TEKS PERSUASI
LINGKUNGAN
Kita semua mengetahui bahwa kondisi lingkungan Kota Trenggalek sudah
sangat memprihatinkan. Banyak sungai yang kotor akibat membuang
sampah sembarangan dan pembuangan limbah rumah tangga yang tidak
teratur, pencemaran udara akibat asap kendaraan bermotor yang
semakin banyak dan maraknya penebangan liar yang terjadi. Contohnya
saja pada waktu kota Trenggalek sendiri tergenag banjir beberapa tahun
lalu, hal itu terjadi karena hutan-hutan yang ada disekitaran kota telah
gundul dan tidak bisa meresapkan air hujan ke tanah sehingga arinya
menggenagi kota.
Ini semua dapat menyebabkan gangguan bagi makhluk hidup di Kota
Trenggalek, temasuk kita manusia. Pernapasan kita dapat terganggu dan
keindahan Kota ini tercemar serta akan menjadi sarang bibit-bibit
penyakit. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika kita sebagai penduduk
Kota Trenggalek berusaha untuk melestarikan lingkungan kota ini dengan
berbagai macam usaha. Di antaranya adalah dengan usaha yang kecil
yaitu
membuang
penghijauan,
sampah
pembuatan
pada
taman
tempatnya,
kota,
dan
serta
dengan
pelarangan
usaha
membuang
sampah di sembarang tempat serta tidak membuang limbah rumah
tangga di sungai. Ini semua dapat mengendalikan keindahan, kebersihan
serta kenyamanam Kota kita.
Sumber : http://www.guruberbahasa.com/2016/05/4-contoh-karanganpersuasi-tentang.html
TEKS EKSPOSISI :
Perubahan Kurikulum Pendidikan di Indonesia
Tesis:
Sistem pendidikan Indonesia dewasa ini mengalami suatu perubahan yang sangat
signifikan. Perubahan tersebut berkaitan dengan kurikulum yang digunakan dalam
dunia pendidikan Indonesia. Dimana, kurikulum 2006 yang sejak lama dipakai
diganti dengan kurikulum 2013. Walaupun tidak semua sekolah menggunakan
kurikulum ini, namun tetap berjalan sebagimana mestinya.
Argumentasi:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam beberapa
kesempatan menjelaskan bahwa, kurikulum 2013 diprioritaskan pada sekolahsekolah yang memiliki akreditasi A atau sekolah berstandar Internasional, yang biasa
disingkat dengan RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional). Syarat
keterjangkauan distribusi buku juga menjadi syarat terhadap sekolah pelaksana
kurikulum 2013. Kemendikbud juga menerangkan bahwa kurikulum 2013 ini fokus
pada pembangunan sikap, pengetahuan, keterampilan, karakter yang berlandaskan
pada pendekatan ilmiah atau scientific approach.
Selain itu, kurikulum 2013 juga menitikberatkan kepada hubungan antara
pembelajaran dengan rasa syukur pada pemberian Tuhan Yang Maha Esa kepada
manusia selaku pengelola alam sekitar. Khususnya mengacu pada pembelajaran
yang dimulai dengan mengamati, menanya, menalar, dan mencoba atau mencipta.
Musliar Kasim selaku wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan beranggapan,
bahwa Kurikulum 2013 lebih menonjolkan praktik daripada hafalan. Sebab selama
ini, peserta didik banyak dibebani hafalan, yang justru dirasa kurang meningkatkan
kreativitas. Melalui Kurikulum 2013 ini, pemerintah ingin menghasilkan anak bangsa
Indonesia yang produktif, kreatif, dan afektif. Dalam kurikulum 2013 setiap peserta
didik dibentuk agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap.
Meutia Hatta, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden mengungkapkan bahwa
kurikulum 2013 ini bertujuan untuk membentuk karakter generasi berkualitas, cinta
tanah air dan bangsanya. Selain itu kurikulum 2013 juga menitikberatkan peran aktif
siswa dalam proses belajar mengajar, sehingga generasi mendatang tetap
mempunyai jati diri bangsa Indonesia dan berkualitas.
Penegasan Ulang:
Namun, ternyata banyak juga masyarakat yang menolak berlakunya kurikulum 2013
ini. Perubahan kurikulum ini dianggap sangat mendadak dan di paksakan. Bahkan,
ada yang beranggapan kurikulum ini kurang fokus karena menggabungkan dua
mata pelajaran yang memiliki substansi pokok yang berbeda. Meskipun, mata
pelajaran yang akan diajarkan dibuat lebih sederhana, tetapi tingkat pengetahuan
dan pemahaman yang dimiliki peserta didik akan semakin berkurang karena mata
pelajaran tersebut tidak dipelajari secara utuh, namun secara terpisah-pisah
sehingga akan membuat peserta didik menjadi bingung.
Sumber : http://www.ilmusiana.com/2015/08/4-contoh-karangan-tekseksposisi.html
TEKS NARASI
Mulailah Menjadi Temanku
Clari kembali duduk dengan tangan bertopang dagu dan melamun. Yup!
Itulah pekerjaan sehari-harinya, melamun dalam kelas.
Dan di sisi lain,
Ola memperhatikan Clari dengan seksama.
Ola
mempunyai rasa penasaran yang amat dalam pada Clari, dan sampai dia
tak tahan lagi, dia akan bertanya. Clar, kamu kenapa? Tanya Ola saat
rasa
penasarannya
memuncak
jangan
campuri
urusanku!
