8umlah sumber da'a 'ang diterima dari pen'edia sumber da'a, maka pen'edia sumber da'a tersebut tidak berharap menerima pemba'aran atau man&aat ekonomi dari sumber da'a 'ang diberikann'a$ + 9ak kepemilikan tidak dapat dijual, ditrans&er atau ditebus, atau tidak terdapat hak untuk memperoleh bagian distribusi sumber da'a residual ketika organisasi tersebut dilikuidasi$ 0ontoh organisasi nirlaba adalah 'a'asan social, lembaga s(ada'a mas'arakat (%S1), non) go-ernment organi:ation (,;2), uni-ersitas, unit pemerintahan pusat dan daerah, dan organisasi keagamaan$ 8adi siapa pengguna in&ormasi dari organisasi nonbisnis ini< 3erikut ini merupakan pengguna in&ormasi dari organisasi nirlaba, diantaran'a* #$ Pen'andang dana dan pemberi kontribusi$ $ Anggota dari organisasi tersebut 'ang memperoleh man&aat dari jasa 'ang diberikan oleh organisasi tersebut$ =$ 3adan penga(as 'ang mengatur dan bertangungja(ab dalam men'usun kebijakan dari organisasi tersebut$ >$ 1anajer 'ang mengelola organisasi tersebut$ (Yadiati, !!"*?=) Statement o& Financial Accounting 0oncepts (SPA0) mengemukakan bah(a tujuan pelaporan keuangan organisasi nonbisnis sebagai berikut* a$ 1emberikan in&ormasi 'ang berguna kepada pengguna dalam mengambil keputusan rasional tentang alokasi sumber da'a dalam organisasi$

b$ 1emberika in&ormasi 'ang berguna bagi pen'edia sumber da'a dalam menilai jasa 'ang diberikan dalam olhe organisasi nonbisnis dan kemampuann'a untuk meneruskan pen'ediaan jasa tersebut$ c$ 1emberika in&ormasi 'ang berguna untuk menilai pekerjaan manajemen dan kinerja manajer organisasi nonbisnis dalam melaksanakan tugasn'a, seperti akuntabilitasn'a$ d$ 1emberikan in&ormasi tentang sumber da'a ekonomi, ke(ajiban, penggunaan sumber da'a, (akti-itas organisasi), atau sumber da'a bersih dari organisasi nonbisnis tersebut$ Tujuan laporan keuangan menurut Trueblood Report dalam diikhtisarikan seperti dalam gambar =$ pada halaman berikut ini$ ;ambar tersebut menunjukkan struktur hierarki dari tujuan akuntansi 'ang dapat dijelaskan sebagai berikut* + Tujuan dasar laporan keuangan adalah men'ediakan in&ormasi untuk membuat dasar keputusan ekonomi$ + Pemakai in&ormasi memiliki keterbatasan (e(enang in&ormasi$ 2leh karena itu, bagaimana laporan keuangan tersebut harus dapat men'ajikan in&ormasi kepada berbagai jenis pengguna 'ang memiliki segala keterbatasan$ + 1emberikan in&ormasi 'ang dibutuhkan oleh in-estor dan kreditor dalam menaksir earning po(er dan aliran kas perusahaan, perbandingan dan e-aluasi aliran kas, baik jumlah dan ketidakpastian 'ang meliputin'a$ + 4arning po(er adalah bukan semata)mata kemampuann'a dalam menghasilkan laba bersih semata (akuntansi) tetapi meliputi kemampuan perusahaan untuk menghasilan kas$ Tujuan laporan keuangan harus men'ajikan in&ormasi 'ang &actual, akurat, objekti&, dan in&ormati-e 'ang cukup untuk melakukan pena&siran tentang transaksi)transaksi bisnis 'ang berguna untuk memprediksi, membandingkan earning po(er tersebut$ Perlu diketahui bah(a in&ormasi 'ang diperlukan untuk pena&siran dan prediksi tersebut kadang kala bersi&at subjekti&, oleh Karen aitu, asumsi)asumsi 'ang digunakan 'ang mendasari e-aluasi dan prediksi tersebut harus diungkapkan$ 6ari tujuan pelaporan dalam teori akuntansi 'ang telah diuraikan di atas, diakui bah(a ken'atann'a masih ada kelemahan 'ang dirasakan dari konseptual &rame(ork tersebut$ Kelemahan tersebut pada akhirn'a akan menimbulkan erosi kredibilitas pelaporan keuangan, seperti berikut ini* + 3eberapa metode akuntansi diterapkan untuk &akta 'ang sama$ + 1etode akuntansi kadang diterapkan untuk melakukan praktik income smoothing secara arti&icial$ + %aporan keuangan gagal memberiakn tanda terhadap masalah keuangan perusahaan di masa mendatang$ + 2&& balance sheet &inancing dianggap praktik la:im$ Yadiati, @in(in$ !!", Teori Akuntansi A Suatu Pengantar$ 8akarta* Kencana$ Kata kunci* contoh laporan, laporan keuangan, pendahuluan laporan, keuangan perusahaan, manajemen keuangan, akuntansi keuangan, sistem akuntansi, soal akuntansi, jurnal akuntansi, pengertian akuntansi, manajemen akuntansi, akuntansi bia'a, akuntansi dasar$

