PERHITUNGAN
Data Beton
= 25
= 240
1 = 170
2 = 120
= 2900
Data Baja
= 200 = 8
= 200 = 12
= 6353 2 = 13
= 245 = 472000 3
= 400 = 49,9 /
= 200000
DIV TPPG JURUSAN TEKNIK SIPIL POLBAN 2016 1
PERHITUNGAN
PERHITUNGAN
1. Menentukan lebar efektif pelat beton:
Kondisi interior
2900
= = 725
4 4
5230 + 800
0 = = 2965
2
Keterangan: nilai 5230 mm adalah jarak antar balok baja sisi tangga, dan
700 mm adalah adalah jarak antar balok baja sisi pelat lantai
Kondisi eksterior
2900
= + 100 = 362,5
8 8
5230
0 = = 2615
2
Dengan demikian, = 362,5
2. Kriteria penampang
1) Pelat badan (web)
2 2 200 2(12) 2(13)
= = = 18,75
8
200000
3,76 = 3,76 = 107,429
245
3,76
Dengan demikian, termasuk penampang kompak, sehingga kapasitas
momen penampang dianalisa dengan distribusi tegangan plastis.
2) Pelat sayap (flens)
200
= = 8,333
2 2(12)
DIV TPPG JURUSAN TEKNIK SIPIL POLBAN 2016 2
PERHITUNGAN
200000
0,38 = 0,38 = 10,857
245
0,38
2
Dengan demikian, termasuk penampang kompak, sehingga kapasitas
momen penampang dianalisa dengan distribusi tegangan plastis.
Momen positif ( = , ) dengan tumpuan sendi
Kondisi interior ( = 725 )
Tebal beton,
1 + 2 170 + 120
= = = 145
2 2
Luas pelat beton efektif,
= = 725 145 = 105125 2
Gaya tekan maksimal pelat beton
= 0,85 = 0,85 25 105125 = 2233906,25
Gaya tarik maksimal profil baja,
= = 6353 245 = 1556448
Karena nilai > maka garis netral jatuh di pelat beton.
Gaya-gaya yang bekerja (Gambar x)
= 0,85
=
DIV TPPG JURUSAN TEKNIK SIPIL POLBAN 2016 3
PERHITUNGAN
Syarat keseimbangan:
H = 0
=
0,85 =
Dari persamaan diatas, maka untuk menentukan nilai yaitu,
6353 245
= = = 101,029
0,85 0,85 25 725
Maka, garis netral adalah
101,029
= = = 118,858
0,85 0,85
Sehingga, besarnya gaya-gaya yang bekerja sesuai Gambar x adalah sebagai
berikut:
= 0,85 = 0,85 25 725 101,029 = 1556484
= = 6353 245 = 1556484
Jarak ke
101,029 200
1 = + = 145 + = 194,485
2 2 2 2
Nilai momen positif
( ) = 0
= 1 = 1556484 194,485 = 302713411
= 302,713
() = 254,525
Kondisi eksterior ( = , )
Luas pelat beton efektif,
= 2 = 362,5 170 = 61625 2
Gaya tekan maksimal pelat beton
= 0,85 = 0,85 25 61625 = 1309531,25
Gaya tarik maksimal profil baja,
= = 6353 245 = 1556448
DIV TPPG JURUSAN TEKNIK SIPIL POLBAN 2016 4
PERHITUNGAN
Nilai < , dengan demikian garis netral plastis jatuh pada profil
baja (Gambar x dengan asumsi letak garis netral berada di bagian badan/web
profil baja).
GAMBAR SALAH
Syarat keseimbangan:
H = 0
=
+ =
+ ( ) =
+ = 2
Dari persamaan diatas, maka nilai gaya tarik pada baja yaitu
+ 1309531,25 + 1556448
= = = 1433008,13
2 2
Nilai haya tekan pada baja
= = 1556448 1433008,13 = 123476,875
Menentukan letak garis batas profil baja mengalami tekan
123476,875
= = 200 = 15,866
1556448
Keterangan: jarak diukur dari bagian flens atas
Nilai > maka PNA berada di bagian badan/web
DIV TPPG JURUSAN TEKNIK SIPIL POLBAN 2016 5
PERHITUNGAN
Letak garis netral
= 2 + = 170 + 15,866 = 185,866
Menentukan titik berat gaya dan
Gaya pada sayap/flens
= = = 200 12 245 = 588000
Gaya pada badan/web
= ( ) = 8 (15,866 12) 245 = 7577,592
= ( ) = 8 (200 15,866 12) 245
= 337382,408
Titik berat gaya
2 + ( + 2 )
=
+
12 15,866 12
588000 2 + 7577,592 (12 + )
= 2
588000 + 7577,592
= 10,533
Keterangan: jarak diukur dari bagian flens atas
Titik berat gaya
( + ) + (
2 2)
=
+
200 15,866 12 12
337382,408 (15,866 + ) + 588000 (200
= 2 2)
337382,408 + 588000
= 160,434
Keterangan: jarak diukur dari bagian flens atas
Menentukan jarak ke atau 1 dan jarak ke atau 2 :
1 = = 160,434 10,533 = 149,9
2 170
2 = + = + 160,434 = 245,434
2 2
DIV TPPG JURUSAN TEKNIK SIPIL POLBAN 2016 6
PERHITUNGAN
Nilai momen positif
( ) = 0
= 2 + 1
= (1309531,25 245,434) + (123476,875 149,9)
= 400522915 = 400,523
() = 254,525
DIV TPPG JURUSAN TEKNIK SIPIL POLBAN 2016 7