Anda di halaman 1dari 346

Setting

2015 Annual Report


Laporan Tahunan 2015
the Foundation
of Growth
Laporan Tahunan 2015
2015 Annual Report

Setting the Foundation of Growth Setting


the Foundation
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC)
Kawasan Pariwisata Nusa Dua
PO BOX 3, Nusa Dua, Bali
of Growth
Indonesia
Laporan Tahunan 2015
2015 Annual Report
Tel : (62-361) 771010
Fax : (62-361) 771014

www.itdc.co.id
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Setting
the Foundation
of Growth

Di tahun 2015, ITDC bergerak Tahun 2015 menjadi momentum yang tepat bagi
ITDC untuk memperkokoh fondasi untuk melakukan
cepat melakukan konsolidasi
lompatan besar pertumbuhan sejalan dengan
internal dan revitalisasi komitmen pemerintah menjadikan pariwisata
organisasi serta mengembangkan sebagai sektor unggulan. Kami bergerak cepat
inisiatif-inisiatif strategis untuk melakukan konsolidasi internal dan revitalisasi
organisasi serta mengembangkan inisiatif-inisiatif
mengoptimalkan kompetensi dan strategis untuk mengoptimalkan kompetensi dan
sumber daya yang kami miliki. sumber daya yang kami miliki. Kami terus menggali
peluang-peluang pendapatan baru di Nusa Dua,
In 2015, ITDC moved swiftly for mengakselerasi pengembangan Mandalika dan
internal consolidation, organization membangun sinergi untuk menciptakan destinasi-
revitalization and strategic initiatives destinasi pariwisata baru. Semuanya kami lakukan
development to optimize our untuk mendorong pertumbuhan demi mencapai
competence and resources. visi baru sebagai pengembang destinasi pariwisata
kelas dunia.

The year 2015 was the right momentum for ITDC to


strengthen the foundation to make a quantum leap
growth in line with the governments commitment to
making tourism as a leading sector. We moved swiftly
for internal consolidation, organization revitalization
and strategic initiatives development to optimize
our competence and resources. We continue to
explore new revenue opportunities in Nusa Dua,
to accelerate Mandalika development and to build
synergies for new tourism destinations. All these
efforts we have made to encourage growth in order
to achieve the new vision as a world-class developer
of tourism destinations.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
1
DAFTAR ISI
Table of Contents

PROFIL PERUSAHAAN
Company Profile 1-43
10 HOTEL DAN FASILITAS DI KAWASAN
PARIWISATA NUSA DUA
Hotel and Tourism Facilities in the Nusa Dua Resort
24 SEKILAS PERUSAHAAN
Company in Brief
32 VISI, MISI & NILAI PERUSAHAAN
Vision, Mission & Corporate Values
34 LINI BISNIS PERUSAHAAN
Companys Line of Business
36 JEJAK LANGKAH PERUSAHAAN
Company Milestones
38 PERISTIWA PENTING 2015
2015 Significant Events
41 PENGHARGAAN & SERTIFIKASI 2015
2015 Awards & Certifications
42 IKHTISAR KEUANGAN
Financial Highlights

LAPORAN MANAJEMEN
Management Report 44-71
44 LAPORAN DEWAN KOMISARIS
Report of the Board of Commissioners
56 LAPORAN DIREKSI
Report of the Board of Directors
PEMBAHASAN DAN
ANALISIS MANAJEMEN
Management Discussion
and Analysis 72-119
74 TINJAUAN OPERASIONAL
Operational Review
90 TINJAUAN KEUANGAN
Financial Review
108 SUMBER DAYA MANUSIA & TEKNOLOGI INFORMASI
Human Capital & IT

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance 120-207
122 TATA KELOLA PERUSAHAAN
Corporate Governance

PENGEMBANGAN SOSIAL &


KEMASYARAKATAN
Social and Community
Development 208-225

DATA PERUSAHAAN
Corporate Data 226-236
228 PROFIL DEWAN KOMISARIS
Board of Commissioners Profile
232 PROFIL DIREKSI
Board of Directors Profile
236 STRUKTUR ORGANISASI
Organization Structure
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

2015
operational
highlights

Nusa 14,1 %
Dua Peningkatan jumlah kedatangan
wisatawan ke Nusa Dua dibandingkan
tahun 2014.
The increasing number of tourist arrivals
to Nusa Dua compared to 2014.

785.893
orang | people
Wisatawan yang menginap di Kawasan
Nusa Dua Pariwisata Nusa Dua pada 2015.
Number of tourists staying in Nusa Dua in 2015.
BALI

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


4 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Mandalika
Percepatan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika
Acceleration of Mandalika Special Economic Zone (SEZ) Development Project

100 %
F5
A
F4 J
B
G1
M
Kuta Bay C
F2 H Gerupuk
F3 Bay
D E1 F1 I
Seger Beach K

E2
Penyelesaian pembangunan jalan
Aan Bay
Serenting Bay L utama tahap I di dalam KEK Mandalika.

Keliu Bay Completion of the construction of first


phase main road in Mandalika SEZ.

Kawasan Pariwisata Mandalika telah ditetapkan

Status KEK sebagai salah satu dari 3 Kawasan Ekonomi Khusus


(KEK) Pariwisata oleh Presiden Republik Indonesia.

SEZ Status Mandalika Tourism Area has been established as one


of the 3 Tourism Special Economic Zones (Tourism
SEZ) by the President of the Republic of Indonesia.

Destinasi Baru New Destinations


ITDC mengembangkan 2 destinasi pariwisata baru dari 10 destinasi
pariwisata prioritas yang telah ditetapkan Pemerintah.
ITDC to develop 2 new tourism destinations of 10 priority tourism destination
spots has been established by the Government.

Pulau Bira, Kepulauan Seribu, Teluk Jakarta


Bira Island, Kepulauan Seribu, Jakarta Bay

Kawasan Singhasari/Bromo di sekitar taman


nasional pegunungan Bromo-Tengger-Semeru,
Malang Jawa Timur
Singhasari/Bromo complex around the
mountainous of Bromo-Tengger-Semeru national
park, Malang - East Java

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
5
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

2015
financial
highlights
Pertumbuhan Laba
Pertumbuhan Komprehensif 2015
Pendapatan Usaha 2015 Comprehensive Income
Operating Revenues Growth in 2015
Growth in 2015

29,6 % 42,9 %

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


6 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Pendapatan Usaha 2015


Komposisi Pendapatan Usaha Operating Income in 2015
Operating Revenues Composition

10%
1%
Rp207,24
8% 81%
miliar | billions
2014
Laba Komprehensif
Pendapatan Kompensasi Tahun Berjalan
Pendapatan Pemeliharaan
Pendapatan Assessment Comprehensive Income for the Year
4% Pendapatan Lainnya

Rp90,76
11%

79%
6%

2015 miliar | billions

Jumlah Aset 2015


Total Assets in 2015

Rp1,45
Pencapaian Target Tahun 2015
Achievement of 2015 Targets
dalam juta rupiah | in million rupiah

Uraian Target Realisasi Pencapaian

triliun | trillions
Description Target Realization Achievement
Pendapatan Usaha
204.863 207.236 101%
Operating Revenues

Jumlah Beban Usaha


(105.175) (89,208) 85%
Operating Expenses

Laba Bersih
78.108 96.366 123%
Net Income

Laba Bersih Komprehensif


Net Comprehensive Income
78.281 90.757 116% Jumlah Ekuitas 2015
Jumlah Aset
Total Equity in 2015
1.429.128 1.454.122 102%
Total Assets

Rp1,32
Jumlah Liabilitas
117.347 132.453 113%
Total Liabilities

Jumlah Ekuitas
1.311.781 1.321.669 101%
Total Equity

triliun | trillions

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
7
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

Social &
Community
Development

Kami mengedukasi masyarakat agar mampu


berperan dan memperoleh manfaat langsung
di pembangunan destinasi dan kegiatan
pariwisata.

We educate people in the community to be able


to participate in and benefit directly from tourism
destination and activities.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


8 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Mitra Binaan
Rp29,79 Foster Partners

1.473
miliar | billion
Jumlah Pinjaman Program
Kemitraan disalurkan sampai
dengan tahun 2015 unit | units
Accumulated Partnership
Program loans disbursed as
of 2015

Rp6,54 10.000
miliar | billion Batang | stems

Jumlah dana Program Bina


Lingkungan disalurkan sampai Bibit pisang hijau Taiwan untuk
dengan tahun 2015 kelompok Tani Ternak-Program
Accumulated Community Bina Lingkungan
Development Program funds Taiwan green banana seeds
disbursed as of 2015 to Livestock farm Groups-
Community Development
Program

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
9
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

HOTEL DAN FASILITAS DI KAWASAN PARIWISATA NUSA DUA


Hotel and Tourism Facilities in the Nusa Dua Resort

MELIA BALI
Villas and Spa Resort

Terletak di tepi Nusa Dua, kawasan internasional


dengan kebun tropis dan pantai pasir putih
berkilau ini adalah tempat yang indah dengan
nuansa eksotik yang unik dan tempat yang
nyaman bagi mereka yang ingin menikmati liburan.
Kawasan ini terdiri dari 494 kamar yang elegan,
restoran, spa, dan berbagai fasilitas rekreasi
dengan lokasi yang sangat strategis hanya 11 km
dari Bandara Internasional Ngurah Rai.

Located on the shores of Nusa Dua, international


resort with lush tropical gardens and a gleaming
white sands beach is a unique sanctuary of
exotic beauty and comfort for those who seek a
dream vacation. The resort includes 494 elegant
accommodations, restaurants, spa and wide range
of recreational facilities with an excellent location
just 11 km from Ngurah Rai International Airport.

THE GRAND SOFITEL


Bali Nusa Dua Beach Resort

Lokasi hotel ini terletak di kavling N5, fasilitas


terbaru di Nusa Dua ini menawarkan 135 villa
butik di tengah taman tropis bergaya Bali, dengan
kolam renang pribadi dan pavilion ruang tamu. Dua
restoran, pusat bisnis, ruang pertemuan dan spa di
pantai melengkapi kemewahan fasilitasnya.

Situated on Lot N5. This new facility at Nusa Dua


offers 135 boutique villas in Bali-style tropical
gardens, with private pool and pavilion living room.
Two restaurants, a business center, meeting rooms
and a luxury spa complete the amenities on the
beach.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


10 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

THE LAGUNA
Resort & Spa Nusa Dua, Bali

Lokasi hotel ini terletak di Kavling N2. Memiliki


kolam renang besar berbentuk lagoon menjadi
keistimewaan resort bergaya butik yang elegan
ini, menyediakan 285 kamar Hotel dan 11 Villa ,
spa, restoran, gazebo serta suite imperial mewah
dengan pelayanan butler 24 jam.

This hotel is located in Plot N2. With a lagoon-


shaped swimming pool as the main feature in this
elegant boutique-style resort, the hotel offers 285
rooms and 11 villas, spa, restaurant, gazebo and
imperial luxury suites with 24-hour butler service.

THE WESTIN
Resort Royal Beach Club

Lokasi hotel ini terletak di kavling N3, Hotel mewah


berbintang lima yang bersambung dengan Bali
International Convention Center, The Westin
Resort menawarkan 350 kamar, fasilitas rekreasi
lengkap, kolam renang terbesar di pulau ini, bar,
restoran, spa dan klub kesehatan, suite keluarga
dan banyak lagi fasilitas lainya.

This hotel is located on Lot N3. A five-star luxury


hotel adjacent to the Bali International Convention
Center, The Westin Resort offers 350 rooms, full
leisure facilities, the largest pool on the island, bar,
restaurant, spa and health club, family suites and
many more other facilities.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
11
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

HOTEL DAN FASILITAS DI KAWASAN PARIWISATA NUSA DUA


Hotel and Tourism Facilities in the Nusa Dua Resort

NUSA DUA BEACH


Hotel and Spa

Nusa Dua Beach Hotel & Spa adalah pelopor


dari akomodasi mewah dalam wilayah Nusa Dua.
Telah menyelesaikan renovasi bernilai jutaan
dolar beberapa waktu lalu, kawasan ini sekarang
menawarkan 382 kamar juga menawarkan
pemandangan taman tropis atau pemandangan
laut dari teras atau balcony. Nusa Dua Beach Hotel
& Spa memiliki semua keanggunan sebuah istana
Bali.

The Nusa Dua Beach Hotel & Spa is the pioneer


of luxury accommodation within the Nusa Dua
area. Completed the recent multi-million dollar
refurbishment, the resort now boasts with 382
guestrooms offer stunning views of meticulously
manicured tropical gardens or vistas of the ocean
from the terrace or balcony.Nusa Dua Beach Hotel
& Spa features all the elegance of a Balinese palace.

CLUB MED BALI


Resort & Spa Nusa Dua, Bali

Lokasi Hotel ini terletak di Kavling N6, berada


di tengah taman tropis, sebuah pavilion sejuk
menuntun kearah kolam renang, ruang makan, bar
dan theater, kamar kamar tamu dapat dicapai
dengan jalan setapak beratap kayu di atas kolam
teratai. Tersedia pelatih bagi berbagai fasilitas
olahraga yang ditawarkan, dengan jumlah kamar
sebanyak 396.

Lot N6, located in the middle of a tropical garden,


an airy pavilion leads towards the swimming
pool, dining room, bar and theater. Rooms are
accessible via wood-roofed walkways over lotus
ponds. Coaches are available for a variety of sports
facilities on offer, with 396 rooms.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


12 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

GRAND HYATT BALI


Villas and Spa Resort

Menawarkan suasana yang ramah di mana


Anda dapat menikmati keindahan pulau tropis,
Grand Hyatt Bali merupakan cerminan sejati dari
sebuah istana Bali kuno, dengan 636 kamar yang
ditampilkan dalam kelompok empat desa etnis,
di tengah-tengah terdapat air terjun cascading ,
terdapat juga taman kebun dan laguna yang
berliku-liku melalui 41-hektar taman tropis yang
rimbun dan terletak di sepanjang 650 meter pantai
berpasir putih, membuat pemandangan indah di
pantai Nusa Dua.

Offering a welcoming atmosphere where you can


enjoy the islands tropical splendour, Grand Hyatt
Bali is a true reflection of a Balinese water palace
of old, with 636 guest rooms featured in clusters
of four ethnic villages, set amidst an intertwined
system of cascading waterfalls, landscaped gardens
and lagoons that meander through 41 hectares of
lush tropical gardens, situated along the impressive
650-meter stretch white sandy beach, boasting
beautiful views of the Nusa Dua coastline.

AYODYA RESORT BALI


Bali Nusa Dua Beach Resort

Ayodya Resort Bali terletak di dalam 29 hektar


(11,5 hektar) taman-taman yang indah dan lebih
dari 300 meter pantai. Kawasan ini memiliki 541
kamar dengan berbagai pilihan restoran, 2 kolam
renang, kegiatan olah raga dan rekreasi, spa dan
kesehatan, klub anak, teater Bali serta fasilitas
pertemuan.

Ayodya Resort Bali rests within 29 hectares (11.5


hectares) of idyllic landscaped garden and sets over
300 meters beach. The Resort features 541 rooms
and extensive range of restaurants, 2 swimming
pools, sport and leisure activities, spa and wellness,
kids club, Balinese theatre as well as the meeting
facilities.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
13
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

HOTEL DAN FASILITAS DI KAWASAN PARIWISATA NUSA DUA


Hotel and Tourism Facilities in the Nusa Dua Resort

AMANUSA
Resort & Spa Nusa Dua, Bali

Lokasi Villa ini terletak di kavling S5, sebuah


resort yang mengutamakan suasana tenang dan
nyaman. Sentuhan sentuhan halus seni Bali
membuat villa-villa ala Mediterranean di resort
ini lebih anggun dan menjanjikan kemanjaan bagi
para tamu. Terletak di ketinggian Bukit Peninsula
dengan panorama yang begitu menakjubkan dan
arsitekturnya yang memukau, dengan jumlah villa
sebanyak 33.

Located on Lot S5, this resort promotes a calm


and comfortable atmosphere. Subtle touches of
Balinese art make the Mediterranean- style villas a
graceful and promising indulgence for guests. The
33 villas in the resort are located high in the Bukit
Peninsula with awesome panoramas and stunning
architecture.

COURTYARD BY MARRIOTT BALI NUSA DUA


Villas and Spa Resort

Sepanjang pantai yang menakjubkan dari Bali


selatan di pantai pasir putih yang tenang dan
murni, Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua
terletak di Nusa Dua yang mewah. Sangat cocok
untuk mereka yang ingin menikmati surga indah
yang romantis, relaksasi atau liburan keluarga.
Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua adalah
tempat yang sempurna untuk kelompok-kelompok
kecil, keluarga, berbulan madu dan wisatawan
untuk menikmati keindahan pulau.

Along the stunning coast of southern Bali and


minutes away from the tranquil and pristine white
sand beaches, Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua
is situated in luxurious Nusa Dua.
The idyllic paradise destination is perfect for those
wanting romance, relaxation or a family vacation.
Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua is the perfect
venue for small groups, families, honeymooners and
solo travellers to capture the splendour of island.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


14 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

AMARTERRA
Villa and Spa

Amarterra Villas Bali Nusa Dua - MGallery


Collection adalah jenis tipe villa berakomodasi
mewah yang mengadopsi konsep kearifan lokal
Bali. Amarterra Villas Bali Nusa Dua menyediakan
akses mudah ke pusat konvensi utamanya,
olahraga air, lapangan golf paling terkenal, berjalan
kaki ke Bali Collection - pusat perbelanjaan.
Villa resort eksklusif ini menggabungkan fasilitas
mewah dan fasilitas dengan unsur-unsur
tradisional Bali dengan taman-taman yang subur.

Amarterra Villas Bali Nusa Dua - MGallery


Collection is a luxurious all-type villa type
accommodation that adopts the concept of
Balinese local wisdom. Amarterra Villas Bali Nusa
Dua provides easy access to Balis main convention
centre, water sports, the most famous golf course,
walking distance to Bali Collection shopping
centre. This exclusive villa resort combines lavish
facilities and amenities, with traditional Balinese
elements set among lush, landscaped gardens.

MERCURE BALI NUSA DUA


Villas and Spa Resort

Terletak di Nusa Dua, tempat yang sesuai untuk


liburan dan perjalanan bisnis. Hanya 5 menit
dari Nusa Dua Convention Center Bali dan Bali
International Convention Center, 20 menit dari
Bandara Internasional Ngurah Rai dengan Jalan
Tol. Mercure memiliki 201 kamar kontemporer
dengan lingkungan sekitarnya yang alami, 4 ruang
pertemuan, 2 tingkat kolam renang. Setiap hari ada
layanan antar-jemput gratis ke Mercure Bali Nusa
Dua Beach (5 menit) Bali Collection (7 menit),
akses internet gratis dan Klub

Located in Nusa Dua, perfect for both leisure


and business travellers. Only 5 minutes from
Bali Nusa Dua Convention Center and Bali
International Convention Center, 20 Minutes from
Ngurah Rai International Airport by Toll Road. 201
Contemporary rooms with natural surrounding
environment, 4 meeting rooms, 2 level swimming
pool. All day free shuttle service to Mercure Bali
Nusa Dua Beach Club ( 5 mins ) and Bali Collection
( 7 mins ), Free internet access

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
15
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

HOTEL DAN FASILITAS DI KAWASAN PARIWISATA NUSA DUA


Hotel and Tourism Facilities in the Nusa Dua Resort

NOVOTEL NUSA DUA BALI


Hotel & Residences

Terletak bersebelahan dengan Bali National Golf


Resort.Dekorasi yang diilhami oleh elemen-elemen
Bali telah dirancang untuk membuat anda merasa
seperti di rumah. Merupakan tempat yang tepat
untuk bersantai dan menikmati hidup bersama
keluarga.Melengkapi pengalaman liburan anda
dengan fasilitas seperti Fitness Center & Sauna,
Vous Wellness & Spa, Klub anak-anak Dolfi dan
Pantai Berlokasi di tengah Nusa Dua, dikelilingi
oleh lapangan golf dengan 18 holes. Novotel Nusa
Dua Bali memiliki 175 kamar dengan pemandangan
kolam renang atau lapangan.

Located adjacent to the Bali National Golf Resort.


Decorative elements inspired by Bali has been
designed to make you feel right at home. It is
the perfect place to relax and enjoy with your
family. Complement your holiday experience with
amenities such as Fitness Center & Sauna, Vous
Wellness & Spa, kids club and a playground for
beach community located in the center of Nusa
Dua. Surrounded by a golf course with 18 holes,
Novotel Nusa Dua Bali has 175 rooms with views of
the lagoon pool or field.

THE ST REGIS BALI RESORT


Villas and Spa Resort

Hotel yang terletak di Lot S6 dengan pantai yang


menakjubkan dengan warisan mewah, panorama
Samudera Hindia, taman yang rimbun dan 3.668
meter persegi kristal air laut biru laguna. St Regis
memiliki 123 suite indah dan Villa di 9 hektar lahan.

The stunning beachfront resort with its legacy of


luxury, panoramic Indian Ocean views, lush gardens
and 3,668 square meters of crystal blue seawater
lagoon features 123 beautifully appointed suites
and villas on 9 hectares of land with award winning
dining options, bars, Spa, Fitness Center and an
Childrens Learning Center

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


16 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

THE GRAND BALI


Villa and Spa

Lokasi Villa ini terletak di Blok RA6, Villa yang


menggabungkan kekayaan warisan budaya Bali
dengan kenyamanan modern. Dekat dari pusat
perbelanjaan dan golf, dengan pelayanan shuttle
bus ke pantai membuat ketenangan di villa
Beach Club yang hanya dengan 5 menit jauhnya,
dan menyediakan snack Bar, Spa Girl lokal dan
menyediakan perawatan yang memanjakan,
dengan jumlah kamar yang dimiliki oleh hotel yang
dulunya bernama Swiss Grand Hotel adalah 63
room.

Located in Block RA6, the villa combines Balinese


cultural heritage with modern comforts. Close to
shopping and golf, with a shuttle bus service to the
beach to relax in the villa Beach Club just 5 minutes
away. Includes a snack bar, and a local Spa Girl
provides pampering treatment, Originally the Swiss
Grand Hotel, it has 63 rooms.

GRAND WHIZ NUSA DUA


Villas and Spa Resort

Lokasi Villa ini terletak di Blok T, villa ini dirancang


menyamai desa Bali, dengan villa villa
tersembunyi ditengah Taman tropik lebat, privasi
absolute dan akses yang mudah ke kolam renang.
28 Butik yang hanya 200 meter dari pantai, 5 menit
dari pusat perbelanjaan dan lapangan golf.

Apartment: Located in Block T, the villa is designed


to evoke village life in Bali. The villas are secluded
amidst lush tropical garden, offering total privacy
and easy access to the pool. A shopping center with
28 boutiques is just 200 meters from the beach, five
minutes from the shopping center and golf course.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
17
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

HOTEL DAN FASILITAS DI KAWASAN PARIWISATA NUSA DUA


Hotel and Tourism Facilities in the Nusa Dua Resort

KAYUMANIS PRIVATE
Villas and Spa

Kayumanis Nusa Dua Private Villa adalah villa


eksklusif berorientasi satu dan dua kamar tidur
villa, suite bulan madu dan pemilik kediaman
masing-masing terletak di dalam taman bertembok
terpencil sendiri. Dengan unsur-unsur visual dari
desain tradisional digambarkan dalam karya atap
jerami, villa-villa menonjolkan pencahayaan alami
dan rasa kelapangan meniru konsep Bali open
living .

Kayumanis Nusa Dua Private Villa is a collection of


exclusive adult orientated one and two bedroom
villas, a honeymoon suite and owners residence
each nestled within its own secluded walled garden.
With visual elements of traditional design depicted
in the thatched roof work, the villas accentuate
natural lighting and a sense of spaciousness
emulating the Balinese concept of open style living.

CENTARA GRAND NUSA DUA


Resort & Villas

Terletak di Kawasan Pariwisata Nusa Dua, Grand


Centara Nusa Dua Resort & Villas akan menarik
bagi keluarga dan serta pasangan yang ingin
menikmati suasana bernuansa klasik tradisional
Bali. Memiliki 82 suite yang terdiri dari 1 hingga
3 kamar tidur yang luas dan villa dengan kolam
renang mewah seluas 75 meter persegi. The Grand
Centara menawarkan berbagai macam fasilitas
rekreasi dan kegiatan termasuk kolam renang
besar, tempat bermain anak-anak, SPA dan Pusat
Kebugaran. The Grand Centara memiliki dua
restoran dan Beach Club.

The brand new Centara Grand Nusa Dua Resort &


Villas appeals to families and couples longing for
a luxurious Balinese retreat. The resort shuttle will
whisk guests effortlessly to Nusa Dua Beach and
its beach club. Resort accommodation exclusively
comprises of 82 spacious suites and luxurious pool
villas offering a minimum room size of 75 square
metres and a sophisticated tropical dcor with
direct pool access. The resort offers a wide range
of recreational facilities and activities including a
gigantic swimming pool, Kids Club, SPA and Fitness
Centre.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


18 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

BALI INTERNATIONAL CONVENTION CENTRE


Convention

Merupakan Pusat Convention di Indonesia


dan Bali ini terletak di Lot N3, dimana mampu
menampung peserta dalam jumlah/kapasitas yang
besar, seperti konferensi dan pameran. Fasilitas
yang serbaguna yang juga menyediakan sistem
media dan telekomunikasi satelit terpadu, fasilitas
penterjemahan dan multi bahasa langsung.
Peralatan audio canggih dan staf yang sangat
terlatih.

Located on Lot N3, the convention center is able


to accommodate a large number of participants
for large-capacity events such as conferences and
exhibitions. The multipurpose facility also provides
satellite telecommunications system and integrated
media, and multi-language translation facilities, as
well as sophisticated audio equipment and a highly
trained staff.

BALI NUSA DUA CONVENTION CENTER


Convention

Merupakan Pusat Convention terbesar di


Indonesia dan Bali ini terletak di Lot NW 1 dengan
luas 5.000m2 dengan kapasitas 5.000 orang
yang bisa dibagi lima dan memiliki 17 meeting
room yang kapasitasnya bervariasi antara 100 dan
300 orang, 2.000 m2 Plenarry Hall, Secretariat
& Organizer Room, FB Outlet, In house kitchen,
Integrated Communication System, Parkir luas dan
Comprehensive Service Support.

This largest convention center in Indonesia is


located in Lot NW1 with an area of 5,000 square
meters. The total capacity of 5,000 can be divided
in to five area, and has 17 meeting rooms with a
capacity varying between 100 and 300. Facilities
include a 2,000 square meter Plenary Hall,
Secretariat & Organizer Rooms, F & B Outlets, In-
house kitchen, Integrated Communication System,
Parking area and Comprehensive Service Support.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
19
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

HOTEL DAN FASILITAS DI KAWASAN PARIWISATA NUSA DUA


Hotel and Tourism Facilities in the Nusa Dua Resort

BALI COLLECTION & ENTERTAINMENT


Villas and Spa

Merupakan pusat perbelanjaan yang nampak


bagaikan dusun kecil tenang dengan toko-toko
berbangunan rendah, restoran dan butik, dengan
jalan-jalan lebar berpagar pohon. Memiliki
Amphitheatre pertunjukan seni dengan panggung
terbuka secara teratur menampilkan tarian
tradisional dan kelompok teater dari seluruh
penjuru Bali dan Indonesia. Telah melakukan
renovasi karena pergantian manajemen dan
pengelolaan yang baru dengan salah satu produk
barunya adalah Sogo.

A shopping center that looks like a quiet little hamlet


with a low- rise shops, restaurants and boutiques
along a tree-lined road. The Amphitheater presents
performing arts with regular open stage featuring
traditional dance and theater groups from all over
Bali and Indonesia. Now under new management
and with extensive renovations, which include a
new retail outlet: Sogo.

BALI INTERNATIONAL MEDICAL CENTER


Medical Tourism

Terletak di Kawasan Pariwisata Nusa Dua di Blok D,


BIMC merupakan hasil nyata dari Medical Tourism
dimana menjadi pelengkap fasilitas di Kawasan
Pariwisata Nusa Dua dan posisi yang sangat
strategis yang dilengkapi dengan 24 Jam Unit
Gawat Darurat, 24 Jam Medical Centre, CosMedic
Centre, Dental Centre, Dialysis Centre

Located in Block D, BIMC is a Nusa Dua Resorts


provider of Medical Tourism facilities. The strategic
location is equipped with 24-Hour Emergency
Room, 24 Hour Medical Center, CosMedic Center,
Dental Center, and Dialysis Center.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


20 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

BALI NUSA DUA THEATRE


Theatre

Bali Nusa Dua Theatre Merupakan sebuah theatre


Modern yang terletak di jantung Nusa Dua dengan
aksi panggung yang spektakuler menampilkan
keanekaragaman Budaya dan Khasanah dari
Kepulauan di Indonesia membuat Bali Nusa Dua
Theatre menjadi salah satu fasilitas yang favorit di
kawasan Nusa Dua dengan memuat 700 orang.

Bali Nusa Dua Theater is a modern theater located


in the heart of Nusa Dua. Can stage spectacular
performances featuring the diversity of culture and
ritual of islands in Indonesia. Bali Nusa Dua Theater
is a favorite feature in Nusa Dua with a capacity of
700.

PASIFIKA MUSEUM
Museum

Museum Pasifika merupakan salah satu objek


wisata yang terbesar di Bali dengan bangunan yang
sangat menakjubkan. Dimana lokasi Museum yang
sangat strategis di area hotel-hotel Bintang 5 dan
keamanan yang sangat terjaga serta situasi yang
begitu nyaman. Lukisan-lukisan dunia dan para
pelukis yang cukup ternama, semua hasil karyanya
ada di Museum Pasifika dan koleksi barang- barang
antik dan keramat juga dapat di lihat di dalam
Museum, selain koleksi yang sangat unik dan antik
di dalam museum juga ada taman bunga dan cafe
yang sangat klasik, nyaman dan sangat tenang
dengan kicauan burung dan air di tengah taman.

Pacifica Museum : One of the biggest attractions


in Bali with stunning architecture and a strategic
location amid five-star hotels and good security.
The museum features the works of famed artists
from throughout the world, as well as antiques and
sacred objects. In addition to the unique collection
is a park with the comfortable and quiet and Cafe
Bunga set amid water features and birdsong.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
21
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

HOTEL DAN FASILITAS DI KAWASAN PARIWISATA NUSA DUA


Hotel and Tourism Facilities in the Nusa Dua Resort

SPA HEALTHLAND
Spa

Dikelola oleh PT. Victus Sucira International,


yang merupakan fasilitas kecantikan/kebugaran
yang baru di Nusa Dua Resort, dengan nama SPA
HEALTHLAND, yang didirikan diatas lahan seluas
4.874 m2, lokasi yang strategis di dalam yang
kompleks Nusa Dua Resort, berdekatan dengan
Pusat Perbelanjaan Bali Collection yang dilengkapi
dengan sebuah SOGO/toko serba ada, Mall, butik,
pertunjukan dan cafe yang dilingkari oleh pantai,
lapangan golf, pusat konvensi internasionai dan
Spa Healthland yang telah menjadi pusat industri
kebugaran dan Spa di Indonesia sejak tahun 1993.

Managed by PT. Victus Sucira International, which


is a beauty facilities/fitness cener in Nusa Dua
Resort, with the name SPA HEALTHLAND, which
was established on an area of 4874m2, conveniently
located in the Nusa Dua Resort complex, adjacent
to the Bali Collection Shopping Center which is
equipped with a SOGO/ convenience stores, mall,
boutiques and cafs amid beaches, golf courses,
convention centers and Spa Healthland has been a
fitness center and spa in Indonesia since 1993.

THE BAY BALI


Medical Tourism

Menyajikan spesialisasi dari makanan lokal Bali


tradisional untuk pengalaman kuliner internasional
yang dapat anda pilih sesuai selera. Bebek Bengil,
De Opera (Thai Restaurant), Benihana Teppanyaki,
Hong Xing Restaurant, Pirates Bay dan Bumbu
Nusantara.

Presenting the specialties from the local traditional


Balinese food to international culinary experience
which you can choose with taste. Bebek Bengil, De
Opera (Thai Restaurant), Benihana Teppanyaki,
Hong Xing Restaurant, Pirates Bay and Bumbu
Nusantara.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


22 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

INAYA PUTRI BALI NUSA DUA


Theatre

Lokasi Hotel ini terletak di kavling S3, menjadi


tempat beraktifitas yang bersahabat dan rileks
yang berbagi dengan budaya lokal dan pertunjukan
seni memberi Innaya Putri Bali suatu pesona
khusus, yang terbukti dari banyaknya tamu yang
berkunjung kembali. Akomodasi deluxe termasuk
kamar pribadi di pinggir pantai. Tersedia berbagai
pilihan hidangan di dalam dan luar ruangan.

This hotel is located on Lot S3. Friendly and relaxing


activities are shared with the local culture and the
performing arts. Inna Putri Bali has a special charm,
which is evident from the many returning guests.
Deluxe accommodations include a private room
on the beach. Also available are a wide choice of
cuisines both indoors and outdoors.

BALI NATIONAL GOLF CLUB


Museum

Telah terpilih sebagai salah satu dari 5 Lapangan


Golf Terbaik di Asia. Lapangan dengan 18 hole ini
menawarkan area tanah yang unik pedalaman,
daerah perbukitan, kebun kelapa dengan pantai
yang berombak dan lekukan pinggir pantai yang
tenang. Memiliki Pavilion Clubhouse dan kolam
renang menyediakan Spa dan hidangan yang
menyenangkan.

Selected as one of the five Best Golf Course in


Asia, this 18 hole course offers a unique landscape:
wilderness, hills, coconut groves with wave-lashed
beaches and quiet coastal indentations. The
Pavilion Clubhouse and Spa and swimming pools
provide delightful Spa and dinning.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
23
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

SEKILAS PERUSAHAAN
Company in Brief

Dalam rangka pengembangan pariwisata Bali, pada tahun 1969 In order to develop tourism in Bali, in 1969 the Indonesian
pemerintah Indonesia dengan bantuan UNDP melakukan studi government with the assistance of UNDP initiated a study on
mengenai pariwisata Bali yang pelaksanaannya dilakukan oleh tourism in Bali conducted by SCETO, a tourism consultant
SCETO, sebuah konsultan pariwisata dari Prancis. Berdasarkan from France. Based on this study, SCETO recommended a
studi tersebut, SCETO merekomendasikan pola dasar basic scheme of Bali tourism development as an economic
pengembangan pariwisata Bali sebagai suatu pembangunan development, where the standard of living and welfare of the
ekonomi, dimana taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat community can be improved without compromising cultural
dapat ditingkatkan tanpa mengorbankan nilai-nilai budaya dan values and social structure of the Balinese people and the
struktur sosial masyarakat Bali serta lingkungan hidup. environment.

Rekomendasi tersebut menjadi dasar penyusunan rencana The recommendation became the basis of master plan design
induk pengembangan pariwisata Bali, yaitu pembangunan for Bali tourism development, that is tourism area development
suatu kawasan pariwisata dengan permukiman wisatawan with centralized tourist resorts located distant from the center
secara terpusat yang jauh dari pusat kehidupan sehari-hari of the typical daily life of the Balinese people. Hence the direct
masyarakat Bali pada umumnya. Dengan demikian pengaruh impact of the tourists, especially the negative ones could be
langsung para wisatawan, khususnya pengaruh negatif dapat minimized.
ditekan.

Lahan yang memenuhi syarat adalah kawasan perbukitan Land suitable for this purpose was found in the hilly area of
Nusa Dua, sebuah lahan seluas 300 hektar yang tidak produktif Nusa Dua, an unproductive land area covering 300 hectares
karena curah hujannya relatif kecil dan tidak ada sumber air with minimum rainfall and no surface water sources so that the
permukaan sehingga tanahnya tidak cocok untuk pertanian. land was not suitable for agriculture. At that time Nusa Dua was
Saat itu Nusa Dua masih didiami sedikit penduduk dan inhabited by a small number of residents and apart from the
terpisah dari masyarakat adat Bali. Kelebihannya, Nusa Dua indigenous people of Bali. Another advantage is that Nusa Dua
sangat dekat dengan Bandar Udara Ngurah Rai dan memiliki located close to Ngurah Rai Airport and has attractive natural
pemandangan alam menarik dengan pantai berpasir putih, air scenery with white sandy beaches, crystal clear sea water and
laut yang jernih dan pantai menghadap ke Timur menyongsong beaches facing East to welcome the rising sun.
matahari terbit.

Sebagai tindak lanjut, pada tahun 1972 Direktorat Jenderal As a follow up, in 1972 the Directorate General of Tourism
Pariwisata dan UNDP menyiapkan rencana induk Kawasan and UNDP prepared a master plan of Nusa Dua Tourism
Pariwisata Nusa Dua yang dibuat oleh Pacific Consultant designed by Pacific Consultants International (PCI) from
International (PCI) dari Jepang bekerja sama dengan konsultan Japan in cooperation with Indonesian consultants. In addition,
Indonesia. Disamping itu, dibentuk Badan Pengembangan Bali Tourism Development Master Plan Board (BPRIP) was
Rencana Induk Pariwisata Bali (BPRIP) dengan tugas established with the task of consultation and coordination.
konsultasi dan koordinasi.

Untuk melaksanakan rencana pembangunan Kawasan To implement Nusa Dua Tourism Area development plan, a
Pariwisata Nusa Dua, maka didirikan suatu Badan Usaha State-Owned Enterprises (SOE) was established, namely
Milik Negara (BUMN) yaitu PT Pengembangan Pariwisata PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) or Bali Tourism
Bali (Persero) atau Bali Tourism Development Corporation Development Corporation (BTDC). The initial role of BTDC
(BTDC). Peranan awal BTDC adalah memperoleh lahan, was to obtain land, to prepare a master plan, to build area
membuat rencana induk, membangun infrastruktur kawasan infrastructure at international level, and to develop an attractive
bertaraf internasional, serta menyusun sistem investasi yang investment system for investors to invest in Nusa Dua.
menarik bagi investor untuk menanamkan modalnya di Nusa
Dua.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


24 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Produk dan jasa yang ditawarkan adalah pemanfaatan/ Products and services offered are utilization/leasing of land,
penyewaan lahan, pengelolaan air dan pemeliharaan kawasan. water management and area maintenance. Land leasing is
Penyewaan lahan oleh investor diatur dengan perjanjian stipulated in Agreement on the Use and Utilization of Land
penggunaan dan pemanfaatan lahan selama 30 tahun untuk with 30-year period to develop Nusa Dua Lots in accordance
mengembangkan lot-lot di Nusa Dua sesuai rencana induk with the Master Plan of Nusa Dua Tourism Area, among others
Kawasan Pariwisata Nusa Dua yaitu antara lain sebagai usaha for hospitality business accommodation, condotel and other
akomodasi perhotelan, kondotel serta fasilitas pariwisata tourism facilities.
lainnya.

Dasar pendirian BTDC adalah Peraturan Pemerintah (PP) The establishment of BTDC was based on Government
Nomor 27 Tahun 1972 dengan Akta Pendirian Nomor 33 Regulation (PP) No. 27 of 1972 under Deed of Establishment
tanggal 12 Nopember 1973 yang dibuat di hadapan Soeleman No. 33 dated November 12, 1973, made before Soeleman
Ardjasasmita, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah diubah dengan Ardjasasmita, SH, a Notary in Jakarta, which has been amended
Akta Perubahan Nomor 29 Tanggal 13 Juni 1974 yang dibuat by Deed No. 29 Date June 13, 1974 made before Soeleman
di hadapan Soeleman Ardjasasmita, S.H., Notaris di Jakarta, Ardjasasmita, SH, a Notary in Jakarta, and has been approved
dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia with
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor Y.A. Decree No. YA 5/254 dated July 10, 1974 and registered in
5/254 tanggal 10 Juli 1974 dan telah didaftarkan dalam daftar the list of companies No. 2673 and 2674 dated July 11, 1974
perusahaan di bawah Nomor 2673 dan 2674 Tanggal 11 Juli at Registrar of District Court Jakarta and published on Official
1974 pada Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta serta Gazette No. 70 dated August 30, 1974 and Supplement to
telah diumumkan dalam Berita Negara Nomor 70 Tanggal 30 Official Gazette No. 441.
Agustus 1974 dan Tambahan Berita Negara Nomor 441.

Berdasarkan PP Nomor 55 Tahun 2008 dan PP Nomor Based on PP No. 55 of 2008 and Government Regulation No.
33 Tahun 2009, BTDC memperoleh hak untuk mengelola 33 of 2009, BTDC acquired the rights to manage Mandalika
kawasan Mandalika Resort di Lombok dengan luas 1.175 hektar. Resort area in Lombok with an area of 1,175 hectares.

Sejalan dengan rencana pemerintah dalam strategi In line with the governments plan for tourism development
pengembangan pariwisata di Indonesia, sejak tanggal 16 strategy in Indonesia, on May 16, 2014 BTDC changed its
Mei 2014 BTDC berubah nama menjadi PT Pengembangan name to PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) or
Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). With the
Development Corporation (ITDC). Dengan perubahan name change, the Articles of Association of the Company was
nama tersebut, maka Anggaran Dasar Perseroan mengalami amended by Amendment Deed to the Articles of Association
perubahan dengan Akta Perubahan Anggaran Dasar Nomor 63 No. 63 dated March 24, 2014 made before Evi Susanti
tanggal 24 Maret 2014 dibuat di hadapan Evi Susanti Panjaitan, Panjaitan, SH, concerning name change of the Company
S.H., mengenai penetapan perubahan nama perusahaan yang from PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) to become
semula PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) menjadi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) and has
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) dan telah obtained approval from the Minister of Law and Human Rights
memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Republic of Indonesia with Decree No. AHU-15415. AH.01.02.
Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor of 2014 dated May 16, 2014.
AHU-15415. AH.01.02.Tahun 2014 Tanggal 16 Mei 2014.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
25
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

SEKILAS PERUSAHAAN Company in Brief

Nusa Dua

Nusa Dua terletak di ujung tenggara Pulau Bali, berjarak sekitar Nusa Dua is located at the Southeastern tip of Bali, about
40 kilometer dari Denpasar, dan 8 kilometer dari Bandar Udara 40 kilometers from Denpasar, and 8 kilometers from Ngurah
Internasional Ngurah Rai. Kawasan Pariwisata Nusa Dua Rai International Airport. Nusa Dua Tourism Area has been
dikembangkan sejak tahun tujuhpuluhan untuk memenuhi developed since 1970s to meet the needs for premium
kebutuhan fasilitas akomodasi premium bagi wisatawan accommodation facilities for foreign and domestic tourists
mancanegara dan domestik yang berkunjung ke Bali. Pada visiting Bali. At that time, Bali had only about 1,800 international
saat itu, Bali hanya memiliki sekitar 1.800 kamar berstandar standard rooms in Kuta and Sanur. Meanwhile, until 1980 there
internasional di daerah Kuta dan Sanur. Sedangkan hingga was a demand for around 3,800 4,700 international standard
tahun 1980 terdapat permintaan sekitar 3.800 - 4.700 kamar hotel rooms.
hotel berstandar internasional.

Dari kawasan yang terpencil dan sunyi, kini Nusa Dua telah From a remote and quiet area, Nusa Dua has now developed
berkembang menjadi kawasan yang bergengsi, promotif dan into a prestigious, promotive and profitable area, and is able
menguntungkan, serta mampu memberikan dampak ekonomi to provide the economic impact on the people of Bali and
bagi masyarakat Bali dan Indonesia pada umumnya. Saat ini Indonesia in general. Currently in Nusa Dua there are 19
di Nusa Dua terdapat 19 Hotel berbintang, pusat perbelanjaan, starred hotels, shopping centers, museums, cultural venues,
museum, tempat pertunjukan budaya, lapangan golf, rumah golf courses, hospitals and other tourism businesses. Various
sakit dan usaha pariwisata lainnya. Berbagai event berskala international scale events have been held in Nusa Dua which
International telah dilakukan di Nusa Dua yang secara tidak indirectly promote Indonesian tourism to the world.
langsung telah mempromosikan pariwisata Indonesia kepada
dunia.

Kawasan Pariwisata Nusa Dua adalah salah satu karya Nusa Dua Tourism Area is one of the worlds best tourism
pengembangan destinasi pariwisata tingkat dunia yang destination developments to date. For more than 40 years, the
terbaik hingga saat ini. Selama lebih dari 40 tahun, realisasi realization of Nusa Dua area development consistently adheres
pengembangan kawasan Nusa Dua secara konsisten tetap to spatial zoning design, shoreline boundaries, landscaping
berpegang teguh pada desain zonasi tata ruang, batasan concept, utilities design and security system as set out in the
garis pantai, konsep pertamanan, disain utilitas dan sistem development master plan prepared in 1972.
keamanan seperti yang telah diatur dalam rencana induk
pengembangan yang dibuat tahun 1972.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


26 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Kawasan Berwawasan Lingkungan Environmentally Friendly Area


Kawasan Pariwisata Nusa Dua telah menjadi salah satu dari Nusa Dua Tourism Area has become one of the six best tourism
enam kawasan pariwisata terbaik di dunia. Sebagai kawasan areas in the world. As an area managed with an environmentally
yang dikelola dengan konsep berwawasan lingkungan, Nusa friendly concept, Nusa Dua has earned various awards such
Dua telah memperoleh berbagai penghargaan seperti Kalpataru as Kalpataru of the Government of the Republic of Indonesia
dari Pemerintah RI dan sertifikasi Tri Hita Karana dari Yayasan and certification of Tri Hita Karana of Tri Hita Karana Bali
Tri Hita Karana Bali. Foundation.

Di tingkat global, pada tahun 2004 Kawasan Pariwisata Nusa At the global level, in 2004, Nusa Dua Tourism Area obtained
Dua meraih Sertifikasi Green Globe 21 Asia Pacific pertama the first Certification of Green Globe 21 Asia Pacific in the world
di dunia untuk kategori Community Resort yang diberikan for Community Resort category awarded by Green Globe
oleh Green Globe Foundation, sebuah lembaga dunia yang Foundation, a global institution supported by the UN. Standard
didukung oleh PBB. Standar kriteria Green Globe/Earth Check criteria of Green Globe / Earth Check are still used consistently
sampai saat ini masih digunakan secara konsisten dalam in managing and regulating the environmental performance of
pengelolaan dan pengaturan kinerja lingkungan kawasan Nusa Nusa Dua and the surrounding area, which include sustainable
Dua dan sekitarnya, yang antara lain memuat kebijakan sosial social and environmental policies.
dan lingkungan berkelanjutan.

Di dalam lingkungan Nusa Dua, terdapat area hijau yang seluas Within Nusa Dua area, there is a green area of 30 ha (10%
30 ha (10% dari luas kawasan) yang tersebar di seluruh of total area) throughout the area planted with 6,080 stems of
kawasan yang ditanami 6.080 batang berbagai jenis tanaman various plants including 2,899 stems of rare plants. The garden
termasuk tanaman langka sebanyak 2.899 batang. Konsep development concept in Nusa Dua adopts the local concept of
pengembangan taman di kawasan Nusa Dua mengadopsi Panca Warna by planting trees with dark colors domination in
konsep lokal Panca Warna yang diterjemahkan dengan the North, white in the East, red in the South and yellow in the
penanaman pohon yang didominasi warna gelap di sebelah West. The common area gardens also serve as conservation
Utara, warna putih di sebelah Timur, warna merah di sebelah of local flora such as green pandan, coconut palm, camplung,
Selatan dan warna kuning di sebelah Barat. Taman-taman bekul, and juwet planted throughout the area.
common area ini juga berfungsi sebagai tempat konservasi
flora lokal seperti pandan ijo, kayu santen, camplung, bekul,
juwet yang ditanam menyebar di seluruh kawasan.

Produksi sampah yang mencapai 18 m3 per hari sebagian Production of waste that reaches 18 m3 per day is partially
diolah untuk memproduksi pupuk organik yang bisa dipakai processed to produce organic fertilizer that can be used to
untuk memenuhi kebutuhan sendiri di Unit Komposting meet internal needs in Composting Unit which uses effective
yang mengunakan teknologi effective microorganism untuk microorganism technology to accelerate decomposition
mempercepat proses pembusukan. process.

Sistem Pengolahan Air Limbah Wastewater Treatment System


Air limbah domestik dari seluruh aktivitas di kawasan Nusa Dua Domestic wastewater from all activities in Nusa Dua area
dikelola di area pengolahan air limbah terpadu yang disebut is managed in an integrated wastewater treatment called
Lagoon, untuk selanjutnya dimanfaatkan kembali menjadi air Lagoon, to then be reused for irrigation to water the gardens
irigasi penyiraman taman di Kawasan. Lagoon dibagi menjadi in the area. Lagoon is divided into 2 treatment systems which
2 sistem pengolahan yaitu sistem pengolahan air limbah are wastewater treatment system (stabilization pond) and
(kolam stabilisasi) dan sistem pengolahan air irigasi (aerasi, irrigation water treatment system (aeration, sedimentation and
sedimentasi dan filtrasi). filtration).

Setiap hotel dan restoran mempunyai collection pit untuk Every hotel and restaurant has a collection pit to contain the
menampung limbah cair sementara sebelum dialirkan ke pipa liquid waste temporarily before being discharged into the main
utama dan dialirkan secara gravitasi ke lift pump station (LPS) pipe and flowed by gravity to lift pump station (LPS) nearby.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
27
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

SEKILAS PERUSAHAAN Company in Brief

Nusa Dua

terdekat. Dari masing-masing LPS, limbah cair akan dipompa From each LPS, liquid waste will be pumped to the Lagoon
ke Lagoon yang berjarak kurang lebih 2 kilometer di sebelah within approximately 2 kilometers to the North of the area.
utara kawasan.

Limbah cair dari LPS keluar melalui inlet di sel 1a dan akan Liquid waste from LPS exits through the inlet in cell 1a and will
mengalir secara gravitasi ke sel-sel selanjutnya untuk proses flow by gravity to the subsequent cells for oxidation process.
oksidasi. Waktu retensi dari proses pengolahan minimal 28 The retention time of processing is at least 28 days to produce
hari untuk menghasilkan effluent yang aman untuk dibuang safe effluent to be discharged into nearby water bodies or
ke badan air sekitar atau siap untuk diproses kembali menjadi ready to be processed back into irrigation water. To monitor
air irigasi. Untuk memantau toksitas/kadar racun air, di sel 2b water toxicity, in cell 2b and cell 3, tilapia fish are released as
dan sel 3 telah dilepaskan ikan-ikan mujair sebagai indikator biological indicator to identify changes in the water quality.
biologis untuk mengetahui perubahan kualitas air di dalamnya. In order to optimize the biological processes, on a daily basis
Untuk mengoptimalkan proses biologis di dalam pengolahan, effective microorganisms are added by 210 liters or 75,650
setiap hari dilakukan penambahan effective mikroorganisme liters per year. Routinely, the water quality is tested by Regional
sebanyak 210 liter/hari atau 75,650 liter per tahun. Secara Health Laboratory.
rutin, kualitas air diuji oleh Laboratorium Kesehatan Daerah.

Setelah proses oksidasi alami, air diproses kembali di kolam After natural oxidation process, the water is reprocessed in
aerasi dengan 6 unit surface aerator dan 10 unit turbojet an aerated pond with 6 units of surface aerator and 10 units
aerator yang menyala secara bergantian selama 24 jam untuk of turbojet aerator that function alternately for 24 hours to
menambah oksigen terlarut dalam air. Setelah itu air dialirkan increase dissolved oxygen in the water. After that the water
ke kolam sedimentasi/pengendapan untuk mengendapkan flowed into sedimentation/siltation pond to sediment mud
lumpur dan kotoran lainnya. Lumpur di kolam sedimentasi akan and other debris. Mud in sedimentation pond will be drained
di kuras/dikeringkan secara berkala dan diolah dengan sludge periodically and treated with sludge drying bed so that can
drying bed sehingga dapat dijadikan pupuk. Air dari kolam be used as fertilizer. The water from sedimentation pond is
sedimentasi lalu disaring (filtrasi) dengan sand filter untuk then filtered with sand filter to reduce turbidity. After filtration
menurunkan tingkat kekeruhannya. Setelah proses filtrasi, air process, the water gets into reservoir as irrigation water ready
masuk ke reservoir sebagai air irigasi yang siap di distribusikan to be distributed to consumers through installation of irrigation
ke konsumen melalui instalasi pipa air irigasi untuk penyiraman water pipes for watering the plants in the area.
tanaman yang ada di kawasan.

Birds Sanctuary Birds Sanctuary


Kawasan Lagoon yang merupakan kawasan terbatas yang Lagoon area which is a restricted area protected from noise and
dijaga dari kebisingan dan campur tangan manusia kini human interference has now become home to a population
menjadi tempat berkembangnya populasi ikan yang berfungsi of fish that serve as bioindicator. The existence of the fish
sebagai indikator biologis. Keberadaan ikan mengundang invites birds that come to settle and create a new ecosystem.
komunitas burung yang datang untuk bermukim dan membuat According to research experts, Lagoon area has become a
ekosistem baru. Menurut penelitian ahli, area Lagoon telah haven for at least 77 species of birds migrating across the
menjadi tempat persinggahan migrasi sedikitnya 77 spesies continents. Therefore, Lagoon area has been equipped with
burung lintas benua. Oleh karena itu, di area Lagoon telah several birdwatching towers to facilitate observers of birds and
dilengkapi dengan beberapa menara pengintai burung untuk other animals in the Lagoon.
memfasilitasi kehadiran para pengamat burung dan satwa
lainnya yang ada di Lagoon.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


28 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

REMARK
Hotel
Hotel

Fasilitas Utama
Amenity Core

Fasilitas Umum, Olahraga & Rekreasi


LAGOON Public Facilities, Sport & Recreation

Fasilitas Umum
Public Facilities
N6
Area Suci
Northwest Gate
Holy Area
To Lagoon
Hotel & Olahraga
Field

NW3
Denpasar Hotel & Sport
T N5
Gerbang

NW2
Gate
S N5
Helipad

NW1
N5

te N5
Ga
Ma
in R
Nusa
D N5 Dharma

S5 P
Puja (B)
Mandala AMPHI
C0
C
DESA 6 C3
BUALU BC AC C1 H

C5 S6
SW6 A Nusa
Gede /
S6 Peninsula
Sou
thwe
st G
ate
B
S6

SW4-5 SW1

SW3 RA6 SW2 S6

S5 S5
(D) (B)
S5
(A)
S5
(C)
S6

N6 Club Med Bali N6 Club Med Bali


N5 Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort N5 Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort
N4 Nusa Dua Beach Hotel And Spa Bali N4 Nusa Dua Beach Hotel And Spa Bali
N3 The Westin Resort Nusa Dua Bali N3 The Westin Resort Nusa Dua Bali
N2 The Laguna Luxury Collection Resort Spa N2 The Laguna Luxury Collection Resort Spa
N1 Melia Bali N1 Melia Bali
BC Bali Collection BC Bali Collection
C3 Spa Healthland by Victus Life Longevity institute C3 Spa Healthland by Victus Life Longevity institute
C5 Accomodation, Ammusement & Sport C5 Accomodation, Ammusement & Sport
AC Matsuri Restaurant AC Matsuri Restaurant
AC3 Accomodation, Ammusement & Sport AC3 Accomodation, Ammusement & Sport
C0 The Bay Nusa Dua CO C0 The Bay Nusa Dua CO
S1 -2 Grand Hyatt Bali & Spa S1 -2 Grand Hyatt Bali & Spa
S3 Innaya Putri Bali S3 Innaya Putri Bali
S4 Ayodya Resort Bali S4 Ayodya Resort Bali
Amphi Bali Nusa Dua Theatre Amphi Bali Nusa Dua Theatre

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
29
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

SEKILAS PERUSAHAAN Company in Brief

Mandalika

Kawasan Mandalika terletak di bagian selatan Pulau Lombok Mandalika area is located in the Southern part of Lombok
dengan pantai berpasir putih berkilau yang membentang lebih Island with sparkling white sandy beach that stretches more
dari 16 kilometer. Berdasarkan PP Nomor 50 tahun 2008, than 16 kilometers. Based on PP No. 50 of 2008, ITDC is ready
ITDC siap mengembangkan lahan seluas 1.175 ha di Mandalika to develop an area of 1,175 ha in Mandalika which in 2014
yang pada tahun 2014 berdasarkan PP Nomor 52 Tahun 2014 based on PP No. 52 of 2014 has been designated as Tourism
telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata. Special Economic Zone. Based on the Decree of Central
Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lombok Tengah nomor Lombok Regent No. 513 of 2014 ITDC has been assigned as
513 a Tahun 2014 telah ditetapkan ITDC sebagai Badan Developer and Manager of Mandalika Special Economic Zone
Usaha Pengembang dan Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus in Central Lombok Regency.
Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah.

Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun dalam menciptakan With over 40 years of experience in creating world-class
destinasi pariwisata kelas dunia, ITDC akan mengembangkan tourism destination, ITDC will develop Mandalika area with the
kawasan Mandalika dengan standar kualitas tertinggi untuk highest quality standard for an environmentally friendly tourism
sebuah destinasi pariwisata berwawasan lingkungan. Sebagai destination. As part of the development concept, ITDC has
bagian dari gagasan pengembangan, ITDC telah memulai started the first phase of infrastructure and facilities projects
tahap pertama dari proyek infrastruktur dan fasilitas di dalam in the area. This includes Upscale Mandalika Eco Resort Hotel
kawasan. Salah satunya adalah Hotel Upscale Mandalika Eco by Pullman. This hotel will be the first eco-tourism icon in
Resort oleh Pullman. Hotel ini akan menjadi ikon ekowisata Mandalika and is expected to accelerate development of this
pertama di Mandalika dan diharapkan mampu mempercepat area.
pengembangan kawasan ini.

Dengan tema ekowisata, keindahan alam yang menakjubkan With ecotourism theme, the stunning natural beauty and
dan kearifan budaya Lombok akan berpadu utuh di dalam cultural wisdom of Lombok will chime intact in an area
sebuah kawasan dengan infrastruktur yang ramah lingkungan with environmentally friendly infrastructure and will protect
dan melindungi ekosistem seperti penyediaan air bersih the ecosystem such as clean water supply with sea water
dengan sistem desalinisasi air laut dan pembangkit listrik desalination system and solar power plants.
tenaga surya.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


30 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

07

04

03 02

10 06 05
08

09

01

01 Fasilitas Marina Internasional 06 Hotel Pullman Mandalika


International Marina Facilities Pullman Mandalika Hotel

02 Instalasi Pengolahan Air Laut 07 Hotel Club Med


Sea Water Reverse Osmosis Club Med Hotel

03 Kantor Administrasi KEK 08 Novotel Mandalika


SEZ Administrative Office Novotel Mandalika

04 Pembangkit Listrik Tenaga Surya 09 Patung Putri Mandalika


Solar Power Generator Mandalika Princess Statue

05 Hotel Royal Tulip 10 Masjid Mandalika


Royal Tulip Hotel Mandalika Mosque

Mandalika menawarkan pengalaman unik yang berbeda dari Mandalika offers a unique experience that is different from
destinasi lain di dunia. Sebuah destinasi pariwisata yang sejak other destinations in the world. A tourism destination which
awal sudah dirancang untuk mengungkapkan keindahan from the beginning has been designed to reveal the beauty of
sebuah kawasan secara utuh, tidak hanya alamnya, tetapi the entire area, not only the nature, but also the life and culture
juga kehidupan dan budaya masyarakatnya. Karena sebuah of the local people. Because a tourism destination should
destinasi pariwisata harus mampu menciptakan manfaat be able to create benefits to improve the quality of life and
untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat welfare of the surrounding community without compromising
sekitarnya tanpa mengorbankan nilai-nilai budaya, struktur the cultural values, social structure of the community and the
sosial masyarakat serta lingkungan hidup. environment.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
31
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

VISI, MISI & NILAI PERUSAHAAN


Vision, Mission & Corporate Values

VISI VISION
Menjadi pengembang destinasi pariwisata
kelas dunia
To become a world-class tourism destination
developer

MISI MISSION

Mengembangkan destinasi pariwisata terpilih


Membentuk sumber daya manusia yang
melalui kerja sama dengan Pemerintah dan
berkualitas di bidang pengelolaan destinasi
masyarakat
Developing quality human resources in destination
Developing selected tourism destinations in
management
cooperation with the Government and the public

Menjadikan brand equity perusahaan sebagai


indikator promosi destinasi pariwisata Bersinergi dengan BUMN lain dalam
Indonesia melalui kerja sama dengan institusi mengembangkan destinasi pariwisata
internasional Synergizing with other SOEs in the development of
Making the Companys brand equity as an icon tourism destinations
of Indonesias tourism destination promotion
through cooperation with international institutions

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


32 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Nilai Perusahaan
Corporate Values
Tata nilai unggulan perusahaan yang dituangkan dalam sebuah
kredo ITDC JAYA sebagai berikut:
The core corporate values are described in the credo ITDC
JAYA as follow:

Integrity and Professionalism


Team work
Development and Customer Focus
ITDC Creative, Commitment, & Consistency

JAYA
Jujur (Honesty)
Adil (Fairness)
Yakin (Confidence)
Akuntabilitas (Accountability)

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
33
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

LINI BISNIS PERUSAHAAN


Companys Line of Business

Visi Vision

Misi Mission

Pemilik Investor Pengembang Pengelola


Destinasi Aset dan Penyedia Destinasi
Produktif Utilitas

1 2 3 4
Destination Productive Asset Property Destination
Owner Investor Developer & Management
Utilities Provider
* Ditetapkan awal 2016 * Ditetapkan awal 2016 * Ditetapkan awal 2016
Stipulated in early 2016 Stipulated in early 2016 Stipulated in early 2016

Peningkatan profitabilitas | Menjaga tingkat risiko keuangan | Peningkatan nilai total aset
FINANCIAL Increasing profitability | Maintaining the level of financial risk | Increasing total assets

Peningkatan kepuasan pelanggan | Peningkatan hubungan dengan masyarakat setempat |


Peningkatan market share wisatawan di skala nasional
CUSTOMER Improving customer satisfaction | Improving relations with local community |
Increasing national scale market share

Peningkatan kualitas pelayanan dengan teknologi informasi | Peningkatan tata kelola


perusahaan | Peningkatan kualitas dan ketersediaan utilitas yang peduli lingkungan
dengan standar internasional
INTERNAL PROCESS Improving service quality by utilizing information technology | Improving good corporate
governance implementation | Improving sustainable utilities in accordance to international
quality standards

Peningkatan produktivitas pegawai | Peningkatan kompetensi pegawai | Peningkatan


engagement pegawai
LEARNING & GROWTH
Improving employee productivity |Developing employee competency | Increasing employee
engagement

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


34 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

1 Pemilik Destinasi
Destination Owner 2 Investor Aset Produktif
Productive Asset Investor

Definisi | Definition: Definisi | Definition:


Bisnis penyewaan lahan di kawasan pariwisata Investasi di aset-aset produktif di dalam kawasan
untuk kegiatan komersial Bisnis pariwisata (seperti: hotel, area komersial, dll)
Land leasing business in tourism destination for Investment in productive assets within the tourism
business commercial activities destination (such as: hotels, commercial areas, etc.)

Target Customers : Target customers :


Hotel tenants | Hotel tenants Wisatawan | Tourists
Commercial | Commercial
Revenue Model:
Revenue Model: Room Rate | Room Rate
Leasing fee | Leasing fee Dividend | Dividend
Compensation fee | Compensation fee Profit sharing (jika ada) | Profit sharing (if any)

3 Pengembang dan Penyedia Utilitas


Property Developer & Utilities Provider 4 Pengelola Destinasi
Destination Management

Definisi | Definition: Definisi | Definition:


Bisnis pengembang properti residensial dan Bisnis dalam bidang operatorship di kawasan
penyedia utilitas seperti unit pengolahan air bersih wisata (management chain)
dan pengelolaan pasokan daya listrik Operatorship business in tourism destination
(IPP dan PLN) (management chain)
Property residential developer and utilities provider
such as water treatment unit and power supply Target Customers :
management (Independent Power Producer/IPP) Pemilik kawasan | Destination owner
Pemerintah (penugasan)
Target Customers : Government (assignment)
Pengembang properti | Property developer:
Pembeli properti high-end Revenue Model:
High-end property buyers Management fee
Utilitas | Utilites:
Tenants dan PLN | Tenants and PLN

Revenue Model:
Penjualan Properti | Sales of Property
Penjualan Air Bersih/Listrik
Sales of Water and Electricity

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
35
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

JEJAK LANGKAH PERUSAHAAN


Company Milestones

1968 1970 1972 1980


Masterplan Kawasan Hotel Bualu (training Perseroan didirikan oleh Investor Pertama
Pariwisata Nusa Dua hotel & part of school Pemerintah Republik mendirikan hotel Nusa
pertama kali dibuat oleh complex) berdasarkan PP No. 27 Dua Beach dengan
SCETO (Prancis) Tahun 1972 jumlah kamar sekitar
Hotel Bualu (training hotel 450 kamar
The Masterplan of Nusa & part of school complex) The Company was
Dua Tourist Resort was established by the The first investor
made for the first time by Government of the established Nusa
SCETO (France) Republic under PP No. 27 Dua Beach Hotel with
Year 1972 approximately 450 rooms

2002 2008 2011 2013


Minat wisatawan Perseroan dipercaya KTT ASEAN ke-19 yang APEC (Asia Pacific
mancanegara dan untuk mengembangkan dihadiri oleh Presiden Economic Forum)
domestik tidak menurun Kawasan Pariwisata Amerika Serikat Barrack diadakan di Kawasan
walaupun terdapat Mandalika Lombok Obama dan 18 Kepala Pariwisata Nusa Dua
tragedi bom Bali I pada dengan luas lahan Negara dan delegasi yang dihadiri oleh lebih
tahun 2002 sekitar 1.175 hektar oleh dari 18 negara lainnya. dari 20 Kepala Negara.
Pemerintah Negara Beroperasinya 14 hotel
The interest of Republik Indonesia. berbintang dengan total APEC (Asia Pacific
International and jumlah kamar sebanyak Economic Forum) was
Domestic Tourists to come The Company was trusted 3.916 unit. convened in Nusa Dua
did not wane even though to develop Lombok Tourist Resort and was
there had been a tragedy Mandalika Tourist Resort 19th ASEAN Summit attended by more than 20
of Bali Bombing I in 2002 with the area measuring attended by the US Heads of States.
around 1,175 hectares by President Barack Obama
the Government of the and 18 Heads of State
Republic of Indonesia. and delegates from 18
other countries.
The operation of 14 star-
hotels with a total of 3,916
rooms.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


36 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

1985 1987 1990 1991


Investor mendirikan Revisi Masterplan Investor mendirikan Konferensi PATA (Pasific
Hotel Melia Bali Sol dan Kawasan Pariwisata Nusa Nusa Indah Hotel & Asia Travel Association)
Putri Bali Dua dilakukan oleh JCP Convention Centre & yang ke-40 diikuti oleh
(Japan City Planning) dan Bali Hilton Hotel 50 negara dengan 1.500
Investors built Melia Bali investor mendirikan Hotel delegasi di Kawasan
Sol and Putri Bali hotels Club Med Nusa Dua Investors built Nusa Indah Pariwisata Nusa Dua.
Hotel & Convention
Revision on the Masterplan Centre and Bali Hilton The 40th PATA (Asia
of Nusa Dua Tourist Resort Hotel Pacific Travel Association)
was made by JCP (Japan Conference was attended
City Planning) and investors by 50 countries with 1,500
built Hotel Club Med Nusa delegates, held in Nusa
Dua Dua Tourism Resort.

