CARA LQ
Pengertian, Rumus dan Contoh Metode Analisis Location
Quotient (LQ)
Oktober 17, 2016
Pengertian, Rumus dan Contoh Metode Analisis Location Quotient (LQ)
Pengertian Analisis Location Quotient
Analisis Location Quotient digunakan untuk menunjukkan besar kecilnya
peranan sektor perekonomian suatu region dengan membandingkan sektor yang
sama pada wilayah yang lebih besar. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi
sektor ekonomi potensial yang menjadi unggulan yang dapat dikembangkan pada
suatu wilayah dan dipergunakan untuk mengidentifikasi keunggulan komparatif
(comparative advantage) suatu wilayah.
Penelitian ini menggunakan metode yang mengacu pada formulasi
yang dikemukakan oleh Arsyad (1999).
Rumus Analisis Location Quotient
LQ = (Si / Ni ) / (S / N)
Keterangan :
Si = produksi jenis komoditas ke-i pada Kecamatan
Ni = produksi total perikanan budidaya Kecamatan
S = produksi jenis komoditas ke-i Kabupaten
N = produksi total perikanan budidaya Kabupaten
LQ > 1 berarti laju pertumbuhan sektor (i) didaerah tersebut lebih besar
dibanding dengan laju pertumbuhan sector yang sama dalam perekonomian
daerah.
LQ = 1 maka laju pertumbuhan sektor (i) didaerah tersebut sama dengan laju
pertumbuhan sektor yang sama dalam perekonomian daerah.
LQ < 1 maka sektor tersebut bukan merupakan sektor unggulan didaerah dan
tidak berpotensi untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi daerah.
Contoh soal Analisis Location Quotient (LQ)
Tabel diatas itu berbeda, untuk menghitung LQ nya ikuti langkah-langkah berikut :
Saya akan megambil sektor pertanian karena dianggap sektor unggulan dari tahun ke
tahunnya.
Diketahui :
Si(pertanian) = 10.655,48
Ni(pertanian) = 27.711,25
S(pertanian) = 304.736,70
N(pertanian)= 2.313.838,00
ditanya : Nilai LQ ?
Rumus : (Si / Ni) / (S/N)
LQ =(10.655,48 / 27.711,25) / (304.736,70 / 2.313.838,00)
LQ = 0,38 / 0,131
LQ = 2,9
Kesimpulannya:
LQ > 1 Maka sektor pertanian merupakan sektor potensial bagi daerah
tersebut. berarti laju pertumbuhan sektor (i) didaerah tersebut lebih besar dibanding
dengan laju pertumbuhan sector yang sama dalam perekonomian daerah.