Anda di halaman 1dari 12

LABORATORIUM TEKNIK KIMIA Nama : Naufaldy Wira P

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI NPM/Semester :1531010106


UPN VETERAN JAWATIMUR Romb/Grup :X/B
NPM/TemanPraktek :1531010130/
Praktikum : PemrogamanKomputer Churotul Uyun
Percobaan : Matrix Dan Plot
Tanggal : 3Desember 2015
Pembimbing : Ir. AtikWidiati, MT LAPORAN RESMI

Soal :
1. Apa yang saudara ketahui tentang Matrix? Berikan pula penjelasan kegunaan
Matrix dalam MATLAB !.
2. Buatlah program Matrix dengan ketentuan sebagai berikut :

Hitung
a) A x B
b) Transpose (A)
c) Transpose (B)
d) Transpose (A) x B
3. Apa yang saudara ketahui tentang Statement Plot? Bagaimana cara membuat
plot 2 dimensi dan 3 dimensi dalam MATLAB? Sertakan pula contoh script nya!
4. Buatlah program dengan menghitung daya yang dibangkitkan oleh angin dengan
Hasil Run :

Petunjuk :
o P1=(1/12)*v.^3*d1^2;
o P2=(1/12)*v.^3*d2^2;
o P3=(1/12)*v.^3*d3^2;
o plot(v,P1,'*',v,P2,'-',v,P3,'--')
o dengan batas v : v=0:0.1:10; d1,d2,d3,adalah input variabel bebas.

1
Jawaban :
1. Penjelasan Matrix dan kegunaan Matrix dalam Matlab:

Penjelasan Matriks :
Matriks dapat diasumsikan bahwa di dalam matlab setiap data akan
disimpan dalam bentuk matriks. Dalam membuat suatu data matriks pada
matlab, setiap isi data harus dimulai dari kurung siku [ dan diakhiri dengan
kurung siku tutup ]. Untuk membuat variable dengan data yang terdiri
beberapa baris, gunakan tanda titik koma (;) untuk memisahkan data tiap
barisnya. Contoh pembuatan data matriks pada matlab:
>>Data Matriks = [1 2 3;4 5 6]
Data Matriks =
123
456
Kegunaan Matriks dalam Matlab :
Matlab menyediakan beberapa fungsi yang dapat kita gunakan untuk
menghasilkan bentuk-bentuk matriks yang diinginkan.Fungsi-fungsi tersebut
antara lain:
a. zeros : untuk membuat matriks yang semua datanya bernilai 0
b. ones : matriks yang semua datanya bernilai 1
c. rand : matriks dengan data random dengan menggunakan distribusi
uniform
d. randn : matriks dengan data random dengan menggunakan distribusi
normal
e. eye : untuk menghasilkan matriks identitas
contoh penggunaan fungsi-fungsi diatas:
>> a = zeros(2,3)
a=
000
000
>> b = ones(1,3)
b=
111
>> c = rand(2,2)
c=
0.9501 0.6068

2
0.2311 0.4860
>> d = rand (1,4)
d=
0.8214 0.4447 0.6154 0.7919
>> e = eye(3,3)
e=
100
010
001
Untuk memanggil isi dari suatu data matriks, gunakan tanda kurung ()
dengan isi indeks dari data yang akan dipanggil. Contoh penggunaan :
>>c(2,2)
ans =
0.4860
Untuk pemanggilan data berurutan seperti a(1,2,3) dapat disingkat dengan
menggunakan tanda titik dua : sehingga menjadi a(1:2). Penggunaan tanda
titik dua : juga dapat digunakan untuk memanggil data matriks perbaris atau
perkolom.
Contoh penggunaan:
c(2:5) = memanggil data matriks baris 2 sampai baris 5
a(1,:) = memanggil data matriks pada baris pertama
b(:,3) = memanggil data matriks pada kolom ketiga. (Iwan,2013)

2. Program Matrix:
Program Perhitungan Matrix :
clear all;
clc
disp('---------------------------------------');
disp('Program Perhitungan Matriks');
disp('---------------------------------------');
disp(' ');
A=[1.6 4.02 8.3
2.17 3.14 6.02
22.4 9.32 1]
B=[ 2 4 6

3
2 3 7
12 5 0]
disp('-----------------------------------');
disp('Opsi Perhitungan Matriks');
disp('-----------------------------------');
disp('1. A x B');
disp('2. Transpose (A) ');
disp('3. Transpose (B) ');
disp('4. Transpose (A) x B ');
disp('----------------------------------');
x=input('Masukkan Opsi Pemilihan= ');
switch x
case 1
hasil=A*B
case 2
hasil=A'
case 3
hasil=B'
case 4
hasil=(A')*B
end;

Hasil Run Program Perhitungan Matrix :

4
5
6
Flowchart Program Perhitungan Matrix :

3. Penjelasan dan contoh pembuatan plot 2 dimensi dan 3 dimensi :


Fungsi plot digunakan untuk menggambar grafik 2D dengan skala linear pada
kedua sumbunya.
Contoh pembuatan plot 2 dimensi :
x=-10:10;
y=x.^2;
plot(x,y)
Hasilnya akan tampak sebagai berikut :

7
Contoh pembuatan plot 3 dimensi :
Fungsi plot3 digunakan untuk menampilkan grafik 3 dimensi.
Plot3 memerlukan 3 argumen
dengan bentuk plot3(x,y,z), dimana x, y, z merupakan 3 bagian vector ya
ng sama panjang.
Contoh:
t=0:pi/100:10*pi;
plot3(sin(2*t), cos(2*t), t)
Hasilnya akan tampak sebagai berikut:

(Teguh Santoso,2010)

8
4. Program menghitung daya yang dibangkitkan oleh angin:
Program menghitung daya yang dibangkitkan oleh angin:
clear all;
clc
disp('--------------------------------------------------');
disp('Program Daya yang di Hasilkan oleh Kecepatan Angin');
disp('--------------------------------------------------');
disp('');
d1=input('Masukkan d1 = ');
d2=input('Masukkan d2 = ');
d3=input('Masukkan d3 = ');
v=0:0.1:10;
P1=(1/12)*v.^3*d1^2;
P2=(1/12)*v.^3*d2^2;
P3=(1/12)*v.^3*d3^2;
plot(v,P1,'*',v,P2,'-',v,P3,'--')
xlabel('Kecepatan Angin (m/s)');
ylabel('Daya yang di Bangkitkan (Watt)');
title('Daya Vs Kecepatan Angin');

9
Hasil Run Program menghitung daya yang dibangkitkan oleh angin:

10
Flowchart Program menghitung daya yang dibangkitkan oleh angin:

11
DAFTAR PUSTAKA

Iwan. 2013. Makalah matlab. (http://iwangoeltom.blogspot.co.id/2013/08/.html)


diakses pada 10 Desember 2015 Pukul 04.50 WIB.
Santoso,teguh,2010. Pengenalan Matlab. http://biesantos. blogspot.co.id/ 2010 /07 /
pengenalan-Matlab.html?m=1. Diakses pada tanggal 9 Desember 2015 pukul
14.18 WIB.

12