2014 2015
Perubahan nama Menetapkan visi baru Menyempurnakan Nusa
perusahaan dari
BTDC (Bali Tourism sebagai perusahaan Dua menjadi kawasan
Development pengembang destinasi pariwisata cerdas dan
Corporation) menjadi pariwisata terpadu ramah lingkungan
ITDC (Indonesia
Tourism Development
Indonesia
Corporation) Improving Nusa Dua as
Establish new vision as smart and green resort
Change Corporate name Indonesias foremost
from BTDC to ITDC
integrated tourism
destination developer

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
37
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

PERISTIWA PENTING 2015


2015 Significant Events

9 10
25

25
02

04
01
2015

2015

2015
Menteri BUMN Rini Soemarno Festival Budaya Tahunan Putri Nyale yang Event Bali Blues Fest (BBF) 2015 digelar
melakukan kunjungan kerja ke Mandalika diselenggarakan di kawasan Pantai Kuta di Pulau Peninsula, Nusa Dua dihadiri
didampingi oleh Direktur Utama, Direktur Lombok Tengah, yaitu kawasan yang akan oleh sekitar 1.500 pengunjung. BBF yang
Pengembangan dan pimpinan proyek dikembangkan ITDC. pertama kalinya ini dimeriahkan antara lain
teknis KEK Pariwisata Mandalika Lombok. oleh musisi top genre blues seperti Sound
Annual Cultural Festival Putri Nyale held Of Mine, Cooltone, Ronaldgang, Crossing
The Minister of SOEs Ms. Rini Soemarno at Kuta Beach area, Central Lombok, the Blues University, Bali Blues Island, Bali
visited Mandalika accompanied by area that will be developed by ITDC. Guitar Club, Angga Blessing Child, dan
President Director, Development Director Balawan Feat Baron.
and project leader of Mandalika Lombok
9 10

Tourism Area. 2015 Bali Blues Fest (BBF) was held at


Peninsula Island, Nusa Dua crowded by
about 1,500 visitors. This first BBF was
enlivened among others by the top blues
27

genre musicians such as Sound Of Mine,


02

Cooltone, Ronaldgang, Crossing Blues


University, Bali Blues Island, Bali Guitar
Club, Angga Blessing Child, and Balawan
02

2015

Feat Baron.
2015

Kunjungan Presiden RI ke Kawasan 22


Pariwisata Mandalika dalam rangkaian
kunjungannya ke Nusa Tenggara Barat.
Komisi X DPR-RI berkujung ke Mandalika
05

terkait rencana pemerintah memberikan President of the Republic of Indonesia


penambahan PMN untuk percepatan visited Mandalika Tourism Area in a series
pengembangan KEK Pariwisata Mandalika of working visit to the West Nusa Tenggara
2015

Lombok. Province.

Commission XI of the Indonesian House of


Representatives visited Mandalika related
to the government plans to grant addtional President World Bank Dr. Jim Yong Kim
PMN for accelerating the development of berkunjung ke Nusa Dua dalam rangka
Mandalika Lombok Tourism Area. mendukung Indonesia untuk memperkuat
infrastruktur pariwisata Indonesia.

The World Bank President Dr. Jim Yong Kim


visited Nusa Dua to express his support
to Indonesia to strengthen Indonesias
tourism infrastructure.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


38 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

9 13
25

12
04

10

11
2015

2015

2015
Nusa Dua menjadi tuan rumah Nusa Dua Fiesta 2015 yang ke-18 kalinya Perayaan HUT ke-42 ITDC dengan tema
International Student Energy Summit dengan tema Love, Peace, and Harmony Dengan Semangat Baru ITDC Hadir
(ISES) 2015 yang diselenggarakan oleh ITB yang dikunjungi sekitar 42.000 orang. Untuk Negeri dihadiri sekitar 500 orang
dan Student Energy yang yang dihadiri oleh Dimeriahkan oleh Pertunjukan Patayana karyawan dan pensiunan ITDC.
660 delegasi mahasiswa dari 101 negara. oleh Asosiasi Karnaval Indonesia (Akari)
Acara dibuka oleh Wakil Presiden Republik Bali, penyanyi Judika dan DJ Kesha Ayres. Celebration of ITDC 42nd Anniversary with
Indonesia, Jusuf Kalla. the theme The ITDC New Spirit Present
The 18th Nusa Dua Fiesta 2015 with To Country was attended by about 500
Nusa Dua became a host of the 2015 the theme Love, Peace, and Harmony ITDCs employees and retirees
International Student Energy Summit crowded by about 42,000 people. The
(ISES) organized by ITB and Student event was enlivened with Patayana
Energy which was attended by 660 student performance by the Carnival Association 25 11 2015
delegates from 101 countries. The event of Indonesia (Akari) Bali, pop singer Judika
was opened by the Vice President of the and DJ Kesha Ayres.
Republic of Indonesia, Mr. Jusuf Kalla. Acara pisah sambut Dewan Komisaris dan
Direksi ITDC di Inaya Putri Bali, Nusa Dua.
10 11 2015
Farewell and welcome party of old and
26

new ITDCs Board of Commissioners and


Penandatanganan kesepakatan bersama Directors at Inaya Putri Bali, Nusa Dua.
antara ITDC dengan Kejaksaan Tinggi
09

Bali tentang penanganan hukum bidang


perdata dan tata usaha Negara. 27 11 2015
2015

The signing of joint agreement between


ITDC and Bali Provincial Prosecutor ITDC menerima penghargaan kategori
regarding the handling of civil and the state Super Platinum dalam ajang Tri Hita Karana
administrative law. (THK) Awards yang diserahkan oleh
Gubernur Bali Made Mangku Pastika di
Nusa Dua menjadi tuan rumah Konferensi Gedung Ksirarnawa Art Centre Denpasar.
Pengusaha Tionghoa se-Dunia ke-13
(The 13th World Chinese Entrepreneurs ITDC received Super Platinum Category
Convention/WCEC) yang dihadiri sekitar Award in the event of Tri Hita Karana (THK)
3.000 orang keturunan Tionghoa dari Awards presented by Bali Governor Made
30 negara. Konferensi dihadiri Menteri Mangku Pastika in Denpasar Art Centre
Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Building Ksirarnawa.
Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan yang
mewakili Presiden RI.

Nusa Dua became a host of the 13th


World Chinese Entrepreneurs Convention
(WCEC) attended by about 3,000 people
of Chinese descent from 30 countries.
The conference was also attended by
Coordinating Ministry for Political, Legal,
and Security Affairs Mr. Luhut Binsar
Pandjaitan representing the President of
the Republic of Indonesia.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
39
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

PERISTIWA PENTING 2015


2014 Significant Events

03

12
12

12
2015

2015
ITDC bersama dua BUMN secara Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau
simbolis menyerahkan bantuan fasilitas kemajuan pembangunan Kawasan
laboratorium kepada 17 SMK di wilayah Pariwisata Mandalika dan melakukan
Propinsi Bali bertempat di Kantor peletakan batu pertama proyek
Disdikpora Bali. pembangunan sarana utilitas dan empat
hotel bintang lima.
ITDC with other two SOEs symbolically
handed over the laboratory facilities Vice President Mr. Jusuf Kalla
donation to 17 vocational schools in the reviewed the development progress of
province of Bali held at Eduction and Sport Mandalika Tourism Area and conducted
Office of Bali Province Government. groundbreaking of utility facilities and four
five-star hotels construction.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


40 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

PENGHARGAAN 2015
2015 Award

11 / 15
PERSEROAN BERHASIL MERAIH
PREDIKAT SUPER PLATINUM
PENGHARGAAN TRI HITA KARANA

The Company Was Awarded Super Platinum


Predicate Of Tri Hita Karana Award

Dalam ajang Tri Hita Karana (THK) Awards 2015,


Perseroan menerima Tri Hita Karana Awards
dengan predikat tertinggi Super Platinum atas
komitmen Perseroan terhadap lingkungan dan
budaya. Penghargaan diserahkan pada tanggal
27 November 2015 oleh Gubernur Bali di Gedung
Ksirarnawa Art Centre Denpasar, Bali.

In the event of Tri Hita Karana (THK) Awards 2015,


the Company received Tri Hita Karana Awards
with the highest predicate of Super Platinum for
the Companys commitment to the environment
and culture. The award was handed over on
27 November 2015 by the Governor of Bali in
Ksirarnawa Art Center Building, Denpasar, Bali.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
41
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN Pembahasan dan
PEMBAHASAN DAN
Analisa
ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Manajemen
Management Discussion and Analysis

IKHTISAR KEUANGAN
Financial Highlights
Posisi Keuangan 2015 2014*) 2013*) 2012 2011
Financial Position
Aset Lancar Current Assets 716,412 391,987 346,802 318,679 220,634

Kelompok Aset Lepasan Assets of Disposal Group - 5,762 6,424 0 0

Aset Tidak Lancar Non Current Assets 737,71 729,184 714,709 685.870 694,129

Jumlah Aset Total Assets 1.454.122 1.126.934 1.067.935 1.004.549 914,763

Liabilitas Lancar Current Liabilities 33,663 38,446 38,329 29,811 15,288

Liabilitas Tidak Lancar Non Current Liabilities 98,789 95,355 94,505 85,708 56,957

Kelompok Liabilitas Lepasan Liabilities of Disposal Group - 4.000 4,692 0 0

Jumlah Liabilitas Total Liabilities 132,453 137,802 137,527 115,519 72,245

Jumlah Ekuitas Total Equities 1.321.669 989,132 930,408 889.030 842,519

*) Disajikan kembali | Restated

Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 2015 2014*) 2013 2012 2011
Income Statement and Other Comprehensive Incomes
Pendapatan Usaha Operating Income 207,236 159,881 128,145 108.050 85,357

Beban Pokok Penjualan Cost of Goods Sold 0 0 374 55 238

Beban Usaha Operating Revenues -89,208 -87,489 -77,765 -58,409 -60.080

Laba Sebelum Pajak Penghasilan Profit Before Income Tax 118,027 72,391 50,005 49,585 25,275

Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan -21,661 -2,158 2,248 747 3,989


Income Tax Benefit (Expenses)

Laba Bersih Tahun Berjalan Current Year Income 96,366 70,233 52,254 50,333 29,265

Penghasilan (Kerugian) Komprehensif Lain -5,609 -6,733 -449 804 -161


Other Comprehensive Income (Loss)

Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan 90,757 63.500 51,804 51,137 29,104
Total Comprehensive Income for the Current Year

*) Disajikan kembali | Restated

Uraian Description 2015 2014 2013 2012 2011


Rasio Likuiditas | Liquidity Ratios

Rasio Kas Cash Ratio (%) 1.445,54 822,01 875,20 1.019,80 1.242

Rasio Lancar Current Ratio (%) 2.128,16 1.006,85 905,39 1.051,87 1.22

Rasio Aktivitas | Activity Ratios

Perputaran Persediaan (hari) Inventory Turn-Over (day) 0,08 0,10 0,13 0,62 0,79

Perputaran Piutang Harian Collection Period (days) 48,37 59,29 58,82 17,26 46,96

Perputaran Aktiva Total Total Assets Turn-Over (%) 53,27 14,53 26,58 13,13 15,21

Rasio Solvabilitas | Solvability Ratios

Rasio Modal Sendiri terhadap Total Aktiva


Ratio of Owner's Equity to Total Assets 90,90 86,49 54,24 88,44 85,11

Rasio Rentabilitas | Rentablity Ratios

Tingkat Pengembalian Investasi Besih(%)


Net Return on Investment (%) 9,15 7,69 4,61 4,54 5,38

Tngkat Pengembalian Ekuitas Besih(%)


Net Return on Equity (ROE) (%) 7,24 6,97 9,07 5,54 5,56

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


42 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Jumlah Aset Jumlah Liabilitas


Total Assets Total Liabilities
dalam juta rupiah | in million rupiah dalam juta rupiah | in million rupiah

1.454.122 137,527 137,802


132,453

115,519
1.126.934
1.067.935
1.004.549
914,763
72,245

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015

Jumlah Ekuitas Pendapatan Usaha


Total Equity Revenues
dalam juta rupiah | in million rupiah dalam juta rupiah | in million rupiah

1.321.669 207,236

989,132 159,881
930,408
889.030
842,519 128,145
108.050
85,357

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015

Laba Sebelum Pajak Penghasilan Laba Bersih Tahun Berjalan


Profit Before Tax Income Current Net Income
dalam juta rupiah | in million rupiah dalam juta rupiah | in million rupiah

118,027 96,366

70,233

72,391
50,333 52,254

49,585 50,005

29,265
25,275

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
43
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

LAPORAN
DEWAN KOMISARIS
Report of the Board of Commissioners

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


44 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Dengan kompetensi dan sumber


daya yang dimiliki, Perseroan harus
terus menciptakan inovasi-inovasi
pengembangan usaha yang dapat
meningkatkan pendapatan secara
bermakna dan mendukung target
yang telah dicanangkan pemerintah di
bidang pariwisata.
With its competence and available resources, the
Company must continue to create innovations for
business development to significantly increase
revenue and to supports achievement of the targets
set by the government in tourism sector.

I Gede Ardika
Komisaris Utama | President Commissioner

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
45
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

LAPORAN DEWAN KOMISARIS


Report of the Board of Commissioners

DENGAN HORMAT, OUR RESPECTED SHAREHOLDERS,

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas seizin- Praise and gratitude we pray to God Almighty, because
Nya PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) dapat of His mercy PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
melalui tahun 2015 dengan pencapaian-pencapaian yang (Persero) was able to go through the year 2015 with various
telah memperkuat landasan untuk rencana pengembangan accomplishments that have strengthened the foundation for
usaha di tahun-tahun berikutnya. Perkenankanlah kami business development plans in the following years. Kindly let
menyampaikan laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris us present Supervisory Report of Board of Commissioners
atas perkembangan dan pengelolaan Perseroan untuk tahun on development and management of the Company for the
buku yang berakhir pada 31 Desember 2015. financial year ended on December 31, 2015.

Tantangan dan Peluang di 2015 Challenges and Opportunities in 2015


United Nations World Tourism Organization (UNWTO) United Nations World Tourism Organization (UNWTO) reported
melaporkan jumlah wisatawan dunia pada tahun 2015 the number of tourists in the world in 2015 grew by 3.5% from
mengalami pertumbuhan sebesar 3,5% dari 1,14 miliar orang 1.14 billion people in 2014 to 1.18 billion people. Based on the
pada tahun 2014 menjadi 1,18 miliar orang. Berdasarkan tren growth trend since 2010, UNWTO projected that the long-term
pertumbuhan sejak tahun 2010, UNWTO memproyeksikan growth of tourists on average is 3.8% by 2020. The Asia Pacific
pertumbuhan jangka panjang wisatawan rata-rata 3,8% hingga region is visited by approximately 23% of the total number of
tahun 2020. Kawasan Asia Pasifik yang dikunjungi sekitar global tourists, leading the growth in international tourism with
23% dari jumlah wisatawan dunia, memimpin pertumbuhan

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


46 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

pariwisata internasional dengan didatangi oleh 277 juta orang 277 million visits in 2015 or an increase of 5% compared to
pada tahun 2015 atau tumbuh 5% dibandingkan 264,4 juta 264.4 million in 2014.
orang pada tahun 2014.

Hal ini membuktikan bahwa berbagai isu global seperti krisis This proves that global issues such as economic crisis and
ekonomi dan ancaman terorisme tidak berimbas pada industri terrorism threat have no impact on the tourism industry. One of
pariwisata. Salah satu penyebab utamanya adalah karena the main reasons is because travelling has become one of the
berwisata telah menjadi salah satu kebutuhan dasar manusia. basic human needs.

Pemerintah telah menetapkan sembilan agenda prioritas The government has established nine priority development
pembangunan yang disebut Nawa Cita dan menetapkan agenda called Nawa Cita and has determined tourism
kepariwisataan sebagai salah satu sektor prioritas. Bagi as one of the priority sectors. For Indonesia, the tourism
Indonesia, sektor pariwisata adalah salah satu penggerak sector is one of the drivers of the national economy that is
perekonomian nasional yang sejalan dengan komitmen aligned with the governments commitment to achieving
pemerintah untuk mencapai Sustainable Development Goals Sustainable Development Goals (SDGs) 2015 2030 as
(SDGs) 2015 2030 yang telah ditetapkan oleh Perserikatan set by the United Nations (UN). Among the goals of SDGs
Bangsa-Bangsa (PBB). Di antara sasaran-sasaran SDGs are poverty eradication, inclusive and sustainable economic
adalah pengentasan kemiskinan, pemerataan pembangunan growth, conservation of marine and terrestrial resources as
yang berkeadilan, pelestarian sumber daya alam baik di darat well as revitalization of the global partnership for sustainable
maupun di lautan serta keterlibatan aktif masyarakat dalam

Dalam mengoptimalkan potensi


pariwisata di Nusa Dua dan di
wilayah Bali lainnya, Perseroan
harus memperhatikan kearifan
lokal masyarakat Bali yang selalu
memperhatikan keseimbangan
aspek Sekala (fisik yang dapat
dilihat) dan Niskala (yang
tidak dapat dilihat tetapi bisa
dirasakan).

In optimizing the tourism potential in Nusa Dua and other regions in


Bali, the Company should be taking into account the local wisdom of
Balinese people that always consider the balance of Sekala (tangible)
and Niskala (intangible) aspects.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
47
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

LAPORAN DEWAN KOMISARIS


Report of the Board of Commissioners

pembangunan. Secara spesifik, kepariwisataan disebutkan development. Specifically, tourism is mentioned as a sector
sebagai sektor yang dapat secara langsung mewujudkan that can directly realize the achievement of SDGs programs.
pencapaian program-program SDGs.

Pada bulan Februari 2015, Presiden telah menetapkan In February 2015, the President launched tourism as a leading
pariwisata sebagai sektor unggulan dengan target kunjungan sector with targeted foreign tourist arrivals of 12 million people
wisatawan mancanegara sebanyak 12 juta orang pada akhir by the end of 2015, which will be almost doubled to 20 million
tahun 2015, yang akan dilipatgandakan menjadi 20 juta orang people in by 2019.
pada tahun 2019 mendatang.

Komitmen tersebut tentu harus didukung oleh semua This commitment should be supported by all stakeholders of
pemangku kepentingan industri pariwisata termasuk sektor- the tourism industry including the supporting sectors such as
sektor pendukungnya seperti infrastruktur dan transportasi. infrastructure and transportation. With its current position as
Dengan posisi saat ini sebagai penghasil devisa terbesar the fifth largest foreign exchange earner, the tourism sector
kelima, sektor pariwisata berperan sangat penting ditinjau plays a significant role in various aspects, particularly the
dari berbagai aspek terutama dari aspek ekonomi. Kontribusi economic aspect. The tourism sectors contribution to national
sektor pariwisata terhadap PDB nasional terus meningkat dan GDP continues to increase and has provided employment for
telah menyediakan lapangan kerja bagi sekitar 11 juta orang. about 11 million people. If the target of 20 million international
Jika target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan tourists and 275 million domestic tourists can be achieved by
wisatawan domestik sebanyak 275 juta orang dapat tercapai 2019, the tourism sector will contribute to GDP of 8%, foreign
di akhir tahun 2019, maka sektor pariwisata akan memberi exchange earnings of Rp 240 trillion and Indonesias world
kontribusi pada PDB sebesar 8%, pendapatan devisa senilai tourism competitiveness index improve to the 30th rank. In
Rp 240 triliun dan indeks daya saing pariwisata Indonesia akan addition, the tourism sector will replace the existing primary
berada di ranking 30 dunia. Selain itu, sektor pariwisata akan export commodities such as oil and gas, coal, rubber and
menggantikan posisi komoditas ekspor unggulan selama ini textiles.
seperti minyak bumi dan gas, batubara, karet serta tekstil.

Tentu mencapai target tersebut tidak mudah. Perlu dukungan It is surely not easy to achieve these targets, only with the
kerja keras dan sinergi dari semua pemangku kepentingan supporting hard work and synergy of all stakeholders, including
termasuk masyarakat, media, pemerintah pusat dan daerah. the community, media, as well as central and local governments.
Dukungan pemerintah dengan kebijakan-kebijakan progresif di Government support in the form of progressive policies in the
sektor pariwisata telah menumbuhkan optimisme bagi pelaku tourism sector has encouraged optimism of entrepreneurs in
usaha di bidang pariwisata. Peraturan Presiden (Perpres) tourism sector. Presidential Regulation (Perpres) No. 104 of
Nomor 104 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Perpres 2015 concerning Amendment to Presidential Regulation No.
Nomor 69 Tahun 2015 tentang Bebas Visa Kunjungan (BVK) 69 of 2015 concerning Visa Free Travel (VFT) extends the list
telah menambah daftar negara yang diberikan kemudahan of countries offered VFT to 75 countries to enter the territory
BVK menjadi sebanyak 75 negara untuk memasuki wilayah of Indonesia for tourism purposes no longer than 30 days.
Indonesia dalam rangka kunjungan wisata paling lama 30 hari. Additionally, direct flight connectivity from source countries
Selain itu, konektivitas penerbangan langsung dari negara- of foreign tourists to the leading tourism destinations in this
negara sumber wisatawan mancanegara ke destinasi pariwisata country has also become the governments attention in
unggulan di tanah air juga menjadi perhatian pemerintah acceleration of development and modernization of a number
dengan percepatan pembangunan dan memodernisasi of airports in various tourism destinations.
sejumlah bandar udara di berbagai daerah tujuan wisata.

Pada bulan November 2015 Presiden telah menetapkan 10 In November 2015 the President determined 10 priority tourism
destinasi pariwisata prioritas yang akan didorong percepatan destinations for accelerated development. Those destinations
pengembangannya. Destinasi tersebut adalah Danau Toba, are Lake Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan
Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Seribu, Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Mandalika,
Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Mandalika, Labuan Labuan Bajo, Wakatobi, and Morotai. In addition to full support
Bajo, Wakatobi, dan Morotai. Selain dukungan penuh dari of the central government, the local governments are also

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


48 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

pemerintah pusat, pemerintah daerah juga diminta untuk required to seriously and concretely support and make efforts
secara serius dan konkrit mendukung dan melaksanakan upaya to accelerate development of the 10 priority destinations.
percepatan pembangunan 10 destinasi prioritas tersebut.

Penetapan Presiden merupakan tantangan bagi Perseroan The Presidents determination is a challenge for the Company
yang berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 tahun which is based on Government Regulation (PP) No. 50 of
2008 diberi amanat untuk mengelola Kawasan Pariwisata 2008 mandated to manage Mandalika Lombok Tourism
Mandalika Lombok seluas 1.175 ha yang merupakan tambahan Area covering 1,175 ha as additional State Investment (PMN)
Penyertaan Modal Negara (PMN) ke dalam modal saham placed in the Companys share capital. Subsequently, based
Perseroan. Selanjutnya, berdasarkan PP Nomor 52 Tahun on Government Regulation No. 52 of 2014 Mandalika Lombok
2014 Kawasan Pariwisata Mandalika Lombok telah ditetapkan Tourism Area is designated as Tourism Special Economic Zone
sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Surat (SEZ) and Decision of Central Lombok Regent No. 513 of 2014
Keputusan Bupati Lombok Tengah nomor 513 Tahun 2014 assigns ITDC as Developer and Manager of Mandalika Special
telah menetapkan ITDC sebagai Badan Usaha Pengembang Economic Zone in Central Lombok Regency.
dan Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika di
Kabupaten Lombok Tengah.

Terlebih lagi, Kementerian BUMN telah menyetujui visi dan Moreover, the SOEs Ministry has approved the Companys
misi baru Perseroan yang menetapkan arah pengembangan new vision and mission which set the Companys development
Perseroan sebagai holding pengembangan destinasi direction as holding company of tourism destinations
pariwisata. Sejalan dengan itu, Presiden telah menyatakan development. Accordingly,the President stated his commitment
komitmennya untuk memberikan tambahan PMN sebesar Rp to provide additional PMN of Rp 1.8 trillion in 2016 to support
1,8 triliun pada tahun 2016 untuk mendukung pembangunan development of basic infrastructure in Mandalika Tourism SEZ.
infrastruktur dasar di KEK Pariwisata Mandalika. Sebagai To realize this commitment, in December 2015, the government
realisasi dari komitmen tersebut, pada bulan Desember 2015 disbursed Rp 250 billion PMN to the Company.
pemerintah telah mengucurkan PMN sebesar Rp 250 miliar
kepada Perseroan.

Pelaksanaan Tugas Pengawasan Supervisory Role


Sepanjang tahun 2015, Dewan Komisaris telah melaksanakan Throughout 2015, Board of Commissioners has performed
tugas pengawasan baik melalui pengamatan langsung maupun its supervisory duties through direct observation and Audit
melalui penugasan Komite Audit Committee assignment.

Setiap rapat internal Dewan Komisaris selalu dilanjutkan Every internal meeting of Board of Commissioners was always
dengan rapat gabungan dengan Direksi untuk membahas followed by a joint meeting with Board of Directors to discuss
berbagai isu penting baik kemajuan proyek, laporan keuangan various crucial issues including project progress, quarterly
kuartalan dan kinerja perusahaan lainnya. Di dalam forum financial statements and other corporate performance. At
tersebut, Dewan Komisaris bersama Direksi secara intensif the forum, Board of Commissioners and Board of Directors
mengkaji berbagai kondisi eksternal dan merumuskan strategi intensively review various external conditions and to formulate
jangka pendek yang tepat. Dewan Komisaris akan memberikan suitable short-term strategy. Board of Commissioners provided
pandangan, arahan ataupun koreksi terhadap deviasi yang insight, guidance or correction to deviation in the Companys
terjadi dalam pencapaian kinerja Perseroan. achieved performance.

Di luar rapat formal, Dewan Komisaris juga memberikan saran Other than the formal meetings, Board of Commissioners also
dan arahan bila diminta. provided advice and guidance as requested.

Dengan pertemuan dan pertukaran informasi yang intensif With intensive meetings and information exchange between
antara Dewan Komisaris dan Direksi sepanjang tahun 2015, Board of Commissioners and Board of Directors during
Direksi dapat segera mengambil langkah-langkah antisipatif 2015, Board of Directors could immediately take anticipatory
untuk setiap permasalahan untuk melakukan eksekusi yang measures for the best execution to resolve each problem.
terbaik.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
49
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

LAPORAN DEWAN KOMISARIS


Report of the Board of Commissioners

Penilaian atas Kinerja Direksi Assessment of the Performance of the Board of


Dewan Komisaris mengapresiasi pencapaian kinerja keuangan Directors
yang menunjukkan konsistensi pertumbuhan yang positif. Board of Commissioners appreciates the financial performance
Perseroan mampu membukukan pendapatan usaha sebesar that consistently shows positive growth. The Company was able
Rp 207,24 miliar, tumbuh 29,6% dibandingkan Rp 159,88 to record revenue of Rp 207.24 billion, an increase of 29.6%
miliar pada tahun 2014. Laba bersih tercatat sebesar Rp from Rp 159.88 billion in 2014. The net income was Rp 96.37
96,37 miliar, naik 37,2% dibandingkan Rp 70,23 miliar pada billion, grew by 37.2% compared to Rp 70.23 billion in 2014.
tahun 2014. Sedangkan total aset tumbuh 29,0% dari Rp 1,13 While total assets increased by 29.0% from Rp 1.13 trillion at
triliun pada 31 Desember 2014 menjadi Rp 1,45 triliun pada 31 December 31, 2014 to Rp 1.45 trillion at December 31, 2015.
Desember 2015.

Sinergi yang baik dengan investor di Nusa Dua dalam The good synergy with investors in Nusa Dua in creating
menciptakan event-event menarik secara tidak langsung attractive events indirectly increased the number of visitors to
mampu meningkatkan jumlah pengunjung ke Nusa Dua Nusa Dua by 10% from 717,396 people in 2014 to 785,893
sebesar 10% dari 717.396 orang pada tahun 2014 menjadi people.
785.893 orang.

Namun demikian, Perseron tidak boleh berpuas diri dengan However, the Company should not be contented with these
pencapaian-pencapaian tersebut. Dengan kompetensi dan achievements. With its competence and available resources,
sumber daya yang dimiliki, Perseroan harus terus menciptakan the Company must continue to create innovations for business
inovasi-inovasi pengembangan usaha yang dapat development to significantly increase revenue and to supports
meningkatkan pendapatan secara bermakna dan mendukung achievement of the targets set by the government in tourism
target yang telah dicanangkan pemerintah di bidang pariwisata. sector.

Pandangan atas Prospek Usaha yang Disusun Direksi The View on Business Prospect Prepared by Board
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN selaku of Directors
RUPS Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pengembangan Based on Decision of the Minister of SOEs as GMS of the
Pariwisata Indonesia Nomor: SK-198/MBU/10/2015 tanggal Company (Persero) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
22 Oktober 2015 tentang Pemberhentian, Perubahan No. SK-198/MBU/10/2015 dated October 22, 2015
Nomenklatur Jabatan dan Pengangkatan Anggota-Anggota concerning Dismissal, Changes in Position Nomenclature and
Direksi Perusahaan Perseroan (Perseroan) PT Pengembangan Appointment of Members of Board of Directors of the Company
Pariwisata Indonesia, sejak Oktober 2015 Perseroan dipimpin (Persero) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, since
oleh Direksi baru yang mengemban amanat Pemegang Saham October 2015 the Company is led by a new Board of Directors
untuk melakukan optimalisasi pengelolaan kawasan pariwisata entrusted by Shareholders to optimize the management
Nusa Dua, percepatan pengembangan kawasan pariwisata of Nusa Dua tourism area, to accelerate development of
Mandalika Lombok, dan mengembangkan destinasi pariwisata Mandalika Lombok tourism area, and to develop new tourism
baru di Indonesia. destinations in Indonesia.

Terkait dengan tiga tugas utama tersebut, Dewan Komisaris In relation to the three main duties, Board of Commissioners
telah memberikan berbagai arahan sebagai berikut: has provided various advices to Board of Directors as follows:

1. Revitalisasi Kawasan Pariwisata Nusa Dua 1. Revitalization of Nusa Dua Tourism Area
Kawasan Pariwisata Nusa Dua yang telah berusia lebih Nusa Dua Tourism Area that has been developed for more
dari 40 tahun dibangun dalam kondisi kepariwisataan than 40 years was built in the midst of tourism condition in
pertengahan tahun 1970an yang menggunakan konsep 1970s which used the concept of mass tourism with pure
wisata massal dengan tujuan murni berlibur. Dalam vacation intentions. During its journey, Nusa Dua has
perjalanannya, saat ini Nusa Dua telah bergeser menjadi shifted to a world-class MICE travel destination. Therefore,
destinasi wisata MICE kelas dunia. Oleh karenanya improvement of services infrastructure, asset optimization,
peningkatan infrastruktur jasa layanan, optimalisasi aset, enhancement of HR capability and efficiency, as well
peningkatan kemampuan dan efisiensi SDM, serta fasilitas as regional supporting facilities should be reviewed and
penunjang kawasan perlu dikaji ulang dan disesuaikan adapted to the current conditions in order to address

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


50 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

dengan kondisi terkini agar mampu menjawab kebutuhan the needs for future development. It is notable that the
pengembangan ke depan. Perlu disadari bahwa tanggung Companys responsibility is not limited to the management
jawab Perseroan tidak hanya terbatas pada pengelolaan of Nusa Dua Tourism Area, but also covers the tourism
Kawasan Pariwisata Nusa Dua saja, tetapi juga mencakup development in Bali as a whole.
pengembangan pariwisata Bali secara keseluruhan.

Untuk itu Dewan Komisaris meminta Direksi untuk terus For that reason, the Board of Commissioners requested
mencari peluang pengembangan usaha yang dapat Directors to continue to seize business development
meningkatkan pendapatan usaha di Nusa Dua maupun di opportunities that can increase revenue in Nusa Dua as well
wilayah Bali lainnya. Tetapi inovasi tersebut harus dilakukan as other regions in Bali. Yet the innovation should be done
secara bijak dengan tetap memperhatikan prinsip wisely by taking into account the basic principles of Bali
dasar pengembangan pariwisata Bali dan kearifan lokal tourism development and local wisdom of Balinese people
masyarakat Bali yang selalu memperhatikan keseimbangan that always consider the balance of Sekala (tangible) and
aspek Sekala (fisik yang dapat dilihat) dan Niskala (yang Niskala (intangible) aspects. Nusa Dua Area should be
tidak dapat dilihat tetapi bisa dirasakan). Kawasan Nusa able to provide optimum benefits to the local community
Dua harus dapat memberi manfaat yang optimal bagi that directly interacts with the area.
masyarakat lokal yang berinteraksi langsung dengan
kawasan ini.

Menurut pandangan Dewan Komisaris, Perseroan telah In the view of Board of Commissioners, the Company has
melakukan eksplorasi atas sumber-sumber pendapatan explored sources of additional revenue in Nusa Dua. One
tambahan di Nusa Dua. Salah satunya adalah of them is development of Nusa Gede (Peninsula) Island
pengembangan kawasan Pulau Nusa Gede (Peninsula) area of 7.4 hectares with due regard to preservation of the
seluas 7,4 hektar dengan tetap memperhatikan kelestarian landscape as uniqueness Nusa Gede (Peninsula) Island
bentang alam sebagai keunikan kawasan Pulau Nusa area, traditions, culture and interests of the community who
Gede (Peninsula) dan adat, budaya serta kepentingan need green open space and public area.
masyarakat yang membutuhkan ruang terbuka hijau dan
area publik.

2. Percepatan Pembangunan KEK Pariwisata Mandalika 2. Acceleration of Mandalika Tourism SEZ Development
Mengingat kesungguhan perhatian pemerintah pusat dan Considering the serious attention of the central and local
daerah terhadap pembangunan KEK Pariwisata Mandalika, governments to Mandalika Tourism SEZ development, the
Perseroan perlu melakukan revitalisasi organisasi yang Company needs to conduct organizational revitalization to
menunjukkan komitmen Perseroan dalam melakukan demonstrate the Companys commitment to accelerate
percepatan pengembangan KEK Mandalika. Salah satunya Mandalika SEZ development. One way is to immediately
adalah dengan segera membentuk organisasi proyek establish a representative Mandalika project organization
Mandalika yang representatif dan memiliki wewenang yang which has sufficient authorities to make decisions and
cukup untuk mengambil keputusan dan kebijakan dalam policies in dealing with the complex and sensitive dynamics
menangani dinamika dan problematika di Mandalika yang and problems in Mandalika.
kompleks dan sensitif.

Dalam proses penyelesaian masalah lahan di KEK In the settlement process of land issue in Mandalika
Pariwisata Mandalika, Dewan Komisaris mengapresiasi Tourism SEZ, Board of Commissioners appreciates the
dukungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat support of Provincial Government of West Nusa Tenggara
(NTB) yang telah memfasilitasi pembentukan tim untuk (NTB) that facilitated establishment of a team to conduct a
melakukan uji klinis dengan hasil hingga akhir tahun 2015 clinical test which by the end of 2015 had resolved (clean
dapat menyelesaikan (clean and clear) sebanyak 16 titik and clear) 16 points out of 31 points on a problematic area
dari 31 titik di atas lahan sekitar 135 ha yang bermasalah. of about 135 ha.

Terkait percepatan pembangunan, pembuatan ruas jalan Related to the development acceleration, construction of
utama tahap I sepanjang 4 km telah diselesaikan dan proyek main road Phase I of 4 km had been completed and the

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
51
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

LAPORAN DEWAN KOMISARIS


Report of the Board of Commissioners

hotel milik Perseroan The Lagoon District Mandalika Resort Companys hotel project The Lagoon District Mandalika
yang akan dioperasikan oleh Accor Hotels & Resort dengan Resort which will be operated by Accor Hotels & Resort
brand Pullman telah memasuki tahapan pembuatan under Pullman brand had entered the stage of preparation
adendum Hotel Consultancy Service Agreement (HCSA). of addendum to Hotel Consultancy Service Agreement
Pembangunan hotel Pullman merupakan langkah strategis (HCSA). Pullman hotel development is a strategic move
Perseroan sebagai perintis fasilitas akomodasi di KEK of the Company as a pioneer of accommodation facilities
Mandalika sekaligus menandai pengembangan bisnis in Mandalika KEK while marking the Companys business
Perseroan sebagai investor aset produktif di kawasan development as an investor of productive assets in tourism
pariwisata. areas.

3. Pengembangan Destinasi baru 3. Development of New Destinations


Dalam rangka pengembangan destinasi pariwisata baru di In order to develop new tourism destinations in Indonesia,
Indonesia, Dewan Komisaris mendorong Perseroan untuk Board of Commissioners encourages the Company to build
menjalin sinergi dengan BUMN, pemerintah daerah dan synergies with SOEs, local governments and the private
kalangan swasta untuk segera mengambil peran dalam sector to immediately play a role in developing tourism
mengembangkan kawasan-kawasan pariwisata terutama areas included in the 10 priority tourism destinations as
yang termasuk dalam 10 destinasi pariwisata prioritas determined by the President.
sebagaimana telah ditetapkan oleh Presiden.

Pengembangan sebuah destinasi dapat dilakukan dengan A destination can be developed with a closed destination
pola destinasi tertutup seperti Nusa Dua dan Mandalika, scheme such as Nusa Dua and Mandalika, as well as an
serta pola destinasi terbuka yang melibatkan masyarakat open destination scheme that actively involves the local
setempat secara aktif. Dalam melakukan pengembangan community. In developing new destinations, the Company
destinasi baru, Perseroan agar tetap berpegang pada should refer to the functions of SOEs and hold the tourism
fungsi BUMN dan memegang norma pembangunan development norms mandated in Law No. 10 of 2009
kepariwisataan yang diamanatkan dalam Undang-Undang concerning Tourism as the fundamental guidelines.
Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan sebagai
pegangan dasar.

Pandangan mengenai Kualitas Tata Kelola The View on Quality of Corporate Governance
Perusahaan In general, Board of Commissioners considers that good
Secara umum, Dewan Komisaris menilai penerapan tata kelola corporate governance (GCG) has been well implemented in
perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) di the Company. Every business activity of the Company is in
Perseroan telah berjalan dengan baik. Setiap aktivitas bisnis compliance with standard operating procedures (SOP) of the
di Perseroan telah mematuhi prosedur operasi standar (SOP) Company which refer to the applicable laws and regulations,
Perseroan yang disusun berdasarkan aturan perundang- Government Regulations, and best practices in the business
undangan yang berlaku, Peraturan Pemerintah, dan best world.
practice dalam dunia bisnis.

Meskipun demikian, terdapat beberapa proses bisnis yang Nonetheless, there are several business processes that still
masih perlu ditingkatkan kualitasnya, diantaranya adalah needs improvement, such as information system to support
sistem informasi untuk menunjang fungsi administrasi dan administrative and internal control functions. Administrative
fungsi pengawasan internal. Fungsi administrasi yang dimaksud functions in particular referred to financial and taxation
khususnya adalah administrasi keuangan dan perpajakan. administration. While the specific internal control is related to
Sedangkan pengawasan internal terutama pada pelaksanaan implementation of partnership agreements and realization of
perjanjian-perjanjian kemitraan dan realisasi rencana kerja. work plans.

Dewan Komisaris terus berupaya meningkatkan efektivitas Board of Commissioners continuously strives to improve
fungsi pengawasan dan kualitas pelaksanaan. Di dalam effectiveness of supervisory function and quality of
pelaksanaan tugasnya, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite its implementation. In performing its duties, Board of
Audit yang telah melaksanakan tugasnya untuk memastikan Commissioners is assisted by Audit Committee which performs

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


52 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

bahwa seluruh aspek GCG telah dijalankan sesuai dengan its duty to ensure that all GCG aspects are implemented
ketentuan yang berlaku. Sepanjang tahun 2015 Komite Audit in accordance with the applicable provisions. During 2015
telah mengkaji informasi-informasi keuangan yang dikeluarkan Audit Committee reviewed financial information issued by the
Perseroan, mengevaluasi dan memastikan kepatuhan Company, evaluated and ensured the Companys compliance
Perseroan terhadap peraturan perundang-undangan yang with the applicable laws and regulations. Audit Committee also
berlaku. Komite Audit juga mengevaluasi pelaksanaan audit evaluated audit conducted by external auditor and reported the
oleh auditor eksternal dan melaporkan hasil evaluasi kepada evaluation results to Board of Commissioners to be discussed
Dewan Komisaris untuk dibahas bersama Direksi. Komite Audit with Board of Directors. Additionally, Audit Committee
juga menjalankan fungsi konsultasi untuk membantu Satuan performed advisory function to assist Internal Audit Unit (SPI)
Pengawasan Intern (SPI) dalam melaksanakan penugasan in conducting audit.
audit.

Sejalan dengan rencana pengembangan bisnis Perseroan, In line with the Companys business development plan,
di tahun 2016 Dewan Komisaris akan membentuk Komite in 2016 Board of Commissioners will establish Risk
Manajemen Risiko dan Investasi untuk membantu Dewan Management and Investment Committee to assist Board
Komisaris dalam melakukan penilaian secara berkala dan of Commissioners in conducting regular assessment and
memberikan rekomendasi tentang risiko usaha dan investasi providing recommendations on business risks and investment
sesuai prinsip-prinsip GCG. Komite Manajemen Risiko dan according to the GCG principles. Risk Management and
Investasi juga akan menyusun dan melakukan pemetaan Investment Committee will also prepare and perform mapping
(mapping) atas rencana-rencana investasi Perseroan termasuk of the Companys investment plans including investments in
investasi pada anak perusahaan dan penyertaan modal pada subsidiaries and joint ventures.
perusahaan patungan.

Mencermati hasil asesmen penerapan GCG tahun 2015 yang Looking at the assessment results of GCG implementation
telah dilakukan oleh Kantor Perwakilan Badan Pengawasan in 2015 conducted by Representative Office of Financial
Keuangan dan Pembangunan Provinsi Bali, Dewan Komisaris and Development Supervisory Board of Bali Province, Board
telah memberi arahan kepada Direksi untuk memperhatikan dan of Commissioners advised Board of Directors to consider
segera melaksanakan rekomendasi perbaikan yang diberikan. and to immediately implement the recommendations
Terhadap aspek penilaian terhadap Dewan Komisaris, Dewan for improvement. Concerning the aspect of Board of
Komisaris berkomitmen untuk meningkatkan penerapan GCG Commissioners assessment, Board of Commissioners is
sesuai dengan rekomendasi perbaikan. committed to improving GCG implementation according to
the recommendations for improvement.

Pandangan mengenai Pelaksanaan Tanggung Jawab The Views on Company Social Responsibility
Sosial Perusahan
Kawasan destinasi pariwisata dikelilingi oleh komunitas yang Regional tourism destinations are surrounded by the
sudah seharusnya menjadi bagian penting pendukung kawasan communities that are supposed to be an important supporting
itu sendiri. Di sisi lain, Perseroan sebagai BUMN mengemban part of the areas. On the other hand, the Company as an
amanat untuk melaksanakan program tanggung jawab sosial SOE entrusted to implement corporate social responsibility
perusahaan (CSR) dalam bentuk Program Kemitraan dan (CSR) programs in the form of Partnership and Community
Bina Lingkungan (PKBL) sebagaimana diatur dalam Peraturan Development Program (PKBL) as stipulated in Regulation of the
Menteri BUMN Nomor: PER-05/MBU/2007 tanggal 27 Minister of SOEs No. PER-05/MBU/2007 dated April 27, 2007,
April 2007 yang telah diubah terakhir kali dengan Peraturan which lastly amended by Regulation of the Minister of SOEs
Menteri BUMN Nomor: PER-09/MBU/07/2015 tanggal No. PER-09/MBU/07/2015 dated July 3, 2015 concerning
3 Juli 2015 tentang Program Kemitraan dan Program Bina Partnership Program and Community Development Program of
Lingkungan Badan Usaha Milik Negara. Melalui pelaksanaan State Owned Enterprises. Through PKBL, the Company has the
PKBL, Perseroan berkesempatan untuk merancang dan opportunity to design and implement community development
melaksanakan program-program pengembangan komunitas programs based on the communitys needs to encourage
berbasis kebutuhan masyarakat untuk mendorong economic growth and self-reliance of the community around
pertumbuhan ekonomi dan kemandirian masyarakat sekitar the tourism destination.
kawasan destinasi pariwisata.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
53
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

LAPORAN DEWAN KOMISARIS


Report of the Board of Commissioners

Dewan Komisaris mendukung rencana Perseroan untuk Board of Commissioners supports the Companys plan
mengevaluasi kegiatan PKBL yang mampu memberikan to evaluate PKBL activities that can provide benefits to
manfaat bagi pengembangan sebuah destinasi pariwisata, development of a tourism destination, educate the community
mengedukasi masyarakat agar mendukung kegiatan to support development and tourism activities in those
pengembangan destinasi dan kegiatan pariwisata di destinasi destinations, as well as encourage the community to take
tersebut, serta mendorong masyarakat untuk berperan dan part in and to benefit directly from development of tourism
memperoleh manfaat langsung dalam pembangunan destinasi destinations and activities.
dan kegiatan pariwisata.

Perubahan Komposisi Dewan Komisaris Changes in the Composition of the Board of


Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN selaku Commissioners
RUPS PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Nomor: Based on Decision of the Minister of SOEs as GMS of PT
SK-215/MBU/10/2015 tanggal 2 November 2015 tentang Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) No. SK-215/
Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota MBU/10/2015 dated November 2, 2015 concerning Dismissal
Dewan Komisaris Perusahaan PT Pengembangan Pariwisata and Appointment of Board of Commissioners Members
Indonesia (Persero), komposisi Dewan Komisaris Perseroan of PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), the
mengalami perubahan dengan pengangkatan I Gede Ardika composition of the Companys Board of Commissioners
sebagai Komisaris Utama, dan Dadang Rizki Ratman, Triarko was changed with appointment of I Gede Ardika as President
Nurlambang serta Lalu Gita Ariadi sebagai Komisaris. Atas Commissioner, and Dadang Rizki Ratman, Triarko Nurlambang
nama jajaran Dewan Komisaris kami mengucapkan terima and Lalu Gita Ariadi as Commissioners. On behalf of Board of
kasih kepada bapak Sapta Nirwandar, bapak H. Dadan Wildan, Commissioners, we would like to thank Mr. Sapta Nirwandar,
bapak Suahasil Nazara dan bapak Ida Bagus Kade Subhiksu Mr. H. Dadan Wildan, Mr. Suahasil Nazara and Mr. Ida Bagus
sebagai Dewan Komisaris sebelumnya, atas sumbangsihnya Kade Subhiksu as the previous Board of Commissioners, for
selama ini terhadap kemajuan Perseroan. their contribution to the Companys development to date.

Apresiasi Appreciation
Akhirnya, atas nama Dewan Komisaris, kami menyampaikan Finally, on behalf of Board of Commissioners, we would like to
terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah express my gratitude for the support and trust of all shareholders
diberikan para pemegang saham dan seluruh pemangku and stakeholders of PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
kepentingan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero). (Persero). Our sincere appreciation goes to the Board of
Penghargaan yang tulus kami sampaikan kepada Direksi dan Directors and all employees who have worked hard with
seluruh karyawan yang telah bekerja keras dengan penuh dedication during this challenging year so that the Company
kesungguhan di tahun yang penuh tantangan ini sehingga can continue to maintain growth consistency and to increase
Perseroan dapat terus menjaga konsistensi pertumbuhan dan shareholder value.
meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

I Gede Ardika
Komisaris Utama
President Commissioner

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


54 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Duduk, kiri ke kanan | Seated, left to right

I Gede Ardika
Komisaris Utama | President Commissioner

Lalu Gita Ariadi


Komisaris | Commissioner

Triarko Nurlambang
Komisaris | Commissioner

Dadang Rizki Ratman


Komisaris | Commissioner

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
55
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

LAPORAN DIREKSI
Report of the Board of Directors

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


56 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Tahun 2015 adalah tahun


yang penting dimana seluruh
komponen Perseroan bekerja
keras membangun fondasi yang
solid dan berkonsolidasi untuk
melakukan lompatan besar
pertumbuhan.
The year of 2015 is an important year in
which all components of the Company
worked hard to build solid foundation and
to perform consolidation to make a giant
leap in its growth.

Abdulbar M. Mansoer
Direktur Utama
President Director

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
57
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

LAPORAN DIREKSI
Report of the Board of Directors

Di tahun 2015, kami harus bergerak cepat


mengkonsolidasikan kekuatan Perseroan untuk
melaksanakan tiga mandat utama dari Pemegang
Saham, yaitu optimalisasi pengelolaan kawasan
pariwisata Nusa Dua, percepatan pengembangan
kawasan pariwisata Mandalika Lombok, dan
mengembangkan destinasi pariwisata baru di
Indonesia.

In 2015, we have to move rapidly to consolidate the


Companys strengths in performing the three major
mandates of Shareholders which include the optimization
of Nusa Dua tourism site developments, the accelerated
growths of Mandalika Lombok tourism site, and the
development of new tourism destinations in Indonesia.

PARA PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU DEAR VALUED SHAREHOLDERS AND


KEPENTINGAN YANG TERHORMAT, STAKEHOLDERS,

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, With praises to God Almighty for His goodness and blessings,
karena atas rahmat dan karunia-Nya, PT Pengembangan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) has
Pariwisata Indonesia (Persero) telah melalui tahun 2015 completed the year of 2015 with a number of achievements
dengan sejumlah pencapaian yang semakin mengukuhkan which strengthen our optimism for the Companys business
optimisme kami akan keberlanjutan usaha Perseroan di sustainability in the future. On behalf of the Board of Directors
masa mendatang. Mewakili Direksi, perkenankanlah saya (BOD), please allow me to report the summary of the
melaporkan ringkasan kinerja Perseroan dan menyampaikan Companys performance and to briefly convey the Companys
secara singkat rencana-rencana strategis Perseroan ke depan strategic plans in the future to transform our Company into an
untuk bertransformasi menjadi perusahaan pengembang integrated tourism destination developer in Indonesia.
destinasi pariwisata terpadu Indonesia.

Perubahan Komposisi Direksi Changes in BOD Composition


Berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS Based on Decision Letter of Ministry of State Owned Enterprises
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pengembangan Pariwisata as the General Shareholders Meeting of PT Pengembangan
Indonesia Nomor: SK-198/MBU/10/2015 tanggal 22 Oktober Pariwisata Indonesia No. SK-198/MBU/10/2015 dated 22

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


58 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

70 %
Proyeksi peningkatan
aset Perseroan dengan
selesainya pengembangan
KEK Mandalika

The projection of the


Companys assets increase by
the completion of Mandalika
Touirsm SEZ construction

2015 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur October 2015 of the Termination, Changes in Nomenclature
Jabatan dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi of Position and Appointment of BOD Members of
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pengembangan Pariwisata PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, effective 22 October
Indonesia, maka efektif per tanggal 22 Oktober 2015 komposisi 2015 the composition of the Companys BOD has been
Direksi Perseroan mengalami perubahan dengan ditunjuknya changed with the appointment of Abdulbar M. Mansoer as the
Abdulbar M. Mansoer sebagai Direktur Utama serta Ngurah President Director and Ngurah Wirawan, Jatmiko K Santosa
Wirawan, Jatmiko K. Santosa dan Edwin Darmasetiawan and Edwin Darmasetiawan as a Director, respectively.
masing-masing sebagai Direktur.

Direksi dan seluruh karyawan mengucapkan terima kasih dan BOD and all employees express their gratitude and appreciation
apresiasi kepada bapak Ida Bagus Wirajaya, bapak Muhammad to Mr. Ida Bagus Wirajaya, Mr. Muhammad Fakhruddin and
Fakhruddin dan bapak I Nyoman Cakra, Direksi terdahulu yang Mr. I Nyoman Cakra, the former Directors, who have built the
telah membangun dasar-dasar pertumbuhan di Perseroan foundation of growth for the Company which has enabled the
yang memungkinkan Direksi baru dapat bergerak cepat new Directors to move rapidly to consolidate the Companys
mengkonsolidasikan kekuatan Perseroan untuk melaksanakan growth in performing the three major mandates of Shareholders
tiga mandat utama dari Pemegang Saham, yaitu optimalisasi which include the optimization of Nusa Dua tourism site
pengelolaan kawasan pariwisata Nusa Dua, percepatan developments, the accelerated growths of Mandalika Lombok
pengembangan kawasan pariwisata Mandalika Lombok, dan tourism site, and the development of new tourism destinations
mengembangkan destinasi pariwisata baru di Indonesia. in Indonesia.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
59
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

LAPORAN DIREKSI
Report of the Board of Directors

Tinjauan Ekonomi Global dan Industri Pariwisata Review of Global Economy and Tourism Industry
Pada tahun 2015, kondisi perekonomian global belum In 2015, global economic condition has not shown any signs
menunjukkan pemulihan. Goldman Sachs menyebut of recoveries. Goldman Sachs stated that global crisis already
gelombang krisis global telah memasuki babak ketiga, yang entered into the third phase, marked by the crisis which hit the
ditandai dengan krisis yang terjadi di negara berkembang. developing countries. China economy which has been the
Perekonomian Tiongkok yang selama ini menjadi jangkar center of global growth and has largely influenced the dynamics
pertumbuhan global dan sangat berpengaruh pada of the economy in developing countries has also suffered from
dinamika perekonomian negara berkembang, juga dilanda uncertainties. When China economy experiences a slow-
ketidakpastian. Jika perekonomian Tiongkok melambat, maka down, the countries in all regions would also be impacted as
seluruh negara kawasan akan terkena dampak negatifnya. well.

Tetapi krisis global tidak berdampak signifikan pada industri However, global crisis has no significant impact on tourism
pariwisata karena pariwisata telah menjadi bagian dari gaya industry since travelling has become the world lifestyle.
hidup masyarakat dunia. Berdasarkan survei yang dilakukan Based on the survey made by United Nations World Tourism
oleh United Nations World Tourism Organization (UNWTO), Organization (UNWTO), the needs of travelling have become
kebutuhan travelling kini telah menjadi prioritas tertinggi kedua the second highest priority after vehicle for middle income
setelah kendaraan bagi keluarga berpenghasilan menengah. class families.

Berdasarkan data UNWTO dalam laporan World Tourism Based on UNWTO data in the report of World Tourism
Barometer 2015, pergerakan wisatawan dunia ke berbagai Barometer 2015, the global tourists travel to various tourism
destinasi pariwisata tahun 2015 meningkat 3,5% dari 1,14 miliar destinations in increased to 3.5% from 1.14 billion in 2014 to
orang pada tahun 2014 menjadi 1,18 miliar orang. Dengan 1.18 billion people in 2015. Accordingly, within the last 4 years,
demikian, dalam 4 tahun terakhir pertumbuhan pariwisata global tourism progression has witnessed positive growth at an
global terus mengalami pertumbuhan positif rata-rata sebesar average of 4.6%.
4,6%.

Dari 1,18 miliar wisatawan global di tahun 2015, sebesar 23,4% Out of 1.18 billion of global tourists in 2015, a percentage
atau 277 juta orang berkunjung ke destinasi pariwisata di of 23.4% or 277 million people have visited the tourism
kawasan Asia Pasifik. Jumlah tersebut naik 4,8% dibandingkan destinations in Asia Pacific. The percentage increased by
tahun 2014 yang mencapai 264,4 juta orang. Mayoritas 4.8% compared to 2014 which reached 264.4 million people.
kunjungan ke kawasan Asia Pasifik adalah ke Asia Timur Laut For Asia Pacific, the majority of those visited North East Asia
seperti Jepang, Tiongkok, Korea dan Rusia (51,4%) dan Asia such as Japan, China, Korea and Russia (51.4%) and South
Tenggara (36,9%). Sisanya adalah ke Asia Selatan (6,6%) dan East Asia (36.9%). The remaining numbers visited South Asia
Oceania (5,1%). (6.6%) and Oceania (5.1%).

Data tahun 2013 menunjukkan pangsa pasar terbesar Data in 2013 shows that the largest market share in South East
Asia Tenggara dikuasai Thailand dengan jumlah kunjungan Asia is dominated by Thailand with a total of 26.5 million tourist
wisatawan sebanyak 26,5 juta orang (26,8%), diikuti oleh visits (26.8%), followed by Malaysia 25.7 million (26.0%) and
Malaysia 25,7 juta (26,0%) dan Singapura 15,5 juta (15,7%). Singapore 15.5 million (15.7%), whereas Indonesia is at the
Sedangkan Indonesia menempati posisi nomor 4 dengan 8,8 fourth position with a total of 8.8 million tourists (8.8%).
juta wisatawan (8,8%).

Meskipun hingga akhir tahun 2015 posisi Indonesia di Asia Despite the fact that until the end of 2015 Indonesias position
Tenggara masih tetap menempati peringkat keempat, tetapi in South East Asia was still on the fourth level, there were
terlihat adanya peningkatan daya saing pariwisata Indonesia improvements noted in the competitiveness of Indonesia
sebagaimana terlihat dari peningkatan peringkat Indonesia tourism as evidenced by Indonesias rank in the Report of
dalam Laporan Tourism Competitiveness Index (TCI) 2015 Tourism Competitiveness Index (TCI) 2015 from World
dari World Economic Forum (WEF). Dalam laporan tersebut, Economic Forum (WEF). In such report, WEF placed Indonesia
WEF menempatkan Indonesia pada peringkat 50, atau naik 20 at the 50th rank, or improving by 20 points compared to 2013
poin dari tahun 2013 yang berada di peringkat 70. Faktor-faktor at the 70th rank. The factors which support the competitiveness

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


60 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

yang mendukung peningkatan daya saing pariwisata Indonesia of Indonesia tourism includes among others the prices, natural
diantaranya adalah daya saing harga, kekayaan alam termasuk resources including biodiversity, and natural sites and world
keanekaragaman hayati, serta keberadaan situs-situs yang heritage.
menjadi warisan alam maupun warisan dunia.

Pada tahun 2015, jumlah kedatangan wisatawan mancanegara In 2015, the total foreign visitors to Indonesia reached 10.4
ke Indonesia telah mencapai 10,4 juta orang, meningkat 10,3% million of people, increasing by 10.3% compared to 9.4 million
dibandingkan 9,4 juta orang pada tahun 2014 dan 18,2% dari of people in 2014 and by 18.2% from 8.8 million people in
8,8 juta orang pada tahun 2013. Berangkat dari data historis 2013. Based on such historical data, the government has
tersebut pemerintah dengan optimis mencanangkan industri optimistically established tourism industry as one of the main
pariwisata sebagai salah satu penghasil devisa utama dengan revenue-generating sources by targeting an increase of 10
menargetkan peningkatan jumlah kedatangan wisatawan million foreign tourists in 2015 to 20 million tourists in 2019.
mancanegara dari 10 juta orang di tahun 2015 menjadi 20 juta In alignment with such target, in 2015 the government already
orang pada tahun 2019. Sejalan dengan target tersebut, pada established 10 tourism destination priorities with accelerated
tahun 2015 pemerintah telah menetapkan 10 destinasi wisata growth plans. One of which is Mandalika Lombok tourism site/
prioritas yang akan didorong percepatan pembangunannya. KPLM.
Salah satunya adalah Kawasan Pariwisata Mandalika Lombok
(KPLM).

Perseroan sebagai satu-satunya Badan Usaha Milik Negara The Company as the only state-owned enterprise engaged
(BUMN) yang bergerak di bidang pengembangan destinasi in tourism destination development is mandated to support
pariwisata, mengemban amanat untuk mendukung target such target made by the government. Based on Government
pemerintah tersebut. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Regulation No 50/2008, the Company has already developed
Nomor 50 tahun 2008, Perseroan telah mengembangkan 1,175 hectares of land at KPLM which, based on Government
lahan seluas 1.175 ha di KPLM yang berdasarkan PP No. 52 Regulation No. 52/2014, has been established as Tourism
Tahun 2014 ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Special Economy Zone/KEK. Decision Letter of Central
(KEK) Pariwisata. Surat Keputusan Bupati Lombok Tengah Lombok District No. 513 Year 2014 has appointed the Company
nomor 513 Tahun 2014 telah menetapkan Perseroan sebagai as the Developing and Managing Business Entity for Mandalika
Badan Usaha Pengembang dan Pengelola Kawasan Ekonomi Special Economy Zone in Central Lombok.
Khusus Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah.

Strategi dan Inisiatif Strategies and Initiatives


Tahun 2015 adalah tahun yang penting dimana seluruh The year of 2015 is an important year in which all components
komponen Perseroan bekerja keras membangun fondasi yang of the Company worked hard to build solid foundation and to
solid dan berkonsolidasi untuk melakukan lompatan besar perform consolidation to make a giant leap in its growth. Based
pertumbuhan. Berdasarkan pemetaan dan reality check kondisi on the mapping and reality check of the Companys overall
Perseroan secara keseluruhan, kami menetapkan beberapa condition, we established a number of strategic initiatives as
Inisiatif strategis sebagai berikut: follows:

1. Restrukturisasi Organisasi 1. Organizational Restructuring


Langkah pertama dalam proses konsolidasi adalah The first step in the consolidation process is organizational
penataan organisasi. Kami merancang struktur organisasi management. We develop an organizational structure
yang mampu menjawab tantangan pengembangan usaha which is capable of responding to challenges in the
Perseroan ke depan. Kebutuhan SDM terutama untuk Companys business development. The needs of human
mendukung percepatan proyek Mandalika dipenuhi dengan resources particularly for supporting Mandalika project
merekrut karyawan-karyawan baru. Untuk mengisi posisi- are met by recruiting new employees. To fill in the vacant
posisi yang tersedia dalam struktur organisasi yang baru, positions in the new organizational structure, the Company
dilakukan seleksi internal yang adil dan transparan dengan conducted fair and transparent internal selection assessed
proses assessment yang dilakukan PPM Manajemen untuk by PPM Management to find the right candidates.
mendapatkan kandidat yang tepat.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
61
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

LAPORAN DIREKSI
Report of the Board of Directors

2. Optimalisasi Nusa Dua 2. Optimization of Nusa Dua


Perseroan telah mengelola kawasan pariwisata Nusa Dua The Company has already managed Nusa Dua tourism site
selama lebih dari 40 tahun dengan capaian kinerja keuangan for more than 40 years with good financial and operational
dan operasional yang baik. Dari sebuah lahan kosong performance. Out of the uninhibited area of 350 hectares
seluas 350 hektar (ha), Perseroan membuat rencana of land, the Company has prepared a master plan for which,
induk, membangun sarana dan prasarana serta menata has built infrastructure and facilities and has divided the
kawasan menjadi lot-lot komersial yang siap disewakan areas into commercial lots which are ready for long term
jangka panjang kepada investor. Dapat dikatakan, seluruh leasing for investors. All of the commercial lots in Nusa Dua
lot di kawasan Nusa Dua telah menghasilkan pendapatan have generated income which up to present has become
yang hingga saat ini masih menjadi tulang punggung the main source of the Companys revenues.
pendapatan Perseroan.

Di Nusa Dua telah berdiri 19 hotel, pusat perbelanjaan, Nusa Dua already maintains 19 hotels, shopping centers,
museum, tempat pertunjukan budaya, lapangan golf, museums, cultural performance centers, golf course,
rumah sakit dan usaha pariwisata lainnya. Namun tingkat hospital, and other tourism businesses. However, the
kompetisi yang semakin ketat seiring bermunculannya tightening competition level with the mushrooming of new
destinasi pariwisata baru di Bali, Lombok dan daerah tourism destinations in Bali, Lombok, and other areas, has
lainnya, telah menurunkan tingkat hunian hotel-hotel di decreased the occupancy level in hotels in Nusa Dua within
Nusa Dua dalam dua tahun terakhir. Mengingat tidak ada the last two years. By considering that there is no other
lagi lahan di kawasan Nusa Dua yang dapat dikembangkan, portion of land left in Nusa Dua which could be further
dibutuhkan langkah-langkah inovatif untuk meningkatkan developed, the Company needs to make innovative steps
daya saing dan menambah sumber-sumber pendapatan to improve competitiveness and to create new revenue
(revenue streams) baru. streams.

Untuk mendukung strategi optimalisasi pengelolaan To support the management strategies of Nusa Dua
kawasan Nusa Dua, kami mengajak peran serta komunitas area optimization, we invited the participation of tenant
penyewa lahan (tenant) dengan membangun forum communities by building a communication forum with
komunikasi dengan tenant di semua tingkatan, baik di tenants in all levels, including General Manager (GM),
tingkat General Manager (GM), owners representative, owners representative, marketing communication,
marketing communication, chief engineer, chief chief engineer, chief security, and others. Intensive
security dan sebagainya. Komunikasi yang intensif akan communication would improve the effective role of the
meningkatkan efektivitas peran Perseroan sebagai regulator Company as the regulator and facilitator in the area.
dan fasilitator di kawasan.

3. Percepatan Mandalika 3. Acceleration of Mandalika


Proyek Mandalika berawal dari penyertaan modal negara Mandalika Project started from the state investment in the
ke Perseroan berupa saham 1.175 hektar (ha) eks-BPPN di Company in the form of 1,175 hectares of land previously
Mandalika, Lombok pada tahun 2008. Dari luasan lahan owned by BPPN in Mandalika, Lombok in 2008. A portion
tersebut, sebanyak 1.035 ha sudah mendapat status Hak of the land covering 1,035 hectares has obtained the Land
Pengelolaan Lahan (HPL) atas nama Perseroan, sementara Use Right/HPL under the Companys name, while 135.4
sebanyak 135,34 ha masih bermasalah. Inisiatif-inisatif hectares of land are still under dispute. The initiatives which
yang telah dilakukan untuk percepatan proyek Mandalika di have been taken by the Company to accelerate Mandalika
antaranya adalah: project include among others:
Pembentukan struktur organisasi baru setingkat Establishing new organizational structure at Directorate
Direktorat untuk proyek Mandalika di bawah Direktur level for Mandalika project under Development Director
Pengembangan. Integrating legal and land issues.
Integrasi permasalahan hukum dan lahan. Conducting beauty contest to find investors for portions
Menyelenggarakan beauty contest untuk mencari of land which have been clean and clear.
investor bagi lahan-lahan yang sudah clean and clear. Finalizing Detailed Engineering Design (DED).
Menyelesaikan Detailed Engineering Design (DED).