TEORI AKUNTANSI (TUJUAN LAPORAN KEUANGAN)


By Ahmad Faisal

1. Perumusan Tujuan akuntansi Untuk menyusun konsep yang menjelaskan tujuan laporan keuangan, pada bulan April 1971 presiden AI !A saat itu "arshall S# Armstrong, telah menunjuk $im !erumus %aporan &euangan yang dikenal dengan $rueblood ommittee# $im ini sebenarnya bukan yang pertama yang menyusun tujuan laporan keuangan# Dalam A''ounting (esear'hes Studies )o# 1 dan * yang dikeluarkan oleh $he A''ounting !rin'iple +oard yang bernaung di bawah AI !A telah menjelaskan A $entati,e Set o- +road A''ounting !rin'iple -or +usines .nterpri'e# Di samping AI !A, AAA juga telah membahas masalah ini dalam A Statement o- +asi' A''ounting $heory# A!+/S Statement )o#0 dengan judul +asi' on'epts and A''ounting !rin'iple Underlying 1inan'ial Statemen o- +usiness .nterpri'e juga menyangkut tujuan kualitati-dari laporan keuangan ini# Di )egara lain juga sudah ada yang melakukan pembahasan tentang tuuan laporan keuangan ini seperti anada, Australia, dan lain2lain# 2. Tujuan Akuntansi atau Laporan Keuangan 1. Menurut PAI $ujuan akuntansi keuangan dan laporan keuangan menurut !rinsip Akuntansi Indonesia 3!AI4 1950 dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu tujuan umum dan tujuan kualitati-# a# Tujuan umum laporan keuangan 1# Untuk memberikan in-ormasi keuangan yang dapat diper'aya mengenai sumber ekonomi dan kewajiban serta modal suatu perusahaan# 6# Untuk memberikan in-ormasi yang dapat diper'aya mengenai perubahan dalam sumber2sumber ekonomi neto suatu perusahaan yang timbul dari akti,itas2akti,itas usaha dalam tangka memperoleh laba# *# Untuk memberikan in-ormasi keuangan yang membantu para pemakai laporan di dalam mengestimasi potensi perusahaan dalam menghasilkan laba# 0# Untuk memberikan in-ormasi penting lainnya mengenai perubahan dalam sumber2 sumber ekonomi dan kewajiban# 7# Untuk mengungkapkan sejauh mungkin in-ormasi lain yang berhubungan dengan laporan keuangan yang rele,an untuk kebutuhan pemakai laporan keuangan#

