Anda di halaman 1dari 7

R

A
N
Nike
Nike adalah perusahaan multinasional yang berkecimpung dalam bidang desain,
pengembangan, dan produksi peralatan olahraga di banyak Negara. Nike
memiliki markas di Oregon, Amerika. Nike didirikan pertama kali pada Januari
1964 oleh Bill Bowerman dan Phil Knight. Sekarang Nike memiliki 900 pabrik
kontraktor, dnegan 1 juta pekerja di segala penjuru dunia dan Nike telah
mendesain 500.000 jenis produk olahraga yang berbeda sejak Nike pertama kali
didirikan.

(Gambar 1) Bill Bowerman dan Phil Knight (kiri ke kanan) adalah dua orang yang pertama kali mendirikan Nike pada tahun
1964.

Core Bisnis
Nike menyediakan berbagai jenis produk olahraga untuk berbagai macam jenis
olahraga. Mulai dari sepatu, jersey, raket, bola, celana, jaket, tongkat golf dan
lain-lain. Jenis olahraga yang disupport oleh Nike adalah lari, peralatan latihan
gym, basket, football, sepakbola, baseball, golf, skateboarding, tennigs, lacrosse,
track & field, dan surfing. Belakangan ini Nike juga menyediakan layanan
pembuatan sepatu yang bisa dicustom oleh pelanggan secara langsung.

(Gambar 2) Nike menyediakan layanan desain custom sehingga pelanggan bisa turut serta secara langsung dalam pembuatan
sepatu favorit mereka
Struktur Organisasi
Struktur organisasi Nike memfasilitasi perusahaan sehingga Nike memiliki
keunggulan dalam strategi bisnis dalam setiap bagian regional. Karakteristik dari
struktur organisasi ini memberikan fleksibilitas bagi Nike untuk menangani
permasalahan selera pasar untuk sepatu, apparel, dan peralatan olahraga untuk
setiap pasar regional.
Nike memiliki struktur organisasi yang terbagi secara geografik. Struktur ini
berdasarkan kebutuhan perusahaan untuk pasar global dan pasar regional.
Berikut adalah pembagian pimpinan eksekutif yang ada dalam perusahaan Nike:
1. Global corporate leadership
2. Semi-autonomous geographic divisions
3. Global divisions for converse and brand licensing

Global Corporate Leadership


Global corporate leadership adalah pimpinan-pimpinan eksekutif yang bermarkas
di kantor utama Nike di Oregon, USA. Keputusan dari pimpinan eksekutif utama
inilah yang akan mempengaruhi keputusan untuk cabang Nike pada setiap
regional nya. Sebagai contoh, apabila markas besar Nike memutuskan untuk
melakukan campaign sepatu seri baru X maka kantor cabang Nike di setiap
regional nya juga akan melakukan campaign berdasarkan keputusan yang dibuat
oleh kantor psuat di Oregon.
Berikut adalah jajaran eksekutif utama Nike:

PHILIP H. KNIGHT: CHAIRMAN EMERITUS

MARK PARKER: CHAIRMAN, PRESIDENT AND CEO, NIKE, INC.

TREVOR EDWARDS: PRESIDENT, NIKE BRAND


ANDY CAMPION: EVP, CHIEF FINANCIAL OFFICER

DAVID AYRE: EVP, GLOBAL HUMAN RESOURCES

MICHAEL SPILLANE: PRESIDENT, PRODUCT & MERCHANDISING

HILARY KRANE: EVP, CHIEF ADMINISTRATIVE OFFICER & GENERAL


COUNSEL

JOHN SLUSHER: EVP, GLOBAL SPORTS MARKETING


ERIC SPRUNK: CHIEF OPERATING OFFICER

Semi-Autonomous Geographic Divisions


Di Nike kegiatan operasional perusahaan dibagi menjadi segmen-segmen
berdasarkan pasar regional. Setiap manager bagian regional akan mengoptimasi
kegiatan operational sehingga pasar pada bagian regional itu dapat bekerja
sebaik mungkin berdasarkan selera pasar pada regional tersebut. Pembagian
regional pada Nike dibagi menjadi berikut:
1. Amerika Utara
2. Eropa Barat
3. Eropa Timur dan Tengah
4. China
5. Jepang
6. Emerging Markets

Global Divisions For Converse And Brand Licensing


Pada divisi global Nike dibagi menjadi 2 divisi berbeda berdasarkan lisensi
produknya, yaitu untuk produk Converse dan Nike

Proses Bisnis Nike

(Gambar 3) Proses bisnis Nike digambarkan secara umum

Proses bisnis Nike dibagi menjadi 7 proses, yaitu:


1. Plan
Nike akan melakukan forecasting berdasarkan trend pasar saat itu,
kemudian Nike akan merencankan wilayah mana saja produk tersebut
akan didistribusikan. Perencanaan lainnya yang dilakukan adalah
perencanaan strategi pemasaran dan manajemen resiko.
2. Design
Pendesainan apparel olahraga yang akan dibuat. Desain yang dibuat
kemudian akan dikirimkan ke pabrik kontraktor yang memiliki hubungan
kerja sama dengan Nike.
3. Make
Nike memiliki 900 kontraktor pabrik untuk berbagai macam apparel
olahraga Nike. Di pabrik-pabrik inilah desain yang telah dibuat akan
diproduksi. Produk Nike akan melewati proses seleksi yang sangat ketat
untuk memenuhi standar produksi Nike. Hanya produk yang lulus standar
produksi yang akan keluar dari pabrik untuk kemudian didistribusikan ke
retailer-retailer resmi Nike.
4. Move
Produk akhir akan didistribusikan ke retailer-retailer yang telah melakukan
pemesanan sebelumnya
5. Sell
Produk Nike kemudian dijual oleh retailer-retailer Nike
6. Use
Produk dibeli oleh pelanggan
7. Reuse
Nike akan membeli sepatu-sepatu bekas Nike untuk dilakukan daur ulang
material

Supply Chain Nike


1. Product Development
Nike melakukan planning dan desain untuk membuat produk yang akan
diproduksi dan dipasarkan nantinya. Produk yang dikembangkan
berdasarkan teknologi terbaru dan berdasarkan trend selera pasar saat
itu.
2. Manufacturing and Assembly
Nike memiliki 900 perusahaan kontraktor dimana seluruh produk Nike
diproduksi dan disassembly. Setelah produk didesain maka ke-900
kontraktor inilah yang akan melakukan produksi
3. Marketing
Produk yang selesai diproduksi kemudian akan didistribusikan ke retailer-
retailer Nike. Baik melalui Nike official store, took online, ataupun mall dan
took sepatu lainnya

(Gambar 4) Supply chain Nike dari proses produksi hingga penjualan


(Gambar 5) Supply chain Nike berdasarkan alur distribusinya

Pada gambar 5 digambarkan bagaimana jalannya pasokan material yang


digunakan untuk produksi mulai dari pemasok tingkat 3 (raw material)
pemasok tingkat 2 (semi assembled) pemasok tingkat 3 (finished produk)
distribusi oleh Nike distributor retailer pelanggan.