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


62 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Memulai proses pekerjaan sarana dan prasarana: Starting the process of building facilities and
jalan, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), instalasi infrastructure: streets, Solar Power Plant, clean water
pengolahan air bersih. system installation
Membangun hotel milik sendiri bekerja sama dengan Building its own hotel in cooperation with international
operator internasional sebagai pioneer pembangunan operator as the pioneer in the development of
kawasan Mandalika. Mandalika area.
Eksplorasi skema pembiayaan sebagai alternatif di luar Exploring the alternative financing scheme in addition
komitmen Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar to the State Capital Investment/PMN amounting to Rp
Rp 2,1 triliun. 2,1 trillion.

4. Pengembangan Destinasi Baru 4. Development of New Destinations


Dengan pengalaman panjang dan kompetensi yang With long experience and proven competence in managing
telah terbukti dalam mengelola kawasan Nusa Dua, Nusa Dua area, the Company has potentials in entering
Perseroan memiliki potensi memasuki model bisnis baru into a new business model as the developer of new tourism
sebagai pengembang destinasi pariwisata baru di seluruh destinations all over Indonesia. It could be achieved by
Indonesia. Hal ini dapat dilakukan dengan bekerja sama working in cooperation with regional governments, other
dengan pemerintah daerah, BUMN ataupun pihak swasta SOEs and private parties which maintain the assets,
yang memiliki aset, dimana Perseroan akan bekerja sama whereby the Company would cooperate to develop and
mengembangkan dan mengelola aset tersebut mulai dari manage such assets starting from planning, developing
perencanaan, pembangunan infrastruktur, pengoperasian infrastructure, operating or finding investors until creating
maupun mencari investor hingga menjadi sebuah destinasi new tourism destinations. At present the Company is
pariwisata baru. Saat ini Perseroan sedang menjajaki tiga exploring the opportunities of three new destinations in
lokasi destinasi baru bekerja sama dengan pemerintah cooperation with regional governments, other SOEs and
daerah, BUMN dan pihak swasta. private parties.

Ringkasan Kinerja Performance Summary


Kecuali pencapaian kinerja keuangan yang melaporkan Except for financial performance section which reports
pencapaian finansial pada akhir tahun buku 2015, secara the Companys financial performance for fiscal year end
ringkas kami ingin melaporkan pencapaian kinerja operasional 2015, we would also report the summary of the Companys
Perseroan hingga kuartal I 2016 untuk menggambarkan operational performance until first quarter 2016 to disclose
kesinambungan dari upaya-upaya konsolidasi dan percepatan the sustainability of consolidation efforts and the accelerated
program pengembangan yang telah kami laksanakan. growth programs that we have conducted.

Pencapaian kinerja Perseroan di Nusa Dua secara tidak The achievements made by the Company in Nusa Dua could
langsung dapat dilihat dari tingkat hunian hotel yang mencapai be evidenced by the hotel occupancy level which reached
66,13% pada kuartal 1 2016, lebih baik dibandingkan periode 66.13% in the first quarter of 2016, which is better compared
yang sama tahun 2015 yang mencapai 62,41%. Sedangkan to the same quarter in 2015 at 62,41%. While the room sales
nilai penjualan kamar mencapai US$ 39,9 juta, meningkat amounted to US$ 39,9 million, increasing by 6.1% compared
6,1% dibandingkan US$ 37,62 juta pada tahun 2015. Secara to US$ 37.62 million in 2015. In total, the number of tourists
total, jumlah wisatawan yang datang ke Nusa Dua baik arriving at Nusa Dua covering both domestic and foreign
wisatawan domestik maupun mancanegara mencapai 194 reached 194 million people, or an increase of 20% from 161.1
ribu orang, atau naik 20% dari 161,6 ribu orang di tahun 2015. thousand people in 2015. Accordingly, the market share
Dengan demikian, pangsa pasar Nusa Dua terhadap jumlah of Nusa Dua in terms of the number of tourist visits to Bali
wisatawan yang datang ke Bali mencapai 21,47% dan terhadap reached 21.47% and to Indonesia reached 10.03%.
nasional mencapai 10,03%.

Dalam proses penyelesaian masalah lahan di Mandalika, In the process of settling the land dispute in Mandalika, the
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah government of West Nusa Tenggara/NTB already facilitated
memfasilitasi pembentukan tim untuk melakukan uji klinis. the establishment of a team to perform clinical tests. Based
Berdasarkan hasil uji klinis pada akhir tahun 2015, sebanyak 16 on clinical tests at the end of 2015, there were 16 points of

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
63
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

LAPORAN DIREKSI
Report of the Board of Directors

titik dari 31 titik di atas lahan 135,14 ha yang bermasalah dapat 31 points located in disputed area of 135.14 hectares of land
diselesaikan (clean and clear). Sedangkan 14 titik sisanya which have been settled as clean and clear. The remaining 14
masih dalam proses penyelesaian. points are still under settlement process.

Bersamaan dengan proses penyelesaian masalah lahan, secara Along with the process of settling the land, beauty contest
simultan telah dilaksanakan beauty contest untuk mencari has been simultaneously conducted to find investors for areas
investor bagi lahan-lahan yang sudah berstatus clean and clear which have been declared as clean and clear with the total area
yang luasnya kurang lebih 400 ha. Sebanyak 4 investor terpilih of approximately 400 hectares of land. Four investors were
untuk menjalani proses tahap berikutnya. Selain itu, pada tahap selected to undergo the following stages. In addition, during the
persiapan dan perencanaan, pada Agustus 2015 Perseroan preparation and planning stage, in August 2015 the Company
berhasil menyelesaikan Detailed Engineering Design (DED). already completed Detailed Engineering Design (DED). The
Sementara pembuatan ruas jalan sepanjang 4 km di lahan construction of 4 km road within the clean-and-clear area has
yang sudah berstatus clean and clear juga telah diselesaikan. also been completed.

Proses pembangunan hotel The Lagoon District Mandalika The hotel development of The Lagoon District Mandalika Resort
Resort yang akan dioperasikan oleh Accor Hotels & Resort to be operated by Accor Hotels & Resort under Pullman brand
dengan brand Pullman memasuki proses pembuatan adendum has already entered into the phase of preparing addendum of
Hotel Consultancy Service Agreement (HCSA) perihal waktu Hotel Consultancy Service Agreement (HCSA) concerning
penandatanganan Hotel Management Agreement (HMA). the signing period of Hotel Management Agreement (HMA).
Proses kajian Quantity Surveyor (QS) Pre Tender sedang The Pre-Bidding Quantity Surveyor (QS) review process
dilakukan oleh CV Ratio yang telah dimulai sejak 7 Maret 2016 being performed by CV Ratio started since 7 March 2016 has
dengan kemajuan pekerjaan mencapai 36,36%. Sedangkan been progressing with 36.36% work completion. The hotel
proses pembangunan hotel The Golf District, Mandalika Resort development process of The Golf District hotel, Mandalika
yang akan dioperasikan oleh Club Med memasuki tahap kajian Resort which will be operated by Club Med is entering into the
bisnis dan QS yang telah dilakukan sejak 7 Maret 2016 oleh stage of business review and QS which has been conducted
AECOM dengan kemajuan pekerjaan sebesar 20%. since 7 March 2016 by AECOM with 20% progress.

Pada tanggal 30 Desember 2015 Perseroan telah menerima On 30 December 2015, the Company already received
pencairan PMN tahap I sebesar Rp 250 miliar. Dengan the liquidation of PMN phase I fund amounting to Rp 250
tersedianya dukungan dana PMN, dapat dilakukan percepatan billion. With the availability of PMN financial support, the
lebih lanjut. Di awal 2016 telah dibentuk struktur organisasi Company could proceed further with acceleration process.
baru di proyek Mandalika dan penyusunan Quick Wins In the beginning of 2016, the Company established a new
untuk menetapkan hal-hal yang dapat dilakukan segera secara organizational structure in Mandalika project and prepared
simultan. Quick Wins to determine the matters that could be performed
simultaneously.

Dari sisi kinerja keuangan, Perseroan membukukan In terms of financial performance, the Company recorded
pendapatan usaha sebesar Rp 207,24 miliar, meningkat operating revenue amounting to Rp207.24 billion, increasing by
29,6% dibandingkan Rp 159,88 miliar pada tahun 2014 29.6% compared to Rp159.8 billion in 2014 which generated
yang menghasilkan laba bersih sebesar Rp 96,37 miliar atau net income amounting to Rp96.37% billion or increasing by
naik 37,2% dibandingkan Rp 70,23 miliar pada tahun 2014. 37.2% compared to Rp 70.23 billion in 2014. While total assets
Sementara total aset meningkat 29,0% dari Rp 1,13 triliun pada increased by 29.0% from Rp1.13 trillion in December 2014 to
31 Desember 2014 menjadi Rp 1,45 triliun pada 31 Desember Rp 1.45 trillion as of 31 December 2015.
2015.

Tantangan yang Dihadapi Challenges Encountered


Kami telah memetakan tantangan-tantangan utama internal We already performed mapping of internal and external
maupun eksternal yang dihadapi Perseroan. challenges being encountered by the Company.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


64 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Pertama adalah regulasi yang dirasakan masih belum First, the regulations which are perceived as not providing full
mendukung penuh upaya investasi pengembangan destinasi support yet for the investment efforts in developing tourism
pariwisata. Beberapa potensi insentif fiskal dan non fiskal destinations. A number of fiscal and non-fiscal incentive
serta kemudahan-kemudahan investasi lainnya bagi penerima potentials and other investment facilities for the recipient of
status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) belum diatur dalam special economic zone/KEK status have not been governed
petunjuk pelaksanaan yang jelas dari instansi-instansi terkait. under clear implementation guidelines from related authorities.

Kedua adalah penyelesaian permasalahan lahan di Mandalika. Second, the settlement of land dispute in Mandalika which
Masalah lahan yang belum clear and clean menjadi hambatan has not been declared as clean and clear has hampered the
bagi masuknya investor yang menginginkan kepastian hukum. investors plans which demand legal certainties.

Ketiga adalah masalah pendanaan. Saat ini pemerintah telah Third, financing issue in which the government has been
berkomitmen menyuntikkan dana PMN sebesar Rp 2,1 triliun committed to injecting PMN fund amounting to Rp2.1 trillion for
untuk pengembangan Mandalika yang akan diterima Perseroan the development of Mandalika to be received by the Company
dalam jangka waktu 4 tahun. Namun Perseroan tetap harus within 4 years. However, the Company would still need to
mencari alternatif sumber-sumber pendanaan lain untuk find alternatives for other financing resources to perform the
melaksanakan pengembangan destinasi pariwisata di tempat development of tourism destinations in other locations.
lainnya.

Keempat adalah infrastruktur daerah untuk mendukung sebuah Fourth, the regional infrastructure to support a tourism
destinasi. Lombok sudah memiliki bandar udara internasional destination. Lombok already maintains a good international
yang bagus yang masih memungkinkan pengembangan lebih airport which still allows room for improvements to anticipate
lanjut untuk mengantisipasi kedatangan wisatawan dari Timur the arrival of tourists from Middle East and Europe through
Tengah dan Eropa melalui penerbangan langsung. Tetapi akses direct flights. However, the entry point available to Mandalika
jalan ke Mandalika saat ini masih berupa jalan desa yang belum is currently only a village road access which is not very well
representatif. Perjalanan wisatawan seringkali masih terhambat representative yet. The tourist visit journeys are oftentimes
oleh aktivitas masyarakat di pasar tumpah (pasar tepi jalan) congested by the local market activities on the side of the
bahkan terhenti bila sedang ada acara adat Nyongkolan. street and even blockaded during the Nyongkolan traditional
ceremony.

Prospek Ke Depan Future Prospects


Sebagai salah satu andalan pemerintah dalam menghasilkan As one of the featured assets of the government in generating
devisa, sektor pariwisata menjadi semakin penting karena income, the tourism sector has played a more important role
sektor lainnya seperti komoditas, minyak kelapa sawit dan since other sectors such as commodities, palm oil and oil
migas (minyak dan gas) dewasa ini tidak lagi menjadi sektor and gas have no longer been dependent upon due to the less
yang dapat diandalkan karena kondisi pasar global yang sulit predictable global market.
diprediksi. Sedangkan industri pariwisata terus memperlihatkan
pertumbuhan.

Saat ini wisatawan Tiongkok telah mencapai angka 100 At present China tourists have reached a number of 100 million
juta orang per tahun dengan tren yang terus meningkat. visitors per annum with its steadily increasing trend. Out of the
Dari segi jumlah, wisatawan Tiongkok sudah menggeser total numbers, China visitors already stepped ahead of visitors
wisatawan Jepang, Eropa dan Rusia. Wisatawan Tiongkok from Japan, Europe and Russia. China tourists have also
juga menunjukkan peningkatan nilai belanja. Jika sebelumnya shown increases in their incurred expenses. If previously they
mereka datang dalam rombongan tur yang ekonomis, kini arrived in a more economical tour group, they have now been
wisatawan Tiongkok sudah terdiferensiasi dan tinggal di resort differentiated with preferred stay at first class resorts such as
kelas satu di Bali seperti Ubud, Bulgari dan St. Regis. Ubud, Bulgari and St. Regis.

Jumlah wisatawan dari Rusia khususnya ke Bali juga The number of tourists from Russia to Bali particularly has
menunjukkan tren meningkat di tahun 2015. Hal ini tidak also shown an increasing trend in 2015. This is partly due to
terlepas dari kebijakan pemerintah yang mengeluarkan the government regulation based on Presidential Regulation

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
65
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

LAPORAN DIREKSI
Report of the Board of Directors

Peraturan Presiden Nomor 69 tahun 2015 tentang Bebas Visa no. 69/2015 of Free Entry Visa whereby Russian citizens
Kunjungan dimana warga Rusia dibebaskan dari kewajiban are exempt from having entry visa to Indonesia jurisdictions
memiliki visa kunjungan untuk memasuki wilayah Indonesia within a maximum period of 30 days. The free visas for other
dalam rangka kunjungan wisata paling lama 30 hari. Peraturan countries have also been issued by the government to augment
bebas visa kunjungan wisata bagi warga negara-negara lainnya the number of visits from foreign countries.
juga telah dikeluarkan pemerintah untuk meningkatkan
kunjungan wisatawan mancanegara.

Ini adalah prospek industri pariwisata Indonesia yang The future prospect of Indonesias tourism industry is targeted to
ditargetkan akan mencapai 20 juta pada tahun 2020 reach a number of 20 million visitors in 2020 with a projected
dengan proyeksi kenaikan 20% setiap tahunnya. Data BPS increase of 20% on an annual basis. BPS statistics show that
menunjukkan jumlah kedatangan turis mancanegara ke Bali the foreign visitors to Bali in 2015 reached 3.9 million people.
pada tahun 2015 mencapai 3,9 juta orang. Jika termasuk If domestic tourists are also taken into account, the numbers
wisatawan domestik maka akan mencapai lebih dari 4,5 juta would reach more than 4.5 million people. While Nusa Dua
orang. Artinya, pangsa pasar Bali mencapai lebih dari 40% received more than 20% from 4.5 million or 900 thousand
dari seluruh wisatawan yang datang ke Indonesia. Sementara tourists. In the future, Mandalika area is projected be visited by
Nusa Dua menerima sekitar 20% dari 4,5 juta atau 900 ribu 2 million tourists.
wisatawan. Ke depan, kawasan Mandalika diproyeksikan akan
dikunjungi 2 juta wisatawan.

Optimalisasi Nusa Dua Optimization of Nusa Dua


Di Nusa Dua, beberapa investasi yang sedang dan akan In Nusa Dua, a number of investments which are being and will
dikerjakan adalah peningkatan fungsi lagoon. Selain sebagai be developed include the improvements of lagoon function. In
fasilitas pengolahan limbah yang berbasis bioteknologi, lagoon addition to being a biotechnology-based waste management
Nusa Dua juga telah menjadi kawasan hijau yang menjadi facility, Nusa Dua lagoon has also become a green area which
tempat favorit persinggahan burung migrasi lintas benua. has become a favorite place for the cross-continent migration
Keunikan ini berpotensi dikembangkan menjadi tempat wisata temporary stop for birds. Such unique characteristics serve as
dan penelitian bagi para peneliti mancanegara. Selain itu, dalam potentials for tourism development and research for foreign
dua tahun ke depan Perseroan juga akan mengembangkan researchers. In addition, within the next two years, the Company
pulau Peninsula sebagai kawasan destinasi baru. would also develop Peninsula island as a new destination.

Sejalan dengan arah pengembangan Perseroan ke depan, In line with the Companys future development, we noted
kami melihat beberapa peluang untuk menambah sumber- several opportunities to augment the sources of income in
sumber pendapatan di Nusa Dua. Peluang pertama adalah Nusa Dua. The first opportunity is as the provider of utilities.
sebagai penyedia utilitas. Utilitas yang disediakan Perseroan The utilities provided by the Company in Nusa Dua are still
di Nusa Dua masih terbatas pada pengolahan air limbah dan limited to the management of liquid waste and irrigation.
irigasi. Perseroan dapat meningkatkan pendapatan dengan The Company could augment its income by providing clean
menyediakan fasilitas pengolahan air bersih dengan sistem water processing facilities by adopting the sea water reverse
pemurnian air laut (sea water reverse osmosis/SWRO), osmosis/SWRO, building city gas tunnel, building power plants
membangun jaringan gas bumi kota (city gas), membangun from alternative energy resources, and providing information
pembangkit listrik dari sumber energi alternatif, serta technology network and internet-based communication for all
menyediakan jaringan teknologi informasi dan komunikasi areas. The investment opportunities of being utilities provider
berbasis internet untuk seluruh kawasan. Peluang investasi could be developed by collaborating with other competent
penyediaan utilitas dapat bekerja sama dengan pihak lain yang parties.
mempunyai kompetensi di bidangnya.

Peluang kedua adalah sebagai pengembang properti. Perseroan The second opportunity is as a property developer. The
masih memiliki beberapa bidang tanah yang berlokasi di luar Company still owns several portions of land located outside
kawasan yang dapat dikembangkan sendiri atau bekerja sama the area which could be developed independently or in
dengan pengembang lain menjadi rumah tinggal, town house, cooperation with other developers to build housing areas, town
budget hotel, guest house, atau pusat retail. house, budget hotel, guest house, or retail stores.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


66 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Peluang ketiga adalah penyelenggara event. Setidaknya saat ini The third opportunity is as the event organizer. Currently there
ada dua event yang secara rutin diselenggarakan di Nusa Dua are at least two events which are routinely held in Nusa Dua
yaitu Nusa Dua Fiesta dan Bali Blues Festival. Nusa Dua Fiesta which are Nusa Dua Fiesta and Bali Blues Festival. Nusa Dua
saat ini masih terbatas sebagai sarana hiburan bagi masyarakat Fiesta is currently still limited to being a source of entertainment
sekitar. Kami melihat event ini memiliki potensi mendatangkan for locals. We consider this event is potentially attracting more
lebih banyak wisatawan dan menghasilkan benefit finansial tourists and generating financial and non-financial benefits if
maupun non-finansial jika dikemas dan dikelola lebih baik presented and managed better. Bali Blues festival which was
lagi. Sedangkan Bali Blues festival yang untuk pertama kalinya firstly held on 25 April 2015 could become a big world-scale
diselenggarakan pada 25 April 2015, akan menjadi event event. Bali Blues Festival would equal to Java Jazz as the
berkala berskala besar dan mendunia. Bali Blues Festival gathering event of world famous jazz maestro. The plus point
akan menjadi ajang setara Java Jazz yang menjadi tempat of Bali Blues Festival compared to Java Jazz is that the earlier
berkumpul maestro-maestro blues dunia. Kelebihan Bali Blues has a permanent home base in Peninsula Island, Nusa Dua.
Festival dibandingkan Java Jazz adalah memiliki lokasi tetap
(homebase) yaitu di Pulau Peninsula, Nusa Dua.

Pengembangan Destinasi Pariwisata Baru Development of New Tourism Destinations


Pengembangan destinasi baru tentu membutuhkan dukungan The development of new destinations would certainly need
pendanaan yang besar. Hal itu dapat diatasi dengan bersinergi high amount of financing. Such finance could be managed by
dengan BUMN lain, pemerintah daerah dan investor swasta, having a synergy with other state owned enterprises, regional
dimana Perseroan dapat berperan sebagai pengelola government and private investors, whereby the Company could
destinasi dengani pengetahuan dan keahlian yang dimiliki. play a role as destination manager with its knowledge and skills.
Keunikan kami adalah kemampuan membuat perencanaan, Our unique characteristic is our ability to prepare and develop
pembangunan infrastruktur dan pengelolaan destinasi yang infrastructure and manage tourism destinations without any
belum ada pembandingnya di Indonesia. other similar entities being found in Indonesia.

Proyeksi Keuangan pada tahun 2017 Mandalika sudah dapat Financial Projection in 2017, Mandalika will be able to
menyumbangkan pendapatan dan akan terus meningkat contribute revenues and will continue to rise replacing Nusa
menjadi kontributor utama menggantikan Nusa Dua. Selain Dua as the major contributor. Besides revenue, Mandalika area
pendapatan, kawasan Mandalika diproyeksikan akan is projected to double the Companys assets from the current
melipatgandakan aset Perseroan dari sekitar Rp 1,5 triliun saat balance of around Rp1.5 trillion to at least Rp 5 trillion. This will
ini menjadi minimal Rp 5 triliun. Ini akan menjadi lompatan be a quantum leap for the Company.
besar (quantum leap) bagi Perseroan.

Tata Kelola Perusahaan yang Baik Good Corporate Governance


Perjalanan panjang Perseroan selama lebih dari 40 tahun yang The Companys long journey for more than 40 years by
secara konsisten menjaga reputasinya membuat Perseroan consistently maintaining its reputation has made the Company
senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan prinsip- highly uphold the integrity values and good corporate
prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG) principles as the major foundation in
governance (GCG) sebagai landasan utama dalam setiap each of its business activities at all times. GCG practices in
kegiatan usahanya. Praktik tata kelola sesuai kebijakan dan compliance with the rules and regulations have been inherent
peraturan perundang-undangan telah melekat dalam sikap, in the behavior, attitude, thinking and working method of each
perilaku, pola pikir, dan cara kerja setiap karyawan. employee.

Sebagai BUMN, Perseroan juga harus menjaga akuntabilitas As a state owned enterprise, the Company is also required to
pengelolaan keuangan negara yang diperoleh melalu PMN maintain the accountability of state income management
sehingga implementasi GCG diharapkan dapat mencegah generated from PMN so that the implementation of GCG is
praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta expected to prevent the corruption, collusion and nepotism
meningkatkan fungsi pengawasan dalam pengelolaan practices, and improve the monitoring function in financial
keuangan. management.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
67
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

LAPORAN DIREKSI
Report of the Board of Directors

Perseroan berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip The Company is committed to implementing GCG principles
GCG dan terus berupaya meningkatkan kualitasnya dari and improving its quality from time to time. The assessment
waktu ke waktu. Hasil asesmen penerapan GCG tahun 2015 results of GCG implementation in 2015 by Bali Province
oleh Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Bali dengan capaian BPKP Office with the score achieved at 82.686 (Good
skor 82,686 (kategori Baik) menjadi pijakan awal bagi kami category) has become a preliminary step for us to perform
untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan tata kelola di improvements and refinements in good corporate governance
berbagai aspek organisasi sesuai rekomendasi yang diberikan. practices in various organizational aspects based on the given
Di dalam struktur organisasi yang baru, Perseroan akan recommendations. Under the new organizational structure,
memperkuat fungsi pengendalian intern dengan membentuk the Company would strengthen the internal control function
Komite Investasi dan Komite Manajemen Risiko. by establishing Investment Committee and Risk Management
Committee.

Pengembangan Sumber Daya Manusia Human Resources Development


Bagi kami, sumber daya manusia (SDM) memiliki peran For us, human resources (HR) play an important role in
penting dalam pencapaian tujuan Perseroan. Kekuatan achieving the Companys goals. Our strength lies on the human
kami adalah SDM yang memiliki pengalaman mumpuni resources with the proven experience in managing world class
dalam mengelola sebuah destinasi pariwisata kelas dunia. tourism destinations. Their competence, knowledge and ideas
Kompetensi, pengetahuan dan gagasan-gagasan mereka serve as priceless assets for us as one of the supporting pillars
adalah aset tak ternilai sebagai salah satu pilar pendukung for the Companys strong and global brand equity. Our human
brand equity Perseroan yang kuat dan berskala global. SDM resources are important assets for the Companys future
kami adalah modal penting bagi pengembangan bisnis business growth.
Perseroan ke depan.

Oleh karena itulah maka proses konsolidasi yang kami lakukan Therefore, the consolidation process which we performed
pada tahun 2015 diawali dengan penataan sistem pengelolaan in 2015 started with the comprehensive structuring of
SDM secara menyeluruh. Perseroan menunjuk konsultan human resources management. The Company appointed a
untuk melakukan pemetaan budaya perusahaan dan sistem consultant to perform the mapping of the Companys culture
pengelolaan SDM yang tepat berdasarkan best practice. Setiap and appropriate human resources management system based
karyawan diberikan kesempatan meningkatkan kompetensinya on best practices. Each employee is given opportunities to
dan memiliki jenjang karir yang jelas. Kami menyusun talent improve his/her competence with clear career paths. We
pool melalui proses evaluasi terhadap SDM yang tersedia established talent pool through an evaluation process over the
untuk mendapatkan kandidat terbaik untuk posisi terbaik (best available resources to select the best candidate for the best job.
candidate for the best job). Untuk menghadapi perkembangan To prepare for the Companys development in the next 5 years,
Perseroan 5 tahun ke depan, kami melakukan pemetaan we perform the mapping of competence of existing human
kompetensi SDM yang ada saat ini sebagai dasar untuk resources as a basis for designing HR training and development
merancang program-program pelatihan dan pengembangan programs to respond to business challenges encountered by
SDM untuk menjawab tantangan bisnis yang akan dihadapi the Company in the future.
Perseroan ke depan.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corporate Social Responsibility


Dalam perjalanan lebih dari 40 tahun, Nusa Dua telah menjadi During more than 40 years of journey, Nusa Dua has become
sebuah kawasan pariwisata berbasis akomodasi dengan an accommodation-based tourism destination with high
perputaran investasi dengan nilai yang sangat besar. Salah investment turnover. One of our responsibilities as the area
satu tanggung jawab kami sebagai pengelola kawasan adalah manager is maintaining a harmonious relationship with
menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar surrounding community living in the buffer zone villages. What
yang tinggal di desa-desa penyangga. Hal yang lebih penting is more important is ensuring that the surrounding community
adalah memastikan bahwa masyarakat sekitar sebagai salah as one of the stakeholders is not only watching but also taking a
satu pemangku kepentingan tidak hanya menjadi penonton, part in the area and enjoying the benefits of economic activities
tetapi juga ikut menjadi bagian dari kawasan dan menikmati as well.
perputaran ekonomi yang terjadi.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


68 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Melalui program-program tanggung jawab sosial perusahaan Through its Corporate Social Responsibility (CSR) programs,
atau Corporate Social Responsibility (CSR), kami berupaya we have made efforts to involve the surrounding communities
membudayakan masyarakat sekitar sehingga mereka bisa so that they could be actively participating as a part of the
secara aktif menjadi bagian dari sistem pendukung sebuah support system of a tourism destination area. Therefore, we
kawasan destinasi pariwisata. Oleh karena itu, kami membina have been developing the cooperation of public transport,
koperasi-koperasi angkutan, pedagang dan nelayan, sellers and fishermen, and also facilitating the establishment
memfasilitasi terbentuknya paguyuban pedagang acung, of association of street sellers, massagers and others. We have
pemijat dan sebagainya. Kami memberikan pelatihan bahasa also provided practical English lessons and educated them
Inggris praktis serta etika dan keramahan (hospitality) agar in hospitality and good manners so that they are ready and
mereka siap dan mampu menjadi bagian yang utuh dari capable of being an integral part of the destination area that we
destinasi yang kami kelola. Sebaliknya, wisatawan yang are currently managing. On the other hand, the tourists who
berinteraksi dengan mereka akan mendapat pengalaman dan are interacting with them would also have good experience and
kesan yang baik. impressions.

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial, Perseroan telah As a part of its corporate social responsibility, the Company
mempekerjakan penyandang difabel/berkebutuhan khusus has employed one personnel with special needs as one of our
yang berasal dari desa sekitar sebagai petugas kebersihan. cleaning service personnel. We encourage the hotels within
Kami mendorong hotel-hotel di kawasan untuk melakukan hal our management area to take similar actions as a message
yang sama sebagai pesan yang jelas kepada masyarakat bahwa clearly conveyed to public that people with disabilities could
penyandang difabel pun dapat menjadi orang yang berguna also contribute to other peoples benefits and become an
dan menjadi bagian penting dari komunitas. important part of society.

Kami juga memberikan beasiswa bagi 20 anak Mandalika We have also provided scholarships for 20 students from
untuk bersekolah di SMK Pariwisata Nusa Dua. Saat ini mereka Mandalika to study at Nusa Dua Vocational School. At present
telah menyelesaikan sekolahnya dan telah bekerja di Lombok. they have completed their study and have been working in
Pada saat proyek Mandalika sudah beroperasi, mereka dapat Lombok. Upon the commencement of Mandalika project, they
dipanggil untuk menjadi bagian dari kawasan Mandalika. could be summoned to participate in Mandalika area.

Untuk memenuhi kebutuhan transportasi, Perseroan To meet the needs of transportation, the Company provides
memberikan kesempatan bagi masyarakat desa penyangga opportunities for the people in the buffer zone villages to
yang ingin menjalankan usaha taksi. Perseroan memfasilitasi operate taxi service business. The Company facilitates the
dibentuknya 3 koperasi taksi dan menyediakan area central establishment of three taxi cooperation and provides central
parkir sebagai kantor koperasi dan pangkalan taksi. Sebagai parking area as the cooperation office and taxi pool. As the
taksi resmi kawasan, mereka dapat bekerja sama dengan official taxis, they can collaborate with the hotels in Nusa Dua
hotel-hotel di Nusa Dua berdampingan dengan taksi resmi to serve together with other official taxis. In the future, the taxi
lainnya. Ke depan, para pengemudi taksi akan kami tingkatkan drivers competence would be improved by the safety driving,
kompetensinya dengan memberikan pelatihan safety driving, hospitality and basic English lessons.
hospitality dan bahasa Inggris dasar.

Masyarakat di sekitar kawasan, baik di Nusa Dua maupun di Many of the households near the areas, both in Nusa Dua and
Mandalika, banyak yang menjalankan usaha penginapan Mandalika, are running simple and cheap homestay businesses
sederhana dan murah (homestay) dengan memanfaatkan by making use of the available rooms in their houses. Generally
kamar-kamar di rumahnya. Umumnya kondisinya masih jauh the lodging conditions are still far below the decent service
di bawah standar pelayanan yang memadai dan belum dikelola standards and have not been professionally managed. Yet, as
secara profesional. Padahal, usaha homestay sangat berpotensi a matter of fact, homestay business is potentially improving the
meningkatkan perekonomian desa karena akan ada begitu village economic condition since backpacker visits in those
banyak multiplier effect dari kedatangan wisatawan backpacker homestays would create many multiplier effects. For instance,
yang menginap di sana. Sebagai contoh, akan bermunculan many small businesses would also be growing such as food
usaha-usaha kecil warung makan, laundry, pemandu wisata stalls, laundry service, tourist guides and transportation service
dan transportasi (ojek dan sewa sepeda motor). (bike taxi and motorcycle rental service).

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
69
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

LAPORAN DIREKSI
Report of the Board of Directors

Melihat potensi yang begitu besar, maka Perseroan menyusun By identifying such large potentials, the Company has prepared
modul program penataan fasilitas penginapan masyarakat a module of homestay facilities management program which
yang akan kami laksanakan di tahun 2016. Program tersebut will be launched in 2016. The program includes assistance for
mencakup bantuan untuk renovasi fisik serta pelatihan standar physical renovation and standard service training and simple
pelayanan dan manajemen keuangan sederhana. Saat ini financial management training. At present we are approaching
kami sedang melakukan pendekatan dengan Bank Tabungan Bank Tabungan Negara (BTN) to participate in supporting this
Negara (BTN) untuk ikut mendukung program ini dimana BTN program in which BTN would provide the renovation financing
akan menyediakan kredit pembiayaan renovasi, sedangkan credit, while the Company would provide advance payment
Perseroan akan memberikan bantuan pinjaman uang muka loan with very low interest and various training and guidance
berbunga sangat ringan serta berbagai program pelatihan dan programs through PKBL program.
pendampingan melalui program PKBL.

Rencana lainnya adalah program rutin setiap dua bulan sekali Other services include bimonthly routine program to invite a
mengundang sejumlah guru Sekolah Dasar (SD) untuk tinggal number of elementary school teachers to stay for two day visits
selama dua hari di Nusa Dua. Mereka akan diajak melihat in Nusa Dua. They would be invited to see various activities in
berbagai aktivitas di Nusa Dua termasuk mempelajari standar Nusa Dua including learning the cleanliness standard and first
kebersihan dan pelayanan kelas satu dari hotel-hotel di Nusa class service of hotels in Nusa Dua, and enjoy various tourism
Dua, serta menikmati berbagai kegiatan pariwisata. Kami activities. We believe that after returning to their schools, the
yakin, setelah kembali ke sekolahnya, para guru SD tersebut elementary school teachers would have many stories to share
punya banyak cerita untuk dibagikan kepada murid-muridnya to their students about Nusa Dua, which is a priceless long term
mengenai Nusa Dua. Ini adalah investasi jangka panjang yang investment for the Company and also for Bali tourism industry.
tak ternilai bagi Perseroan dan juga bagi industri pariwisata Bali.

Apresiasi Appreciation
Mengakhiri laporan ini, atas nama Direksi saya ingin As the closing of the report, on behalf of the Board of Directors
menyampaikan terima kasih kepada Pemegang Saham, I would like to express my gratitude to shareholders, Board of
Dewan Komisaris, serta seluruh pemangku kepentingan Commissioners, and other stakeholders for their support and
lainnya atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan. trust. I would also like to convey my appreciation to all employees
Saya sampaikan penghargaan kepada segenap karyawan of PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) for their
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) yang hard work in preparing ourselves to welcome our future growth
telah bekerja keras untuk mempersiapkan diri menyongsong opportunities. I believe, with the support from all parties, the
peluang pertumbuhan Perseroan di masa depan. Saya yakin, Company would have sustainable growth so as to create added
dengan dukungan semua pihak, Perseroan akan tetap tumbuh values for shareholders, to give meaningful contribution for the
secara berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan nilai development of tourism industry developments in Indonesia,
bagi Pemegang Saham, memberi kontribusi bermakna bagi and to generate benefits for public as well.
perkembangan industri pariwisata Indonesia dan memberikan
manfaat yang besar bagi masyarakat.

Abdulbar M. Mansoer
Direktur Utama
President Director

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


70 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Duduk, kiri ke kanan | Seated, left to right

Abdulbar M. Mansoer
Direktur Utama | President Director

Jatmiko K. Santosa
Direktur | Director

Edwin Darmasetiawan
Direktur | Director

Ngurah Wirawan
Direktur | Director

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
71
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

Pada tahun 2015, jumlah kedatangan wisatawan


mancanegara ke Indonesia telah mencapai 10,4 juta
orang, meningkat 10,3% dibandingkan 9,4 juta orang
pada tahun 2014 dan meningkat 18,2% dari 8,8 juta
orang pada tahun 2013
In 2015, the number of tourist arrivals in Indonesia reached 10.4 million, an
increase of 10.3% compared to 9.4 million in 2014 and grew by 18.2% from 8.8
million in 2013

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


72 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Pembahasan
dan Analisis
Manajemen
Management Discussion
and Analysis

Daftar Isi | Table of Contents

74 TINJAUAN OPERASIONAL 100 INFORMASI KEUANGAN YANG 102 INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL
Operational Review MENGANDUNG KEJADIAN YANG YANG MENGANDUNG BENTURAN
75 TINJAUAN EKONOMI GLOBAL DAN BERSIFAT LUAR BIASA KEPENTINGAN DAN/ATAU
INDUSTRI PARIWISATA Financial Information Containing TRANSAKSI DENGAN PIHAK
Global Economic and Tourism Industry Extraordinary Event AFILIASI
Review 100 INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL Material Transaction Involving Conflict
80 TINJAUAN USAHA YANG TERJADI SETELAH TANGGAL of Interest and/or Affiliated-Party
Business Overview LAPORAN AKUNTAN Transaction
90 TINJAUAN KEUANGAN Subsequent Event 1 02 PERUBAHAN PERATURAN
Financial Review 1 00 KEBIJAKAN DIVIDEN PERUNDANG-UNDANGAN YANG
91 LAPORAN POSISI KEUANGAN Dividend Policy BERPENGARUH SIGNIFIKAN
Statements of Financial Position 101 PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM TERHADAP PERSEROAN
92 LAPORAN LABA RUGI DAN OLEH KARYAWAN DAN/ATAU Changes in the Laws and Regulations
PENGHASILAN KOMPREHENSIF MANAJEMEN (ESOP/MSOP) with Significant Impact on the Company
LAIN Employee and/or Management Stock 1 03 PERUBAHAN KEBIJAKAN
Statements of Profit or Loss and Other Option Program (ESOP/MSOP) AKUNTANSI YANG DITERAPKAN
Comprehensive Income 101 REALISASI PENGGUNAAN DANA PERSEROAN PADA TAHUN BUKU
96 LAPORAN ARUS KAS HASIL PENAWARAN UMUM 2015
Statements of Cash Flows Realization of Use of Proceeds from Changes in Accounting Policies Applied
97 RASIO-RASIO KEUANGAN Public Offering by the Company in Financial Year 2015
Financial Ratios 101 PENYERTAAN MODAL NEGARA 103 KETAATAN SEBAGAI WAJIB PAJAK
97 PENCAPAIAN TARGET TAHUN 2015 State Investment Tax Compliance
Achievement of 2015 Targets 102 INFORMASI MATERIAL MENGENAI 103 TINGKAT KESEHATAN PERUSAHAAN
98 RENCANA TARGET TAHUN 2016 INVESTASI, EKSPANSI, DIVESTASI, Corporate Soundness Level
Targets Plan for 2016 PENGABUNGAN/PELEBURAN 1 04 PROSPEK USAHA
99 STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN USAHA, AKUISISI ATAU Business Prospect
MANAJEMEN ATAS STRUKTUR RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL 108 SUMBER DAYA MANUSIA &
MODAL Investment, Expansion, Divestment, TEKNOLOGI INFORMASI
Capital Structure and Management Policy Business Merger/Consolidation, Human Capital & IT
on Capital Structure Acquisition, or Debt/Capital 1 09 SUMBER DAYA MANUSIA
100 IKATAN MATERIAL UNTUK Restructuring Human Resources
INVESTASI BARANG MODAL 118 TEKNOLOGI INFORMASI
Material Commitment for Capital Information Technology
Expenditure

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
73
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN
OPERASIONAL
Operational Review

Di tahun 2015 pendapatan utama In 2015, the Companys main


Perseroan masih berasal dari revenue was still derived
Kawasan Pariwisata Nusa Dua, from Nusa Dua Tourism Area,
sedangkan Kawasan Pariwisata while the Mandalika Resort
Mandalika di Lombok saat ini masih in Lombok is currently under
dalam tahap pengembangan. development.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


74 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

TINJAUAN EKONOMI GLOBAL DAN INDUSTRI GLOBAL ECONOMIC AND TOURISM INDUSTRY
PARIWISATA REVIEW

Pada tahun 2015, kondisi perekonomian global belum In 2015, the global economy has yet to show recovery indication.
menunjukkan perbaikan. Krisis ekonomi sudah terlihat secara The economic crisis has influenced many countries, both
menyeluruh di berbagai negara, mulai dari negara maju seperti developed countries such as the United States (US), European
Amerika Serikat (AS), negara-negara Eropa, Tiongkok, Rusia, countries, China, Russia, and developing countries such as
sampai negara berkembang seperti Indonesia. Dampak krisis Indonesia. The crisis also has strong impact on the worlds oil
juga sangat dirasakan negara-negara produsen minyak dunia producing countries such as Saudi Arabia, Venezuela, Iran, and
seperti Arab Saudi, Venezuela, Iran, dan negara-negara teluk. Gulf countries.

Dampak resesi ekonomi terlihat jelas pada penurunan harga The impact of the economic recession is evident in the declining
bahan bakar industri seperti minyak mentah dan batubara industrial fuel prices such as crude oil and coal has been
yang terus menuju titik terendah sepanjang sejarah, juga harga plunging to the lowest point in history, also prices of industrial
bahan baku industri dan komoditas seperti karet dan minyak raw materials and commodities such as rubber and palm oil.
kelapa sawit. Melemahnya produksi di negara-negara industri The weakening production in the industrialized countries and
dan merosotnya nilai ekspor dari negara-negara penghasil the falling value of exports from countries producing primary
komoditas utama dunia telah menimbulkan efek domino yang commodities world have triggered widespread domino effect;
meluas; gelombang PHK di mana-mana, turunnya tingkat layoffs everywhere, decreasing people income, and rising prices
pendapatan masyarakat, dan meningkatnya harga kebutuhan of basic necessities.
pokok.

Tetapi krisis global tidak berdampak signifikan pada industri However, the global crisis had no significant impact on
pariwisata karena pariwisata telah menjadi bagian dari gaya the tourism industry because tourism has become part of
hidup masyarakat dunia. Berdasarkan survey yang dilakukan the lifestyle of the world community. According to a survey
oleh United Nations World Tourism Organization (UNWTO), conducted by the United Nations World Tourism Organization
kebutuhan travelling kini telah menjadi kebutuhan prioritas (UNWTO), the needs for traveling has now become a
kedua setelah kendaraan bagi keluarga berpenghasilan secondary necessity to vehicles for middle-income families.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
75
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN OPERASIONAL
Operational Review

menengah. Dalam Laporan World Tourism Barometer 2015 The 2015 Report of the World Tourism Barometer released
yang dirilis UNWTO dinyatakan bahwa pergerakan wisatawan by UNWTO stated that global tourists movement to various
dunia ke berbagai destinasi pariwisata pada tahun 2015 tourism destinations in 2015 still increased by 3.5% from
masih mengalami peningkatan sebesar 3,5% dari 1,14 miliar 1.14 billion people in 2014 to 1.18 billion people, although the
orang pada tahun 2014 menjadi 1,18 miliar orang, meskipun increase is lower than the average growth rate in the last 4 years
peningkatannya lebih rendah dari tingkat pertumbuhan rata- at 4.6%.
rata dalam 4 tahun terakhir sebesar 4,6%.

Kunjungan Wisata Global (juta)


Global Tourist Traffic (million)

Average Growth 4,6% 54,1 4,6%


52,4 53,1 4,5%
51,6 54,9
51,7 55,8 190,7 16,1%
52,9 181,7
167,9
162,7

264,4 277 23,4%


248,1 6,6%
233,5 6,3%
4,8%

Eropa Europe
563,4 580,3 609,1 51,4%
534,4 Asia dan Pasifik
C PT Indonesia Tourism Development Corporation Asia and the Pacific
Amerika Americas
Sumber Source: Afrika Africa
Rencana Jangka Panjang 2016 ITDC Timur Tengah
ITDC Long-Term Plan 2016) Middle East

2012 2013 2014 2015

Dari 1,18 miliar wisatawan global di tahun 2015, sebesar 23,4% Out of 1.18 billion global tourists in 2015, 23.4% or 277 million
atau 277 juta orang berkunjung ke destinasi pariwisata di people visited tourism destinations in the Asia Pacific region.
kawasan Asia Pasifik.

Market Share Kunjungan Wisata


Travel Market Share
4,6% 6,6%
4,5% 5,1%
16,1%

51,4%
51,4%
Eropa Europe Asia Timur Laut
Asia dan Pasifik 36,9% North-East Asia
Asia and the Pacific Asia Tenggara
23,4% Amerika Americas South-East Asia
Afrika Africa Oceania Oceana
Timur Tengah Asia Selatan
Middle East South Asia

Global Asia Pacific


Sumber Source:
Rencana Jangka Panjang 2016 ITDC ITDC Long-Term Plan 2016)

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


76 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Jumlah tersebut meningkat 4,8% dibandingkan tahun 2014 This number increased by 4.8% compared to 2014 that reached
yang mencapai 264,4 juta orang. Mayoritas kunjungan ke 264.4 million people. The majority of visits to the Asia-Pacific
kawasan Asia Pasifik adalah ke Asia Timur Laut seperti Jepang, region were to Northeast Asia such as Japan, China, Korea and
Tiongkok, Korea dan Rusia (51,4%) dan Asia Tenggara (36,9%). Russia (51.4%) and Southeast Asia (36.9%). The remaining
Sisanya adalah ke Asia Selatan (6,6%) dan Oceania (5,1%). visited South Asia (6.6%) and Oceania (5.1%).

Kunjungan Wisata ke Asia Pasific (juta)


Tourist Travel to Asia Pacific (million)
5,9%
Average Growth 18,3 6,6%
17,6 14,2 5,1%
15,5 13,2
14,6 12,5
11,9 10,6%
102,2 36,9%
97,3
84,2 93,1
5,0%
4,5%

Asia Timur Laut


127 136,3 142,3 51,4%
122,8 North-East Asia
Asia Tenggara
South-East Asia
Oceania Oceana
Sumber Source:
Rencana Jangka Panjang 2016 ITDC Asia Selatan
ITDC Long-Term Plan 2016) South Asia

2012 2013 2014 2015

Data tahun 2013 menunjukkan pangsa pasar terbesar Asia Data for 2013 showed the largest market share of Southeast
Tenggara didominasi oleh Thailand dengan jumlah kunjungan Asia was dominated by Thailand with the number of tourists
wisatawan sebanyak 26,5 juta orang (26,8%), diikuti oleh visit was 26.5 million people (26.8%), followed by Malaysia
Malaysia 25,7 juta (26,0%) dan Singapura 15,5 juta (15,7%). at 25.7 million (26.0%) and Singapore 15.5 million (15.7%).
Sedangkan Indonesia menempati posisi nomor 4 dengan 8,8 While Indonesia ranked fourth with 8.8 million visitors (8.8%).
juta wisatawan (8,8%).

Pangsa Pasar Kunjugan Wisatawan Asia Tenggara 2013


Market share of Tourist visits to Southeast Asia in 2013

Pangsa Pasar Perolehan Devisa


Negara Jumlah Wisatawan
Market Share Foreign Exchange Earnings
Country Number of Tourist
(%) (juta|million US$)
Thailand 26.547.000 27,80 42.080

Malaysia 25.715.000 25,96 21.018

Singapura Singapore 15.500.000 15,65 18.953

Indonesia 8.802.129 8,88 9.337

Vietnam 7.572.000 7,64 7.503

Filipina The Philippines 4.681.000 4,72 4.683

Kamboja Combodia 4.210.000 4,25 2.660

Laos Lao 3.779.490 3,81 -

Myanmar 2.040.000 2,06 926

Brunei Darussalam 225.000 0,23 -

Jumlah | Total 99.071.619 100,00

Pangsa Pasar Kunjugan Wisatawan Asia Tenggara 2013


Market share of Tourist visits to Southeast Asia in 2013
Sumber Source: Rencana Jangka Panjang 2016 ITDC ITDC Long-Term Plan 2016)

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
77
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN OPERASIONAL
Operational Review

Meskipun hingga akhir tahun 2015 posisi Indonesia di Asia Although by the end of 2015 Indonesias position in Southeast
Tenggara masih tetap menempati peringkat keempat, tetapi Asia was still in fourth place, Tourism Competitiveness Index
Laporan Tourism Competitiveness Index (TCI) 2015 dari World (TCI) 2015 Report of the World Economic Forum (WEF) noted
Economic Forum (WEF) mencatat adanya peningkatan daya an increase in Indonesian tourism competitiveness. In the
saing pariwisata Indonesia. Dalam laporan tersebut, WEF report, the WEF positioned Indonesia at 50th rank, jumped by
menempatkan Indonesia pada peringkat ke-50, atau naik 20 20 positions from 70th rank in 2013. Supporting factors of the
poin dari tahun 2013 yang berada di peringkat ke-70. Faktor- increasing competitiveness of Indonesian tourism consist of
faktor yang mendukung peningkatan daya saing pariwisata price competitiveness, natural resources including biodiversity,
Indonesia diantaranya adalah daya saing harga, kekayaan alam as well as the existence of natural heritage and world heritage
termasuk keanekaragaman hayati, serta keberadaan situs-situs sites.
yang menjadi warisan alam maupun warisan dunia.

Pada tahun 2015, jumlah kedatangan wisatawan mancanegara In 2015, the number of tourist arrivals in Indonesia reached 10.4
ke Indonesia telah mencapai 10,4 juta orang, meningkat 10,3% million, an increase of 10.3% compared to 9.4 million in 2014
dibandingkan 9,4 juta orang pada tahun 2014 dan meningkat and grew by 18.2% from 8.8 million in 2013. The majority of the
18,2% dari 8,8 juta orang pada tahun 2013. Jumlah wisatawan tourists came from Singapore, followed by Malaysia, Australia,
terbesar datang dari Singapura, disusul Malaysia, Australia, China, Japan, Korea, India, the Philippines, the United States
Tiongkok, Jepang, Korea, India, Filipina, Amerika Serikat dan and the United Kingdom.
Inggris.

Singapura Singapore

Malaysia

Australia

Tiongkok/Cina China

Jepang Japan

Korea

India Jumlah Wisatawan Mancanegara


ke Indonesia Berdasarkan Kebangsaan
tahun 2014
Filipina Philippines Worldwide tourists to Indonesia
by Nationality in 2014
Amerika Serikat USA
Sumber Source:
Rencana Jangka Panjang 2016 ITDC
Inggris England ITDC Long-Term Plan 2016)

300.000 600.000 900.000 1.200.000 1.500.000

Dalam kurun waktu 2012 2014, tamu yang menginap di hotel During 2012 2014, guests staying at the luxury hotels in
bintang di Indonesia mengalami kenaikan yang bermakna. Di Indonesia considerably increased. In 2013 the number of
tahun 2013 jumlah tamu asing tercatat meningkat signifikan registered foreign guests grew significanty by 62% or 3.6
yaitu sebesar 62% atau 3,6 juta orang. Sedangkan tamu lokal million guests. While local guests increased by 53% or 13.3
meningkat sebesar 53% atau 13,3 juta orang. Tingkat hunian million guests. The room occupancy rate at the luxury hotels
kamar pada hotel bintang juga mengalami kenaikan dalam 10 also increased in the last 10 years. At the end of 2014, the room
tahun terakhir. Pada akhir tahun 2014, tingkat hunian kamar occupancy rate reached an average of 52.56%. The highest
rata-rata mencapai 52,56%. Tingkat hunian paling tinggi terjadi occupancy rate was in Bali with an average of 59.88%.
di Bali dengan rata-rata sebesar 59,88%.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


78 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

65,00
DKI Jakarta
60,00 Jawa Barat West Java
Bali
55,00
51.25 51.55 52.22 52.56 Nusa Tenggara Barat West Nusa Tenggara
50,00 Rata-rata Indonesia Indonesia Average

Tingkat Hunian Kamar Hotel Bintang di


45,00 Indonesia 2004 2014
Room Occupancy Rate of Star Hotels in
40,00 Indonesia 2004 - 2014

35,00 Sumber Source:


Rencana Jangka Panjang 2016 ITDC
ITDC Long-Term Plan 2016)
30,00
2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014

Berdasarkan data historis tersebut, pemerintah optimis Based on the above historical data, the government is
mencanangkan industri pariwisata sebagai salah satu optimistic to launch the tourism industry as one of the main
penghasil devisa utama dengan menargetkan peningkatan foreign exchange earners by targeting an increase in the
jumlah kedatangan wisatawan mancanegara dari 10 juta orang number of foreign tourist arrivals from 10 million in 2015 to 20
di tahun 2015 menjadi 20 juta orang pada tahun 2019. million by 2019.

Sejalan dengan target tersebut, pada bulan September 2015, In line with the target, in September 2015, the government
pemerintah telah menetapkan 10 destinasi wisata yang menjadi launced 10 priority tourism destination developments in 2016.
prioritas pengembangan pada tahun 2016. Kesepuluh daerah The ten areas are Lake Toba North Sumatra, Mandalika
itu adalah Danau Toba - Sumatra Utara, Mandalika - Nusa West Nusa Tenggara (NTB), Morotai North Maluku, Tanjung
Tenggara Barat (NTB), Morotai - Maluku Utara, Tanjung Lesung Lesung Banten, Labuan Bajo East Nusa Tenggara, the
- Banten, Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur, Kepulauan Thousand Islands DKI Jakarta, Wakatobi Southeast
Seribu - DKI Jakarta, Wakatobi - Sulawesi Tenggara, Kepulauan Sulawesi, Belitung Islands, and Yogyakarta.
Belitung, dan Yogyakarta.

Pembangunan 10 destinasi pariwisata tersebut ditargetkan The development of the 10 tourism destinations is targeted to
mampu meningkatkan penerimaan devisa negara dari sektor increase foreign exchange income from tourism sector from
pariwisata dari saat ini sebesar US$ 10 miliar menjadi US$ the current US$ 10 billion to US$ 20 billion within the next five
20 miliar dalam lima tahun ke depan. Selain peningkatan years. In addition to the increase in foreign exchange earnings,
penerimaan devisa, perekonomian daerah juga akan the regional economy will also be encouraged by the increasing
terdorong dengan banyaknya kunjungan wisatawan yang akan numbers of tourists who will spend money for transportation,
membelanjakan uangnya untuk transportasi, penginapan, lodging, meals, souvenirs and gifts.
makan, cendera mata dan oleh-oleh.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk mendorong Various efforts have been made by the government to boost
sektor pariwisata. Diantaranya adalah dengan menambah tourism. Among them is to offer visa-free travel for up to 45
jumlah negara bebas visa kunjungan ke Indonesia hingga additional countries. To date, Indonesia has offered visa-free
45 negara. Sampai saat ini, sudah ada 90 negara bebas visa travel to 90 countries. In addition, the government has also
ke Indonesia. Selain itu, pemerintah juga telah menetapkan launched tourism as a leading sector of the regional economy
pariwisata sebagai sektor terdepan perekonomian daerah so that if a region is designated as a national strategic tourism
sehingga apabila suatu daerah telah ditetapkan sebagai area then all government agencies must support, in terms of
kawasan strategis pariwisata nasional maka seluruh instansi transportation infrastructure, security, and licensing.
pemerintah wajib mendukung, baik dari sisi sarana prasarana
transportasi, jaminan keamanan, serta kepastian aturan
perizinan.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
79
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN OPERASIONAL
Operational Review

Perseroan sebagai satu-satunya Badan Usaha Milik Negara The Company as the only State-Owned Enterprise (SOE)
(BUMN) yang bergerak di bidang pengembangan destinasi engaged in tourism destinations development, assumes the
pariwisata, mengemban amanat untuk mendukung target responsibility to support the governments targets. Based on
pemerintah tersebut. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Government Regulation (PP) No. 50 of 2008, the Company
Nomor 50 tahun 2008, Perseroan telah mengembangkan has developed an area of 1,175 ha in KPML which based on
lahan seluas 1.175 ha di KPML yang berdasarkan PP No. 52 PP No. 52 of 2014 is designated as a Special Economic Zone
Tahun 2014 ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (SEZ) in Tourism. Decision of Regent of Central Lombok
(KEK) Pariwisata. Surat Keputusan Bupati Lombok Tengah No. 513 of 2014 assigned the Company as a Developer and
nomor 513 Tahun 2014 telah menetapkan Perseroan sebagai Manager of Mandalika Special Economic Zone in Central
Badan Usaha Pengembang dan Pengelola Kawasan Ekonomi Lombok Regency.
Khusus Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah.

TINJAUAN USAHA BUSINESS OVERVIEW

Produk Perseroan dikelompokkan atas produk utama, yaitu The Companys products are categorized as main product,
jasa penyewaan lahan, dan produk tambahan yaitu jasa which is land leasing services, and complementary products,
pengelolaan air, pemeliharaan kawasan/asesmen, dan which are water management services, area maintenance/
penyertaan (investasi). Pendapatan jasa penyewaan lahan assessment, and investment. Revenue from land leasing
merupakan kontributor utama dalam struktur pendapatan services is the main contributors in the Companys revenue
Perseroan. Hingga akhir tahun 2015, pendapatan utama structure. By the end of 2015, the Companys main revenue was
Perseroan berasal dari Kawasan Pariwisata Nusa Dua seluas derived from Nusa Dua Tourism Area covering 300 hectares
300 hektar yang dikelola Perseroan. Perseroan juga memiliki managed by the Company. The Company also has the right to
hak mengelola Mandalika Resort di Lombok dengan luas manage Mandalika Resort in Lombok with an area of 1,175
1.175 hektar yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan. hectares, which is currently under construction.

Dalam perkembangannya, Perseroan melalui beberapa usaha In its development, the Company through several joint ventures
patungan telah melebarkan bisnisnya di bidang akomodasi, has expanded its business in the areas of accommodation,
objek wisata dan infrastruktur di Bali dan mulai melebarkan tourist attractions and infrastructure in Bali and began to
bisnisnya di beberapa lokasi di Indonesia. Di bidang akomodasi, expand its business in several locations in Indonesia. In
melalui perusahaan patungan pada PT Peninsula Bali Resort accommodation business, through a joint venture company
(Hotel Courtyard by Marriott) dan PT Bali Griya Shanti PT Peninsula Bali Resort (Courtyard Hotel by Marriott) and
(Hotel Mercure Nusa Dua). Di bidang objek wisata melalui PT Bali Griya Shanti (Mercure Hotel Nusa Dua). In tourist
perusahaan patungan pada PT Garuda Adhimatra Indonesia attraction business through a joint venture company PT Garuda
(Garuda Wisnu Kencana Cultural Park). Selain itu, di bidang Adhimatra Indonesia (Garuda Wisnu Kencana Cultural Park).
infrastruktur melalui perusahaan patungan pada PT Jasa Marga Additionally, in infrastructure business through joint venture
Bali Tol (Jalan Tol Bali Mandara). company PT Jasa Marga Bali Toll (Toll Road Bali Mandara).

Di Kawasan Pariwisata Nusa Dua, Perseroan telah bekerja sama In Nusa Dua Tourism Area, the Company cooperates with
dengan perusahaan multinasional yang mengelola 14 hotel a multinational company that manages 14 luxury hotels
berbintang dan butik villa yang dioperasikan oleh manajemen and boutique villas operated by hotel management with
hotel dengan jaringan pemasaran internasional dengan international marketing network in their respective market
segmen pasar masing-masing. Selain fasilias akomodasi, segments. In addition to accommodation facilities, several
beberapa investor lain pengembangan fasilitas berupa pusat other investors develop the facilities by constructing shopping
perbelanjaan, gedung pertunjukan (theater), ruang pertemuan, center, theater, meeting rooms, golf course, emergency clinic,
golf course, emergency clinic, museum Asia Pasific, anti aging Asia Pacific museum, anti-aging institute, restaurants and
institute, restoran dan fasilitas lainnya. other facilities.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


80 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Mulai bulan November 2015, Perseroan melakukan eksplorasi Starting in November 2015, the Company has been exploring
atas sumber-sumber pendapatan tambahan supaya lebih additional revenue sources to be more optimal. The currently
optimal. Sumber-sumber pendapatan yang telah diidentifikasi identified revenue sources are utilities supply such as clean
saat ini antara lain berasal dari penyediaan utilitas seperti air water and gas and electricity. In addition, there are several
bersih, gas serta listrik. Selain itu juga terdapat beberapa aset property assets outside the Nusa Dua area that have not been
properti di luar kawasan Nusa Dua yang belum dimanfaatkan utilized optimally. These exploration efforts contained in the
secara optimal. Upaya eksplorasi ini diwadahi dalam establishement of 3 new companys business activities, which
penetapan 3 kegiatan usaha baru Perseroan yaitu: (i) Investasi are: (i) Productive Asset Investor, (ii) Property Developer &
di Aset Produktif, (ii) Pengembang dan Penyedia Utilitas, (iii) Utilities Provider (iii) Destination Management.
Pengelola Destinasi.

Kegiatan Operasional Operations

Produksi Utama Main Product


Produksi utama yaitu penyewaaan lahan terdiri dari sumber- The main product is from land lease which consists of the
sumber pendapatan sebagai berikut: following revenue sources:
a. Kompensasi minimum, yaitu sumber pendapatan sewa a. Minimum compensation, minimum land lease revenue
lahan minimum yang wajib dibayarkan oleh investor. that must be paid by the investors.
b. Kompensasi persentase, yaitu tambahan pendapatan b. Percentage compensation, additional revenue generated
yang diperoleh dari pihak penyewa dimana persentase from the tenants where the percentage of land lease revenue
pendapatan sewa lahan dari investor melebihi dari from the investors exceeds the minimum compensation
kompensasi minimum yang telah dibayarkan. that has been paid.
c. Kompensasi sekaligus, yaitu sumber pendapatan sewa c. Paid in advance compensation, single payment of land
lahan yang dibayarkan sekaligus di awal untuk beberapa lease revenue made in advance for the next several years.
tahun ke depan. d. Other compensation, land lease revenue from smaller sized
d. Kompensasi lainnya, yaitu sumber pendapatan sewa tanah land for supporting infrastructure purposes.
dengan ukuran yang lebih kecil dan peruntukannya sebagai
infrastruktur penunjang.

2015 Realisasi
No. Uraian Anggaran Realisasi Actual Description
Budget Actual 2014

1 Kompensasi minimum 8 lot 5 lot 4 lot Minimum compensation

2 Kompensasi persentase 28 lot 28 lot 28 lot Percentage compensation

3 Kompensasi sekaligus 6 lot 6 lot 6 lot Paid in advance compensation

4 Kompensasi lainnya 8 lot 8 lot 9 lot Other compensation

Realisasi kompensasi minimum pada tahun 2015 adalah The realization of minimum compensation in 2015 was 5 lots
sebanyak 5 lot dari rencana 8 lot. Tidak tercapainya target out of the planned 8 lots. The target could not be achieved due
jumlah lot disebabkan belum terealisasinya kerja sama di to unrealized lots in Mandalika because the land acquisition
Mandalika yang terkendala lahan yang belum clear and clean, has not been clear and clean, delayed construction of
belum dibangunnya kondominium di lot S5 zona b di Nusa Dua condominiums in lot S5 zone b in Nusa Dua and unrealized
dan belum terealisasinya lot NW4 dan SW8 di Nusa Dua serta lot NW4 and SW8 in Nusa Dusa. Realization of minimum
realisasi kompensasi minimum yang belum dianggarkan di compensation at PT Bagus Agro Plaga is not budgeted yet.
PT Bagus Agro Plaga.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
81
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN OPERASIONAL
Operational Review

Produksi Tambahan Complementary Products


Air limbah merupakan sumber pendapatan yang diperoleh Waste water is revenue source generated from taking waste
dari pengambilan air limbah dari investor. Sedangkan air water from investors. While irrigation water is revenue source
irigasi merupakan sumber pendapatan dari hasil pengolahan generated from waste water processing to be reused by
air limbah yang dapat digunakan kembali oleh investor untuk investors for the purpose of watering the plants.
keperluan penyiraman tanaman.

Pada tahun 2015 realisasi pengolahan air limbah mencapai In 2015, the realization of waste water reached 2,326,746 m3,
2.326.746 m3, atau 5% di bawah anggaran sebesar 2.462.051 m3. or 5% below the budget of 2,462,051 m3. While the realization
Sementara realiasi air irigasi yang disalurkan untuk kebutuhan of irrigation water distributed for the needs of common area
common area dan hotel mencapai 1.055.039 m3, atau 56% di and hotel reached 1,055,039 m3, or 56% above the budget of
atas anggaran sebesar 675.348 m3. 675,348 m3.

2015 2015 vs
No Uraian Anggaran Realisasi 2014 2014 Description
Budget Actual (%) (%)

1 Air limbah (m3) 2,462,051 2,326,746 -5% 2,169,234 7% Waste water (m3)

2 Air irigasi (m )
3
Irrigation water (m3)

Common area 354,554 580,948 64% 333,302 74% Common area

Hotel 320,794 474,091 48% 388,790 22% Hotel

Volume air irigasi 675,348 1,055,039 56% 722,092 46% Total irrigation water

Profitabilitas Profitability
Di tahun 2015 Perseroan membukukan pendapatan usaha In 2015 the Company recorded operating revenues grew by
yang tumbuh sebesar 29% dari Rp 160,99 miliar pada tahun 29% from Rp 160.99 billion in 2014 to Rp 207.24 billion, or
2014 menjadi Rp 207,24 miliar, atau 101% di atas target sebesar 101% above the target of Rp 204.86 billion. EBITDA in 2015
Rp 204,86 miliar. EBITDA tahun 2015 naik 53% menjadi increased by 53% to Rp 118.11 billion from Rp 77.07 billion in
Rp 118,11 miliar dari Rp 77,07 miliar pada tahun 2014. Pada 2014. Due to the divestment, there were no revenues from
tahun 2015 tidak terdapat pendapatan dari Anak Perusahaan subsidiaries in 2015.
karena sudah dilakukan divestasi.