Di dalam menyusun prinsip akuntansi, digunakan asumsi2asumsi dan konsep2konsep dasar tertentu# Asumsi dasar ini merupakan aspek dari lingkungan dimana akuntansi itu dilaksanakan# Sedangkan konsep2konsep dasar merupakan pedoman dalam menuyusun prinsip akuntansi# Ada beberapa asumsi dasar yang mendasari struktur akuntansi, yaitu 8 kesatuan usaha khusus 3separate entity9e'onomi' entity4# kontinuitas usaha 3going 'on'ern9'ontinuity4# pengunaan unit moneter dalam pen'atatan 3monetary unit9unit o- measure4# tepat waktu 3time2period9periodi'ity4# &onsep dasar yang mendasari penyusunan prinsip akuntansi adalah biaya historis 3histori'al 'ost prin'iple4 prinsip mempertemukan 3mat'hing prin'iple4# prinsip konsistensi 3'onsisten'y prin'iples4# prinsip lengkap 3-ull dis'losure4# %aporan keuangan yang dihasilkan mempunyai beberapa keterbatasan yaitu

'ukup berarti3materiality4# &onser,ati si-at2si-at khusus dari suatu industri# 2. Menurut Pendapat SAK "enyediakan in-ormasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang berman-aat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan# $ujuan %aporan &euangan menurut SA& )o# 1, sebagai berikut $ujuan laporan keuangan adalah menyediakan in-ormasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang berman-aat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi# %aporan keuangan yang disusun untuk tujuan ini memenuhi kebutuhan bersama sebagian besar pemakai# )amun, tidak menyediakan semua in-ormasi yang mungkin dibutuhkan pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi karena se'ara umum menggambarkan pengaruh keuangan dari kejadian di masa lalu dan tidak diwajibkan untuk menyediakan in-ormasi non keuangan# %aporan keuangan juga menunjukkan apa yang telah dilakukan manajemen atau pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang diper'ayakan kepadanya# !emakai ingin menilai apa yang telah dilakukan atau pertanggungjawaban manajemen berbuat demikian agar mereka dapat membuat keputusan ekonomi, misalnya keputusan untuk menahan atau menjual in,estasi mereka pada perusahaan tersebut# 3. Menurut A STATEMENT OF BASI A O!NTIN" T#EO$% &ASOBAT' "embuat keputusan yang menyangkut penggunaan kekayaan yang terbatas dan untuk menetapkan tujuan "engarahkan dan mengontrol se'ara e-ekti- sumber daya manusia dan -aktor produksi lainya#

"emelihara dan melaporkan pengamanan terhadap kekayaan# "embantu 1ungsi dan pengawasan so'ial# (. Menurut A O!NTIN" P$IN IP)E BOA$*+ Ada 2 tujuan )aporan Keuangan ,a-tu . a Tujuan K/u0u0 Untuk menyajikan laporan posisi keuangan, :asil usaha, dan !erubahan posisi keuangan lainya se'ara wajar sesuai dengan ;AA! 1 Tujuan !mum "emberikan In-ormasi yang terper'aya tentang sumber2sumber ekonomi, dan kewajiban perusahaan# Dengan maksud sebagai berikut 8 Untuk menilai kekuatan dan kelemahan perusahaan Untuk menunjukan posisi keuangan dan in,estasinya Untuk menilai kemampuannya untuk menilai kemampuan untuk menyelesaikan utang2 utangnya "enunjukan kemampuan sumber2sumber kekayaannya yang ada untuk pertumbuhan perusahaan 14 "emberikan in-ormasi yang terper'aya tentang sumber kekayaan bersih yang berasal dari kegiatan usaha dalam men'ari laba dengan maksud 8 a4 "emberikan gambaran tentang di,iden yang diharapkan pemegang saham b4 "enunjukan kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban kepada kreditor, supplier, pegawai, pajak, mengumpulkan dana untuk perluasan perusahaan# '4 "emberikan in-ormasi kepada manjemen untuk digunakan dalam pelaksanaan -ungsi peren'anaan dan pengawasan# d4 "enunjukan tingkat kemampuan perusahaan mendapatkan laba dalam jangka panjang# 64 "enaksir in-ormasi keuangan yang dapat digunakan untuk menaksir potensi perusahaan dalam menghasilkan laba# *4 "emberikan in-ormasi yang diperlukan lainya tentang perubahan harta dan kewajiban# 04 "engungkapkan in-ormasi rele,an lainya yang dibutuhkan para pemakai laporan 1. Tujuan kual-tat-2 -n2orma0- keuangan In-ormasi keuangan yang disajikan akan berman-aat tentunya bila memenuhi beberapa kriteria atau standar# +erikut ini beberapa kriteria kualitas in-ormasi keuangan8 $ele3an &$ele3an4e0' (ele,ansi suatu in-ormasi harus dihubungkan dengan maksud penggunaannya# +ila in-ormasi tidak rele,an untuk keperluan para pengambilan suatu keputusan, maka in-ormasi demikian tidak ada gunanya, betatapun kualitas lainnya terpenuhi# <leh karena itu sehubungan dengan rele,ansi in-ormasi tadi maka perlu dipilih metode pelaporan akuntansi keuangan yang tepat# *apat d-uj- &!nder0tanda1-l-t,' !engukuran tidak dapat sepenuhnya lepas dari pertimbangan dan pendapat yang subjekti-# :al ini berhubungan dengan keterlibatan manusia dalam proses pengukuran dan penyajian in-ormasi, sehingga proses pengukuran itu tidak lagi