Itulah
jawaban yang selalu terlontarkan dari mulut Clari bila ada anak yang
mendekatinya.
Eh An, kenapa sih Clari? Tanya Ola pada salah satu temannya, Andin.
Nggak tau La, aku nggak mau tahu urusan anak sombong itu! Jawab
Andin ketus yeeh ketus amat! Ejek Ola, Andin memajukan bibirnya
sambil berlalu lalang di antara keramaian luar kelas.
Dari hari ke hari Ola terus bertanya pada Clari, akhirnya Clari menyerah.
La, kamu kenapa sih terus tanya ke aku? Tanya Clari untuk pertama
kalinya tanpa jutek. Aku tuh emang penasaran, tapi lebih dari itu, aku
mau kamu bisa bersosialisasi Clar! Jawab Ola sambil memegang tangan
Clari aku terlalu pemalu dan sensitif. Aku tak tau harus bagaimana!?
Ujar Clari bingung mulailah menjadi temanku, dengan itu, mungkin kau
akan mendapatkan teman yang lebih banyak! Jelas Ola apakah benar
yang kau katakan? Kau tidak akan mengkhianatiku seperti temantemanku yang dulu? Tanya Clari ragu dan tidak percaya benar temanku
jawab Ola memeluk Clari.
TAMAT
Sumber : http://cerpenmu.com/cerpen-persahabatan/mulailah-menjaditemanku.html
TEKS NARASI KISAH PERJALANAN
SEBUAH PENGALAMAN YANG MENGESANKAN
Ketika bangun pada hari Senin pagi, aku sangat terkejut karena
melihatjam di kamar telah menunjukkan pukul 06.30 WIB. Aku langsung
bangun dan menuju ke kamar mandi. Sampai di kamar mandi tibatiba aku terpeleset dan hampir saja mencederaiku.
Setelah mandi, aku berpakaian sekolah, sarapan pagi lalu berangkat
sekolah dengan menggunakan sepeda motor. Sesampainya di sekolah
kulihat tasku untuk mengambil topi. Betapa terkejutnya aku, ternyata
topiku tidak ada di dalam tas. Karena hari itu hari senin (ada upacara
bendera) aku pulang ke rumah untuk mengambil topi. Selesai mengambil
topi aku kembali lagi ke sekolah dengan menaiki sepeda motor. Tiba-tiba
di jalan motorku mogok, setelah diperiksa ternyata bensinnya habis.
Terpaksa kudorong motor untuk mencari tempat penjualan bensin eceran.
Untunglah tempat penjualan bensin itu tidak jauh. Aku membeli satu liter
bensin dan langsung tancap gas menuju ke sekolah.
Setibanya di sekolah ternyata murid-murid sudah berkumpul di lapangan.
Upacara hampir saja dimulai. Aku pun tergesa-gesa berlari menuju ke
lapangan upacara. Ketika upacara dimulai kepala sekolah langsung
memberi pengarahan tentang tata tertib sekolah. Tiba-tiba datanglah
seorang guru untuk memeriksa kerapian murid-muridnya, dan sialnya
rambutku dinilai panjang oleh guru. Dengan leluasa serta tak kuasa
kumenolak gunting yang ada digengaman guru mencabik-cabik rambutku.
Dengan rambutku yang tak karuan, aku langsung masuk ke kelas untuk
mengikuti pelajaran. Rupaya pelajaran tersebut mempunyai pekerjaan
rumah (PR) dan aku lupa mengerjakan tugas tersebut lalu dihukum oleh
guru untuk membuat tugas itu sebanyak tiga kali.
Aku langsung mengerjakan tugas itu. Sebelum aku mengerjakannya jam
pelajaran pun habis lalu aku disuruh menulis beberapa kali lipat lagi oleh
guru. Ketika sedang mengerjakan tugas itu, teman-teman ribut di kelas
karena jam pelajarannya kosong. Dengan senangnya teman-teman pun
bermain di kelas sehingga aku pun merasa terganggu. Aku menegurnya
supaya tidak ribut lagi, ternyata mereka tidak senang dan tidak terima
atas teguranku. Temanku tadi langsung merobek tugas yang sedang
kubuat. Aku merasa kesal dan tanpa basa-basi lagi aku langsung
menghajarnya sehingga terjadilah perkelahian. Kemudian kami dipanggil
wali kelas ke kantor untuk menyelesaikan masalah tersebut. Aku ceritakan
masalah tersebut dan kami pun disuruh untuk bermaaf-maafan. Setelah
itu kami disuruh untuk melupakan masalah tersebut, akhirnya lonceng
pun berbunyi menandakan pulang sekolah. Kami pun langsung pulang ke
rumah. Setibanya di rumah aku merasa senang karena permasalahan
tersebut telah selesai. Aku bercerita tentang kejadian-kejadian yang aku
alami di sekolah tadi dengan orang tuaku. Orang tuaku pun menasehati
agar selalu mengerjakan tugas tersebut dan mentaati peraturan tata
tertib yang ada di sekolah.
Sumber : http://febriad.blogspot.co.id/2013/06/contoh-contoh-karangannarasi-karangan.html
DISUSUN OLEH :
ZEGIF ALPARIZI
KELAS : X IIS 2
TAHUN AJARAN 2016 - 2017