Komponen pendapatan Perseroan adalah sebagai berikut: The components of the Companys revenue are as follows:

Dalam juta rupiah | In million rupiah

2015 2015 vs
No Uraian Anggaran Realisasi 2014 2014 Description
Budget Actual (%) (%)

1 Kompensasi Minimum 13.392 8.254 -38% 4.781 73% Minimum Compensation

2 Kompensasi Persentase 149.018 149.161 0% 119.921 24% Percentage Compensation

3 Kompensasi Sekaligus 2.405 2.641 10% 2.854 -7% Paid Advance Compensation

4 Penggantian Asosiasi 19.839 22.957 16% 16.626 38% Association Compensation

5 Kompensasi Lainnya 2.751 3.391 23% 2.338 45% Other Compensation

6 Jasa Pengolahan Air 12.433 12.878 4% 12.935 0% Water Treatment Service

7 Pendapatan Lainnya 5.025 7.953 58% 426 - Other Income

8 Pendapatan Anak Perusahaan - - - - - Subsidiaries Income

Jumlah Pendapatan 204.863 207.235 1% 159.881 29% Total Revenue

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


82 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Kemampuan Perseroan menghasilkan laba tahun berjalan The Companys ability to generate profit for the current year is
ditunjukkan dengan rasio-rasio sebagai berikut: shown in the following ratios:

Rasio Profitabilitas
Profitability Ratios

2015 2014
Marjin Laba Kotor 82,87% 79,32% Gross Profit Margin

Marjin EBITDA 56,99% 47,88% EBITDA Margin

Marjin Laba Bersih 43,79% 41,58% Net Profit Margin

Imbal Hasil atas Aset (ROA) 6,41% 6,03% Return on Asset

Imbal Hasil atas Ekuitas (ROE) 7,24% 6,97% Return on Equity

Kegiatan Pengembangan KEK Pariwisata Mandalika Development Activities of Mandalika Lombok


Lombok Tourism SEZ
Sepanjang tahun 2015, percepatan pengembangan KEK During 2015, development of Mandalika Lombok Tourism
Pariwisata Mandalika Lombok terus dilakukan dengan SEZ was accelerated by conducting various works/activities
melaksanakan berbagai pekerjaan/kegiatan secara simultan, simultaneously, including:
seperti : 1. Completion of 4 kms road infrastructure package 1 in
1. Pembangunan infrastruktur jalan paket 1 sepanjang 4 km Tanjung Aan area.
di area Tanjung Aan telah selesai dilaksanakan. 2. Completion of Detailed Master Plan works for Mandalika
2. Penyelesaian pekerjaan Detailed Master Plan untuk KEK Tourism SEZ of 1,175 hectares, HPS and KAK of basic
Pariwisata Mandalika seluas 1.175 hektar, HPS dan KAK Infrastructure works (road, utilities, landscape, waste, etc.)
pekerjaan-pekerjaan infrastrutur dasar (jalan, utilitas, in the Mandalika Tourism SEZ.
landscape, limbah, dll) dalam kawasan KEK Pariwisata 3. Signing of Hotel Consultancy Service Agreement (HCSA)
Mandalika. with Accor for the construction of ITDC 4 star hotel (up
3. Penandatanganan Hotel Consultancy Service Agreement scale) with 250 rooms that will be managed under Pullman
(HCSA) dengan Accor untuk pembangunan hotel bintang brand.
4 (up scale) milik ITDC dengan 250 kamar dengan brand 4. Signing of Technical Service Agreement (TSA) with Club
Pullman. Med for the construction of ITDC 5-star hotel with 350
4. Penandatanganan Technical Service Agreement (TSA) rooms.
dengan Club Med untuk pembangunan hotel bintang 5 milik 5. Signing of 4 new MoU with 3 (three) investors (PT Lees
ITDC dengan 350 kamar. International, PT Jiva Samudrea Biru, EBD Bauer) will build
5. Penandatanganan 4 MoU baru dengan 3 (tiga) investor a hotel/villa and Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) in
(PT Lees Internasional, PT Jiva Samudera Biru, EBD Bauer) Mandalika Lombok.
yang akan membangun hotel/villa dan Sea Water Reverse 6. Settlement of the Companys land issue concerning the
Osmosis (SWRO) di Mandalika Lombok. claim of 135 hectares is being continued in cooperation
6. Penyelesaian permasalahan lahan Perseroan seluas with High Court of East Nusa Tenggara (NTB) and NTB
135 hektar yang diklaim terus dilakukan bekerja bersama Provincial Police (Polda).
dengan Kejaksaan Tinggi NTB dan Kepolisian Daerah
(Polda) NTB.

Aspek Promosi dan Pemasaran Promotion and Marketing


Kawasan Pariwisata Nusa Dua telah dikenal sebagai penyedia Nusa Dua Tourism Area has been widely known as a provider
fasilitas MICE terlengkap dan terbaik yang tetap menjadi pilihan of the most complete and best MICE facilities that remains
untuk kegiatan-kegiatan konferensi bertaraf internasional. to be the first choice for international conference activities. In
Dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan ke order to increase tourist visits to Nusa Dua Tourism Area and
Kawasan Pariwisata Nusa Dua dan memperkenalkan kawasan to introduce Mandalika area, in 2015, ITDC hosted various
Mandalika, di tahun 2015, ITDC menjadi tuan rumah bagi activities either acting as organizer or sponsor to supported

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
83
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN OPERASIONAL
Operational Review

penyelenggaraan berbagai kegiatan, baik yang dilaksanakan initiatives of other parties, among others through the following
sendiri maupun mendukung inisiatif pihak lain sebagai sponsor activities:
antara lain melalui kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

Event yang Diselenggarakan ITDC Events Held by ITDC


25 April April 25
Bali Blues Festival (BBF) 2015 yang berlangsung di Pulau Bali Blues Festival (BBF) 2015 which took place on the
Peninsula - Nusa Dua. Perseroan menyelenggarakan Peninsula Island - Nusa Dua. The Company held BBF 2015
BBF 2015 bekerja sama dengan Pregina Art Showbiz, in cooperation with Pregina Art Showbiz by bringing top
dengan mendatangkan musisi-musisi papan atas genre blues musicians. The event was attended by no less than
blues dihadiri tidak kurang dari 1.500 pengunjung. BBF 1,500 visitors. BBF will be held regularly as gathering forum
akan diadakan secara rutin sebagai wadah berkumpulnya for blues musicians and will be endorse to become annual
para musisi blues dan akan didorong menjadi kalender international blues music event presenting local and foreign
tahunan musik blues internasional yang didatangi para musicians. BBF is expected to increase tourist arrivals in
musisi lokal dan mancanegara. Kegiatan BBF diharapkan Bali and to increase occupancy rate of hotels in Nusa Dua.
dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali dan
meningkatkan tingkat hunian hotel di Nusa Dua.

9 13 Oktober October 9 13
Kegiatan tahunan Nusa Dua Fiesta 2015 bertema Love, Annual event Nusa Dua Fiesta 2015 with a theme of Love,
Peace and Harmony. Event Nusa Dua Fiesta telah Peace and Harmony. Nusa Dua Fiesta event has been
berlangsung selama 18 tahun dengan tujuan untuk held for 18 years with the aim to raise awareness of all
meningkatkan kepedulian seluruh pemangku kepentingan stakeholders of Nusa Dua Tourism Area including the local
Kawasan Pariwisata Nusa Dua termasuk masyarakat community, to increase the number of tourist arrivals, and
setempat, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan to preserve art and culture.
serta melestarikan seni dan budaya.

Acara yang mencakup kegiatan seni, budaya, musik, The event, which includes art, culture, music, exhibition and
pameran dan fun ini didukung oleh seluruh hotel dan fun activities, is supported by all hotels and facilities in Nusa
fasilitas di kawasan Nusa Dua, Indonesia Chef Association Dua area, Indonesia Chef Association (ICA), Regional
(ICA), Badan Promosi Pariwisata Daerah Bali (BPPD), Tourism Promotion Board (BPPD) Bali, the Ministry of
Kementerian Pariwisata, Kementerian BUMN, Pemerintah Tourism, the Ministry of SOEs, Provincial Government of
Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Badung. Jumlah Bali and Badung Regency Government. Nusa Dua Fiesta
pengunjung Nusa Dua Fiesta 2015 tidak kurang dari 2015 was attended by no less than 42,000 people.
42.000 orang.

Event yang Didukung/Disponsori ITDC Events Supported/Sponsored by ITDC


29 Januari January 29
Seminar Outlook Ekonomi Bali yang diselenggarakan Kadin Bali Economic Outlook Seminar held by Chamber of
Indonesia Provinsi Bali di Nusa Dua. Seminar bertema Commerce of Indonesia (Kadin) Bali Province in Nusa
Lokal vs Global: Peranan Kadin Bali Dalam Menghadapi Dua. The seminar with a theme of Local vs. Global: The
Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 dihadiri oleh Menteri role of Kadin Bali in Facing ASEAN Economic Community
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Menteri Koperasi dan 2015 was attended by the Minister of Tourism and Creative
UKM RI. Economy and the Minister of Cooperatives and SMEs of
the Republic of Indonesia.

9 10 Februari February 9 10
Festival tahunan Putri Nyale di Lombok sebagai festival Annual Festival Princess Nyale in Lombok as a unique
budaya khas Lombok Tengah. Kegiatan tersebut dihadiri cultural festival in Central Lombok. The activity was
oleh Bupati Lombok Tengah, Gubernur Nusa Tenggara attended by the Regent of Central Lombok, the Governor
Barat, sejumlah pejabat daerah, serta perwakilan Perseroan. of West Nusa Tenggara, a number of local officials, and

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


84 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Festival berlangsung di kawasan Pantai Kuta Lombok the Companys representatives. The festival takes place in
Tengah yang termasuk kawasan yang akan dikembangkan Kuta Beach Central Lombok that will be developed by the
Perseroan. Company.

23 26 Maret March 23 26
Kongres Agen Asuransi Jiwa se-Asia Pasifik atau Asia PacifIc Asia Pacific Life Insurance Council (APLIC) Congress held
Life Insurance Council (APLIC) yang diselenggarakan oleh by Asia Pacific Financial Services Foundation (APFinSA).
Asia Pacific Financial Service Foundation (APFinSA). APLIC Conference 2015 is the 15th congress and the first
Konferensi APLIC tahun 2015 merupakan kongres yang held in Indonesia. Attended by more than 5,000 delegates
ke-15 dan yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia. from countries in Asia Pacific, the congress took place at
Diikuti lebih dari 5.000 delegasi dari negara-negara di Asia Bali Nusa Dua Convention Center.
Pasifik, kongres berlangsung di Bali Nusa Dua Convention
Center.

10 - 13 Juni June 10 13
International Student Energy Summit (ISES) 2015 yang International Student Energy Summit (ISES) 2015 with
bertajuk Connecting the Unconnected diselenggarakan a theme of Connecting the Unconnected organized by
oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai perwakilan Bandung Institute of Technology (ITB) as the representative
Indonesia bekerja sama dengan organisasi nirlaba of Indonesia in cooperation with international non-
intemasional Student Energy bertempat di Bali Nusa profit organization Student Energy held at Bali Nusa
Dua Convention Center. ISES merupakan konferensi Dua Convention Center. ISES is a bi-annual conference
dua-tahunan sebagai ajang bertemunya mahasiswa dari gathering students from around the world and from different
seluruh dunia dengan latar belakang disiplin ilmu yang disciplines, to discuss global issues related to energy.
beragam, untuk mendiskusikan isu global berkaitan dengan The conference was attended by 660 delegates from 101
energi. Konferensi dihadiri oleh 660 delegasi mahasiswa countries and presenting 70 national and international
dari 101 negara dan menghadirkan 70 narasumber ahli expert speakers from the energy and environment sector.
dari sektor energi dan lingkungan hidup nasional maupun
internasional.

10 14 Juni June 10 14
Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) diselenggarakan di Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) held on the Peninsula
Pulau Peninsula. Dalam kegiatan tersebut, Perseroan dan Island. In this event, the Company and Provincial
Pemerintah Provinsi Bali berkesempatan menjamu gala Government of Bali had the opportunity to host gala dinner
dinner seluruh peserta BBTF. BBTF merupakan sebuah for all BBTF participants. BBTF is an activity serving inbound
kegiatan yang melayani inbound dan outbound pasar and outbound of domestic and international tourism
pariwisata mancanegara dan domestik dengan melibatkan markets by involving various stakeholders of tourism both
berbagai pemangku kepentingan kepariwisataan baik dari from government and private parties. In 2015 BBTF was
kalangan pemerintah maupun swasta. Kegiatan BBTF 2015 held for the second time and will become an annual event
merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan dan akan to increase the number of tourist arrivals.
menjadi agenda tahunan untuk meningkatkan jumlah
kunjungan wisatawan mancanegara.

14 Juni June 14
Bali Collection Fashion Festival 2015 dengan tema I love Bali Collection Fashion Festival 2015 with a theme of I
Bali Fashion Parade diselenggarakan untuk kedua kalinya love Bali Fashion Parade was held for the second time in
di kawasan Nusa Dua dengan tujuan mempromosikan Nusa Dua Area with the aim of promoting local products
produk-produk Iokal kepada wisatawan nusantara dan to domestic and foreign tourists. Bali Collection Event
mancanegara. Kegiatan Bali Collection Fashion Festival Fashion Festival is one of the promotional events in Nusa
merupakan salah satu kegiatan promosi di kawasan Nusa Dua Area which is expected to campaign for the positive
Dua yang diharapkan mampu meningkatkan citra positif image of Nusa Dua Area.
kawasan Nusa Dua.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
85
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN OPERASIONAL
Operational Review

26 September September 26
Konferensi Pengusaha Tionghoa se-Dunia ke-13 (The 13th The 13th World Chinese Entrepreneurs Convention (WCEC)
World Chinese Entrepreneurs Convention/WCEC) di Nusa in Nusa Dua. The conference brought together about
Dua. Konferensi dihadiri sekitar 3.000 orang keturunan 3,000 Chinese people from 30 countries. The bi-annual
Tionghoa dari 30 negara. Konferensi yang digelar dua tahun conference was attended by the Coordinating Minister
sekali tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik, for Politic, Legal and Security Affairs who represented
Hukum dan Keamanan yang mewakili Presiden RI. Selain the President of the Republic of Indonesia. In addition
untuk meningkatkan kerja sama para pengusaha Tionghoa to improving cooperation of the Chinese businessmen
se-dunia, investasi bersama para pengusaha Tionghoa throughout the world, joint investment of Chinese
dapat menghimpun modal lebih besar untuk melakukan entrepreneurs can accumulate more capital for investment.
investasi.

24 Oktober October 24
Bali Pink Ribbon 5 km Fun Walk & Run 2015, sebuah Bali Pink Ribbon 5 km Fun Walk & Run 2015, a charity
kegiatan amal yang bertujuan untuk meningkatkan event that aims to raise breast cancer awareness and
kesadaran wanita terhadap ancaman kanker payudara to raise funds to help breast cancer patients, was held in
dan menghimpun dana untuk membantu penderita kanker Nusa Dua. The event was participanted by about 1,000
payudara diselenggarakan di Nusa Dua. Kegiatan tersebut people including expatriates and foreign tourists. Bali Pink
diikuti sekitar 1.000 peserta termasuk para ekspatriat dan Ribbon has been held in Nusa Dua for the 9th time since
wisatawan mancanegara. Kegiatan Bali Pink Ribbon sudah 2009. The event was supported by Woman Helping Other
berlangsung di kawasan Nusa Dua sebanyak 9 kali sejak Women (WHOW), an organization that focuses on breast
tahun 2009 yang juga didukung oleh Woman Helping cancer treatment based in Australia.
Other Women (WHOW), sebuah organisasi yang fokus
pada penanganan kanker payudara yang berbasis di
Australia.

Kunjungan Penting Important Visits


Kunjungan Presiden RI ke Kawasan Mandalika, Lombok Visit of the President of the Republic of Indonesia to
Tengah pada tanggal 10 April 2015 untuk meninjau kawasan Mandalika, Central Lombok on April 10, 2015 to review
wisata Mandalika. Presiden optimis proyek Mandalika Mandalika tourism area. The President is optimistic that
akan menjadi ikon pariwisata baru Indonesia yang dapat Mandalika project will become a new tourism icon of
menyerap 8.000 tenaga kerja langsung dan berbagai Indonesia that can absorb 8,000 direct workers and
manfaat tidak langsung bagi perekonomian Lombok. provide various indirect benefits to Lombok economy.

Kunjungan Wakil Presiden RI ke Mandalika pada tanggal 12 Visit of the Vice President of the Republic of Indonesia
Desember 2015 untuk peluncuran paket paket kebijakan to Mandalika on December 12, 2015 to launch policies
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika package on Mandalika Special Economic Zones (KEK)
ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan mark by groundbreaking of four five-star hotels as well
empat hotel bintang lima serta konstruksi sarana as construction of sea water treatment plant and solar
pengolahan air laut menjadi air bersih dan pembangkit power plant (PLTS). This project is part of the first phase
listrik tenaga surya (PLTS). Proyek tersebut merupakan Mandalika KEK development on an area of 400 hectares
bagian dari tahap pertama pengembangan KEK Mandalika which is targeted for completion by 2018.
di lahan seluas 400 hektar yang ditargetkan selesai lahun
.2018

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


86 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Kunjungan kerja Menteri BUMN ke Kawasan Mandalika, Visit of the Minister of SOEs to Mandalika, Central Lombok
Lombok Tengah pada tanggal 5 Januari 2015. Dalam on January 5, 2015. During the visit, the Minister of SOEs
kunjungan tersebut, Menteri BUMN menegaskan affirmed the governments commitment to the realization
komitmen pemerintah untuk merealisasikan dana PMN of the first phase of PMN funds amounting to Rp 250
tahap pertama sebesar Rp 250 miliar di tahun 2015 billion in 2015 to support acceleration of infrastructure
untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur development in Mandalika Lombok Tourism Area (KPML).
Kawasan Pariwisata Mandalika Lombok (KPML). The existence KPML is expected to provide employment
Keberadaan KPML diharapkan dapat menyediakan to the local community, to grow creative businesses
lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, menumbuhkan of the local community and to encourage economic
usaha kreatif rakyat dan mendorong pengembangan development.
ekonomi.

Kunjungan anggota Komisi X DPR R I ke Kawasan Pariwisata Visit of members of Commission X of DPR-RI to
Mandalika Lombok Tengah pada tanggal 27 Februari 2015 Mandalika, Central Lombok on February 27, 2015 to review
untuk meninjau kondisi lapangan proyek pengembangan the field condition of infrastructure development project in
infrastruktur di Mandalika berkaitan dengan rencana Mandalika related to State Investment (PMN) plan of Rp
Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 250 miliar. 250 billion.

Kunjungan delegasi Presiden World Bank Dr. Jim Yong Visit of delegation of the President of World Bank Dr.
Kim ke Nusa Dua pada 22 Mei 2015 dalam rangka Jim Yong Kim to Nusa Dua on May 22, 2015 in order to
mendukung Indonesia untuk memperkuat infrastruktur support Indonesia to develop infrastructure and to increase
dan meningkatkan produktivitas sektor pariwisata. productivity of the tourism sector. The delegation was
Delegasi yang disambut Direksi ITDC di kantor Perseroan welcomed by Board of Directors of ITDC at the Companys
di Wantilan kemudian melakukan wawancara dengan office in Wantilan then conducted interview with employee
perwakilan karyawan dan masyarakat untuk mengetahui representatives and the public to understand the impact
dampak perkembangan pariwisata Nusa Dua terhadap of Nusa Dua tourism development on the lives of the
kehidupan masyarakat dan daerah. Selanjutnya delegasi community and the region. Furthermore, the delegation
juga mengunjungi lagoon, fasilitas pengolahan air limbah also visited the lagoon, waste water treatment and other
dan fasilitas lainnya. facilities.

Survey Kepuasan Pelanggan dan Pengunjung Customer and Visitor Satisfaction Surveys
Secara rutin Perseroan melakukan survei kepuasan pelanggan The Company routinely conducts of customer and visitor
dan wisatawan melalui penyebaran kuesioner. Survei yang satisfaction surveys through questionnaires. The conducted
dilakukan adalah: surveys are:

1. Performance Questionnaires 1. Performance Questionnaires


Survey Kepuasan Pelanggan (Performance Questionnaires) Performance Questionnaire is conducted twce a year on
dilakukan 2 kali dalam setahun terhadap investor hotel dan investors of hotels and tourism facilities in Nusa Dua, for
fasilitas pariwisata di Nusa Dua, yaitu periode Januari - Juni the period January - June and the period July - December
dan periode Juli - Desember 2015. Survei bertujuan untuk 2015. The survey aims to obtain customer assessment on
memperoleh penilaian pelanggan terhadap aspek-aspek aspects of the services provided by ITDC and third parties.
pelayanan yang diberikan oleh ITDC dan pelayanan yang The assessment results are used as a basis for various
diberikan oleh pihak ketiga. Hasil penilaian digunakan improvements and enhanced service quality.
sebagai dasar untuk melakukan berbagai perbaikan dan
peningkatan kualitas layanan.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
87
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN OPERASIONAL
Operational Review

2. Guest Perception Survey (Survey Persepsi Pengunjung) 2. Guest Perception Survey


Survei persepsi pengunjung terhadap Kawasan Pariwisata Guest perception survey on Nusa Dua Tourism Area was
Nusa Dua dilaksanakan dengan bekerja sama dengan pihak conducted in cooperation with third parties in November
ketiga yang dilakukan pada bulan November- Desember - December 2015. The purpose of the survey was to
2015. Tujuan survei adalah untuk mengetahui persepsi understand guest perception of Nusa Dua image as well as
pengunjung terhadap citra Nusa Dua serta tingkat loyalitas loyalty and satisfaction level of guests to the attributes of
dan kepuasan wisatawan terhadap atribut Kawasan Nusa Dua Tourism Area. The summarized survey results are
Pariwisata Nusa Dua. Ringkasan hasil survei adalah sebagai as follows:
berikut: Majority of respondents generally have positive
Mayoritas responden secara umum memberikan kesan impression about Nusa Dua Tourism Area.
positif tentang Kawasan Pariwisata Nusa Dua. Survey results identified strong positive image of Nusa
Hasil survei mengindentifikasi citra positif yang kuat Dua Area as a tourism area with exclusive, tranquil and
kawasan Nusa Dua sebagai kawasan pariwisata yang peaceful characteristics with the hotels offering high
bercirikan exclusive, tranquil and peaceful, dengan quality facilities and services. While festivals and events
hotel-hotel yang menawarkan fasilitas dan pelayanan were identified as elements with low priority.
berkualitas tinggi. Sementara festival dan event There are negative comments related to noise during
diidentifikasi sebagai elemen dengan prioritas kecil. Nusa Dua Festival, distant eatery location, too quiet
Terdapat komentar negatif terkait kebisingan saat acara atmosphere and dirty beach.
Nusa Dua Festival, lokasi tempat makan yang jauh, Nusa Dua is acknowledged to have various important
suasana yang terlalu sepi dan pantai yang kotor. attributes that show uniqueness and strong theme of
Nusa Dua diakui telah memiliki berbagai atribut penting different accommodation facilities that become the
yang menunjukkan keunikan fasilitas akomodasi yang main attraction of tourists.
berbeda dan bertema kuat yang menjadi daya tarik Nusa Dua is acknowledged to have become a region
utama wisatawan. that concretely supports activities to save the Earth so it
Nusa Dua diakui telah menjadi salah satu kawasan can be exposed as an area that implements sustanaible
yang secara nyata mendukung aktivitas penyelamatan tourism practice.
bumi sehingga dapat lebih mengeskspos diri sebagai Nusa Dua is recommended to establish a visitor center
kawasan yang telah menerapkan sustainable tourism where visitor activities are managed and organized on
practices. a regular basis and well communicated to the hotel so
Direkomendasikan agar Nusa Dua memiliki visitor that tourists can participate.
center dimana aktivitas pengunjung dikelola dan
diselenggarakan secara rutin, serta dikomunikasikan
dengan baik ke hotel sehingga wisatawan dapat
berpartisipasi.

Penghargaan Awards
ITDC menerima penghargaan Tri Hita Karana dengan predikat ITDC received Tri Hita Karana award with Super Platinum title
Super Platinum dalam ajang Tri Hita Karana (THK) Awards in Tri Hita Karana (THK) Awards on November 27, 2015 at Art
pada tanggal 27 November 2015 di Art Centre yang diserahkan Centre given by the Governor of Bali. Participants of Tri Hita
oleh Gubernur Bali. Peserta Tri Hita Karana Award sebanyak 155 Karana Award were 155 luxury hotels, government, campuses,
hotel berbintang, pemerintah, kampus perguruan tinggi, daerah tourist destinations and schools. Of the 155 participants,
tujuan wisata dan sekolah. Dari 155 peserta tersebut, 7 hotel 7 hotels were declared as not eligible to receive the awards
dinyatakan belum layak untuk diberikan award dan sebanyak and 148 participants are eligible to receive the awards which
148 peserta berhak menerima award yang terdiri dan kategori consisted of Bronze (1 participant), Silver (97 participants),
Bronze (1 peserta), Silver (97 peserta), Gold (61 peserta), Gold (61 participants), Emerald (42 participants), Platinum
Emerald (42 peserta), Medali Platinum (12 peserta) dan Super Medals (12 participants) and Super Platinum (15 participants)
Platinum (15 peserta). categories.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


88 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)Water Blow


2015 Annual Report
89
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN
KEUANGAN
Financial Review

Perseroan membukukan The Companys operating


pendapatan usaha yang meningkat revenues increased by 29.6%
29,6% dari Rp159.881 juta pada from Rp159,881 million in
tahun 2014 menjadi Rp207.236 juta 2014 to Rp207,236 million and
dan mencatat laba usaha sebesar recorded an operating profit
Rp109.441 juta atau naik 56,0% of Rp109,441 million, grew by
dibandingkan Rp70.152 juta di 56.0% compared to Rp70,152
tahun 2014. million in 2014.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


90 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Pembahasan keuangan berikut ini harus dibaca bersama- The following financial discussion should be read in
sama dengan data keuangan dan operasional tertentu serta conjunction with certain financial and operational data and
laporan keuangan dan catatan atas laporan keuangannya yang financial statements and notes to the financial statements
terdapat di dalam buku laporan tahunan ini. Pembahasan ini presented in this annual report. This discussion is based on
berdasarkan Laporan Keuangan PT Pengembangan Pariwisata the Financial Statements of PT Pengembangan Pariwisata
Indonesia (Persero) untuk periode yang berakhir pada 31 Indonesia (Persero) for the years ended December 31, 2015
Desember 2015 dan 2014, yang telah diaudit oleh Kantor and 2014 audited by Public Accounting Firm Doli, Bambang,
Akuntan Publik Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali Sulistiyanto, Dadang & Ali with Unqualified Opinion.
dengan opini wajar tanpa pengecualian.

LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION

dalam juta rupiah | in million rupiah

Posisi Keuangan 2015 2014*) Balance Sheet


Aset Lancar 716.412 391.987 82,8% Current Assets

Kelompok Aset Lepasan - 5.762 Assets of Disposal Group

Aset Tidak Lancar 737.710 729.184 1,2% Non-Current Assets

Jumlah Aset 1.454.122 1.126.934 29,0% Total assets

Liabilitas Lancar 33.663 38.446 -12,4% Current Liabilities

Liabilitas Tidak Lancar 98.789 95.355 3,6% Non-Current liabilities

Kelompok Liabilitas Lepasan - 4.000 Liabilities of Disposal Group

Jumlah Liabilitas 132.453 137.802 -3,9% Total Liabilities

Jumlah Ekuitas 1.321.669 989.132 29,0% Total Equity

*) Disajikan kembali | Restated

Aset Assets
Jumlah aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2015 The Companys total assets as at December 31, 2015 reached
mencapai Rp1.454.122 juta, meningkat 29,0% dibandingkan Rp1,454,122 million, an increase of 29.0% compared to the
tahun sebelumnya sebesar Rp1.126.934 juta. Komposisi aset previous year which amounted to Rp1,126,934 million. The
Perseroan terdiri dari 49% aset lancar dan 51% aset tidak Companys assets composition consisted of 49% current
lancar. assets and 51% non-current assets.

Aset Lancar Current Assets


Aset lancar meningkat 82,8% dari Rp391.987 juta pada tahun Current assets grew by 82.8% from Rp391,987 million in
2014 menjadi Rp716.412 juta. Peningkatan tersebut disebabkan 2014 to Rp716,412 million. The increase was due to significant
karena adanya peningkatan yang cukup signifikan pada kas increase in cash and cash equivalents, accounts receivable
dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain. and other receivables.

Aset Tidak Lancar Non-Current Assets


Aset tidak lancar meningkat 1,2% dari Rp729.184 juta pada Non-current assets increased by 1.2% from Rp729,184 million
tahun 2014 menjadi Rp737.710 juta. Pertumbuhan aset tidak in 2014 to Rp737,710 million. The increase in non-current
lancar disebabkan adanya peningkatan pada aset tetap assets was due to an increase in fixed assets of 12.5% from the
sebesar 12,5% dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan juga previous year. The increase was also due to increased intangible
disebabkan meningkatnya aset tidak berwujud. assets.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
91
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN KEUANGAN
Financial Review

Liabilitas Liabilities
Liabilitas Perseroan per 31 Desember 2015 mengalami The Companys liabilities as of December 31, 2015 decreased
penurunan 3,9% dari Rp137.802 juta pada tahun 2014 menjadi by 3.9% from Rp137,802 million in 2014 to Rp132,453 million.
Rp132.453 juta.

Liabilitas Lancar Current Liabilities


Liabilitas lancar turun 12,4% dari Rp38.446 juta di tahun 2014 Current liabilities fell by 12.4% from Rp38,446 million in 2014
menjadi Rp33.663 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh to Rp33,663 million. This was primarily due to a significant
adanya penurunan yang signifikan pada utang usaha baik decrease in accounts payable both to third parties and related
kepada pihak ketiga maupun pihak berelasi. parties.

Liabilitas Tidak Lancar Non-Current Liabilities


Liabilitas tidak lancar meningkat 3,6% dari Rp95.355 juta di Non-current liabilities grew by 3.6% from Rp95,355 million in
tahun 2014 menjadi Rp98.789 juta. Peningkatan ini terutama 2014 to Rp98,789 million. This growth was mainly due to an
disebabkan naiknya liabilitas imbalan kerja karyawan. increase in employee benefits liability.

Total Ekuitas Total Equity


Ekuitas bersih per 31 Desember 2015 meningkat 33,6% dari Net equity as at December 31, 2015 increased by 33.6% from
Rp989.132 juta menjadi Rp1.321.669 juta. Kenaikan ekuitas Rp989,132 million to Rp1,321,669 million. The increase in
disebabkan karena pada tahun 2015 terdapat kenaikan saldo equity in 2015 was due to increased retained earnings, and
laba ditahan, dan penambahan penyertaan modal negara the additional of State Imvestment (PMN) amounting to
sebesar Rp250.000 juta. Rp250,000 million.

dalam juta rupiah | in million rupiah

Ekuitas 2015 2014*) Equity


Modal Saham 410.000 410.000 Capital Stock

Tambahan Modal Disetor 547.808 297.808 83,9% Additional Paid in Capital

Komponen Ekuitas Lainnya (20.241) (14.632) 38,3% Other Equity Components

Saldo Laba Retained Earnings

Telah Ditentukan Penggunaannya Cadangan 281.361 221.084 27,3% Appropriated - General Reserves
Umum

Belum ditentukan penggunaannya 102.741 74.872 37,2% Unappropriated

Jumlah Ekuitas 1.321.669 989.132 33,6% Total Equity

*) Disajikan kembali | Restated

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN COMPREHENSIVE INCOME

Kinerja Perseroan selama tahun 2015 dan perbandingannya The Companys performance during 2015 in comparison to
dengan tahun 2014 dapat dilihat dari tabel berikut ini: 2014 is presented in the following table:

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


92 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

dalam juta rupiah | in million rupiah

Laba Rugi dan Penghasilan Profit or Loss and Other


2015 2014*)
Komprehensif Lain Comprehensive Income
Pendapatan Usaha 207.236 159.881 29,6% Operating revenues

Beban Usaha (89.208) (87.490) 2,0% Operating expenses

Laba Sebelum Pajak Penghasilan 118.027 72.391 63,0% Profit Before Tax

Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan (21.661) (2.158) 903,6% Tax Benefit (Expense)

Laba Bersih Tahun Berjalan 96.366 70.233 37,2% Net Income for the Year

Penghasilan (Kerugian) Komprehensif Lain (5.609) (6.733) -16,7% Other Comprehensive Income (Loss)

Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan 90.757 63.500 42,9% Comprehensive Income for the Year

*) Disajikan kembali | Restated

Pendapatan Usaha Operating Revenues


Pendapatan usaha perseroan terdiri dari pendapatan The Companys operating revenues consist of compensation
kompensasi, pendapatan air limbah dan air irigasi, pendapatan revenue, waste water treatment and irrigation water revenue,
assessment dan pendapatan lainnya. Perseroan membukukan assessment revenue and other revenue. The Companys
pendapatan usaha yang meningkat 29,6% dari Rp159.881 operating revenue increased by 29.6% from Rp159,881 million
juta pada tahun 2014 menjadi Rp207.236 juta. Kontribusi in 2014 to Rp207,236 million. The largest contribution was
terbesar berasal dari pendapatan kompensasi yang mencapai derived from compensation revenue which reached Rp163,448
Rp163.448 juta atau 79% dari total pendapatan. Pendapatan million or 79% of total revenues. Assessment revenue
assessment menyumbang Rp22.957 juta atau 11%. Sisanya accounted for Rp22,957 million or 11%. The remaining came
berasal dari pendapatan air limbah dan air irigasi dan from wastewater treatment and irrigation water revenues and
pendapatan lainnya sebesar 10% atau Rp20.831 juta. other revenues which contributed 10% or Rp20,831 million.

dalam juta rupiah | in million rupiah

Pendapatan Usaha 2015 2014*) % Operating Revenues


Pendapatan Kompensasi 163.448 129.894 25,8% 79% Compensation Revenue

Pendapatan Pemeliharaan 12.878 12.935 -0,4% 6% Maintenance Revenue

Pendapatan Assessment 22.957 16.626 38,1% 11% Assessment Revenue

Pendapatan Lainnya 7.953 426 1.766,9% 4% Other Revenue

Jumlah Pendapatan Usaha 207.236 159.881 29,6% 100% Total Operating Income

*) Disajikan kembali | Restated

Pendapatan Kompensasi Compensation Revenue


Pendapatan Kompensasi merupakan pendapatan yang berasal Compensation revenue represents revenue from the Companys
dari penyewaan lahan Perseroan, dan merupakan kontributor land leasing, and is the largest contributor of the increase in the
terbesar dari kenaikan pendapatan usaha Perseroan secara Companys overall operating revenues of Rp33,554 million
keseluruhan yaitu sebesar Rp33.554 juta atau naik 25,8% dari or an increase of 25.8% from Rp129,894 million in 2014 to
Rp129.894 juta pada tahun 2014 menjadi Rp163.448 juta. Rp163,448 million.

dalam juta rupiah | in million rupiah

Pendapatan Kompensasi 2015 2014*) % Compensation Income


Kompensasi Minimum 8.254 4.781 72,7% 5% Minimum Compensation

Kompensasi Persentase 149.161 119.922 24,4% 91% Percentage Compensation

Kompensasi Sekaligus 2.641 2.854 -7,5% 2% Paid Advance Compensation

Kompensasi Lainnya 3.391 2.338 45,1% 2% Other Compensation

Jumlah Pendapatan Kompensasi 163.448 129.894 25,8% 100% Total Compensation Income

*) Disajikan kembali | Restated

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
93
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN KEUANGAN
Financial Review

Pendapatan Kompensasi ini terdiri atas: This compensation revenue consists of:
a. Pendapatan Kompensasi Minimum a. Minimum Compensation Revenue
Adalah pendapatan yang berasal dari sewa tanah selama Is revenue derived from land lease during construction
masa konstruksi dan diakui setiap awal triwulan. Pada period and is recognized at the beginning of each quarter.
tahun 2015 pendapatan ini mengalami kenaikan yang In 2015, this revenue increased significantly by 72.7% or
cukup signifikan sebesar 72,7% atau Rp3.473 juta dari Rp3,473 million from Rp4,781 million in 2014 to Rp8,254
Rp4.781 juta pada tahun 2014 menjadi Rp8.254 juta. Hal million. This was due to 3 additional lots of minimum
ini terjadi karena adanya penambahan 3 lot kompensasi compensation in 2015.
minimum di tahun 2015.

b. Pendapatan Kompensasi Persentase b. Percentage Compensation Revenue


Adalah pendapatan yang diterima Perseroan dalam masa Is revenue received by the Company in operation period
operasi yang didasarkan atas persentase tertentu dari hasil based on a certain percentage of the proceeds from gross
penjualan kotor dari masing-masing lot yang disewa oleh sales of each lot leased by investors. This revenue increased
investor. Pendapatan ini mengalami peningkatan sebesar by 24.4% or Rp29,240 million from Rp119,921 million in
24,4% atau Rp29.240 juta dari Rp119.921 juta di tahun 2014 to Rp149,161 million. This was due to an increase of
2014 menjadi Rp149.161 juta. Peningkatan ini disebabkan percentage compensation from Hotel Sofitel and BIMC
karena kenaikan kompensasi presentasi hotel sofitel dan Hospital in 2015.
BIMC Hospital di tahun 2015.

c. Pendapatan Kompensasi Sekaligus c. Lump Sum Compensation Revenue


Adalah pendapatan kompensasi persentase yang diterima Is a single payment of percentage compensation revenue
dimuka sekaligus untuk jangka waktu tertentu pada tingkat received in advance for a certain period at a certain discount
diskonto tertentu dan diamortisasi sesuai periode laporan rate and amortized proportionally during the period of the
keuangan. Pendapatan ini mengalami penurunan sebesar financial statements. This revenue decreased by Rp213
Rp213 juta atau 7,5% dari Rp2.854 juta pada tahun 2014 million or 7.5% from Rp2,854 million in 2014 to Rp2,641
menjadi Rp2.641 juta. Penurunan ini terjadi karena adanya million. This decrease was due to payment shortage of NII
kurang catat ijin balik nama HGB NII 2013, yang diakui building right trasnfer title in 2013 which is recognized in
pada tahun 2014. 2014.

d. Pendapatan Kompensasi Lainnya d. Other Compensation Revenue


Pada tahun 2015 Perseroan mencatat pendapatan In 2015, the Company recorded other compensation
kompensasi lainnya sebesar Rp3.391 juta, meningkat 1.054 revenue of Rp3,391 million, an increase of Rp1,054 million
juta atau 45,1% dibanding tahun sebelumnya sebesar or 45.1% from the previous year which amounted to
Rp2.337 juta. Peningkatan ini disebabkan oleh adanya Rp2,337 million. This increase was due to tariff adjustment
kenaikan tarif dari beberapa investor pada tahun 2015. from some investors in 2015.

Pendapatan Pemeliharaan Maintenance Revenue


Pendapatan pemeliharaan adalah pendapatan yang diperoleh Maintenance revenue is revenue generated from wastewater
dari pengolahan air limbah dan penggunaan air irigasi yang treatment and irrigation water use that are recognized on
diakui setiap bulan. Pendapatan pemeliharaan mencapai a monthly basis. Maintenance revenue reached Rp12,935
Rp 12.935 juta, sedikit mengalami penurunan sebesar 0,4% million, slightly decreased by 0.4% compared to Rp12,878
dibandingkan Rp 12.878 juta pada tahun 2014. Penurunan ini million in 2014. This was due to decilne of irrigation water
terjadi karena penurunan kualitas air irigasi. quality.

Pendapatan Assessment Assessment Revenue


Pendapatan Assesment adalah pendapatan yang berasal dari Assessment Revenue is revenue derived from reimbursements
penggantian biaya untuk biaya keamanan dan pemeliharaan for security and landscape maintenance costs which are
landscape yang dihitung berdasarkan jumlah kamar per lot atau calculated based on the number of rooms per lot or leased

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


94 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

luas tanah yang disewa dengan tarif tertentu yang diberlakukan land area at a certain rate that applied equally to all investors. In
sama untuk semua investor. Pada tahun 2015 Pendapatan 2015, assessment revenue amounted to Rp22,957 million, an
assessment mencapai Rp22.957 juta atau meningkat 38,1% increase of 38.1% compared to 2014 which reached Rp16,626
dibanding tahun 2014 sebesar Rp16.626 juta. Kenaikan ini million. This increase was due to currency exchange gains.
disebabkan oleh keuntungan dari selisih kurs mata uang.

Pendapatan Lainnya Other Revenues


Pendapatan lain mencatat peningkatan signifikan dari Rp426 Other revenue recorded a significant increase of Rp426 million
juta di tahun 2014 menjadi Rp7.953 juta yang disebabkan oleh in 2014 to Rp7,953 million due to additional compensation
adanya kompensasi tambahan atas penambahan 102 kamar from 102 new rooms at Courtyard Marriot.
pada Courtyard Marriot.

Beban Usaha Operating Expenses


Beban usaha yang terdiri atas beban penjualan dan beban Operating expenses which consist of selling expenses and
umum dan administrasi, meningkat 9,0% atau sebesar general and administrative expenses, increased by 9.0% or
Rp8.066 juta dari Rp89.729 juta pada tahun 2014 menjadi Rp8,066 million from Rp89,729 million in 2014 to Rp97,795
Rp97.795 juta. Beban umum dan administrasi merupakan million. General and administrative expenses are the largest
komponen terbesar dari beban usaha di tahun 2015 dengan component of operating expenses in 2015 which amounted to
nilai Rp 93.196 juta atau 95% dari total beban usaha. Rp93,196 million, or 95% of total operating expenses.

dalam juta rupiah | in million rupiah

Beban Usaha 2015 2014*) Operating Expenses


Beban Penjualan 4.599 4.522 1,7% Selling Expenses

Beban Umum dan Administrasi 93.196 85.207 9,4% general and administrative expenses

Jumlah Beban Usaha 97.795 89.729 9,0% Total Operating expenses

*) Disajikan kembali | Restated

Laba Usaha Operating Profit


Perseroan mencatat laba usaha sebesar Rp109.441 juta atau The Company recorded an operating profit of Rp109,441
naik 56,0% dibandingkan Rp70.152 juta di tahun 2014. million, grew by 56.0% compared to Rp70,152 million in 2014.

Pendapatan/Beban Lain-Lain Other Income/Expenses


Jumlah pendapatan dan beban lain-lain bersih pada The net amount of other income and expenses in 2015 was
tahun 2015 tercatat sebesar Rp8.586 juta atau mengalami Rp8,586 million or increased by 283% compared to 2014
peningkatan sebesar 283% dibanding tahun 2014 yang which reached Rp2,239 million. The breakdown of other
sebesar Rp2.239juta. Berikut ini adalah rincian dari pendapatan income and expenses recorded by the Company is as follows:
dan beban lain-lain yang dicatat oleh Perseroan:

dalam juta rupiah | in million rupiah

Pendapatan (Beban) Lain-Lain 2015 2014*) Other Income (Expenses)


Pendapatan Lain-Lain 18.583 6.285 195,7% Other Income

Beban Lain-Lain (29.017) (16.241) 78,7% Other Expenses

Pendapatan Keuangan 22.870 20.080 13,9% Financial Revenue

Bagian laba (rugi) investasi pada entitas asosiasi (3.849) (7.884) -51,2% Equity in income (loss) of associates

Jumlah Pendapatan dan beban Lain-Lain 8.586 2.239 283,5% Total Other Income (Expenses)

*) Disajikan kembali | Restated

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
95
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN KEUANGAN
Financial Review

Laba Sebelum Pajak Penghasilan Profit Before Tax


Laba sebelum pajak penghasilan mencapai Rp118.027 juta, Profit before tax reached Rp118,027 million, an increase of
meningkat 63,0% dibandingkan Rp72.391 juta pada tahun 63.0% compared to Rp72,391 million in 2014.
2014.

Laba Bersih Tahun Berjalan Net Income for the Year


Laba bersih tahun berjalan sebesar Rp96.366 juta, meningkat Net income for the year amounted to Rp96,366 million,
37,2% dibandingkan Rp70.233 juta pada tahun 2014. increased by 37.2% from Rp70,233 million in 2014.

Laba Komprehensif Tahun Berjalan Comprehensive Income for the Year


Laba komprehensif tahun berjalan tercatat meningkat 42,9% Comprehensive income for the year grew by 42.9% from
dari Rp63.500 juta pada tahun 2014 menjadi Rp90.757 juta. Rp63,500 million in 2014 to Rp90,757 million.

LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS

Arus Kas dari Aktivitas Operasi Cash Flows from Operating Activities
Arus kas dari aktivitas operasi mengalami peningkatan sebesar Net cash flows from operating activities increased by 39.5%
39,5% dari Rp72.186 juta pada 2014 menjadi Rp100.719 juta from Rp72,186 million in 2014 to Rp100,719 million in 2015.
pada 2015. Peningkatan ini disebabkan karena peningkatan This increase was due to increased receipts from customers and
penerimaan dari pelanggan dan penerimaan operasi lainnya other operating revenues respectively by 22.7% and 284.6% in
masing-masing sebesar 22,7% dan 284,6% selain itu disertai addition to declined payments for salaries and allowances by
dengan turunnya pembayaran beban gaji dan tunjangan 20.1%.
sebesar 20,1%.

Arus Kas dari Aktivitas Investasi Cash Flows from Investing Activities
Arus kas bersih dari aktivitas investasi pada tahun 2015 Net cash flows from investing activities in 2015 decreased
mengalami penurunan yang signifikan sebesar 84,0% dari significantly by 84.0% from Rp104,592 million in 2014 to only
Rp104.592 juta di tahun 2014 menjadi hanya Rp16.701 juta. Rp16,701 million. This decrease was primarily due to a decrease
Penurunan ini terutama disebabkan adanya penurunan in time deposit expenses of 79.2% from Rp77,000 million in
pengeluaran deposito berjangka sebesar 79,2% dari Rp77.000 2014 to Rp16,000 million in 2015.
juta pada tahun 2014 menjadi Rp16.000 juta pada tahun 2015.

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Cash Flows from Financing Activities
Pada tahun 2015 terjadi peningkatan signifikan pada kas In 2015, there was a significant increase in net cash flows
bersih dari aktivitas pendanaan karena Perseroan menerima from financing activities because the Company receivd State
Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp250 miliar pada Investment (PMN) amounting to Rp 250 billion in December
bulan Desember 2015. 2015.

dalam juta rupiah | in million rupiah

Arus Kas 2015 2014 Cash Flow


Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Operasi 100.719 72.186 39,5% Cash Flow From (For) Operating Activities

Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Investasi (16.701) (104.592) -84,0% Cash Flow From (For) Investing Activities

Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Pendanaan 241.780 (5.266) -4726,5% Cash Flow From (For) Financing Activities

Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas 325.798 (37.633) -965,7% Net Increase (Decrease) in Cash and Cash Equivalents

Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 124.442 162.074 -23,2% Cash and Cash Equivalents at the Beginning of The Year

Saldo Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 450.240 124.442 261,8% Kas dan Setara Kas Akhir Tahun

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


96 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

RASIO-RASIO KEUANGAN FINANCIAL RATIOS

Tabel: Rasio Keuangan


Table: Financial Ratios

Uraian
No. 2015 2014 2013 2012 2011
Description
Rasio Likuiditas | Liquidity Ratios

1 Cash Ratio (%) 1.445,54 822,01 875,20 1.019,80 1.242

2 Current Ratio (%) 2.128,16 1.006,85 905,39 1.051,87 1.22

Rasio Aktivitas | Activity Ratios

1 Inventory Turn-Over (day) 0,08 0,10 0,13 0,62 0,79

2 Collection Period (days) 48,37 59,29 58,82 17,26 46,96

3 Total Assets Turn-Over (%) 53,27 14,53 26,58 13,13 15,21

Rasio Solvabilitas | Solvability Ratios

1 Ratio of Owner's Equity to Total Assets 90,90 86,49 54,24 88,44 85,11

Rasio Rentabilitas | Rentablity Ratios

1 Net Return on Investment (%) 9,15 7,69 4,61 4,54 5,38

2 Net Return on Equity (ROE) (%) 7,24 6,97 9,07 5,54 5,56

PENCAPAIAN TARGET TAHUN 2015 ACHIEVEMENT OF 2015 TARGETS

Perbandingan antara pencapaian kinerja keuangan The comparison between financial performance and targets
dibandingkan target yang telah ditetapkan dalam Rencana set in Corporate Work Plan and Budget (RKAP) is as follows:
Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) adalah sebagai
berikut:

dalam juta rupiah | in million rupiah

2014 2015 2015 2015 2015


No. URAIAN DESCRIPTION
Realization Target Realization vs 2014 vs Target
I Laporan Laba Rugi Income Statement

1. Pendapatan Usaha 159.881 204.863 207.236 130% 101% Operating Revenues

2. Jumlah Beban Usaha (87.490) (105.175) (89,208) 101% 85% Operating Expenses

3. Laba Bersih 70.233 78.108 96.366 137% 123% Net Income

4. Laba Bersih Komprehensif 63.500 78.281 90.757 143% 116% Net Comprehensive Income

II Laporan Posisi Keuangan Balance Sheet

1. Jumlah Aset 1.126.934 1.429.128 1.454.122 129% 102% Total Assets

2. Jumlah Liabilitas 137.802 117.347 132.453 96% 113% Total Liabilities

3. Jumlah Ekuitas 989.132 1.311.781 1.321.669 134% 101% Total Equity

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
97
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN KEUANGAN
Financial Review

RENCANA TARGET TAHUN 2016 TARGETS PLAN FOR 2016

Perseroan telah menyusun RKAP 2016 dengan The Company has prepared RKAP 2016 taking into account
mempertimbangkan rencana pengembangan bisnis Perseroan its business development plan going forward. The Companys
ke depan. Target keuangan Perseroan tahun 2016 adalah financial targets for 2016 are as follows:
sebagai berikut:

dalam juta rupiah | in million rupiah

2015 2016 Growth


Uraian Description
Realization Target (%)
Pendapatan Usaha 207.236 224.928 9% Operating Revenues

Laba Bersih 96.366 95.931 0% Net Income

Jumlah Aset 1.454.122 1.707.589 17% Total Assets

Jumlah Ekuitas 1.321.669 1.415.523 7% Total Equity

KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG DAN TINGKAT SOLVENCY AND RECEIVABLES COLLECTABILITY


KOLEKTABILITAS PIUTANG RATE

Kemampuan Membayar Utang Solvency


Tingkat kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajibannya The Companys solvability are indicated by the ratios of debt to
(solvabilitas) dapat dilihat dari rasio kewajiban terhadap aktiva assets and debt to equity as follows:
maupun rasio pinjaman terhadap ekuitas sebagai berikut:

A. Rasio Utang Terhadap Ekuitas A. Debt to Equity Ratio


Rasio utang terhadap ekuitas Perseroan di tahun 2015 The Companys debt to equity ratio in 2015 was 10%,
sebesar 10%, lebih rendah dari tahun 2014 yang tercatat lower than in 2014 which reached 14%. This was due to
sebesar 14%. Hal ini disebabkan adanya penurunan total a decrease in total liabilities in 2015 while the total equity
liabilitas di tahun 2015 sedangkan total ekuitas mengalami increased.
peningkatan.

B. Rasio Utang Terhadap Aset B. Debt to Assets Ratio


Rasio utang terhadap total aset di tahun 2015 sebesar Debt to assets ratio in 2015 was 9%, lower than in 2014
9%, lebih rendah dibanding tahun 2014 yaitu 12%. Hal ini which reached 12%. This demonstrated the Companys
menunjukkan kemampuan Perseroan untuk membayar ability to pay its obligations had improved from the previous
kewajibannya semakin membaik dibandingkan tahun year.
sebelumnya.

C. Tingkat Kolektabilitas Piutang C. Receivables Collectability Rate


Kolektabilitas piutang dipengaruhi oleh kemampuan Receivables collectability rate is influenced by the
Perseroan dalam menagih piutangnya. Rata-rata perputaran Companys ability to collect its receivables. The Companys
piutang Perseroan di tahun 2015 adalah 48,37 hari, lebih average receivables turnover in 2015 was 48.37 days, better
baik dibandingkan tahun 2014 yaitu 59,29 hari. Hal ini than 2014 which reached 59.29 days. This indicates that
menunjukkan kemampuan Perseroan dalam mengelola the Companys ability to manage its invested funds in
dana yang tertanam dalam piutang semakin baik dari tahun receivables had improved from the previous year. To reduce
sebelumnya. Untuk mengurangi risiko investor gagal bayar default risk, the Company applies payment policy at the
(default), Perseroan menerapkan kebijakan pembayaran beginning of each quarter to all investors. Additionally, the
di awal triwulan untuk semua investor. Selain itu Perseroan Company could apply long-term contracts of 30 years
juga bisa melakukan kontrak jangka panjang 30 tahun di in advance for land lease. These long-term contracts are

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


98 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

awal untuk sewa tanah. Kontrak jangka panjang ini lebih more secure for the Company because the cash is received
menjamin Perseroan untuk penerimaan dana kas lebih earlier.
awal.

STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN CAPITAL STRUCTURE AND MANAGEMENT POLICY
ATAS STRUKTUR MODAL ON CAPITAL STRUCTURE

Struktur Modal Capital Structure

dalam juta rupiah | in million rupiah

Struktur Modal 2015 2014*) Capital Structure


Liabilitas Lancar 33.663 38.446 -12,4% Current Liabilities

Liabilitas Tidak Lancar 98.789 95.355 3,6% Non Current Liabilities

Liabilitas Lepasan 0 4.000 -100% Disposal Liabilities

Jumlah Liabilitas 132.453 137.802 -3,8% Total Liabilities

Ekuitas 1.321.669 989.132 33,6% Equity

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 1.454.122 1.122.933 29,5% Total Liabilities and Equity

*) Disajikan kembali | Restated

Modal Perseroan terdiri dari seluruh komponen ekuitas. The Companys capital consists of all components of equity.
Struktur modal merupakan perimbangan antara penggunaan Capital structure is a balance between the use of equity and
modal sendiri dengan pinjaman/utang yang terdiri dari utang debt which consists of short-term debt and long-term debt.
jangka pendek dan utang jangka panjang. Perubahan struktur Capital structure changes due to addition or reduction of long-
modal terjadi karena penambahan atau pengurangan dari term unearned income. Therefore, the Company established
pendapatan diterima dimuka jangka panjang. Oleh karena itu a policy on optimal capital structure in order to maximize its
Perseroan menetapkan kebijakan struktur permodalan yang value.
optimal agar dapat memaksimalkan nilai Perseroan.

Rasio utang terhadap modal pada tanggal-tanggal 31 Desember Debt to equity ratios as at December 31, 2015 and December
2015 dan 31 Desember 2014 adalah sebagai berikut: 31, 2014 are as follows:

Rasio Utang Terhadap Modal 2015 2014 Debt To Equity Ratio


Jumlah Liabilitas 132.453 137.802 Total Liabilities

Ekuitas 1.321.669 989.132 Equity

Rasio Utang Terhadap Modal 0,10 0,14 Debt to Equity Ratio

Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal Management Policy on Capital Structure


Tujuan Perseroan mengelola permodalan adalah untuk The Companys capital management aims at safeguarding its
melindungi kemampuannya dalam mempertahankan ability to maintain business sustainability so that the Company
kelangsungan usaha sehingga Perseroan dapat tetap can continue to provide returns to shareholders and benefits to
memberikan imbal hasil bagi pemegang saham dan manfaat other stakeholders and to maintain an optimal capital structure
bagi pemangku kepentingan lainnya serta mempertahankan to reduce cost of capital. To maintain or to adjust the capital
struktur permodalan yang optimal untuk mengurangi biaya structure, with approval of Shareholders, the Company may
modal. Untuk mempertahankan atau menyesuaikan struktur adjust the amount of dividends paid to Shareholders.
permodalannya, atas persetujuan Pemegang Saham,
Perseroan dapat menyesuaikan jumlah dividen yang dibayar
kepada pemegang saham.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
99
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN KEUANGAN
Financial Review

Selain itu, sebagaimana disyaratkan oleh Undang-Undang Additionally, as required by Law No. 40 of 2007 concerning
No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, efektif sejak Limited Liability Company, effective since August 16, 2007,
tanggal 16 Agustus 2007, Perseroan mengalokasikan sampai the Company allocates up to 20% of the issued and fully paid
dengan 20% dari modal saham diterbitkan dan dibayar penuh capital to reserve fund that cannot be distributed.
ke dalam dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan.

IKATAN MATERIAL UNTUK INVESTASI BARANG MATERIAL COMMITMENT FOR CAPITAL


MODAL EXPENDITURE

Pada tahun 2015 tidak ada ikatan yang material atas investasi In 2015 there was no material commitment on capital
barang modal. expenditure.

INFORMASI KEUANGAN YANG MENGANDUNG FINANCIAL INFORMATION CONTAINING


KEJADIAN YANG BERSIFAT LUAR BIASA EXTRAORDINARY EVENT

Sepanjang tahun 2015, Perseroan tidak mencatat adanya During 2015, the Company did not record any financial
informasi keuangan yang mengandung kejadian yang bersifat information containing extraordinary event.
luar biasa.

INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG TERJADI SUBSEQUENT EVENT


SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN

Tidak ada kejadian penting lainnya yang dapat mempengaruhi There is no subsequent event that may affect the financial
laporan keuangan setelah tanggal laporan yang meliputi statements including related-party transaction, potential
transaksi dengan pihak berelasi, transaksi yang berpotensi conflict of interest, assets, liabilities and others.
mengandung benturan kepentingan, aset, liabilitas dan lainnya.

KEBIJAKAN DIVIDEN DIVIDEND POLICY

Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Based on decision of Annual General Meeting of Shareholders
(RUPS) Tahunan Persetujuan Laporan Tahunan Dan (GMS) on Approval for Annual Report and Ratification of
Pengesahan Laporan Keuangan Tahun Buku 2014 tanggal 13 Financial Statements for Financial Year 2014 dated May 13,
Mei 2015, ditetapkan penggunaan laba bersih (laba bersih 2015, the net income (net income for the year attributable to
tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk) the parent entity) for financial year 2014 of Rp68,497,109,164
tahun buku 2014 sebesar Rp68.497.109.164 dimana sebesar was to be paid to the State Treasury of Rp6,850,000,000 or
Rp6.850.000.000 atau 10,00% disetorkan ke Kas Negara 10.00% as dividend and placed in reserve of Rp61,647,109,164
sebagai dividen dan sebesar Rp61.647.109.164 atau 90% or 90%.
ditempatkan sebagai cadangan.

Dividen Dividen Kas Per Saham


Tahun | Year Divident Cash Divident Per Share Pay Out Ratio
(Rp) (Rp)
2015 6.850.000.000 6.850,00 10,0%

2014 5.226.000.000 5.226,00 10,0%

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


100 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH EMPLOYEE AND/OR MANAGEMENT STOCK


KARYAWAN DAN/ATAU MANAJEMEN (ESOP/ OPTION PROGRAM (ESOP/MSOP)
MSOP)

Perseroan tidak memiliki program kepemilikan saham oleh The Company has no employee and/or management stock
karyawan dan/atau manajemen yang dilaksanakan perusahaan option program (ESOP/MSOP).
(ESOP/MESOP).

REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL REALIZATION OF USE OF PROCEEDS FROM


PENAWARAN UMUM PUBLIC OFFERING

Perseroan tidak memiliki dana hasil penawaran umum. The Company does not have any proceeds from public offering.

PENYERTAAN MODAL NEGARA STATE INVESTMENT

Pada tanggal 31 Desember 2015, Perseroan menerima On December 31, 2015, the Company received additional
tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp250 State Investment (PMN) amounting to Rp250 billion.
miliar. Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER- Based on Regulation of the Minister of SOEs No. PER-08/
08/MBU/06/12015 Tentang Pedoman Pelaporan Realisasi MBU/06/12015 concerning Reporting Guidelines for the Use of
Penggunaan Tambahan Dana Penyertaan Modal Negara Additional State Investment Funds in State Owned Enterprises
Kepada Badan Usaha Milik Negara Dan Perseroan Terbatas. and Limited Liability Companies, every SOE or limited liability
maka setiap BUMN atau Perseroan Terbatas yang anak company whose subsidiary receives additional PMN funds,
perusahaannya mendapatkan tambahan dana PMN, wajib shall report on realization of the use of additional PMN funds
melaporkan realiasi penggunaan tambahan dana PMN dari from the government to the Ministry of SOEs. The Report of the
pemerintah tersebut kepada Kementerian BUMN. Laporan Use of Additional PMN Funds in PT Pengembangan Pariwisata
Penggunaan tambahan PMN pada PT Pengembangan Indonesia (Persero) is as follows:
Pariwisata Indonesia (Persero) adalah sebagai berikut:

Tabel: Realisasi Penggunaan Tambahan Dana Penyertaan Modal Negara per 31 Desember 2015
Table: The Use of Additional State Capital Investment Fund as per December 31, 2015

Realisasi Penggunaan Dana


Nilai PMN Tahun 2015 Sisa Dana
No Kegiatan The Use of Funds In 2015 Activities
(Rp 000.000) Balance
Q1 Q2 Q3 Q4
1 Infrastruktur Jalan 97.923 - - - - 97.923 Road infrastructure

2 Penataan Lagoon 32.246 - - - - 32.246 Lagoon Structuring

3 Utilitas Bawah Tanah 65.384 - - - - 65.384 Underground Utilities

4 Pengolahan Air dan Limbah 26.300 - - - - 26.300 Waste Water Treatment

5 Fasilitas Pendukung Utama 28.148 - - - - 28.148 Main Supporting Facilities

Jumlah 250.000 - - - - 250.000 Total

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
101
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN KEUANGAN
Financial Review

INFORMASI MATERIAL MENGENAI INVESTASI, INVESTMENT, EXPANSION, DIVESTMENT,


EKSPANSI, DIVESTASI, PENGABUNGAN/ BUSINESS MERGER/CONSOLIDATION,
PELEBURAN USAHA, AKUISISI ATAU ACQUISITION, OR DEBT/CAPITAL
RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL RESTRUCTURING

Investasi Investment
Pada tahun 2015 Perseroan melakukan investasi yang ditujukan In 2015, the Companys investments aimed at smooth
untuk kelancaran operasional dan peningkatan kualitas layanan operations and improvement of service quality for all investors
kepada seluruh investor dan pengunjung Kawasan Pariwisata and visitors of Nusa Dua Tourism Area. In addition, the Company
Nusa Dua. Selain itu, Perseroan juga melakukan investasi also invested in business development to achieve its long-
pengembangan usaha untuk pemenuhan sasaran jangka term goals. Operational support investment includes capital
panjang. Investasi penunjang operasional meliputi belanja expenditures in the areas of security, infrastructure, landscape,
modal di bidang pengamanan, infrastuktur, landscape, irigasi, irrigation, office equipment and information technology, waste
peralatan kantor dan teknologi informasi, instalasi air limbah water installation and research. While business development
dan penelitian. Sedangkan pengembangan usaha terutama primarily relates to development of Mandalika area.
terkait dengan pembangunan kawasan Mandalika.

Anggaran Realisasi Pencapaian


Investasi Investment
Budget Realization Achievement
Belanja Modal 32.755.199.374 8.638.466.336 25% Capital Expenditure

Pengembangan Usaha 350.719.893.902 17.113.248.582 5% Development

Jumlah Investasi 32.755.199.374 8.638.466.336 7% Total Investment

Ekspansi, Divestasi, Penggabungan/Peleburan Expansion, Divestment, Business Merger/


Usaha, Akuisisi atau Restrukturisasi Utang/Modal Consolidation, Acquisition, or Debt/Capital
Pada tahun 2015, Perseroan tidak melakukan kegiatan Restructuring
ekspansi, divestasi, penggabungan/peleburan usaha, akuisisi In 2015, the Company did not conduct expansion, divestment,
atau restrukturisasi utang/modal. business merger/consolidation, acquisition, or debt/capital
restructuring.

INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG MATERIAL TRANSACTION INVOLVING CONFLICT


MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN OF INTEREST AND/OR AFFILIATED-PARTY
DAN/ATAU TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI TRANSACTION

Pada tahun 2015, Perseroan tidak melakukan transaksi material In 2015, the Company did not perform material transaction
yang mengandung benturan kepentingan dan/atau transaksi involving conflict of interest and / or affiliated party transaction.
dengan pihak afiliasi.

PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG- CHANGES IN THE LAWS AND REGULATIONS


UNDANGAN YANG BERPENGARUH SIGNIFIKAN WITH SIGNIFICANT IMPACT ON THE COMPANY
TERHADAP PERSEROAN

Pada tahun 2015 tidak terdapat perubahan peraturan In 2015 there were no changes in the laws and regulations with
perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap significant impact on the Company.
Perseroan.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


102 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG CHANGES IN ACCOUNTING POLICIES APPLIED


DITERAPKAN PERSEROAN PADA TAHUN BUKU BY THE COMPANY IN FINANCIAL YEAR 2015
2015

Tidak ada standar baru dan perubahan kebijakan akuntansi There were no new standards and changes in accounting
yang diterapkan Perseroan pada tahun buku 2015. policies applied by the Company in financial year 2015.

KETAATAN SEBAGAI WAJIB PAJAK TAX COMPLIANCE


Perseroan berkomitmen memenuhi kewajiban Perseroan The Company is committed to fulfilling its obligations as a
sebagai wajib pajak. Kontribusi terbesar Perseroan adalah taxpayer. The biggest contribution of the Company is fulfillment
pemenuhan kewajiban Pajak Penghasilan (PPh) Badan. Total of Corporate Income Tax (PPh Badan) obligation. The total tax
pajak yang dibayarkan Perseroan pada tahun 2015 sebesar paid by the Company in 2015 amounted to Rp26.31 billion.
Rp26,31 miliar.

Tabel: Setoran Pajak Tahun 2015 2014


Table: Tax Payment in 2015 - 2014

Pajak 2015 2014 Tax


Pajak Penghasilan (PPh) 21.661.297.143 2.158.378.897 Income Tax

Pajak Bumi dan Bangunan 2.733.216.660 587.166.292 Land and Building Tax

PPh Karyawan 1.913.656.619 2.619.604.731 Employee Income Tax

Jumlah 26.308.170.422 5.365.149.920 Total

TINGKAT KESEHATAN PERUSAHAAN CORPORATE SOUNDNESS LEVEL

Penilaian efisiensi dan produktivitas Perseroan dilakukan Assessment of the Companys efficiency and productivity is
melalui penilaian kinerja BUMN secara berkala atas dasar conducted through periodic SOE performance assessment
laporan manajemen dan laporan keuangan. Hasil penilaian on the basis of management reports and financial statements.
kinerja BUMN tersebut selanjutnya digunakan untuk The results of SOE performance assessment are then used to
menentukan penggolongan tingkat kesehatan BUMN. determine SOE soundness level.

Berdasarkan hasil penilaian tingkat kesehatan Based on results of soundness level assessment of
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) yang PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), which
mengacu pada Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara refer to Decision of the Minister for State Owned Enterprises
Nomor KEP-100/MBU/2002 tanggal 4 Juni 2002 tentang No. KEP-100/MBU/2002 dated June 4, 2002 concerning
Penilaian Tingkat Kesehatan Badan Usaha Milik Negara Assessment of State-Owned Enterprises Soundness Level, in
dalam tahun 2015 dikategorikan SEHAT (A) dengan total 2015 the level was SOUND (A) with a total score of 71.88
skor sebesar 71,88 poin. Pencapaian tersebut meningkat points. This achievement has improved from 2014 with a total
dibandingkan tahun 2014 dengan total skor 68,30 poin. score of 68.30 points.

Bobot Skor
No. Kriteria Penilaian Assessment Criteria
Weight Score
1. Aspek Keuangan 70,00 46,50 Financial Aspect

2. Aspek Operasional 15,00 14,38 Operational Aspect

3. Aspek Administratif 15,00 11,00 Administrative Aspect

Jumlah 100,00 71,88 Total

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
103
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN KEUANGAN
Financial Review

PROSPEK USAHA BUSINESS PROSPECTS

Sebagai salah satu andalan pemerintah dalam menghasilkan As one of the governments pillars in generating foreign
devisa, sektor pariwisata menjadi semakin penting karena exchange, the tourism sector is becoming increasingly
sektor lainnya seperti komoditas, minyak kelapa sawit dan important because other sectors such as commodities, palm
migas (minyak dan gas) saat ini tidak dapat lagi menjadi oil and oil and gas at this time can no longer be the leading
sektor andalan karena kondisi pasar global yang sulit diprediksi. sectors due to the unpredictable global market conditions.
Sedangkan industri pariwisata terus memperlihatkan While the tourism industry continues to show growth.
pertumbuhan.