berlandaskan realitas objekti- semata# Dengan demikian untuk meningkatkan man-aatnya in-ormasi keuangan harus dapat diuji kebenarannya oleh para pengukur yang independen dengan menggunakan metode pengukuran yang sama# *apat d-mengert- &5er-2-a1-l-t,' In-ormasi yang disajikan harus dapat dimengerti oleh pemakainya dan dinyatakan dalam bentuk yang disesuaikan dengan pengertian para pemakai# Dalam hal ini pihak pemakai in-ormasi juga diharapkan adanya pengertian atau pengetahuan mengenai akti,itas ekonomi perusahaan, proses akuntansi keuangan serta istilahistilah teknis yang digunakan dalam laporan keuangan# Netral &neutral-t,' Artinya laporan keuangan atau in-ormasi keuangan itu diarahkan pada kepentingan umum dan tidak bergantung kepada kebutuhan pihak tertentu# Tepat 6aktu &T-mel-ne00' In-ormasi hendaknya diberikan sedini mungkin agar dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan ekonomi# *a,a 1and-ng &4ompara1-l-t,' In-ormasi dalam laporan keuangan akan lebih berguna bila dapat dibandingkan dengan laporan keuangan sebelumnya dari perusahaan yang sama maupun dengan laporan keuangan perusahaan sejenis pada periode yang sama# )engkap & ompletene00' In-ormasi keuangan lengkap bila memenuhi enam tujuan kualitati- di atas dan dapat memenuhi standar pengungkapan laporan keuangan# Standar itu menghendaki pengungkapan seluruh -akta keuangan yang penting dan penyajian -akta se'ara jelas agar tidak menyesatkan pemakainya# S-2at dan Kual-ta0 )aporan Keuangan (ele,an dan material -ormalitas dan kenyataan tingkat keper'ayaan bebas dari prasangka dapat dibandingkan konsistensi dapat dipahami 7. Tujuan Akuntan0- Menurut T$!EB)OO* OMMITTEE &omite yang dipimpin trueblood ini beranggotakan 9 orang yang berasal dari akademis dan praktisi# "ereka ditugaskan untuk merumuskan tujuan laporan keuangan# Dalam laporanya komita ini ingin menentukan 8 1# Siapa yang memerlukan laporan keuangan# 6# In-ormasi apa yang mereka perlukan# *# +erapa banyak in-ormasi yang diperlukan tersebut dapatdisupplu oleh akuntansi 0# &erangka apa yang dibutuhkan untuk menyusun in-oramasi yang diperlukan itu#

