Anda di halaman 1dari 2

Kriteria dan standar dalam rencana keperawatan keluarga

No Criteria Standar
1. Pengetahuan - Keluarga mampu menyatakan pengertian masalah
kesehatan secara umum
- Keluarga mampu menyebutkan jenis makanan yang
dapat menurunkan hippertensi dan juga menigkatkan
tekanan darah
- Keluarga dapat menyebutkan akibat jika tekanan
darah tidak dikonntrol secara rutin
- Keluarga mampu melakukan pemeriksaan tekanan
darah sendiri
2. Sikap/ afektif - Keluarga mampu memutuskan untuk membuat rencaa
control setiap 2 minggu sekalui ke puskesmas
- Keluarga mampu membuat rencana utuk membeli
tensi sendiri
3. Psikomotor - Keluarga menyediakanjenis makanan yang dapat
mengurangi darah tinggi
- Kleuarga dapat mengolah makanan yang mengurangi
darah tinggi
- Keluarga mampu melakukan pengukuran tekanan
darah sendiri

Hal-hal yag harus diperhatikan dalam membuat standart adalah :

- Berfokuslah pada keluarga, outcomes harus ditujukan pada keadaan keluarga apa yang harus
dilakukan keluarga, kapan, dan sejauh mana tinnndakan akan dilaksanakan
- Singkat dan jelas, untuk memudahkan perawat dalam mengidentifikasi tujuan dan rencana.
Perawat harus menghindari kata-kata yang terlalu panjang dan bermakna ganda
- Dapat diobservasi dann diukur, tanpa hasil yang didapat diukur proses keperwatan tidak dapat
terselesaikan.

Perawat harus menghidari penggunaan istilah memahami dan mengerti, karena istilah tersebut sulit
untuk diukur.

Contoh : keluarga dapat mendemonstrasikan teknik injesi insulin dengan benar

- Realistic, ini harus disesuaikan dengan sarana dan prasarana yang tersedia dirumah. Misalnya
keluarga dapat merawat luka tiga kali sehari, kenyataanya keluarga jarang dirumah karena
bekerja sehingga lebih pas kalau dua kali sehari
- Ditentukan oleh perawat dan keluarga, mulai pengkajian perawat harusnya melibatkan keluarga
dalam intervensi
Intervensi keperawatan

Saat metyusunn renncana itervensi sebaikya perawat harus melibatkan keluarga secara aktif untuk
memudahkan pelaksanaan tindakan dan ini merupakan salah satu cara untuk menghormati dan
menghargai keluarga. Efektifitas yang akan diperoleh perawat, yaitu ada efek positif terhadap interaksi
dengann keluarga karena keluarga tidak menentang, karena selalu dilibatkan sebelumnya dann akhirnya
cendrung bertanggung jawab.

Tindakan keperawatan keluarga berdasarkan kewenangan dan tanggung jawab perawat secara
professional adalah :

a. Independent
Adalah suatu kegiatan yag dilaksanaka oleh perawat sesuai dengan kompetensi perawat
tanpa petunjuk dan peritah dari tenaga kesehatan lainnya :
- Mengkaji klien dan keluarga melalui riwayat keperawatan dan pemeriksaan fisik unntuk
mengetahui status kesehatan klien.
- Merumuskan diagnose keperawatan
- Melaksanakan tindakan pengukuran
- Merujuk kepada tenaga kesehatann lain
- Mengevaluasi respon klien
- Partisipasi dengan tenaga kesehata lainnya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan

Tipe tindakan independent keperawatan dapat