Saat ini wisatawan Tiongkok telah mencapai angka 100 Currently, the number of tourists from China has reached 100
juta orang per tahun dengan tren yang terus meningkat. million people per year with a growing trend. In terms of the
Dari segi jumlah, wisatawan Tiongkok sudah menggeser number of tourists, Chinese had shoved Japan, Europe and
wisatawan Jepang, Eropa dan Rusia. Wisatawan Tiongkok Russia. Chinese tourists also showed an increase in spending
juga menunjukkan peningkatan nilai belanja. Jika sebelumnya amount. Previously came in economical group tour, Chinese
mereka datang dalam rombongan tur yang ekonomis, kini tourists now are differentiated and stay in first class resorts in
wisatawan Tiongkok sudah terdiferensiasi dan tinggal di resort Bali, such as: Ubud, Bulgari and St. Regis.
kelas satu di Bali seperti Ubud, Bulgari dan St. Regis.

Jumlah wisatawan dari Rusia khususnya ke Bali juga The number of tourists from Russia, especially to Bali also
menunjukkan tren meningkat di tahun 2015. Hal ini tidak showed a rising trend in 2015. This was an impact of Presidential
terlepas dari kebijakan pemerintah yang mengeluarkan Regulation (Perpres) No. 104 of 2015 concerning Amendment
Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 Tahun 2015 tentang to Presidential Regulation No. 69 of 2015 concerning Visa-Free
Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 69 Tahun 2015 Travel which includes Russia in the list of 75 countries whose
tentang Bebas Visa Kunjungan dimana Rusia termasuk citizens are exempt from obligation to obtain tourist-visa to
di dalam daftar 75 negara yang warganya dibebaskan dari enter the territory of Indonesia for a maximum of 30 days.
kewajiban memiliki visa kunjungan untuk memasuki wilayah
Indonesia dalam rangka kunjungan wisata paling lama 30 hari.

Dukungan pemerintah dengan kebijakan-kebijakan progresif Governments support in the form of progressive policies
di sektor pariwisata memang menumbuhkan optimisme bagi in the tourism sector encourages optimism among tourism
pelaku usaha di bidang pariwisata. Kebijakan lainnya adalah entrepreneurs. Another policy is Presidential Regulation No.
Perpres Nomor 105 Tahun 2015 tentang Kunjungan Kapal 105 of 2015 concerning Visit of Foreign Yachts to Indonesia
Wisata (Yacht) Asing ke Indonesia dan Peraturan Menteri and Regulation of the Minister of Transportation No. 121
Perhubungan Nomor 121 Tahun 2015 tentang Pemberian of 2015 concerning Granting Facility for Travellers Using
Kemudahan bagi Wisatawan dengan Menggunakan Kapal Foreign Cruiseships which simplify the licensing related to the
Pesiar (Cruiseship) Berbendera Asing yang menyederhanakan incoming yachts and cruiseships to the territory of Indonesia. In
perizinan terkait masuknya kapal wisata dan kapal pesiar addition, the Ministry of Tourisms promotional budget for 2016
ke wilayah teritorial Indonesia. Selain itu, anggaran promosi rose sharply to Rp5.6 trillion from only Rp2.4 trillion in 2015.
Kementerian Pariwisata untuk tahun 2016 meningkat tajam Of that budget, amounting to Rp2.71 trillion will be allocated
menjadi Rp5,6 triliun dari hanya Rp2,4 triliun pada tahun 2015. to development of tourism promotion and marketing in other
Dari anggaran tersebut, sebesar Rp2,71 triliun akan dialokasikan countries.
untuk pengembangan promosi dan pemasaran pariwisata di
mancanegara.

Ini adalah prospek industri pariwisata Indonesia yang The prospect of Indonesias tourism industry is targeted to
ditargetkan akan mencapai 20 juta pada tahun 2020 dengan reach 20 million tourist arrivals by 2020 with a projected
proyeksi kenaikan 20% setiap tahunnya. Artinya, di tahun 2016 annual increase of 20%. Meaning, the target for 2016 is 12
ditargetkan 12 juta wisatawan datang ke Indonesia. Sementara million tourist arrivals in Indonesia. While Bali is targeted to be
Bali ditargetkan untuk dikunjungi 4,4 juta wisatawan pada visited by 4.4 million tourists in 2016.
tahun 2016.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


104 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Data BPS menunjukkan jumlah kedatangan turis mancanegara BPS data shows that the number of foreign tourist arrivals
ke Bali pada tahun 2015 mencapai 3,9 juta orang. Jika termasuk in Bali in 2015 reached 3.9 million. If domestic tourists are
wisatawan domestik maka akan mencapai lebih dari 4,5 juta included, the number will reach more than 4.5 million. Meaning,
orang. Artinya, pangsa pasar Bali mencapai lebih dari 40% Balis market share was more than 40% of all tourist arrivals
dari seluruh wisatawan yang datang ke Indonesia. Sementara in Indonesia. While Nusa Dua welcomed about 20% of 4.5
Nusa Dua menerima sekitar 20% dari 4,5 juta atau 900 ribu million or 900 thousand tourists. Looking ahead, Mandalika
wisatawan. Ke depan, kawasan Mandalika diproyeksikan akan area is projected to be visited by 2 million tourists.
dikunjungi 2 juta wisatawan.

Optimalisasi Nusa Dua Optimization of Nusa Dua


Di Nusa Dua, beberapa investasi yang sedang dan akan In Nusa Dua, several investments are being and will be made
dikerjakan adalah peningkatan fungsi lagoon. Selain sebagai including improvement of the lagoons functions. Besides as
fasilitas pengolahan limbah yang berbasis bioteknologi, lagoon a biotechnology-based waste treatment facility, Nusa Dua
Nusa Dua juga telah menjadi kawasan hijau yang menjadi lagoon has also become a green area as a favorite halt for birds
tempat favorit persinggahan burung migrasi lintas benua. that migrate across the continents. This uniqueness could
Keunikan ini berpotensi dikembangkan menjadi tempat wisata potentially be developed into a tourism and observation spot
dan penelitian bagi para peneliti mancanegara. Selain itu, dalam for foreign researchers. In addition, within the next two years
dua tahun ke depan Perseroan juga akan mengembangkan the Company will also develop the Peninsula Island as a new
pulau Peninsula sebagai kawasan destinasi baru. destination area.

Sejalan dengan arah pengembangan usaha ke depan, Perseroan In line with the future direction of business development, the
melihat beberapa peluang untuk menambah sumber-sumber Company sees opportunities to increase revenue sources in
pendapatan di Nusa Dua. Salah satunya adalah sebagai Nusa Dua. One is as a utilities provider. The utilities provided
penyedia utilitas. Utilitas yang disediakan Perseroan di Nusa by the Company in Nusa Dua are still limited to waste water
Dua saat ini masih terbatas pada pengolahan air limbah treatment and irrigation. The Company can increase revenue
dan irigasi. Perseroan dapat meningkatkan pendapatan by providing city gas network and internet-based information
dengan menyediakan jaringan gas bumi kota (city gas) dan and communication technology for the entire area. Moreover,
menyediakan jaringan teknologi informasi dan komunikasi the existence of the Companys several assets outside the area
berbasis internet untuk seluruh kawasan. Selain itu, keberadaan is currently not optimally utilized.
beberapa aset Perseroan di luar kawasan saat ini belum
dimanfaatkan secara optimal.

Penyelenggaraan event di Nusa Dua juga menjadi peluang Organizing events in Nusa Dua is also a good opportunity
peningkatan pendapatan baik bagi perseroan maupun bagi to increase revenue both for for the Company and the hotel
pengelola hotel. Saat ini setidaknya ada dua event yang managers. Currently, there are two regular events held in Nusa
secara rutin diselenggarakan di Nusa Dua yaitu Nusa Dua Dua, namely Nusa Dua Fiesta and Bali Blues Festival. Nusa Dua
Fiesta dan Bali Blues Festival. Nusa Dua Fiesta saat ini masih Fiesta is still limited as an entertainment for the surrounding
terbatas sebagai sarana hiburan bagi masyarakat sekitar. Kami community. We see the potential of this event to bring more
melihat event ini memiliki potensi mendatangkan lebih banyak tourists and to generate both financial and non-financial
wisatawan dan menghasilkan benefit finansial maupun non- benefits if it is better packaged and managed. While Bali Blues
finansial jika dikemas dan dikelola lebih baik lagi. Sedangkan festival, which was held for the first time on 25 april 2015, will
Bali Blues festival yang untuk pertama kalinya diselenggarakan become a regular international event at a large-scale. Bali Blues
pada 25 april 2015, akan menjadi event berkala berskala besar Festival will be the equivalent of Java Jazz which has become a
dan mendunia. Bali Blues Festival akan menjadi ajang setara gathering event for the worlds blues maestros. The advantage
Java Jazz yang menjadi tempat berkumpul maestro-maestro of Bali Blues Festival in comparison with Java Jazz is its fixed
blues dunia. Kelebihan Bali Blues Festival dibandingkan Java home base on the Peninsula Island, Nusa Dua.
Jazz adalah memiliki lokasi tetap (homebase) yaitu di Pulau
Peninsula, Nusa Dua.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
105
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TINJAUAN KEUANGAN
Financial Review

Pengembangan destinasi pariwisata baru Development of new tourism destinations


Pengembangan destinasi baru tentu membutuhkan dukungan Development of new destinations would require significant
pendanaan yang besar. Hal itu dapat diatasi dengan bersinergi funding. This can be overcome by synergy with other state-
dengan BUMN lain, pemerintah daerah dan investor swasta, owned enterprises, local governments and private investors,
dimana Perseroan dapat berperan sebagai pengelola destinasi wherein the Company can act as a destination manager with
dengan kompetensi dan sumber daya yang dimiliki. Keunikan its competence and available resources. The Companys
Perseroan adalah kemampuan membuat perencanaan, uniqueness is its ability to make planning, infrastructure
pembangunan infrastruktur dan pengelolaan destinasi yang development and destination management. The Company has
belum ada pembandingnya di Indonesia. no local competitor in this particular field.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


106 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Proyeksi Keuangan pada tahun 2017 Mandalika sudah dapat Financial Projection in 2017, Mandalika will be able to
menyumbangkan pendapatan dan akan terus meningkat menjadi contribute revenues and will continue to rise replacing Nusa
kontributor utama menggantikan Nusa Dua. Selain pendapatan, Dua as the major contributor. Besides revenue, Mandalika area
kawasan Mandalika diproyeksikan akan melipatgandakan aset is projected to double the Companys assets from the current
Perseroan dari sekitar Rp 1,5 triliun saat ini menjadi minimal balance of around Rp1.5 trillion to at least Rp 5 trillion. This will
Rp 5 triliun. Ini akan menjadi lompatan besar (quantum leap) be a quantum leap for the Company.
bagi Perseroan.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
107
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

SUMBER DAYA
MANUSIA &
TEKNOLOGI
INFORMASI
Human Capital & IT

Perseroan memiliki SDM The Company has qualified human


dengan pengalaman yang resources with excellent experience
mumpuni dalam mengelola in managing world-class tourism
sebuah destinasi pariwisata destinations with their competence,
kelas dunia dengan kompetensi, knowledge and ideas, elements
pengetahuan dan ide yang akan that will be crucial resources to
menjadi modal penting bagi realize the Companys business
rencana pengembangan bisnis development plans in the future.
Perseroan ke depan.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


108 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

SUMBER DAYA MANUSIA


Human Resources

Sumber daya manusia (SDM) adalah aset penting Perseroan Human resources (HR) are important asset of the Company
sebagai salah satu pilar pendukung brand equity ITDC yang kuat as a pillar that supports ITDC strong brand equity at the global
dan berskala global. Perseroan memiliki karyawan-karyawan scale. The Company has qualified employees with excellent
dengan pengalaman yang mumpuni dalam mengelola sebuah experience in managing world-class tourism destinations.
destinasi pariwisata kelas dunia. Kompetensi, pengetahuan Their competence, knowledge and ideas are crucial resources
dan gagasan-gagasan mereka menjadi modal penting bagi to realize the Companys business development plans in the
rencana pengembangan bisnis Perseroan ke depan. future.

Oleh karena itu, di akhir tahun 2015 Perseroan melakukan Therefore, at the end of 2015 the Company initiated internal
konsolidasi internal dimulai dari penataan sistem pengelolaan consolidation starting from HR management system which is
SDM yang diselaraskan dengan visi, misi dan rencana jangka aligned with the Companys vision, missions and long-term
panjang perusahaan (RJPP). Untuk mendukung strategi corporate plans (RJPP). To support business development
pengembangan usaha, setiap divisi atau bagian dialokasikan strategy, qualified HR are assigned according to the needs
SDM yang sesuai dengan kebutuhan baik yang berasal dari of each division. The assigned HR may come from internal
internal melalui proses mutasi, rotasi dan promosi maupun through movement, rotation and promotion or from external by
dengan merekrut tenaga pro-hire untuk mendukung percepatan recruiting pro-hire to support accelerated development of the
pengembangan lini bisnis Perseroan. Companys business lines.

Budaya Kerja Work Culture


Perseroan telah mendefinisikan budaya kerja yang merupakan The Company has defined its work culture as interpretation
interpretasi atas perilaku atau sikap kerja yang terkait of work behavior or attitude related to business ethics and
dengan etika usaha dan tata perilaku, yang telah menjadi ciri code of conduct, which has become personality trait of all
kepribadian seluruh komponen Perseroan dalam membangun components of the Company in creating work ease, comfort
kelancaran, kenyamanan, dan efektivitas kerja. Budaya kerja and effectiveness. ITDC work culture is explained in ITDC
ITDC dijabarkan dalam Tata Nilai Unggulan ITDC, yaitu: Excellent Values, namely:
Integrity dan Professional Integrity and Professionalism
Team Work Team Work

Untuk mendukung percepatan


pengembangan lini bisnis Perseroan,
hingga kuartal I 2016 Perseroan telah
merekrut 30 karyawan baru untuk
memenuhi kebutuhan pengembangan
organisasi termasuk memperkuat
struktur organisasi proyek Mandalika.
To support accelerated expansion of the
Companys business lines, until the first quarter
of 2016 the Company had recruited 30 new
employees to meet the needs for organization
development including strengthening
organizational structure of Mandalika project.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
109
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

SUMBER DAYA MANUSIA & TEKNOLOGI INFORMASI


Human Capital & IT

Development and Customer Focus Development and Customer Focus


Creative, Comitment, and Consistent Creative, Commitment, and Consistent
Jujur Jujur (Honest)
Adil Adil (Fair)
Yakin Yakin (Confident)
Akuntabilitas Akuntabilitas (Accountability)

Rekrutmen Recruitment
Perseroan membuka kesempatan kerja para kandidat The Company provides employment opportunities to the best
terbaik dari seluruh Indonesia. Namun demikian, Perseroan candidates from all over Indonesia. However, the Company is
berkomitmen untuk memberi peluang bagi masyarakat committed to providing opportunities to the local people to
setempat untuk menjadi karyawan Perseroan sesuai kebutuhan become employees according to the Companys needs as long
sepanjang memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan. as they meet the required qualifications.

Kebutuhan SDM di Perseroan dipenuhi melalui kombinasi The Companys HR needs are met through a combination of
rekrutmen internal dan eksternal. Rekrutmen internal dilakukan internal and external recruitments. Internal recruitment is done
melalui proses mutasi, rotasi dan promosi yang terbuka dan through open and fair movement, rotation and promotion
adil sesuai hasil penilaian kinerja dan kompetensi individu. according to appraisal results of individual performance
Rekrutmen ekternal terutama untuk mendapatkan tenaga and competency. External recruitment is mainly to obtain
berpengalaman (pro-hire) untuk segera mengisi posisi yang pro-hires to immediately fill positions requiring specific
membutuhkan kompetensi tertentu yang belum bisa dipenuhi competencies that can not be met by internal HR. In addition,
oleh SDM internal. Selain itu, Perseroan juga merekrut fresh the Company also recruits fresh graduates with outstanding
graduate berprestasi akademik baik dan berpotensi untuk academic achievement and potential to be further developed
dikembangkan lebih lanjut dalam program Management in Management Trainee program.
Trainee.

Di akhir tahun 2015 hingga kuartal I 2016 Perseroan telah Since the end of 2015 until the first quarter of 2016 the
merekrut 30 karyawan baru untuk memenuhi kebutuhan Company had recruited 30 new employees to meet the needs
pengembangan organisasi Perseroan termasuk memperkuat for the Companys organization development, including
struktur organisasi proyek Mandalika. strengthening organizational structure of Mandalika project.

Pengelolaan Kinerja dan Pengembangan Karir Performance Management and Career Development
Perseroan menerapkan sistem pengelolaan kinerja melalui The Company implements performance management system
mekanisme pembuatan target/sasaran kerja individu yang through individual work target mechanism which is derived
diturunkan dari key performance indicators (KPI) perusahaan from corporate key performance indicators (KPI) according to
sesuai Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) dan Corporate Long Term Plan (RJPP) and Corporate Work Plan
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Evaluasi and Budget (RKAP). Performance evaluation is conducted
kinerja dilakukan secara berkala untuk mengetahui pencapaian periodically to assess performance achievement as compared
kinerja sesuai target yang telah disepakati. Dari hasil evaluasi, to the agreed upon targets. The evaluation results can map
dapat dipetakan kendala dan hambatan yang berpotensi challenges and obstacles that could potentially lead to not
menyebabkan tidak tercapainya target. Selanjutnya, dilakukan achieving the targets. Furthermore, coaching is also conducted
proses coaching untuk mendorong peningkatan kinerja agar to improve performance in order to achieve the targets.
target dapat tercapai. Sistem penilaian kinerja karyawan Employee performance appraisal is conducted every 6 (six)
dilaksanakan setiap 6 (enam) bulan sekali, yang dilakukan months, by the direct supervisor with approval of officials up to
oleh atasan langsung dengan persetujuan pejabat sampai 2 2 (two) levels above the employees level.
(dua) tingkat di atasnya.

Perseroan memberikan kesempatan yang sama kepada The Company provides equal opportunity to all employees to
seluruh karyawan untuk mencapai jenjang karir tertentu sesuai achieve certain career path according to their performance
dengan kinerja dan potensinya. Program pengembangan karir and potential. Career development program is conducted by

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


110 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

dilakukan dengan memberikan penugasan khusus, coaching giving special assignments, coaching and mentoring. In 2015,
dan mentoring. Pada tahun 2015, sebanyak 16 karyawan there were 16 employees who got promoted at various levels
mendapat promosi berbagai posisi mualai dari Kepala Seksi from Section Head to Division Head.
hingga Kepala Divisi.

Strategi Remunerasi Remuneration Strategy


Perseroan berusaha memenuhi hak-hak karyawan termasuk The Company strives to fulfill employees rights including
remunerasi yang kompetitif sesuai dengan standar industri competitive remuneration according to the industry standard
dan peraturan ketenagakerjaan setempat. Besaran remunerasi and local manpower regulations. The remuneration amount
disesuaikan dengan pangkat dan golongan, masa kerja serta depends on rank, grade, service years, and position. Bonus/
jabatan. Bonus/jasa produksi diberikan secara proporsional production service is given proportionally with performance
terkait hasil penilaian kinerja. Perseroan juga memberikan appraisal results. The Company also gives long service and
penghargaan masa kerja dan loyalitas berupa cincin emas loyalty awards in the form of 10 gram gold to employees
seberat 10 gram untuk karyawan yang memasuki masa kerja 15, entering their 15th, 25th and 35th service years.
25 dan 35 tahun.

Perseroan juga memiliki program pensiun untuk karyawan yang In addition, the Company has pension plan for employees
telah memasuki usia 56 tahun. Terdapat dua program pensiun, entering the age of 56 years. There are two pension programs,
yaitu program pensiun manfaat pasti dengan peserta adalah which are defined benefit pension plan for employees who are
karyawan yang diangkat sebagai karyawan tetap sebelum appointed as permanent employees prior to 2005 and defined
tahun 2005 dan program pensiun iuran pasti untuk karyawan contribution pension plan for the remaining employees. The
tetap lainnya. Dana pensiun ini berasal dari iuran pegawai pension fund is derived from contributions from employees
dan perusahaan yang nilainya setara 20% dari gaji pokok. and the Company with an equal amount of 20% of basic
Dari jumlah 20% tersebut, sebesar 70% adalah kontribusi salary. Of this 20%, 70% is contributed by the Company and
perusahaan dan 30% merupakan kontribusi karyawan. 30% is contributed by employees.

Pengembangan Kompetensi Competence Development


Program pengembangan kompetensi terus dilakukan untuk Competence development program is conducted on an
meningkatkan kualitas SDM Perseroan. Perseroan menyusun ongoing basis to improve the quality of the Companys HR. The
berbagai program pelatihan yang diselaraskan dengan Company prepares various training programs that are aligned
perkembangan industri pariwisata dan strategi pengembangan with the tourism industry development and the Companys
perusahaan ke depan. Program pelatihan dapat berupa development strategy in the future. The training programs are
pelatihan teknis, manajerial, penugasan khusus dan sharing in the forms of technical training, managerial training, special
knowledge yang ditentukan berdasarkan analisa kebutuhan assignment and knowledge sharing based on analysis on
pada masing-masing divisi atau bagian, serta analisis the needs of each division or section, as well as gap analysis
kesenjangan antara persyaratan jabatan dan kompetensi. between job requirements and competencies. Every employee
Setiap karyawan mempunyai hak dan kesempatan yang has equal rights and opportunities to attend trainings according
sama untuk mendapatkan pelatihan sesuai kebutuhannya. to their needs. The Company also provides opportunity for
Perseroan juga memberikan kesempatan bagi karyawan untuk employees to pursue higher formal education according to
menempuh jenjang pendidikan formal yang lebih tinggi sesuai their work requirements.
dengan persyaratan jabatan.

Pada tahun 2015, Perseroan telah menyelenggarakan 14 sesi In 2015, the Company held 14 training sessions including
pelatihan termasuk mengirim karyawan untuk mengikuti sending employees to attend trainings/workshops/seminars
pelatihan/workshop/seminar yang diselenggarakan oleh pihak organized by external parties. There were 186 training
eksternal. Total peserta pelatihan sebanyak 186 orang dengan participants with the ratio of training to the number of
rasio pelatihan terhadap jumlah karyawan 1,31. Investasi employees of 1.31. The Companys investment in education
Perseroan untuk program pendidikan dan pelatihan pada tahun and training programs in 2015 amounted to Rp 715,638,281 or
2015 sebesar Rp 715.638.281 atau rata-rata Rp 5.039.706 per an average of Rp 5,039,706 per participant.
peserta.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
111
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

SUMBER DAYA MANUSIA & TEKNOLOGI INFORMASI


Human Capital & IT

Jenis Pelatihan Jumlah Peserta


No
Type of Training Participant

1 In-house Training: Leading Change and Transformation 64

2 Key Performance Indicators (KPI) 3

3 Rekonsiliasi Fiskal Komprehensif dan Pengisian SPT PPh Badan 2014 2


Comprehensive Fiscal Reconciliation and filling the SPT of 2014 Corporate Income tax

4 Modern Office for Top Notch Secretary 2

5 Sosialisasi Surat Edaran Menteri BUMN Nomor: PER-18/MBU/10/2014 Tentang Penyampaian Data, Laporan dan 2
Dokumen BUMN Secara Elektronik dan Surat Edaran Nomor: SE-03/MBU/6/2015 Tentang Penghentian Penyampaian
Data dan Dokumen/Laporan Berkala BUMN Secara Tercetak (Berbasis Paperless)
Socialization of regulation of the Minister of SOEs No. PER-18/MBU/10/2014 on the submission of data, reports, and documents
of State Owned Enterprises in Electronic System dan and Circular Letter No. SE-03/MBU/6/2015 on the Terminated Submission of
Data and Documents/Periodic Reports of State Owned Enterprises in Printed Documents (Based Paperless)

6 Sosialisasi Peraturan Menteri BUMN Nomor: 09/MBU/07/2015 tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan BUMN 1

7 Seminar Tanggung Jawab Direksi dalam Pencegahan, Pendeteksian dan Tipikor 1

8 Workshop Pedoman Pelaporan dan Penyertaan Modal Negara (PMN) Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN Nomor: Per- 3
08/MBU/06/2015

9 Workshop Pemantapan Implementasi dan Penilaian GCG 2


Workshop on Strengthening the GCG Implementation and Assessment

10 Seminar dan Mukernas FKSPI 2


Seminar and Congress of KSPI

11 Seminar Economic Outlook Indonesia untuk Penyusunan RKAP 1


Seminar on Indonesia's Economic Outlook for preparing the Companys work plan and budget.

12 Workshop Metodologi dan Pengungkapan Kasus-Kasus Fraud 1


Workshop on Methodology and Disclosure of Fraud Cases

13 In-house Training: Pengembangan Perencanaan Kawasan 61


In-house Training: Development of Region tourism plan

14 Financing Option for Infrastructure Development on Tourism Sector 41

Jumlah | Total 186

Unit Penunjang Layanan SDM HR Services Supporting Unit


Saat ini manajemen SDM di Perseroan telah didukung oleh Currently HR management in the Company is supported
sistem informasi SDM atau Human Resources Information by Human Resources Information System (HRIS) which is
System (HRIS) yang terintegrasi ke dalam sistem ERP integrated into ERP (Enterprise Resource Planning) system.
(Enterprise Resource Planning). HRIS menyediakan portal HRIS provides HR portal which contains regulations and the
SDM yang memuat peraturan dan kebijakan perusahaan yang Companys policies that can be accessed by all employees.
bisa diakses oleh seluruh karyawan.

Rencana Pengembangan SDM Tahun 2016 HR Development Plan for 2016


Berkembangnya lini bisnis Perseroan, menuntut adanya The development of the Companys business lines, calls for
peningkatan kompetensi dan keahlian karyawan yang continuous improvement in competence and expertise of
berkesinambungan agar mampu mendukung rencana-rencana employees in order to support the Companys development
pengembangan Perseroan. Oleh karena itu, di tahun 2016, plans. Therefore, in 2016, within the framework of corporate
dalam kerangka program transformasi perusahaan, Perseroan transformation program, the Company shall thoroughly review
akan mengkaji ulang secara menyeluruh model kompetensi the existing competence model and business processes.
dan proses bisnis yang ada.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


112 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Profil SDM HR Profile


Sampai dengan 31 Desember 2015, Perseroan memiliki 142 As of December 31, 2015, the Company had 142 employees
karyawan yang terdiri dari 109 karyawan laki-laki (76,8%) dan consisting of 109 male employees (76.8%) and 33 female
33 karyawan perempuan (23,2%). Jumlah karyawan sedikit employees (23.2%). The number of employees increased
meningkat (1,4%) dibandingkan tahun 2014 yang berjumlah slightly (1.4%) compared to 140 employees in 2014 which
140 karyawan, terdiri dari 107 laki-laki (76,4%) dan 33 orang consisted of 107 male employees (76.4%) and 33 male
perempuan (23,6%). Karyawan Perseroan ditempatkan dalam employees (23.6%). The Companys employees are placed in
6 divisi dan 2 perwakilan dengan komposisi sebagai berikut: 6 divisions and 2 representatives of the following composition:

Tabel: Komposisi Karyawan Berdasarkan Unit Kerja


Table: Composition Based on Working Unit

2015 2014

Unit Kerja Jumlah Jumlah Working Unit
% % %
Total Total
Divisi Satuan Pengawasan Intern 6 4,2% 5 3,6% 20,0% Internal Audit Division

Divisi Umum 31 21,8% 31 22,1% 0,0% General Division

Divisi Hukum 5 3,5% 6 4,3% -16,7% Legal Division

Divisi Keuangan 18 12,7% 18 12,9% 0,0% Finance Division

Divisi Operasi 67 47,2% 64 45,7% 4,7% Operations Division

Divisi Pengembangan 9 6,3% 10 7,1% -10,0% Development Division

Perwakilan di Anak Perusahaan 3 2,1% 4 2,9% -25,0% Representative at Subsidiary

Perwakilan Kawasan Pariwisata Mandalika 3 2,1% 2 1,4% 50,0% Representative at Mandalika Resort

Jumlah 142 100,0% 140 100,0% 1,4% Total

Berdasarkan status kepegawaian, Perseroan memiliki karyawan By employment status, the Company has permanent and
tetap dan karyawan kontrak. Selain itu terdapat tenaga alih daya contracted employees. In addition, there were also 93
yang pada tahun 2015 berjumlah 93 orang. Sedangkan pada outsourced employees in 2015. While in 2014 there were 88
tahun 2014 tenaga ailh daya berjumlah 88 orang. Peningkatan outsourced employees. The increased number of outsourced
tenaga alih daya sebesar 5,7% disebabkan meningkatnya employees by 5.7% was due to the increased needs of each
kebutuhan masing-masing unit kerja. unit.

Tabel: Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian


Table: Composition Based on Employment Status

2015 2014

Status Kepegawaian Jumlah Jumlah Employment Status
% % %
Total Total
Karyawan Tetap 124 52,8% 129 56,6% -3,9% Permanent

Karyawan Kontrak 18 7,7% 11 4,8% 63,6% Contract

Tenaga Alih Daya 93 39,6% 88 38,6% 5,7% Outsourcing

Jumlah 235 100,0% 228 100,0% 3,1% Total

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
113
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

SUMBER DAYA MANUSIA & TEKNOLOGI INFORMASI


Human Capital & IT

Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian 2015-2014


Composition Based on Employment Status 2015-2014

52,8% 56,6%

39,6% 38,6%

2015 2014

Karyawan Tetap Permanent


Karyawan Kontrak Contract
7,7% Tenaga Alih Daya Outsourcing 4,8%

Pada tahun 2015 terdapat promosi ke jabatan Kepala Divisi Promotions in 2015 include 1 promotion to Division Head, 3
sebanyak 1 orang, Kepala Bagian sebanyak 3 orang dan promotions to Department Head and 12 promotions to Section
Kepala Seksi sebanyak 12 orang. Hal ini menunjukkan bahwa Head. This shows that internal recruitment system, career path
pelaksanaan sistem rekrutmen internal, jenjang karir dan and promotion have been running well in the Company.
promosi telah berjalan dengan baik di Perseroan.

Tabel: Komposisi Karyawan Berdasarkan Jabatan


Table: Composition Based on Position

2015 2014

Jabatan Jumlah Jumlah Position
% % %
Total Total
Kepala Divisi 9 20,5% 8 23,5% 12,5% Division Head

Kepala Bagian 12 27,3% 11 32,4% 9,1% Department Head

Kepala Seksi 23 52,3% 15 44,1% 53,3% Section Head

Jumlah 44 100,0% 34 100,0% 29,4% Total

Komposisi Karyawan Berdasarkan Jabatan 2015-2014


Composition Based on Position 2015-2014

20,5% 23,5%

52,3% 44,1%

2015 2014

27,3% Kepala Divisi Division Head 32,4%


Kepala Bagian Department Head
Kepala Seksi Section Head

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


114 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Berdasarkan masa kerja, Perseroan didominasi oleh karyawan By service years, the Company is dominated by employees with
dengan masa kerja di bawah 5 tahun yang mencapai 68 service years of below five years with 68 employees (47.9%).
orang (47,9%). Hal ini disebabkan banyaknya karyawan yang This is because many employees retired in the last 2 years, so
pensiun dalam 2 tahun terakhir, sehingga diadakan perekrutan that new employees were recruited. Throughout 2015 there was
karyawan baru. Sepanjang tahun 2015 tidak ada karyawan yang no employee who resigned to move to other companies (zero
mengundurkan diri dengan alasan pindah bekerja di perusahan turnover). This shows that the Company has a comfortable
lain (zero turnover). Hal ini menunjukkan bahwa Perseroan work environment with adequate compensation level resulting
memiliki lingkungan kerja yang nyaman dengan tingkat in high employee engagement.
kompensasi yang memadai sehingga memiliki keterlibatan
karyawan (employee engagement) yang tinggi.

Tabel: Komposisi Karyawan Berdasarkan Masa Kerja


Table: Composition Based on Length of Service

2015 2014

Masa Kerja Jumlah Jumlah Length of Service
% % %
Total Total
0 5 tahun 68 47,9% 64 45,7% 6,3% 0 5 years

6 9 tahun 15 10,6% 9 6,4% 66,7% 6 9 years

10 - 14 tahun 2 1,4% 4 2,9% -50,0% 10 - 14 years

15 19 tahun 15 10,6% 13 9,3% 15,4% 15 19 years

>20 tahun 42 29,6% 50 35,7% -16,0% >20 years

Jumlah 142 100,0% 140 100,0% 1,4% Total

Komposisi Karyawan Berdasarkan Masa Kerja 2015-2014


Composition Based on Length of Service 2015-2014

29,6% 47,9% 35,7% 45,7%

2015 2014
0 5 tahun years
6 9 tahun years
10,6% 10 - 14 tahun years
1,4% 15 19 tahun years 9,3%
>20 tahun years
10,6% 2,9% 6,4%

Pada tahun 2015, kelompok karyawan berusia 18-30 tahun In 2015, the group of employees aged 18-30 years was the
merupakan kelompok terbanyak dengan jumlah 52 orang largest group with 52 employees (36.6%). These young
(36,6%). Orang-orang muda yang penuh semangat dan people with enthusiasm and high work ethics are prepared to
etos kerja tinggi tersebut dipersiapkan untuk mendukung support business development and to encounter the tougher
pengembangan usaha dan menjawab tantangan kompetisi competitive challenges by providing various training and
yang semakin ketat dengan berbagai program pelatihan dan competence development programs to improve their technical
pengembangan kompetensi untuk meningkatkan technical skill and leadership.
skill dan leadership mereka.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
115
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

SUMBER DAYA MANUSIA & TEKNOLOGI INFORMASI


Human Capital & IT

Tabel: Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia


Table: Composition Based on Age

2015 2014

Usia (tahun) Jumlah Jumlah Age (years old)
% % %
Total Total
18 30 52 36,6% 54 38,6% -3,7% 18 30

31 35 15 10,6% 10 7,1% 50,0% 31 35

36 40 14 9,9% 8 5,7% 75,0% 36 40

41 45 12 8,5% 12 8,6% 0,0% 41 45

46 50 15 10,6% 16 11,4% -6,3% 46 50

>51 34 23,9% 40 28,6% -15,0% >51

Jumlah 142 100,0% 140 100,0% 1,4% Total

Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia 2015-2014


Composition Based on Age 2015-2014

23,9% 36,6% 28,6% 38,6%

2015 2014
Usia Ages 18 30
10,6% Usia Ages 31 35
Usia Ages 36 40 11,4%
Usia Ages 41 45
8,5% Usia Ages 46 50
10,6% Usia Ages >51 8,6% 7,1%
9,9% 5,7%

Berdasarkan tingkat pendidikan, jumlah karyawan terbanyak By educational level, the highest number of employees have
adalah dengan tingkat pendidikan sarjana (S1) yaitu sebanyak undergraduate (S1) education level with 53 employees (37.3%).
53 orang (37,3%). Sedangkan jumlah terendah adalah While the lowest number of employees have elementary school
karyawan dengan tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD) (SD) education level with 5 employees. The Company provides
yang berjumlah 5 orang. Perseroan memberikan kesempatan opportunity to employees to continue their formal education
bagi karyawan untuk meningkatkan pendidikan formalnya agar in order to improve their knowledge and perspective and to be
pengetahuan dan wawasan karyawan meningkat dan lebih siap better prepared to win the competition.
untuk menghadapi persaingan.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


116 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Tabel: Komposisi Karyawan Pendidikan


Table: Composition Based on Education

2015 2014

Pendidikan Jumlah Jumlah Education
% % %
Total Total
SD 5 3,5% 11 7,9% -54,5% Elementary

SMP 6 4,2% 7 5,0% -14,3% Junior High

SMA 47 33,1% 36 25,7% 30,6% High School

Diploma 16 11,3% 17 12,1% -5,9% Diploma

S1/Sarjana 53 37,3% 54 38,6% -1,9% Under Graduate

S2/Magister 15 10,6% 15 10,7% 0,0% Post Graduate

Jumlah 142 100,0% 140 100,0% 1,4% Total

Komposisi Karyawan Pendidikan 2015-2014


Composition Based on Education 2015-2014
3,5% 10,7% 7,9%
10,6% 4,2%
5,0%

33,1% 25,7%

2015 2014
SD Elementary 38,6%
37,3% SMP Junior High
SMA High School
Diploma Diploma
S1/Sarjana Under Graduate
S2/Magister Post Graduate
11,3% 12,1%

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
117
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TEKNOLOGI INFORMASI
Information Technology

Perseroan mengembangkan sistem teknologi informasi yang The Company develops reliable information technology system
dapat diandalkan untuk mengintegrasikan proses bisnis di to integrate the Companys business processes to be able to
Perseroan agar mampu menghadirkan kegiatan operasional run operational activities more effectively, safely, quickly and
yang lebih efektif, aman, cepat dan efisien. efficiently.

Kebijakan teknologi informasi di Perseroan diatur dalam Information technology policy of the Company is stipulated
Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi PT in Joint Decision of Board of Commissioners and Board of
Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) Nomor: 08/KEP/ Directors of PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) No.
DIR/88/XII/2012 Tentang Kebijakan Teknologi Informasi, yang 08/KEP/DIR/88/XII/2012 concerning Information Technology
menyatakan bahwa teknologi Informasi didedikasikan untuk Policy, which states that information technology is dedicated to
mendukung kegiatan-kegiatan di perusahaan, memberikan support activities in the Company, to provide quality services,
layanan yang berkualitas, menjaga tingkat kepuasan yang tinggi to maintain a high satisfaction level in services delivery, and to
dalam penyampaian layanan, dan memperkuat komunikasi. build up communication.

Pengembangan Teknologi Informasi Tahun 2015 Information Technology Development in 2015


Pada tahun 2015, pengembangan teknologi informasi di In 2015, information technology development in the Company
lingkungan Perseroan untuk mendukung kegiatan operasional, to support operations, finance and HR included the following:
keuangan dan SDM adalah sebagai berikut:

1. Pengembangan Sistem Enterprise Resource Planning 1. Enterprise Resource Planning (ERP) System Development.
(ERP). ERP merupakan sistem yang terintegrasi yang ERP is an integrated system which aims to summarize the
mempunyai tujuan merangkum proses bisnis yang existing business processes so as to generate information
ada sehingga dapat menghasilkan informasi yang that enables faster and more accurate decision-making
memungkinkan proses pengambilan keputusan yang lebih process, and to support the Companys performance to be
cepat dan akurat, dan mendukung kinerja perusahaan more productive. ERP system has been developed since
menjadi lebih produktif. Pengembangan sistem ERP 2014 and completed in 2015 including improvement of
yang dilakukan sejak tahun 2014 dan selesai pada tahun Finance Management System (FMS), Human Resource
2015 meliputi penyempurnaan Finance Management Information System (HRIS), Project Management System
System (FMS), Human Resource Information System (PMS), and Asset Maintenance System (AMS).
(HRIS), Project Management System (PMS), dan Asset
Maintenance System (AMS).

2. Di bidang keamanan dan operasional telah dilakukan 2. In the field of security and operations, analog radio
pengembangan terhadap Radio Komunikasi (HT) communications handie-talkie (HT) has been developed
Analog menjadi Radio Komunikasi (HT) Digital untuk into digital handie-talkie (HT) to optimize communication
mengoptimalkan aplikasi teknologi komunikasi dalam technology applications to meet the communication and
memenuhi kebutuhan komunikasi dan koordinasi. coordination requirement.

3. Melakukan pengadaan lisensi software sebagai kepatuhan 3. Procurement of software licenses to adhere to Intellectual
terhadap Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sesuai Peraturan Property Rights (HAKI) in accordance with Regulation
Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: PER-02/ of the Minister for State Owned Enterprises No. PER-02/
MBU/2013 Tentang IT Governance. MBU/2013 concerning IT Governance.

4. Penambahan CCTV di beberapa titik kawasan sebanyak 36 4. Addition of 36 CCTV units at several points in the area
unit sehingga jumlah CCTV yang terpasang dan tersebar so that in total there are now 99 CCTV units installed
di seluruh Kawasan Pariwisata dan terhubung dengan throughout the Tourism Area and connected to the fiber
jaringan fiber optic berjumlah 99 unit. optic network.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


118 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Investasi Pengembangan Teknologi Informasi Tahun Investment in Information Technology Development


2015 in 2015
Total investasi yang dikeluarkan pada tahun 2015 mencapai Rp The total investment incurred in 2015 reached Rp 2.24 billion,
2,24 miliar dengan perincian sebagai berikut: with the following details:

Investasi | Investment
Uraian | Description
(Rp)
Pengembangan ERP ERP Development 1.148.000.000

Pengadaan CCTV CCTV Procurement 654.475.000

Pengadaan Lisensi License Procurement 282.700.000

Pengembangan Radio Komunikasi (HT) Radio Communication Development 159.000.000

Total Investasi Total Investment 2.244.175.000

Rencana Pengembangan Teknologi Informasi Tahun Information Technology Development Plan for 2016
2016 In 2016, information and communication technology will
Di tahun 2016 teknologi informasi dan komunikasi akan be developed into a new source of revenue related to the
dikembangkan menjadi salah satu sumber pendapatan Companys plan to realize Nusa Dua Tourism Area as a
baru terkait rencana Perseroan untuk mewujudkan Kawasan smart resort. The smart resort program includes the following
Pariwisata Nusa Dua sebagai smart resort. Dalam program applications:
smart resort tersebut mencakup penerapan aplikasi-aplikasi Smart Apps (Mobile Application): A mobile complication
sebagai berikut: providing information and promotions for the area visitors.
Smart Apps (Mobile Application): Aplikasi mobile yang Smart Wifi: Wifi Technology covering all Nusa Dua Tourism
dapat memberikan informasi dan promosi bagi pengunjung Area to provide internet services for the area visitors.
kawasan. Smart Station: Provision of vending machines, digital
Smart Wifi: Teknologi Wifi yang mencakup seluruh Kawasan signage, charger stations in one location.
Pariwisata Nusa Dua untuk menyediakan layanan internet Smart Parking: The use of technology for support parking
bagi pengunjung kawasan. system in Nusa Dua Tourism Area.
Smart Station: Penyediaan vending machine, digital Smart Security: The use of technology for security system
signage, charger station dalam satu lokasi. of the tourism area, including CCTV development based
Smart Parking: Pemanfaatan teknologi dalam mendukung security assessment study.
sistem parkir di dalam Kawasan Pariwisata Nusa Dua. Other information technology development plans, such as:
Smart Security: Pemanfaatan teknologi untuk integrated radio communication system across all hotels in
sistem pengamanan kawasan pariwisata, mencakup the Nusa Dua Tourism Area, website development according
pengembangan CCTV berdasarkan kajian security to the Companys new branding and procurement of
assessment. software licenses for fulfillment of HAKI.
Rencana pengembangan teknologi informasi lainnya
seperti: Penerapan sistem komunikasi radio terpadu
dengan seluruh hotel dalam Kawasan Pariwisata Nusa Dua,
pengembangan website sesuai branding Perseroan yang
baru dan akan dilakukan pengadaan lisensi software untuk
pemenuhan terhadap HAKI.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
119
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

Penerapan GCG yang konsisten akan berdampak pada


peningkatan kinerja, keunggulan bersaing, penciptaan
citra perusahaan yang baik serta mencapai
pertumbuhan berkelanjutan yang memberikan
nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku
kepentingan.
The consistent GCG implementation will have an impact on improved
performance, competitive advantage, good corporate image and sustainable
growth that add values for shareholders and stakeholders.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


120 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Tata Kelola
Perusahaan
Corporate Governance

Daftar Isi | Table of Contents

122 TUJUAN, DASAR, PRINSIP DAN 182 KOMITE AUDIT


PEDOMAN TATA KELOLA Audit Committee
Governance Objectives, 189 SEKRETARIS DEWAN
Foundation, Principles and KOMISARIS
Guidelines Board of Commissioners Secretary
127 ASESMEN GCG TAHUN 2015 189 SEKRETARIS PERUSAHAAN
GCG Assessment In 2015 Corporate Secretary
135 ETIKA USAHA DAN TATA 191 AKUNTAN PUBLIK
PERILAKU Public Accountant
Code Of Conduct (COC) 192 PROGRAM KEPEMILIKAN
138 SISTEM PELAPORAN SAHAM OLEH KARYAWAN
PELANGGARAN (WHISTLE DAN/ATAU MANAJEMEN
BLOWING SYSTEM) Employee and/or Management
Whistle Blowing System Stock Option Plan
144 GRATIFIKASI 192 PERKARA PENTING
Gratification Important Issues
146 STRUKTUR TATA KELOLA 198 SATUAN PENGAWASAN
Governance Structure INTERN (SPI)
147 RAPAT UMUM PEMEGANG Internal Supervision Unit (SPI)
SAHAM 202 SISTEM PENGENDALIAN
General Meeting of Shareholders INTERN
151 DEWAN KOMISARIS Internal Control System
Board of Commissioners 203 MANAJEMEN RISIKO
160 DIREKSI Risk Management
Board of Directors

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
121
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Perjalanan panjang ITDC selama lebih dari 40 tahun ITDCs long journey for more than 40 years building its
membangun reputasinya membuat Perseroan senantiasa reputation encourages the Company to always maintain and
menjaga dan menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan uphold the integrity values and good corporate governance
prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good (GCG) principles as the main foundation in every business
corporate governance (GCG) sebagai landasan utama activity. Governance practices in accordance with policies, laws
dalam setiap kegiatan usahanya. Praktik tata kelola sesuai and regulations are inherent in attitude, behavior, perspective,
kebijakan dan peraturan perundang-undangan telah melekat and work method of every ITDC employee which are reflected
dalam sikap, perilaku, pola pikir, dan cara kerja setiap karyawan in the organizational culture that consists of; customer focus,
ITDC yang tercermin dalam budaya organisasi yaitu; fokus pada teamwork, innovation and communication.
pelanggan, kerja sama tim, inovasi dan komunikasi.

Perseroan berkomitmen untuk menerapkan GCG dan terus The Company is committed to implementing GCG and
berupaya meningkatkan kualitasnya dari waktu ke waktu. continuously strives to improve its quality over time. GCG
Implementasi GCG diharapkan dapat mencegah praktik-praktik implementation is expected to prevent the practices of
korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta meningkatkan corruption, collusion and nepotism (KKN), as well as to
fungsi pengawasan dalam pengelolaan perusahaan. Perseroan improve supervisory function in managing the Company.
meyakini bahwa penerapan GCG yang konsisten akan The Company believes that consistent GCG implementation
berdampak pada peningkatan kinerja, keunggulan bersaing, will have an impact on improved performance, competitive
penciptaan citra perusahaan yang baik serta mencapai advantage, good corporate image and sustainable growth that
pertumbuhan berkelanjutan yang memberikan nilai tambah add values for shareholders and stakeholders.
bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.

TUJUAN, DASAR, PRINSIP DAN PEDOMAN TATA GOVERNANCE OBJECTIVES, FOUNDATION,


KELOLA PRINCIPLES AND GUIDELINES

Tujuan Penerapan GCG GCG Objectives


Tujuan penerapan GCG di Perseroan adalah sebagai berikut: The objectives of GCG implementation in the Company are as
Memaksimalkan nilai perusahaan melalui peningkatan follows:
prinsip transparansi, kemandirian, akuntabilitas, Maximizing corporate values by improving the principles of
pertanggungjawaban dan kewajaran untuk memperkuat transparency, independence, accountability, responsibility
daya saing baik di lingkup domestik, regional maupun and fairness to strengthen competitiveness at domestic,
global. regional and global levels.
Menciptakan fungsi pengelolaan perusahaan yang mandiri, Creating independent, professional, transparent and
profesional, transparan dan efisien. efficient management function.
Mendorong proses pengambilan keputusan dan Encouraging decision making process and policies
pelaksanaan kebijakan yang dilandasi nilai moral yang implementation based on high moral values and in
tinggi serta mematuhi peraturan perundang-undangan compliance with the applicable laws and regulations,
yang berlaku, termasuk pelaksanaan tanggung jawab including implementation of corporate social responsibility
sosial perusahaan terhadap pemangku kepentingan dan towards stakeholders and environmental sustainability
kelestarian lingkungan hidup di sekitar Perseroan. surrounding the Company.
Meningkatkan kontribusi perusahaan dalam perekonomian Increasing the Companys contribution to the national
nasional. economy.
Meningkatkan iklim investasi nasional. Improving the national investment climate.

Dasar Penerapan GCG GCG Foundation


Untuk mewujudkan tujuan penerapan GCG, Perseroan To realize the objectives of GCG implementation, the Company
mengacu kepada sejumlah peraturan dan perundang- refers to a number of regulations and laws including but not
undangan yang diantaranya namun tidak terbatas pada: limited to:
Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 Tentang Badan Law No. 19 of 2003 concerning State Owned Enterprises;
Usaha Milik Negara;

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


122 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability
Terbatas; Companies;
Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1972 tentang Government Regulation No. 27 of 1972 concerning Capital
Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Investment of the Republic of Indonesia for Establishment
Untuk Pendirian Perusahaan Perseroan (Persero) of PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero);
PT Pengembangan Pariwisata Bali; Government Regulation No. 45 of 2005 concerning
Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2005 Tentang Establishment, Management, Supervision and Dissolution
Pendirian, Pengurusan, Pengawasan dan Pembubaran of State Owned Enterprises;
Badan Usaha Milik Negara; Regulation of the Minister of State Owned Enterprises
Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (SOEs) No. PER-01/MBU/2011 Juncto Regulation of the
(BUMN) Nomor: PER-01/MBU/2011 Juncto Peraturan Minister of SOEs No. PER-09/MBU/2012 concerning
Menteri Negara BUMN Nomor: PER-09/MBU/2012 Good Corporate Governance in State Owned Enterprises.
Tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Decision of Secretary of the Ministry of State-Owned
(Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Enterprises No. SK-16/S.MBU/2012 concerning Indicator/
Negara. Parameter of Assessment and Evaluation on Good
Keputusan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Corporate Governance in State Owned Enterprises.
Negara Nomor: SK-16/S.MBU/2012 Tentang Indikator/
Parameter Penilaian dan Evaluasi Atas Penerapan
Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate
Gavernance) Pada Badan Usaha Milik Negara;

Penerapan Prinsip-Prinsip GCG Implementation of GCG Principles


Perseroan menerapkan prinsip-prinsip GCG sebagai berikut: The Company implements GCG principles as follows:
1. Transparansi, yaitu keterbukaan dalam melaksanakan 1. Transparency, transparency in decision-making process
proses pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam and disclosure of material and relevant information
mengungkapkan informasi material dan relevan mengenai pertaining to the Company, including:
perusahaan, yang diantaranya diterapkan melalui: Establishing policy concerning corporate information
Penetapkan kebijakan tentang pengendalian control that governs information categorized as
informasi perusahaan yang mengatur informasi yang public information and confidential information, the
dikategorikan sebagai informasi publik dan informasi parties authorized to issue and/or convey information
rahasia perusahaan, pihak-pihak yang berwenang to the public and procedures to disclose corporate
memberikan dan/atau menyampaikan informasi information to stakeholders.
kepada publik dan prosedur pengungkapan informasi Providing relevant, adequate and reliable access to
perusahaan kepada pemangku kepentingan. corporate information for stakeholders and the public in
Penyediaan akses informasi perusahaan yang relevan, a timely and periodic manner, through the Companys
memadai dan dapat diandalkan bagi para pemangku website www.itdc.co.id and SOE website www.bumn.
kepentingan dan masyarakat secara tepat waktu dan go.id which are regularly updated according to the
berkala, melalui situs web perusahaan www.itdc.co.id Companys development.
dan situs web BUMN www.bumn.go.id yang secara
rutin dimutakhirkan sesuai perkembangan perusahaan.

2. Akuntabilitas, yaitu kejelasan fungsi, pelaksanaan 2. Accountability, clarity of function, implementation and
dan pertanggungjawaban organ sehingga pengelolaan accountability of corporate organs so as to manage the
perusahaan terlaksana secara efektif, yang diantaranya Company effectively, including:
diterapkan melalui: Establishment of organizational structure as well as job
Penetapan struktur organisasi serta uraian tugas dan and responsibility descriptions as stated in Decision
tanggung jawab yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) of Board of Directors No. Kep/Dir/50/V/2013
(SK) Direksi Nomor: Kep/Dir/50/V/2013 tanggal dated May 21, 2013 to amend SK concerning
21 Mei 2013 menggantikan SK Struktur Organisasi Organizational Structure No. Kep/Dir/14/II/2013 dated
Nomor: Kep/Dir/14/II/2013 tanggal 12 Pebruari 2013 February 12, 2013 to amend SK of Board of Directors

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
123
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

menggantikan SK Direksi nomor: 63/Kep/Dir/PT.PPB/ No. 63/Kep/Dir/PT.PPB/VIII/2011 dated August 8,


VIII/2011 tanggal 8 Agustus 2011 Tentang Struktur 2011 concerning Organizational Structure, Job and
Organisasi, Uraian Tugas dan Jabatan. Responsibility Descriptions.
Keberadaan kebijakan-kebijakan operasional dan Provision of operational policies and standard operating
standar operasional baku (SOP) untuk proses bisnis procedure (SOP) for the Companys core business
inti perusahaan. processes.
Penetapan mekanisme pengambilan keputusan Establishment of Board of Directors decision-making
Direksi. mechanism.

3. Pertanggungjawaban, yaitu kesesuaian di dalam 3. Responsibility, conformity in managing the Company with
pengelolaan perusahaan terhadap peraturan perundang- laws, regulations and sound corporate principles, including:
undangan dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat, yang Preparation of Corporate Work Plan and Budget
diantaranya diterapkan melalui: (RKAP) and Corporate Long-Term Plan (RJPP) which
Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan refers to Decision of the Minister of SOEs No. KEP-101/
(RKAP) dan Rencana Jangka Panjang Perusahaan MBU/2002 dated June 4, 2002 concerning Preparation
(RJPP) yang mengacu pada Keputusan Menteri Negara of RKAP of SOEs and No. KEP-102/MBU/2002 dated
BUMN Nomor: KEP-101/MBU/2002 tanggal 4 Juni June 4, 2002 concerning Preparation of RJPP.
2002 Tentang Penyusunan RKAP BUMN dan Nomor: Provision of GCG guidelines, Code of Conduct, and
KEP-102/MBU/2002 tanggal 4 Juni 2002 Tentang Board Manual, that accompany Whistle Blowing
Penyusunan RJPP. System policy, gratuity policy and corporate regulations
Keberadaan pedoman GCG, Pedoman Perilaku (Code which refer to laws, regulations and sound corporate
of Conduct), Pedoman Kerja Dewan Komisaris dan principles.
Direksi (Board Manual) yang menjadi kesatuan dengan The signing of statement of compliance with code of
Pedoman GCG, kebijakan Whistle Blowing System, conduct by all personnel of the Company.
kebijakan gratifikasi dan peraturan perusahaan yang Board of Directors policy concerning positions in
mengacu kepada peraturan perundang-undangan dan organization that are designated as state officials who
prinsip-prinsip korporasi yang sehat. are obligated to submit Wealth Report of State Official
Penandatanganan pernyataan kepatuhan terhadap (LHKPN) to Corruption Eradication Commission (KPK)
pedoman perilaku oleh seluruh insan Perseroan. and to comply with regulation concerning sanctions for
Kebijakan Direksi mengenai jabatan dalam organisasi not submitting LHKPN.
yang ditetapkan sebagai penyelenggara negara
yang wajib menyampaikan Laporan Harta Kekayaan
Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) serta aturan mengenai
pemberian sanksi atas ketidakpatuhan penyampaian
LHKPN.

4. Kemandirian, yaitu keadaan di mana perusahaan dikelola 4. Independence, a state in which the Company is
secara profesional tanpa benturan kepentingan dan professionally managed without conflict of interests
pengaruh/tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai and influence/intervention from any party that is not in
dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip- accordance with laws, regulations and sound corporate
prinsip korporasi yang sehat, yang diantaranya diterapkan principles, including:
melalui:
Kebijakan yang mengharuskan anggota Direksi Policy that requires members of Board of Directors
menandatangani pakta integritas yang harus to sign integrity pact which should be attached to
dilampirkan dalam usulan tindakan Direksi yang harus proposed measures of Board of Directors which must
mendapatkan rekomendasi dari Dewan Komisaris dan obtain recommendation from Board of Commissioners
persetujuan Pemilik Modal. and Capital Owner approval.
Kebijakan penanganan benturan kepentingan bagi Policy concerning conflicts of interest handling for
anggota Direksi, menandatangani pernyataan tidak members of Board of Directors, signing of conflict of
memiliki benturan kepentingan yang ditunjukkan interests statement stating no conflict between interest

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


124 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

dengan adanya surat pernyataan tidak memiliki of private/family, other position or group with interest
benturan kepentingan antara kepentingan pribadi/ of the Company. There is also a mechanism to prevent
keluarga, jabatan lain atau golongan dengan obtaining personal gain for Directors and senior
kepentingan perusahaan. Disamping itu juga terdapat managers as stipulated in GCG Guidelines.
mekanisme untuk mencegah pengambilan keuntungan The mechanism of appointment and dismissal of
pribadi bagi Direksi dan senior manager yang diatur Board of Commissioners members refers to Regulation
dalam Pedoman GCG. of the Minister of SOEs No. PER-02/MBU/02/2015
Mekanisme pengangkatan dan pemberhentian anggota dated February 17, 2015 concerning Requirements and
Dewan Komisaris mengacu pada Peraturan Menteri Procedures of Appointment and Dismissal of SOEs
Negara BUMN Nomor: PER-02/MBU/02/2015 Board of Commissioners Members.
tanggal 17 Februari 2015 Tentang Persyaratan dan The mechanism of appointment and dismissal of
Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Board of Directors members refers to Regulation of
Dewan Komisaris BUMN. the Minister of SOEs No. PER-03/MBU/02/2015
Mekanisme pengangkatan dan pemberhentian dated February 17, 2015 concerning Requirements and
anggota Direksi mengacu pada Peraturan Menteri Procedures of Appointment and Dismissal of SOEs
Negara BUMN Nomor: PER-03/MBU/02/2015 Board of Directors Members.
tanggal 17 Februari 2015 Tentang Persyaratan dan Fit and proper test on the prospective Board of
Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Directors members conducted by the Shareholders/
Direksi BUMN. GMS/Capital Owner.
Pelaksanaan penilaian dan uji kepatutan dan kelayakan
(fit and proper test) terhadap calon anggota Direksi
yang dilakukan oleh Pemegang Saham/RUPS/Pemilik
Modal.

5. Kewajaran, yaitu keadilan dan kesetaraan di dalam 5. Fairness, justice and equality in fulfillment of the rights of
memenuhi hak-hak pemangku kepentingan yang timbul stakeholders based on agreements, laws and regulations,
berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang- including:
undangan, yang diantaranya diterapkan melalui: Policy on information disclosure and communication in
Kebijakan keterbukaan informasi dan komunikasi accordance with the applicable laws and regulations as
sesuai peraturan perundangan yang berlaku dan well as timely information delivery to Board of Directors
penyampaian informasi kepada Dewan Komisaris dan and Shareholders.
Pemegang Saham tepat waktu. Policy/guidelines for career management.
Kebijakan/pedoman mengenai pengelolaan karir. The existence of unit/function to control and ensure
Keberadaan unit/fungsi yang mengendalikan dan the Companys compliance with all agreements and
memastikan serta menjaga kepatuhan perusahaan commitments that the Company enters into with third
terhadap seluruh perjanjian dan komitmen yang dibuat parties, including review on changes in the applicable
oleh perusahaaan dengan pihak ketiga, termasuk laws and regulations and the impact on the Company
melakukan penelaahan atas perubahan peraturan as well as socialization of those changes in regulations.
perundang-undangan yang berlaku dan pengaruhnya Implementation of the applicable laws and regulations
ke perusahaan serta melakukan sosialisasi atas and agreements with third parties, legal review on
perubahan peraturan tersebut. action plans and problems pertaining to conformity
Menjalankan peraturan perundang-undangan yang with the applicable laws and regulations, and evaluation
berlaku dan perjanjian dengan pihak ketiga, melakukan of risk assessment on each business plan, policy and
kajian hukum atas rencana tindakan dan permasalahan cooperation plan to be carried out by the Company.
yang terjadi terkait dengan kesesuaian hukum atau Policy on customer relations that covers customers
ketentuan yang berlaku, dan mengevaluasi kajian risiko rights, security, safety and health, provision of customer
atas setiap rencana bisnis, kebijakan dan rencana kerja contact to receive customer feedback and to resolve
sama yang akan dilakukan oleh Perseroan. customer complaints.
Periodic surveys to determine customer satisfaction
level.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
125
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Menetapkan kebijakan hubungan dengan pelanggan Fulfillment of obligations to the country by submitting
yang mencakup hak-hak pelanggan, keamanan, tax documents and timely payment of tax obligations.
keselamatan dan kesehatan pelanggan, menyediakan Policy to encourage employee participation and
kontak pelanggan untuk menerima umpan balik establishment of labor union to facilitate employee
pelanggan dan menyelesaikan keluhan pelanggan. participation.
Melakukan survey berkala untuk mengetahui tingkat Employee satisfaction survey.
kepuasan pelanggan. Corporate social responsibility.
Mematuhi kewajiban kepada negara baik berupa
penyampaian dokumen perpajakan maupun
pembayaran kewajiban perpajakan secara tepat waktu.
Menetapkan kebijakan yang mendorong partisipasi
karyawan dan menyediakan sarana partisipasi melalui
serikat pekerja.
Melakukan survey kepuasan karyawan.
Melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan.

Pedoman dan Kebijakan GCG GCG Guidelines and Policies


Untuk menjamin efektivitas penerapan GCG yang To ensure the effective implementation of sustainable GCG,
berkelanjutan, Perseroan telah memiliki pedoman dan the Company has guidelines and policies (softstructure) in
kebijakan (softstructure) untuk melaksanakan GCG yang telah place that include:
diterapkan di lingkungan Perseroan diantaranya adalah: 1. GCG Guidelines, based on Joint Decree of Board
1. Pedoman GCG, melalui Surat Keputusan Bersama Dewan of Commissioners and Board of Directors of PT
Komisaris dan Direksi PT Pengembangan Pariwisata Bali Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) No. Kep/Dir/85/
(Persero) Nomor: Kep/Dir/85/XII/2012 dan Nomor: 03/ XII/2012 and No. 03/KEP/DEKOM/XII/2012 concerning
KEP/DEKOM/XII/2012 Tentang Pedoman Pelaksanaan Guidelines for Good Corporate Goverance (GCG) in PT
Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Pengembangan Pariwisata Bali (Persero).
Goverance/GCG) PT Pengembangan Pariwisata Bali 2. Whistle Blowing System (WBS), based on Decision of Board
(Persero), of Directors No. Kep/Dir/72./XI/2012 dated November
2. Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistle Blowing System/ 22, 2012 concerning Whistle Blowing System in PT
WBS), yang diatur dalam Surat Keputusan Direksi Nomor: Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) which has been
Kep/Dir/72./XI/2012 tanggal 22 November 2012 Tentang amended by Joint Decision of Board of Commissioners
Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistle Blowing System) and Board of Directors No. 01/KEP/DEKOM/X/2014
PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) yang telah and No. Kep/Dir-ITDC/82.2/X/2014 dated October 22,
diperbaharui dengan Surat Keputusan Bersama Dewan 2014 concerning Whistle Blowing System (WBS) in PT
Komisaris dan Direksi Nomor: 01/KEP/DEKOM/X/2014 Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero).
dan Nomor: Kep/Dir-ITDC/82.2/X/2014 tanggal 22 3. Code of Conduct), based on Joint Decision of Board
Oktober 2014 Tentang Sistem Pelaporan Pelanggaran of Commissioners and Board of Directors of PT
(Whistle-Blowing System/WBS) PT Pengembangan Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) No. 07/
Pariwisata Indonesia (Persero), KEP/DEKOM/XII/2013 and No. Kep/Dir/126./XII/2013
3. Pedoman Perilaku (Code of Conduct), yang diatur dalam dated December 10, 2013 concerning Code of Business
Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi PT Ethics and Conduct in PT Pengembangan Pariwisata
Pemgembangan Pariwisata Bali (Persero) Nomor: 07/KEP/ Indonesia (Persero).
DEKOM/XII/2013 dan Nomor: Kep/Dir/126./XII/2013 4. Gratuities Guidelines, based on Decision of Board of
tanggal 10 Desember 2013 Tentang Pedoman Etika Usaha Directors No. KEP/DIR/87/XII/2012 dated December 28,
dan Tata Perilaku PT Pengembangan Pariwisata Bali 2012.
(Persero),
4. Pedoman Gratifikasi, yang diatur dalam Surat Keputusan
Keputusan Direksi No:KEP/DIR/87/XII/2012 tanggal 28
Desember 2012.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


126 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

5. Surat Keputusan mengenai kewajiban LHKPN dalam surat 5. LHKPN submission obligation, based on Decision of Board
Keputusan Direksi Nomor Kep/Dir/31/IV/2010 tanggal 9 of Directors No. Kep/Dir/31/IV/2010 dated April 9, 2010.
April 2010. 6. The Articles of Association of PT Pengembangan Pariwisata
6. Angggaran Dasar PT Pengembangan Pariwisata Bali Bali (Persero).
(Persero).

Pedoman dan kebijakan terkait implementasi tata kelola Guidelines and policies related to corporate governance are
perusahaan senantiasa dimutakhirkan sesuai dengan kondisi always updated according to the current conditions, changes
terkini, perubahan peraturan perundang-undangan, dan in laws and regulations, and the dynamic development of the
dinamika perkembangan usaha Perseroan. Companys business.

ASESMEN GCG TAHUN 2015 GCG ASSESSMENT IN 2015

Tujuan Asesmen Assessment Objective


Untuk menilai tingkat kepatuhan dan konsistensi penerapan To assess the level of compliance and consistency of GCG
GCG di Perseroan, secara berkala Perseroan melaksanakan implementation, the Company periodically conducts GCG
asesmen GCG. Asesmen GCG dilakukan untuk memperoleh assessment. GCG assessment is conducted to understand the
gambaran mengenai kondisi penerapan GCG dikaitkan condition of GCG implementation pertaining to the applicable
dengan ketentuan yang berlaku dan praktik-praktik terbaik regulations and GCG best practices, so that the areas that
(best practices) penerapan GCG, sehingga area-area need improvement/enhancement can be identified. GCG
yang memerlukan perbaikan/penyempurnaan dapat assessment results become important input for decision-
teridentifikasl. Hasil asesmen GCG menjadi masukan making to improve the quality of GCG implementation on an
penting bagi pengambilan keputusan di bidang penerapan ongoing basis.
GCG untuk meningkatkan kualitas penerapan GCG secara
berkesinambungan.