Dalam true1lood 4omm-ttee report juga dinyatakan bahwa tujuan utama dari laporan keuanganadalah memberikan in-ormasi yang berguna untuk mengambil keputusan# $ujuan yang sama juga terdapat dalam on4eptual Frame6ork dari 1AS+, !SA& dan lainya# Dari tujuan laporan keuangan tersebut )ampak jelas bahwa akuntansi kon,ensional sangat di pengaruhi oleh konsep 'apitals, karena perhatian utamanya adalah hanya sebatas memberikan in-ormasi yang bertumpu pada kepentingan 0to4k/older0 dan entity2nya dan belum sampai pada tara- akuntabilitas, kalaulah ada, maka hanya sebatas hubungan yang bersi-at hori=ontal# 3. Penyusunan Kerangka Konseptual untuk Akuntansi Keuangan *e2-n-0- dan Tujuan >Suatu system yang koheren tentang tujuan dan konsep dasar yg sailing berkaitan , yg diharapkan dpt menghasilkan standar 2 standar yg konsisten dan memberi pedoman tentang jenis, -ungsi , dan keterbatasan akuntansi keuangan dan pelaporan? 3sumber 8 1AS+ 19754# IAI pada bulan September 1950 memutuskan untuk mengadopsi kerangka konseptual yang disusun oleh IAS sebagai dasar penyusunan dan penyajian in-ormasi keuangan di Indonesia# $ujuan 8 >"erumuskan konsep yang mendasari penyusunan dan penyajian laporan keuangan?# 1. Tujuan )aporan Keuangan untuk )em1aga ,ang Men4ar- )a1a 1# "emberikan in-ormasi yang berguna untuk in,estor, kreditur, dan pemakai lainnya 6# memberikan in-ormasi untuk membantu in,estor atau 'alon kreditur dan pemakai lainya untuk menilai jumlah, waktu dan prospek penerimaan kas *# memberikan in-ormasi tentang sumber ekonomi perusahaan, klaim terhadap kekayaan 0# "emberikan in-ormasi tentang prestasi keuangan perusahaan selama satu periode 7# "emberikan in-ormasi tentang bagaimana perusahaan mendapatkan dan membelanjakan kas, peminjaman dan pengembalaiannya @# memberikan in-ormasi tentang bagaimana manajemen perusahaan mempertanggungjawabkan pengelolaan nya kepada pemilik atas penggunaan sumber kekayaan yang diper'ayakan kepadanya# 7# "emberikan in-ormasi yang berguna bagi manajer dan direksi dalam proses pengambilan keputusan untuk kepentingan pemilik perusahaan# 2. Tujuan )aporan Keuangan untuk )em1aga ,ang Bukan Men4ar- )a1a 1# Dapat diman-aatkan sebagai dasar dalam mengambil keputusan mengenaialokasi sumber kekayaan# 6# +erguna untuk menilai jasa dan kemampuan lembaga dalam memberikan jasa

*# +erguna untuk menilai bagaimana manajemen meminjam dan bagaimana menilai in,estasinya# 0# Dapat memberikan in-ormasi terhadap sumber kekayaan, kewajiban, kekayaan bersih, dan perubahannya# 7# Dapat menyajikan prestasi lembaga# @# Dapat menyajikan kemampuan lembaga membayar kewajiban jangka pendeknya# 7# "emuat penjelasan dan pena-siran manajemen sehingga para pemakai laporan keuangan dapat memohon in-ormasi yang diberikan# 4. Konsep dasar akuntansi
Didirikann a Financial Accounting Standard Board .9A'0/ ang menggantikanAccounting Principles Board .AP0/ sebagai lembaga pen usun standar akuntansi di Amerika 'erikat pada a"al tahun ,ADC$an dianggap sebagai re-olusi ang

terjadi dalam pemikiran akuntansi. 'alah satu perubahan ang tercermin dalam pro ek kerangka konseptual 9A'0 adalah ditekankann a tujuan sosial ang luas dari pelaporan keuangan. 9A'0 melalui Statement of Financial Accounting Concepts No. 1: Objectives of Financial eporting b! Business "nterprises dalam kaitan dengan tujuan sosial

