Anda di halaman 1dari 1

5 PILAR PENATALAKSANAAN DIARE

REHIDRASI
LIHAT DI SPTL

NUTRISI

Tanpa dehidrasi
Asi
atau
( Kehilangan Cairan 0-5% )
susu
banyak minum
formula
10-20cc/kgbb
tiap bab gelas
dehidrasi ringan sedang (5-10%)
tidak dirawat, diberi oralit, 75
cc/kgBB/24 jam (4-6 jam awal Rawat
observasi
dehidrasi berat:
30 cc/kgbb/jam dalam 4 jam
Contoh:
BB(10kg) = 10x30 cc =300 cc/jam
tetesan : (300x10x15)/60 = 75 tetes
permenit
diare
dengan
penyerta
:
bronkopneumonia,
decom
cordis,
gunakan kaen 3a, kaen 3 b selama 24
jam
diare hipertonik : gelisah, dehidrasi (-),
diberi cairan kejang
jika pasien shock berat : 20 cc/kgBB
indikasi rawat:
gagal oralit
bab /output lebih banyak dari intake
(BAB profuse lebih dari 10 kali)
muntah profuse (> 10 kali)
indikasi sosial

BERI ZINK ANTIBIOTIK SELEKTIF


1-14 HARI

EDUKASI

< 6 bulan 10 a. pasien kolera : tetrasiklin 50 mg


mg
b. diare infasif : bab darah lender,
> 6 bulan 20 temp >38,5 , meteorismus, feses:
mg
leukosit ++
c. parasite : amoeba : metronidazole
Sediaan:
candida : nistatin
1 tab zink 20 cacingan : pirantel pamoat
mg,
d. dengan penyakut penyerta :
syrup 10 mg/ antibiotic injeksi
5 ml

cara menggunakan oralit


1 saset oralit, campur
dengan air 200 ml, aduk
merata,beri
100-120
cc/bab cair.
imunisasi
bila anak pulang bab lagi
dan panas meningkat
cepat bawa ke RS
pemberian asi pada ibu
hepatitis, jika anak sudah
divaksin tidak apa-apa
pada ibu tb, jika sudah
minum oat tidak apa-apa,
pakai
masker
saat
menyusui.