Aspek Penilaian dan Metodologi Assessment Aspects and Methodology


Asesmen penerapan GCG tahun 2015 dilakukan oleh pihak GCG assessment in 2015 was conducted by independent party
independen yaitu Kantor Perwakilan Badan Pengawasan namely Representative Office of Finance and Development
Keuangan dan Pembangunan Provinsi Bali yang dilaksanakan Supervisory Agency of Bali Province from January 19 to March
pada tanggal 19 Januari hingga 3 Maret 2016. Asesmen 3, 2016. The assessment was conducted based on criteria
dilakukan berdasarkan kriteria dan metodologi yang diatur and methodology as stipulated in Decision of Secretary of the
dalam Surat Keputusan Sekretaris Kementerian BUMN Nomor: Ministry of SOEs No. SK-16/S.MBU/2012 dated June 6, 2012,
SK-16/S.MBU/2012 tanggal 6 Juni 2012, yang terdiri dari 6 which consist of 6 assessment aspects as summarized in 43
aspek pengujian yang terangkum dalam 43 indikator dan 153 indicators and 153 parameters. The evaluated aspects were:
parameter. Aspek-aspek yang dievaluasi adalah: 1. Commitment to Implementing Sustainable Good Corporate
1. Komitmen terhadap penerapan tata kelola yang baik secara Governance,
berkelanjutan, 2. Shareholders and General Meeting of Shareholders
2. Pemegang Saham dan Rapat Umum Pemegang Saham (GMS)/Capital Owners,
(RUPS)/Pemilik Modal, 3. Board of Commissioners,
3. Dewan Komisaris, 4. Board of Directors,
4. Direksi, 5. Information Disclosure and Transparency,
5. Pengungkapan dan keterbukaan informasi, 6. Other Aspects.
6. Faktor lainnya.

Metodologi yang digunakan dalam pelaksanaan asesmen The methodology used in the assessment includes: 1)
adalah: 1) Review dokumen, 2) Kuesioner, 3) Wawancara, 4) Documents review, 2) Questionnaire, 3) Interview, 4)
Observasi, 5) Analisis, 6) Presentasi hasil sementara, dan 7) Observation, 5) Analysis, 6) Presentation of interim results,
Pelaporan. and 7) Reporting.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
127
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Hasil Asesmen Assessment Results


Berdasarkan Laporan Hasil Assessment Good Corporate Based on Report of Good Corporate Governance Assessment
Governance pada PT Pengembangan Pariwisata Indonesia in PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) for 2015
(Persero) Tahun 2015 Nomor: LGCG-102/PW22/4/2016 No. LGCG-102/PW22/4/2016 dated March 29, 2016, the
tanggal 29 Maret 2016, hasil evaluasi penerapan GCG di evaluation results of GCG implementation in the Company
Perseroan mencapai predikat kategori Baik, dengan skor achieved Good category with a score of 82.686 out of the
82,686 dari nilai maksimal 100,00 (82,686%) dengan maximum score of 100.00 (82.686%) with achievement of
capaian masing-masing aspek tata kelola sebagai berikut: each governance aspect as follows:

Tabel: Hasil Asesmen GCG Tahun 2015 dan 2014


Table: GCG Assessment Result in 2015 and 2014

2015 2014*)
Aspek Pengujian GCG Bobot
No. Capaian Capaian
GCG Assessment Aspects Weight % %
Result Result
1 Komitmen terhadap penerapan tata kelola yang baik secara
berkelanjutan 7 5.707 81.529 6,27 89,58
Commitment to susnainable good governance implementation

2 Pemegang saham dan RUPS/Pemilik Modal


9 8.481 94.233 8,83 98,08
Shareholders and GMS/Capital Owners

3 Dewan Komisaris
35 32.517 92.906 33,34 95,25
Board of Commissioner

4 Direksi Board of Directors 35 26.660 84.743 30,30 86,58

5 Pengungkapan informasi dan transparansi


9 6.321 70.233 6,82 75,80
Disclosure of information and transparency

6 Aspek lainnya Other aspects 5 0.000 0.000 2,50 50,00

Jumlah | Total 100 82.686 88,06 88,06

*) Asesmen GCG tahun 2014 dilaksanakan secara mandiri (self assessment) oleh Tim GCG Satuan Pengawas Intern (SPI) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero).
GCG assessment for 2014 was self-assessment conducted by GCG Team of Internal Control Unit (SPI) of PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero).

Dari enam aspek pengujian, persentase capaian tertinggi Of the six assessment aspects, the highest achievement
adalah pada aspek Pemegang Saham dan RUPS/Pemilik Modal percentage was in Shareholders and General Meeting of
dengan capaian sebesar 94,233% dan capaian terendah pada Shareholders (GMS)/Capital Owners aspect which achieved
aspek Pengungkapan dan Keterbukaan Informasi sebesar 94.233% and the lowest achievement was in Information
70,233%. Disclosure and Transparency aspect which achieved 70.233%.

Rekomendasi Perbaikan Recommended Improvements


Jika dibandingkan dengan praktik terbaik penerapan GCG (best If compared with GCG best proctices in terms of indicators and
proctices) dalam bentuk indikator dan parameter asesmen parameters of GCG assessment, GCG implementation in the
GCG, penerapan GCG di Perseroan masih memerlukan upaya- Company still requires improvement efforts. Recommended
upaya perbaikan. Rekomendasi perbaikan yang disampaikan improvements presented by the Assessment Team on each
oleh Tim Penilai pada masing-masing aspek adalah sebagai aspect are as follows:
berikut:

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


128 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Tabel: Rekomendasi Perbaikan dari Asesmen GCG 2015


Table: Recommended Improvements from GCG Assessment 2015

Indikator dan Parameter Rekomendasi Perbaikan


No.
Indicators and Paramaters Recommended Improvements
Komitmen terhadap penerapan tata kelola yang baik secara berkelanjutan
1
Commitment to implementing susnainable good governance

a. Perseroan memiliki Pedoman GCG (GCG Code) Direksi agar menunjuk salah satu Direktur yang bertugas dan bertanggung jawab atas
dan pedoman perilaku (Code of Conduct) yang penerapan dan pemantauan GCG.
dilaksanakan secara konsisten. Board of Directors to appoint one Director in charge and responsible for GCG
The Company has GCG Codeand Code of Conduct which implementation and monitoring.
are implemented consistently.

b. Perseroan melakukan asesmen penerapan GCG. Direksi agar memantau tindak lanjut hasil asesmen GCG setiap tahunnya.
The Company assesses GCG implementation. Board of Directors to monitor follow-up on GCG assessment results on an annual basis.

c. Perseroan melakukan koordinasi pengelolaan dan Direksi agar melakukan pemantauan/pengawasan atas pelaksanaan kewajiban
administrasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara penyampaian LHKPN kepada KPK.
Negara (LHKPN). Board of Directors to monitor/supervise obligation fulfillment to submit LHKPN to KPK.
The Company coordinates management and administration
of Wealth Report of State Official (LHKPN).

d. Perseroan melaksanakan program pengendalian Direksi agar melakukan Board of Directors to:
gratifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Sosialisasi kebijakan gratifikasi kepada Dewan Komisaris dan Direksi.
The Company implements gratuities control program Socialize gratuities policy to Board of Commissioners andBoard of Directors.
according to the applicable regulations. Evaluasi dan penyempurnaan berkala terhadap perangkat pendukung kebijakan
gratifikasi baik berupa pelaporan maupun tindak lanjut penyempurnaan
pengendalian gratifikasi.
Periodic evaluation and refinement of supporting tools of gratuities policyin form of
reporting orfollow up to improve gratuities control.

e. Perusahaan melaksanakan kebijakan sistem pelaporan Agar dilakukan sosialisasi kebijakan WBS kepada Direksi dan Dewan Komisaris.
dugaan penyimpangan (whistle blowing system/WBS). To socializeWBSpolicy to Board of Directors andBoard of Commissioners.
The Company implements whistle blowing system(WBS) Agar unit pengelola WBS melaksanakan administrasi pelaksanaan kebijakan WBS.
policy. WBSmanagementunit to organize administrationof WBSpolicy.

Pemegang saham dan RUPS/Pemilik Modal


2
Shareholders and GMS/Capital Owners

a. RUPS/Pemilik Modal melakukan pengangkatan dan Direksi agar menetapkan pembidangan tugas Direksi dan melaporkannya secara
pemberhentian Direksi. tertulis kepada Pemegang Saham.
GMS/Capital Owners appoint and dismiss Board of Board of Directors to assign duties of each Director and to report in writing to Shareholders.
Directors members.

b. RUPS/pemilik Modal melakukan pengangkatan dan Pemegang Saham/Pemilik Modal agar dalam pemberhentian Dewan Komisaris
pemberhentian Dewan Komisaris/Dewan Pengawas. sebelum masa jabatan berakhir disertai dengan alasan pemberhentiannya.
GMS/Capital Owners appoint and dismiss Board of Shareholders/Capital Owners to dismiss Board of Commissioners members before the end
Commissioners / Board of Trustees members. of their office terms with reasons for dismissal.

c. RUPS/Pemilik Modal memberikan keputusan yang Direksi agar mengupayakan proses persetujuan RKAP dilakukan sebelum tahun
diperlukan untuk menjaga kepentingan usaha anggaran berjalan.
perusahaan dalam jangka panjang sesuai dengan Board of Directors to seek approval process for RKAP prior to the current budget year.
peraturan perundang-undangan dan/atau Anggaran
Dasar.
GMS/Capital Owners make necessary decisions to
safeguard the interests of the Company's business in the
long term in accordance with the laws and regulations and/
or the Articles of Association.

d. RUPS/Pemilik Modal memberikan persetujuan Laporan Pemegang Saham agar menetapkan mekanisme penilaian kinerja Direksi dan Dewan
Tahunan termasukwpengesahan laporan keuangan Komisaris secara individual dan melakukan pembahasan terhadap calon auditor
serta tugas pengawasan Dewan Komisaris/Dewan eksternal yang diusulkan oleh Dewan Komisaris.
Pengawas sesuai peraturan perundang-undangan dan/ Shareholders to establish mechanism for performance assessment of Board of Directors and
atau Anggaran Dasar. Board of Commissioners individually and discuss external auditor candidates proposed by
GMS/Capital Owners approve Annual Report, including Board of Commissioners.
financial statements and ratification of supervisory duties of
Board of Commissioners/Board of Trustees in accordance
with the laws and regulations and/or the Articles of
Association.

e. RUPS/Pemilik Modal mengambil keputusan Pemegang Saham/Pemilik Modal agar melakukan upaya-upaya untuk menindaklanjuti
melalui proses yang terbuka dan adil serta dapat Area of improvement pelaksanaan GCG.
dipertanggungjawabkan. Shareholders/Capital Owners to follow up on area of improvement for GCGimplementation.
GMS/Capital Owners make decisions through an open, fair
and accountable process.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
129
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Tabel: Rekomendasi Perbaikan dari Asesmen GCG 2015


Table: Recommended Improvements from GCG Assessment 2015

Indikator dan Parameter Rekomendasi Perbaikan


No.
Indicators and Paramaters Recommended Improvements
Dewan Komisaris
3
Board of Commissioners

a. Dewan Komisaris telah melaksanakan program Dewan Komisaris agar mengupayakan mengikuti pelatihan sesuai dengan rencana
pelatihan/pembelajaran secara berkelanjutan. kerja yang telah ditetapkan.
Board of Commissioners participates in training programs/ Board of Commissioners to participate in trainings in accordance with the predetermined
learning on an ongoing basis. work plan.

b. Dewan Komisaris melakukan pembagian tugas, Dewan Komisaris agar menetapkan pembagian tugas anggota Dewan Komisaris
wewenang dan tanggung jawab secara jelas serta secara tertulis dan menyampaikannya kepada Pemegang Saham/Pemilik Modal serta
menetapkan faktor-faktor yang dibutuhkan untuk melakukan pembahasan rencana kerja Dewan Komisaris sebelum ditetapkan.
mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris. Board of Commissioners to assign duties of Board of Commissioners members in writing
Board of Commissioners assigns duties, authorities and and to submit it to Shareholders/Capital Owners and to discuss work plan of Board of
responsibilities clearly and determines factors that are Commissioners before the ratification.
needed to support implementation of duties of Board of
Commissioners.

c. Dewan Komisaris telah memberikan persetujuan atas Dewan Komisaris agar dalam memberikan tanggapan atas rancangan RKAP selalu
rancangan RJPP dan RKAP yang disampaikan oleh dilakukan sebelum tahun anggaran berjalan.
Direksi. Board of Commissioners to always provide feedback on draft RKAP prior to the current
Board of Commissioners approves draft RJPP and RKAP budget year.
submitted by Board of Directors.

d. Dewan Komisaris memberikan arahan kepada Direksi Dewan Komisaris agar memberikan arahan mengenai manajemen risiko yang
atas implementasi rencana dan kebijakan perusahaan. meliputi keseluruhan proses risiko dan memberikan arahan tentang kebijakan suksesi
Board of Commissioners provides guidance to Board of manajemen.
Directors on implementation of plans and policies of the Board of Commissioners to provide guidance on risk management that covers the entire risk
Company. processes and to provide guidance on management succession policy.

e. Dewan Komisaris melaksanakan pengawasan terhadap Dewan Komisaris agar Board of Commissioners to:
Direksi atas implementasi rencana dan kebijakan Melakukan pembahasan semua laporan triwulanan perusahaan.
perusahaan. Discuss all quarterly reportsof the Company.
Board of Commissioners supervises Board of Directors on Dalam memberikan otorisasi atau rekomendasi kepada Direksi agar didukung
implementation of plans and policies of the Company. dengan analisis risiko yang memadai.
Provide adequate risk analysis in granting authorization or recommendation to Board of
Directors.
Dalam pemberian persetujuan atas transaksi atau tindakan dalam lingkup
kewenangannya agar sesuai dengan batas waktu yang ditentukan.
Grantapproval for transaction or action within its authorization scopeaccording to the
predetermined time limit.
Melakukan pengawasan secara efektif atas pelaksanaan audit baik internal maupun
eksternal.
Effectively superviseinternal and external audits.

f. Dewan Komisaris telah berperan dalam pencalonan Hal yang perlu diperhatikan adalah kontrak manajemen Direksi secara individu
anggota Direksi, menilai kinerja Direksi (individu dan belum ditetapkan sehingga penilaian kinerja individu tidak dapat dilakukan. Dewan
kolegial) dan mengusulkan tantiem/insentif kinerja Komisaris agar memerintahkan Direksi untuk menetapkan indikator kinerja individu.
sesuai ketentuan yang berlaku dan mempertimbangkan Management contracts have not been prepared with individual members of Board of
kinerja Direksi. Directors so that individual performance cannot be assessed.Board of Commissioners to
Board of Commissioners is involved in nomination of Board instruct Board of Directors to set individual performance indicators.
of Directors members, performance assessment of Board
of Directors (individual and collegial) and proposal of
performance bonus / incentive according to the applicable
regulations and take into account performance of Board of
Directors.

g. Dewan Komisaris melakukan tindakan terhadap potensi Dewan Komisaris agar membuat pakta integritas yang dilampirkan dalam usulan
benturan kepentingan yang menyangkut dirinya. tindakan Direksi yang harus mendapatkan rekomendasi dari Dewan Komisaris dan
Board of Commissioners takes action against potential persetujuan Pemilik Modal.
conflicts of interest involving themselves. Board of Commissioners to prepare integrity pact to be attached to proposed action of Board
of Directors that should obtain recommendation from Board of Commissioners and approval
from Capital Owners.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


130 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Tabel: Rekomendasi Perbaikan dari Asesmen GCG 2015


Table: Recommended Improvements from GCG Assessment 2015

Indikator dan Parameter Rekomendasi Perbaikan


No.
Indicators and Paramaters Recommended Improvements
h. Dewan Komisaris memantau dan memastikan bahwa Dewan Komisaris agar menindaklanjuti semua area of improvement dari hasil
prinsip-prinsip GCG telah diterapkan secara efektif dan penilaian GCG pada tahun sebelumnya yang menjadi kewenangannya.
berkelanjutan. Board of Commissioners to follow up on allareas of improvementunder their authorities
Board of Commissioners monitors and ensures that GCG according to resultsof the previous GCG assessment.
principles are applied effectively and continuously. Dewan Komisaris agar melakukan pembahasan atas penilaian kinerja Dewan
Komisaris dan didokumentasikan dalam risalah rapat serta dilaporkan dalam
laporan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris.
Board of Commissioners to discuss performance assessment of Board of Commissioners
andto document the discussionin minutes of meeting and to include it in report of
implemented duties of Board of Commissioners.

i. Dewan Komisaris menyelenggarakan rapat Dewan Dewan Komisaris agar mencantumkan di dalam risalah rapat, alasan ketidakhadiran
Komisaris yang efektif dan menghadiri rapat tersebut anggota Dewan Komisaris yang tidak hadir dan anggota Dewan Komisaris yang
sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. berhalangan hadir agar memberikan surat kuasa kepada anggota Dewan Komisaris
Board of Commissioners holds effective Board of yang hadir.
Commissioners meetings and attends those meetings in Board of Commissioners to include in minutes of meetings, the reason for absence of
accordance with the laws and regulations. Board of Commissioners members who were not in attendance and the absent Board of
Commissioners members to give power of attorney to Board of Commissioners members in
attendance.

j. Dewan Komisaris memiliki Sekretaris Dewan Komisaris Dewan Komisaris agar memerintahkan Sekretaris Dewan Komisaris untuk
untuk mendukung tugas kesekretariatan Dewan Board of Commissioners to order Secretary of Board of Commissioners to:
Komisaris. Mengadministrasikan dokumen terkait kegiatan Dewan Komisaris secara tertib dan
Board of Commissioners has Secretary of Board of menyimpan dokumen tersebut sebagai dokumen perusahaan.
Commissioners to support secretarial duties of Board of Organize documents related to activities of Board of Commissioners in an orderly manner
Commissioners. and to keep the documents as corporate documents.
Menyediakan bahan rapat paling lambat tiga hari sebelum rapat dilaksanakan.
Provide meeting materials at the latest three days prior to the meeting.
Membuat tanda terima salinan risalah rapat.
Prepare receipt of copy of minutes of meeting.
Mendapatkan validasi atas risalah rapat maksimal tujuh hari setelah rapat
dilaksanakan.
Obtain validation for minutes of meetingat the latest seven days after the meeting.

k. Dewan Komisaris memiliki Komite Dewan Komisaris Dewan Komisaris agar Board of Commissioners to:
yang efektif. Memerintahkan Komite Audit untuk merevisi Piagam Komite Audit sesuai dengan
Board of Commissioners has effective Committees of Board peraturan perundangan yang berlaku.
of Commissioners. InstructAudit Committee to revise Audit CommitteeCharter in accordance with the
applicablelaws and regulations.
Menginstruksikan Komite Audit untuk meninjau dan memutakhirkan Piagam
Komite Audit sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
Instruct Audit Committee to review and updateAudit CommitteeCharter in accordance
with the applicablelaws and regulations.
Melaksanakan rapat dengan Komite Audit sesuai dengan rencana yang telah
ditetapkan.
Conduct meeting with Audit Committee in accordance with predetermined schedule.
Menginstruksikan Sekretaris Dewan Komisaris untuk mengadministrasikan risalah
rapat Komite Audit dan laporan lainnya dengan tertib.
InstructSecretary ofBoard of Commissioners to organize minutes of meetingsof Audit
Committeeand other reports in an orderly manner.
Menginstruksikan Komite Audit untuk melaporkan hasil kegiatannya setiap triwulan
secara tertib dan tepat waktu.
Instruct Audit Committee to quarterly report results ofits activities in an orderly and timely
manner.

Direksi
4
Board of Directors

a. Direksi melaksanakan program pelatihan/pembelajaran Direksi agar membuat rencana kerja dan anggaran untuk pelatihan bagi anggota
berkelanjutan. Direksi di dalam RKAP yang disajikan terpisah dari rencana pelatihan bagi karyawan
Board of Directors participates in training/learning programs lainnya.
on an ongoing basis. Board of Directors to prepare work plan and budget for training for Board of Directors
members in RKAP which are presented separately from training plan for employees.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
131
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Tabel: Rekomendasi Perbaikan dari Asesmen GCG 2015


Table: Recommended Improvements from GCG Assessment 2015

Indikator dan Parameter Rekomendasi Perbaikan


No.
Indicators and Paramaters Recommended Improvements
b. Direksi melakukan pembagian tugas/fungsi, wewenang Direksi agar Board of Directors to:
dan tanggung jawab secara jelas. Menetapkan pedoman/kebijakan tentang penyusunan SOP perusahaan.
Board of Directors assigns duties/functions, authorities and Determine guidelines/policy onestablishment of the Companys SOP.
responsibilities clearly. Membuat standar waktu pengambilan keputusan Direksi dan standar waktu
mengenai keputusan Direksi tersebut dikomunikasikan ke jenjang di bawahnya.
Determinestandardtime for Board of Directors decision-making and such standard
timeis communicated to the below levels.

c. Direksi menyusun perencanaan perusahaan. Direksi agar Board of Directors to:


Board of Directors prepares corporate plan. Menyusun basis data kompentensi pegawai.
Preparedatabase ofemployee competence.
Menyusun dan menetapkan rencana suksesi bagi manajer/pejabat kunci
perusahaan dengan dasar yang dapat dipertanggungjawabkan dan melaporkannya
kepada Dewan Komisaris.
Prepare and determine accountable succession plan for managers / key officials of the
Companyand report the plan toBoard of Commissioners.
Mengisi Jabatan yang masih kosong.
Fill vacant positions.
Berupaya untuk menyelesaikan gugatan dari calon investor.
Make efforts to settlepotential investor lawsuit.

d. Direksi berperan dalam pemenuhan target kinerja Direksi agar Board of Directors to:
perusahaan. Menetapkan pedoman/mekanisme pengambilan keputusan terkait kesegeraan
Board of Directors plays a role in meeting the Company's waktu pengambilan keputusan.
performance targets. Establish guidelines/mechanism for decision making relatedto timing immediacy
ofdecision making.
Melakukan sosialisasi sistem/pedoman penilaian kinerja kepada seluruh karyawan.
Socialize system/guidelines for performance assessments to all employees.
Mengukur tingkat kecukupan KPI/indikator kinerja uraian tugas/pekerjaan untuk
semua indikator.
Measure adequacy of KPI/performance indicators oftask/job descriptionsfor all
indicators.
Membuat sistem pengukuran kinerja perusahaan yang didukung aplikasi komputer.
Establishcorporate performance measurementsystemsupportedby computer
application.
Melakukan cascadingImerinci KPI korporat ke masingmasing unit kerja.
Cascade/detail corporateKPIto each work unit.
Kontrak manajemen ditandatangani oleh semua pemegang Jabatan.
Ensurethat management contracts are signed by all serving officials.
Menetapkan target kinerja individu.
Determine individual performance targets.
Menyempurnakan kebijakan teknologi informasi dengan menambahkan tata cara
pengelolaan data dan prosedurnya.
Enhance information technology policy by adding procedure for data management.
Mengevaluasi sistem mutu perusahaan dan melakukan audit secara berkala serta
menetapkan kebijakan pemberian kompensasi dalam hal SPM dan mutu tidak
terpenuhi.
Evaluatethe Company's quality system, conduct auditperiodically, establish policy on
provision of compensation in the eventSPM and quality are not met.
Melakukan pengadaan barang dan jasa dengan menggunakan e-Procurement.
Procure goods and services usinge-Procurement.

e. Direksi melaksanakan pengendalian operasional Direksi agar Board of Directors to:


dan keuangan terhadap implementasi rencana dan Memerintahkan SPI untuk melakukan audit atas manajemen risiko setiap tahun.
kebijakan perusahaan. Instruct SPIto conduct audit on risk management on an annual basis.
Board of Directors performs operational and financial Memerintahkan SPI untuk melakukan evaluasi atas pengendalian internal
control over implementation of the Companys plans and perusahaan.
policies. Instruct SPIto evaluate theCompanys internal control.
Memantau tindak lanjut hasil pemeriksaan baik auditor internal maupun eksternal.
Monitor follow-up on audit results reported by internal and external auditors.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


132 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Tabel: Rekomendasi Perbaikan dari Asesmen GCG 2015


Table: Recommended Improvements from GCG Assessment 2015

Indikator dan Parameter Rekomendasi Perbaikan


No.
Indicators and Paramaters Recommended Improvements
f. Direksi melakukan hubungan yang bernilai tambah bagi Direksi agar Board of Directors to:
perusahaan dan pemangku kepentingan Memerintahkan bagian SDM untuk melaporkan hasil pelaksanaan survei kepuasan
Board of Directors builds relationships that add values for pelanggan dan rencana kerja tindak lanjutnya.
the Company and stakeholders. Instruct HR division to report the results of customer satisfaction survey andfollow-up
actionplan.
Memerintahkan bagian SDM untuk melakukan evaluasi pasca pendidikan dan
pelatihan.
Instruct HR division to evaluate post education andtraining.
Berupaya untuk meningkatkan kinerja perusahaan.
Make efforts to improve performance of theCompany.

g. Direksi memastikan perusahaan melaksanakan Dalam risalah rapat Dewan Komisaris/Dewan Pengawas dan Direksi, tidak disebutkan
keterbukaan informasi dan komunikasi sesuai peraturan apabila ada hal-hal yang masih belum disepakati oleh Dewan Komisaris/Dewan
perundangan yang berlaku dan penyampaian informasi Pengawas dalam laporan tahunan. Untuk itu Dewan Komisaris agar membahas hal-hal
kepada Dewan Komisaris dan Pemegang Saham tepat yang belum disepakati dalam laporan tahunan dan menuangkannya dalam risalah
waktu. rapat.
Board of Directors ensures the Company implements Minutes of meetings of Board of Commissioners / Board of Trustees and Board of
information disclosure and communication in accordance Directors do not mention any matters in dispute contained in the annual report. Board of
with the applicable laws and regulations and timely Commissioners to discuss matters in dispute contained in the annual report and to mention
information delivery to Board of Commissioners and them in minutes of meetings.
Shareholders.

h. Direksi menyelenggarakan rapat Direksi dan menghadiri Direksi agar Board of Directors to:
Rapat Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan Menetapkan rencana rapat yaitu minimal satu kali dalam satu bulan dan
perundang-undangan. merealisasikannya.
Board of Directors holds Board of Directors meetings and Prepare and realize meeting planat leastonce a month.
attends Board of Commissioners Meetings in accordance Mengatur mengenai evaluasi tindak lanjut hasil rapat sebelumnya serta
with the laws and regulations. pembahasan arahan/usulan dan/atau keputusan Dewan Komisaris dalam tata
tertib rapat Direksi.
Regulate evaluation offollow-upon results of the previous meeting anddiscussion on
direction/proposal and/or decision ofBoard of Commissionersin procedure of Board of
Directors meetings.

i. Direksi wajib menyelenggarakan pengawasan intern Direksi agar meningkatkan kompetensi personel SPl dan memerintahkan Kepala SPI
yang berkualitas dan efektif. untuk melakukan penilaian atas program jaminan kualitas dan peningkatan fungsi
Board of Directors shall implement quality and effective audit secara keseluruhan.
internal control. Board of Directors to improve competence of SPI personnel and to instruct Head of SPI to
assess quality assurance program and overall improvement in audit function.

j. Direksi menyelenggarakan fungsi sekretaris perusahaan Direksi agar menginstruksikan Sekretaris Perusahaan untuk Iebih meningkatkan
yang berkualitas dan efektif. pemantauan dan koordinasi dalam penyusunan laporan manajemen triwulanan
Board of Directors performs quality and effective corporate dan tahunan sehingga semua laporan tersebut dapat disampaikan kepada Dewan
secretary functions. Komisaris tepat waktu.
Board of Directors to instruct Corporate Secretary to further improve monitoring and
coordination in preparation of quarterly and annual management reports so that all of the
reports can be submitted to Board of Commissioners on a timely manner.

k. Direksi menyelenggarakan RUPS Tahunan dan RUPS Direksi agar pengupayakan pemanggilan RUPS dilakukan dalam jangka waktu paling
lainnya sesuai peraturan perundang-undangan. lambat 14 (empat belas) hari sebelum RUPS diadakan dan mengupayakan agar RUPS
Board of Directors holds Annual GMS and other GMS in untuk mengesahkan dan menyetujui RKAP paling lambat pada akhir tahun sebelum
accordance with the laws and regulations. tahun anggaran berjalan.
Board of Directors to announce GMS within a period of at least 14 (fourteen) days before the
GMS, and to ratify and approve RKAP no later than the end of the year prior to the current
budget year.

Pengungkapan Informasi dan Transparansi


5
Information Disclosure and Transparency

a. Perusahaan menyediakan akses informasi perusahaan Perusahaan agar menyediakan media lain untuk mengkomunikasikan kebijakan
yang relevan, memadai, dan dapat diandalkan bagi informasi penting perusahaan seperti majalah, buletin, pertemuan/gathering dengan
pemangku kepentingan secara tepat waktu dan berkala. pemangku kepentingan atau bentuk Iainnya.
The Company provides relevant, adequate, and reliable The Company to provide other media to communicate policy on important corporate
access to corporate information for stakeholders in a timely information such as magazines, newsletters, meetings / gatherings with stakeholders or other
and regular manner. media.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
133
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Tabel: Rekomendasi Perbaikan dari Asesmen GCG 2015


Table: Recommended Improvements from GCG Assessment 2015

Indikator dan Parameter Rekomendasi Perbaikan


No.
Indicators and Paramaters Recommended Improvements
b. Perusahaan mengungkapkan informasi penting dalam Direksi agar mengungkapkan dalam laporan tahunan mengenai persamaan
laporan tahunan dan laporan keuangan sesuai dengan kesempatan karyawan, periode akuntan publik telah mengaudit laporan keuangan dan
peraturan perundang-undangan. besarnya biaya jasa audit dan jasa lain yang diberikan oleh akuntan publik selain jasa
The Company discloses important information in annual audit keuangan.
report and financial statements in accordance with the laws Board of Directors discloses in annual report on equal employment opportunity, period of
and regulations. financial statements audited by public accountant and the fees of audit service and other
services provided by the public accountant.

c. Perusahaan memperoleh penghargaan atau award Direksi agar mengupayakan untuk mendapat peringkat dalam Annual Report Award
dalam bidang GCG atau bidang-bidang lainnya. (ARA), mengikuti ajang CSR award serta berpartisipasi dalam ajang penghargaan di
The Company receives award in GCG or other aspects. bidang publikasi dan keterbukaan Informasi lalnnya.
Board of Directors to make efforts to obtain Annual Report Award (ARA), to participate in
CSR award and other award events in publication and information disclosure.

Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) 2015 Performance Excellence Assessment Criteria (KPKU)
Berdasarkan surat Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis in 2015
Kementerian BUMN Nomor: S-08/D7.MBU/7/2015 tanggal Based on letter of Deputy Business Infrastructure Ministry of
9 Juli 2015 tentang Penyampaian Buku Kriteria Penilaian SOEs No. S-08/D7.MBU/7/2015 dated July 9, 2015 concerning
Kinerja Unggul (KPKU) BUMN Tahun 2015, Perseroan telah Submission of Performance Excellence Assessment Criteria
melaksanakan proses evaluasi kinerja BUMN tahun 2015 pada (KPKU) Book of SOEs 2015, the Company has conducted
tanggal 11 16 Januari 2016. Evaluasi yang dilakukan oleh SOE performance evaluation process in 2015 from 11 to 16
tim evaluator dari Kementerian BUMN menggunakan kriteria January 2016. The evaluation was conducted by a team of
KPKU versi Tahun 2015 yang mengadopsi dan mengadaptasi evaluators from the Ministry of SOEs using KPKU criteria 2015
Malcolm Baldridge Criteria for Performance Excellence tahun version that adopt and adapt Malcolm Baldridge Criteria for
2013-2014. Performance Excellence 2013-2014.

KPKU pada dasarnya adalah sejumlah pertanyaan tentang KPKU is basically a number of questions about fundamental
aspek-aspek fundamental pengelolaan organisasi dalam aspects of organization management in the context of
konteks pencapaian kinerja unggul. Pertanyaan-pertanyaan performance excellence achievement. The questions were
tersebut dikelompokkan ke dalam 7 Katagori dan Profil grouped into 7 Categories and Organizational Profiles. The
Organisasi. Ketujuh katagori tersebut adalah: seven categories are:
1. Kepemimpinan 1. Leadership
2. Perencanaan strategis 2. Strategic planning
3. Fokus pada pelanggan 3. Focus on customers
4. Pengukuran, analisis, dan manajemen pengetahuan 4. Measurement, analysis, and knowledge management
5. Fokus pada tenaga kerja 5. Focus on manpower
6. Fokus pada operasi 6. Focus on operations, and
7. Hasil-hasil 7. Results.

Sistem Penilaian didasarkan pada metode yang diuraikan dalam Assessment system is based on method described in
dokumen Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) yang telah Performance Excellence Assessment Criteria (KPKU)
dilaksanakan berdasarkan surat Deputi Bidang Infrastruktur document which is stipulated in Letter of Deputy of Business
Bisnis Kementerian BUMN Nomor: S-08/D7.MBU/7/2015 Infrastructure, the Ministry of SOEs No. S-08/D7.MBU/2015
tanggal 9 Juli 2015 yang mengadopsi dan mengadaptasi dated July 9, 2015 that adopts and adapts Malcolm Baldridge
Malcolm Baldridge Criteria for Performance Excellence. Criteria for Performance Excellence.

Proses evaluasi dilakukan melalui dua tahapan besar yaitu Evaluation process is conducted in two major stages namely
tahap Ondesk Review yaitu penilaian di atas kertas berbasis Ondesk Review stage which is response-based written
pada respon KPKU Tahun 2015 dan informasi pendukung assessment of KPKU 2015 and ADLI supporting information.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


134 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

ADLI. Tahap berikutnya adalah site visit ke perusahaan untuk The next stage is site visit to the company for interview and
wawancara dan klarifikasi atas respon KPKU terhadap Direksi clarification on KPKU response with Board of Directors and
serta tim manajemen senior lainnya yang ditunjuk oleh other senior management team appointed by the company
perusahaan serta verivikasi berbagai data dan informasi. as well as verification of data and information. Then a report is
Selanjutnya disusun laporan yang berisi skor dan umpan prepared containing scores and feedback that consist of OFI
balik yang berisikan OFI (Opportunity for Improvements) dan (Opportunity for Improvements) and Strength of the company
Kekuatan (Strengths) perusahaan untuk dapat dimanfaatkan to be used as a basis for improvement at process stages and
sebagai basis dalam melakukan improvement baik pada business results.
tahapan proses maupun pada hasil-hasil bisnis.

Hasil evaluasi KPKU 2015 PT Pengembangan Pariwisata KPKU evaluation results PT Pengembangan Pariwisata
Indonesia (Persero) memperoleh skor 402,00 atau termasuk Indonesia (Persero) for 2015 obtained a score of 402.00 or
dalam kriteria Early Improvement. considered to be in Early Improvement criteria.

Kegiatan GCG Tahun 2015 GCG Activities in 2015


Pada tahun 2015 dilakukan penandatanganan pernyataan In 2015, all ITDC people signed a declaration of compliance
kepatuhan Etika Usaha dan Tata Prilaku oleh seluruh insan on Code of Conduct. While the socialization related GCG
ITDC. Sedangkan sosialisasi terkait GCG telah dilaksanakan was held on December 15, 2014 which included socialization
pada tanggal 15 Desember 2014 yang mencakup sosialisasi GCG Guidelines, Code of Conduct, Gratuities Policy, LHKPN,
Pedoman GCG, Etika Usaha dan Tata Perilaku, Kebijakan Employment Regulation and Discipline, Whistle Blowing
Gratifikasi, LHKPN, Peraturan dan Disiplin Karyawan, Sistem System and RKAP.
Pelaporan Pelanggaran dan RKAP.

ETIKA USAHA DAN TATA PERILAKU CODE OF CONDUCT (COC)

Perseroan telah memiliki Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku The Company has Code of Conduct (CoC) as an effort
atau Code of Conduct (CoC) sebagai salah satu upaya untuk to realize its commitment to implementing GCG practices
mewujudkan komitmen melaksanakan praktik GCG secara consistently. CoC is stipulated based on Joint Decision
konsisten. CoC ditetapkan melalui Surat Keputusan Bersama of Board of Commissioners and Board of Directors of PT
Dewan Komisaris dan Direksi PT Pengembangan Pariwisata Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) No. 07/KEP/DEKOM/
Bali (Persero) Nomor: 07/KEP/DEKOM/XII/2013 dan Nomor: XII/2013 and No. Kep/Dir/126/XII/2013 dated December 30,
Kep/Dir/126/XII/2013 tanggal 30 Desember 2013 Tentang 2013 concerning Code of Conduct of PT Pengembangan
Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero).
Pariwisata Bali (Persero).

CoC disusun sebagai penjabaran dan interpretasi dari tata nilai CoC was prepared as translation and interpretation of the
unggulan perusahaan yang dituangkan dalam sebuah kredo Companys values of excellence incorporated in a creed ITDC
ITDC JAYA sebagai berikut: JAYA:
a. Integrity and professional; a. Integrity and Professionalism;
b. Team work; b. Team Work;
c. Development and Customer Focus c. Development and Customer Focus;
d. Creative, Commitment, & Consistent; d. Creative, Commitment, & Consistent;
e. Jujur; e. Jujur (Honest);
f. Adil; f. Adil (Fair);
g. Yakin g. Yakin (Confident);
h. Akuntabilitas h. Akuntabilitas (Accountability).

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
135
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

CoC terdiri dari 5 bagian dan 2 lampiran sebagai berikut: CoC consists of 5 parts and 2 appendices as follows:
Bagian I : Pendahuluan Part I : Introduction
Bagian II : Standar Etika Usaha Part II : Standards of Business Ethics
Bagian III : Standar Tata Perilaku Part III : Standards of Conduct
Bagian IV : Penjelasan Pernyataan Insan ITDC Part IV : ITDC Member Statement Explanation
Bagian V : Penjelasan Pernyataan Insan ITDC Section V : ITDC Member Statement Explanation
Lampiran 1 : Surat Pernyataan Insan ITDC Appendix 1 : ITDC Member Statement
Lampiran 2 : Surat Pernyataan Pejabat yang Bertanggung Appendix 2 : Statement of Officials Responsible for Code of
Jawab atas Penerapan Code of Conduct Conduct Implementation

Pokok-pokok Pedoman Etika Usaha Principles of Business Ethics Guidelines

Standar Etika Usaha


Standards of Business Ethics

Etika Perusahaan dengan karyawan Etika Perusahaan dengan kreditur/investor


Corporate Ethics with employees Corporate Ethics with thelenders/investors

Etika Perusahaan dengan konsumen Etika Perusahaan dengan pemerintah


Corporate Ethics with consumers Corporate Ethics with government

Etika Perusahaan dengan pesaing Etika Perusahaan dengan masyarakat


Corporate Ethics with competitors Corporate Ethics with the public

Etika Perusahaan dengan penyedia barang dan jasa Etika Perusahaan dengan media massa
Corporate Ethics with providers of goods and services Corporate Ethics with mass media

Etika Perusahaan dengan mitra Etika Perusahaan dengan organisasi profesi


Corporate Ethics with partners Corporate Ethics with professional organizations

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


136 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Pokok-pokok Pedoman Tata Perilaku Principles of Code of Conduct

Standar Tata Perilaku


Standard of Conduct

Menghindari benturan kepentingan dan


Etika kerja sesama insan ITDC
penyalahgunaan Jabatan
Work ethics with fellow ITDC personnel
Avoiding conflict of interests and abuse of position

Menjaga kerahasiaan data dan informasi perusahaan Menerima hadiah/cinderamata/gratigikasi dan


Maintaining confidentiality of corporate data and entertainment
information Receiving gift/souvenir/gratuity and entertainment

Menjaga harta perusahaan Memberi hadiah/cenderamata dan entertain


Safeguarding corporate assets Giving gift/souvenir/gratuity and entertainment

Menjaga keamanan dan keselamatan, kesehatan kerja


Penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang dan
dan lindungan lingkungan (K3LL)
minuman keras
Maintaining security and safety, occupational health and
Abuse of narcotics, drugs, and alcohol
environmental protection (K3LL)

Mencatat data dan pelaporan Aktivitas politik


Recording data and reporting Political activity

Pernyataan CoC berlaku di Seluruh Level Organisasi CoC Statement Applies at All Organization Levels
CoC menjadi acuan perilaku bagi Komisaris, Direksi, dan CoC becomea conduct reference for Board of Commissioners,
seluruh karyawan dalam menjalankan aktivitas kerja di Board of Directors, and all employees in performing work
lingkungan Perseroan. Untuk memastikan kepatuhan seluruh activities within the Company. To ensure compliance of all the
insan Perseroan terhadap CoC, maka diatur tugas, tanggung Companys personnel with CoC, then duties, responsibilities
jawab dan wewenang berjenjang sebagai berikut: and authorities are cascaded as follows:
Dewan Komisaris bertanggung jawab atas dipatuhinya CoC Board of Commissioners is responsible for compliance with
di Iingkungan Perseroan dengan dibantu oleh Komite GCG. CoC within the Company, assisted by GCG Committee.
Direksi bertanggung jawab atas penerapan CoC di Board of Directors is responsible for CoC implementation
lingkungan Perseroan dibantu oleh Sekretaris Perseroan within the Company, assisted by Corporate Secretary and
dan SPI. SPI.
Deputi Direktur, Kepala Divisi/General Manager/Kepala Deputy Director, Division Head/General Manager/Head of
SPI, Manager dan setingkat Manager bertanggung jawab SPI, Manager and Manager level are responsible for CoC
atas penerapan CoC di Iingkungan unit kerjanya masing- implementation within their respective working units.
masing. Board of Directors appoints Chief Compliance Officer and
Direksi menunjuk Chief Compliance Officer beserta the respective devices (to be stipulated separately) who is
perangkatnya (yang akan diatur secara tersendiri) yang responsible for reporting of CoC violation.
bertanggung jawab untuk melaporkan pelanggaran Every personnel of the Company receives a copy of CoC
terhadap pelaksanaan CoC. and signs a statement that the respective personnel has
Setiap insan Perseroan menerima satu salinan CoC received, understood and agreed to abide by the CoC.
dan menandatangani formulir pernyataan bahwa yang The signed statements are documented by HR function or
bersangkutan telah menerima, memahami dan menyetujui other designated function.
untuk mematuhi CoC yang didokumentasikan oleh fungsi
SDM atau fungsi yang ditunjuk.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
137
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Formulir pernyataan harus diperbaharui dan ditandatangani The statement is updated and re-signed on an annual
kembali setiap tahun oleh seluruh insan Perseroan dari basis by all personnel of the Company, including Board
anggota Dewan Komisaris, Direksi, tim manajemen dan of Commissioners, Board of Directors, management team
seluruh karyawan. and all employees.

Sosialisasi dan Penyebarluasan CoC CoC Socialization and Dissemination


Setiap insan Perseroan memberikan komitmennya untuk Every personnel of the Company is committed to implementing
melaksanakan CoC dengan menandatangani formulir CoC by signing a statement at the beginning of each year. CoC
pernyataan pada setiap awal tahun. Pada tanggal 23 Desember socialization and signing of the statement was conducted on
2015 telah dilakukan sosialisasi dan penandatanganan CoC December 23, 2015 by all ITDC people.
oleh seluruh insan ITDC.

Upaya Penegakan dan Jenis Sanksi Pelanggaran Enforcement and Types of Sanction for Violation
Setiap insan Perseroan wajib melaporkan setiap fakta Every personnel of the Company shall report any irregularities
penyimpangan Etika Usaha dan Tata Perilaku (Code of of Code of Conduct to Chief Compliance Officer (CCO).
Conduct) kepada Chief Compliance Officer (CCO). CCO CCO follows up every report and ensures confidentiality of the
menindaklanjuti setiap laporan dan menjamin kerahasiaan reporters identity. CCO review results are submitted to Board
identitas pelapor. Hasil kajian CCO disampaikan kepada of Directors or Board of Commissioners according to their
Direksi atau Dewan Komisaris sesuai dengan lingkup tanggung respective scopes of responsibilities.
jawabnya.

Selanjutnya Direksi dan Dewan Komisaris memutuskan Then Board of Directors and Board of Commissioners
pemberian tindakan pembinaan, sanksi disiplin dan/atau shall decide whether to order coaching, disciplinary and/
tindakan perbaikan serta pencegahan yang harus dilaksanakan or corrective actions and prevention to be implemented by
oleh Atasan Langsung di unit masing-masing. Bentuk sanksi Direct Supervisors in each unit. The types of sanction will be
yang diberikan akan diatur secara tersendiri. stipulated separately.

Insan Perseroan yang melakukan penyimpangan CoC The Companys personnel who commit irregularities of CoC
mempunyai hak untuk didengar penjelasannya di hadapan have the right to be heard by their direct supervisors before
atasan langsung sebelum pemberian tindakan pembinaan coaching or disciplinary action is imposed on them.
atau hukuman disiplin.

Tabel: Jumlah Pelanggaran CoC dan Tindak Lanjut di Tahun 2015


Table: Total CoC Violations and its Treatment in 2015

Dalam Proses Selesai


Keterangan Description
On Progress Completed
Jumlah Pelanggaran CoC Nihil | None Nihil | None Total of COC Violations

SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN (WHISTLE WHISTLE BLOWING SYSTEM


BLOWING SYSTEM)

Sistem Pelaporan Pelanggaran atau Whistle Blowing Violation Reporting System or Whistle Blowing System (SPP/
System (SPP/WBS) adalah sistem yang digunakan untuk WBS) is a system used to collect, process, follow-up and
menampung, mengolah, menindaklanjuti serta membuat report information submitted by whistle blower regarding
pelaporan atas informasi yang disampaikan oleh pelapor violation occurred in the Company. Deeds that can be reported
mengenai tindakan pelanggaran yang terjadi di lingkungan through SPP/WBS are: a) conflict of interests, b) corruption,
Perseroan. Perbuatan yang dapat dilaporkan melalui SPP/WBS c) fraud, d) theft/embezzlement, e) violation in procurement
adalah: a) benturan kepentingan, b) korupsi, c) kecurangan,
d) pencurian/penggelapan, e) pelanggaran dalam proses

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


138 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

pengadaan barang dan jasa, f) penyalahgunaan jabatan/ of goods and services, f) abuse of position/authority, and g)
kewenangan, dan g) suap/gratifikasi. bribe/gratuity.

Gambar : Mekanisme Kerja Sistem Pelaporan Pelanggaran


Figure : Working Mechanism of Whistle Blowing System

Sarana Penyampaian Laporan


(Melalui surat, e-mail atau website):
tim pengelola pengaduan pelanggaran u.p. Kepala SPI
Facilities for Submission of Report
(Through letter, e-mail or website):
violation complaint management team Attn: Head of IAU

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (Persero) Proses Akuntabilitas


Kantor Pariwisata Nusa Dua | Nusa Dua Tourism Office Perusahaan
PO.BOX 3 Nusa Dua, 80363, Bali - Indonesia
Email: whistle.blowing@btdc.co.id
Website: http://www.itdc.co.id/whistleblowing
Corporate
Accountability Process

Proses Penerimaan Proses Perlindungan Proses Investigasi Proses Pemberian


Laporan Pelanggaran saksi laporan Pelanggaran Insentif

Complaint Registration Witness Protection Complaint Investigation Incentive Provision


Process Process Process Report

Penyampaian Laporan Pelanggaran Submission of Violation Report


Setiap karyawan Perseroan dan masyarakat yang mengetahui Every employee of the Company and the community who is
adanya dugaan pelanggaran di Perseroan diminta untuk aware of any alleged violations in the Company is required to
melaporkan kepada Perseroan melalui surat, e-mail atau report to the Company by mail, e-mail or means provided on
sarana yang tersedia di situs web Perseroan. Perseroan wajib the Companys website. The Company shall accept and follow
menerima dan menindaklanjuti pengaduan dari pelapor up the report including the time, place, chronology, identity and
yang mencantumkan waktu, tempat, kronologis kejadian, evidence.
identitasnya serta barang bukti.

Pengaduan pelanggaran disampaikan secara tertulis dilengkapi Violation report is submitted in writing and supported by
bukti pendukung seperti dokumen yang berkaitan pelanggaran evidences such as documents related to the reported violation.
yang disampaikan. Pelapor anonim dapat diterima, tetapi tidak Anonymous report can be accepted, but the Company is
ada kewajiban Perseroan untuk memberikan tanggapan karena not obliged to respond because there will be difficulties to
akan terdapat kesulitan untuk melakukan komunikasi dan communicate and clarify the report.
klarifikasi atas laporan tersebut.

Perseroan memberikan tanda terima atas pengaduan The Company provides a receipt of violation report submitted
pelanggaran yang disampaikan secara tertulis dengan in writing with attached identity of the whistle blower. If the
identitas. Apabila pengaduan pelanggaran diajukan oleh badan violation is reported by legal entity/institution, in addition to
hukum/lembaga, maka selain dokumen di atas juga diserahkan the above documents, the following documents should also be
dokumen lainnya yaitu: submitted:
Fotokopi bukti identitas badan hukum/lembaga. Copy of identity documents of the legal entity/institution.
Dokumen yang menyatakan bahwa pihak yang mengajukan Document stating that the party reporting the violation is
pengaduan berwenang untuk mewakili lembaga atau authorized to represent the legal entity/institution.
badan hukum tersebut.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
139
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Sistem Perlindungan Pelapor Whistle Blower Protection System

A. Perlindungan Pelapor A. Whistle Blower Protection


Perseroan berkomitmen untuk melindungi pelapor The Company is committed to protecting whistle blower
pelanggaran yang beritikad baik, dan akan mematuhi with good faith, and shall comply with all relevant laws,
segala peraturan perundangan yang terkait serta best regulations, and best practices in SPP/WBS. The purpose
practices yang berlaku dalam penyelenggaraan SPP/WBS. of whistle blower protection is to encourage violation
Tujuan dari perlindungan pelapor adalah untuk mendorong reporting and to ensure safety of the whistle blower and his/
terjadinya pelaporan pelanggaran dan menjamin keamanan her family.
si pelapor maupun keluarganya.

Perseroan menjamin kerahasiaan dan keamanan semua The Company guarantees the confidentiality and security
laporan pelanggaran. Pelapor yang menginginkan dirinya of all violation reports. Whistle blower may request for his/
tetap dirahasiakan diberi jaminan atas kerahasiaan her identity to be kept confidential, except in the case of
identitas pribadinya, kecuali dalam hal proses hukum the legal process requires disclosure of the whistle blowers
memerlukan dibukanya identitas pelapor. identity.

Seorang pelapor pelanggaran akan mendapatkan A whistle blower will get the Companys standard protection
perlindungan standar dari Perseroan terhadap perlakuan against adverse actions such as:
yang merugikan seperti: Unfair dismissal;
Pemecatan yang tidak adil; Demotion;
Penurunan jabatan atau pangkat; Harassment or discrimination in all forms;
Pelecehan atau diskriminasi dalam segala bentuknya; Adverse note in personal data files.
Catatan yang merugikan dalam file data pribadinya.

Selain perlindungan di atas, Perseroan juga dapat In addition to the above protection, the Company can also
menyediakan perlindungan hukum (jika diperlukan), provide legal protection (if required), as stipulated in Article
seperti diatur pada pasal 43 Undang-Undang (UU) Nomor 43 of Law No. 15 of 2002 juncto Law No. 25 of 2003
15 tahun 2002 juncto UU Nomor 25 tahun 2003 tentang concerning Money Laundering Act and Article 13 of Law No.
Tindak Pidana Pencucian Uang dan pasal 13 UU Nomor 13 13 of 2006 concerning Witnesses and Victims Protection,
tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, serta and Article 5 of Government Regulation (PP) No. 57 of
pasal 5 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 tahun 2003 2003 concerning Procedures for Special Protection for
tentang Tata Cara Perlindungan Khusus bagi Pelapor dan Reporters and Witnesses in Money Laundering Act, as
Saksi dalam Tindak Pidana Pencucian Uang yaitu: follows:
a) Perlindungan dari tuntutan pidana dan/atau perdata; a) Protection from criminal and/or civil suit;
b) Perlindungan atas keamanan pribadi, dan/atau b) Protection for personal safety, and/or family of whistle
keluarga Pelapor dari ancaman fisik dan/atau mental; blower from physical and/or mental threat;
c) Perlindungan terhadap harta Pelapor; c) Protection for whistle blowers assets;
d) Perahasiaan dan penyamaran identitas Pelapor; dan/ d) Protection and concealment of whistle blowers
atau identity; and/or
e) Pemberian keterangan tanpa bertatap muka dengan e) Giving information without face to face meeting with
terlapor, pada setiap tingkat pemeriksaan perkara the suspect, at every level of investigation in the case of
dalam hal pelanggaran tersebut masuk pada sengketa the violation is disputed in the court.
pengadilan.

Dalam hal Pelapor merasa perlu, Pelapor juga dapat In the event that the whistle blower deems necesary, the
meminta bantuan pada Lembaga Perlindungan Saksi dan whistle blower can also ask for help from Witnesses and
Korban (LPSK), sesuai UU Nomor 13 tahun 2006. Victims Protection Agency (LPSK), in accordance with Law
No. 13 of 2006.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


140 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

B. Komunikasi dengan Pelapor B. Communication with Whistle Blower


Komunikasi dengan Pelapor dilakukan melalui Tim Pengelola Communication with whistle blower is done SPP/WBS Team
SPP/WBS sebagai penerima laporan pelanggaran. Dalam as recipient of violation reports. In this communication,
komunikasi ini Pelapor juga bisa memperoleh informasi whistle blower can also obtain information regarding
mengenai tindak lanjut dan kemajuan penanganan kasus follow-up on and progress of the case handling.
yang dilaporkannya.

Bila Pelapor adalah karyawan Perseroan, maka Perseroan If the whistle blower is an employee of the Company, then
memberikan informasi perkembangan penanganan hasil the Company provides information on progress of the
laporan pelanggaran tersebut. Pemberian informasi ini violation report. This information is provided by considering
dilakukan dengan mempertimbangkan asas kerahasiaan the confidentiality principle between the whistle blower and
antara Pelapor dengan Perseroan, termasuk di dalamnya the Company, including confidentiality of condition of the
kerahasiaan terhadap apa yang terjadi pada Terlapor. suspect. Meanwhile, if the whistle blower is an outsider,
Sedangkan bila Pelapor adalah orang luar Perseroan, maka then the Company can provide information on progress
Perseroan dapat memberikan informasi perkembangan of the violation report through facilities provided by the
penanganan hasil pelaporan pelanggaran tersebut melalui Company.
fasilitas yang disediakan Perseroan.

C. Pemberian Insentif C. Incentives


Perseroan dapat memberikan penghargaan/insentif The Company may provide rewards/incentives to the whistle
kepada Pelapor atas pelanggaran yang dapat dibuktikan blower for proved violation so that can the Companys
sehingga aset/keuangan Perseroan dapat diselamatkan. asset/finance can be safeguarded. The form and amount
Bentuk dan besarnya penghargaan yang diberikan of the rewards are determined by Board of Directors.
ditetapkan berdasarkan kebijakan Direksi.

D. Laporan Palsu D. False Reports


Apabila hasil investigasi menyimpulkan bahwa pengaduan If the investigation results conclude that the report contains
yang disampaikan mengandung unsur itikad tidak baik, bad faith, false evidence, defamation, unclear basis/
menyampaikan bukti palsu, ada unsur fitnah, tanpa dasar/ evidence, then the whistle blower can be sued or penalized
bukti yang jelas, maka Pelapor tersebut dapat digugat balik in accordance with the applicable regulations.
atau dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

E. Batas Waktu Laporan Pelanggaran E. Time Limit for Violation Report


Laporan pelanggaran yang akan diproses lebih lanjut hanya Violation reports that will be further processed are only
terkait dengan peristiwa/kejadian atau bukti dalam kurun those associated with event/incident or evidence within a
waktu 4 (empat) tahun sebelum laporan pelanggaran period of 4 (four) years prior to submission of the violation
disampaikan. report.

Penanganan Laporan dan Pihak Pengelola Laporan Reports Handling and Reports Management Team
SPP/WBS dikelola oleh Tim Pengelola Pelaporan Pelanggaran SPP/WBS is managed by Violation Reports Management Team
(Tim TP3) dan Tim Pemeriksa Pelanggaran (Tim TP2). Tim TP3 (TP3 Team) and Violation Investigation Team (TP2 Team).
diketuai oleh Kepala SPI dengan anggota terdiri dari Sekretaris TP3 Team is led by Head of SPI with members consisting of
Perusahaan dan Kepala Divisi Umum (KDU). Anggota Tim Corporate Secretary and Head of General Division (KDU).
TP3 mendapatkan akses pelaporan langsung kepada Direktur TP3 Team members get direct reporting access to President
Utama dan Komisaris Utama. Director and President Commissioner.

Laporan pelanggaran diterima oleh Tim TP3 yang selanjutnya Violation reports are received by TP3 Team which shall manage
mengelola laporan dengan tahap-tahap sebagai berikut: the reports with the following stages:
Menganalisis kecukupan bukti pendukung laporan, Analyze sufficiency of supporting evidence of the report,
Menganalisis dan menyeleksi laporan pelanggaran, Analyze and select violation reports,

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
141
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Meneruskan laporan kepada Tim TP2 berdasarkan subyek Forward reports to TP2 Team based on the reported subject,
terlapor, Be responsible for implementation of whistle blower
Bertanggung jawab atas pelaksanaan program protection program in accordance with the Companys
perlindungan pelapor sesuai dengan kebijakan yang telah policy, particularly confidentiality aspect and guaranteed
ditetapkan Perseroan, terutama aspek kerahasiaan dan protection for the whistle blower. In this case TP3 Team
jaminan keamanan pelapor. Dalam hal ini anggota Tim TP3 members gain access to legal, financial and operational
mendapatkan akses terhadap bantuan hukum, keuangan supports if required.
dan operasional bila diperlukan.

Tim TP2 bertugas menindaklanjuti laporan yang diterima dari TP2 Team shall follow up on reports received from TP3 Team
Tim TP3 dengan melakukan investigasi lebih lanjut terhadap by further investigating substance of the violation committed
substansi pelanggaran yang dilakukan oleh karyawan, anggota by employee, member of Board of Directors, member of Board
Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan organ pendukung of Commissioners, and member of Board of Commissioners
Dewan Komisaris. Dalam melakukan tugasnya, Tim TP2 supporting organs. In performing its duties, TP2 Team refers
berpedoman pada ketentuan yang mengatur tentang peraturan to provisions governing employee discipline, code of ethics,
disiplin karyawan, kode etik, Peraturan Perusahaan, Anggaran Corporate Regulations, the Articles of Association and other
Dasar maupun ketentuan lain yang berlaku dan mengikat. applicable and binding rules.

Jika hasil investigasi membuktikan adanya pelanggaran, maka If the investigation results prove the violation, then TP2 Team
Tim TP2 memberikan rekomendasi kepada Direksi/Dewan shall provide recommendation to Board of Directors/Board of
Komisaris untuk pemberian sanksi terhadap pelanggaran Commissioners to impose sanction for the violation. Sanctions
yang dilakukan. Pemberian sanksi akan dilakukan oleh Direksi, will be imposed by Board of Directors, if the convicted is an
apabila Terlapor adalah karyawan, dan oleh Dewan Komisaris, employee, or by Board of Commissioners, if the convicted is
apabila terlapor adalah Direksi, anggota Dewan Komisaris, a member of Board of Directors, Board of Commissioners or
dan organ pendukung Dewan Komisaris. Akan tetapi bila Board of Commissioners supporting organs. But if not proven,
tidak terbukti, maka proses investigasi dihentikan dan laporan then the investigative process is stopped and the violation
pelanggaran tidak dilanjutkan. report is discontinued.

Gambar : Alur Proses Sistem Pelaporan Pelanggaran


Figure : Flow Chart of Whistle Blowing System

MEMENUHI
PELAPOR TIM TP3 KRITERIA TIM TP3 TIM TP3
Whistle Blower TP3 Team Meet the TP3 Team TP3 Team
Criteria

TIM TP3 TIM TP3


Tp3 Team Tp3 Team

Penindakan Sesuai sistem MEMENUHI


TIM TP3 dan prosedur yang berlaku KRITERIA
Enforcement in Accordance Meet the
TP3 Team
with appropriate System and
Criteria
Procedures

TIM TP3
TP3 Team

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


142 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Batas Waktu Tindak Lanjut Laporan Pelanggaran Time Limit for Follow-Up on Violation Report
Tim TP3 melakukan verifikasi atas laporan pelanggaran yang TP3 Team verifies incoming violation reports and shall
masuk dan akan memutuskan perlu tidaknya dilakukan determine whether or not further investigation is required
investigasi lebih lanjut atas laporan pelanggaran dalam waktu within 30 (thirty) days and may be extended for a period of 30
30 (tiga puluh) hari dan dapat diperpanjang paling lama 30 (thirty) days.
(tiga puluh) hari.

Apabila hasil verifikasi menunjukkan bahwa laporan If verification results show that the violation report is not true
pelanggaran tidak benar dan tidak ada bukti permulaan yang and there is no sufficient preliminary evidence, the violation
cukup maka laporan pelanggaran tidak akan diproses lebih report will not be further processed. Conversely, if verification
lanjut. Apabila hasil verifikasi menunjukkan adanya indikasi results reveal indication of violation with sufficient preliminary
pelanggaran yang disertai bukti permulaan yang cukup, maka evidence, then the report shall be forwarded to TP2 Team for
laporan dapat diteruskan kepada Tim TP2 untuk diproses ke investigation.
tahap lnvestigasi.

Perseroan melalui Tim TP3 dapat menginformasikan dan/ The Company through TP3 Team may inform and/or provide
atau memberikan tanggapan atas status proses penyelesaian feedback on progress of the violation report to the whistle
laporan pelanggaran kepada Pelapor yang meminta penjelasan blower who requests for explanation on his/her report.
mengenai laporan yang diajukannya.

Tindak Lanjut Investigasi Laporan Pelanggaran Follow-up Investigation on Violation Reports


Apabila hasil investigasi yang dilakukan oleh Tim TP2 If the results of investigation conducted by TP2 Team find
menemukan bukti tambahan yang menyebabkan terjadinya additional evidence that lead to additional suspect from
penambahan Terlapor dari pihak Direksi dan/atau Dewan members of Board of Directors and/or Board of Commissioners
Komisaris dan/atau organ pendukung Dewan Komisaris, maka and/or supporting organs of Board of Commissioners, then
investigasi lebih lanjut dilakukan oleh investigator eksternal further investigation shall be conducted by external investigator
untuk menjaga independensi investigasi. to maintain independence of the investigation.

Apabila hasil investigasi terbukti terjadi pelanggaran yang If the results of the investigation prove violation committed by
dilakukan oleh Direksi dan/atau Dewan Komisaris dan/atau members of Board of Directors and/or Board of Commissioners
organ pendukung Dewan Komisaris dan terdapat hal-hal and/or supporting organs of Board of Commissioners and
yang memerlukan keputusan lebih lanjut, maka Tim TP2 akan there are concerns that require further decisions, then TP2
menyampaikan hal tersebut ke Pemegang Saham. Team shall convey them to the Shareholders.

Apabila hasil investigasi terbukti adanya pelanggaran yang If the results of the investigation prove violation that may lead
mengarah ke tindak pidana, maka dapat ditindaklanjuti to crime act, then the case may proceed with the applicable
dengan proses hukum yang berlaku kepada lembaga penegak legal process by the law enforcement agencies with Board of
hukum dengan Direksi atau Dewan Komisaris sebagai pejabat Directors or Board of Commissioners as the officers handing
penyerah perkara. over the case.

Laporan Periodik Pelaksanaan SPP/WBS Periodic Report on SPP/WBS Implementation


Tim TP3 dan Tim TP2 wajib menyusun laporan periodik atas TP3 and TP2 Teams shall prepare periodic report on receipt
penerimaan laporan pelanggaran dan hasil tindak lanjut dari of violation reports and follow-up results from such reporting.
pelaporan tersebut. Laporan ditujukan kepada Direksi dan The report is addressed to Board of Directors and Board of
Dewan Komisaris sebagai bentuk dari akuntabilitas SPP/WBS. Commissioners as part of SPP/WBS accountability.

Status Laporan Report Status


Sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan SPP/WBS, status Another part of accountability in SPP/WBS management,
tindak lanjut yang ditetapkan oleh Perseroan adalah sebagai follow-up status determined by the Company is in the range of:
berikut: a. Open, the report has not been analyzed.
a. Masih terbuka, belum dilakukan analisa terhadap laporan
tersebut.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
143
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

b. Diteruskan ke unit kerja/fungsi terkait. b. Forwarded to the rekated work unit/function.


c. Memerlukan bukti tambahan. c. Request for additional evidence.
d. Tidak dapat ditindaklanjuti. d. No further work required.
e. Dalam proses investigasi. e. In investigation.
f. Sudah didapat hasil investigasi. f. Investigation results obtained.
g. Disposisi tindak lanjut dari pejabat yang berwenang. g. Follow-up disposition from authorized officer.
h. Dalam proses pelaksanaan tindak lanjut. h. In follow-up process.
i. Selesai. i. Closed.

Sosialisasi Sistem Pelaporan Pelanggaran Socialization of Whistle Blowing System


Proses sosialisasi Sistem Pelaporan Pelanggaran disampaikan Whistle Blowing System is socialized to all employees and
kepada seluruh karyawan dan juga pihak eksternal yang external parties related to the Companys business processes
terkait dengan proses bisnis perusahaan dengan menjelaskan by explaining violation reporting mechanism and media for
mekanisme pelaporan pelanggaran dan media penyampaian report submission.
laporan.

Laporan Penanganan Pengaduan Complaints Handling Report


Pada tahun 2015 tidak ada laporan pelanggaran yang diterima In 2015, there was no violation report received by TP3 Team.
oleh Tim TP3.

Media Penyampaian Laporan yang Laporan yang selesai


Tahun Submission Media ditindaklanjuti ditindaklanjuti
Year
Surat | Mail e-mail Website Follow-up Reports Reports Completed

2015 Nihil | None Nihil | None Nihil | None Nihil | None Nihil | None

GRATIFIKASI GRATIFICATION

Pedoman Gratifikasi Gratification Guidelines


Untuk menjaga agar kegiatan usaha Perseroan tetap berada To keep the Companys operations remain in the corridor of
pada koridor etika dan prinsip GCG, diperlukan pengaturan ethics and GCG principles, it requires regulation regarding
mengenai gratifikasi dan mekanisme pelaporan gratifikasi gratification and mechanism of gratification reporting within
di lingkungan Perseroan. Pengaturan gratifikasi bertujuan the Company. Gratification regulation aims to support GCG
untuk mendukung terselenggaranya GCG dan meningkatkan implementation and to improve the Companys compliance
kepatuhan pengelolaan Perseroan terhadap ketentuan dan management with the applicable provisions and ethical
standar etika yang berlaku serta mencegah potensi tindakan standards, and to prevent potential violations. Gratification
pelanggaran. Pedoman gratifikasi diatur melalui Surat guidelines are stipulated in Decision of Board of Directors of
Keputusan Direksi PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) No. Kep/Dir/87/
Nomor: Kep/Dir/87/XII/2012 tanggal 28 Desember 2012 XII/2012 dated December 28, 2012 concerning Guidelines for
Tentang Pedoman Gratifikasi PT Pengembangan Pariwisata Gratification in PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero).
Bali (Persero).