ang luas ini men atakan+ ;Financial reporting is not an end in itself but is intended to provide information that is useful in making business and economic decisions for making reasoned choices among alternative uses of scarse resources in the conduct of economic activities, Accordingly, the objectives of this Statement are affected by the economic, legal, political, and social environment in United States.; Statement tersebut menunjukkan bah"a tujuan pelaporan keuangan diupa akan mempun ai cakupan ang luas agar memenuhi berbagai kebutuhan para pemakai dan

mela ani kepentingan umum dari berbagai pemakai ang potensial, bukan han a untuk kebutuhan khusus kelompok tertentu saja. Pelaporan keuangan juga harus mendorong efekti-itas pasar modal dan pasar uang dalam mengalokasikan sumber da a ang

langka di antara berbagai penggunaan ang kompetitif sehingga tercipta kesejahteraan mas arakat secara keseluruhan.

Dalam kaitan ini pula, 9A'0 men atakan ; Financial reporting s#ould provide information t#at is useful to present and potential investors and $reditors% and ot#ers users in ma$ing rational investment% credit% and similar decisions. ; Dari Statement tersebut tampak bah"a meskipun pelaporan keuangan memiliki tujuan sosial ang luas, akan tetapi orientasin a terletak pada in-estor dan kreditor, karena

dengan memenuhi kebutuhan mereka maka hampir semua kebutuhan dari para pemakai eksternal lainn a akan terpenuhi. 'etelah menetapkan tujuan sosial ang luas ang merupakan tujuan men eluruh dari pelaporan keuangan, 9A'0 juga

menggariskan beberapa tujuan khusus

ang salah satu di antaran a men atakan ang bermanfaat untuk

bah"a pelaporan keuangan harus men ediakan informasi menaksir arus kas di masa ang akan datang.

Hal ini akan membantu kepada in-estor, kreditor, dan pemakai lainn a, baik sekarang maupun

ang

ang potensial, dalam menilai jumlah, "aktu, dan ketidakpastian ang akan datang .Hainuddin dan

penerimaan kas dari di-iden dan bunga di masa

Hartono, ,AAA/. @ujuan ini mengasumsikan bah"a in-estor menginginkan informasi tentang hasil dan resiko dari in-estasi ang dilakukan. 9A'0 melalui Statement of Financial Accounting Concepts No. &: 'ualitative C#aracteristics of Accounting (nformation men atakan bah"a kualitas membedakan antara informasi ang

ang ;lebih baik< .lebih bermanfaat/ dengan informasi

ang ;kurang baik< .kurang bermanfaat/ terutama terletak pada kualitas rele-ansi dan keandalann a ditambah dengan beberapa karakteristik lainn a kualitas tersebut. 9A'0 mendefinisikan informasi akan mengakibatkan timbuln a perbedaan. ang berlaku untuk ang dapat

ang rele-an sebagai informasi !nformasi ang rele-an

memperteguh, atau sebalikn a, memperlemah pengharapan selalu dikaitkan dengan nilai umpan balik dan nilai prediktif.

ang ada. >adi, rele-ansi

Adan a nilai prediktif ini menunjukkan bah"a informasi akuntansi seperti

ang

tercantum dalam pelaporan keuangan dapat digunakan oleh in-estor sekarang dan in-estor potensial dalam melakukan prediksi penerimaan kas dari di-iden dan bunga di masa ang akan datang. Di-iden ang akan diterima oleh in-estor akan tergantung ang akan datang .Hainuddin I

pada jumlah laba

ang diperoleh perusahaan di masa

Hartono, ,AAA/, sehingga prediksi laba perusahaan dengan menggunakan informasi pelaporan keuangan menjadi sangat penting untuk dilakukan. Agar berguna dalam proses pengambilan keputusan, laporan keuangan perlu dianalisa dan dinterprestasikan. Analisa laproan keuangan .financial statement anal sis/ pada hakikatn a menghubungakan angka$angka ang terdapat dalam laporan keuangan

dengan atau menjelaskan arah perubahan .trend/. Angka$angka dalam laporan keuangan akan menjadi sedikit artin a, kalau dilihat per akun. Akun$akun dalam laporan keuangan akan lebih berarti apabila dihubungkan dengan akun lain atau dilihat arah perubahan .trend/.