Ketentuan Gratifikasi Provisions of Gratification


1. Perseroan tidak memperbolehkan karyawan dan anggota 1. The company does not allow employees and their family
keluarganya untuk menerima baik secara langsung members to receive, directly or indirectly, gifts of any kind
maupun tidak langsung pemberian dalam bentuk apapun from service users or suppliers, because it is believed to
dari pengguna jasa atau pemasok, karena diyakini instigate conflict of interest, to decrease objectivity, to affect
dapat menimbulkan benturan kepentingan, penurunan employees ability to act in the interests of the Company
objektivitas, mempengaruhi kemampuan karyawan untuk and to reduce public confidence in the Company.
bertindak sesuai kepentingan perusahaan dan menurunnya
kepercayaan publik terhadap perusahaan.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


144 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

2. Perseroan wajib mengeluarkan edaran kepada pengguna 2. The Company shall issue a circular to service users or
jasa atau pemasok bahwa Perseroan tidak menerima suppliers that the Company does not receive gifts of any
pemberian dalam bentuk apapun atas transaksi antara kind on transactions between the Company and Third
Perseroan dengan Pihak Ketiga. Parties.
3. Apabila masih ada pengguna jasa atau pemasok yang 3. If there is service user or supplier who still sends gifts to
mengirimkan pemberian kepada karyawan, maka employees, the Company will receive the gifts and manage
Perseroan yang akan menerima pemberian tersebut dan them through the determined mechanism.
mengelolanya melalui mekanisme yang ditetapkan. 4. If the service user or supplier gives the gifts of any kind to
4. Bilamana pengguna jasa atau pemasok yang memberikan employees outside the office, then the employees must
pemberian dalam bentuk apapun kepada karyawan yang reject the gifts. If the gifts cannot be rejected then the
dilakukan di luar kantor, maka karyawan tersebut wajib employees are obliged to report all relevant facts in writing
menolaknya. Apabila pemberian tersebut tidak dapat to their immediate supervisors and send copy of the report
dihindari maka karyawan tersebut wajib melaporkan semua to General Division.
fakta yang relevan secara tertulis kepada atasan langsung 5. The Company does not allow employees to give special
dan mengirimkan salinan dari laporan tersebut ke Divisi gifts to service users or suppliers, which are believed to
Umum. have a purpose that violates the applicable norms and laws.
5. Perseroan tidak memperbolehkan karyawannya untuk 6. If the gratification is received in the form of money, then it
memberi hadiah-hadiah khusus kepada pengguna jasa must be submitted directly to General Division Head, along
atau pemasok, yang dipercaya bahwa hadiah tersebut with other supporting documents, if necessary.
memiliki maksud untuk sesuatu yang melanggar norma- 7. If the gratification is received in the form other than money,
norma dan hukum yang berlaku. then it must be submitted to General Division Head.
6. Apabila gratifikasi yang diterima dalam bentuk uang, maka 8. Questions of how this policy applies to special
wajib diserahkan secara langsung kepada Kepala Divisi circumstances must be submitted to the respective
Umum, dengan disertai dokumen pendukung lainnya, Division Head.
bilamana diperlukan.
7. Apabila gratifikasi yang diterima dalam bentuk selain uang,
maka wajib diserahkan kepada Kepala Divisi Umum.
8. Pertanyaan-pertanyaan tentang bagaimana kebijakan-
kebijakan ini berlaku untuk situasi yang khusus harus
diajukan kepada Kepala Divisi terkait.

Pemantauan dan Pelaksanaan Monitoring and Implementation


Untuk memastikan bahwa pedoman ini diketahui oleh seluruh To ensure that these guidelines are acknowledged by all
karyawan dan pihak ketiga, maka ditugaskan kepada karyawan employees and third parties, employees are assigned to
untuk melakukan hal-hal sebagai berikut: perform the following:
1. Mencantumkan larangan pemberian/penerimaan hadiah/ 1. Attach prohibition of giving/receiving gifts/souvenirs and
cenderamata dan hiburan (entertainment) pada setiap entertainment to every announcement in goods/services
pengumuman dalam proses pengadaan barang/jasa di procurement process in the Companys environment.
Lingkungan Perseroan. 2. Public Relations function is assigned to continuously
2. Fungsi Public Relation Perseroan ditugaskan untuk secara provide information to all employees, third parties and
terus-menerus memberikan informasi kepada seluruh other parties regarding implementation of these Guidelines
karyawan, pihak ketiga dan pihak-pihak lainnya mengenai in the Companys environment.
diberlakukannya Pedoman ini di lingkungan Perseroan. 3. Services and Procurement function is assigned to convey
3. Fungsi Layanan dan Pengadaan ditugaskan untuk the Guidelines to all relevant parties in the Companys
menyampaikan pedoman ini kepada seluruh pihak terkait supply chain, including but not limited to suppliers of
dalam mata rantai pasok di lingkungan Perseroan, hal ini goods/services, agents, distributors, customers and other
termasuk namun tidak terbatas pada penyedia barang/ stakeholders.
jasa, agen, distributor dan pelanggan serta pemangku
kepentingan lainnya.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
145
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

4. Memberikan informasi yang jelas kepada pihak manapun 4. Provide clear information to any party who wishes to be
yang berkeinginan mengetahui isi pedoman ini. aware of the Guidelines.
5. Menugaskan kepada Kepala Divisi Umum untuk 5. General Division Head is assigned to develop
membangun sistem implementasi pedoman ini hingga ke implementation system of the Guidelines up to the smallest
unit terkecil Perseroan. unit of the Company.

Laporan Gratifikasi Gratification Report


Kepala Divisi Umum ditugaskan memonitor penerapan General Division Head is assigned to monitor implementation
pedoman ini dan memberikan laporan secara berkala setiap of the Guidelines and to submit periodic report on an annual
1 (satu) tahun sekali kepada Direktur Utama mengenai basis to President Director regarding the implementation and
implementasinya termasuk laporan-laporan yang telah incoming reports related to gratification.
diterima terkait gratifikasi.

Pada tahun 2015, terdapat 1 (satu) laporan gratifikasi berupa In 2015, there was 1 (one) gratification report concerning 2
2 (dua) buah bingkisan parsel ditujukan kepada Direktur (two) gift parcels addressed to Development Director.
Pengembangan.

STRUKTUR TATA KELOLA GOVERNANCE STRUCTURE

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Based on Law No. 19 of 2003 concerning State Owned
Badan Usaha Milik Negara dan Undang-Undang Nomor 40 Enterprises and Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, organ Perseroan Company, corporate organs consist of Shareholders/General
terdiri dari Pemegang Saham/Rapat Umum Pemegang Saham Meeting of Shareholders (GMS), Board of Commissioners and
(RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi. Board of Directors.

RUPS adalah organ perusahaan yang memegang kekuasaan GMS is a corporate organ which holds the highest authority in
tertinggi dalam perusahaan dan memegang segala wewenang the Company and holds all authorities that are not assigned to
yang tidak diserahkan kepada Direksi atau Dewan Komisaris. Board of Directors or Board of Commissioners. Shareholder of
Pemegang Saham Perseroan adalah Negara Republik the Company is the Republic of Indonesia c.q. the Minister of
Indonesia c.q. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). State Owned Enterprises (SOEs). The Minister of SOEs acts as
Menteri BUMN bertindak selaku Pemegang Saham Perseroan the Companys Shareholder in GMS.
dalam RUPS.

Sedangkan Dewan Komisaris dan Direksi memiliki wewenang Board of Commissioners and Board of Directors have clear
dan tanggung jawab yang jelas sesuai fungsinya masing- authorities and responsibilities according to their respective
masing sebagaimana diatur dalam peraturan perundang- functions as stipulated in the laws, regultions and the Articles
undangan dan anggaran dasar. Namun demikian, Direksi of Association. However, Board of Directors and Board of
dan Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memelihara Commissioners are responsible for maintaining the Companys
kesinambungan usaha Perseroan. Oleh karena itu, Dewan business sustainability. Therefore, Board of Commissioners and
Komisaris dan Direksi harus memiliki kesamaan persepsi untuk Board of Directors shall have common perception to achieve
pencapaian visi, misi, dan tujuan perusahaan. the Companys vision, mission and objectives.

Dalam melaksanakan kepengurusan Perseroan, Direksi In carrying out the management of the Company, Board of
didukung oleh struktur manajemen yang efektif termasuk Directors is supported by an effective management structure
Satuan Pengawasan Intern (SPI) dan Sekretaris Perusahaan. including Internal Audit Unit (SPI) and Corporate Secretary.
Sedangkan Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit While Board of Commissioners is assisted by Audit Committee
untuk mendukung pelaksanaan tugas pengawasan dan to support its supervisory and advisory duties.
kepenasihatan.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


146 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS

RUPS sebagai organ Perseroan merupakan wadah para GMS as a corporate organ is shareholders forum to make
pemegang saham untuk mengambil keputusan penting yang important decisions related to the capital invested in the
berkaitan dengan modal yang ditanam dalam perusahaan Company taking into account the Articles of Association, laws
dengan memperhatikan ketentuan Anggaran Dasar dan and regulations. The decisions made in GMS are for the long-
peraturan perundang-undangan. Keputusan yang diambil term interests of the Company.
dalam RUPS berdasarkan kepentingan jangka panjang
Perseroan.

Kewenangan RUPS antara lain mengangkat dan GMS authorities include appointment and dismissal of
memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan Direksi, members of Board of Commissioners and Board of Directors,
mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi, menyetujui performance assessment of Board of Commissioners and
perubahan Anggaran Dasar, menyetujui laporan tahunan Board of Directors, approval for amendment of the Articles of
dan menetapkan bentuk serta jumlah remunerasi anggota Association, approval for annual report and determination of
Dewan Komisaris dan Direksi serta mengambil keputusan form and amount of remuneration for members of Board of
terkait tindakan korporasi atau keputusan strategis lainnya Commissioners and Board of Directors as well as decision-
yang diajukan Direksi. Keputusan yang diambil dalam RUPS making related to corporate actions or other strategic decisions
berdasarkan kepentingan Perseroan. proposed by Board of Directors. The decisions made by GMS
for the interests of the Company.

Tanpa mengurangi kekuasaan dan wewenang yang dimiliki With due regards to power and authorities held by GMS,
oleh RUPS, RUPS atau pemegang saham tidak dapat GMS or shareholders cannot intervene implementation of
melakukan intervensi terhadap pelaksanaan tugas, fungsi dan duties, functions and authorities of Board of Commissioners
wewenang Dewan Komisaris dan Direksi untuk menjalankan and Board of Directors to carry out their obligations and
kewajiban dan haknya sesuai dengan Anggaran Dasar dan rights in accordance with the Articles of Association, laws,
peraturan perundang-undangan. RUPS dan atau pemegang and regulations. GMS decisions are made properly and
saham tidak melakukan intervensi terhadap tugas, fungsi transparently.
dan wewenang Dewan Komisaris, serta Direksi dengan tidak
mengurangi wewenang RUPS untuk menjalankan hak sesuai
dengan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan.
Pengambilan keputusan RUPS dilakukan secara wajar dan
transparan.

Pelaksanaan RUPS Tahun 2015 AGM Conducted in 2015


Pada tahun 2015 PT Pengembangan Pariwisata Indonesia In 2015 PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
(Persero) melakukan RUPS sebanyak tiga kali, yaitu RUPS held three GMS, which were GMS of Approval for Corporate
Pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Work Plan and Budget (RKAP) 2015 on January 31, 2015 and
2015 tanggal 31 Januari 2015 dan RUPS Pengesahan Laporan GMS of Approval for Financial Statements for Financial Year
Keuangan Tahun Buku 2014 tanggal 5 Mei 2015 serta RUPS 2014 on May 5, 2015 and GMS of Approval for Corporate Work
Pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Plan and Budget (RKAP) 2016 on December 12, 2015.
2016 tanggal 12 Desember 2015.

Selain pelaksanaan 3 kali RUPS Tahunan, pada tahun 2015 In addition to the three Annual GMS, in 2015 the Minister of
Menteri BUMN selaku RUPS PT Pengembangan Pariwisata SOEs as GMS of PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
Indonesia (Persero) telah mengeluarkan 2 surat keputusan (Persero) issued two Decisions as follows:
sebagai berikut:

1. Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS Perusahaan 1. Decision of the Minister of SOEs as GMS of the Company
Perseroan (Persero) PT Pengembangan Pariwisata (Persero) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
147
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Indonesia Nomor: SK-198/MBU/10/2015 tanggal 22 No. SK-198/MBU/10/2015 dated October 22, 2015
Oktober 2015 Tentang Pemberhentian, Perubahan concerning Dismissal, Changes in Position Nomenclature
Nomenklatur Jabatan dan Pengangkatan Anggota- and Appointment of Members of Board of Directors of
Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Perseroan) the Company (Persero) PT Pengembangan Pariwisata
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, maka komposisi Indonesia, hence composition of Board of Directors of the
Direksi mengalami perubahan menjadi sebagai berikut: Company was amended to become as follows:

No Nama Jabatan | Position


1. Abdulbar M. Mansoer Direktur Utama | President Director

2. Ngurah Wirawan Direktur | Director

3. Jatmiko K. Santosa Direktur | Director

4. Edwin Darmasetiawan Direktur | Director

2. Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS Perusahaan 2. Decision of the Minister of SOEs as GMS of the Company
Perseroan (Persero) PT Pengembangan Pariwisata (Persero) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
Indonesia Nomor: SK-215/MBU/10/2015 tanggal 2 No. SK-215/MBU/10/2015 dated November 2, 2015
November 2015 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan concerning Dismissal and Appointment of Members
Anggota-Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan of Board of Commissioners of the Company (Persero)
(Persero) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia. Based on this
Berdasarkan SK tersebut maka komposisi Dewan Komisaris Decision, hence composition of Board of Commissioners
Perseroan mengalami perubahan menjadi sebagai berikut: of the Company was amended to become as follows:

No Nama Jabatan | Position


1. I Gede Ardika Komisaris Utama | President Commissioner

2. Dadang Rizki Ratman Komisaris | Commissioner

3. Triarko Nurlambang Komisaris | Commissioner

4. Lalu Gita Ariadi Komisaris | Commissioner

Tindak Lanjut Arahan RUPS Follow-up on GMS Directions

Arahan RUPS RKAP 2015


GMS Directions on RKAP 2015

Arahan | Directions Tindak Lanjut | Follow-Up


a. Direksi dengan pengawasan Dewan Komisaris diminta mendorong percepatan Telah dilaksanakan antara lain dengan menjalin kerja
pembangunan dan pengembangan KEK Pariwisata Mandalika Lombok sesuai Peraturan sama dengan PT Aqua Energy Indonesia sebagai mitra
Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014 Tentang Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. ITDC dan Pertamina dalam rencana pembangunan
Dalam upaya pengembangan tersebut, Direksi agar dapat mengoptimalkan potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Mandalika.
sinergi antar BUMN. Has been implemented by, among others, building
Board of Directors with supervision of Board of Commissioners is to encourage acceleration cooperation with PT Aqua Energy Indonesia as ITDC
of construction and development of Mandalika Lombok Tourism Area in accordance with partner and Pertamina in development plan of Solar Power
Government Regulation No. 52 of 2014 concerning Mandalika Special Economic Zone.In the Plant (PLTS) in Mandalika.
development, Board of Directors optimizes potential synergies among SOEs.

b. Direksi agar aktif menggali potensi sumber pendapatan baru antara lain dengan Telah dilakukan survei ke beberapa daerah potensial
optimalisasi potensi tambahan pendapatan dari bisnis yang sudah ada, pengembangan untuk pengembangan daerah baru.
bisnis baru yang prospektif termasuk mendorong kinerja investasi yang mendukung Survey has been conducted in several potential areas for
peningkatan pendapatan. development of new areas.
Board of Directors is to actively explore potential new revenue sources by, among others,
optimizing potential additional revenue from the existing business, prospective new business
development including encouraging investment performance that support increase in
revenue.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


148 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Arahan RUPS RKAP 2015


GMS Directions on RKAP 2015

Arahan | Directions Tindak Lanjut | Follow-Up


c. Dalam melakukan perjanjian kontrak jangka panjang dengan pihak ketiga, manajemen Telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang ada.
agar menerapkan prinsip kehati-hatian sehingga tidak menimbutkan kerugian bagi Has been implemented in accordance with the existing
perusahaan di masa mendatang. provisions.
In preparing long-term contract agreement with third party, management is to apply prudential
principle so as not to generate losses for the company in the future.

d. Dewan Komisaris diminta untuk melakukan evaluasi dan pengawasan atas pelaksanaan Akan dilaksanakan sesuai dengan arahan RUPS.
RKAP dengan selalu berpegang pada prinsip disiplin anggaran dan melaporkannya To be implemented in accordance with GMS direction.
secara berkala kepada Pemegang Saham.
Board of Commissioners is to evaluate and supervise RKAP implementation by always
adhering to budgetary discipline principle and to periodically report to Shareholders.

e. RKAP agar dirinci di dalam Rencana Kegiatan Operasional (RKO) bulanan untuk Telah dilaksanakan sesuai dengan arahan RUPS.
dijadikan pedoman pengamanan target RKAP. Target-target perusahaan di bidang Has been implemented in accordance with GMS direction.
produksi, pemasaran dan pendapatan merupakan target minimal, sedangkan biaya
adalah target maksimal.
RKAP is to be further detailed in monthly Operational Plan (RKO) as guidelines to secure
achievement of RKAP targets.The Companys production, marketing and revenue targets are
the minimum targets, while cost target is the maximum target.

f. Direksi agar mengupayakan yang terbaik dalam mencapai target-target RKAP dengan Telah dilaksanakan sesuai dengan arahan RUPS.
mengacu pada prinsip-prinsip GCG dan profesionalisme. Terkait dengan hal tersebut, Has been implemented in accordance with GMS direction.
Direksi agar memiliki rencana antisipasi (contingency plan) apabila terjadi perubahan
asumsi dan kondisi bisnis.
Board of Directors is to make the best efforts to achieve RKAP targets with reference to GCG
principles and professionalism.Pertaining to this, Board of Directors prepares contingency
plan in the event of changes in assumptions and business conditions.

g. Direksi agar melakukan pengembangan Teknologi Informasi (TI) berdasarkan tata Telah dilaksanakan sesuai dengan arahan RUPS
kelola TI dengan memperhatikan Panduan Penyusunan Pengelolaan TI BUMN sesuai dengan melaporkan secara berkala dalam Laporan
Peraturan Menteri BUMN Nomor: PER-02/BU/2013 dan melaporkan hasil monitoring Manajemen.
dan evaluasi pelaksanaan master plan TI secara berkala dalam Laporan Manajemen. Has been implemented in accordance with GMS direction
Board of Directors is to develop Information Technology (IT) based IT governance with due by reporting periodically in Management Report.
regard to Guidelines for IT Management Preparation in SOEs according to Regulation of the
Minister of SOEs No. PER-02/BU/2013 and reports the results of monitoring and evaluation
on implementation of ITmaster plan periodicallyin Management Report.

h. Perseroan diminta untuk melakukan penyampaian data , laporan dan dokumen Portal telah diinput sampai dengan semester I 2015.
kepada Kementerian BUMN secara elektronik secara tepat waktu dan konsisten serta The portals have been updated up to the first semester of
memenuhi seluruh tugas dan tanggung jawab lainnya sesuai Peraturan Menteri BUMN 2015.
Nomor: PERI8/MBU/10/2014. Direksi agar melakukan monitoring dan updating data
pada 5 (lima) portal BUMN, yakni Portal Financial Information System, Portal Aset,
Portal SDM, Portal PKBL, dan Portal Publik secara berkala dan berkelanjutan.
The Company is to electronically submit data, reports and documents to the Ministry of
SOEs in a timely and consistent manner and to perform all other duties and responsibilities
in accordance with Regulation of the Minister of SOEs No. PER18/MBU/10/2014. Board of
Directorsmonitorsand updatesdata on 5 (five) SOE portals, namelyFinancial Information
System Portal,Asset Portal, HR Portal, PKBL Portal, and Public Portal periodically and
continuously.

i. Direksi agar memperhatikan dengan sungguh-sungguh pemenuhan kewajiban Telah dilaksanakan sesuai dengan arahan RUPS.
perpajakan dan ketentuan ketenagakerjaan termasuk menyelesaikan permasalahan Tenaga outsourcing untuk tenaga keamanan.
tenaga kerja outsourcing di perusahaan sesuai peraturan perundang-undangan yang Has been implemented in accordance with GMS direction.
berlaku. Outsourcedpersonnel for security personnel.
Board of Directors is to earnestly pay attention to fulfill tax obligations and employment
provisions includingsolving problems of outsourced personnel in the Company in accordance
with the applicable laws and regulations.

j. Dalam rangka menyukseskan "Gerakan Nasional Non Tunai/GNTT, Direksi agar Telah dilaksanakan sesuai dengan arahan RUPS,
mendorong dan membudayakan pembayaran non-tunai dalam setiap transaksi yang pembayaran di atas Rp 10 juta menggunakan non-
dilakukan oleh perusahaan. tunai.
In order to succeed the "National Non-Cash Movement/GNTT," Board of Directors is to Has been implemented in accordance with GMS direction,
encourage and support non-cash paymentsin every transaction undertaken by the Company. non-cash payment of more than Rp 10 million.

k. Direksi agar mengupayakan penyampaian laporan keuangan tahun buku 2014 yang Telah dilaksanakan.
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik selambat-lambatnya pada akhir bulan Has been implemented.
Februari 2015.
Board of Directors is to submit financial statements for financial year 2014 audited by Public
Accounting Firm no later than end of February, 2015.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
149
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Arahan RUPS RKAP 2015


GMS Directions on RKAP 2015

Arahan | Directions Tindak Lanjut | Follow-Up


l. Direksi diminta untuk menindaklanjuti dan menyelesaikan temuan, catatan dan saran/ Telah dilaporkan secara berkala.
rekomendasi KAP dan BPK RI, termasuk temuan dan rekomendasi yang belum selesai Has been periodically reported.
ditindaklanjuti. Progres tindak lanjut atas temuan tersebut agar dibahas bersama
Dewan Komisaris dan disampaikan kepada Menteri BUMN secara berkala.
Board of Directors is to follow up on and resolve findings, notes and suggestions /
recommendations of KAP and BPK RI, including findings and recommendations that have not
been fully followed-up. Follow-up progress on these findings is to be discussed with Board of
Commissioners and periodically submitted to the Minister of SOEs.

m. Sebagai tindak lanjut Kontrak Manajemen yang di dalamnya terdapat Key Performance Akan dilaksanakan sesuai dengan arahan RUPS
Indicator (KPI) dan telah disepakati, agar disusun KPI secara berjenjang untuk setiap melalui program transformasi yang telah direncanakan.
level manajemen. To be implemented in accordance with GMS direction
As a follow up on Management Contract which includesagreed upon Key Performance through the planned transformation program.
Indicator(KPI), KPIs are to be cascaded to every management level.

n. Saran dan arahan Dewan Komisaris yang disampaikan pada saat RUPS dan melalui Sedang dalam proses pelaksanaan sesuai arahan
surat Nomor: S-02/DEKOM.ITDC/I/2015 tanggal 27 Januari 2015 agar mendapat Dewan Komisaris.
perhatian dan ditindaklanjuti oleh Direksi. In implementation process as in accordance with Board of
Board of Directors to pay attention to and follow up on advice and direction of Board of Commissioners direction.
Commissioners submitted to GMS with letter No. S-02/DEKOM.ITDC/I/2015 dated January
27, 2015.

Arahan RUPS Laba Tahun Buku 2014


GMS Directions on Income for Financial Year 2014

Arahan | Directions Tindak Lanjut | Follow-Up


a. Direksi agar lebih fokus melaksanakan percepatan pembangunan KEK Pariwisata Akan dilaksanakan sesuai dengan arahan RUPS. Telah
Mandalika, termasuk segera melaksanakan business plan Penyertaan Modal Negara ditunjuk project director yang bertugas melaksanakan
yang telah diberikan oleh Pemerintah sesuai target waktu yang sudah ditentukan. program pengembangan KEK Mandalika.
Direksi agar segera membentuk unit khusus untuk menangani pengembangan To be implemented in accordance with GMS direction.
Mandalika dan memprioitaskan penyelesaian masalah lahan di Mandalika. Project director has been appointed to take charge of KEK
Board of Directors is to be more focused on accelerated development of Mandalika Tourism Mandalika development program.
Area, including immediate business plan implementation of State Investment provided by the
Government according to the predetermined time target. Board of Directors is to immediately
establish a special unit to manage Mandalika development and to prioritize settlement of land
issues in Mandalika.

b. Perubahan nama perusahaan agar diikuti dengan perubahan paradigma seluruh jajaran Akan dilaksanakan melalui rebranding perusahaan dan
perusahaan sehingga rencana pengembangan usaha dapat segera direalisasikan. penyusunan struktur organisasi.
Direksi agar memperhatikan kesiapan SDM dan perubahan struktur organisasi. To be implemented through corporate rebranding
Change in the Companys name is to be followed by change in paradigm of all personnel of preparation of organizational structure.
the Company so that business development plans can be soon realized. Board of Directors is
to pay attention to HR readiness and changes in organizational structure.

c. Direksi diminta mengambil langkah dan upaya strategis dalam rangka mendukung Akan dilaksanakan sesuai dengan arahan RUPS.
pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta orang pada To be implemented in accordance with GMS direction.
tahun 2019.
Board of Directors is to take strategic measures and efforts in order to support achievement of
targeted 20 million tourist arrivals by 2019.

d. Direksi agar mengupayakan peningkatan kinerja operasional, antara lain dengan Akan dilaksanakan sesuai dengan arahan RUPS.
menindaklanjuti saran dan keluhan pelanggan, melakukan pembenahan proses To be implemented in accordance with GMS direction.
internal, serta meningkatkan kompetensi SDM.
Board of Directors is to improve operational performance by, among others, following up on
customer recommendations and complaints, refining internal processes, and enhancing HR
competence.

e. Direksi agar meningkatkan monitoring dan pembinaan terhadap kinerja anak Akan dilaksanakan sesuai dengan arahan RUPS.
perusahaan dan/atau perusahaan patungan agar kegiatan bisnisnya menunjang kinerja To be implemented in accordance with GMS direction.
induk dan tidak menjadi beban induk.
Board of Directors is to improve monitoring and supervision on performance of subsidiaries
and/or joint ventures so that their business activities can support and not burden
performance of the parent company.

f. Direksi agar meningkatkan kepatuhan penyampaian Laporan Harta Kekayaan Telah dilaksanakan sesuai dengan arahan RUPS.
Penyelenggara Negara (LHKPN) sesuai dengan ketentuan. Has been implemented in accordance with GMS direction.
Board of Directors is to improve compliance with submission of Wealth Report of State
Official (LHKPN) in accordance with the provisions.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


150 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Arahan RUPS Laba Tahun Buku 2014


GMS Directions on Income for Financial Year 2014

Arahan | Directions Tindak Lanjut | Follow-Up


g. Direksi agar mengupayakan penyampaian laporan keuangan tahun buku 2015 yang Telah dilaksanakan sesuai dengan arahan RUPS, telah
telah diaudit selambat-lambatnya pada akhir bulan Februari 2016. disampaikan per tanggal 17 Pebruari 2016.
Board of Directors is to submit audited financial statements for financial year 2015 no later Has been implemented in accordance with GMS direction,
than end of February, 2016. has been submitted on February 17, 2016.

h. Saran dan arahan Dewan Komisaris, baik yang disampaikan pada saat RUPS maupun Akan dilaksanakan sesuai dengan saran dan arahan
melalui surat tertulis agar mendapat perhatian dan ditindaklanjuti oleh Direksi. Dewan Komisaris.
Board of Directors to pay attention to and follow up on advice and direction of Board of To be implemented in accordance with Board of
Commissioners conveyed in GMS or in written letters. Commissioners advice and direction.

DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS

Dewan Komisaris adalah organ perusahaan yang bertugas The Board of Commissioners is a corporate organ that is
dan bertanggung jawab secara kolektif untuk melakukan tasked and collectively responsible for overseeing that the
pengawasan atas pengendalian jalannya Perseroan sesuai Companys management is in line with the Companys Articles
dengan Anggaran Dasar, visi dan misi Perseroan serta seluruh of Association, vision and mission as well as all prevailing rules
peraturan perundang-undangan yang berlaku, memberikan and regulations, provide advice to the Board of Directors as
nasihat kepada Direksi serta memastikan bahwa Perseroan well as ensure that the Company applies GCG throughout
melaksanakan GCG pada seluruh jenjang organisasi. Anggota all levels of the organization. The members of the Board of
Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh RUPS dan Commissioners are appointed and dismissed by the GMS and
bertanggung jawab kepada RUPS. is responsible to the GMS.

Anggota Dewan Komisaris diangkat berdasarkan pertimbangan The members of the Board of Commissioners are appointed
integritas, dedikasi, memahami masalah-masalah manajemen on the basis of their integrity, dedication, understanding of
perusahaan yang berkaitan dengan salah satu fungsi corporate management issues that are related with one of the
manajemen, memiliki pengetahuan yang memadai di bidang management functions, possess adequate knowledge in the
usaha Perseroan, serta dapat menyediakan waktu yang cukup Companys line of business, as well as allocate adequate time
untuk melaksanakan tugasnya. to carry out its tasks.

Susunan Dewan Komisaris Composition of the Board of Commissioners


Dewan Komisaris Perseroan berjumlah 4 (empat) orang The Companys Board of Commissioners amounts to 4 (four)
terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama dan 3 (tiga) orang persons that comprise of 1 (one) person as the President
Komisaris. Hingga 2 November 2015 komposisi Dewan Commissioner and 3 (three) persons as Commissioners. As of
Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut: November 2, 2015, the composition of the Companys Board
of Commissioners are as follows:

Tabel: Susunan Dewan Komisaris sampai dengan tanggal 2 November 2015


Table: Composition of the Board of Commissioners until November 2, 2015

Nama | Name Jabatan | Position Dasar Pengangkatan | Basis of Appointment


Komisaris Utama SK Menteri Negara BUMN selaku RUPS Nomor: KEP-169/MBU/2011 tanggal 20 Juli 2011
Sapta Nirwandar
President Commissioner SOE State Ministers Decree as GMS Number: KEP-169/MBU/2011 dated July 20, 2011

SK Menteri Negara BUMN selaku RUPS Nomor: SK-215/MBU/10/2014 tanggal 17


Komisaris
H. Dadan Wildan Oktober 2014
Commissioner
SOE State Ministers Decree as GMS Number: SK-215/MBU/10/2014 dated October 17, 2014

Komisaris SK Menteri Negara BUMN selaku RUPS Nomor: SK-34/MBU/2013 tanggal 1 Februari 2013
Suahasil Nazara
Commissioner SOE State Ministers Decree as GMS Number: SK-34/MBU/2013 dated February 1, 2013

Komisaris SK Menteri Negara BUMN selaku RUPS Nomor: KEP-169/MBU/2011 tanggal 20 Juli 2011
Ida Bagus Kade Subhiksu
Commissioner SOE State Ministers Decree as GMS Number: KEP-169/MBU/2011 dated July 20, 2011

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
151
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN selaku Based on the SOE Minister Decree as the GMS of
RUPS PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Nomor: PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Number: SK-215/
SK-215/MBU/10/2015 tanggal 2 November 2015 tentang MBU/10/2015 dated November 2, 2015 on the Dismissal and
Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Appointment of Members of the Board of Commissioners of
Komisaris Perusahaan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), therefore,
(Persero), maka komposisi Dewan Perseroan mengalami the composition of the Companys Board are as follows:
perubahan menjadi sebagai berikut:

Tabel: Susunan Dewan Komisaris per tanggal 31 Desember 2015


Table: Composition of the Board of Commissioners as of December 31, 2015

Nama | Name Jabatan | Position Dasar Pengangkatan | Basis of Appointment


I Gede Ardika Komisaris Utama
President Commissioner

Dadang Rizki Ratman Komisaris SK Menteri Negara BUMN selaku RUPS Nomor:
Commissioner SK-215/MBU/10/2015 tanggal 2 November 2015
Triarko Nurlambang Komisaris SOE State Ministers Decree as GMS Number:
Commissioner SK-215/MBU/10/2015 dated November 2, 2015

Lalu Gita Ariadi Komisaris


Commissioner

Masa jabatan Dewan Komisaris adalah 5 (lima) tahun The Board of Commissionerss term of office is for 5 (five) years
terhitung sejak keputusan RUPS/Pemegang Saham yang since the decision of the GMS/Shareholders that appointed
mengangkat mereka sampai dengan tahun kelima setelah them up to the fifth year after the date of their appointment and
tanggal pengangkatan mereka dan dengan tidak mengurangi wthout reducing the rights of the GMS/Shareholders to dismiss
hak RUPS/Pemegang Saham untuk memberhentikan anggota the members of the Board of Commissioners at any time by
Dewan Komisaris sewaktu-waktu dengan memperhatikan taking into consideration the prevailing rules and regulations.
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Riwayat singkat dari masing-masing anggota Dewan Komisaris A brief profile of the respective members of the Board of
dapat dilihat pada profil Dewan Komisaris pada bagian lain dari Commissioners can be found in the Board of Commissioners
Laporan Tahunan ini. Profile within another section of this Annual Report.

Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Tasks, Responsibilities and Authority


Tugas, tanggung jawab dan wewenang Dewan Komisaris diatur The Board of Commissioners tasks, responsibilities and
dalam Anggaran Dasar Perseroan dan Pedoman Kerja Dewan authority are prescribed within the Articles of Association
Komisaris (BOC Charter). Untuk mendukung efektivitas and the Board of Commissioners Charter (BOC Charter).
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris To support the effective implementation of its tasks and
membentuk Komite Audit dan memiliki Sekretariat Dewan responsibilities, the Board of Commissioners established
Komisaris yang dapat menjalankan fungsi kesekretariatan the Audit Committee and has a Board of Commissioners
secara memadai. Lingkup tugas, tanggung jawab dan Secretariat that can provide adequate secretariat functions.
wewenang Dewan Komisaris adalah sebagai berikut: The scope of work, responsibility, and authority of the Board of
Commissioners are as follows:

Tugas Tasks
a. Melaksanakan pengawasan atas jalannya pengurusan a. Monitor the implementation of the Companys
Perseroan oleh Direksi dan memberikan persetujuan atas management by the Board of Directors and approve the
Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Rencana Companys Long-Term Plan (RJPP), the Companys Work
Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) serta pelaksanaan Plan and Budget (RKAP) as well as the implementation of
ketentuan Anggaran Dasar, keputusan RUPS serta provisions prescribed within the Articles of Association, the
peraturan perundangan yang berlaku. GMS decisions as well as prevailing rules and regulations.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


152 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

b. Melaksanakan tugas, wewenang dan tanggung jawab b. Carry out tasks, authority and responsibility in accordance
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar, keputusan RUPS with the provisions set within the Articles of Association,
dan ketentuan peraturan perundangan secara profesional, the decisions of the GMS, and rules and regulations in a
efisien serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip GCG. professional, efficient manner as well as highly uphold the
c. Melaksanakan tugas yang secara khusus yang diberikan principles of GCG.
menurut Anggaran Dasar, peraturan perundangan yang c. Implement tasks that are specially provided according to
berlaku dan/atau keputusan RUPS. the Articles of Association, prevailing rules and regulations
d. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang disiapkan and/or GMS decisions.
oleh Direksi serta menandatangani laporan tersebut. d. Study and analyze annual reports prepared by the Board of
e. Mengikuti perkembangan kegiatan Perseroan dan segera Directors as well as sign these reports.
melaporkan kepada RUPS apabila Perseroan menunjukkan e. Follow the progress of the Companys activities and
gejala kemunduran yang mencolok disertai saran mengenai immediately report to the GMS in the event the Company
langkah perbaikan yang harus ditempuh. shows visible signs of deterioration along with suggestions
f. Memberikan pendapat dan saran sesuai dengan tugas pertaining to corrective actions that needs to be applied.
pengawasan Dewan Komisaris kepada RUPS mengenai f. Provide input and suggestions in accordance with the
setiap persoalan lainnya yang dianggap penting bagi Board of Commissioners supervisory funtions to the GMS
pengelolaan Perseroan. regarding every issue deemed vital to the management of
g. Berkoordinasi dan melakukan evaluasi akuntan publik yang the Company.
akan melakukan pemeriksaan atas buku-buku Perseroan, g. Coordinate and evaluate the public accounting firm that
untuk kemudian diajukan sebagai usulan kepada RUPS. audits the Companys finances, which is subsequently
h. Memberikan tanggapan atas laporan berkala Direksi submitted as a proposal to the GMS.
(triwulan, tahunan) serta pada setiap waktu yang diperlukan h. Provide its reaction to the Board of Directors routine reports
mengenai perkembangan Perseroan dan melaporkan hasil (quarterly, annual) as well as from time to time as required
pelaksanaan tugasnya kepada Pemegang Saham secara pertaining to the Companys developments and report the
tepat waktu. results of its tasks in a timely manner to Shareholders.
i. Memantau efektivitas pelaksanaan GCG dan pelaksanaan i. Monitor the effectiveness of GCG and corporate social
tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility (CSR) implementation that is applied by the
responsibility/CSR) yang diterapkan Perseroan dan Company and provide corrective suggestions.
memberikan saran perbaikan. j. Determine the Board of Directors Key Performance
j. Menetapkan Key Performance Indicator (KPI) Direksi Indicators (KPI) at the beginning of each year.
setiap awal tahun kerja. k. Determine the nomination, performance evaluation,
k. Menentukan sistem nominasi, evaluasi kinerja, remunerasi transparent remuneration system for the Board of
yang transparan bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk Commissioners and Board of Directors that is subsequently
selanjutnya diajukan untuk memperoleh persetujuan RUPS proposed for the GMS approval as well its internal
serta melaksanakannya untuk internal Dewan Komisaris. application by the Board of Directors.
l. Menentukan dan menyampaikan kepada Direksi, sistem l. Determine and submit to the Board of Directors the system
dan prosedur untuk mengisi jabatan senior manajemen and procedure to occupy senior management positions
satu tingkat di bawah Direksi sesuai dengan mekanisme one level below the Board of Directors in accordance with
yang diatur dalam Pedoman Kebijakan Perusahaan dan the mechanism prescribed within the Companys Policy
Kebijakan Manajemen. Guidelines and Management Policy.
m. Meningkatkan kompetensi dan pengetahuan secara m. Enhance competence and knowledge sustainably
berkesinambungan untuk menjalankan fungsi sebagai to implement functions as a professional Board of
Dewan Komisaris secara profesional. Commissioners.

Setiap anggota Dewan Komisaris wajib dengan itikad baik, Each member of the Board of Commissioners are required,
kehati-hatian, dan bertanggung jawab dalam menjalankan in good faith, prudently, and responsibly, to carry out their
tugas pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi oversight and advisory role to the Board of Directors in the
untuk kepentingan Perseroan. setiap anggota Dewan Komisaris interest of the Company. Each member of the Board cannot
tidak dapat bertindak sendiri-sendiri, melainkan berdasarkan act individually but must be act on the basis of the Board of
keputusan Dewan Komisaris. Commissioners decision.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
153
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Tanggung Jawab Responsibility


a. Setiap anggota Dewan Komisaris ikut bertanggung jawab a. Each member of the Board of Commissioners is individually
secara pribadi atas kerugian Perseroan apabila yang responsible for the Companys losses if they are guilty or
bersangkutan bersalah atau lalai menjalankan tugasnya. negligent in performing their tasks.
b. Tanggung jawab tersebut berlaku secara tanggung renteng b. These responsibilities are severally and jointly applied to all
bagi seluruh anggota Dewan Komisaris. members of the Board of Commissioners.

Anggota Dewan Komisaris tidak dapat dipertanggungjawabkan Members of the Board of Commissioners cannot be held
atas kerugian apabila dapat membuktikan bahwa anggota responsible for losses in the event a member of the Board of
Dewan Komisaris: Commissioners is proven to:
Telah melakukan pengawasan dengan itikad baik dan Carry out oversight in good faith and prudent in the interests
kehati-hatian untuk kepentingan Perseroan dan sesuai of the Company and in line with the purposes and aims of
dengan maksud dan tujuan Perseroan. the Company.
Tidak mempunyai kepentingan pribadi baik langsung Have no personal interest, either directly or indirectly, over
maupun tidak langsung atas tindakan pengurusan Direksi the Companys management action resulting in loss.
yang telah mengakibatkan kerugian. Provide advice to the Board of Directors to prevent further
Telah memberikan nasehat kepada Direksi untuk mencegah deterioration of such losses.
timbul atau berlanjutnya kerugian tersebut.

Wewenang Authority
a. Memperoleh akses yang cukup atas informasi Perseroan a. Obtain sufficient access to Corporate information in this
dalam hal ini melihat buku-buku, surat-surat serta regard to view books, letters as well as other documents,
dokumen-dokumen lainnya, memeriksa kas untuk examine cash for verification purposes and other
keperluan verifikasi dan lain-lain surat berharga serta marketable securities as well as examine the Companys
memeriksa kekayaan Perseroan. wealth.
b. Memasuki pekarangan, gedung dan kantor yang b. Enter properties, buildings and offices used by the
dipergunakan oleh Perseroan. Company.
c. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat lainnya c. Request explanation from the Board of Directors and/or
mengenai segala persoalan yang menyangkut pengelolaan other officials regarding all forms of issues relating to the
Perseroan. management of the Company.
d. Mengetahui segala kebijakan dan tindakan yang telah dan d. Know all policies and actions undertaken and will be taken
akan dijalankan oleh Direksi. by the Board of Directors.
e. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya di bawah Direksi e. Request the Board of Directors and/or other officials below
dengan sepengetahuan Direksi untuk menghadiri rapat the Board of Directors with the knowledge of the Board of
Dewan Komisaris. Directors to attend the Board of Commissioners Meeting.
f. Mengangkat Sektretaris Dewan Komisaris, jika dianggap f. Appoint and dismiss the Board of Commissioners Secretary
perlu dan memberhentikannya. as required.
g. Memberhentikan untuk sementara waktu anggota Direksi g. Temporarily dimiss a member of the Board of Directors
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. in line with provisions prescribed within the Articles of
h. Melakukan tindakan pengurusan Perseroan dalam keadaan Association.
tertentu untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan h. Engage in management actions of the Company in certain
ketentuan Anggaran Dasar. conditions for a specific timeframe in line with provisions
i. Mendelegasikan kewenangannya secara hati-hati kepada set within the Articles of Association.
manajemen untuk hal-hal yang telah disepakati antara i. Delegate its authority in a prudent manner to management
Dewan Komisaris dan Direksi (misalnya mengenai batasan for matters that were agreed upon between the Board
risiko). of Commissioners and the Board of Directors (such as
j. Membentuk komite-komite di tingkat Dewan Komisaris regarding risk limits).
untuk membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan j. Form committees at the Board of Commissioners level that
tugas pengawasan secara efektif dengan memperhatikan supports the Board of Commissioners to effectively carry
kemampuan Perseroan. out its oversight tasks by adhering to the Companys ability.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


154 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

k. Menghadiri rapat Direksi dan memberikan pandangan- k. Attend the Board of Directors meeting and provide its views
pandangannya terhadap beberapa hal yang dibicarakan. towards matters discussed.
l. Memberikan persetujuan atas usulan dari Direksi sesuai l. Provide approval to proposals from the Board of Directors
dengan kewenangannya sebagaimana dimaksud dalam in line with its authority as prescribed within the Articles of
Anggaran Dasar. Association.
m. Meminta bantuan tenaga ahli dalam melaksanakan m. Request the support of experts to implement its tasks for
tugasnya untuk jangka waktu terbatas atas beban a limited timeframe whose expense will be borne by the
Perseroan, jika dianggap perlu. Company, as required.
n. Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya sepanjang n. Carry out other authorized oversight that does not
tidak bertentangan dengan peraturan perundang- contravene with the rules and regulations, Articles of
undangan, Anggaran Dasar dan/atau keputusan RUPS. Association and/or GMS decisions.

Pemisahan Tanggung Jawab Dewan Komisaris dan Direksi Separation of the Board of Commissioners and Board of
Pedoman GCG mengatur bahwa Dewan Komisaris tidak Directors Responsibilities
boleh turut serta dalam pengambilan keputusan operasional The GCG Guidelines regulate that the Board of Commissioners
Perseroan. Agar pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dapat cannot take part in the Companys operational decision-
berjalan secara efektif, maka Dewan Komisaris memperhatikan making. To ensure that the Board of Commissioners tasks are
prinsip-prinsip berikut: carried out effectively, therefore, the Board of Commissioners
1. Komposisi Dewan Komisaris harus memungkinkan takes into consideration the following principles:
pengambilan keputusan secara efektif, tepat dan cepat, 1. The composition of the Board of Commissioners must
serta dapat bertindak secara independen. allow for decisions to be made, effectively, appropriately
2. Dewan Komisaris harus berintegrasi dan profesional and quickly, as well as be able to act independently.
sehingga dapat menjalankan fungsinya dengan baik 2. The Board of Commissioners must be professional and able
termasuk memastikan bahwa Direksi telah memperhatikan to integrate so as to allow them to carry out their functions
kepentingan seluruh pemangku kepentingan. well including ensuring that the Board of Directors has
3. Fungsi pengawasan dan pemberian nasihat Dewan taken into consideration the interests of the stakeholders.
Komisaris mencakup tindakan pencegahan, perbaikan, 3. The Board of Commissioners supervisory and advisory
sampai kepada pemberhentian sementara. functions covers actions ranging from prevention,
correction, and up to temporarily halting.

Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris Diversity in the Board of Commissioners Composition


Perseroan tidak memiliki kebijakan yang secara khusus The Company does not have a specific policy that regulates
mengatur tentang keberagaman komposisi Dewan Komisaris diversity in terms of the composition of the Board of
termasuk dari sisi usia dan gender. Komposisi Dewan Komisaris Commissioners including in terms of age and gender. The
Perseroan diatur sedemikian rupa sehingga setiap anggota composition of the Companys Board of Commissioners
Dewan Komisaris dapat memberikan pendapat dan kajian dari is regulated whereby every member of the Board of
berbagai perspektif berdasarkan latar belakang kompetensi Commissioners can provide their opinion and findings on
dan pengalaman praktis masing-masing untuk menghasilkan various perspectives based on their respective competence
keputusan Dewan Komisaris yang efektif, komprehensif, tepat, and practical experiences to produce Board of Commissioners
cepat dan independen. Independen dalam arti tidak mempunyai decisions that are effective, comprehensive, appropriate,
kepentingan yang dapat mengganggu kemampuannya untuk quick and independent. Independence relates to the fact that
melaksanakan tugas secara mandiri dan kritis dalam hubungan the Commissioner does not have interests that can disrupt
satu sama lain dan terhadap Direksi. Seluruh anggota Dewan their ability to execute their tasks independently and critically
Komisaris telah diuji kompetensinya melalui uji kepatutan dan towards each other and towards the Board of Directors.
kelayakan oleh Pemegang Saham. All members of the Board of Commissioners had their
competencies thoroughly examined through a fit and proper
test by the Shareholders.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
155
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Tabel: Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris


Table: Diversity Composition of the Board of Commissioners

Aspek Keberagaman
Pendidikan Keberagaman latar belakang pendidikan The diverse educational background of the
Education Dewan Komisaris Perseroan ditunjukkan Companys Board of Commissioners is
dengan bauran pendidikan: reflected in the variety of eduction
Jenjang pendidikan meliputi tingkat S1 Educational levels ranging from bachelors to
hingga S3 doctorate degrees
Kompetensi yang kuat di bidang Solid competence in the field of tourism,
Komposisi Dewan Komisaris
kepariwisataan, pengembangan destinasi, destination development, development of
telah memenuhi unsur
pengembangan potensi ekonomi lokal dan local economic potential and public policy
keberagaman yaitu perpaduan
kebjakan publik
dari sisi pendidikan,
Pengalaman Kerja Keberagaman pengalaman kerja Dewan The diversity in terms of the Board of pengalaman kerja, kompetensi
Work Experience Komisaris Perseroan ditunjukkan dengan Commissioners experience is reflected in the dan usia
pengalaman masing-masing anggota Dewan experience of the respective members of the The Board of Commissioners
Komisaris baik sebagai Menteri Kebudayaan Board of Commissioners both as the Minister composition has fulfilled
dan Pariwisata, dosen/peneliti dan birokrat of Tourism and Culture, lecturer/researcher and requirements for diversity
bureaucrat in terms of education, work
experience, competence,
Kompetensi Kompetensi dan keahlian Dewan Komisaris The Board of Commissioners competence and age
Competency diuraikan di bagian profil Dewan Komisaris and expertise is shown in the Board of
pada Laporan Tahunan ini. Commissioners profile section of this Annual
Report.

Usia Keberagaman usia Dewan Komisaris berada The diversity in terms of the Board of
Age pada rentang usia 53 - 61 tahun Commissioners age is between 53-61 years old

Pembagian Tugas Dewan Komisaris Division of the Board of Commissioners Tasks


Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor: Based on the Board of Commissioners decree Number: 04/
04/Kep/ DEKOM/X/2014 tentang Pembagian Kerja Dewan Kep/DEKOM/X/2014 concerning the Division of the Board
Komisaris PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), of Commissioners of PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
pembagian tugas Dewan Komisaris ditetapkan sebagai berikut: (Persero), the Board of Commissioners tasks are divided as
follows:

Tabel: Pembagian Tugas Dewan Komisaris


Table: Task Division of the Board of Commissioners

Nama | Name Fokus Pengawasan | Supervisory Focus


Sapta Nirwandar*) Mengkoordinasikan tugas-tugas anggota Dewan Komisaris
Coordinating the duties of the BOCs member

H. Dadan Wildan*) Mengawasi dan memberi nasihat di bidang yang terkait sumber daya manusia (SDM), organisasi, hukum dan
tanggung jawab sosial (CSR)
Supervising and providing advice on all aspects repated to human resources (HR), organization, legal and corporate social
responsibility (CSR)

Suahasil Nazara*) Mengawasi dan memberikan nasihat di bidang yang terkait audit kinerja, keuangan, manajemen risiko,
pengadaan barang dan jasa, pemantauan dan evaluasi penerapan GCG
Supervising and providing advice on all aspects related to performance audit, finance, risk management, procurement,
monitoring and evaluation of GCG implementation

Ida Bagus Kade Subhiksu*) Mengawasi dan memberi nasihat di bidang yang terkait pemasaran, pengembangan usaha dan evaluasi atas
perkembangan objek pariwisata
Supervising and providing advice on all aspects related to marketing, business development and evaluation of tourism
objects development

*) Berakhir masa jabatan pada 2 November 2015 | Term of office ended on November 2, 2015

Sehubungan dengan pergantian Dewan Komisaris per tanggal In line with the changes to the Board of Commissioners as of
2 November 2015, hingga akhir tahun 2015 Dewan Komisaris November 2, 2015, the new Board of Commissioners has not,
yang baru belum menetapkan pembagian tugas Dewan as of the end of 2015, determined the division of tasks of the
Komisaris. Board of Commissioners.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


156 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Rapat Dewan Komisaris Board of Commissioners Meeting


Rapat Dewan Komisaris diatur dalam Pedoman Dewan The Board of Commissioners Meeting is regulated within
Komisaris dan Direksi (Board Manual) yang menjadi bagian the Board Manual that serves as an integral part of the Joint
dari Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi Decree of the Board of Commissioners and Board of Directors
PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) Nomor: Kep/ of PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) Number: Kep/
Dir/85/XII/2012 dan Nomor: 03/KEP/DEKOM/XII/2012 Dir/85/XII/2012 and Number: 03/KEP/DEKOM/XII/2012
Tentang Pedoman Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang on Guidelines for the Implementation of Good Corporate
Baik (Good Corporate Governance/GCG) PT Pengembangan Governance (GCG) of PT Pengembangan Pariwisata Bali
Pariwisata Bali (Persero). (Persero).

Ketentuan Rapat Meeting Provisions


1. Rapat Dewan Komisaris harus diadakan secara berkala 1. The Board of Commissioners Meeting must be convened
sekurang-kurangnya sekali dalam 1 (satu) bulan. regularly at least 1 (once) a month.
2. Rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi dilaksanakan 2. The Joint Meeting of the Board of Commissioners and
sebulan sekali. Dalam kondisi tertentu, rapat gabungan Board of Directors is convened once a month. In certain
dapat diadakan di luar jadwal tersebut untuk membahas conditions, the joint meeting can be held outside of that
hal-hal penting dan mendesak yang memerlukan scheduled to discuss vital and urgent matters that require
persetujuan Dewan Komisaris. the approval of the Board of Commissioners.
3. Risalah rapat harus dibuat di setiap penyelenggaraan rapat 3. The Minutes of Meeting must be made at every meeting
dengan memperhatikan dinamika rapat temasuk adanya that takes into account the developments taking place
perbedaan pendapat (dissenting comments) yang sampai within the meeting including dissenting comments that
berakhirnya rapat tidak diperoleh kata sepakat. u up to the conclusion of the meeting could not reach a
consensus.

Tingkat Kehadiran dalam Rapat Level of Attendance in the Meetings


Selama tahun 2015 Dewan Komisaris menyelenggarakan 7 Throughout 2015, the Board of Commissioners carried out 7
(tujuh) kali rapat internal Dewan Komisaris yang dilanjutkan (seven) internal meetings continued with joint meetings with
dengan rapat gabungan dengan Direksi. Tingkat kehadiran the Board of Directors. The level of attendance of the respective
masing-masing Dewan Komisaris pada rapat internal dan members of the Board of Commissioners and Board of
Dewan Komisaris dan Direksi dalam rapat gabungan yang Directors at the joint meeting convened in 2015, are as follows:
dilaksanakan pada tahun 2015 adalah sebagai berikut:

Tabel: Rapat Internal Dewan Komisaris dan Rapat Gabungan Bersama Direksi dan Tingkat Kehadiran
Table: BOCs Internal Meetings and BOCs - BODs Joint Meetings and attendance

Tanggal Rapat
Date of Meeting Kehadiran
Nama Jabatan
No. Attendance
Name Position 27 27 23 28 19 23 11 %
Jan Mar Apr May Aug Sept Dec
Komisaris Utama
1 Sapta Nirwandar 1) 100
President Commissioner

2 H. Dadan Wildan 1) Komisaris | Commissioner 100

3 Suahasil Nazara 1) Komisaris | Commissioner 67

4 Ida Bagus Kade Subhiksu 1)


Komisaris | Commissioner 83

Komisaris Utama
5 I Gede Ardika 2) 100
President Commissioner

6 Dadang Rizki Ratman 2) Komisaris | Commissioner 100

7 Triarko Nurlambang 2)
Komisaris | Commissioner 100

8 Lalu Gita Ariadi 2) Komisaris | Commissioner 100

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
157
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Tabel: Rapat Internal Dewan Komisaris dan Rapat Gabungan Bersama Direksi dan Tingkat Kehadiran
Table: BOCs Internal Meetings and BOCs - BODs Joint Meetings and attendance

Tanggal Rapat
Date of Meeting Kehadiran
Nama Jabatan
No. Attendance
Name Position 27 27 23 28 19 23 11 %
Jan Mar Apr May Aug Sept Dec
Direktur Utama
9 Ida Bagus Wirajaya 3) 100
President Director

Direktur Keuangan
10 Muhammad Fakhruddin 3) 83
Director of Finance

Direktur Pengembangan
11 Edwin Darmasetiawan 100
Director of Development

Direktur Operasi
12 I Nyoman Cakra 3) 67
Director of Operation

Direktur Utama
13 Abdulbar M. Mansoer 4) 100
President Director

14 Jatmiko K. Santosa 4) Direktur | Director 100

15 Ngurah Wirawan 4)
Direktur | Director 100

1) Masa jabatan berakhir pada 2 November 2015 | Term of office ended on November 2, 2015
2) Mulai menjabat pada 2 November 2015 | Served since November 2, 2015
3) Masa jabatan berakhir pada 22 Oktober 2015 | Term of office ended on October 22, 2015
4) Mulai menjabat pada 22 Oktober 2015 | Served since October 22, 2015

Agenda Rapat Agenda of the Meetings


Secara umum, rapat diselenggarakan untuk melakukan In general, the meetings were convened to internally
konsolidasi internal terutama berkaitan dengan pembahasan consolidate specifically relating to discussions on reports
laporan yang disampaikan oleh Direksi. Agenda yang dibahas submitted by the Board of Directors. The Agenda includes
antara lain meliputi pembahasan tentang kinerja bulanan, discussions on monthly performance, quarterly performance,
kinerja kuartalan, kinerja tahunan, penyusunan anggaran, annual performance, draft budget, financing, corporate action
pembiayaan, rencana aksi korporasi dan pembahasan tentang plans and discussions on progress of the Companys projects.
kemajuan proyek Perseroan.

Agenda rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi pada The Agenda for the joint Board of Commissioners and Board of
tahun 2015 adalah sebagai berikut: Directors meetings in 2015 are as follows:

Tabel: Agenda Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi


Table: BOCs BODs Joint Meeting Agenda

No Tanggal | Date Agenda Rapat | Meeting Agenda


1. 27 Januari 1. Pembahasan agenda pelaksanaan RUPS Audted 2014 1. Discussion on the agenda for the Audited 2014 GMS
January 27 Laporan Keuangan Audited 2014 dan Laporan PKBL - 2014 Audited Financial Statement and PKBL Report
Usulan penggunaan laba bersih - Proposed utilization of net profits
Usulan remunerasi dan pembagian tantiem - Proposed remuneration and division of tantiem
Usulan RKAP - Proposed Company Work Plan and Budget (RKAP)
2. Update kemajuan KEK Pariwisata Mandalika Lombok 2. Update on the progress of the Mandalika Lombok Tourism
3. Tindak lanjut atas saran pendapat Dewan Komisaris Zone
4. Lain-lain 3. Follow up on the Board of Commissioners suggestions
4. Others

2. 27 Maret 1. Pembahasan agenda pelaksanaan RUPS Audted 2014 1. Discussion on the agenda for the Audited 2014 GMS
March 27 Laporan Keuangan Audited 2014 dan Laporan PKBL - Audited 2014 Financial Statement and PKBL Report
Usulan penggunaan laba bersih - Proposed utilization of net profits
Usulan remunerasi dan pembagian tantiem - Proposed remuneration and division of tantiem
Usulan kantor akuntan publik - Proposed public accounting firm
2. Update kemajuan KEK Pariwisata Mandalika Lombok 2. Update on the Progress of the Mandalika Lombok Tourism
3. Tindak lanjut atas saran pendapat Dewan Komisaris Zone
4. Lain-lain 3. Follow-up on the Board of Commissioners suggestions
4. Others

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


158 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Tabel: Agenda Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi


Table: BOCs BODs Joint Meeting Agenda

No Tanggal | Date Agenda Rapat | Meeting Agenda


3. 23 April 1. Pembahasan Laporan Keuangan sampai dengan triwulan I 1. Discussion on the Financial Statement up to the First Quarter
April 23 2015 of 2015
2. Update kemajuan KEK Pariwisata Mandalika Lombok 2. Update on the Progress of the Mandalika Lombok Tourism
3. Tindak lanjut atas saran pendapat Dewan Komisaris Zone
4. Lain-lain 3. Follow-up to the Board of Commissioners suggestions
4. Others

4. 28 Mei 1. Pembahasan Laporan Keuangan sampai dengan April 2015 1. Discussion on the Financial Statement up to April 2015
May 28 2. Pembahasan usulan struktur organisasi dan usulan pengisian 2. Discussion on the proposed organization structure and
pejabat satu level di bawah Direksi proposed candidates for positions one level below the
3. Kemajuan persiapan groundbreaking Directors
4. Kemajian pengembangan Palembang 3. Progress on preparations for groundbreaking
5. Lain-lain 4. Progress on development in Palembang
5. Others

5. 19 Agustus 1. Pembahasan Laporan Keuangan sampai dengan Semester I 1. Discussion on the Financial Statement up to First Half 2015
August 19 2015 2. Update on preparations for groundbreaking and development
2. Update persiapan groundbreaking dan pembangunan of the Mandalika Lombok Tourism Zone
Kawasasan Pariwisata Mandalika Lombok 3. Others
3. Lain-lain

6. 23 September 1. Pembahasan Laporan Keuangan sampai dengan Agustus 1. Discussion on the Financial Statement up to August 2015
September 23 2015 2. Update on preparations for groundbreaking and development
2. Update persiapan groundbreaking dan pembangunan of the Mandalika Lombok Tourism Zone
Kawasasan Pariwisata Mandalika Lombok 3. Others
3. Lain-lain

7. 11 Desember 1. Pembahasan usulan RKAP 2016 1. Discussion on proposed 2016 RKAP


December 11 2. Lain-lain 2. Others

Program Pengenalan dan Peningkatan Kompetensi Board of Commissioners Induction and Competency
Dewan Komisaris Development Program

Program Pengenalan (Induction Program) Induction Program


Program pengenalan diberikan bagi anggota Dewan Komisaris The induction program is provided to newly-appointed
yang baru diangkat untuk pertama kalinya dan berasal dari members of the Board of Commissioners that derive from
luar Perseroan. Tanggung jawab untuk mengadakan program outside the Company. The responsibility for convening the
pengenalan Dewan Komisaris baru berada pada Komisaris induction program for the new Board of Commissioners is with
Utama dan difasilitasi oleh Sektretaris Perusahaan. Program the President Commissioner who is facilitated by the Corporate
pengenalan meliputi: Secretary. The induction program covers:
Pelaksanaan prinsip-prinsip GCG. Implementation of the GCG principles.
Gambaran mengenai perusahaan. Picture about the Company.
Keterangan berkaitan dengan kewenangan yang Explanation on the delegated authority, internal and
didelegasikan, audit internal dan eksternal, sistem dan external audit, internal control policy and system.
kebijakan pengendalian intern. Tasks and responsibility of the Board of Commissioners.
Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris.

Pada tahun 2015 anggota Dewan Komisaris yang baru In 2015, the newly appointed members of the Board of
diangkat telah mengikuti program pengenalan perusahaan Commissioners had attended the Companys induction
berupa presentasi dalam rapat gabungan Dewan Komisaris program in the form of presentations at the joint meeting of the
dan Direksi dan kunjungan ke lokasi proyek Perseroan pada Board of Commissioners and Board of Directors and visits to
tanggal 25 Nopember 2015. the Companys projects sites on November 25, 2015.

Program Peningkatan Kompetensi Competency Enhancement Program


Pada tahun 2015 tidak ada program peningkatan kompetensi There were no competency enhancement programs held in
Dewan Komisaris. 2015.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
159
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Pedoman Dewan Komisaris (Board Charter) The Board of Commissioners Charter (Board Charter)
Sebagai panduan bagi Dewan Komisaris dalam melaksanakan As a guide for the Board of Commissioners to carry out its
fungsi pengawasan Perseroan secara efektif, efisien dan dapat supervisory functions of the Company in an effective, efficient,
dipertanggung jawabkan, Dewan Komisaris menetapkan and responsible manner, the Board of Commissioners
suatu pedoman pelaksanaan kerja (charter) yang disusun established a charter that was prepared on the basis of the
berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan Companys Articles of Association and prevailing rules and
perundang-undangan yang berlaku. regulations.

Pedoman Dewan Komisaris mencakup aspek-aspek mengenai: The Board of Commissioners Charter covers aspects pertaining
a. Pengangkatan dan pemberhentian Dewan Komisaris serta to:
masa jabatan. a. Appointment and dismissal of the Board of Commissioners
b. Struktur dan kedudukan Dewan Komisaris dalam organisasi. as well as their terms of office.
c. Nominasi dan persyaratan keanggotaan, mencakup b. Structure and position of the Board of Commissioners
persyaratan hukum, kompetensi dan Independensi. within the organization.
d. Program pengenalan anggota Dewan Komisaris. c. Nomination and requirements for membership, including
e. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris. legal, competence, and independence requirements.
f. Wewenang dan pendelegasian wewenang Dewan d. Induction Program for members of the Board of
Komisaris. Commissioners.
g. Komite penunjang Dewan Komisaris. e. Tasks and responsibilities of the Board of Commissioners.
h. Pelaksanaan tugas khusus. f. Authority and delegation of authority of the Board of
i. Remunerasi Dewan Komisaris. Commissioners.
j. Pendidikan berkelanjutan bagi Dewan Komisaris. g. Supporting Committee of the Board of Commissioners.
k. Mekanisme dan tata tertib rapat Dewan Komisaris. h. Implementation of special tasks.
l. Penyusunan RJPP, RKAP dan Rencana Anggaran Dewan i. The Board of Commissioners Remuneration.
Komisaris. j. Continuing education for the Board of Commissioners.
m. Kode etik dalam pelaksanaan tugas. k. Mechanism and procedures for the Board of Commissioners
n. Pertangungjawaban dan pelaporan pelaksanaan tugas. Meeting.
o. Hubungan Dewan Komisaris dengan Direksi. l. Formulation of the RJPP, RKAP and the Board of
p. Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris. Commissioners Budget Plan.
m. Ethics Code.
n. Responsibility and reporting of tasks implemented.
o. Relationship of the Board of Commissioners with the Board
of Directors.
p. Performance Evaluation of the Board of Commissioners.

Pedoman Dewan Komisaris dievalusasi setiap tahun dan The Board of Commissioners Charter are assessed every year
disesuaikan dengan dinamika perubahan peraturan yang and adjusted to changes in the rules and regulations and needs
berlaku dan kebutuhan Perseroan. of the Company.

DIREKSI BOARD OF DIRECTORS

Direksi adalah organ Perseroan yang bertugas dan bertanggung The Board of Directors is the corporate organ that is tasked and
jawab secara kolegial atas pengurusan Perseroan untuk collegially responsible for the management of the Company
kepentingan dan tujuan Perseroan dan senantiasa berusaha in the interest and objectives of the Company and constantly
meningkatkan efisiensi dan efektivitas Perseroan. strives to enhance corporate efficiency and effectiveness.

Anggota Direksi diangkat berdasarkan pertimbangan The members of the Board of Directors are appointed based
keahlian, integritas, kepemimpinan, pengalaman, rekam on considerations pertaining to expertise, integrity, leadership,
jejak, perilaku serta dedikasi yang tinggi untuk memajukan experience, track record, behavior as well as high dedication

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


160 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

dan mengembangkan Perseroan. Komposisi Direksi harus to develop and advance the Company. The composition of
sedemikian rupa sehingga memungkinkan pengambilan the Board of Directors must be such that allows decisions
putusan yang efektif, tepat dan cepat serta dapat bertindak to be made effectively, precisely and quickly that can act
secara independen dalam arti tidak mempunyai kepentingan independently without interests that may disrupt its ability to
yang dapat mengganggu kemampuannya untuk melaksanakan execute its tasks independently and critically.
tugasnya secara mandiri dan kritis.

Anggota Direksi dipilih dan diangkat oleh RUPS dan dapat The members of the Board of Directors are selected and
berasal dari eksternal maupun dari jajaran manajemen appointed by the GMS and can either be externally sourced or
Perseroan yang dianggap memenuhi syarat dan telah melalui internally from the Companys management that have fulfilled
uji kepatutan dan kelayakan yang dilakukan oleh Pemegang the requirements and have passed the fit and proper test
Saham. Daftar nominasi diajukan oleh Dewan Komisaris carried out by the Shareholders. The Board of Commissioners
untuk kemudian diajukan kepada RUPS untuk dimintakan presents the nominations list to the GMS for its consideration
persetujuan. and approval.

Susunan Direksi Composition of the Board of Directors


Direksi Perseroan berjumlah 4 (empat) orang terdiri dari 1 The Companys Board of Directors amounts to 4 (four)
(satu) orang Direktur Utama dan 3 (tiga) orang Direktur. persons that comprise of 1 (one) President Director and 3
Hingga 22 Oktober 2015 komposisi Direksi Perseroan adalah (three) Directors. As of October 22, 2015, the composition of
sebagai berikut: the Companys Board of Directors are as follows:

Tabel: Susunan Direksi sampai dengan tanggal 22 Oktober 2015


Table: Composition of the Board of Directors until October 22, 2015

Nama | Name Jabatan | Position Dasar Pengangkatan | Basis of Appointment


Ida Bagus Wirajaya Direktur Utama
President Director

Muhammad Fakhruddin Direktur Keuangan


Director of Finance SK Menteri BUMN Nomor: KEP-75/MBU/2011 tanggal 21 Maret 2011
Edwin Darmasetiawan Direktur Pengembangan SOE Ministers Decree Number: KEP-75/MBU/2011 dated March 21, 2011
Director of Development

I Nyoman Cakra Direktur Operasi


Director of Operations

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN selaku Based on the SOE Ministers Decree as the GMS of
RUPS Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pengembangan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Number: SK-198/
Pariwisata Indonesia Nomor: SK-198/MBU/10/2015 tanggal MBU/10/2015 dated October 22, 2015 on the Dismissal,
22 Oktober 2015 tentang Pemberhentian, Perubahan Changes to the nomenclature positions and Appointment
nomenklatur jabatan dan Pengangkatan Anggota-Anggota of Members of the Board of Directors of the Company
Direksi Perusahaan Perseroan (Perseroan) PT Pengembangan of PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, therefore, the
Pariwisata Indonesia, maka komposisi Direksi mengalami composition of the Board of Directors underwent changes as
perubahan menjadi sebagai berikut: follows:

Tabel: Susunan Direksi per tanggal 31 Desember 2015


Table: Composition of the Board of Directors as of December 31, 2015

Nama | Name Jabatan | Position Dasar Pengangkatan | Basis of Appointment


Abdulbar M. Mansoer Direktur Utama
President Director
SK Menteri BUMN selaku RUPS Nomor:
Ngurah Wirawan Direktur | Director SK-198/MBU/10/2015 tanggal 22 Oktober 2015
SOE Ministers Decree as GMS Number:
Jatmiko K. Santosa Direktur | Director SK-198/MBU/10/2015 dated October 22, 2015
Edwin Darmasetiawan Direktur | Director

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
161
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Masa jabatan Direksi adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak The terms of office of the Board of Directors is for 5 (five) years
keputusan RUPS/Pemegang Saham yang mengangkat mereka from the date of the of the GMS/Shareholders decision that
sampai dengan tahun kelima setelah tanggal pengangkatan appointed them up to the fifth year after their appointment
mereka dan dengan tidak mengurangi hak RUPS/Pemegang and without reducing the rights of the GMS/Shareholders to
Saham untuk memberhentikan anggota Direksi sewaktu-waktu dismiss the members of the Board of Directors at any time by
dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang- taking into consideration the prevailing rules and regulations.
undangan yang berlaku.

Terkait pengalihan penugasan Edwin Darmasetiawan dari In relation to the reassignment of Edwin Darmasetiawan from
semula Direktur Pengembangan menjadi Direktur, masa his initial position as Director of Development to Director,
jabatan yang bersangkutan adalah meneruskan sisa masa therefore, tenure will be a continuation of the remaining tenure
jabatan sesuai dengan keputusan Menteri BUMN Nomor: in accordance with the SOE Ministers Decree Number: KEP-
KEP-75/MBU/2011. 75/MBU/2011.

Riwayat singkat dari masing-masing anggota Direksi dapat A brief profile of the respective members of the Board of
dilihat pada profil Direksi pada bagian lain dari Laporan Directors can be found in the Board of Directors profile found
Tahunan ini. in another section of this Annual Report.

Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Tasks, Responsibilities and Authority


Tugas, tanggung jawab dan wewenang Direksi diatur dalam The Board of Directors tasks, responsibilities and authority is
Anggaran Dasar Perseroan dan Pedoman Kerja Direksi (BOD regulated within the Companys Articles of Association and
Charter). Lingkup tugas, tanggung jawab dan wewenang Direksi Board of Directors Charter (BOD Charter). The scope of work,
adalah sebagai berikut: responsibility and authority of the Board of Directors are as
follows:

Tugas Tasks
a. Memimpin, mengurus dan mengendalikan Perseroan a. Lead, manage and control the Company in accordance
sesuai dengan tujuan Perseroan. with the Companys objectives.
b. Menguasai, memelihara dan mengurus kekayaan b. Control, maintain and manage the Companys wealth.
Perseroan. c. Prepare the Companys work plan and budget (RKAP) in
c. Menyiapkan rencana kerja dan anggaran perusahaan time and submit to the Board of Commissioners to receive
(RKAP) pada waktunya dan menyampaikan kepada Dewan their endorsement.
Komisaris untuk mendapatkan pengesahan. d. Prepare the Companys long-term plan (RJPP) in time
d. Menyiapkan rencana jangka panjang perusahaan (RJPP) and submit to the Board of Commissioners to receive their
pada waktunya dan menyampaikan kepada Dewan approval.
Komisaris untuk mendapatkan persetujuan. e. Implement GCG principles.
e. Melaksanakan prinsip GCG. f. Impement Corporate Social Responsibility (CSR).
f. Melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan g. Implement an effective internal control system to secure
(corporate social responsibility/CSR). the Companys investments and assets.
g. Menyelenggarakan sistem pengendalian intern yang efektif
untuk mengamankan investasi dan aset Perseroan.

Tanggung Jawab Responsibilities


a. Menjaga kerahasiaan informasi selama menjabat sebagai a. Maintain information confidentiality throughout the tenure
anggota Direksi dan harus tetap merahasiakan sesuai as a member of the Board of Directors and continue to
dengan peraturan dan perundangan yang berlaku. maintain confidentiality in accordance with the prevailing
b. Menjaga informasi penting dan dilarang menyalahgunakan rules and regulations.
informasi tersebut untuk keuntungan pribadi terutama b. Maintain vital information and restrict from abusing this
berkaitan dengan insider trading. information for personal gain particularly in regards to
insider trading.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


162 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

c. Mematuhi standar etika perusahaan dan dilarang c. Comply with corporate ethical standards and restrict from
mengambil keuntungan pribadi baik secara langsung taking personal gain either directly or indirectly from the
maupun tidak langsung dari kegiatan Perseroan selain gaji, Companys activities such as salaries, facilities and other
fasilitas dan tunjangan lainnya yang diterimanya sebagai benefits received as a member of the Board of Directors in
anggota Direksi sesuai ketentuan yang berlaku. accordance with applicable provisions.
d. Meningkatkan kompetensi dan pengetahuannya secara d. Enhance competence and knowledge continuously to
berkesinambungan untuk mengelola Perseroan secara professionally manage the Company.
profesional. e. Take responsibility to implement its tasks to the
e. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada shareholders/capital holders.
pemegang saham/pemilik modal. f. Determine the risks likely to be faced by the Company
f. Mempertimbangkan risiko-risiko yang mungkin dihadapi either in the form of strategic risk, operational risk, as well as
Perseroan baik berupa risiko strategis, risiko operasional financial risk
maupun risiko keuangan. g. Handling these risks by using control strategy and risk
g. Menangani risiko-risiko tersebut dengan menggunakan control that covers:
strategi pengendalian dan pengelolaan risiko yang meliputi: - Identification process and risk mapping
- Proses identifikasi dan pembuatan peta risiko (risk - Risk measurement and assessment
mapping) - Risk treatment
- Kuantifikasi dan pengukuran risiko (risk measurement
and assessment).
- Penanganan risiko (risk treatment).

Wewenang Authority
a. Mewakili Perseroan di dalam dan diluar pengadilan tentang a. Represent the Company within and outside the courts on
segala hal dan dalam segala kejadian. all matters and events.
b. Mengikat Perseroan dengan pihak lain dan pihak lain b. Bind the Company with other parties and other parties with
dengan Perseroan. the Company.
c. Menjalankan segala tindakan, baik yang mengenai c. Carry out all actions, both pertaining to management
kepengurusan maupun kepemilikan, dengan pembatasan as well as ownership, with limits determined within the
yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan dengan Articles of Association and that takes into consideration
memperhatikan peraturan perundang-undangan yang the prevailing rules and regulations as well as requiring the
berlaku serta harus mendapat persetujuan tertulis dari written approval from the Board of Commissioners that
Dewan Komisaris diantaranya untuk hal-hal sebagai includes for matters as follows:
berikut: - Accept or accept medium/long-term loan as well as
- Menerima atau menerima pinjaman jangka menengah/ provide short-term loans.
panjang serta memberikan pinjaman jangka pendek. - Provide licensing agreements or cooperation, or other
- Mengadakan perjanjian atau kerja sama lisensi, atau similar with business entities or other parties.
perjanjian sejenisnya dengan badan usaha atau pihak - Release, eliminate and lease the Companys fixed
lain. assets.
- Melepaskan, menghapuskan dan menyewakan aktiva - Take part, either partially or wholly, or participate in a
tetap Perseroan. company or investment in a company or other entity or
- Mengambil bagian baik sebagian atau seluruhnya atau organize a new company.
ikut serta dalam sebuah perusahaan atau penyertaan - Removing, partially or in full, the Companys
perusahaan atau badan lain atau menyelenggarakan participation in a company.
perusahaan baru. - Binding the Company as guarantor (borg or avalist)
- Melepaskan sebagian atau seluruhnya, penyertaan that has financial consequence exceeding a certain
Perseroan dalam perusahaan. amount set by the Board of Commissioners.
- Mengikat Perseroan sebagai penjamin (borg atau
avalist) yang mempunyai akibat keuangan melebihi
suatu jumlah tertentu yang ditetapkan oleh Rapat
Dewan Komisaris.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
163
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

- Menghapus bukukan dari pembukuan piutang dan - Write off receivables and inventories that exceed a
penghapusan persediaan barang yang melebihi jumlah certain amount set by the Board of Commissioners.
tertentu yang ditetapkan oleh Rapat Dewan Komisaris. - Conduct a sales contract agreement with a business
- Mengadakan perjanjian kontrak penjualan dengan entity or other parties whose value or that have a
badan usaha atau pihak lain yang nilainya atau yang financial impact of more than 25% (twenty five
mempunyai dampak keuangan lebih dari 25% (dua percent) of the Companys total asset value.
puluh lima persen) dari total nilai aset (harta kekayaan)
Perseroan.

Pembagian Tugas dan Wewenang Direksi Division of the Board of Directors Tasks and Authority
Direksi melaksanakan tugas secara kolegial, namun untuk The Board of Directors collegially carries out their tasks, but for
kepentingan efisiensi dan efektivitas dalam melaksanakan the sake of efficiency and effectiveness, they may divide tasks
tugas-tugas tersebut, dapat dilakukan pembagian tugas dan and responsibilities among members of the Board of Directors.
tanggung jawab di antara anggota Direksi. Pembagian tugas The division of tasks and responsibilities does not eliminate the
dan tanggung jawab tersebut tidak menghilangkan tanggung responsibility the collegial management of the Company by the
jawab kolegial Direksi atas pengelolaan Perseroan. Board of Directors.

Pembagian tugas dan wewenang anggota Direksi ditetapkan The division of duties and authorities of members of the Board
oleh Direksi dan dituangkan dalam keputusan Direksi untuk of Directors is determined by the Board of Directors and set
selanjutnya dilaporkan kepada Menteri BUMN selaku RUPS forth within the Board of Directors decree that is subsequently
dengan melampirkan key performance indicators masing- reported to the SOE Minister as the GMS by attaching the key
masing jabatan secara jelas. performance indicators for each position clearly.

Tugas dan Wewenang Direktur Utama Duties and Authority of the President Director
a. Memimpin Direksi dan mengkoordinasikan tugas/ a. Lead the Board of Directors and coordinate the task/job of
pekerjaan Direktur lainnya. other Directors.
b. Memimpin rapat berkala Direksi untuk membicarakan b. Lead the Board of Directors regular meetings to discuss the
kemajuan pekerjaan dan pemecahan persoalan-persoalan progress of work and solve problems that may arise in the
yang timbul dalam pelaksanaan pekerjaan. course of work.
c. Mewakili dan mengikat Perseroan baik di dalam maupun c. Represent and bind the Company both within and outside
diluar Pengadilan. the courts.
d. Mewakili Perseroan dalam transaksi ekonomi/pemilikan d. Represent the Company in economic transactions/
terutama dalam hubungan penguasaan penggunaan tanah ownership, especially in relation to control of the use of
kawasan/milik Perseroan. zonal land/owned by the Company.
e. Memegang peranan menonjol dalam setiap proses e. Hold a prominent role in every decision-making process
pengambilan keputusan dan merupakan sumber and is a source of leadership and general corporate
kepemimpinan dan kewibawaan umum Perseroan baik ke authority either within or outside of the Company.
dalam maupun keluar Perseroan. f. Propose policy concept for firmly and comprehensively
f. Mengajukan konsep kebijakan pelaksanaan rencana kerja implement the Companys business plan to be endorsed in
Perseroan yang bulat dan menyeluruh untuk dimintakan the Board of Directors Meeting.
pengesahan rapat Direksi. g. Propose RKAP to the Board of Commissioners and
g. Mengajukan RKAP kepada Dewan Komisaris dan Shareholders no later than 3 (three) months prior to the
Pemegang Saham selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan beginning of the new Financial Year.
sebelum tahun buku baru mulai berlaku. h. Carry out decisions produced and directions provided by
h. Melaksanakan keputusan-keputusan yang dihasilkan dan the GMS.
arahan yang diberikan oleh RUPS. i. Carry out effective supervision towards the implementation
i. Melakukan pengawasan yang efektif terhadap pelaksanaan of RKAP.
RKAP.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


164 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

j. Menyampaikan laporan pelaksanaan/realisasi rencana j. Submit implementation/actual annual business plan report
kerja tahun yang bersangkutan pada setiap periode yang that is related to every period determined to the Board of
ditentukan kepada Dewan Komisaris dan Pemegang Commissioners and Shareholders.
Saham. k. Prepare balance sheet and calculation of profit/loss for the
k. Membuat neraca dan perhitungan laba/rugi tahun buku previous financial year as well as other reports to the Board
yang lalu serta laporan lainnya kepada Dewan Komisaris of Commissioners and Shareholders.
dan Pemegang Saham. l. Determine the method for accurately evaluating the
l. Menentukan cara evaluasi yang tepat terhadap hasil kerja Companys performance.
Perseroan. m. Set provisions on personnel, including appointment,
m. Mengatur ketentuan-ketentuan tentang kepegawaian, dismissal of employees, education and training, welfare,
termasuk mengangkat, memberhentikan pegawai, determine salaries, pensions or retirement benefits and
pendidikan dan pelatihan, kesejahteraan, penetapan gaji, other employee benefits based on the prevailing rules and
pensiun atau jaminan hari tua dan tunjangan lainnya bagi regulations that was endorsed by the GMS.
pegawai berdasarkan peraturan yang berlaku yang disahkan n. Carry out other actions in accordance with provisions set
oleh RUPS. and established within the Articles of Association and
n. Menjalankan tindakan-tindakan lainnya sesuai dengan decision of the GMS.
ketentuan-ketentuan sebagaimana diatur dan ditetapkan o. Lead, coordinate, and oversee GCG implementation.
dalam Anggaran Dasar dan keputusan RUPS.
o. Memimpin, mengkoordinasikan, dan mengawal
implementasi GCG.

Tugas dan Wewenang Direktur Operasi Tasks and Authority of the Director of Operations
a. Memimpin, mengkoordinasikan dan mengawasi a. Lead, coordinate and oversee the implementation of the
pelaksanaan pengurusan Perseroan di bidang operasional. management of the Companys operations.
b. Menentukan kebijakan dan memberikan pengarahan bagi b. Determine the policy and provide guidance for the
pelaksanaan pembangunan, pemilikan, penggunaan/ implementation of the development, possession, use/
pengoperasian alat peralatan keamanan serta ketertiban di operation of security equipment as well as order in the Nusa
Kawasan Pariwisata Nusa Dua dan menentukan kebijakan Dua Tourism Zone and determine policies and guidelines
dan pedoman bagi pengawasan pekerjaan tersebut. for the supervision of this work.
c. Menyusun rencana kerja dan anggaran kegiatan operasi di c. Develop a work plan and budget for operations activities in
samping kegiatan pembangunan yang sedang berjalan. addition to ongoing development activities.
d. Menyusun pedoman bagi pelaksanaan program dan untuk d. Develop guidelines for the programs implementation and
kepentingan Perseroan sendiri maupun untuk membantu for the benefit of the Company itself as well as to help
para investor, atas dasar kebijakan yang ditentukan oleh investors, on the basis of the policy determined by the
Direksi. Board of Directors.
e. Menentukan kebijakan dan pedoman bagi penilaian desain, e. Determine policies and guidelines for the designs
rencana bangunan hotel dan sarana lain yang dibangun assessment, the hotels building plans and other facilities
para investor serta melakukan supervisi pembangunannya. built by investors as well as supervise its construction.
f. Menentukan kebijakan, pedoman bagi pengoperasian dan f. Determine the policy, guidelines for the operation
pemeliharaan unit-unit usaha serta unit pemeliharaan. and maintenance of the business units as well as the
g. Mengadakan evaluasi terhadap hasil pembangunan fisik, maintenance unit.
operasional, dan bilamana perlu mengadakan revisi serta g. Conduct an evaluation of the results of the physical
penyempurnaan. developments, operational, and where necessary conduct
h. Melaksanakan pembinaan personel dan pemeliharaan revisions as well as improvements.
peralatan yang berada di bawah lingkup tugasnya. h. Provide employee guidance and equipment maintenance
i. Membangun koordinasi yang harmonis, baik di lingkungan that are under the scope of their duties.
Perseroan maupun dengan pihak pemerintah/swasta i. Build harmonious coordination, both within the Company
lainnya. and with the government/other private parties.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
165
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

j. Melakukan segala tindakan dan usaha lain yang diperlukan j. Perform all acts and other businesses that is required to
untuk dapat melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan carry out tasks assigned as best as possible within the limits
kepadanya dengan sebaik-baiknya dalam batas ketentuan of the prevailing rules and regulations.
dan peraturan yang berlaku. k. Determine proper evaluation methods towards work
k. Menentukan cara evaluasi yang tepat terhadap hasil kerja relating to the Companys operations.
terkait operasional Perseroan. l. Along with other Directors help organize provisions on
l. Bersama para Direksi lainnya turut mengatur ketentuan- employment, including hiring and dismissal of employees,
ketentuan mengenai kepegawaian, termasuk mengangkat education and training, welfare, the determination of
dan memberhentikan pegawai, pendidikan dan pelatihan, salaries, pensions or retirement benefits and other
kesejahteraan, penetapan gaji, pensiun atau jaminan employee benefits based on the prevailing rules and
hari tua dan tunjangan lainnya bagi pegawai berdasarkan regulations that was endorsed by the GMS.
peraturan yang berlaku yang disahkan oleh RUPS. m. Carry out other actions in accordance with the provisions
m. Menjalankan tindakan-tindakan lainnya sesuai dengan set and established within the Articles of Association and
ketentuan-ketentuan sebagaimana diatur dan ditetapkan decisions of the GMS.
dalam Anggaran Dasar dan keputusan RUPS.

Tugas dan Wewenang Direktur Pengembangan Tasks and Authority of the Director of Development
a. Memimpin, mengkoordinasikan dan mengawasi a. Lead, coordinate and oversee the implementation of the
pelaksanaan pengurusan Perseroan di bidang management of the Companys business development.
pengembangan usaha. b. Develop a work plan and budget for development activities
b. Menyusun rencana kerja dan anggaran kegiatan in addition to ongoing development activities.
pengembangan di samping kegiatan pembangunan yang c. Develop guidelines for the implementation of the marketing
sedang berjalan. program for the benefit of the Company itself as well as to
c. Menyusun pedoman pelaksanaan program pemasaran help investors, on the basis of the policy determined by the
untuk kepentingan Perseroan sendiri maupun untuk Board of Directors.
membantu para investor, atas dasar kebijakan yang d. Determine policies and guidelines for the designs
ditentukan oleh Direksi. assessment, the hotels building plans and other facilities
d. Menentukan kebijakan dan pedoman bagi penilaian desain, built by investors as well as supervise its construction.
rencana bangunan hotel dan sarana lain yang dibangun e. Provide employee guidance and equipment that are under
para investor serta melakukan supervisi pembangunannya. the scope of their duties.
e. Melaksanakan pembinaan personel dan peralatan yang f. Build harmonious coordination, both within the Company
berada di bawah lingkup tugasnya. and with the government/other private parties.
f. Melaksanakan koordinasi yang harmonis baik di lingkungan g. Perform all acts and other businesses that is required to
Perseroan maupun dengan pihak pemerintah/swasta carry out tasks assigned as best as possible within the limits
lainnya. of the prevailing rules and regulations.
g. Melakukan segala tindakan dan usaha lain yang diperlukan h. Determine proper evaluation methods towards work
untuk dapat melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan relating to the Companys operations.
kepadanya dengan sebaik-baiknya dalam batas ketentuan i. Carry out other actions in accordance with the provisions
dan peraturan yang berlaku. set and established within the Articles of Association and
h. Menentukan cara evaluasi yang tepat terhadap hasil kerja decisions of the GMS.
Perseroan.
i. Menjalankan tindakan-tindakan lainnya sesuai dengan
ketentuan yang diatur dan ditetapkan dalam Anggaran
Dasar dan keputusan RUPS.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


166 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Tugas dan Wewenang Direktur Keuangan Tasks and Authority of the Director of Finance
a. Memimpin, mengkoordinasikan dan mengawasi a. Lead, coordinate and oversee the implementation of the
pelaksanaan pengurusan Perseroan di bidang keuangan. management of the Companys finances.
b. Menentukan kebijakan serta memberikan pengarahan bagi a. Determine the policy as well as provide direction on the
penyelenggaraan tugas-tugas di bidang keuangan. implemention of tasks relating to finance.
c. Menyusun rencana kerja dan anggaran di bidang b. Prepare the short-term and medium-term work plan and
administrasi dan keuangan jangka pendek maupun jangka budget relating to administration and finance.
panjang. c. Prepare the Companys comprehensive revenues and
d. Menyusun anggaran pendapatan dan belanja Perseroan expenditure budget based on data provided by each
secara keseluruhan berdasarkan data yang diberikan oleh division, upon processing by the Finance Division for
setiap divisi, setelah diolah Divisi Keuangan untuk diajukan submission to the President Director.
kepada Direktur Utama. d. Provide financial analysis, statistics and evaluation of the
e. Mengadakan analisis finansial, statistik dan evaluasi work and if necessary provide revisions and improvements.
terhadap hasil kerja dan bila perlu mengadakan revisi dan e. Formulate the concept for the Companys information
penyempurnaan. systems, especially financial information, accounting
f. Merumuskan konsep sistem informasi Perseroan systems and budget formulation procedures to be approved
khususnya informasi keuangan, sistem akuntansi dan by the Board of Directors.
prosedur penyusunan anggaran untuk disahkan Direksi. f. Determine calculation for cost of goods sold and standard
g. Menentukan perhitungan harga pokok dan biaya standar expenses for business units as well as Maintenance
jasa unit-unit usaha serta unit-unit Pemeliharaan. unit services. Determine the manner and handle loan
h. Menentukan cara dan mengurus pelaksanaan repayment, deposit profits for the government as well as
pengembalian kredit, penyetoran bagian laba untuk other financial obligations.
pemerintah serta kewajiban-kewajiban keuangan lainnya. g. Prepare financial statements, balance sheet and profit/loss
i. Menyusun laporan keuangan, neraca dan perhitungan calculation to be submitted to the GMS as well as other
laba/rugi untuk disampaikan kepada RUPS maupun Government institutions/Agencies.
Instansi/Badan Pemerintah lainnya. h. Determine and carry out an effective financial supervision
j. Menentukan dan menjalankan sistem pengawasan system.
keuangan yang efektif. i. Conduct personnel training and maintaining harmonious
k. Melakukan pembinaan personel dan memelihara working relations, in line both within the Company as well
hubungan kerja yang harmonis, serasi baik di lingkungan as with government/other private agencies.
Perseroan maupun dengan instansi pemerintah/swasta
lainnya.

Keberagaman Komposisi Direksi Diversity of the Board of Directors Composition


Perseroan tidak memiliki kebijakan yang secara khusus The Company does not have a specific policy that regulates
mengatur tentang keberagaman komposisi Direksi termasuk diversity in the composition of the Board of Directors including
dari sisi usia dan gender. Komposisi Direksi Perseroan diatur in terms of age and gender. The composition of the Companys
sedemikian rupa sehingga setiap anggota Direksi dapat Board of Directors was structured in a way whereby every
memberikan pendapat dan kajian dari berbagai perspektif member of the Board of Directors can express their opinion
berdasarkan latar belakang kompetensi dan pengalaman and input from various perspectives based on their respective
praktis masing-masing untuk menghasilkan keputusan Direksi competence and practical experience background to produce
yang efektif, komprehensif, tepat, cepat dan independen. the Board of Directors decision that is effective, comprehensive,
Independen dalam arti tidak mempunyai kepentingan yang accurate, quick and independent. Independent in a sense that
dapat mengganggu kemampuannya untuk melaksanakan they do not have any interests that may disrupt their ability
tugas secara mandiri dan kritis dalam hubungan satu sama lain to carry out their tasks independently and critically in relation
dan terhadap Dewan Komisaris. Seluruh anggota Direksi telah to one and the same with the Board of Commissioners. All
diuji kompetensinya melalui uji kelayakan dan kepatutan oleh members of the Board of Directors had their competencies
Pemegang Saham. examined through a fit and proper test by the Shareholders.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
167
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Tabel: Keberagaman Komposisi Direksi


Table: Diversity Composition of the Board of Directors

Aspek Keberagaman
Pendidikan Keberagaman latar belakang pendidikan Diversity in terms of the Companys Board of
Direksi Perseroan ditunjukkan dengan bauran Directors educational backgrounds as reflected
pendidikan: in their education
Jenjang pendidikan meliputi tingkat S1 S2 Educational levels ranging from bachelors to
Komposisi Direksi
Kompetensi yang kuat di bidang manajemen graduate degrees
telah memenuhi unsur
properti dan resort, utilitas, infrastruktur, Strong Competence in the management of
keberagaman yaitu perpaduan
keuangan dan perbankan. properties and resorts, utilities, infrastructure,
dari sisi pendidikan,
finance and banking
pengalaman kerja, kompetensi
Pengalaman Kerja Keberagaman pengalaman kerja Direksi Diversity in terms of the Companys Board of dan usia
Perseroan antara lain sebagai eksekutif di Directors experience that include as executives Directors Composition has
perusahaan multinasional di bidang investasi, in multinational companies in the area of fulfilled the elements of
infrastruktur dan bank. investment, infrastructure and bank. diversity namely in terms
of their education, work
Kompetensi Kompetensi dan keahlian Direksi diuraikan di The Board of Directors competence and experience, competence and
bagian profil Direksi pada Laporan Tahunan ini. expertise is described in the Board of Directors age
profile in this Annual Report.

Usia Keberagaman usia Direksi berada pada rentang Diversity in terms of the Board of Directors age
usia 45 57 tahun. are in the range of 45-57 years old.

Rapat Dewan Direksi Board of Directors Meeting


Rapat Dewan Direksi diatur dalam Pedoman Dewan The Board of Directors Meeting is regulated within the Board
Komisaris dan Direksi (Board Manual) yang menjadi bagian of Commissioners and Board of Directors Guidelines (Board
dari Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi Manual) that became part of the Decree of the Board of
PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) Nomor: Kep/ Commissioners and Board of Directors of PT Pengembangan
Dir/85/XII/2012 dan Nomor: 03/KEP/DEKOM/XII/2012 Pariwisata Bali (Persero) Number: Kep/Dir/85/XII/2012 and
Tentang Pedoman Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Number: 03/KEP/DEKOM/XII/2012 on Guidelines for the
Baik (Good Corporate Governance/GCG) PT Pengembangan Implementation of Good Corporate Governance (GCG) of PT
Pariwisata Bali (Persero). Pengembangan Pariwisata Bali (Persero).

Rapat Direksi diselenggarakan sedikitnya sekali dalam sebulan The Board of Directors Meeting is held at least once a
untuk mengevaluasi kegiatan operasional Perseroan, dan month to evaluate the Companys operational activities, and
rapat-rapat tambahan setiap bulan bersama Dewan Komisaris, additional meetings every month together with the Board
untuk mengevaluasi kinerja bulanan dan menyetujui hasil-hasil of Commissioners to evaluate monthly performance and
keuangan setiap kuartal, semester dan tahunan. Di luar itu, approve the quarterly, semiannual and annual financial results.
pertemuan informal juga dilakukan untuk pembahasan hal-hal Moreover, informal meetings are also carried out to discuss
yang penting. important matters.

Tingkat Kehadiran dalam Rapat Level of Attendance at the Meetings


Selama tahun 2015 Direksi menyelenggarakan 15 kali rapat The Board of Directors held 15 Board of Director Meetings in
Direksi. Sehubungan dengan pergantian Direksi per tanggal 2015. In line with the changes to the Board of Directors as of
22 Oktober 2015, hingga akhir tahun 2015 Direksi baru telah October 22, 2015, the new Board of Directors convened 5
mengadakan 5 kali rapat. Tingkat kehadiran masing-masing meetings. The level of attendance of the respective members
anggota Direksi dalam rapat yang dilaksanakan pada tahun of the Board of Directors in the meetings convened in 2015
2015 adalah sebagai berikut: are as follows:

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


168 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Tabel: Rapat Direksi dan Tingkat Kehadiran


Table: BOD Meetings and attendance

Tanggal Rapat | Meeting Date Kehadiran


Nama
No. 3 26 28 23 4 11 20 8 23 4 11 17 24 4 29 Attendance
Name
Mar May May Jun Aug Aug Aug Sept Sept Oct Nov Nov Nov Dec Dec %

Ida Bagus Wirajaya*)


1 Direktur Utama 100%
President Director

I Nyoman Cakra*)
2 100%
Direktur | Director

Muhammad Fakhruddin*)
3 100%
Direktur | Director

Edwin Darmasetiawan
4 - 93%
Direktur | Director

Abdulbar M. Mansoer**)
5 Direktur Utama - 80%
President Director

Jatmiko K. Santosa**)
6 - 80%
Direktur | Director

Ngurah Wirawan**)
7 100%
Direktur | Director

*) Masa jabatan berakhir pada 22 Oktober 2015 | Term of office ended on October 22, 2015
**) Mulai menjabat pada 22 Oktober 2015 | Served since October 22, 2015

Agenda Rapat Agenda for the Meeting


Secara umum, rapat diselenggarakan untuk melakukan Overall, the meetings were held to internally consolidate
konsolidasi internal terutama berkaitan dengan pembahasan mainly relating to discussion of the report presented by the
laporan yang disampaikan oleh Direksi. Agenda yang dibahas Board of Director. The Agenda discussed includes discussion
antara lain meliputi pembahasan tentang kinerja bulanan, on monthly performance, quarterly performance, annual
kinerja kuartalan, kinerja tahunan, penyusunan anggaran, performance, budget preparation, financing, corporate action
pembiayaan, rencana aksi korporasi dan pembahasan tentang plans and discussions pertaining to the progress of the
kemajuan proyek Perseroan. Companys project.

Agenda rapat Direksi pada tahun 2015 adalah sebagai berikut: The Agenda of the Board of Directors Meeting in 2015 are as
follows:
Tabel: Agenda Rapat Direksi
Table: BOD Meeting Agenda

No Tanggal | Date Agenda Rapat | Meeting Agenda


1. 3 Maret Penyelesaian Tanah KPML, Penyelesaian Surat Investor, Tindak Completion of KPML Land, Completion of Investor Papers,
March 3 Lanjut Audit BPK RI, Kerja Sama Club Med, Amendment SW-1, Follow up to BPK RI Audit, Club Med Cooperation, SW-1
Pengembangan SDM Amendment, HR Development

2. 26 Mei Ground Breaking KPML, Anak Perusahaan, Penyelesaian Tanah KPML Groundbreaking, Subsidiaries,
May 26 Enclave Mandalika. Completion of Mandalika Enclave Land.

3. 28 Mei Ground Breaking KPML, Pengembangan Anak Perusahaan, KPML Groundbreaking, Subsidiary Development,
May 28 Penyelesaian Tanah Enclave. Completion of Enclave Land.

4. 23 Juni Pengembangan Destinasi Baru, Pengembangan Pulau New Destination Development, Peninsula Island Development,
June 23 Peninsula, Pendanaan Proyek Mandalika, Master Plan, Mandalika Project Funding, Master Plan, Completion of land in
Penyelesaian lahan di Mandalika, Pembangunan Hotel Lot Mandalika, Development of Hotel Lot S-5, Development of Inna
S-5, Pembangunan Inna Putri Bali di Lot S-3, Pengembangan Putri Bali in Lot S-3, Development of Lampung Zone, others
Kawasan Lampung, lain-lain

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
169
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Tabel: Agenda Rapat Direksi


Table: BOD Meeting Agenda

No Tanggal | Date Agenda Rapat | Meeting Agenda


5. 4 Agustus Rencana Kantor Jakarta, Ground Breaking KPML, Master Plan, Jakarta Office Plan, KPML Groundbreaking, Master Plan, others
August 4 lain-lain

6. 11 Agustus Pendanaan Proyek Mandalika, Master Plan Mandalika, Mandalika Project Planning, Mandalika Master Plan, Hotel
August 11 Pembangunan Hotel di Mandalika, Penyelesaian Lahan di Development in Mandalika, Completion of Land in Mandalika,
Mandalika, Penyimpanan Dokumen Tanah Mandalika, lain-lain. Storage of Mandalika Land Documents, others.

7. 20 Agustus Logo ITDC, Pengembangan Usaha, Pemanfaatan Dana PMN, ITDC Logo, Business Development, Use of PMN Funds, Hotel
August 20 Pembangunan Hotel di Mandalika, Taman Kawasan Nusa Dua, Development in Mandalika, Nusa Dua Zone Park, Promotional
Kegiatan Promosi, lain-lain. Activities, others.

8. 3 September Pembangunan Destinasi Baru, Pembangunan Hotel Club Med, Development of New Destination, Club Med Hotel
September 3 Penyelesaian Lahan di Mandalika, Pemindahan Dokuman Tanah Development, Completion of Land in Mandalika, Transfer of
Mandalika, Penyelesaian Tanah Enclave, lain-lain. Mandalika Land Documents, Completion of Enclave Land,
others.

9. 23 September RKAP, Rencana Kantor Pusat Jakarta, Ground Breaking RKAP, Jakarta Central Office Plan, Mandalika Groundbreaking,
September 23 Mandalika, Master Plan Mandalika, lain-lain. Mandalika Master Plan, others.

10. 4 Oktober Nusa Dua Fiesta, Ground Breaking Mandalika, Pembangunan Nusa Dua Fiesta, Mandalika Ground Breaking, Hotel
October 4 Hotel di Mandalika, Penyelesaian Lahan, Pemindahan Dokumen Development in Mandalika, Land Completion, Transfer of
Tanah Mandalika, Pencabutan PP 33 tahun 2009, Rencana Mandalika Land Documents, Removal of PP33 of 2009, Jakarta
Kantor Pusat Jakarta. Central Office Plan.

11. 11 November Perkenalan dan Arahan Direksi Baru, Ground Breaking New Directors Introduction and Direction, Mandalika
November 11 Mandalika, Pembangunan Hotel Pullman dan Club Med, Groundbreaking, Pullman Hotel and Club Med Development,
Pembangunan SWRO, Solar PV Project, Hotel Lot H-5 SWRO Development, Solar PV Project, Lot H-5 Mandalika Hotel,
Mandalika, Balai Latihan Kerja Pariwisata di Mandalika, Tourism Training Center in Mandalika, Marina Development,
Pembangunan Marina, Penyelesaian Lahan dan Masalah Land Completion and other Legal Issues in Mandalika,
Hukum lainnya di Mandalika, Kajian Ekonomi dan Bisnis Economic Studies and Mandalika Business Master Plan,
Master Plan Mandalika, Legalisasi Pengembangan Mandalika, Legalization of Mandalika Development, Zonal Infrastructure,
Infrastruktur Kawasan, Penyertaan Anak Perusahaan, Shareholding in Subsidiaries, RKAP completion, Asset
Penyelesaian RKAP, Revaluasi Aset, transformasi, Kerja Sama Revaluation, transformation, Lagoon Land Cooperation, 2015
Tanah Lagoon, Investasi 2015, Kantor Pusat Jakarta., lain-lain. Investment, Jakarta Head Office, others.

12. 17 November Persiapan Ground Breaking/Peluncuran KEK Mandalika, KEK Mandalika Groundbreaking/Launching Preparation,
November 17 Tambahan Modal di PT Bali Griya Shanti, PT Peninsula Bali Additional Capital in PT Bali Griya Shanti, PT Peninsula Bali
Resort, PT. GAIN, Berbaikan Sistem Pengelolaan Kawasan, Event Resort, PT GAIN, Zone Management System Improvement,
Musik di Nusa Dua, lain-lain. Music Event in Nusa Dua, others.

13. 24 November PT Putri Gemilang Nusantara, Penghapusan Aset, lain-lain. PT Putri Gemilang Nusantara, Elimination of Assets, others.
November 24

14. 4 Desember Project Director Mandalika dan Deputi Mandalika, Peluncuran Mandalika Project Director and Mandalika Deputy, KEK
December 4 KEK, Logo ITDC, Promosi Mandalika, Tindak Lanjut Arahan Launching, ITDC Logo, Mandalika Promotion, Board of
Dewan Komisaris, Master Plan dan Perda, Tindak Lanjut Temuan Commissioners Follow Up Direction, Master Plan and Regional
BPK RI, Pemilihan PM & SQ Pullman, Penghapusan Piutang, Regulation (Perda), Follow up to BPK RI Audit, Selection of
Penghapusan Aset, Ground Breaking, lain-lain. Pullman PM & SQ, Elimination of Receivables, Elimination of
Assets, Groundbreaking, others.

15. 29 Desember Perencanaan SDM, Penghapusan Aset, Sosialisasi Logo, HR Planning, Elimination of Assets, Logo Dissemination,
December 29 Proyek Mandalika, KEK Mandalika, Master Plan dan Perda, Mandalika Project, Mandalika KEK, Master Plan and Regional
LUDA Mandalika, Tindak Lanjut BPK RI, Material Promosi, Regulation, Mandalika LUDA, Follow up to BPK RI, Promotional
Pembangunan Lot C-1 dan C-4, Tanah Lagoon, Pembangunan Material, Development of Lot C-1 and C-4, Lagoon Land, S-5
S-5, Pengawasan Operasional Di Nusa Dua, lain-lain Development, Operational Supervision in Nusa Dua, others.

Program Pengenalan dan Peningkatan Kompetensi Board of Directors Induction and Competence
Direksi Enhancement Program

Program Pengenalan (Induction Program) Induction Program


Program pengenalan wajib diberikan bagi anggota Direksi An induction program is required for newly-appointed members
yang baru diangkat untuk pertama kalinya dan berasal dari of the Board of Directors that are with the Company for the first
luar Perseroan. Tanggung jawab untuk mengadakan program time and derive from outside the Company. The responsibility
pengenalan Direksi baru berada pada Direktur Utama dan for convening the Board of Directors Induction Program rests

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


170 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

difasilitasi oleh Sekretaris Perusahaan. Program pengenalan with the President Director and is facilitated by the Corporate
meliputi: Secretary. The Induction Program covers:
Pelaksanaan prinsip-prinsip GCG, Implementation of GCG principles,
Gambaran mengenai perusahaan, Information on the Company,
Keterangan berkaitan dengan kewenangan yang Information related to authority that is delegated, internal
didelegasikan, audit internal dan eksternal, sistem dan and external audit, internal control policy and system,
kebijakan pengendalian intern, Tasks and responsibility of the Board of Directors.
Tugas dan tanggung jawab Direksi.

Pada tahun 2015 anggota Direksi yang baru diangkat telah In 2015, the members of the Board of Directors that were
mengikuti program pengenalan perusahaan berupa presentasi recently appointed participated in the induction program in
dalam rapat Direksi dan kunjungan ke lokasi proyek Perseroan the form of presentations conducted in Board of Directors
pada tanggal 27 Oktober 2015. Meetings and visits to the Companys project sites on October
27, 2015.

Program Peningkatan Kompetensi Competency Enhancement Program


Pada tahun 2015 tidak ada program peningkatan kompetensi There were no competency enhancement programs in 2015.
Direksi.

Pedoman Direksi (Board Charter) Board Charter


Sebagai panduan bagi Direksi dalam melaksanakan tugas dan As a guide for the Board of Director to implement it tasks
tanggung jawabnya mengelola Perseroan secara efektif, efisien and responsibilities in managing the Company effectively,
dan dapat dipertanggung jawabkan, Direksi menetapkan efficiently and responsibly, the Board of Directors established
suatu pedoman pelaksanaan kerja (charter) yang disusun a charter that was formulated based on the prevailing rules and
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku regulations as well as the Companys Articles of Association.
serta Anggaran Dasar Perseroan.

Pedoman Direksi mencakup aspek-aspek mengenai: The Board Charter covers the following aspects:
a. Pengangkatan dan pemberhentian Direksi serta masa a. Appointment and dismissal of the Board of Directors as
jabatan. well as the term of office.
b. Struktur dan kedudukan Direksi dalam organisasi. b. Structure and position of the Board of Directors within the
c. Nominasi dan Persyaratan keanggotaan, mencakup organization.
persyaratan hukum, kompetensi dan Independensi. c. Nomination and Requirements for membership, covering
d. Program pengenalan anggota Direksi. legal, competency and independence requirements.
e. Tugas dan tanggung jawab Direksi. d. Induction Program for members of the Board of Directors.
f. Wewenang dan pendelegasian wewenang Direksi. e. Tasks and responsibilities of the Board of Directors.
g. Remunerasi Direksi. f. Board of Directors authority and delegation of Authority.
h. Pendidikan berkelanjutan bagi Direksi. g. Board of Directors Remuneration.
i. Mekanisme dan tata tertib rapat Direksi. h. Continuing education for the Board of Directors.
j. Penyusunan RJPP dan RKAP. i. Mechanism and procedures for the Board of Directors
k. Kode etik dalam pelaksanaan tugas. Meeting.
l. Pertangungjawaban dan pelaporan pelaksanaan tugas. j. Formulation of Companys Long Term Plan (RJPP) and
m. Hubungan Direksi dengan Dewan Komisaris. Work Plan & Budget (RKAP).
n. Evaluasi Kinerja Direksi. k. Ethics Code in implementing tasks.
l. Responsibility and reporting of implemented tasks.
m. Board of Directors relations with the Board of
Commissioners.
n. Board of Directors Performance Evaluation.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
171
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Pedoman Direksi dievaluasi setiap tahun disesuaikan dengan The Board of Directors Charter is evaluated every year to
dinamika perubahan peraturan yang berlaku dan kebutuhan remain relevant with changes to prevailing regulations and the
Perseroan. demands of the Company.

Kebijakan Mengenai Suksesi Direksi Policy on Board of Directors Succession


Suksesi bertujuan menjaga kesinambungan proses kaderisasi Succession is aimed at ensuring continuity in terms of
kepemimpinan di Perseroan. Sebagai Badan Usaha Milik leadership cadre process within the Company. As a State-
Negara (BUMN), Kebijakan mengenai suksesi Direksi mengacu Owned Company, the policy pertaining to the Board of
dan tunduk pada peraturan dan perudang-undangaan sebagai Directors succession is based on and adheres to the rules and
berikut: regulations as follows:
1. Ketentuan pasal 94 ayat (1) jo pasal 105 ayat (1) Undang- 1. Provisions set in article 94 paragraph (1) jo article 105
Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan paragraph (1) Law Number 40 of 2007 on Limited Liability
Terbatas dan pasal 15 ayat (1) Undang-Undang Nomor Company and article 15 paragraph (1) Law Number 19 of
19 Tahun 2003 Tentang Badan Usaha Milik Negara; 2003 on State-Owned Company; that the appointment,
bahwa pengangkatan, dan pemberhentian anggota Direksi and dismissal of members of the Board of Directors is
ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham. determined by the General Meeting of Shareholders.
2. Ketentuan pasal 15 ayat (2) Undang-Undang Nomor 2. Provisions set in article 15 paragraph (2) of Law Number
19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara, 19 of 2003 on State-Owned Company, wherein the SOE
dalam hal Menteri BUMN bertindak selaku RUPS, maka Minister in his capacity as the GMS, then the appointment
pengangkatan dan pemberhentian Direksi ditetapkan oleh and dismissal of the Board of Directors shall be determined
Menteri. by the Minister.
3. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2003 tentang 3. Government Regulation No. 41 of 2003 concerning
Pelimpahan Kedudukan, Tugas dan Kewenangan Menteri Delegation of Position, Duties and Authority of the Minister
Keuangan pada Perusahaan Perseroan (PERSERO), of Finance in the Company (Persero), General Company
Perusahaan Umum (PERUM) dan Perusahaan Jawatan (Perum) and the Bureau Company (PERJAN) to the State
(PERJAN) kepada Menteri Negara Badan Usaha Milik Minister for State Owned Enterprises.
Negara.

Sebagai bagian dari tata kelola, Perseroan telah mengatur As part of corporate governance, the Company has set
mekanisme pengangkatan dan pemberhentian Direksi dalam up appointment and removal of the Board of Directors
Pedoman GCG sebagai berikut: mechanisms in the revised GCG Guidelines as follows:
1. Pengangkatan dan pemberhentian Direksi dilakukan oleh 1. The appointment and dismissal of the Board of Directors
RUPS melalui proses yang transparan. conducted by the GMS through a transparent process.
2. Calon anggota Direksi yang telah dinyatakan lulus uji 2. Candidates for the Board of Directors who have passed
kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) wajib the fit and proper test is required to sign a management
menandatangani kontrak manajemen sebelum ditetapkan contract before the appointment is confirmed as a member
pengangkatannya sebagai anggota Direksi. of the Board of Directors.
3. Mekanisme uji kelayakan dan kepatutan dilakukan 3. The fit and proper test mechanism is conducted in a
secara transparan, profesional, mandiri dan dapat transparent, professional, independent and accountable
dipertanggungjawabkan. manner.
4. Direksi yang telah menyelesaikan masa jabatannya dapat 4. The Board of Directors that have completed their term of
dipertimbangkan untuk diangkat kembali selama 1 (satu) office may be considered to be reappointed for 1 (one) term
kali masa jabatan berdasarkan penilaian kinerja pada based on their performance assessment in the previous
periode sebelumnya. period.
5. Direksi sewaktu-waktu dapat diberhentikan berdasarkan 5. The Board of Directors may at any time be dismissed based
keputusan RUPS dengan menyebutkan alasannya. on the decision of the GMS by stating its reasons.
6. Bagi anggota Direksi yang berhenti sebelum ataupun 6. For members of the Board of Directors that withdrew prior
setelah masa jabatannya berakhir harus menyusun or after their term ends must be accountable for their work
pertanggungjawaban pelaksanaan tugasnya dan and submit this to the Shareholders/GMS for their approval.
menyampaikan kepada Pemegang Saham/RUPS untuk
dimintakan pengesahannya.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


172 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

7. Perjanjian Penunjukan Anggota Direksi (Statement of 7. The Board of Directors Appointment Agreement (Statement
Corporate Intent) ditandatangani oleh anggota Direksi of Corporate Intent) was signed by members of the Board
yang bersangkutan dan kuasa pemegang saham/Pemilik of Directors concerned and the power of the shareholders/
Modal pada saat penunjukan yang bersangkutan sebagai investors at the time of the relevant appointment as
anggota Direksi, yang memuat antara lain: target yang harus member of the Board of Directors, which includes among
dicapai selama masa jabatan, persyaratan penunjukan dan others: targets to be achieved during the tenure, terms of
pemberhentian serta peran dan tanggung jawab. appointment and dismissal and roles and responsibilities.

Hasil Asesmen GCG terkait Dewan Komisaris dan Assessment of the Board of Commissioners and
Direksi Board of Directors
Pada tahun 2015, asesmen GCG terkait Dewan Komisaris dan In 2015, GCG assessment related to the Board of
Direksi yang tercakup dalam asesmen GCG yang dilakukan Commissioners (BOCs) and Directors (BODs) which included
oleh Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Bali menunjukkan in GCG assessment conducted by BPKP Representative Office
bahwa kinerja Dewan Komisaris dan Direksi sudah cukup baik. of Bali showed that the BOCs and BODs performance has been
Hal ini tercermin dari skor asesmen GCG Dewan Komisaris dan quite good reflected in the GCG assessment score of BOCs
Direksi masing-masing sebesar 92,906% (kategori: Sangat and BODs which respectively reached a score of 92.906%
Baik) dan 84,743% (kategori: Baik). (category: Very Good) and 84.743% (category: Good).

Berikut ini adalah tabel yang menampilkan kriteria penilaian The following is a table that displays the GCG assessment
asesmen GCG atas kinerja Dewan Komisaris dan Direksi tahun criteria for the Board of Commissioners and Board of Directors
2015. performance in 2015.

Tabel: Kriteria Asesmen atas Kinerja Dewan Komisaris Tahun 2015


Table: Assessment Criteria on Board of Commissioners Performance in 2015

Kriteria Pencapaian
No.
Criteria Achievement
Dewan Komisaris/Dewan Pengawas melaksanakan program pelatihan/pembelajaran secara berkelanjutan.
1 91,691%
Board of Commissioners/ Board of Trustees performs continuous training/learning programs.

Dewan Komisaris/Dewan Pengawas melakukan pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab secara jelas serta
menetapkan faktor-faktor yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris.
2 97,696%
Board of Commissioners/ Board of Trustees organizes clear assignments, authorities and responsibilities and defines the required
factors to support Board of Commissioners duties.

Dewan Komisaris/Dewan Pengawas memberikan persetujuan atas rancangan RJPP dan RKAP yang disampaikan oleh
Direksi.
3 97,762%
Board of Commissioners/ Board of Trustees gives approval upon the establishment of RJPP and RKAPsubmitted by Board of
Directors.

Dewan Komisaris/Dewan Pengawas memberikan arahan terhadap Direksi atas implementasi rencana dan kebijakan
perusahaan.
4 96,560%
Board of Commissioners/ Board of Trustees gives directions to Board of Directors on the implementation of Companys plan and
policies.

Dewan Komisaris/Dewan Pengawas mengawasi kepatuhan Direksi terhadap implementasi rencana dan kebijakan
perusahaan
5 95,076%
Board of Commissioners/ Board of Trustees performs supervision to Board of Directors compliance on the implementation of
plans and policies.

Dewan Komisaris/Dewan Pengawas melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan pengelolaan Anak
Perusahaan/Perusahaan Patungan.
6 100,000%
Board of Commissioners/ Board of Trustees performs supervision on the management policies of Subsidiaries/Joint Venture
Companies.

Dewan Komisaris/Dewan Pengawas berperan dalam pencalonan Anggota Direksi, menilai kinerja Direksi (individu dan
kolegial) dan mengusulkan tantiem/insentif kinerja sesuai ketentuan yang berlaku dan mempertimbangkan kinerja
Direksi.
7 90,070%
Board of Commissioners/ Board of Trustees is involved in the nomination of the members of Board of Directors, evaluating
performance (individual and collegial) and proposes tantiem/incentive of performance in accordance with the prevailing
conditions and to consider the performance of Board of Directors.

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
173
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

Tabel: Kriteria Asesmen atas Kinerja Dewan Komisaris Tahun 2015


Table: Assessment Criteria on Board of Commissioners Performance in 2015

Kriteria Pencapaian
No.
Criteria Achievement
Dewan Komisaris/Dewan Pengawas melakukan tindakan terhadap potensi benturan kepentingan yang menyangkut
8 dirinya. 83,363%
Board of Commissioners/ Board of Trustees performs measurements against the potential of conflict of interests of themselves.

Dewan Komisaris/Dewan Pengawas memantau dan memastikan bahwa praktik Tata Kelola Perusahaan yang Baik telah
diterapkan secara efektif dan berkelanjutan.
9 75,045%
Board of Commissioners/ Board of Trustees monitors and ensures that Good Corporate Governance principles are in practice
effectively and continuously.

Dewan Komisaris/Dewan Pengawas menyelenggarakan rapat Dewan Komisaris yang efektif dan menghadiri rapat Dewan
Komisaris sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
10 81,751%
Board of Commissioners/ Board of Trustees organizes an effective meeting of Board of Commissioners and attends the meeting in
accordance with the prevailing laws and regulations.

Dewan Komisaris/Dewan Pengawas memiliki Sekretaris Dewan Komisaris untuk mendukung tugas kesekretariatan Dewan
Komisaris.
11 78,018%
Board of Commissioners/ Board of Trustees has Secretary of Board of Commissioners to support the secretarial duties of Board of
Commissioners.

Dewan Komisaris/Dewan Pengawas memiliki Komite Dewan Komisaris yang efektif.


12 98,318%
Board of Commissioners/ Board of Trustees has the effective Committees.

Jumlah | Total 92,906%

Tabel: Kriteria Asesmen atas Kinerja Direksi Tahun 2015


Table: Assessment Criteria on Board of Directors Performance in 2015

Kriteria Pencapaian
No.
Criteria Achievement
Direksi melaksanakan program pelatihan/pembelajaran secara berkelanjutan.
1 71,442%
Board of Directors performs continuous training/learning programs.

Direksi melakukan pembagian tugas/fungsi, wewenang dan tanggung jawab secara jelas.
2 77,076%
Board of Directors organizes clear assignments/functions, authorities and responsibilities.

Direksi menyusun perencanaan perusahaan.


3 88,081%
Board of Directors prepares corporate planning.

Direksi berperan dalam pemenuhan target kinerja perusahaan.


4 81,432%
Board of Directors plays its role in achieving companys performance targets.

Direksi melaksanakan pengendalian operasional dan keuangan terhadap implementasi rencana dan kebijakan perusahaan.
5 Board of Directors performs operational and financial control on the implementation of 67,881%
Companys plan and policies.

Direksi melaksanakan pengurusan perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan


yang berlaku dan anggaran dasar.
6 89,974%
Board of Directors performs the management of the company in accordance with the prevailing laws and
regulations and the articles of association.

Direksi melakukan hubungan yang bernilai tambah bagi perusahaan dan pemangku kepentingan.
7 94,618%
Board of Directors performs value-added relationships for companies and stakeholders

Direksi memonitor dan mengelola potensi benturan kepentingan anggota Direksi dan manajemen di bawah Direksi.
8 Board of Directors monitors and manages potential conflict of interest of the members of Board 100,000%
of Directors and the management under the Board of Directors.

Direksi memastikan perusahaan melaksanakan keterbukaan informasi dan komunikasi sesuai peraturan perundang-
undangan yang berlaku dan penyampaian informasi kepada Dewan Komisaris dan Pemegang Saham tepat waktu.
9 94,307%
Board of Directors ensures company to implement the disclosure of information and to perform communication according to the
prevailing laws and regulations and also to deliver information to Board of Commissioners and Shareholders timely.

Direksi menyelenggarakan rapat Direksi dan menghadiri Rapat Dewan Komisaris/Dewan Pengawas sesuai dengan
ketentuan perundang-undangan.
10 80,013%
Board of Directors performs Board of Directors meetings and attends the meeting of the Board
of Commissioners/Board of Trustees in accordance with the prevailing laws and regulations.

Direksi wajib menyelenggarakan pengawasan intern yang berkualitas dan efektif


11 83,869%
Board of Directors performs a highly-qualified and effective internal control.

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


174 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

Tabel: Kriteria Asesmen atas Kinerja Direksi Tahun 2015


Table: Assessment Criteria on Board of Directors Performance in 2015

Kriteria Pencapaian
No.
Criteria Achievement
Direksi menyelenggarakan fungsi sekretaris Perusahaan yang berkualitas dan efektif.
12 95,733%
Board of Directors performs a highly-qualified and effective Corporate secretary function.

Direksi menyelenggarakan RUPS Tahunan dan RUPS lainnya sesuai peraturan perundang-undangan.
13 Board of Directors organizes Annual General Meeting of Shareholders (GMS) and other GMS 79,822%
in accordance with the prevailing laws and regulations.

Jumlah | Total 84,743%

Evaluasi Key Performance Indicators (KPI) Evaluation of Key Performance Indicators (KPI)
Pada tanggal 30 Januari 2015, Direksi telah menandatangani On January 30, 2015, the Board of Directors signed a
Kontrak Manajemen dengan kuasa pemegang saham Management Contract with representatives of the Companys
Perseroan yang berisi indikator, pembobotan serta target shareholders that contains indicators, weighting as well as
kuantitatif Key Performance Indicators (KPI) perusahaan untuk quantitative Key Performance Indicators (KPI) targets for 2015.
tahun 2015. Aspek-aspek yang menjadi target pencapaian Aspects that serve as the performance achievement target are
kinerja adalah sebagai berikut: as follows:
A. Keuangan dan Pasar A. Finance and Markets
B. Fokus Pelanggan B. Customer Focus
C. Efektivitas Produk dan Proses C. Product and Process Effectiveness
D. Fokus Tenaga Kerja D. Manpower Focus
E. Kepemimpinan, Tata Kelola dan Tanggung Jawab E. Leadership, Governance and Social Responsibility
Kemasyarakatan

Hasil pencapaian KPI Perusahaan tahun 2015 adalah sebagai The Companys KPI results in 2015 are as follows:
berikut:

A. Keuangan dan Pasar A. Finance and Market

Realisasi Bobot Skor KPI


Indikator | Indicator Target %
Realization % Weight KPI Score
1. EBITDA Terhadap Revenue | EBITDA to revenue 54,29 61,14 9 10,14

2. CAPEX (Program Investasi)

Program | Program 100,00 80,36 4 3,20

Fisik | Physical 75,00 20,00 4 1,07

3 Penandatanganan LUDA | LUDA Signing 6,00 - 9 -

Total Bobot Keuangan dan Pasar | Total Finance and Market Weighting 14,41

B. Fokus Pelanggan B. Customer Focus

Realisasi Bobot Skor KPI


Indikator | Indicator Target
Realization Weight KPI Score
1. Tingkat Kepuasan Pelanggan 85,00% 78,73% 10 9,22
Customer Satisfaction Level

2. Sertifikasi THK | THK Certification Emerald Super Platinum 10 12,00

Total Bobot Fokus Pelanggan | Total Customer Focus Weighting 21,22

INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC)


2015 Annual Report
175
PROFIL PERUSAHAAN LAPORAN MANAJEMEN PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Company Profile Management Report MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

TATA KELOLA PERUSAHAAN


Corporate Governance

C. Fokus Efektivitas Produk dan Proses C. Product and Process Effectiveness Focus

Realisasi Bobot Skor KPI


Indikator | Indicator Target %
Realization % Weight KPI Score
1. Master Plan KPML TW II | Master Plan KPML TW II 100,00 100 11 11,00

Penyelesaian Kerja Sama Kolaborasi Lahan


Lagoon TW II
2. 100,00 90 11 9,90
Completion of Cooperative Collaboration Q2 Lagoon
Land

Total Bobot Fokus Efektivitas Produk dan Proses | Total Product and Process Effectiveness Weighting 20,90

D. Perbaikan Tenaga Kerja D. Manpower Focus

Realisasi Bobot Skor KPI


Indikator | Indicator Target
Realization Weight KPI Score
Produktivitas Pegawai (Rp juta)
1. 819 1.671,26 8 9,60
Employee Productivity (Rp million)

Transformasi Organisasi
2. 50,00% 25,00% 8 4,00
Organizational Transformation

Total Bobot Perbaikan Tenaga Kerja | Total Manpower Focus Weighting 13,60

E. Kepemimpinan, Tata Kelola dan Tanggung Jawab E. Leadership, Governance and Social Responsibility
Kemasyarakatan

Realisasi Bobot Skor KPI


Indikator | Indicator Target
Realization Weight KPI Score
1. Skor GCG | GCG Score 90 82,47 6 5,50

2. Skor PKPU | PKPU Score 407 402 6 5,93

3. ISO 9001 TW IV | ISO 9001 Q4 100,00% 83,00% 4 3,32

Total Bobot Kepemimpinan, Tata Kelola dan Tanggung Jawab Kemasyarakatan


14,75
Total Leadership, Governance, and Social Responsibility Weighting

Secara keseluruhan, pencapaian target-target KPI Perusahaan Overall, the Companys KPI targets in 2015 achieved a Total KPI
tahun 2015 mencapai Total Skor KPI (TSK) sebesar 84,88% Score amounting to 84,88% that falls under the B4 class with
yang berada dalam kelas B4 dengan Kualitas Cukup. Sufficient Quality.

Indikator Skor Kpi


1. Keuangan dan Pasar | Finance and Market 14,41

2. Fokus Pelanggan | Customer Focus 21,22

3. Efektivitas Produk dan Proses | Product and Process Effectiveness 20,90

4. Fokus Tenaga Kerja | Manpower Focus 13,60

5. Kepemimpinan, Tata Kelola dan Tanggung Jawab Kemasyarakatan 14,75


Leadership, Governance and Social Responsibility

Total 84,88

Pemegang Saham Utama dan Pengendali Major and Controlling Shareholder


Perseroan bukan perusahaan terbuka sehingga tidak ada The Company is not a publicly-listed company so there none of
kepemilikan saham oleh masyarakat, anggota Direksi, ataupun its shares are owned by the public, the members of the Board

PT PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO)


176 Laporan Tahunan 2015
TATA KELOLA PERUSAHAAN PENGEMBANGAN SOSIAL & DATA PERUSAHAAN
Corporate Governance KEMASYARAKATAN Corporate Data
Social and Community Development

anggota Dewan Komisaris. Seluruh saham Perseroan (100%) of Directors, or members of the Board of Commissioners. All
dimiliki oleh Negara Republik Indonesia. of the Companys shares are owned (100%) by the Republic
of Indonesia.

Kebijakan Remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Board of Commissioners and Board of Directors
Direksi Remuneration Policy
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi merujuk pada The Board of Commissioners and Board of Directors
Peraturan Menteri BUMN Nomor: PER-04/MBU/2014 tanggal Remuneration refer to the SOE Minister Regulation Number:
10 Maret 2014 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan PER-04/MBU/2014 dated March 10, 2014 on Guidelines
Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Badan Usaha for Determining the Board of Directors, the Board of
Milik Negara. Commissioners and the Supervisory Board of State-Owned
Enterprises.

Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Determination for the Board of Commissioners and Board
Tahun Buku 2015 of Directors Remuneration for 2015
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) General Meeting of Shareholders (GMS) Decision to Endorse
Pengesahan Laporan Tahunan Tahun Buku 2014 tanggal 13 Mei the FY 2014 Annual Report dated May 13, 2015 in point 4 states
2015 pada butir 4 menyatakan bahwa penetapan pemberian that determination to provide tantiem/performance incentives
tantiem/insentif kinerja kepada Direksi dan Dewan Komisaris to the Board of Directors and the Board of Commissioners for
atas kinerja Tahun Buku 2014, dan penetapan remunerasi FY 2014 performance, and the determination of the Board of
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan Tahun 2015 akan Directors and Board of Commissioners remuneration for 2015
ditetapkan dengan keputusan tersendiri. will be determined through a separate decision.

Sebagai tindak lanjut, Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Subsequently, the Deputy for Energy, Logistics, Zone and
Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN selaku pemegang Tourism Business of the SOE Ministry as the holder of the
surat kuasa Menteri BUMN selaku RUPS PT Pengembangan power of attorney of the SOE Minister as the GMS of PT
Pariwisata Indonesia (Persero) melalui Surat Nomor: S-06/ Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) through Letter
D2.MBU/06/2015 Tentang Penetapan Gaji/Honorarium, Number: S-06/D2.MBU/06/2015 on Determining Salary/
Tunjangan, dan Fasilitas untuk Tahun 2015 serta Tantiem atas Honorarium, Allowances, and Facilities for 2015 as well as the
Kinerja Tahun Buku 2014, menyetujui penetapan penghasilan Performance Bonus for Financial Year 2014, approved setting
Direksi dan Dewan Komisaris tahun 2015 serta tantiem atas the Board of Directors and Board of Commissioners 2015
kinerja tahun buku 2014 sebagai berikut: earnings as well as performance bonus for FY 2014 as follows:
1. Gaji Direktur Utama ditetapkan sebesar Rp70.000.000 1. The President Directors salary is determined to amount
(tujuh puluh juta rupiah) per bulan, sedangkan gaji Direktur to Rp70,000,000 (seventy million rupiah) per month,
ditetapkan sebesar 90% dari gaji Direktur Utama, berlaku while the Directors salary is set at 90% of the President
efektif sejak tanggal 1 Januari 2015. Directors salary, which takes effect from January 1, 2015.
2. Honorarium Komisaris Utama ditetapkan sebesar 45% 2. The President Commissioners Honorarium is set at 45%
dari gaji Direktur Utama, sedangkan honorarium Komisaris of the President Directors salary, while the Commissioners
ditetapkan sebesar 90% dari honorarium Komisaris Utama. honorarium is set at 90% of the President Commissioners
3. Tunjangan dan/atau fasilitas bagi Direksi dan Dewan honorarium.
Komisaris diberikan dengan mengacu pada PER-04/ 3. The Board of Directors and Board of Commissioners benefits
MBU/2014 tanggal 10 Maret 2014. and/or facilities are granted with reference to Regulaton
4. Total tantiem untuk Direksi dan Dewan Komisaris tahun Number: PER-04/MBU/2014 dated March 10, 2014.
buku 2014 ditetapkan sebesar Rp1.600.000.000 (satu 4. Total bonus (tantiem) provided to the Board of Directors
miliar enam ratus juta rupiah) dipotong pajak penghasilan and Board of Commissioners for FY 2014 i